The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwiwibowoaris, 2022-07-26 03:54:05

1. E-book AGAMA KATOLIK SMP Kelas IX

1. E-book AGAMA KATOLIK SMP Kelas IX

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

A. PENGANTAR

Kehidupan bagi manusia itu amat sangat berharga maka perjuangan
untuk membela dan menjunjung kehidupan merupakan yang yang utama
bahkan sangat diperjuangkan oleh setiap manusia karena berhubungan dengan
keluhuran martabat manusia sebagai ciptaan Allah yang paling sempurna Di
sini manusia digambarkan sebagai citra Allah yang dianugerahi akal budi,
fikiran, perasaan dan kehendak bebas, dengan demikian manusia merupakan
makhluk yang tinggi martabatnya dibandingkan dengan makhluk yang lain
karena kesempurnaannya itu. Dengan martabatnya yang luhur itu manusia
diharapkan mampu menghargai kehidupan yang diberikan oleh Allah kepada
manusia.

Namun pada kenyataannya banyak manusia bila berhadapan dengan
masalah yang tidak dapat diselesaikan dan cenderung berat maka manusia
biasanya akan memilih mengakhiri hidupnya. Mereka berpikir bahwa dengan
mengakhiri hidup maka segala masalah telah selesai, tetapi kalau dilihat dari
caranya maka hal tersebut sudah bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan
yang berasal dari Allah.

B. DOA PEMBUKA

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus……
Selamat pagi Ya Bapa

Terima kasih atas hari ini
Terima kasih karena kami bangun dalam keadaan sehat
Bapa…Engkau telah menciptakan manusia secitra dengan-Mu
Dengan demikian kami Engkau anugerahi martabat yang luhur.
Mampukanlah kami untuk menjaga dan menghargai kehidupan Ya Bapa
Sehingga kehidupan kami sebagai manusia menjadi tenteram dan damai

Karena Engkau sumber dan tujuan hidup kami
Demi Kristus …Tuhan dan Pengantara kami.

Amin

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 95

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA
C. MENGAMATI GAMBAR

D. MENDALAMI CERITA

Kasus Ny Agian, RS Telah Lakukan Euthanasia Pasif

Jakarta - Masih ingat Ny Agian yang karena lama tidak sadarkan diri dari sakitnya membuat sang
suami minta agar RS menyuntik mati saja (euthanasia), tapi ditolak? Menurut dr Marius Widjajarta,
apa yang dilakukan RS terhadap Ny Agian sudah masuk kategori euthanasia pasif."Sebenarnya
pihak RS sudah melaksanakan euthanasia pasif. Kalau orang yang tidak punya uang dan membuat
suatu pernyataan tidak mau dirawat, itu sudah merupakan euthanasia pasif meskipun euthanasia
dapat diancam hingga 12 tahun penjara," kata Marius dari Yayasan Konsumen Kesehatan Indonesia
menjawab pertanyaan wartawan.Seperti diketahui, Ny Agian Isna Nauli (33) hingga kini dirawat di
bagian stroke RSCM, Jakarta, setelah berbulan-bulan tidak sadarkan diri pasca melahirkan. Karena
ketiadaan ongkos, suaminya (Hassan Kusuma) meminta RSCM menyuntik mati istrinya karena
dirasa tidak ada harapan hidup normal kembali.Tapi RSCM menolak menyuntik mati Agian karena
secara kedokteran tidak bisa dikatakan koma meskipun dia tidak bisa melakukan kontak. Dalam
istilah kedokteran, pasien mengalami gangguan komplikasi, digolongkan sebagai stroke, sehingga
tidak ada alasan untuk euthanasia. Selain itu, di Indonesia, euthanasia tidak dibenarkan dalam etika
dokter juga dalam hukum"Jadi saya rasa, kalau pembiayaan kesehatan sudah ditanggung negara
dengan disahkannya UU Sistem Jaminan Sosial, maka saya rasa kasus-kasus euthanasia tidak
terulang lagi," sambung dr Marius.Bagaimana dengan permintaan euthanasia bukan alasan biaya,
tapi karena tidak punya harapan hidup? "Karena itulah saya sudah menganjurkan pada pemerintah,
profesi, ahli hukum, dan agama, kalau euthanasia diatur lagi sesuai peraturan. Jangan seperti
sekarang, boleh atau tidak boleh. Tetapi, harus ada jalan keluarnya bahwa pasien mempunyai hak
untuk memilih," demikian dr Marius.

- detikNews
Sabtu, 16 Okt 2004 13:50 WIB

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 96

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

PERTANYAAN REFLEKSI DARI CERITA DIATAS
1. Mengapa manusia disebut sebagai citra Allah yang luhur ?
2. Bagaimana manusia harus menghargai hidup sebagaimana yang terjadi seperti

gambar di atas ?
3. Dari cerita diatas mengapa hidup harus diperjuangkan ?

E. BACAAN KITAB SUCI

Galatia 5:16-26

Hidup Menurut Daging atau Roh

5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan
daging. 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan
keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging --karena keduanya
bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu
kehendaki. 5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh
Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. 5:19 Perbuatan daging telah
nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 5:20 penyembahan berhala, sihir,
perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh
pemecah, 5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap
semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah ku buat dahulu bahwa barang
siapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam
Kerajaan Allah. 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 5:23 kelemahlembutan,
penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. 5:24 Barangsiapa
menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu
dan keinginannya. 5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga
dipimpin oleh Roh, 5:26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling
menantang dan saling mendengki.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 97

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

PERTANYAAN REFLEKSI
1. Apa maksud dari Santo Paulus tentang hidup menurut daging dan
menurut roh ?
2. Manakah perbuatan-perbuatan daging dan manakah buah-buah roh ?
3. Dalam teks Galatia 5:16-26 bagaimana pandanganmu tentang keluhuran
martabat manusia ?

F. MATERI

1. Dalam masyarakat akhir-akhir ini sering terlihat banyak orang melakukan
tindakan yang kasar dan bengis terhadap sesamanya dan itu berlawanan
dengan nilai-nilai kehidupan dimana manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan
yang memiliki martabat yang paling luhur dan secitra dengan Allah.

2. Ada beberapa contoh yang merendahkan martabat manusia yaitu :
pembunuhan (euthanasia, aborsi ), bunuh diri, mempekerjakan anak dibawah
usia kerja, penculikan, penindasan kaum buruh, minum minuman keras,
memakai narkoba dsb. Pada saat sekarang ini berita yang merendahkan
martabat manusia tersebut merupakan bahan pemberitaan sehari –hari dalam
masyarakat dan yang memprihatinkan adalah berita tersebut merupakan hal
yang dianggap biasa.

3. Manusia sebagai citra Allah betul-betul sungguh beda dari ciptaan Tuhan
lainnya, karena diberikan akal budi, fikiran, perasaan dan kehendak bebas
maka manusia memiliki martabat yang luhur sehingga membuat manusia itu
mampu untuk mengembangkan karya Tuhan menuju kesempurnaan dan
berdasarkan Kitab Kejadian 1 : 28 manusia ditetapkan oleh Allah untuk
menaklukkan dan menggunakan ciptaan lainnya sesuai dengan kehendak
Allah sendiri

4. Perjuangan membela kehidupan manusia yang sangat bernilai sangat
dijunjung tinggi, maka ada beberapa usaha untuk melindungi kehidupan
tersebut oleh banyak orang demi menjaga keluhuran martabat manusia
misalnya adanya hukum dan perundangan-undangan yang melindungi hak
asasi manusia sehingga bisa terjadi kehidupan bersama yang harmonis,
pelayanan kesehatan yang maksimal, pelayanan sosial yang baik. Dengan
menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan yang berguna bagi banyak orang
maka sudah meluhurkan martabat manusia

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 98

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

5. Isi pesan Gaudium et Spes Art. 12 tentang keluhuran martabat manusia
Kaum beriman maupun tak beriman hampir sependapat bahwa segala

sesuatu di dunia harus diarahkan manusia sebagai pusat dan puncaknya
Apakah manusia itu ? Di masa silam dan sekarang pun, ia mengemukakan

banyak pandangan tentang dirinya, pendapat-pendapat yang beraneka pun juga
bertentangan: seringkali ia menyanjung-nyanjung dirinya sebagai tolok ukur yang
mutlak atau merendahkan diri hingga putus asa; maka ia serasa bimbang dan
gelisah. Gereja ikut merasakan kesulitan-kesulitan itu secara mendalam. Diterangi
oleh Allah yang mewahyukan diri , Gereja mampu menjawab kesukaran-
kesukaran itu untuk melukiskan keadaan manusia yang sesungguhnya,
menjelaskan kelemahan-kelemahannya sehingga serta merta martabat dan
panggilannya dapat dikenali dengan cermat. Adapun kitab suci mengajarkan
bahwa manusia diciptakan “ menurut gambar Allah”, ia mampu mengenal dan
mengasihi penciptanya. Oleh Allah, manusia ditetapkan tuan atas semua makhluk
di dunia ini, untuk menguasainya dan menggunakannya sambil meluhurkan Allah.
“Apakah manusia, sehingga engkau mengingatnya ? Apakah anak manusia,
sehingga engkau mengindahkannya ? Namun, Engkau telah membuatnya hamper
sama seperti Allah, dan memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau
menjadikannya berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kau
letakkan di bawah kakinya” ( Mzr.8:5-7 ). Tetapi Allah menciptakan manusia
seorang diri: sebab sejak awal mula “ Ia menciptakan mereka pria dan wanita (
Kej. 1:27 ) . Rukun hidup mereka merupakan bentuk pertama persekutuan
antarpribadi. Sebab dari kodratnya yang terdalam, manusia bersifat sosial dan
tanpa berhubungan dengan sesama, ia tidak dapat hidup atau mengembangkan
bakat pembawaannya, maka seperti kita baca pula dalam Kitab Suci, Allah
melihat “ segala sesuatu yang telah dibuat-Nya dan itu semua amat baiklah adanya
“ ( Kej. 1:31 )

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 99

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

F. PENEGUHAN

1. Menjunjung tinggi martabat manusia hendaknya dilakukan dalam kehidupan
sehari-hari sebagai wujud syukur bahwa manusia sudah diciptakan sesuai
dengan citra Tuhan sendiri maka menganggap rendah orang lain, adanya
pembodohan terhadap sesamanya bahkan perbudakan dan penindasan sudah
dianggap telah merendahkan martabat manusia karena manusia adalah ciptaan
yang paling luhur

2. Belajar dari Galatia 5:16-26 manusia diharapkan untuk selalu hidup dalam roh
bukan menurut daging karena Yesus selalu mengajarkan kepada kita bahwa
buah-buah roh adalah bersifat kebaikan yang harus kita lakukan dalam
kehidupan sehari-hari.

G. TUGAS

Membuat slogan sebagai rasa hormat dalam menjunjung tinggi martabat
manusia

H. UJI KOMPETENSI

a. Mengapa manusia disebut sebagai citra Allah yang luhur ?
b. Bagaimana manusia harus menghargai hidup ?
c. Berilah contoh-contoh sikap yang merendahkan terhadap martabat luhur

manusia !
d. Apa maksud dari Santo Paulus tentang hidup menurut daging dan menurut

roh ?
e. Manakah perbuatan-perbuatan daging dan manakah buah-buah roh ?

