144 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL Persediaan adalah harta lancar yang dimiliki dalam rangka menjalankan operasional perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan mencapai tujuan. Persediaan barang terbagi atas bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi. Dalam bisnis ritel jenis persediaannya merupakan barang jadi yang merupakan persediaan barang dagangan. Persediaan barang dagangan adalah persediaan barang yang dibeli dari supplier atau produsen untuk dijual kembali kepada konsumen tanpa merubah bentuk. Perusahaan memiliki bagian yang bertugas untuk mengatur persediaan barang yang dimiliki mulai dari cara memperoleh persediaan, penyimpanan, sampai persediaan tersebut dimanfaatkan atau dikeluarkan yaitu manajemen persediaan. Bisnis ritel seringkali menemui berbagai kendala yang terjadi karena aktivitas yang kompleks. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian persediaan untuk meminimalisasi kesalahan. Pengendalian persediaan (stock control) adalah usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam penyediaan barang yang dibutuhkan untuk kegiatan operasional perusahaan agar terpenuhi secara optimal sehingga kegiatan operasional berjalan lancar dan mengurangi adanya risiko kelebihan atau kekurangan persediaan sehingga perusahaan menanggung biaya persediaan sekecil mungkin. Pengadaan berbagai persediaan barang dalam bisnis ritel memerlukan pengeluaran berbagai biaya yang harus dipertimbangkan terkait manajemen persediaan. Terdapat dua sistem untuk mencatat persediaan barang dagangan, yaitu sistem fisik dan perpetual. Sistem pencatatan fisik (periodik) adalah sistem pencatatan persediaan barang dagangan yang dilakukan secara berkala dalam suatu periode tertentu. Sistem perpetual adalah sistem pencatatan persediaan barang dagangan yang dilakukan secara terus menerus. Harga pokok penjualan adalah harga beli dan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang hingga siap untuk dijual. First In First Out artinya masuk pertama keluar pertama, sehingga pada metode ini unit persediaan yang pertama kali masuk ke gudang atau diterima perusahaan akan dijual pertama. LIFO (Last In First Out) artinya masuk terakhir keluar pertama, sehingga metode ini mengasumsikan unit persediaan barang yang dibeli pertama akan dikeluarkan terakhir dan unit yang dijual pertama adalah unit persediaan yang terakhir dibeli atau masuk ke gudang. Metode average atau rata-rata tertimbang diperoleh dengan membagi total harga pokok persediaan yang tersedia untuk dijual dengan jumlah unit yang tersedia. RANGKUMAN
RETAIL 145 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR BAB TUGAS MANDIRI Baca ketarangan berikut dan kerjakan sesuai dengan perintah! Berikut adalah data persediaan barang dagangan berupa beras merek “AA”. 1. Tanggal 1 Desember 2019; Persediaan awal 500 kg @Rp. 10.000,00 2. Penjualan pada minggu pertama sebanyak 325 kg dengan harga jual @ Rp. 11.000,00 3. Pada tanggal 10 Desember 2019 dilakukan pembelian sebanyak 450kg @ Rp. 10.100,00 4. Penjualan pada minggu kedua menghabiskan 375 kg dengan harga jual @ Rp. 11.200,00 5. Penjualan pada minggu ketiga menghabiskan 150 kg dengan harga jual @ Rp. 11.500,00 6. Pada tanggal 25 Desember 2019 dilakukan pembelian sebanyak 425kg @ Rp. 10.300,00 7. Penjualan pada minggu keempat menghabiskan 2255 kg dengan harga jual @ Rp. 11.500,00 Tentukan nilai persediaan akhir dan nilai Harga Pokok Penjualan serta laba/ rugi bulan Bulan Desember 2019 jika perhitungan persediaan barang menggunakan; 1. FIFO 2. LIFO 3. Average Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar! 1. Berilah contoh barang yang merupakan bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi bagi suatu perusahaan! 2. Apa yang dimaksud dengan persediaan barang bagi sebuah perusahaan dagang? 3. Mengapa seorang retailer memerlukan manajemen persediaan? 4. Apa yang dimaksud dengan pengendalian persediaan dan apa manfaatnya? 5. Biaya apa saja yang harus dipertimbangkan dalam melakukan manajemen persediaan? 6. Dalam menyimpan barang, biaya apa saja yang perlu dipertimbangkan? 7. Apa perbedaan antara sistem periodik dan perpetual dalam pencatatan persediaan barang? 8. Jika Anda mengelola sebuah usaha ritel, sistem persediaan apa yang akan diterapkan? Berikan alasannya! 9. Apa perbedaan antara Harga Pokok Penjualan dan harga jual? Jelaskan! 10. Bagi usaha ritel, menurut Anda perhitungan persediaannya lebih cocok dengan metode FIFO, LIFO, atau average? Berikan alasannya!
