The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smp negeri 187 jakarta, 2023-12-27 21:09:42

PERANGKAT PEMBELAJARAN PJOK KELAS 7

PERANGKAT PEMBELAJARAN PJOK KELAS 7

PJOK - Modul 7. Atletik-Jalan Cepat 15 Muhajir, 2016, Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Kemendikbud https://pixabay.com/id/vectors/atlet-atletik-perempuan-2026894/ https://www.freedomsiana.id/keterampilan-dasar-jalan-cepat-yang-baikdan-benar/ http://walpaperhd99.blogspot.com/2017/01/jalan-cepat-keterampilangerakan-variasi-dan.html


PJOK - Atletik - Lari Cepat ii DAFTAR ISI Kata Pengantar i Daftar isi ii Daftar Gambar iii I . Pendahuluan A. Deskripsi Singkat 1 B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2 C. Petunjuk Belajar 3 D. Peran Guru dan Orang Tua 4 II . Kegiatan Belajar A. Indikator Pencapaian Kompetensi 5 B. Aktivitas Pembelajaran Atletik Lari Cepat 6 C. Tugas 13 III . Penutup A. Rangkuman 14 B. Tes Akhir Modul 15 Lampiran 17 Daftar Pustaka 20


PJOK - Atletik - Lari Cepat iii DAFTAR GAMBAR Gambar 8.1. Koordinasi Keterampilan Dasar Gerakan Lari 8 Gambar 8.2. Lari cepat dengan langkah kaki lebar 8 Gambar 8.3. Keterampilan Dasar Start Jongkok 9 Gambar 8.5. Mengunakan aba-aba, “siap... “ 10 Gambar 8.6. Mengunakan aba-aba, “ya/go” 11 Gambar 8.7. Koordinasi Keterampilan Dasar Finish 11 Gambar 8.8. Keterampilan memasuki garis finis dengan berlari 12 Gambar 8.9. Lomba lari cepat mengambil bola 13


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 4 ATLETIK LARI CEPAT Salam olahraga! Sumber belajar yang utama di SMP Terbuka adalah modul. Melalui modul ini Ananda dapat mempelajari setiap mata pelajaran secara mandiri maupun kelompok. Tetaplah bersemangat agar modul tersebut dapat diselesaikan dengan baik secara keseluruhan dan memperoleh hasil yang memuaskan. Jika Ananda menyaksikan permainan lari cepat baik di televisi ataupun di stadion atletik pasti Ananda akan melihat teknik - keterampilan permainan yang begitu bagus. Nah, pada modul ini akan dipelajari beberapa gerak dasar lari cepat dan diharapkan setelah mempelajari modul ini dapat menerapkannya. Dengan mempelajari modul ini diharapkan Ananda dapat melakukan pembiasan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, mencerminkan sikap dan perilaku sportif dalam bermain, bertanggung jawab dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran serta menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, lingkungan sekitar, menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, menunjukkan kemauan kerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, toleransi, mau berbagi dengan teman dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik, mau menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul 8 ini adalah 6 x 40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas. Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkahlangkah yang harus Ananda lakukan sebelum mempelajari modul ini, dan jangan lupa harus A. Deskripsi Singkat


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 5 melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cedera otot Langkah-langkah yang perlu Ananda ikuti secara berurutan dalam mempelajari modulini adalah sebagai berikut: a. Usahakan Ananda memiliki buku paket Pendidikan Jasmani Kelas VII sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama. b. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. c. Bila dalam mempelajari materi tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Dan bila masih belum terpecahkan sebaiknya Ananda tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka. d. Setelah Ananda merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugastugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis. e. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Apabila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Ananda berhak mengikuti tes akhir modul yang diselenggarakan oleh guru bina atau guru pamong.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 6 Teruntuk Bapak/Ibu Orang Tua peserta didik, berkenan Bapak/Ibu dapat meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan menampung serta membantu memecahkan permasalahan belajar yang dialami oleh Ananda peserta didik. Jika permasalahan belajar tersebut belum dapat diselesaikan, arahkanlah Ananda peserta didik untuk mencatatkannya dalam buku catatan mereka untuk didiskusikan bersama teman maupun Bapak/Ibu Guru mereka saat jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung. Teruntuk Bapak/Ibu Guru, modul ini disusun dengan orientasi aktivitas peserta didik dan setiap modul dirancang untuk dapat mencakup satu atau lebih pasangan kompetensikompetensi dasar yang terdapat pada kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi inti 4 (keterampilan). Setiap peserta didik diarahkan untuk dapat mempelajari modul ini secara mandiri, namun demikian mereka juga diharapkan dapat menuliskan setiap permasalahan pembelajaran yang ditemuinya saat mempelajari modul ini dalam buku catatan mereka. Berkenaan dengan permasalahan-permasalahan tersebut, diharapkan Bapak/Ibu Guru dapat membahasnya dalam jadwal kegiatan pembelajaran yang telah dirancang sehingga Ananda peserta didik dapat memahami kompetensi-kompetensi yang disiapkan dengan tuntas. SELAMAT BELAJAR


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 7 Lari adalah salah satu cabang olahraga (cabor) atletik tertua di dunia yang menjadi satu-satunya cabor yang dilombakan pada Olimpiade Kuno Yunani, tepatnya pada tahun 776 SM. Setelah adanya perlombaan tersebut, pada olimpiade berikutnya mulai muncul beberapa cabor lainnya, contoh seperti memanah, bela diri, menombak dan juga beberapa cabor lain. Pada masa itu, olahraga yang dilakukan merupakan sarana pelatihan untuk persiapan perang. Menurut cerita masyarakat, lari yang dilombakan pada olimpiade Yunani merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap prajurit yang berlarisejauh 42,195 km dengan membawa kabar kemenangan perang Yunani atas Persia. Sesampainya di Athena, sang prajurit dengan lantangnya berteriak kepada masyarakat akan kabar kemenangan Yunani. Ironisnya setelah itu sang prajurit meninggal dunia. Cabor lari pendek atau yang dikenal dengan sebutan lari sprint, pertama kali dilombakan dalam Olimpiade Modern di stadion Panathinaiko, tepatnya pada tahun 1896. Perlombaan lari jarak pendek dalam dunia atletik Internasional sering disebut sebagai larisprint atau lari cepat. Seorang pelari jarak pendek biasanya dipanggil dengan sebutan sprinter. Nomor lari jarak pendek yang diperlombakan pada event internasional, jika diadakan dilapangan terbuka (outdoor), meliputi nomor lari 100 m, 200 m, dan 400 m. Lari jarak pendek yang dilombakan dilapangan tertutup (indoor) meliputi, lari 50 m, 60 m, 200m, 400 m. B. Aktivitas Pembelajaran Atletik Lari Cepat


