5)Organ dan Sistem Organ ( DISUSUN OLEH MATTHEW LO )
● PENGERTIAN
Organ adalah sekumpulan beberapa jenis jaringan yang
melakukan fungsi tertentu.
Berdadarkan letaknya, organ dibagi menjadi 2, yaitu
Organ dalam : paru-paru, jantung, lambung, usus,ginjal
Organ luar : mata, telinga, mulut, hidung, kulit.
46
47
A.Jurnal Belajar BAB IV
SISTEM GERAK
JURNAL BELAJAR
Jum’at, 9 Oktober 2020
Pada pembelajaran biologi hari ini, Bu Puspa tidak melakukan
kegiatan pertemuan virtual atau daring. Kegiatan pembelajarannya
dilakukan lewat via Whatssap, beliau menyampaikan tugas untuk di
bab ini yaitu membagi 6 kelompok sesuai dengan absen. Kelompok 1
dan 4 mendapatkan materi tulang, kelompok 2 dan 5 mendapatkan
materi otot rangka, kelompok 3 dan 6 mendapatkan materi sendi.
Setiap kelompok harus menyajikannya dalam bentuk apa saja sesuai
kreativitas masing-masing tapi bukan dal bentuk Power Point.
Walaupun kegiatan daring tidak dilakukan, tugas yang diberikan ini
dapat mengisi waktu pembelajaran serta dapat meningkatkan
kekreativitas an diri siswa/siswi dan hubungan antara siswa yang satu
dengan yang lain agar dapat menjadi lebih mengenal dan saling
bekerja sama.
Walaupun kegiatan pembelajaran tidak seperti semula yakni dapat
bertemu langsung, jangan patah semangat. Tetaplah berjuang dan
terus semangat demi masa depan.
48
JURNAL BELAJAR
Senin, 12 Oktober 2020
Pembelajaran Biologi pada hari ini yaitu tidak dilakukan daring
melalui Google Meet. Bu Puspa menyampaikan melalui Via
Whatsapp bahwa pembelajaran hari ini silahkan melanjutkan tugas
kelompoknya masing-masing.
Kelompok saya sebenarnya sudah selesai, tapi kami koreksi lagi
apakah ada kesalahan dalam hasil kerja kami. Dan ternyata ada, yaitu
materinya yang terlalu banyak serta padat sehingga apabila teman-
teman saya melihat hasil kerja kelompok kami akan ngantuk dan
bosan. Lalu kami merombak hasil kerja kelompok kami dengan
mengambil materi yang garis besar saja.
Pembelajaran hari ini, memberikan kesempatan kelompok saya untuk
mengoreksi agar menghasilkan yang terbaik. Dengan kondisi seperti
ini, jangan pernah untuk berpatah semangat. Lewat pembelajaran
daring ini melatih kita agar tetap bersabar, terus semangat, dan
mengajarkan bahwa pembelajaran dapat dilakukan kondisi apapun.
49
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 16 Oktober 2020
Pada hari ini, kegiatan pembelajaran daring biologi melalui Google
Meet alhamdulillah dapat dilakukan. Seperti biasa, sebelum memulai
kegiatan pembelajaran yakni berdoa menurut agama dan kepercayaan
masing-masing. Lalu dilanjutkan dengan membahas ulangan materi
Jaringan Hewan. Bu Puspa membacakan nama-nama yang remedial,
di kelas kami yang remedial tidak cukup banyak. Kemudian, Bu Puspa
bertanya apakah ada yang belum mengetahui hasil nilai ulangan
tersebut. Marcella pun menjawab bahwa ia belum tahu nilainya lalu
Bu Puspa pun memberitahunya.
Setelah itu, Bu Puspa membahas tentang tugas kelompok Sistem
Gerak, dimana perwakilan setiap kelompok diminta untuk
berkonsultasi melalui Via Whatsapp. Konsultasi ini dilakukan agar
mengetahui apakah hasil kerja tiap kelompok sudah cukup baik atau
ada kekurangan.
Kegiatan pembelajaran hari ini alhamdulillah dapat berjalan dengan
lancar dan tidak terlalu menegangkan.
50
JURNAL BELAJAR
Senin, 19 Oktober 2020
Pada hari ini, kegiatan pembelajaran biologi tidak ada kegaiatan
daring. Karena pada hari ini, rumah Bu Puspa mati listrik yang
disebabkan adanya pohon roboh lalu mengenai tiang listrik.
51
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 23 Oktober 2020
Pembelajaran biologi untuk hari ini yaitu melalui Google Meet.
Kegiaran pembelajaran diawali dengan presentasi kelompok tentang
Otot Rangka yakni kelompok Rio dkk serta Kurnia dkk. Yang pertama
melakukan presentasi adalag kelompok Rio, setelah itu bu Puspa
mengomentarinya bahwa kelompok ini sudah cukup bagus walaupun
ada video yang tidak terlalu jelas karena agak gelap. Dilanjutkan
presentasi kelompok Kurnia dengan materi yang sama. Kelompok
Kurnia juga dikomentasi bu Puspa yakni ufdah cukup bagus.
Selanjutnya adalah sesi tanya jawab, Bu Puspa mengajukan
pertanyaan dan setiap kelompok memberikan pendapatnya sesuai
dengan materinya dalam hasil kerjanya. Dari sini timbul perbedaan
pendapat mengenai struktur otot rangka, Bu Puspa serta siswa siswi
yang lain pun bingung. Tak lama jam pembelajaran biologipum
berakhir, tetapi belum ditemukan titik kebenaran mana-mana saja
yang termasuk struktur otot rangka. Hal ini akan disambung pada
kegiatan pembelajaran biologi selanjutnya.
Pada kegiatan pembelajaran biologi hari ini berjalan dengan cukup
menegangkan, karena kedua belah pihak kelompok nelum dapat
menemukan mana saja kah yang termasuk dalam struktur otot rangka.
Tetapi, Alhamdulillah kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dan
dapat berjalan dengan lancar.
Tetap semangat ibu dan teman-teman, jangan menyerah. Insya allah
lelah dan perjuangan selama pembelajaran daring ini akan
membuahkan hasil di kemudian hari.
52
JURNAL BELAJAR
Senin, 26 Oktober 2020
Kegaiatan pembelajaran biologi pada hari ini dapat dilakukan melalui
Google Meet. Pada pertemuan kali ini, akan melanjutkan pembahasan
mengenai pertanyaan bu Puspa terhadap kedua kelompok yakni
kelompok Rio dkk serta Kurnia dkk. Dimana pertemuan kemarin
belum menemukan hasil yang jelas.
Kedua kelompok ini mulai berdiskusi agar menemukan hasil yang
jelas, masing-masing kelompok menyampaikan pendapatnya
walaupun yang berbicara hanya itu-itu aja. Kedua kelompok sampai
kebingungan mana aja yang termasuk strukturnya. Tak lama, jam
biologi pun habis. Tak terasa yaa....
Seperti pertemuan kemarin, pada pertemuan pembelajaran biologi hari
ini belum ditemukan hasilnya. Tetapi tetap semangat, jangan
menyerah.
53
JURNAL BELAJAR
Senin, 2 November 2020
Pada kegaiatan pembelajaran biologi hari ini dapat dilakukan melalui
Google Meet. Selanjutnya membahas materi yang sama yakni otot
rangka. Di hari ini akhirnya kedua kelompok telah menemukan hasil
yang jelas mengenai struktur yang terdapat pada otot rangka yaitu
struktur luar yang terdiri dari kepala otot, empal otot, dan ekor otot.
