The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

NOVEL SEKOLAH SMAN 1 KEDUNGWARINGIN XII IPS 1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yixingglay29, 2022-02-19 08:32:10

SPECIMINA PRATERIA

NOVEL SEKOLAH SMAN 1 KEDUNGWARINGIN XII IPS 1

Keywords: #SEKOLAH #NOVEL

P a g e | 199

tersebut , karena menurut dia Minggu
sebelumnya tempat duduk yang saya tempati
adalah tempat Dia . Tapi saya menolak karena
menurut saya yang duluan menepati tempat duduk
itu ,,,

Drakkkkk , drakkkkk ... Tiba - tiba Fitri memukul
meja

" Hei lu pindah sana ini tempat gue " ucap Fitri
dengan raut wajah marah

" Apa-apaan kan gua yang duduk duluan di sini "
Ucap saya dengan raut wajah kesel

" Kan Minggu kemarin gua udah duluan di sini "
ucap Fitri

" Lah Minggu kemarin sama Minggu sekarang
beda dong " ucap saya dengan tegas

" Udah udah gausah ribut " ucap Andriansyah

" Lah gabisa gitu kan gua udah duluan dari Minggu
kemarin " ucap Fitri

P a g e | 200

" Yaudah si biasa aja cuman masalah tempat
duduk juga " Ucap saya dengan raut wajah marah

" Udah ayo fis kita pindah aja " Ucap Tia

" Lah gamau orang gua duluan yang duduk di sini "
ucap saya

" Lah lu mau duluan juga kalau gua yang udah
duluan dari Minggu kemarin mau gimana lagi "
ucap Fitri dengan tegas

" Tapi kan gua duluan di sini " ucap saya

" Lah kalau lu ga percaya tanyain aja ke si Aden
sama si Adriansyah " ucap Fitri

" Lah gua mah gatau apa - apa " ucap Andriansyah
dengan wajah kebingungan

" Lu jangan begitu Andri jelas - jelas gua duduk
duluan di sini bukan dia " ucap Fitri dengan tegas

" Udah ayo fis kita pergi aja masalah nya malah
makin ribet ntar nya " ucap Tia

P a g e | 201

" Yaudah sana lu pindah kan masih banyak tempat
" ucap Fitri

" Lu aja yang pindah sana gua mah gamau udah
mager " ucap saya

" Cepetttt sana lu di belakang gua aja " ucap Fitri

" Lu aja yang duduk di situ ngapain nyuruh-nyuruh
gua " ucap saya dengan tegas.

" Yaudah si makan tu tempat duduk " ucap saya

" Lah ko lu gitu si jelas - jelas gua yang duluan di
sini udah salah nyolot lagi " ucap Fitri dengan
raut wajah marah

" Lah kan gua salah , orang jelas- jelas gua duduk
di sini duluan " ucap saya

" Tapi kan gua yang duluan dari Minggu kemarin lu
ko ga ngerti - ngerti si dari tadi udah gua bilang
juga " ucap Fitri sambil mengangkat jarinya

" Lah biasa aja si gausah nunjuk - nunjuk " ucap
saya

P a g e | 202

" Ayo dah kita pindah aja gabakal menang lawan
dia mah udah keturunan Batak mah susah ! " ucap
saya dengan raut wajah marah

Setelah itu datang pak Faisal guru PKN dan dia
menanyakan keadaan saya pada saat itu saat
sedang menangis karena di tunjuk-tunjuk oleh
teman saya Fitri

" Kenapa kamu ?" Ucap pak Faisal penuh dengan
penasaran

" Gapapa pak " ucap saya

" Ko gapapa kamu nangis si " ucap pak Faisal

" Biasa pak berantem gara - gara ngerebutin
tempat duduk " ucap Tia

" Lah ko bisa ? " Ucap pak Faisal

" Orang saya duluan pak yang duduk di belakang
si Andriansyah sama denaro bukan dia! " ucap
Fitri dengan tegas

P a g e | 203

" Lah orang saya duluan pak , cuman gara- gara
Minggu kemarin dia duduk di situ saya jadi yang
di suruh pindah sama dia pak " ucap saya

" Yaudah kan yang penting udah dapat tempat
duduk nya sekarang jadi gausah berantem lagi "
ucap pak Faisal

" Udah damai sekarang mah " ucap pak Faisal

" Lah gamau pak orang saya ga salah " ucap Fitri

" Lah siapa juga yang nyalahin lu " ucap saya

Akhirnya pelajaran pun di mulai dan tidak
kerasa sudah waktunya pulang sekolah

Kringgggg , kringgggg waktu nya pulang sekolah

Dan keesokan harinya ....

Saya dan teman saya yang bernama Fitri di
panggil ke ruang guru untuk di intograsi gara-
gara kejadian kemarin ...

