HERMAWAN GS Pasangan ini mengalami kemunduran secara ekonomi dan finansial secara bertubi-tubi dari sejak memiliki pekerjaan yang bagus, hingga di PHK, dari sudah m em iliki rumah sendiri hingga saat ini kembali ngontrak rumah lagi, yang tanpa di sadari kemunduran hidupnya ini adalah buah dari selftalk nya sendiri. Sejak mereka bertemu dengan kami, sejak mereka membaca postingan-postingan saya mengenai hubungan antara self talk, sakit, kematian, dannasib, mereka baru menyadari, apayang mereka alami saat ini adalah buah dari skenario hidup yang dibuatnya sendiri. Menurut pengakuan sang istri, sebelumnya kehidupan mereka baik-baik saja, namun suatu ketika sang istri berpikir, “Gimana pa, kalau saya resign saja dari pekerjaan, dan membuat bisnis sendiri, selain bisa mengatur waktu kerja sendiri, waktu untuk berinteraksi dengan anak-anakpasti akan lebih banyak lagi...” Dan akhirnya ia memutuskan untuk resign dari pekerjaan, dan mencoba membangun bisnis dari rumah, tapi ternyata bisnis yang dijalankan tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. 149
SELFTALK PENGUBAH NASIB Dari situlah awal dari kemunduran hidupnya dimulai. Sejak bisnis yang dirintis tidak berjalan dengan baik, sang istri mulai sering membayangkan hal-hal jelek (membuat skenario buruk) dengan self talk yang kurang lebihnya begini, “Gimana ya, kalau nanti suami say a kena PHK, sedangkan kebutuhan sehari-hari terns semakin meningkat?” Dan dalam waktu yang tidak beberapa lama, suaminya benar-benar kena PHK dari perusahaan akibat perusahaan mengalami goncangan keuangan akibat persaingan bisnis. Uang pesangon dari PHK suaminya pun, tidak butuh waktu lama juga habis untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ketakutan, kekwatiran, dan kecemasan semakin sering dirasakan oleh sang istri, akibat kondisi keuangan dan ekonomi keluarga yang semakin memburuk. Dalam kondisi seperti itu, sang istri lalu berpikir lagi, “Gimana ya, kalau nanti sampai rumah ini terjual?” 150
HERMAWAN GS Dan dalam waktu yang tidak beberapa lama rumahnya benarbenar dijual untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari, sebab hasil dari bisnis yang dijalankan sampai dengan saat itu masih juga belum bisa menjanjikan keuntungan seperti yang diharapkan. Hingga akhirnya pasangan suami istri ini dua-duanya saat ini hidup bertahan dengan mengontrak sebuah rumah bersama anak-anaknya. Sahabat... Hidup yang Anda jalan i saat in i, entah Anda sedang berkelimpahan materi ataupun Anda sedang terpuruk dalam hal materi, sesungguhnya semua yang terjadi adalah atas undangan Anda sendiri, atau dalam bahasa lain yang sering saya sampaikan dikelas pelatihan Selftalk Pengubah Nasib (SPN) saya katakan, bahwa sebaik atau seburuk apapun drama kehidupan yang sedang Anda jalani, adalah buah dari skenario hidup yang Anda buat sendiri, entah Anda suka atau tidak, Anda setuju atau tidak, tapi itulah kenyataannya. Skenario hidup yang Anda buat itu salah satunya berupa SELFTALK (kata-kata yang Anda katakan kepada diri Anda sendiri, entah berupa pernyataan, ataupun pertanyaan). 151
SELFTALK PENGUBAH NASIB Kenapa ga Anda katakan, ( \ "Gimana ya, kalau nanti aku kaya? Betapa bahagianya aku, sebab banyak orang yang bisa aku tolong dan bantu?" "Gimana ya, kalau aku nanti punya suami yang mapanfinansial, cakep, keren, romantis, dan setia seperti orang itu, Tuhan, aku mau dong punya pasangan hidup yang seperti itu?" "Gimana ya, kalau aku nanti punya bisnis besar dengan karyawan yang banyak? Hhmm... Nikmat dan bahagia sekali rasanya, sebab aku bisa menjadi tempat bergantung bagi banyak orang, hidupku lebih berarti, lebih bermakna..." L J Sahabat... Takdir memang ditangan Tuhan, namun nasib ada ditangan Anda sendiri! Lalu jika semua hal buruk sudah terlanjur terjadi, apa yang harus Anda lakukan? Banyak alumni kelas pelatihan saya yang mengalami lompatan kualitas hidup bak Dongeng Cinderella, dari yang tadinya 152
