The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Portofolio biologi merupakan kumpulan tugas dan jurnal belajar selama kegiatan pembelajaran biologi berlangsung

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pujarayyan2909, 2021-06-12 18:54:15

Portofolio Biologi Kelas XI

Portofolio biologi merupakan kumpulan tugas dan jurnal belajar selama kegiatan pembelajaran biologi berlangsung

Keywords: #sma #biologikelas11

PORTOFOLIO

BIOLOGI KELAS XI

Oleh :
Puja Ananda

XI IPA 3
Guru Mata Pelajaran: Puspani M,Pd.

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2020/2021

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segenap limpahan

rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas Portofolio
Biologi Kelas XI sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Portofolio ini disusun berdasarkan tugas dan kegiatan dari proses
pembelajaran biolgi selama dua semester. Tujuan dibuatnya portofolio ini guna
memenuhi tugas dalam mata pelajaran biologi yang diberikan oleh Ibu Puspani
M, Pd. Tugas ini merupakan tugas akhir selama duduk di bangku kelas XI.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Puspani M,Pd yang telah
membimbing dan memberi ilmu pengetahuan selama penulis duduk di bangku
kelas XI. Tak lupa, penulis mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah
SMA Negeri 1 Balikpapan beserta guru-guru yang telah banyak memberikan
ilmu pengetahuan yang sangat berharga bagi penulis dan siswa siswi lainnya.

Penulis menyadari, penyusunan tugas portofolio ini masih jauh dari kata
sempurna baik dalam segi materi maupun cara penulisannya. Namun demikian,
penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang
dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik. Dan oleh karenanya, peneliti
dengan rendah hati menerima masukkan, saran, dan usul gumu penyempurnaan
portofolio ini. Semoga portofolio ini dapat memberi manfaat bagi pembaca.

Balikpapan, 11 Juni 2021

Puja Ananda

ii

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Portofolio Biologi Kelas XI
Oleh : Puja Ananda
Kelas : XI IPA 3

Mengetahui, Balikpapan, 11 Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Daliya, S.Pd. M.Pd.
NIP. 19650706198902 1 001 Puspani, M. Pd.
NIP. 19731010

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................ii
LEMBAR PENGESAHAN ...............................................................................iii
DAFTAR ISI......................................................................................................iv
BAB I SEL .......................................................................................................... 1

A. Jurnal Belajar............................................................................................. 1
B. Tugas – Tugas............................................................................................ 2
BAB II JARINGAN TUMBUHAN.................................................................. 15
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 15
B. Tugas - Tugas .......................................................................................... 18
BAB III JARINGAN HEWAN ........................................................................ 27
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 27
B. Tugas – Tugas.......................................................................................... 35
BAB IV SISTEM GERAK ............................................................................... 47
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 48
B. Tugas – Tugas.......................................................................................... 56
BAB V SISTEM SIRKULASI ......................................................................... 57
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 57
B. Tugas – Tugas.......................................................................................... 59
BAB VI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN ............ 60
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 60
B. Tugas - Tugas .......................................................................................... 66
BAB VII SISTEM PERNAPASAN ................................................................. 83
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 83
B. Tugas – Tugas.......................................................................................... 89
BAB VIII SISTEM EKSRESI MANUSIA ...................................................... 93
A. Jurnal Belajar........................................................................................... 93
B. Tugas – Tugas........................................................................................ 103
BAB IX SISTEM KOORDINASI.................................................................. 111
A. Jurnal Belajar......................................................................................... 111

iv

B. Tugas – Tugas........................................................................................ 119
BAB X SISTEM REPRODUKSI ................................................................... 131
BAB XI SISTEM PERTAHANAN TUBUH................................................. 133
REFLEKSI ...................................................................................................... 135

v

A.Jurnal Belajar BAB I
SEL

JURNAL BELAJAR

1. Pada hari senin, bu Puspa membahas materi minggu kemarin
yaitu sel dan memberi tugas fortofolio serta jurnal

2. Pesan dan kesan walaupun tidak bisa bertemu
langsung,kegiatan belajar berjalan dengan lancar dan tidak
membosankan. Tetap semangat.

1

B.Tugas – Tugas

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

Senin,27 Juli
2020

No Bagian Sel Struktur Fungsi Gambar
1. Membran Sel Lipid protein
karbohidrat • Melindungi dan
mempertahankan
bentuk sel

• Berperan dalam
transpor zat-zat
yang masuk atau
keluar sel

• Sebagai reseptor
atau penerima
rangsang dari luar

2. Nukleus Membran inti • Mengontrol
Nukleoplasma sistesis protein
Nukleoulus dengan cara
Kromatin menyintesis m-
Selubung Inti RNA sesuai
dengan perintah
DNA

• Mengendalikan
proses
metabolisme sel

• Menyimpan
informasi genetik
berupa DNA

• Tempat
pengendalian
(replikasi) DNA

2

3. Sitoplasma Sitosol • Tempat oganel sel

organel inklusi dan sitoskeleton

sitoplasma • Memubgkinkan

terjadinya

pergerakan

organel sel oleh

aliran sitoplasma

• Tempat terjadinya

metabolisme sel

• Untuk menyimpan

molekul-molekul

organik

4. Ribosom mRNA Translasi mRNA menjadi

tRNA protein (sintesis protein)

Subunit kecil

Subunit besar

Asam amino

Rantai peptida

5. Retikulum Protein • RE kasar berperan
Endoplasma fosfolipid sebagai proses
(RE) RE kasar sintesis lipid,
RE halus metabolisme
Membran inti karbohidrat,dan
Ribosom menetralisir racun

6. Badan Golgi Nukleus • RE halus berperan
RE kasar membentuk
Versikal fosfolipid
transpor pergi membrannya
dan datang sendiri dan
Sisterna sintesis protein
Lumen sekretori
Bagian Cis
• Melindungi
dinding sel pada
tumbuhan

• Berperan dalam
sekresi atau
membentuk
vesikula yang
berisi enzim untuk
sekresi

• Membentuk
makromolekul

• Membentuk
akrosom pada
spermatozoa yang
berisi enzim
pemecah
selubungvsel telur

3

7. Mitokondria DNA • Membentuk
Partikel membran plasma
ATPsintase dari vesikula yang
Matriks dilepaskan
Krista
Ribosom • Mengahasilkan
Granula energi dalam
Ruang antar betuk ATP
membran
Membran luar • Membangun
dan dalam bagian-bagian
dari darah dah
hormon

• Menjaga
konsentradi ion
kalsium

• Mendetoksifikasi
amonia

• Mengawasi
pertumbuhan sel

8. Lisosom Membran • Berperan pada
lisosom pencernaan
Enzim intrasel
hidrolitik
Lapisan lipid • Berperan pada
proses fagositosis
dengan cara
menelan dan
mencerna partikel
yang lebih kecil

