perlu diperhatikan ketika menggunakan kamera adalah sebagai
berikut.
1. Cara memegang kamera
Cara memegang kamera akan mempengaruhi kualitas gambar
yang dihasilkan dan keamanan dari perangkat kamera yang Anda
gunakan. Oleh karena itu, Anda harus memahami cara memegang
kamera yang benar agar kamera tersebut tidak goyang ataupun
jatuh saat Anda menggunakannya. Contoh memegang kamera
digital adalah sebagai berikut.
Gambar 3.21: Cara memegang kamera digital
Sumber: http://taratphotography.com
2. Kondisi cahaya
Pengambilan gambar dengan kamera pada dasarnya
menggunakan prinsip dasar yang sama, yakni cahaya dipantulkan
dari subjek dan dilewatkan melalui lensa untuk membentuk
sebuah gambar pada alat perekam. Oleh karena itu, gambar yang
dipotret harus terkena cahaya yang cukup agar hasil potretnya
sesuai dengan objek aslinya. Jika, cahaya terlalu sedikit maka gam-
90 Media Pembelajaran Efektif
bar akan terlihat gelap, dan jika cahaya terlalu banyak cahaya maka
gambar akan terlihat terlalu terang.
3. Pengaturan kamera
Perangkat kamera biasanya memiliki fitur pengaturan
otomatis dan pengaturan manual yang berpengaruh terhadap
kualitas hasil gambar yang dipotret. Oleh karena itu, Anda harus
memperhatikan dan menyesuaikan pengaturan kamera tersebut
agar gambar yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Di antara
beberapa pengaturan yang perlu diperhatikan pada kamera digital
adalah: ISO (mempengaruhi tingkat kecerahan gambar), white
balance (mempengaruhi warna gambar), dan fokus kamera.
4. Sudat pandang kamera (Angel)
Pemilihan sudut pandang kamera akan mempengaruhi
persepsi visual seseorang saat melihat gambar. Oleh karena itu,
Anda dapat menciptakan persepsi visual tertentu dengan memilih
sudut pengambilan gambar yang tepat.
5. Jarak kamera dengan objek (Type shoot)
Jarak kamera dengan objek juga akan mempengaruhi persepsi
visual seseorang ketika melihat suatu gambar. Oleh karena itu,
Anda dapat mengatur jarak kamera untuk menekankan informasi
yang ingin disampaikan dari suatu gambar.
Cara lain untuk mendapatkan gambar adalah dengan mencari
gambar yang berkualitas di situs web. Hal yang harus diperhatikan
ketika menggunakan gambar dari situs web adalah penjelasan
tentang lisensi gambar dan kualitas dari gambar tersebut. Oleh
karena itu, Anda perlu mencantumkan sumber dari suatu gambar
ketika Anda mengutip suatu gambar dari suatu situs web.
Beberapa contoh situs web yang dapat digunakan untuk
mencari dan mengunduh gambar digital adalah sebagai berikut.
Merancang Media Visual 91
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
● Google (google.co.id)
Google adalah situs web yang handal untuk mencari semua
jenis informasi dari berbagai situs web yang ada di internet,
termasuk gambar gratis dan gambar berbayar. Oleh karena
itu, Anda harus memperhatikan lisensi dari gambar yang akan
diunduh. Cara mencari dan mengunduh gambar melalui
Google adalah: ketik kata kunci pada kolom pencarian, kemu-
dian klik menu “gambar” untuk mengarahkan hasil pencarian
pada file gambar, lalu klik menu “fitur” untuk menampilkan
menu untuk mempersempit hasil pencarian, kemudian klik
menu ukuran, warna, dan waktu untuk mensortir hasil penca-
rian. Setelah gambar ditemukan, klik gambar dan klik kanan
lalu pilih menu “save image as” untuk mengunduh file gambar.
● CleanPNG (https://www.cleanpng.com)
Cleanpng.com memiliki lebih dari 3.000.000 gambar PNG
transparan. Semua gambar transparan di dalam situs web
cleanpng gratis untuk diunduh dan digunakan untuk keper-
luan pribadi. Cara mengunduh gambar transparan dari situs
web cleanpng cukup mudah, yaitu: kunjungi situs web
cleanpng.com, lalu gunakan kolom pencarian untuk mene-
mukan gambar yang dinginkan, kemudian klik salah satu
gambar yang ingin diunduh, lalu klik tombol “Free download”.
● Pics4Learning (https://www.pics4learning.com)
Situs web Pics4Learning adalah perpustakaan gambar yang
gratis dan aman digunakan untuk proyek kelas, situs web,
video, portofolio, atau proyek lainnya dalam lingkungan
pendidikan. Cara mencari dan mengunduh gambar pada situs
web ini cukup mudah, yaitu: ketik kata kunci pada kolom
pencarian, kemudian klik gambar hasil pencarian, lalu klik
tombol Download this image.
92 Media Pembelajaran Efektif
● FreeImages (https://www.freeimages.com)
Situs web ini memiliki koleksi gambar yang memiliki ukuran
yang besar sehingga cocok digunakan untuk merancang media
visual. Cara mengunduh gambar gratis pada situs web ini
cukup mudah, yaitu: ketik kata kunci gambar pada kolom
pencarian, kemudian klik Free Images, lalu klik gambar yang
ingin diunduh, dan klik tombol Download.
● Freepik (https://www.freepik.com)
Situs web ini menyediakan berbagai gambar gratis dalam
kategori Vectors, Photos, PSD, dan Icons. Cara mengunduh
gambar pada situs web ini adalah: ketik kata kunci gambar
pada kolom pencarian, kemudian klik filters Free, lalu klik
gambar yang ingin diunduh, dan klik tombol Download.
● Pexels (https://www.pexels.com)
Situs web ini menyediakan gambar gratis dengan beraneka
macam tema. Anda dapat mengetikkan kata kunci pada kolom
pencariannya dan temukan gambar yang cocok untuk
rancangan media visual Anda.
● Stocksnap.io (http://stocksnap.io)
Situs web ini memiliki aset gambar gratis yang berukuran
besar juga. Cara mencari gambar di situs web ini adalah: klik
kata kunci pada kolom pencarian, lalu klik gambar gratis yang
ingin diunduh, dan klik tombol Free Download.