146 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL REFLEKSI Setelah mempelajari bab “Pengelolaan Persediaan dalam Bisnis Ritel” ini Anda tentunya telah memahami tentang konsep persediaan barang, manajemen persediaan, pencatatan dan perhitungan persediaan barang, serta laporan persediaan barang dalam bisnis ritel. Dari materi tersebut mana yang menurut Anda paling sulit untuk dipahami?
RETAIL 147 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP A. PILIHAN GANDA Pilihlah salah satu jawaban yang kamu anggap paling benar! 1. Berikut ini adalah tujuan promosi, kecuali... A. Membujuk B. Memberi informasi C. Menjual D. Mengingatkan E. Modifikasi tingkah laku 2. Memungkinkan penjual mengulang pesan berkali-kali, sedangkan calon pembeli dapat membandingkan pesan yang diterima dari beberapa pesaing. Hal tersebut merupakan kelebihan dari teknik promosi... A. Advertising B. Personal seling C. Public relation D. Sales promotion E. Direct selling 3. Teknik promosi yang memungkinkan komunikasi dua arah (penjual dan pembeli) serta terbukti dalam membangun keyakinan konsumen merupakan teknik.... A. Advertising B. Personal seling C. Public relation D. Sales promotion E. Direct selling 4. Berikut ini adalah bentuk-bentuk dari sales promotion, kecuali... A. Penjual parfum menyediakan tester bagi konsumennya. B. Toko “X” memberikan kupon berhadiah langsung bagi pembelian senilai Rp. 50.000,00. C. PT. Wongs mengadakan kegiatan jalan sehat berhadiah dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-37. D. Program cash back bagi 10 pembeli pertama Perumahan Citra Marketing. E. Diskon 10% untuk semua produk PT. Unilove. 5. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan bauran promosi, kecuali... A. Hubungan masyarakat untuk menciptakan kesan positif terhadap perusahaan di antara para pembeli. B. Periklanan memberikan kesadaran kepada pembeli tentang suatu produk atau perusahaan yang menawarkannya. C. Personal selling menjelaskan tentang berita periklanan yang menyatakan penawaran produk atau jasa sesuai dengan keinginan pembeli. PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP
148 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP D. Promosi penjulan dapat dilakukan dengan menawarkan potongan khusus kepada calon pembeli jika mereka membeli sekarang. E. Hubungan masyaraat, personal selling, periklanan, dan promosi penjualan harus dilaksanakan secara bersamaan. 6. Berikut ini yang bukan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam pemilihan media promosi adalah; A. Produk B. Karakteristik media C. Bentuk usaha D. Biaya E. Sasaran atau target konsumen 7. Promo yang bersifat tentative misalnya mingguan atau awal bulan akan lebih efektif jika menggunakan media promosi berupa... A. TV B. Radio C. Poster D. Billboard E. Personal selling 8. Toko ritel biasanya menggunakan sarana berikut dalam melakukan promosi, kecuali... A. Floor display B. End Gondola C. Meja kasir D. Wagon E. Double gondola 9. Berikut ini merupakan ruang lingkup kegiatan administrasi, yaitu..… A. Perencanaan, pengorganisasian, pengolahan, dan pengawasan B. Menghimpun, mencatat, menggandakan, mengirim C. Mengolah, menaruh, mengawasi, dan mengorganisasi D. Mencatat, mengkomunikasikan, memudahkan, memberikan layanan E. Memudahkan, mengkomunikasikan, mengatur, memberikan layanan 10. Transaksi berikut yang merupakan transaksi internal adalah... A. Pemakaian perlengkapan toko B. Pembelian barang dagang C. Pembayaran biaya listrik D. Penjualan tunai E. Pembayaran hutang
