96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
2.5 BAB V SISTEM SIRKULASI
A. JURNAL
Tidak ada jurnal pada BAB V SISTEM SIRKULASI
B. PORTOFOLIO
132
133
134
2.6 BAB VI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN
A. JURNAL 1
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem Pencernaan
Jurnal :
Tanggal 8 Januari 2020. Diawal bu puspa memerintahkan untuk membaca ppt yang sudah
dibagi di grup wa. Pertama membicarakan makanannya, lalu sistem pencernaannya. Juan
menayangkan ppt yang diberikan bu puspa. Seperti biasa bu puspa menjelaskan tentang makanan.
Oasis serta aldian memberi penjelasan apa itu makanan. “segala sesuatu yang baik bagi tubuh
adalah yang boleh kita makan, apabila itu tidak baik maka tidak boleh dikonsumsi” disertakan
sedikit penjelasan kebutuhan makanan dari bu puspa. Engeline menjelaskan 4 syarat makanan serta
pengertiannya dan dilanjutkan oleh bu puspa. Lanjut ke fungsi utama makanan serta penjelasan
dari jason. Lalu penjelasan karbohidrat oleh dwi, lemak oleh thezar, serta protein dari rania dan
dilengkapi oleh bu puspa. Diakhiri dengan foto bersama untuk jurnal.
135
Siswa Teman Guru
B. JURNAL 2
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem Pencernaan
Jurnal :
Tanggal 13 januari 2021. Diawal pembelajaran bu puspa hanya bertanya jawab pada murid-murid
yang ada di meet sembari menunggu murid yang belum masuk di pertemuan online. Bu Puspa juga
memberi tahu beberapa murid akan menjadi sekretaris khusus biologi agar mendata absen yang
masuk serta yang tidak. Pembelajaran dimulai, lalu bu puspa menjelaskan komponen zat makanan.
Dwi menjelaskan beberapa komponen dilanjutkan dengan bu puspa melengkapi. Lalu bu puspa
juga menjelaskan isi dari portofolio. Adastra menjelaskan pengertian mineral. Lalu membicarakan
organ pencernaan makanan (mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus :
dijelaskan oleh cendyle) serta pelengkapan dari bu puspa. Lalu aaliyah menjelaskan 3 bagian yang
berperan selain yang disebutkan cendyle yaitu pankreas hati serta emepedu. Lalu albert
menjelaskan cara pencernaan makanan di mulut, dan ditambah oleh rania. Lalu penjelasan oleh bu
puspa. Lanjut ke kerongkongan, “gerakan peristaltik tidak hanya terjadi di kerongkongan namun
juga di lambung”. Lalu ada katub epiglotis agar mengatur makan atau pernafasan lewat. Lalu
pembelajaran ditutup dengan mengambil foto untuk jurnal.
136
Siswa Teman Guru
137
C. JURNAL 3
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem Pencernaan
Jurnal :
Tanggal 15 januari 2021. Diawal bu puspa menerangkan bahwa siapa yang tidak membuka
kameranya harap meninggalkan kelas segera. Lalu meminta kepada beberapa anak (fajar, fawwaz,
salman, samuel, alfon, adastra) untuk menunjukkan jurnal ketiga mereka, namun yang dapat
memberikan hasil jurnalnya hanya adastra. Selanjutnya bu puspa ingin menampilkan sesuatu
namun karena masalah jaringan, pembelajaran jadi terhambat. Bu puspa menerangkan bahwa
jurnal adalah catatan penting untuk diingat, karena jika tidak dicatat akan susah untuk mengingat
pelajaran yang diterangkan, serta untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti sebelumnya
tidak membuat jurnal. Dan diakhir bu puspa meminta untuk mengaktifkan akun dari kemendikbud
agar dapat masuk ke kelas baru melalui akun itu. Dan diakhir kita diingatkan untuk tidak menunda
pembuatan jurnal lagi.
138
Siswa Teman Guru
D. JURNAL 4
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem Pencernaan
Jurnal :
Tanggal 20 januari 2021. Diawali dengan mengabsen beberapa murid dari kelas ipa 5.
Andri dari kelas ipa 5 diminta oleh bu puspa untuk membacakan jurnal tanggal 15 januari 2021,
namun andri tidak bisa membacanya karena laptopnya lama jika dinyalakan. Lalu marcell diminta
oleh bu puspa untuk membaca dan marcell pergi mengambil laptopnya. Dari ipa 5 tidak ada
perwakilan yang dapat membacakan jurnal, lalu bu puspa meminta perwakilan dari ipa 4 dan
dibacakan oleh Engeline. Bu puspa menyampaikan bahwa apabila kita mencatat di jurnal, maka
apa yang di lakukan pada hari itu dapat terekam. Lalu bu puspa meminta lagi kepada kelas ipa 5,
raisha azka dipanggil oleh bu puspa untuk membacakan jurnalnya. Di meet kali ini bu puspa
terkendala oleh jaringan. Lalu bu puspa membuat meet baru. Bu puspa menlanjutkan dengan
sedikit penjelasan singkat apa yang sudah dipelajari sebelumya. Bu puspa terkendala oleh jaringan
lagi sehingga terkeluar dari meet. Dan pelajaran biologi diakhiri dikarenakan jaringan bu puspa
yang tidak stabil, serta pelajaran biologi akan dilanjut dihari jumat.