Sedangkan struktur dalam yaitu epimisium, fesikulus, perimisium,
endomosium, sarkolema, dan miofibril.
Selanjutnya bu Puspa meminta kelompok tulang untuk menampilkan
hasil kerjanya. Pertama menampilkan adalah kelompok Febryan lalu
dilanjutkan kelompok saya menampilkan hasil kerja kami, berupa
video yang ditayangkan oleh Nasywa. Bu Puspa mah bertanya
mengenai faktor pembentukan tulang, tapi tidak jadi karena pada
kelompok saya udah dijelaskan. Bu Puspa senang karena kedua
kelompok ini menampilkan bahwa ini terjalin kerja sama. Tak lama
jam biologi pun habis.
Untuk pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar serta suasana yang
terjadi tidak tegang karena kelompok sebelumnya telag menumakan
hasil persamaan dan bu Puspa senang.
54
JURNAL BELAJAR
Jum’at, 6 November 2020
Kegiatan pembelajaran biologi hari ini dilakukan melaui Google
Meet. Teman-teman yang baru bergabung masih sedikit, lalu bu Puspa
mengajak berbincang-bincang sambil menunggu teman bergabung.
Bu Puspa mengajak berbicara pada orang yang pertama kali join
dalam Meet hari ini yakni Siti dan bertanya apa yang dilakukan
kesehariannya. Siti pun menjawab yakni menonton youtube walupun
diselingi dengan mengerjakan tugas. Selanjutnya bu Puspa bertanya
pada Nasya dampak positif dan negatif tentang pembelajaran selama
pandemi ini. Nasya pun menjelaskan. Lalu bertanya ke Febryan
dengan pertanyaan yang sama. Tak terasa sudah setengah jam
permbelajaran biologi.
Sebelum memulai kegiatan pembelajaran yakni berdoa menurut
kepercayaan masing-masing lalu dilanjutkan dengan presentasi
kelompok sendi. Yang pertama melakukan presentasi adalah
kelompok nasya dkk dengan menanyangkan video smabil di baca dan
yang kedua adalah kelompok Yohannes dkk dengan menampilkan
poster. Pembelajaran biologi pun habis dan ditutup dengan bu Puspa
mengatakan yang belum sarapan maka sarapanlah.
Pembelajaran untuk materi Sistem Gerak akhirnya selesai dan dapat
berjalan lancar. Terus semangat dan jangan pernah menyerah.
55
B.Tugas – Tugas
Pada Bab IV ini, materi yang dibahas yakni tentang Sistem Gerak. Portofolio yang
diberikan pada bab ini berupa menggabungkan seluruh hasil presentasi kerja sama
setiap kelompok yang terdiri dari otot rangka, tulang, dan sendi. Dimana bentuk
presentasi dari setiap kelompok berbeda-beda, mulai dalam bentuk poster hingga
video. Karena ada yang menggunakan dalam bentuk video, maka cukup sulit untuk
dimasukkan ke dalam word dan jumlah kb video yang amat besar. Dengan ini,
portofolio pada bab Sistem Gerak saya kerjakan dan kumpulkan dalam bentuk
Power Point di Classroom.
56
A.Jurnal Belajar BAB V
SISTEM SIRKULASI
JURNAL BELAJAR
Senin, 16 November 2020
Pada hari ini, kami memasuki materi baru yaitu tentang Sistem
Sirkulasi. Kegiatan pembelajaran biologi hari ini, tidak dapat dilakukan secara
daring. Bu Puspa telah mengirimkan Power Point mengenai materi baru yakni
Sistem Sirkulasi melalui WhatsApp grub biologi. Beliau juga menyampaikan
bahwa kegiatan pembelajaran hari ini atau jam biologi pada hari ini dilakujkan
dengan tugas mandiri yakni membaca dan membuat catatan perihal materi bab
ini. Catatan ini di catat di buku catatan setiap siswa siswi. Serta menyampaikan
bahwa pertemuan berikutnya akan dilakukan tanya jawab per orang.
Walaupun telah memasuki materi baru dan tidak dilakukan pembelajaran
secara daring, tak membuat kami untuk tidak belajar. Dengan diberinya amanah
yakni membuat catatan dapat membuat siswa siswi lebih disiplin dalam belajar
dan bertanggung jawab serta mengetahui lebih awal materi yang akan dibahas
bersama. Tetap semangat dan teruslah berusaha. Jangan terlena dengan keadaan
sebab ada sesuatu yang sedang menanti dihadapanmu.
57
JURNAL BELAJAR
Jum’at, 20 November 2020
Pada hari ini, kegiatan pembelajaran biologi dapat dilakukan seperti
semula yakni secara daring dan melalui Google Meet. Sebelum mengawali dan
memulai kegiatan pembelajaran terlebih dahulu dilakukan doa bersama.
Sebelum membahas materi ini lebih dalam, bu Puspa meminta setiap siswa siswi
untuk mengirimkan hasil tugas yang diberikan pada pertemuan biologi
sebelumnya yakni pada hari Senin mengenai catatan bab Sistem Sirkulasi di
Classroom. Pengumpulan tugas ini diberikan waktu selama 15 menit selagi bu
Puspa ada urusan.
Setelah waktu pengumpulan tugas yakni berupa catatan atau resume
mengenai bab Sistem Sirkulasi berakhir, maka dimulainya kegiatan
pembelajaran biologi di pertemuan hari ini. Pembahasan materi pada
pertemuan hari ini diawali dengan membahas sistem peredaran darah yakni
fungsi. Dilanjutkan dengan darah (plasma darah, eritrosit, leukosit, keeping
darah) → mekanisme pembekuan darah → golongan darah→ transfusion darah
→ mekanisme peredaran darah. Setelah itu dilanjutkan dengan membahas
sistem limfa sebagai penutup materi di pertemuan hari ini.
Tak terasa pembelajaran biologi selama satu jam telah berakhir.
Alhamdulillah kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini dapat berjalan
dengan baik dan lancar. Ini merupakan pertemuan pertama dan terakhir di bab
Sistem Sirkulasi serta di semester tiga. Semoga apa yang telah diperbuat selama
satu semester ini dapat bermanfaat dikemudian hari. Terus semangat dan
janganlah terlena dengan keadaan.
58
B.Tugas – Tugas
Pada Bab V yakni Sistem Sirkulasi, kegiatan pembelajaran dengan tanya jawab
mengguanakan Power Point yang telah Bu Puspa buat. Setelah itu, diberikan
tugas berupa resume mengenai bab Sistem Sirkulasi yang dikerjakan di buku
tulis dan dikumpulkan di Classroom.
59
BAB VI
MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN MAKANAN
A.Jurnal Belajar
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 8 Januari 2021
Pada pertemuan hari ini adalah pertemuan pertama pelajaran
biologi setelah libur semester. Pada pertemuan pertama, dengan tahun
baru materi baru dan juga semangat baru, pembelajaran diawali
membaca doa bersama yang di pimpin oleh Iqbal. Bu Puspa
mengevaluasi, bagi siswa yang telah mendapatakan nilai baik maka
pertahankan dan apabila belum mendapatkan nilai yang baik dapat
dijadikan motivasi agar kedepannya bisa lebih semangat dan
mengubah nilainya menjadi luar biasa.
Pembelajaran biologi bab pertama di semester baru ini
adalah Makanan dan Sistem Percernaan Makanan. Yohannes dan
Naufal mengungkapkan pemikirannya mengenai makanan. Lalu
dilanjutkan dengan membahas lebih zat-zat makanan, pertama-tama
bu Puspa meminta seorang siswa siswi yang memakai laptop agar
mempresentasikan power point yang telah beliau buat. Dan Marcella
bersedia untuk menayangkan power point tersebut. Materi dimulai
dari syarat makanan – fungsi makanan – zat makanan ; karbohidrat,
lemak, dan protein. Sebelum pembelajaran biologi di tutup, dilakukan
foto bersama dan Baskoro bersedia untuk memfoto kegiatan ini.