HERMAWAN GS menjanda dalam w aktu sekejab mereka mendapatkan pasangan hidup yang sesuai dengan harapannya. Yang tadinya belasan tahun menikah tidak dikarunia buah hati, dalam waktu tidak beberapa lama, mereka memiliki buah hati yang selama ini di idamkannya. Yang tadinya kondisi ekonominya bertahun-tahun terpuruk, dalam waktu tidak beberapa lama, kualitas kehidupan mereka membaik, dari rumah masih ngontrak, akhirnya mereka mampu memiliki rumah sendiri yang lebih layak huni. Yang tadinya kemana-mana naik angkot, akhirnya bisa punya mobil sendiri, beli secara cash tanpa n y ic il, hutang yang tadinya bejibun semuanya terlunasi. Salah satu self talk yang saya berikan kepada para alumni kelas pelatihan SPN, bukanlah kata-kata ajaib yang bisa membalik nasib tanpa perlu melakukan usaha apa-apa... Self talk hanyalah bagian kecil dari rangkaian banyak "variabel sukses." S e lfta lk bu kan lah "pil ajaib" yang langsung mampu menyembuhkan luka finansial, namun mampu memberikan energi positif yang membuka simpul-simpul permasalahan hidup yang membelit kusut. 153
SELFTALK PENGUBAH NASIB Self talk apa yang mesti Anda katakan untuk membalik nasib? Sahabat... Meskipun kondisi finansial Anda saat ini masih belum kunjung membaik, Anda wajib terlebih dulu menanamkan sebuah keyakinan dalam diri, bahwa Anda “layak” dan “pantas” untuk m emiliki kehidupan yang hebat, yang besar, yang menakjubkan. Setiap bangun pagi hari, sebelum Anda beraktifitas, katakan, / \ “Terima kasih Tuhan, atas hadiah, anugerah, dan kesempatan hidup pang KAU berikan kepadaku hari ini...” “Tuhan, aku siap untuk menjalani hidup hari ini totalitas 100 persen akan aku manfaatkan untuk menjalankanperan besar dan m isi suci hidupku...” “Aku siap untuk menjadi kepanjangan tanganmu, menjadi berkat bagi semua makhluk hidup penghuni bumi, dan memberi banyak manfaat bagi sesamaku...” L j 154
r “Tuhan, hari ini, aku siap menerima keajaiban yang KAU persiapkan untukku dalam bentuk dan wujud apapun. Aku yakin dan percaya, aku layak dan pantas hidup sukses, bahagia, dan mendapatkan apapun yang aku inginkan..." Aku tahu, tidak ada yang mampu aku persembahkan kepada-MU selain rasa syukurku kepada-MU...” Terima kasih Tuhan... Terima kasih... Terima kasih... Terima kasih... W____________________________________________________________________ J Dan ketika Anda merasa mendapatkan sebuah keajaiban hidup sekecil apapun, misal Anda tiba-tiba mendapatkan sebuah kesempatan mengerjakan sebuah proyek yang selama ini hanya Anda impikan. Atau ada seorang teman yang tiba-tiba berbagi kebahagiaan kepada Anda dengan mentransfer sejumlah uang, atau tibatiba Anda mampu menjual beberapa unit apartemen dalam waktu sehari, dan lain sebagainya, katakan,
SELFTALK PENGUBAH NASIB ( \ “Terima kasih Tuhan, atas keajaiban yang KAU berikan kepadaku saat ini, terima kasih atas hal indah yang KAU limpahkan dalam hidupku saat ini...” “Tuhan aku siap untuk menerima keajaibanMU lagi, lagi, dan lagi!” \ _________________________________________________________ Setelah itu lakukan aktifitas Anda seperti biasa... Selftalk tersebut di atas katakan terus menerus, hingga kualitas hidup Anda berubah semakin membaik seperti yang Anda inginkan... Semoga tulisan ini memberikan manfaat bagi Anda yang saat ini sedang mengalami “fase menurun”, dan bersiap-siap untuk menjalani “fase naik” dalam siklus putaran roda kehidupan. o .w c 156
HERMAWAN GS 14 —Hubunqan S elta lk , I dan P roblem Finansial Beberapa waktu yang lalu, ketika saya bertemu dengan seorang Event Organizer yang biasa menghandle acara hiburan yang biasanya menghadirkan para artis dan selebritis, kebetulan kami janjian menuju kesuatu tempat untuk grounding meeting event penggalangan bantuan korban gempa Pidie Aceh... Pria yang secara usia hampir sama dengan saya ini, numpang di mobil saya dengan tujuan ingin ngobrol panjang lebar dengan saya selama di perjalanan dari Bekasi ke Jakarta... Meski baru bertemu, pria ini tidak segan-segan curhat masalah hidupnya, banyak hal yang ia ceritakan, dan sebagai teman baru saya mencoba menjadi pendengar yang baik sambil tetap fokus menyetir mobil. Di sela ia bercerita, ada sebuah self talk yang menurut saya sudah mewujud menjadi penghambat (mental block) nya... “Mohon maaf Pak Hermawan, kalau saya ngomongnya blakblakan seperti ini, karena saya ingin tahu apa yang salah 157