139
Siswa Teman Guru
E. JURNAL 5
Nama : Afif Dzulfiqar Al-Fajr
Kelas : XI IPA 4
Materi : Sistem Pencernaan
Jurnal :
Tanggal 22 januari 2021. Hari ini bu puspa memberikan tugas untuk membuat jurnal 4 dan
5 serta membuat laporan praktikum dengan studi pustaka dari internet. Serta bu puspa juga
mengingatkan hari senin akan ada ulangan biologi tentang pencernaan makanan di jam 2 hingga
jam 3 siang.
140
Siswa Teman Guru
141
F. PORTOFOLIO 1
LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
UJI BAHAN MAKANAN
PENYUSUN
Afif Dzulfiqar Al-Fajr
XI IPA 4
PEMBIMBING
Ibu Puspani Bandrang M.Pd
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
142
Tahun 2020
I. Tujuan
1. Menjelaskan proses pencernaan bahan makanan seperti karbohidrat, lemak, dan
protein
2. Menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein
II. Dasar Teori
Makanan adalah bahan yang berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh mahluk
hidup untuk memberikan tenaga dan nutrisi. Pada makanan kita terkandung atas
karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Untuk mengetahui kandungan zat nutrisi
yang terdapat dalam makanan digunakan indikator uji makanan, yaitu
1. Uji Benedict
Menggunakan larutan Benedict untuk menunjukkan kandungan bahan makanan berupa
glukosa/karbodhidrat monosakarida.
2. Uji Lugol/Iodin
Menggunakan larutan Iodin untuk menunjukkan kandungan bahan makanan berupa
amilum/karbohidrat polisakarida.
3. Uji Biuret
Menggunakan larutan Biuret untuk menunjukkan kandungan bahan makanan berupa
protein.
4. Uji lemak
Menggunakan kertas koran untuk menunjukkan kandungan bahan makanan berupa
lemak.
III. Alat dan Bahan 11. Larutan Benedict
12. Larutan Biuret
1. Tabung Reaksi 13. Kertas Koran
2. Rak Tabung Reaksi 14. Nasi, Roti, Kentang, Jagung,
3. Gelas Ukur
4. Penjepit Ubi
5. Kaki Tiga 15. Tahu, Tempe, Telur, Susu,
6. Kawat kassa
7. Korek Api Kacang
8. Pembakar Spiritus 16. Minyak goreng, Mentega
9. Pipet 17. Alat tulis (Kertas, pulpen,
10. Lempengan Mortal
pensil, spidol, isolasi)
143
IV. Cara Kerja
A. Uji Benedict (uji glukosa/karbodhidrat monosakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 5 ml larutan benedict ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan 0,5 ml larutan hasil penggerusan nasi tersebut di atas.
5. Beri label “uji benedict: nasi” pada tabung reaksinya.
6. Amati warna sebelum dipanaskan.
7. Panaskan tabung reaksi yang berisi larutan benedict dan larutan nasi tersebut di atas
selama 5 menit dan dinginkan .
8. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Apabila
dalam makanan terdapat karbohidrat/gula monosakarida, larutan akan berwarna
kuning kehijauan dan terbentuk endapan merah bata.
9. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
10.Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti,
kentang, dan jagung).
B. Uji Iodin/Lugol (uji amilum/karbohidrat polisakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan dan
tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
2. Masukkan 5 ml larutan hasil penggerusan bahan makanan ke dalam tabung reaksi.
3. Beri label “uji iodin: nasi” pada tabung reaksi.
4. Amati warna larutan.
5. Tambahkan 2 tetes larutan iodin.
6. Amati perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan iodin (apabila warna
menjadi hitam atau kebiruan, bahan makanan yang diuji mengandung amilum
karbohidrat) dan catat pada tabel hasil pengamatan.
7. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, dan jagung.
8. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi, roti,
kentang, ubi, dan jagung)
144
C. Uji Biuret (uji protein)
1. Haluskan tempe dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 1 ml larutan hasil penggerusan tempe tersebut ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan setetes demi setetes larutan biuret sambil dikocok hingga tercapai
warna maksimum (tidak terjadi perubahan warna lagi).
5. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan. Jika
warna berubah ungu berarti bahan makanan mengandung protein.
6. Lakukan hal yang sama pada tempe, telur, dan susu.
7. Bandingkan hasil percobaan untuk tiap bahan makanan yang diuji.
D. Uji Lemak
1. Bentuklah kotak 5x5 cm pada kertas koran.
2. Teteskan larutan bahan makanan yang akan diuji pada kotak-kotak kertas koran
tersebut.
3. Perhatikan perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil pengamatan.
Apabila kertas koran menjadi buram/transparan, berarti bahan makanan
mengandung lemak.
V. Hasil Pengamatan
A. Uji Benedict
Bahan Makanan Reagen Warna setelah dicampur
No. penguji/warna
Sebelum Setelah dipanaskan
yang diuji/warna
dipanaskan
1. Nasi Benedict/ Biru Muda Putih Merah Bata
2. Pisang Benedict/ Biru Muda Kuning Merah Bata
3. Roti Benedict/ Biru Muda Putih Merah Bata
4. Jagung Benedict/ Biru Muda Kuning Merah Bata
5. Kuning Telur Benedict/ Biru Muda Kuning Hijau
145