PERANGKAT PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 F A S E D K E L A S V I I Agi Saptiazi, S.PdSEKOLAH MENENGAH PERTAMANEGERI 187 JAKARTA
Nama Guru : Dra. Asbaia NIP / NRK : 196403102007012013 Sekolah : SMP NEGERI 187 Jakarta Mata Pelajaran : PJOK Tahun Pelajaran : 2023/2024 Kelas/ Semester : VIII/Genap PROGRAM GURU PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kalideres Jakarta Barat Telp. 5455859
PEMERINTAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH I SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT Jalan Gaga Utama Semanan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat Kode Pos 11850 Telepon 021 5455859, laman : http://smpn187jkt.sch.id, posel : [email protected] KALENDER KEGIATAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2023/2024 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb JANUARI 2024 1 2 3 4 5 6 1 Tahun Baru 2024 7 8 9 10 11 12 13 2 Hari pertama /awal semester Genap T.P 2023/2024 14 15 16 17 18 19 20 2 - 31 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII dan Kelas IX 21 22 23 24 25 26 27 15 - 18 Kegiatan MGMP Sekolah membuat soal Asesmen Sumatif 7/8 28 29 30 31 29 - 31 Asesmen Sumatif 1 (Kelas 7/8) BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb FEBRUARI 2024 1 2 3 1 - 2 Asesmen Sumatif 1 (Kelas 7/8) 4 5 6 7 8 9 10 8 Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 11 12 13 14 15 16 17 5 -23 Kegiatan KBM 18 19 20 21 22 23 24 12 - 15 Kegiatan MGMP Sekolah membuat soal STS 7/8 dan soal PAS Kls 9 25 26 27 28 29 26 - 29 Pelaksanaan STS Kelas 7/8 dan PAS Kelas 9 BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb MARET 2024 1 2 1 Pelaksanaan STS Kelas 7/8 dan PAS Kelas 9 3 4 5 6 7 8 9 4-8 Perkiraan Ujian Praktek Kelas IX 10 11 12 13 14 15 16 11 - 13 Perkiraan Libur awal Ramadhan 1445 H 17 18 19 20 21 22 23 18 - 22 Prakiraan ASS kelas IX 24 25 26 27 28 29 30 11 Hari Raya Nyepi 31 29 Jumat Agung BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb APRIL 2024 1 2 3 4 5 6 4-16 Libur Idul Fitri 1445 H 7 8 9 10 11 12 13 10- 11 Hari raya Idul Fitri 1445 H 14 15 16 17 18 19 20 1-3 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII 21 22 23 24 25 26 27 17 - 30 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII, VIII 28 29 30 22- 26 Asesmen Sumatif 2
29- 30 Projek 3 Kelas 7 dan 8 Tema: Kewirausahaan BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb MEI 2024 1 2 3 4 1 Hari Buruh Sedunia 5 6 7 8 9 10 11 9 Kenaikan Isa Al Masih 12 13 14 15 16 17 18 1 -10 Projek 3 Kelas 7 dan 8 Tema: Kewirausahaan 19 20 21 22 23 24 25 6 -10 MGMP Sekolah (Membuat soal SAT) 26 27 28 29 30 31 23 Hari Raya Waisak 13 - 31 Kegiatan Belajar Mengajar Kelas VII dan VIII BULAN HARI TGL URAIAN KEGIATAN Mg Sn Sl Rb Km Ju Sb JUNI 2024 1 1 Hari Lahir Pancasila 2 3 4 5 6 7 8 3- 7 Sumatif Akhir Tahun Kelas VIII dan VII 9 10 11 12 13 14 15 10- 12 Susulan dan Perbaikan Nilai 16 17 18 19 20 21 22 21 Pembagian rapor kenaikan kelas 23 24 25 26 27 28 29 24-5 Juli Libur Akhir semester genap 30 Catatan :Pekan Sumatif Sekolah dan Input nilai diserahkan kepada Guru masing-masing Jakarta, Januari 2024 HARMONIS, S.Sn NIP. 197006151999032002
PERHITUNGAN MINGGU EFEKTIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Mata Pelajaran : PJOK Satuan Pendidikan : SMP Negeri 187 Jakarta Kelas / Semester : VII/Genap Tahun Pelajaran : 2023/2024 Alokasi Waktu : 3 Jam Pelajaran No Bulan Pekan Keterangan Jumlah Tidak Efektif Efektif 1 Januari 5 0 5 - 2 Februari 4 1 3 *STS (Sumatif Tengah Semester) 7/8 3 Maret 4 3 1 4 April 4 3 1 *Libur Idul Fitri 1445 H *Projek 3 5 Mei 5 1 4 *Projek 3 6 Juni 4 4 0 SAT Kelas 7 dan 8 Persiapan Pemb. Rapor Libur Semester Genap JUMLAH 26 12 14 Jumlah Jam Efektif = 14 Minggu x 3 Jam = 48 Jam Pelajaran Jakarta, 2 Januari 2024 Mengetahui Kepala SMPN 187 Jakarta Guru Mata Pelajaran HARMONIS,S.Sn AGI SAPTIAZI, S.Pd NIP 197006151995032002 NIP 199309052019031007 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kalideres Telp. (021) 5455859
PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 187 JAKARTA Jl. Gaga Utama Semanan Kec. Kalideres Jakarta Barat (11850) Tlp. (021) 5455859 STRUKTUR KURIKULUM MERDEKA SMP NEGERI 187 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 NO MATA PELAJARAN KELAS KET VII & VIII Total JP Pertahun Nasional Jam dlm Sepekan Projek (20%) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 86 (2) 22 108 2 Pendidikan Kewarganegaraan 86 (2) 22 108 3 Bahasa Indonesia 172 (5) 44 216 4 Matematika 144 (4) 36 180 5 Ilmu Pengetahuan Alam 144 (4) 36 180 6 Ilmu Pengetahuan Sosial 115 (3) 29 144 7 Bahasa Inggris 115 (3) 29 144 8 Seni Budaya 86 (2) 22 108 9 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 86 (2) 22 108 10 Prakarya - 11 Informatika 86 (2) 22 108 12 BK 1 - 1120(29) 284 1404 Jakarta, 2 Januari 2024 Kepala SMP Negeri 187 Jakarta HARMONIS, S.Sn NIP. 197006151999032002
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DANKESEHATAN KELAS VII TAHUN PELAJARAN 2023 – 2024