SELFTALK PENGUBAH NASIB dengan saya? Saya juga ingin bisa seperti Bapak, punya rumah sendiri, mobil, usaha, dan lain-lain...” “ Saya sering banget dapat uang banyak dari hasil event yang saya tangani, tapi ga tahu kenapa uang hasil keuntungan selalu habis tanpa sisa, ada saja keperluan yang mau ga mau saya harus mengeluarkan uang, entah itu untuk berobat sakit anak, istri, saudara, dipinjam teman, biaya operasi istri melahirkan, dan macam-macam masalah yang semuanya menguras uang...” ”Saya merasa sepertinya saya ga bisa kaya, mungkin Tuhan ga menghendaki saya jadi orang kaya...” “ Makanya sampai sekarang rumah saja masih ngontrak, sepeda motor satu saja BPKB nya sering saya gadaikan untuk keperluan biaya operasional makan minum sehari-hari...” “Kadang saya malu, saya punya usaha penerbitan koran lokal, yang disana saya juga sebagai Pemimpin Redaksi, banyak orang menyangka saya banyak duit, padahal untuk membiayai cetak koran saja saya ngos-ngosan, biaya cetak, biaya operasional, lebih tinggi dari pembayaran iklan yang masuk...” “Menurut Bapak, kira-kira apa yang salah dari saya ya? Saya merasa sudah kerja keras, saya sudah melakukan banyak hal, tapi kehidupan saya tetap saja kayak gini, anak sudah besarbesar, tapi rumah saja masih ngontrak...” 158
HERMAWAN GS “Saya ngomong seperti ini karena saya tahu, kata Bunda Keisha Bapak kan motivator dan terapis, ayo dong Pak kasih saya tips, apa yang harus saya lakukan?” Setelah mendengar curhatan bapak ini, sambil tetap fokus nyetir saya mengatakan, “ Menurut saya Bapak perlu mental blocking therapy, ada self talk Bapak yang harus diubah dan diperbaiki, self talk yang Bapak katakan barusan itu salah satu yang menjadikan hidup Bapak seperti berjalan di tempat, sehingga selama apapun Bapak berjalan, Bapak tidak pernah beranjak pergi ke depan, sehingga seperti berlari dalam putaran permainan musang...” “Mulai sekarang jangan ngomong lagi kata-kata yang jelek setelah kata ga tahu kenapa, karena kata-kata setelah ga tahu kenapa itu langsung masuk kedalam pikiran bawah sadar Bapak...” “ Kalau memang bapak mau menggunakan kata GA TAHU KENAPA usahakan kata-kata setelahnya adalah kata-kata yang positif, kata-kata yang baik, kata-kata yang Bapak inginkan, dan bukan kata-kata yang tidak Bapak inginkan...” “Termasuk kata-kata setelah kata TAPI, sebisa mungkin katakata yang positif...” jelas saya. 159
SELFTALK PENGUBAH NASIB “Maksudnya seperti apa Pak?” tanyanya. Ya contohnya ketika bapak ingin memuji anak bapak, “Nak kamu itu pinter loh sebenarnya, tapi joroookkk nya itu loh kok kebangetan...” “ Sayang kamu itu hebat loh sebenarnya, tapi bandelnya ga ketulungan!” “Kamu itu cerdas lohsebenarnya, tapi kalau dikasih tahu orang tua susahnya minta ampun...” “Menurut bapak kira-kira kata-kata mana yang lebih diterima oleh pikiran bawah sadar?” tanya saya. Betul juga Pak ya, saya jadi ngerti sekarang, dulu waktu saya masih kecil orang tua saya pernah marah-marah sama saya, mungkin karena sangat kesal dengan kenakalan saya ia bilang begini, "Otak kamu itu pinter, TAPI kamu ga bisa pegang uang banyak, kalau kamu terus begitu SAMPAIKAPANPUN KAMU GA AKAN BISA KAY A!" Bahkan orang tua saya bilang begini, kalau lagi marah besar dengan kelakuan saya, 160