RETAIL 149 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 11. Berikut ini merupakan salah satu Standard Operational Procedure (SOP) untuk menangani administrasi pembelian tunai yaitu.... A. Periksa formulir aplikasi kredit, apakah sesuai dengan bukti-bukti yang dilampirkan B. Buatkan bukti transaksi penerimaan kas seperti kuitansi C. Kirimkan barang yang dijual dengan cepat kepada konsumen sebagai pelayanan yang sempurna D. Barang dagangan sebelum dijual diperiksa apakah sesuai dengan pesanan pembeli, tidak cacat, dan apakah sesuai standar mutu. Bila ya, maka barang dikirim kepada pembeli, bila tidak, barang dikembalikan kagi ke gudang E. Pemeriksaan barang dilakukan oleh ahlinya apakah sesuai dengan pesanan atau tidak (baik kualitas maupun kuantitas). Bilai ya, maka barang akan masuk ke gudang, bila tidak, maka barang akan dikembalikan dengan memberikan nota hasil pemeriksaan kepada penjual 12. Mencocokkan antara bukti pembelian yang dibawa supplier dengan rangkapannya merupakan salah satu Standard Operational Procedure (SOP) untuk menangani administrasi..... A. Pembelian tunai B. Penjualan tunai C. Penjualan kredit D. Penerimaan kas E. Pengeluaran kas 13. Berikut ini adalah dokumen-dokumen yang digunakan dalam transaksi pembelian kredit, kecuali... A. Faktur B. Aplikasi kredit C. Surat perjanjian D. Surat permintaan pembelian E. Kuitansi 14. Berikut ini yang termasuk dalam alur transaksi pengeluaran kas adalah... A. Membuat surat perjanjian sesuai dengan standar perusahaan B. Memeriksa keabsahan uang yang diterima. Gunakan alat untuk mengecek uang secara fisik. Apabila pelanggan menggunakan cek, maka periksa keabsahan cek tersebut, dan buat konfirmasi keabsahan cek tersebut kepada bank yang mengeluarkan cek tersebut C. Menerima bukti transaksi (bukti pengeluaran bank/kuitansi) yang telah ditandatangani oleh supplier atau pihak yang menerima uang D. Menerima surat penawaran dari berbagai perusahaan E. Membuat nota kontan dengan benar dan teliti, sehingga tidak merugikan perusahaan dan konsumen. Nota kontan dibuat beberapa rangkap untuk kepentingan administrasi
150 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 15. Berikut ini yang termasuk dalam alur transaksi penerimaan kas adalah... A. Membuat daftar barang yang akan dibeli B. Menerima surat penawaran dari berbagai perusahaan C. Membuat nota kontan dengan benar dan teliti, sehingga tidak merugikan perusahaan dan konsumen. Nota kontan dibuat beberapa rangkap untuk kepentingan administrasi D. Membuat surat perjanjian sesuai dengan standar perusahaan E. Memeriksa keabsahan uang yang diterima. Gunakan alat untuk mengecek uang secara fisik. Apabila pelanggan menggunakan cek, maka periksa keabsahan cek tersebut, dan buat konfirmasi keabsahan cek tersebut kepada bank yang mengeluarkan cek tersebut. 16. Berikut ini yang merupakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat kuitansi kecuali... A. Jumlah uang dalam huruf harus dalam bentuk huruf latin. B. Di akhir uraian atau penjelasan sebaiknya diberikan tanda akhir tulisan agar tulisan tersebut tidak dapat ditambahkan penjelasan lain yang akan merugikan C. Tempat & tanggal sebaiknya berdekatan dengan tanda tangan orang yang menerima uang D. Tulislah nama lengkap orang yang menerima uang E. Apabila menggunakan materai, maka seharusnya tanda tangan mengenai materai yang ditempelkan 17. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan terkait penulisan cek dan bilyet giro yang benar, kecuali... A. Terdapat nama cek atau bilyet giro harus tercantum. B. Terdapat nama yang tertulis dalam cek untuk cek atas nama. C. Terdapat nama yang tertulis dalam cek untuk cek atas unjuk. D. Terdapat dua tanda cek silang atau cross cheque di pojok kiri atas untuk cek silang. E. Terdapat jumlah dana yang dipindahkan baik dalam angka maupun dalam huruf secara lengkap. 18. Kain bagi sebuah industri batik merupakan jenis persediaan A. Bahan baku B. Bahan setengah jadi C. Barang jadi D. Barang Produsen E. Barang Konsumen
RETAIL 151 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 19. Manakah dari pernyataan dibawah ini yang merupakan kelebihan system pencatatan periodik... A. Harga produk yang akan dijual B. Harga beli suatu produk C. Laba yang didapat dari penjualan suatu produk D. Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual E. Harga persediaan suatu produk 20. Sistem pencatatn persediaan barang dagangan yang dilakukan secara berkala merupakan pengertian dari system pencatatan persediaan... A. Perpetual B. Terus menerus C. Fisik D. Stock dasar E. Sell through 21. Dibawah ini merupakan pengendalian persediaan dalam usaha ritel, kecuali A. Menekan pengadaan barang B. Waktu kedatangan barang pesanan C. Pelayanan terbaik kepada pelanggan D. Jumlah barang yang disimpan E. Daftar stock dasar 22. Dibawah ini merupakan jenis-jenis biaya : a) Biaya pengepakan; b) Biaya modal; c) Terganggunya produksi; d) Kehilangan pelanggan; e) Biaya akibat perubahan harga. Manakah yang termasuk ke dalam jenis-jenis biaya kehabisan persediaan bahan A. A, B B. A, C C. C, D D. D, E E. C, E 23. Jika terdapat persediaan awal 300 unit dengan harga pokok Rp 4.300,00. Pembelian 500 unit dengan harga pokok Rp 4.500,00. Jika terdapat penjualan 400 unit, maka nilai persediaan akhir periode tersebut jika perhitungan dilakukan dengan metode LIFO adalah…. A. Rp. 450.000,00 B. Rp. 1.290.000,00 C. Rp. 1.740.000,00 D. Rp. 1.800.000,00 E. Rp. 3.090.000,00
152 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP 24. Jika terdapat persediaan awal 250 unit dengan harga pokok Rp 5.000,00. Pembelian 600 unit dengan harga pokok Rp 5.200,00. Jika terdapat penjualan 300 unit, maka nilai HPP pada periode tersebut jika perhitungan dilakukan dengan metode LIFO adalah…. A. Rp. 260.000,00 B. Rp. 1.250.000,00 C. Rp. 1.560.000,00 D. Rp. 2.810.000,00 E. Rp. 3.120.000,00 25. Jika persediaan awal barang dagang senilai Rp 2.000.000,00. Pembelian Rp. 3.500.000,00, biaya angkut pembelian Rp. 200.000,00, potongan pembelian Rp. 75.000,00, dan persediaan akhir barang dagang senilai Rp. 2.100.000,00 maka besarnya HPP adalah…. A. Rp. 2.000.000,00 B. Rp. 2.100.000,00 C. Rp. 5.500.000,00 D. Rp. 3.525.000,00 E. Rp. 3.175.000,00
RETAIL 153 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL DAFTAR PUSTAKA Adhaghassani, Fakhriyani Sefti. 2016. Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) di Cherryka Bakery. Yogyakarta: Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Afifuddin. 2015. Dasar-Dasar Manajemen. Bandung: Alfabeta Alma, Buchari. 2011. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta Arifin, Choirul. 2016. MatahariStore.com Jadi Versi Online Jaringan Gerai Matahari Department Store. tribunnews.com, 9 November 2016. Azem, Saba dan RRK Sharma. 