" Sayyida Nafisa dan Fitriyani di panggil Bu Ita
di suruh ke ruang guru " ucap salah seorang siswi

P a g e | 204

" Ayoloh kenapa lu " ucap Sri rahayu
" Kepo lu ayu pen tau masalah orang Mulu " ucap
Tia
" Tia temenin gua ayo ke ruang guru " ucap saya
" Ayo lestgoooo " ucap saya dengan ceria
Tiba sampai di ruang guru saya di suruh masuk
oleh Walas kita Bu Ita Rianti
" Assalamualaikum bu " ucap saya
" Waallaikumsallam ayo masuk " ucap ibu Ita
Rianti
" Kamu kenapa sama si Fitri jelasin ke ibu? " ucap
ibu Ita Rianti
" Biasa Bu cuman gara-gara tempat duduk aja pas
pelajaran pak Faisal " ucap Tia
" Terus mana sekarang si Fitri nya " ucap ibu Ita
Rianti
" Lagi dalam perjalanan kali Bu " ucap Tia

P a g e | 205

Tiba tiba pun si Fitri datang menyusul ke ruang
guru

" Tokkk , tokkk , tokkkk , permisi Bu " ucap Fitri

" Eh Fitri ayo masuk sini " ucap ibu Ita Rianti

" Iya, kenapa Bu memanggil saya " ucap Fitri
penuh penasaran
" Loh kenapa saya memanggil kalian berdua kesini
karena pak Faisal bilang ke saya kalau kalian
berantem di kelas! " ucap Bu Ita Rianti

" Gapapa ko Bu " ucap Fitri
" Gapapa ko sampai berantem? " Ucap Bu Ita
Rianti

" Iya Bu biasalah anak muda " ucap saya

" Yaudah gini sekarang mah kalian udah dewasa
jangan berantem Mulu , baikan aja sekarang
salaman " ucap Bu Ita Rianti

Akhirnya pun kami ber dua berjabat
tangan dan berdamai .....

P a g e | 206

BAGIAN 17

TELAT

Aku tommy wijaya telat sudah menjadi kebiasaan
ku , ketika sampai di sekolah.. wkwkwk , di pagi
hari bel berbunyi jam set 8 tapi pada hari itu aku
datang telat dan pada akhirnya aku pun di hukum
di depan lapangan sekolah.. tidak hanya sekali
ataupun dua kali , bahkan aku sering sekali
mengulangi kesalahan ku ini.. hingga di suatu hari
aku dan cees ku yaitu yudha kami pun di hukum
bersama karna telat bareng..

"Parah nih kita di hukum da" .kata ku

"Iya mi , biarin dah"

Akhirnya kita pun di suruh untuk berlari keliling
lapangan

Di hari senin saat yang lain upacara , aku dan
yudha telat datang.. lagi dan lagi kami pun di
hukum kembali..

P a g e | 207

"Haduhhh telat lagii" kata ku
"Iya , pasti di hukum lagi ini mah"
"Bakal di hukum apalagi ya" kata ku
"Tau nih , paling lari lagi mi"
"Iya dah biarin"
Lalu datang ibu guru..
"Telat lagi ... Telat lagi..."
Pada saat itu aku , yudha di omelin sma ibu.. lalu
ibu bilang
" Ini surat nya , terus nyapu halaman musholla"
"Iya bu" kata ku dan yudha
"Yaudah cepetan , guru nya nanti keburu masuk
kelas , kebiasaan telat mulu kalian mah "
" Iya bu siap "
( Ternyata hukuman yang kami dapatkan yaitu
menyapu halaman musholla )

P a g e | 208

Tidak sekali ataupun dua kali aku datang
terlambat , sampai guru-guru pun sudah pada
hafal aku ini selalu datang telat. Aku pun selalu
bertanya-tanya kepada diriku kenapa aku selalu
datang telat wkwkwkw .

Bahkan sepertinya bu guru yang selalu
menghukum ku seperti nya udah hafal bangett ni
sama muka ku , muka-muka sering datang telat..
hehe maaf ya buuu

P a g e | 209

P a g e | 210

BAGIAN 18

JUALAN

Andriansyah seorang siswa SMAN 1 KEDUNG
WARINGIN yang memulai bisnisnya dengan
berjualan risol diselah kegiatan pembelajarannya
andri berjualan tanpa rasa gengsinya ia pun
membawa 1keranjang yang berisi barang
dagangannya yaitu risol ia memulai bisnisnya pada
saat beberapa minggu menduduki kelas X, ia
berjualan untuk membantu kedua orang tuanya
mencari nafkah.

Disuatu ruangan yaitu kelas X ips1 pada Saat bel
jam istirahat Andriansyah menawarkan barang
dagangannya kepada teman-teman sekelas
kebetulan saat itu teman - teman masih ada
didalam kelas dan belum keluar untuk mencari
jajanan yang lain, Andri pun bergegas untuk
memperkenalkan barang dagangannya kepada
teman-teman yang ada dilepas.

P a g e | 211

" Ayo ayo yang mau risol sini" Teriak Andri sambil
menawarkan barang dagangannya

"apaan itu? " tanya dea yang kepo

"ini risol didalamnya ada ayam suwir dan rasanya
pedas dijamin enak"Jawab andri

"gue mau dong 2 yah" kata dea

"boleh, yuuu siapa lagi yang mau" ucap Andri

"gue mau dong 2,Ade juga 2,sama Alya 3 ya" Kata
karmila

"okeee, "Ucap Andri

Selain Andriansyah ada sorang siswi yang
berjualan yaitu fitriyani,ia memulai bisnisnya
disaat beberapa hari Andri berjualan,tak mau
kalah fitriyani pun mengenalkan produk makanan
yang akan dijualnya kepada teman-teman dikelas
yaitu keripik kaca warnanya yang begitu merah
ditaburi dengan bubuk cabai sehingga teman-
teman dikelas pun merasa penasaran dengan apa