HERMAWAN GS “Kamu nanti kalau besar m aujadi apa?!, Kalau kamu terus bandel seperti ini?/” “Kalau kamu terus menjengkelkan orang tua seperti ini selamanya kamuga akan bisa kaya!” “Percuma saja, meskipun kamu pinter kamu ga akan bisa kaya!” “Kalau ingat ini saya merasa omongan ibu saya dulu itu seperti kutukan buat saya...” Ia mengatakan dengan nada suara yang bergetar seperti ada rasa marah dan ingin menangis... Dan saya langsung menghentikan mobil secara perlahan, untuk menepi sebentar, karena saya lihat ada seseorang yang harus saya bantu... seseorang yang dalam kondisi sudah diujung rasa putus asa, seseorang yang merasa kena kutukan orang tua... Lalu setelah mobil sudah ada ditepi jalan, saya menoleh kebelakang sambil memegang tangan bapak ini, saya katakan, “Oke Pak, saya tahu akar permasalahan kesulitan finansial Bapak saat ini, jika Bapak mau saya bisa Bantu bapak untuk terapi... Ada selftalk orangtua yang menyebabkan kehidupan Bapak sampai saat ini seperti ini, Bapak ga usahkhawatir, saya akan bantu Bapak... Insha Allah saya akan bantu Bapak 161
SELFTALK PENGUBAH NASIB untuk membuang semua program-program hidup yang tidak memberdayakan, yang terlanjur terinstal dalam pikiran bawah sadar bapak saat ini... Oke? Kita lanjut lagi sambil jalan ya Pak obrolannya?” Dan singkat cerita dalam perjalanan pulang pergi dari tempat acara kami ngobrol panjang lebar tentang bahaya selftalk baik bagi diri sendiri, maupun bagi orang lain, apalagi jika self talk ini diucapkan dalam kondisi yang sangat emosional... pengaruhnya ke pikiran bawah sadar bisa menjadi penghambat (mental block) seseorang untuk meraih suksesnya. Sahabat... Berhentilah mengatakan, “Ini sudah nasib/takdir hidup saya, saya tinggal menerima saja...” “Saya tidak mungkin bisa kaya...” “Orangkayaitujahat, licik, dan sombong...” “Kata orangpinter, kebanyakan orang miskin itu masuk surga, dan orang kaya masuk neraka karena hartanya, bagi saya mending saya miskin tapi masuk surga, daripada kaya masuk neraka...” 162
HERMAWAN GS “Bagi say a, lebih baik m iskin yang penting bahagia, daripada kaya hidup menderita...” “Orang miskin itu lebih disayang Tuhan...” “Lebih baik kaya hati, daripada kaya materi...” “Jadi orang kaya itu godaannya besar sekali, dan saya tidak siap untuk itu...” “Kaya itu tidak penting, yang penting itu pandai bersyukur...” “Uang itu sumber kejahatan...” “Uang itu sumber masalah...” “Saya tidak bisa, karena saya memang tidak bisa...” “Saya gagal, karena saya gak puny a uang...” “Saya tidak mampu, karenapendidikan saya rendah...” “Bagi saya kaya itu mustahil, saya tidak dipilih Tuhan untuk menjadi orang kaya...” “Saya tidak mungkin bisa, saya hanya orang kecil...” “Saya miskin sebab sudah takdir...” “Saya gagal karena sudah nasib saya menjadi orang gagal...” 163
SELFTALK PENGUBAH NASIB Dan banyak sekali berbagai macam selftalk lainnya yang tidak memberdaya hidup seperti ini masih menjadi keyakinan banyak orang, yang tanpa disadari selfta lk inilah yang menjadi akar masalah penghambat sukses hidupnya, karena sudah menjadi mental block, dan jika mental block ini masih kuat menghujam dalam pikiran bawah sadar seseorang, maka sampai kapanpun ia akan menemukan banyak kesulitan kehidupan... Itulah kenapa, ketika saya diminta oleh sebuah perusahaan untuk memberikan pelatihan kepada team sa les, dengan tujuan untuk meningkatkan skill penjualan para salesnya, saya selalu mengatakan begini, “Apa Bapak benar-benar yakin, team bapak butuh training?, jangan-jangan team Bapak ga pernah bisa meraih target, mereka stu ck, bukan karena mereka butuh training, tapi butuh terapi.” Karena dari sebagian besar team sales yang pernah saya tangani di berbagai perusahaan, mereka kebanyakan sudah hebat-hebat dalam melakukan transaksi penjualan, sk ill mereka sudah cukup, mereka sudah mumpuni, tapi karena ada mental block yang membatasi, yang memperkecil “wadah mental kaya” nya, maka ia seperti tak mampu mengeluarkan seluruh potensinya, yang pada akhirnya ia seperti terpenjara oleh program pikirannya sendiri. 164
