➢ Cara Pakai : Tambahkan air minum 51 ml, kocok sampai tercampur
dengan rata.
➢ Kemasan : Botol @60 mL
➢ Pabrik : Ifars Pharmaceuticals Laboratories
➢ Cara Simpan:
➢ Kat. Kehamilan: Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi
atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama
dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat
keamanan obat ini.
➢ Kontraindikasi: Pasien yang memiliki alergi terhadap amoksisilin.
➢ Perhatian :
▪ Wanita hamil dan ibu menyusui.
▪ Pasien yang memiliki alergi terhadap sefalosporin.
▪ Pasien penderita gangguan ginjal.
▪ Pasien penderita gangguan sumsum tulang dalam memproduksi sel
darah putih yang terlalu banyak (leukimia limfatik)
➢ Harga : Rp 20.000
➢ Sumber :
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.
halodoc.com/obat-dan-vitamin/yusimox-dry-sirup-125-mg-5-ml-60-
ml&ved=2ahUKEwjd94yevo_vAhXGGaYKHa77BLgQFjAAegQIARAC&usg=
AOvVaw07THfjOwgBMhCH8fvS10d7
198
2.5 TOPIKAL
2.5.1 SALEP
Salep adalah sediaan setengah padat, ditujukan untuk pemakaian topical
pada kulit atau selaput lendir. Basis salep merupakan komponen terbesar
yang sangat menentukan kecepatan pelepasan atau aksi dari obat,
sehingga akan mempengaruhi khasiat atau keberhasilan terapi.
1. Daivobet
➢ Zat Khasiat : Calcipotriol 50 mcg, betamethasone dipropionate 0.5 mg
➢ Indikasi : Untuk meringankan inflamasi (peradangan), iritasi kulit,
seperti gatal-gatal dan eksim (kelainan kulit dengan ciri peradangan atau
bengkak, kemerahan, dan rasa gatal).
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Keals Terapi : Antiinflamasi topikal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis dan merata pada kulit yang terinfeksi, 2-3 x
sehari.
199
➢ Interaksi :
▪ Amphotericin B
▪ Carbamazepine
▪ Lofexidine
▪ Metyrosine
▪ Oxandrolone
▪ Perindopril
▪ Phenytoin
▪ Rifampin
➢ ESO :
▪ Penipisan kulit
▪ Folikulitis (peradangan yang terjadi pada folikel kulit)
▪ Hipertrikosis (pertumbuhan rambut yang tidak normal)
▪ Erupsi yang menyerupai jerawat
▪ Hipopigmentasi (berkurangnya warna kulit)
▪ Miliaria (ruam seperti biang keringat)
▪ Perubahan pigmentasi kulit dan warna
➢ Cara Pakai : Dioleskan tipis-tipis Daivobet pada kulit yang meradang,
sebanyak 1 kali sehari. Durasi pengobatan: 4 minggu (area kulit kepala) atau
8 minggu (area non-kulit kepala).
➢ Kemasan : Tube @ 15 gram ; Dus, Tube @ 30 gram
➢ Pabrik : Tunggal Idaman Abdi
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering
dan sejuk.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Daivobet ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
200
▪ Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu
komposisi dari Daivobet.
▪ Diketahui atau diduga adanya gangguan metabolisme kalsium.
▪ Psoriasis eritroderma, eksfoliatif, dan pustular; lesi virus pada kulit,
infeksi jamur atau bakteri kulit, infeksi parasit, manifestasi kulit yang
berhubungan dengan TB, dermatitis perioral, kulit atrofi, striae
atrophicae, kerapuhan pembuluh darah kulit, ichthyosis, acne vulgaris,
rosacea, bisul dan luka.
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter. Tidak digunakan di wajah, cuci
tangan setelah penggunaan, jangan melebihi dosis anjuran, pasien dengan
penyakit hati & ginjal, memperburuk kondisi DM.
➢ Harga : Rp 213.200 - Rp 423.500
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/daivobet
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/daivobet-salep-15-g
https://www.honestdocs.id/daivobet-ointment
https://www.pengobatan.org/indonesia-id/daivobet-ointment
2. Dermovate Salep
➢ Zat Khasiat : Clobetasol propionate 0.05 %
➢ Indikasi : Digunakan sebagai pengobatan jangka pendek untuk
mengatasi peradangan pada kulit yang responsif terhadap kortikosteroid
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Topikal Kortikosteroid.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dewasa, lansia dan anak >1 tahun: Oleskan 1-2 kali/hari
➢ Interaksi :
▪ Siklosporin
▪ Prednison
▪ Aspirin
▪ Diphenhydramine
201
▪ Asam lemak omega 3
▪ Metoprolol
▪ Albuterol
▪ Acetaminophen (parasetamol)
▪ Vitamin C (asam askorbat)
▪ Vitamin B12 ( cyanocobalamin )
▪ Alprazolam
▪ Cetirizine
➢ ESO :
▪ Rasa terbakar di kulit
▪ Gatal
▪ Nyeri kulit
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan terlebih dahulu, Oleskan tipis-tipis
Dermovate pada bagian kulit yang mengalami peradangan
➢ Kemasan : Tube @ 10 Gram
➢ Pabrik : Glaxo Wellcome Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Bactroban ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Infeksi kulit yang tidak diobati
▪ Rosacea (kulit kemerahan dan bintik yang menyerupai jerawat)
▪ Jerawat
▪ Gatal pada kulit tanpa peradangan
▪ Gatal pada alat kelamin dan pada lubang anus
▪ Peradangan pada kulit di area mulut
▪ Dermovate diKontraindikasikan pada anak
202
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Hati-hati penggunaan pada
pasien dengan riwayat hipersensitif kortikosteroid. Penggunaan jangka
panjang pada anak-anak dapat menyebabkan perubahan atrofi pada wajah.
Hindari kontak langsung dengan mata
➢ Harga : Rp 76.100 - Rp 150.300
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/dermovate
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/dermovate-0-05-cream-10-g
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/dermovate/#gref
3. Diprogenta
➢ Zat Khasiat : Betamethasone dipropionate 0.05%, gentamicin sulfate 0.1%
➢ Indikasi : Untuk mengatasi peradangan pada kulit yang di sertai dengan
infeksi sekunder
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Anti Infeksi Topikal dengan Kortikosteroid
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan Diprogenta salep / krim sebanyak 2 x sehari pada
kulit yang mengalami peradangan
➢ Interaksi :
▪ Advair Diskus (fluticasone / salmeterol)
▪ Aspirin Low Strength (aspirin)
▪ Benadryl (diphenhydramine)
▪ betametason
▪ Cymbalta (duloxetine)
▪ Minyak Ikan (asam lemak tak jenuh omega-3)
▪ Lexapro (escitalopram)
▪ Lipitor (atorvastatin)
▪ Lyrica (pregabalin)
▪ MiraLax (polyethylene glycol 3350)
▪ Nexium (esomeprazole)
203
▪ Norco (acetaminophen / hydrocodone)
▪ ProAir HFA (albuterol)
▪ Singulair (montelukast)
▪ Symbicort (budesonide / formoterol)
▪ Tylenol (acetaminophen)
▪ Vitamin B12 (cyanocobalamin)
▪ Vitamin C (ascorbic acid)
▪ Vitamin D3 (cholecalciferol)
▪ Xanax (alprazolam)
▪ Zyrtec (cetirizine)
➢ ESO :
▪ Rasa seperti terbakar
▪ Gatal
▪ Iritasi
▪ Kulit kering
▪ Infeksi sekunder
➢ Cara Pakai :
➢ Kemasan : Tube @ 5 gram; Tube @ 10 gram
➢ Pabrik : Merck Sharp Dohme Pharma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 2-30 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan
dalam menggunakan diprogenta selama masa kehamilan dan menyusui.
Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi
manfaat dan risiko sebelum menggunakan Diprogenta.
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien yang sensitivitas terhadap bahan Diprogenta.
▪ Vaksin, varisela, dan tuberkulosis kulit.
▪ Tidak digunakan untuk infeksi yang disebabkan oleh jamur dan virus
➢ Perhatian : Tidak digunakan untuk mata, tidak boleh digunakan untuk
anak dibawah 2 tahun, tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui.