P a g e | 212

yang dijual oleh fitri, fitripun menawar barang
dagangannya
"gays, gue juga jualan loh, tapi gue jualan keripik
kaca ada yang mau ga"ucap fitri yang menawarkan
barang dagangannya
"gue mau dong" ucap saya sambil membuka
kantong keresek yang dibawa oleh fitri
"bolehh, mau berapa lah" sahut fitri
"ini harganya berapa? "tanya saya
"cuma 2 ribuan aja kok, murah kan"jawab fitri
"ohhh, gue mau 3 dong" kata saya
"gue juga mau dong 4" lanjut cindy
"Fitt, gue juga mau ya 2,terus sama fini juga 2
ya"kata indah
"okeeee"jawab fitri
Pada hari esok fitri dan Andriansyah memiliki
pembeli diluar kelas X ips1, yaitu kelas X ipa dan

P a g e | 213

ips maupun kelas XII, pada saat bel masuk
berbunyi seluruh siswa kelas X ips1 mengikuti
kegiatan pembelajaran dengan sungguh-sungguh
dan tertib.

Tetttttttt jam istirahat pun berbunyi teman-
dikelas pun menjumpai andri dan fitri untuk
membeli barang dagangannya, tak hanya didalam
kelas X ips1 Andri berjualan kekelas lain untuk
menawarkan barang dagangannya kepada mereka
dengan membawa keranjang yang berisi risol
tersebut ,saat Andriansyah berada dikelas lain
tiba-tiba ada seorang kakel yang menanyakan
Andri kepada saya

"assalamualaikum, ada Andri gak? " ucap kakel
tersebut

"waalaikum'salam, gak ada kak andrinya lagi
jualan kekelas lain, emang ada apa ya ka?" jawab
saya

"mau beli risol" kata kakel

P a g e | 214

"ohhhh, nanti balik lagi aja kak bentar lagi juga
kesini andrinya" lanjut saya

"okeeeee "jawab kakel tersebut

Tak lama Andriansyah pun kembali kekelas
dengan membawa keranjang yang berisi barang
dagangannya,saat kembali ternyata barang
dagangan Andri sudah laku terjual dikelas lain
dan hanya sisa 10 risol yang ada dikeranjang
dagangannya .

Bel masuk pun berbunyi, pada saat jam
pembelajaran berlangsung, ada seorang guru yang
mengetahui keranjang yang ada di meja Andri,
dengan rasa penasarannya Bu fani pun
menanyakan kepada Andri

"itu,apaan Yaah? " Tanya bu fani yang matanya
tertuju pada barang dagangan Andri

"ini risol bu" jawab Andri

"kamu yang jualan? " kata bufani

" iya bu, ibu mau coba? "tawar andri

P a g e | 215

"boleehh, nanti kalau enak ibu beli yaahhh"canda
bufani

"wahhh enak nih rasanya ibu mau 5 dong Andri
nanti bawa kemeja ibu yaahhhh " lanjut bufani

"siapppppp bu" kata Andri

Barang dagangan yang dibawa oleh Andri pun
terjual habis oleh siswa-siswi maupun guru, dan
keesokan harinya Andri dan fitri pun membawa
barang dagangannya dengan jumlah yang begitu
banyak, ternyata dagangan Andri dan fitri sudah
tersebar luas disekolah sehingga mereka
mempunyai pelanggan yang cukup banyak karna
barang dagangannya yang begitu sangat menarik
perhatian siswa-siswi tersebut pada saat fitri
datang kesekolah dan akan memasuki kelas
datanglah seorang siswi 2 orang yaitu kelas X
ips4 bernama Dinda dan Salsa yang menanyakan
fitri karna ingin membeli dagangannya

P a g e | 216

"assalamualaikum,fitttt gue mau beli keripik
kacanya dong 4 yaaah "kata salsa yang menuju
meja fitri

"okeeee " jawab fitri Sambil mengambil makanan
tersebut

"Ini, makasiii yah" lanjut Fitri

"sama-sama" jawab Salsa dan Dinda

Saat bel masuk berbunyi dan hari ini pelajaran
olahraga, saat pembelajaran dimulai tiba-tiba bu
rose mengabarkan kepada km bahwa ia izin tidak
mengajar karna ada urusan penting, disaat itulah
teman -teman dikelas kegirangan karna tidak
olahraga,soalnya ada beberapa siswa yang tidak
membawa baju olahraga ,dan disitulah andri dan
fitri mengelurkan barang dagangannya,karna
teman-teman dikelas belum sarapan akhirnya
mereka membeli risol diandri.

"ehhhh, silvi lo mau risol ga? "tanya saya kepada
silvi

P a g e | 217

"mau dong,gua nitip yaa 2 soalnya lagi ngerjain
tugas PAI nih"ucap silvi kepada saya
"okeee, andri gue mau risolnya 3 ya sama silvi 2"
kata saya kepada andri
"sipppp" jawab andri
Selain risolnya andri adapun siswi yang membeli
keripik kaca yang dijual oleh fitriyani.
"Fitt, gue mau keripik kacanya dong 6,soalnya ada
titipan" ucap Karmila kepada fitri
"okee karmila" jawab fitri
Jam istirahat dimulai, dimana setiap kelas X dan
XII menjumpai andri dan fitri ke kelas untuk
membeli risol dan keripik kaca.
"fitri,gue mau keripik kacanya 5 ya"ucap kelas X
ips2
"gue juga mau 2 fitri" lanjut temannya
"gue juga dong 2 yahh fit" ucap kelas X mipa5

P a g e | 218

" gue, gue mau jugaaa fit 3 yah" ucap kelas X
ips3

"okeoke silahkan ambil jangan lupa bayar
yahhh"ucap fitri kepada para pelanggannya

"Andri gue mau risol doang 5 " ucap kakel

"gue juga mau dong 10 yahhh" ucap teman kakel
tersebut

"okeeeee"jawab andri

Tidak lama ada pengumuman bahwa akan diadakan
ulangan kenaikan kelas, Andri dan fitri pun
menunda barang dagangannya tersebut karna
harus belajar dan fokus untuk ulangan kenaikan
kelas tersebut.