Walaupun masih dalam kondisi yang belum kondusif,
janganlah putus semangat dan terlena dengan keadaan. Teruslah
semangat dalam belajar, sungguh-sungguhlah agar dapat menggapi
cita-cita yang di harapkan. Semoga kondisi ini cepat berakhir dan
dapat beraktivitas seperti biasa.
60
JURNAL BELAJAR
Senin, 11 Januari 2021
Tak terasa kembali di hari Senin lagi.Pada hari ini, kegiatan
pembelajaran biologi dapat berlangsung. Pembelajaran biologi
dilakukan secara online seperti biasa. Dan diawali dengan bu Puspa
menyapa siswa-siswi yang telah masuk dalam pembelajaran dan
menyalakan kamera. Tak lupa memberi tahu bahwa kelas ini terdapat
murid baru yang bernama Denissa.
Materi yang dibahas pada pembelajaran hari ini masih
seperti pertemuan sebelumnya yakni Makanan dan Sistem Percernaan
Makanan. Sebelum masuk ke materi, Marcella terlebih dahulu
menayangkan presentasi yang telah bu Puspa buat. Di pertemuan ini,
dimulai dengan membahas dari protein – vitamin – mineral – air -
sistem pencernaan makanan ( mulut , faring, esofagus, lambung,
pankreas, hati, empedu, usus halus).
Setelah membahas materi, bu Puspa memberikan tugas
Portofolio dimana di dalamnya terdiri dari ; 1) syarat makanan,
2)fungsi makanan, 3)tabel komponen makanan ( no - zat-zat makanan
- fungsi - sumber ) . Dan Portofolio 1b dimana di dalamnya terdiri dari
; no – organ pencernaan – proses yang terjadi – gambar organ.
Tak terasa waktu pembelajaran biologi telah berkahir,
pembelajaran hari ini alhamdulillah dapat berlangsung dengan lancar
tanpa ada hambatan. Walaupun masih belum kondusif, janganlah kita
terlena dengan keadaan menjadi malas. Tetaplah semangat, teruslah
berusaha dan bersungguh sungguhlah dalam menuntut ilmu. Semoga
wabah ini segera berakhir dan dapat melakukan kegiatan pembelajaran
secara offline di sekolah.
61
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 15 Januari 2021
Kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini berlangsung
secara online. Namun ada yang berbeda, pada pertemuan hari ini
dilakukan menggunakan aplikasi online baru dimana dikatakan bahwa
aplikasi ini dapat menghemat kuota siswa/i. Keberadaan aplikasi ini
masih banyak belum diketahui oleh siswa/i sehingga banyak yang
kebingungan dalam menggunakannya. Tetapi dengan ini, tidak
membuat siswa/i untuk tidak mengikuti pembelajaran. Siswa/i tetap
mengikuti pembelajaran menggunakan aplikasi online baru ini
walaupun agak terhambat.
Setelah semua siswa/i bergabung dalam pembelajaran,
diawali dengan membaca doa sebelum memulai kegiatan
pembelajaran dan dilanjutkan bu Puspa meminta Indri dan Retno
membacakan jurnal pada pertemuan sebelumnya yaitu jurnal hari
Senin. Setelah membacakan jurnal, bu Puspa marah lantaran saat
membaca jurnal tidak menyalakan kamera juga siswa/i banyak yang
tidak menyalakan kamera. Dimana menyalakan kamera merupakan
salah satu etika dalam kegiatan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan aplikasi baru
ini berjalan dengan baik walaupun di awal terhambat lantaran belum
mengetahui cara kerja aplikasi ini. Pembelajaran hari ini membuat
62
saya dan teman-teman lainnya untuk intropeksi diri agar etika bisa
lebih baik lagi. Maafkan saya dan teman-teman yang telah membuat
bu Puspa marah di awal pagi hari ini. Semoga bu Puspa selalu diberi
kesehatan, panjang umur, dan kebahagian.
63
JURNAL BELAJAR
Senin, 18 Januari 2021
Pada hari ini, kegiatan pembelajaran biologi dapat dilaksanakan
melalui Google Meet. Sebelum kegiatan pembelajaran di mulai, seperti biasa
berdoa terlebih dahulu. Setelah berdoa, bu Puspa melanjutkan pembahasan yang
telah di bahas pada pertemuan biologi sebelumnya yaitu siswa/i akan melakukan
praktek zat-zat yang di butuhkan oleh tubuh dengan judul UJI MAKANAN.
Makanan yang di uji yaitu karbohidrat polisakarida atau amilum,
karbohidrat monosakarida atau glukosa, protein, dan lemak. Setelah memberi
tahu judul, tujuan, dan zat makanan yang di uji, dilanjutkan dengan alat dan
bahan yang akan digunakan dalam menguji makanan tersebut, seperti, lumpang-
mortal, rak tabung reaksi dan tabung rekasi, gelas kimia, spatula, pipet, plat tetes,
cawan petri, kaki tiga, kawat kasa, pembakar spiritus, dan label. Setelah bu
Puspa menyebutkan alat-alat tersebut, siswa siswi menyebutkan ulang secara
bersama-sama mengenai alat-alat tadi. Lalu, larutan yang dibutuhkan yaitu
benedict untuk menguji glukosa, lugol untuk menguji amilum, biuret untuk
menguji protein, dan kertas buram ubtuk menguji lemak. Dilanjutkan dengn
menyebutkan cara kerja menguji karbohidrat, protein, dan lemak.
Setelah menyebutkan prosedur pengerjaan UJI MAKANAN, masih
ada waktu jam biologi 30 menit. Bu Puspa mengakhiri kegiatan pembelajaran
ini dan 30 menit yang tersisa dilanjutkan dengan mengerjakan UJI MAKANAN
tersebut secara mandiri.
Pembelajarn biologi pada hari ini alhamdulillah berjalan dengan
lancar. Dan dari pembelajaran pada hari ini menambah wawasan baru mengenai
makanan yang dikonsumsi sehari-hari dengan mengerjakan UJI MAKANAN.
Semoga pandemi ini dapat segera berlalu agar dapat kembali pada kegiatan
seperti dahulu. Dan tetap semangat jangan terpengaruh oleh keadaan.
64
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 22 Januari 2021
Kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini tak dapat dilakukan karena
ada event CAMPUS FAIRY 2021. Event ini dimulai pada pukul 7.30 WITA
melalui Zoom Meeting dan wajib untuk kelas 11 serta 12. Tetapi, event ini
mengalami kendala, para panitia event ini sedang mencari solusi untuk
memperbaiki keadaan ini. Setelah beberapa jam, panitia menemukan solusi yaitu
melakukan event ini melalui Youtube. Pembahasan event ini mulai dari
SNM,SBM,Mandiri, Universitas Swasta lalu dilanjutkan prodi dalam Soshum
dan Saintek.
Walaupun kegiatan pembelajaran biologi tidak dapat dilaksnanakan pada hari
ini, masih bisa melanjutkan kegiatan pembelajaran biologi di pertemuan
sebelumnya yakni pada hari Senin mengenai UJI MAKANAN dengan mandiri.
Tetap semangat, jangan menyerah serta jangan terlena dengan keadaan.
