The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwiwibowoaris, 2022-07-26 03:54:05

1. E-book AGAMA KATOLIK SMP Kelas IX

1. E-book AGAMA KATOLIK SMP Kelas IX

SAKRAMEN PERKAWINAN

Penugasan :
1. Buatlah karya yang berkaitan dengan perkawinan (menggambar, menyanyikan,

membacakan puisi, bisa di dibuatkan video pendek dll)
2 Buatlah refleksi tertulis terkait dengan gambaran perperkawinan sebagai

sakramen

Penilian Proses :
1. Jelaskan pengertian perkawinan !
2 Jelaskan tujuan perkawinan katolik !
3 Jelaskan ciri hakiki perkawinan katolik !
4 Jelaskan bahwa perkawinan katolik itu adalah sakramen !
5 Temukan pesan dari kitab suci Efesus 5: 22-33, terkait dengan perkawinan !
6. Tulislah gambaran keluarga kristiani yang merupakan sakramen !
.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 197

SAKRAMEN PERKAWINAN

Refleksi

Para siswa diminta untuk duduk dengan rileks diirngi dengan music instrumentalia.
Guru menegaskan melalui refleksi yang disampikan pada siswa.
Anak-anakku yang terkasih. Allah yang telah menciptakan manusia secitra atau
segambar dengan diriNya dipanggil untuk bekerja bersama Allah dalam membangun
dunia ini. Melalui keluarga yang baik maka akan melahirkan generasi yang baik dan
masyarakat yang baik pula. Maka melalui Sakramen Perkawinan hidup keluarga
diangkat martabatnya tidak sekedar menjadi lembaga duniawi saja tetapi juga diangkat
Allah sendiri menjadi hal yang luhur dan mulia. Suami-isteri dipanggil untuk menjadi
sakramen maksudnya melalui hidup bersama mereka menunjukkan sikap saling
melayani, mengasihi dan melengkapi semua itu di dasarkan cinta kasih diantara mereka.
Kelhairan anak dalam keluarga menjadi tanda bahwa Allah terus mencipta manusia baru
yang melanjutkan kehidupan ini. Semoga kalian semua mampu mempersiapkan diri
dalam menanggapi panggilan hidup kalian di masa depan deyang diawali dari diri sendiri
dan mulai sekarang.

Doa Penutup

kegiatan penutup : pembelajaran ditutup dengan doa, sebagai berikut :

Allah Bapa yang penuh kemurahan, kami kembali mengucap syukur atas penyertaanMu
selama kami belajar tentang materi Sakramen Perkawinan . Utuslah Roh kudusMu agar
membimbing kami semua dalam mempersiapkan panggilan hidup kami di masa depan
seturut kehendakMu. Kami mendoakan orang tua kami dan keluarga-keluarga semoga

mereka semua selalu mau memperjuangkan hidup perkawinan di tengah –tengah
tantangan jaman. Doa ini kami sampaikan kepadaMu Tuhan kami Yesus Kristus yang

hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa, amin

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 198

C. SAKRAMEN TAHBISAN

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.10 Memahami
3.10.7 Menyebutkan 2 hal yang diketahui tentang imam
sakramen perkawinan dan 3.10.8 Menjelaskan 3 macam tahbisan
sakramen imamat sebagai 3.10.9 Menyebutkan sayarat menjadi imam
panggilan hidup 3.10.10 Menemukan faktor –faktor yang mendukung

4.10 Menuliskan seseorang menjadi imam
gambaran cita-citanya 3.10.11 Menemukan hambatan-hambatan yang ada dalam
sesuai dengan panggilan
hidupnya baik berkeluarga mewujudkan menjadi imam
atau menjadi imam 3.10.12 Menjelaskan dasar kitab suci terkait dengan

sakramen Tahbisan (Lukas 22: 14-20)