HERMAWAN GS Program ini bisa jadi didapatkan oleh mereka ketika mereka masih kecil, bisa dari orangtua, kakek, nenek, ustadz, guru ngaji, guru sekolah, dan orang-orang terdekat lainnya yang dianggap memiliki otoritas tinggi... Dan biasanya HRD nya semakin penasaran, "Maksudnya gimana Pak?" Lalu saya melanjutkan lagi, Jika seseorang semasa kecil sering ditanamkan program oleh orang tuanya nyari uang itu susah, maka jika program ini terus dikatakan secara intens dan berulang-ulang, maka Self talk orangtua ini akan menjadi program pikiran bawah sadar seseorang, saat program “ nyari uang itu susah” sudah tertanam, maka sampai kapanpun, ia akan sulit untuk bisa mencapai target, karena dalam pikiran bawah sadarnya ada program, NYARI UANG ITU SUSAH! Contohnya begini, ketika di masa kecilnya saat anak minta uang sama orangtuanya untuk iuran sekolah, orangtuanya bilang begini, “Sekolah kamu itu kokuang melulu, kasih tahu gurumu, nyari uang itu susah!” Lalu ketika anak minta dibelikan mainan, orangtuanya bilang, “Mainan melulu, mainan kamu kan masih banyak di rumah, jangan beli mainan melulu, nyari uang itu susah!” 165
Let's Transform! SELFTALK PENGUBAH NASIB Lalu ketika anak ini sedang asik makan, makanannya tidak dihabiskan, orangtuanya bilang, “Ayo dihabiskan makanannya, ga boleh n yisain makanan, nyari uang buat beli nasi itu susah!” Dan berbagai program pengulangan lainnya yang sejenis... Itulah kenapa, banyak trainer, banyak motivator didatangkan untuk melatih memberi motivasi, ga ada efeknya, ga ngaruh sama sekali, karena sebenarnya mereka ga butuh training atau motivasi, mereka ga butuh dilatih, tapi butuh diterapi. Itulah kenapa saya ada program, SALES THERAPY, SALES TRAINING, SALES COACHING Atau mau di kombinasi juga bisa, Training dengan Basic Terapi. Sahabat... Dalam perjalanan meraih mimpimu, pastikan sudah tidak ada lagi selftalk atau mental block yang tidak memberdaya hidupmu, untuk menghancurkan mental blockmu, setiap ada tantangan baru di depanmu, katakan, 166 a k u y a k in b is a ! a k u h a r u s b is a ! AKU PASTl BlSAl
HERMAWAN GS 15 — S e lfta lk Penunda Kem atian! Kemarin siang saat bertemu dengan adik bungsu saya, di kantor baru saya... Kami berdua asik berdiskusi tentang desiasin interior kantor pusat Perusahaan saya, PT Transformasi Mindset Indonesia (TMI) di lantai 3, yang saat ini pengerjaannya tinggal finishing, yang selanjutnya lantai 2 untuk ruang klinik hypnotherapy dan mushola, dan lantai 4 ruang terbuka untuk cafetaria, lantai 1 untuk kantor sengaja pengerjaannya paling terakhir... Di sela obrolan, adik saya bercerita, ia juga sedang dalam proses membeli rumah, lalu ia juga cerita mengenai keinginannya membeli polis asuransi... Saya menyimak uraiannya mengenai manfaat membeli polis asuransi yang fungsinya juga seperti tabungan, namun ketika adik saya ngomong tentang niat dan keinginannya membeli asuransi seperti ini, “Asuransinya ini enak Mas, kayak tabungan, bisa diambil 167
SELFTALK PENGUBAH NASIB dalam jangka waktu tertentu, lagian juga buat persiapan kalau nanti aku sakit parah atau tiba-tiba aku meninggal entah karena kecelakaan atau apa, nanti istri atau ahli warisnya langsung dapat ratusan juta, jadi aku ga khawatir kalau terjadi apa-apa sama aku, sudah ada yang jamin keluargaku...” Dan saya langsung nyahut, “Dik, kalau mau beli polis asuransi ya beli aja anggap saja kamu nabung atau investasi, tapi jangan dengan niat untuk PERSIAPAN SAKIT, atau kalau nanti MATI, kamu ingat ga dulu waktu aku tiba-tiba jatuh sakit yang membuat semua orang shock, itu juga aku sadari bukan karena gaya hidupku yang ga sehat, kamu tahu kan, Mas mu ini sudah ga pernah merokok lagi sejak 30 tahun yang lalu, minum minuman yang mengandung soda aja ga, apalagi mengandung alkhohol, berat badanku stabil karena aku selalu menjaga makan minumku ga berlebihan, tapi kamu tahu sendiri kan, waktu tiba-tiba tubuhku lumpuh dan tidak bisa bergerak sama sekali, bahkan untuk berbicara saja aku ga bisa, ketika sedang dalam perjalan ke proyek di dalam mobil, untung saja waktu itu pakai sopir, jadi sopirnya langsung bisa bawa aku ke rumah sakit...” “Tahu ga kamu, waktu itu ketika semua orang panik, aku cuma diam terpaku menyelami diri, ada apa ini, kok tiba-tiba begini?” Dan seperti ada suara yang mengingatkan, 168