65
B.Tugas - Tugas
66
67
68
LAPORAN PRAKTIKUM UJI BAHAN MAKANAN
BIOLOGI
“UJI BAHAN MAKANAN”
Tujuan:
1. Menjelaskan proses pencernaan bahan makanan seperti karbohirat, lemak,
dan protein
2. Menguji bahan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, dan protein
Dasar Teori
Makanan adalah zat yang dimakan oleh makhluk hidup untuk
mendapatkan nutrisi yang kemudian diolah menjadi energi dan tenaga. Setiap
makhluk hidup membutuhkan makanan untuk kelangsungan hidup dan
menjalankan aktivitas dalam kehidupan. Fungsi makanan antara lain
menyediakan materi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh, menghasilkan
energi dalam metabolisme, dan memperbaiki jaringan yang rusak. Makanan
yang kita konsumsi mengandung zat makanan yang berbeda-beda seperti,
karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan lemak. Zat makanan dibagi menjadi
dua yaitu, makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien terdiri atas
karbohidrat,protein, dan lemak sedangkan yang termasuk mikronutrien yaitu
vitamin dan mineral. Dalam uji bahan makanan, zat makanan yang diuji hanya
karbohidrat (amilum dan glukosa), lemak, dan protein.
Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik
yang tersusun hanya dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat
diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu, monosakarida, disakarida, dan
polisakarida. Dalam makanan, karbohidrat berupa pati,sukrosa, laktosa, dan
fruktosa.Karbohidrat dapat diperoleh dari makanan pokok seperti, padi, ketela,
jagung, gandum, umbi-umbian, dan tepung-tepungan. Karbohidrat berfungsi
sebagai sumber energi utama, pengatur metabolisme lemak, menghemat protein,
dan membantu pengeluaran feses.
Amilum atau pati adalah karbohidrat kompleks yang tidaklarut dalam
air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau dan bahan utama yang
dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa’sebagai produk
fotosintesis dalam jangka panjang. Hewan dan manusia menjadikan pati sebagai
sumber energi yang penting. Glukosa, suatu gula monosakarida adalah salah satu
karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber energi pada hewan dan
manusia. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan.
Sebagian glukosa kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak dan yang
lainnya menuju hati dan otot yang menyimpannya dalam bentuk
glikogen.Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi
kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi.
69
Lemak tersusun dari atom karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O).
Lemak/minyak terdiri atas gabungan gliserol dnegan asam lemak. Lemak dapat
berasal dari sumber hewani seperti telur, susu,dan minyak ikan maupun nabati
atau tumbuh-tumbuhan seperti, minyak zaitun, minyak kelapa,minyak biji
jagung, dan minyak biji kapas. Lemak berfungsi sebagi sumber energi yang
lebih efektif, perlindungan, penyekatan, mencegah timbulnya rasa lapar,
penyedia vitamin larut lemak, menghemat protein, sebagai pelumas, membantu
pengeluaran sisa pencernaan, dan memberi krlezatan pada makanan.
Protein, istilah protein berasal dari bahaaa Yunani pretos (yang utama).
Protein termasuk bagian terbesar tubuh sesudah air (1/5 dari bagian
tubuh).Protein tersusun dari atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan
nitrigen (N). Protein adalah makromolekul yang terdiri atas rantai-rantai panjang
asam amino yang terikat satu sama lain dalam ikatan peptida. Sumber protein
berasal dari bahan makanan, baik hewani seperti daging ikan,telur,susu,kerang,
dan keju maupun nabati seperti, kelompok kacang-kacangan dan sereal. Protein
berfungsi menghasilkan jaringan baru, menggantikan protein yang hilang,
membuat protein baru dengan fungsi khusus, sebagai sumber energi, mengatur
keseimbangan air, memelihara kenetralan tubuh, membentuk antibodi, dan
mengangkut zat-zat gizi.
Untuk mengetahui kandungan gizi dalam bahan makanan, digunakan
indikator uji makanan yang disebut reagen. Reagen tersebut digunakan untuk
mendeterninas kandungan zat makanan atau nutrisi dalam suatu bahan makanan.
Beberapa reagen yang digunakan untuk mendeterminasi kandungan nurrisi
dalam suatu bahan makanan. Pertama,benedict adalah bahan kimia yang
ditemukan oleh ahli kimia Amerika, Stanley Rossiter Benedict. Larutan
Benedict mengandung natrium sitrat, natrium karbonat anhidrat, dan tembaga
sulfit. Larutan ini digunakan untuk menguji keberadaan gula pereduksi dalam
suatu sampel. Apabila suatu bahan makanan ditetesi larutan benedict kemudian
di bakar di atas pembakar spiritus akan berubah warna menjadi merah bata.
Kedua, Iodin lugol dikenal juga iodium cair, larutan lugol, atau
cukup lugol, adalah larutan yang merupakan gabungan dari senyawa kalium
iodida dengan iodin dalam air. Lugol pertama kali dibuat pada tahun 1829 oleh
seorang fisikawan Perancis yaitu Jean Lugol. Lugol digunakan untuk
menunjukkan kandungan bahan makanan jenis amilum. Apabila suatu bahan
makanan ditetesi lugol kemudian berubah warna menjadi biru kehitaman maka
bahan makanan tersebut mengandung amilum. Dan yang terakhir, biuret. Biuret
adalah sebuah uji kimia protein atau polipeptida. Suatu bahan makanan apabila
ditetesi dengan bioret akan berubah menjadi ungu.
70
Alat dan Bahan: 11. Larutan Benedict
12. Larutan Biuret
1. Tabung reaksi 13. Kertas Koran
2. Rak tabung reaksi 14. Nasi, roti, kentang, jagung, ubi
3. Gelas ukur 15. Tahu, tempe, telur, susu, kacang
4. Penjepit 16. Minyak goreng, mentega
5. Kaki tiga 17. Alat tulis menulis (kertas, pulpen,
6. Kawat kassa
7. Pembakar Spiritus pensil, spidol, isolasi)
8. Korek api
9. Pipet
10. Lempengan mortal
Cara Kerja:
A.Uji Benedict (uji glukosa/karbohidrat monosakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan
lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 5 ml larutan benedict ke dalam tabung reaksi.
4. Tambahkan 0,5 ml larutan hasil penggerusan nasi tersebut di atas.
5. Beri label “uji benedict: nasi” pada tabung reaksinya.
6. Amati warna sebelum dipanaskan.
7. Panaskan tabung reaksi yang berisi larutan benedict dan larutan nasi
tersebut di atas selama 5 menit dan dinginkan .
8. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil
pengamatan. Apabila dalam makanan terdapat karbohidrat/gula
monosakarida, larutan akan berwarna kuning kehijauan dan
terbentuk endapan merah bata.
9. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, jagung, dan ubi.
10. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut
(nasi, roti, kentang, jagung, dan ubi)
B.Uji Iodin/Lugol (uji amilum/karbohidrat polisakarida)
1. Haluskan nasi dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan
lempengan dan tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
2. Masukkan 5 ml larutan hasil penggerusan bahan makanan ke dalam
tabung reaksi.
3. Beri label “uji iodin: nasi” pada tabung reaksi.
4. Amati warna larutan.
5. Tambahkan 2 tetes larutan iodin.
6. Amati perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan iodin
(apabila warna menjadi hitam atau kebiruan, bahan makanan yang
71
diuji mengandung amilum karbohidrat) dan catat pada tabel hasil
pengamatan.
7. Lakukan hal yang sama untuk kentang, roti, jagung, dan ubi.
8. Bandingkan hasil uji benedict untuk bahan-bahan makanan tersebut (nasi,
roti, kentang, ubi, jagung, dan ubi).