Ulangan pun dimulai dimana siswa-siswi kelas X
ips1 mengikuti kegiatan tersebut dengan sangat
tekun dan berhati-hati.

Setalah seminggu kemudian, akhirnya ulangan pun
berakhir dan seluruh siswa menunggu hasil
ulangannya.

P a g e | 219

Setelah hasil ulangannya selesai pembagian rapot
pun dimulai saya dan teman-teman lainnya
akhirnya naik kelas,tetapi pada saat itu moment
yang sangat menyedihkan sekali karna ada
pemberitahuan oleh kepala sekolah bahwa
sekolah SMAN 1 KEDUNGWARINGIN akan
mengadakan pembelajaran jarak jauh (pjj) karna
virus covid19 sehingga Andriansyah dan fitriyani
tidak dapat melanjutkan berjualannya di sekolah,
dan pada saat kelas XII, Andri memulai bisnisnya
kembali dengan berjualan risol awalnya tidak
banyak orang yang mengetahui jualannya
andri,Andriansyahpun menawarkan barang
dagangannya kepada teman-teman sekelas.

"gays ada yang mau risol gaa gue jualan lagi
nih"kata andri yang menawarkan dagangannya
kepada teman-teman dikelas

"ehhh lu udh jualan lagi dri?" kata zaki

"udah dong, sini beli zak" ucap andri yang
menawarkan dagangannya

P a g e | 220

"gue mau 3 ya" kata zaki
" wahhhhh Zaki telaktir dong teman sekelas"
canda Alya kepada zaki
"silahkan yang mau ambil aja" jawab zaki
"gue mau dong 2 sama karimila juga 2 yaa"kata
Alya
" gue juga mau 2 yaaa" ucap silvi
" waaahhh boleh gue juga mau 3" lanjut indah
"gue juga sekalian 2 ya" kata saya
"Okeee , Zaki jadi 28ribu yaa"ucap andri
"nih dri uangnya" kata zaki sambil memberi uang
kepada Andri
"okeeeee terimakasiii boss" kata Andri
Saat jam istirahat Andriansyah pun bergegas
untuk membawa barang dagangannya ke kelas
yang lain, ia menawarkan barang dagangannya
tersebut, tak lama ada kelas ipa yang menanyakan

P a g e | 221

Andri kepada teman sekelas saya saat itu
Andriansyah sedang tidak ada di kelas.
"ada Andriansyah gak? " ucap Siswi kelas ipa
Tersebut
"gak ada andrinya lagi jualan ke kelas lain" sahut
cindy
"ohhh yaudah terimakasih " Ucap siswi kelas ipa
Tak lama Andri kembali dan Cindy pun memberi
tahu kepada Salah satu siswi Ipa itu
" itu Andri " ucap cindy
"Andri Ada yang nanyain lo tuh"lanjut cindy
"ada apa? Tanya andri
"ini mau beli risol 6 yahh"ucap kelas ipa tersebut
"ohhhh oke,nih" sambil memberi risol tersebut
"terimakasih" ucapnya
" sama-sama" jawab anak kelas ipa itu

P a g e | 222

Setelah itu ada pemberi tahuan bahwa siswi
sekolah SMAN 1 KEDUNG WARINGIN ada yang
terpapar virus baru jadi Andriansyah pun tidak
bisa berjualan seperti biasanya karna terhalang
oleh pembelajaran jarak jauh (pjj)

P a g e | 223

BAGIAN 19

BASECAMP

Enam belas Juli 2019, hari dimana
kehidupan SMA gue dimulai. Hari dimana gue
merasa excited sekaligus nervous, karena di hari
itu gue bakal nemuin dunia baru dan keluar dari
zona nyaman SMP gue. Orang-orang baru,
lingkungan baru, guru-guru baru, juga uang jajan
yang diperbaharui hahaha. Di hari pertama MPLS
(Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) kita
diharuskan untuk mulai beradaptasi dan
menyesuaikan diri dari lingkungan yang serba
baru. Kita diharuskan untuk bersosialisasi dengan
teman baru dan dihari itulah kita harus pintar
untuk memilah dan memilih serta mencari teman

P a g e | 224

baru. By the way, ngomong-ngomong soal
basecamp, gue baru bisa nemuin tempat untuk
nongkrong gue setiap hari sekitar 1 sampai 2
bulanan semenjak awal gue masuk sekolah. Karena,
basecamp-basecamp saat itu masih dipenuhi oleh
para kakak kelas gue di SMA. Sebenarnya, di
sekolah gue itu gak ada yang namanya “Basecamp”
yang benar-benar spesifik tempat buat
nongkrong yang dibuat atau di sediakan untuk
siswa. Paling ya warung jajan yang punya tempat
duduk nyaman dan lumayan luas aja si, hehehe.

