➢ Indikasi : Mencegah dan membantu mengobati peradangan pembuluh
darah yang terjadi akibat pemberian obat yang diberikan melalui injeksi
intravena (di suntikkan ke pembuluh darah), mencegah pembentukan
gumpalan darah sehingga darah dapat mengalir dengan lancar, seperti:
varises (pelebaran pembuluh darah vena akibat penumpukan darah),
memar saat olahraga, flebitis (radang pembuluh darah).
➢ Gl. Obat : Obat Bebas Terbatas
➢ Kelas Terapi : Obat Flebitis dan Varises.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis di daerah kulit yang sakit sebanyak 2-3 kali
sehari
➢ Interaksi :
▪ Meningkatkan risiko efek samping, jika digunakan bersama aspirin, obat
antikoagulan, dan antiplatelet, serta obat antiinflamasi nonsteroid
(OAINS).
▪ Mengurangi efektifitas obat, jika digunakan bersama nitrogliserin.
▪ Menyebabkan hiperkalemia, jika digunakan bersama ACE inhibitor dan
angiotensin II (ARB).
▪ Meningkatkan risiko terjadinya kelainan otot dan rhabdomyolysis, jika
digunakan bersama obat dalam golongan statin.
▪ Meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat penghambat ganglion
dan obat peningkat tekanan darah (vasoaktif), sehingga mengakibatkan
hipotensi ortostatik.
➢ ESO : Reaksi alergi
➢ Cara Pakai : Gunakan Thrombophob sesuai anjuran dokter atau petunjuk
yang tertera pada kemasan obat. Oleskan Thrombophob tipis-tipis pada
area kulit yang mengalami penggumpalan darah atau lebam.
➢ Kemasan : Tube @ 20 g
➢ Pabrik : Tunggal Idaman Abdi
➢ Cara Simpan: Simpan Thrombophob dalam suhu ruangan dan jangan
dibekukan. Hindarkan Thrombophob dari hawa panas dan lembap.
248
➢ Kat Kehamilan: Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan
adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol
pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang
diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
➢ KontraIndikasi: Hindari penggunaan Thrombogel pada kulit yang mengalami
luka terbuka dan bisul kulit
➢ Perhatian : Thrombophob dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang
menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dulu dengan
dokter.
➢ Harga : Rp. 53.200 – Rp. 105.300
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/thrombophob
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/thrombophob-gel-20-g
https://www.alodokter.com/thrombophob#:~:text=Interaksi%20dengan%2
0Obat%20dan%20Bahan,digunakan%20bersamaan%20dengan%20obat%20
lain
6. Venosmil Gel
➢ Zat Khasiat : Venosmil Gel
➢ Indikasi : Digunakan untuk mengatasi Insufisiensi vena kronik
(gangguan pembuluh darah vena). Infeksi yang dapat diobati dengan
venomisil antara lain Varises, Hemoroid / wasir / ambeien
➢ Gl. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Haemoroid/Obat wasir.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 3-4 kali sehari pada daerah yang sakit
➢ Interaksi : Tidak ditemukan adanya interaksi dengan makanan atau
dengan obat-obat lainnya, meskipun begitu sebaiknya tidak mengkonsumsi
obat lain secara bersamaan.
➢ ESO :
▪ Saluran cerna: nyeri lambung, mual.
249
▪ Kulit: erupsi kulit (kelainan kulit yang menyerupai akne / jerawat), gatal,
iritasi, rasa panas.
▪ Sakit kepala
▪ Sakit pada tubuh
➢ Cara Pakai : Oleskan 3-4 kali sehari pada daerah yang sakit.
➢ Kemasan : Tube @ 60 Gram
➢ Pabrik : Kalbe Farma PT
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya
➢ Kat. Kehamilan: Belum ada bukti/informasi yang cukup yang menjamin
keamanan pemberian hidrosmin selama kehamilan (Kategori: B).
➢ Kontraindikasi:
▪ Gangguan ginjal atau gangguan hati berat
▪ Kehamilan < 20 minggu
▪ Wanita menyusui
▪ Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap komposisi dari
venosmil
➢ Perhatian :
▪ Venosmil belum pernah diteliti pemberiannya pada anak-anak.
▪ Dapat diberikan dengan dosis biasa pada pasien usia lanjut
▪ Tidak diketahui apakah hidrosmin dieliminasikan melalui air susu ibu.
Oleh karena itu, sebaiknya tidak menggunakan VENOSMIL selama
menyusui.
➢ Harga : Rp. 147.000 – Rp. 337.200
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/venosmil
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/venosmil-gel
http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-
obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat
https://m.klikdokter.com/obat/venosmil
https://m.k24klik.com/p/venosmil-gel-1822
250
2.6.2 KRIM
Krim adalah sediaan setengah padat berupa emulsi, mengandung air tidak
kurang dari 60% dan dimaksudkan untuk pemakaian luar. Ada dua tipe krim,
krim tipe minyak-air dan tipe air-minyak (Depkes, 1979).
7. Bactoderm
➢ Zat Khasiat : Mupirocin 2 %
➢ Indikasi : Untuk mengobati infeksi kulit akut karena bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan krim 3 kali dalam sehari di daerah yang terinfeksi.
➢ Interaksi : Jangan digunakan bersamaan dengan Kloramfenikol
➢ ESO :
▪ Ruam
▪ Rasa terbakar dan menyengat pada kulit
▪ Gatal
251
➢ Cara Pakai : Oleskan Bactoderm krim atau salep tipis-tipis pada area yang
terinfeksi. Untuk penggunaan Bactoderm salep durasi pengobatannya
selama 10 hari.
➢ Kemasan : Box, Tube @ 5 Gram dan 10 Gram.
➢ Pabrik : Ikapharmindo Putramas
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengategorikan Bactroban ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif
terhadap Mupirocin.
➢ Perhatian : Hindari penggunaan dekat area mata, gangguan ginjal,
penggunaan selama masa kehamilan, menyusui, hentikan segera
penggunaan jika terjadi reaksi sensitifitas ataupun reaksi iritasi. Jangan
mengoleskan pada area mukosa.
