The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by E-Library Pusbekmatau, 2023-11-06 00:31:04

BP3M DISMATAU

BP3M DISMATAU

Keywords: BUKU

TERBATAS 2 TERBATAS Distribusi. Distribusi adalah segala usaha dan kegiatan yang meliputi penyelenggaraan penerimaan, penyimpanan dan penyaluran materiil, fasilitas dan jasa kepada satuan pengguna dan/atau depotdepot materiil. Due Out a. Suatu kegiatan ataupun data yang menyatakan jumlah suatu item materiil yang diminta pemakai, tetapi pada saat itu belum dapat dipenuhi karena persediaan kosong atau persediaan tidak cukup. b. An obligation assumed and recorded by any supply echelon to issue at a subsequent date a requested item which was not immediately available for supply but one for which source of supply has been established (AFM 67-1). Due In a. Suatu kegiatan atupun data, yang menyatakan jumlah suatu item materiil sudah dalam pesanan ini diharapkan dengan pasti akan diterima dalam periode waktu yang diprogramkan. b. The quantity of unsupplied items on requets submitted by unit supply officer to higher supply echelons, or items unsupplied by contractor (AFM 67-1). End Item a. Gabungan dari komponen, bagian-bagian (parts) dan materiil lainnya dalam suatu komposisi barang jadi yang mempunyai fungsi khusus, misalnya mesin mobil, mesin pesawat, generator pesawat dan sebagainya. b. A final combination of a product, component part and/or material is ready for its intended use. (AFM 67-9). Expendable Item a. Item yang kehilangan identitas aslinya selama pemakaian, tetapi identitasnya dapat dikembalikan dan "life time"nya dapat diperpanjang setelah melalui perbaikan. b. Items which are consumed in use or which lose their original identity during periods of use by incoperation into, or attachment upon, another assembley (AFM 67-1) LAMPIRAN “A-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS 3 TERBATAS Freight Forwarder. Perwakilan yang ditunjuk oleh suatu negara pembeli/langganan untuk melaksanakan/mengawasi pengiriman materiil. Gudang. Gudang adalah suatu bangunan atau lapangan terbuka yang digunakan untuk menyimpan barang-barang milik negara sesuai tuntutan perlakuan barang yang bersangkutan, aman terhadap pencurian maupun kerusakan barang yang disimpan, dilengkapi dengan tata usaha pelaksana administrasi dan dikepalai oleh Seorang Kepala Gudang. Gudang Persediaan Pangkalan. Gudang persediaan pangkalan adalah gudang yang berfungsi sebagai persediaan yang menerima, menyimpan dan mengeluarkan materiil berasal dari gudang persediaan pusat, pengadaan lokal atau sumber lain dan melayani pengeluaran secara eceran. Gudang Persediaan Pusat. Gudang persediaan pusat adalah gudang yang berfungsi sebagai gudang persediaan pusat yang menerima, menyimpan dan mengeluarkan materiil berasal dari pengadaan terpusat, pemindahan persediaan atau sumber lain. Pengeluaran materiil dari gudang ini ditujukan untuk pengisian gudang persediaan pangkalan dalam bentuk "BULK" dan tidak melayani eceran. Initial Spares. Initial spares adalah sejumlah suku cadang (Spare parts) yang disediakan pada tahap awal pengadaan Sista baru untuk memenuhi kebutuhan dalam jangka waktu tertentu, suku cadang tersebut biasanya merupakan satu paket dengan Sista yang diadakan. Inname. Inname adalah proses pertanggungjawaban perbendaharaan terhadap materiil yang diserahkan dari pihak kedua ke Gudang Penerimaan melalui suatu pemeriksaan oleh Panitia dengan menitik beratkan pada dokumen, jumlah barang, spesifikasi barang dan kondisi barang. Inventaris/Inventory. Inventaris/inventory adalah semua materiil yang harus dipertanggung-jawabkan sebagai kekayaan negara, baik yang berkedudukan sebagai persediaan maupun yang berkedudukan sebagai materiil dalam pemakaian. Inventarisasi Materiil. Inventarisasi materiil adalah suatu upaya yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan pencatatan dan pengumpulan data materiil yang berada dalam persediaan maupun dalam pemakaian. Katalogisasi. Katalogisasi adalah suatu proses pemberian nama/nomenklatur, penelitian /identifikasi, pengelompokan/klasifikasi, pemberian nama/kodifikasi suatu barang dengan menggunakan suatu sistem yang dianut serta mempublikasikan hasilnya. LAMPIRAN “A-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS 4 TERBATAS Ordonatur Materiil. Ordonatur materiil adalah seorang yang karena jabatannya diberi tugas pengurusan umum materiil dengan mendapatkan wewenang untuk menetapkan, memberi kuasa serta memerintahkan tindakan yang dapat mengakibatkan penerimaan, penyimpanan, pengeluaran dan pertanggungjawaban dalam pemakaian serta penghapusan. Pengendalian Inventaris (Inventory Control). Pengendalian inventaris adalah segala usaha kegiatan dan pekerjaan mengenai penyelenggaraan fungsi-fungsi perencanaan kebutuhan, penyusunan katalog, program dan anggaran materiil, pengadaan, perumusan dasar bagi penentuan pengeluaran, pengarahan distribusi rebuil, overhaul, redistribusi dan penghapusan materiil. RMB (Reglement Van Het Materiil Beheer). RMB adalah peraturan tentang pengurusan materiil meliputi peraturan umum untuk materiil, kepanitiaan untuk pembekalan, pengurusan gudang maupun pengurusan dan pertanggungjawaban materiil dalam pinjaman serta segala sesuatu yang bersangkutan dengan itu. Terminal. Terminal adalah suatu instalasi dengan fasilitas muat bongkar sebagai tempat persinggahan dan pergantian mode angkutan. Uitklaring. Uitklaring adalah suatu proses penyelesaian pengeluaran barang/materiil melalui daerah Pabean disuatu pelabuhan tertentu, sesuai dengan ketentuan-ketentuan Pabean yang berlaku. UUPI (Undang-undang Perbendaharaan Indonesia). UUPI adalah undang-undang yang mengatur cara pengurusan dan pertanggungjawaban Keuangan Negara. LAMPIRAN “A-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS RUJUKAN PERATURAN PETUNJUK/KETETAPAN PENYELENGARAAN PEMBEKALAN 1. Peraturan Menteri Pertahanan Nomor Per/19/M/X/2007 tanggal 30 Oktober 2007 tentang Pokok-pokok Penyelenggaraan Perbendaharaan Materiil di Lingkungan Departemen Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia 2. Surat Keputusan kepala Staf TNI AU Nomor Skep/20/III/1996 tanggal 7 Maret 1996 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi di Lingkungan TNI Angkatan Udara. 3. Surat Keputusan kepala Staf TNI AU Nomor Skep/147/VII/1996 tanggal 20 Juli 1996 tentang Buku petunjuk Pelaksanaan TNI AU tentang Pengadaan Barang dan Jasa Secara Lokal 4. Surat Keputusan kepala Staf TNI AU Nomor Skep/116/IXI/2002 tanggal 30 September 2002 tentang Terminologi TNI Angkatan Udara. 5. Surat Keputusan Kasau Nomor : Skep/396/XII/2004 tanggal 22 Desember 2004 tentang Buku Petunjuk pelaksanaan TNI AU tentang Penyelenggaraan Inventarisasi dan Penatausahaan Barang Milik/Kekayaan Negara 6. Surat Keputusan kepala Staf TNI AU Nomor Skep/474/XII/2006 tanggal 28 Desember 2006 tentang Naskah Sementara Buku Petunjuk Induk TNI AU tentang Logistik. 7. Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Perkasau/18/III/2009 tanggal 20 Maret 2009 tentang Buku Petunjuk Pelaksanaan TNI AU tentang Penyelenggaraan Administrasi Perbendaharaan Materiil. LAMPIRAN “A-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS KODE INSTANSI PEMBINA ITEM TNI ANGKATAN UDARA (REF. SKEP KASAU NOMOR : SKEP/396/XII/2004 TANGGAL 22 Desember 2004) NOMOR ORGANISASI KODE WEWENANG & TANGGUNG JAWAB URUT IKMN TNI UDARA PPBI IKMN 1 2 3 4 5 1 2 PBI PPBI Aslog Kasau Pelimpahan Wewenang Dismatau dan Disfaskonau a. Disinfolahtaau 1 Seluruh barang milik negara/kekayaan negara di lingkungan TNI Angkatan udara, Dismatau untuk Barang Bergerak dan Disfaskonau untuk Barang Tidak Bergerak * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi & Alat Penolong -CBT * Lain-Lain - EIS - Photo Base b. Dislitbangau 2 * Sarana Bantuan - Peralatan Litbang c. Dispamsanau 3 * Senjata Amunisi dan Bahan peledak - Explosive dan Chemical Detector (untuk pengamanan) * Sarana Komunikasi -Sarana Komunikasi Khusus Pengamanan/persandian. * Lain-Lain -Matsus Intelpam -matsus base Pengamanan -X-Ray (untuk Pengamanan) d. Dissurpotrudau 4 * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi dan Alat Penolong - Alat Instruksi Pemotretan Udara. *Alat Uji/Peralatan Udara. * Alat Uji/Peralatan laboratorium -Peralatan Survey, Pemetaan, Pemotretan Udara & Inderaja -Matsus Surta & Potrud. e. Dispenau 5 *LAIN-LAIN -Perawatan/matsus penerangan -Pustaka Umum -Museum dan benda bersejarah -Monumen f. Disbangopsau 6 * Senjata Amunisi & Bahan Peledak -Target Udara dan Kelengkapannya * Sarana Komunikasi 1 2 3 4 5 LAMPIRAN “B-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS 2 TERBATAS - VCP * Sarana Bantuan - peralatan pencarian dan penyelamatan (SAR) & crash team * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi & Alat Penolong - Peralatan penolong - AWWS - Simulator battle of mission - Peralatan air weapon scoring board manual - Alat instruksi meteo - Alat instruksi pengawas lalu lintas udara * Alat Uji/Peralatan laboratorium - Alat uji peralatan meteorogi *Fasilitas & Instalasi - Crash/arresting carrier - Runway lighting & taxi way lighting * Lain-Lain - Peralatan/matsus meteo (pengamatan cuaca) -Peralatan PLLU - Matsus anti nubika - Peralatan khusus pasukan - Peralatan pullahta meteo - Ablanav perorangan - Alkom penerbangan - Informasi penerbangan - Peralatan keterminalan - peralatan kamhanlan g.Dislambangjaau 7 * Sarana Bantuan - Peralatan keselamatan terbang (non pesawat) - Peralatan keselamatan kerja - Peralatan survival (non pesawat) *Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Peralatan laboratorium lambang *Lain-lain - Cresh helmet penerbang h.Dispotdirga 8 *lain-lain - Helicopter radio control - V control (V/C) - Radio control (untuk pesawat aerodelling) - Pesawat aeromodelling bermotor - Chuck gilder 1 2 3 4 5