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 8 Lari cepat yaitu lari yang diperlombakan dengan cara berlari secepat-cepatnya (sprint) yang dilaksanakan di dalam lintasan lari menempuh jarak 100 m, 200 m dan 400 m. Lari cepat dapat dilakukan baik oleh pelari putera maupun puteri. Di dalam lomba lari cepat setiap pelari tidak diperbolehkan keluar lintasannya masing-masing. Kunci pertama yang harus dikuasai oleh pelari jarak pendek/sprint adalah start atau tolakan. Karena keterlambatan atau ketidaktelitian pada waktu melakukan start sangat merugikan pelari jarak pendek (sprinter). Oleh sebab itu, cara melakukan start yang baik harus benar-benar diperhatikan dan dipelajariserta dilatih secermat mungkin. Pembelajaran Atletik menggunakan Lari jarak pendek 50 M. Dalam perlombaan lari yang sesungguhnya, yang menentukan keberhasilan lari cepat adalah keterampilan start, keterampilan lari dan finish, sedangkan keterampilan start yang digunakannya adalah keterampilan start jongkok. Ada beberapa keterampilan dasar lari jarak pendek yang harus di kuasai pada modul ini, yakni: 1. koordinasi keterampilan dasar gerakan lari, 2. koordinasi keterampilan dasar start jongkok, 3. koordinasi keterampilan dasar start, lari dan finish. Pembelajaran Melakukan Koordinasi Keterampilan Dasar Gerakan Lari, dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Kegiatan 1: Berlari joging dengan mengangkat paha tinggi dan pendaratan kaki menggunakan ujung telapak kaki: a) Kegiatan Awal 1) Berdiri bershap dengan pandangna menghadap ke depan. 2) Dilakukan secara perorangan atau kelompok. b) Gerakan 1) Lakukan gerakan berlari joging / pelan, 2) Saat ada aba-aba “hop” angkat salah satu paha ke depan atas (bergantian kanan dan kiri), 3) Badan tegak dan pandangan ke depan, hingga kaki yang di belakang terkadang lurus. 4) Lakukan pada jarak ± 8 - 10 m.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 9 c) Akhir gerakan Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. ± 8- Gambar 8.1. Koordinasi Keterampilan Dasar Gerakan Lari 2. Kegiatan 2: Lari cepat dengan langkah kaki lebar: a) Kegiatan Awal 1) Buatlah garis sebagai titik awal untuk melakukan gerakan. 2) Dilakukan secara perorangan atau kelompok. 3) Berdiri pada garis start posisi kaki melangkah. b) Gerakan 1) Setelah ada aba-aba “go” 2) Lakukan gerakan berlari dari garis start dengan langkah lebar, 3) Jarak tempuh ± 15-20 m. c) Akhir Gerakan 1) Saat lari badan rileks atau tidak kaku, dan pendaratan kaki menggunakan ujung telapak kaki. 2) Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. G G a m b a r Gambar 8.2.Lari cepat dengan langkah kaki lebar


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 10 Pembelajaran Melakukan Koordinasi Keterampilan Dasar Start Jongkok, dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Kegiatan 1: Start Jongkok dengan aba-aba a) Kegiatan Awal 1) Sikap jongkok di belakang garis start. 2) Rileks dengan pandangan ke depan bawah. b) Gerakan 1) Lakukan gerakan sesuai dengan perintah 2) Setelah aba-aba, “siap ......“. 3) Persiapan untuk melakukan start dapat menggunakan hitungan satu (hit 1). 4) Berdiri tegak menghadap start block atau menghadap arah gerakan. c) Akhir Gerakan 1) Setelah melakukan gerakan pada hit 1 Ananda kembali pada barisan awal. 2) Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Gambar 8.3. Keterampilan Dasar Start Jongkok, 2. Kegiatan 2: Mengunakan aba-aba, “bersedia ... ”, a) Kegiatan Awal 1) Sikap jongkok di belakang garis start. 2) Rileks dengan pandangan ke depan bawah. b) Gerakan Sikap jongkok dapat menggunakan hitungan dua (hit 2) kaki kiri di depan kaki kanan di belakang (bertumpu pada start block). Kedua tangan dengan ibu jari dan telunjuk bertumpu pada garis start.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 11 c) Akhir gerakan 1) Setelah melakukan gerakan pada hit 2 Ananda kembali pada barisan awal 2) Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, Ananda bersedia berbagi tempat dan peralatan. 3. Kegiatan 3: Mengangkat pinggul mengunakan aba-aba, “siap... “. a) Kegiatan Awal 1) Sikap jongkok di belakang garis start. 2) Rileks dengan pandangan ke depan bawah. b) Gerakan 1) Menggunakan hitungan 3 (hit 3). 2) Angkat pinggul ke atas bersamaan dengan kedua lutut terangkat. 3) Posisi pinggul lebih tinggi dari pundak. Pandangan ke depan. c) Akhir Gerakan 1) Setelah melakukan gerakan pada hit 3 Ananda kembali pada barisan awal. 2) Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Gambar:8.5. Mengunakan aba-aba, “ siap... “. 4. Kegiatan 4: Mengunakan aba-aba, “ya/go”. a) Kegiatan Awal 1) Sikap awal di belakang garis start. 2) Rileks dengan pandangan ke depan bawah. 3) Angkat pinggul ke atas bersamaan kedua lutut terangkat. b) Gerakan 1) Ayunkan/langkahkan kaki belakang ke depan dan menolak kaki kiri, dapat menggunakan hitungan empat (4), 2) Kaki belakang diayun ke depan dengan lutut tertekuk bersamaan lengan kiri diayun ke depan. Kaki kiri dengan kuat menolak pada start block/tanah.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 12 c) Akhir gerakan Gambar 8.6. Mengunakan aba-aba, “ya/go”. 1) Setelah melakukan gerakan pada hit 4 Ananda kembali pada barisan awal. 2) Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Pembelajaran Melakukan Koordinasi Keterampilan Dasar Finish, dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Kegiatan 1: Merebahkan badan dari sikap berdiri: a) Kegiatan Awal 1) Berdiri menghadap arah gerakan, dan kedua kaki dibuka selebar bahu 2) Dilakukan perorangan atau kelompok. b) Gerakan 1) Saat aba-aba "hop" rebahkan badan ke depan bersamaan kedua lengan diayun ke depan. 2) Salah satu kaki dilangkahkan ke depan. Berat badan dibawa ke depan Gambar. 8.7. Koordinasi Keterampilan Dasar Finish


