The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dianaujung13, 2022-04-05 04:06:28

PIGP DIANA WIRA R

PIGP_DIANA WIRA R

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar

r/foto/ video/teks Tes  Buku guru
giatan ekonomi c. Penilaian Keterampilan:  Buku Siswa
enis-jenis kegiatan Unjuk Kerja  Materi
1. Teknik Penilaian  peta

a. Penilaian Sikap: Lembar 18 JP Indonesia
Observasi  atlas

agai bentuk kegiatan b. Penilaian pengetahuan:
ontohnya Tes
ian berbagai bentuk
an ekonomi (tabel, c. Penilaian Keterampilan:
fik batang, gambar Unjuk Kerja

Rubrik Penilaian
Mempraktikkan Gerak sikap
tubuh (duduk, membaca,
berdiri, jalan), dan bergerak
secara lentur serta

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela

Kompetensi Dasar

4.3 Menyajikan hasil
analisis tentang peran
ekonomi dalam upaya
menyejahterakan
kehidupan
masyarakat di bidang
sosial dan budaya
untuk memperkuat
kesatuan dan
persatuan bangsa

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar

seimbang (KD 3.2 dan 4.2)

1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap: Lembar
Observasi

b. Penilaian pengetahuan:
Tes

c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela

Kompetensi Dasar  Menyimak bacaan
keberagaman sosia
PPKn  Keberagaman masyarakat
Sosial Budaya
1.3 Mensyukuri Masyarakat
keragaman social
masyarakat sebagai
anugerah Tuhan Yang
Maha Esa dalam
konteks Bhineka
Tunggal Ika

2.3 Bersikap toleran
dalam keragaman
sosial budaya
masyarakat dalam
konteks Bhineka
Tunggal Ika

3.3 Menelaah keragaman
social budaya

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar
tentang
al budaya 1. Teknik Penilaian  Buku guru
 Buku Siswa
a. Penilaian Sikap: Lembar 30 JP  Materi
Observasi  Gambar

b. Penilaian pengetahuan: perilaku yang
Tes sesuai dan
tidak sesuai
c. Penilaian Keterampilan: dengan nilai-
Unjuk Kerja nilai
Pancasila
Rubrik Penilaian
Mempraktikkan Gerak sikap
tubuh (duduk, membaca,
berdiri, jalan), dan bergerak
secara lentur serta
seimbang (KD 3.2 dan 4.2)

1. Teknik Penilaian

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela

Kompetensi Dasar

masyarakat

4.3 Menyelenggarakan
kegiatan yang
mendukung
keragaman sosial
budaya masyarakat

SBdP  Membuat gambar  Memainkan alat mu
untuk mengiringi la
cerita. mayor dan minor
 Memainkan alat
 Mempraktikkan ge
3.3 Memahami pola lantai musik sederhana kaki ke berbagai ar
ke berbagai arah m
dalam tari kreasi  ketukan/tepuk tang

daerah

4.3 Mempraktikkan pola
lantai pada gerak tari
kreasi daerah

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar

a. Penilaian Sikap: Lembar
Observasi

b. Penilaian pengetahuan:
Tes

c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

usik sederhana 1. Teknik Penilaian 24 JP  Buku guru
agu bertangga nada  Buku Siswa
a. Penilaian Sikap: Lembar  Contoh
erak melangkahkan Observasi
rah dan mengayun gambar cerita
mengikuti b. Penilaian pengetahuan:  peralatan
gan Tes
menggambar
c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

Rubrik Penilaian

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela
Kompetensi Dasar

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar

Mempraktikkan Gerak
sikap tubuh (duduk,
membaca, berdiri, jalan),
dan bergerak secara lentur
serta seimbang (KD 3.2 dan
4.2)

1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap: Lembar
Observasi

b. Penilaian pengetahuan:
Tes

c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela

Kompetensi Dasar  Mengamati gambar
pembuatan makana
Bahasa Indonesia  Teks nonfiksi
3.8 Menguraikan urutan  Mengurutkan uruta
pembuatan makana
peristiwa atau tindakan

yang terdapat pada

teks nonfiksi

4.8 Menyajikan kembali
peristiwa atau tindakan
dengan
memperhatikan latar
cerita yang terdapat
pada teks fiksi

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar
r urutan proses
an yang diacak 1. Teknik Penilaian 24 JP  Buku guru
an gambar  Buku Siswa
an dengan tepat a. Penilaian Sikap: Lembar  Materi
Observasi  Teks bacaan

b. Penilaian pengetahuan:
Tes

c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

Rubrik Penilaian
Mempraktikkan Gerak
sikap tubuh (duduk,
membaca, berdiri, jalan),
dan bergerak secara
lentur serta seimbang (KD
3.3 dan 4.3)

Mata Pelajaran dan Materi Pokok Pembela
Kompetensi Dasar

ajaran Penilaian Alokasi Sumber
Waktu Belajar

1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap: Lembar
Observasi

b. Penilaian pengetahuan:
Tes

c. Penilaian Keterampilan:
Unjuk Kerja

Satuan Pendidikan : SD Negeri Baratajaya
Kelas/Semester : V / II
Tema 8 : Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 3 : Usaha Pelestarian Lingkungan

KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, pedul
tetangga serta tanah air
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendenga
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda y
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sist
mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan p

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

PPKn 1.3 Mensyukuri 1.3.1 Menerima  Keragaman 
manfaat Keragaman sosial  social 
persatuan dan budaya budaya.
kesatuan masyarakat Pentingnya
sebagai sebagai anugerah memahami
anugerah Tuhan yang Maha keragaman
Tuhan Yang Esa. social
Maha Esa. budaya
1.3.2 Menjaga masyarakat.
2.3 Menampilkan keragaman sosial
sikap jujur budaya
pada penerapan

li, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan

ar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan di tempat bermain.
tematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang
perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter

 Berdiskusi untuk  Beriman, Sikap: 24 JP  Buku Guru
 Buku Siswa
menjelaskan arti bertakwa  Aplikasi

penting kepada  Jujur Media
 Internet
memahami Tuhan  Disiplin  Lingkungan

keragaman YME, dan  Tanggung
sosial budaya. berakhlak Jawa
 Melakukan mulia.
 Berkebine-  Santun

pengamatan, lalu kaan Global  Peduli

berdiskusi  Gotong  Percaya diri

tentang contoh royong  Kerja Sama

cerita tentang  Mandiri

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

nilai-nilai masyarakat 
persatuan dan 
kesatuan untuk 2.3.1 Menerapkan sikap
membangun toleran dalam 
kerukunan di keberagaman 
bidang sosial sosial masyarakat. 
budaya.
3.3 Menelaah 2.3.2 Mengikuti
keberagaman keberagaman
sosial budaya sosial budaya
masyarakat masyarakat.
4.3 Menyelenggaran
kegiatan yang 3.3.1 Mengidentifikasi
mendukung keberagam sosial
keberagaman dalam kegiatan
sosial budaya ekonomi
masyarakat masyarakat.

