The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

NOVEL SEKOLAH SMAN 1 KEDUNGWARINGIN XII IPS 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yixingglay29, 2022-02-19 08:32:10

SPECIMINA PRATERIA

NOVEL SEKOLAH SMAN 1 KEDUNGWARINGIN XII IPS 1

Keywords: #SEKOLAH #NOVEL

Page |1

Page |2

BAGIAN 1

Mpls

Di pagi hari aku terbangun dari tidurku pada
pukul 05.30 wib. Di hari ini aku pergi melakukan
pendaftaran ke sekolah. Pada pukul 06.15 wib aku
berangkat dan sampai ke sekolah pada pukul
06.30 WIB.
Aku pun mendaftarkan diri ku sebagai siswa baru.
Awalnya aku sempat kecewa saat aku harus
menerima kenyataan aku akan menjadi siswa di
sekolah ini, karena sekolah ini bukan sekolah yang
aku harapkan. Tetapi aku mencoba menerima dan
berpikir "Mungkin rejeki ku ada di sekolah ini."
Singkat cerita, setelah usai menyerahkan seluruh
persyaratan pendaftaran siswa baru, esok nya
aku di beri kabar oleh sekolah bahwa " kini aku

Page |3

resmi menjadi salah satu siswa di SMAN 1
KEDUNGWARINGIN".

Senin, 18 Juli 2019 adalah hari pertama MPLSB,
Pada hari ini saya diantar oleh ayah saya dan
ketika sampai disekolah tersebut saya merasakan
nervous,takut, exited,dan lainnya.

Setelah membaca kertas pengungumuman yang
berisikan nama- nama siswa dan siswi baru, saya
pun mendapatkan kelas saya yaitu ruangan 11
untuk kelas sementara.

Awal mula perkenalan mpls kelas 10 sma dengan
adanya perkenalan sekolah itu, saya mengenal
banyak teman baru.

Kamipun membicarakan hal-hal kecil hingga kakak
OSIS Pendamping kami selama MPLS masuk
kekelas dan mengenalkan dirinya.

Saya mendapatkan teman sebangku yang baru
bernama aro, Karna dia belum mengenal

Page |4

lingkungan luar pada waktu sebelumnya aro
pondok pesantren.

setelah perkenalan mpls, ada suatu kejadian yang
masih saya ingat. Ada seorang anak yang bernama
bayong masih terbawa kenakalan sewaktu smp
sampai masuk sma awal perkenalan yang sangat
tidak baik karna telah membantah soal
pembicaraan tentang sekolah dari awal masuk
jam 07.00 wib harus ada disekolah sampai selesai
pada jam 15.15 wib. karna dia masih terbawa
suasana masa smp dulu yang masuk sekolah 07.30
wib dengan keterlambat sampai 08.00 wib sampai
selesai pada jam 12.00 wib.

Sampai pada waktu mpls, itu anak yang bernama
bayong yang sudah bikin jengkel guru mau
dipindahkan ke sma negeri lain karna sering
mengelak soal jam sekolah yang sangat lamanya
itu mungkin karna bayong belum terbiasa soal jam
sekolah itu.

Page |5

Dihari kedua, mpls itu banyak suatu keseruan
yang di alami dengan saya. Adanya kejahilan
teman teman seruangan dengan saya kejahilan
awal yang mencabut kabel microphone ke sound
sistem yang sedang dipakai osis dalam
pembicaraan mpls sehingga osis marah mengenai
teman saya bernama omlet.

Yang tidak bersalah dan ada hal lucu nya omlet
yang kena marah diam saja dimarahi osis padahal
omlet bukan orangnya, omlet tidak mengelak
sama sekali soal kejadian itu. Ada teman lebih
parahnya seorang yang melakukan itu malah
mentertawakan teman yang sedang dimarahi osis,
padahal ulah kejahilan bayong sendiri. sejak
kejadian itu bayong dan omlet teman lainnya juga
menjadi awal pertemanan yang sangat baik
sampai sekarang.

Dihari ketiga, ada suatu kejadian yang bikin
kaget tetapi ada hal lucu nya dengan temen
seruangan saya yang ditunjuk sebagai pemimpin

Page |6

barisan upacara yang sering saya sebut sikadal
baru pertama kali ikut berpartisipasi upacara
bendera sikadal mendapatkan bagian sebagai
pemimpin barisan,pas tepat pada hari upacara dia
pingsan pas pertengah upacara dimulai yang
awalnya kaget akhir malah jadi bahan suatu
bercandaan karna malu pingsan pada awal
pertemuan itu .

Sampailah pada hari ke empat, dimana hari ke
empat adalah hari terakhir. Dihari ke empat ini
selain hari terakhir diadakannya Psiko Test untuk
menentukan jurusan.

Setelah Psiko Test selesai yaitu pukul 12.00 WIB,
diadakan demo eskul. Diamana semua eskul
olahraga mendemokan eskulnya agar menarik
minat para peserta MPLS. Ada Basket, Futsal,
Taekwondo, dan banyak lainnya. Hingga diakhiri
dengan Apel Penutupan.

Page |7

25 july 2019, adalah hari pertama saya memakai
seragam putih abu-abu dan resmi menjadi Siswi
SMA Negeri 1 Kedung Waringin Bekasi.