Kembali ke awal sekolah dulu yuk! Setelah
MPLS selama 3 hari, kita (satu angkatan)
dikumpulkan di dalam 1 aula untuk MPLS bersama
dengan kakak-kakak osis dan guru-guru selama
beberapa hari. Momen-momen itu paling seru sih!
Banyak kejadian unik dan lucu selama masa itu

P a g e | 225

dan setiap waktu, aula itu dijadikan basecamp
oleh satu angkatan, ada yang kumpul di pojok, di
tengah, pokoknya setiap sisi ruangan pasti ada
aja yang nempatin! Selama kurang lebih 3 hari,
kita di ajak untuk main Games, nyanyi-nyanyi,
perkenalan, juga bimbingan dari para guru, jadi
moment itu cukup mengesankan bagi gue.
Akhirnya, hari tes psikotes pun tiba, dimana gue
harus nentuin minat gue ada dalam bidang sains
(IPA) atau lebih ke bidang sosial (IPS). Dan
akhirnya pada saat psikotes gue memutuskan
untuk memilih jurusan IPS karena alasan
tertentu dan pada akhirnya gue masuk ke kelas
10 IPS 3. Yap! Orang-orang yang berbeda lagi
dari MPLS tentunya. Kali ini gue harus benar-
benar lebih pinter pilih teman sih, karena gue
bakal terus-terusan sama mereka selama 3

P a g e | 226

tahunan dan mereka juga adalah penyebab baik
atau buruknya kita kedepan. (Kembali ke
Basecamp) Dan kebetulan, kelas gue juga dekat
sama salah satu warung yang sering dijadiin
basecamp yaitu “Warung Mang Darman”. Dan ya
balik lagi soal basecamp, sebenarnya basecamp
setiap siswa ditentukan dari seberapa dekatnya
kelas mereka dengan warung yang sering
dijadikan basecamp. Dan kelas gue kebetulan
dibagian belakang sekolah yang dekat dengan
“Warung Mang Darman”.

Di hari pertama gue menjadi bagian dari
“10 IPS 3” hal yang pertama kali gue lakuin
adalah mencari teman sebangku. Sempat bingung
dan takut karena ga banyak yang gue kenal di
kelas itu. Tapi, mata gue seketika tertuju pada
Tomi, Dan tanpa basa basi gue langsung mulai

P a g e | 227

pembicaraan “ Bro, udah dapat teman sebangku?”
Tanya gue “Belum bro, mau duduk bareng?” ujar
dia “Oke boleh” dan gue mengiyakan. Akhirnya
kita berdua memilih bangku bagian belakang
sebagai tempat duduk kita berdua. Pelajaran pun
dimulai dan dilakukan sebagaimana adanya, yang
pastinya setiap guru selalu mengawali dengan
pengenalan dan di pertemuan pertana pasti ada
yang namanya sesi cerita, dan tibalah waktu yang
ditunggu-tunggu yaitu “Jam istirahat”. Lagi-lagi
dengan Tomi, karena saat itu hanya dia yang gue
kenal “Tom, ayo jajan ke belakang” ajak gue “Ayo,
tapi pasti rame banget” jawab Tomi “ gapapa, liat
dulu aja” jawab gue ngeyakinin. Akhirnya kita
keluar kelas dan yap benar aja! Kantin belakang
langsung di serbu oleh para siswa yang berebut
jajanan, namun seiring berjalannya waktu gue

P a g e | 228

mulai terbiasa dengan hal itu, dan bahkan gue
sering gabung sama kakak kelas buat nongkrong
bareng. Dan pada akhirnya gue memilih warung
“Mang Darman” sebagai basecamp gue karena ya
memang deket sama kelas. Menurut gue warung
Mang Darman itu tempatnya nyaman dan adem
banget, banyak jajanan yang murah meriah yang
bikin gue betah disana. Kalian bayangin aja nasi
goreng harga Rp 3.000, gorengan cumin Rp 1.000
an dan es juga masih Rp 1.000an. Gimana ga bikin
betah coba? Apalagi tempatnya di belakang
gedung, bikin tambah nyaman! Ditambah Temen-
temen gue yang asik, yang selalu nemenin gue
yaitu Tomi, Ardi dan Yudha yang bikin gue
tambah nyaman di basecamp itu.

Suatu waktu di jam pelajaran pasti ada aja
keinginan untuk bolos ke kantin, biasanya sih di

P a g e | 229

jam-jam ngantuk atau saat pelajarannya booring
dan alasan terkuat untuk bisa ke kantin adalah
“izin ke toilet”. Di salah satu jam pelajaran “Bu,
saya sama Tomi izin ke toilet” ucap gue meminta
izin “Iya, silahkan ingat jangan lama-lama ya!”
ucap guru memperbolehkan. Akhirnya gue dan
Tomi pun keluar kelas dengan izin ke toilet, tapi
eh tapi malah belok ke kantin Hahaha, dan
biasanya ada beberapa teman satu basecamp juga
yang ikut-ikutan ke kantin. Pokoknya momen-
momen di basecamp tuh seru banget! Ada satu
kejadian yang masih gue ingat sampai sekarang,
waktu itu saat sedang memperingati hari
pahlawan dan saat itu semua murid disuruh
menggunakan pakaian atau baju adat daerahnya
masing-masing, walau ada peringatan hari apapun
biasanya KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tetap