I. DOA PENUTUP

Guru menunjuk siswa dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 100

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

B. MENGEMBANGKAN BUDAYA KEHIDUPAN

Kompetensi Dasar Indikator

3.5. Memahami sikap dan 3.5.5 Menjelaskan makna budaya kehidupan
pandangan Gereja tentang 3.5.6 Menjelaskan arti budaya kematian dan
keluhuran martabat hidup dampak yang ditimbulkan dalam masyarakat
manusia 3.5.7 Memahami bahwa hidup itu adalah
anugerah dari Tuhan
3.5.8 Menjelaskan bahwa hidup dihargai dan
diperjuangkan
3.5.9 Menyebutkan usaha-usaha yang dapat
dilakukan untuk mengembangkan sikap hormat
terhadap hidup
3.5.10 Memahami ajaran Kitab Suci diambil
dari Injil matius 15:29-31 tentang Yesus
banyak menyembuhkan orang sakit

4.5. Melakukan aktivitas 4.5.2 Membuat slogan sebagai rasa hormat dalam
(misalnya menyusun menjunjung tinggi martabat manusia
doa/menuliskan
refleksi/membuat
slogan/membuat aksi) yang
berkaitan dengan martabat
luhur hidup manusia

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini peserta didik diharapkan mampu menjelaskan
1. Makna budaya kehidupan
2. Arti budaya kematian dan dampaknya yang ditimbulkan dalam masyarakat
3. Hidup adalah anugerah dari Tuhan
4. Hidup harus dihargai dan diperjuangkan
5. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sikap hormat
terhadap hidup
6. Ajaran KS diambil dari Injil Matius 15:29-31 tentang Yesus banyak
menyembuhkan orang sakit

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 101

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

A. PENGANTAR

Hidup yang sehat menjadi dambaan semua orang dan tidak ada orang yang
berharap untuk mengalami sakit atau menderita. Tetapi hidup yang sehat tidak
muncul begitu saja tanpa didukung dan diusahakan oleh manusia itu sendiri.
Hidup yang sehat harus diusahakan dan diperjuangkan. Seringkali untuk
memperjuangkan hidup yang sehat banyak kendala dan godaan yang harus
dihadapi oleh manusia yang justru kendala dan godaan itu berasal dari
lingkungan kita sendiri misalnya seseorang itu sebenarnya tidak merokok tetapi
karena lingkungan pergaulannya adalah para perokok maka bisa terjadi akhirnya
orang tersebut jadi mengikuti kebiasaan lingkungannya yaitu merokok.. Saat
sekarang ini yang dapat merusak hidup sehat manusia selain merokok adalah
kebiasaan makan makanan instan, pornografi, minum minuman keras dan juga
kebiasaan begadang, hal itu mengakibatkan rusaknya hidup sehat bukan hanya
pada dirinya sendiri tetapi juga orang lain.

Salah satu cara agar kita bisa terhindar dari kehidupan yang tidak sehat
maka harus berani mengatakan “Tidak” dan untuk menjaga kesehatan diperlukan
keseimbangan antara jasmani dan rohani misalnya dengan olah raga yang teratur
tetapi disertai dengan mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna, maka
akan terjagalah budaya hidup sehat dan terhindar dari budaya kematian

B. DOA PEMBUKA

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus……
Selamat pagi Ya Bapa

Terima kasih atas hari ini
Terima kasih karena kami bangun dalam keadaan sehat
Dampingilah kami hari ini ya Bapa sehingga kami dapat belajar dengan baik

Mampukanlah kami untuk menjaga kehidupan kami
Sehingga semuanya sesuai dengan kehendak-Mu
Karena Engkau sumber dan tujuan hidup kami
Demi Kristus …Tuhan dan Pengantara kami.
Amin

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 102

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA
C. MENGAMATI GAMBAR

Gambar Budaya Kehidupan Gambar Budaya Kematian

D. MENDALAMI CERITA

Kisah tentang Mother Teresa:
Wanita yang Mengasihi dan Dikasihi

Cuplikan oleh GI. Pieter H. Joshua
This entry was posted in Uncategorized on March 7, 2015.

Mother Teresa (1910-1997) adalah seorang biarawati Katolik Roma. Dia memulai
pelayanannya di India sebagai guru. Namun kemiskinan yang memprihatinkan di seluruh
Calcutta meninggalkan kesan mendalam padanya.Mulailah ia mendirikan ordo Utusan-
Utusan Pembawa Kasih, dan mulai merawat mereka yang sakit dan kelaparan.
Seorang pria sakit luka, dan lalat-lalat telah bertelur di lukanya. Satu dari kakinya
dimakan oleh belatung, larva lalat-lalat. Pemandangan itu begitu menjijikan. Baunya
membuat orang mual. Wajah Mother Teresa pucat saat dia menarik keluar larva putih
yang terayun-ayun. Dia harus mengeluarkan semua belatung itu, kemudian membalut luka
dan mensterilkannya. Dia mengingatkan diri sendiri bahwa menolong orang itu sama saja
menolong Yesus. Saat pria itu dibersihkan dan diperban, Mother Teresa berkata pada
suster-suster pemulanya, “Bila saya tidak percaya dengan segenap hati dan jiwa bahwa
tubuh orang ini adalah tubuh Yesus, saya tidak akan tahan barang sejenak.”
Suatu hari saat berjalan tidak jauh dari Creek Lane, Mother Teresa melihat seorang pria
berbaring di sisi jalan sangat dekat dengan Rumah Sakit Campbell. Denyut nadinya sangat
pelan. “Pria malang ini hampir meninggal,” kata Mother Teresa. “Ayo kita bawa dia ke
rumah sakit.” “Kami tidak dapat memberi tempat untuknya,” kata penjaga rumah sakit
dengan cara yang tidak jelas. Mother Teresa bergegas mencari obat. Saat dia kembali, pria
itu telah meninggal. Dia bergegas menghampiri seorang komisaris polisi untuk
menyampaikan kekesalannya.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 103

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

Sebelum Mother Teresa dapat mengatakan apa-apa, polisi itu berkata, “beberapa orang
kemari beberapa hari yang lalu untuk mengeluhkan Anda lagi. Usir wanita Eropa yang
sok ikut campur itu, desak mereka. Saya berkata, “Pasti, bila Anda mau menyuruh istri
dan anak-anak perempuan Anda untuk melakukan pekerjaan yang sedang dilakukan
dia dan para suster sekarang.” Polisi itu tersenyum. “Jawaban semacam itu selalu
membungkam mulut mereka. Tidak ada yang pernah ingin melakukan pekerjaan yang
mematahkan hati dan mematahkan punggung seperti yang Anda lakukan.” “Saya
mencoba membawa seorang pria sekarat ke rumah sakit, “ katanya, tidak
mempedulikan pujian itu. “Mereka tidak mau membawanya. Sekarang pria itu
meninggal.”
Ketika Mother Teresa membutuhkan sebuah rumah yang lebih besar untuk
menampung orang-orang sakit, seorang bernama Bapa Henry menyarankan untuk
mengambil rumah sangat besar di jalan Lower Circular. Rumah ini adalah milik
seorang hakim kaya beragama muslim. Hakim ini ingin menjualnya, kira-kira lebih
dari 100 ribu rupee. “Lebih dari 100 ribu! Tapi dari mana kami bisa mendapat uang
sebanyak itu?” Tanya Mother Teresa. “Kami hanya memiliki sedikit uang, tapi itu
untuk hal-hal penting seperti obat.” “Uskup kepala memberitahu saya bahwa
keuskupan akan mengusahakan uang tersebut,” jawab Bapa Henry. Dalam pergumulan
akan tempat yang lebih besar itu akhirnya Tuhan membuka jalan secara ajaib, sang
hakim bahkan mempersembahkan rumahnya secara sukarela untuk dipakai dalam
pelayanan Mother Teresa.
Ketika suster-suster di bawahnya ditanyakan oleh seorang pastor, “saudaraku terkasih,
apa yang engkau harapkan dari Tuhan dan GerejaNya?” Maka jawab mereka, “Saya
berharap agar saya boleh mengikut Kristus, belahan jiwa saya dan tetap bertekun
dalam komunitas religious ini sampai mati.”
Di tahun 1979, Mother Teresa mendapat anugerah Nobel. Di hari Perayaan Perjamuan
dia tidak datang, tetapi meminta agar uang $192.000 diberikan kepada orang miskin.
Selama dua dekade terakhir dalam hidupnya, Mother Teresa menderita banyak
masalah kesehatan namun tidak ada yang mampu menghentikannya dari menunaikan
misinya melayani yang miskin dan yang membutuhkan. Sampai di saat terakhir
hidupnya dia masih aktif berkeliling dunia mengunjungi cabang-cabang pelayanannya.
Mother Teresa memakai seluruh hidupnya secara total bukan untuk dirinya sendiri
tetapi untuk mengasihi orang lain; mengasihi mereka yang terlupakan, tertolak, dan
tidak dihiraukan. Ia melakukannya karena ia meneladani Kristus, yang sudah terlebih
dahulu memberikan diri-Nya sendiri secara total untuk mengasihi dia. Mother Teresa
“mati-matian” (baca ‘something to die for’) untuk Tuhan Yesus yang mengasihi dia
dengan mati di kayu salib. Untuk apakah engkau sedang mati-matian (‘something to
die for’) hari ini? Maukah engkau mati-matian untuk mengasihi Kristus dan
melakukan apa yang Dia kehendaki? Something to die for‼

http://somethingtodiefor.net/forum/kisah-tentang-mother-teresa-wanita-yang-mengasihi-dan-dikasihi/

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 104

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

PERTANYAAN REFLEKSI DARI CERITA DIATAS
1. Mengapa manusia disebut sebagai citra Allah yang luhur ?
2. Bagaimana manusia harus menghargai hidup ?
3. Dari cerita diatas mengapa hidup harus diperjuangkan ?

E. BACAAN KITAB SUCI
Matius 15:29-31

Yesus menyembuhkan banyak orang sakit

15:29 Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan
naik ke atas bukit lalu duduk di situ. 15:30 Kemudian orang banyak berbondong-
bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta,
orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan
Ia menyembuhkan mereka l semuanya. 15:31 Maka takjublah orang banyak itu
melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan,
orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.

PERTANYAAN REFLEKSI

1. Bagaimana sikap Yesus dalam mengembangkan budaya kehidupan
berdasarkan bacaan dari Matius 15 : 29 – 31 tersebut ?

2. Bagaimana sikap yang akan kamu lakukan terhadap ajaran Yesus seperti
dalam bacaan dari Injil Matius 15:29 – 31 dalam kehidupan sehari-hari ?

3. Menurut pengalaman hidupmu, usaha apa yang harus kamu lakukan untuk
mengusahakan kehidupan yang baik untuk dirimu dan sesamamu ?

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 105

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

F. MATERI

1. Makna budaya kehidupan
Budaya kehidupan adalah dimaknai sebagai budaya dimana adanya kebiasaan
sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan yang diberikan Tuhan bagi
manusia. Budaya kehidupan yang diharapkan oleh setiap orang adalah budaya
hidup sehat dan itu perlu diusahakan dan diperjuangkan oleh setiap manusia
sehingga mendapatkan hidup yang bahagia.

