▪ Mulut kering
▪ Peningkatan nilai enzim hati
▪ Peningkatan tekanan darah
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Box, 6 Strip @ 10 Tablet
➢ Pabrik : Novell Pharmaceutical Lab
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu dibawah 30°C.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Quetvell ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hipersensitivitas Pemberian bersamaan dengan inhibitor
CYP3A4 (misalnya PI HIV, antijamur azol, eritromisin, klaritromisin &
nefazodon).
➢ Perhatian : Hanya boleh digunakan atas resep dokter.
➢ Harga : Rp720.000
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/quetvell
https://www.tokopedia.com/kdf-shoopp/quetvell-
25mg?whid=0&xClientId=amp-
HVQSECvAxHFhB6xq7OwKAlIbtBS8_Zk_2Nyjc3JWNS3dIcI9uVYr49AqyPnY
isDb&cid=amp-
HVQSECvAxHFhB6xq7OwKAlIbtBS8_Zk_2Nyjc3JWNS3dIcI9uVYr49AqyPnY
isDb&=true
48
19.Sanmetidin
➢ Zat khasiat : Cimetidine 200 mg
➢ Indikasi : Diindikasikan untuk tukak duodenum, sindrom Zollinger-
Ellison dan hiperasiditas lambung, esofagitis (peradangan pada lapisan
kerongkongan), menghambat sekresi asam lambung pada anak.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antasida, Agen Antireflux, dan Antiulceran
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Tukak Duodenum
Dewasa: 1-2 tablet 3-4 x sehari. Minimal: 4 minggu.
▪ Sindrom Zollinger-Ellison dan Hiperasiditas Lambung
1 tablet 4 x sehari. Maksimal: 2.400 mg setiap hari.
▪ Esofagitis
2 tablet 4 x sehari selama 4-8 minggu.
▪ Menghambat Sekresi Asam Lambung Pada Anak
20-40 g / kg / hari dalam dosis terbagi.
➢ Interaksi : Dapat meningkatkan kadar lignokain, fenitoin, teofilin,
warfarin, beberapa antiaritmia, benzodiazepin, β-blocker, vasodilator.
➢ ESO :
▪ Diare
▪ Pusing.
▪ Kelelahan.
49
▪ Ruam.
▪ Jarang, ginekomastia (pembesaran jaringan kelenjar payudara).
▪ Keadaan kebingungan reversibel.
▪ Impotensi (pria).
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Strip @ 10 Tablet
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya
matahari
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengategorikan Sanmetidin ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: hipersensitivitas
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter. Ibu hamil dan menyusui, gagal
ginjal, keganasan lambung
➢ Harga : Rp 18.100 - Rp 33.800/ 200 mg
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/sanmetidin
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/sanmetidin-200-mg-10-
tablet
50
20.Tamofen
➢ Zat khasiat : Tamoxifen 10 mg; Tamoxifen 15.2 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk membantu mengobati kanker payudara
yang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, mengobati kanker payudara
pada pasien tertentu setelah operasi dan terapi radiasi, mengurangi
perkembangan kanker payudara, membantu mengatasi infertilitas anovulasi
(ketidaksuburan).
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Terapi Hormon Kanker
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Mengurangi kejadian kanker payudara pada wanita berisiko tinggi
- Dewasa: 20 mg setiap hari selama 5 tahun.
▪ Kanker payudara
- Dewasa: 20 mg setiap hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2
dosis terbagi. Maksimal: 40 mg setiap hari.
▪ Infertilitas anovulasi
- Dewasa: 20 mg setiap hari pada hari ke 2-5 dari siklus menstruasi,
dosis dapat di tingkatkan jika perlu dalam siklus berikutnya.
Maksimal: 80 mg setiap hari.
- Wanita dengan menstruasi tidak teratur: terapi awal dapat dimulai
pada hari apa saja dan terapi kedua mungkin dimulai 45 hari
kemudian.
➢ Interaksi :
▪ Meningkatkan efek dopaminergik bromokriptin.
51
▪ Peningkatan risiko kejadian tromboemboli jika diberikan bersamaan
dengan obat sitotoksik.
▪ Peningkatan risiko perdarahan jika diberikan bersamaan dengan
inhibitor agregasi platelet.
▪ Dapat saling mengurangi efek dengan persiapan hormon terutama
estrogen (misalnya: kontrasepsi oral).
▪ Mengurangi kadar plasma jika diberikan bersamaan dengan inducator
CYP3A4 (misalnya: Rifampisin) dan inhibitor CYP2D6.
▪ Peningkatan kadar plasma jika diberikan bersamaan dengan inhibitor
CYP3A4.
▪ Berpotensi Fatal: Peningkatan signifikan efek antikoagulan dengan
antikoagulan tipe kumarin (misalnya: Warfarin).
➢ ESO :
▪ Mual
▪ Perdarahan atau pengeluaran vagina
▪ Kulit kering, ruam
▪ Sakit kepala, pusing
▪ Kram otot
▪ Trombositopenia
▪ Peningkatan enzim hati
▪ Hipertrigliseridemia
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
52
➢ Pabrik : Kalbe Farma
➢ Cara Simpan: Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan
dari cahaya langsung dan tempat yang lembap.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Tamofen ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika
digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya,
jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau
untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat
digunakan atau tidak efektif).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Tamofen pada pasien:
▪ Riwayat DVT atau emboli paru.
▪ Kehamilan dan menyusui.
▪ Terapi antikoagulan tipe kumarin diberikan bersamaan.
➢ Perhatian : hipersensitif, kehamilan dan laktasi
➢ Harga : Rp. 4.674,- / Tablet
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/tamofen
https://www.k24klik.com/p/tamofen-10mg-tab-1584
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/tamoxifen/#gref
21.Tenofovir
➢ Zat khasiat : Tenofovir 300 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati hepatitis B kronis dan infeksi
HIV. : Obat Keras.
➢ Gol. Obat
53
➢ Kelas Terapi : Antivirus
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1 tablet, diminum 1 kali sehari. Dapat dikonsumsi sebelum
atau sesudah makan. Konsumsilah secara konsisten baik sebelum makan
atau sesudah makan.
➢ Interaksi :
▪ Peningkatan risiko nefrotoksisitas jika diberikan bersamaan dengan obat
yang mengurangi fungsi ginjal (misalnya: Cidofovir, asiklovir, valasiklovir,
aminoglikosida, NSAID dosis tinggi atau multipel).
▪ Penurunan konsentrasi atazanavir dalam plasma dan peningkatan
konsentrasi tenofovir dalam plasma bila diberikan secara bersamaan.
▪ Peningkatan konsentrasi plasma dengan lopinavir yang dikuatkan
dengan ritonavir.
▪ Tenofovir meningkatkan konsentrasi plasma ddI.
▪ Penurunan efek terapi jika diberikan bersamaan dengan adefovir.