➢ Harga : Rp. 67.800 – Rp. 139. 300
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/bactoderm
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/bactoderm-2-cream-10-g
http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-
obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat
https://www.sehatq.com/obat/bactoderm-krim-10-g
8. Betamethasone
➢ Zat Khasiat : Betametason 0.1%
➢ Indikasi : Membantu masalah kulit, seperti kondisi-kondisi peradangan,
gatal-gatal pada kulit, psoriasis (penyakit peradangan pada kulit yang
ditandai dengan bercak putih, perak, atau merah bersisik tebal di berbagai
252
bagian tubuh terutama pada kaki, punggung bawah, lutut, siku), dermatitis,
liken planus (ruam kulit yang gatal dan bisa menyebar ke seluruh bagian
tubuh penderita).
➢ Gol. Obat : Obat keras
➢ Kelas Terapi : Kortikosteroid Hormon
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1–3 kali sehari selama 4 minggu atau hingga gejala yang
mereda
➢ Interaksi :
▪ Penurunan efektivitas insulin atau obat antidiabetes lain, termasuk
metformin
▪ Peningkatan efektivitas betametason topikal jika digunakan dengan
ritonavir atau itraconazole
➢ ESO :
▪ Sensasi rasa panas atau terbakar
▪ Rasa gatal-gatal, kulit kering
▪ Penipisan kulit
▪ Perubahan warna kulit
▪ Kulit terlihat memar atau memerah.
➢ Cara Pakai :
▪ Sebelum mengoleskan betametason topikal
▪ Bersihkan dan keringkan area kulit yang mengalami peradangan
▪ Lalu oleskan betametason topikal tipis-tipis pada area tersebut
▪ Jangan menutupnya dengan perban, plester, atau kain, kecuali dokter
menyarankan demikian.
➢ Kemasan : Tube @ 5 gram; Tube @ 10 gram; Tube @ 15 gram
➢ Pabrik : Bernofarm; Kimia Farma; Tempo Scan; First Medifarma;
Phapros; Lucas Djaja; Rama Emerald Multi Sukses.
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-30 derajat Celcius, di tempat kering
dan sejuk.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Betamethasone ke dalam Kategori C:
253
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Betamethasone pada pasien yang
memliki indikasi:
▪ Infeksi yang tidak diobati (sistemik atau lokal).
▪ Pasien yang hipersensitif terhadap Betamethasone.
➢ Perhatian :
▪ Jika terjadi iritasi atau sensitisasi, pengobatan harus dihentikan
▪ Kemungkinan terjadi peningkatan absorpsi sistemik jika digunakan
secara luas pada tubuh
▪ Hati-hati pada penggunaan jangka lama, lesi yang luas, pada bayi dan
wanita menyusui oleh karena ada kemungkinan absorpsi sistemik
▪ Absorpsi sistemik dari kortikosteroid akan meningkat bila digunakan
dengan pembalut oklusif atau pengobatan pada bagian yang ekstensif
▪ Penggunaan pada anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal yang
dapat menghambat pertumbuhan anak-anak. Jangan digunakan pada
anak-anak di bawah umur 2 tahun
▪ Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui
▪ Tidak digunakan pada mata
▪ Hanya untuk pemakaian luar
➢ Harga : Rp. 3.300 – Rp. 20.600
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/betamethasone
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/betamethasone-0-1-cream-
5-gr
https://www.kalbemed.com/product/160
http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-
obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat
https://www.alodokter.com/betametasontopikal#:~:text=Interaksi%20Bet
ametason%20Topikal%20dengan%20Obat%20Lain&text=Penurunan%20ef
ektivitas%20insulin%20atau%20obat,digunakan%20dengan%20ritonavir%2
0atau%20itraconazole
254
9. Betason-N
➢ Zat Khasiat : Betamethasone valerate 0.1%, Neomycin sulfate 0.5%
➢ Indikasi : Untuk membantu mengobati peradangan kulit, eksim,
dermatitis yang disertai dengan infeksi bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Anti infeksi topikal dengan kortikosteroid.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis-tipis Betason-N krim pada bagian kulit yang
terinfeksi sebanyak 2-3 kali sehari.
➢ Interaksi : Jika terdapat absorpsi sistemik yang signifikan, neomisin
sulfat dapat meningkatkan efek depresan pernapasan dari penghambat
neuromuskuler.
➢ ESO :
▪ Rasa terbakar pada kulit
▪ Iritasi
▪ Ruam merah, dan gatal pada kulit
➢ Cara Pakai : Oles tipis-tipis pada kulit yang bermasalah.
➢ Kemasan : Box, Tube @5 gram
➢ Pabrik : Kimia Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius, di tempat
kering dan sejuk.
➢ Kat. Kehamilan: Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C
menurut US Food and Drugs Administration (FDA).
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitif terhadap kandungan obat.
▪ Penderita rosacea, akne vulgaris, dermatitis perioral, pruritus perianal
dan genital serta infeksi virus kutaneus primer.
▪ Tidak untuk digunakan pada otitis eksterna dengan komplikasi perforasi
gendang telinga.
255
▪ Tidak untuk digunakan pada lesi kulit primer yang terinfeksi yang
disebabkan oleh jamur atau bakteri; infeksi primer atau sekunder akibat
jamur; atau infeksi sekunder karena spesies Pseudomonas atau Proteus.
▪ Anak-anak usia
➢ Perhatian :
▪ Memiliki alergi obat, terutama betametason, atau bahan lain yang
terkandung di dalam obat ini.
▪ Alergi terhadap pengobatan, makanan, pewarna, perisa, atau binatang
lainnya
▪ Anak berusia di bawah 6 tahun harus mengikuti petunjuk dokter jika mau
mengenakan obat ini
▪ Memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti infeksi kulit, diabetes,
glaucoma, katarak, kelainan sirkulasi atau kelainan imun.
▪ Sedang menjalani pengobatan lain, seperti kemoterapi, menggunakan
obat oles lainnya, atau vitamin
▪ Sedang hamil atau menyusui
➢ Harga : Rp. 14.300 – Rp. 30.300
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/betason-n
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/betason-n-cream-5-g
http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-
obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat
https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/betametason-
betamethasone/
10.Fusidic acid
➢ Zat Khasiat : Fusidic Acid 2%
➢ Indikasi : Membantu pengobatan infeksi kulit yang meradang yang
disebabkan oleh bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
➢ Dosis Maks. :
256
➢ Dosis Lazim :
▪ Dewasa: 2%, 3–4 kali sehari.