2. Arti budaya kematian dan dampaknya yang ditimbulkan dalam masyarakat
Sungguh nyata saat sekarang ini bahwa semakin banyak orang yang memilih
“budaya kematian“ daripada “budaya kehidupan“ . Manusia saat ini sepertinya
tidak takut terhadap kematian baik yang ditimbulkan oleh dirinya sendiri atau
bahkan menghabisi orang lain dan itu dianggap hal yang biasa saja. Setiap hari
bahkan kita mendengar dan melihat kejadian-kejadian yang ditimbulkan dari
budaya kematian tersebut yang dilakukan oleh manusia. Budaya kematian
berlawanan dari budaya kehidupan. Budaya kehidupan adalah sebuah
kebiasaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kehidupan sedangkan budaya
kematian adalah suatu kebiasaan atau tindakan yang tidak menghargai
kehidupan. Budaya kematian jelas sangat bertentangan dengan kodrat manusia
yang dipanggil untuk memelihara dan mengembangkan kehidupan menuju
kesempurnaan.
Tindakan-tindakan yang menunjuk pada budaya kematian antara lain :
a. Pembunuhan secara sadis
b. Kasus mutilasi
c. Pencurian dengan kekerasan
d. Pengguguran terhadap janin yang tidak berdosa
e. Bunuh diri

Budaya kematian tidak hanya terbatas pada menghilangkan hidup
manusia lain. Segala bentuk tindakan yang mematikan, merusak, mengancam
dan menghancurkan hidup manusia pada dasarnya adalah bagian dari budaya
kematian yang sebaiknya harus kita hindari. Remaja yang melakukan tindakan
seks bebas, bisa jadi tidak langsung mengalami kematian saat mengetahui
dirinya terkena HIV/AIDS tetapi apa yang dilakukannya itu sungguh merusak
hidupnya di masa depan bahkan mungkin sampai kematiannya.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 106

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

3. Hidup adalah anugerah dari Tuhan
upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melindungi kehidupan sekaligus
sikap hormat terhadap hidup yang sudah dialami dan dirasakan oleh
manusia adalah dengan cara perlindungan terhadap hak asasi manusia,
perlindungan terhadap anak dan perempuan, memaksimalkan layanan sosial
dan kesehatan, penegakan hukum dan undang-undang. Semuanya ini
dilakukan karena hidup itu merupakan anugerah dari Tuhan yang tidak
boleh kita sia-siakan

4. Hidup harus dihargai dan diperjuangkan karena kehidupan bagi manusia itu
amat sangat berharga maka harus diperjuangan, sehingga diperlukan
semangat untuk membela dan menjunjung tinggi kehidupan dan itu
merupakan hal yang utama bahkan sangat diperjuangkan oleh setiap
manusia karena berhubungan dengan keluhuran martabat manusia sebagai
ciptaan Allah yang paling sempurna dan sebagai citra-Nya dengan
diberikannya akal budi, pikiran, perasaan dan kehendak bebas sehingga
dapat menyempurnakan karya keselamatan Allah.

5. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk melindungi kehidupan sekaligus
sikap hormat terhadap hidup yaitu dengan cara :
a. Gerakan hidup sehat yaitu melalui cara olahraga yang teratur,
mengkonsumsi makanan empat sehat lima sempurna, menghindari
merokok dan narkoba, menghindari minum minuman keras,
menghindari seks bebas, pergaulan dan sebagainya
b. Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang digerakkan
oleh pemerintah misalnya dengan adanya kartu Gakin ( kartu
Keluarga Miskin ). Dengan adanya kartu Gakin maka keluarga yang
tidak mampu secara ekonomi tidak akan khawatir terhadap biaya
kesehatan seandainya keluarga itu mengalami sakit karena pasti akan
mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.
c. Gerakan hidup seimbang dapat dilakukan oleh manusia bukan hanya
dengan melulu olahraga atau makan makanan empat sehat lima
sempurna tetapi juga harus membutuhkan istirahat yang cukup
sehingga kesehatan dirinya dapat terjaga dengan baik.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 107

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

F. PENEGUHAN

1. Kehidupan yang baik sangat berharga bagi manusia dan tentunya harus
diperjuangkan. Usaha yang dilakukan untuk mempertahankan hidup yang baik
dengan cara gerakan hidup sehat dan menghindari budaya kematian.

2. Belajar dari Injil Matius 15:29-31 Yesus dengan keteladanannya
menyembuhkan orang yang membutuhkan pertolongannya.

G. TUGAS

Menulis refleksi untuk menghargai kehidupan yang sudah diberikan oleh Tuhan

H. UJI KOMPETENSI

1. Jelaskan makna budaya kehidupan ?
2. Apa maksud dari budaya kematian dan dampaknya yang ditimbulkan dalam

masyarakat ?
3. Mengapa kehidupan harus dihargai dan diperjuangkan ?
4. Usaha-usaha apa saja yang dapat dilakukan untuk mengembangkan sikap

hormat terhadap hidup
5. Bagaimana sikap yang akan kamu lakukan terhadap ajaran Yesus seperti

dalam bacaan dari Injil Matius 15:29 – 31 dalam kehidupan sehari-hari ?

I. DOA PENUTUP

Guru menunjuk siswa dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 108

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

C. MENGEMBANGKAN KEADILAN DAN KEJUJURAN

Kompetensi Dasar Indikator

3.6. Memahami ajaran Gereja 3.6.1 Menjelaskan pengertian jujur dan adil
tentang kejujuran dan keadilan dalam hidup sehari-hari
3.6.2 Menjelaskan bahwa keadilan dan
kejujuran merupakan dua hal yang harus
diperjuangkan
3.6.3 Memberikan contoh-contoh
ketidakjujuran dan ketidakadilan yang ada
dalam masyarakat
3.6.4 Menjelaskan usaha-usaha pemerintah
untuk memberantas tindakan tidak jujur dan
adil di masyarakat
3.6.5 Menerapkan sikap adil dalam tindakan
hidup sehari-hari melalui Kitab 1 Raja-Raja
3:16-28
3.6.7 Menjelaskan bahwa ketidakjujuran
berarti mendustai Allah dan sesama

4.5. Melakukan aktivitas (misalnya 4.5.1 Membuat doa syukur atas kehidupan yang
menyusun doa/menuliskan sudah diberikan oleh Tuhan
refleksi/membuat
slogan/membuat aksi) yang
berkaitan dengan kejujuran
dan keadilan

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini peserta didik diharapkan mampu menjelaskan
1. Pengertian jujur dan adil
2. Keadilan dan kejujuran merupakan dua hal yang harus diperjuangkan
3. Contoh-contoh ketidakjujuran dan ketidakadilan yang ada dalam masyarakat
4. usaha-usaha pemerintah untuk memberantas tindakan tidak jujur dan adil di
masyarakat
5. Ketidakjujuran berarti mendustai Allah dan sesama
6. Sikap adil dalam tindakan hidup sehari-hari melalui Kitab 1 Raja-Raja 3:16-
28

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 109

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

A. PENGANTAR

Keadilan dan kejujuran adalah menunjukkan hal yang sangat luhur. Di
zaman sekarang ini keadilan dan kejujuran sangat langka dan sulit di dapat.
Kebanyakan orang cenderung untuk melakukan hal yang tidak baik misalnya
korupsi, kolusi dan nepotisme untuk memperkaya diri dimana kekayaan
menunjukkan kehebatan yang dilakukan oleh manusia untuk membuat dirinya
terpandang dan terhormat di mata masyarakat lingkungannya dengan cara
yang tidak jujur bahkan melakukan tindakan tidak adil yang membuat
merugikan hidup sesamanya. Hukum dan Undang-Undang serta hukuman
sebenarnya sudah ditegakkan terhadap mereka yang melakukan tindakan tidak
jujur tersebut tetapi apa daya, karena banyak orang yang secara sembunyi-
sembunyi masih melakukan tindakan tersebut dengan bekerjasama dengan
orang lain. Hampir setiap hari tabloid dan acara di televisi selalu menayangkan
berita-berita tentang hal-hal yang kurang baik yaitu ketidakjujuran dan
ketidakadilan yang sering dilakukan oleh mereka yang kadang memiliki jabatan
dan kedudukan yang tinggi. Tumbuhnya sikap adil dan jujur tidak datang
dengan tiba-tiba melainkan melalui proses yang panjang yaitu sejak kita kanak-
kanak dan itu harus dipupuk terus menerus agar tidak tergoda untuk
melakukan hal yang menyimpang dari tindakan adil dan jujur tersebut dalam
kehidupan sehari-hari. Marilah mulai saat ini belajar untuk bersikap adil dan
jujur

B. DOA PEMBUKA

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus…..
Bapa Yang Maha Kasih

Terimakasih atas hari baru yang kami rasakan hari ini
Semoga hari ini dengan gembira kami akan melaksanakan kegiatan

pembelajaran
Bimbinglah kami sehingga kami semakin mampu untuk menjadi manusia
yang sungguh-sungguh bisa berguna bagi sesama kami khususnya demi

keluhuran nama-Mu
Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami.

Amin

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 110

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

Tragedi Si Miskin: Penjara Dulu, Keadilan Kemudian

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Selasa, 18 Apr 2017 09:31 WIB

1. Kasus Buruh Pabrik

Seorang buruh pabrik Krisbayudi dijebloskan dalam tahanan Polda Metro Jaya

karena tuduhan terlibat kasus pembunuhan. Usai digelandang ke Polda Metro Jaya,

Krisbayudi disiksa untuk mau mengakui skenario cerita pembunuhan versi polisi.

Tidak hanya itu Kris juga disiksa oleh sesama tahanan.Akhirnya, Pengadilan

Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) membebaskan Krisbayudi pada awal 2012,

setelah ditahan 8 bulan lamanya. Sebab pembunuh sebenarnya adalah teman

Krisbayudi, Rahmat Awafi. Kepada majelis, Rahmat tiba-tiba mengaku kepada

majelis hakim bahwa dia melakukannya seorang diri. Majelis hakim PN Jakut

menyatakan BAP tersebut batal demi hukum. Krisbayudi pun bebas sedangkan

Rahmat divonis mati di tingkat kasasi.

PERTANYAAN REFLEKSI DARI CERITA DIATAS
Setelah mengetahui cerita tragedi ketidakadilan diatas maka pertanyaan sebagai bahan
refleksi
1. Mengapa keadilan dan kejujuran harus diperjuangkan ?
2. Apa yang mengesan bagimu setelah membaca tragedi yang dialami oleh sesama

kita itu ?
3. Apa makna kisah diatas bagi hidup kita sekarang ini ?