➢ Harga : Rp 98.500 - Rp 179.400
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/diprogenta
204
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/diprogenta/#gref
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/diprogenta-salep-10-g
4. Elocon Salep
➢ Zat Khasiat : Mometason furoate 0.1%
➢ Indikasi : Untuk membantu mengobati gatal dan peradangan pada kulit
yang responsif terhadap kortikosteroid serta menurunkan pembengkakan
(peradangan), gatal-gatal dan kemerahan.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Kortikosteroid Topikal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 1 kali sehari pada bagian kulit yang sakit.
➢ Interaksi :
▪ Echinacea.
Echinacea dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan efektivitas
mometasone.
▪ Omacetaxine.
Menggunakan omacetaxine bersama mometasone topikal dapat
meningkatkan risiko infeksi serius.
➢ ESO :
▪ Kesemutan
▪ Pruritus (gatal)
▪ Sensasi terbakar pada kulit
▪ Tanda-tanda atrofi kulit
➢ Cara Pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang infeksi.
➢ Kemasan : Tube @ 5 gram; Tube @ 10 gram
➢ Pabrik : PT Merck Sharp Dohme Pharma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 2-30 derajat Celcius.
205
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Elocon ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh di berikan pada pasien yang sensitif terhadap mometason
furoate, kortikosteroid lain, atau komponen apa pun dari Elocon.
▪ Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
▪ Pasien penderita kelainan fungsi hipotalamus dan kelenjar pituitari di
otak.
➢ Perhatian :
▪ Pasien penderita infeksi kulit.
▪ Pasien penderita gangguan sirkulasi darah.
▪ Pasien penderita kencing manis (diabetes).
▪ Pasien penderita masalah sistem kekebalan tubuh.
▪ Hanya untuk digunakan pada kulit.
▪ Cuci tangan Anda sebelum dan sesudah menggunakan obat ini, kecuali
jika Anda menggunakan obat ini di tangan.
▪ Hindari mengoleskan obat ini ke kulit wajah, ketiak, atau area
selangkangan, kecuali jika dianjutkan dokter.
➢ Harga : Rp 99.900 - Rp 184.300
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/elocon
https://www.sehatq.com/obat/elocon-salep-10-g
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/elocon-oint-10-gr
5. Fucilex
➢ Zat Khasiat : Sodium fusidic 20 mg
➢ Indikasi : Pengobatan infeksi kulit yang disebabkan staphylococcus
atau bakteri lain yang sensitif terhadap asam.
➢ Gol. Obat : Obat keras
206
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim :
▪ Dosis dewasa : Oleskan 3-4 x sehari sampai sembuh. Jika
menggunakan kasa ganti, frekuensi dapat dikurangi menjadi 1-2 x
▪ Dosis anak : oleskan 3-4 x sehari sampai sembuh. Jika
menggunakan kasa ganti, frekuensi dapat dikurangi menjadi 1-2 x
➢ Interaksi :
▪ Berefek sinergis jika digunakan bersama dengan antistaphylococcal
penicillin.
▪ Efek sinergis juga terjadi jika digunakan bersama rifampisin.
▪ Berefek antagonis dengan obat golongan quinolone misalnya
ciprofloxacin.
▪ Badan pengawas obat di beberapa negara memperingatkan untuk tidak
digunakan sediaan oral bersama dengan obat-obat golongan statin
karena bisa menyebabkan rhabdomyolysis. Resiko ini berpotensi fatal.
Belum diketahui apakah efek merugikan ini juga terjadi pada
penggunaan secara topikal. Obat-obat statin misalnya, atorvastatin, dan
simvastatin.
➢ ESO : ruam kulit, urtikaria, dan iritasi
➢ Cara Pakai : Setelah luka dibersihkan, oleskan Fucilex krim tipis-tipis ke
daerah yang terinfeksi
➢ Kemasan : 1 box isi 1 tube @ 5 g
➢ Pabrik : Molex ayus
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius
➢ Kat. Kehamilan: Data keamanan penggunaan antibiotik ini selama masa
hamil sangat terbatas. Penelitian pada hewan dan data yang dikumpulkan
dari pengalaman klinis menunjukkan bahwa Sodium Fusidate tidak
mempunyai efek teratogenik (cacat lahir).Sodium Fusidate diketahui dapat
melewati sawar plasenta. Oleh karena itu penggunaannya pada masa
kehamilan terutama saat trimester akhir sebaiknya dihindari.
207
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh digunakan pada pasien yang memiliki penyakit kulit yang
disebabkan oleh virus, tuberkulosa kulit, dermatitis perioral, akne rosase,
infeksi jamur pada kulit, & kondisi ulserasi.
▪ Tidak boleh digunakan pada pasien yang diketahui memiliki reaksi alergi
terhadap kandungan asam fusidic
➢ Perhatian : Jangan mengenai mata, dapat meningkatkan risiko
sensitifitas dan resistensi bakterial. Hindari penggunaan pada bulan
terakhir kehamilan, dan bayi baru lahir
➢ Harga : Rp 10.200 - Rp 25.000
➢ Sumber : https://www.sehatq.com/obat/fucilex-krim-5-g
https://www.klikdokter.com/obat/fucilex
https://www.honestdocs.id/fucilex-salep-5-gram
6. Kalpanax
➢ Zat Khasiat : asam salisilat, asam benzoat, dan sulfur
➢ Indikasi : Untuk membasmi kutu air, Gatal Panu dan juga menguragi
gatal perih karena eksim
➢ Gol. Obat : Obat bebas
➢ Kelas Terapi : Anti Jamur
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2 kali sehari pagi dan malam hari
➢ Interaksi :
▪ Meningkatnya efek samping obat bila digunakan bersama obat
ethinylestradiol.
▪ Meningkatnya risiko perdarahan bila digunakan bersama obat-obatan
pengencer darah, seperti warfarin
➢ ESO :
▪ Kulit terbakar, terasa menyengat, nyeri saat disentuh, atau kering.
▪ Kulit iritasi, kemerahan, atau mengelupas
➢ Cara Pakai :
208
▪ Dioleskan ke bagian yang terinfeksi saat kerin atau saat terasa gatal
▪ Walaupun gejala gatal sudah hilang, oleskan sampai 2 minggu
pemakaian
➢ Kemasan : Pot, 6 gram
➢ Pabrik : Kalbe Farma
➢ Cara Simpan:
➢ Kat. Kehamilan: Belum diketahui terserap ke dalam ASI atau tidak. Bila
Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa memberitahu
dokter
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap komponen obat ini.
▪ Pasien yang memiliki kadar kelenjar tiroid yang terlalu aktif dalam tubuh
(hipertiroidisme).
▪ Tidak untuk digunakan pada anak di bawah 2 tahun.
➢ Perhatian :
▪ Hanya untuk pemakaian luar.
▪ Hindari penggunaan pada sekitar mata, mulut, dan membran mukosa.
▪ Hentikan penggunaan jika mengalami ruam kulit atau tanda reaksi alergi
lainnya.
▪ Oleskan secara tipis-tipis dan jangan digosok untuk menghindari
terjadinya iritasi kulit.
➢ Harga : Rp 5.200 - Rp 13.400
➢ Sumber : https://www.alodokter.com/kalpanax
https://www.kalbe.co.id/id/produk-
detil/ArtMID/706/ArticleID/752/Kalpanax
https://www.sehatq.com/obat/kalpanax-salep-6-g
7. Sagestam
➢ Zat Khasiat : Gentamicin Sulfate 1 mg/ gram
➢ Indikasi : Untuk mengobati penyakit kulit akibat infeksi oleh bakteri
yang peka seperti folikulitis, impetigo, pyoderma gangrenosum
209
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan sagestam krim 3-4 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Penicillin
▪ Amphotericin
▪ Cephalosporins
▪ Erythromycin
▪ Heparin
▪ Na bicarbonate
➢ ESO : Iritasi kulit, iritasi mata, dan rasa terbakar
➢ Cara Pakai :
▪ Oleskan sagestam krim 3-4 kali sehari pada kulit yang terinfeksi.
▪ Pada impetigo contagiosa, kerak harus dibersihkan sebelum pemberian
sagestam
➢ Kemasan : Tube 10 g
➢ Pabrik : Caprifarmindo Labs/ Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan sagestam pada suhu di bawah 25 derajat celcius, di
tempat sejuk dan kering
➢ Kat. Kehamilan: Kategori C
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil. Sagestam dapat diberikan hanya
jika manfaat yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien dengan hipersensitif terhadap sagestam.