F. Teknik Menghapus Latar Belakang Gambar
Tujuan menghapus belakang gambar antara lain adalah untuk
menghilangkan bagian gambar yang tidak diperlukan, mengganti
latar belakang gambar dengan gambar lain yang lebih menarik, dan
untuk menyatukan beberapa gambar dalam satu latar belakang
yang sama. Latar belakang atau elemen lain dari suatu gambar
dapat dihapus menggunakan peralatan yang dimiliki oleh program
desain grafis, seperti program Photoshop, Corel draw, dan program
PowerPoint versi terbaru.
Merancang Media Visual 93
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Selain itu, Anda juga dapat dengan cepat dan mudah mengha-
pus latar belakang suatu gambar dengan menggunakan jasa situs
web https://www.remove.bg. Cara menghapus latar belakang
gambar dengan situs web remove.bg adalah: (1) klik tombol “Up-
load image”, (2) kemudian pilih file gambar yang akan dihilangkan
latar belakangnya dari jendela komputer, lalu tunggu proses
unggahnya beberapa saat, (3) kemudian akan tampil hasil gambar
yang telah hilang latar belakangnya, dan Anda bisa melakukan
pengeditan manual dengan mengklik tombol Edit, (4) kemudian
klik download untuk mengunduh gambar. Perhatikan gambar
berikut.
Gambar 3.22: Jendela situs web remove.bg
G. Teknik Merancang Gambar dengan Microsoft Powerpoint
Selain untuk merancang slide presentasi, Microsoft Power-
Point juga memiliki sejumlah peralatan yang bisa digunakan untuk
merancang sebuah gambar atau meningkatkan kualitas grafis
gambar. Misalnya, fitur shape bisa digunakan untuk membuat
beragam bentuk, dan tab format picture tools memiliki sejumlah
menu yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tampilan
gambar.
94 Media Pembelajaran Efektif
Contoh cara menggambar karikatur kereta api menggunakan
software PowerPoint adalah sebagai berikut.
1. Menambahkan shape
Caranya: klik shape berbentuk persegi (kotak), kemudian drag
di atas slide untuk membuat objek shape, lalu lakukan hal yang
sama untuk membuat bentuk segi enam, lingkaran, dan
segitiga. Selanjutnya, pindahkan segitiga ke belakang dengan
cara klik kanan lalu pilih Send to back.
2. Menggabung shape
Caranya: (1) blok semua lingkaran yang dijadikan sebagai asap
kereta, (2) kemudian klik tab Format, lalu klik menu Merge
Shapes, dan pilih Union.Maka bagian-bagian shape tersebut akan
menjadi satu bagian.
Merancang Media Visual 95
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
3. Mengubah bentuk shape
Caranya: (1) Klik kanan shape, lalu pilih Edit Point, (2) kemudian
geser titik hitamnya ke samping. Perhatikan gambar di samping.
96 Media Pembelajaran Efektif
4. Mewarnai shape dan melengkapinya dengan teks
Caranya: klik salah satu shape, kemudian klik tab Format, lalu klik
menu Shape fill, lalu pilih warna yang sesuai. Contoh warnanya
adalah seperti gambatr di samping. Setelah iutu, klik tab Insert, lalu
klik menu Text box untuk membuat teks seperti gambar di
samping.
Adapun cara meningkatkan kualitas gambar dengan
Powerpoint adalah: klik gambar yang telah dimasukkan ke dalam
slide, lalu klik tab Format yang berada di bawah menu Picture Tools.
Perhatikan gambar berikut.
Merancang Media Visual 97
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Sesuai dengan gambar di atas, fungsi dari menu-menu yang
disertai dengan nomor adalah sebagai berikut.
1. Remove Background berfungsi untuk menghilangkan latar
gambar. Cara penggunaannya adalah: klik gambar, lalu klik
Remove background, kemudian klik Mark areas to keep untuk
menandai bagian gambar
yang ingin dipertahankan,
lalu klik mark areas to
remove untuk menandai
bagian latar gambar yang
ingin dihilangkan, dan klik
menu Keep changes untuk
menyimpan perubahan.
2. Correction berfungsi untuk mengatur tingkat kecerahan,
kontras, dan ketajaman warna gamb ar.
3. Color berfungsi untuk mene-
rapkan efek warna tertentu
pada gambar.
98 Media Pembelajaran Efektif
4. Artistic Effect berfungsi untuk
menerapkan efek artistik pada
gambar, seperti efek blur, kulit
kartun, dan lainnya.
5. Reset Picture berfungsi untuk
mengembalikan format gam-
bar ke aslinya.
6. Picture Styles berfungsi untu k
menerapkan pilihan style pada
gambar.
7. Picture Border berfungsi unt uk
menambahkan atau men
ghilangkan border/ bingkai
pada gambar.
8. Picture Effects berfungsi untuk
menerapkan efek bayangan,
pencerminan, sinar, timbul, dan
3D rotation pada gambar.
9. Picture Layout berfungsi
untuk menerapkan efek
layout SmartArt pada gambar.
10. Bring Forward berungsi
untuk memindahkan gambar
ke depan sehingga menimpa
gambar lain, dan Bring
Backward untuk membawa gambar ke belakang s ehingga
ditimpa gambar lain.
Merancang Media Visual 99
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
11. Selection Pane berfungsi
untuk menampilkan panel
Selection. Panel selection
sangat berguna sekali un tuk
mengetahui nama-nama dan
urutan dari objek-objek yang
terdapat pada slide.
12. Align berfungsi untuk memin-
dahkan gambar ke posisi
tertentu berdasarkan slide
atau objek yan g dipilih.
13. Rotate berfungsi untuk
mengubah rotasi gambar ke
arah kanan, kiri, horizontal ,
ataupun vertikal.
14. Crop berfungsi untuk
memotong gambar.
15. Height berfungsi untuk
mengatur ukuran ketinggian
gambar, dan Width untuk
mengatur l ebar gambar.
H. Teknik Merancang Gambar dengan Corel Draw X7
Corel Draw adalah software buatan Corel yang berfungsi
untuk mengedit gambar vektor (gambar digital yang berbasiskan
persamaan matematis dan tidak pecah saat diperbesar dan
diperkecil). Program corel dapat digunakan untuk memproduksi
berbagai jenis media visual yang berkualitas tinggi, seperti: ilustasi,
poster, dan sampul buku.