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 112

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

E. BACAAN KITAB SUCI

1 Raja-raja 3 : 16 – 28
Hikmat Salomo pada waktu memberi keputusan

3:16 Pada waktu itu masuklah dua orang perempuan sundal menghadap raja, lalu
mereka berdiri di depannya. 3:17 Kata perempuan yang satu: "Ya tuanku! aku dan
perempuan ini diam dalam satu rumah, dan aku melahirkan anak, pada waktu dia
ada di rumah itu. 3:18 Kemudian pada hari ketiga sesudah aku, perempuan inipun
melahirkan anak; kami sendirian, tidak ada orang luar bersama-sama kami dalam
rumah, hanya kami berdua saja dalam rumah. 3:19 Pada waktu malam anak
perempuan ini mati, karena ia menidurinya. 3:20 Pada waktu tengah malam ia
bangun, lalu mengambil anakku dari sampingku; sementara hambamu ini tidur,
dibaringkannya anakku itu di pangkuannya, sedang anaknya yang mati itu
dibaringkannya di pangkuanku. 3:21 Ketika aku bangun pada waktu pagi untuk
menyusui anakku, tampaklah anak itu sudah mati, tetapi ketika aku mengamat-
amati dia pada waktu pagi itu, tampaklah bukan dia anak yang
kulahirkan." 3:22 Kata perempuan yang lain itu: "Bukan! Anakkulah yang hidup dan
Anakmulah yang mati." Tetapi perempuan yang pertama berkata pula: "Bukan!
anakmulah yang mati dan Anakkulah yang hidup." Begitulah mereka bertengkar di
depan raja. 3:23 Lalu berkatalah raja: "Yang seorang berkata: Anakkulah yang hidup
ini dan anakmulah yang mati. Yang lain berkata: Bukan! Anakmulah yang mati dan
anakkulah yang hidup." 3:24 Sesudah itu raja berkata: "Ambilkan aku pedang," lalu
dibawalah pedang ke depan raja. 3:25 Kata raja: "Penggallah anak yang hidup itu
menjadi dua dan berikanlah setengah kepada yang satu dan yang setengah lagi
kepada yang lain." 3:26 Maka kata perempuan yang empunya anak yang hidup itu
kepada raja, sebab timbullah belas kasihannya w terhadap anaknya itu, katanya: "Ya
tuanku! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh
dia." Tetapi yang lain itu berkata: "Supaya jangan untukku ataupun untukmu,
penggallah!" 3:27 Tetapi raja menjawab, katanya: "Berikanlah kepadanya bayi yang
hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia; dia itulah ibunya." 3:28 Ketika seluruh
orang Israel mendengar keputusan hukum yang diberikan raja, maka takutlah
mereka kepada raja, sebab mereka melihat, bahwa hikmat x daripada Allah ada
dalam hatinya untuk melakukan keadilan.

PERTANYAAN REFLEKSI DARI BACAAN KITAB SUCI
1. Apa yang menarik dari kisah Raja Salomo tersebut ?
2. Makna apa yang bisa kita ambil dari kisah Raja Salomo dalam Kitab Raja-Raja
3 : 16 – 28 tersebut ?
3. Apakah kejujuran dan keadilan masih harus kita pertahankan untuk saat
sekarang ini ?

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 113

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

F. MATERI

1. Kita sering mendengar perkataan orang bahwa “jujur hancur dan tidak jujur
mujur” , kalau perkataan banyak orang itu benar betapa mengerikan keadaan
masyarakat kita sekarang ini , alangkah parahnya situasi dan kondisi
masyarakat saat ini dengan nilai-nilai hidup yang begitu merosot . Sebenarnya
perilaku tidak jujur bukan hanya mendustai sesama kita tetapi juga mendustai
Allah sendiri. Selain jujur orang juga dituntut untuk bersikap adil terhadap
sesamanya dan dengan orang bertindak jujur maka sudah tentu orang pasti
sudah berbuat adil. Arti adil adalah memberikan sesuatu kepada orang lain
dengan tidak pilih kasih atau tidak melakukan hal yang tidak berat sebelah,
maka sikap adil dan jujur harus dilakukan seimbang
Kata jujur memiliki arti suatu hal yang selaras antara apa yang diucapkan
dengan kenyataan yang dilihat atau mengatakan apa adanya sesuai dengan
kenyataannya atau sesuai dengan kebenarannya tanpa ada yang ditutup-tutupi,
maka kalau seseorang itu masih menutupi suatu kebenaran yang seharusnya
disampaikan, maka seseorang itu sudah melakukan suatu kebohongan.
Kejujuran memang dari berasal dari jiwa yang bersih dan itu membutuhkan dan
terdidik melalui proses yang panjang bahkan semenjak kita masih kanak-
kanan, kalau kejujuran itu merupakan hal yang instan tidaklah mungkin maka
perlu dukungan dari pihak keluarga untuk membimbing kita dalam menerapkan
kejujuran sejak dini.

2. Beruntung bahwa kenyataannya didalam masyarakat kita sekarang ini masih
banyak orang yang mempertahankan nilai-nilai kejujuran dan juga keadilan,
dan memang nilai-nilai tersebut harus ditegakkan dalam kehidupan sehari-hari
supaya kehidupan kita semakin harmonis dan nyaman. Dalam Kitab Keluaran
5:1-11 digambarkan bahwa sikap tidak jujur tidak hanya mendustai manusia
tetapi juga mendustai Allah sendiri Dimana ketidakjujuran tersebut
merendahkan martabat manusia dan berakibat terjadinya penderitaan bagi
dirinya sendiri dan sesamanya.

3. Contoh-contoh ketidakadilan dan ketidakjujuran dalam masyarakat
a. KORUPSI
1) Arti korupsi adalah tindakan penyelewengan / penggelapan untuk
keuntungan atau kepentingan diri sendiri / memperkaya diri sendiri
dengan menyelewengkan / menggelapkan harta milik negara atau
perusahaan. Bisa juga bahwa korupsi adalah penyalahgunaan wewenang
untuk kepentingan sendiri

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 114

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

2) Bentuk-bentuk korupsi
Banyak bentuk korupsi yang ada di masyarakat kita tergantung situasi
dan kondisinya.
a) Korupsi waktu dengan cara mengulur-ulur waktu yang
seharusnya bekerja tepat waktu tapi masih mengobrol dan
bercanda dengan teman sekerja sehingga lupa bahwa harus
bekerja sesuai dengan ketentuan.
b) Korupsi Jabatan dengan cara menggunakan kekuasaannya untuk
memperkaya diri sendiri dengan menerima uang suap/pelicin.
c) Korupsi uang/benda caranya bahwa seseorang mungkin
memuluskan suatu usaha orang lain karena jabatannya sehingga
memperoleh pemberian uang atau benda diluar biaya yang sudah
ditetapkan.

3) Sebab-sebab korupsi
a) Lemahnya iman manusia.
b) Keinginan untuk menjadi kaya dengan cara yang instan.
c) Karena korupsi sudah merupakan trend maka orang juga turut
melakukan tindakan tersebut.
d) Pengaruh lingkungan yang hedonis, konsumeris dan materialis
dapat menyebabkan terjadinya tindakan korupsi.

4) Akibat dari korupsi
a) Merusak diri sendiri, masyarakat bahkan dapat menghancurkan
negara.
b) Mendapatkan hukuman penjara atau bahkan hukuman mati sesuai
dengan ketentuan undang-undang yang berlaku di suatu negara
karena setiap negara memiliki ketentuan hukuman yang tidak
sama untuk menghukum seorang koruptor.

b. KOLUSI
Kerjasama atau persekongkolan secara diam-diam dengan beberapa orang
dengan maksud tidak baik.

c. NEPOTISME
Tindakan untuk memilih teman, sahabat bahkan saudara sendiri untuk
menduduki suatu jabatan dalam pemerintahan atau dalam perusahaan dan
memang tindakan nepotisme tersebut ada kecenderungan untuk mendudukkan
teman, sahabat atau saudaranya dalam jabatan yang strategis dan sekaligus
menguntungkan.

115

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

4. Usaha-usaha dari pemerintah untuk memberantas tindakan tidak jujur :

a. Menanamkan semangat nasionalisme.
b. Penerimaan pegawai secara terbuka dan jujur.
c. Pembentukan lembaga independen yaitu KPK ( Komisi Pemberantasan

Korupsi )
d. Pelaporan dan pencatatan aset milik masyarakat.
e. Melalui UU Tipikor No. 20 Tahun 2001 dimana UU tersebut

menegaskan bahwa tindakan korupsi tidak hanya merugikan keuangan
negara tetapi juga terjadinya pelanggaran hak-hak sosial dan ekonomi
masyarakat secara luas dan itu digolongkan sebagai suatu kejahatan
dan pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa.
f. Diberlakukan layanan dalam bentuk daring misalnya E-KTP, E-
Budgeting,E-Samsat, E-Tilang dsb.
1. Pada dasarnya ketidakjujuran dapat mendatangkan malapetaka baik
bagi dirinya sendiri maupun kepada sesamanya dan terlebih kepada
Tuhan. Supaya kita bersikap adil maka yang perlu kita kembangkan
adalah sikap jujur sehingga karena dengan sikap jujur maka akan
mendatangkan keadilan dan akan membuat lingkungan kita menjadi
semakin damai dan nyaman.

F. PENEGUHAN

1. Kejujuran dan keadilan sebaiknya harus dipertahankan dan ditegakkan

walaupun memang untuk kondisi saat ini begitu sulit karena kebanyakan

orang lebih bertindak untuk tidak jujur dan tidak adil karena akan menjanjikan

kehidupan yang lebih menyenangkan.

2. Belajar dari 1 Raja-Raja 3 : 16- 28 bahwa Raja Salomo begitu menegakkan

kejujuran dan melakukan tindakan adil terhadap mereka yang membutuhkan

keadilan yang selalu dirindukan oleh masyarakatnya terhadap suatu peristiwa

yang biasanya keberpihakan terhadap mereka yang sanggup bayar mahal dan

akhirnya bebas walaupun sebenarnya tindakannya salah. Semoga semakin

banyak Salomo…Salomo zaman sekarang ini.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 116

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

G. TUGAS

Membuat doa syukur atas kehidupan yang sudah diberikan oleh Tuhan.

H. UJI KOMPETENSI

1. Jelaskan pengertian jujur dan adil !
2. Mengapa keadilan dan kejujuran harus diperjuangkan ?
3. Sebutkan contoh-contoh ketidakjujuran dan ketidakadilan yang ada dalam

masyarakat ?
4. Usaha-usaha apa saja dari pemerintah untuk memberantas tindakan tidak jujur

dan adil di masyarakat ?
5. Makna apa yang bisa kita ambil dari kisah Raja Salomo dalam Kitab Raja-Raja 3 :

16 – 28 tersebut ?