• Autofag /
menelan dan
mendaur ulang
organel yang
rusak

• Autolisis /
perudakan sel
sendiri dengan
cara
membebaskan
semua isi lisosom

4

9. Peroksisom Periksom • Penghasil enzim
oksidase dan
mempunyai katalase

struktur yang • Memecah asam
lemak menjadi
terdiri dari molekul kecil
sebagai bahan
kristal kristal bakar untuk
respirasi sel
padat dan pekat
• Di dalam sel hati,
yabg dapat menetkalisir
racun alkohol dan
terbungkus oleh senyawa
berbahaya lainnya
satu lapis
• Menghasilkan
membran unit emzim yang dapat
mengubah asam
Membran lemak menjadi
gula
plasma

Lipid ganda

Kumpulan

kristal enzim

ureat oksidase

10. Glioksisom Lipid

Mitokondria

11. Plastida Granum • Melakukan
12. Vakuola Membran luar fotosintesis
Ruang
intermembran • Terjadinya
Membrandalam perubahan warna
Mebrantikaloid
Lumen • Pemyimpan
Stroma makanan
Nukleoid
Ribosom • Produksi asam
Granula pati amino dan protein
Plastoglobulus
Sitasol • Menyimpan gas,
Vakuola sentral senyawa
Nukleus organik,danion
Dinding sel organik
Kloroplas
• Tempat
menyimpan
pigmen
daun,buah,dan
bunga

• Menyimpan
senyawa beracun
atau aroma tidak
sedap

5

13. Sentrosom dan Sentrosom • Menyerap air
sentriol tersusun atas hinggal sel
dua sentriol menjadi lebih
yang dibentuk besar
dari protein
mikrotobulus. • Tempat
pembuangan
Sentriol akumulasi produk
berbentuk sampingan hasil
silinder metabolisme yang
tersusun dari 9 berbahaya
pasang tripler
mikrotubula.Pa • Sentriol berperan
da rangka 9 membentuk
triplet ini benang-benang
ditutup oleh spidel saat
Matriks Kental, pembelahan sel
rangka & dan membentuk
matrik berada sillium dan
pada salah satu flagella
ujung sentriol,
dan terbentuk • Sentrosom
seperti roda berperan aktif
gerobak. dalam pembelahan
sel, berpetan
14. Sitoskeleton Sentriol dalam inisiasi
mempunyai sitokinesis
diameter 0,15
µm, panjang • Menyokong dan
0,3-0,5µm, & mempertahankan
lebar 0,2 μm bentuk sel

Mikrotubula • Tempat
Mikrofilamen tertambatnya
Filamen organel sel
intermediet

6

15. Dinding sel Lamela tengah • Melindungi sel
Dinding sel • Mempertahankan
utama
Membran bentuk sel
plasma • Mencegah
Protein terlarut
Pektin penyerapan air
Mikrofibril yang berlebihan
selulosa
Hemiselulosa

7

8

LAPORAN PENGAMATAN SEL TUMBUHAN DAN SEL
HEWAN

Tujuan

Mengetahui bentuk dan struktur sel tumbuhan dan sel hewan

I. DASAR TEORI

Sel adalah suatu unit struktural dan fungsional terkecil
penyusun Makhluk Hidup. Sel berasal dari kata cella yang berarti ruangan berukuran
kecil.Maka sel merupakan unit terkecil organisasi yang menjadi dasar kehidupan
dalam arti biologi. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel,
karena itulah sel dapat berfungsi secara autonomy asalkan kebutuhan hidupnya
terpenuh.

Orang yang pertama kali mengemukakan adanya sel adalah
Robert Hooke pada tahun 1665. Ia melakukan pengamatan terhadap sayatan gabus
dengan menggunakan mikroskop. Hook melihat adanya ruangan-ruangan kecil yang
menyusun gabus tersebut. Pada tahun 1831, Robert Brown mengatakan bahwa sel
merupakan satu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang di dalamnya terdapat
cairan (protoplasma). Protoplasma terdiri dari plasma sel atau sitoplasma dan inti sel
atau nukleus. Di dalam inti sel terdapat plasma inti atau disebut nukleoplasma.
Beberapa tahun kemudian (1839) seorang ahli fisiologi Jerman, Theodor Schwann,
mengungkapkan bahwa semua organisme tersusun atas sel.Ahli fisika Jerman Rudolf
Virchow menyatakan bahwa sel berasal dari sel yang sebelumnya. Teori “sel berasal
dari sel” tersebut diperkuat oleh berbagai eksperimen ahli mikrobiologi Prancis, Louis
Pasteur, yang dilakukan antara tahun 1859-1861.

Unit dasar bagi struktur dan fungsi setiap organisme adalah salah satu dari dua
jenis sel yaitu prokariotik dan eukariotik. Perbedaan utama antara sel prokatiotik dan
eukariotik adalah sel prokariotik tidak mempunya membran inti sedangkan sel
eukariotik mempunyainya. Dalam sel eukariotik DNA terletak pada nukleus yang
dibatasi membran ganda sedangkan s prokariotik DNA terletak pada nukleus.

Sel hewan dan tumbuhan mempunyai perbedaan, namun tetap mempunyai
persamaan-persamaan dasar tertentu mengenai sifat,bentuk,dan fungsi dari bagian-
bagian selnya. Sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan terutama karena sel tumbuhan
memiliki dinding sel,vakuola,dan kloroplas. Sedangkan sel hewan mempunyai
perbedaan dari sel tumbuhanselaim tidak mempunya dinding sel,kloroplas,dan juga
vakuola, sel hewan mempunyao lisosom dam sentrosom yang di dalamnya terdapat
dua sentriol serta kemu gkinan adanya flagella pada sel tertentu. Dalam adanya
membran plasma,mitokondria,retikulum endoplasma,badan golgi,nuklues pada sel
hewan dan sel tumbuhan mempunyai persamaan.
Pada sel terdapat berbagai organel-organel sel dan fungsinya,diantaranya :

9

1. Dinding sel merupakan penyusun sel tumbuhan yang tersusun atas serat
selulosa,bersifat tebal dan kakj untuk mempertahankan bentuk sel dan melindungi
sel dari kerusakan mekanis.

2. Vakuola adalah suatu rongga yang berisi cairan yang dikelilingi ole selapis
membran. Cairannya berupa larutan garam mineral,CO2,pimen,dan sisa
metabolisme lain.Vakupla berfungsi menimbun sisa-sisa metabolisme dan untuk
penguraian molekul sederhana.

3. Mutokondria adalah organel yang memiliki struktur kompleks yang berfungsi
membentuk energi yang disebut the power house. Juga sebagai tempat
berlangsungnya respirasi aerob tinggal seluler.