P a g e | 230

berjalan sebagaimana mestinya. mungkin waktu
itu semuanya pengen bebas dan gak mau belajar,
jadi mereka semua manjat pohon seri yang
posisinya dekat sama pagar , jadi yang manjat
sana bisa bolos lewat pagar! Kebetulan posisinya
lumayan deket basecamp sih dan kalian tahu
akibatnya? pohon seri nya langsung ditebang dong,
hahaha kocak banget! Dan setelahnya gue jalanin
hari-hari bersekolah selama satu semester
dengan semestinya. Huft, ga kerasa tiba-tiba
satu semester udah lewat, Saat awal gue sekolah
memang kasus Covid-19 baru terjadi, bagai
mimpi buruk di siang bolong pengumuman untuk
belajar dirumah selama “Dua Minggu” pun
dikeluarkan akibat dari upaya pencegahan
penularan dari virus Covid-19. Dan ya, kita pun
harus mematuhi peraturan tersebut dan kita

P a g e | 231

semua dirumahkan sesuai dengan waktu yang
telah ditentukan (walaupun tidak sesuai).
Akhirnya kita semua terpaksa untuk beradaptasi
dengan belajar selama dua minggu menggunakan
handphone masing-masing dirumah. Pertanyaan
demi pertanyaan pun mulai bermunculan di grup
chat kelas, karena kebanyakan dari kita belum
paham tentang aplikasi “google classroom”. “Ibu,
ini kita jadinya belajar pake aplikasi apa?”, “ Ini
cara gabung kelasnya gimana?”, “Kode kelasnya
berapa bu?”, ya intinya pertanyaan-pertnayaan
untuk mulai beradaptasi dengan belajar
menggunakan gadget. Saat itu kita masih
seneng-seneng karena merasa ada waktu libur
selama 2 minggu.

Akhirnya kita menjalani 2 minggu belajar
dirumah dengan perasaan hati senang (saat itu)

P a g e | 232

walau selalu ada rasa rindu untuk pergi
bersekolah seperti biasanya. “Zak, diem-diem
bae gak bosen apa dirumah? Nongkrong yuk?”
Tomi tiba-tiba muncul di notifikasi whatsapp,
“Duh, gabisa Tom masih parno keluar rumah gue.
Apalagi covid lagi marak-maraknya, walau bosen
ya tetap harus dirumah” jawab gue menolak,
“Aelah! Tapi iya juga sih, hmm jadi kangen
nongkrong di basecamp Mang Darman” jawab
Tomi, “Sabar aja, bentar lagi juga masuk kok,
kita puas-puasin dah jajan di Mang Darman!”
balas gue ngeyakinin, “Okedeh!” ujar Tomi.
Setelah dua minggu berlalu, anak-anak kelas pun
mempertanyakan tentang apakah akan kembali
kesekolah lagi atau tidak. Dan kacaunya,
pemerintah mengeluarkan pengumuman agar
pembelajaran secara atap muka sementara

P a g e | 233

dihentikan dan dilakukan dirumah hingga waktu
yang belum dipastikan. Gua dan semuanya shock!
Gak dapat uang jajan, gabisa kumpul di basecamp
lagi, gabisa ketemu teman-teman lagi, duh
pokoknya banyak banget deh yang diinginkan. Ya,
mau gimana lagi toh ini semua dilakukan demi
kebaikan bersama agar virus Covid-19 tidak
semakin mewabah.

Pada akhirnya kita semua harus benar-
benar beradaptasi dengan dunia yang baru lagi
yang disebut “Dirumah Aja”. Semua kegiatan
sekolah dan belajar mengajar dilakukan
menggunakan gadget, kitapun para pelajar dan
pengajar di paksa oleh keadaan untuk lebih
mengenal aplikasi-aplikasi yang saat itu masih
asing bagi kita, seperti Google Classroom, Google
Meet, Zoom dan lain-lain. Selain itu gue juga

P a g e | 234

harus nahan keinginan gue untuk kumpul bareng
teman-teman di basecamp. Pada akhirnya gue dan
teman-taman ngejalanin masa masa adaptasi kita
selama semester 2 kelas 10 ini dengan selalu
dirumah dan serba online. “Ga kerasa euy udah
kelas 11” ujar Adi di grup kelas, “Cie udah jadi
kakak kelas nih ye”, ucap Tomi. Dan tak berasa
gue pun sudah berada dikelas 11 atau 2 SMA.
Waktu terasa begitu singkat, hingga gue sudah
terbiasa untuk selalu di rumah.

Keinginan untuk pergi ke basecamp sekolah
pun mulai pudar, karena melihat keadaan yang
belum pulih bahkan semakin memburuk. Saat
menginjak di kelas 11 tentunya kami semua
mempertanyakan dan meminta kepastian tentang
sekolah akan tetapi terus dilakukan dirumah atau
akan dilakukan di sekolah seperti sedia kala. Dan

P a g e | 235

sesuai dugaan kami, sekolah pun memutuskan
untuk tetap pembelajaran dilakukan melalui
daring sesuai aturan pemerintah. Rasa sedih dan
kecewa pastinya muncul dalam diri gue dan
teman-teman yang lain, namun apa boleh buat?
Gue dan teman-teman lainnya akhirnya harus
menjalani masa kelas 11 ini tanpa bertemu satu
sama lain dan terus dirumah. Segalanya saat itu
terasa seperti sudah biasa. Bangun pagi lalu kirim
absen dan tidur lagi seperti sudah menjadi
kebiasaan, melakukan segalanya dengan gadget
sudah terasa tak asing lagi dan diam dirumah
adalah satu-satunya hal yang bisa dilakukann saat
itu. Tak terasa 1 tahun di kelas 11 ini sudah
berlalu dengan begitu saja, sangat disayangkan
karena tak ada moment dan memori yang terukir
bersama dengan teman sekelas di kelas sebelas,

P a g e | 236

semuanya terasa begitu singkat tanpa kenangan
bersama teman-teman dan basecamp sedikit pun,
terasa hampa karena tak bertemu satu sama lan.