I. DOA PENUTUP

Guru menunjuk siswa dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 117

BAB ORANG BERIMAN MENJAGA
KEUTUHAN CIPTAAN
4

A. ALAM SEBAGAI BAGIAN HIDUP MANUSIA

Kompetensi Dasar Indikator

3.7. Memahami sikap dan 3.7.1 Menjelaskan pengertian lingkungan
pandangan Gereja atas
berbagai keprihatinan tentang 3.7.2 Menjelaskan makna alam bagi
keutuhan alam ciptaan dan hidup manusia
usaha yang dilakukan
3.7.3 Menjelaskan macam-macam
lingkungan hidup

3.7.4 Menjelaskan penyebab kerusakan
alam beserta akibatnya

3.7.5 Belajar dari Kejadian 1:1-25

4.7. Melakukan aktivitas (misalnya 4.7.1 Membuat “Poster” tentang gerakan
menanam pohon/ membuat mencintai lingkungan
biopori/membuat motto/
menuliskan refleksi) yang
berkaitan dengan keutuhan
alam ciptaan)

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini peserta didik diharapkan mampu menjelaskan
1. Pengertian tentang lingkungan
2. Makna alam bagi hidup manusia
3. Macam-macam lingkungan hidup
4. Penyebab kerusakan alam beserta akibatnya
5. Kitab Kejadian 1 : 1 – 25

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 118

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

A. PENGANTAR

Betapa indahnya seluruh isi alam semesta yang diciptakan oleh Tuhan
sungguh amat baik untuk kehidupan dan kebahagiaan umat manusia, dimana
seluruh isi alam yang ada di bumi menjadi satu kesatuan yang sempurna artinya
bahwa seluruh kehidupan makhluk yang ada di bumi saling tergantung satu dengan
yang lainnya

Kita dapat belajar dari kisah penciptaan yang sudah memberikan gambaran
yang sangat jelas bahwa Allah memberi tugas kepada manusia untuk menjaga alam
lingkungan yang telah disediakan oleh Tuhan untuk diolah, karena tanpa alam
lingkungan manusia tidak dapat hidup, dan alam adalah bagian dari hidupnya dan
kelestariannya perlu dijaga oleh seluruh umat manusia dan manusia harus sadar
dalam mempergunakan secara bijaksana terhadap alam lingkungannya karena bila
merusaknya maka manusia yang akan mendapat hal yang sangat menakutkan
akibat dari alam yang tidak bersahabat lagi karena ulah manusia yang tidak
bertanggung jawab

B. DOA PEMBUKA

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus……
Allah Bapa yang Maha kasih,

terimakasih atas pagi yang indah ini,
atas karunia yang boleh kami rasakan selama istirahat malam tadi

Bapa sebentar lagi kami akan memulai kegiatan belajar kami
Dampingilah kami agar dapat melaksanakan kegiatan kami hari ini dengan hati

yang gembira
sehingga akan membawa kebaikan bagi kehidupan kami

Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami.
Amin

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 119

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN
C. MENGAMATI GAMBAR

D. MENDALAMI CERITA

KISAH MBAH SADIMAN
SANG PAHLAWAN LINGKUNGAN
HIDUP DARI WONOGIRI

Senin 26 Aug 2019 08:16 WIB
Rep: Joglosemar/ Red: Joglosemar

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mbah Sadiman, sang
pahlawan lingkungan dari Wonogiri, mendapatkan penghargaan berupa
Apresiasi Dukungan Insan Inspiratif dari BNPB. Penghargaan tersebut
diterimanya di Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Minggu
(25/8).
Agus Wibowo, Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam
rilis yang diterima Joglosemarnews.com, Senin (26/8/2019), mengatakan,
Sadiman berperan dalam menanam dan merawat puluhan ribu pohon
yang berfungsi sebagai pengikat air penghidupan bagi warga desa dan
sekitarnya.
Berbagai tanaman, khususnya beringin, menjadikan desanya berlimpah
air meskipun wilayah itu memasuki musim kemarau. Ia memilih tanaman
beringin karena tanaman ini memiliki kelebihan sebagai tanaman
pencegah erosi.
Selain itu, beringin yang ditanam sejak tahun 1996 di bawahnya
memunculkan mata air. Sekarang warga Desa Geneng di lereng Gunung
Lawu sudah merasakan jerih payah dari seorang Mbah Sadiman dan
masyarakat setempat mendapat aliran air secara gratis dan mandiri lebih
dari 340 KK.
Atas upayanya tersebut, BNPB dan berbagai pihak memberikan Apresiasi
Dukungan Insan Apresiatif. Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan membuka acara
apresiasi yang dihadiri berbagai pihak tersebut.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 120

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan Mendalami Cerita.....

“Apa yang telah dilakukan oleh Mbah Sadiman kiranya bisa menjadi
contoh bagi kita semua dan bisa mengikut jejak langkah beliau dalam
pelestarian lingkungan,” ujar Lilik.
Sementara itu, pihak bank juga memberikan dukungan dan penghargaan
kepada Sadiman sebagai tokoh penyelamat lingkungan yang gigih dan
semangat tanpa pamrih meski sudah memasuki usia lanjut. Dana
sejumlah Rp 100 juta diberikan kepada Sadiman atas kepedulian yang
tinggi terhadap lingkungan dan kemanusiaan.
Selama 20 tahun lebih, sejak tahun 1996, Sadiman telah mengabdikan diri
sebagai pekerja senyap dalam memulihkan ekosistem di lereng Gunung
Lawu. Sebelumnya, kebakaran hebat pernah melanda desa, kekeringan
saat musim kemarau, banjir saat musim hujan, petani tidak cukup
mendapat air untuk tanaman, dan warga kesulitan mendapatkan air.
Kira-kira kondisi seperti ini yang digambarkan oleh Sadiman yang tinggal
di Dusun Dali, Desa Geneng, Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri,
sekitar 100 km dari Kota Solo.
Setidaknya lahan seluas 250 hektar di Bukit Gendol dan Bukit Ampyang,
lereng Gunung Lawu, telah ia tanami lebih dari 11 ribu tanaman. Ini
bermula dari keresahan akibat kerusakan lingkungan, penebangan dan
penjarahan hutan yang dilakukan warga dan berimbas pada kehidupan
warganya sendiri. Lelaki tua itu melakukan semuanya sendiri, tanpa
bayaran dan tidak mengharapkan imbalan.
“Dulu, saya dianggap gila. Ketika (masyarakat) yang lain menanam
tanaman pangan, saya malah menanam pohon beringin. Tapi sekarang,
apa yang saya tanam itu bisa menghasilkan air untuk warga dan udara
menjadi sejuk,” tutur Sadiman.
Pada awal Agustus 2019 lalu, BNPB juga memberikan penghargaan
sebagai tokoh inspiratif Reksa Utama Anindha (Penjaga Bumi yang
Penuh Kebijakan). Pada kesempatan itu, Kepala BNPB Doni Monardo
menyampaikan bahwa kita butuh ribuan orang seperti Mbah Sadiman.
“Meski usia sudah 68 tahun, beliau ini masih segar bugar dan semangat
untuk menanam pohon. Bahkan alasan kenapa beringin yang ia tanam,
antara lain selain kuat, penyuplai air dan udara, beringin juga dipercaya
ada ‘penunggunya’, jadi warga tidak berani tebang. Ini unik dan menarik,”
ujar Doni Monardo pada 1 Agustus 2019 silam di Graha BNPB, Jakarta

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 121

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

PERTANYAAN REFLEKSI DARI CERITA DIATAS
Setelah mengetahui cerita kisah mbah Sadiman sang pahlawan lingkungan maka
pertanyaan sebagai bahan refleksi

1. Mengapa mbah Sadiman mau bersusah payah untuk melakukan penghijauan ?

2. Apa yang mengesan bagimu terhadap apa yang dilakukan oleh mbah Sadiman
terhadap lingkungan alam ?

3. Apa makna alam bagi hidup manusia ?

4. Mengapa manusia harus memelihara dan merawat alam lingkungan ?

5. Apa saja ulah manusia yang mengakibatkan rusaknya alam lingkungan seperti
gambar di atas ?

E. BACAAN KITAB SUCI

Kejadian 1:1-25
Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya

1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum
berbentuk dan kosong gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh
Allah melayang-layang di atas permukaan air. 1:3 Berfirmanlah Allah:
"Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. 1:4 Allah melihat bahwa terang itu
baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. 1:5 Dan Allah
menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah
pagi, itulah hari pertama . 1:6 Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala r di
tengah segala air untuk memisahkan air dari air." 1:7 Maka Allah menjadikan
cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air
yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. 1:8 Lalu Allah
menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari
kedua. 1:9 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit
berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah
demikian. a 1:10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan
air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik . 1:11 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas
muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang
menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi."
Dan jadilah demikian. 1:12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda,
segala jenis i tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan
yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu
baik. 1:13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 122

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan bacaan kitab suci...

itulah hari ketiga. 1:14 Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda

penerang l pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. m Biarlah

benda-benda penerang itu menjadi tanda n yang menunjukkan 7 masa-

masa o yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, p 1:15 dan sebagai

penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan

jadilah q demikian. 1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang

besar itu, yakni yang lebih besar r untuk menguasai s siang dan yang lebih

kecil untuk menguasai t malam, u dan menjadikan juga bintang-

bintang. v 1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi

bumi, 1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, w dan untuk memisahkan

terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. x 1:19 Jadilah

petang dan jadilah pagi, y itulah hari keempat. 1:20 Berfirmanlah Allah:

"Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk z yang hidup, dan hendaklah

burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala. a " 1:21 Maka Allah

menciptakan b binatang-binatang laut c yang besar dan segala jenis makhluk

hidup yang bergerak, yang berkeriapan d dalam air, dan segala

jenis e burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu

baik. f 1:22 Lalu Allah memberkati semuanya 8 itu, firman-Nya:

"Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam

laut, dan hendaklah burung-burung di bumi g bertambah

banyak." 1:23 Jadilah petang dan jadilah pagi, h itulah hari

kelima. 1:24 Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala

jenis i makhluk j yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis

binatang liar." Dan jadilah k demikian. 1:25 Allah menjadikan segala jenis

binatang liar l dan segala jenis ternak dan segala jenis m binatang melata di

muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

PERTANYAAN REFLEKSI DARI BACAAN KITAB KEJADIAN 1:26-31
1. Apa yang menarik dari Kitab Kejadian 1:1-25 ?
2. Bagaimana kasih Tuhan yang kamu rasakan sebagai manusia sesuai yang
ditampilkan dalam Kitab Kejadian 1:1-25 ?
3. Sebagai orang beriman apa makna alam bagi hidup manusia ?

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 123

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

F. MATERI

1. Pengertian tentang lingkungan
Pengertian dari lingkungan adalah hal-hal yang ada disekitar manusia yang
mempengaruhi perkembangan hidupnya . Menurut Undang-Undang
Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982 yang disempurnakan dengan Undang-
Undang Lingkungan Hidup No. 23 Tahun 1997 pasal 1 menjelaskan pengertian
lingkungan hidup adalah sebagai berikut “ Lingkungan hidup adalah kesatuan
ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk
manusia dan perilakunya yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan
manusia serta makhluk hidup lain “.

2. Makna alam bagi hidup manusia
Bagaimanapun juga bahwa hidup manusia tidak dapat dipisahkan dari alam
karena merupakan sumber kehidupan maka hendaknya antara lingkungan alam
dengan manusia harus hidup secara harmonis dan selaras sehingga kehidupan
akan berlangsung dengan baik dan membuat nyaman yang menempatinya pada
periode selanjutnya.Gerakan cinta lingkungan hidup yang hendaknya
didengungkan secara terus menerus oleh manusia dengan segala kesadarannya
karena sangat berguna untuk berlangsungnya kelestarian alam dimasa yang
akan datang

3. Macam-Macam Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup terbagi menjadi dua macam yaitu lingkungan hidup alami
dan lingkungan hidup buatan
a. Lingkungan Hidup Alami
Merupakan lingkungan abiotik atau lingkungan bentukan alam dimana
lingkungan tersebut dalam kondisi yang bekerja secara dinamis tanpa
adanya campur tangan manusia dan terbentuk karena proses alami dan
didalam lingkungan tersebut terjadi suatu interaksi yang membentuk satu
kesatuan yang akhirnya disebut dengan suatu ekosistem. Contoh dari
lingkungan hidup alami sebagai berikut :
1) Lingkungan hidup di air meliputi sungai, danau, rawa, laut
2) Lingkungan hidup di darat meliputi padang rumput, gunung,
bukit, hutan, lembah

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 124

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan materi....

b. Lingkungan Hidup Buatan
Lingkungan yang dengan sengaja dibuat oleh manusia dengan
menggunakan berbagai macam teknologi baik teknologi secara
sederhana maupun modern untuk sarana penunjang kehidupan
manusia supaya lebih baik misalnya jalan, taman, bendungan,
kawasan industri modern, kawasan pusat perbelanjaan dan
sebagainya.

c. Lingkungan Hidup Sosial
Lingkungan hidup sosial terjadi karena adanya interaksi sosial dalam
masyarakat dimana adanya hubungan antar masyarakat yang
terbentuk karena manusia merupakan makhluk sosial yang hidupnya
tidak dapat dipisahkan dan selalu tergantung dari manusia yang lain.