Cara meningkatkan kualitas sebuah gambar menggunakan
Corel Draw adalah: (1) klik menu Effects, (2) lalu klik menu Adjust,
(3) dan pilih salah satu menu yang tersedia.
100 Media Pembelajaran Efektif
Gambar 3.23: Jendela Corel Draw
Sebagaimana dengan gambar di atas, fungsi menu Brightness/
Contrass berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya dan kontras,
Tone Curves untuk mengatur tingkat jumlah cahaya, menu
Hue/Saturation untuk mengatur tingkat kekuatan warna, dan
menu Replace color untuk mengubah warna tertentu.
Contoh dasar-dasar penggunaan Corel Draw X7 dalam proses
pembuatan poster sederhana adalah sebagai berikut.
1. Mengatur ukuran poster
Caranya: Jalankan program Corel Draw, lalu klik kombinasi
tombol CTRL+N untuk
membuat dokumen
baru, (1) kemudian buat
nama file, (2) atur
ukuran dokumen
menjadi A3, (3) atur
warna menjadi CMYK,
(4) atur resolusi menjadi
300, dan (5) klik tombol
OK.
Merancang Media Visual 101
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
2. Membuat kotak Shape
Caranya: (1) klik Rectangle tool, (2) lalu drag di atas canvas
dokumen untuk membuat kotak shape sebesar dokumen, (3)
kemudian klik Pick tool, lalu klik kotak untuk memblok kotak,
(4) dan gunakan menu size untuk mengatur panjang dan lebar
kotak.
3. Mengatur Warna Shape
Caranya: klik kotak shape, (1) kemudian ikon ember tumpah,
kemudian pada jendela Edit Fill, (2) klik Fountain fill, (3) lalu
penanda warna yang di kiri, (4) lalu klik panah warna dan
memilih warna merah, (5) kemudian klik penanda warna yang
di kanan, lalu klik panah warna untuk memilih warna kuning,
(6) lalu drag mouse di atas pra tampil warna untuk mengatur
rotasi warna, (7) dan klik tombol OK.
102 Media Pembelajaran Efektif
Selanjutnya, (8) klik kanan kotak X pada panel warna untuk
menghilangkan warna garis luar kotak shape (outline).
4. Membuat setengah lingkaran
Caranya: (1) klik ellipse tool lalu buat lingkaran melonjong, (2)
klik Rectangle tool lalu buat persegi panjang di atas lingkaran,
(3) kemudian klik picktool, (4) lalu klik persegi panjang dan
klik bulatan dengan sambil menahan tombol Shift untuk
menyeleksi keduanya, (5) kemudian klik menu trim untuk
memotong lingkaran, (6) lalu hapus persegi panjang sehingga
yang tersisa adalah setengah lingkaran.
Merancang Media Visual 103
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
5. Mengubah Bentuk Setengah Lingkaran
Caranya: (1) klik Shape Tool (F10), (2) kemudian klik objek
setengah lingkaran, lalu klik lagi di sudut atas setengah
lingkaran, (3) kemudian klik ikon Convert to curve, (4) maka
akan muncul panah baru pada sisi lurus setengah lingkaran,
(5) lalu drag dari tengah garis lurus ke arah kanan sehingga
membentuk bulan sabit.
6. Mengubah objek menjadi simbol manusia
Caranya: (1) klik objek, (2) lalu klik kombinasi tombol Alt+F9
untuk menampilkan menu Scale and Miror di panel
Transformation..., (3) kemudian klik ikon Mirror horizontally,
(4) lalu isi kolom menu Copies dengan angka 1, (5) kemudian
klik tombol Apply, (6) lalu sesuaikan posisi hasil duplikasi, dan
(7) buat lingkaran di antara objek.
104 Media Pembelajaran Efektif
7. Mengelompokkan Objek
Cara mengelompokkan (gruping) objek adalah: seleksi ketiga
objek dengan cara mengkliknya sambil menahan tombol Shift,
lalu klik kanan di atas objek yang sedang terseleksi, lalu pilih
Group objects (Ctrl+G).
Merancang Media Visual 105
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
8. Menduplikasi dan Mewarnai Objek
Cara menduplikasi objek adalah: seleksi objek, lalu tekan
tombol Ctrl+D. Cara
mewarnai bagian dalam
objek sama dengan cara
mewarnai latar belakang.
Cara menghilangkan garis
luar (outline) objek adalah:
klik kanan ikon yang
terdapat di panel warna.
9. Membuat Latar Kota
Caranya: (1) klik rectangle tool, lalu buat persegi yang
ukurannya berbeda-beda dan saling bersinggungan, (2)
seleksi seluruh objek persegi, kemudian klik ikon Weld, maka
persegi yang berdempetan akan bergabung menjadi satu
kesatuan, (3) kemudian berikan kombinasi warna coklat gelap
dan terang pada objek.
106 Media Pembelajaran Efektif
10. Membuat embun
Caranya: klik ellipse tool, lalu buat beberapa lingkaran yang
berbeda dan saling menimpan, kemudian gabung dengan
mengklik ikon Weld, lalu berikan gradasi warna putih dan
kuning.
11. Membuat matahari
Caranya: (1) gunakan Ellipse Tool untuk membuat sebuah
lingkaran yang berwarna
kombinasi putih dan
kuning, (2) kemudian klik
Transparency Tool, (3)
lalu drag dari arah bawah
objek ke arah atas agar
warna bagian atas objek
menjadi agak transparan.
12. Menyusun Objek di dalam kanvas
Caranya: temopatkan awan di bagian atas, lalu gedung berada
di tengah-tengah, matahari di atas gedung, dan ikon manusia
di bagian bawah. Jika objek matahari menutupi gedung maka
Anda dapat memindahkannya ke belakang gedung dengan
cara: klik kanan objek matahari, lalu pilih Order, dan pilih Back
one. Selanjutnya, klik Transparency tool, lalu drag pada objek
gedung dari atas ke bawah sehingga menampilkan efek
tranparan.
Merancang Media Visual 107
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
13. Menambahkan Teks
Caranya: klik ikon Text tool (F8), lalu klik di atas dokumen, dan
ketik sebuah teks. Selanjutnya, atur format font, seperti jenis
huruf, ukuran huruf, dan tata letak teks.