C.Uji Biuret (uji protein)
1. Haluskan tempe dengan cara menggerusnya menggunakan mortal dan
lempengan.
2. Tambahkan air secukupnya sehingga terbentuk larutan.
3. Masukkan 1 ml larutan hasil penggerusan tempe tersebut ke dalam tabung
reaksi.
4. Tambahkan setetes demi setetes larutan biuret sambil dikocok hingga
tercapai warna maksimum (tidak terjadi perubahan warna lagi).
5. Amati perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil
pengamatan. Jika warna berubah ungu berarti bahan makanan
mengandung protein.
6. Lakukan hal yang sama pada tahu,putih telur, susu dan nasi.
7. Bandingkan hasil percobaan untuk tiap bahan makanan yang diuji.
D.Uji Lemak
1. Bentuklah kotak 5x5 cm pada kertas koran.
2. Teteskan larutan bahan makanan yang akan diuji pada kotak-kotak kertas
koran tersebut.
3. Perhatikan perubahan warna yang terjadi dan catat pada tabel hasil
pengamatan. Apabila kertas koran menjadi buram/transparan, berarti
bahan makanan mengandung lemak.
72
Tabel Hasil Pengamatan
A.Uji Benedict
Bahan Warna setelah dicampur
No. Makanan Reagen Sebelum Setelah
yang penguji/warna
dipanaskan dipanaskan
diuji/warna
1. Nasi Benedict/biru Biru Merah Bata
muda
2. Roti Benedict/biru Biru Merah Bata
muda
3. Jagung Benedict/biru Biru Merah Bata
muda
4. Kentang Benedict/biru Biru Kekuningan
muda
5. Ubi Benedict/biru Biru Merah Bata
muda
B.Uji Iodin/Lugol Reagen Perubahan Warna setelah
No. Bahan penguji/warna dicampur
Makanan
yang Iodin/hitam Hitam
diuji/warna Iodin/hitam Hitam
1. Nasi Iodin/hitam Hitam
2. Roti Iodin/hitam Hitam
3. Jagung Iodin/hitam Hitam
4. Kentang
5. Ubi
C.Uji Biuret Reagen Perubahan Warna setelah
No. Bahan penguji/warna dicampur
Makanan
yang Biuret/ biru Sedikit Ungu
diuji/warna muda Ungu
1. Nasi Biuret/ biru Ungu
muda Ungu
2. Tahu Biuret/ biru
muda
3. Tempe Biuret/ biru
muda
4. Susu
73
5. Putih Telur Biuret/ biru Ungu
muda
D.Uji Lemak Warna kertas koran Perubahan warna
No. Bahan setelah ditetesi pada
Makanan Buram
yang Buram kertas koran
diuji/warna Buram
1. Nasi Tidak Transparan
Buram Transparan
2. Margarin Buram Transparan
3. Minyak Transparan
Tidak Transparan
Goreng
4. Kacang
5. Putih Telur
Pembahasan
Pada kegiatan “Uji Bahan Makanan” ini menggunakan reagen yang digunakan
untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam suatu bahan makanan,
seperti:
a. Uji Glukosa
Glukosa adalah karbohidrat bentuk paling sederhana atau monosakarida.
Kerap disebut juga gula sederhana.Glukosa yang dikonsumsi dalam bentuk
karhidrat memiliki peran penting yang digunakan sebagai sumber energi
pada hewan dan manusia.
Untuk mengetahui bahan makanan mengandung glukosa
digunakan reagen Benedict. Dimana, apabila bahan makanan di tetesi
Benedict lalu di panaskan, bahan makanan akan berubah warna menjadi
merah bata. Hal ini terjadi karena bahan makanan yang mengandung glukosa
memiliki elektron yang akan diberikan dan tembaga (salah satu kandungan
Benedict) menerima elektron tersebut sehingga terjadi perubahan warna.Dan
karena glukosa dapat mereduksi Cu pada Benedict maka glukosa disebut
gula pereduksi dan menghasilkan warna merah bata.
b. Uji Amilum
Amilum atau pati merupakan karbohidrat bentuk kompleks dan
apabila ingin mengetahui apakah bahan makanan mengandung amilum atau
tidak maka menggunakan reagen lugol. Amilum tersusun atas dua macam
karbohidrat, amilosa dan amilopektin dalam kompoisisi yang berbeda beda.
Amilosa memberikan sifat keras dan warna ungu pekat atau hitam apabila di
74
uji menggunakan reagen lugol sedangkan amilopektin memberikan sifat
lengket dan ketika di uji menggunakan reagen lugol tidak bereaksi.
c. Uji Protein
Untuk mengetahui bahan makanan mangandung protein adalah
menggunakan reagen biuret. Apabila bahan makanan yang menganding
proteim ditetesi biuret akan berubah warna menjadi umgu. Hal ini terjadi
karena adanya ikatan protein dengan bouret yang menghasilkan reaksi
antara Cu 2+ dgn gugus -C=O dan NH ikatan peptida dalam larutan alkalis.
d. Uji Lemak
Untuk mengetahui bahan makanan mengandung lemak adalah
menggunakan kertas buram. Karena kertas buram mudah menyerap air atau
minyak sehingga cocok untuk pengujian lemak. Bahan makanan yang telah
dihaluskan selanjutnya akan di oleskan pada kertas buram dan di
keringkan. Apabila kertas buram diterawang akan transparan maka bahan
makanan tersebut mengandung lemak.
75
Pertanyaan:
1. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung
karbohidrat setelah diuji dengan: a) Larutan benedict? b) Larutan
iodin/lugol?
Jawab:
Makanan yang mengandung karbohidrat setelah di uji menggunakan
larutan benedict akan berubah warna menjadi merah bata atau orange
sedangkan di uji menggunakan larutan iodin/lugol bahan makanan akan
berubah warna menjadi biru kehitaman atau hitam.
2. Apakah warna yang terjadi pada bahan makanan yang mengandung protein
setelah diuji dengan biuret?
Jawab:
Makanan yang mengandung protein setelah di uji menggunakan biuret
adalah bahan makanan tersebut menjadi berwarna ungu.
3.Jelaskan perbandingan kandungan karbohidrat pada ke 5 bahan makanan
yang diuji!
Jawab :
• Nasi apabila di uji menggunakan benedict akan berubah warna menjadi
merah bata dan lugol akam berubah warna menjadi hitam. Dari sini
dapat disimpulkan bahwa nasi mengandung glukosa dan amilum.
• Roti apibila di uji menggunakan benedict akam berubah warna menjadi
merah bata sedangkan menggunakan logol roti berubah warna menjadi
hitam. Dari uji makanan tersebut, roti mengandung glukosa dan amilum.
• Jagung apabila di uji menggunakan benedict akan berubah warna
menjadi metrah bata atau orange sedangkan menggunakan lugol, jagung
berubah warna menjadi hitam. Dari uji makanan tersebut, jagung
mengandung glukosa dan amilum.
• Kentang apabila di uji menggunakan benedict akan berubah warna
menjadi kekuningan sedangkan menggunakan lugol, kentang akan
berbuah warna menjadi hitam. Dari uji makanan tersebut, kentang
mengandung glukosa dan amilum.
• Ubi apabila di uji menggunakan benedict akan berubah warna menjadi
merah bata sedangkan menggunakan lugol, ubi berubah warna menjadi
hitam. Dari uji makanan tersebut, ubi mengandung glukosa dan amilum.