▪ Anak-anak: 2%, 3–4 kali sehari.
➢ Interaksi : Hingga saat ini, belum ditemukan interaksi obat yang dapat
terjadi bila fusidic acid digunakan bersama dengan obat-obatan lain.
Namun, untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, pastikan untuk
memberi tahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat tertentu.
➢ ESO :
▪ Gatal-gatal
▪ Terbentuk ruam
▪ Rasa terbakar pada kulit.
➢ Cara Pakai :
▪ Bersihkan area yang terinfeksi
▪ Kemudian keringkan
▪ Lalu oleskan fusidic acid tipis-tipis ke area yang terinfeksi
▪ Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah
menggunakan obat ini
▪ Jangan menggunakan obat ini di mata, hidung, atau mulut.
➢ Kemasan : Tube @ 5 gram
➢ Pabrik : Pyridam Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius.
➢ Kat. Kehamilan: Keamanan penggunaan obat sediaan krim dengan
kandungan asam fusidat selama menyusui belum diketahui. Selalu pastikan
untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.
Penggunaan obat ini tidak dianjurkan selama masa kehamilan pada bulan
terakhir, karena dapat menyebabkan bayi mengalami perubahan warna kulit
dan bagian putih mata menadi kekuningan pada bulan pertama
kelahirannya.
➢ KontraIndikasi: Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat
hipersensitif terhadap fusidic acid.
➢ Perhatian :
▪ Jangan terkena mata.
257
▪ Pemakaian jangka panjang atau pemakaian berulang dapat
meningkatkan risiko sensitisasi dan terjadinya resistensi antibiotik.
▪ Wanita hamil dan menyusui.
➢ Harga : Rp. 46.400 – Rp. 84.900
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/fuson
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/fuson-2-cream-5-g
http://pionas.pom.go.id/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-penggunaan-
obat-yang-benar/petunjuk-praktis-penggunaan-obat
https://www.alodokter.com/asam-fusidat
https://www.sehatq.com/obat/fuson-krim-5-g
11. Ikaderm
➢ Zat Khasiat : Clobetasol 0.05 %
➢ Indikasi : Mengatasi psoriasis, eksim, peradangan pada kulit, kuku, dan
selaput lendir.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiinflamasi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan krim 1-2 x sehari
➢ Interaksi : -
➢ ESO :
▪ Sensasi terbakar pada kulit
▪ Gatal
▪ Perubahan atrofi kulit
▪ Iritasi
▪ Kulit kering
▪ Erupsi bentuk jerawat
▪ Hipopigmentasi (kulit tampak lebih terang karena kekurangan pigmen).
258
➢ Cara Pakai : Umumnya Ikaderm salep atau krim Ikaderm dioleskan 1-2 kali
sehari pada kulit atau kuku yang terkena peradangan.
➢ Kemasan : Tube @ 10 g
➢ Pabrik : Ikapharmindo Putramas
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Ikaderm ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh di berikan pada pasien:
▪ Infeksi kulit, misalnya: impetigo, tinea corporis & herpes simpleks.
▪ Jerawat vulgaris, rosacea.
▪ Neonatus (bayi baru lahir sampai usia 28 hari)
➢ Perhatian :
▪ Wanita hamil dan menyusui.
▪ Bayi dan anak-anak.
▪ Penderita yang mendapat kortikosteroid dengan dosis besar.
➢ Harga : Rp. 38. 400 – Rp. 64.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/ikaderm
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/ikaderm-0-05-cream-10-g
https://www.sehatq.com/obat/ikaderm-krim-10-g
12. Miconazole
➢ Zat Khasiat : Miconazole Nitrate 2%.
➢ Indikasi : Mengobati kondisi kulit yang terinfeksi jamur.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Topikal Antiinfeksi
259
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2 kali sehari selama 2–6 minggu.
➢ Interaksi : Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi
saat penggunaan Miconazole Krim:
Antibiotik seperti eritromisin dan tetrasiklin, kalsium dosis tinggi, obat
psikotropik termasuk litium dan simpatomimetik, kuinidin, antagonis Ca,
terutama verapamil; amiodaron, spironolakton dan triamteren, diuretik
tiazid, kortikosteroid dan amfoterisin B; kolestiramin, kolestipol, antasid dan
neomisin.
➢ ESO : iritasi, terbakar, gatal-gatal, dan ruam kulit.
➢ Cara Pakai : Dioleskan dengan keadaan bersih pada kulit yang infeksi.
➢ Kemasan : Tube 10 Gram.
➢ Pabrik : Kimia Farma; Pyridam Farma; Sampharindo Perdana;
Bernofarm; Mulia Farma Suci
➢ Cara Simpan: Sediaan miconazole dapat disimpan pada suhu antara 15–30
derajat Celcius
➢ Kat. Kehamilan: Kategori C: Studi pada binatang percobaan
memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada
studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika
besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Miconazole pada pasien yang
hipersensitivitas atau alergi terhadap Miconazole Nitrate.
➢ Perhatian :
▪ Salep Miconazole hanya digunakan untuk pemakaian di kulit.
▪ Hindari kontak salep Miconazole dengan mata, mulut, atau hidung,
apabila terkena segera bilas dengan air dingin.
▪ Salep ini harus digunakan secara tepat, sesuai dosis yang disarankan.
Kegagalan untuk melakukannya dapat menurunkan efektivitas obat ini
dan meningkatkan risiko bahwa jamur tidak akan lagi sensitif terhadap
salep miconazole dan mungkin tidak dapat diobati dengan anti jamur lain
di masa depan.
260
▪ Obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh anak-anak yang berusia kurang
dari dua belas tahun.
▪ Penggunaan obat ini selama kehamilan hanya ketika jelas dibutuhkan
dan harus dengan petunjuk dokter.
▪ Hati-hati penggunaan obat ini pada ibu menyusui karena tidak diketahui
apakah obat ini dapat masuk ke dalam ASI.
➢ Harga : Rp. 4.700 – Rp. 28.500
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/miconazole
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/miconazole-2-cream-10-g
https://www.alodokter.com/miconazole#:~:text=Gel%20untuk%20mulut%
20mengandung%2020,minggu%20mesKontraindikasi%20gejala%20telah%2
0reda.
https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antifungi/miconazole/formu
lasi
261
2.6.3 SALEP
Salep adalah sediaan setengah padat, ditujukan untuk pemakaian topical
pada kulit atau selaput lendir. Basis salep merupakan komponen terbesar
yang sangat menentukan kecepatan pelepasan atau aksi dari obat, sehingga
akan mempengaruhi khasiat atau keberhasilan terapi.