TERBATAS 3 TERBATAS - Tools kit aeromodelling - Stocked tool case (untuk chuck Guilder) - Bahan bakar pesawat aeromodelling bermotor i. Disdikau 9 * Peralatan Pelatihan, Alat instruksi & Alat Penolong - Alat Instruksi radar - Alat Instruksi peluru kendali darat udara - Alat Instruksi senjata amunisi dan bahan peledak - Alat Instruksi peralatan komunikasi - Alat Instruksi peralatan bantuan navigasi - Alat Instruksi elektronika khusus - Alat Instrukis sarana khusus - Alat Insutruksi elektronika - Alat Instruksi sistem pesawat terbang * Alat Uji/Peralatan Laboratorium bahasa * Lain-lain - Pustaka untuk Pendidikan j. Diswatpersau 10 * Bekal Umum - Alat musik k. Diskesau 11 * Bekal Umum - Alat olah raga/rekreasi l. Pomau 12 * Sarana Bantuan - Peralatan khusus Pomau * Peralatan Pelatih, Alat Instruksi & Alat Penolong - Alat Instruksi Pomau *Lain-lain - Peralatan khusus Pomau - Satwa Brigan Pomau - Alongins Pendidikan Kepolisian Pomau - laboratorium kriminal m. Dismatau 13 *Peluru Kendali Darat ke Udara - Kendaraan khusus * Sarana komunikasi - Kendaraan bermotor umum * Sarana Bantuan - Kendaraan bermotor umum - Kendaraan bermotor khusus - Alat Pembersih (sweeper) runway - Alat Pembersih (sweeper) hanggar - Peralatan PK (non pesawat) - Peralatan pergudangan


TERBATAS 4 TERBATAS - Peralatan perminyakan besar * Bahan Bakar Minyak,Pelumas & Kimia *Sarana Fasilitas BMP - Refueller. Brioger - Tanki, SPBT *Kenzernering dan Alsatri lainnya - Alsintor *Peralatan Pelatihan,alat Instruksi non elektronika *Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Laboratorium BMP *Lain-lain - Mesin Fotocopy - Rak Arsip - Alat Penghancur kertas - Peralatan jilid/cetak n. Disaeroau 14 * Pesawat Terbang - Air frame - Engine pesawat dan aksesorisnya - Propeller dan aksesorisnya - Rotor dan aksesorisnya - Instrumen * Peluru kendali Darat ke Udara - Roket dan aksesorisnya - Peluncuran dan aksesorisnya * Senjata Amunisi & Bahan Peledak - Persenjataan Udara - Persenjataan Darat - Amunisi - Bahan peledak - Alat pencari ranjau/bom (untuk demolisi) - Peralatan & perlengkapan khusus untuk penanganan & pemeliharaan senjata amunisi& bahan peledak - External store * Sarana bantuan - Peralatan pencucian pesawat - Ground support equipment (power & non power) - Peralatan keselamatan terbang (pesawat) - Peralatan survival kelengkapan pesawat


TERBATAS 5 TERBATAS - Peralatan PK (pesawat) - Peralatan pembengkelan udara - Peralatan perbengkelan pesawat terbang dan senjata - Peralatan lin/lox-plant - Kompresor - Peralatan PK (pesawat) - Peralatan pembengkelan udara - Peralatan uji mekanis - Peralatan laboratorium mekanis - Perkakas (tools) non elektronik * Kimia - Peralatan Oxygen dan nitrogen * Alat uji/peralatan laboratorium - Alat uji komponen pesbang - Engine test cell - Alat Uji senjata udara, darat & ammo o. Diskomlekau 15 * Pesawat terbang - Avionik - Elektronik mission equipment * Radar - Antena - Transmiter - Receiver processing - Display - Komputer radar - Seccondary radar - Sarana komunikasi - Pembangkit tenaga listrik/genset radar - Pengatur suhu udara radar - Perlengkapan san peralatan lainnya *Peluru Kendali darat ke Udara - Sistem pengendalian - Sarana komunikasi - Pembangkit tenaga listrik - Pengatur suhu udara - Peralatan & perlengkapan lainnya *Sarana Komunikasi - Radio komunikasi - Peralatan bantuan navigasi di darat - Peralatan faksimile


TERBATAS 6 TERBATAS - Radio link - P A B X - T D M A - Sistem komunikasi satelit - CCTV - Peralatan telegram - Telepon - Telex - Peralatan in terkom - Public addres/sound system - Pembangkit tenaga listrik/genset senkom - komunikasi Mobil (Komob) *Pernika - Signal intelligance (Sigint) - Pernika awal (ESM) - Perlawanan pernika (ECM) - Pencegahan perlawanan pernika (ECCM) * Sarana Bantuan - peralatan perbengkelan elektronika - Perkakas (tolls) elektrik * Peralatan Pelatihan,Alat Instruksi & Alat Penolong - ADSS - Simulator pesawat terbang - Simulator radar - Simulator pernika - Simulator air base dan airport * Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Alat Uji avionik - Alat Uji radar - Alat Uji radar darat-udara - AUP * Lain-Lain - Komponen pengolah data alat sista - Elektronika khusus - Penangkal petir non bangunan - Tele conference p. Disfaskonau 16 * Sarana Bantuan - Fasilitas pencucian pesawat