3.3.2 Mengetahui
keberagam sosial
dalam kegiatan
ekonomi

4.3.1 Mempraktikkan
kegiatan yang
mendukung
keberagaman
sosial dalam
bidang ekonomi.

4.3.2 Mendiskusikan
keberagaman

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter

arti pentingnya  Bernalar Jurnal:
memahami kritis
keragaman  Catatan
sosial budaya  Kreatif pendidik
masyarakat. tentang sikap
 Membaca teks, peserta didik
lalu saat di
mengidentifikasi sekolah
peristiwa dalam maupun
teks. informasi
 Membuat peta dari orang
pikiran (mind lain
map) tentang
poin-poin Penilaian Diri:
penting dari teks
bacaan dengan  Peserta didik
benar. mengisi
 Membaca teks, daftar cek
lalu tentang sikap
mengidentifikasi peserta didik
nformasi penting saat di
dari teks. rumah, dan di
 Mengidentifika- sekolah
si peristiwa
dalam teks Pengetahuan:
nonfiksi. Test Tertulis
 Berdiskusi
tentang faktor-  Menjelaskan
faktor yang arti penting
memengaruhi

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

dalam bidang

ekonomi. 

Bahasa 3.8 Menguraikan 3.8.1 Menjelaskan ciri-  Teks bacaan
Indonesia 
urutan ciri teks nonfiksi. nonfiksi. 
IPA 
peristiwa atau 3.8.2 Mengidentifikasi 
tindakan yang peristiwa yang
terdapat pada terdapat pada teks
teks nonfiksi nonfiksi.
4.8 Menyajikan

kembali 4.8.1 Menceritakan
peristiwa atau kembali peristiwa
tindakan yang terdapat
dengan pada teks nonfiksi
memperhatikan dengan tepat.
latar cerita

yang terdapat 4.8.2 Menuliskan
pada teks fiksi
peristiwa yang

terdapat pada teks

nonfiksi.

3.8 Menganalisis 3.8.1 Menjelaskan  Factor-faktor

siklus air dan siklus air yang yang

dampaknya terjadi di bumi. mempengaru

pada peristiwa hi kualitas

di bumi serta 3.8.2 Mengetahui air.

kelangsungan pengaruh kualitas  Percobaan

mahluk hidup air terhadap untuk

4.8 Membuat karya kehidupan mengetahui

tentang skema manusia. tingkat

siklus air 4.8.1 Menyajikan pemborosan
berdasarkan air.

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter
kualitas air.
 Mempresentasik memahami
keragaman
an hasil diskusi. sosial
 Berdiskusi budaya
masyarakat.
pengaruh  Menjelaskan
kualitas air peristiwa
terhadap yang
kehidupan terdapat
manusia. pada teks
 Melakukan nofiksi.
percobaan untuk  Menjelaskan
mengetahui faktor-faktor
tingkat yang
pemborosan air. mempenga-
 Bertanya jawab ruhi kualitas
tentang cara air.
memelihara  Mengetahui
ketersediaan air tingkat
bersih. pemborosan
 Membuat buklet air.
tentang cara-cara  Menjelaskan
memelihara cara-cara
ketersediaan air ketersedian
bersih. air bersih.
 Membaca teks  Menjelaskan
tentang pengaruh
pengaruh kegiatan
kegiatan ekonomi
ekonomi terhadap
terhadap kesejahtera-

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

informasi dari skema siklus air  Cara 
berbagai berdasarkan memelihara
sumber informasi dan ketersediaan
sumber yang air bersih.
tepat.

4.8.2 Mempresentasi-

kan pengaruh

kualitas air

terhadap 
kehidupan

manusia

IPS 3.3 Menganalisis 3.3.1 Menjelaskan  pengaruh

peran ekonomi macam-macam kegiatan

dalam upaya peran ekonomi ekonomi

menyejahteraka dalam kehidupan terhadap

n kehidupan masyarakat. kesejahtera-

masyarakat di 3.3.2 Mengetahui an 
bidang sosial pengaruh kegiatan  masyarakat.
dan budaya ekonomi terhadap keuntungan
untuk tingkat dari
memperkuat kesejahteraan keragaman
kesatuan dan masyarakat sosial akibat
persatuan adanya

bangsa 4.3.1 Menyebutkan berbagai 
Indonesia serta pengaruh kegiatan
hubungannya ekonomi terhadap jenis usaha.
dengan tingkat
karakteristik kesejahteraan
ruang masyarakat
4.3 Menyajikan

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter
kesejahteraan
masyarakat. an
 Berdiskusi untuk masyarakat.
merumuskan  Merumus-
keuntungan dari kan
keragaman keuntungan
sosial akibat dari
adanya berbagai keragaman
jenis usaha. sosial akibat
 Melakukan adanya
kegiatan berbagai
mengamati jenis usaha
lingkungan  Menjelaskan
sekitar tentang pengertian
sikap pelaku dan ciri-ciri
usaha dalam gambar
menjalankan cerita.
usahanya.  Menyebut-
 Berdiskusi kan langkah-
tentang cara-cara langkah
menghargai membuat
kegiatan orang gambar
lain dalam cerita.
usaha.
 Melakukan Keterampilan:
kegiatan Praktik/Kinerja
pengamatan, lalu
berdiskusi
mengenai
pengertian dan

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

hasil analisis 4.3.2 Mendemonstrasi- 
tentang peran kan hasil analisis
ekonomi dalam tentang pengaruh 
upaya kegiatan ekonomi
menyejahtera- terhadap tingkat 
kan kesejahteraan 
kehidupan masyarakat 
masyarakat di
Seni bidang sosial 3.1.1 Menjelaskan  Langkah-
Budaya dan budaya pengertian langkah
dan untuk gambar cerita. membuat
Prakarya memperkuat gambar
kesatuan dan cerita.
persatuan
bangsa
3.1 Memahami
gambar cerita
4.1 Membuat
gambar cerita

3.1.2 Mengetahui ciri-
ciri gambar cerita.

4.1.1 Memahami
langkah-langkah
pembuatan
gambar cerita.

4.1.2 Menciptakan
gambar cerita
dengan benar.

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter
ciri-ciri gambar
cerita.  Membuat
 Melakukan peta pikiran
pengamatan, lalu (mind map)
menentukan tentang poin-
tema untuk poin penting
membuat dari teks
gambar cerita. bacaan
 Membaca
bacaan, lalu  Berdiskusi
menyebutkan tentang
langkah-langkah faktor-faktor
membuat yang
gambar cerita. memengaru-
 Membuat sketsa hi kualitas
gambar cerita. air.
 Bertanya jawab
tentang langkah-  Membuat
langkah buklet
mewarnai tentang cara-
gambar cerita. cara
 Menyempurnaka memelihara
n sketsa, lalu ketersediaan
mewarnai air bersih.
gambar cerita.
 Berdiskusi
tentang cara-
cara
menghargai
kegiatan
orang lain
dalam usaha.