Capaian Pembelajaran : Surat Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek Nomor: 008/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah pada Kurikulum Merdeka Capaian Pembelajaran PJOK Fase D (SMP sederajat) A. Rasional Mata Pelajaran PJOK Pendidikan jasmani, yang di Indonesia dikenal sebagai Pendidikan Jasmani,Olahraga, dan Kesehatan, menurut William H Freeman (2007: 27-28) adalah pendidikan yang menggunakan aktivitas jasmani untuk meningkatkan individu peserta didik secara menyeluruh berupa aspek jasmani, mental, dan emosional. Pendidikan jasmani memperlakukan setiap peserta didik sebagai satu kesatuan utuh antara jiwa dan raga. Pernyataan tersebut menjadikan pendidikan jasmani sebagai bidang kajian yang sangat luas dan menarik dengan titik berat pada peningkatanpergerakan manusia (human movement). Pembelajaran pendidikan jasmani dilaksanakan dengan menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, metode, gaya, dan teknik sesuai dengan karakteristik tugas gerak, pesertadidik, dan lingkungan belajar. Pembelajaran diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah (psikomotor, kognitif, dan afektif) setiap peserta didik dengan
menekankan pada kualitas kebugaran jasmani dan perbendaharaan gerak. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan dilaksanakan di sekolah secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan agar dapat mengembangkan sikap positif peserta didik yang dapat menghargaimanfaat aktivitas jasmani untuk meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. Berbagai penjelasan ini menyiratkan bahwa pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan bukan semata-mata berurusan dengan pembentukan raga, tetapimelibatkan seluruh aspek perkembangan manusia sesuai dengan cita-cita terbentuknya Profil Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, danmandiri. B. Tujuan Mata Pelajaran PJOK Tujuan mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah membentuk individu yang terliterasi secara jasmani, dengan uraian sebagai berikut: 1. Mengembangkan kesadaran arti penting aktivitas jasmani untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan individu, serta gaya hidup aktif sepanjang hayat. 2. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya meningkatkan dan memelihara kebugaran jasmani, kesejahteraan diri, serta pola perilaku hidup sehat. 3. Mengembangkan pola gerak dasar (fundamental movement pattern) dan keterampilan gerak (motor skills) yang dilandasi dengan penerapan konsep,prinsip, strategi, dan taktik secara umuMMeletakkan landasan karakter moral yangkuat melalui internalisasi nilai-nilai kepercayaan diri, sportif, jujur, disiplin, kerja sama, pengendalian diri, kepemimpinan, dan demokratis dalam melakukan aktivitas jasmani sebagai cerminan rasa tanggung jawab personal dan sosial (personal and social responsibility). 4. Menciptakan suasana rekreatif yang berisi keriangan, interaksi sosial, tantangan, dan ekspresi diri. 5. Mengembangkan Profil Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri melalui aktivitas jasmani C. Karakteristik Mata Pelajaran PJOK Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan sebagai sebuah bidang kajian memiliki karakteristik: 1. Diorientasikan pada pembentukan peserta didik yang terliterasi secara jasmani dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata sepanjang hayat. 2. Melibatkan peserta didik dalam pengalaman langsung, riil, dan otentik untuk meningkatkan kreativitas, penalaran kritis,
kolaborasi, dan keterampilan berkomunikasi, serta berfikir ke tingkat yang lebih tinggi melalui aktivitas jasmani. 3. Mempertimbangkan karakteristik peserta didik, tugas gerak (movement task), dan dukungan lingkungan yang berprinsip developmentally appropriate practices (DAP). 4. Penyelenggaraan di sekolah didasari nilai-nilai luhur bangsa untuk membentukProfil Pelajar Pancasila. D. Tujuan Mata Pelajaran PJOK Tujuan mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah membentuk individu yang terliterasi secara jasmani, dengan uraian sebagai berikut: 6. Mengembangkan kesadaran arti penting aktivitas jasmani untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan individu, serta gaya hidup aktif sepanjang hayat. 7. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya meningkatkan dan memelihara kebugaran jasmani, kesejahteraan diri, serta pola perilaku hidup sehat. 8. Mengembangkan pola gerak dasar (fundamental movement pattern) dan keterampilan gerak (motor skills) yang dilandasi dengan penerapan konsep,prinsip, strategi, dan taktik secara umuMMeletakkan landasan karakter moral yangkuat melalui internalisasi nilai-nilai kepercayaan diri, sportif, jujur, disiplin, kerja sama, pengendalian diri, kepemimpinan, dan demokratis dalam melakukan aktivitas jasmani sebagai cerminan rasa tanggung jawab personal dan sosial (personal and social responsibility). 9. Menciptakan suasana rekreatif yang berisi keriangan, interaksi sosial, tantangan, dan ekspresi diri. 10. Mengembangkan Profil Pelajar Pancasila yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, kreatif, gotong royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri melalui aktivitas jasmani E. Karakteristik Mata Pelajaran PJOK Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan sebagai sebuah bidang kajian memiliki karakteristik: 5. Diorientasikan pada pembentukan peserta didik yang terliterasi secara jasmani dan mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata sepanjang hayat. 6. Melibatkan peserta didik dalam pengalaman langsung, riil, dan otentik untuk meningkatkan kreativitas, penalaran kritis, kolaborasi, dan keterampilan berkomunikasi, serta berfikir ke tingkat yang lebih tinggi melalui aktivitas jasmani. 7. Mempertimbangkan karakteristik peserta didik, tugas gerak (movement task), dan dukungan lingkungan yang berprinsip developmentally appropriate practices (DAP).