4. Klorpplas adalah organel yang berperan dalam fotosntesis karena adanya klorofil
dan pigmen-pigmen fotosintetik.

5. Lisosom merupakan organel yang berperan dalam kegiatan fagositik karena
banyak me gandung enzim pencerna hidrolitik.

6. Miktobulus adalah organel yang berbentuk benang-benang silindris yang tersusun
atas protein. Berfungsi mempertahankan bentuk sel.

7. Mikrofilame berfungsi dalam pergerakan sel dalam makhluk hidup tingkat tinggi.
8. Peroksisom adalah organel yang senantiasa berasosiasi dengan organel lainnya.

Berpern dalam oksidasi asam lemak,protein,etanil,dan senyawa lainnya.
9. Membran sel adalah baguan terluar sel yang berfungsi sebagai selaput pelindung

dan mengontrol zat yang keluar-masuk sel.
10. Sitoplasma adalah cairan sel yanf mengisi ruangan antara membran sel dan inti

sel.
11. Nukleus adalah organel terbesar ya g berfungsi mengendalikan seluruh kegiatan

sel.
12. Retikulum Endoplasma adalah organel yang berfungsi untuk tranportasi protein.
13. Ribosom adalah organel yang menempel pada retikulum endoplasma. Berfungsi

untuk sintesis protei .
14. Badan gplgi adalag organel berbentuk seperti kantung pipih. Berfungsi untuk

pengemasan dan sekresi protein.

10

II. ALAT DAN BAHAN

II.I ALAT
1. Mikroskop
2. Pipet tetes
3. Kaca Benda
4. Kaca Penutup
5. Silet
6. Tisu
7. Gelas Beaker
8. Spatula

II.II BAHAN
1. Bawang merah
2. Lapisan dinding rongga mulut
3. Air

III. CARA KERJA

i.Pada Bawang Merah
a. Potong tipis bawang merah secara melintang menggunakan silet lalu letakkan di
dalam kaca benda
b. Teteskan air menggunakan pipet,lalu tutup menggunakan kaca penutup dan
otomatis air akan keluar.
c. Ketika air keluar boleh di serap menggunakan tisu.
d. Setelah sudah dipastikan tidak ada airnya maka atur letak dalam mikroskop,
setelah posisi sudah teratur maka struktur sel pada bawang merah dapat di lihat
dengan jelas.

ii.Pada Lapisan Permukaan Rongga Mulut
a. Sterilkan spatula setelah air mendidih yang didihkan selama 5 menit atau 100°.
b. Setelah spatula steril,masukkan ke dalam rongga mulut dan koreklah!
c. Setelah mendapatkan cairan epitel taruhlah di atas kaca benda, lalu tutup dengan
kaca penutup.
d. Cairan saliva yang akan keluar dari kaca tersebut dapat di lap menggunakan tisu
e. Atur pembesar atau perkecil mikroskop dan amatilah.

11

IV. HASIL PENGAMATAN Mukosa pada Rongga Mulut
pembesaran 100×
Bawang Merah

pembesaran 100×

Menggunakan metilen
blue,pembesaran 450×

V. PEMBAHASAN

a. Pada Bawang Merah
Pada percobaan sel bawang merah,dilihat dengan menggunakan

mikroskop sel epidermis bawang merah yang sudah di teliti berbentuk
seperti kotak-kotak yang tersusun rapi walaupun tidak kotak sempurna.
Sama seperti teori mengenai sel tumbuhan yang kotak,terjadi karena sel
tumbuhan memiliki dinding sel di luar membrannya, sehingga dapat
terlihat rapi ketika di lihat dalam mikroskop. Ada beberapa organel sel
yang dapat terlihat dalam mikroskop,yaitu

• Dinding sel, berfungsi melindungi sel.
• Nukleus, berfungsi mengendalikan proses berlangsungnya

metabolisme dalam sel ; menyimpan informasi genetik dalam
bentuk DNA ; tempat pengendalian replika DNA ;dan mengontrol
sintesis protein.
• Sitoplasma, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi
kimia.

b. Mukosa pada Rongga Mulut
Sel epitel mukosa pada rongga mulut dapat diamati menggunakan

mikroskop. Berdasarkan hasil pengamatan,terlihat terdapat inti sel dan
sitoplasma. Pada sel epitel rongga mulut bentuknya tidak beraturan,
dikarenakan sel hewan tidak memiliki dinding sel. Karena di dalam
dinding sel mengandung lignin atau zat kayu hang menyebabkan kaku.
Apabila,dinding sel terdapat pada sel hewan akan menyebabkan hewan
tersebut tidak dapat bergerak secara aktif.

12

VI. KESIMPULAN

Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup. Pada dasarnya,sel hewan
dan sel tumbuhan memiliki persamaan dasar mengenai sifat dan fungsi dari organel
selnya. Ada beberapa perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan berdasarkan
organelnya yakni, pada sel tumbuhan mempunyai dinding sel,vakuola,dan kloroplas
tetapi tidak memiliki organel pada sel hewan seperti sentrosom dan sentirol. Sel hewan
memiliki sentrosom dan sentriol tetapi tidka mempunyai organel yang dimiliki sel
jewan seperti dinding sel,vakuola,dan kloroplas.

Berdasarkan hasil penelitian, bentuk struktur epidermis bawang merah
selnya seperti kotak-kotak yang tersusun rapi walaupun tidak kotak sempurna. Hal ini
terjadi karena sel tumbuhan memiliki dinding sel di luar membran sehingga dapat
terlihat rapi. Organel yang terdapat pada epidermis bawang merah adalah:
i. Dinding sel, berfungsu melindungi sel
ii. Inti sel (nukleus), berfungsi mengendalikan proses berlangsungnya

metabolisme dalam sel;menyimpan informasi genetik dalam bentuk DNA ;
tempat pengendalian replika DNA; dan mengontrol sintesis protein.
iii. Sitoplasma,berfungsi sebagai tempat berlangdungnya reaksi kimia.