HERMAWAN GS “Kan kamu sendiri yang menginginkan ini terjadi? Kamu ingin bila nanti bisnismu besar, karyawanmu sudah banyak, depositomu sudah banyak, kamu ga perlukhawatir lagi, lagian kamu mengembangkan bisnis kuliner, trading, spare part motor, dan lain-lain itu kan untuk persiapan masa kamu nanti sudah tidak bisa bekerja lagi karena kamu sakit parah? Kamu tenang, meskipun kamu mati, anak-anak dan istri sudah terjamin ekonominya, makanya kamu ngotot melibatkan istri untuk mau belajar bisnis, itu kan tujuannya agar nanti bisnismu bisa terus berlanjut tanpa keberadaan kamu? Ini kan yang kamu inginkan?” Dan seketika aku aku langsung meralat (mengcancel) program yang aku instal dalam pikiran bawah sadarku sendiri, dengan mengatakan, r “Oke, aku mengerti, aku salah, yang kumaksud bukan seperti ini, aku ga mau seperti ini, aku mau sehat seperti sebelumnya, ampuni aku ya Robb, maafkan aku tubuhku, jika salah ngomong, aku mau kembali sehat seperti semula, aku mau sehat sekarang...” V j “Dan meski dokter mengatakan harus istirahat total rawat inap di rumah sakit minimal 2 minggu, Alhamdulillah hari ke-4 169
SELFTALK PENGUBAH NASIB aku sudah boleh pulang... Dan untuk kesekian kalinya aku kembali mendapatkan keajaiban Tuhan...” ”Aku ga peduli dengan hasil rontgen paru-paru, jantung, MRI Otak, dll... Aku lupakan semua, aku bakar semua hasil tes lab, foto-foto rontgen, kuitansi-kuitansi RS, termasuk juga aku buang jauh-jauh gambaran buruk omongan dokter tentang sakitku...” “Aku ingat sekali dulu, ketika leverku di vonis sudah sangat kronis, sudah hampir pecah, setiap buang air kecil aku slalu berharap warnanya ga lagi hitam keruh, setiap buang air kecil aku berharap warnanya berubah kembali menjadi jernih, meski untuk menunggu perubahan warna saja aku mesti bersabar hingga 3 bulan lebih...” “ Setiap ada orang yang ngom ong efek buruk tentang penyakitku, setiap dokter ngomong bahwa aku ga akan bisa hidup normal seperti orang lain, sebab salah satu organ tubuhku (lever) sudah cacat, aku ga peduli, aku yakin pasti aku bisa sembuh dan sehat kembali, meski untuk itu aku mesti harus menjalani rawat inap sampai 3 bulan lebih, aku yakin semuanya akan kembali normal...” “Ohya, kamu masih ingat ga, bapak pedagang alat-alat mancing depan restoran Pondok Kepiting Raja yang di Tambun? Yang tadinya sehat voaVafiat tiba-tiba meninggal mendadak?” 170
HERMAWAN GS Saya masih ingat sekali, ketika aku mampir ke kiosnya, kios seberang rumah makan milik saya, waktu itu ia sedang asik ngobrol-ngobrol dengan seorang agen asuransi, dan waktu aku ikut nimbrung ia langsung bilang begini, “Nah ini bos kita, kenalin nih Pak Hermawan pemilik restoran Pondok Kepiting Raja yang di depan...” ia ngenalin aku sama agen asuransi. “Waktu itu ia semangat sekali ngomongin manfaat ikut asuransi, ia menceritakan temannya yang beruntung ambil polis asuransi... Yang membuat ia memutuskan ambil polis asuransi” Ia waktu itu bilang begini, “Ayo Pak Hermawan ambil polis sekalian, m um pung ada salesnya ini... Pak Hermawan tahu ga, teman saya yang baru seminggu ambil polis asuransi, trus tiba-tiba ia kena stroke, untungnya ia sudah ambil polis, biaya perawatan, pengobatan, dll selama dirumah sakit semuanya ditanggung asuransi, coba kalau ia waktu itu ga ambil polis, ia harus keluar uang sampai 80 juta lebih, ya ka nMas?” Sambil menatap agen asuransi yang ada disamping saya. “ Tuh dia orangnya Pak Her, yang bantuin nyairin dananya, ga pake ribet dan berbelit-belit, semuanya ia yang ngurusin, 171