Setelah selesai mpls saya mendapatkan kelas 10
IPS 1 dan Awalnya sulit memang beradaptasi
dengan teman baru dari ruangan lainnya, ya tapi
secara perlahan-lahan saya dapat menerimanya
lagi.

disekolah dengan perkenalan teman satu kelas
sampai sekarang berteman dengan baik tanpa
adanya masalah berkepanjangan. Setelah lama
beradaftasi dengan lingkungan sekolah saya mulai
memberanikan untuk berjualan suatu makanan
yang saya namakan risoles isi ayam suwir pedas
dilingkungan sekolah ini saya mendapatkan
support dengan semua teman yang mendukung
saya untuk terus berjualan tanpa
mempertimbangan gengsi lagi.

Page |8

1 tahun tak terasa saya terlewati dikelas 11 ini
suasanya berubah dikarna terkena dampak covid
19 yang sekolah melalu pembelajaran Jarak Jauh
(PJJ) tanpa tatap muka disekolah yang dilakukan
dirumah saja dibagian ini saya sangat tidak suka
karna tidak adanya tatap muka dengan keseruan
disekolah tidak banyaknya kesan yang disampai,
karna hanya melewati handphone saja kurang
efektipnya pembelajar banyak sekali
pembelajaran yang kurang dipahami karna setiap
murid berbeda pemahaman nya tidak ada yang
sama diselah selah PJJ ada yang lebih baik dalam
proses pembelajaran dan ada yang sebaliknya
malah menurun pembalajaran kadang didalam
peristiwa covid 19 ada hikmahnya yang diambil
karna dengan adanya PJJ dapat menurun kan
jumlah terkena covid 19 yang sekarang di alami.

Page |9

BAGIAN 2

Pembagian jurusan

Ketika saya menginjakkan kaki di sekolah
ini,sekolahnya terlihat bersih dan nyaman sekali,
pertama kali daftar, saya di antar mama karena
keadaan rumah saya yang jauh, mama tidak
mengijinkan saya saat itu untuk membawa
kendaraan sendiri katanya terlalu khawatir di
jalan raya.

" gausa bawa motor dulu ya, bawanya nanti aja
kalau sudah masuk sekolah, mama khawatir kamu
kenapa napa di jalan " terlihat khawatir di raut
wajah mama, sambil sibuk menyiapkan
perlengkapan sekolah untuk saya.

" iya ma" Mama memang seseorang yang terlihat
bawel, kadang seperti itu, tapi saya tau, naluri

P a g e | 10

seorang ibu, ia tidak ingin terjadi hal hal yang
tidak di inginkan terjadi kepada anaknya

" hei vy berangkat sama siapa" ucap seorang
teman bernama azhar, azhar adalah teman
sekolah saya dari sd sampai SMA, tidak tahu,dia
selalu mengikuti dimana saya sekolah, saya
merasa seperti itu, tapi, mungkin dia memang
ingin sekolah dengan saya.

" sama mama, lo gamau salaman dulu gitu zar
sama mama gue,tuh mumpung masih di depan, kali
kali gtu loo, yakannn" saya memang kalau sama dia,
udah klop banget rasanya kayak, apa saja yang
mau di bilang, sudah tidak apa apa.

" yailah, ga lo ingetin juga gua gaakan lupa kali,
gua bakal salaman jugaa"

P a g e | 11

" aduh zar, gua duluan ya, buru buru nih, mau tes
psikotes, zar gua takut bgt ga sesuai apa yang
gua mau, takut banget sama ekspetasi ekspetasi
gua sendiri"

" vy, gapapa, emang lu maunya masuk jurusan apa"

" guesih maunya ipa zar,gua berusaha banget
buat dapetin itu"

" gua juga sama vy, maunya ipa"

" yauda ya, gua duluan" sambil melambaikan
tangan,saya bergegas mencari ruangan dimana
saya akan menjali tes psikotes, untuk
mengembangkan diri saya sampai mana saya
memahami materi.

Buggg.....

P a g e | 12

Tiba tiba ada yg menyenggol saya, saya kira siapa
ternyata teman dekat saya, namanya sifa dan
rifa, dua sejoli yang selalu berdua, rupanya
mereka sedang terburu buru mencari ruangan

" silvyyyyy, ruangan lo dimana" ucap sifa dengan
nafas yang tergesa gesa,terlihat dari wajahnya
mereka berdua kebingungan mencari ruangan

" gue di ruangan 6 ,lo ruangan berapa waktu itu,
cari aja coba, ketemu, Cepetan nanti keburu
mulai psikotesnya"

" sipaaaaa, kita ruangan 12 " ucap rifa

" oh yaampun.... Oke oke vy, gua duluan yaaa"
sambil melambaikan tanggannya, mereka berdua
menuju ruangan merekaa

P a g e | 13

Ketika saya masuk keruangan, ruangannya berada
di sebelah kiri dari lapangan depan, sangat
nyaman karena terdapat 2 kipas angin di
dalamnya.....