Dan tibalah gue di kelas 12, huft 2 tahun
telah berlalu namun kenangan tak begitu banyak,
seperti tahun sebelumya, kelas 12 kami juga
dilakukan secara daring. Yap, hanya perlu kita
lakukan seperti biasanya. Namun, kabar baik
perlahan datang, kasus Covid-19 dikabarkan mulai
membaik di seperempat ujung tahun. Harapan
demi harapan pun mulai muncul, dan gue berharap
semoga sekolah bisa segera dibuka kembali. Dan
pada akhirnya di awal Desember 2021 sekolah
mengumumkan bahwa PTMT (Pembelajaran Tatap
Muka Terbatas) akan segera dilakukan!Yay,
Walau hanya 2 minggu perbulan dan tak
seluruhnya siswa bisa berada dalam satu kelas.

P a g e | 237

Namun, gue bersyukur karena bisa melepas rindu
bareng Tomi, Ardi, Yudha, dan teman-teman
lainnya. Gue juga senang karena bisa balik lagi ke
basecamp di sekolah “Alhamdulillah ya Tom, kita
udah bisa kumpul lagi” ucap gue “Iya nih, senang
bisa nongkrong di basecamp lagi” jawab Tomi.
Keadaan sedikit demi sedikit mulai membaik,
bahkan sekolah sudah di buka seluruhnya dengan
siswa masuk 100% tanpa di bagi sesi, gue dan
teman-teman cuma punya sisa waktu 2 bulanan
lagi, sebisa mungkin gue bakal ngukir kenangan
sebanyak-banyaknya dengan waktu yang tersisa
supaya saat lulus nanti ada sesuatu yang bisa gue
ingat. Basecamp, teman-teman dan semuanya
memiliki peranan penting untuk mengukir memori
dalam fikiran dan kehidupan sekolah gue, jadi

P a g e | 238

mari kita ukir banyak kenangan bersama mulai
sekarang.

P a g e | 239

BAGIAN 20

Makan - makan

2 waktu kelas X aku dan kawan-kawan dapat
tugas dari mata pelajaran prakarya dan
kewirausahaan dan "mengapa dari tugasnya bikin
makanan khas daerah". oleh karena itu ibu poniem
ingin membuat kelompok pilih anggota menurut
kalian masing-masing jadi setiap kelompok terdiri
dari 8 orang siswa maka dari itu ada 4 kelompok
dari setiap kelompok menu makanan khas daerah
harus berbeda.

" Anak- anak sudah cari anggota" ucap dari kata
Bu poniem sambil berdiri

" Belum" ucap dari nazwa

" Baiklah nanti istirahat sudah setor data
anggota kelompok"

" Iya Bu "

Kriingg...kriingg..." Bel sekolah berbunyi bertanda
istirahat, aku, Jenita, Karlina berdiskusi siapa

P a g e | 240

lagi yang ingin masuk kelompok kita yaitu
membuat makanan pecel lele .Ternyata ada
seorang laki-laki yang ingin masuk kelompok kami
yaitu Tommy Yudha dan Zaki.kami pun setorkan
hasil anggota yang sudah sepakat satu kelompok
ke Bu poniem.

Kami akan merunding untuk patungan beli bahan
masakan tersebut dari 1 orang patungan 5 ribu,
mereka pun bilang kita hanya bayaran ajah gak
ikut ke pasar ucap dari Tomi, gak apa apa gak
ikut juga kita ajah bertiga yang ke pasar beli
bahannya.

Setelah pulang sekolah aku,Jenita dan Karlina
akan ke pasar untuk membeli beberapa banyak
yang kita beli bahan-bahan masak makanan. Saat
tiba di pasar keadaan di pasar pun kumuh sebab
banyak sampah dan percikkan air kotor dan di
sana terasa bau sekali keadaan di pasar, Karlina
pun berpisah dengan kami oleh sebab itu kami pun
menunggu Karlina dimanapun dia berada dan kami
akan menunggu dia datang ke pasar.

P a g e | 241

" Aku sama jenita pergi ke penjual ikan lele"
" Iya, Hanifah"
" Iniii kok Karlina belum datang kepasar"
" Iya niihhh"
" Deehh, Karlinaaa lama banget"
" Dia tadi bareng sama aku pergi nya "
" Kok bisa pisah gituh"
" Gak tau Han"
" Ituuhhh dia baru datang"
" Kenapa lama banget datangnya"
" Maaf tadi beli bensin dulu"
" Karlina kamu ke penjual sayur ya"
"Baiklahh"
Setelah berbagi tugas kami pun ke penjual ikan
dan sayur

P a g e | 242

" Ayo silakan beli, silakan beli ikannya"
" Permisi pak harga sekilo ikan ini
berapa?"( Sambil menunjuk ikan lele)
" 30 Ribu dek harganya"
" Gimana kalau harga ikan ini 25 ribu ajah"
" Wduuh, gak bisa dek"
" Saya tambahin jadi 27 "
" Aduh dek. Gini ajah saya turunin 2 ribu deh,
jadi bayarnya 28 ribu aja"
" Baiklah pak, segera bungkuskan, ini uangnya
"( sambil memberikan uangnya)
" Iya dek terimakasih"
" Sama-sama"
Lanjut Karlina pergi ke penjual sayur
" Apakah ada timun, tempe dan tahu"
" Ya, ada banyak "

P a g e | 243

" Berapa harganya timun"

" Harganya Rp 7000 per kilo"

" Saya beli satu kilo"

" Tempe dan tahu totalnya jadi 15.000 ribu "

" Jadi semua berapa Bu totalnya"

" Semua dek totalnya Rp 22.000 ribu dek"

" Ini uangnya Bu"

Selesai sudah membeli bahan masakan kami pun
berbagi tugas lagi untuk siapa ajah yang ingin
masak lele, tempe dan tahu sebab di kelompok
kami kebanyakan laki-laki enggak mungkin laki-
laki masak jadi kami pun berdiskusi lagi.