2015. Elements of the Retail Marketing Mix: a Study of Different RetailFormats in India. Kanpur: Indian Institute of Technology. Baridwan, Zaki.2008. Intermediate accounting. Yogyakarta: BPFE Berman dan Evans. 2010. Retail management. 12thEdition. Jakarta: Pearson Bashin, Hitesh. 2016. Physical Evidence in Marketing Mix. http://www.marketing91. com/physicalevidence-marketing-mix/. 10 November 2016 Bhasin, Hitesh. 2016. Service Marketing Mix- 7 P’s of Marketing. http://www. marketing91.com/servicemarketing-mix/. 10 November 2016. Business Case Studies. - . Marketing Theory: Marketing Mix (Price, Place, Promotion, Product). Business Dictionary. - . Promotion. http://www.businessdictionary.com/definition/ promotion.html. 10 November 2016. Dit.PSMK. 2014. Administrasi Transaksi. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk SMK/MAK Djasmin, Saladin dan Yevis Merti Oesman. 2002. Intisari pemasaran dan Unsur-Unsur Pemasaran. Bandung: Linda Karya Dunne, Lusch, Griffith. 2002. Retailing 4th Edition. New York: South-Western, Adivision of Thomson Learning Foster, Bob. 2008. Manajemen Ritel. Bandung: Alfabeta. Griffin, Ricky W. & Ebert, Ronald J. 2010. Bisnis Jilid 1: Edisi Bahasa Indonesia dari Prentice- Hall. Jakarta: PT. Indeks. Griffin, Ricky W. & Ebert, Ronald J. 2006. Bisnis Jilid 2: Edisi Bahasa Indonesia dari Prentice- Hall. Jakarta: PT. Indeks. Heizer & Render. 2009. Terjemahan: Manajemen Operasi. Jakarta: Penerbit Salemba Empat http://businesscasestudies.co.uk/business-theory/marketing/marketing-mix-priceplace-promotionproduct. html#axzz4PylcyIIr. 10 November 2016. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20309605-S42872-Pemilihan%20media.pdf https://exodusadvertising.com/2015/07/09/memilih-media-iklan-yang-tepat/ https://www.bukalapak.com/p/industrial/safety/apar/12k1pw8-jual-stiker-awasarus-listrik-tegangan-tinggi https://twitter.com/ISSINDO (tangga) https://www.liputan6.com/bisnis/read/2903563/pemerintah-bakal-keluarkanaturan-baru-terkait-usaha-ritel https://www.validnews.id/Infografis-Persaingan-Bisnis-Ritel-aP https://jojonomic.com/blog/toko-konvensional-vs-toko-online/ DAFTAR PUSTAKA
154 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL https://www.beecloud.id/metode-fifo-lifo-dan-average-dalam-persediaan/ https://www.jurnal.id/id/blog/2018-perbedaan-metode-persediaan-fifo-lifo-danaverage/ https://www.tek.id/tek/alfamart-kini-didukung-perangkat-berteknologi-arb1XpN9fZL http://ppg.spada.ristekdikti.go.id/course/view.php?id=396 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Administrasi Transaksi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Koening, Edriaan. - . Small Business: What Is the Purpose of the Retailing Mix?. http://smallbusiness.chron.com/purpose-retailing-mix-17933.html. 10 November 2016. Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. 2012. Manajemen Pemasaran Edisi ketiga Bels Jilid2 Terjemahan Bob sadran MM. Jakarta: Erlangga Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran Jilid 1 Terjemahan Benyamin Molan. Jakarta: Erlangga Kotler, P., Armstrong, G., Brown, L., dan Adam, S. 2006. Marketing, 7th Ed. Pearson Education Australia/Pretice Hall Kulsum, Umi. 2016. Wings Food Reguk Pasar Minuman Siap Teguk. industri.kontan. co.id, 25 Oktober 2016. Krismiaji. 2015. Sistem Informasi Akuntansi Edisi Keempat. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Lee, Monle dan Carla Johson. 