13.Bacitracin-Polymyxin B
➢ Zat Khasiat : Bacitracin dan Polymyxin B
➢ Indikasi : Untuk mengobati kulit yang terinfeksi bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Topikal Antibiotik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1–3 kali sehari dengan cara dioleskan tipis-tipis pada area
kulit yang terluka.
➢ Interaksi :
▪ Peningkatan kadar obat bius dalam darah
▪ Peningkatan risiko terjadinya gangguan ginjal jika digunakan bersama
colistin, kanamycin, neomycin, polymyxin B, atau streptomycin
➢ ESO :
262
▪ Sensasi kulit terbakar
▪ Iritasi lokal
▪ Pembengkakan
▪ Jarang, anafilaksis (kejang)
➢ Cara Pakai : Oleskan Bacitracin-Polymyxin B salep tipis-tipis ke area kulit
yang terkena infeksi sebanyak 1-3 kali sehari, dapat ditutup dengan perban
steril.
➢ Kemasan : Box, Tube @ 5 Gram
➢ Pabrik : Indofarma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 15-25 derajat Celcius, di tempat kering
dan sejuk.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Bacitracin-Polymyxin B ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Bacitracin-Polymyxin B pada pasien
yang hipersensitif atau reaksi alergi berlebih terhadap pada bacitracin atau
polymyxin B.
➢ Perhatian : Berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum
menggunakan obat ini, atau jika Anda memiliki kondisi medis seperti:
▪ Alergi
Jangan gunakan obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:
▪ Hipersensitivitas terhadap bacitracin.
➢ Harga : Rp. 2.900 – Rp. 9.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/bacitracin-polymyxin-b
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/bacitracin-polymyxin-b-
ointment-5-gr
https://www.alodokter.com/bacitracin#:~:text=Interaksi%20Bacitracin%20
dengan%20Obat%20Lain&text=Berikut%20ini%20adalah%20beberapa%20
efek,neomycin%2C%20polymyxin%20B%2C%20atau%20streptomycin
263
14. Borraginol-N
➢ Zat Khasiat : Lithospermi Radix ekstrak, Prednisolonum, Aethylis
aminobenzoas, Cetrimide
➢ Indikasi : Untuk mengatasi gatal di sekitar anus, mengatasi ambeien,
wasir dan prolaps anus.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Anorektal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 2-5 g salep ke kain kasa, lalu tempelkan pada bagian
yang sakit atau radang. Ganti kasa 2-3 kali sehari.
➢ Interaksi : Informasi interaksi obat yang tersedia antara Borraginol-N
salep dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi
dengan dokter, apoteker, atau pelayanan perawatan kesehatan sebelum
menggunakannya bersama obat lainnya.
➢ ESO : Sensasi seperti terbakar dan Iritasi
➢ Cara Pakai : Oleskan Kira-Kira 2-5 gram salep pada sepotong kasa
pembalut lalu tempelkan pada tempat radang. Gantilah 2-3 kali sehari.
➢ Kemasan : Tube @15 gram
➢ Pabrik : PT. Takeda Indonesia.
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 20-25 derajat Celcius, di tempat kering
dan seju
➢ Kat. Kehamilan: -
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan pada pasien yang hipersensitif
terhadap kandungan dari Borraginol-N.
➢ Perhatian :
▪ Pasien penyakit jantung.
▪ Pasien penyakit hati.
▪ Pasien kelainan darah tertentu (methemoglobinemia).
▪ Jika kondisi tidak membaik dalam 7 hari atau memburuk, hubungi dokter
Anda.
264
▪ Hindari aplikasi pada mata, rongga tubuh, dan kulit yang meradang
parah.
▪ Anak-anak.
➢ Harga : Rp. 98.500 – Rp. 174.000
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/borraginol-n
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/borraginol-s-salep-15-g
https://www.sehatq.com/obat/borraginol-n-salep-15-g
15. Elopro
➢ Zat Khasiat : Clobetasol propionate 0.05 %
➢ Indikasi : Sebagai terapi jangka pendek untuk mengatasi dermatosis
resisten, misalnya psoriasis, eksim bandel, lichen planus, diskoid lupus
erythematosus dan penyakit kulit lainnya yang tidak dapat diatasi dengan
kortikosteroid lain.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiinflamasi
➢ Dosis Maks. : 50 g/ minggu
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis-tipis 1-2 kali/ hari
➢ Interaksi :
▪ Golongan obat penghambat enzim CYP3A4 (misalnya itrakonazol,
ritonavir)
▪ Ceritinib
▪ Kortikorelin dan hyaluronidase
▪ Deferasinox
➢ ESO :
▪ Iritasi pada kulit
▪ Kulit kering
▪ Sensasi kulit terbakar
▪ Infeksi sekunder
➢ Cara Pakai : Oleskan tipis-tipis pada kulit yang terinfeksi
265
➢ Kemasan : Tube @10 gram
➢ Pabrik : Genero Pharmaceutical
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu antara 20-25 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Elopro ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Rosacea (penyakit kulit yang
menyerang wajah)
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Jerawat
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Dermatitis perioral
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Infeksi virus pada kulit (misalnya
herpes simpleks, varicella)
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Lesi kulit akibat infeksi jamur atau
bakteri, pruritus genital dan perianal
▪ Tidak boleh di berikan pada penderita Dermatosis (termasuk ruam
popok) pada bayi kurang 1 tahun
➢ Perhatian :
▪ Pengobatan jangka panjang harus dihindari, terutama pada anak-anak.
▪ Bila digunakan pada daerah mata, jangan sampai obat masuk mata,
karena dapat mengakibatkan glaukoma.
▪ Wanita hamil dan menyusui.
➢ Harga : Rp. 30.400 – Rp. 56.400
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/elopro
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/elopro-0-05-salep-10-g
https://www.sehatq.com/obat/elopro-salep-10-g
266
16.Fuladic Salep
➢ Zat Khasiat : Fusidic Acid 20 mg/ gram
➢ Indikasi : Untuk mengobati infeksi kulit yang di sebabkan oleh bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Topikal
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan salep Fuladic sebanyak 3-4 kali sehari pada kulit
yang terinfeksi.