Di pagi hari di hari Rabu tepatnya suasananya
sangat cerah dan kami pun siap berangkat untuk
ke sekolah sebab kami akan mempresentasikan
hasil dari masakan kelompok pecel lele, tidak
selain dari kelompok kami saja ada yang ada yang
membuat ayam rica-rica nasi liwet dan lain-lain.

P a g e | 244

Bel sekolah pun berbunyi saatnya mata pelajaran
pertama pkwu akan segera dimulai dari setiap
kelompok akan menyajikan makanan dari seginya
sangat menarik dari menu makanannya pun
berbeda, "aku selalu senang karena aku bisa
mengenai berbagai makanan dari khas daerah".

Setelah setelah menyajikan makanan ibu poniem
pun memasuki kelas kami tepatnya di kelas IPS 1
jadi ibu ponieum menjelaskan bahwa dari alat dan
bahan cara mengolahnya pun dapat ditulis tangan
di kertas HVS setelah itu baru di presentasikan
hasil dari makanannya dan jelaskan dari alat
sampai cara membuatnya.

Hasil dari majikan makanannya difoto dan lalu di-
print lalu ditempelkan di kertas HVS yang telah
ditulis dari keterangan makanannya tersebut.

Maka dari itu lalu tak lama kelompok kami pun
akan mempresentasikan makanan pecel lele tak
lama pecel lele pun juga dapat dijumpai di dekat
jalan dan di restoran Dan setelah
dipresentasikan pasti ada pertanyaan dari

P a g e | 245

kelompok lain. Kemudian pun teman saya yang
bernama Najwa dia ingin bertanya, kami pun
memperbolehkan kelompok lain untuk bertanya
hal-hal yang belum dimengerti dari makanan pecel
lele.

" Apa manfaat dari pecel lele"

" Jadi manfaat dari pecel lele yaitu 1.
Memperkuat tulang dan otot, 2. Menyeimbangkan
protein untuk tubuh, dan lain- lain.

" Paham gak" kata ucap Jenita

" Paham "

" Apakah ada yang ingin bertanya lagi atau tidak"

" Tidak ada " ( dengan suara dari kelompok lain)

Setelah di presentasikan hasil makanannya dari
semua kelompok dan makanannya pun akan
diberikan kepada Bu poniem, dan tidak mungkin
ibu makan semua dari makanan tersebut.

" Ibu akan menilai dari kerapihan dan rasanya"

P a g e | 246

" Iya Bu"

Waktu pelajarannya habis kami dan kelompok lain
saling memberi makan jika ada sisa nya masih
banyak makan bersama dalam kelas.

" Iniiih enakk, makanan"

" Semua enakk"

" Udah jangan bicara terus kalau masih ada
makanan didalam mulut"

" Iya, nanti tersedak"

Makanan bukan hanya masakan yang akan
berakhir diperutmu, melainkan sebuah
petualangan yang patut dinikmati dan hargai.

Sini makan masih banyak, hayooh siapa yang mau
dari saling sedikit tapi semua kebagian semua
dari dari anggota lain. Mari kita saling memberi
dan saling mengkasih makanan untuk makan
bersama dengan satu kelas, mungkin dari
kelompok lain ada yang tersisa sedikit makanan
dan kami memberi nya dari kelompok Kami, sebab

P a g e | 247

kelompok kami cukup banyak masih sisa nya,
kelompok kami yang paling heboh dan masih ada
sisa.

" Han masih ada nasi sama ikannya"

" Masih sini klow mah mau"

" Boleh "

" Iya, tentu saja"

Wooow nikmat hari ini gak perlu harus jajan, lalu
habis sudah selesai makan kami pun membersikan
kelas bersama - sama. Jika selesai menulis tangan
keterangan dari alat sampai cara membuat nya
dikumpulin di perwakilan kelas .

Alhamdulillah udah kelar semua dari kelompok 1-4
dipresentasikan, kini kita akan masuki mata
pelajaran yang lain. Maka dari situlah kami terasa
melihat seneng makan bersama kawan-kawan,
disinilah dari segi makanan yang telah kami buat.

Ada satu kelompok yang belum kelar nulis tangan
nya kami akan menunggu sebelum hasil tulisan

P a g e | 248

tangan dikumpulin ke Bu poniem, hayuhh gaes
jangan lama nulis nya takut ibu nunggu hasilnya,
jika selesai nulis kumpulin dimeja Depan ajah.
" Bentar tunggu dikit lagi" ucap dari anggota
kelompok lain
" Iya jangan lama-lama"
" Baiklahh"
Jika semua kelar semua tulisan, perwakilan dari
kelas kami pun pergi keruang guru untuk kumpulin
tugas nya.


Click to View FlipBook Version