▪ Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. - di tujukan hanya untuk
mengobati infeksi kulit - tidak dapat di gunakan untuk mengobati infeksi
210
kulit yang di sebabkan oleh jamur atau virus - iritasi kulit - jangan di
gunakan untuk pengobatan jangka Panjang
➢ Harga : Rp 15.000 - Rp 31.900
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/sagestam#Indikasi
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/sagestam-0-1-cream-10-g
8. Salep 88
➢ Zat Khasiat : 60 mg salicylic acid, 65 mg benzoic acid, 60 mg sulfur
praecipitatum
➢ Indikasi : Mengobati penyakit kulit yang disebabkan jamur atau bakteri
seperti panu, kutu air, kurap
➢ Gol. Obat : Obat bebas
➢ Kelas Terapi : Anti Jamur Topikal
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : 2-3× sehari, oleskan secukupnya pada area yang terinfeksi
jamur dan bakteri
➢ Interaksi :
▪ Obat kulit jenis tretinoin: berinteraksi dengan asam salisilat dari salep
88 dapat menyebabkan iritasi kulit dan kulit jadi kering.
▪ Isotreinoin: menyebabkan iritasi kulit dan kulit kering.
➢ ESO :
▪ Iritasi
▪ Dermatitis
▪ Urtikaria atau biduran
➢ Cara Pakai :
a. Cuci bersih tangan sebelum menggunakan obat Salep 88.
b. Bersihkan area yang terinfeksi dengan air bersih atau larutan antiseptik
sebelum diberikan Salep 88.
c. Oleskan salep pada area kulit yang terinfeksi jamur dengan ketebalan
sekitar 0,3 sentimeter, kemudian ratakan.
211
d. Setelah 3-5 menit pemakaian, mungkin akan muncul sensasi seperti
terbakar pada area yang diberi salep. Ini adalah hal yang normal dan
tanda bahwa bahan aktif salep sedang bekerja.
e. Usahakan area kulit yang dirawat terpapar udara seminimal mungkin
serta terlindungi dari percikan air dan paparan kuman. Hal itu dapat
mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi gatal yang
ditimbulkan
➢ Kemasan : dalam bentuk jar 6 gr
➢ Pabrik : Meccaya
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu diibawah 30° C. Jauhkan dari jangkauan
anak-anak
➢ Kat. Kehamilan: Belum ada data tentang efek overdosis pada penggunaan
salep 88. Akan tetapi, penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan
risiko overdosis dengan gejala iritasi parah pada kulit dan menyebabkan
urtikaria. Hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan obat ini pada pasien yang hipersensitif
terhadap komposisi Salep Kulit 88.
➢ Perhatian :
▪ Hindari penggunaan bila memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi
terhadap kandungan salep kulit 88.
▪ Hindari kontak langsung dengan mata atau lapisan mukosa lain seperti
mulut dan hidung. Bila terkena, segera bersihkan dengan air.
▪ Hentikan pemakaian jika terjadi iritasi, ruam, biduran, atau bengkak
pada bibir dan wajah.
▪ Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
➢ Harga : Rp 9.400 - Rp 23.800
➢ Sumber : https://www.honestdocs.id/salep-88
http://www.meccaya.com/products/salep-kulit-88
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/salep-kulit-88-6-g
212
2.5.2 CREAM
Krim adalah sediaan setengah padat berupa emulsi, mengandung air tidak
kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. Ada dua tipe krim,
krim tipe minyak-air dan tipe air-minyak (Depkes, 1979).
9. Acnosil
➢ Zat Khasiat : Tretinoin 0,025%
➢ Indikasi : Pengobatan topical akne vulgaris, pengurangan komedo,
papel dan postul (Untuk mengatasi jerawat pustula dan menghilangkan
komedo)
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Sediaan Pengobatan jerawat
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan Acnosil krim 1-2 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Iritasi kulit yang meningkat jika digunakan bersamaan dengan obat-
obatan topikal, sabun, pembersih, dan kosmetik lainnya yang
mengandung alkohol tinggi, resorsinol, atau asam salisilat
▪ Mengurangi kemanjuran dengan agen pengoksidasi (misalnya Benzoil
peroksida)
213
▪ Berpotensi Fatal: Gejala eksaserbasi hipervitaminosis A jika diberikan
bersamaan dengan vitamin A.
➢ ESO :
▪ Iritasi kulit
▪ Eritema
▪ Kulit kering
▪ Pruritus (gatal)
▪ Kulit mengelupas, melepuh, berkerak, tidak nyaman.
➢ Cara Pakai :
▪ Bersihkan wajah terlebih dahulu
▪ Oleskan Acnosil krim 1-2 kali sehari, biasanya pada waktu sebelum tidur
pada daerah kulit yang berjerawat
▪ Respons terapeutik dapat dilihat setelah 6-8 minggu
➢ Kemasan : Box, Tube 10 gr
➢ Pabrik : First Medifarma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-30 derajat C. Lindungi dari cahaya
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengategorikan Acnosil ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Berpotensi Fatal: Gejala eksaserbasi hipervitaminosis A jika diberikan
bersamaan dengan vitamin A.
▪ Tidak boleh digunakan bersamaan dengan vitamin A
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Penggunaan bersamaan dengan
sabun yg bersifat abrasif dan obat, pembersih dan kosmetik. Hamil
➢ Harga : Rp 35.000,00
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/acnosil#:• :text :
Acnosil%20adalah%20obat%20untuk%20jerawat,nanah)%2C%20dan%20m
enghilangkan%20komedo.
214
10. Bevalex
➢ Zat Khasiat : Betamethasone valerat 0,1%, Neomycin sulfate 0,5 %
➢ Indikasi : Untuk membantu mengobati peradangan kulit yang disertai
dengan infeksi dan digunakan untuk mengatasi jerawat membandel.
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Kortikosteroid Topikal
➢ Dosis Maks :
➢ Dosis Lazim : Oleskan banyak 2-3 kali sehari
➢ Interaksi : Jika terdapat absorpsi sistemik yang signifikan, neomisin
sulfat dapat meningkatkan efek depresan pernapasan dari penghambat
neuromuskuler.
➢ ESO :
▪ Rasa terbakar pada kulit
▪ Iritasi
▪ Ruam merah dan gatal pada kulit
➢ Carar pakai : Oleskan tipis-tipis Bevalex krim pada bagian kulit yang
terinfeksi sebanyak 2-3 kali sehari.
➢ Kemasan : Box, Tube 5 gr
➢ Pabrik : Molex Ayus
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk
➢ Kat Kehamilan: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk
penggunaan Bevalex krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang
mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif terhadap kandungan obat.
▪ Penderita rosacea, akne vulgaris, dermatitis perioral, pruritus perianal
dan genital serta infeksi virus kutaneus primer.
▪ Tidak untuk digunakan pada otitis eksterna dengan komplikasi perforasi
gendang telinga.
215
▪ Tidak untuk digunakan pada lesi kulit primer yang terinfeksi yang
disebabkan oleh jamur atau bakteri; infeksi primer atau sekunder akibat
jamur; atau infeksi sekunder karena spesies Pseudomonas atau Proteus.
▪ Anak-anak usia <2 tahun.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Tidak untuk mata. Iritasi atau
sensitisasi (hentikan penggunaan). Penggunaan jangka panjang terutama
pada anak. Penggunaan pada remaja dan area wajah tidak boleh >5 hari.
Hindari penggunaan pembalut. Hamil, laktasi. Hindari penggunaan pada
area tubuh yang terluka
➢ Harga : Rp 11.300 - Rp 26.400
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/bevalex
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/bevalex-cream-5-g
11. Canesten
➢ Zat Khasiat : Klotrimazole 1%.
➢ Indikasi : Untuk mengatasi jamur pada kulit, panu, kadas atau kurap,
kutu air dan ruam popok dan untuk mengobati peradangan pada vagina
akibat infeksi jamur Candida dan Trichomonas.
➢ Gol. Obat : Obat bebas terbatas
➢ Kelas Terapi : Antijamur/Antiparasit Topikal
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan Canesten 2-3 kali sehari, selama 2-4 minggu.
➢ Interaksi : Jika digunakan bersama dengan alfentanil, brexpiprazole,
butorphanol, tacrolimus, leflunamide, lomitapide, mipomersen,
amphotericin B, dan nystatin.