➢ Interaksi : Belum ada penelitian mengenai interaksi obat dengan
kandungan asam fusidat dalam bentuk sediaan salep. Namun untuk
keamanan, pastikan selalu memberitahu dokter Anda, apabila sedang
menjalani terapi atau mengonsumsi obat lain.
➢ ESO : Ruam, Iritasi, Kulit kering
➢ Cara Pakai :
▪ Dioleskan pada kulit yang terinfeksi.
▪ Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih sebelum dan sesudah
menggunakan Fuladic salep.
➢ Kemasan : Tube @ 5 g
➢ Pabrik : Guardian Pharmatama
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius
➢ Kat. Kehamilan: Keamanan penggunaan obat sediaan salep dengan
kandungan asam fusidat selama menyusui belum diketahui. Selalu pastikan
untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.
Penggunaan obat ini tidak dianjurkan selama masa kehamilan pada bulan
terakhir, karena dapat menyebabkan bayi mengalami kernikterus (kuning)
pada bulan pertama kelahirannya.
➢ Kontraindikasi: Tidak boleh di gunakan pada pasien yang hipersensitif
terhadap komponen yang terkandung dalam Fuladic.
267
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Bila digunakan untuk kulit muka,
jangan kena mata, Dapat meningkatkan resiko sensitisasi dan
berkembangnya resistensi antibiotik, Keamanan penggunaan pada wanita
hamil dan menyusui belum diketahui oleh karena itu perlu
diPerhatianitungkan untung ruginya.
➢ Harga : Rp. 50.000 - Rp. 120.000/ Tube
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/fuladic
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/fuladic-salep-5-g
https://www.sehatq.com/obat/fuladic-2-salep-5-g
17.Kenalog In Orabase
➢ Zat Khasiat : Triamcinolone Acetonide 0.1 %
➢ Indikasi : Sebagai terapi tambahan untuk menghilangkan sementara
gejala terkait peradangan dan peradangan mulut yang menimbulkan luka.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Obat untuk Ulserasi dan Peradangan Mulut
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dioleskan secukupnya, hingga 2-3 kali sehari sekitar 0.6 cm
pada lesi
➢ Interaksi :
▪ Prednison.
▪ Penggunaan bersama prednison yang merupakan obat golongan
kortikosteroid dapat menyebabkan peningkatan efektivitas obat dalam
mengatasi peradangan. Hal ini dapat meningkatkan terjadinya efek
samping, seperti iritasi.
▪ Obat penekan sistem kekebalan tubuh, seperti ciclosporin.
▪ Salep ini bekerja dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Penggunaan
bersama dengan ciclosporin dapat menyebabkan penurunan kekebalan
tubuh.
➢ ESO :
▪ Penekanan adrenal
268
▪ Perubahan metabolisme glukosa
▪ Katabolisme protein
▪ Aktivasi ulkus peptikum.
➢ Cara Pakai : Oleskan obat secukupnya sekitar 0.6 cm pada lesi hingga
menghasilkan lapisan tipis. Diperlukan jumlah yang lebih banyak untuk
menutupi beberapa lesi. Sebaiknya digunakan pada malam hari.
➢ Kemasan : Tube @ 5 g
➢ Pabrik : Taisho Pharmaceutical Indonesia
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.
➢ Kat Kehamilan: Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Kenalog In Orabase ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah Badan menunjukkan efek buruk pada janin
(teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol
pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat
diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi
risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Kenalog In Orabase pada pasien:
▪ Hipersensitif
▪ Infeksi jamur atau bakteri pada mulut atau tenggorokan.
▪ Lesi herpes dari asal virus yang diketahui atau lesi intraoral
➢ Perhatian : Harus dengan resep Dokter. Penggunaan pada penderita
tuberkulosis, tukak lambung, atau diabetes melitus tidak boleh mendapat
pengobatan kortikosteroid tanpa adanya saran dari dokter.
➢ Harga : Rp. 57.300 – Rp. 105.700
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/kenalog-in-orabase
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/kenalog-in-orabase-0-1-
salep-5-g
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/kenalog-in-orabase-0-1-
salep-5-g
https://www.sehatq.com/obat/kenalog-orabase-salep-5-g
269
18. Lotasbat
➢ Khasiat : Clobetasol propionate 0.5 mg
➢ Indikasi : Untuk menyembuhkan penyakit kulit misalnya eksim,
dermatitis, alergi, ruam kulit yang memerah serta peradangan pada kulit.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiinflamasi
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 1-2 kali/hari
➢ Interaksi :
▪ Kortikorelin dan hyaluronidase.
▪ Klobetasol dapat mengurangi efek pengobatan dari obat di atas.
▪ Ritonavir dan itrakonazol.
▪ Peningkatan pajanan sistemik dengan obat di atas sehingga dapat
menyebabkan terjadinya efek samping.
▪ Deferasinoks.
▪ Klobetasol dapat meningkatkan efek yang merugikan atau efek toksik
pada deferasinoks.
▪ Aldesleukin.
▪ Dapat mengurangi efek antineoplistik aldesleukin.
▪ Ceritinib.
▪ Klobetasol dapat meningkatkan efek penurunan kadar gula darah
(hiperglikemik) dari ceritinib.
➢ ESO :
▪ Dapat menimbulkan rasa perih
▪ Sensasi terbakar pada kulit
▪ Dapat terjadi peradangan kronis pada kulit
▪ Dapat menyebabkan penipisan pada kulit.
➢ Cara Pakai : Dioleskan tipis-tipis secara merata.
➢ Kemasan : Box, 1 Tube @ 10 Gram
➢ Pabrik : Interbat
270
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat sejuk dan kering serta terhindar dari sinar
matahari secara langsung
➢ Kat Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)
mengkategorikan Lotasbat ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Tidak digunakan pada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif atau
alergi terhadap kandungan obat tersebut
▪ Riwayat penyakit infeksi karena virus
▪ Sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang sedang menggunakan obat
kulit infeksi lainnya.
➢ Perhatian : Jangan terkena mata.