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 13 c) Akhir gerakan Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. 2. Kegiatan 2: Mencondongkan badan diawali gerak berjalan dilanjutkan dengan lari joging: a) Kegiatan Awal 1) Dilakukan perorangan atau kelompok. 2) Lakukan gerak berjalan/joging. b) Gerakan Saat aba-aba "hop" rebahkan badan ke depan bersamaan kedua lengan diayun ke depan dan salah satu kaki dilangkahkan ke depan. c) Gerakan Akhir Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Gambar 8.8. Keterampilan memasuki garis finis dengan berlari Pembelajaran Lomba lari cepat mengambil bola dilakukan berpasangan dan berhadapan, dengan cara sebagai berikut: 1. Kegiatan Awal a. Bola diletakkan pada garis tengah lapangan basket /voli. b. Pelari berdiri/melakukan keterampilan start jongkok pada garis start, menghadap arah bola. 2. Gerakan a. Setelah ada aba-aba ”ya” , b. Lakukan gerakan lari cepat ke arah bola dan mengambilnya. c. Pelari yang lebih awal menyentuh bola dinyatakan menang.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 14 3. Akhir Gerakan a. Setelah mencapai titik akhir Ananda kembali ke tempat awal. b. Untuk menanamkan nilai-nilai percaya diri, keberanian, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Gambar 8.9. Lomba lari cepat mengambil bola C . Tugas 1. lakukan gerakan start jongkok pada aba-aba “bersedia “ 2. lakukan gerakan start jongkok pada saat “Siap “ 3. lakukan gerakan “Ya “ 4. Sebutkan cara yang baik dalam melewati garis finish! 5. Coba lakukan lari cepat dengan jarak 50 m di mulai dengan start jongkok hingga memasuki garis finish. Jangan lupa ukurlah waktu tempuh Ananda dan urutkan waktu tempuh yang tercepat!


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 15 Lari adalah salah satu cabang olahraga (cabor) Atletik tertua di dunia yang menjadi satu-satunya cabor yang dilombakan pada Olimpiade Kuno Yunani, tepatnya pada tahun 776 SM. Setelah adanya perlombaan tersebut, pada olimpiade berikutnya mulai muncul beberapa cabor lainnya, contoh seperti memanah, bela diri, menombak dan juga beberapa cabor lain yang masih berkaitan dengan persiapan perang. Lari cepat yaitu lari yang diperlombakan dengan cara berlari secepat-cepatnya (sprint) yang dilaksanakan didalam lintasan lari menempuh jarak 100 m, 200 m dan 400 m. Lari cepat dapat dilakukan baik oleh pelari putera maupun puteri. Di dalam lomba lari cepat setiap pelari tidak diperbolehkan keluar lintasannya masing-masing. Dengan mempelajari modul ini diharapkan dapat melakukan 1. Pembiasan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, 2. Sikap dan perilaku sportif dalam bermain, 3. Bertanggung jawab dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran, 4. Menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar, 5. Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, 6. Menunjukkan kemauan kerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, 7. Toleransi dan mau berbagi dengan teman dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, 8. Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik, 9. Mau menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan. A. Rangkuman


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 16 1. Penilaian Pengetahuan (KI-3) Rubrik Penilaian Pemahaman Konsep Gerak Dalam Lari Cepat Peraga Keterampilan gerakan Kualitas Jawaban 1 2 3 4 1. Frekuensi gerakan kaki dan pengangkatan paha saat melakukan lari ………………………………….. 2. Pendaratan telapak kaki saat lari dan gerak ayunan lengan……………… 3. Arah pandangan mata saat berlari ……………………………………… 4. Gerakan badan dan tangan saat melakukan keterampilan finish lari jarak 50 m …………………………………. Jumlah Skor maksimal = 16 Peraga Aspek Yang Dinilai Kualitas Gerak 1 2 3 4 1. Pada aba-aba “bersedia” berdiri posisi kaki melangkah dan kedua tangan di samping badan 2. Pada aba-aba “siap” badan condong ke depan hingga berat badan bertumpu pada kaki depan 3. Pada aba-aba “ya” /go” langkahkan kaki belakang ke depan bersamaan kedua lengan diayun dan kaki depan ditolakan 4. Saat melakukan keterampilan gerakan start arah pandangan kedepan Jumlah Skor Maksimal = 16 B. Tes Akhir Modul


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 17 Peraga Keterampilan gerakan Kualitas Jawaban 1 2 3 4 1. Bentuk gerakan kaki saat finish.................................... 2. Bentuk gerakan lengan saat finish..................................... Jumlah Skor maksimal = 8 2. Penilaian Keterampilan (KI-4) Peraga Aspek Yang Dinilai Kualitas Gerak 1 2 3 4 1. Pada aba-aba “bersedia” jongkok posisi kaki melangkah dan kedua tangan menopang berat badan menggunakan telunjuk dan ibu jari 2. Pada aba-aba “siap” pinggul diangkat hingga posisinya lebihtinggi dari bahu 3. Pada aba-aba “ya” /go” langkahkan kaki belakang ke depan bersamaan kedua lengan diayun dan kakidepan ditolakan 4. Saat melakukan gerakan keterampilan start arah pandangan ke depan Jumlah Skor Maksimal = 16