➢ ESO :
▪ Eritema atau kemerahan.
▪ Rasa tersengat
▪ Kulit mengelupas.
▪ Edema atau pembengkakan.
▪ Gatal
216
▪ Rasa terbakar dan iritasi pada kulit
➢ Cara Pakai : Oleskan Canesten Krim sebanyak 2-3 kali sehari. Dioleskan
tipis-tipis pada bagian tubuh yang memerlukan.
➢ Kemasan : Tube 5 Gram; Tube 10 Gram.
➢ Pabrik : Genero Pharmaceutical/ Bayer Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Canesten ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan obat ini yang memiliki riwayat alergi
terhadap Klotrimazol.
➢ Perhatian :
▪ Jangan menggunakan Canesten jika memiliki riwayat alergi terhadap
clotrimazole.
▪ Jangan berikan Canesten pada anak-anak usia di bawah 16 tahun dan
lansia di atas 60 tahun.
▪ Hati-hati menggunakan Canesten jika memiliki riwayat penyakit ginjal.
▪ Hati-hati menggunakan Canesten tablet vaginal jika Anda sedang
datang bulan atau menstruasi.
▪ Beri tahu dokter jika sedang hamil, menyusui, atau merencanakan
kehamilan sebelum menggunakan Canesten.
▪ Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk
suplemen dan produk herbal.
▪ Obat ini hanya boleh digunakan sebagai obat luar. Jangan mengoleskan
Canesten pada mata, hidung, mulut, serta kulit yang luka, tergores, atau
terbakar.
▪ Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat dan overdosis
➢ Harga : Rp 22.900 - Rp 46.800
217
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/canesten
https://www.alodokter.com/canesten
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/canesten-cream-5-g
12. Daktarin
➢ Zat Khasiat : Miconazole 2 %
➢ Indikasi : Umengatasi berbagai infeksi jamur pada kulit seperti panu,
➢ Gol. Obat : Obat bebas terbatas
➢ Kelas Terapi : Antifungi/ Antijamur
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2 kali sehari
➢ Interaksi : Tidak boleh di berikan bersamaan deNgan antibiotik, seperti:
eritromisin dan tetrasiklin, kalsium dosis tinggi, obat psikotropik termasuk
litium dan simpatomimetik, kuinidin, antagonis Ca, terutama verapamil;
amiodaron, spironolakton dan triamteren, diuretik tiazid, kortikosteroid dan
amfoterisin B; kolestiramin, kolestipol, antasid dan neomisin
➢ ESO :
▪ Iritasi
▪ Sensasi kulit terbakar
▪ Gatal-gatal, dan ruam kulit
➢ Cara Pakai : Oleskan Daktarin pada kulit yang mengalami infeksi jamur,
sebanyak 2 kali sehari selama 2-6 minggu.
➢ Kemasan : Tube @ 5 gram; Tube @ 10 gram
➢ Pabrik : Taisho Pharmaceutical Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius, serta terhindar dari
sinar matahari langsung
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Daktarin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
218
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hipersensitivitas atau alergi terhadap Miconazole Nitrate
➢ Perhatian : Hindari kontak dengan mata. Jika tidak sengaja terkena mata,
segera bilas dengan air bersih. - Hati-hati penggunaan obat ini pada wanita
hamil atau menyusui. - Krim daktarin mengandung bahan tambahan berupa
zat Asam Benzoat yang dapat mengiritasi mata, kelopak mata, mulut dan
hidung. - Krim ini mengandung bahan tambahan Hydxyanisole butylated
dapat menyebabkan reaksi kulit lokal (misalnya dermatitis kontak), atau
iritasi pada mata dan selaput lendir. - Jika terjadi reaksi sensitivitas atau
iritasi, hentikan penggunaan obat ini.
➢ Harga : Rp 23.500 - Rp 46.800
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/daktarin
13. Fungasol
➢ Zat Khasiat : Ketoconazole 2 %
➢ Indikasi : Untuk membantu mengatasi infeksi jamur pada kulit, seperti
kurap pada bagian kaki atau selangkangan, panu, mengatasi gatal-gatal
akibat jamur, serta mengatasi ketombe. Biasanya jamur di kulit tidak
berbahaya, tapi beberapa jenis jamur lainnya pada kulit kita bisa
menyebabkan infeksi.
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Antijamur dan Anti Pharmatama
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan Fungasol krim sebanyak 1 kali sehari pada kulit yang
terinfeks
➢ Interaksi :
▪ Meningkatkan risiko hiperkalemia dan hipotensi jika di gunakan
bersamaan dengan eplerenone.
219
▪ Meningkatkan risiko hepatotoksisitas dan perpanjangan interval QTc
jika di gunakan bersamaan dengan telithromycin dan clarithromycin
▪ Meningkatkan risiko edema dan CHF jika di gunakan bersamaan dengan
felodipine dan nisoldipine. Peningkatan risiko kerusakan hati dengan
parasetamol.
▪ Dapat mengurangi absorpsi jika di gunakan bersamaan dengan antasida,
antimuskarinik, PPI, antagonis reseptor H2.
▪ Dapat menurunkan konsentrasi plasma jika di gunakan bersamaan
dengan inBoxer CYP3A4 (misalnya: Rifampisin, rifabutin,
carbamazepine, fenitoin, isoniazid, nevirapine, mitotane).
▪ Dapat meningkatkan tingkat serum jika di gunakan bersamaan dengan
inhibitor CYP3A4 (misalnya: Darunavir dan fosamprenavir yang
dikuatkan dengan ritonavir).
▪ Dapat meningkatkan konsentrasi plasma buprenorfin, alfentanil,
fentanyl, oxycodone, digoxin, apixaban, warfarin, cilostazol, repaglinide,
praziquantel, saxaliptin, isavuconazole, eletriptan, buspirone,
aripiprazole, midolidolid, medol, molidol, molidol, molidol, IV, molidol, IV
verapamil, aliskiren, bosentan, domperidone, naloxegol, ciclosporin,
budesonide, deksametason, fluticasone, sildenafil, vardenafilet,
cinacalcet, ibrutinib, busulfan, docetaxel, vinca alkaloid (misalnya
vincristine).
▪ Dapat meningkatkan risiko perpanjangan interval QTc jika di gunakan
bersamaan dengan haloperidol, salmeterol, ebastine, pasireotide, dan
tolterodine.
➢ ESO :
▪ Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
▪ Mual, muntah, diare, pencernaan yang terganggu, sembelit
▪ Sakit perut, perut kembung
▪ Badan lemas
▪ Untuk Sediaan topikal dapat menyebabkan rambut berminyak / kering
dan reaksi tempat aplikasi (misalnya: iritasi, sensasi terbakar,
pembengkakan)
➢ Cara Pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang infeksi.
➢ Kemasan : Tube @ 10 g
220
➢ Pabrik : Guardian Pharmatama
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Fungasol ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif
▪ Gangguan hati akut atau kronis
▪ Wanita hamil (dengan sindrom Cushing)
▪ Wanita menyusui
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Hamil dan laktasi. Insufisiensi
adrenal. Tes fungsi hati pada pada penggunaan kronik
➢ Harga : Rp 39.800 - Rp 109.900
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/fungasol
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/fungasol-200-mg-10-tablet
14. Indoson
➢ Zat khasiat : Kloramfenikol / chloramphenicol 20 mg, Hidrokortison asetat
/ hydrocortisone acetate 10 mg.
➢ Indikasi : Untuk meredakan peradangan, mengurangi reaksi sistem
kekebalan tubuh, dan mengatasi kekurangan hormon hidrokortison
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Antiinflamasi
➢ Dosis Maks : -
➢ Dosis lazim : Ceam dioleskan pada area kulit terinfeksi 2 x sehari. Gunakan
3-4 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Amoxicillin
221
▪ Bacampicillin
▪ Ascorbic Acid
▪ Chlorpropamide
▪ Carbenicillin
▪ Benzathine Penicillin
▪ Chymotrypsin
▪ Ampicillin
▪ Carbamazepine
➢ ESO :
▪ Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan atrofi, striae,
telangiectasias, sensasi kulit seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, kulit
kering, folikulitis, jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, dermatitis
kontak alergi, infeksi sekunder, dan miliaria.
▪ Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi
hipersensitif.
➢ Cara pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang infeksi.