➢ ESO :
▪ Anoreksia (gangguan makan)
▪ Diare, dispepsia, perut kembung, mual, muntah
▪ Pusing, kelelahan, sakit kepala
▪ Peningkatan enzim hati
▪ Diabetes insipiBox, tubulopati ginjal proksimal, gagal ginjal
▪ Nyeri tulang
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Box, Botol @ 30 Tablet
➢ Pabrik : Kimia Farma/ Mylan Laboratories
54
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 25 ° C.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Tenovofir ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi
hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada
wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk
(selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi
terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko
pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Tenofovir pada pasien yang memiliki
indikasi:
▪ Hipersensitif
▪ Ibu menyusui
➢ Perhatian : wanita hamil
➢ Harga : Rp445.000
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/tenofovir
https://www.k24klik.com/p/ricovir-300mg-tab-30s-11314
https://m.bukalapak.com/p/kesehatan-2359/produk-kesehatan-
lainnya/3ruy4p8-jual-ten-ofovir-300-mg?from=search-
amp&_gl=1%2a17iewuw%2a_ga%2aOFRzX0hwTGQwVVY5YWc5OGNYREp
CX0szdUhiR2FhcmM2clBTVEVCUm9rc3pYSndRdHdxWHZkQlNnRkpmZjV
RdQ
22.Verapamil
➢ Zat khasiat : Verapamil 80 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk pengobatan hipertensi, aritmia
supraventikular (gangguan irama jantung), angina pectoris (penyumbatan
oksigen pada pembuluh darah jantung sehingga menimbulkan nyeri pada
dada), dan pencegahan infark miokard (penyumbatan aliran darah ke
jantung).
55
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Kalsium Antagonis
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter. Sesudah makan
▪ Aritmia Supraventikular
- Dewasa: 5-10 mg melalui intravena
- Anak < 1 tahun: 0,1 - 0,2 mg / kg
- Anak 1-15 tahun: 0,1 - 0,3 mg / kg
▪ Aritmia Supraventikular
- Dewasa: 120-480 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
- Anak usia>2 tahun: 40-120 mg ( 3x1 tablet)
▪ Angina Perctoris
- Dewasa: 120 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
▪ Hipertensi
- Dewasa: 240 mg ( 3x1 tablet) melalui oral
- Anak usia >2 tahun: 40-120 mg (3x1 tablet)
▪ Profilaksisis infark miokard
- Dewasa: dosis awal 360 mg
➢ Interaksi :
▪ Diberikan bersama dengan inhibitor CYP3A4 (contohnya eritromisin dan
ritonavir) dapat meningkatkan kadar plasma.
▪ Diberikan bersama dengan induksi CYP3A4 (contohnya rifampisin,
fenobarbital, sulfinpirazon) maka akan menurunkan kadar plasma.
▪ Diberikan bersama aspirin dapat meningkatkan resiko pendarahan.
▪ Diberikan bersama clonidine dapat meningkatkan penyumbatan
atrioventric1 golongan diuretik dapat menyebabkan hipotensi.
56
➢ ESO :
▪ Bradikardia
▪ Gagal jantung
▪ Hipotensi
▪ Pusing, lelah sakit kepala
▪ Dyspnoea
▪ Konstipasi
▪ Mual
▪ Gangguan fungsi hati
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
➢ Pabrik : PT. Kimia Farma.
➢ Cara Simpan: Untuk penyimpanannya sendiri, simpan verapamil pada suhu
ruang, hindari udara lembab, panas, dan paparan cahaya.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Verapamil ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
57
➢ Kontraindikasi: Tidak boleh di berikan pada penderita syok kardiogenik,
hipotensi ( tekanan sistolik < 90 mmHg ), bradikardia, disfungsi ventrikel,
dan sindrom parkinson.
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter. hipotensi atau syok kardiogenik,
gangguan konduksi
➢ Harga : Rp. 622, - / tablet
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/verapamil
https://www.guesehat.com/info-
obat/verapamil#:~:text=Untuk%20penyimpanannya%20sendiri%2C%20sim
pan%20verapamil,%2C%20panas%2C%20dan%20paparan%20cahaya
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/verapamil-80-mg-10-tablet
23.Warfarin
➢ Zat khasiat : Warfarin 1 mg; Warfarin sodium clatrate 2.17 mg
➢ Indikasi : Digunakan sebagai pengencer darah pada pasien yang
memiliki indikasi penggumpalan darah.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antikoagulan, Antiplatelet dan Fibrinolitik (Trombolitik)
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dosis awal: diberikan dosis 5 mg per hari.
▪ Dosis pemeliharaan: diberikan dosis 3-9 mg per hari, diwaktu yang sama.
➢ Interaksi : Meningkatkan risiko pendarahan dengan obat antikoagulan
lain (aspirin, cilostazol, clopidogrel), NSAIDs (e.g. celecoxib, diclofenac,
58
ibuprofen), serotonin reuptake inhibitors (misalnya: citalopram, paroxetine,
venlafaxine).
➢ ESO : Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan
Warfarin, antara lain:
▪ Gangguan hati
▪ Mual
▪ Muntah
▪ Diare
▪ Nyeri perut bagian atas
▪ Gatal
▪ Demam
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @ 10 Tablet
➢ Pabrik : Pratapa Nirmala, Novell Pharmaceutical Lab, Eisai Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-30 dearaja Celcius, lindungi dari
cahaya.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengategorikan Warfarin ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin
atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko
penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang
59
diharapkan. Obat ini diKontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia
subur yang memiliki kemungkinan hamil.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Warfarin pada pasien dengan kondisi:
▪ Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Warfarin
▪ Wanita hamil
➢ Perhatian : Wanita hamil, kecenderungan hemorrhage dan dyscrasia
darah yang tinggi, pembengkakan pembuluh darah otak, hipertensi, baru
menjalani pembedahan
➢ Harga : Rp. 2,098, - / tablet
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/warfarin
https://www.k24klik.com/p/simarc-2-2mg-tab-219
24.Xanax XR
➢ Zat khasiat : Alprazolam 0.5 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengurangi kecemasan, gejala depresi, dan
gangguan panik dengan atau agorafobia
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Hipnotik, Sedatif
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dosis dan Cara Penggunaan Xanax XR harus dengan Anjuran
dan Resep Dokter:
▪ Gangguan kesehatan mental
60
- Diminum 0.25-0.5 mg 3 kali sehari, maksimal 4 mg
Perhatianatianari dalam dosis terbagi.
▪ Gangguan Panik
- Dosis awal diminum 0.5-1 mg sebelum tidur malam atau 0.5 mg 3
kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 1 mg Perhatianari
selama 3-4 hari.
▪ Pasien manula atau pasien dengan gangguan fungsi hati 0.25 mg 2-3 kali
sehari.
- Dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.
➢ Interaksi : Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi
saat penggunaan Xanax XR:
▪ Efeknya diperkuat oleh depresan susunan saraf pusat, alkohol,
barbiturat.
▪ Simetamin dan fluvoksamin dapat mempengaruhi metabolisme.
▪ Hindari pemberian golongan obat antisfungal (obat jamur) golongan
azole.