4.10.3 Melakukan aktivitas (misalnya membuat doa bagi
para Imam atau membantu imam di Paroki

4.10.4 Membuat refleksi atas apa yang telah dilakukan
terkait dengan materi Sakramen Tahbisan

Tujuan Pembelajaran

• Melalui model pembelajaran saintifik , siswa mampu memahami sakramen imamat sebagi
panggilan sesuai dengan ajaran Gereja.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 199

SAKRAMEN TAHBISAN

Pengantar

Panggilan hidup berkeluarga merupakan perwujudan
Gereja rumah tangga (Ecclesia Domistica) . Melalui
kesaksian hidup beriman kristiani yang baik maka
lahirlah imam-imam.Namun tidak selalu demikian,
menjadi imam itu adalah panggilan Allah maka juga tidak
menutup kemungkinan bahwa yang menjaadi imam tidak
selalu berasal dari keluarga katolik. Awalnya heran, kok
bisa ya .. ?, Bagaimana mungkin hal terjadi ?. Nah inilah
cara dan kuasa Allah bahwa jika Allah berkenan maka
semuanya bisa terjadi .

Maka dalam sub bab ini tentang Sakramen
Tahbisan akan memberikan informasi kepada kalian agar
memiliki pemahaman yang benar dan sekaligus
mematangkan panggilan hidup masa depan terkait dengan
panggilan menjadi seorang Imam .

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 200

SAKRAMEN TAHBISAN

Doa Pembuka

Allah Bapa yang Maha baik, kami
mengucap syukur atas rahmat kehidupan
yang kami terima dari padaMu . Sekarng
kami mau belajar tentang materi
Sakramen Tahbisan. Semoga melalui
pelajaran yang kami dalami hari ini kami
memiliki pemahaman yang benar untuk
menjadi seorang imam dan kami dapat
semakin meneguhkan hidup panggilan
kami di masa depan. Pada kesempatan
yang baik ini pula kami berdoa untuk para
imam di mana saja berada dalam tugas
pelayanannya mereka Kau anugerahi
keselamatan, perlindungan dan rahmat
kemampuan dalam melayani umatMu.
Doa ini kami hunjukkan kehadiratMu
dengan perantaraan Kristus Tuhan
penyalamat kami yang hidup dan meraja
kini dan sepanjang segala masa,amin.

Sumber : Bisnis Tempo.co 201

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas

SAKRAMEN TAHBISAN

Menyimak Video

1. Mengamati
Siswa aktif menemukan katekese sakramen perkawinan

dalam video https://www.youtube.com/watch?v=3kzt141-048

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 202

SAKRAMEN TAHBISAN

Membaca Kitab Suci:

Orang beriman kristiani menemukan
kehendak Allah melalui Kitab Suci.
Mari membaca Injil Lukas 22: 14-20

..
22:14 Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan bersama-sama dengan rasul-rasul-
Nya.
22:15 Kata-Nya kepada mereka: "Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama
dengan kamu, sebelum Aku menderita.
22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia
beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah."
22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata:
"Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.
22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan
minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang."
22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan
memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi
kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan
ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.
22:21 Tetapi, lihat, tangan orang yang menyerahkan Aku, ada bersama dengan Aku
di meja ini.
22:22 Sebab Anak Manusia memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, akan
tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!"
.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 203

SAKRAMEN TAHBISAN

2. Menanya :
Guru menanyakan pada siswa rumusan pertanyaan sesuai dengan IPK

Materi Pertanyaan :.
1. Sebutkan 2 hal yang diketahui tentang imam !
2. Jelaskan 3 macam Tahbisan !
3. Sebutkan sayarat menjadi imam!
4. Temukan faktor –faktor yang mendukung seseorang menjadi imam !
5. Temukan hambatan-hambatan yang ada dalam mewujudkan menjadi imam.!
6. Jelaskan dasar kitab suci terkait dengan sakramen Tahbisan (Lukas 22: 14-20)!

3. Mengeksplorasi :
Siswa menyampaikan pendapatnya terhadap video dan pertanyaan di atas yang berkaitan
dengan menjadi Imam .