 Melakukan
kegiatan

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter

pengamatan,
lalu
berdiskusi
mengenai
pengertian
dan ciri-ciri
gambar
cerita.
 Membuat
sketsa
gambar
cerita.
 Bertanya
jawab
tentang
langkah-
langkah
mewarnai
gambar
cerita.
 Menyempur-
nakan sketsa,
lalu
mewarnai
gambar
cerita.

Portofolio

 Menilai
hasil

Mapel Kompetensi Dasar Indikator Materi
Pembelajaran

Mengetahui,
Kepala SDN Baratajaya

SJAM LAHARDO, S.Pd, M.MPd
NIP 19690929 199303 1 012

Kegiatan Pendidikan Penilaian Alokasi Sumber Belajar
Pembelajaran Penguatan Waktu
Karakter

belajar
peserta
didik pada
aspek
tertentu
dari tahap
awal
sampai
tahap akhir
dalam
memahami
materi atau
praktik
yang
terkait sub
tema

Surabaya, 01 Juli 2022
Guru Kelas V

DIANA WIRA REZKYAWATI, S.Pd
NIP 19861231 202012 2 003

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SDN BARATAJAYA
Kelas /Semester : V/2 (dua )
Tema 8 : Lingkungan Sahabat Kita
Subtema 1 : Manusia dan Lingkungan
Pembelajaran ke- :2
Fokus Pembelajaran : Bahasa Indonesia dan IPA.SBdP
Alokasi Waktu : 4 x 35 menit (1 kali pertemuan)

A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya
yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Bahasa Indonesia Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8.1 Membaca teks narasi peristiwa atau
Kompetensi Dasar
3.8 Menguraikan urutan peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi

tindakan yang terdapat pada teks 4.8.1 Menceritakan kembali peristiwa atau
nonfiksi tindakan dengan memperhatikan latar
4.8 Menyajikan kembali peristiwa atau cerita
tindakan dengan memperhatikan latar
cerita yang terdapat pada teks fiksi

IPA Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8.1 Melakukan percobaan tahap-tahap dalam
Kompetensi Dasar
3.8 Menganalisis siklus air dan dampaknya siklus air seperti evaporasi, kondensasi,
dan presipitasi
pada peristiwa di bumi serta 4.8.1 Mendiskusikan siklus air dan dampaknya
kelangsungan makhluk hidup bagi peristiwa di bumi serta
4.8 Membuat karya tentang skema siklus air kelangsungan makhluk hidup
berdasarkan informasi dari berbagai
sumber

SBdP Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar 3.2.1 Memainkan alat musik sederhana untuk

3.2 Memahami tangga nada mengiringi lagu bertangga nada mayor
dan minor
4.2 Menyanyikan lagu-lagu dalam berbagai 4.2.1 Mempraktikkan gerak melangkahkan
tangga nada dengan iringan musik kaki ke berbagai arah dan mengayun ke

berbagai arah mengikuti ketukan/tepuk
tangan

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan menyanyi, siswa mampu mengidentifikasi berbagai tangga nada dengan
benar.

2. Melalui kegiatan pengamatan, siswa mampu menjelaskan terjadinya siklus air dengan baik.

3. Melalui kegiatan menggali informasi dari sumber bacaan, siswa dapat membuat bagan
sederhana untuk menjelaskan siklus air.

4. Melalui kegiatan mengamati, siswa mampu mengidentifikasi urutan peristiwa dalam bacaan
dengan benar.

D. Penguatan pendidikan karakter(PPK)
Adapun nilai karakter uang ingin dikembangkan adalah sebagai berikut:
● Disipilin
● Kerja keras
● Tanggung jawab
● Nasionalis

E. MATERI PEMBELAJARAN
1. Teks Penjelasan menjelaskan terjadinya siklus air
2. teks, menjelaskan perubahan wujud benda padat, cair, dan gas.
3. lagu berjudul “Rayuan Pulau Kelapa”,

F. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : TPACK(Teknological anda Pendagogical Content Knowledge) dan HOTS
Model Pembelajaran : Saintifik.
Metode Pembelajaran : Simulasi, percobaan, diskusi, tanya jawab, penugasan, dan ceramah.

G. MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR

Media/Alat : 1. Teks bacaan.

2. Alat musik tradisional daerah masing-masing.

3. Beragam benda di kelas dan lingkungan sekitar.

Bahan :-

Sumber Belajar : 1. Buku Guru dan Buku Siswa Kelas V, Tema 6: Panas dan Perpindahannya.

Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017). Jakarta:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi
Pendahuluan Waktu
1. Guru menyiapkan siswa secara psikis (berdoa, membuka 15 menit
KBM dengan membaca basmallah, dan menanyakan kabar
siswa).

2. Guru menyiapkan Peserta didik secara fisik (merapikan baju,
merapikan tempat duduk, mengecek kehadiran siswa dan
melakukan upaya tindak lanjut atas kehadiran siswa).

3. Siswa menyiapkan alat-alat yang akan digunakan dalam
mengikuti proses pembelajaran (seperti buku dan alat tulis
lainnya)

4. Siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya

5. Siswa dan guru melakukan tanya jawab tentang materi yang

Kegiatan inti sudah di ajarkan sebelumnya dan mengaitkannya dengan 180
materi yang akan di ajarkan hari ini dengan konsep yang menit
sudah dimiliki siswa sebelumnya. Seperti :

● Wah, pada pembelajaran sebelumnya kita sudah
mengenal apa manfaat dari air, bisa disebutkan apa
saja?

● Transportasi apa saja nak, yang menggunakan air?
● Kebutuhan sehari-hari apa saja nak yang menggunakan

air?
2. Guru mengaitkan pertanyaan tersebut dengan materi yang

akan dibahas.
3. Siswa menyimak penjelasan guru tentangtema,

subtema, pembelajaran, tujuan pembelajaran, inti kegiatan
dan penilaian..

Ayo Membaca
Pada kegiatan Ayo Membaca:
• • Siswa mengamati teks lagu “Air Terjun”.
• Siswa diajak bertanya jawab mengenai

identitas lagu, misalnya sebagai berikut.
1. Apa judul lagu tersebut?
Jawaban: Air Terjun.
2. Siapa penciptanya?
Jawaban: A.T. Mahmud.
3. Tangga nada apa yang digunakan?
Jawaban: Tangga nada do = C.
4. Apa tanda tempo yang digunakan? Apa
artinya?
Jawaban: Tanda tempo yang digunakan
adalah sedang, artinya lagu dinyanyikan
dengan kecepatan seperti
orang berjalan santai.
• Kegiatan ini digunakan untuk memberi
pemahaman kepada siswa tentang
tangga nada (SBdP KD 3.2).
Ayo Bernyanyi
• Dengan menirukan atau dibimbing
guru, siswa mencoba menyanyikan
nada-nada pada lagu secara
berulang-ulang hingga tepat.
• Siswa membaca syair lagu dengan
cermat, lalu menceritakan isi syair
lagu.
• Siswa menyanyikan syair lagu

sesuai nada yang tepat.
• Kegiatan ini bertujuan untuk melatih

keterampilan siswa menyanyikan
lagu sesuai tangga nada yang digunakan (SBdP KD 3.2 dan 4.2).