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 18 A. Glosarium Abstrak benda yang kasat mata, tidak jelas, dan tidak terdefinisi Afektif ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Cedera luka atau disfungsi tubuh karena suatu paksaan atau tekanan fisik Efektif cara mencapai suatu tujuan dengan waktu yang cepat Efisien cara mencapai tujuan dengan sumber daya minimal namun hasil Faktual kejadian yang bersifat nyata Fasilitas sarana untuk melancarkan pelaksanaan Fundamental bersifat mendasar Gotong royong bekerja bersama-sama untuk mencapaisuatu tujuan Inspirator memberikan ilham atau petujuk Kognitif kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual. Kombinasi menggabungkan beberapa obyek Konkrit nyata Konseptual sebuah fakta atau data yang sudah di proses agar lebih mudah di fahami Korektor pemeriksa yang adil dan obyektif Menggiring membawa bola dengan cara dipantulkan-pantulkan Modifikasi merubah sesuatu agar lebih menarik Modul paket belajar yang berisi satu unit materi pembelajaran Motivator memberikan dorongan agar lebih semangat dalam belajar Passing gerakan mengumpan dengan cara melempar bola kepada rekan Prosedural sifat bahan yang kembali dengan sendirinya ke bentuk semula Psikomotor menitikberatkan kepada kemampuan fisik dan kerja otot Ranah bagian atau elemen Rileks santai tidak kaku Sportif bersifat kesatria, jujur Teloransi saling menghormati dan menghargai


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 19 B. Kunci Jawaban Tugas 1. Aba-aba ”Bersedia” 2. Aba-aba ”Siap” 3. Aba-aba ”Ya” 4. - Ada pelari yang lari terus tanpa mengubah kecepatan - Ada pelari yang menggunakan dada di condongkan ke depan dan kedua tangannya di ayunkan ke bawah bagian belakang. Di Amerika disebut gaya The Lunge (merobohkan diri ke depan). - Ada pelari yang menggunakan dada diputar dengan ayunan tangan ke depan. No Nama Siswa Waktu Keterangan 1. 2. 3. 4. Bowo Cindy Henri Sugi 7.23 detik 7.20 detik 8.10 detik 7.17 detik Juara III Juara II Juara IV Juara I Tes Akhir Modul 1. Pedoman Penilaian Pengetahuan Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan cek (√) Angka empat jika mampu menyebutkan empat . cek (√) Angka tiga jika mampu menyebutkan tiga. cek (√) Angka dua jika mampu menyebutkan dua. cek (√) Angka satu jika mampu menyebutkan satu.


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 20 2. Pedoman Penilaian Keterampilan Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan cek (√) Angka empat jika seluruh gerakan sesuai buku (persiapan, pelaksananaan, sikap akhir). cek (√) Angka tiga jika tidak semua gerakan sesuai buku (persiapan, pelaksananaan, sikap akhir). cek (√) Angka dua jika sebagian gerakan sesuai buku (persiapan, pelaksananaan, sikap akhir). cek (√) Angka satu jika seluruh gerakan tidak sesuai buku (persiapan, pelaksananaan, sikap akhir) .


PJOK - Modul 8. Atletik - Lari Cepat 21 Muhajir, 2016, Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Kemendikbud https://aminama.com/tehnik-lari-jarak-pendek/


PJOK -Atletik - Lompat Jauh iv DAFTAR ISI Kata Pengantar iii Daftar Isi iv Daftar Gambar v I. Pendahuluan A. Deskripsi Singkat 1 B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2 C. Petunjuk Belajar 3 D. Peran Guru dan Orang Tua 4 II. Kegiatan Belajar A. Indikator Pencapaian Kompetensi 5 B. Uraian Materi Atletik Nomor Lompat Jauh 5 C. Aktivitas Pembelajaran Atletik Nomor Lompat Jauh 7 D. Tugas 9 III. Penutup A. Rangkuman 10 B. Tes Akhir Modul 11 Lampiran 12 Daftar Pustaka 14


PJOK -Atletik - Lompat Jauh v DAFTAR GAMBAR Gambar 9.1. Lapangan lompat jauh 6 Gambar 9.2. Keterampilan lompat jauh tanpa awalan 8 Gambar 9.3. Keterampilan menolak di udara 8 Gambar 9.4. Keterampilan menolak di udara 9


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 1 ATLETIK – LOMPAT JAUH Salam olahraga! Sumber belajar yang utama di SMP Terbuka adalah modul. Melalui modul Ananda dapat mempelajarisetiap mata pelajaran secara mandiri maupun kelompok. Tetaplah bersemangat agar modul tersebut dapat diselesaikan dengan baik secara keseluruhan dan memperoleh hasil yang memuaskan. Jika Ananda menyaksikan lomba lompat jauh di layar televisi atau di stadion atletik pasti akan melihat keterampilan-keterampilan yang bagus. Nah, pada modul ini Ananda akan mempelajari beberapa gerak dasar lompat jauh dan diharapkan setelah mempelajari modul ini Ananda dapat menerapkannya dalam permainan di tempat tinggalmu. Dengan mempelajari modul ini diharapkan Ananda dapat melakukan pembiasan berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, mencerminkan sikap dan perilaku sportif dalam bermain, bertanggung jawab dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran serta menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar, menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, menunjukkan kemauan kerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, toleransi dan mau berbagi dengan teman dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik, mau menerima kekalahan dan kemenangan dalam permainan secara berurutan dan sesuai dengan gerak dasar manusia (berjalan, berlari, berlompat, melempar, menangkap dsb) memahami konsep keterampilan gerak dasar lompat jauh, mempraktikkan keterampilan dasar lompat jauh dengan menekankan gerak dasar. A. Deskripsi Singkat


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 2 Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul VII.1.09 ini adalah 6 x 40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas. Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Ananda lakukan sebelum mempelajari modul ini. Dan jangan lupa Ananda harus melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan pembelajaran agar tidak terjadi cedera otot.