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 204

SAKRAMEN TAHBISAN

3. Mengeksplorasi :
Guru meminta pada siswa untuk membaca dan merenungkan ayat emas terkait dengan
menggapai cita-cita

4. Mengasosiasi :
Siswa menuliskan makna /pesan bagi dirinya

5. Mengkomunikasikan :
Siswa diminta mengungkapkan secara lisan makna/pesan dari Injil Lukas 22: 22-33
Guru memberikan penegasan atas apa yang telah dikomunikasikan selama proses
pembelajaran sehingga siswa menemukan makna bagi hidupnya

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 205

SAKRAMEN TAHBISAN

Penegasan :

1. Setiap orang dipanggil Allah untuk ikut mewartakan kabar keselamatan melalui cara
masing-masing dan khsususnya menanggapi panggilan Allah dengan menjadi Imam.

2. Ada 3 macam tahbisan , yaitu :

a. Tahbisan Episkopat, yaitu tahbisan seorang Uskup. Tahbisan Uskup ini

merupakan Sakramen imamat tertinggi atau keseluruhan pelayan suci (LG 21)

untuk b. Tahbisan Presbiterat, yaitu tahbisan untuk para imam. Mereka ditahbiskan
merayakan mewartakan injil serta menggembalakan umat beriman dan untuk
ibadat ilahi sebagai imam sejati “Perjanjian Baru”

c. Tahbisan Diakonat, yaitu tahbisan untuk seorang diakonat

3. Para imam memiliki tugas pokok yaitu ikut ambil bagian dalam tri tugas Yesus yaitu
sebagai Imam, Raja dan Nabi yang bertugas menguduskan, mengajar dan memimpin
(sesuai Kanon 1008).

4. Syarat –syarat menjadi Imam :

inisiasi a. Seorang pria normal, sehat jasmani dan rohani dan yang telah menerima
katolik.

b. Bersedia hidup selibat atau tidak menikah seumur hidup

seminari c. Menyelesaikan pendidikan filsafat, teologi, moral, dan hukum Gereja di
menengah dan seminari tinggi .

d. Mempunyai hidup rohani yang baik, cita-cita dan motivasi yang kuat

untuk menjadi Imam.

5. Seorang imam mengabdikan dirinya kepada Allah dan bukan kepada hal-hal duniawi,
karena itu seorang imam adalah milik Allah dan bukan milik dunia.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 206

SAKRAMEN TAHBISAN

Penugasan :
1. Buatlah doa bagi para Imam atau membantu imam di Paroki !
2. Buatlah refleksi apa yang telah dilakukan terkait dengan materi Sakramen Tahbisan !

Penilaian
1. Sebutkan 2 hal yang diketahui tentang imam !
2. Jelaskan arti dan hakekat sakramen Tahbisan !
3. Sebutkan sayarat menjadi imam!
4. Temukan faktor –faktor yang mendukung seseorang menjadi imam !
5. Temukan hambatan-hambatan yang ada dalam mewujudkan menjadi imam.!
6. Jelaskan dasar kitab suci terkait dengan sakramen Tahbisan (Lukas 22: 14-20)!

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 207

SAKRAMEN TAHBISAN

Refleksi

Para siswa diminta untuk duduk dengan rileks diiringi dengan music instrumentalia.
Guru menegaskan melalui refleksi yang disampikan pada siswa.
Anak-anakku yang terkasih. Allah telah memanggil manusia yang merupakan citraNya
untuk ikut ambil bagian dalam karya keselamatan Allah, melalui cara : Menguduskan ,
menggembalakan dan mewartakan kabar gembira bagi semua orang agar memperoleh
keselamatan. Remaja juga dipanggil Allah untuk menjadi imam, maka masa remaja
merupakan masa persiapan yang paling tepat bagi kalian untuk mewujudkan cita-cita
menjadi Imam , suatu cita-cita yang mulia bagi terwujudnya kerajaan Allah melalui
hidup bakti yang dilaksanakannya sebagai Imam.
Semoga kalian semua mampu mempersiapkan diri dalam menanggapi panggilan hidup
kalian di masa depan dengan cara rajin belajar, setia dalam mengerjakan tugas dan
tanggungjawabnya dan disiplin dalam hidup doa. Semoga kalian menanggapi panggilan
Allah untuk menjadi rekan kerja Allah sebagai Imam-imam masa kini demi
pengembangan kerajaan Allah.