"asikk,enak juga ni ya ruangan, hadeh adem, jadi
pgn tidur"ucap saya dengan mengipaskan tangan

" lo mah pikiran nya tidur trosssssssss" kata lia
sambil membawa secarik kertas, entah kertas
apa we never now

" yakan li, suasananya bikin pengen tidur sambil
makan"

" udah udah belajar hayu, nanti pas soal lo gatau
gimana? Gawatt!!!!! "

" aduh,gua lupa bawa kacamaaataaaaa" ucap saya,
maklum agak pikun, sampai sampai kacamata aja

P a g e | 14

lupa bawaa, padahal terbilang hal yg gabisa di
tinggal karena mata saya yang rabun.
" ayo anak anak,di pimpin doanya" ucap ibu
penggawas, orangnya terlihat ramah
" siapa nih yang siapin" ucap saya
" pimpin kali" sahut liaa
" yakan sama aja"
" beda! "
" udah udah, gausa ribut, biar gua aja yang siapin
" ucap annisa
" temen temen, sebelum memulai kegiatan,
alangkah baiknya kita semua membaca
doa,berdoa sesuai agama masing masing, berdoa
mulai"

P a g e | 15

Hening..........
" selesai,memberi salam"
"assalamualaikum wr wb" serentak memberi
salam,terlihat muka muka yang tegang, karena
takut masuk jurusan yg bukan dia tuju
" jangan ribut, saya bagikan nanti over aja ke
belakang ya" ucap ibu pengawas
"sumpah sumpah, gus takut bgt aduh " ucap
rosita sambil menggaruk garuk kepala
" ya sama kali gua juga"
"tapi santai aja santai, kerjain sesuai yang kita
bisa" kata lia sambil mengeluarkan alat tulisnya
" kalo gabisa gimana"
" ya itung kancing " ucao saya menyeringai

P a g e | 16

"dosa"
" ya itu tau dosa "
"udah, ayo kerjain,nanti keburu lama kelarnya"
ucap lia
"(aduhhhh, pusing bgt ini mah gakuat" ucap saya
dalam hati, rasanya memang sulit, ada beberapa
tes yang memeng tidak saya pelajari sejak awal.
"Baik anak anak, tes selesai, silahkan semuanya
merapikan peralatan nya masing masing"ucap ibu
pengawas
"baik bu"
Semuanya meninggalkan kelas.
Tuk tuk tuk tuk........

P a g e | 17

Terdengar langkah kaki yang tidak asing bagi
saya, rasanya seperti seseorang yang ingin
mememui saya,ketika dia mulai dekat ternyata
"yaela nidaaa, gua kira siapa"
"ah lo alai bgt, ayo Cepetan, mau pulang ga, laper
nih gua"ucap nida sambil mengelus perutnya di
karenakan lapar yg tidak tertahan

" tapi pulangnya kita mampir dulu yu ke seblak
teh uun, gua pgn bgt mie nya,apalagi mie dengkul,
hadeh, enak bgtttt"
"ayolaaa jadiin"

(sampai jumpa besok pagi semangat belajar
lagi..... )

P a g e | 18

Terdengar suara dari arah toa,saya langsung
buru buru pulang,tidak cuma laper, tetapi saya
juga memikirkan saya akan masuk jurusan apa.
" si nida nyamper nya lama bgt dah, ngapain dulu
kali ya" sambil bergerutu, karena jam sudah mulai
siang,dan jarak sekolah dari rumah jauh.
Ngenggggg......
" silvy ayok Cepetan "
"lo yang lama"
"yauda Ayoooooo berangkat"
Sesampai nya di sekolah, saya dan teman teman
saya terlihat panik, panik sekali takut masuk
jurusan yg tidak saya tuju, walaupun semua
jurusan itu sama.

P a g e | 19

Saya melihat ke mading terlihat seluruh siswa
baru seperti saya berlari untuk melihat masuk
jurusan apa, rame sekalu, ada yang terlihat
gembira karena masuk jurusan yang mereka mau,
dan adapun anak yg sebaliknya.

" plis plis plis, semoga ada nama gue di jurusan
ipa" berbicara dalam hati saya

Saya cari satu persatu list nama yang ada di
mading, di mulai dari mipa 1,nama saya tidak ada,
bahkan sampai mipa 5 nama saya tidak ada.

" vy lu masuk jurusan apa" ucap sipa, merasa
binggung karena melihat wajah saya yang cemas

"eh vy, vy lo ada di kelas ips 1 nih namanya" sahut
rifa yang sedari tadu melihat mading, rupa nya
rifa orang yg rela desak desakan

P a g e | 20

" silvy masuk ips" sahut azhar

"iya, lo bertiga masuk apa"

"gua ipa" kata sipa

"gua ipa" kata rifa

"gua juga mipa, mipa 4"kata azar

Seketika rasanya ingin mengulang waktu, saya
sedih sekali saat itu,menerima kenyataan itu tiba
tiba kakiku seperti kaku, wajahku seketika
memucat, mataku pelan pelan basah, kenyataan
macam apa ini?"karena sejak dulu, ketika saya
smp, saya dan teman teman sepakat untuk masuk
ipa sama sama, ingin sekali cepat cepat pulang,
sakit sekali rasanya ketika ekspetasi tidak sesuai
dengan realita

P a g e | 21

" vy, itu gapapa, berarti kita mampu di ilmu sosial,
kan diantara kita lo ajanih yang masuk ips,
berarti ilmu sosial lu lebih baik di banding kita"
kata azhar menyemangati saya, memang azhar
paham,berteman lama dengan dia, membuat kita
saling memahami karakter masing masing
" tapi gapapakan zar gue masuk ips"
" ya gapapa lah vy"
" azarrr, lo semangat ya"
"lo juga ya vy"
"iya!"
Mengapa ada banyak orang yang menganggap
masuk ips adalah hal yang rendah bagi sebagian,
saya mendenggar saat itu ada yg berbicara " kalo

P a g e | 22

lo masuk ips, nanti kerjannya susah"mereka tidak
tahu, pekerjaan ada banyak sekali

Mamaaa....assalamualaikum......