Dan pada mukosa rongga mulut bentuknya tidak beraturan dikarenakan sel
hewan tidak memiliki dinding sel, dimana dalam dinding sel terdapat lignin atau zat
kayu yang menyebabkan kaku. Organel yang terdapat pada mukosa rongga mulut
adalah :
i. Inti sel, berfungsi mengendalikan proses berlangsungnya metabolisme dalam

sel ; me himpan informasi gentik dalam bentuk DNA ; tempat pengendalian
replika DNA ; dan mengontrol sintesis protein.
ii. Sitoplsma, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi kimia

13

DAFTAR PUSTAKA

http://evipracintia.blogspot.com/2013/09/laporan-percobaan-struktur-sel-
bawang.html?m=1b
https://www.slideshare.net/mobile/aminahrahmat1/sel-bawang-dan-sel-pipi
https://www.academia.edu/34970919/LAPORAN_PRAKTIKUM_BIOLOGI_UMUM_BENTUK
_DAN_STRUKTUR_SEL
https://laporanpraktikum.id/laporan-praktikum-sel-bawang-
merah/#:~:text=Pada%20sel%20bawang%20merah%20terdapat,%2C%20dinding%20sel%2
C%20dan%20nukleus.
http://jemberworld.blogspot.com/p/laporan-praktikum-biologi-dasar-
bentuk_47.html?m=1

14

BAB II
JARINGAN TUMBUHAN

A. Jurnal Belajar

JURNAL BELAJAR I

14 Agustus 2020

Pembelajaran diawali membahas tentang ulangan yang telah dilakukan dan
nasehat agar nilainya sudah tinggi dapat ditingkatkan. Materi pada hari ini
adalah materi baru, yaitu JARINGAN TUMBUHAN. Dimulai dari bagaimana
jaringan itu terbentuk sampain jaringan tumbuhan bagian jaringan epidermis.

Pembelajaran berlangsung lancer walau ada kendala di awal serta tidak
membosankan. Tetap semangat. Jaga kesehatan dan jangan pantang
menyerah walaupun dalam keadaan yang tidak kondusif.

15

JURNAL BELAJAR 2

24 AGUSTUS 2020
Pembelajaran pada hari ini diawalo dengan mengingatkan bahwa tugas
prtofolio jaringan tumbuhan batas waktu pengerjaannya yaitu pada
tanggal 30 Agustus lalu ulangan ke 2 rencana akan dilakukan pada tanggal
31 Agustus. Dan mengingatkan kembali bahwa dalam pembelajaran
biologi tidak ada istilah PR. Pembelajaran melanjutkan materi minggu lalu
yaitu mulai jaringan parenkim hingga jaringan gabus.
Pembelajaran berjalan dengan lancar. Walaupun suasananya tidak seperti
biasanya tetapi semangat untuk melakukan pembelajaran terus berkobar.
Tetap semangat.

16

JURNAL BELAJAR

28 Agustus 2020
Awal pembelajaran mengingatkan kembali untuk segera mengumpulkan
portofolio 2 tentang jaringan tumbuhan di Classroom. Serta
memberitahu akan dilaksanakn ulangan dengan materi jaringan dan
organ tumbuhan pada hari Senin,31 Agustus 2020 pada pukul 13.30.
Materi yang dibahas pada pertemuan hari ini adalah organ-organ pada
tumbuhan. Lalu memberi tugas untuk mengamati organ tumbuhan di
sekitar rumah.
Pembelajaran berjalan dengan baik. Materi yang dijelaskan sangat jelas.
Tetap semangat.

17

B. Tugas - Tugas

JARINGAN TUMBUHAN

PORTOFOLIO

A. JARINGAN MERISTEM

Struktur Fungsi Gambar

o Terdiri dari sel-sel ➢ Menambah tinggi

hidup dan panjang
o Vakuola sangat kecil
o Nukleus besar tumbuhan
o Mengandung banyak ➢ Memperbesar dan

sitoplasma melebarkan batang
o Tidak ada ruang antar ➢ Melindungi bagian

sel dalam organ
o Sel berbentuk kuboid /
(hilangmya air
prismatis / bulat /
karena penguapan,
lonjong
o Dinding sel tipis kerusakan mekanik,
o Sel penyusunnya aktif
perubahan suhu)
membelah ➢ Menyimpan

cadangan makanan

Berdasarkan asal pembentukannya, jaringan meristem di bagi menjadi 3:

a) Meristem primer
• Terletak di ujung tumbuhan
• Pada tumbuhan dewasa
• Tumbuh ke atas atau ke bawah

b) Meristem sekunder
• Disebut meristem lateral karena
terletak di samping organ
tumbuhan
• Tumbuh ke samping dan membesar

18

c) Promeristem
• Telah ada ketika tumbuhan pada tingkat embrio.

Berdasarkan letaknya, jaringan meritem dibagi menjadi 3:

a) Meristem Lateral
• Meristem samping, terdapat pada kambium dan kambium gabus
• Menghasilkan pertumbuhan sekunder

b) Meristem Interkalar
• Terletak di antara meristem primer dan sekunder
• Berperan mempercepat pertumbuhan diameter batang dan
pertumbuhan bunga.

c) Meristem Apikal
• Disebut jaringan ujung, karena terletak di ujung akar dan batang.
• Menghasilkan pertumbuhan primer (tinggi dan panjang tumbuhan)

B. JARINGAN PERMANEN (DEWASA)

Merupakan jaringan meristem yang mengalami diferensiasi dan tidak lagi
aktif membelah, sel-selnya relatif besar,memiliki vakuola yang besar, serta
selmya telah mengalami penebalan dinding sesuai fungsinya.

19

Macam- Struktur Fungsi Gambar
Macam
Jaringan o Berbentuk seperti Sebagai pelindung
Epidermis
atau balok yang tersusun bagian dalam
Jaringan
pelindung rapat tumbuhan

o Umumnya terdiri

dari satu lapisam

o Terletak pada

lapisan paling luar

o Tersusun atas sel-sel

hidup

o Tidak memiliki

klorofil kecuali sel

penjaga stomata

o Dapat mengalami

modifikasi menjadi

stomata,

trikoma,spima,

valamen, sel kipas

dan kersik

Jaringan o Susunan sel tidak Bedasarkan
Parenkin
atau rapat fungsinya ;
Jaringan
dasar o Berdinding tipis • Parenkim

o Tersusun atas sel- asimilasi

sell hidup (klorenkim)

o Bersifat merupakan

meristematik karena jaringan

dapat membelah yang

diri mengandu

o Mempunyai banyak ng klorofil

vakuola sehingga

o Ukuran selnya besar berperan

o Terdapat banyak dalam

rongga antarsel fotosintesis

Berdasarkan bentuknya : • Parenkim

• Parenkim palisade, penimbun,

bentuknya berfungsi

tempat

20

Jaringan memanjang dan menyimpa
penyokon tegak n cadangan
g makanan
• Parenkim bunga • Parenkim
karang, bentuknya air,
menyerupai bunga betfungsi
karang untuk
menyimpa
• Parenkim bintang, n air
bentuknya • Parenkim
menyerupai bintang aerenkim,
dengan ujung berfungsi
jaringan saling menyimpa
berhubungan n udara

• Parenkim ➢ Menunjang
lipatan,bentuk bentuk
dinding sel melipat tumbuhan
ke dalam sehingga
dapat
o Dinding tebal berdiri
Terdiri dari jaringan : kokoh

a) Kolenkim ➢ Melindungi
biji atau
• Tersusun sel- embrio
sel hidup
➢ Melindungi
• Bentuk sel berkas
memanjang pengangkut