4. Macam-macam Sumber Daya Alam
Manusia dapat hidup dengan dengan aman dan nyaman karena ditopang oleh
adanya sumber daya alam alam yang ada di lingkungan sekitarnya yaitu yang
terdiri dari sumber daya alam yang bisa diperbaharui dan sumber daya alam
yang tidak dapat diperbaharui. Dibawah ini ada beberapa contoh dari sumber
daya alam tersebut.

a. Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui
Segala hal yang berasal dari alam dan dapat digunakan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia salah satu jenisnya adalah
sumber daya alam yang dapat diperbaharui maksudnya bahwa sumber
daya alam ini dapat dikembangbiakkan misalnya hewan, pohon dan
macam-macam sumber daya alam yang dapat diperbaharui dapat
berasal dari berbagai ekosistem yaitu

1) Ekosistem darat misalnya seperti gurun, tanah, hutan dsb 125
2) Ekosistem laut misalnya sungai, rawa, danau

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan materi....

Contoh lain sumber daya alam yang dapat diperbaharui yaitu
1. Matahari

Sinar matahari juga termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui
karena dapat dipakai secara terus menerus dan memiliki kegunaan yang
tidak terbatas. Matahari sering disebut sebagai pusat galaksi bima sakti dan
manusia menjadikannya sumber energi untuk memenuhi kebutuhan rumah
tangga misalnya sebagai listrik rumah tangga, ada juga yang menggunakan
energi matahari untuk menghidupkan pemanas air ataupun pemanas
ruangan
2. Air dan tanah
Air juga merupakan energi tak tak terhingga dan hampir seluruh makhluk
hidup di bumi memerlukan air. Air juga merupakan sumber energi alternatif
misalnya untuk pembangkit listrik. Tidak hanya air saja tetapi juga tanah
merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui karena sangat
berguna dalam bidang perkebunan, pertanian dan juga pembangunan.
3. Tumbuhan dan hewan
Hewan dan tumbuhan merupakan sumber daya alam yang dapat
diperbaharui dan bagi manusia keberadaannya sangat penting bagi manusia
karena merupakan sumber pangan
4. Angin
Merupakan udara yang bergerak dan merupakan energy alternative juga
untuk pembangkit listrik tenaga angin dan oleh manusia digunakan sebagai
alat pengairan dan merupakan energi yang tak terbatas

https://www.suara.com/tekno/2020/12/05/162309/macam-macam-sumber-daya-alam-yang-
dapat-diperbaharui?page=all

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 126

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan materi....

b. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah sumber daya alam yang
pemakaiannya terbatas karena dapat habis bila dipakai secara terus menerus
untuk memenuhi kebutuhan manusia, contohnya adalah gas alam, minyak bumi,
batu bara, logam mulia, bahan mineral

https://insanpelajar.com/sumber-daya-alam-yang-tidak-dapat-diperbarui/

5. Penyebab kerusakan alam beserta akibatnya

Kebanyakan sebagai manusia kita tidak menyadari bahwa sumber alam

sangat terbatas bahkan sebagian besar sudah mendekati kepunahan yang

salah satunya akibat dari ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Ada beberapa contoh ulah manusia yang mengakibatkan rusaknya

lingkungan hidup antara lain

a. Penebangan hutan secara besar-besaran untuk kepentingan industri

atau untuk pemukiman warga secara tidak bertanggung jawab

sehingga menyebabkan hutan menjadi gundul yang akhirnya kalau

datang musim penghujan terjadilah banjir, tanah longsor bahkan saat

musim kemarau terjadi kekeringan karena tidak adanya sumber-

sumber air yang tersedia.

b. Adanya pencemaran di aliran sungai dengan membuang sampah dan

limbah yang berbahaya bagi kelangsungan ekosistem sungai dan

kehidupan manusia

c. Pembangunan gedung-gedung yang tidak memperhatikan ekosistem

sehingga juga bisa mengakibatkan banjir

d. Mencari ikan dengan cara menggunakan bom yang menyebabkan

kehidupan air menjadi rusak dan ikan-ikan yang lain yang seharusnya

belum siap diambil menjadi mati. 127

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

F. PENEGUHAN

1. Dalam Kitab Kejadian 1:1-25 digambarkan bahwa Allah sudah
menciptakan segala sesuatu yang diperlukan untuk kelangsungan hidup
manusia dengan baik adanya dan hendaklah manusia sebagai makhluk
ciptaan Tuhan yang paling sempurna harus dapat mempergunakan secara
bijaksana alam ini sesuai dengan kehendak Tuhan sendiri sehingga
kehidupan alam lingkungan akan dapat dijaga dengan baik.

2. Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan dengan bijaksana agar
kelangsungan hidup manusia bisa selaras dan sesuai dengan kehendak
Tuhan sendiri.

G. TUGAS

Buatlah sebuah “Poster” untuk gerakan mencintai lingkungan

H. UJI KOMPETENSI

1. Jelaskan pengertian lingkungan ?
2. Jelaskan makna alam bagi hidup manusia !
3. Jelaskan macam-macam lingkungan hidup ?
4. Menjelaskan penyebab kerusakan alam beserta akibatnya bagi hidup

manusia ?
5. Bagaimana kasih Tuhan yang kamu rasakan sebagai manusia sesuai yang

ditampilkan dalam Kitab Kejadian 1:1-25 ?

I. DOA PENUTUP

Guru menunjuk siswa dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
berdoa

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 128

ORANG BERIMAN MENGHARGAI MARTABAT MANUSIA

B. BERSAHABAT DENGAN ALAM

Kompetensi Dasar Indikator
3.7. Memahami sikap dan
3.7.6 Menyebutkan berbagai bentuk
pandangan Gereja atas kerusakan alam di Indonesia
berbagai keprihatinan tentang 3.7.7 Menjelaskan alasan manusia harus
keutuhan alam ciptaan dan bersahabat dengan alam
usaha yang dilakukan 3.7.8 Menjelaskan usaha yang dapat
dilakukan untuk menjaga dan
4.7. Melakukan aktivitas (misalnya memelihara kelestarian alam
menanam pohon/ membuat 3.7.9 Menjelaskan pandangan Kitab
biopori/membuat motto/ Suci terkait dengan tugas manusia untuk
menuliskan refleksi) yang menjaga dan melestarikan alam
berkaitan dengan keutuhan lingkungan
alam ciptaan)
4.7.2 Menuliskan hasil refleksi tentang
usaha mencintai alam

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini peserta didik diharapkan mampu menjelaskan
1. Mensyukuri alam sekitar sebagai anugerah Allah
2. Peduli terhadap pelestarian alam
3. Berbagai bentuk kerusakan alam di Indonesia
4. Alasan manusia harus bersahabat dengan alam
5. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga dan memelihara
kelestarian alam
6. Kitab Kejadian 1 : 26 – 31

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 130

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

A. PENGANTAR

Segala hal yang berasal dari alam semesta ini dapat digunakan untuk
memenuhi kebutuhan hidup manusia. Apakah anda tahu bahwa ada berbagai
macam sumber daya alam baik yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat
diperbaharui semua diperuntukkan oleh Tuhan kepada manusia yang sudah diberi
kuasa untuk memelihara dan merawatnya karena untuk kehidupannya. Dengan
adanya kuasa dari Tuhan untuk memelihara dan merawat alam maka manusia
harus dengan sekuat tenaga dan kesadaran penuh menjalin hubungan yang
harmonis dengan alam yaitu dengan peduli terhadap alam dan tidak merusaknya
dengan seenaknya sendiri yang nantinya bila itu dilanggar maka akan
mengakibatkan bencana yang tidak dapat dihindari oleh manusia yaitu terjadinya
banjir dan tanah longsor bila manusia menebang dan menggunduli hutan dengan
tidak memikirkan adanya penghijauan kembali.Dengan demikian bila manusia
masih membutuhkan kehidupan yang lebih baik maka manusia perlu bersahabat
dengan alam dan hidup yang harmonis dengan menjaga kelestariannya.

B. DOA PEMBUKA

Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus……
Bapa Yang Maha baik

Terima kasih atas istirahat yang boleh kami terima
Terima kasih juga atas perlindungan selama kami istirahat
Sehingga kami dapat bangun dengan segar dan bisa melaksanakan aktivitas

Ya Bapa dampingilah kami selama kami belajar
Bantulah kami sehingga kami dapat belajar dengan baik
Semuanya ini kami mohon dengan perantaraan Kristus Tuhan

dan pengantara kami.
Amin

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 131

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN
C. MENGAMATI GAMBAR

D. MENDALAMI CERITA

BERSAHABAT DENGAN ALAM March 19, 2009 Author admin
oleh : Dr. Arif Zulkifli Nasution
atau Nature Friendly

Beberapa hari terakhir, berita mengenai bencana alam mendominasi media, mulai
dari banjir di berbagai kota di Indonesia, longsor di Karanganyar, ancaman tsunami
dan badai di pesisir pantai dsbnya. Ada yang mengaitkan bencana tersebut dengan
perubahan iklim, penggundulan hutan, rusaknya mangrove di tepi pantai dan ada
juga yang menyatakan bahwa kejadian tersebut hanya sementara, layaknya
pergantian musim.

Apapun argumennya, kita layak waspada karena alam Indonesia dulu yang terkenal
dengan indah dan asri menjadi sosok yang menakutkan. Alam tidak diciptakan lagi
bersahabat dengan manusia, tetapi menjadi musuh manusia. Manusia kembali lagi
ke abad sebelum 14 M, dimana alam menguasai manusia. Teknologi tidak dapat
lagi menaklukan alam, tetapi teknologi diciptakan untuk beradaptasi dengan alam

Manusia kehilangan kontrol terhadap alam. Alam murka dengan tingkah laku
manusia yang sewenang-wenang dan ingkar. Manusia menanam berjuta-juta
pohon namun juga menghabiskan berjuta-juta ton kertas setiap tahun. Manusia
menciptakan mobil hemat energi, namun diproduksi berjuta-juta unit sehingga
kebutuhan energi tetap tinggi. Manusia menciptakan segala macam teknologi
pengolahan sampah namun sampah yang dibuang tetap saja tinggi.

Alam yang terus saja dieksploitasi kehilangan rasa kasihan. Banjir, longsor, dan
perubahan iklim menyebabkan kerusakan materi, penyakit lama merajalela,
penyakit baru terus saja bermunculan, bahkan timbul ancaman kepunahan
makhluk hidup. Alam tidak dapat dibiarkan terus berunjuk rasa, perlu ada
pendekatan partisipatif untuk meredamnya.