Sesampainya di rumah saya mengadu kepada
mama, saya takut sama mama karena saya masuk
ips

" ma, ips"

" gapapa nak, memangnya kenapa, jurusan apa aja
gapapa nak, mama ga patokin kamu untuk masuk
jurusan apa, sesuai kemampuan kamu"

"semuanya sama,semuanya tentang belajar,
belajar untuk jadi orang yang baik, jadi orang
yang berguna,tidak ada yang namanya salah
jurusan atau apapun nak, ini sudah sebagian
skenario tuhan yg d khususkan untuk kamu

P a g e | 23

karena kamu spesial, kamu jalanin saja ya "
sambung mama, sambil mengusap usap punggung
saya, rasanya hal apapun kalau sudah mama yang
berbicara, rasanya hal hal yg membuat saya takut,
jadi tidak apa apa.

Kadang, ada beberapa hal yang berawalan pahit,
pada akhirnya juga kita akan melalui proses
proses yang akan mendewasakan kita, kadang,
tuhan belum memberi apa yang kita mau, agar
kita dapat belajar dari hal itu.

P a g e | 24

BAGIAN 3

Perkenalan

Embun pagi yang sejuk ini sungguh menyejukan
hati,

Matahari sedikit demi sedikit memancarkan
cahayanya membuat

Orang-orang bergegas melakukan aktivitas.

Reva Nasrillah, ya itulah namaku biasa
dipanggil Revaa

Aku adalah anak ke dua dari tiga bersaudara,
pada saat setelah kelulusan diumumkan, aku
langsung mencari-cari informasi kebeberapa
sekolah, Awalnya aku bingung antara masuk SMA
atau SMK, setelah aku pikir-pikir dan saran dari
orangtua juga akhirnya aku memutuskan untuk
memilih SMA. Dan aku mendaftarkan diri di
SMAN 1 KEDUNGWARINGIN

P a g e | 25

SMA adalah masa-masa yang penuh dengan rasa
cinta yang tak ada dalam diri ku sebelumnya.
dimana pada masa ini aku merasakan indahnya
hidup ini dengan penuh semangat dalam
menggapai cita-cita. Di masa SMA aku mendapat
banyak pengalaman,teman baru, yang ada susah
maupun senang

Padi menunduk mengucapkan selamat pagi,
yahh Hari pertama sekolah tiba awalnya aku
beranggapan kalau aku tidak akan mempunyai
teman disana. Dan rasanya masih sangat canggung
untuk memperkenalkan diri, tapi tidak mungkin
aku berdiam diri tanpa ada teman

Yaaa sebenarnya disekolahku masih ada masa
perkenalan sekolah jadi kita kaya seperti
dibimbing oleh kakak-kakak osis gitu untuk
mengenalkan sekolahnya seperti apa,

Aku sangat antusias mengikuti berbagai acara
yang dibuat sekolah dalam masa pengenalan itu.

P a g e | 26

Tapiiiii pada saat acara itu selesai aku harus
berpisah dengan teman-teman yang berada
dikelas sementara itu, pada saat itu aku sedih
tapi tak apa kann masih bisa jumpa disekolah
walau sudah tidak 1 kelas lagiii:(

Pengalaman pertama masuk SMA dan
pendidikan disekolah menengah pertama selesai,
seperti pendidikan formal sebagaimana mestinya
aku melanjutkan kejenjang SMA.

Hari pertama aku benar-benar menjadi anak
SMA tiba, Awal pertama memasuki SMA dengan
seragam putih abu-abu aku merasa malu dan ada
bangga,karena sudah naik ketingkat yang lebih
tinggi. pada masa ini juga aku mengenal lebih
banyak orang dari berbagai kecamatan di
kabupaten aku. Rumput lapangan sekolah itu
bergoyang tertiup angin semilir. Dan aku
berkumpul dilapangan untuk mendengarkan
sambutan kepada murid-murid baru dan
mendengarkan arahan sekolah, dilapangan aku
bertemu dengan teman-teman yang 1 SMP dengan

P a g e | 27

ku dan kebetulan masuk SMA yang sama yaitu
SMAN 1 KEDUNGWARINGIN, Saat itu salah
satu teman SMP memanggilku

"Heyyy re kamu berangkat naik apa"

"Aku berangkat naik motor tadi, klo kamu naik
apa?"

"Aku naik motor juga sama teman,hehhh gmna
udah punya teman baru?" tanyanya sambil ledek

"Hhaha belumlah baru sebatas kenal nama ajaa"

"Aku juga malu banget shhh rasanya ngajak
kenalan"

Aku bersyukur masih ada teman yang aku
kenal saat itu untuk diajak bicara dan bercerita,
ya maklumlah hari itukan hari penerimaan murid
baru jadi semua muridpun belum kenal satu
dengan yang lain.