• Terdapat Jaringan kolenkim
pada daun, berfungsi
batang, menopang organ
bunga,dan yang aktif tumbuh
buah yang (tumbuhan muda)
masih muda dan pada
dan belum tumbuhan herba.
berkayu

• Dinding sel
lunak, lentur,
dan berlignin

• Dinding sel
mengalami
penebalan
tidak teratur
dan terdiri
dari selulosa

21

b) Skelerenkim

• Tersusun dari

sel-sel mati Jaringan

• Mengandung skelerenkim
senyawa berfungsi
lignin penunjang organ
tumbuhan yang
• Tidak sudah dewasa.
mengandung

protoplas

• Dinding sel

tebal

• Berdasar

bentuknya :

a) Sklerei

d(sel

batu) ;

selnya

mati,

berben

tuk

bulat,

berdind

ing

keras

b) Fiber ;

berben

tuk

panjan

g,terda

pat

pada

batang

Jaringan Jaringan pengangkut Sebagai
pengangk terdiri dari : pengangkut air,
ut mineral, atau zat-
a) Xilem zat makanan
Tersusun atas:
- Trakeid yang
terdiri dari sel
mati dengan

22

dinding Fungsi xilem :
berlignin dan mengangkut air
berpori dan unsur hara
- Trakea / dari akar menuju
elemen daun
pembuluh
yang
berbentuk
tabung
dengan
dinding tebal
berlignin
- Parenkim
xilem yang
disusun sel-
sel hidup.

b) Floem

Disusun oleh: Floem berfungsi

- Unsur-unsur untuk

tapis, mengangkut hasil

merupakan fotosintesis dari

sel hidup tak daun menuju

berinti dan seluruh tubuh

berpori di tumbuhan

bagian

dinding sel

- Sel

pengantar, sel

muda bersifat

meristematis

- Parenkim

floem,

menyimpan

cadangan

makanan atau

zat tertentu

- Serat floem

yang sel

23

selnya telah
mengayu

Jaringan o Dibentuk sel-sel Berperan untuk
gabus parenkim gabus menggantikan
atau kambium fungsi epidermis
gabus yang disebut yaitu sebagai
felogen pelindung
jaringan di
o Selnya mengandung bawahnya ketika
suberin dan kutin epidermis telah
mati atau tidak
o Tersusun rapat aktif
o Memiliki lentisel

untuk pertukaran
gas dan jalan masuk
air

24

LAPORAN HASIL PENGAMATAN
ORGAN TANAMAN
TANAMAN SAWI

Organ-Organ Tanaman Sawi

1. Akar
Pada tanaman sawi akarnya berbentuk tunggang, karena tanaman sawi

merupakan tanaman dikotil. Akar tunggang pada tanaman sawi ini dijadikan
sebagai penopang agar mampu berdiri kokoh dan mampu menyerap air dan
unsur hara yang ada di tanah demi memenuhi kebutuhan dalam masa
pertumbuhan dan menunjang tanaman sawi dalam proses fotosintesis.
Akarnya sangat mudah putus, diameternya kecil, ujungnya meruncing, dan
menembus tanah tidak terlalu dalam (tidak sampai 5cm).
2. Batang

25

Batangnya pendek bahkan batang ini hampir sukar dibedakan dengan
tangkai daun. Tekstur permukaan batang halus dan mudah patah. Batang
pada tanaman sawi berfungsi sebagai penopang serta pembentukan daun
sawi.
3. Daun

Berbentuk lonjong dan memiliki tangkai daun yang panjang,besar,dan
berdaging. Tekstrur permukaan daun halus, tidak ditumbuhi bulu, mudah
sobek, dan lunak. Tipe tulang daunnya adalah menyirip.Daun sawi muda
berwarna hijau sedangkan daun sawi tua berwarna cokelat.
4. Bunga

Pada tanaman yang sedang saya amati, bungapada tanaman sawi belum
tumbuh.
5. Buah

Pada tanaman yang saya amati, buah pada tanaman sawi belum
tumbuh.
6. Biji

Pada tanaman yang saya amati, biji pada tanaman sawi belum tumbuh.

26

A. Jurnal Belajar BAB III
JARINGAN HEWAN

JURNAL BELAJAR

Jum'at,4 September 2020

Pada pembelajaran hari ini seperti biasa sebelum memulai
pembelajaran berdoa terlebih dahulu. Lalau dilanjutkan dengan
mereview kembali tugas tugas dan ulangan dan dilanjutkan dengan
memberitahu materi selanjutnya adalah “jaringan hewan”. Bagi siswa
siswi yang tidak tuntas diberi tugas untuk membuat PPT tentang jaringan
hewan yang telah dibagi bebarapa judul sedangkan siswa siswi yang
telah tuntas tugasnya adalah membaca buku untuk dipertanyakan
kepada siswasuswi yang membuat PPT.

Pembelajaran pada hari ini dapat dikatakan cukup senang karena belum
ada materi yang belum di bahas sehingga dapat merefreshingkan diri
sejenak lalu penjelasan dari Bu Puspa sangat jelas mengenai tugas bagi
yang remedial maupun yang tidak remedial.

27

Senin,7 September 2020

Pembelajaran daring pada hari ini diawali dengan Bu Puspa mengenali
siswa siswi yang belum beliau hapal dilanjutkan dengan menanyangkan
presentasi Jaringan Hewan secara singkat oleh 9 siswa siswi yaitu Baskoro,
Iqbal, Yohan, Febryan, Daiva, Retno, Karsten,Yosia, dan Matthew. Bu Puspa
mengapresiasi mereka karena mengerjakan tepat waktu. Lalu Bu Puspa
memilih Baskoro dan Iqbal untuk menjelaskan hasil yang mereka kerjakan
yaitu “Jaringan Epitel”. Setelah Baskoro dan Iqbal selesai menerangkan
presentasi, Yohannes bertanya kepada Iqbal dan Bu Puspa bertanya kepada
Baskoro dan Iqbal untuk menguji apakah mereka mendalami materi yang
dijelaskannya.

Kegiatan pembelajaran untuk hari ini berjalan demgan baik dan cukup seru
sehingga tak terasa bahwa pembelajaran udah berjalan 1 jam. Semoga
masa pandemi ini segera berakhir agar dapat kembali seperti semula.

28

Jum’at,11 September 2020

Pembelajaran pada hari ini, bu Puspa memintamaaf karena telat daring dan
memberi penjelasan mengapa beliau telat masuk. Lalu dilanjutkan Yohan
dan Febryan presentasi mengenai “Jaringan Otot” . Diantara siswa siswi
tidak ad yang bertanya, lalu bu Puspa bertanya “bagaimana cara
membedakan antara otot lurik dan jantung”. Beberapa murid menjawab
seperti Iqbal,Restu, Siti, . Lalu bersama-sama Bu Puspa mengajak kita untuk
menghafalkan materi perbedaan dianatara otot lurik dan jantung. bu Puspa
meminta Yohan dan Febryan untuk melengkapi bagian yang belum ada
pada presentasi.