SELFTALK PENGUBAH NASIB iya kanMas?” ia ingin menegaskan lagi, dan agen asuransinya mengangguk mengiyakan... Terus ia ngomong lagi, “Ayo Pak Her, buruan ambil polis, saya saja setelah tahu teman saya mengalami seperti itu, saya langsung ambil a ction, langsung ambil polis, ambil polisnya sama dia... hahaha” sambil tertawa... “Pak Her kan bisnisnya banyak, uang 1-2 juta perbulan mah kecil... Saya ambil polis ini juga buat persiapan Pak Her, siapa tahu nanti saya tiba-tiba sakit kayak teman saya, atau tibatiba saya mati? Kan kita ga pernah tahu, hehehe...” “Paling tidak kita sudah ada yang jamin kalau tiba-tiba kita sakit, kecelakaan, atau meninggal dunia, meskipun kita baru ambil polisnya baru seminggu, jika saya mati polisnya langsung keluar kan mas?” Tanya bapak itu sama agen asuransi yang dijawab dengan anggukan kepala. Dan aku sangat terkejut, ketika seminggu kemudian agen asuransi itu nelpon saya dengan suara yang sendu, “ Pak Hermawan sudah tahu belum, si Engkoh yang jualan pancing itu meninggal dunia karena serangan jantung...” katanya pelan. 172
HERMAWAN GS Dan aku terhenyak kaget bukan kepalang, “Yang bener Mas, kan baru kemarin kita ngobrol-ngobrott” “Makanya Pak saya ke sini nemuin bapak, Bapak masih ingat ga waktu itu ia ngomong apa? Dan itu kejadian betul, kok bisa begitu ya, Pak? Bapak itu mati persis sesuai kata-katanya sendiri..." "Saya sendiri saja masih bingung... Tapi semuanya sudah saya bantuin nyairin polisnya sampai selesai semua urusannya... ahli warisnya dapat sesuai pertanggungan polisnya...” “Oh ya, ngomong-ngomong gimana pak Her, jadi mau ambil polisnya?” “Oh ga Mas, saya masih belum butuh...” “Coba aja pak Her, ambil polis yang kecil dulu, anggap saja seperti nabung Pak, untuk jaga-jaga saja siapa tahu nanti....” “ STOP MAS!, jangan diterusin kalimatnya... Saya sudah tahu arahnya, Mas bisa ga sampeyan prospek calon klien tanpa harus dengan cara nakut-nakuti orang seperti itu, dengan mendramatisir cerita yang serem -serem, memang hanya itu saja keterampilan Anda menjual polis?” 173
SELFTALK PENGUBAH NASIB Aku langsung nimpalin pembicaraan agen asuransi itu dengan nada agak marah. “Masih banyak cara yang lebih elegan dan professional menjual polis asuransi Mas, jangan orang disuruh bayangin kejadian yang buruk-buruk saja, kan bisa juga bayangin yang baikbaik, yang indah-indah, yang enak-enak...” Dan adik saya langsung motong pembicaraan saya, “Terus gimana enaknya sekarang Mas? Aku kok jadi takut ikut asuransi?” “Ya ga apa-apa kalau kamu mau ambil polis asuransi, itu bagus asal yang penting jangan niat ambil polis asuransi untuk persiapan kalau tiba-tiba nanti jatuh sakit atau mati, kalau niat terdalam kamu ambil polis untuk itu lebih baik batalkan! Tapi kalau niatnya untuk nabung atau investasi silahkan..." “Karena aku sendiri sampai sekarang ga ambil polis asuransi apapun, bukannya karena apa-apa, tapi karena aku masih belum bisa mengubah niat terdalam ambil polis asuransi itu untuk nabung atau investasi, sampai sekarang jika mau beli polis asuransi masih ada suara yang bertujuan ingin memproteksi diri, untuk jaga-jaga bila bla bla bla... Dan aku ga mau jika ada niat dan skenario buruk sekecil apapun yang seperti ini dalam hidupku...” 174
HERMAWAN GS Sahabat... Buatlah skenario hidup yang baik, yang hebat, yang besar, dan bukan membuat skenario yang buruk, yang menyedihkan, yang seram, dan yang tidak menyenangkan... Dalam setiap alur cerita hidup Anda, Anda memiliki peran untuk menjadikan setiap episode kehidupan Anda apakah berwarna indah menyenangkan, atau gelap gulita, yang menyedihkan dan memprihatinkan... Untuk itu, jagalah kata-kata, jagalah prasangka, untuk m e m b ia sa k an m e n g u ca p k a n h a l- h a l yan g p o s tif, membayangkan yang baik-baik, yang indah-indah, dan yang membahagiakan... " Jt!P9?.n remefikan selftalk" yang |<e |uar on mulut, pikiran atau fJ L a T n Anda' karena selfta/k yang s a lah hidup Anda berujung derita... 175 Transform!