Matahari sudah menujukan pukul 08:00 WIB
acara penyambutan telah selesai kemudian
sebelum masuk kelas aku melihat terlebih dahulu

P a g e | 28

mencari namaku berada di IPA atau IPS, aku
mulai mencari namaku di IPA mulai dari IPA 1
sampai IPA 5, Hmm ternyata namaku tidak ada
disalah satu kelas itu, dan beberapa teman SMP
ku menghampiri aku untuk menanyakan aku masuk
kelas mana

"Reee kamu kelas mana?"

Saat itu aku benar-benar bingung mencari
namaku berada dikelas dimana

"Aku blm tau namaku ada dikelas mana, kalian udh
tau kelasnya apa?" Dan mereka menjawab

"Aku dapat X MIPA 1"

"Akupun X MIPA 4"

"Kalo aku X MIPA 3"

Hmmm ntahlah rasanya campur aduk sebagian
teman ku masuk IPA sedangkan aku kemungkinan
besar aku berada di IPS, dan ada salah satu
temanku bilang kalo aku masuk X IPS 1

P a g e | 29

"Revv kamu udh tau masuk kelas mana??"

"Hmm belum, memangnya dmna"

"Kamu dapat kelas X IPS 1"

Dan ternyata dugaanku benar aku masuk IPS

"Owhhh iya dimana kamu tau?"

"Itu dimading depan Perpus"

Sebenarnya aku takut sekali masuk IPS
sendiri sedangkan temanku berada di IPA, yaa
karna waktu itu kelas IPA dan IPS tuh berjauhan
dan aku belum mempunyai teman, dan aku
langsung mencari nama temanku yang lain
ternyata sebagian teman ku juga banyak yang
masuk IPS, ada yang di X IPS 2, X IPS 3 dan X
IPS 4. Cukup lega karna jika jam istirahat masih
ada teman yang berdekatan hhehe

Owhh iya ternyata namaku berada di X IPS 1
tanpa aku sadar ternyata aku satu kelas dengan
Karmila yang kebetulan adalah teman 1 SMP ku,
saat itu aku langsung masuk kelas dengannya

P a g e | 30

untuk memilih tepat duduk, aku duduk dengan
mila dan mendapatkan meja ke tiga dekat pojok
jendela. Pada saat aku baru masuk kelas rasanya
seperti ada yang lain karena mungkin kami belum
mengenal satu sama lain.

Bell tanda masuk pun berbunyi dan beberapa
saat kemudian wali kelas X IPS 1 pun datang ke
kelas kami, yaa wali kelas kami perempuan cantik
sekali namanya, bu Ita rianti dan kami
memanggilnya dengan nama bu ita, setelah itu
kami saling memperkenalkan diri dan dari mana
asal sekolah SMP nyaa secara berurutan mulai
dari pojok.

Dan pada saat bagianku untuk
memperkenalkan rasanya sangat canggung untuk
memperkenalkan diri didepan kelas bahkan aku
sampai grogi, saat itu aku ditanya namaku siapa
asal sekolah SMP ku, trs tinggal dimana??

Saat itu dengan rasa grogi dan sangat dekdekan
aku langsung menjawab

P a g e | 31

"Namanya Reva Nasrillah buu, lulusan SMP Islam
Azzhahiriyyah trs tinggalnyaa di kp baleker desa
waringinjaya"

"Okee Reva semangat yhh belajarnya semoga
betah"

Setelah selesai memperkenalkan lalu
dimulailah pembentukan struktur kelas, Ardi
Nugraha terpilih sebagai ketua kelas dan Siti
Maryam Alya sebagai wakilnya, sedikit demi
sedikit aku mulai tau nama-nama mereka dan
tinggal dimana ya walaupun tidak berkenalan
secara langsung, tapi aku mulai beradaptasi
bersama teman-teman baru dan yang pertama
aku lihat sih semuanya sangat baik dan sangat
ceria.

Bell pergantian jam berbunyi dan kami mulai
belajar pelajaran pertama yaitu pelajaran
sejarah peminatan yang diajar oleh pak nurdin,
kami mendapat tugas pertama yaitu menulis
pengalaman kami mulai dari daftar sekolah.

P a g e | 32

Setelah itu pak nurdin memberi materi tentang
sejarah.

Beberapa saat kemudian bel istirahat pun
berbunyi, suaranya menggelegar dan membahana
sampai langit ketujuh membelah cakrawala hhehe

Hmm tapi aku bingung karena suasana di SMAN 1
Kedungwaringin sangat berbeda dengan suasana
pada saat aku SMP dlu, setelah kurang lebih 20
menit istirahat berlalu bel pun berbunyi lagi dan
akupun harus kembali lagi ke kelas untuk
melanjutkan KBM, saat guru memberi pelajaran
aku langsung mencatat apa saja yang dia
ungkapkan. Aku sangat senang sekali karena di X
IPS 1 sangat kompak

Waktu semakin sore bel pulang berbunyi dan
kamipun kembali kerumah masing-masing.
Sesampainya aku dirumah aku langsung mandi dan
shalat, setelah itu aku langsung mengerjakan
tugas yang sudah diberikan tadi oleh pak nurdin.