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 3 Dalam mempelajari modul ini agar diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Belajar dengan modul keberhasilannya tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Ananda dalam memahami dan mematuhi langkah-langkah belajarnya. 2. Belajar dengan modul dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok, baik di TKB atau di luar TKB. 3. Langkah-langkah yang perlu Ananda ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut: a. Usahakan Ananda memiliki buku paket Pendidikan Jasmani Kelas VII sebagai bahan pengayaan atau pendalaman materi, karena dalam modul ini diutamakan pada materi esensial/materi pokok/materi utama. b. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. c. Bila dalam mempelajari materi tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Dan bila inipun belum terpecahkan sebaiknya Ananda tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka. d. Setelah Ananda merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugastugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulisnya. e. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci yang tersedia. Dan bila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Ananda berhak mengikuti tes akhir modul yang diselenggarakan oleh guru bina atau guru pamong. C. Petunjuk Belajar


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 4 Teruntuk Bapak/Ibu Orang Tua peserta didik, berkenan Bapak/Ibu dapat meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan menampung serta membantu memecahkan permasalahan belajar yang dialami oleh Ananda peserta didik. Jika permasalahan belajar tersebut belum dapat diselesaikan, arahkanlah Ananda peserta didik untuk mencatatkannya dalam buku catatan mereka untuk didiskusikan bersama teman maupun Bapak/Ibu Guru mereka saat jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung. Teruntuk Bapak/Ibu Guru, modul ini disusun dengan orientasi aktivitas peserta didik dan setiap modul dirancang untuk dapat mencakup satu atau lebih pasangan kompetensi-kompetensi dasar yang terdapat pada kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi inti 4 (keterampilan). Setiap peserta didik diarahkan untuk dapat mempelajari modul ini secara mandiri, namun demikian mereka juga diharapkan dapat menuliskan setiap permasalahan pembelajaran yang ditemuinya saat mempelajari modul ini dalam buku catatanmereka. Berkenaan denganpermasalahan-permasalahan tersebut, diharapkan Bapak/Ibu Guru dapat membahasnya dalam jadwal kegiatan pembelajaran yang telah dirancang sehingga Ananda peserta didik dapat memahami kompetensi-kompetensi yang disiapkan dengan tuntas. SELAMAT BELAJAR!


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 5 Lompat jauh sudah menjadi salah satu cabang atletik yang begitu populer di seluruh dunia, juga seringkali dipertandingkan dalam berbagai pesta olahraga multi event seperti Olimpiade, Asian Games atau Kejuaraan Dunia Atletik. Namun sebelum menjadi begitu terkenal seperti sekarang ini, bagaimana sih sejarah perkembangan dari lompat jauh? Mari kita ke sekitar tahun 708 Masehi. Kala itu terdapat ajang Olimpiade kuno yang diadakan di Yunani. Lompat jauh merupakan salah satu nomor yang terdapat pada nomor lompat cabang olahraga atletik. Lompat adalah istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik, yaitu melakukan tolakan dengan satu kaki. Baik untuk nomor lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, maupun lompat tinggi galah. Lompat jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atasdepan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Pembelajaran Atletik Menggunakan Lompat jauh gaya jongkok, dalam perlombaan yang sebenarnya nomor lompat jauh dilakukan pada sebuah lapangan khusus dengan ukuran sebagai berikut: a. Panjang lintasan hingga papan tumpuan 45 m. b. Lebar lintasan 1,22 m. c. Jarak papan tumpuan pada bak lompat 1 m, dengan ukuran panjang 1,22 m dan lebar 20 cm dengan ketebalan 10 cm. d. Panjang bak lompat 9 m dan lebar 2,75 m. A. Uraian Materi Permainan Lompat Jauh


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 6 e. Papan Tumpuan Gambar 9.1. Lapangan lompat jauh Beberapa keterampilan dasar lompat jauh gaya jongkok yang harus di kuasai pada modul semester 1 ini, yakni: (1) keterampilan dasar menolak (2) keterampilan dasar posisi di udara, (3) keterampilan dasar mendarat.


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 7 1. Aktivitas Pembelajaran 1: Keterampilan Dasar Lompat Jauh Gaya Jongkok, dapat dilakukan sebagai berikut: a) Kegiatan 1. Keterampilan lompat jauh tanpa awalan: 1) Keterampilan Tolakan. (1) Merupakan upaya pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat. (2) Saat kaki melakukan tolakan, posisi badan lebih di-tegakkan, dan kaki bela-kang serta kedua lengan di-ayunkan ke depan atas. (3) Urutan tolakan kaki pada papan tumpuan, dimulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki. 2) Keterampilan di Udara. (1) Kedua lutut tertekuk. (2) Kedua lengan di samping kepala. (3) Saat akan mendarat kedua kaki dan lengan diluruskan ke depan bersamaan berat badan dibawa ke depan. 3) Keterampilan Mendarat (1) Mendarat pada bak lompat diawali dengan kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat. (2) Lutut tertekuk dan mengeper dalam posisi jongkok bersamaan berat badan dibawa ke depan. C. Aktivitas Pembelajaran


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 8 (3) Kedua lengan di depan menyentuh tempat pendaratan serta pandangan ke depan. Posisi di udara mendarat menolak melangkah Gambar 9.2. Keterampilan lompat jauh tanpa awalan b) Kegiatan 2. Berlari, menolak, sikap di udara, dan mendarat, melalui tali yang dipasang melintang 1) Persiapan (1) membuat rintangan dari tali yang diikatkan pada dua buah tiang dengan ketinggian 40 cm dari tanah (2) tempat pendaratan hendaknya tanah gembur/pasir (3) untuk awalan dilakukan dari depan tali kurang lebih ± 3-4 m 2) Gerakan (1) lakukan gerak melangkah menuju tali (2) pada saat telah mendekati tali lakukan tolakan ke depan atas menggunakan satu kaki untuk melewati (3) mendarat menggunakan kedua kaki (4) dilakukan berulang-ulang, secara berkelompok, untuk menanamkan nilai keberanian, sportif, dan menjaga keselamatan diri serta orang lain Tanah gembur/pasir Gambar 9.3. Keterampilan menolak di udara