➢ ESO : Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Xanax
XR yaitu:
▪ Penglihatan kabur
▪ Sakit kepala
▪ Mengantuk
▪ Pusing
▪ Ataksia (pudarnya kemampuan koordinasi atas gerakan otot)
▪ Amnesia (kondisi terganggunya daya ingat)
▪ Kebingungan dan halusinasi
▪ Insomnia (gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan untuk tidur)
61
▪ Tremor (getaran atau menggigil yang terjadi secara tidak sadar)
▪ Hipotensi (tekanan darah rendah)
▪ Gangguan saluran cerna (termasuk mual, muntah, diare maupun
sembelit)
▪ Ruam kulit
▪ Perubahan libido
▪ Diskrasia darah (gangguan sel plasma darah).
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : 1Strip @10 Tablet
➢ Pabrik : Pfizer Indonesia/Sanico NV.
➢ Cara Simpan: Xanax paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari
cahaya langsung dan tempat yang lembap. Suhu yang paling ideal untuk
menyimpan Xanax adalah 20-25 derajat Celsius. Jangan menyimpan obat ini
di kamar mandi atau membekukannya.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Xanax XR ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika
digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya,
jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau
untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat
digunakan atau tidak efektif).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Xanax XR pada pasien yang memiliki
indikasi:
62
▪ Gangguan hati berat.
▪ itraconazol
▪ Insufisiensi pernapasan berat (paru-paru tidak dapat berfungsi dengan
baik).
▪ Penggunaan bersamaan dengan ketoconazole dan itraconazole.
➢ Perhatian :
▪ Pasien dengan gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang
(skizofrenia).
▪ Hindari penghentian terapi secara mendadak.
➢ Harga : Rp. 119,812 / box
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/xanax-xr
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/xanax/#gref
https://www.sehatq.com/obat/xanax-xr-tablet
25.Zolmia
➢ Zat khasiat : Zolpidem tartrate 10 mg
➢ Indikasi : Diindikasikan untuk pengobatan insomnia jangka pendek.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Hipnotik dan Sedatif
➢ Dosis Maks. : 10 mg
➢ Dosis Lazim : Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.
▪ Dewasa 1 x sehari 1 tablet
▪ Insufisiensi Hati dan Lansia
63
Dosis awalnya 5 mg.
➢ Interaksi : Tidak boleh diberikan bersamaan dengan imipramine,
flumazenil, alkohol.
➢ ESO : Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan
Zolmia, antara lain mengantuk, pusing, diare, sakit kepala, mual, muntah,
amnesia, nyeri otot.
➢ Cara pakai :
a. Bersihkan tangan dengan sabun dan air bersih
b. Masukan tablet kedalam mulut
c. Minum air putih
➢ Kemasan : Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
➢ Pabrik : Pratapa Nirmala
➢ Cara Simpan: Simpan zolmia di tempat yang kering, pada suhu ruangan, dan
terhindar dari paparan sinar matahari langsung
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Zolmia ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Obstructive sleep apnoea, depresi pernapasan akut atau
parah, miastenia gravis, gangguan fungsi hati yang parah, sakit psikosis,
kehamilan, menyusui.
➢ Perhatian : Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
➢ Harga : Rp 135.000/box
➢ Sumber : http://pionas.pom.go.id/monografi/zolpidem-tartrat
https://m.klikdokter.com/obat/zolmia
64
2. 2 KAPLET
Kaplet adalah jenis obat yang bentuknya penggabungan dari bentuk tablet
dan kapsul. Kaplet ini tidak memakai pembungkus sebagaimana halnya
obat berbentuk tablet pada umumnya, namun bentuk fisiknya menyerupai
kapsul.
1. Alermax
➢ Zat Khasiat : Chlorpheniramine maleat 4 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk rinitis alergika, menifestasi alergi kulit
seperti urtikaria (biduran/kaligata) dan angioedema, urtikaria karena dingin.
➢ Gol. Obat : Obat Bebas Terbatas
➢ Kelas Terapi : Antihistamin
➢ Dosis Maks. : 0,5 mg per kg berat badan per hari.
➢ Dosis Lazim : Dewasa: 1-5 kaplet per hari dalam dosis terbagi.
➢ Interaksi :
65
▪ Mempotensiasi efek sedatif obat psikotropika misalnya barbiturat,
hipnotik, analgesik opioid, anxiolytics dan antipsikotik
▪ Interaksi dengan alkohol bisa berbahaya dapat menyebabkan sedasi
(penenang).
➢ ESO :
▪ Depresi susunan saraf pusat
▪ Sedasi (penenang)
▪ Mengantuk
▪ Kelelahan
▪ Pusing, Sakit kepala
▪ Gangguan saluran cerna termasuk mual, muntah, sembelit atau diare
▪ Anoreksia (gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk
mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang
berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang
menyimpang) atau nafsu makan meningkat
▪ Nyeri epigastrium (Rasa sakit yang pasien merasa di daerah tengah atas
perut)
▪ Mengaburkan penglihatan
▪ Disuria (rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil)
▪ Mulut kering
▪ Sesak di dada
▪ Hipotensi (tekanan darah rendah)
▪ Kelemahan otot
▪ Tinnitus (bunyi atau dengungan pada telinga)
▪ Euforia (perasaan nyaman atau perasaan gembira yang berlebihan).
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabu, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Box, 10 amplop @ 1 Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Ifars.
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius. Lindungi dari
cahaya.
66
➢ Kat Kehamilan: Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat
dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Alermax kedalam kategori
B dengan penjelasan sebagai berikut:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi:
▪ Individu yang hipersensitif (reaksi alergi berlebihan) terhadap
Chlorpeniramini maleas,
▪ Neonatus (bayi baru lahir hingga hari ke-28)
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 1.144,- / strip
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/alermax
https://www.k24klik.com/p/alermax-tab-100s-14104
2. Altran
➢ Zat Khasiat : Asam Mefenamat 500 mg
➢ Indikasi : Meredakan nyeri ringan sampai sedang, selain itu juga
digunakan pada keadaan nyeri akibat trauma, nyeri otot, dan nyeri sesudah
operasi
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Analgesik NSAID
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dewasa dan anak-anak > 14 tahun: dosis awal 500 mg,
kemudian dianjurkan 250 mg tiap 6 jam sesuai dengan kebutuhan.
➢ Interaksi :
67
▪ Dapat meningkatkan resiko perdarahan jika diberikan bersamaan
dengan obat anti-inflamasi non steroid atau salisilat lainnya (misalnya
Aspirin), antikoagulan (misalnya Warfarin), kortikosteroid, SSRI.
▪ Meningkatkan kadar plasma dan penurunan pembersihan lithium pada
ginjal.
▪ Meningkatkan konsentrasi serum digoxin dan metotreksat.
▪ Menurunkan efek natriuretik diuretik (misalnya Furosemide,
hydrochlorothiazide).
▪ Meningkatkan resiko nefrotoksisitas siklosporin atau tacrolimus.