Dari uji coba bahan makanan tersebut, diketahui mengandung
karbohidrat;
i.Glukosa : nasi, roti, jagung, dan ubi.
ii.Amilum : nasi, roti, jagung, kentang, dan ubi.
76
4. Jelaskan perbandingan kandungan lemak pada ke 5 bahan makanan yang
diuji!
Jawab:
Berdasarkan data uji percobaan, minyak goreng, margarin, dan kacang
termasuk bahan makanan yang mengandung lemak karena apabila kertas
buram yang telah di olesi oleh ketiga bahan makanan tersebut akan
transparn sedangkan nasi dan putih telur ketika di terawang kertas buram
tersebut tidak transparan sehingga bukan bahan makanana yang
mengandung lemak.
5. Jelaskan proses pencernaan karbohidrat, protein, dan lemak!
Jawab:
Karbohidrat :
a) Dalam mulut, terdapat enzim amilase yang mengubah amilum menjadi
disakarida
b) Usus halus, dengan enzim disakarase akan mengubah disakarida menjadi
monosakarida.
c) Hati, monosakarida mengalami proses sintesis menghasilkan glikogen,
dioksidasi menjadi CO2 dan H2O atau dilepaskan untuk di bawa oleh
aliran darah kebagian tubuh yang memerlukan.
Protein
a) Lambung :protein di ubah menjadi pepton oleh enzim pepsin
b) Usus halus : enzim-enzim pankreas sepertienzum tripsin dan kotripsin.
Enzim tripsin akan mengubah tripsinogen menjadi tripsin. Selanjutnya,
tripsin dibubah menjadi kimotripsin oleh enzim kimotpsin. Enzim-enzim
tersebut akan mencerna perpton menjadi peptida lalu di ubah menjadi
asam amino oleh enzim erepsin
Lemak
a) Lemak akan dihidrolisis menjadi asam lemak dam gliserol oleh enzim
lipase pankreas dan usus halus.
77
KESIMPULAN
I. Dalam menguji bahan makanan karbohidrat, terdapat dua macam larutan
atau reagen. Pertama reagen lugol, adalah zat kimia yang digukan ntuk
menguji bahan makanan yang mengandung amilum. Apabila bahan
makanan ditetesi oleh lugol dan berubah warna menjadi hitam, maka
bahan makanan tersebut mengandung amilum. Kedua reagen benedict,
adalah zat kimia yang digunakan untuk menguji bahan makanan yang
mengandung glukosa. Apabila makanan ditetesi oleh benedict akan
berubah warna menjadi merah bata, maka bahan makanan tersebut
mengandung glukosa.
II. Dalam menguji bahan makanan protein adalah menggunakan reagen
atau larutan biuret. Apabila bahan makanan yang ditetesi biuret akan
berubah warna menjadi ungu, maka bahan makanan tersebut
mengandung protein.
III. Dalam menguji bahan makanan lemak adalah menggunakan kertas
buram. Apabila makanan yang telah dihaluskan lalu dioleskan pada
kertas ini dan setelah kering diterang terlihat transparan, maka bahan
makanan tersebut mengandung lemak.
IV. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat glukosa yaitu, nasi, roti,
jagung,dan ubi. Sedangkan bahan yang mengandung karbohidrat amilum
yaitu, nasi, roti, jagung, kentang, dan ubi.
V. Bahan makanan yang mengandung protein yaitu, tahu, tempe, putih
telur, dan susu.
VI. Bahan makanan yang mengandung lemak yaitu, margarin, minyak
goreng, dan kacang.
78
DAFTAR PUSTAKA
http://badriyahbilang.blogspot.com/2014/05/laporan-praktikum-biologi-uji-
kandungan.html?m=1
https://www.academia.edu/6163716/UJI_BAHAN_MAKANAN
http://lussyroichatulj.blogspot.com/2015/03/praktikum-biologi-uji-bahan-
makanan.html?m=1
http://cahyaqta.blogspot.com/2013/10/laporan-praktikum-uji-
makanan.html?m=1
https://fdokumen.com/document/uji-bahan-makanan-bab-2docx
79
LAMPIRAN
Reagen atau larutan
Uji Glukosa
80
Uji Amilum
Uji Protein
81
Uji Lemak
82
A.Jurnal Belajar BAB VII
SISTEM PERNAPASAN
JURNAL BELAJAR
Jum'at, 29 Januari 2021
Pada hari ini, kegiatan belajar biologi dapat dilaksanakan melalui G Meet.
Sebelum memulai kegiatan pembelajaran seperti biasa yaitu berdoa terlebih
dahulu. Dan sebelum memasuki materi, bu Puspa memberi kata motivasi yakni
bagi siswa/i yang telah mendapatkan nilai di atas KKM dipertahanka, jangan
sombong,dan terus semanagt. Sedangkan bagi siswa/i yang masih di bawah
KKM, jangan putus semangat.
Kegiatan pembelajaran hari ini mengenai materi baru yaitu “Sistem
Pernapasan”. Pertama-tama bu Puspa bertanya pengertian pernafasan, di jawab
oleh Nasya bahwa pernapasan adalah menghirup oksigen dan mengeluarkan
karbon dioksida, dilanjutkan Arva, dan Siti. Sebelum membahas lebih lanjut,
dipersilahkan siswa/i untuk menayangkan PPT yang telah Bu Puspa kirim dan
Sintikhe bersedia. Denissa di persilahkan untuk menjelaskan mengenai fungsi
pernafasan dilanjutkan Kevin mengenai alur pernafasan. Selanjutnya, pada
bagian alat pernafasan (hidung) dijelaskan oleh Yulia, laring oleh Arva, trakhea
oleh Yosia, bronkus oleh Baskoro, dan paru-paru oleh Yohannes.
Sebelum mengakhiri kegiatan pembelajaran hari ini, bu Puspa meriview
kembali secara singkat mulai dari pengertian hingga alat pernapasan, juga
berpesan untuk selalu 3M (menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai
masker).
Tak terasa kegiatan pembelajaran biologi telah habis. Pembelajaran hari
ini alahamdulillah dapat berjalan dengan lancar dan baik. Walaupun di tengah
kondisi pandemi seperti ini, jangan menyerah, terus semangat, dan jangan
terpengaruh dengan keadaan sebab masih ada cita-cita dan kesuksesan yang
harus digapai. Pada kegiatan hari ini, saya tidak tahu bahwa bu Puspa menyuruh
Screenshoot pada saat melakukan kegiatan pembelajran di Meet dia karenakam
pada waktu itu jaringan saya bermasalah sehingga saya keluar masuk ruangan
meet.
83
JURNAL BELAJAR
Senin, 1 Februari 2021
Kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini dilakukan melalui G Meet.
Dan pada hari ini melanjutkan materi di pertemuan sebelumnya mengenai Sistem
Pernapasan. Sebelum memasuki materi, terlebih dahulu Marcellah
menayangkan PPT yanh telah bu Puspa kirimkan selanjutnya adalah
dipersilahkan 2 anak untuk menjelaskan mekanisme pernapasan. Iqbal bersedia
menjelaskan mekanisme pernapasan inspirasi, setelah menjelaskan msteri
tersebut bersama sama melakukan inspirasi dan ekspirasi. Dari penjelasan ini,
terdapat 5 ciri inspirasi :1)tulang rusuk terangkat, 2)diafragma datar, 3)rongga
dada membesar, 4)tekanan paru-paru mengecil, dan 5)udara masuk. Kemudian
bagian mekanisme pernapasan ekpirasi dijelaskan oleh Vira dan memiliki 5 ciri
kebalikan dari inspirasi.