➢ Harga : Rp. 54.300 – Rp. 97.100
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/lotasbat
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/lotasbat-0-05-cream-10-g
https://www.sehatq.com/obat/lotasbat-salep-10-g
https://m.k24klik.com/p/lotasbat-cream-10g-2523
271
2.6.4 SALEP MATA
Salep mata adalah salep steril untuk pengobatan mata yang mengandung
basis salep yang cocok, dimana pembuatan sediaan salep mata dilakukan
dengan menambahkan bahan obat sebagai larutan steril atau sebagai
serbuk steril yang termikronisasi dalam dasar salep steril yang hasil akhirnya
dimasukkan secara aseptis dalam tube
19.Cendo Mycos
➢ Zat Khasiat : Hidrokortison asetat 0,5%, Kloramfenikol 0,2%
➢ Indikasi : Untuk mengatasi infeksi pada mata dan mengatasi infeksi
pasca pembedahan.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antiinfeksi Topikal dengan Kortikosteroid.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : 1-2 tetes, digunakan 3-4 kali per hari pada mata yang
terinfeksi.
➢ Interaksi : Interaksi obat dapat terjadi ketika Cendo Mycos digunakan
bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat
272
menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi
terjadinya efek samping. Beri tahu dokter apabila Anda sedang
mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu
termasuk obat resep, non-resep, hingga obat herbal. Konsumsi alkohol
juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari.
Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang
sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Cendo Mycos untuk
menghindari interaksi obat.
➢ ESO :
▪ rasa gatal dimata
▪ rasa terbakar dimata ( penggunaan jangka panjang)
➢ Cara Pakai :
▪ Sebelum menggunakan salep mata, bersihkan tangan menggunakan
sabun.
▪ Condongkan kepala ke belakang dan tarik kelopak mata bagian bawah
dengan lembut.
▪ Pegang tube salep dengan menggunakan tanga lainnya dan dekatkan
dengan mata tanpa menyentuhnya.
▪ Hindari kontak langsung antara ujung tube dengan mata, tangan, atau
permukaan lainnya.
▪ Oleskan salep ke kantong mata Kira-Kira sepanjang 1 cm.
▪ Kedipkan mata secara perlahan, kemudian tutup mata Anda selama 1-2
menit.
▪ Bersihkan sisa salep mata berlebih pada wajah.
▪ Segera tutup kembali tube untuk menghindari kontaminasi obat.
▪ Bersihkan tangan kembali.
➢ Kemasan : Tube @3,5 gram
➢ Pabrik : Cendo Pharmaceutical
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu 20-25 derajat celsius, ditempat kering
dan sejuk
➢ Kat Kehamilan: Penggunaan Cendo Mycos pada ibu hamil masuk kategori
C untuk ibu hamil yang artinya obat ini hanya dapat digunakan apabila
273
manfaat yang didapatkan lebih besar dari efek samping yang mungkin
terjadi.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hipersensitivitas / alergi terhadap Hidrokortison & Chloramphenicol /
antibiotik lainnya
▪ Sebaiknya tidak diberikan pada penderita Glaukoma, Tuberkolosis,
Infeksi jamur & Virus Sistemik
➢ Perhatian :
▪ Sampaikan pada dokter atau apoteker jika Anda pernah mengalami
reaksi alergi terhadap kandungan obat ini untuk mencegah kemungkinan
terjadinya reaksi alergi.
▪ Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita hipertensi dan diabetes
militus, karena kandungan hydrocortisol pada Cendo Mycos dapat
meningkatkan gula darah dan meningkatkan permeabilitas kapiler.
▪ Sebaiknya jangan menghentikan penggunaan obat ini jika kondisi belum
membaik karena pemberian antibiotik yang tidak tuntas dapat
menyebabkan bakteri menjadi resisten.
➢ Harga : Rp. 28.800 – Rp. 61.200
➢ Sumber : https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/cendo-mycos-
eye-ointment-3-5-g
https://doktersehat.com/obat-cendo-mycos/
https://www.klikdokter.com/obat/cendomycos#:~:text=Cendo%20Mycos
%20adalah%20sediaan%20tetes,pada%20mata%2C%20termasuk%20aKont
raindikasibat%20pembedahan.
https://www.honestdocs.id/cendo-mycos
20. Chloramphenicol
➢ Zat Khasiat : Chloramphenicol 1%
➢ Indikasi : Untuk membunuh bakteri penyebab beberapa penyakit,
seperti: demam tifoid (penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella
enterica) & paratifoid (penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella
274
paratyphi), infeksi berat yang disebabkan oleh Salmonela sp, H influenza,
riketsia, Limfogranuloma-psikatosis, dan meningitis yang disebabkan oleh
bakteri gram negatif, mengatasi infeksi pernafasan karena Burkholderia
cepacia.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan salep tipis-tipis ke area mata yang sakit setaip 3-4
jam atau lebih sering sesuai kebutuhan. Durasi pengobatan: 5 hari
➢ Interaksi :
▪ Zat besi dan Vitamin B: efek menurun
▪ Phenobarbitone dan Rifampin: menurunkan efek
▪ Kontrasepsi oral: efek terhambat
▪ Antikoagulan, Hipoglikemik, Fenitoin: efek meningkat
▪ Obat yang menurunkan aktivitas sumsum tulang belakang
➢ ESO :
▪ Gangguan pencernaan
▪ Pendarahan
▪ Radang syaraf mata
▪ Gangguan penglihatan
▪ Depresi
▪ Pusing dan sakit kepala
▪ Demam
▪ Pembengkakan.
➢ Cara Pakai : Oleskan pada bagian dalam kantung mata
➢ Kemasan : Tube @3,5 gram
➢ Pabrik : Erela; First Medifarma; Kimia Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu dibawah 25 derajat celsius
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Chloramphenicol ke dalam Kategori C:
275
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Wanita hamil dan menyusui.
▪ Gagal ginjal dan hati.
▪ Hipersenitif (alergi).
▪ Depresi sumsum tulang.
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter
➢ Harga : Rp 2.700 - Rp 10.500
➢ Sumber : https://www.halodoc.com/obat-dan-
vitamin/chloramphenicol-1-salep-mata-3-5-g
https://m.klikdokter.com/obat/chloramphenicol
21. Erlamycetin
➢ Zat Khasiat : Chloramphenicol 1%
➢ Indikasi : Erlamycetin digunakan membantu mengobati infeksi bakteri
yang rentan, infeksi pada mata dan telinga.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : AntiInfeksi dan Antiseptik mata.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan 3 kali sehari
➢ Interaksi :
▪ Mengganggu tindakan kontrasepsi oralkn.