▪ Dapat menurunkan kemanjuran agen antihipertensi (misalnya ACE
inhibitor, antagonis angiotensin II, ß-blocker).
➢ ESO :
▪ Sistem pencernaan: mual, muntah, diare, dan rasa sakit pada abdominal.
▪ Sistem hematopoietik: leukopenia, eosinofilia, trombositopenia, dan
agranulositopenia.
▪ Sistem saraf: rasa mengantuk, pusing, pengihatan kabur, dan insomnia.
➢ Cara Pakai : Cuci tangan terlebih dahulu, masukkan kaplet kedalam mulut
lalu minum dengan air putih.
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @ 10 tablet
➢ Pabrik : PT. Infarmind
➢ Cara Simpan: Simpan di bawah suhu 30°C.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengategorikan Altran ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Asam Mefenamat.
68
▪ Penderita penyakit radang usus, gagal jantung berat, riwayat asma,
bronkospasme, rinitis, angioedema, urtikaria, atau tipe alergi reaksi
setelah minum aspirin atau obat anti-inflamasi non steroid lainnya.
▪ Kehamilan (trimester ketiga).
▪ Pasien dengan riwayat aktif atau riwayat ulkus peptikum / perdarahan
berulang, riwayat perdarahan atau perforasi gastrointestinal (terkait
dengan terapi obat anti-inflamasi non steroid sebelumnya).
▪ Pengobatan nyeri perioperatif dalam pengaturan operasi CABG.
➢ Perhatian : Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
➢ Harga : Rp. 3.850
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/altran
https://www.goapotik.com/produk/altran-500-mg-strip-10-kaplet
3. Analspec
➢ Zat Khasiat : Mefenamat 500 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang,
seperti sakit kepala, nyeri gigi/ gusi, nyeri haid, nyeri kaki serta nyeri pasca
operasi.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
➢ Dosis Maks :
➢ Dosis Lazim : 1 Kaplet diminum 3 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Dapat meningkatkan resiko perdarahan jika diberikan bersamaan
dengan NSAID atau salisilat lain (misalnya aspirin), antikoagulan
(misalnya warfarin), kortikosteroid, SSRI.
▪ Meningkatkan resiko nefrotoksisitas ciclosporin atau tacrolimus.
▪ Dapat menurunkan kemanjuran agen antihipertensi (misalnya
penghambat ACE, antagonis angiotensin II, ß-blocker).
69
▪ Menurunkan efek natriuretik diuretik (misalnya furosemid,
hidroklorotiazid).
▪ Meningkatkan kadar plasma dan menurunkan klirens litium di ginjal.
▪ Meningkatkan konsentrasi serum digoksin dan metotreksat.
➢ ESO :
▪ Dapat terjadi efek samping ringan, seperti mual, mulas, diare, sembelit
▪ Sakit kepala
▪ Kulit terasa gatal, kemerahan pada kulit
▪ Mulut kering
▪ Dapat terjadi efek samping, seperti berkeringat, gugup/ gemetar serta
telinga berdengung
➢ Cara Pakai : Cuci tangan terlebih dahulu, masukkan kaplet kedalam mulut
lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @10 Kaplet
➢ Pabrik : Metisca Farma
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Analspec ke dalam Kategori C.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif teradap Asam Mefenamat.
▪ Pasien dengan riwayat ulkus / perdarahan peptik yang aktif atau
berulang, riwayat perdarahan atau perforasi gastrointestinal (terkait
dengan terapi NSAID sebelumnya), penyakit radang usus, gagal jantung
berat, riwayat asma, bronkospasme, rinitis, angioedema, urtikaria, atau
tipe alergi reaksi setelah minum aspirin atau NSAID lainnya.
▪ Pasien yang sedang menjalani pengobatan nyeri perioperatif dalam
pengaturan operasi CABG.
70
▪ Penderita gangguan ginjal (CrCl <30 mL / menit) dan gangguan hati
berat.
▪ Kehamilan (trimester 3).
➢ Perhatian : Hindari selama trimester ketiga atau menjelang persalinan.
➢ Harga : Rp. 13.800 - Rp. 31.200
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/analspec
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/analspec-500-mg-1-kaplet
4. Antalgin
➢ Zat Khasiat : Metampiron/ Metamizole 500 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk menurunkan demam, dan meredakan nyeri
ringan hingga sedang, seperti sakit kolik abdomen (kram perut), nyeri haid,
sakit kepala, sakit gigi, sakit akibat kecelakaan, peradangan atau inflamasi,
hingga manajemen nyeri setelah operasi.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Analgesik non narkotik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Aturan penggunaan Antalgin Tablet/ Kaplet: 1-2 tablet/
kaplet, diminum 3-4 kali sehari. Maksimal: tablet/kaplet hari. Durasi
maksimal: 3-5 hari.
➢ Interaksi :
▪ Resiko trombositopenia jika diberikan bersamaan dengan antikoagulan.
▪ Resiko hipotermia parah jika diberikan bersamaan dengan fenotiazin
lain, klorpromazin.
▪ Peningkatan efek / toksisitas jika diberikan bersamaan dengan TCA,
kontrasepsi oral, MAOI (s), allopurinol.
71
▪ Efek berkurang jika diberikan bersamaan dengan barbiturat,
glutethimide, phenylbutazone.
▪ Meningkatkan efek hematotoksisitas metotreksat.
▪ Meningkatkan efek agen antidiabetik oral, sulfonamid, fenitoin.
▪ Menurunkan kadar bupropion, siklosporin.
➢ ESO :
▪ Radang lambung rasa perih atau sakit pada uluhati (gastritis) alias sakit
maag
▪ Hiperhidrosis (keringat berlebih)
▪ Retensi cairan dan garam dalam tubuh
▪ Reaksi alergi bagi mereka yang rentan atau sensitif, berupa gatal pada
kulit, kemerahan atau edemaangioneurotik
▪ Mual, muntah
▪ Diare, sembelit
▪ Pada pemakaian Antalagin dalam jangka waktu panjang secara teratur,
metampiron dapat menimbulkan kasus agranulositosis
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih agar tertelan dengan baik
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @10 Kaplet
➢ Pabrik : Holi Pharma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Analspec ke dalam Kategori C:
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien yang hipersensitif (termasuk rinitis, asma, urtikaria) terhadap
metamizol, turunan pirazolon lain, NSAID lain, analgesik lain.
▪ Anak usia <3 bulan atau berat badan <5 kg.
72
▪ Kehamilan dan menyusui.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp. 2.700 - Rp. 15.700 / 10 kaplet
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/antalgin
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/antalgin-metamizole-
methampyron-500-mg-10-kaplet
5. Bimatonin
➢ Zat Khasiat : Chlorphenamine Maleate 4 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati alergi rhinitis, konjungtivitas,
uritcaria, gatal-gatal karena gigitan serangga, alergi eksema dan dermatitis
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Analgesik non narkotik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dewasa : 3 kali sehari 1 kaplet Anak-anak : 3 kali sehari 1/2
kaplet
➢ Interaksi :
▪ Obat-obat inhibitor enzim CYP3A4 seperti ketoconazole, erythromycin,
cimetidine, furanocoumarin (ditemukan dalam jeruk), amprenavir
meningkatkan kadar Bimatonin (siproheptadin) dalam plasma.