2007. Prinsip-Prinsip periklanan Dalam Perspektif Global. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Levy, Michael dan Weitz, Barton. 2001. Retailing Management 4th Edition. Boston: Irwin/McGraw-Hill Manullang, Marihot dan Dearlina Sinaga. 2005. Pengantar Manajemen Keuangan Edisi 1 Cetakan 1. Yogyakarta: ANDI Offset Marketing Class Management. People, Process, and Physical Evidence (Packaging). h t t p : / / w w w. m a s t e r c l a ss m a n a g e m e n t . c o m / M a n a g e m e n t C o u r s e PeopleProcessPhysical.html. 10 November 2016. Marketing Teacher. - . People – Marketing Mix. http://www.marketingteacher.com/ people-marketingmix/. 10 November 2016. Marketing Teacher. - . Physical Evidence- Marketing Mix. http://www.marketingteacher.com/physicalevidence-marketing-mix/. 10 November 2016. Ma’ruf, Hendri. 2006. Pemasaran Ritel. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomer 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern. Purnomo, Serfianto, dkk. 2013. Sukses Bisnis Ritel Modern. Jakarta: Kompas Gramedia Roumney, Marshall B. dan Steinbart, John, Paul. 2014. Sistem Informasi Akuntnasi. Jakarta: Salemba Empat Sujana, Asep AT. 2012. Manajemen Minimarket. Jakarta: Raih Asa Sukses DAFTAR PUSTAKA
RETAIL 155 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL Sutrisno & Suherman. 2007. Modul Proses Administrasi Transaksi. Bogor: Yudhistira. Sugiarta, I Nyoman. 2011. Panduan Praktis & Strategis RETAIL Consumer Goods. Jakarta:Expose Set and Services Resources. 2014. Retail Merchandising Theory. http://www.sasrlink. com/blog/entry/retail-merchandising-theory. 10 November 2016. Shimp,Terence A. 2003. Periklanan Promosi Jilid 1 Edsi5. Jakarta; Erlangga Su, Mei Lin. 2011. Marketing mix (7P) and performance assessment of western fast food in Taiwan: An application by associating DEMATEL and ANP. Hu-Ko Township: Department of Marketing and Logistis, China University of Technologi No. 530 Chung-San Rd, Sec.3. Sugiarta, I Nyoman. 2011. Panduan Praktis & Strategis RETAIL Consumer Goods. Jakarta:Expose Sopiah dan Syihabudin. 2008. Manajemen Bauran Ritel. Yogyakarta: Penerbit Andi. Tjiptono, Fandy. 2015. Strategi Pemasaran Edisi 4. Yogyakarta: Penerbit Adi Offset The Economic Times. - . Marketing: Definition of ‘Product’. http://economictimes. indiatimes.com/definition/product. 10 November 2016. The Editors of Encyclopaedia Britannica. 1998. Price Economics. https://www. britannica.com/topic/price-economics. 10 November 2016. The Open University. 2016. Retail Marketing. http://www.open.edu/openlearn/ moneymanagement/management/business-studies/retail-marketing/contentsection-2.1. 10 November 2016. Udemy. 2014. Marketing Mix Place: Deciding Factors of Business Growth. https://blog. udemy.com/marketing-mix-place/. 10 November 2016. Unilever Bright Future. - . Konsistensi Bango Sejahterakan Petani dan Lestarikan Kuliner Nusantara. Diakses tanggal <https://brightfuture.unilever.co.id/ stories/475453/Konsistensi-Bango-Sejahterakan-Petani-dan-LestarikanKuliner-Nusantara.aspx. 10 November 2016.> Utami, Christina Whidya. 2017. Manajemen Ritel: Strategi dan Implementasi Operasional Bisnis Ritel Modern di Indonesia. Jakarta: Penerbit Salembampat. Vliet, Vincent van. 2013. Service Marketing Mix- 7P’s. http://www.toolshero.com/ marketing/servicemarketing-mix-7ps/. 10 November 2016. www.idedunia.xyz/2018/06/bauran-eceran-retail-mix.html 9/12 Widyatama, Rendra. 2007. Pengantar periklanan Cetakan 6. Yogyakarta: Media Pressindo Wild, John J. dkk. 2004. Analisis Laporan Keuangan I Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat Zeithaml, V. Bitner, M.J. dan Gremler, D.D.. 2013. Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm, (6th ed). New York: McGraw-Hill. DAFTAR PUSTAKA