8. Penyelenggaraan di sekolah didasari nilai-nilai luhur bangsa untuk membentukProfil Pelajar Pancasila. 9. Memuat elemen-elemen keterampilan gerak, pengetahuan gerak, pemanfaatan gerak, serta pengembangan karakter dan internalisasi nilai-nilai gerak. Adapun elemen-elemen tersebut dideskripsikan sebagaimana dalam tabel berikut. Elemen-elemen Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PJOK serta Deskripsinya KeterampilanGerak Elemen ini berupa kekhasan pembelajaran PJOK yang merupakan proses pendidikan tentang dan melalui aktivitas jasmani, terdiri dari sub elemen: a) Aktivitas Pengembangan Pola Gerak Dasar (Fundamental Movement Pattern), dan b) Aktivitas Pengembangan Keterampilan Gerak (Motor Skills) berupa Aktivitas Pilihan Permainan dan Olahraga, Aktivitas Senam, Aktivitas Gerak Berirama, serta Aktivitas Permainan PengetahuanGerak Elemen ini berupa kekhasan pembelajaran PJOK yang merupakan proses pendidikan tentang dan melalui aktivitas jasmani, terdiri dari sub elemen: a) Aktivitas Pengembangan Pola Gerak Dasar (Fundamental Movement Pattern), dan b) Aktivitas Pengembangan Keterampilan Gerak (Motor Skills) berupa Aktivitas Pilihan Permainan dan Olahraga, Aktivitas Senam, Aktivitas Gerak Berirama, serta Aktivitas Permainan PemanfaatanGerak c) Olahraga, Aktivitas Senam, Aktivitas Gerak Berirama, serta Aktivitas Permainan Elemen ini berupa pengetahuan dan keterampilan gerak serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, terdiri dari sub elemen:
a) Aktivitas Pemeliharaan dan Peningkatan Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan dan Keterampilan, dan b) Pola Perilaku Hidup Sehat PengembanganKarakter dan Internalisasi NilaiElemen ini berupa pengembangan karakter dan internalisasi nilai-nilai gerak secara gradual yang dirancang melalui berbagai aktivitas jasmani, terdiri dari sub elemen: a) Tanggung Jawab Personal dan Sosial, serta b) Nilai-nilai Keriangan, Tantangan, Ekspresi Diri, dan InteraksiSosial
F. Capaian Pembelajaran PJOK Fase D (SMP sederajat) Pada akhir fase D, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan keterampilan gerak spesifik sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatansesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personaldan sosial serta memonitornya secara mandiri, selain itu juga dapat mempertahankan nilai-nilai aktivitas jasmani. Elemen Keterampilan Gerak Elemen Pengetahuan Gerak Pada akhir fase D peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil analisis keterampilan gerak spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerakberirama, dan aktivitas permainan. Pada akhir fase D peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur dalam melakukan berbagai keterampilan gerak spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan.
Elemen Pemanfaatan Gerak Elemen Pengembangan Karakter dan Internalisasi Nilai-nilai Gerak Pada akhir fase D peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur serta mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (physicsl fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physicsl fittness related skills), berdasarkan prinsip latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk mendapatkan kebugaran dengan status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam mengembangkan pola perilaku hidup sehat berupa melakukan pencegahan bahaya pergaulan bebas dan memahami peran aktivitas jasmani terhadap pencegahan penyakit tidak menular disebabkan kurangnya aktivitas jasmani. Pada akhir fase D peserta didik proaktif melakukan dan mengajak untuk memelihara dan memonitor peningkatan derajat kebugaran jasmani dan kemampuan aktivitas jasmani lainnya, serta menunjukkan keterampilan bekerja sama dengan merujuk peraturan dan pedoman untuk menyelesaikan perbedaan dan konflik antar individu. Peserta didik juga dapat mempertahankanadanya interaksi sosial yang baik dalam aktivitas jasmani.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (KELAS VII) RASIONAL Rasional Alur Tujuan Pembelajaran adalah rangkaian tujuan yang disusun secara logis menurut ururtan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dilaksanakan dengan menggunakan berbagai pendekatan, model, strategi, metode, gaya, dan teknik sesuai dengan karakteristik tugas gerak, peserta didik, dan lingkungan belajar. Semua itu diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan seluruh ranah (keterampilan, pengetahuan, dan sikap) setiap peserta didik dengan menekankan pada kualitas kebugaran jasmani dan pembendaharaan gerak. Alur Tujuan Pembelajaran disusun berdasarkan metode pengurutan dari konten paling mudah ke konten paling sulit. Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran dilakukan berdasarkan pengalaman peserta didik pada fase D. CAPAIAN PEMBELAJARAN Pada akhir fase D ini peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan berbagai aktivitas jasmani dan olahraga sebagai hasil analisis pengetahuan yang benar, melakukan latihan aktivitas jasmani dan kebugaran untuk kesehatan sesuai dengan prinsip latihan, menunjukkan perilaku tanggung jawab personal dan sosial serta memonitornya secara mandiri, selain itu juga dapat menganalisis nilai-nilai aktivitas jasmani. ELEMEN KETERAMPILAN GERAK Pada akhir fase ini peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan aktivitas keterampilan gerak spesifik dan fungsional permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (pilihan). SUB ELEMEN KETERAMPILAN GERAK Mempraktikkan gerak spesifik permainan sebenarnya dengan menggunakan yang mengarah pada penguasaan keterampilan permainan (sederhana, invasi, net, lapangan) dan keterampilan olahraga (beladiri, atletik, tradisional).
Alur Tujuan Pembelajaran Kata frasa Kunci/Topik konten dan Penjelasan Singkat Profil Pelajar Pancasila Prakiraa n Jam Glosarium 1. Permainan dan Olahraga Pilihan 1.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan invasi (*): Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam dalam Fase ini adalah dimensi Mandiri dan Gotong Royong. 8 JP Profil Pelajar Pancasila: Tujuan besar (atau bahkan misi) yang ingin diwujudkan melalui sistem pendidikan. Profil lulusan, dalam konteks ini adalah Profil Pelajar Pancasila, merupakan jawaban dari pertanyaan penting: “Karakter serta kemampuan esensial apa yang perlu dipelajari dan dikembangkan terus-menerus oleh setiap individu warga negara Indonesia, sejak pendidikan anak usia dini hingga mereka menamatkan sekolah menengah atas?” Keterampilan gerak: Gerakangerakan dasar dalam olahraga yang dilakukan dengan satu teknik, kemudian gerakan yang dilakukan secara efektif dan efisien untuk dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Untuk menjadi seorang olahragawan diperlukan keterampilan gerak 1.1.1 Permainan sepak bola: menendang/ mengoper, menghentikan, menggiring, menyundul, dan melempar bola ke • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik menendang/ mengoper, menghentikan, menggiring, dan menyundul bola permainan sepak bola dengan benar. dalam. 1.1.2 Permainan bola basket: melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, • Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerak spesifik melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, dan pivot permainan bola basket dengan benar. dan pivot.