Selanjutnya yaitu bu Puspa menerangkan pengendaliam kecepatan
pernapasan yang terdiri dari beberapa faktor; 1)jenis kelamin, 2)umur, 3)suhu
tubuh, 4)posisi dan aktivitas tubuh, 5)emosi, rasa sakit, ketakutan, 6)status
kesehatan, 7)ketinggian tempat. Lalu dilanjutkan mengenai transpor dan
peryukaran gas, bagian pertukaran oksigen dan karboj dioksida dijelaskan oleh
Yohannes dan bagian transpor oksigen serta transpor karbon dioksida dijelaskan
oleh Restu.
Setelah transpor dan pertukaran gas, bagian selanjutnya dijelaskan oleh
Sintikhe yakni volume dan kapasitas paru-paru yang terdiri dari volume tidal
(VT), volume cadangan inspirasi (VCI), volume residu (VR), kapasitas residu
fungsional (KRF), kapasitas inspirasi (KI), kapasitas vitas (KV), kapasitas total
paru-paru (KTP), volume respirasi per menit, dan volume ekspirasi kuat dalam
satu deitk (VEKI) ditambahkan jumlah-jumlah dari setiap macam-macam
tersebut. Kemudian, bu Puspa membahas mengenai bahaya rokok bagi
kesehatan dan Arva menyebutkan 3 zat yang terkandung dalam rokok yang
sangat bahaya yaitu; nikotin, tar, dan karbon monoksida.
Tak terasa waktu pembelajaran biologi telah habis. Kegiatan
pembelajaran biologi pada hari ini alhamdulillah dapat dilaksanakan dengan
baik dan lancar. Walupun berada dalam kondisi yang tidak kondusif, janganlah
terlena dan teruslah semangat. Masa depan yang cerah sedang menanti.
84
JURNAL BELAJAR
Senin, 8 Februari 2021
Kegiatan pembelajan biologi hari ini dapat dilakukan, dan seperti biasa
yakni melalui Google Meet. Pertemuan kali ini, bu Puspa agak telat
membukanya dikarenakan ada keperluan di sekolah.
Pada pertemuan hari ini, bu Puspa menyebutkan bagian-bagian dalam
Sistem Pernapasan yang telah di bahas pada pertemuan sebelumnya yakni mulai
dari pengertian, fungsi, mekanisme pernapasan, frekuensi pernapasan, transpor
dan pertukaran gas, kapatasitas dan volume paru-paru, serta bahaya merokok.
Setelah itu melanjutkan materi dalam Sistem Pernapasan yakni gangguan sistem
pernapasan. Pada salah satu gangguan sistem pernapasan yaitu TBC di jelaskan
oleh Naysa . Bagian selanjutnya yakni teknologi sistem pernapasan yang terdiri
dari trakeostomi, pulmotor, terapi oksigen, dan terapi oksigen hiperbarik.
Kemudian bu Puspa memberikan tugas berupa analisis pencemaran udara
yang dapat mengganggu sistem pernapasan dengan melakukan studi pustaka dan
membuat video dengan maksimal 3 menit lalu di upload di youtube. Dan membri
tahu bahwa Senin depan akan dilakukan Ulangan Harian Bab Sistem Pernapasan
pada pukul 14.00-15.00.
Walaupun dalam kondisi tidak kondusif, kegiatan pembelajaran dapat
dilaksanakan baik dan lancar. Terus semangat, jangan menyerah, dan jangan
terlena oleh keadaan sehingga membuat malas. Semoga dapat segera kembali
melakukan kegiatan seperti biasa.
85
JURNAL BELAJAR
Selasa, 9 Februari 2021
Kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini dapat dilakukan
yaitu seperti biasa melalui Google Meet. Pada pertemuan hari ini,
sambil menunggu teman yang lain untuk bergabung dalam meet, bu
Puspa membuka kelas biologi pada hari ini. Kemudian, Yohannes
bertanya mengenai refleksi dalam sistematika analisis. Bu Puspa
menjelaskan bagaimana itu analisis dan juga tindak lanjut.
Pada hari ini bu Puspa membuka kesempatan bagi siswa siswi
yang ini mendapatkan nilai istimewa maka tunjukkan tugas video hasil
analisis mengenai pengaruh pencemaran udara pada kelaian struktur
dan fungsi organ sistem pernapasan manusia yang diberikan pada
pertemuan biologi sebelumnya.Siti mengajukan diri untuk
memperoleh nilai tersebut, karena ia menggubakan Handphone maka
hasil tugas videonya dikirimkan di grub biologi kelas. Setelah di lihat
bersama-sama, bu Puspa mengomentari video tersebut. Selain Siti,
tidak ada lagi siswa siswi yang mengajukan diri untuk memperoleh
nilai istimewa.
Dengan ini, maka bu Puspa menutup kelas. Tetapi sebelum itu
bu Puspa mengingatkan untuk memantapkan diri untuk Ulangan
Harian pada Senin nanti. Lalu bu Puspa mengakhiri kegiatan
pembelajaran di Google Meet ini dengan catatan siswa siswi
melanjutkan tugas yang diberikan pada pertemuan selanjutnya untuk
diselesaikan.
Walaupun dengan keadaan uang tidak kondusif dan seperti
biasanya, janganlah terlena dan teruslah semangat. Ada cita-cita dan
kebahagiaan yang sedang menunggu di masa depan. Semoga masa ini
segera berakhir.
86
(1 Februari 2021)
87
( 8 Februari 2021)
(9 Februari 2021)
88
B.Tugas – Tugas
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Analisis pengaruh pencemaran udara terhadap kelainan pada
struktur dan fungsi organ pernapasan manusia berdasarkan
studi literatur.
Disusun oleh : Puja Ananda
Dilaksanakan : Senin, 8 Februari 2021
Pelaksana Balikpapan, 8 Februari 2021
Pembimbing
Puja Ananda Puspani,M.Pd
89
Judul:
Kebakaran Hutan : Polusi Udara Palangkaraya Tembus 20 Kali
Lipat Batas Normal
Tujuan:
Tujuan dibuatnya analisis ini yaitu:
1. Mengetahui zat-zat penyebab pencemaran udara
2. Mengetahui dampak dari pencemaran udara terutama dalam sistem
pernapasan
3. Menyelesaikan tugas biologi bab Sisten Pernapasan
Hasil Analisis
I. Peristiwa Pencemaran
Berdasarkan berita yang saya baca dan temukan, diketahui bahwa
dengan kebakaran hutan ini menyebabkan peristiwa pencemaran udara yang
mengganggu aktivitas-aktivitas masyarakat di Palangkaraya, Kalimantan
Tengah.
II. Penyebab Pencemaran
Pencemaran udara terjadi karena asap kebakaran hutan mengandung
zat-zat seperti karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), nitrogen
oksida (NO), sulfur dioksida (SO2l, juga mengandung partikel padat yang
disebut particulate matter 2,5 (PM2,5) yang tercatat mencapai 1.413,4
mikrogram/m³, sementara ambang batas normal polusi PM2,5 yang
ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah
65 mikrogram/m³.
III. Akibat Pencemaran
Dari kebarakan hutan ini menyebabkan pencemaran udara, dan dalam
pencemaran menimbulkan dampak. Dalam asap kebakaran mengandung
komponen yang menimbulkan dampak bersifat langsung (akut). Pada
kondisi akut, partikel padat dan zat-zat kimia yang terkandung dalam asap
menyebabkan iritasi langsung pada mata dan saluran pernafasan. Paparan
pada mata dapat menyebabkan mata perih dan berair. Begitu juga, udara
yang dihirup dalam proses pernafasan yang mengandung asap kebakaran
hutan, akan menyebabkan iritasi langsung pada tenggorokan dan seluruh
saluran pernafasan. Hal ini memudahkan terjadinya infeksi saluran
pernapasan akut (ISPA) dengan gejala batuk dan sesak nafas. ISPA
merupakan gangguan kesehatan utama yang dialami dan dirasakan oleh
masyarakat secara langsung akibat paparan asap kebakaran hutan. Gejala
sesak nafas tentu diperberat tidak hanya karena iritasi akibat partikel padat
yang terdapat pada asap, tapi juga akibat tingginya gas CO2 dan CO.