▪ MAO inhibitor memperpanjang dan mengintensifkan efek antikolinergik
dari antihistamin.
▪ Antihistamin mungkin memiliki efek aditif dengan alkohol dan depresan
sistem saraf pusat lainnya, misalnya, hipnotik, sedatif, obat penenang,
dan agen anti ansietas.
➢ ESO :
▪ Efek samping yang paling umum dari obat golongan anti histamin
termasuk bimatonin (siproheptadin) adalah sedasi, mengantuk dan
73
retardasi psikomotor. Efek ini bersifat sementara dan akan segera hilang
jika pemakaian obat dihentikan.
▪ Efek samping yang jarang misalnya kebingungan, kegelisahan, gugup,
tremor, kejang, dan halusinasi.
▪ Efek samping yang lain misalnya mual, muntah, sakit kepala dan efek
antimuskarinik seperti retensi urin, mulut kering, diare, anemia hemolitik,
leukopenia, agranulositosis, trombositopenia penglihatan kabur, dan
gangguan pencernaan.
▪ Bimatonin (siproheptadin) dapat meningkatkan nafsu makan sehingga
dapat menyebabkan kenaikan berat badan, berguna untuk orang yang
kekurangan berat badan namun akan merugikan bagi pasien yang
kegemukan.
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih agar tertelan dengan baik
➢ Kemasan : Dus, 20 Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Bima Mitra Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, di tempat
kering dan terhindar dari cahaya. Jangan dibekukan.
➢ Kat Kehamilan: FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat)
mengkategorikan siproheptadin kedalam kategori B.
➢ Kontraindikasi: Hipersensitif
➢ Perhatian : jika timbul reaksi alergi hentikan pemakaian obat
➢ Harga :-
➢ Sumber : https://www.halodoc.com/obat/bimatonin
https://www.honestdocs.id/bimatonin
74
6. Biolergy
➢ Zat Khasiat : Mebhydrolin napadisylate 50 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati alergi, rinitis vasomotor
(peradangan pada mukosa hidung), meliputi bersin-bersin kronis atau
hidung tersumbat, dan mengatasi urtikaria (gatal biduran).
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antihistamin dan Antialergi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Anak usia < 2 tahun: ½ kaplet, diminum 3 kali sehari.
▪ Anak usia 2-5 tahun: ½-1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
▪ Anak usia 5-10 tahun: 1-1½ kaplet, diminum 3 kali sehari.
▪ Dewasa dan Anak Usia > 10 tahun: 1½-2 kaplet, diminum 3 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Peningkatan efek sedasi jika diberikan bersamaan dengan alkohol atau
golongan depresan sistem saraf pusat lainnya.
▪ Efek antimuskarinik aditif jika diberikan bersamaan dengan MAOIs,
atropine, TCAs.
▪ Dapat menutupi gejala peringatan yang disebabkan oleh agen ototoksik,
misalnya antibiotik aminoglikosida.
➢ ESO :
▪ Mulut kering
▪ Penglihatan kabur
▪ Kesulitan atau retensi urin
▪ Sembelit, diare
▪ Peningkatan refluks lambung
▪ Mual, muntah
▪ Nyeri ulu hati
75
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Box, 10 Strip@ 10 Kaplet Salut Selaput
➢ Pabrik : Konimex
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat Kehamilan: Tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui
➢ Kontraindikasi: Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif
terhadap komponen yang terkandung dalam obat.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 818,- / kaplet
➢ Sumber : https://ww.klikdokter.com/obat/biolergy
https://m.k24klik.com/p/biolergy-50mg-kapl-100s-15915
7. Bufacaryl
➢ Zat Khasiat : Deksametason 0,5 mg, dexchlorpheniramine maleate 2 mg.
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengatasi gejala alergi.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antihistamin dan Antialergi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa: 1-2 kaplet, diminum 4 kali sehari.
▪ Anak-anak: 1/2 kaplet, diminum 3 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Kelamahan otot
76
▪ Mulut kering
▪ Gangguan penglihatan
▪ Gangguan saluran pencernaan
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut dan lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Dus, 10 Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Bufa Aneka
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu dibawah 30°C.
➢ Kat. Kehamilan: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk
penggunaan bufacaryl kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang
mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh
karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika
manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hindari penggunaan Bufacaryl pada pasien yang hipersensitif terhadap
komponen yang terkandung dalam obat.
▪ Hindari penggunaan Bufacaryl pada penderita tukak lambung, penderita
TBC, penderita infeksi berat
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 1.300 - Rp. 9.100
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/bufacaryl
https://www.sehatq.com/obat/bufacaryl-
kaplet/amp#aoh=16154720111383&referrer=https%3A%2F%2Fwww.googl
e.com&_tf=Dari%20%251%24s
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/bufacaryl-10-kaplet
77
8. Citomol
➢ Zat Khasiat : Paracetamol 500 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati demam, nyeri ringan hingga
sedang. : Obat Bebas
➢ Gol. Obat
➢ Kelas Terapi : Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Anak usia 1-2 bulan: diberikan dosis 30-60 mg tiap 8 jam. Maksimal: 60
mg / kg berat badan / hari
▪ Anak usia 3- <6 bulan: diberikan dosis 60 mg
▪ Anak usia 6 bulan hingga usia <2 tahun: diberikan dosis 120 mg
▪ Anak usia 2- <4 tahun: diberikan dosis 180 mg
▪ Anak usia 4- <6 tahun: diberikan dosis 240 mg
▪ Anak usia 6- <8 tahun: diberikan dosis 240 atau 250 mg
▪ Anak usia 8- <10 tahun: diberikan dosis 360 atau 375 mg
▪ Anak usia 10- <12 tahun: diberikan dosis 480 atau 500 mg
▪ Anak usia 12-16 tahun: diberikan dosis 480 atau 750 mg
▪ Dewasa: diberikan dosis 0,5-1 g tiap 4-6 jam. Maksimal: 4 g setiap hari.
➢ Interaksi :
▪ Mengurangi penyerapan jika diberikan bersamaan dengan
colestyramine.
▪ Konsentrasi serum menurun jika diberikan bersamaan dengan rifampisin
dan beberapa antikonvulsan (misalnya fenitoin, fenobarbital,
karbamazepin, primidon).
▪ Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin lainnya jika
diberikan bersamaan dengan penggunaan jangka panjang.
▪ Peningkatan penyerapan jika diberikan bersamaan dengan
metoclopramide dan domperidone.
78
▪ Peningkatan konsentrasi serum jika diberikan bersamaan dengan
probenesid.
▪ Dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.
➢ ESO :
▪ Mual, muntah, sembelit
▪ Sakit kepala
▪ Insomnia
▪ Gatal
▪ Trombositopenia (kadar trombosit kurang dari normal).