108 Media Pembelajaran Efektif
14. Memasukkan Gambar ke dalam Teks
Caranya adalah: (1) klik ikon impor (Ctrl+I), (2) kemudian
pilih file gambar dari folder komputer, (3) lalu klik tombol
Impor, (4) kemudian drag mouse untuk menempatkan
gambar yang diimpor, Selanjutnya, (5) klik kanan gambar, lalu
pilih PowerClip inside, (6) lalu klik teks. Selanjutnya, (7) klik
Edit PowerClip, (8) atur posisi gambar di dalam teks, dan (9)
klik tombol Stop editing contents.
15. Menambahkan bar bawah
Caranya: (1) klik rectangle tool, (2) lalu buat persegi panjang
di bagian bawah poster dan atur warnanya, (3) kemudian klik
kanan objek persegi panjang, lalu pilih Convert to curve
(Ctrl+Q), (4) kemudian klik Shape tool, (5) lalu klik sudut
kotak, (6) kemudian klik ikon Convert to Curve, (7) lalu tarik
ujung panah ke bawah.
Merancang Media Visual 109
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
16. Memasukkan Gambar Logo
Caranya: (1) klik ikon Impor (Ctrl+I), (2) kemudian pilih file
gambar dari jendela komputer, (3) lalu klik tombol Import.
Selanjutnya, (4) drag mouse di atas kanvas untuk menem-
patkan gambar sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
110 Media Pembelajaran Efektif
17. Mengekspor Poster
Caranya: (1) klik ikon ekspor (Ctrl+E), (2) kemudian tentukan
folder penyimpanan, (3) lalu tentukan nama file dan jenis file,
(4) kemudian klik kotak Do not show filter dialog untuk
menyembunyikan jendela filter, (5) dan klik tombol Export.
Merancang Media Visual 111
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Hasilnya adalah
112 Media Pembelajaran Efektif
Bab 4
TIPS DAN TRIK MERANCANG
KOMIK PENDIDIKAN
A. Konsep Dasar Komik Pendidikan
Komik secara bahasa berasal dari bahasa Belanda, yaitu
komiek, artinya pelawak. Dalam bahasa Yunani, komik berasal dari
kata “komikos” atau “kosmos” yang berarti bersuka ria atau ber-
canda. Dengan demikian, komik pada mulanya dikonotasikan
dengan gambar-gambar yang tidak proporsional sehingga tampak
lucu bagi yang melihatnya (Nurgiantoro, 2018, hal. 409).
Di berbagai negara, komik disebut dengan berbagai istilah
yang beragam, seperti: Comic (inggris), Manga (jepang), Bande
Dessine (Perancis), Manhwa (Korea), Manhua (Taiwan dan China),
dan di dalam sejarah Indonesia dikenal juga istilah Tjerjam (Tjerita
bergambar) (Maharsi, 2014, hal. 3–5).
Pengertian komik menurut berbagai literatur adalah sebagai
berikut.
● Media visual berbentuk kartun yang mengungkapkan
karakter dan memerankan suatu cerita melalui gambar
Merancang Komik Pendidikan 113
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
dan dirancang untuk memberikan hiburan kepada para
pembaca (Wicaksono et al., 2017, hal. 609–610).
● Susunan gambar-gambar tidak bergerak, balon dialog,
keterangan gambar, dan terdapat penokohan di dalam
gambar sehingga membentuk suatu jalinan cerita yang
menarik (Muhammad Yaumi, 2018, hal. 123).
● Urutan-urutan gambar yang ditata sesuai tujuan dan
filosofi pembuatnya hingga pesan cerita tersampaikan
(Mardiantanto et al., 2018).
● Kartun yang mengungkapkan satu karakter yang
memerankan satu cerita dengan gambar dalam urutan
yang erat untuk memberikan hiburan suatu pesan
kepada pembacanya (Hidayah, 2017).
Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, dapat dipahami
bahwa komik adalah media visual yang memiliki balon kata,
menggunakan bahasa yang santai, dan terdapat penokohan dalam
ceritanya (Pandanwangi et al., 2019, hal. 125). Dari pengertian
komik tersebut, komik pendidikan adalah komik yang dirancang
sebagai media pembelajaran dengan masukkan muatan materi pe-
lajaran dalam narasi visual. (Nurkhalisyah & Marlini, 2018).
Manfaat penggunaan komik sebagai media pembelajaran vi-
sual antara lain adalah untuk: 1) menarik perhatian siswa, 2)
meningkatkan minat belajar siswa, 3) memperjelas materi dengan
gambar dan narasi dialog, 4) mengurangi kebosanan pada proses
pembelajaran, 5) menciptakan suasana belajar yang menyenang-
kan, dan 6) meningkatkan kualitas proses pembelajaran (Kristanti
& Mursyidah, 2019, hal. 26; N. Nurhayati et al., 2018, hal. 26;
Pandanwangi et al., 2019, hal. 130; Suparmi, 2018, hal. 63).
114 Media Pembelajaran Efektif
B. Elemen-elemen Komik Pendidikan
Sebagaimana komik pada umumnya, komik pendidikan juga
dibentuk oleh tujuh elemen, yaitu: panel, parit, ilustrasi gambar,
penokohan, balon kata, narasi, dan efek suara. Penjelasan dari
masing-masing elemen komik adalah sebagai berikut.
a. Panel
Panel adalah kolom yang membingkai ilustrasi gambar dan
teks pada setiap adegan atau kejadian utama sehingga
rangkaian panel-panel tersebut
membentuk alur cerita komik
(Maharsi, 2014). Bentuk panel di
dalam sebuah komik tidak hanya
berbentuk kotak persegi saja,
melainkan dapat juga berbentuk
bangun datar yang lain.
Tepi panel ada yang memiliki garis
pembatas (panel tertutup) dan ada
juga yang tidak memiliki garis
pembatas (panel terbuka). Urutan
panel harus mengikuti arah baca
orang, yaitu dari kiri ke-kanan, dan dari atas ke bawah.
b. Parit
Parit adalah ruang atau batas di antara panel komik. Parit
berfungsi untuk menyatukan
kotak panel yang terpisah
sehingga membentuk suatu
rangkaian cerita yang menarik
dan imajinatif. Pemilihan bentuk
parit juga dapat menumbuhkan
imajinasi dan persepsi pembaca
terhadap makna gambar komik.