➢ Kemasan : Tube 5 gram cream
➢ Pabrik : Nufarindo
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat sejuk
➢ Kat. Kehamilan: C
➢ Kontraindikasi:
▪ jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid.
▪ jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif pada chloramphenicol.
▪ Indoson, sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita infeksi
jamur sistemik, penderita TBC aktif, herpes zoster, herpes simplex, dan
infeksi virus lain.
➢ Perhatian :
▪ Jangan menggunakan obat ini pada area mata atau dekat area mata.
222
▪ Area kulit yang diolesi cream indoson sebaiknya tidak dibalut verban,
karena bisa meningkatkan penyerapannya ke dalam darah dan
menimbulkan efek samping sistemik.
▪ Belum diketahui apakah kortikosteroid topikal bisa diekskresikan melalui
air susu ibu (ASI), namun karena potensi bahaya yang mungkin timbul
pada bayi, sebaiknya penggunaan obat ini oleh ibu menyusui dilakukan
secara hati-hati.
▪ Penyerapan ke dalam darah terjadi lebih besar pada pasien anak usia <
6 tahun, penggunaan pada area kulit yang luas, penggunaan jangka
panjang, dan penggunaan pakaian ketat pada area kulit yang diobati.
Pada situasi ini, kortikosteroid topikal akan menimbulkan efek samping
sistemik yang lebih besar.
➢ Harga :-
➢ Sumber : https://www.honestdocs.id/indoson-
cream#:~:text=Indoson%20cream%20adalah%20obat%20yang,suatu%20ob
at%20yang%20termasuk%20antibiotik.
https://halosehat.com/merk-obat-a-z/merk-obat-i/indoson
15. Reticor
➢ Zat Khasiat : Tretinoin 0.025 % ; Tretinoin 0.05% ; Tretinoin 0.1%
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengatasi masalah jerawat sepeti jerawat
vulgaris. pengurangan komedo, papula dan pustula.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Persiapan Pengobatan Jerawat
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan sekali sehari di malam hari.
➢ Interaksi :
▪ Sulphur.
▪ Resorcinol.
▪ Salicylic acid.
223
▪ Benzoyl peroxide.
▪ Sabun pembersih.
➢ ESO :
▪ Pada kulit yang sangat sensitif mungkin dapat terjadi kemerahan,
melepuh, bengkak, atau mengeras.
▪ Kondisi kulit dimana area tertentu menjadi lebih gelap akibat produksi
melanin berlebih (hiperpigmentasi).
▪ Hilangnya/berkurangnya warna kulit (hipopigmentasi).
➢ Cara Pakai :
▪ bersihkan wajah dan bagian lain yang berjerawat terlebih dahulu
▪ lalu oleskan pimplex sulfur pada bagian yang berjerawat
➢ Kemasan : Dus, 1 Tube @ 15 g ; Dus, 1 Tube @ 90 g
➢ Pabrik : Genero Pharmaceutical Indonesia.
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu ruangan
➢ Kat Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien yang diketahui memiliki riwayat hipersensitif terhadap tretinoin.
▪ Peradangan kulit akut seperti eksim akut rosasea.
➢ Perhatian :
▪ Tidak boleh mengenai bagian sekitar sudut-sudut hidung, mata, mulut
dan selaput lendir.
▪ Wanita hamil dan menyusui.
▪ Pemakaian topikal mungkin menyebabkan eritema lokal yang berat dan
pengelupasan pada bagian kulit yang kontak langsung.
▪ Pasien dengan penyakit eksim.
➢ Harga : Rp 22.200 - Rp 48.700
➢ Sumber : https://www.sehatq.com/obat/reticor-0025-krim-15-g
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/reticor-0-025-cream-15-g
16. Viohydrocort
➢ Zat khasiat : Hydrocortisone acetate 1%, clioquinol 1%, camphor 1%
224
➢ Indikasi : kan gatal akibat kontak dengan zat tertentu (dermatitis
kontak), peradangan yang membuat kulit bersisik, gatal, dan merah
(dermatitis atopik), peradangan kulit akibat infeksi bakteri (dermatitis
bakterial), dan neurodermatitis atau liken simpleks kronis, yang merupakan
kelainan kulit kronis dengan gejala gatal-gatal.
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : anti inflamasi dan imunosupresan
➢ Dosis Maks : -
➢ Dosis lazim : Gunakan 2-4 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Vigabatrin.
▪ Mengonsumsi vigabatrin bersama obat ini dalam waktu lama dapat
meningkatkan efek samping serius, misalnya kehilangan penglihatan.
Tes penglihatan rutin diperlukan selama pengobatan dengan vigabatrin.
➢ ESO :
▪ Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan atrofi, striae,
telangiectasias, sensasi kulit seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, kulit
kering, folikulitis, jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, dermatitis
kontak alergi, infeksi sekunder, dan miliaria.
▪ Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi
hipersensitif.
➢ Cara pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang infeksi.
➢ Kemasan : Tube 10 gram.
➢ Pabrik : Combiphar
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25°C.
➢ Kat. Kehamilan: C
➢ Kontraindikasi:
▪ jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid dan komponen lain obat
ini.
225
▪ Viohydrocort, sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita
infeksi jamur sistemik, penderita TBC aktif, herpes zoster, herpes
simplex, vaccinia, varicella, dan infeksi virus lain.
➢ Perhatian :
▪ Jangan menggunakan obat ini pada area mata atau dekat area mata.
▪ Area kulit yang diolesi cream Viohydrocort sebaiknya tidak dibalut
verban, karena bisa meningkatkan penyerapannya ke dalam darah dan
menimbulkan efek samping sistemik.
▪ Belum diketahui apakah kortikosteroid topikal bisa diekskresikan melalui
air susu ibu (ASI), namun karena potensi bahaya yang mungkin timbul
pada bayi, sebaiknya penggunaan obat ini oleh ibu menyusui dilakukan
secara hati-hati.
▪ Penyerapan ke dalam darah terjadi lebih besar pada pasien anak usia <
6 tahun, penggunaan pada area kulit yang luas, penggunaan jangka
panjang, dan penggunaan pakaian ketat pada area kulit yang diobati.
Pada situasi ini, kortikosteroid topikal akan menimbulkan efek samping
sistemik yang lebih besar.
▪ jangan menghentikan penggunaan obat ini secara tiba-tiba.
➢ Harga :-
➢ Sumber : https://www.honestdocs.id/viohydrocort-cream
17. Zelface
➢ Zat Khasiat : Azelaic Acid 20%
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati jerawat ringan sampai sedang
serta bekerja dengan mengurangi jumlah bakteri penyebab jerawat pada
kulit dan membantu mengecilkan pori-pori, sehingga mengurangi jumlah
jerawat.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Jerawat
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan sebanyak 2 kali sehari
226
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
▪ Kulit gatal
▪ Rasa terbakar
▪ Tersengat
▪ Kemerahan
▪ Kering
▪ Ruam
▪ Terkelupas
▪ Iritasi
▪ Bersisik
➢ Cara Pakai :
▪ dioleskan tipis-tipis sebanyak 2 kali sehari pada area kulit yang
berjerawat
▪ digunakan secara teratur untuk mencapai hasil yang maksimal
▪ Konsultasikan pada Dokter jika kondisi anda tidak membaik setelah 1
bulan pemakaian atau keadaan memburuk.
➢ Kemasan : Dus, Tube 10 gr
➢ Pabrik : Ferron Pharmaceuticals PT
➢ Cara Simpan: Simpan obat di temperatur ruangan, jauh dari panas dan
cahaya langsung
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan zelface ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif terhadap salah satu komposisi dari Zelface.
➢ Perhatian :
▪ Harus dengan resep dokter. Hindari kontak dengan mulut, mata dan
selaput lendir lain. Jangan digunakan pada kulit yang meradang
227
▪ Jauhkan obat dari anak-anak dan hewan peliharaan.
▪ Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase
kecuali diinstruksikan seperti itu. Obat yang dibuang dengan cara ini
dapat mengontaminasi lingkungan.
➢ Harga : Rp 40.700 - Rp 76.500
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/zelface
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/zelface-20-cream-10-g
228
2.5.3 LOTIO
Lotio adalah sediaan berupa larutan, suspensi, atau emulsi dimaksudkan
untuk penggunaan pada kulit. Lotion dapat didefinisikan sebagai krim
encer. Lotion juga merupakan emulsi tetapi kandungan lilin dan
minyaknya lebih rendah dibandingkan krim (Dep.Kes RI, 1978).