P a g e | 33

Keesokan harinya, sesampainya disekolah aku
duduk-duduk terlebih dahulu sebelum bel
berbunyi, saat jam 07:00 WIB tepat bel
berbunyi dan dan kegiatan belajar mengajar pun
dimulai seperti sebelumnya kami mendapat
materi dari guru-guru yang masuk kelas kami. C

Saat istirahat aku mendatangi temanku yang
berada di kelas X IPS4 dan X IPA1 yang
kebetulan mereka adalah teman 1 SMP, kamipun
istirahat sambil berbagi cerita tentang kelas
baru kami yang sama-sama belum punya teman
dekat hhehe

"Gimna udh punya teman baru?" tanya salah satu
teman ku

"yahh cuma kenal aja sh blm begitu akrab msh
canggung"

Setelah itu aku masuk kembali ke kelas
untuk melanjutkan belajar dan pada saat jam
12:00 bel kembali berbunyi untuk kami yang

P a g e | 34

beragama islam melaksanakan sholat dzuhur
berjamaah.

Baru dua hari aku berada dikelas X IPS1 aku
langsung merasa nyaman, yaaa walaupun belum
begitu kenal dengan mereka

Sebenarnya belajar belum begitu efektif kami
hanya sekedar perkenalan saja karna kegiatan
belajar mengajar mulai efektif itu minggu depan,
Keesokan harinya sama seperti hari hari
sebelumnya bel masuk berbunyi tanda KBM akan
segera dimulai sebelum belajar kami membaca
Tadarus terlebih dahulu selama 10 menit setelah
itu baru kegiatan KBM dimulai. Setelah itu kami
belajar, saling perkenalan dengan beberapa guru
yang baru pertama kali masuk ke kelas ku yaitu
kelas X IPS 1

Waktu terus berjalan akupun mulai beradaptasi
dengan teman-teman baru, saat itu aku baru
kenal nuraeni kebetulan kenal dikelas sementara
itu, saat itu dia memanggilku

P a g e | 35

"Revaaaa, kamu reva kan?"
"iyaa knpa gitu"
"Anterin ke wc yuk, mau gk?"
"Owhh iya ayooo bentar yahh" Kata ku saat itu
sambil merapihkan buku
Dan bell masuk pun berbunyi Kegiatan belajar
mengajar pun dimulai kembali, saat itu kebetulan
jamkos gurunya sedang berhalangan hadir, sambil
menunggu jam berikutnya aku ngobrol dengan
teman dibelakangku, Saat itu aku tanya
"Namanya siapa?"
"Dhea arofah" katanya sambil menulis
"Kamu satu lagi siapa namanya?"
"Cindy namanyaa" sahut dhea
"Kalian alumni mna?" kataku saat itu
"Kita kebetulan 1 SMP di kedungwaringin"

P a g e | 36

"Kalo Reva sih lulusan SMP mana?" Kata Cindy
dan Dhea saat itu

"Kalo Reva dari SMP Islam Azzhahiriyyah"

"Owh yang ada pondok pesantrennya itu ya?"

"Hhehe iya kalian tau"

"Taulah, kenapa sekolah disini bukannya disana
juga ada SMA dan SMK nya yahh?"

"Iyaa ada sihh, tapi pengin cari pengalaman aja
sambil cari teman baru" kata ku saat itu sambil
ketawa

Bell pun berbunyi menandakan KBM akan segera
dimulai kembali, Seperti biasa kita dikasih materi
untuk dicatat dan memberikan PR

Keesokan harinya saat itu ada pelajaran penjas
dan kita diperintahkan untuk ganti baju olahraga,
dan disitu juga aku kenal dengan Rosita saat itu
aku memanggilnya

P a g e | 37

"Ganti bajunya boleh bareng gak?" kata ku saat
itu

"Boleh ayo bentar yh aku rapihkan buku dulu"

"Owhh yaudah aku tunggu depan kelas yah"

Beberapa Jam kemudian setelah pelajaran
olahraga kami pergi istirahat dan aku diajak ke
kantin,

"Kamu mau jajan apa?" tanya ros saat itu

"Aku mau beli air minum aja"

"Owh yaudah bentar aku mau beli jajan yang lain
dulu, tunggu yah"

Setelah jam istirahat kita belajar kembali
seperti biasanya,

Hari demi hari aku mulai mengenal dan
mengakrabkan diri, saat itu aku hanya dekat
dengan 3 orang, Karmila dan Rosita kita istirahat
bareng sholat dzuhur bareng tetapi saat itu okta
menghampiri kita dan bertanya

P a g e | 38

"Ehhh kalian mau kmna"

"Kita mau istirahat jajan diluar gerbang sekolah"
kata ros saat itu

"Kita boleh ikut gak?" dia menelahkan dirinya
dengan sebutan kita hhe awalnya sih heran kita
siapa padahal menelahkan dirinya sendiri

"Boleh okta ayoo ikut aja"

Dan kamipun pergi jajan bersama, awal main sih
masih malu-malu bicara juga masih sangat dijaga

2 minggu sudah aku berada di kelas X IPS 1,
aku hanya mengenal teman-teman ku lewat
kelompok yang guru bagikan saat itu untuk
mengerjakan tugas, setiap pelajaran pasti
berbeda kelompok yh dari situ aku mulai
mengenal baik teman-temanku.