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 9 2. Aktivitas Pembelajaran 2. Melakukan lomba lompat jauh. a) Persiapan 1) menyiapkan bak lompat jauh beserta lintasan dan tempat bertumpu; 2) tempat pendaratan hendaknya tanah gembur/pasir; 3) panjang linatasan untuk awalan ± 25-30 m. b) Gerakan 1) lakukan gerak awalan dengan berlari cepat kearah bak lompat jauh; 2) setelah salah satu kaki menginjak papan tolakan, lakukan tolakan ke depan atas menggunakan satu kaki bersamaan kaki belakang diayun ke depan atas; 3) saat di udara kedua lutut ditekuk, sehingga badan seperti berjongkok, dan kedua lengan di samping kepala; 4) mendarat mendarat pada bak lompat jauh menggunakan kedua kaki; 5) dilakukan berulang-ulang, secara berkelompok, untuk menanamkan nilai keberanian, sportif, dan menjaga keselamatan diri serta orang lain. Gambar 9.4. Keterampilan menolak di udara 1. Lakukan tolakan kaki pada lompat jauh diikuti gerakan sikap badan di udara! 2. Kaki mana yang di gunakan untuk menolak pada gerakan lompat jauh? 3. Bagaimana sikap badan di udara pada saat melakukan lompat jauh gaya jongkok? 4. Anggota badan yang mana dahulu yang mendarat pada lompat jauh gaya jongkok? 5. Jelaskan apa saja yang menyebabkan diskualifikasi? D. Tugas


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 10 A. Rangkuman Lompat jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat mengangkat kaki ke atas-depan dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Lompat jauh merupakan salah satu nomor yang terdapat pada nomor lompat cabang olahraga atletik. Lompat adalah istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik, yaitu melakukan tolakan dengan satu kaki. Baik untuk nomor lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, maupun lompat tinggi galah. Dalam pembelajaran atletik menggunakan lompat jauh sebagai sarana atau alat, maka focus yang harus mendapat perhatian penting adalah bagaimana pendidikan melalui aktivitas gerak ini dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas hidup peserta didik baik secara fisik maupun psikis (keterampilan gerak, kebugaran jasmani, sosial, emosional, kecerdasan).


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 11 B. Tes Akhir Modul 1. Penilaian Pengetahuan (KI-3) Setelah mempelajari materi lompat jauh kerjakan tugas kelompok di bawah ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Tugas kelompok ini dapat dikerjakan di rumah dan dikumpulkan dalam bentuk portofolio! Rubrik Penilaian Pemahaman Konsep Gerak Lompat Jauh Pertanyaan yang diajukan Skor 1 2 3 4 1) Jelaskan keterampilan dasar awalan lompat jauh! 2) Jelaskan keterampilan dasar tolakan lompat jauh! 3) Jelaskan keterampilan dasarsikap badan diudara lompat jauh! 4) Jelaskan keterampilan dasar sikap mendarat lompat jauh! JUMLAH JUMLAH SKOR MAKSIMAL: 16 2. Penilaian Keterampilan (KI-4) Rubrik Penilaian Unjuk Kerja Keterampilan Dasar Lompat Jauh. Aspek Yang Dinilai Skor 1 2 3 4 Melakukan Lompat Jauh dengan tepat dan lancar, aspek yang dinilai adalah: 1) Keterampilan dasar awalan lompat jauh 2) Keterampilan dasar tolakan lompat jauh 3) Keterampilan dasar sikap badan diudara lompat jauh 4) Keterampilan dasar sikap mendarat lompat jauh JUMLAH JUMLAH SKOR MAKSIMAL: 16


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 12 A. Glosarium Abstrak adalah benda yang kasat mata, tidak jelas, dan tidak terdefinisi Afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Cedera luka atau disfungsi tubuh karena suatu paksaan atau tekanan fisik Efektif cara mencapai suatu tujuan dengan waktu yang cepat Efisien cara mencapai tujuan dengan sumber daya minimal namun hasil Faktual kejadian yang bersifat nyata fasilitas sarana untuk melancarkan pelaksanaan Fundamental bersifat mendasar Gotong royong bekerja bersama-sama untuk mencapaisuatu tujuan Inspirator memberikan ilham atau petujuk Kognitif kemampuan berfikir yang mencakup kemampuan intelektual. Kombinasi menggabungkan beberapa obyek Konkrit Nyata Konseptual sebuah fakta atau data yang sudah di proses agar lebih mudah di fahami Korektor pemeriksa yang adil dan obyektif Modifikasi merubah sesuatu agar lebih menarik Modul paket belajar yang berisisatu unit materi pembelajaran Motivator memberikan dorongan agar lebih semangat dalam belajar Portofolio merupakan kumpulan produk siswa, yang berisi berbagai jenis karya seorang siswa Prosedural sifat bahan yang kembali dengan sendirinya ke bentuk semula Psikomotor menitikberatkan kepada kemampuan fisik dan kerja otot Ranah Bagian atau elemen Sportif bersifat ksatria, jujur Teloransi saling menghormati dan menghargai


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 13 B. Kunci Jawaban Tugas 1. 2. Kaki yang paling kuat. 3. - Badan terangkat melayang dengan ayunan badan lengan ke depan atas. - Posisi badan jongkok. 4. Kedua kaki bersamaan. 5. - Jika saat menumpu papan tolakan kaki tumpu melewati batas papan tolakan. - Saat mendarat melakukan gerakan yang lain misalnya salto. - Menyentuh tanah di belakang garis batas balok tumpuan. - Mendarat dengan melakukan bentuk yang lain, misalnya salto. Tes Akhir Modul 1. Penilaian Pengetahuan Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan. cek (√) Angka empat jika mampu menyebutkan empat. cek (√) Angka tiga jika mampu menyebutkan tiga. cek (√) Angka dua jika mampu menyebutkan dua. cek (√) Angka satu jika mampu menyebutkan satu. 2. Penilaian Keterampilan Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan cek (√) Angka empat jika seluruh gerakan sesuai buku (awalan, tolakan, sikap badan diudara, mendarat). cek (√) Angka tiga jika tidak semua gerakan sesuai buku (awalan, tolakan, sikap badan diudara, mendarat). cek (√) Angka dua jika sebagian gerakan sesuai buku (awalan, tolakan, sikap badan diudara, mendarat). cek (√) Angka satu jika seluruh gerakan tidak sesuai buku (awalan, tolakan, sikap badan diudara, mendarat).