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @10 Kaplet
➢ Pabrik : Ciubros Farm
➢ Cara Simpan : Simpan ditempat yang kering dengan suhu antara 20-25°C.
Jangan dibekukan. Lindungi dari cahaya.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Citomol ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Citomol pada pasien yang memiliki
indikasi hipersensitif
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp. 17.000
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/citomol
79
https://www.tokopedia.com/myapotek/citomol-kaplet-100-s
9. Cerini
➢ Zat Khasiat : Cetirizine HCl 10 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti gatal
biduran dan rinitis.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antihistamin dan Antialergi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa dan Anak Usia > 12 tahun: 1 kaplet Perhatianari.
▪ Anak Usia 6-12 tahun: 1 kaplet Perhatianari atau dalam 2 dosis terbagi.
➢ Interaksi : Tidak boleh di berikan bersamaan dengan obat penenang dan
alkohol. :
➢ ESO
▪ Mengantuk
▪ Pusing, sakit kepala
▪ Mulut kering
▪ Ketidaknyamanan saluran pencernaan
▪ Reaksi kulit
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering
dan sejuk.
80
➢ Kat Kehamilan: Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak
memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi
terkontrol pada wanita hamil.
➢ KontraIndikasi: Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif
terhadap Cetirizine.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 40.100 – Rp. 85.600
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/cerini
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/cerini-10-mg-10-kaplet
10. Cetrol
➢ Zat Khasiat : Cetirizine 10 mg.
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati alergi, efektif untuk mengurangi
gejala baik pada mata maupun hidung seperti: bersin, hidung meler, rasa
gatal atau terbakar pada mata.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antihistamin dan Antialergik.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 1 kali sehari 1 kaplet.
▪ Anak 6-12 tahun: ½-1 kaplet Perhatianari.
▪ Penderita insufisiensi ginjal: ½ kaplet Perhatianari.
➢ Interaksi : Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan
bersamaan dengan alkohol.
➢ ESO :
▪ Rasa kantuk
▪ Sulit tidur
81
▪ Rasa lelah
▪ Pusing dan sakit kepala
▪ Radang tenggorokan
▪ Nyeri lambung
▪ Diare
▪ Batuk berdarah
▪ Penyempitan saluran nafas
▪ Mual dan muntah
▪ Mulut kering
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : 1 Strip @10 Kaplet.
➢ Pabrik : Solas Langgeng Sejahtera
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat. Kehamilan: Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan
resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan
baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek
buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada
wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.
➢ Kontraindikasi:
▪ Gagal ginjal
▪ Kehamilan trimester pertama
▪ Bayi prematur
▪ Anak usia <2 tahun
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 1.355,- / kaplet
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/cetrol
https://www.m.k24klinik.com/p/cetrol-tab-50s-10272
82
11. Dolorstan
➢ Zat Khasiat : Asam Mefenamat 500 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk meredakan nyeri ringan sampai sedang.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dolorstan Forte 1 kaplet, diminum 3 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Dapat meningkatkan risiko perdarahan dengan NSAID atau salisilat
lainnya (misalnya Aspirin), antikoagulan (misalnya Warfarin),
kortikosteroid, SSRI.
▪ Meningkatkan risiko nefrotoksisitas siklosporin atau tacrolimus.
▪ Dapat menurunkan kemanjuran agen antihipertensi (misalnya ACE
inhibitor, antagonis angiotensin II, ß-blocker).
▪ Penurunan efek natriuretik diuretik (misalnya Furosemide,
hydrochlorothiazide).
▪ Peningkatan kadar plasma dan penurunan pembersihan lithium pada
ginjal.
▪ Peningkatan konsentrasi serum digoxin dan metotreksat.
➢ ESO :
▪ Diare
▪ Mual, muntah
▪ Sakit perut, perut kembung, sembelit, pencernaan yang terganggu
▪ Hepatitis, penyakit kuning
▪ Peningkatan enzim hati
▪ Meningitis aseptik, sakit kepala
▪ Gugup, susah tidur, kebingungan, depresi
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
83
➢ Kemasan : Box, 10 Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Rama Emerald Multi Sukses
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu di bawah 30°C.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Dolorstan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Dolorstan ke dalam Kategori D (Hindari selama trimester
ke-3 atau menjelang persalinan):
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi:
▪ Hipersensitif.
▪ Pasien dengan riwayat aktif atau riwayat ulkus / perdarahan peptik
berulang, riwayat perdarahan atau perforasi gastrointestinal (terkait
dengan terapi NSAID sebelumnya), penyakit radang usus, gagal jantung
berat, riwayat asma, bronkospasme, rinitis, angioedema, urtikaria, atau
tipe alergi reaksi setelah minum aspirin atau NSAID lainnya.
▪ Pengobatan nyeri perioperatif dalam pengaturan operasi CABG.
▪ Ginjal (CrCl <30 mL / mnt) dan gangguan hati berat.
▪ Kehamilan (trimester ketiga).
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp. 700 - Rp. 1.500
➢ Sumber :https://www.klikdokter.com/obat/dolorstan
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/dolorstan-forte-500-mg-10-
kaplet
84
12. Elzaton
➢ Zat Khasiat : Prednisone 5 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengatasi peradangan, rematoid artitis
(peradangan sendi), asma bronkhial.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiinflamasi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1-6 tablet perhari, tergantung pada parah atau tidaknya
penyakit yang diderita. Dosis ini harus dikurangi sedikit demi sedikit
sampai taraf perawatan yang serendah mungkin.
➢ Interaksi :
▪ Pemberian bersamaan dengan calium depleting agent seperti
ampoterisin B atau diuretik, bisa meningkatkan potensi terjadinya
hipokalemia.
▪ Obat-obat antibiotik golongan macrolide menurunkan klirens obat-obat
kortikosteroid. Hal ini akan meningkatkan konsentrasi kortikosteroid
dalam plasma sehingga meningkatkan efeknya.
▪ hal sama juga terjadi jika diberikan bersamaan dengan cholestyramine.
▪ Penggunaan bersama agen antikolinesterase (seperti, neostigmin,
piridostigmin) dapat memperparah kondisi pasien myasthenia gravis.
▪ Waspadai kemungkina perdarahan jika digunakan bersamaan dengan
antikoagulan warfarin.
▪ Obat-obat kortikosteroid dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
Dosis obat-obat anti diabetes mellitus mungkin perlu ditingkatkan.
▪ Kortikosteroid menurunkan konsentrasi plasma isoniazid.
▪ Baik kortikosteroid maupun bupropion dapat menurunkan ambang
kejang.
▪ Penggunaan bersamaan dengan antibiotik fluoroquinolone
(ciprofloxacin, levofloxacin) meningkatkan resiko terjadinya tendon
pecah, terutama pada pasien lanjut usia.
85
▪ Obat yang menginduksi sitokrom P450 3A4 (CYP 3A4) (misalnya,
barbiturat, fenitoin, karbamazepin, rifampisin) meningkatkan
metabolisme kortikosteroid, sehingga menurunkan efeknya.