Owhhh iya teman-teman ku sering sekali
memanggilku dengan sebutan umii, iyaaa umi
awalnya sihh sedikit risih malu juga knpa sih?

P a g e | 39

siapa yg pertama panggil itu ntahlah siapa yg
mengucapkan itu hingga jdi nama panggilan

Beberapa minggu kemudian di kelas X IPS 1 ketua
kelas mengundurkan diri yh Ardi Nugraha
mengundurkan diri dan digantikan dengan Denaro,
dan kembali dibuat struktur kelas yang baru.
Denaro Suherman sebagai ketua kelas dan
wakilnya tetap Siti Maryam Alya, sekretaris
pertama Indah sulistiawati dan sekretaris ke dua
Siti Nuryanah. X IPS 1 cukup mengesankan
bagiku yh perkenalan tatap muka dan kegiatan
belajar mengajar kita cukup singkat hanya
1semester karna terhalang virus saat itu hampir
1 tahun saja tak terasa terlewati di kelas X IPS 1
suasanya sangat berubah akibat terkena covid 19
dan diadakan (PJJ) tanpa tatap muka disekolah.

Menurutku masa yang paling indah adalah masa
SMA dimana kita beranjak dewasa dengan
keingintahuan yang luar biasa tinggi. Saat-saat
yang paling penting untuk kita menentukan jati

P a g e | 40

diri, Pola fikir yang tanpa sadar semakin
berkembang.

Memasuki pertengahan yaitu duduk di kelas XI.
kita sudah mulai terbiasa dengan lingkungan
sekolah yang ada, masa dimana kita penasaran
dalam berbagai hal dan ingin mencoba-coba apa
yang ada. buat anak yang aktif pasti sedang
disibukkan dengan yang namanya organisasi
sekolah. Masa pertengahan ini adalah masa yang
paling menyenangkan ada keinginan untuk tidak
segera mengakhirinya. Bagiku teman adalah salah
satu faktor yang menentukan perilaku kita
karena saat itu emosi kita masih labil dan belum
mempunyai prinsip yang kuat sehingga masih
terbawa oleh teman yang dekat dengan kita.
Masa yang rentan namun harus diisi dengan
optimal dengan hal-hal yang positif.

Akhir perjalanan di masa SMA adalah ketika
kelas XII. Mendengarnya dulu seperti hal yang
menyeramkan. Saat dimana kita harus benar-
benar fokus untuk belajar. Saat yang menentukan

P a g e | 41

masa depan kita. Aktivitas bermainpun berkurang.
Namun, kekeluargaan bersama temen-teman
sekelaspun terjalin erat. Sudah banyak kenangan-
kenangan yang tergoreskan di benak kita.
Saatnya tiba nanti semakin sulit untuk
melepaskan sekolah tercinta.

untuk kalian yang akan masuk SMA atau sedang
menjalani masa SMA

1. Jangan sia-siakan masa SMA kalian isi dengan
kenangan-kenangan yang indah dan positif.

2. Disaat harus belajar lakukan dengan serius
karena ketika sudah tertinggal akan sulit untuk
mengejar.

3. Jalinlah hubungan baik dengan teman-teman
kalian karena suatu hari nanti teman-teman kalian
akan dapat membantu.

4. Ketika mengalami masa-masa sulit di SMA,
jangan menyerah dan putus asa, isi terus
semangat untuk bangkit dari keterpurukan.

P a g e | 42

5. Cintailah semua pelajaran karena semakin
kalian membenci pelajaran tersebut akan sangat
sulit untuk mendapatkan nilai bagus.

6. Jika ada guru yang menyepelekan kalian,
jangan marah jadikan itu sebagai cambuk untuk
mencapai kesuksesan.

7. Berdoa dan berusaha yang maksimal dan
terbaik akan menghasilkan sesuatu yang luar
biasa

P a g e | 43

BAGIAN 4

KARAKTER

Kelas X IPS 1 Di SMAN 1 Kedung Waringin
dikenal sebagai kelas yang selalu banyak konflik
di dalamnya. Dari konflik pertikaian antara Fitri
dan Fisa yang saling memperebutkan tempat
duduk. Yang awal tempat duduk itu adalah tempat
duduk Fitri, namun di duduki oleh fisa.

“Siapa yang suruh duduk disini, inikan kursi
gue". Ucap Fitri yang sangat marah.

“Santai aja lu ngomongnya, kan bisa ngomong
baik-baik”. Kata fisa yang juga emosi.
Matanya melotot yang tak mau kalah.

Semua mata tertuju kepada mereka. Fisa bangun
dari tempat duduk Fitri dan kembali ke tempat
duduknya. Aku yang menyaksikan kejadian
tersebut menilai sifat Fitri yang gampang marah,

P a g e | 44

dan Fisa yang sama- sama tidak bisa mengontrol
emosi.

“Udah... udah tenang tenang”. Ucap Ardi yang
merupakan ketua kelas. Berusaha
memisahkan pertikaian mereka.

“Diem lu!”. bentak Fitri ke Ardi.