Ayo Mengamati
• Siswa membentuk kelompok terdiri atas 4-5 siswa tiap

kelompok.
• Tiap kelompok mengamati gambar siklus air, lalu menuliskan

prosesproses

yang terlihat pada gambar tersebut.
• Perwakilan dari setiap kelompok maju ke depan kelas untuk

menceritakan gambar siklus air dan proses-proses yang terlihat

pada gambar.
• Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan

siswa dalam menganalisis dan menceritakan bagan siklus air

(IPA KD 3.8).

Ayo Membaca
• Siswa membaca teks “Siklus Air”

dengan

cermat. Teknik membaca dapat

menggunakan teknik membaca

senyap atau membaca keras

bergantian.
• Siswa diajak bertanya jawab

mengenai isi bacaan.
• Siswa menceritakan mengenai

siklus air dari bacaan.

Ayo Mencoba
• Dengan kelompoknya, siswa

menggambar

bagan sederhana untuk

menjelaskan siklus air.

Siswa diminta membuat bagan yang benar dan menarik.
• Selanjutnya, setiap kelompok mempresentasikan bagan yang

dibuatnya. Kelompok lain menanggapi dan memberi
masukan atas bagan yang dipresentasikan. • Kegiatan ini

bertujuan untuk agar siswa dapat menganalisis siklus air (IPA

KD 3.8 dan 4.8).

Ayo Membaca
• Siswa membaca senyap teks fiksi “Semut dan Beruang”.
• Siswa diajak bertanya jawab mengenai isi bacaan.
• Sebagai alternatif kegiatan, siswa diminta memperagakan

adegan-adegan dalam bacaan.
• Selanjutnya siswa menuliskan urutan peristiwa pada bacaan

“Semut dan Beruang”.
• Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan siswa

menuliskan urutan peristiwa pada teks bacaan (Bahasa

Indonesia

KD 3.8 dan 4.8).

Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran 15 menit

yang telah berlangsung:
● Apa saja yang telah dipelajari dari kegiatan hari ini?
● Apa yang akan dilakukan untuk menghargai perbedaan di

sekitar?

2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran pada

hari ini.

3. Siswa menyimak penjelasan guru tentang aktivitas

pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. Termasuk

menyampaikan kegiatan bersama orang tua yaitu: meminta

orang tua untuk menceritakan pengalamannya menghargai

perbedaan di lingkungan sekitar rumah lalu menceritakan

hasilnya kepada guru.
4. Siswa menyimak cerita motivasi tentang pentingnya sikap

disiplin.
5. Siswa melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan

kelas.
6. Kelas ditutup dengan doa bersama dipimpin salah seorang

siswa.

I. PENILAIAN

1. Teknik Penilaian

a. Penilaian Sikap

Mencatat hal-hal menonjol (positif atau negatif) yang ditunjukkan siswa dalam sikap

disiplin.

b. Penilaian Pengetahuan

Muatan Indikator Teknik Bentuk Instumen
Penilaian

Bahasa KD Bahasa Indonesia 3.8 dan 4.8 Tes tertulis Soal pilihan ganda

Indonesia Soal isian

Soal uraian

IPA KD Ilmu Pengetahuan Alam 3.8 dan 4.8 Tes tertulis Soal pilihan ganda

Soal isian

Soal uraian

SBDP KD Seni Budaya dan Prakarya 3.2 dan

4.2

2. Penilaian Unjuk Kerja

Membuat Kesimpulan dari Bacaan

Bentuk Penilaian : Tertulis

Instrumen Penilaian : Daftar Periksa

KD BI 3.3 dan 4.3

Muatan Indikator Teknik Bentuk Instumen
Penilaian

Bahasa KD Bahasa Indonesia 3.8 dan 4.8 Diskusi dan Rubrik penilaian

Indonesia unjuk hasil pada BG halaman

13-14.

IPA KD Ilmu Pengetahuan Alam 3.8 dan 4.8 Unjuk kerja Rubrik penilaian

dan hasil pada BG halaman

16-17.

SBDP KD Seni Budaya dan Prakarya 3.2 dan

4.2

1. Menyanyikan lagu dalam berbagai tangga nada
Bentuk Penilaian: Kinerja Instrumen Penilaian: Rubrik KD Seni Budaya dan Prakarya 3.2 dan
4.2

Tujuan Kegiatan Penilaian:
Mengukur keterampilan siswa dalam menyanyikan lagu melalui berbagai tangga nada.

Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Pendampingan
Aspek 3 2
Ada banyak Ada sedikit 1
4 kesesuaian kesesuaian
Tidak ada
Kesesuaian nada Dari awal kesesuaian
dengan notasi hingga akhir

pada lagu lagu dinyanyikan dengan notasi dengan notasi sama sekali
sudah sesuai pada lagu. pada lagu. dengan notasi
dengan
pada lagu.
notasinya.

Kesesuaian Syair lagu dapat Syair lagu dapat Syair lagu Syair lagu tidak
pengucapan dilantunkan dilantunkan diucapkan dilantunkan
syair lagu sesuai melodi sesuai melodi dengan sesuai melodi
dengan dengan jelas, tetapi dan artikulasi
Percaya diri saat sempurna dari sempurna dari dilantunkan tidak jelas.
bernyanyi awal hingga awal hingga tidak sesuai
akhir dan akhir tetapi melodi. Posisi tubuh
artikulasi jelas. artikulasi tidak tidak tegak,
jelas. Posisi tubuh pandangan
Badan berdiri tidak tegak, menunduk,
tegak, rileks, Badan berdiri pandangan ke suara lirih.
tidak takut tegak tapi satu arah, suara
memandang terlihat tegang, kurang jelas.
penonton, suara pandangan ke
terdengar jelas satu arah, suara
jelas.

2. Membuat bagan sederhana tentang siklus air

Bentuk Penilaian: Penugasan Instrumen Penilaian: Rubrik
KD Ilmu Pengetahuan Alam 3.8 dan 4.8
Tujuan Kegiatan Penilaian:

Mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa dalam membuat bagan sederhana untuk
menjelaskan siklus air.

Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Pendampingan 1
Kelengkapan 4 3 2
Informasi Informasi yang
Siswa Siswa Siswa disajikan tidak
Keterbacaan menyajikan menyajikan menyajikan lengkap.
Diagram informasi informasi informasi
dengan sangat dengan lengkap dengan cukup Siswa
lengkap tentang tentang siklus air lengkap tentang menyajikan
siklus air tanpa dengan sedikit siklus air dengan informasi
bantuan guru. bantuan guru. bantuan guru. kurang lengkap.