▪ Obat yang menghambat CYP 3A4 (misalnya, ketoconazole, itraconazole,
ritonavir, indinavir, antibiotik macrolide seperti erythromycin) memiliki
potensi untuk menghasilkan peningkatan konsentrasi plasma
kortikosteroid, sehingga meningkatkan efeknya.
▪ Penggunaan dengan NSAID (seperti asam mefenamat, ibuprofen dll)
meningkatkan resiko efek samping pada saluran pencernaan.
➢ ESO :
▪ Sakit perut atau gangguan pencernaan.
▪ Mual.
▪ Infeksi jamur.
▪ Bingung.
▪ Susah tidur.
▪ Berat badan bertambah.
▪ Merasa letih atau lemah.
▪ Luka tidak cepat sembuh.
▪ Menstruasi tidak teratur.
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air putih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Strip
➢ Pabrik : Ifars Pharmaceutical Laboratories
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 15-30 derajat Celcius, di tempat
kering dan terhindar dari cahaya.
➢ Kat Kehamilan: Pada kehamilan trimester pertama obat ini masuk dalam
kategori D, yakni ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia,
tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya,
misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa. Apabila
dikonsumsi pada kehamilan trimester kedua dan ketiga, dexamethasone
masuk dalam kategori C, yakni studi pada binatang percobaan
86
memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada
studi terkontrol pada wanita hamil. Oleh sebab itu, obat hanya boleh
digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko
terhadap janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh diberikan pada pasien dengan infeksi sistemik (kecuali kalau
diberikan pengobatan microbial spesifik).
▪ Hindari pemberian vaksin virus hidup pada pemberian dosis
imunosupresif (respon serum antibodi berkurang).
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 283,- / strip
➢ Sumber : https://www.honestdocs.id/eltazon-
https://www.klikdokter.com/obat/eltazon#:~:text=Eltazon%20adalah%20o
bat%20golongan%20kortikosteroid,dan%20otot%2C%20serta%20penyakit%
20kulit.
tablet#:~:text=Pada%20kehamilan%20trimester%20pertama%20obat,men
gatasi%20situasi%20yang%20mengancam%20jiwa.
https://www.k24klik.com/p/eltazon-tab-100s-16401
13.Euphyllin Retard
➢ Zat Khasiat : Anhydrous theophylline 250 mg.
➢ Indikasi : Digunakan sebagai obat untuk membantu mengatasi penyakit
asma dan penyakit paru-paru lainnya.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiasma
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dewasa: 1 kaplet, diminum 2 kali sehari.
➢ Interaksi :
87
▪ Peningkatan konsentrasi plasma dengan allopurinol, beberapa
antiaritmia, simetidin, disulfiram, fluvoxamine, interferon alfa, antibiotik
makrolida, kuinolon, OC, tiabendazole, viloxazine, blocker saluran Ca.
▪ Mengurangi konsentrasi plasma dengan fenitoin dan antiepilepsi
lainnya, ritonavir, rifampisin, sulfinpirazon, aminoglutethimide,
barbiturat, karbamazepin.
▪ Peningkatan ekskresi lithium. Dapat mempotensiasi hipokalaemia
dengan kortikosteroid dan diuretik.
▪ Risiko toksisitas sinergistik bila diberikan bersama halotan atau ketamin.
▪ Dapat memusuhi efek adenosin dan penghambat neuromuskuler
kompetitif.
▪ Peningkatan bronkospasme dengan penghambat β
➢ ESO :
▪ Mual, muntah.
▪ Kram perut.
▪ Anoreksia atau gangguan nafsu makan.
▪ Sakit kepala diare.
▪ Gugup.
▪ Insomnia.
▪ Pusing.
▪ Kejang.
▪ Peningkatan denyut nadi
▪ Hipotensi.
▪ Peningkatan frekuensi urin sementara.
▪ Dehidrasi.
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Pharos Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius
88
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Euphyllin Retard ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif terhadap theophilin dan turunan xanthine lainnya.
▪ Porfiria atau kelainan genetik.
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter
➢ Harga : Rp 4.351,-/kaplet
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/euphyllin-
retard#:~:text=Euphyllin%20Retard%20adalah%20sediaan%20obat,teratur
%20untuk%20mencegah%20sesak%20napas.
14. Fasidol
➢ Zat Khasiat : Paracetamol 650 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit gigi, nyeri
otot (mialgia), menurunkan demam yang disertai flu dan demam pasca
vaksinasi.
➢ Gol. Obat : Obat Bebas
➢ Kelas Terapi : Analgetik dan Antipiretik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali per hari. Maksimum dosis: 8 kaplet
per hari.
▪ Anak usia 7-12 tahun: ½ - 1 kaplet, diminum 3-4 kali per hari. Maksimum
4 kaplet per hari.
89
➢ Interaksi :
▪ Pemakaian paracetamol bersama obat-obat dibawah ini dapat
memberikan interaksi obat:
▪ Warfarin
▪ Phenobarbital, phenytoin, atau primidone (obat-obatan yang biasanya
digunakan untuk mengontrol kejang) dapat menurunkan kensentrasi
serum.
▪ Carbamazepine (obat yang biasanya digunakan untuk mengobati
epilepsi) efektifitas paracetamol dapat menurun
▪ Colestyramine (obat yang biasanya digunakan untuk mengurangi rasa
gatal pada gangguan ginjal) dapat menurunkan absorbsi obat.
▪ Metoclopramide (obat yang biasanya digunakan untuk meredakan rasa
mual dan muntah) dapat meningkatkan absorbsi paracetamol.
➢ ESO :
▪ Penurunan fungsi hati
▪ Trombositopenia (penurunan jumlah platelet dalam darah di bawah
batas minimal)
▪ Leukopenia (rendahnya jumlah total sel darah putih dibanding nilai
normal)
▪ Pansitopenia (keadaan berkurangnya jumlah sel dari semua jalur sel
darah utama dari eritrosit, leukosit, dan trombosit)
▪ Ruam kulit
▪ Mual, muntah
▪ Sakit kepala
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Ifars
➢ Cara Simpan : Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, di tempat
kering dan terhindar dari cahaya. Jangan dibekukan.
90
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan fasidol ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan
tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita
hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain
penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada
wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester
berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Pasien yang memiliki hipersensitifitas Paracetamol.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp. 3.728,- / strip
➢ Sumber :https://www.klikdokter.com/obat/fasidol
https://m.k24klik.com/p/fasidol-500mg-kapl-100s-13820
15. Faxiden
➢ Zat Khasiat : Piroxicam 10 mg; Piroxicam 20 mg
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan
kekakuan yang disebabkan oleh ankylosing spondylitis dan radang sendi.
Faxiden gel digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan pada kulit.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dosis: 20 mg / hari sebagai dosis tunggal atau terbagi,
disesuaikan dengan kebutuhan dan anjuran dokter.
➢ Interaksi :
▪ Meningkatkan resiko perdarahan saluran pencernaan jika di berikan
bersamaan dengan anti-trombosit dan SSRI.