yang baik agar dapat mencapai prestasi. Permainan Invasi/ Serangan (Invasion Games) adalah Permainan tim dimana skor diperoleh jika pemain secara beregu mampu memanipulasi bola atau proyektil sejenis untuk dimasukkan ke gawang lawan atau ke daerah tertentu lebih banyak dari lawan dan mampu mempertahankan daerah gawangnya atau lapangannya dari kemasukan oleh lawan. 1.2 Mendemonstrasikan gerak spesifik dalam berbagai permainan net (*): 8 JP Permainan Net (Net/ Wall Games): Permainan tim atau indvidu dimana skor didapat apabila mampu memberikan bola atau proyektil sejenis jatuh pada lapangan lawan agar tidak bisa dikembalikan dengan jalan melewatkan bola melalui net dengan tinggi tertentu. Permainan ini mensyaratkan untuk memanupulasi bola atau proyektil sejenis untuk 1.2.1 Permainan bola voli: passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash, dan block/ bendungan. • Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerak spesifik passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash, dan block/ bendungan permainan bola voli dengan benar. 1.2.2 Permainan bulu tangkis: memegang raket, posisi • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak
berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smes. spesifik memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/ footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smes permainan bulu tangkis dengan benar. ditempatkan pada lapangan kosong lawan yang menggunaka kekuatan dan akurasi yang baik disamping harus mampu menjaga lapangannya sendiri dari datangnya bola dari lawan. 1.3 Melakukan gerak spesifik dalam berbagai permainan lapangan (*): 4 JP Permainan Lapangan (Striking/Ffielding Games): Permainan tim yang cara mendapatkan skornya dengan cara memukul sebuah bola atau proyektil sejenis untuk ditempatkan pada tempat tertentu atau agar tidak tertangkap oleh pemain jaga, sehingga si pemukul dapat berlari menuju pada daerah aman atau bahkan mampu melewati keliling ke beberapa daerah aman dan kembali ke tempat semula. Permainan ini mensyaratkan kemampuan kecepatan reaksi memukul bola yang bergerak dari pelempar untuk dipukul dalam. 1.3.2 Permainan rounders: melempar/mengoper bola, menangkap, memukul bola, berlari ke tiang hinggap, dan mematikan lawan. • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik melempar/mengoper bola, menangkap, memukul bola, berlari ke tiang hinggap, dan mematikan lawan permainan rounders dengan benar.
1.4. Mendemonstrasikan gerak spesifik dalam berbagai olahraga beladiri (**): 12 8JP Kihon adalah istilah zepang yang berarti “dasar”” atau fundamental istilah ini menunjuk pada tehnik-tehnik dasar yang di ajarkan dan dilatih pada seni bela diri zepang 1.4.1 Pencak silat: kudakuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran. • Peserta didik dapat mendemonstrasikan gerak spesifik kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran pencak silat dengan benar. 1.4.2 Karate: kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, kihon, kata, dan komite. • peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, kihon, kata, dan komite karate dengan benar. 1.5. Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai olahraga atletik (*): 14 JP 1.5.1 Jalan cepat: start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis finis. • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis finis jalan cepat dengan benar.
1.5.2 Lari jarak pendek: start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garisfinis. • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam melakukan gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finis lari jarak pendek dengan benar. 1.5.3 Lompat jauh: awalan, tolakan/tumpuan, melayang di udara, dan mendarat. • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik awalan, tolakan/tumpuan, melayang di udara, dan mendarat lompat jauh dengan benar. 1.6 Melakukan gerak spesifik dalam berbagai olahraga tradisional (**): 2 JP 1.6.2 Permainan tradisional anak-anak Indonesia: permainan balap karung, mendorong ban. • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerak spesifik permainan egrang, balap karung, mendorong ban, bakiak atau sandal raksasa permainan tradisional anak-anak Indonesia dengan benar. 1.7 Aktivitas Gerak Berirama • Mempraktikkan • Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam melakukan gerak 4 JP
gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama. berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/ dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama dengan benar. 1.8 Aktivitas Senam • Mempraktikkan berbagai keterampilan dasar spesifik senam lantai. • peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mendemonstrasikan berbagai keterampilan gerak keseimbangan, guling depan, guling belakang, dan guling lenting senam lantai dengan benar. 4 JP ELEMEN PENGETAHUAN GERAK Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis konsep, prinsip, dan prosedur dalam melakukan keterampilan gerak spesifik dan fugsional permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (pilihan). SUB ELEMEN PENGETAHUAN GERAK Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur dalam melakukan berbagai gerak spesifik aktivitas jasmani dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan aktivitas olahraga air (kondisional). Alur Tujuan Pembelajaran Kata frasa Kunci/Topik konten dan Penjelasan Singkat Profil Pelajar Pancasila Prakiraa n Jam Glosarium
2. Permainan dan Olahraga Pilihan 2.1 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai permainan invasi (*): Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam dalam Fase ini adalah dimensi Mandiri dan Gotong Royong. 4 JP Pengetahuan gerak: cara untuk mengembangkan ilmu pengetahuan agar bermanfaat bagi semua makhluk hidup. Selain itu keterampilan ilmu pengetahuan tersebut berfungi untuk menyempurnakan atau memperbaiki serta mengembangkan ilmu pengtahuan yang sudah diteliti maupun ditemukan sebelumnya. 2.1.1 Permainan sepak bola: menendang/ mengoper, menghentikan, menggiring, menyundul, dan melempar bola ke dalam. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik menendang/mengoper, menghentikan, menggiring, dan menyundul bola permainan sepak bola dengan benar. 2.1.2 Permainan bola basket: melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, dan pivot. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, dan pivot permainan bola basket dengan benar. 2.1.3 Permainan bola tangan: melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, dan pivot. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik melempar/mengoper, menangkap, menggiring, menembak, rebound, dan pivot permainan bola
tangan dengan benar. 2.2 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai permainan net (*): 4 JP 2.2.1 Permainan bola voli: passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash, dan block/ bendungan. • Peserta didik dapat menjelaskan fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash, dan block/ bendungan permainan bola voli dengan benar. 2.2.2 Permainan bulu tangkis: memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smes. • Peserta didik dapat menganalisa fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik memegang raket, posisi berdiri/stance, gerakan kaki/ footwork, servis panjang, servis pendek, pukulan forehand, pukulan backhand, dan pukulan smes permainan bulu tangkis dengan benar. 2.3 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai permainan lapangan (*): 2