TERBATAS 7 TERBATAS - Peralatan alat berat zeni * Alat Uji/Peralatan Laboraturium - Peralatan lab. Mekanika tanah * Fasilitas Dan Instalisi - Bangunan - Runway , taxi way dan apron - Instalisi listrik - Instalisi air - Instalisi gas , angin dan PK - Pembangkit tenaga listrik dan instalisinya - Pompa air - Jalan dan jembatan - Tanah - Alat pengukur suhu digedung (AC) - Alat pengukur kelembaban - Lapangan tembak termaksuk AWR * Lain-lain - Penangkal petir bangunan - Lift q. Korpaskhas 17 * Peralatan Pelatihan , Alat Instruksi & Alat Penolong - Alat instruksi pasukan * Lain-lain - Peralatan khusus Paskhas r. Dispsiau 18 * Materil & Bekal Kesehatan - Peralatan Psikologi Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS 8 TERBATAS


TERBATAS TERBATAS DAFTAR BENDAHARAWAN TNI AU NO INSTANSI BENDAHARAWAN MAT JENIS BARANG PERSEDIAAN KETERANGAN 1 2 3 4 5 1. 2. 3. 4. Dismatau Bekmatpus Koharmatau Depohar 60 Diskesau Pobekkesau Koopsau I Lanud Halim Ka GPP I Ka GPP I Ka GPP II Ka GPP II Ka Lurm Dansatguddiansen Dansatguddianmu Ka Unit Pergudangan Ka GPL Kasi BMP Matsispesbang dan Mat lainnya yang ditetapkan Ordonatur - -idem - - Matsislek dan Mat lain-nya yang ditetapkan Ordonatur - - idem - - Materiil hasil penada an barang/jasa oleh pusat Materiil senjata Materiil Amonisi Materiil Kesehatan yang disimpan di gudang kesehatan Materiil/ barang per sediaan Materiil BMP yang berstatus sediaan pusat LAMPIRAN “B-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS 2 TERBATAS 1 2 3 4 5 5. 6. Lanud Atang Lanud Pekan Baru Koopsau II Lanud Iswahyudi Lanud Abd Saleh Lanud Hsn Lanud Surabaya Kodikau Lanud Adi Lanud Smo Lanud Slm Ka GPL Ka GPL Ka GPL Ka GPL Ka GPL Kasi BMP Ka GPL Ka GPL Ka GPL Ka GPL Materiil / barang Per- sediaan - - idem - - Materiil/barang Persediaan - - idem - - - - idem - - Materiil BMP yang ber-status sediaan pusat Materiil/barang Persediaan Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI LAMPIRAN “B-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN KEGIATAN PENGELUARAN MATERIIL DI GUDANG PERSEDIAAN PUSAT NO URAIAN KEGIATAN G P P BEKMATPUS DI SMAT G P L SIKAL LANUD 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Menetapkan pagu persediaan materiil di GPL. a.Melaporkan pengeluaran materiil (bentuk 40200 dan 40400). b.Mengajukan permintaan satuan pemakai yang tidak terdapat dalam persediaan di GPL. Memantau status persediaan materiil di GPL. Memproses permintaan materiil yang tidak terdapat dalam persediaan di GPL. a.Menilai permintaan yanmg di ajukan dan mengusakan pemenuhanya. b.menerbitkan surat perintah pengalokasian materiil (bentuk 40510). Menandatangani bentuk 40510 bagi pengalokasian materiil untuk memenuhi permintaan satuan pemakai serta mengkartukan status persediaan di GPP. Menyiapkan dan mengalokasikan materiil baik untuk memulihkan pagu persediaan GPL maupun untuk memenuhi permintaan satuan pemakai. Menerima alokasi materiil serta menandatangani dan mendistribusikan bentuk 40510. Menandatangani bentuk 40510 bagi pengalokasian materiil untuk pemulihan pagu persediaan di GPL serta mengkartukan status persediaan di GPP. Mengesahkan pengolokasian materiil bentuk 40510 serta mendistribusikannya. o o o o o o o o o o o o o LAMPIRAN “C-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "BENCH STOCK" DI GUDANG PERSEDIAAN PANGKALAN NOMOR URAIAN KEGIATAN GPP DISMATAU SIKAL LANUD GPL SIKAL SKD TB 1. Menggelarkan persediaan awal materiil "bench stock" berdasarkan daftar O otorisasi yang ditetapkan oleh Dislog Lanud (bentuk 40400). 2. a. Menerima dan menyiapkan materiil yang digelarkan oleh GPL serta O melayani kebutuhan satuan pemakai. b. Melaporkan pemakaian materiil "bench stock" (bentuk 45100) serta mengajukan permintaan O yang tidak terdapat dalam daftar otorisasi materiil di Titik Bekal (bentuk 40200). 3. a. Meneliti bentuk 40200, 45100 dan menyiapkan bentuk pemulihan sediaan “Bench stock” di Titik Bekal (bentuk 40400). O b. Menilai pemakaian dan pengajuan kebutuhan materiil 'bench stock" serta menentukan daftar otorisasi materiil di Titik Bekal. O c. Memproses pemulihan materiil "Bench stock” di Titik Bekal dengan menyelesaikan O pengesahan bentuk 40400 dan mengirimkannya ke GPL. d. Mengajukan kebutuhan materiil yang tidak terdapat dalam persediaan O GPL dan mendistribusikan bentuk 40200 dan 40400. 4. Mengalokasikan materiil “bench stock” untuk memenenuhi permintaan satuan O pemakai serta permulihan pagu persediaan di Titik Bekal (bentuk 40400) dan mengirimkan arsip bentuk 40400. 5. a. Menilai pengajuan permintaan materiel "bench stock”. O b. Memproses pengusahaan materiil yang tidak terdapat dalam.persediaan O di GPP. c. Menerbitkan perintah pengeluaran materiil untuk memenuhi permintaan O satuan pemakai (bentuk 40510). 6. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil O “bench stock" kepada satuan pemakai. 7. Mengalokasikan materiil "bench stock" baik untuk memenuhi permintaan satuan O maupun untuk memulihkan pagu persediaan di GPL berdasarkan bentuk 40510. 8. Menerima alokasi materiil "bench stock" serta menandatangani dan mengirimkan O bentuk 40510 ke Sikal untuk disahkan Danlanud dan didistribusikan. 9. Mengajukan bentuk 40510 untuk disahkan Danlanud untuk selanjutnya didistribusikan. O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "EXPENDABLE" DI GUDANG PERSEDIAAN PANGKALAN NOMOR URAIAN KEGIATAN GPP DISMATAU SIKAL LANUD GPL SIKAL SKD TB 1. Menggelarkan persediaan awal materiIl “expendable" berdasarkan daftar otorisasi O yang ditetapkan oleh Dislog Lanud (bentuk 40400) 2. a. Menerima dan menyiapkan materiil yang digelarkan serta melayani kebutuhan O satuan pemakai. b. Melaporkan pengeluaran materiil “expendable" (bentuk 40200) serta mengajukan O permintaan yang tidak terdapat dalam daftar otorisasi materiil di titik bekal. 3. a. Menilai laju pemakaian dan mengaiukan permintaan materiil “expendable" serta menentukan daftar otorisasi materiil di titik bekal. O b. Memproses pengajuan materiil “expendable” di titik bekal dengan menyelesaikan pengesahan bentuk 40200 dan mengirimkannya ke GPL. O c. Mengajukan kebutuhan materiil “expendable" yang tidak terdapat dalam persediaan di GPL dan mendistribusikan bentuk 40200. O 4. a. Memenuhi permintaan satuan pemakai berdasarkan bentuk 40200 yang sudah disahkan Dan lanud. O b. Mengeluarkan materiil ”expendable” dengan bentuk 40200 ke titik bekal berdasarkan bentuk 40200 yang sudah disahkan Dan lanud. O 5. a. Menilai pengajuan permintaan materiil “expendable" . O b. Memproses pengusahaan materiil “expendable" yang tidak terdapat dalam persediaan di GPP. O c. Menyampaikan status permintaan kepada satuan pemakai. O d. Menerbitkan perintah pengeluaran materiil “expendable" untuk memenuhi permintaan satuan pemakai (bentuk 40510). O 6. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil “expendable" kepada satuan pemakai. O 7. Mengalokasikan materiil “expendable " baik untuk memenuhi permintaan satuan pemakai maupun untuk memulihkan pagu persediaan di GPL. O 8. a. Menerima alokasi materiil " expendable " dan menandatangani serta mengirimkan bentuk 40510 ke Sikal untuk disahkan Dan lanud dan didistribusikan. O b. Mengalokasikan materiil “ expendable" ke titik bekal untuk melayani satuan pemakai. O 9. Menerima dan menyiapkan materiil “ expendable " serta melaporkan penggunaannya ke Sikal Skadron untuk diteruskan ke Sikal Lanud. O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI LAMPIRAN “C-3” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "REPAIRABLE" DI GUDANG PERSEDIAAN PANGKALAN NOMOR URAIAN KEGIATAN BENGKEL DITMATAU GPP SIKAL LANUD GPL SIKAL SKD TB 1. Mengelarkan sediaan "repairable" sesuai dengan daftar otorisasi materiil yang O ditetapkan oleh Dislog Lanud. 2. a. Menerima dan menyiapkan materiil “repairable” untuk melayani satuan pemakai O serta menyiapkan bentuk 41300. b. Melaporkan pengeluaran serta mengajukan permintaan “repairable” yang tidak O terdapat dalam daftar otorisasi di titik bekal (bentuk 40200). c. Mengirimkan "repairable" "US' dan bentuk 41300 atau menyiapkan bentuk 40171. O d. Mengirimkan bentuk 40171 ke sikal lanud dan arsip di sikal skadron. (untuk perbaikan intern satuan). O 3. Memenuhi sediaan “repairable” guna mengganti pengeluaran di titik bekal (bentuk 40200) O dan mengirimkan bentuk 40200 dan 41300 ke sikal lanud. 4. Menilai pengeluaran dan menentukan daftar "repairable" yang digelarkan di titik O bekal serta menyiapkan bentuk 40170 untuk disahkan Danlanud, untuk selanjutnya diserahkan GPL. 5. a. Mengirimkan "repairable” “US” ke tempat perbaikan ( bentuk 40170). O b. Mengirimkan bentuk 40200 dan 40170 ke sikal lanud. O 6. a. Menerima “repairable" US" dan menetapkan statusnya. O b. Mendistribusikan bentuk 40170. O 7. a. Memantau status "repairable" yang diotorisasikan di lanud (bentuk 40200, 40170 dan 40171). O b. Malaporkan persediaan "repairable” di GPL yang kritis kepada dismatau dan O mengajukan kebutuhan “repairable" baru kepada binitem. 8. a. Memantau status persediaan “repairable” di GPL (bentuk 40200 dan 40170). O b. Menilai pengajuan kebutuhan dari Binitem serta mengusahakan persediaan O “repairable”, baik pengadaan "repairable” baru ("new item") maupun penggantian/ Penambahan jumlah "repairable* yang diotorisasikan. c. Menyampaikan status permintaan kepada satuan pemakai. O d. Menerbitkan perintah pengeluaran "repairable", baik untuk memulihkan pagu O Persediaan di GPL maupun memenuhi kebutuhan sataun pemakai (bentuk 40510). 9. Memantau pemenuhan kebutuhan/perbaikan "repairable" dan memberikan status permintaan O kepada satuan pemakai. 10. Menerima status permintaan materiil "repairable" untuk diteruskan ke satuan pemakai. O 11. Mengalokasikan sediaan ”repairable” (Bentuk 405I0). O 12. Mengembalikan "repairable" yang selesai diperbaiki (bentuk 40400). O 13. a. Menerima alokasi sediaan "repairable", baik dari GPP maupun dari tempat O perbaikan serta mengirimkan bentuk 40400 dan 40510 ke sikal. O MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-4” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS 2 TERBATAS NOMOR URAIAN KEGIATAN BENGKEL DISMATAU GPP SIKAL LANUD GPL SIKAL SKD TB 14. Menerima dan menyiapkan materiil, "repairable" serta melaporkan penggunaannya ke sikal skadron untuk di teruskan ke sikal lanud. O 15. Mengirimkan bentuk 40400 dam 40510 ke sikal lanud. O 16. Mendistribusikan bentuk 40400 dan 40510 yang telah disahkan Dan lanud. O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI LAMPIRAN “C-4” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "BENCH STOCK" DI TITIK BEKAL JAJARAN DEPOHAR 10, 20, 30, 40, 50, DAN 70 SERTA SATRAD NO URAIAN KEGIATAN DISMATAU GPP DISBIN DISRENDALHAR GPD TB SATHAR MEKANIK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Menggelarkan sediaan awal materiil Bench stock sesuai dengan pagu persediaan yang ditentukan oleh Disbin (Bentuk 40400). a. Menerima, memeriksa dan mencocokkan materiil sesuai dengan bentuk pengeluaran barang yang menyertai (bentuk 40400) b. Menempatkan dan merawat materiil sesuai dengan ketentuan pergudangan c. Menyiapkan materiil Bench stock di Bench stock trolley atau di rak maxibin guna melayani kebutuhan pemeliharaan a. Menggunakan materiil bench stock dan mencatat pemakaiannya pada kartu kotak (bentuk 42350). b. Mengajukan permintaan materiil bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di titik bekal Sathar. a. Mengambil trolley dari tempat pekerjaan pemeliharaan setiap hari selesainya pekerjaan pemeliharaan. b. Membuat rekapitulasi pemakaian materiil bench stock di trolley/maxibin, menuangkan dalam laporan pemakaian (bentuk 45100), serta mendistribusikannya kepada Titik Bekal Depo, Disbin dan Disrendalhar. c. Memproses permintaan materiiI bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di Titik Bekal Sathar dengan menyiapkan bentuk permintaan/pengeluaran (bentuk 40200). Menilai laju pemakaian materiil bench stock dan sediaan yang bersifat “standby” serta mengendalikan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. a. Mengendalikan pemakaian materiil bench stock b. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan materiil bench stock. Menilai pengajuan kebutuhan dan menentukan pagu persediaan materiil ”bench stock” di Titik Bekal Sathar a. Memantau status persediaan materiil”bench stock” di Titik Bekal Sathar. b. Memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. Mengajukan permintaan materiil ”bench stock” yang tidak tersedia di Titik Bekal Depo a. Menilai pengajuan permintaan materiil ”bench stock” b. Memproses pengusahaan materiil ”bench stock” yang tidak terdapat dalam persediaan di GPP. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil ”bench stock” Menyampaikan status permintaan materiil ”bench stock” kepada satuan pemakai. Menerbitkan perintah pengeluaran materiil ”bench stock” untuk memenuhi kebutuhan satuan pemakai (bentuk 40510). Mengalokasikan materiil ”bench stock” sesuai dengan instruksi Kadismatau. a. Menerima alokasi materiil ”bench stock” serta menandatangani dan mendistribusikan bentuk ”40510”. b. Mengeluarkan materiil ”bench stock” baik untuk memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar (bentuk ”40400”) maupun memenuhi satuan pemakai (bentuk 40200). Menerima materiil ”bench stock” dan menandatangani bentuk pengeluaran barang O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-5” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "BENCH STOCK" DI TITIK BEKAL JAJARAN DEPOSENMU 60 NO URAIAN KEGIATAN ASLOG KASAU GPP DISBIN DISRENDALHAR GPD TB SATHAR MEKANIK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Menggelarkan sediaan awal materiil Bench stock sesuai dengan pagu persediaan yang ditentukan oleh Disbin (Bentuk 40400). a. Menerima, memeriksa dan mencocokkan materiil sesuai dengan bentuk pengeluaran barang yang menyertai (bentuk 40400) b. Menempatkan dan merawat materiil sesuai dengan ketentuan pergudangan c. Menyiapkan materiil Bench stock di Bench stock trolley atau di rak maxibin guna melayani kebutuhan pemeliharaan a. Menggunakan materiil bench stock dan mencatat pemakaiannya pada kartu kotak (bentuk 42350). b. Mengajukan permintaan materiil bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di titik bekal Sathar. a. Mengambil trolley dari tempat pekerjaan pemeliharaan setiap hari selesainya pekerjaan pemeliharaan. b. Membuat rekapitulasi pemakaian materiil bench stock di trolley/maxibin, menuangkan dalam laporan pemakaian (bentuk 45100), serta mendistribusikannya kepada Titik Bekal Depo, Disbin dan Disrendalhar. c. Memproses permintaan materiiI bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di Titik Bekal Sathar dengan menyiapkan bentuk permintaan/pengeluaran (bentuk 40200). Menilai laju pemakaian materiil bench stock dan sediaan yang bersifat “standby” serta mengendalikan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. a. Mengendalikan pemakaian materiil bench stock b. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan materiil bench stock. Menilai pengajuan kebutuhan dan menentukan pagu persediaan materiil ”bench stock” di Titik Bekal Sathar a. Memantau status persediaan materiil”bench stock” di Titik Bekal Sathar. b. Memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. Mengajukan permintaan materiil ”bench stock” yang tidak tersedia di Titik Bekal Depo a. Menilai pengajuan permintaan materiil ”bench stock” b. Memproses pengusahaan materiil ”bench stock” yang tidak terdapat dalam persediaan di GPP. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil ”bench stock” Menyampaikan status permintaan materiil ”bench stock” kepada satuan pemakai. Menerbitkan perintah pengeluaran materiil ”bench stock” untuk memenuhi kebutuhan satuan pemakai (bentuk 40510). Mengalokasikan materiil ”bench stock” sesuai dengan instruksi Kadismatau. a. Menerima alokasi materiil ”bench stock” serta menandatangani dan mendistribusikan bentuk ”40510”. b. Mengeluarkan materiil ”bench stock” baik untuk memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar (bentuk ”40400”) maupun memenuhi satuan pemakai (bentuk 40200). Menerima materiil ”bench stock” dan menandatangani bentuk pengeluaran barang O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-6” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "EXPENDABLE" DI TITIK BEKAL JAJARAN DEPOHAR 10, 20, 30, 40, 50, DAN 70 SERTA SATRAD NO URAIAN KEGIATAN DISMATAU GPP GPL DISBIN DISRENDALHAR TB SATHAR MEKANIK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Mengalokasikan materiil “expendable” atau paket/kit dengan instruksi Kadismatau (bentuk,”40510”). a. Menerima, memeriksa dan mencocokkan materiil sesuai dengan dokumen pengeluaran barang serta meneruskan bentuk “40510” kepada Disbin. b. Menempatkan dan merawat materiil sesuai dengan ketentuan pergudangan. c. Menyiapkan materiil dalam bentuk paket/kit yang diperlukan untuk pemeliharaan Melayani permintaan mekanik dengan menyiapkan bentuk permintaan dan pengeluaran (bentuk “40200') serta menyerahkan materiil “expendable”/kit yang diminta. Menandatangani bentuk “40200” serta menerima materiil “expendable”/kit. a. Mendistribusikan bentuk “40200” yang sudah ditandatangani ke Disbin dan Disrendalhar. b. Memproses permintaan materiil “expendable” yang tidak terdapat di Titik Bekal Sathar. Menilai pemakaian materiil “expendable”/kit. a. Mengendalikan pemakaian materiil “expendable”/kit. b. Menyusun kebutuhan jenis dan jumlah materiil yang perlu disiapkan di Titik Bekal Sathar. c. Mengajukan kebutuhan materiil “expendable”. Mengajukan permintaan materiil “expendable” yang tidak terdapat di Titik Bekal Sathar. a. Menilai pengajuan permintaan materiil “expendable”. b. Memproses pengusahaan materiil “expendable” yang tidak terdapat di Titik Bekal Sathar. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil “expendable” kepada satuan pemakai. Menerima status permintaan materiil “expendable”. Menerbitkan instruksi pengeluaran materiil “expendable” untuk memenuhi permintaan satuan pemakai. Mengalokasikan materiil “expendable” sesuai dengan instruksi Kadismatau (bentuk “40510”/”40400”/"40200"). Menerima alokasi materiil dan menandatangani bentuk pengeluaran barang. O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-7” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN MATERIIL "BENCH STOCK" DI TITIK BEKAL JAJARAN DEPOSENMU 60 NO URAIAN KEGIATAN ASLOG KASAU GPP DISBIN DISRENDALHAR GPD TB SATHAR MEKANIK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Menggelarkan sediaan awal materiil Bench stock sesuai dengan pagu persediaan yang ditentukan oleh Disbin (Bentuk 40400). a. Menerima, memeriksa dan mencocokkan materiil sesuai dengan bentuk pengeluaran barang yang menyertai (bentuk 40400) b. Menempatkan dan merawat materiil sesuai dengan ketentuan pergudangan c. Menyiapkan materiil Bench stock di Bench stock trolley atau di rak maxibin guna melayani kebutuhan pemeliharaan a. Menggunakan materiil bench stock dan mencatat pemakaiannya pada kartu kotak (bentuk 42350). b. Mengajukan permintaan materiil bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di titik bekal Sathar. a. Mengambil trolley dari tempat pekerjaan pemeliharaan setiap hari selesainya pekerjaan pemeliharaan. b. Membuat rekapitulasi pemakaian materiil bench stock di trolley/maxibin, menuangkan dalam laporan pemakaian (bentuk 45100), serta mendistribusikannya kepada Titik Bekal Depo, Disbin dan Disrendalhar. c. Memproses permintaan materiiI bench stock yang tidak terdapat dalam persediaan di Titik Bekal Sathar dengan menyiapkan bentuk permintaan/pengeluaran (bentuk 40200). Menilai laju pemakaian materiil bench stock dan sediaan yang bersifat “standby” serta mengendalikan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. a. Mengendalikan pemakaian materiil bench stock b. Merencanakan dan mengajukan kebutuhan materiil bench stock. Menilai pengajuan kebutuhan dan menentukan pagu persediaan materiil ”bench stock” di Titik Bekal Sathar a. Memantau status persediaan materiil”bench stock” di Titik Bekal Sathar. b. Memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar. Mengajukan permintaan materiil ”bench stock” yang tidak tersedia di Titik Bekal Depo a. Menilai pengajuan permintaan materiil ”bench stock” b. Memproses pengusahaan materiil ”bench stock” yang tidak terdapat dalam persediaan di GPP. Memantau pemenuhan kebutuhan dan memberikan status permintaan materiil ”bench stock” Menyampaikan status permintaan materiil ”bench stock” kepada satuan pemakai. Menerbitkan perintah pengeluaran materiil ”bench stock” untuk memenuhi kebutuhan satuan pemakai (bentuk 40510). Mengalokasikan materiil ”bench stock” sesuai dengan instruksi Kadismatau. a. Menerima alokasi materiil ”bench stock” serta menandatangani dan mendistribusikan bentuk ”40510”. b. Mengeluarkan materiil ”bench stock” baik untuk memulihkan pagu persediaan di Titik Bekal Sathar (bentuk ”40400”) maupun memenuhi satuan pemakai (bentuk 40200). Menerima materiil ”bench stock” dan menandatangani bentuk pengeluaran barang O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O O Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “C-8” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS NOMOR KODE WEWENANG & TANGGUNG JAWAB URUT IKMN TNI AU PPBI IKMN 1 2 3 4 5 1 PBI Aslog Kasau Pelimpahan Wewenang Seluruh barang milik negara/kekayaan Dismatau dan Disfaskonau negara di lingkungan TNI Angkatan udara, Dismatau untuk Barang Bergerak dan Disfaskonau untuk Barang Tidak Bergerak 2 PPBI a. Disinfolahtaau 1 * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi & Alat Penolong -CBT * Lain-Lain - EIS - Photo Base b. Dislitbangau 2 * Sarana Bantuan - Peralatan Litbang c. Dispamsanau 3 * Senjata Amunisi dan Bahan peledak - Explosive dan Chemical Detector (untuk pengamanan) * Sarana Komunikasi -Sarana Komunikasi Khusus Pengamanan/persandian. * Lain-Lain -Matsus Intelpam -matsus base Pengamanan -X-Ray (untuk Pengamanan) d. Dissurpotrudau 4 * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi dan Alat Penolong - Alat Instruksi Pemotretan Udara. *Alat Uji/Peralatan Udara. * Alat Uji/Peralatan laboratorium -Peralatan Survey, Pemetaan, Pemotretan Udara & Inderaja -Matsus Surta & Potrud. e. Dispenau 5 *LAIN-LAIN -Perawatan/matsus penerangan -Pustaka Umum -Museum dan benda bersejarah -Monumen f. Disbangopsau 6 * Senjata Amunisi & Bahan Peledak -Target Udara dan Kelengkapannya * Sarana Komunikasi - VCP * Sarana Bantuan - peralatan pencarian dan penyelamatan (SAR) & crash team * Peralatan Pelatihan, Alat Instruksi & Alat Penolong - Peralatan penolong - AWWS - Simulator battle of mission - Peralatan air weapon scoring board manual KODE INSTANSI PEMBINA ITEM (INBINITEM) TNI ANGKATAN UDARA ORGANISASI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “B-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN TERBATAS