18.Acne Feldin
➢ Zat Khasiat : Sulfur yang diendapkan (Precipitated sulfur) 6,6%.
➢ Indikasi : Untuk mengobati jerawat dan membunuh bakteri jerawat
➢ Gol. Obat : Obat bebas
➢ Kelas Terapi : Anti Acne
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan pada kulit berjerawat 2 kali/hari.
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
▪ Iritrasi
229
▪ Kulit kering
▪ Tersengat
▪ Gatal
▪ Mengelupas
➢ Cara Pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang berjerawat
➢ Kemasan : Lotion 6,6% × 110 ml
➢ Pabrik : PT Gallenium Pharmasia Laboratories
➢ Cara Simpan: Simpan ditempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar
matahari langsung
➢ Kat. Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi: Jangan digunakan bila anda memiliki riwayat alergi terhadap
salah satu komponen produk ini.
➢ Perhatian : Hanya untuk pemakaian luar
➢ Harga : Rp 37.800 - Rp 72.600
➢ Sumber : https://www.sehatq.com/obat/acne-feldin-lotion-110-ml
https://www.honestdocs.id/acne-feldin-lotion
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/acne-feldin-6-6-lotion-110-
ml
19.Acnol Lotion
➢ Zat Khasiat : Allantoin, Camphor, Sulphur, M-dihydroxybenzene,
Trichlorohydroxydiphenylether
➢ Indikasi : Untuk mengurangi minyak berlebih dan mengeringkan
jerawat pada kulit
➢ Gol. Obat : Obat bebas
➢ Kelas Terapi : Preparat Acne
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Gunakan sebanyak 1-2 kali sehari selama 3 hari berturut-
turut.
230
➢ Interaksi : -
➢ ESO : Belum ada efek samping yang dilaporkan.
➢ Cara Pakai :
▪ Kocok sebelum digunakan, tuangkan Acnol Lotion ke jari dan oleskan
pada daerah yang berjerawat.
▪ Gunakan sebanyak 1-2 kali sehari selama 3 hari berturut-turut
➢ Kemasan : Botol 10 mL
➢ Pabrik : John Francis Laboratories.
➢ Cara Simpan: Simpan pada tempat yang sejuk dan kering
➢ Kat. Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitivitas (alergi) terhadap salah satu komposisi dari Acnol
Lotion.
▪ Anak usia < 3 tahun
➢ Perhatian : Hanya untuk pemakaian luar
➢ Harga : Rp 11.000 - Rp 27.000
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/acnol-lotion#:• :text :
Acnol%20Lotion%20adalah%20lotion%20jerawat,dikocok%20terlebih%20da
hulu%20sebelum%20digunakan.
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/acnol-lotion-10-ml
20. Atopiclair
➢ Zat Khasiat : Shea Butter, Hyaluronic Acid, Telmesteine, Glycyrrhetic Acid,
Proanthocyanidin, Ascrbyl Tetraisopalmitate, Tecopherol Acetate, natural a-
bisobolol, Allantoin, dan Montanov 202 (arachidyl glucoside +
arachidylbehenyl alcohol)
➢ Indikasi : Mengurangi rasa gatal dan nyeri, menjaga kesehatan kulit
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Suplemen Kesehatan
231
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : 3x sehari
➢ Interaksi : -
➢ ESO : Reaksi alergi, iritasi
➢ Cara Pakai : Cuci tangan, Bersihkan permukaan yang akan di olesi Lotion,
Diolesi ke kulit yang bermasalah secara tipis-tipis
➢ Kemasan : Botol 120 mL/botol
➢ Pabrik : Invida
➢ Cara Simpan: Simpan pada tempat yang sejuk dan kering
➢ Kat. Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitivitas
▪ Alergi kacang atau minyak kacang
➢ Perhatian :
▪ Waspadai reaksi hipersenitif, hindari kontak dengan mata
▪ Pasien penderita yang alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam
krim ini.
▪ Hindakan kontak dengan mata.
▪ Hanya untuk penggunaan luar saja.
▪ Jangan dioleskan pada luka terbuka.
➢ Harga : Rp 181.700 - Rp 298.200
➢ Sumber : https://www.k24klik.com/p/atopiclair-cr-40ml-9805#:• :text
: Deskripsi%3A,Cream%20diproduksi%20oleh%20PT.%20Invida.
https://doktersehat.com/obat-atopiclair/
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/atopiclair-cream-40-ml
https://www.sehatq.com/obat/atopiclair-krim-100-ml
232
21.Caladine Lotion
➢ Zat Khasiat : Diphenhydramin HCL, Calamine, Zinc Oxide, Champora
➢ Indikasi : Mampu menyejukkan dan mengurangi kemerahan kulit yang
terkena alergi sekaligus mengurangi rasa gatal
➢ Gol. Obat : Obat bebas
➢ Kelas Terapi : Antihistamin
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2-4 kali sehari
➢ Interaksi : -
➢ ESO : Ruam, Iritasi
➢ Cara Pakai :
▪ Bersihkan bagian kulit yang gatal lalu oleskan Caladine Lotion.
Sebaiknya digunakan sehabis mandi pagi dan sore hari.
▪ Caladine Lotion sebaiknya tidak untuk pemakaian sehari-hari, hanya
saat timbul gatal karena alergi
➢ Kemasan : Botol, 60 ml & 95 ml (botol)
➢ Pabrik : PT Galenium Pharmasia
➢ Cara Simpan: Simpan ditempat sejuk dan kering, serta terhindar dari sinar
matahari langsung
➢ Kat. Kehamilan: Kategori C: Studi pada binatang percobaan
memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada
studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika
besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Belum diketahui apakah Caladine Lotion dapat terserap ke dalam ASI atau
tidak. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa
berkonsultasi dulu dengan dokter.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif
terhadap kandungan dari Caladine
➢ Perhatian : Jangan dipakai pada kulit yang melepuh, mengelupas atau
mengeluarkan cairan. Jika setelah memakai obat ini tidak ada perubahan,
233
timbul rasa terbakar, ruam (iritasi) kulit, hentikan pemakaian dan
periksakan ke dokter.
➢ Harga : Rp 15.000,00
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/caladine
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/caladine-lotion-60-ml
22. Dermacoid
➢ Zat Khasiat : Hydrocortisone 17-butyrate
➢ Indikasi : Untuk mengobati secara topikal berbagai macam kelainan
kulit, seperti eksema (gatal-gatal), inflamasi atau alergi
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Topikal Kortikosteroid.
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis-tipis 1-2 kali sehari pada are kulit yang sakit
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
▪ Atrofi dermal (penipisan kulit)
▪ Iritasi lokal
▪ Folikulitis (peradangan yang terjadi pada folikel rambut atau tempat
rambut tumbuh)
▪ Hipertrikosis (pertumbuhan rambut secara berlebihan
➢ Cara Pakai : Bersihkan tangan sebelum dan sesudah menggunakan
Dermacoid lotion, lalu Oleskan secara merata dan tipis-tipis pada bagian
kulit yang meradang atau sesuai anjuran dokter.
➢ Kemasan : Botol 20 mL
➢ Pabrik : Combiphar
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius
234
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Dermacoid ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif (reaksi berlebihan atau sangat sensitif) terhadap
kandungan dalam obat tersebut
▪ Infeksi virus / jamur
▪ Lesi tuberkular atau sifilis, kecuali infeksi bakteri
➢ Perhatian :
▪ Pasien dengan sirkulasi darah yang buruk.
▪ Anak-anak berusia 6 tahun ke bawah.
▪ Pemakaian pada mata atau dekat mata, kulit wajah dan daerah kelamin,
mukosa anus, dan daerah-daerah lipatan.
▪ Tidak dianjurkan untuk pemakaian jangka lama terus menerus.
▪ Pasien penderita kencing manis (diabetes).
▪ Pasien dengan gangguan sistem imun.