Merancang Komik Pendidikan 115
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Namun, perkembangan software desain grafis telah
membantu para komikus dalam menata panel komik sehingga
keberadaan parit komik dinilai sudah tidak terlalu penting
lagi.
c. Ilustrasi
Ilustrasi yang dimaksud dalam komik pendidikan adalah aset
visual yang bersifat foto kolase untuk mempresentasikan
seseorang, tempat, benda, ekspresi atau ide. Ilustrasi gambar
komik dapat digambar dengan alat tulis atau program kom-
puter. Namun, jika pengajar tidak terampil dalam menggam-
bar, maka ilustrasi komik dapat dibuat dengan cara memotret
orang yang
akting sebagai
tokoh komik.
Dalam
pembuatan
komik pendi-
dikan, ilustrasi
gambar setidak-
nya memuat
dua orang tokoh
yang memiliki
karakter yang
saling
menguatkan,
misalnya: satu
tokoh memiliki
karakter rasa
ingin tahu/
kebiasaan
bertanya, dan
yang satunya memiliki karakter cerdas dan senang memberi-
kan penjelasan (materi topik pembelajaran).
116 Media Pembelajaran Efektif
d. Balon kata
Balon kata atau speech bubbles adalah bentuk visual yang
berisi dialog dari karakter. Balon kata komik memiliki bentuk
dan fungsi yang berbeda. Sesuai dengan penomoran gambar di
samping, penggunaan balon kata tersebut adalah untuk dialog:
(1) normal, (2) ber-
bisik atau
bergumam, (3) ber-
pikir atau bicara di
dalam hati, (4)
berteriak, (5) suara
robot atau alat
komunikasi, seperti
radio, (6) dialog
sedih atau
menggerutu, dan
(7) narator/ narasi
yang menerangkan
situasi, waktu dan
tempat.
e. Efek suara
Efek suara adalah teks yang menerangkan suatu bunyi untuk
menggambarkan suatu situasi. Misalnya, “RING RING” untuk
suara telepon, “DHUAR!!!” untuk suara ledakan, “ZZZZ” untuk
orang yang sedang
tidur, dan “TIN!
TIN!” untuk suara
orang klakson
mobil.
Merancang Komik Pendidikan 117
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
C. Prosedur Pembuatan Komik Pendidikan
Komik pendidikan sebenarnya bisa dibuat oleh siapapun,
bahkan oleh orang yang tidak bisa menggambar sekalipun. Secara
umum, proses produksi komik pendidikan dapat dibagi ke dalam
tiga tahapan, yaitu: perancangan, pengumpulan bahan ilustrasi,
dan memproduksi komik pendidikan. Penjelasan dari masing-
masing tahapan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Tahap Perancangan
Tahap perancangan adalah tahap penulisan skenario komik
yang akan dibuat. Penulisan scenario komik dimulai dari memi-
kirkan tujuan pembuatan komik dan target sasarannya. Beberapa
pertanyaan yang dapat dipertimbangkan untuk mengorganiasi ide
pembuatan komik adalah sebagai berikut.
● Apa topik pembelajaran yang akan dihantarkan melalui
komik?
● Siapa target pembaca komik?
● Siapa saja tokoh/karakternya?
● Di mana latar belakang lokasi?
● Apa pertanyaan yang muncul dalam dialog (topik
belajar)?
● Bagaimana cara membahas/ menyelesaikan pertanyaan?
● Apa aktivitas siswa setelah membaca komik tersebut ?
Setelah selesai mengorganisasi ide pembuatan komik, langkah
selanjutnya adalah menyajikan ide pembuatan komik ke dalam
sebuah skenario. Contoh sebuah skenario komik adalah sebagai
berikut.
118 Media Pembelajaran Efektif
a. Topik Pembelajaran : Proses Terjadinya Hujan
b. Target Pembaca
c. Tujuan Pembelajaran : Siswa kelas 3 SD
: Menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
prakiraan cuaca disekelilingnya dan memahami
pegetahuan faktual tentang proses terjadinya
hujan pada bab prakiraan cuaca.
d. Nama Tokoh : Zaidah dan Ayahnya
e. Sinopsis : Zaidah dan ayahnya senang bermain bersama,
seperti bermain bola di jalan komplek dan jalan-
jalan. Saat bermain bola di jalan komplek
mereka kepanasan dan matahari sangat terik.
Panel Storyline Tokoh Aset Visual Narasi
(Slide) (Alur Cerita) (Karakter (Dialog & Foto)
1. Zaidah dan Zaidah Dialog: Pada
ayahnya
bermain di dan Zaidah: Kejar ayah! suatu
jalan komplek ayahnya hari di
Aset Visual: jalan
Foto 2 Tokoh di Lapangan komple
sedang main bola k
Tipe Pengambilan
Gambar/Angle:
High angle /Over shoulder
2. Ayah Zaidah Zaidah Dialog:
mengajaknya dan Ayah: “Panas banget, kita
istirahat ayahnya istirahat dulu ya !!!”
karena Zaidah: “Iya yah, Nanti
harinya sore bisa hujan ini !”
sangat panas Aset Visual:
Foto 2 tokoh berdialog
3. Ayah Zaidah Tipe Pengambilan
bertanya dan Gambar/Angle:
kepada ayahnya Eye level/ Close Up
Zaidah Dialog:
mengapa Ayah: “Loh, habis panas
kok bisa hujan?”
Aset Visual:
Merancang Komik Pendidikan 119
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
habis panas Foto 2 tokoh berdialog
kok bisa
hujan? Tipe Pengambilan
Gambar/Angle:
Slantet / Medium shot
4. Zaidah Zaidah Dialog:
menjelaskan dan Zaidah: “kata Bu Guru,
kepada ayahnya Hujan itu berawal dari
ayahnya matahari memanasi
tentang permukaan bumi,
proses kemudian air menguap,
terjadinya lalu... emmm... saya lupa
hujan lanjutannya yah”
Aset Visual:
Foto 2 tokoh berdialog
Tipe Pengambilan
Gambar/Angle:
Over Shoulder/ Medium
shot
5. Ayah Zaidin dan Dialog:
menjelaskan Zaidah Ayah: “Penjelasan tentang
kepada proses terjadinya hujan
Zaidah ada loh di buku IPA
bahwa di Zaidah”
buku IPA ada
penjelasan Aset Visual:
tentang Foto 2 tokoh berdialog
proses
terjadinya Tipe Pengambilan
hujan Gambar/Angle:
Slanted/ Medium shot
6. Zaidah Dialog: Mereka
mengajak Zaidah: “ayo kita pulang yah berdua
ayahnya !!! Zaidah mau baca tentang pun
pulang. proses terjadinya hujan” pulang
Ayah: “Oke!!!” ke
Aset Visual: rumah
Foto 2 tokoh berdialog
120 Media Pembelajaran Efektif
Umpan balik Tipe Pengambilan
Gambar/Angle:
Over Shoulder/ Medium
shot
Ayo baca topik tentang
Perkiraan Cuaca, lalu
tuliskan proses terjadinya
hujan pada kolom ini!