TERBATAS 1 2 3 4 5 - Alat instruksi meteo - Alat instruksi pengawas lalu lintas udara * Alat Uji/Peralatan laboratorium - Alat uji peralatan meteorogi *Fasilitas & Instalasi - Crash/arresting carrier - Runway lighting & taxi way lighting * Lain-Lain - Peralatan/matsus meteo (pengamatan cuaca) -Peralatan PLLU - Matsus anti nubika - Peralatan khusus pasukan - Peralatan pullahta meteo - Ablanav perorangan - Alkom penerbangan - Informasi penerbangan - Peralatan keterminalan - peralatan kamhanlan g.Dislambangjaau 7 * Sarana Bantuan - Peralatan keselamatan terbang (non pesawat) - Peralatan keselamatan kerja - Peralatan survival (non pesawat) *Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Peralatan laboratorium lambang *Lain-lain - Cresh helmet penerbang h.Dispotdirga 8 *lain-lain - Helicopter radio control - V control (V/C) - Radio control (untuk pesawat aerodelling) - Pesawat aeromodelling bermotor - Chuck gilder - Tools kit aeromodelling - Stocked tool case (untuk chuck Guilder) - Bahan bakar pesawat aeromodelling bermotor i. Disdikau 9 * Peralatan Pelatihan, Alat instruksi & Alat Penolong - Alat Instruksi radar - Alat Instruksi peluru kendali darat udara - Alat Instruksi senjata amunisi dan bahan peledak - Alat Instruksi peralatan komunikasi - Alat Instruksi peralatan bantuan navigasi - Alat Instruksi elektronika khusus - Alat Instrukis sarana khusus - Alat Insutruksi elektronika - Alat Instruksi sistem pesawat terbang * Alat Uji/Peralatan Laboratorium bahasa * Lain-lain - Pustaka untuk Pendidikan j. Diswatpersau 10 * Bekal Umum - Alat musik k. Diskesau 11 * Bekal Umum - Alat olah raga/rekreasi l. Pomau 12 * Sarana Bantuan - Peralatan khusus Pomau * Peralatan Pelatih, Alat Instruksi & Alat Penolong TERBATAS