156 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL GLOSARIUM Alat Pelindung Diri (APD) : alat yang dipakai untuk mencapai kesehatan dan keselamatan kerja. Aset lancar : aset yang jangka waktu pemakaiannya tidak lebih dari satu tahun periode. Contoh dari aset ini adalah kas, simpanan bank, persediaan barang dagangan, piutang, dan perlengkapan. Aset tetap : yaitu aset yang bisa dipakai dalam jangka waktu lebih dari satu tahun periode. Contoh dari aset ini adalah peralatan display, gedung, mesin dan peralatan transaksi, kendaraan, dan tanah. Bauran ritel : kombinasi elemen-elemen produk, harga, lokasi, personalia, promosi dan presentasi atau tampilanuntuk menjual barang dan jasapada konsumen akhir yang menjadi target pasar Bisnis : kegiatan yang dilakukan oleh individu dan atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan ata u jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendapatkan keuntungan. Data :merupakan sekumpulan informasi atau juga keterangan-keterangan dari suatu hal yang diperoleh dengan melalui pengamatan atau juga pencarian ke sumber-sumber tertentu. Database atau basis data : adalah kumpulan berbagai data dan informasi yang tersimpan dan tersusun di dalam komputer secara sistematik yang dapat diperiksa, diolah atau dimanipulasi dengan menggunakan program komputer untuk mendapatkan informasi dari basis data tersebut. E-retailing : kegiatan pemasaran produk baik barang maupun jasa eceran yang dilakukan secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan rumah tangga atau pribadi yang dilakukan melalui jaringan internet. Keamanan kerja : adalah unsur-unsur penunjang yang mendukung terciptanya suasana kerja yang aman, baik berupa materiil maupun nonmateriil. Kesehatan kerja : suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan GLOSARIUM
RETAIL 157 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL setinggi-tingginya, baik jasmani, rohani, maupun sosial, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum. Keselamatan kerja : adalah keselamatan yang berkaitan dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja, dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan. Manajemen : suatu proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian atas atas sumber daya yang dimiliki guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pedagang besar (grosir) : pedagang yang usahanya membeli barang dan menjual dalam jumlah yang besar kemudian menjualnya lagi kepada pedagang kecil (pengecer). Pedagang eceran : pedagang yang membeli barang dari pedagang besar (grosir) kemudian menjualnya langsung ke konsumen akhir. Pelayanan : suatu keinginan konsumen untuk dilayani dan pelayanan tersebut tentunya berhubungan dengan enjualan produk yang akan dibeli konsumen, misalnya pemberian fasilitas alternatif pembayaran, pemasangan perlengkapan, merubah model untuk pakaian dan sebagainya. Product mix : kombinasi dari semua produk yang ditawarkan perusahaan kepada konsumen/pembeli. Promotional mix : kombinasi strategi yang paling baik dari variabelvariabel periklanan, personal selling, dan alat promosi yang lain, yang semuanya direncanakan untuk mencapai tujuan penjualan. Ritel : suatu kegiatan pemasaran produk baik barang maupun jasa eceran yang dilakukan secara langsung kepada konsumen akhir untuk penggunaan rumah tangga atau pribadi. Sistem : adalah sekumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Informasi adalah data yang telah diolah sehingga dapat bermanfaat bagi penggunanya. GLOSARIUM