JP 2.3.2 Permainan rounders: melempar/mengoper bola, menangkap, memukul bola, berlari ke tiang hinggap, dan mematikan lawan. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik melempar/mengoper bola, menangkap, memukul bola, berlari ke tiang hinggap, dan mematikan lawan permainan rounders dengan benar. 2.4 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai olahraga beladiri (**): 4 JP 2.4.1 Pencak silat: kudakuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan hindaran pencak silat dengan benar. 2.4.2 Karate: kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, kihon, • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik kuda-kuda,
kata, dan komite. pukulan, tendangan, tangkisan, kihon, kata, dan komite karate dengan benar. • 2.5 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai olahraga atletik (*): 6 JP 2.5.1 Jalan cepat: start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis finis. • Peserta didik dapat menjelaskan fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis finis jalan cepat dengan benar. 2.5.2 Lari jarak pendek: start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garisfinis. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis finis lari jarak pendek dengan benar. 2.5.3 Lompat jauh: awalan, tolakan/tumpuan, melayang di udara, dan mendarat. • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik awalan, tolakan/tumpuan, melayang di udara, dan mendarat lompat jauh dengan benar.
2.6 Menganalisis gerak spesifik dalam berbagai olahraga tradisional (**): 2 JP • 2.6.2 Permainan tradisional anak-anak Indonesia: permainan, balap karung, mendorong ban, • Peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep, dan prosedur gerak spesifik permainan, balap karung, mendorong ban, permainan tradisional anak-anak Indonesia dengan benar. 2.7 Aktivitas Gerak Berirama • Menganalisis gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama. • Peserta didik dapat menganalisis gerak berbentuk rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) tanpa/dengan musik sebagai pembentuk gerak pemanasan dalam aktivitas gerak berirama dengan benar. 2 JP 2.8 Aktivitas Senam • Menganalisis berbagai keterampilan dasar • Peserta didik dapat menjelaskan berbagai keterampilan gerak keseimbangan, guling 2 JP
spesifik senam lantai. depan, guling belakang, dan guling lenting senam lantai dengan benar. ELEMEN PEMANFAATAN GERAK Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis konsep, prinsip, dan prosedur dan mempraktikkan latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait kesehatan (physical fittness related health) dan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills), serta pengukuran secara sederhana, untuk mendapatkan kebugaran dengan status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam melakukan pencegahan terhadap “bahaya pergaulan bebas”, dan memahami peran aktivitas jasmani terhadap pencegahan penyakit. SUB ELEMEN PEMANFAATAN GERAK Pada akhir fase ini peserta didik dapat menganalisis fakta, konsep dan prosedur latihan pengembangan kebugaran jasmani terkait keterampilan (physical fittness related skills), berdasarkan prinsip latihan (Frequency, Intensity, Time, Type/FITT) untuk mendapatkan kebugaran dengan status baik. Peserta didik juga dapat menunjukkan kemampuan dalam melakukan pencegahan terhadap “bahaya pergaulan bebas”, dan keselamatan diri dan orang lain di jalan raya. Alur Tujuan Pembelajaran Kata frasa Kunci/Topik konten dan Penjelasan Singkat Profil Pelajar Pancasila Prakira an Jam Glosarium 3.1 Aktivitas jasmani dan aktivitas kebugaran untuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan: • Menganalisis konsep, prinsip, dan prosedur serta mampu mempraktikkan aktivitas jasmani sesuai dengan pedoman kebutuhan • Peserta didik dapat mempraktikkan aktivitas jasmani sesuai dengan pedoman kebutuhan gerak dalam latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan)serta pengukuran hasilnya, serta Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam dalam Fase ini adalah dimensi Mandiri dan Gotong Royong. 4 JP Hasil yang diperoleh dari aktivitas fisik dan aktivitas kebugaran secara menyeluruh (total fitness) yang memungkinkan seseorang mampu untuk menjalankan kehidupan yang produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap
gerak dalam latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) serta pengukuran hasilnya, serta mempromosikannya melalui media yang sesuai. mempromosikannya melalui media yang sesuai. pembebanan fisik yang wajar. 3.2 Pola perilaku hidup sehat • Memahami dan mampu menerapkan konsep, prinsip, dan prosedur pola perilaku hidup sehat. Pada akhir fase ini peserta didik: • Memahami dan mampu menerapkan pertumbuhan, perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan fisik sekunder, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan mental sesuai dengan pola perilaku hidup sehat. • Memahami dan mampu menerapkan pola makan sehat, bergizi dan seimbang serta pengaruhnya terhadap kesehatan sesuai dengan pola perilaku hidup sehat. 2 JP
ELEMEN PENGEMBANGAN KARAKTER Pada akhir fase ini peserta didik dapat menggunakan kemampuan untuk memonitor diri sendiri dalam peningkatan derajat kebugaran jasmani dan kemampuan aktivitas jasmani lainnya, serta menunjukkan keterampilan bekerja sama dengan merujuk peraturan dan pedoman untuk menyelesaikan perbedaan dan konflik antar individu. Sub Elemen Personal Responbility (Tanggung jawab personal) Dimensi Mandiri (Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi dan Regulasi diri) Indikator Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi GLOSARIUM Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi (Membuat penilaian yang realistis terhadap kemampuan dan minat, serta prioritas pengembangan diri berdasarkan pengalaman belajar dan aktivitas lain yang dilakukannya.). Pengembangan Karakter: unsur pokok dalam diri manusia yang dengannya membentuk karakter psikologi seseorang dan membuatnya berperilaku sesuai dengan dirinya dan nilai-nilai yang yang cocok dengan dirinya dalam kondisi yang berbeda-beda. Mengembangkan refleksi diri (Memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang akan muncul berlandaskan pada pengalamannya untuk mempertimbangkan strategi belajar yang sesuai.). INDIKATOR REGULASI DIRI (Regulasi Emosi) Memahami dan memprediksi konsekuensi dari emosi dan pengekspresiannya dan menyusun langkah-langkah untuk mengelola emosinya dalam pelaksanaan belajar dan berinteraksi dengan orang lain. Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri (Mengkritisi efektivitas dirinya dalam bekerja secara mandiri dengan mengidentifikasi hal-hal yang menunjang maupun menghambat dalam
mencapai tujuan). (Mengembangkan disiplin diri) Berkomitmen dan menjaga konsistensi pencapaian tujuan yang telah direncanakannya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan diri yang diharapkannya. Sub Elemen Sosial Responsibility (Tanggung jawab social) DIMENSI GOTONG ROYONG (Kolaborasi dan Kepedulian) Indikator Kolaborasi Kerja sama (Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif membangun tim dan mengelola kerjasama untuk mencapai tujuan bersama sesuai dengan target yang sudah ditentukan dan mencapai tujuan bersama). Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama (Memahami informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan keprihatinan yang diungkapkan oleh orang lain menggunakan berbagai simbol dan media secara efektif, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hubungan interpersonal guna mencapai tujuan bersama). KEPEDULIAN Tanggap terhadap lingkungan sosial (Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat). Persepsi sosial (Menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang tepat agar orang lain menampilkan respon yang diharapkan).