Siswa Siswa Siswa
menyajikan menyajikan menyajikan
informasi informasi informasi
secara lengkap, dengan dengan cukup
jelas, dan lengkap dan lengkap tanpa
menggunakan menggunakan menggunakan
kata kunci yang kata kunci yang kata kunci.
tepat. tepat dengan
bantuan guru.

3. Mengidentifikasi dan menuliskan peristiwa-peristiwa pada bacaan

Bentuk Penilaian: Penugasan Instrumen Penilaian: Rubrik
KD Bahasa Indonesia 3.8 dan 4.8 Tujuan Kegiatan Penilaian:
Mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengidentifikasi dan menuliskan
peristiwa-peristiwa pada bacaan.

c. Remedial
Siswa yang belum terampil dalam menemukan gagasan pokok dan gagasan pendukung dapat
diberikan contoh-contoh tambahan teks sebagai latihan tambahan. Siswa dapat dibantu oleh
siswa lain yang telah sangat terampil dalam menemukan gagasan pokok dan gagasan pendukung.

d. Pengayaan
Apabila memiliki waktu, siswa dapat memainkan ansambel bunyi mereka kepada kelas lain.

3. Bentuk Instrumen Penilaian Catatan Perilaku Butir Sikap Tindak Lanjut
a. Jurnal Penilaian Sikap

No. Tanggal Nama Siswa
1.
2.
3.
4.
5.

Refleksi Guru:

Mengetahui, Surabaya, Maret 2022
Kepala Sekolah, Guru Kelas VD

SJAM LAHARDO, S.Pd, M.MPd DIANA WIRA REZKYAWATI,S.Pd
NIP. 19690929 199303 1 012 NIP. 19861231 202012 2 003

yi

LKPD 1

Pelajarilah lagu “Air Terjun” hingga kamu dapat menyanyikan dengan baik dan benar. Kemudian,
nyanyikan bersama teman-temanmu. Jika perlu, gunakan alat musik yang ada di sekitarmu untuk
mengiringi. Perhatikan keselarasan suara dan musik (jika kalian menggunakan alat musik).

1. Apa judul lagu tersebut?
Jawaban: Air Terjun.

2. Siapa penciptanya?
Jawaban: A.T.
Mahmud.

3. Tangga nada apa yang digunakan?
Jawaban: Tangga
nada do = C.

4. Apa tanda tempo yang digunakan? Apa artinya?
Jawaban: Tanda tempo yang digunakan adalah sedang, artinya lagu dinyanyikan dengan
kecepatan seperti orang berjalan santai.

LKPD 2 (siswa)berkelompok 4-5 siswa

1. Ceritakan gambar di atas.
2. Proses apa sajakah yang terjadi pada gambar tersebut? Coba jelaskan.

LKPD 3

Bacalah cerita bawah ini!

Semut dan Beruang

Pada suatu hari, Beri si Beruang melihat ke dalam mata air. Beri mengeluh, “Sepertinya air di mata
air ini semakin sedikit saja. Pasti bangsa semut terlalu banyak mengambil air!” Beri lalu
menundukkan kepala, melihat ke tanah dengan teliti. Ah, ia melihat seekor semut hitam berjalan
membawa guci mungil di pundak.

“Berhenti, semut!” teriaknya. “Aku tak akan membiarkanmu mengambil air di sumber airku lagi.
Kamu sudah terlalu banyak mengambil air. Berhenti atau kucakar kau!” ancam Beri Beruang.

Semut hitam kecil itu tidak memperhatikan teriakan Beri. Ia merangkak ke bawah beberapa helai
daun kering. Ia terus berjalan menuju sumber mata air. Beri mencakar dan mengendus daun-daun
sambil berteriak, “Tak ada gunanya sembunyi! Aku bisa menemukanmu!”

Semut hitam berteriak dari arah belakang Beri, “Kenapa kamu pelit sekali? Bayi-bayi semut di
lembah semut sangat kehausan. Air di mata air ini kan masih banyak sekali. Bahkan masih cukup
untuk seribu rusa.”

“Dengar kataku!” geram Beri sambil membalik tubuhnya. “Aku tak akan memberikanmu air lagi.
Semua semut dilarang mengambil air di sini lagi!”

Semut Hitam terdiam sebentar. Lalu katanya, “Apa boleh buat, kalau kau sudah memutuskan
begitu! Tapi aku tetap akan mengambil air untuk bayi-bayi semut di lembah!”

Beri beruang sangat marah. Namun, Semut Hitam sudah menghilang lagi ke bawah daun-daun
kering. Beri mencarinya, tetapi ia tidak melihat apa-apa di rumput. Akhirnya ia kembali dengan
jengkel ke sarangnya di dekat pohon oak.

Semut-semut yang haus menunggu di lembah semut. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya
mereka berbaris menuju mata air. Salah satu semut melihat guci air milik Semut Hitam yang
tergeletak di jalan.

“Pasti Semut Hitam mendapat masalah. Lihatlah! Ini gucinya, tapi dia tidak tampak!” Mereka
memungut guci itu dan terus berjalan.

Saat itu seekor kelinci mengintip dari balik semak. Kelinci itu mengangkat telinganya dan berbisik,
“Jangan pergi ke mata air itu. Pulanglah, kalian dalam bahaya. Beri sedang marah. Ia bilang, air di
mata airnya berkurang. Ia akan mencakar semut-semut yang berani mengambil air dari mata
airnya!”

Akan tetapi semut-semut itu tidak takut. “Mana beruang itu sekarang?” tanya mereka.

“Ia sedang di rumahnya beristirahat,” jawab Kelinci.

Semut-semut itu berbaris seperti tali sepatu di rumput. Mereka melihat seekor tupai duduk di pohon
dan bertanya, “Apa kami sedang berjalan tepat ke arah sarang beruang?”

“Ya, ya, ini memang jalan ke arah sarangnya,” jawab Tupai. “Tapi sebaiknya kalian balik ke rumah.
Beri beruang dari tadi berteriak terus. Katanya, kalau kalian mengambil air dari mata airnya, ia akan
mencakar kalian.”

Akan tetapi semut-semut itu tak mau kembali. Mereka terus berbaris seperti tali sepatu di tanah.
Hari hampir malam ketika mereka tiba di depan pohon oak tua. Mereka melihat sekeliling, dan
menemukan sebuah retakan di tanah. Mereka masuk ke dalamnya, dan mulai menggali sebuah
lubang.

“Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian menggali?” tanya Tikus Tanah yang merasa terganggu
dari tidurnya. “Kami ingin menangkap Beri beruang. Kami sedang membuat jebakan untuknya,”
kata para semut.

“Bahaya sekali!” seru Tikus Tanah.

“Dia pasti sudah menangkap Semut Hitam saudara kami. Ia juga berniat mencakar kami, hanya
karena kami mengambil air dari mata air!” kata semut- semut.

“Aku akan menolong kalian menggali di bawah sarangnya. Aku pernah hampir tertangkap dia
dahulu.”