2. Tahap Pembuatan Ilustrasi
Pembuatan ilustrasi komik dapat dilakukan dengan alat tulis
dan program komputer. Disamping itu, ilustrasi komik juga dapat
dibuat dengan memotret orang yang berakting sebagai tokoh
komik. Hal-hal yang harus diperhatikan saat memotret ilustrasi
komik adalah: cara memegang kamera, kondisi cahaya di lokasi pe-
motretan, pengaturan kamera, sudut pandang kamera (angle), dan
jarak kamera dari objek yang dipotret. Teknik-teknik pemot-retan
ini telah penulis jelaskan pada bab sebelumnya di topik sumber
media gambar.
a. Sudut pandang kamera (angle)
Bahasa visual dari pemilihan angle yang tepat akan
memperkuat persepsi pembaca terhadap adegan di dalam cerita.
Jenis-jenis angle pemotretan adalah sebagai berikut.
Merancang Komik Pendidikan 121
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
(1) Bird Eye View adalah menempatkan kamera jauh lebih
tinggi dari tubuh tokoh untuk menampilkan bagian atas
objek.
(2) High angle adalah menempatkan kamera lebih tinggi dari
tubuh tokoh sehingga tubuh tokoh tampak rendah/
pendek.
(3) Eye level adalah menempatkan kamera sejajar dengan
mata tokoh sehingga tibih bagian depan tokoh tampak
jelas dan sesuai aslinya.
(4) Low Angle adalah menempatkan kamera lebih rendah
dari tubuh tokoh sehingga memberikan kesan kekuatan,
kemewahan, atau kebesaran dari tokoh tersebut.
(5) Frog Eye adalah menempatkan kamera jauh lebih rendah
dari tubuh tokoh atau memposisikan kamera sejajar
dengan lantai yang dipijak tokoh tersebut.
(6) Slanted adalah menempatkan kamera di sudut 45’ dari
arah tubuh tokoh sehingga objek lain akan masuk dalam
rekaman kamera.
(7) Over Shoulder adalah menempatkan kamera di belakang
bahu tokoh untuk menampilkan sesuatu yang sedang
dilihat objek atau seseorang yang menjadi lawan
bicaranya (Sujianti, Mintana, dan Suparwoto 2017:95–
96).
b. Ukuran gambar (type shot)
Bahasa visual dari pemilihan ukuran gambar yang tepat akan
memperkuat persepsi pembaca terhadap adegan di dalam cerita.
Jenis-jenis ukuran gambar yang umum digunakan adalah sebagai
berikut.
122 Media Pembelajaran Efektif
(1) Extreme Long Shot (ELS) adalah memotret tokoh dari
jarak yang sangat jauh sekali untuk memperlihatkan
lingkungan yang di sekitar objek.
(2) Very Long Shot (VLS), yaitu memotret tokoh dari jarak
yang sangat jauh (di bawah extreme long shot) untuk
memperlihatkan lingkungan yang di sekitar objek.
(3) Long Shot (LS), yaitu memotret tokoh dari jarak yang jauh
untuk memperlihatkan seluruh tubuhnya (full body).
(4) Medium Long Shot (MLS), yaitu memotret tokoh dari jarak
agak jauh untuk memperlihatkan 2/3 dari tubuh objek.
(5) Medium Shot (MS), yaitu memotret tokoh dari jarak yang
sedang-sedang untuk memperlihatkan sebagian
tubuhnya. Jenis pemotretan ini cocok untuk memotret
dua orang yang sedang berbicara.
(6) Medium Close Up (MCU), yaitu memotret tokoh dari jarak
yang agak dekat sehingga mimik wajah tokoh terlihat
lebih jelas.
(7) Close Up (CU), yaitu memotret tokoh dari jarak yang dekat
untuk menekankan mimik dan emosi di wajah tokoh.
Merancang Komik Pendidikan 123
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
(8) Big Close Up (BCU), yaitu memotret tokoh dari jarak yang
sangat dekat sehingga yang terlihat hanya bagian kecil
dari tubuhnya (Natadjaja 2006:154; Sujianti et al.
2017:96–97). Contoh gambarnya adalah sebagai berikut.
3. Tahap Produksi
Produksi komik dapat dilakukan dengan piranti lunak ter-
tentu, seperti: Comic Life 3 untuk pengguna komputer dan Comica
untuk pengguna smartphone. Disamping itu, Anda juga mengguna-
kan program desain grafis untuk membuat komik, seperti Corel
Draw dan Adobe Photoshop.
D. Teknik Menggunakan Program Comic Life 3 untuk
Membuat Komik Pendidikan
Cmic life 3 adalah sebuah program komputer yang dapat
digunakan untuk membuat komik dari gambar-gambar yang Anda
miliki. Program comic life 3 terbilang mudah digunakan karena ia
memiliki sejumlah peralatan yang memudahkan dan mempercepat
Anda dalam membuat sebuah komik, seperti template, font, panel,
balon kata, latar belakang, filter foto, dan seni huruf.
Program Cmic life 3 dapat dijalankan pada komputer dengan
sistem operasi Windows ataupun MAC. Cara mengunduh file
program Comic Life 3 adalah: kunjungi situs web resminya di
http://plasq.com/downloads/comic-life-desktop, lalu pilih pro-
gram Comic Life 3 yang sesuai dengan sistem operasi komputer
Anda, dan klik tombol Download. Perhatikan gambar berikut.
124 Media Pembelajaran Efektif
Adapun contoh cara menggunakan program Comic Life 3
untuk sebuah membuat komik pendidikan adalah sebagai berikut.
1. Menjalankan program dan membuat dokumen baru
Caranya: (1) klik ikon Comic Life 3, (2) kemudian pilih
template “Blank (with styles), (3) lalu klik tombol Choose.