PJOK - Modul 9. Atletik - Lompat Jauh 14 Muhajir, 2016, Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Kemendikbud https://www.dosenpendidikan.co.id/lompat-jauh/ https://www.pintarnesia.com/tehnik-lompat-jauh/


PJOK - Atletik-Tolak Peluru iv DAFTAR ISI Kata Pengantar iii Daftar Isi iv Daftar Gambar v I. Pendahuluan A. Deskripsi Singkat 1 B. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 2 C. Petunjuk Belajar 2 D. Peran Guru dan Orang Tua 4 II. Kegiatan Belajar: Atletik-Tolak Peluru A. Indikator Pembelajaran 5 B. Uraian Materi Permainan Tolak Peluru 6 C. Aktivitas Pembelajaran 10 D. Tugas 12 III. Penutup A. Rangkuman 13 B. Tes Akhir Modul 14 Lampiran 15 Daftar Pustaka 17


PJOK - Atletik-Tolak Peluru v DAFTAR GAMBAR Gambar 10.1. Lapangan Tolak Peluru 6 Gambar 10.2. Cara Memegang Peluru 7 Gambar 10.3. Sikap Awal Menolak 7 Gambar 10.4. Sikap Menolak Peluru 8 Gambar 10.5. Sikap Badan Setelah Menolak Peluru 9 Gambar 10.6. Aktivitas Pembelajaran tahap 1 10 Gambar 10.7. Gerakan Tolak Peluru Gaya Menyamping 11 Gambar 10.8. Aktivitas Tolak Peluru Gaya Menyamping secara Keseluruhan 11


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 1 ATLETIK–TOLAK PELURU Mari kita lanjutkan kembali pada modul ini tentang tolak peluru. Ananda harus memahami terlebih dahulu apa itu tolak peluru. Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak yangsejauhjauhnya. Berat peluru digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg (untuk putra) dan 4 kg (untuk wanita) Dengan mempelajari modul ini, diharapkan Ananda dapat membiasakan perilaku berdoa sebelum dan sesudah pelajaran, selalu berusaha secara maksimal dan tawakal dengan hasil akhir serta membiasakan berperilaku baik, sportif dalam berolahraga dan bermain, bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain. Perlu juga Ananda perhatikan bahwa dengan melakukan latihan tolak peluru ini dapat dilakukan saat belajar di TKB maupun di luar TKB bersama dengan teman-temanmu. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan modul ini adalah 6 x 40 menit belum termasuk untuk menyelesaikan tugas-tugas. Ingat, pelajari dulu petunjuk dan langkah-langkah yang harus Ananda lakukan sebelum mempelajari modul ini. A. Deskripsi Singkat


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 2 Dalam mempelajari modul ini agar diperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Belajar dengan modul keberhasilannya tergantung dari kedisiplinan dan ketekunan Ananda dalam memahami dan mematuhi langkah-langkah belajarnya. 2. Belajar dengan modul dapat dilakukan secara mandiri atau kelompok. 3. Langkah-langkah yang perlu Ananda ikuti secara berurutan dalam mempelajari modul ini adalah sebagai berikut: a. Baca dan pahami benar-benar tujuan yang terdapat dalam modul ini. Perhatikan materi pokoknya dan uraian materinya. b. Bila dalam mempelajari materi tersebut mengalami kesulitan, diskusikan dengan teman-teman yang lain. Bila belum terpecahkan sebaiknya Ananda tanyakan pada guru pamong di TKB atau guru bina pada waktu tatap muka. c. Setelah Ananda merasa memahami materi pelajaran tersebut, kerjakanlah tugastugas yang tercantum dalam modul ini, dalam lembar jawaban yang terpisah atau pada buku tulis. d. Periksalah hasil penyelesaian tugas tersebut melalui kunci jawaban yang tersedia. Bila ada jawaban yang belum betul, pelajari sekali lagi materi yang bersangkutan. Bila semua kegiatan dalam satu modul sudah dapat diselesaikan dengan baik Ananda berhak mengikuti tes akhir modul. C. Petunjuk Belajar


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 3 Teruntuk Bapak/Ibu Orang Tua peserta didik, berkenan Bapak/Ibu dapat meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan menampung serta membantu memecahkan permasalahan belajar yang dialami oleh Ananda peserta didik. Jika permasalahan belajar tersebut belum dapat diselesaikan, arahkanlah Ananda peserta didik untuk mencatatkannya dalam buku catatan mereka untuk didiskusikan bersama teman maupun Bapak/Ibu Guru mereka saat jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung. Teruntuk Bapak/Ibu Guru, modul ini disusun dengan orientasi aktivitas peserta didik dan setiap modul dirancang untuk dapat mencakup satu atau lebih pasangan kompetensi-kompetensi dasar yang terdapat pada kompetensi inti 3 (pengetahuan) dan kompetensi inti 4 (keterampilan). Setiap peserta didik diarahkan untuk dapat mempelajari modul ini secara mandiri, namun demikian mereka juga diharapkan dapat menuliskan setiap permasalahan pembelajaran yang ditemuinya saat mempelajari modul ini dalam buku catatanmereka. Berkenaan denganpermasalahan-permasalahan tersebut, diharapkan Bapak/Ibu Guru dapat membahasnya dalam jadwal kegiatan pembelajaran yang telah dirancang sehingga Ananda peserta didik dapat memahami kompetensi-kompetensi yang disiapkan dengan tuntas. SELAMAT BELAJAR !