▪ Wanita hamil dan ibu menyusui
➢ Harga : Rp 147.078,-/Botol
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/dermacoid#:• :text :
Dermacoid%20adalah%20obat%20yang%20mengandung,gatal)%2C%20infl
amasi%20atau%20alergi.
https://www.sehatq.com/obat/dermacoid-lotion-20-ml
https://www.k24klik.com/p/dermacoid-scalp-lot-20ml-8757
23. Diprosalic
➢ Zat Khasiat : Betamethasone dipropionate, salicylic acid
➢ Indikasi : Digunakan untuk membantu mengobati gangguan pada kulit
dengan gejala, seperti: bercak merah, gatal-gatal, ruam, iritasi dan lupasan
berwarna putih/kuning yang bentuknya seperti ketombe.
235
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Topikal Kortikosteroid
➢ Dosis Maks. : 2 kali sehari
➢ Dosis Lazim : Oleskan Diprosalic lotion sebanyak 1-2 kali sehari selama 2
minggu pada kulit yang terinfeksi.
➢ Interaksi :
▪ Fluocinolone
▪ Hydroquinone
▪ Isotretinoin
▪ Tretinoin
➢ ESO :
▪ Kulit terbakar
▪ Gatal
▪ Iritasi
▪ Kulit kering
▪ Infeksi sekunder
▪ Hipopigmentasi (kekurangan pigmen kulit)
▪ Dermatitis perioral (peradangan disekitar mulut)
➢ Cara Pakai : Oleskan tipis dan merata pada kulit yang terinfeksi
➢ Kemasan : Botol @ 30 mL
➢ Pabrik : PT Merck Sharp Dohme Pharma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 25 derajat Celcius atau pada suhu di
bawah 25 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi:
▪ Infeksi kulit akibat virus (misalnya vaksinia, varisela, dan herpes
simpleks)
▪ TB kulit
▪ Jerawat
▪ Infeksi kulit akibat jamur atau bakteri tanpa terapi anti-infeksi yang
sesuai
236
▪ Peradangan pada area sekitar mulut
➢ Perhatian :
▪ Setelah diberikan obat, kulit jangan ditutup rapat dengan kasa pembalut.
▪ Jangan menggunakan obat ini terus menerus dalam jangka lama, karena
dapat menyebabkan superinfeksi.
▪ Meskipun obat ini digunakan secara topikal, hati-hati menggunakan obat
ini untuk wanita hamil dan ibu menyusui. Hal ini karena, kedua obat
penyusun Diprosalic lotion diketahui berefek buruk terhadap
perkembangan janin, terutama pertumbuhan tulang.
▪ Dengan alasan yang sama, hindari menggunakan obat ini untuk anak di
bawah usia 2 tahun.
▪ Segera hentikan pemakaian obat jika terjadi iritasi atau gejala
hipersensitifitas lainnya.
➢ Harga : Rp 395.270/Botol
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/diprosalic
https://www.honestdocs.id/diprosalic-lotion
https://www.pengobatan.org/indonesia-id/diprosalic-ointment
https://hdmall.id/apotik-online/diprosalic-lot-10ml-btl
24.Locoid Scalp Lotion
➢ Zat Khasiat : Hidrokortison butirat
➢ Indikasi : Untuk mengobati penyakit eksim, dermatitis kontak dan
untuk mengatasi ruam kulit yang disertai manifestasi inflamasi berat akibat
penggunaan popok, eksim atopik, dan gigitan atau sengatan serangga.
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Anti inflamasi dan imunosupresan
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2 kali sehari
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
237
▪ Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan atrofi, striae,
telangiectasias, sensasi kulit seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, kulit
kering, folikulitis, jerawat, hipopigmentasi, dermatitis perioral, dermatitis
kontak alergi, infeksi sekunder, dan miliaria.
▪ Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi
hipersensitif
➢ Cara Pakai : dioleskan pada area kulit terinfeksi
➢ Kemasan : Botol, 20 ml
➢ Pabrik : Combiphar
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari paparan
sinar matahari langsung
➢ Kat. Kehamilan: FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat)
mengkategorikan hydrocortisone kedalam kategori C dengan penjelasan
sebagai berikut :
Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin
dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada
manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat
pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.
➢ Kontraindikasi:
▪ Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid.
▪ Locoid Scalp Lotion, sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang
menderita infeksi jamur sistemik, penderita TBC aktif, herpes zoster,
herpes simplex, dan infeksi virus lain
➢ Perhatian : Penggunaan jangka panjang dan luas, hamil, bayi, anak.
Hindari kontak dengan mata
➢ Harga : Rp 276.000/Botol
➢ Sumber : https://www.k24klik.com/p/locoid-scalp-lot-20ml-13187
https://www.honestdocs.id/locoid-scalp-lotion
https://www.tokopedia.com/beautyanddebear/locoid-scalp-lotion-20ml-
40-eksim-dermatitis-terbaru
238
25. Topisel
➢ Zat Khasiat : Selenium sulfide 2.5%
➢ Indikasi : untuk mengatasi ketombe dan panu
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Antijamur.
➢ Dosis Maks. : -
➢ Dosis Lazim : Topisel termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu
penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:
▪ Ketombe, dermatitis seboroik
Dewasa: Sebagai sampo atau lotion 2.5%: Pijat ke kulit kepala yang basah,
biarkan selama 2-3 menit lalu bilas sampai bersih. Gunakan dua kali
seminggu selama 2 minggu, dapat diulangi dengan interval yang lebih jarang
sesudahnya. Sebagai sampo atau lotion 1%: Oleskan 1-2 kali seminggu.
▪ Tinea versikolor atau panu
Dewasa: Sebagai lotion 2.5%: Oleskan ke daerah yang terinfeksi jamur,
tanbahkan sedikit air dan biarkan di kulit selama 10 menit, kemudian bilas
sampai bersih. Ulangi prosedur sekali sehari selama 7 hari.
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
▪ Iritasi kulit, terutama di area genital dan lipatan kulit.
▪ Kulit kepala berminyak.
▪ Perubahan warna rambut, rambut rontok.
➢ Cara Pakai :
▪ Ketombe, dermatitis seboroik
▪ Dewasa: Sebagai sampo atau lotion 2.5%: Pijat ke kulit kepala yang
basah, biarkan selama 2-3 menit lalu bilas sampai bersih. Gunakan dua
kali seminggu selama 2 minggu, dapat diulangi dengan interval yang
lebih jarang sesudahnya. Sebagai sampo atau lotion 1%: Oleskan 1-2
kali seminggu.
▪ Tinea versikolor atau panu
239
▪ Dewasa: Sebagai lotion 2.5%: Oleskan ke daerah yang terinfeksi jamur,
tanbahkan sedikit air dan biarkan di kulit selama 10 menit, kemudian
bilas sampai bersih. Ulangi prosedur sekali sehari selama 7 hari.
➢ Kemasan : Botol @ 30 mL
➢ Pabrik : Galenium Pharmasia Laboratories PT
➢ Cara Simpan: Simpan pada tempat yang sejuk dan kering
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Topisel ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Topisel pada pasien yang memiliki
indikasi Hipersensitif, Kulit rusak atau sangat meradang
➢ Perhatian : Hindari kontak dengan mata dan membran mukosa,
kehamilan, bayi, dan anak
➢ Harga : Rp 38.851,-/Botol
➢ Sumber : https://www.klikdokter.com/obat/topisel
https://www.k24klik.com/p/topisel-lot-30ml-3139
240
2.6 SEMI PADAT
2.6.1 Gel
Gel umumnya merupakan suatu sediaan semipadat yang jernih, tembus
cahaya dan mengandung zat aktif, merupakan dispersi koloid mempunyai
kekuatan yang disebabkan oleh jaringan yang saling berikatan pada fase
terdispersi (Ansel, 1989).
1. Aclonac Gel
➢ Zat Khasiat : Kalium Diklofenak 1%
➢ Indikasi : Aclonac digunakan untuk menangani rasa nyeri akibat
rheumatoid arthritis, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis.
➢ Gol. Obat : Obat Bebas Terbatas.
➢ Kelas Terapi : Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS).
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan Aclonac secukupnya pada area yang membutuhkan,
3-4 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Metrotreksat.
▪ Obat-obatan antiinflamasi nonsteroid lainnya.
▪ Kortikosteroid.
▪ Ciclosporin.
241
➢ ESO :
▪ Mual muntah
▪ Diare.
▪ Konstipasi.
▪ Demam.
▪ Gangguan pernapasan.
▪ Kram otot.
▪ Radang tenggorokan.
▪ Nyeri lambung.