90
IV. Refleksi
Terjadinya pencemaran udara yang berasal dari asap kebakaran lahan
atau hutan adalah sebuah bencana karena buatan manusia sendiri atau
iklim, di tanah air idak pernah selesai sejak dulu. Dengan ini, menunjukkan
bahwa pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan membutuhkan upaya
yang sistematis dari setiap individu masyarakat.
V.Tindak Lanjut
Dengan ini, sebaiknya masyakarat baik yang tinggal disekitar kawasan
hutan atau melewati kawasan hutan jangan membuang putung rokok
sembarangan. Hindarilah membakar sampah di sekitar kawasan hutan dan
janganlah menabang pepohonan dalam hutan dengan sembarangaan. Serta
tingkatkanlah kesadaran akan pentingnya hutan.
91
Daftar Pustaka
https://www.google.com/amp/s/www.bbc.com/indonesia/indonesi
a
-49711360.amp
https://www.google.com/amp/s/theconversation.com/amp/kebaka
r an-hutan-makin-mengancam-kesehatan-penduduk-indonesia-
dariiritasi-hingga-potensi-kanker-124112
92
BAB VIII
SISTEM EKSRESI MANUSIA
A. Jurnal Belajar
JURNAL BELAJAR
Selasa, 16 Februari 2021
Pada hari ini akan dilakukan ulangan harian bab Sistem Pernapasan yang
akan dilakukan pada pukul 14.00 dan sebelum dilakukannya UH bu Puspa
membuka kelas biologi. Dalam pertemuan hari ini, dilakukan secara daring
melalui Google Meet sebagai penghantar materi baru bab Sistem Eksresi.
Pertama-tama bu Puspa mengingatkan kepada siswa siswi yang belum
mengumpulkan tugas bab Sistem Pernapasan di Classroom.
Sebagai penghantar bab baru yakni Sistem Eksresi terdapat bagian-bagian
yang akan di bahas, yaitu struktur marfologi atau anatomi dari alat eksresi yaitu
ginjal, hati, dan kulit. Selanjutnya yaitu memahami fungsi dari ketiga alat sistem
eksresi tersebut lalu proses yang terjadi dalam masing-masing sistem eksresi dan
diakhir gangguan-gangguan serta teknologi.
Di materi baru ini, bu Puspa menerapkan sistem belajar baru yaitu setiap
anak mendapat materi mengenai salah satu alat eksresi dan akan di mulai pada
pertemuan selanjutnya atau Senin depan dan siapa yang duluan dalam
menyampaikan materi yang telah dibagikan ditentukan oleh Bu Puspa sendiri.
Pertemuan hari ini alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar, walaupun
memegangkan bagi saya karena saya kira tidak melakukan meet dikarenakan
akan dilakukan Ulangan Harian bab Sistem Pernapasan dan saya tidak ada
menyiapkan materi buat meet hari ini. Terus semangat dan jangan terpengaruh
dengan kondisi. Semoga apa yang telah kita lakukan dapat menjadi berkah dan
bermanfaat di kemudian hari.
93
JURNAL BELAJAR
Senin,22 Februari 2021
Kegiatan pembelajaran biologi hari ini dilakukan melalui Google Meet
sama seperti biasanya. Pertemuan hari ini melanjutkan prmbahasan yang telah
di lakukan pada pertemuan selanjutnya yaitu hari Selasa,16 Februari 2011
mengenai materi bab baru yaitu Sistem Eksresi. Pada hai ini materi mengenai
hati dipersilahkan untuk menyampaikan. Bu Puspa menunjuk Talitha untuk
menjelaskan mengenai hati, Talitha pun segera membacakannya seperti definisi,
fungsi, struktur, dan proses yang terjadi dalam hati. Kemudian Febryan dan
Karsten di tunjuk untuk mengulang struktur yang telah di jelaskan oleh Talitha.
Selanjutnya bu Puspa bertanya apa itu ligamen, dan jawaban yang diberikan
belum menjawab apa itu ligamen. Bu Puspa meneranhkan sedikit apa itu
ligamen lalu dilanjutkan Nasya menjelaskan mengenai metabolisme hati.
Pada pertemuan hari ini, saya tidak dapat mengikutinya hingga akhir
kegiatan pembelajaran. Hal ini dikarenakan memori HP saya full 99% dimana
memyebabkan fungsi dari setiap aplikasi tidak berfungsi dan saya tekeluar dari
ruang kegiatan pembelajaran serta saya tidak dapat menscreenshoot sebagai
bukti saya mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini.
94
JURNAL BELAJAR
Selasa, 23 Februari 2031
Kegiatan pembelajaran biologi pada hari ini seperti biasanya yakni
dilakukan melalui Google Meet. Pada hari ini, kegiatan pembelajaran
melanjutkan materi yang telah di bahas pada pertemuan selanjutnya mengenai
bab Sistem Eksresi. Pada hari ini materi selanjutnya adalah ginjal. Windy
dipersilahkan untuk menyampaikan materi yang telah dipelajari dan
dipahaminya mengenai ginjal. Windy menjelaskan megenai fungsi ginjal yang
terdiri dari8 fungsi yaitu pe geluaran zat sisa organik; pengeluaran zat racun;
pengaturan keseimbangan konsentrasi ion-ion pentinh dalam tubuh; pe gaturan
keseimbangan asam basa; pengaturab produksi sel darah merah; pengendalian
konsentrasi nutrisi darah dan mengubah vitamin D inaktif menjadi vitamin D
aktif. Windy juga menjelaskan struktur morfologi ginjal, lalu di perbaiki bu
Puspa mengenai bentuk ukuran ginj yanh benar yaitu berbentuk seperti kacang
merah.
Setelah itu Siti melanjutkan mengenai struktur anatomi ginjal yIaitu
Lobus ginjal - hilus(hilum) - sinus ginjal – parenkim (korteks dan medula) –
pelvis ginjal. Lalu bu Puspa menyuruh untuk siswa siswi yang bertanggung
jawab mengenai ginjal untuk menayangkan gambar ginjal lalu Nadya bersedia
untuk menayangkannya. Kemudian Arva menjelaskan mengenai bagian-bagian
dalam hati atau struktur yang telah di bacakan Siti lebih dalam. Arva
menjelaskan bagaimana proses pembentukan urine primer, urine sekunder, urine
sekunder hingga pengekuarannya menggunakan gambar yang telah di printnya.
Hal ini membuat lebih mudah memahaminya dan membuat bu Puspa senang.
Nadya juga menjelaskan proses pembentukan urine dalam ginjal.
Kegiatan pembelajaran hari ini alhamdulillah dapat dilakukan dan
berjalan dengan lancar. Pada hari ini saya dan teman-teman dapat mengetahui
hal baru dan pembelajarannya cukup menyenangkan. Semoga apa yang telah di
dapatakan pada hari ini dapat memberi manfaat baik bagi diri sendiri ataupun
bagi orang lain. Semoga masa ini segera berlalu dan dapat melanjutkan aktivitas
seperti biasa.
95