▪ Phenobarbitone dan rifampin dapat mengurangi kerja kloramfenikol.
▪ Pada pasien anemia dapat menurunan efek zat besi dan vitamin B12
➢ ESO :
▪ Reaksi hipersensitivitas termasuk ruam
▪ Demam
276
▪ Angioedema (Pembengkakan tanpa nyeri di bawah kulit, yang dipicu
alergi terhadap bulu binatang, serbuk sari, obat-obatan, racun, makanan,
atau pengobatan)
▪ Mual, muntah
▪ Sakit kepala
▪ Perih dan iritasi sementara (tetes mata)
▪ Ototoksisitas (gangguan pada fungsi pendengaran)
➢ Cara Pakai : Oleskan pada mata yang sakit
➢ Kemasan : Box, Tube @3,5 gram
➢ Pabrik : Erela
➢ Cara Simpan: Erlamycetin suspensi dan salep mata: Simpan pada suhu
kurang dari25 derajat Celcius.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan erlamycetin ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin
➢ Kontraindikasi:
▪ Pasien dengan riwayat hipersensitivitas atau reaksi toksik terhadap obat
▪ Ibu hamil dan menyusui
▪ Memiliki riwayat diskrasia darah
▪ Gendang telinga berlubang (tetes telinga)
➢ Perhatian : Harus dengan resep dokter. Ibu menyusui, wanita hamil,
fungsi ginjal yang buruk
➢ Harga : Rp 9.100 - Rp 28.900
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/erlamycetin
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/erlamycetin-1-salep-mata-3-
5-g
277
22. Gentamicin
➢ Zat Khasiat : Gentamicin sulfate 0.3 %
➢ Indikasi : Antibiotik untuk mengobati septikemia dan sepsis pada
neonatus, meningitis, infeksi bakteri pada kulit, mata dan telinga.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik Salep.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dioleskan pada mata yang bermasalah, 2-3 kali per hari.
➢ Interaksi :
▪ Efek aditif dengan obat neurotoksik dan / atau nefrotoksik lainnya
termasuk sefalosporin, metisilin, amfoterisin B, siklosporin, cisplatin,
diuretik poten (misalnya Asam etakrilat, furosemid) dan agen
penghambat neuromuskuler (misalnya Suksinilkolin, tubokur).
▪ Dapat mempotensiasi efek antikoagulan (misalnya Warfarin,
fenindione).
▪ Dapat melawan efek neostigmin dan piridostigmin.
▪ Peningkatan risiko hipokalsemia dengan bisfosfonat.
▪ Peningkatan risiko blokade neuromuskuler dengan toksin botulinum.
▪ Indometasin dapat meningkatkan konsentrasi plasma gentamisin pada
neonatus.
➢ ESO : Gangguan vestibuler dan pendengaran, nefrotoksisitas; dapat
menyebabkan terjadi iritasi dan melepuh pada kulit (sediaan salep);
pandangan kabur, rasa yang tidak biasa seperti pahit, kecut (sediaan tetes
mata).
➢ Cara Pakai :
a. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.
b. Hindari kontak langsung ujung tube dengan mata, tangan atau
permukaan lainnya.
c. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata
menggunakan jari telunjuk sehingga kelopak mata membentuk kantong.
278
d. Pegang tube salep dengan menggunakan tangan yang lainnya sedekat
mungkin dengan kelopak mata tanpa menyentuhnya. Oleskan salep ke
dalam kantong mata tersebut sepanjang Kira-Kira 1 cm.
e. Kedipkan mata secara perlahan, kemudian tutup selama 1-2 menit.
Bersihkan salep mata berlebih pada wajah dengan tisu.
f. Untuk menghindari kontaminasi, segera pasang kembali tutup tube.
Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa
obat yang mungkin menempel.
➢ Kemasan : Box, Tube @ 3.5 Gram
➢ Pabrik : Erela
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 derajat Celcius.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi:
▪ Hindari pemberian pada pasien dengan Kontraindikasi Gentamicin.
▪ Aplikasi topikal ke dalam telinga untuk pasien yang diketahui atau
diduga perforasi gendang telinga.
➢ Perhatian : Gentamisin dieksresikan melalui terutama ginjal, maka tidak
direkomendasikan untuk digunakan pada pasien dengan gangguan ginjal
berat (CrCl < 30ml/menit); gangguan hati; bayi dan lansia.
➢ Harga : Rp 37.300 - Rp 68.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/gentamicin
https://yankes.itb.ac.id/informasi/cara-menggunakan-salep-
mata/#:~:text=Pegang%20tube%20salep%20dengan%20menggunakan,tut
up%20selama%201%2D2%20menit.
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/cendo-gentamicin-0-3-
salep-mata-3-5-g
279
23.Sagestam Salep Mata
➢ Zat Khasiat : Gentamicin Sulfate 3 mg/ gram
➢ Indikasi : Sagestam salep mata dapat digunakan untuk menangani
infeksi pada mata yang diakibatkan oleh bakteri.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antibiotik topikal.
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Oleskan tipis-tipis sagestam salep mata ke mata yang sakit
sebanyak 2-3 kali sehari.
➢ Interaksi :
▪ Penicillin
▪ Amphotericin
▪ Cephalosporins
▪ Erythromycin
▪ Heparin
▪ Na bicarbonate
➢ ESO : Iritasi Kulit, Iritasi Mata dan Rasa Terbakar
➢ Cara Pakai :
a. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.
b. Hindari kontak langsung ujung tube dengan mata, tangan atau
permukaan lainnya.
c. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata
menggunakan jari telunjuk sehingga kelopak mata membentuk kantong.
d. Pegang tube salep dengan menggunakan tangan yang lainnya sedekat
mungkin dengan kelopak mata tanpa menyentuhnya. Oleskan salep ke
dalam kantong mata tersebut sepanjang Kira-Kira 1 cm.
e. Kedipkan mata secara perlahan, kemudian tutup selama 1-2 menit.
Bersihkan salep mata berlebih pada wajah dengan tisu.
280
f. Untuk menghindari kontaminasi, segera pasang kembali tutup tube.
Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa
obat yang mungkin menempel.
➢ Kemasan : Tube @3,5 gram
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari
cahaya
➢ Kat. Kehamilan: Kategori C untuk sediaan salep mata dan tetes mata: Studi
pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tetapi tidak ada studi
terkontrol pada wanita hamil. Sagestam dapat diberikan hanya jika manfaat
yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Obat sagestam tidak boleh digunakan pada beberapa
kondisi berikut ini:
▪ Pasien dengan hipersensitif terhadap sagestam.
▪ Infeksi yang disebabkan oleh virus dan jamur.
➢ Perhatian : Bukan digunakan untuk jangka panjang
➢ Harga : Rp 30.500 - Rp 67.200
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/sagestam
https://www.goapotik.com/produk/sagestam-3-5-gram-salep-mata
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/sagestam-eyeoint-3-5-g
https://yankes.itb.ac.id/informasi/cara-menggunakan-salep-
mata/#:~:text=Pegang%20tube%20salep%20dengan%20menggunakan,tut
up%20selama%201%2D2%20menit.
24. Temiral
➢ Zat Khasiat : Aciclovir 30 mg/gram
➢ Indikasi : Untuk mengatasi infeksi mata yang disebabkan oleh virus
herpes simpleks.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antivirus Topikal
➢ Dosis Maks. :
281
➢ Dosis Lazim : Oleskan salep ini 5 x sehari setiap 4 jam, tanpa dosis malam.
➢ Interaksi :
▪ Probenecid, cimetidine, dan mycophenolate mofetil dapat meningkatkan
konsentrasi asiklovir dalam plasma.
▪ Peningkatan efek nefrotoksik jika diberikan bersamaan dengan obat
yang memengaruhi fisiologi ginjal (misalnya: Ciclosporin, tacrolimus).
➢ ESO :
▪ Ruam, dan kulit kemerahan
▪ Sensasi menyengat dan membakar pada kulit
▪ Gatal
➢ Cara Pakai :
▪ Gunakan pada konjungtiva 5 kali sehari tiap 4 jam.
▪ Pengobatan dilanjutkan paling sedikit selama 3 hari.
➢ Kemasan : Box, 1 Tube @ 3.5 gram
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan pada suhu di bawah 25 ° C.
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengategorikan Temiral ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak
ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah
menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak
dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama
(dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Temiral pada pasien yang memiliki
indikasi hipersensitif terhadap asiklovir dan valasiklovir.
➢ Perhatian : Hindari penggunaan Temiral pada pasien yang memiliki
indikasi hipersensitif terhadap asiklovir dan valasiklovir.
➢ Harga : Rp.54.902,00
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/temiral
https://medicastore.com/produk/Obat/6152/temiral-eye-cream
https://www.honestdocs.id/temiral-salep-mata
282
2.6.5 PASTA
Pasta merupakan sediaan semipadat yang mengandung satu atau lebih
bahan obat yang ditujukan untuk pemakaian topikal
25. Sinocort
➢ Zat Khasiat : Triamcinolone Acetonide 0.1.
➢ Indikasi : Untuk terapi tambahan dan meredakan gejala yang
berhubungan dengan lesi inflamasi (peradangan) oral dan lesi ulseratif yang
diakibatkan trauma.
➢ Gol. Obat : Obat Keras
➢ Kelas Terapi : Antikolesterol
➢ Dosis Maks. :
➢ Dosis Lazim : Dioleskan sebanyak 2-3 kali/hari.
➢ Interaksi :
▪ Siklosporin.
▪ Penggunaan triamsinolon asetonid bersama siklosporin dapat
menurunkan sistem kekebalan tubuh.
▪ Atropin.
▪ Penggunaan triamsinolon asetonid bersama atropin dapat meningkatkan
tekanan pada bola mata (intraokular).
➢ ESO :
▪ Gangguan gastrointestinal
283
▪ Edema (pembengkakan)
▪ Reaksi Hipersensitivitas atau alergi
▪ Pusing.
➢ Cara Pakai : Oleskan tipis- tipis pada area yang membutuhkan pada saat
menjelang tidur.
➢ Kemasan : Tube 5 Gram.
➢ Pabrik : Sanbe Farma
➢ Cara Simpan: Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari sinar
matahari langsung
➢ Kat. Kehamilan: Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat
(FDA) mengkategorikan Sinocort ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik
atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita
atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika
manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
➢ Kontraindikasi: Hindari penggunaan Sinocort 0.1 pada pasien yang memiliki
indikasi infeksi jamur, virus atau bakteri dari mulut dan tenggorokan.
➢ Perhatian :
▪ Pasien yang memiliki alergi terhadap obat kortikosteroid seperti
hidrokortison dan prednison.
▪ Pasien dengan kadar hormol kortisol yang terlalu tinggi (sindrom
cushing).
▪ Pasien dengan kuit kemerahan, kering, dan bersisik (psoriasis).
▪ Pasien dengan sirkulasi darah yang buruk.
▪ Pasien dengan gangguan sistem imun.
▪ Wanita hamil dan ibu menyusui.
➢ Harga : Rp. 41.500 – Rp. 72.800
➢ Sumber : https://m.klikdokter.com/obat/sinocort
https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/sinocort-0-1-oral-paste-5-g
https://www.sehatq.com/obat/sinocort-01-oral-pasta-5-g
https://m.k24klik.com/p/sinocort-oral-paste-5g-19581
284
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari pembahsan di atas, dapat disimpulkan bahwa obat memiliki jenis-jenis dan
manfaat yang berbeda yang dapat digunakan untuk merawat penyakit,
membebaskan gejala, atau mengubah proses kimia dalam tubuh.
SARAN
Adapun saran-saran dalam penulisan E-book ini adalah :
Dapat mengetahui dan dapat meningkatkan wawasan tentang Obat
Dengan disusunnya E-book ini kami mengharapkan kepada semua pembaca agar
dapat mengetahui dan memahami arti obat serta dapat memberikan kritik dan
saran nya agar E-book ini dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Demikian
saran yang dapat penulis sampaikan semoga dapat membawa manfaat bagi
semua pembaca.
Demikianlah E-book ini kami susun. Semoga project ini berjalan dengan lancar.
Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak Ibu guru, kami ucapkan terima kasih.
285