Doa Penutup : Doa untuk Imam

Tuhan terkasih, Bapa Pengasih, aku berdoa kepadaMu; lindungilah para imam
GerejaMu, sebab mereka itu milikMu. Biarlah hidup mereka terbakar luluh di atas
altarMu yang suci, sebab mereka telah disucikan dan menyucikan diri bagiMu saja.
Lindungilah mereka sebab mereka berada di tengah dunia, meskipun mereka bukan dari
dunia ini. Masukkanlah mereka dalam lubuk hatiMu, bila nikmat duniawi menggoda dan
memikat mereka. Lindungilah dan hiburlah mereka dalam saat-saat sepi, Susah derita
dan bila pengorbanan hidupnya nampak sia-sia. Ingatlah ya Tuhan tak seorangpun
kecuali Engkau yang menjadi pemiliknya yang sah Dan walaupun mereka Kauberi
pangilan ilahi, tetapi tetaplah mereka memiliki hati insani, dengan segala kerapuhannya.
Maka, Bapa terkasih, lindungilah mereka bagaikan biji mataMu, dan peliharalah mereka
bagaikan hosti tanpa noda. Semoga setiap hari, pikiran dan perbuatannya aman terjaga
dan menjadi teladan indah bagi seluruh umatMu. Santo Yohanes Maria
Vianney..doakanlah kami. Amin

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 208

DAFTAR PUSTAKA

1. Lembaga Alkitab Indonesia. 1987. Alkitab. Jakarta: Obor.
2. Komkat KWI. 2017. Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti: Belajar Mengikuti

Yesus untuk SMP Kelas IX. Buku Guru. Yogyakarta: Kanisius.
3. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Revisi 2018. Pendidikan Agama Katolik dan

Budi Pekerti Kelas IX. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Konferensi Waligereja Indonesia. 1996. Iman Katolik Buku Informasi dan Referensi.

Yogyakarta: Kanisius.
5. Widyamartaya, A. 2010. Salam Maria Mempelai Allah Roh Kudus. Yogyakarta:

Kanisius.
6. Anthony de Mello, SJ. Doa Sang Katak: Meditasi dengan Cerita.1990. Yogyakarta:

Kanisius.

7. Buku pegangan Guru “Belajar Mengikut Yesus” Kelas IX Komisi, PT Kanisius,
Yokyakarta 2019

8. Kitab Hukum Kanonik Gereja Katolik 1983, Hak dan Kewajiban anggota Gereja, KWI

9. Lembaga Biblika Indonesia, Alkitab 2006

10. https://artikelpendidikan.id/pengertian-hak-dan-kewajiban/

11. http://www.imankatolik.or.id/5perintah.html

12. Raphael Disky, https://www.youtobe.com/watch?v=tiqDjR4bWCc, 27 November 2018

13. Siapa Isa, https://www.youtube.com/watch?v=RbpRmvYU6hI, 14 Mei 2020

14. Komkat KWI. 1994. Pendidikan Agama Katolik untuk SLTP Guru 1. Yogyakarta:
Kanisius

15. UUD 1945 Amandemen Pertama – Keempat. Jakarta. Eska Media

16. Modulku ( 2017 ) Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII. Surakarta:
Mediatama

17. Dokumentasi dan penerangan KWI .1993 Konsili Vatikan II , Jakarta .Obor

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 209
IX


Click to View FlipBook Version