▪ Perubahan nafsu makan.
▪ Insomnia.
▪ Anemia.
▪ Mulut kering.
➢ Cara Pakai : Oleskan Aclonac secukupnya pada area yang membutuhkan
➢ Kemasan : Tube @ 20 gram
➢ Pabrik : Pharos Indonesia.
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 20-25 derajat Celsius.
➢ Kat. Kehamilan:
▪ Kategori C (pada kehamilan sebelum 30 minggu): Penelitian pada hewan
telah menunjukkan bahwa obat ini berdampak buruk terhadap janin.
Sementara, tidak ada penelitian yang terkontrol pada wanita.
▪ Kategori D (pada kehamilan 30 minggu): Ada bukti yang menunjukkan
bahwa obat ini berisiko pada janin manusia. Namun, manfaat obat
apabila digunakan pada ibu hamil dapat diterima walaupun tetap ada
risiko.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif terhadap diklofenak dan obat golongan OAINS lainnya
▪ Penyakit jantung iskemik
▪ Gagal jantung sedang sampai berat
▪ Penyakit arteri perifer.
▪ Gangguan hati atau ginjal berat
▪ Ibu hamil trimester ketiga.
242
➢ Perhatian : Peringatan Menyusui (Diklofenak dapat terdistribusi ke
dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.)
➢ Harga : Rp 25.000 - Rp 50.000/ Tube.
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/aclonac
2. Bioplacenton
➢ Zat Khasiat : Ekstrak placenta 10%, Neomycin 0.5 %
➢ Indikasi : Digunakan untuk membantu mengobati luka bakar dan luka
pada kulit yang disertai dengan infeksi bakteri
➢ Gl. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik topikal.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 4-6 x sehari atau sesuai kebutuhan pada area luka
➢ Interaksi :
▪ amikacin (Amikasin)
▪ gentamicin (Garamycin)
▪ kanamycin (Kantrex)
▪ paromomycin (Humatin, Paromycin)
▪ streptomycin
▪ tobramycin (Nebcin, Tobi)
➢ ESO : Gatal, kemerahan pada kulit, Sensasi kulit seperti terbakar
atau menyengat.
➢ Cara Pakai : Oleskan sedikit (tidak lebih dari seukuran ujung jari Anda)
dengan lembut, tipis-tipis, biasanya 3 sampai 4 kali sehari atau seperti yang
diarahkan oleh dokter atau kertas petunjuk di kemasan obat.
➢ Kemasan : Tube @ 15 Gram
➢ Pabrik : Kalbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk
243
➢ Kat. Kehamilan: Bioplacenton hanya digunakan selama kehamilan atau
menyusui jika benar-benar dibutuhkan
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif
terhadap Neomycin atau ekstrak plasenta
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter. Hentikan penggunaan jika terjadi
sensitisasi. Penggunaan neomycin sulfate untuk periode yang lama dapat
menyebabkan infeksi sekunder (misalnya infeksi jamur). Jangan gunakan
BIOPLACENTON pada mata atau kulit di sekitar mata. Obat ini digunakan
selama kehamilan atau menyusui hanya jika benar-benar dibutuhkan.
➢ Harga : Rp. 19.800 – Rp. 43.000
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/bioplacenton
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/bioplacenton-gel-15-g
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/bioplacenton/
https://hellosehat.com/obatan-
suplemen/obat/bioplacenton/?amp#aoh=16145779533566&referrer=https
%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s
3. Pirofel Gel
➢ Zat Khasiat : Piroxicam 0.5%
➢ Indikasi : Obat yang dapat mengurangi rasa sakit pada gangguan
muskuloskeletal (kondisi yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot,
saraf dan tendon, serta tulang belakang) akut dan asam urat akut
➢ Gl. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 3-4 x sehari pada bagian yang sakit.
➢ Interaksi : Meningkatkan risiko perdarahan lambung dengan
penggunaan obat bersama antikoagulan, aspirin, clopidogrel, kortikosteroid,
heparin, rivaroxaban, atau antidepresan penghambat pelepasan selektif
serotonin (SSRI)
244
➢ ESO : Ruam kulit, pitiroid deaquamation, pruritus, dan reaksi lokal
pada tempat pemakaian obat ini, Dosis lebih dari 20 mg sehari
meningkatkan efek samping gastrointestinal.
➢ Cara Pakai : Oleskan gel pada bagian yang sakit.
➢ Kemasan : Tube @20 gram
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Pirofel ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif tehadap
Piroxicam.
➢ Perhatian : Jangan digunakan pada mata, mukosa, luka terbuka,
dermatosis atau infeksi, wanita hamil dan menyusui, anak
➢ Harga : Rp. 20.800 – Rp. 46.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/pirofel
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/pirofel-gel-0-5-20-g
https://m.k24klik.com/p/pirofel-0.5--gel-20g-1737?redirect=1
https://www.sehatq.com/obat/pirofel-05-gel-5-mg
4. Scandene
➢ Zat Khasiat : Piroxicam 0.5%
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengobati nyeri sendi dan peradangan
sendi (artritis reumatoid)
➢ Gl. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS)
245
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dioleskan pada bagian tubuh yang sakit 2-3 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Peningkatan risiko perdarahan saluan cerna dengan anti-trombosit dan
SSRI.
▪ Dapat memperburuk gagal jantung, mengurangi GFR dan meningkatkan
kadar glikosida plasma.
▪ Peningkatan risiko nefrotoksisitas dengan siklosporin dan tacrolimus.
▪ Peningkatan penyerapan dengan simetidin.
▪ Peningkatan risiko ulserasi saluran cerna dengan kortikosteroid.
▪ Dapat mengganggu tindakan natriuretik diuretik.
▪ Dapat menggantikan obat yang sangat terikat protein lainnya.
▪ Dapat meningkatkan level lithium plasma dalam keadaan stabil.
▪ Dapat memusuhi efek antihipertensi.
▪ Dapat mengurangi ekskresi metotreksat, yang menyebabkan toksisitas
akut.
▪ Peningkatan risiko kejang dengan kuinolon.
▪ Dapat mengganggu penghentian kehamilan yang dimediasi
mifepristone.
➢ ESO :
▪ Pembengkakan
▪ Gangguan makan.
▪ Gangguan denyut jantung.
▪ Sakit perut.
▪ Sembelit.
▪ Diare.
▪ Perut kembung.
▪ Muntah.
▪ Mulut kering.
▪ Pusing, sakit kepala.
▪ Gelisah.
▪ Kebingungan
▪ Penglihatan kabur
➢ Cara Pakai : Dioleskan pada bagian tubuh yang sakit 2-3 kali sehari.
246
➢ Kemasan : Tube @ 20 gram
➢ Pabrik : Tempo Scan Pasific Tbk
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar
matahari langsung
➢ Kat Kehamilan:
▪ Kategori C (pada kehamilan sebelum 30 minggu): Penelitian pada hewan
telah menunjukkan bahwa obat ini berdampak buruk terhadap janin.
Sementara, tidak ada penelitian yang terkontrol pada wanita.
▪ Kategori D (pada kehamilan 30 minggu): Ada bukti yang menunjukkan
bahwa obat ini berisiko pada janin manusia. Namun, manfaat obat
apabila digunakan pada ibu hamil dapat diterima walaupun tetap ada
risiko
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitivitas atau reaksi tipe asma terhadap piroksikam, aspirin,
atau Obat Anti Inflamasi Non Steroid NSAID lainnya.
▪ Riwayat atau ulserasi saluran cerna aktif.
▪ Riwayat gangguan saluran serna yang merupakan predisposisi gangguan
perdarahan (misal. kolitis ulserativa, penyakit Crohn, kanker saluran
pencernaan atau divertikulitis).
▪ Pengobatan nyeri perioperatif dalam pengaturan operasi CABG.
▪ Penggunaan bersamaan dengan aspirin, Obat Anti Inflamasi Non Steroid
NSAID lain dan antikoagulan
➢ Perhatian : Riwayat alergi terhadap piroxicam
➢ Harga : Rp. 24.200 – Rp. 53.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/scandene
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/scandene-0-5-20-g
https://m.klikdokter.com/obat/scandene
https://m.k24klik.com/p/scandene-0,5--gel-20g-19589?redirect=1
5. Trombophob Gel
➢ Zat Khasiat : Heparin natrium
247