Sulit untuk meredam amarah alam, membutuhkan waktu, dan tenaga yang cukup
besar. Cara paling efektif meredam amarah alam yaitu dengan menerapkan prinsip
3 Re pada kehidupan kita. Tiga re tersebut adalah realize (menyadari), recount
(menghitung ulang), dan rearrange (mengatur ulang).

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 132

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan Mendalami Cerita.....

Revolusi industri yang menciptakan pemahaman bahwa alam diciptakan untuk
manusia, karena itu manusia bebas mengeksploitasi alam seluas-luasnya demi
keinginan manusia atau paham antroposentris. Pemahaman tersebut harus
direformasi menjadi pemahaman alam dan manusia adalah satu bagian,
sehingga mengeksploitasi alam berarti membiarkan bagian tubuh luka dan lama-
kelamaan kehilangan fungsinya atau ekosentrisme. Menyadari posisi manusia
terhadap alam akan menciptakan penghargaan terhadap alam.

Alam sendiri memiliki titik jenuh dalam pertumbuhannya, pemanfaatan
terhadap hasil alam sebenarnya merupakan bagian dari memelihara alam.
Memelihara alam bukan berarti tidak boleh sama sekali menjamahnya namun
yang terpenting adalah menjaga keseimbangan lingkungan. Di Nairobi Kenya ada
sebuah taman nasional dimana kita dapat menikmati keindahan alam sambil
bersantap daging binatang yang berasal di hutan tersebut, misalnya daging
gajah, rusa, jerapah atau ular. Prinsip keseimbangan diterapkan di taman
nasional tersebut, hewan-hewan yang jumlahnya surplus dikurangi untuk
menjaga agar rantai makanan di taman nasional tersebut tetap seimbang.

Menyadari bahwa hutan adalah sahabat manusia akan membentuk rasa cinta
pada tumbuhan. Menyadari air adalah bagian dari tubuh manusia (70% tubuh
manusia terdiri dari air) akan membentuk sikap peduli terhadap pemanfaatan
air. Menyadari pengeluaran energi membutuhkan sumber daya seperti energi
gerak dalam diri kita ditimbulkan oleh sumber makanan akan membentuk
perilaku hemat energi.

Proses pembentukan kesadaran membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak
sedikit. Banyak membaca atau mendengarkan media mengenai lingkungan
semakin memperluas kesadaran kita. Mengikuti seminar lingkungan dapat
memperdalam pemahaman kita mengenai lingkungan.

Proses selanjutnya adalah recount yakni menghitung ulang segala tindakan kita
pada lingkungan dari mulai yang kecil hingga yang besar. Misalnya penggunaan
kertas bolak-balik akan mengurangi permintaan kertas dan ikut mengurangi
penebangan pohon, menampung air hujan dapat mengurangi terjadinya banjir
dan menghemat persediaan air tanah, menggunakan energi alternatif seperti
biogas atau matahari dapat menghemat penggunaan listrik. Listrik di Indonesia
selain dibangkitkan oleh air juga oleh energi fosil seperti minyak dan batu bara.
Mengurangi penggunaan listrik berarti mengurangi penggunaan energi fosil yang
dapat meningkatkan kadar CO2 di atmosfer. Semakin tinggi kadar CO2 maka
pemanasan global dan perubahan iklim semakin sulit tertanggulangi.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 133

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan Mendalami Cerita.....

Recount tidak hanya bermanfaat untuk alam, namun juga untuk diri sendiri.
Namun kenapa manusia sulit untuk mengubah gaya hidupnya? Karena menurut
hitungan yang diajarkan sejak kecil kepada kita memiliki lebih banyak berarti
lebih makmur. Memiliki pakaian lebih banyak berarti mengikuti perkembangan
zaman, memiliki rumah banyak berarti lebih senang, memiliki mobil banyak
berarti lebih cepat. Mitos lebih banyak tersebut menghilangkan penalaran
rasional kita bahwa lebih sedikit berarti lebih baik.

Memakai lebih sedikit berarti lebih banyak yang tersedia di alam. Memakai lebih
sedikit air berarti membiarkan air ikut dinikmati oleh makhluk hidup lain.
Memiliki sedikit kendaraan bermotor berarti menjaga kestabilan iklim. Memiliki
lebih sedikit rumah berarti memberikan kesempatan makhluk hidup lain berada
pada habitatnya.

Recount berarti juga menghitung produk yang usia penggunaannya paling tinggi
dan menepis anggapan sesuatu yang baru itu berarti modern. Misalnya memilih
membawa tas belanja dibanding plastik sekali buang ketika berbelanja,
menyukai pakaian klasik yang tahan lama daripada model baru yang setiap
tahun harus dibuang, memandang kemasan sekali pakai dan packing yang tidak
dapat dikembalikan adalah pemborosan dan membuat limbah bertambah
banyak.

Proses terakhir dari meredam amarah alam adalah rearrange (mengatur ulang).
Rearrange terbagi kedalam berbagai tindakan yakni recreate (mencipta ulang),
recovery (memulihkan), reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi),
recycle (mendaur ulang), refill (mengisi ulang), dan repair (memperbaiki)

Mencipta ulang berarti menambah jangka waktu pemakaian produk, namun
recreate selalu terbentur dengan masalah profit yang didapatkan. Semakin tinggi
usia produk maka perputaran uang juga semakin lama dan keuntungan juga
semakin sedikit. Dalam buku the Waste-makers karangan Vance Packard ada
kisah menarik mengenai perusahaan pembuat lampu neon Philips (Belanda).
Ketika ditemukan produk yang memiliki jangka waktu penggunaan 10.000 jam,
manajemen memutuskan tidak akan dilempar ke pasaran dan membuat lampu
yang penggunaannya hanya 1000 jam.

Recovery berarti memulihkan kembali lingkungan yang telah tercemar. Parker
Dave, P.E dan Schaefer Kathelin P.E (1996), mengemukakan prinsip-
prinsip stormwater management. Prinsip tersebut mengetengahkan bahwa
konservasi tanah pertanian ke pemukiman atau penggunaan lahan untuk
aktivitas ekonomi lainnya mengakibatkan perluasan perkerasan muka tanah.
Konservasi tersebut mengakibatkan peningkatan air larian (run off),

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 134

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan Mendalami Cerita.....

penguapan, penyerapan air ke dalam tanah, akumulasi bahan pencemar pada
badan-badan air. Karena itu pemulihan lahan dari permukiman atau penggunaan
untuk aktivitas ekonomi lainnya membutuhkan tumbuhan pionir, hewan atau
mikroba untuk melunakkan kembali tanah.

Menggunakan kembali (reuse) barang-barang yang dianggap limbah di suatu
tempat namun di daerah lain masih dianggap asset membutuhkan kerjasama
antar berbagai pihak. Misalnya komputer pantium1 atau 2 sudah dianggap
limbah di Jepang namun masih menjadi aset bagi daerah tertinggal di Indonesia.

Mengurangi (reduce) pola produksi dan konsumsi merupakan syarat mutlak agar
lingkungan tetap terjaga. Mengurangi penggunaan kertas dengan beralih pada
komputer dapat menjaga kelestarian hutan. Mengurangi penggunaan AC dengan
mendesain ulang bangunan agar udara segar dapat masuk dapat mengurangi
penipisan lapisan ozon. Membangun ulang ruangan agar sinar matahari dapat
masuk dapat mengurangi penggunaan listrik.

Menggunakan kembali produk daur ulang dapat mengurangi ketergantungan
kita terhadap alam misalnya mendaur ulang air, menggunakan minyak nabati
bahkan limbah minyak nabati untuk kendaraan operasional dan mesin-mesin
pabrik seperti perusahaan Jamu Sido Muncul. Menggunakan kembali bangunan-
bangunan yang tidak terpakai untuk kantor daripada membangun yang baru
dapat mengurangi konversi lahan. Menciptakan produk yang dapat diperbaiki
dengan obeng dan tank lebih berwawasan lingkungan dibanding produk yang
dicetak atau di las.

Tiga konsep Re di awal sekurang-kurangnya dapat mengurangi dampak bencana
alam. Efek yang ditimbulkan memang tidak instan karena alam membutuhkan
waktu untuk memulihkan kondisinya. Dalam masa pemulihannya, sebagai
bentuk persahabatan kita jangan menambah waktu bagi alam untuk pulih. Justru
kita percepat dengan tindakan yang pro lingkungan seperti gerakan
pembersihan sungai atau kali, swadaya menambah tempat sampah di ruang
publik seperti pasar, memperbanyak ruang terbuka hijau di pekarangan kita.
Semoga upaya sungguh-sungguh kita membangun kembali persahabatan
dengan alam dapat berjalan lancar.

Post Views: 3,076
bersahabat dengan alam hidup harmoni dengan alam

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 135

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

PERTANYAAN REFLEKSI DARI CERITA DIATAS
1. Mengapa kita harus bersahabat dengan alam seperti gambar diatas ?
2. Mengapa manusia saat ini kehilangan kontrol terhadap alam sehingga banyak
terjadi kerusakan ?
3. Apakah sumber daya alam yang telah rusak bisa diperbaiki ?

E. BACAAN KITAB SUCI

Kejadian 1:26-31

1:26 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan
rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di
udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata
yang merayap di bumi." 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut
gambarNya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan
perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah
berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah
bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung
di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." 1:29 Berfirmanlah
Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang
berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah
akan menjadi makananmu. 1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan
segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Ku
berikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah
demikian. 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat
baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 136

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

PERTANYAAN REFLEKSI DARI BACAAN KITAB KEJADIAN 1:26-31

1. Apa yang menarik dari Kitab Kejadian 1:26-31 ?

2. Bagaimana sikapmu terhadap lingkungan alam yang diperuntukkan bagi
hidup manusia berdasarkan Kitab Kejadian 1: 26 - 31 ?

3. Sebagai orang beriman apa yang pantas kita persembahkan kepada Tuhan
atas anugerah terhadap dunia ini ?

F. MATERI

1. Peduli terhadap pelestarian alam

Peduli terhadap pelestarian alam bukan berarti sebagai manusia hanya diam
dan memandangi alam begitu saja tetapi harus berusaha untuk menjaga
kelestariannya supaya kehidupan manusia di dunia sesuai dengan kehendak
Tuhan sendiri. Biasanya bahaya yang tidak disadari manusia adalah melakukan
pencemaran lingkungan dan itu semua dapat mengganggu keseimbangan
lingkungan yang berdampak pada punahnya makhluk hidup, maka dengan
mencegah supaya tidak terjadi kepunahan yaitu dengan cara melakukan
pencegahan seperti melindungi hutan agar tetap alami dan tentunya hewan
yang ada didalam ikut terlindungi pula, bukan hanya itu saja bahwa dengan
terjaganya hutan dengan baik maka polusi udara juga akan berkurang sehingga
hidup manusia juga akan terjaga dengan baik. Dengan demikian maka peduli
terhadap alam harus diusahakan sehingga kehidupan manusia bisa berlangsung.