ELEMEN NILAI-NILAI GERAK Pada akhir ini peserta didik dapat Menganalisis hubungan antara aktivitas jasmani dan kesehatan, untuk dapat memilih aktivitas yang berperan sebagai media menumbuh-kembangkan unsur kegembiraan, tantangan, percaya diri, serta dapat mengekspresikan diri dalam berinteraksi di lingkungan sosial. INDIKATOR ELEMEN NILAI-NILAI GERAK GLOSARIUM Menjelaskan hubungan antara Kesehatan dan aktivitas fisik (Membandingkan besarnya keuntungan berbagai aktivitas fisik yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan). Nilai Gerak: keindahan yang ditampilkan seorang dalam gerak berolahraga, nilai estetisini bisa dilihat dari seseorang gerak yaitu: kelincahannya, keluwesannya, dan kelentikannya. Menjelaskan bahwa tantangan dan keriangan akan muncul dari adanya aktivitas baru. (Mengukur kemampuan diri terkait dengan kesenangan dan tantangan yang harus dihadapi Memberikan alasan terhadap aktivitas jasmani untuk ekspresi diri dan interaksi social (Menganalisis bentuk bentuk aktivitasjasmani yang dapat dijadikan sebagai media untuk ekspresi diri dan interaksi social). Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SMP N 187 JAKARTA Jakarta, 2 Januari 2024 Guru Penjasorkes HARMONIS, S.Sn NIP.197006151999032002 AGI SAPTIAZI, S.Pd NIP.199309052019031007
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN KELAS VII TAHUN PELAJARAN 2023 – 2024
PJOK -Permainan Kasti ii DAFTAR ISI Kata Pengantar............................................................................................................................. i Daftar Isi.......................................................................................................................................ii Daftar Gambar............................................................................................................................. iii I. Pendahuluan A. Deskripsi Singkat............................................................................................................. 1 B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar........................................................................... 2 C. Petunjuk Belajar.............................................................................................................. 2 D. Peran Guru dan Orang Tua.............................................................................................. 4 II. Kegiatan Belajar : Permainan Kasti A. Indikator Pembelajaran................................................................................................... 5 B. Uraian Materi Permainan Kasti ....................................................................................... 5 C. Aktivitas Pembelajaran.................................................................................................... 7 D. Tugas .............................................................................................................................. 13 III. Penutup A. Rangkuman..................................................................................................................... 14 B. Tes Akhir Modul.............................................................................................................. 15 Lampiran...................................................................................................................................... 19 Daftar Pustaka ............................................................................................................................. 22
PJOK -Permainan Kasti iii DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Lapangan Kasti............................................................................................................. 6 Gambar 2. Cara Memegang Bola Kasti .......................................................................................... 7 Gambar 3. Cara Memegang Bola Kasti .......................................................................................... 7 Gambar 4. Cara Melempar Bola Ayun Atas ................................................................................... 8 Gambar 5. Cara Melempar Bola dari Samping............................................................................... 9 Gambar 6. Menangkap Bola Lurus ................................................................................................ 10 Gambar 7. Menangkap Bola Menyusur Tanah............................................................................... 11 Gambar 8. Latihan Kombinasi Lempar Tangkap............................................................................. 12 Gambar 9. Latihan Memukul Bola Mendatar/Lurus....................................................................... 12 Gambar 10. Pukulan Melambung.................................................................................................. 13
PJOK - Modul Permainan Kasti 1 PERMAINAN KASTI Bersyukurlah Ananda telah menyelesaikan beberapa modul dengan baik, pertahankan semangat belajarmu, jangan sampai turun. Tentunya Ananda masih ingat bukan dengan materi yang lalu? Pada modul ini, Ananda akan belajar tentang permainan bola kasti yang meliputi pengertian, keterampilan dasar, peraturan permainan kasti, peralatan, ukuran lapangan kasti dan cara bermain bola kasti. Permainan bola kasti merupakan cabang olahraga yang sangat digemari oleh anak-anak sekolah, terutama para pelajar. Permainan kastisangat membutuhkan ketangkasan, kecerdikan dan kelincahan karena hal ini sangat berpengaruh kepada permainan. Permainan ini dilakukan secara beregu dan sangat membutuhkan kerjasama tim dalam setiap pertandingan. Setiap pemain kasti harus menguasai beberapa keterampilan dasar bermain bola kasti, yakni dalam keterampilan melempar, menangkap, dan memukul bola. Di samping itu juga setiap pemain diwajibkan untuk mengetahi peraturan permainan bola kasti, Perlu juga Ananda perhatikan bahwa dengan melakukan pembelajaran kasti ini dapat Ananda lakukan saat belajar di TKB maupun di luar TKB bersama dengan teman-temanmu. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul ini adalah 6x40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas. Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Ananda lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Ananda harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cedera otot. Dengan mempelajari modul ini, diharapkan Ananda dapat membiasakan perilaku berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil A. Deskripsi Singkat