2. Menambahkan Background dan menyimpan dokumen
Caranya: (1) klik salah satu styles untuk menerapkannya seba-
gai background halaman, (2) gunakan tombol Zoom in untuk
memperbesar, Zoom out untuk memperkecil, dan Fit untuk
Merancang Komik Pendidikan 125
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
menempilkan seluruh tubuh halaman, (3) klik tombol Save
(CTRL+S) untuk menyimpan file projek komik.
3. Menambahkan judul komik
Caranya: (1) drag tulisan Lettering ke halaman, (2) lalu ketik
judul komik, (3) drag titik yang dipojok judul untuk mengubah
ukurannya dan drag bagian tengah judul untuk memin-
dahkannya, (4) klik warna menu Fill untuk mengubah warna
judul, (5) klik kolom nama Font jika ingin mengubah jenis font,
dan (6) klik menu Styles untuk menerapkan style pada judul.
126 Media Pembelajaran Efektif
4. Membuat Panel
Caranya: (1) drag kotak panel ke halaman, (2) lalu drag di
tengah kotak untuk memindahkan posisi kotak panel, (3) dan
drag titik pojok kotak panel sambil menekan tombol ALT
untuk mengubah ukuran panel.
5. Menambahkan gambar ilustrasi
Caranya: (1) klik menu Explorer, (2) lalu klik menu Folder
untuk mencari folder komputer yang menyimpan foto
ilustrasi, (3) kemudian drag foto dari panel explorer ke kotak
panel, (4) double click foto yang berada di panel, (5) lal u drag
titik sudut foto untuk mengatur ukuran foto, dan drag bagian
tengah foto untuk mengatur posisi foto di dalam kotak. Untuk
mengubah ukuran kotak panel, klik di pinggir halaman,
kemudian klik panel, lalu drag titik yang di pojok panel sambil
menahan tombol ALT pada keyboard.
Merancang Komik Pendidikan 127
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
6. Menambahkan efek pada ilustrasi
Caranya: Doble click foto yang berada di dalam panel, (2)
gunakan tombol Zoom in untuk memperbesar tampilan
gambar sehingga tampilan gambar lebih jelas, (3) kemudian
klik menu Filter dan pilih salah satu filter untuk menerapkan
efek pada
gambar,
(4) lalu drag
garis menu
Level untuk me-
ngatur tingkat
pengaruh efek
terhadap
gambar.
128 Media Pembelajaran Efektif
7. Menambahkan balon kata
Caranya: (1) drag salah satu balon dialog ke dalam panel, lalu
ketik dialognya, dan tarik ujung panahnya ke tokoh pemilik
dialog tersebut, (2) kemudian blog teks, dan gunakan kolom
font untuk mengubah font dialog, (3) atau gunakan tombol
Bigger dan Smaller untuk memperbesar dan memperkecil
font, (4) kemudian gunakan menu styles untuk mengubah style
balon dialog, (5) dan gunakan menu stroke untuk mengatur
garis pinggir balon dialog.
8. Menambahkan Efek Suara
Caranya: (1) drag tulisan Lettering ke panel, lalu ketik teksnya
sebagaimana membuat judul komik, (2) drag titik pojok teks
untuk mengubah ukuran teks, dan drag titik y ang di tengah
atas teks untuk mengubah rotasinya, (3) klik dua kali teks lalu
drag titik merahnya untuk mengubah bentuk teksnya.
Merancang Komik Pendidikan 129
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
9. Menambahkan Umpan Balik
Caranya: (1) drag tulisan Lettering untuk menambahkan
kalimat umpan balik, caranya sama dengan cara membuat
judul komik, (2) drag kotak panel untuk membuat sebuah kolo
m, dan klik menu Styles jika ingin mengubah bentuk kotaknya,
dan Anda juga dapat menambahkan logo pada halaman komik
dengan mendrag sebuah foto ke halaman komik.
130 Media Pembelajaran Efektif
10. Mengekspor komik
Caranya: (1) klik menu Export, (2) kemudian pada jendela
Export, pilih salah satu jenis file yang akan diproduksi,
pilihannya adalah: dokumen PDF, Images (gambar ), ePub,
CBZ, (3) lalu tentukan resolusi gambar komik (pilih minimal
300 dpi), (4) kemudian klik tombol Next, lalu pada jendela
Save, ketik nama file, tentukan folder penyimpanan, dan klik
tombol Save.
Merancang Komik Pendidikan 131
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Bab 5
TIPS DAN TRIK MERANCANG
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS
POWERPOINT
A. Pengenalan Microsoft PowerPoint
Program Powerpoint adalah salah satu paket program
Microsoft Office sebagaimana Microsoft Word dan Excel. Sebagai
program yang sangat populer, Microsoft Office selalu
mengembangkan programnya dengan fitur-fitur terbaru. Sebagai
contoh, Powerpoint versi 2019 atau 365 telah bisa digunakan
untuk merekam slide presentasi, wajah pengajar, dan seluruh
aktivitas layar komputer. Sementara Powerpoint versi 2013 hanya
bisa digunakan untuk merekam slide presentasi, suara pengajar,
dan layar komputer, dan Powerpoint versi 2010 hanya bisa
digunakan untuk merekam slide presentasi dan suara pengajar
saja.
Program PowerPoint sebagai salah satu bagian dari paket
program Microsoft Office bisa diunduh dan dilanggan melalui situs
web: https://www.office.com. Situs web tersebut menyediakan
program Microsoft Office dalam versi berbayar dan versi
percobaan gratis.
Merancang Media Pembelajaran Berbasis PowerPoint 133
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Adapun Syarat sistem komputer agar bisa menjalankan
program Office 2019 adalah sebagai berikut.
● Sistem operasi: Windows 10, Windows Server 2019,
MacOS HIGH SIERRA
● Komputer dan prosesor: Sistem Operasi Windows harus
menggunakan prosesor core 2 dengan kecepatan 1,6 GHz
atau yang lebih cepat. Sementara untuk sistem operasi
mac harus menggunakan prosesor intel.
● Memori: Sistem operasi Windows bisa menggunakan
RAM 4 GB atau RAM 2 GB untuk versi 32-bit. Sementara
untuk system operasi mac bisa menggunakan RAM 4 GB.