2. Berbagai bentuk kerusakan alam di Indonesia

Saat ini kita bisa melihat bahwa perusakan dan pencemaran alam di negara kita
Indonesia sudah terjadi hal itu dikarenakan tidak ada tanggung jawab orang-
orang dan semua pihak yang seharusnya ikut menjaga kelestarian alam dan
tentunya mungkin termasuk diri kita. Karena sifat manusia yang serakah maka
banyak terjadi kekacauan dan bencana karena rusaknya alam, maka sebetulnya
bersahabat dengan alam itu sangat diperlukan supaya kehidupan untuk generasi
selanjutnya dapat berlangsung dengan baik.Ada berbagai bentuk kerusakan
alam yang terjadi di negara kita tercinta ini misalnya :

a. Penebangan hutan secara besar-besaran untuk keperluan industri dan
akhirnya terjadilah tanah longsor dan banjir karena tidak ada lagi akar
yang bisa menahan curah hujan yang tinggi bila hutan menjadi gundul

b. Tercemarnya lautan dengan adanya sampah plastik yang tidak bisa
terurai sehingga membuat ekosistem di lautan menjadi rusak bahkan
banyak ikan yang mati.

c. Polusi udara yang tidak sehat karena banyak dibangun pabrik-pabrik.

d. Penambangan ilegal yang tidak memperhatikan keseimbangan
lingkungan yang akhirnya membahayakan jiwa manusia lainnya

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 137

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan materi....

e. Perburuan binatang yang dilindungi yang menyebabkan terjadinya
kepunahan karena untuk keperluan industri fesyen misalnya
perburuan gading gajah, perburuan buaya untuk diambil kulitnya
dan sebagainya.

3. Alasan manusia harus bersahabat dengan alam
Lingkungan alam yang diciptakan oleh Tuhan tentunya sungguh amat
baik dan manusia dipanggil oleh Tuhan untuk selalu memperhatikan
bagaimana keadaan lingkungan alam yang menjadi tanggung jawabnya
dari Tuhan dan manusia sudah diberi kuasa oleh-Nya untuk
melestarikannya, menggunakannya dan mengolahnya sehingga menjadi
bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Allah adalah pencipta
seluruh alam semesta maka manusia sebagai puncak karya ciptaan-Nya
harus menjalankan tugas perutusannya untuk mengolah alam dengan tidak
sembarangan dan hal itu tentunya manusia harus selalu memperlakukan
alam dengan penuh tanggung jawab dan mempergunakannya secara
bijaksana. Dengan demikian perlu ada hubungan yang harmonis antara
manusia dengan alam dengan cara selalu menjaga ekosistemnya sesuai
dengan kehendak Allah sendiri. Persahabatan manusia dengan alam
hendaknya dilakukan dengan penuh kesadaran sehingga tidak
membuatnya menjadi rusak dan itu warisan bagi anak cucu untuk bisa
menikmati keindahan alam semesta yang telah diciptakan oleh Tuhan baik
adanya.Maka kalau dirangkum bahwa alasan manusia bersahabat dengan
alam adalah sebagai berikut :
a. Dengan bersahabat dengan alam maka kelangsungan hidup manusia
di dunia dapat terjaga dengan baik
b. Dengan harmonisnya hubungan antara manusia dengan alam maka
kehidupan yang damai dapat dirasakan oleh manusia
c. Dengan terjaganya alam dengan baik oleh manusia maka segala
kebutuhan yang manusia harapkan dapat terpenuhi

4. Banyak usaha-usaha yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menjaga
kelestarian lingkungan alam antara lain :
a. Mengusahakan penghijauan kembali dengan sistem tebang pilih
sehingga dengan adanya akar pohon yang kuat maka bisa terjaga
sumber mata air untuk kelangsungan hidup manusia.
b. Berusaha untuk tidak membuang sampah atau limbah berbahaya di
aliran sungai yang menyebabkan rusaknya ekosistem sungai.

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 138

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

Lanjutan materi....

c. Membuat sumur-sumur resapan air hujan untuk menyelamatkan
sumber air di lingkungan sekitar kita.

d. Berusaha untuk tidak memburu binatang-binatang yang dilindungi
oleh negara karena dianggap merupakan binatang langka agar tidak
punah.

e. Menggunakan air secara bijaksana dan tanggung jawab

F. PENEGUHAN

1. Dalam Kitab Kejadian 1:26-31 digambarkan bahwa Allah sudah
menciptakan segala sesuatu yang diperlukan untuk kelangsungan hidup
manusia dengan sangat baik dan manusia mempunyai tugas khusus untuk
memelihara dan mengelola seluruh alam ciptaan sesuai dengan kehendak
Allah agar menuju kesempurnaan sehingga kehidupan yang harmonis dan
seimbang dapat terwujud dengan baik.

2. Alam lingkungan yang baik dapat terwujud bila manusia juga menjaganya
dengan baik pula dimana manusia harus berani menyatakan diri bersahabat
dengan alam sehingga terjadilah keharmonisan antara manusia dengan
alam bila semuanya menjaga dan memeliharanya dengan bijaksana.

G. TUGAS

Buatlah Puisi tentang persahabatanku dengan alam lingkunganku

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 139

ORANG BERIMAN MENJAGA KEUTUHAN CIPTAAN

H. UJI KOMPETENSI

1. Bagaimana wujud syukur manusia terhadap alam yang telah dianugerahkan
oleh Tuhan ?

2. Jelaskan bentuk-bentuk kerusakan alam yang ada di negara kita !
3. Mengapa manusia harus bersahabat dengan alam ?
4. Usaha-usaha apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menjaga dan

memelihara kelestarian alam ?
5. Bagaimana sikapmu terhadap lingkungan alam yang diperuntukkan bagi

hidup manusia berdasarkan Kitab Kejadian 1: 26 - 31 ?

I. DOA PENUTUP

Guru menunjuk siswa dalam mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan
berdoa

Yayasan Tarakanita Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas IX 140

BAB Sekolah Menengah Pertama

5 ORANG BERIMAN MEMBANGUN PERSAUDARAAN
DENGAN SEMUA ORANG

A. KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN :
Berbeda tetapi satu

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.8 Memahami ajaran Gereja 3.8.1 Menjelaskan penyebab timbulnya konflik antarumat
tentang persaudaraan beragama
sejati dengan penganut
agama dan kepercayaan 3.8.2 Menjelaskan pentingnya toleransi antarumat
lain beragama

3.8.3 Menjelaskan usaha untuk menjaga kerukunan antar
umat beragama

3.8.4 Menjelaskan ajaran Gereja tentang kebersamaan
antar umat beragama

4.8 Melakukan aktivitas (misal 4.8.1 Melakukan aktivitas (misalnya membuat karya kartu
: mengucapkan selamat ucapan kepada teman yang merayakan hari besar
hari raya kepada teman sesuai agamanya
yang berbeda agama ,
wawancara dengan teman 4.8.2 Membuat refleksi tertulis terkait dengan pemberian
yang berbeda agama ucapan kepada teman yang merayakan hari besar
agamanya

Tujuan Pembelajaran

Melalui model pembelajaran saintifik, siswa mampu memahami persaudaraan sejati dengan
penganut agama dan kepercayaan lain sesuai dengan ajaran Gereja .

141

KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN

Pengantar 142

Dahulu Bangsa Indonesia sangat terkenal
masyarakatnya yang damai, guyub, gotong royong,
dan ramah tamah sekalipun Di Indonesia itu banyak
agama, suku, Bahasa dan ras-nya namun tetap
terwujudnya persatuan dan kesatuan. Pada saat itu,
Generasi muda menjadi pelopor persatuan bangsa,
28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah bagi
bangsa Indonesia untuk menunjukkan jati diri bangsa
yang memiliki tekad tetap bersatu walaupun berbeda-
beda. Namun akhir-akhir ini kita disadarkan bahwa
persaudaraan sejati yang dulu pernah ada kini harus
diupayakan dan diperjuangkan kembali , karena nilai-
nilai persaudaraan sejati yang pernah ada sedikit-demi
sedikit tergerus oleh perkembangan jaman . Nah
saatnya bagi kalian semua sebagai generasi muda ikut
ambil bagian dalam mewujudkan persaudaraan sejati
melalui cara-cara orang muda yang kreatif.

Maka dalam sub bab ini tentang
kemajemukan agama dan kepercayaan akan kita
dalam bersama sehingga sebagai umat beragama dapat
menyumbangkan hal positif demi kerukunan antar
umat beragama dan kesejahteraan seluruh masyarakat
Indonesia. Remaja katolik punya peran yang besar
dalam mewujudkan persaudaraan sejati di dalam
masyarakat Indonesia.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas

KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN

Doa Pembuka

Allah Bapa yang bertahta dalam surga, kami mengucap syukur atas segala
rahmat dan kemurahanMu. Engkau telah memberikan kepada Bangsa
Indonesia kekayaan budaya, agama, suku, ras dan alam yang berlimpah.
Engkau menunjukkan kasihMu yang begitu besar kepada kami semua sebagai
masyarakat Indonesia.
Semoga melalui materi kemajemukan agama dan kepercayaan , kami mampu
menemukan makna hidup dan mewujudkan kehendak Allah dalam hidup
bersama yang saling mengasihi, saling menghargai dan saling membantu
dalam hidup sehari-hari. Doa ini kami mhunjukkan kepadaMu dengan
pereantaraan Krsitus Tuhan kami,amin

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 143

KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN

Menyimak Video

1. Mengamati
Siswa aktif menemukan pesan dari video : 7 Pemuda , 7

agama berbeda bertemu, bisa toleran ? Dan video lintas agama berbicara
tentang keragaman agama, suku dan budaya

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 144

KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN

Ajaran Gereja Katolik

Ajaran Gereja Katolik tentang
hubungan antarumat beragama
Nostra Aetate artikel 1 dan 2

.
Sikap Gereja Katolik
Nostra Aetate artikel 1:
Gereja Katolik secara nyata mendukung terciptanya persaudaraan sejati dalam kehidupan
bersama termasuk dengan mereka yang berbeda agama dan kepercayaan baik melalui dialog
kehidiupan maupun dialog karya karena semua bangsa meruapakan satu masyarakat
mempunyai satu asal , sebab Allah menempatkan seluruh manusia di bumi dan semua
manusia mempunyai tujuan akhir yang satu Allah.
Nostra Aetate , artikel 2:
Gereja Katolik tidak menolak apapun yang benar dan suci dalam agama-agama lain.
Gereja Katolik juga mengajak seluruh umatnya agar dengan bijaksana dan penuh
cinta kasih untuk mengadakan dialog karya dan kerjasama dengan agama lain dan
kepercayaan agar terwujdlah suasana kehiduapan yang harmonis, rukun dan damai.

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 145

KEMAJEMUKAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN

2. Menanya :
Guru menanyakan pada siswa rumusan pertanyaan sesuai dengan IPK

Materi Pertanyaan :
1 Jelaskan penyebab timbulnya konflik antarumat beragama
2 Jelaskan pentingnya toleransi antarumat beragama
3 Jelaskan usaha untuk menjaga kerukunan antarumat beragama
4 Jelaskan ajaran Gereja tentang kebersamaan antarumat beragama

3. Mengeksplorasi :
Siswa menyampaikan pendapatnya terhadap video dan poster yang berkaitan dengan
kemajemukan agama dan kepercayaan .

Yayasan Tarakanita, Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 146


Click to View FlipBook Version