TERBATAS 1 2 3 4 5 - Alat Instruksi Pomau *Lain-lain - Peralatan khusus Pomau - Satwa Brigan Pomau - Alongins Pendidikan Kepolisian Pomau - laboratorium kriminal m. Dismatau 13 *Peluru Kendali Darat ke Udara - Kendaraan khusus * Sarana komunikasi - Kendaraan bermotor umum * Sarana Bantuan - Kendaraan bermotor umum - Kendaraan bermotor khusus - Alat Pembersih (sweeper) runway - Alat Pembersih (sweeper) hanggar - Peralatan PK (non pesawat) - Peralatan pergudangan - Peralatan perminyakan * Bahan Bakar Minyak,Pelumas & Kimia *Sarana Fasilitas BMP - Refueller. Brioger - Tanki, SPBT *Kenzernering dan Alsatri lainnya - Alsintor *Peralatan Pelatihan,alat Instruksi non elektronika *Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Laboratorium BMP *Lain-lain - Mesin Fotocopy - Rak Arsip - Alat Penghancur kertas - Peralatan jilid/cetak n. Disaeroau 14 * Pesawat Terbang - Air frame - Engine pesawat dan aksesorisnya - Propeller dan aksesorisnya - Rotor dan aksesorisnya - Instrumen * Peluru kendali Darat ke Udara - Roket dan aksesorisnya - Peluncuran dan aksesorisnya * Senjata Amunisi & Bahan Peledak - Persenjataan Udara - Persenjataan Darat - Amunisi - Bahan peledak - Alat pencari ranjau/bom (untuk demolisi) - Peralatan & perlengkapan khusus untuk penanganan & pemeliharaan senjata amunisi& bahan peledak - External store * Sarana bantuan - Peralatan pencucian pesawat - Ground support equipment (power & non power) - Peralatan keselamatan terbang (pesawat) - Peralatan survival kelengkapan pesawat - Peralatan PK (pesawat) - Peralatan pembengkelan udara TERBATAS


TERBATAS 1 2 3 4 5 - Peralatan perbengkelan pesawat terbang dan senjata - Peralatan lin/lox-plant - Kompresor - Peralatan PK (pesawat) - Peralatan pembengkelan udara - Peralatan uji mekanis - Peralatan laboratorium mekanis - Perkakas (tools) non elektronik * Kimia - Peralatan Oxygen dan nitrogen * Alat uji/peralatan laboratorium - Alat uji komponen pesbang - Engine test cell - Alat Uji senjata udara, darat & ammo o. Diskomlekau 15 * Pesawat terbang - Avionik - Elektronik mission equipment * Radar - Antena - Transmiter - Receiver processing - Display - Komputer radar - Seccondary radar - Sarana komunikasi - Pembangkit tenaga listrik/genset radar - Pengatur suhu udara radar - Perlengkapan san peralatan lainnya *Peluru Kendali darat ke Udara - Sistem pengendalian - Sarana komunikasi - Pembangkit tenaga listrik - Pengatur suhu udara - Peralatan & perlengkapan lainnya *Sarana Komunikasi - Radio komunikasi - Peralatan bantuan navigasi di darat - Peralatan faksimile - Radio link - P A B X - T D M A - Sistem komunikasi satelit - CCTV - Peralatan telegram - Telepon - Telex - Peralatan in terkom - Public addres/sound system - Pembangkit tenaga listrik/genset senkom - komunikasi Mobil (Komob) *Pernika - Signal intelligance (Sigint) - Pernika awal (ESM) - Perlawanan pernika (ECM) - Pencegahan perlawanan pernika (ECCM) * Sarana Bantuan - peralatan perbengkelan elektronika - Perkakas (tolls) elektrik * Peralatan Pelatihan,Alat Instruksi & Alat Penolong - ADSS TERBATAS


TERBATAS 1 2 3 4 5 - Simulator pesawat terbang - Simulator radar - Simulator pernika - Simulator air base dan airport * Alat Uji/Peralatan Laboratorium - Alat Uji avionik - Alat Uji radar - Alat Uji radar darat-udara - AUP * Lain-Lain - Komponen pengolah data alat sista - Elektronika khusus - Penangkal petir non bangunan - Tele conference p. Disfaskonau 16 * Sarana Bantuan - Fasilitas pencucian pesawat - Peralatan alat berat zeni * Alat Uji/Peralatan Laboraturium - Peralatan lab. Mekanika tanah * Fasilitas Dan Instalisi - Bangunan - Runway , taxi way dan apron - Instalisi listrik - Instalisi air - Instalisi gas , angin dan PK - Pembangkit tenaga listrik dan instalisinya - Pompa air - Jalan dan jembatan - Tanah - Alat pengukur suhu digedung (AC) - Alat pengukur kelembaban - Lapangan tembak termaksuk AWR * Lain-lain - Penangkal petir bangunan - Lift q. Korpaskhas 17 * Peralatan Pelatihan , Alat Instruksi & Alat Penolong - Alat instruksi pasukan * Lain-lain - Peralatan khusus Paskhas r. Dispsiau 18 * Materil & Bekal Kesehatan - Peralatan Psikologi Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI TERBATAS