Seharian itu, para semut dan Tikus Tanah menggali lubang di bawah sarang Beri. Mereka terus
menggali selama sepuluh hari. Beri beruang sama sekali tidak curiga.

Suatu malam di hari kesepuluh, Beri beruang kembali ke sarangnya dengan hati gembira. Ia
berhenti di depan rumahnya di pohon oak dan berkata pada dirinya,

“Aku sudah makan dan minum sampai kenyang. Satu-satunya yang bikin aku jengkel adalah semut-
semut itu. Mereka masih berani mengambil air dari mata airku! Besok akan aku hancurkan
lembah semut itu! Akan kucakar mereka dengan cakarku seperti ini…”

Beri beruang mulai mencakar ke segala arah. Ia menghentakkan kakinya ke lantai sarangnya dan…
BRRUUKK…

Lantai sarangnya jebol. Beri beruang jatuh ke lubang di bawah sarangnya. Lubang itulah yang telah
digali para semut dan Tikus Tanah. Beri Beruang harus terus tinggal di lubang itu, kecuali ada
penjaga hutan yang menemukannya.

Semut-semut itu akhirnya hidup damai di lembah semut. Saat itu Semut Hitam saudara mereka juga
sudah kembali ke rumah. Ternyata ia hanya terpeleset di jalan. Jadi tidak ada yang merusak
kebahagiaan mereka sekarang. Para semut dengan bebas pergi mencari makan dan minum di hutan.

(Sumber: bobo.kidnesia.com)

Jelaskan peristiwa pada cerita “Semut dan Beruang” dengan bahasamu sendiri.
Tulislah dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan penggunaan
kata-kata baku. Perhatikan pula penggunaan tanda baca yang benar. Tulislah
dalam kotak berikut, lalu bacalah di depan teman-teman dan Bapak/Ibu Guru!

Urutan peristiwa pada cerita “Semut dan Beruang”

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013

Satuan Pendidikan : SDN BARATAJAYA
Kelas/Semester : V (lima) /2 (dua)
Tema : 8. Lingkungan Sahabat Kita
Subtema : 1. Manusia dan Lingkungan

Pembelajaran ke :3

Muatan : Bahasa Indonesia, PPKn, IPS
Alokasi Waktu : 6 x 25 menit (1 kali pertemuan)

A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan
benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya
yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian
Kompetensi
3.8
Men 3.8.1 Membaca teks narasi
peristiwa atau tindakan yang
guraikan urutan peristiwa atau tindakan terdapat pada teks nonfiksi
yang terdapat pada teks nonfiksi
4.8 4.8.1 Menceritakan kembali

Men peristiwa atau tindakan dengan
yajikan kembali peristiwa atau tindakan
dengan memperhatikan latar cerita yang memperhatikan latar cerita
terdapat pada teks fiksi

PPKn

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
1.3 3.3.1 Menyusun pertanyaan tentang
keberagaman sosial budaya masyarakat
Mensyukuri keragaman sosial
masyarakat sebagai anugerah Tuhan
Yang Maha Esa dalam konteks
Bhineka Tunggal Ika
2.3

Bersikap toleran dalam keragaman
sosial budaya masyarakat dalam
konteks Bhineka Tunggal Ika
3.3

Menelaah keragaman sosial budaya

masyarakat

4.3 4.3.1 Mendiskusikan isi informasi
yang diperoleh dari berbagai sumber
Menyelenggarakan kegiatan yang terkait keberagaman sosial budaya
mendukung keragaman sosial masyarakat
budaya masyarakat

IPS

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian

3.3 Kompetensi
Menganalisi
3.3.1 Mengamati
s peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan
kehidupan masyarakat di bidang sosial dan gambar/foto/vidio/ teks
budaya untuk memperkuat kesatuan dan
persatuan bangsa Indonesia serta hubungannya bacaan tentang interaksi
dengan karakteristik ruang
4.3 Menyajikan sosial dan hasil-hasil
hasil analisis tentang peran ekonomi dalam
upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat pembangunan di
di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat
kesatuan dan persatuan bangsa lingkungan masyarakat,

4.3.1 Mengamati

gambar/foto/vidio/ teks

bacaan tentang interaksi

sosial dan hasil-hasil

pembangunan di

lingkungan masyarakat,

serta pengaruhnya

terhadap pembangunan

sosial, budaya, dan

ekonomi masyarakat

C. Tujuan Pembelajaran
a. Melalui kegiatan berdiskusi, siswa mampu mengidentifikasi peristiwa pada teks.
b. Melalui kegiatan pengamatan, siswa mampu mengidentifikasi keragaman sosial budaya
masyarakat Indonesia.
c. Melalui kegiatan bermain peran, siswa mampu menunjukkan sikap toleransi yang dapat
dilakukan dalam keragaman sosial budaya di Indonesia.
d. Melalui kegiatan mengamati, siswa mampu mengidentifikasi jenis-jenis usaha dan
kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia.

D. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
Adapun nilai karakter yang ingin dikembangkan adalah sebagai berikut.
● Disiplin
● Kerja keras
● Tanggung jawab
● Nasionalis

E. Materi Pembelaran

PPKn

Keragaman Budaya Bangsa di Wilayah Indonesia

Kekayaan budaya Indonesia karena berbagai suku bangsa yang ada. Kekayaan itu beragam
bentuknya. Beberapa di antaranya berbentuk bahasa daerah, rumah tradisional, pakaian adat, dan
kesenian daerah berupa tari- tarian, alat musik, lagu-lagu, dan upacara adat. Semua budaya
tersebut menjadi ciri khas tiap-tiap daerah.

Berikut contoh budaya daerah di Indonesia.

1. Bahasa daerah
2. Rumah adat
3. Pakaian adat
4. Kesenian daerah

Itulah contoh keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Indonesia. Semua
itu merupakan kekayaan negara Indonesia yang sangat dikagumi negara lain.
Indonesia memang memiliki masyarakat majemuk. Namun demikian, masyarakat Indonesia tetap
hidup rukun, saling menghormati, dan bertoleransi antarwarga masyarakat. Masih banyak
keragaman masyarakat Indonesia lainnya.