Pembelajaran pada pagi hari ini berjalan dengan baik dan lancar serta
cukup seru. Materi yang dijelaskan oleh Febryan dan Yohan cukup jelas dan
mudah dimengerti.

29

JURNAL
BELAJAR

Jumat, 18 September 2020

Seperti biasa pembelajaran diawali semgan berdoa menurut agama
masing-masing terlebih dahulu. Pada hari ini, kegiatan beljar daring
membahas mengenai “Jaringan Syaraf”. Yosia menjelaskan pertama
mengani jaringan ini, materi yang disampaikan cukup jelas dan
disertai gambar yang jelas sehingga mudah dimengerti lalu bu Puspa
menyuruh Karsten menambahkan sedikit mengenai jaringan syaraf
tetapi Karstsn malah memperlihatkan slidenya saja dengan cepat
sehingga bu Puspa tertawa dan menyuruh membuka kembali power
pintnya lalu Karsten pun menerangkan isi dsri materi yang ada di
power pointnya.

Tak terasa bahwa waktu cepat berjalan srhingga prmbrlajarn untuk
hari ini pun selesai. Pembelajaran untuk hari ini cukup seru karena
terhibur oleh ulah Karsten. Penjeladan yang diberikan oleh Yosia dan
Karsten pun cukup jelas.
Tetap semangat, jangan mengeluh, biarkan waktu terus mengalir dan
gunakanlah waktu sebaik baiknya untuk memperjuangkan masa
depan walupun kondisi sedang tidak kondusif jangan menyerah.

30

Senin, 21 September 2020

Dalam pembelajaran biologi hari ini, bagian siswa siswi yang harusnya
melakukan presentasi namun mereka tidak hadir sehingga pembelajaran hari
mengenai “Jaringan Ikat” Bu Puspa menyuruh Baskoro untuk menerangkan
sepengetahuannya mengenai jaringan ikat. Baskoro menyebutkan dalam
jaringan ikat terdapat 3 matriks dan 8 sel penyusun . Bu Puspa menerangkan
kembali apa yang disebutkan oleh Baskoro. Dilanjutkan dengan Vira
menjelaskan mengenai 3 matriks tersebut sedangkan yang menjelaskan
mengenai sel penyusun yakni febryan lalu bersama sama mencari tahu dimana
letak ke 8 sel menyusun tersebut terletak. Bu Puspa menyuruh kita untuk
mencatat hal ini dal buku agar tidak lupa.

Pembelajaran untuk hari ini berjalan dengan lancar walaupun ada teman yang
tidak hadir sehingga presentasi tidak berjalan. Jangan pernah menyerah dalam
belajar dengan kondisi seperti ini dan tetap semangatlah belajar agar dapat
meraih cita-cita yang didambakan

31

Jum'at,25 September 2020

Pembelajaran biologi untuk hari ini tidak dapat melalui Google Meet seperti
bisa,namun bukan berarti pada hari ini tidak ada kegiatan belajar. Ya benar,
kegiatan pembelajaran tetap dapat di lakukan yakni melalui Whatsapp.
Pembelajaran di awali dengan setiap siswa melist kehadirannya secara bergantian
setelah itu, bagi siswa siswi remedial yang belum melakukan presentasi dapat
melakukan presentasinya agar nilai yang didapatkannya bisa tuntas. Tak lama
setelah semua siswa siswi absen dilanjutkan Daiva dan Retno mengirimkan PPT
hasil kerja mereka mengenai JARINGAN IKAT, seblum itu Retno meminta maaf
karena pada jam buplogi kemarin dia tak dapat hadir karena ada keperluan.
Setelah mengirimkan hasil kerjanya, Daiva dan Retno mempersilahkan apabila ada
yang ingin ditanyakan dipersilahkan untuk beryatanya. Namun, tak ada satupun
siswa maupun sisiwi yang bertanya. Sehungga pembelajaran biologi pada hari ini
diakhiri dengan bu Puspa memberi kesimpuln mengenai materi yang disampaikan
oleh Daiva dan Retno yaitu JARINGAN IKAT.
Hari ini dibuktikan bahwa pembelajaran tak kan terhalang oleh apapun dan dapat
dilakukan melalui apa saja. Smeoga dengan ini kita tetap dapat semangat terus
dalam menuntut ilmu dan terus bersungguh sungguh.

32

Senin, 28 September 2020

Pada kegiatan pembelajaran hari ini bu Puspa meminta maaf karena tidak dapat
melakukan kegiatan pembelajaran daring di jam sesuai jadwal sehingga kegiatan
pembajaran dilakukan melalui Whatsapp. Pembelajaran hari ini diawali absen
terlebih dahulu lalu dilanjutkan presentasi bagi siswa sisiwi remedial yang belum
menjelaskan dan menanyangkan yakni Daiva dan Retno. Presentasi pertama di
lakukan oleh Daiva dan dilanjutkan dengan Retno. Bu Puspa memberi tahu
bahwa sel penyusun jaring ikat boleh hanya 5 walau ada beberapa dari literratur
menyebutkan 8. Pada saat diadakan kegiatan ini tidak ada siswa siswi yang

bertanya.

Dalam pembelajaran hari ini dibuktikan kembali bahwa belajar tetap
dapat dilakukan walupun dalam keadaan apupan dan menggunakan
media apa saja. Kegiatan belajar tidak terhalang dengan kondisi,
asalkan kita mampu untuk semangat dan ikhlas dalam menjalaninya
serta dapat melawan rasa malas dalam diri agar dapat mewujudkan
harapan dimasa depan

33

JURNAL BELAJAR

Jum'at, 2 Oktober 2020

Kegiatan pembelajaran daring Biologi pada hari ini yaitu melalui Google Meet. Sebelum
melakukan kegiatan pembelajaran, bu Puspa menyampaikan lewat Whatssap agar membuat
Jurnal Belajar selama melakukan pembelajaran mengenai JARINGAN HEWAN dan setiap anak
harus mempunyai 5 PPT mengenai Jaringan Hewan yang telah dijelaskan oleh 9 siswa sisiwi
yang remedial yaotu jaringan epitel, jaringan otot, jaringan saraf, jaringan ikat, organ dan
sistem organ. Setelah mendekati jam berakhirnya pembelajaran, Bu Puspa mengadakan
pembelajatan di Google Meet, seperti biasa selalu di awali dengan membaca doa bersama
sebelum kegiatan belajar dilakukan. Setelah itu mereview kembali materi mengenai Jaringan
Hewan yakni dari Jaringan Epitel, beliau menyebutkan bagian mana saja yang harus di ingat.
Di hari ini Matthew menjelaskan secara singkat mengenai organ dan sistem organ lalu bu
Puspa menjelaskan istilah anatomi dan morfologi. Selanjutnya Bu Puspa memberi tahu bahwa
hari Senin pada pukul 13.30 diadakan ulangan mengenai Jaringan Hewan.