TERBATAS TERBATAS


TERBATAS TERBATAS


TERBATAS TERBATAS


TERBATAS TERBATAS


TERBATAS TERBATAS


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN PEMBEKALAN BEKAL BERAS NO URAIAN KEGIATAN DITWATPERSAU SLOG MABES ABRI BABEK ABRI BULOG DOLOG KA SATKER GD SATKER SIE YANPERS FURIR: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Menyusun Kebutuhan Bekal Beras TNI-AU/tiap triwulan Menerbitkan Surat Perintah Pengadaan Bekal Beras Melaksanakan pengadaan Bekal Beras Membuat rincian alokasi Bekal Beras dan menerbitkan radiogram Menerbitkan Prinlog Menerbitkan DO Menerima DO Mengambil Bekal Beras Membentuk Komisi Pemeriksa Menerima bekal beras Memproses perintah alokasi Mengesahkan perintah alokasi Mendistribusikan bekal beras Laporan pemakaian bekal beras Mengendalikan kegiatan dukungan pembekalan beras o o o o o o o o o o o o o o ,o o o MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “D-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN BEKAL KAPUM YANG DIPUSATKAN DI MABES TNI DAN PENYALURANNYA KESATKER NO URAIAN KEGIATAN DI SWATPERSAU MABES TNI BABEK TNI DI SMATAU BEKMATPUS GD SATKER 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Menyusun Program kapum Menetapkan Anggaran Dukungan kapum Mengadakan Kapum yang dipusatkan di Mabes TNI Menerima Kapum dari BABEK TNI Melaporkan penrimaan bekal Kapum Mengajukan permintaan alokasi Menerbitkan bentuk 40510 Melaksanakan pengeluaran bekal kapum Menerima bekal Kapum dari Bekmatpus o o o o o o o o o Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “D-2-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN BEKAL KAPUM/KAPSUS YANG DIPUSATKAN DI MABESAU DAN PENYALURANNYA KE SATKER NO URAIAN KEGIATAN DITWATPERSAU MABES ABRI DISADAU DITMATAU BEKMATPUS GD SATKER 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Menyusun Program kapum dan Kapsus Menetapkan Anggaran Dukungan kapum/Kapsus Menetapkan Kapum dan kapsus yang pengadaannya dipusatkan di Mabesau dan yang pengadaannya dilaksanakan oleh Satker (lokal) Membuat Usul Pesanan pengadaan Kapum.Kapsus Melaksankan pengadaan Kapum/Kapsus Menerima Kapum/Kapsus dari pengadaan dan memproses Berita Acara Penerimaan Mensahkan Berita Acara Penerimaan Mengajukan permintaan alokasi Menerbitkan bentuk 40510 Melaksanakan pengeluaran Bekal Kapum/Kapsus Menerima bekal Kapum/Kapsus dari Bekmatpus o o o o o o o o o o o o LAMPIRAN “D-2-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN BEKAL KAPUM/KAPSUS YANG DIADAKAN SECARA LOKAL DAN PENYALURANNYA DI SATKER NO URAIAN KEGIATAN DI SWATPERSAU MABES TNI KASATKER GD SATKER YANPERS SATKER PA ADA FURIR: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Menetapkan Kapum/Kapsus yang pengadaannya di Mabesau dan yang pengadaannya dilaksanakan oleh satker (lokal). Menerbitkan NPP Skop untuk penyaluran dana. Menerima Dana. Membuat usul Pesanan Pengadaan kapum/Kapsus Melaksanakan pengadaan Kapum/Kapsus Menerima Kapum/Kapsus dari pengadaan Disadaau dan memroses Berita Acara penerimaan Mensahkan Berita Acara Penerimaan. Mengajukan permintaan alokasi Mensahkan Insturksi Pengeluaran Melaksankan pengeluaran Bekal Kapum/Kapsus Menerima BekalKapum/Kapsus dan meneruskan kepada satuan/personil sesuai Instruksi Pengeluaran bekal Kapum/Kapsus o o o o o o o o o o o Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL LAMPIRAN “D-2-3” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN PEMBEKALAN BMP NO URAIAN KEGIATAN PENGGUNA GUDANG KOMISI PERIKSAAAN ORDONATUR SEKSI BMP SATKAI II SATKAI I BABEK TNI MABES TNI PPDN PERTAMINA UPPDN PERTAMINA INSTALASI PERTAMINA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Pengajuan kebutuhan BMP Satkai III Pengajuan kebutuhan BMP Satkai II Pengajuan BMP Satkai I Penerbitan Sprin otorisasi BMP Penerbitan SA Penerbitan SP2M Penerbitan SP3M Penerimaan SP3M Instruksi Penyediaan BMP TNI AU Penerbitan PNBP-109 Menyerahkan BMP sesuai PNBP-109 Menerima BMP dari Pertamina Membentuk Komisi pemeriksaan penerimaan BMP Pelaksanaan pemeriksaan penerimaan BMP Mengesahkan dan mendistribusikan Berita Acara Mengesahkan penerimaan BMP Penyaluran BMP o o o o o o o o o o o o o o o o o LAMPIRAN “E”-1 BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS PETA ALIRAN DUKUNGAN PEMBEKALAN BBM UDARA LANGSUNG KE PESAWAT TNI AU NO URAIAN KEGIATAN PESAWAT TNI AU SATKAI III SATKAI II SATKAI I BABEK TNI MABES TNI PPDN PERTAMINA UPPDN PERTAMINA DPPV PERTAMINA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Pengajuan kebutuhan BMP Satkai III Pengajuan kebutuhan BMP Satkai II Pengajuan kebutuhan BMP Satkai I Penerbitan Sprin Otorisasi BMP Penerbitan SA Penerbitan SP2M Penerbitan SP3M BBM Udara Instruksi Penyediaan BBM Udara Persetujuan / pengesahan SP3M Penyerahan BBM Pelaksanaan pengisian pesawat terbang o o o o o o o o o o o o LAMPIRAN “E”-2 BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS TERBATAS DAFTAR BENTUK-BENTUK ADMINISTRASI PEMBEKALAN NO NOMOR BENTUK JUDUL KETERANGAN 1 2 3 4 A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 40170 40171 40200 40220 40400 40510 40511 41300 41400 67-100 67-101 67-102 67-105 42020 42030 42030-1 42200 42340 43030 43040 Bentuk-bentuk Pembekalan Matsista dan Bekal Umum Pengeluaran Barang untuk diperiksa Bukti penyerahan barang untuk perbaikan dan penerimaan kembali Bentuk permintaan dan pengeluaran barang Pemindahan barang Bentuk pengeluaran barang Bentuk pengeluaran dan permintaan Instruksi pengeluaran sementara Pengembalian barang pemakaian Bukti peminjaman dan pengembalian Requirement Dokumen ( Daftar kebutuhan ) Laporan harian permintaan barang ( Daily Requistion Report ) Laporan harian penerimaan barang ( Daily Receiving Report ) Kebutuhan Materiil Prioritas Pertama ( NORS/US Expedite Request ) Kartu lokasi barang Pengawas persediaan ( putih ) Kartu pengawas persediaan ( merah ) Kartu Inventarisasi Kartu nama barang di rak Berita acara pemeriksaan barang hasil pengadaan terpusat Berita acara selisih penerimaan antar gudang LAMPIRAN “F” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS 2 TERBATAS 1 2 3 4 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 43050 43070 43180 43200 43210 43240 44010 44210 44220 44230 44240 44250 44251 44252 44253 44254 44255 44256 44257 44258 44259 44260 44310 44313 44314 44315 44316 44317 44318 Berita acara pemeriksaan barang hasil pengadaan lokal Berita acara pemeriksaan hasil perbaikan / produksi Berita acara pemeriksaan hilang Berita acara usul penghapusan Berita acara perombakan Berita acara pencacahan Label barang baru ( putih ) Label barang baik ( kuning ) Label barang tidak baik ( merah ) Label barang tidak baik ( hijau ) Label barang dalam pengawetan Label barang tahan dalam penyimpanan Stiker mengandung racun Stiker mudah terbakar Stiker berupa cairan corosive Stiker mengandung radioaktif Stiker mengandung magnit Stiker berupa gas bertekanan Stiker mudah meledak Stiker dapat terbakar dengan tiba-tiba Stiker mudah bersenyawa Label barang tidak dibutuhkan Pengiriman barang dengan prioritas Stiker hati-hati mudah pecah Stiker jangan dikait Stiker penunjuk arah atas Stiker hindari panas Stiker jangan basah Stiker penunjuk tempat mengikat LAMPIRAN “F” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS 3 TERBATAS 1 2 3 4 50. 51. 52. 53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61. 62. B 1. 2. 3. 4. 5. C 1. 2. 3. 4. 5. 44319 45100 45200 45320 45330 45410 46200 46300 46320 46330 46400 46410 48840 KAL AM-1 KAL AM-2 KAL AM-3 KAL AM-4 KAL AM-5 32-0001 32-0110 32-0110 L 32-0200 32-0211 Stiker penunjuk titik keseimbangan Laporan pemakaian Bench Stock Buku pengendalian barang Laporan bulanan pemasukan Laporan bulanan pengeluaran Laporan selisih penerimaan Buku “ Stock List” Buku penyerahan barang Buku penerimaan barang di gudang Buku pengeluaran barang di gudang Buku pengiriman barang Buku pertanggung jawab perbedaan Usul pesanan Bentuk-bentuk angkutan materiil Surat permintaan pengangkutan barang ( SPPB ) Surat pengiriman barang ( SPB ) Bukti penyerahan barang Manifes barang Daftar isi Bentuk-bentuk pembekalan BMP Rencana kebutuhan BMP tahunan sebagai penjabaran DUK/DIK Rencana kebutuhan BMP Triwulan BA pengujian penerimaan BMP Surat perintah pengeluaran BMP Surat alokasi ( SA ) BMP LAMPIRAN “F” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA