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 4 Tolak peluru ternyata telah ada sejak 2000 tahun yang lalu. Cabang olahraga ini populer di kalangan pria Britania Inggris untuk menguji kekuatan pria. Dahulu peluru yang dipakai berupa batu bukan besi, baru kemudian pada zaman pertengahan meriam menjadi inspirasi lahirnya tolak peluru modern dengan diadakannya perlombaan melempar peluru meriam sejauh mungkin. Pada 1866 tolak peluru dilombakan dalam kejuaraan amatir dan pada 1896 masuk Olimpiade Athena, Yunani. Tolak peluru mendapat kemajuan besar pada 1950 ketika Parry O’Brien memulai tolakan menghadap bagian belakang ring (metode O’Brien). Keterampilan ini popular karena dapat mencapai keberhasilan. Lapangan tolak peluru ketika dilihat sekilas mirip dengan cabang olahraga lempar cakram. Bedanya, ada papan batas tolakan yang terdapat pada lingkaran tolak peluru. Ketentuan lain untuk lapangan tolak peluru yaitu: Gambar 10.1: Lapangan Tolak Peluru 1. Terdapat dua bagian lapangan tolak peluru berupa lingkaran tolakan dan sektor pendaratan. B. Uraian Materi Permainan Tolak Peluru


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 5 2. Diameter lingkaran tolakan sebesar 2,235 meter, dikelilingi ring besar setebal 66 mm, dan tinggi 2 cm untuk batas lingkaran. Bagian depan lingkaran tolakan dipasang balok atas tolakan yang memiliki panjang 1,22 m, tinggi 10 cm, dan tebal 11,4 cm. 3. Sektor pendaratan berupa garis batas (sector line) dan garis ukur standar yang bagian ini terletak di tengah sektor pendaratan. Sudut sektor pendaratan 40 derajat dengan panjang minimal 25 m. Tolak peluru merupakan salah satu nomor yang terdapat dalam nomor lempar pada cabang olahraga atletik. Sesuai dengan namanya, maka tolak peluru dilakukan tidak dilempar akan tetapi ditolak/didorong. Hal ini sesuai pula dengan peraturan, bahwa peluru itu harus didorong atau ditolak dari bahu dengan satu tangan. Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar (peluru) dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya. Berat peluru digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kg (untuk putra) dan 4 kg (untuk wanita) 1. Cara Memegang Peluru a. Peluru dipegang dengan jari-jari tangan dan terletak pada telapak tangan bagian atas. b. Peluru diletakkan pada telapak tangan bagian atas atau pada ujung telapak tangan yang dekat dengan jari-jari tangan c. Jari-jari tangan direnggangkan atau dibuka (jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) dipergunakan untuk menahan dan memegang peluru bagian belakang. d. Jari kelingking dan ibu jari digunakan untuk memegang/menahan peluru bagian samping, yaitu agar peluru tidak tergelincir ke dalam atau ke luar. e. Setelah peluru tersebut dapat dipegang dengan baik, kemudian letakkan pada bahu dan menempel (melekat) di leher. Siku diangkat ke samping sedikit agak serong ke depan. f. Pada waktu memegang dan meletakkan peluru pada bahu, usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku, tetapi harus dalam keadaan lemas (rileks). Tangan Gambar 10.2. Cara memegang peluru dan lengan yang lain membantu menjaga keseimbangan.


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 6 2. Sikap Awal a. Berdiri tegak menyamping ke arah tolakan, kedua kaki dibuka lebar. b. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dengan lutut dibengkokkan ke depan sedikit agak serong ke samping kanan. c. Berat badan berada pada kaki kanan, badan agak condong ke samping kanan. Tangan kanan memegang peluru pada bahu (pundak), tangan kiri dengan sikut dibengkokkan berada di depan sedikit agak serong ke atas lemas. d. Tangan kiri berfungsi untuk membantu dan menjaga keseimbangan. Pandangan tertuju ke arah tolakan. Gambar 10.3. Sikap awal menolak 3. Sikap Menolak Peluru a. Bersamaan dengan memutar badan ke arah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang (ke arah samping kiri), pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada terbuka menghadap ke depan serong ke atas ke arahtolakan. Dagu diangkat atau agak ditengadahkan, pandangan tertuju ke arah tolakan. b. Saat seluruh badan (dada) menghadap ke arah tolakan, secepatnya peluru tersebut ditolakkan sekuat-kuatnya ke atas ke depan ke arah tolakan (parabola) bersamaan dengan bantuan menolakkan kaki kanan dan melonjakkan seluruh badanke atas serong ke depan. Gambar 10.4. Sikap menolak peluru 4. Gerakan lanjutan Sikap badan setelah menolak peluru, yaitu suatu bentuk gerakan setelah peluru ditolakkan lepas dari tangan, dengan maksud untuk menjaga keseimbangan badan, agar badan tidak terjatuh ke depan atau ke luar dari lapangan tempat untuk melakukan tolakan.


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 7 Gambar 10.5. Sikap badan setelah menolak peluru a. Setelah peluru yang ditolakkan atau didorong tersebut lepas dari tangan, secepatnya kaki yang dipergunakan untuk menolak itu diturunkan atau mendarat (kaki kanan) kirakira menempati tempat bekas kaki kiri (kaki depan), dengan lutut agak dibengkokkan. b. Kaki kiri (kaki depan) diangkat ke belakang lurus dan lemas untuk membantu menjaga keseimbangan. c. Badan condong ke depan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru. d. Tangan kanan dengan sikut agak dibengkokkan berada di depan sedikit agak di bawah badan, tangan/lengan kiri lemas lurus ke belakang untuk membantu menjaga keseimbangan. a. b. c. d. e. f. g.


PJOK - Modul 10. Atletik-Tolak Peluru 8 Ananda diminta untuk mengamati dan meragakan aktivitas pembelajaran pertama tolak peluru berikut ini. Berdiri dengan kaki segaris, badan condong sedikit ke belakang dan peluru dipegang oleh kedua tangan di depan dada. Melangkah ke depan dengan kaki kiri dan tolakkan peluru dengan gerak meluruskan lengan dan kaki secara serentak dengan tujuan melatih gerak kaki dan lengan dalam gerakan melempar. Selanjutnya Ananda diminta untuk mendiskusikan hasil pengamatan, baik dengan teman maupun guru. 1. Aktivitas Pembelajaran 1. Ananda melakukan aktivitas pembelajaran pertama tolak peluru. Kemudian bandingkan aktivitas tersebut dengan cara berikut: a. Rasakan gerakan yang dilakukan. b. Bandingkan gerakan yang dilakukan dengan hasil pengamatan dan gerakan mana yang paling mudah dilakukan peserta didik. c. Diskusikan dengan guru atau teman bila ada kesulitan. Gambar 10.6. Aktivitas pembelajaran tahap 1 tolak peluru C. Aktivitas Pembelajaran


Click to View FlipBook Version