Tak terasa waktu jam biologi berakhir, Bu Puspa senang karena pada hari ini semua siswa siswi
hadir. Pembelajaran hari ini dapat berjalan dengan lancar, siswa siswi juga segera bergabung
sehingga tidak menunda waktu. Tetap semangat, jangan menyerah dengan keadaan dan
semoga dapat kembali ke susana biasanya yang dapat bertatap muka langsung baik dengan
teman maupun guru.

34

B.Tugas – Tugas

JARINGAN HEWAN

1)Jaringan Epitel (DISUSUN OLEH BASKORO HARGONO )

● PENGERTIAN

Jaringan yang berfungsu menutup permukaan luar tubuh,memberi
lapisan, serta membentuk organ dalam dan kelemjar tubuh. Jaringan
epitel terdiri dari sel-sel yang Saling mengikat dan membentuk lapisan.

● CIRI CIRI

i. Tidak terdapat material diantara sel sel pemyusunnya
ii. Epotel berbentuk pipih,kubus atau batang
iii. Bentuk sel bervariasi bergantung pada fungsi dan letaknya
iv. Ada di dalam seluruh tubuh
v. Sebagai penutup dan kelenjar
vi. Tersusun sel dan molekul ekstraseluler yang berbentuk matriks yang

berguna untuk mengikat jaringan yang berada dibawahnya
vii. Adabeberapa jenis sel epitel yang menunjukkan yaitu berupa

tonnolan jaringan untuk memperluas permukaan, memindahkan
partikel asing atau untuk pergerakan
viii. Mempunyai sebuah permukaan yang tidak berhubungan dengan
jaringan lain, sedangkan pada permukaan lainnya berhubungan
dengan membrane bawahnya

● FUNGSI

Sebagai pelingdung, alat sekresi, alat penerima rangsang, alat
penyaring atau filtrasi, alat absorpsi, alat respirasi, dan alat eksresi.

● JENIS JENIS

35

1. Epitel Pipih Selapis

o Disusun oleh selapis sel yang berbentuk pipi. Sel-sel pada jaringan
ini tersusun sangat rapat

o Letak :
Jaringan epitelium pembuluh limfe atau getah bening, pembuluh
darah kapiler, selaput pembungkus jantung, paru-paru,
ginjal,selaput perut

o Berfungsi sebagai proses osmosis, difusi, filtrasi,dan sekresi
2. Epitel Pipih Berlapis Banyak

o Disusun oleh lebih dari satu sel berbentuk pipih. Sel sel pada
jaringan ini tersusun sangat rapat
o Letak :
Jaringan epitelium ron gga mulut, rongga hidung, esofagus,
telapak kaki, dan vagina
o Berfungsi sebagai pelindung

3. Epitel Silindris Selapis

o Disusun oleh sel sel yang berbentuk silindris
o Letak:Epitelium kelenjar pencernaan, jonjot usus, kantung

empedu, lambung (ventrikulus), dan usus (imtestinum)
o Berfungsi penyerapan nutrisi dan zat zat

36

4. Epitel Silindris Bersilia Berlapis Semu

o Tersusun dari sel swl yang mempunyai inti tidak sejajar sehingga
seolah olah epitel tersebut terdiri dari banyak lapisan

o Letak :
Berada pada saluran pernapasan, ro gga hidung, dan saluran telur
atau Tuba Fallopi

o Berfungsi menggerakkan partikel yang terletak di atasnya
5. Epitel Silindris Banyak Lapis

o Disusun oleh lebih dari satu sel berbentuk silindria
o Terdapat pada jaringan epitelium laring, faring,trakhea, dan

kelenjar ludah
o Berfungsi dalam sekresi dan sebagai pelindung
6. Epitel Kubus Selapis

o Disusun pleh sapis sel yang berbentuk kubus
o Letak:Epitelium permukaan ovarium, lensa mata, nefron, ginjal,

dan kelenjar tiroid.
o Berfungsi dalm sekresi dan sebagai pelindung
7. Epitel Kubus Banyak Lapis

o Disusun oleh lebih dari satu lapis sel yang berbentuk kubus.

37

o Letak :Epitel folikel ovarium,permukaan ovaroium, testis, saliran
kelenjar minyak, dan kelenjat keringat pada kulit

o Berfungsi dalam sekresi dan absorpsi serta melindungi dari
gesekan dan pengelupasan

8. Epitel Transisional

o Disusun oleh berlapis lapis sel. Jaringan ini tidka dapat
dikelompokkan berdasarkan bentuknya karena bentuk jaringan
epitel transisi dapat berubah dan pemukaan lapisannya dapat
menggembung.

o Letak : epitelium ureter, uretra,saluran pernapasan, dan kantung
kemih

o Berfungsi untik mengembangkan dan meregangkan organ kemih
saat menampung urin

9. Epitel Kelenjar Eksokrin

o Adalah kelenjar yang memiliki saliran untuk mengalirkan zat
sekresi ke seluruh tubuh.

o Letak : kelenjar lbung, kelenjar pankreas, kelenjar ludah, dan
kelenjar keringat.

o Berfungsi menghasilkan enzim tapi beberapa lainnya
menghasilkan non enzim

10. Epitel Kelenjar Endokrin

38

o Adalah kelenjar penghasil hormon yang tidak memiliki saluran
pengalir.

o Letak : kelnjar himfosis, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid,
kelenjar timus, dan kelenjar adrenal.

o Berfungsi menghasilkan hormon.

2)Jaringan Otot (DISUSUN OLEH YOHANNES NOVANDI )

PENGERTIAN
Otot dapat dijelaskan sebagai jaringan yang memiliki fungsi sebagai alat

gerak aktif pada hewan dan manusia
● JENIS-JENIS

● CIRI – CIRI
A. Otot Lurik
❖ Berbentuk silindris dan memanjang
❖ Berwarna lurik
❖ Inti banyak danetak di tepi
❖ Bekerja secara sadar
❖ Cepat merespon rangsang
❖ Letaknya : melekat pada kulit

39

❖ Fungsi: Memicu kontraksi yang menunjang sistem pernapasan,
pergerakan, postur (pada otot rangka)

B. Otot Jantung
❖ Berbentuk silindris bercabang
❖ Berbentuk ayunan
❖ Berwarna lurik
❖ Bekerja secara tidka sadar
❖ Lambat merespon rangsang
❖ Hanya terdapat di jantung
❖ Fungsi: Memompa jantung. Dikendalikan sistem saraf oton, yang
merangsang menggunakan implus listrik untuk berkontraksi dan
memompa darah ke seluruh tubuh.