▪ Dapat memperburuk gagal jantung, mengurangi GFR dan meningkatkan
kadar glikosida plasma.
▪ Meningkatkan resiko nefrotoksisitas jika di berikan bersamaan dengan
siklosporin dan tacrolimus.
91
▪ Meningkatan penyerapan jika di berikan bersamaan dengan simetidin.
▪ Meningkatkan resiko ulserasi saluran pencernaan jika di berikan
bersamaan dengan kortikosteroid.
▪ Dapat mengganggu tindakan natriuretik diuretik.
▪ Dapat menggantikan obat yang sangat terikat protein lainnya.
▪ Dapat meningkatkan level lithium plasma dalam keadaan stabil.
▪ Dapat mengurangi ekskresi metotreksat, yang menyebabkan toksisitas
akut.
▪ Meningkatkan resiko kejang jika di berikan bersamaan dengan kuinolon
➢ ESO :
▪ Pembengkakkan
▪ Gagal jantung kongestif
▪ Hipertensi
▪ Gangguan makan
▪ Sakit perut
▪ Sembelit, diare
▪ Pencernaan yang terganggu
▪ Perut kembung
▪ Mulas
▪ Muntah
▪ Mulut kering
▪ Kerongkongan kering
▪ Gagal ginjal
▪ Ruam kulit
▪ Kulit kering
▪ Gatal-gatal
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Ifars
92
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan:
▪ Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Faxiden ke dalam Kategori C (Sebelum usia kehamilan
30 minggu)
▪ Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Faxiden ke dalam Kategori D (mulai usia kehamilan 30
minggu).
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitivitas atau reaksi tipe asma terhadap piroksikam, aspirin,
atau obat anti inflamasi non steroid lainnya.
▪ Riwayat atau ulserasi saluran pencernaan
▪ Riwayat gangguan saluran pencernaan yang merupakan predisposisi
gangguan perdarahan (misalnya: kolitis ulserativa, penyakit Crohn,
kanker saluran pencernaan atau divertikulitis).
▪ Pengobatan nyeri perioperatif dalam pengaturan operasi CABG.
▪ Penggunaan bersamaan dengan aspirin, obat anti inflamasi non steroid
lain dan antikoagulan.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp. 2.900 - Rp. 11.700
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/faxiden
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/faxiden-20-mg-10-kaplet
16. Hufagesic
➢ Zat Khasiat : Paracetamol 5000 mg.
➢ Indikasi : Digunakan untuk menurunkan demam serta meredakan nyeri
ringan, seperti sakit kepala, sakit gigi.
➢ Gol. Obat : Obat Bebas
➢ Kelas Terapi : Analgesik (Non Opiat) dan Antipiretik
93
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 1-2 kaplet, diminum 3-4 kali sehari.
▪ Anak usia 6-12 tahun: ½-1 kaplet, diminum 3-4 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Mengurangi penyerapan dengan colestyramine.
▪ Konsentrasi serum menurun dengan rifampisin dan beberapa
antikonvulsan (misal fenitoin, fenobarbital, karbamazepin, primidon).
▪ Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin lainnya dengan
penggunaan jangka panjang.
▪ Peningkatan penyerapan dengan metoclopramide dan domperidone.
▪ Peningkatan konsentrasi serum dengan probenesid.
▪ Dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.
➢ ESO :
▪ Alergi kulit
▪ Mual, muntah
▪ Sakit kepala, pusing
▪ Gangguan tidur
▪ Gatal pada kulit
▪ Kerusakan hati bila digunakan dalam jangka panjang
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut dan minum air putih.
➢ Kemasan : Strip @ 10 Kaplet
➢ Pabrik : Gratia Husada Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius, di tempat
kering dan terhindar dari cahaya.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Hufagesic ke dalam Kategori B:
94
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi:
▪ Hindari penggunaan Hufagesic pada pasien:
▪ Hipersensitif.
▪ Penderita gangguan hati berat atau penyakit hati aktif (intravena).
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 2.700 - Rp. 8.500/ Strip
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/hufagesic
17. Kaltrofen
➢ Zat Khasiat : Ketoprofen 50 mg; Ketoprofen 100 mg
➢ Indikasi : Kaltrofen tablet saut enterik, kapsul, kaplet dan suppositoria
digunakan untuk mengobati nyeri dan radang sendi.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
➢ Interaksi : Pada sediaan oral tidak boleh diberikan bersamaan dengan
Aspirin, hidroklorotiazid, metotreksat, warfarin, litium, probenecid.
➢ ESO :
▪ Mual, muntah, sakit perut
▪ Sakit kepala
▪ Pusing
▪ Tinitus (bunyi denging pada telinga)
▪ Gangguan penglihatan
95
▪ Ruam
▪ Gangguan disfungsi ginjal.
➢ Cara Pakai : Cuci tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan kaplet
kedalam mulut lalu minum air putih.
➢ Kemasan : Box, 3 Strip @ 10 Tablet Salut Enterik
➢ Pabrik : Kalbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Kaltrofen ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Kaltrofen pada pasien:
▪ Ulkus peptik
▪ Penyakit radang saluran pencernaan
▪ Bronkospasme berat.
▪ Riwayat asma atau alergi
▪ Riwayat / asma bronkial aktif atau penyakit alergi.
▪ Pada sediaan gel : Lesi kulit yang terinfeksi, eksim atau kulit yang rusak,
dermatosis & luka eksudatif. - Asma, rinitis atau urtikaria yang diinduksi
obat anti inflamasi non steroid lainnya.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter.
➢ Harga : Rp. 36.300 - Rp. 88.800
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/kaltrofen
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/kaltrofen-100-mg-10-tablet
96
18. Ossopan
➢ Zat Khasiat : Ossein Hydroxyapatite Compound (OHC) 800 mg (Ca 178 mg
& fosfor 82 mg, protein kolagen & non-kolagen, asam amino)
➢ Indikasi : Digunakan sebagai suplemen untuk memenuhi kebutuhan
mineral pada masa kehamilan dan menyusui, mengatasi nyeri punggung
bawah dan periodontitis pada masa kehamilan.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Kalsium / dengan Vitamin
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1-2 kaplet, diminum 3 kali sehari. Diminum dalam keadaan
perut kosong.
➢ Interaksi : Jangan digunakan bersama dengan tetrasiklin.
➢ ESO :-
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan dengan air bersih dan sabun, masukkan
kaplet kedalam mulut dan minum air putih.
➢ Kemasan : Blister @ 10 Kaplet Salut Selaput
➢ Pabrik : Darya Varia Laboratoria
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius,
➢ Kat Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi: Tidak boleh diberikan pada asien yang memiliki riwayat
hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari Ossopan 800
➢ Perhatian : Gangguan fungsi ginjal dan saluran empedu.
➢ Harga : Rp. 6.924,- /kaplet
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/ossopan-800
https://www.sehatq.com/obat/ossopan-kaplet-800-mg
https://www.k24klik.com/p/ossopan-800mg-5735
97