Ardi yang berusaha menenangkan Fitri dan Fisa
pun malah kena marah Fitri karna saking
emosinya. Fisa keluar kelas dengan terburu buru
ia lebih milih pergi daripada menyelesaikan
masalahnya dengan Fitri. Saat itu sedang
semuanya di kelas sunyi sepi seperti kelas yang
tidak ada penghuninya, semua pada diam karena
takut memperkeruh suasana Fitri dan Fisa yang
lagi emosi banget.

Bertolak belakang Nurhasannudin, si yang selalu
bikin semua murid di kelas sakit perut karena
tingkahnya yang receh. Suasana sepi di kelas itu
tiba- tiba menjadi tertawa riang karna
tingkahnya. Bahkan Reva dan Jenita murid yang

P a g e | 45

sangat pendiam di kelas pun selalu tertawa
dengan tingkahnya nurhasannudin. Yudha si muka
datar yang tak banyak omong dan susah senyum
pun kalo dengan tingkah nurhasannudin akan
tertawa terbahak bahak.

Di kelas kita juga mempunyai pergeng-an. Saat
itu muncul keinginan gue untuk berkelompok
membentuk sebuah geng dengan teman teman
dikelas. Kita ga memiliki nama khusus untuk geng
kita namun kita selalu bertujuh. Anggota geng
gue Fitri, Fini, Cindy, Dhea, Silvy, Alya dan gue
yang mempunyai sifat-sifat yang berbeda, Fitri si
selalu emosian, Saat itu Ardi meminjam
penggarisnya Fitri. Ardi meminjam dengan
meminta izin dulu, namun dengan nada suara yang
tinggi dan mukanya yang sangar bak macan hutan
Fitri mengambil penggarisnya.

“Balikin penggaris gue!” bentak Fitri.

Ardi pun terkejut sampai badannya mengangkat
dari tempat duduk. Menurut gue sikap Fitri tidak
seharusnya seperti itu, Fitri bisa memintanya

P a g e | 46

dengan baik baik kepada ardi. Fitri yang tidak
merasa bersalah karena sudah membentak Ardi
duduk kembali ke tempat duduknya tanpa
meminta maaf kepada Ardi.

Sifat geng gue yang kedua Fini, si baperan. Fini
selalu marah ketika dia dikatakan gendut
walaupun itu bercanda, tapi memang itu bukan
sebuah candaan. jadi wajar saja jika fini marah.

Yang ke tiga Cindy, si jarang ngomong tapi
sekalianya ngomong semua orang ketawa denger
suaranya yang seperti kucing kejepit. keempat, di
geng gue juga ada artis dangdut yang suka nyanyi
dikelas, suaranya bagus sampai yang mendengar
suara dhea bernyanyi, bikin pecah gendang
telinga teman teman dikelas.

Kelima, silvy si lemot tingkahnya kadang gajelas
bikin semua teman teman gregetan. keenam, Alya
si paling tinggi di geng gue, kalo ngomong
mukanya jutek dan kadang emosi. Pada lima bulan
kita selalu bareng, Alya memilih keluar tidak
bergabung lagi bareng kita karena sudah tidak

P a g e | 47

nyaman dengan sikap teman teman geng gue yang
lain, akhirnya kita menjadi berenam.

Geng kita ga pernah bikin masalah sama guru
ataupun teman teman yang lain. Nah ada juga nih
geng lain di kelas. gue menyebutnya geng berisik,
anggota mereka Fisa, Riya, Tia, Dilah, Ayu, dan
Aeni mereka adalah geng yang super berisik,
mereka duduk paling belakang dikelas. Setiap
guru mata pelajaran mengajar dikelas kita,
mereka selalu kena omel karna berisik sendiri.
Saat itu sedang belajar mata pelajaran sejarah.
Ayu, Tia dan Riya asik ngobrol bertiga tidak tahu
apa yang ia obrolkan sampai bapak menjelaskan
tidak kedengaran oleh suara mereka.

“Berisik atuh ih, ga kedengaran bapak jelasin”.
ucap teman teman satu kelas.

“Ya biasa aja dong”. Ucap Riya yang tidak
terima.

“Diam dulu ya, bapak mau jelasin dulu”. Ucap
bapak dengan nada santai.

P a g e | 48

Dikelas memang saling ber-geng, namun kita juga
netral ketika ada tugas kelompok yang
kelompoknya di tentuin guru mata pelajaran.
Geng-geng di kelas bakalan pisah dengan gengnya.

Pada akhir semester dua, kelas sepuluh dan
sebelas diliburkan dari sekolah karena kelas dua
belas akan melaksanakan ujian. Kita diliburkan
hanya satu Minggu. Setelah satu Minggu libur,
wali kelas memberitahukan di grup kelas masing-
masing bahwa kelas sepuluh dan sebelas untuk
belajar dirumah dengan menggunakan handphone.
Karena adanya sebuah penyakit yang menular
yaitu virus Corona (covid-19). Awalnya senang
karena belajar dirumah dengan handphone dan
sambil tiduran santai. Namun bosan juga karna
tidak ada keramaian seperti di sekolah. Tiba
waktunya untuk pembagian rapot kelas sepuluh,
yang artinya kita akan naik ke kelas sebelas.

Kelas sebelas, gue pikir setelah pembagian rapot
libur satu Minggu kita bakal masuk normal.
Ternyata kita dapat himbauan tetap stay belajar


Click to View FlipBook Version