C. Otot Polos
❖ Bentuk sel memanjang dengan ujung meruncing
❖ Berinti satu di tengah
❖ Miofibril tidak berwarna
❖ Merupakan otot tak sadar dipengaruhi otonom saraf
❖ Reaksi terhadap rangsang lambat
❖ Tidak memiliki sarkomer
❖ Kontraksi lambat, tujuannya adalah memindahkan zat melalui organ
atau pbuluh dan bekerja dengan berkontraksi dalam gelombang.
Gerakan ini disebut peristaltik.

● STRUKTUR JARINGAN

40

3)Jaringan Syaraf ( DISUSUN OLEH KARSTEN T HAKIM )
● Pengertian

Adalah jaringan yang berfungsi untuk menghantarkan implus
(rangsangan) dan terdiri atas sel sel saraf (neuron). Inilah alasan mengapa
kita bisa merasakan sakit, mencixipi rasa masakan, menghirup wangian,
melihat pemandangan, dll.
a) Sel Saraf Motorik
Berfungsi menghantarkan implus motorik dari susunan saraf pusat ke
efektor.
b) Sel Saraf Sensorik
Berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor ke sumsum tulang
belakang.
c) Sel Saraf Pengbubung
Merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf lainnya.

I. Struktur - SelSchwan III. Fungsi
I) Badan sel - Sinapsis I) Menerima rangsang
II)Inti sel II)Memberi respon
III) Sitoplasma III) Mengolah rangsang
IV) Dendrit IV) Memberi tanggapan
V) Neurit

II. 41

4)Jaringan Ikat ( DISUSUN OLEH RETNO MEYRANI )
● PENGERTIAN

Jaringan ikat disebut juga jaringan pengikat atau penyokong. Secara
embriologi jaringan ikat berasal dari lapisan mesoderm. Jaringan ikat
tersusun atas matriks dan sel sel penyusun jaringan ikat.,

● FUNGSI

- Menyokong dan memperkuat jaringan lain
- Melindungi organ organ tubuh
- Menyimpan energi
- Membentuk struktur tubuh
- Menyimpan sisten sirkulasi

● KOMPONEN
I. Sel Penyusun

⮚ Fibroblas
Bentuk sel besar, pipih, bercabang, jika dilihat dari samping berbentuk
seperti gelondong,inti sel memanjang/lonjong dan memiliki satu / dua
anak inti serta sedikit granula kromatin yang halus.
Berfungsi sebagai sekresi protein. Terdapat di otot tandon

⮚ Sel Adiposa /Sel Lemak
Merupakan sel yang telah berdiferensi sempurna dan tidak mampu
membelah diri lagi.
Berfungsi menyimpan lemak sebagai cadangan energi. Terdapat di
seluruh permukaan tubuh

⮚ Sel plasma
Mengandung banyak sitoplasma, dan memiliki jari-jari roda di tepi sel
yang terbentuk dari gumpalan kromatin. Berfungsi menghasilkan
antibody yang khas untuk protein asing (antigen). Terdapat di sel
darah

⮚ Sel tiang
Sel berbentuk lonjong, tidak teratur, terkadang memiliki
pseudopodia yang pendek, serta berinti kecil yang tertutup
granula.Berfungsi menghasilkan haparin dan histamin. Terdapat di
leukosit.

⮚ Makrofag
Berfungsi untuk fagositosis sel buangan yang mati dan bakteri.
Terdapat di dekat pembuluh darah.

42

⮚ Masenkim, merupakan sel embrional yang masij dapat ditemukan
pada organ dewasa, berukuran lebih kecil dari pada
fibroblas.Terdapat di pembuluh darah kapiler

⮚ Pigmen, terdapat di kulit; lapisan kotoid; mata; pia meter (membran
halus yang membungkus otak)

⮚ Leukosit
Berfungsi sebagai pertahanan terhadap benda asing. Terdapat di
darah. Jenis leukosit yaitu limfosit, monosit, neutrofil, basofil, dan
asidofil.

II. Matriks

⮚ Sel Kolagen
Berfungsi memberi kekuatan pada jaringan ikat
Terdapat di tendon, kulit, dan tulang

⮚ Sel Elastin
Tersusun atas mukopolisakarida dan protein elastin
Terdapat di pembuluh darah, ligamen, dan selaput tulang rawan
laring

⮚ Serat Retikuler
Terdiri atas protein kolagen yang dilapisi oleh glikoprotein. Berfungsi
untuk mengikat suatu jaringan ikat dengan jaringan ikat lainnya.
Terdapat di hati dan limfe.

● JENIS JENIS

a. Jaringan Ikat sejati
⮚ Jaringan Ikat Longgar

Jaringan yang termasuk pada ikat
longgar yaitu jaringan mukosa, areoral,
retikuler,dan mukosa.Mempunyai
komponenpemyusun sel yang lebih
banyak dibanding serat/serabut.
Berfungsi membungkus organ
tubuh,pembuluh darah, dan saraf.
Contohnya adalah pembungkus
organ dalam perut.

43

⮚ Jaringan Ikat Padat
Komponen penyusul selnya lebih sedikit dibanding serabut/serat.
I) Jaringan Ikat Padat Teratur
Contoh : Tandon
(penghubung antara tulang
dan otot) dan ligamen
II) Jaringan Ikat Padat Tidak

Teratur
Contoh: fasia ( selaput pembungkus otot)

⮚ Jaringan Ikat Cair
i. Jaringan darah

Terdiri dari plasma darah (protein, asam amino,
peptida,enzim hormon,vitamin, mineral) dan sel darah
(eritrosit,leukosit, trombosit). Berperan dalam proses transporsi
dan sebagai sistem kekebalan tubuh.
ii. Jaringan Limfa

Berperan dalam sistem imunitas tubuh

44

⮚ Jaringan Ikat Penyokong

Adalah jaringan ikat yang berperan dalam membentuk dan
memyokong tubuh.
i. Jaringan Tulang Rawan

Tersusun oleh sel kondrosit. Terdapat 3 macam:
1. Hialin

Berwarna bening atau putih kebiruan, selalu dibungkus oleh
perikondrium, memiliki matriks yang banyak mengandung
mukopolisakasida sulfat dan serat kolagen.

2. Elastik
Berwarna kuning, dibungkus perikondrium, lentur, tidak
mengalami kalfikasi. Contoh : daun telinga; dinding saluran
telinga luar dan Eustachius; epiglotis; dan laring.

3. Fibroblas

Tempat melekatnya tandon dan ligamen
ii. Tulang Keras atau Osteon

Merupakan penyusun kerangka tubuh yang tersusun dari
komponen nonseluler berupa matriks dan komponen seluler.
Terdiri oleh tulang kompak dan tulang spongiosa

45


Click to View FlipBook Version