158 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL Sistem Informasi Manajemen (SIM) : dapat diartikan sebagai suatu sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi guna kepentingan manajemen. Sistem Informasi Ritel (SIM Ritel) : adalah suatu sistem informasi yang dikembangkan dengan menggunakan pendekatan yang berbasis pada pemanfaatan teknologi terpadu peralatan sistem mekanisasi pengolah data sebagai penyedia informasi untuk menunjang semua aspek kegiatan yang berhubungan dengan operasional, manajemen, analisis maupun dalam hal pembuatan keputusan. Strategi bisnis : penjelasan cara untuk mencapai tujuan, dan memperhatikan alokasi sumber daya perusahaan yang penting untuk jangka panjang dan menyesuaikan sumber daya dan kapabilitas dengan lingkungan eksternal. Supplier : perusahaan atau individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam memproduksi atau memasarkan suatu barang atau jasa. GLOSARIUM
RETAIL 159 PENGELOLAAN BISNIS RETAIL BIODATA PENULIS BIODATA PENULIS 1 Nama Lengkap : SRI LESTARI, S.Pd., M.Pd. Telepon /HP/WA : 081217375929 Email : [email protected] Alamat Kantor : SMKN 1 Malang Jl. Sonokembang/Janti Malang Kompetensi Keahlian : PEMASARAN Riwayat Pekerjaan/Profesi (10 Tahun Terakhir) Guru SMKN 1 Malang (Tahun 2009 s.d sekarang) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar 1. S1 Pendidikan Akuntansi, Universitas Negeri Malang (Lulus Tahun 2000) 2. S2 Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Malang (Lulus Tahun 2014) Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir) 1. Perencanaan Bisnis Kelas X untuk SMK Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran: Penerbit Kitto Book 2. Perencanaan Bisnis Seri HOTS dan STEM Kelas X untuk SMK Program Keahlian Bisnis dan Pemasaran: Penerbit Quantum Book Informasi Lain dari Penulis Tinggal di Jalan Pelabuhan Ketapang I RT. 11 RW. 05 No. 6 Kelurahan Bakalan Krajan Sukun Malang. Lahir di Pacitan, 16 September 1978. Pendidikan diselesaikan di SD N Gondang III Kabupaten Pacitan dan SMP PGRI Gondang kabupaten Pacitan dan SMEA Negeri Pacitan. BIODATA PENULIS
160 RETAIL PENGELOLAAN BISNIS RETAIL BIODATA PENULIS 2 Nama Lengkap : Drs. Sugeng Iryanto Telepon /HP/WA : 082139433250 Email : [email protected] Alamat Kantor : SMKN 1 Malang Jl. Sonokembang/Janti Malang Kompetensi Keahlian : Pemasaran Riwayat Pekerjaan/Profesi (10 Tahun Terakhir) 1. Guru SMKN 1 Malang (Tahun 1994 s.d sekarang) Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar 1. D3 Pend. Tata Niaga UNS Surakarta (Lulus Tahun 1988) 2. S1 Pend. Tata Niaga (Lulus Tahun 1993) Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir) Komunikasi Bisnis Dalam Bisnis Daring dan Pemasaran untuk Kelas X Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran. Informasi Lain dari Penulis Tinggal di Citra Pesona Buring Raya B2-9 RT. 05 RW. 04 Wonokoyo Kegungkandang Malang . Lahir di Jakarta, 20 November 1966. Sekolah Dasar diselesaikan di SDN Sarangan 2 Malang, SMP Negeri 3 Malang dan SMAN 2 Malang. BIODATA PENULIS