PJOK - Modul Permainan Kasti 2 akhir serta membiasakan berperilaku baik, sportif dalam berolahraga dan bermain, bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain. Amati dan pelajari tentang variasi dan kombinasi Keterampilan dasar permainan bola kasti seperti keterampilan melempar, menangkap, memukul dan berlari dalam permainan bola kasti, dari modul ini atau sumber buku lain. Secara bergantian Ananda saling bertukar pengetahuan tentang hal-hal yang berkaitan dengan permainan bola kasti, dan manfaat bermain bola kasti bagi kesehatan tubuh kita. Langkah-langkah yang perlu Ananda ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut: a) Usahakan Ananda memiliki buku paket Pendidikan Jasmani Kelas VII sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama; b) Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini, perhatikan materi pokok dan uraian materinya; c) Bila dalam mempelajari materi tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Dan bila belum terpecahkan sebaiknya Ananda tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka. d) Setelah Ananda merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugastugas yang tercantum dalam modul ini dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis. e) Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci jawaban yang tersedia. Jika ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. jika semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Ananda berhak mengikuti tes akhir modul. f) Urutan kegiatan di atas harus Ananda taati, agar lebih mudah memahami modul ini. C. Petunjuk Belajar
PJOK - Modul Permainan Kasti 3 Teruntuk Bapak/Ibu orang tua peserta didik, berkenan meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan menampung serta membantu memecahkan permasalahan belajar yang dialami oleh Ananda peserta didik. Jika permasalahan belajar tersebut belum dapat diselesaikan, arahkanlah Ananda peserta didik untuk mencatatkannya dalam buku catatan mereka untuk didiskusikan bersama teman maupun Bapak/Ibu Guru mereka saat jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung. Teruntuk Bapak/Ibu guru, modul ini disusun dengan orientasi teks dan setiap modul dirancang untuk dapat mencakup satu atau lebih pasangan kompetensi-kompetensi dasar yang terdapat pada kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi inti 4 (keterampilan). Setiap peserta didik diarahkan untuk dapat mempelajari modul ini secara mandiri, namun demikianmereka juga diharapkan dapat menuliskan setiap permasalahan pembelajaran yang ditemuinya saat mempelajari modul ini dalam buku catatan mereka. Berkenaan dengan permasalahanpermasalahan tersebut, diharapkan Bapak/Ibu Guru dapat membahasnya dalam jadwal kegiatan pembelajaran yang telah dirancang sehingga Ananda peserta didik dapat memahami kompetensikompetensi yang disiapkan dengan tuntas.
PJOK - Modul Permainan Kasti 4 Pengertian Permainan Kasti Pengertian permainan bola kasti adalah suatu permainan yang dimainkan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 12 orang. Kasti adalah permainan yang berasal dari Belanda. Pengertian kasti sebenarnya sudah cukup lama kita kenal, permainan tersebut dimainkan oleh anak-anak (Deni Kurniadi, Suro Prapanca, BSE, Penjasorkes Kelas IV, 2000: 3). Menurut Iwan Ridwan dan Ikman Sulaeman (2008: 12) Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil. Permainan kasti termasuk permainan beregu yang mengutamakan kegembiraan dan ketangkasan para pemainnya. Untuk dapat memenangkan permainan, satu regu dituntut untuk bekerja sama dengan baik. A. Uraian Materi Permainan Kasti
PJOK - Modul Permainan Kasti 5 Ukuran Lapangan Kasti Gerak dasar fundamental permainan bola kecil menggunakan permainan kasti pada modul semester genap, sebagai berikut: 1. gerak dasar fundamental memegang bola; 2. gerak dasar fundamental melempar bola; 3. gerak dasar fundamental melambung bola; 4. gerak dasar fundamental menangkap bola.
1. Aktivitas gerak dasar fundamental memegang bola (gbr 2 dan 3), sebagai berikut: a. Persiapan: 1) berdiri selebar bahu; 2) posisi badan tegak; 3) bola dipegang tangan kiri; 4) pandangan ke arah gerakan/lemparan. b. Gerakan: 1) bola dipegang pangkal ruas jari tangan, di antara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis; 2) jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh. c. Akhir Gerakan: 1) bola dipegang tangan kanan di depan badan; 2) posisi berdiri Posisi melangkah; 3) pandangan kea rah lemparan. PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 7
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 8 2. Aktivitas Gerak dasar fundamental melempar bola ayun atas (gbr 4), sebagai berikut: a. Persiapan: 1) berdiri dengan Posisi kaki melangkah menghadap arah lemparan; 2) tangan yang akan melempar ke belakang dengan sikutnya membentuk sudut berat tertempu pada kaki belakang; 3) pandangan pada arah sasaran. b. Gerakan: 1) lemparkan bola ke depan bersamaan dengan gerak dari tangan dan badan yang diikuti dengan memindahkan berat badan pada kaki depan; 2) pelepasan bola dari tangan dibantu oleh pergerakan pergelangan tangan yang berfungsi menambah kecepatan dan pengontrolan bola; 3) arah bola datar. c. Akhir Gerakan: 1) badan agak condong ke depan; 2) berat badan bertumpu pada kaki belakang; 3) posisi bola dipegang di depan badan. 3. Aktivitas gerak dasar fundamental melempar bola ayun samping, sebagai berikut: a. Persiapan gerak: 1) berdiri Posisi melangkah/posisi jaga; 2) berat badan tertumpu pada kaki belakang; 3) pandangan arah sasaran.