● Hard disk: Sistem operasi Windows harus memiliki ruang
hardisk kosong sebesar 4 GB. Sementara untuk macOS
harus tersedia 10 GB dengan format HFS+ atau APFS
● Layar: Sistem operasi Windows bisa menggunakan layar
berukuran 1280 x 768. Sementara macOS bisa
menggunakan layar berukuran 1280 x 800
● Grafis: Sistem operasi Windows memerlukan DirectX 9
atau yang lebih baru, dengan WDDM 2.0 atau yang lebih
tinggi. Sementara untuk macOS tidak ada persyaratan
grafis.
B. Tips dan Trik Membuat Slide Presentasi
Program PowerPoint versi terakhir telah memiliki beberapa
tambahan fitur yang membuatnya semakin baik dalam menyajikan
informasi. Oleh karena itu, Anda harus memahami cara
penggunaan fitur-fitur tersebut agar Anda dapat memproduksi
sebuah slide presentasi yang menarik dan efektif. Adapun
beberapa tips dan trik yang perlu diterapkan saat merancang slide
presentasi adalah sebagai berikut.
1. Penggunakan teks harus terbaca dengan baik
Sebagaimana telah dijelaskan pada topik penilaian rancangan
media visual, unsur-unsur teks dalam slide Powerpoint harus
134 Media Pembelajaran Efektif
menggunakan font yang polos dan ukuran yang mudah terbaca.
Misalnya: Arial dengan ukuran 20 – 40 pt. Contoh perbandingan
antara teks yang terbaca dengan jelas dan teks yang kurang jelas
dapat dilihat pada daftar berikut.
Kurang terbaca Terbaca dengan jelas
Penggunaan Teks Penggunaan Teks
Penggunaan Teks Penggunaan Teks
Penggunaan Teks Penggunaan Teks
Penggunaan Teks Penggunaan Teks
2. Penggunaan latar belakang jangan sampai mengalihkan
fokus siswa
Latar belakang sebuah slide akan mempengaruhi seluruh
konten yang ada di dalam slide. Oleh karena itu, Anda harus kritis
dalam memilih warna atau gambar yang tepat digunakan sebagai
latar belakang. Salah satu cara paling aman dalam memilih latar
belakang adalah dengan menggunakan latar belakang yang
berwarna polos dan terang.
Teks yang berwarna gelap di atas latar belakang yang
berwarna terang (seperti putih, kuning, dan warna muda lainnya)
akan lebih mudah terbaca dibandingkan dengan teks yang
berwarna terang diletakkan di atas latar belakang yang berwarna
gelap atau gambar yang berwarna warni. Contohnya adalah
sebagai berikut.
Merancang Media Pembelajaran Berbasis PowerPoint 135
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
Penggunaan Teks PenPggeunngagaun aTaenksTeks
Jika Anda ingin menggunakan gambar sebagai latar belakang,
maka Anda bisa menutupi sebagian dari latar belakang tersebut
dengan kotak shape yang berwarna putih transparent agar teks
yang akan ditempatkan di atas background tersebut dapat terbaca
lebih jelas. Perhatikan gambar berikut.
Cara mengatur transparansi kotak shape pada gambar di atas
adalah: (1) klik menu Shape Fill, (2) kemudian pilih Gradient, dan
(3) More Gradient untuk menampilkan panel warna gradasi, (4)
kemudian klik salah satu balok Gradient stops (indikator warna),
(5) dan atur angka menu Transparency untuk mengatur tingkat
transparan warna shape.
Disamping itu, Anda juga bisa menutupi sebagian latar
belakang dengan kotak shape yang disesuaikan bentuknya
sehingga tampak lebih artistik. Contohnya adalah sebagai berikut.
136 Media Pembelajaran Efektif
Cara mengubah bentuk shape seperti gambar di atas adalah:
(1) klik kanan shape, lalu pilih menu Edit points, (2) kemudian saat
garis luar shape berwarna merah, tarik kotak putih yang ada di
garis shape sehingga bentuk shape berubah.
3. Konsisten dengan tata letak judul dan gunakan kata-kata
yang singkat
Letak judul pada slide sebaiknya konsisten pada bagian atas
slide agar siswa dapat dengan cepat menemukan dan memahami
judul tersebut. Jumlah kata di dalam judul dan konten slide juga
harus dibuat dalam kalimat yang pendek, ringkas, dan mudah
dimengerti. Namun jika Anda terpaksa menampilkan banyak teks
di dalam slide, maka sebaiknya teks tersebut dibagi ke dalam
beberapa slide.
Judul slide
• Gunakan kalimat
pendek.
• Jumlah teks maksimal
1 hingga 5 baris.
Merancang Media Pembelajaran Berbasis PowerPoint 137
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.
4. Gunakan kolom catatan kaki sebagai tempat catatan
tambahan
Kolom catatan kaki berfungsi sebagai tempat menulis catatan
tambahan yang tidak ingin ditampilkan pada slide persentasi.
Misalnya, pengajar dapat mengisi catatan kaki dengan sesuatu yang
ingin dijelaskannya di luar materi slide presentasi sehingga catatan
tersebut hanya bisa dilihat oleh presenter saja dan siswa atau
audience sendiri tidak bisa melihatnya. Contoh penggunaan catatan
kaki pada slide presentasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
5. Rancang slide master untuk membuat layout yang
konsisten
Penggunaan slide master akan mempercepat Anda dalam
merancang layout slide PowerPoint yang konsisten dan harmonis.
Beberapa contoh layout slide master PowerPoint dapat Anda
temukan di situs web: https://www.slideshare.net, https://
ppttemplate.net, dan situs web lainnya. Cara merancang layout
pada slide master adalah: (1) klik menu View, (2) lalu klik menu
Slide Master, (3) kemudian pada jendela slide master, silahkan
rancang grafis slide yang menarik dan sesuai dengan tema yang
Anda inginkan. Perhatikan gambar berikut.
138 Media Pembelajaran Efektif
6. Pilih gambar yang sesuai dengan materi slide
Fungsi gambar di dalam slide presentasi adalah untuk
mengkomunikasikan pesan yang ingin disampaikan melalui
gambar dan verbal secara bersamaan. Oleh karena itu, Anda harus
menggunakan gambar yang sesuai dan kualitas visual yang baik
agar siswa dapat dengan mudah memahami makna gambar yang
ditampilkan.
Merancang Media Pembelajaran Berbasis PowerPoint 139
Cara mengutip buku ini:
Batubara, H. H. (2020). Media Pembelajaran Efektif. Semarang: Fatawa Publishing.