Toleransi adalah sikap kita menghargai orang lain yang berbeda suku, adat, agama dan lainnya
agar tercipta kerukunan.
Contoh sikap toleransi di sekolah
1. Tidak membeda-bedakan teman
2. Menghargai teman yang berbeda agama
3. Mengahargai teman yang berbeda suku
4. Menghormati guru
5. Saling membantu walaupun berbeda-beda agama

IPS
Jenis Usaha dengan Mengolah Sumber Daya Alam

Untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat melakukan berbagai usaha. Berbagai kegiatan dan
jenis usaha yang dilakukan menghasilkan barang dan jasa. Salah satu jenis usaha di masyarakat
yaitu mengolah sumber daya alam dari lingkungan.
Kita mengenal berbagai bentuk kegiatan manusia dalam mengolah sumber daya alam untuk
mencukupi kebutuhan hidup. Jenis usaha bidang produksi yang bergerak dalam pengolahan sumber
daya alam (hewan dan tumbuhan) disebut usaha agraris. Jenis usaha yang termasuk bidang agraris
(pertanian dalam arti luas) antara lain persawahan, perkebunan, perhutanan, peternakan, dan
perikanan.
Umumnya, usaha persawahan dan perkebunan dilakukan di daerah
perdesaan karena tanahnya masih luas. Namun, sekarang kita dapat melakukan
usaha penanaman pada lahan sempit, misalnya dengan cara hidroponik (penanaman dengan
media air) atau vertikultur (cara bercocok tanam dengan menempatkan media tanam dalam wadah
yang disusun secara vertikal). Tanah pertanian ditanami sayur-mayur, buah-buahan, dan palawija.
Lahan pertanian juga dimanfaatkan untuk perkebunan. Tanaman perkebunan di antaranya cengkih,
teh, karet, cokelat, tembakau, kopi, dan kelapa sawit.
Usaha di bidang peternakan membutuhkan lahan yang luas. Hewan-hewan yang diternakkan antara
lain sapi, kambing, domba, itik, dan ayam. Selain itu, ada juga peternakan ulat sutra. Kepompong
ulat sutra dapat menghasilkan serat bahan baku kain sutra.
Kegiatan pertanian lainnya adalah perikanan. Usaha di bidang perikanan dapat dilakukan di daerah
pantai atau bendungan/waduk. Akan tetapi, ada juga usaha perikanan yang memanfaatkan kolam-
kolam di lahan persawahan.
Ada pula jenis usaha lain yang memanfaatkan secara langsung sumber daya alam. Jenis usaha ini
disebut bidang usaha ekstraktif. Dalam bidang usaha ekstraktif, kita hanya mengambil sumber daya
alam tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu. Bidang usaha ekstraktif yaitu berburu,
pertambangan, dan penebangan hutan.

Jenis Usaha Masyarakat Indonesia
Sebagian besar masyarakat Indonesia memiliki usaha yang bergerak di bidang
pertanian. Selain pertanian, ada bermacam-macam jenis usaha masyarakat Indonesia. Jenis usaha
itu ada yang menghasilkan barang dan ada jenis usaha menghasilkan jasa. Berikut beberapa jenis
usaha selain pertanian.

1. Perindustrian
Industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan
peralatan, misalnya mesin. Ada industri yang mengolah bahan baku atau mentah menjadi produk
olahan. Ada industri yang hanya mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi. Ada
pula industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.

Ada industri besar dan industri kecil. Industri besar menggunakan peralatan, modal,
dan tenaga kerja dalam jumlah besar. Industri kecil menggunakan peralatan, modal,
dan tenaga kerja dalam jumlah lebih kecil. Contoh industri kecil, antara lain perajin mebel,
pembuatan tahu atau tempe, dan perajin keramik. Contoh industri besar antara lain industri baja,
industri mobil, dan industri tekstil.

2. Perdagangan
Perdagangan adalah semua hal yang berhubungan dengan kegiatan jual beli. Dalam
perdagangan ada perpindahan hak milik. Pedagang membeli barang atau jasa dari suatu tempat
pada waktu tertentu, kemudian menjualnya ke tempat lain dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Tanpa adanya perdagangan, setiap orang harus memproduksi sendiri segala kebutuhan hidupnya.
Dengan adanya perdagangan, produsen menjual hasil produksinya pada konsumen. Barang-barang
yang diperdagangkan antara lain bahan makanan, pakaian, hewan, barang elektronika, kendaraan
bermotor, dan sebagainya.

3. Jasa
Jasa adalah segala aktivitas atau manfaat yang ditawarkan kepada orang
lain (konsumen). Meskipun tidak menghasilkan barang seperti misalnya industri konfeksi
menghasilkan pakaian. Usaha jasa memberikan pelayanan kepada konsumen. Contoh pekerjaan yang
menjual jasa adalah guru, pengacara, dokter, montir mobil, jasa keuangan, pemandu wisata, dan
sebagainya.

BAHASA INDONESIA
Teks Nonfiksi adalah karya tulis yang sifatnya berdasarkan fakta dan kenyataan serta ada kebenaran
di dalamnya yang ditulis berdasarkan kajian keilmuan dan atau pengalaman serta bersifat informatif.
Ciri-ciri teks nonfiksi antara lain:
1. Berisi penjelasan tentang suatu hal atau objek tertentu yang faktual. Mencapai objektivitas
yang tinggi dan berusaha menarik serta menggugah nalar (pikiran) pembaca.

2. Bahasa bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak

bermakna ganda. Penjelasan berupa fakta atau gagasan. Dapat dilengkapi gambar, seperti grafik,
tabel/diagram.
Jenis Teks Nonfiksi Teks nonfiksi adalah teks yang berisi fakta atau hal-hal yang benar-benar terjadi
dalam kehidupan sehari-hari. Teks nonfiksi dapat ditemukan dalam artikel surat kabar atau majalah,
misalnya jurnal tentang sejarah atau ilmiah, biografi, dan karya sastra.

F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
a. Pendekatan : TPACK (Technological and Pedagogical Content Knowledge) dan Sintifik
b. Model : PjBL (Project Based Learning)
c. Metode : Ceramah, diskusi, penugasan dan tanya jawab

G. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Orientasi/Apers 1. Kelas dibuka dengan salam, menanyakan 10 menit
epsi/Motivasi
kabar, dan mengecek kehadiran siswa. 15 menit
Inti 2. Siswa diajak berdo’a terlebih dahulu sebelum

memulai pelajaran (Religius dan Integritas)

3. Siswa diajak bertanya jawab pentingnya

mengawali setiap kegiatan dengan doa. Selain

berdoa, guru dapat memberikan penguatan tentang

sikap syukur. (Religius)

4. Menyanyikan salah satu lagu wajib dan

atau nasional.

5. Siswa menyimak penjelasan guru tentang

pentingnya sikap disiplin yang akan dikembangkan

dalam pembelajaran.

6. Siswa memperhatikan penjelasan guru

tentang kegiatan yang akan dilaksanakan dengan

tanggung jawab.

7. Siswa memperhatikan penjelasan guru

tentang tujuan, manfaat, dan aktivitas pembelajaran

yang akan dilakukan.

8. Mengulas sedikit materi yang telah

disampaikan hari sebelumnya

Ayo Membaca
● Siswa membaca teks “Rumah Betang Uluk
Palin”. (Literasi)
● Siswa diajak bertanya jawab mengenai isi

bacaan.

Ayo Berdiskusi
● Siswa diajak bertanya jawab mengenai
macam – macam rumah adat yang mereka ketahui
● Siswa disuruh menyebutkan asal dari rumah

adat yang telah mereka sebutkan
● Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok

terdiri atas 2-3 siswa setiap kelompok.
● Bersama kelompoknya, siswa berdiskusi

mengenai peristiwa pada bacaan dan keunikan

rumah betang.