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 9 b. Gerakan: 1) lemparkan bola ke depan melalui samping badan dengan tangan bersamaan gerak badan, yang diikuti dengan memindahkan berat badan pada kaki depan; 2) pelepasan bola dari tangan dibantu oleh pergerakan; 3) pergelangan tangan yang berfungsi menambah kecepatan dan pengontrolan bola; 4) arah bola datar kurang lebih setinggi pinggang. c. Akhir gerakan: 1) setelah bola lepas dari tangan, langkahkan kaki belakang ke depan; 2) berat badan tertumpu pada kaki depan. 4. Aktivitas gerak dasar fundamental menangkap bola lurus, sebagai berikut: a. Persiapan: 1) berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu; 2) kedua lengan di depan siap menangkap bola; 3) kedua lutut agak direndahkan; 4) pandangan ke arah datangnya bola. b. Gerakan: 1) setelah bola masuk ke dalam kedua telapak tangan segera ditutup dan segera dipegangnya untuk siap dilemparkan kembali; 2) saat menangkap bola ikuti arah gerak bola dengan menarik lengan dan kaki ke belakang.
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 10 c. Akhir Gerakan: 1) bola dipegang oleh kedua tangan di depan badan; 2) berat badan tertumpu pada kaki belakang; 3) pandangan ke depan. Gbr : 6 Menangkap bola lurus Sumber: https://www.materi.carageo.com 5. Aktivitas gerak dasar fundamental menangkap bola guling tanah, sebagai berikut: a. Persiapan: 1) berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu/posisi jaga; 2) kedua lengan di depan siap menangkap bola; 3) kedua lutut agak direndahkan; 4) pandangan ke arah datangnya bola. b. Gerakan: 1) saat bola datang menggelinding langkahkan kaki kiri ke depan, bersamaan kedua lutut agak direndahkan dan lengan kiri serta kanan dijulurkan di depan kaki kiri hingga telapak tangan mengarah datangnya bola; 2) saat bola masuk, telapak tangan segera ditutup dengan kedua tangan . c. Akhir gerakan: 1) bola dipegang oleh tangan kanan/kiri; 2) berat badan tertumpu pada kaki depan/kiri; 3) kembali pada tahap pertama/Posisi jaga.
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 11 6. Melakukan variasi dan kombinasi gerak dasar fundamental lempar tangkap bola, sebagai berikut: a. Melempar tangkap bola berhadapan dan berpasangan: 1) persiapan gerak dasar fundamental menangkap bola, berdiri berhadapan dengan jarak ± 6-9 meter; 2) lakukan gerak melampar dan menangkap bola secara bergantian menggunakan Keterampilan (lempar bola ayun atas, ayun samping, menangkap bola datar, dan bola guling tanah), untuk menanamkan nilai kerjasama, jujur, disiplin, dan tanggung jawab. b. Melempar tangkap bola berkelompok membentuk formasi lingkaran: 1) persiapan gerak dasar fundamental menangkap bola, berdiri membentuk lingkaran, jumlah perkelompok 6-8 peserta didik, posisi berdiri antar peserta didik ± 3-4 meter; 2) lakukan gerak melampar dan menangkap bola secara bergantian menggunakan Keterampilan (lempar bola ayun atas, ayun samping, menangkap bola datar, dan bola guling tanah), untuk menanamkan nilai kerjasama, jujur, disiplin, dan tanggung jawab.
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 12 c. Melakukan aktivitas pembelajaran memukul lurus/mendatar permainan kasti: 1) posisikan kaki kanan anda tepat berada di belakang dan kaki kiri anda di posisi depan; 2) letakan pemukul agar dapat sejajar dengan bahu; 3) posisikan tangan kiri lurus untuk mendapatkan bola secara mendatar; 4) arahkan pandangan kea arah datangnya bola dan ayunkan pemukul ke depan bola; 5) pemukul tepat mengenai bola sehingga bola meluncur lurus, mendatar ke depan; 6) sikap setelah memukul, kayu pemukul tetap mengayun ke depan dan ke samping.
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 13 d. Melakukan aktivitas pembelajaran memukul melambung permainan kasti: 1) Berdiri menyamping dengan kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang; 2) Pandangan ke arah bola dan ayunkan pemukul ke arah bola sedikit ke bawah depan bola mata ke depan; 3) Kayu pemukul tetap mengayun ke depan atas dan memutar ke samping atas. Gbr: 10 pukulan melambung C. Tugas Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini 1. Apa yang di maksud dengan permainan kasti! 2. Sebutkan jumlah pemain kasti 3. Sebutkan jenis alat yang di perlukan dalam permainan kasti! 4. Sebutkan 3 ketrampilan dasar permainan kasti!
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 14 Kasti merupakan olahraga permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu. Masing-masing regu terdiri dari 12 orang pemain. Permainan ini dimainkan di lapangan berbentuk empat persegipanjang yang dibatasi oleh garis batas dengan lebar 5 cm atau menggunakan tali tambang. Sebagai alat permainan menggunakan bola kasti dan kayu pemukul. Unsur keterampilan dasar kasti, yaitu melambungkan bola, menangkap bola, melempar bola, berlari, taktik dan strategi, serta peraturan permainan. A. Rangkuman
PJOK - Modul 4. Permainan Kasti 15 1. Penilaian Pengetahuan Tehnik penilaian Ujian Tulis a. Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran No Aspek dan Soal Uji Tulis Jawaban 1 2 Fakta Sebutkan Keterampilan dasar fundamental permaina kasti! Sebutkan berbagai Keterampilan dasar menangkap pada permainan kasti! 3 4 Konsep Jelaskan gerak dasar spsisfik melempar lurus pada kasti! Jelaskan gerak dasarspesifik menangkap bola lurus pada kasti! 5 6 Prosedur Jelaskan cara melakukan gerak dasar memukul bola pada kasti! Jelaskan cara melakukan gerak dasar melempar bola lambung pada kasti! b. Pedoman penskoran Penskoran Skor 4, jika penjelasan benar dan lengkap Skor 3, jika penjelasan benar tetapi kurang lengkap Skor 2, jika sebagian penjelasan tidak benar dan kurang lengkap Skor 1, jika hanya sebagian penjelasan yang benar dan tidak lengkap Pengolahan skor Skor maksimum: 24 B. Tes Akhir Modul