TERBATAS 4 TERBATAS 1 2 3 4 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 32-0212 32-0213 32-0220 32-0221 32-0222 32-0300 32-0310 32-0320 32-1000 32-1010 32-1020 32-1030 32-1040 32-1110 32-1200 32-1224 32-1301 32-1310 32-1320 32-1330 32-1340 32-1350 Surat perintah penyaluran BMP ( SP2M ) Surat perintah pelaksanaan pengambilan BMP ( SP3M ) Bukti pengeluaran harian BBM Bukti pengeluaran BMP Kupon dukungan BMP Kartu persediaan BMP Kartu gudang BMP Kartu penimbunan BMP Daftar nominatif Alut/Alpal pemakai BMP Rekapitulasi kekuatan Alut/Alpal pemakai BMP dan perhitungan kebutuhannya Data kebutuhan BMP Dukungan BMP untuk intensitas kegiatan Data kekuatan sarana pelayanan BMP Laporan pelaksanaan SA/SP2M/SP3M Formulir pengawas SA/SP2M/SP3M Kartu ranjen BMP Rekapitulasi laporan harian BMP Laporan mingguan BMP Laporan bulanan BMP Laporan Triwulan BMP Satkai I Daftar bukti penerimaan / pengeluaran harian BMP Buku pertanggungjawaban BMP LAMPIRAN “F” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS TENTARA NASIONAL INDONESIA Bentuk : 40220 ANGKATAN UDARA PEMINDAHAN BARANG Nomor : Dasar : ……………………………………………………………………………….. Dipindahkan dari : …………………….ke…………………………………………………………… NO URUT NAMA DAN NOMOR BARANG SATUAN JUMLAH KETERANGAN ………………………………………. Yang memerintahkan ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat : …………………….. ………………………………………. Yang mengeluarkan ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat : ……………………… ………………………………………. Yang menerima ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat : ……………………… LAMPIRAN “G-1” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL


TERBATAS TERBATAS TENTARA NASIONAL INDONESIA Bentuk : 40400 ANGKATAN UDARA PENEGELUARAN BARANG Nomor : Dasar : ………………………………………………………………………………………….. Dikeluarkan : Barang-barang sebagaimana tersebut di bawah ini Kepada : ………………………………………………………………………………………….. No urut Nama dan nomor barang Satuan Banyaknya Harga Keterangan Satuan Jumlah Jumlah harga seluruhnya ………………………………………. Yang memerintahkan ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat/NRP : …………………….. ………………………………………. Yang mengeluarkan ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat/NRP : ……………………… ………………………………………. Yang menerima ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat/NRP : ……………………… LAMPIRAN “G-2” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL ………………………………………. Mengetahui ………………………… Tanda Tangan : …………………….. Nama : …………………….. Pangkat/NRP : ………………………


TERBATAS TERBATAS BUKTI PENGEMBALIAN BARANG PEMAKAIAN Nomor : ............... Dasar : ................................................................... Diminta : barang-barang sebagaimana tersebut dibawah ini Dari : .................................................................... Kepada : ................................................................... Bagian : (1) Nomor : (2) Nama dan nomor barang Banyaknya dan satuan Keperluan (3) (4) (5) ..................................(6) Yang menerima .GPL............................... Tandatangan Nama Pangkat/NRP .............................(6) Yang mengembalikan ..TB............................... Tandatangan Nama Pangkat/NRP .............................(7) Mengetahui Komandan............... Tandatangan Nama Pangkat/NRP LAMPIRAN “G-3” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL : : : : : : : : : Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS TENTARA NASIONAL INDONESIA BENTUK : 4 5 1 0 0 ANGKATAN UDARA LAPORAN PEMAKAIAN MATERIIL BENCH STOCK NOMOR URUT NOMOR BARANG NAMA BARANG SATUAN JUMLAH KETERANGAN LAMPIRAN “G-4” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL ........................ Yang mengeluarkan ............................... Tanda tangan Nama Pangkat/NRP ........................ Mengetahui .............................. Tanda tangan Nama Pangkat/NRP Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS TENTARA NASIONAL INDONESIA BENTUK : 40170 ANGKATAN UDARA PENGELUARAN BARANG UNTUK DIPERIKSA / DIPERBAIKI Nomor :……………………………………………….. Dari :…………..…………………………….......... Kepada :……………………………………………….. Nomor Urut Nama, nomor barang dan Nomor seri Satuan Jumlah Dokumen yang di sertakan Catatan penerimaan Status Perbaikan LAMPIRAN “G-5” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL ........................ Yang memerintahkan ......................... Tanda tangan Nama Pangkat/NRP : : : ........................ Yang mengeluarkan ......................... Tanda tangan Nama Pangkat/NRP : : : ........................ Mengetahui ......................... Tanda tangan Nama Pangkat/NRP : : : ........................ Yang menerima ....................... Tanda tangan Nama Pangkat/NRP : : : Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


TERBATAS TERBATAS BENTUK PERMINTAAN / PENGELUARAN BARANG Nomor :........................ Prioritas Nama barang Nomor sediaan Nasional (NSN) Nomor Barang (PN) Kategori barang AOG Kritis Rutin Diminta Jenis Sista/Peralatan Diminta oleh Diterima oleh Satuan Jumlah Jenis No. Reg/SN Tandatangan Nama Pangkat/NRP Tanggal Tandatangan Nama Pangkat/NRP Keluar Sisa Barang Pengganti Referensi Dikeluarkan Oleh NSN PN Tanggal Tandatangan Nama Pangkat/NRP Rangkaian Induk Tujuan Pengajuan Mengetahui Komandan Satuan/subsatker......... Tanggal Tandatangan Nama Pangkat/NRP Nama NSN PN Laporan Permintaan Permintaan Ulang Dipenuhi Dengan Nama NSN PN SN Status Permintaan Diproses Ditolak Ditangguhkan Mengetahui Komandan Satker.......... Tanggal Tandatangan Nama Pangkat/NRP Diteliti oleh Tandatangan Nama/Pangkat/NRP Tanggal Dipesankan Dengan No. Dok Tgl Dok Keterangan : LAMPIRAN “G-7” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN METERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : :


TERBATAS TERBATAS BUKTI PENYERAHAN UNTUK PERBAIKAN DAN PENERIMAAN KEMBALI Nomor : ................................ Refrensi Nama Barang Nomor Barang NSN P/N S/N Perintah Kerja - Nomor : - Prioritas Jenis P E N Y E R A H A N U N T U K P E R B A I K A N Keterangan Yang Menyerahkan ........................................ Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : Yang Menerima ....................................... Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : Mengetahui ....................................... Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : Selesai diperbaiki mohon dikirim ke : ................................................................. P E N E R I M A A N K E M B A L I Status Perbaikan DBS TMB TCS RB Diperiksa oleh : Tanda tangan : Nama : Pangkat/NRP : Keterangan Yang Menyerahkan ...................................... Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : Yang Menerima ...................................... Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : Mengetahui ..................................... Tanda tangan Nama : Pangkat/NRP : Tanggal : LAMPIRAN “G-6” BUKU PEGANGAN PENYELENGGARAAN PEMBEKALAN MATERIIL TNI ANGKATAN UDARA MARKAS BESAR ANGKATAN UDARA DINAS MATERIIL Kepala Dinas Materiil Angkatan Udara Suradjianto, S.E. Marsekal Pertama TNI


Click to View FlipBook Version