Ayo Membaca
● Siswa membaca teks “Keragaman Budaya
Bangsa di Wilayah Indonesia” dengan cermat.

Teknik membaca dapat menggunakan teknik

membaca senyap atau membaca keras bergantian.

(Literasi)
● Siswa diajak bertanya jawab mengenai isi

bacaan, misalnya sebagai berikut. (Collaburation)

Ayo Bermain Peran
● Dengan kelompoknya, siswa mendiskusikan

sikap toleransi yang dapat dilakukan dalam

keragaman budaya masyarakat Indonesia.
● Setiap kelompok membuat naskah drama

pendek tentang sikap toleransi.

Ayo Membaca

Penutup ● Siswa membaca senyap bacaan “Jenis Usaha 15 menit
dengan Mengolah Sumber Daya Alam”. (Literasi)
● Siswa diajak bertanya jawab mengenai isi
bacaan.(Collaburation)
Ayo Mengamati
● Siswa mengamati jenis-jenis usaha di
lingkungan sekitar yang mengolah sumber daya
alam. Setiap kelompok menuliskan jenis-jenis usaha
yang terdapat di daerah tempat tinggalnya.(Gotong
Royong)
Ayo Bercerita
● Setiap kelompok mempresentasikan hasil
kegiatan pengamatannya di depan kelompok-
kelompok lain.

1.

1. Siswa diminta untuk merefleksikan sikap,
pengetahuan, dan keterampilan tentang kegiatan-
kegiatan yang terkait dengan materi pembelajaran
hari itu.(Mandiri)
2. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil
pembelajaran pada hari ini.
3. Siswa menyimak penjelasan guru tentang
aktivitas pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
Termasuk menyampaikan kegiatan bersama orang
tua yaitu:

Kegiatan Bersama Orang Tua
a. Mengamati bentuk sikap-sikap toleransi atas
keragaman budaya di lingkungan tempat tinggalnya.
b. Mengidentifikasi kebutuhan dalam keluarga
yang memanfaatkan hasil dari usaha bidang agraria.
4. Siswa diingatkan untuk tetap menjaga prokes
dimanapun tempatnya.
5. Siswa diajak berdoa sebelum pembelajaran
diakhiri di pimpin oleh salah satu siswa. (Religius)

H. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar
a. Media

● LKPD
● Powerpoint
● Pojector dan Layar
● Laptop

b. Alat dan bahan
● Pensil
● Penghapus
● Penggaris dan alat tulis lainnya

c. Sumber belajar:
● Buku Siswa dan Buku Guru. Tema 8: Lingkungan Sahabat Kita Tema 1
Subtema 3
● Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=kwgNQo4Qk2I&t=5s
● Buku ESPS Erlangga

I. Penilaian Desiplin Kerja Tanggung Jml Nilai Kategori
a. Sikap Keras Jawab Skor
Format Penilaian Sikap
a. Lembar Observasi

No Nama

0 1 20 1 2 0 1 2

Skor maksimal = 2 x 5 = 10

Skor yang diperoleh Nilai Sikap = x 100

Skor maksimal

Rentangan nilai

Sangat Baik = 91 – 100

Baik = 83 – 90

Cukup = 75 – 82

Perlu Bimbingan = < 75

b. Rubrik Penilaian Deskripsi Penskoran
Aspek yang
dinilai ▪ Mendengarkan 2 Jika kedua aspek dilakukan
Jika hanya satu aspek
Disiplin penjelasan guru saat 1 yang dilakukan
0 Jika kedua aspek tidak dilakukan
Kerja keras web metting.
▪ Tidak Jika kedua aspek dilakukan
Jika hanya satu aspek
meninggalkan web yang dilakukan
Jika kedua aspek tidak dilakukan
metting.
▪ Tidak mudah putus asa2

dalam mengerjakan tugas 1
▪ Berusaha mengerjakan

tugas dengan sebaik- baiknya. 0

Tanggung ▪ Menyelesaikan tugas tepat 2 Jika kedua aspek dilakukan
jawab Jika hanya satu aspek
waktu 1 yang dilakukan
▪ Mengerjakan perintah Jika kedua aspek tidak dilakukan

sesuai dengan petunjuk. 0

b. Pengetahua
n Kisi-kisi soal

Muatan Indikator Teknik Bentuk Nomor
Soal
Bahasa Penilaian Instrumen 3
Indonesia
▪ Menguraikan urutan peristiwa Tes tertulis Soal uraian 1

atau tindakan yang terdapat pada

teks nonfiksi

IPS ▪ Menganalisis peran ekonomi Tes tertulis Soal uraian

dalam upaya menyejahterakan

kehidupan masyarakat di bidang

sosial dan budaya untuk

memperkuat kesatuan dan

persatuan bangsa Indonesia serta

hubungannya dengan

karakteristik ruang

PPKn ▪ Menelaah keragaman sosial Tes tertulis Soal uraian 1
budaya masyarakat

Rubrik penskoran
Bahasa Indonesia
Skor masing-masing soal adalah 10 Skor
maksimal = 3 x 10 = 30

Skor yang diperoleh x 100
Nilai Sikap =

Skor maksimal

IPS

Skor masing-masing soal adalah 6 Skor
maksimal = 5 x 6 = 30

Skor yang diperoleh x 100
Nilai Sikap =

Skor maksimal

PPKn

Skor masing-masing soal adalah 6 Skor
maksimal = 5 x 6 = 30

Skor yang diperoleh x 100
Nilai Sikap =

Skor maksimal

J. Kegiatan Remidial dan Pengayaan
▪ Remidial
Peserta didik yang belum menguasai materi (belum mencapai ketuntasan belajar) akan dijelaskan
kembali oleh guru. Guru melakukan penilaian kembali dengan soal yang sejenis atau memberikan
tugas individu terkait dengan topik yang telah dibahas. Remedial dilaksanakan pada waktu dan
hari tertentu yang disesuaikan, contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar
jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

▪ Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik yang sudah menguasai materi sebelum waktu yang
telah ditentukan, diminta untuk soal-soal pengayaan berupa pertanyaan-pertanyaan yang lebih
fenomenal dan inovatif atau aktivitas lain yang relevan dengan topik pembelajaran. Dalam
kegiatan ini, guru dapat mencatat dan memberikan tambahan nilai bagi peserta didik yang berhasil
dalam pengayaan.

Mengetahui, Surabaya, Maret 2022
Kepala Sekolah, Guru Kelas VD

SJAM LAHARDO, S.Pd, M.MPd DIANA WIRA REZKYAWATI,S.Pd
NIP 19690929 199303 1 012 NIP 19861231 202012 2 003

LKPD-1 (LEMBAR KERJA PESETA DIDIK)
Bahasa Indonesia
Kelas V

IDENTITAS No.
Nama Absen
………………………………………


Click to View FlipBook Version