SELFTALK PENGUBAH NASIB 16 “ S e lfta lk m u , A dalah Doamu Sahabat... Pernahkah dirimu memiliki selftalk seperti di bawah ini, “Melihat ia berselingkuh dengan sahabatku, jantungku terasa di cabik-cabik...” “Ia bagaikan duri dalam daging...” “Hati say a sakit sekali kalau ingat perbuatannya/peristiwanya...” “Hati saya rasanyaperih seperti di iris sembilu...” “Aku hanya diperhatikan ketika aku sakit...” “Kalau ingat wajah bos, rasanya saya pingin muntah...” 176
HERMAWAN GS “Saya sungguh terpukul mendengar penuturannya, dada saya langsung terasa sesak...” “Dada saya berdebar kencang tiap ingat kejadiannya...” “Kepala sayapusing mendengar omelannya...” “Kepala saya pusing setiap mau berangkat kerja...” “Sebagai Tulang Punggung keluarga, saya merasa beban hidup saya terasa berat menghimpit...” “Lebih baik mati daripada menanggung main...” “Saya merasa ditusuk dari belakang...” “Kepala saya rasanya mau pecah, permasalahan ini membuat otak saya menjadi kacau...” “Apalah arti hidup ini, tanpamu...” “Hidupku sudah tidak ada artinya lagi...” “Tidak ada gunanya aku melanjutkan hidup in i...” Saat selftalk Anda seperti itu, apalagi Anda ucapkan dengan nada emosi, tubuh Anda akan merespon dengan cepat sekali 177
SELFTALK PENGUBAH NASIB sesuai seperti apa yang Anda ucapkan, yang biasanya tubuh Anda sering sakit-sakitan, Anda mudah jatuh sakit karena program yang Anda ucapkan berulang-ulang... Banyak sakit dan penyakit yang diderita seseorang bukan karena sebab salah makan, atau cara makan yang sembarangan, tapi karena memberikan asupan makanan pikiran dengan katakata sampah, yang akhirnya membuahkan “Emosi Sampah”... Jika Anda terus katakan Emosi Sampah ini berulang-ulang, maka wajar saja jika hidup Anda isinya sakit-sakitan, dan banjir penderitaan... Itu termasuk jika Anda menyanyikan lagu ini, "Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi... Aku tenggelam dalam lautan luka dalam... Aku tersesat dan tak tabu arah jalan pulang... Aku tanpamu butiran debu..." 178
HERMAWAN GS Anda pasti sudah pernah dengar kan, lagu di atas? Anda tahu ga siapa penyanyinya? Siapa namanya? Hehehe... Saya yakin kebanyakan dari Anda sudah lupa dengan penyanyinya, walaupun lagu itu sangat populer dikalangan anak muda... Sekarang Anda tahu kan kenapa penyanyinya sekarang tenggelam, dan tidak bisa bangkit lagi? Qiqiqiqi... Atau Anda pernah nyanyi lagu dangdut in i: Kawin lagi... Suamiku istrinya baru lagi... Nangis lagi... Aku ja d i nangis lagi... Kawin lagi... Suamiku direbut orang lagi... Nangis lagi... Aku ja d i nangis lagi... Hancur hatiku hancur... Rasanya ku ingin kabur... Sakit batinku sakit... Dunia terasa pahit... 179
SELFTALK PENGUBAH NASIB W kw kw kw k... bagi para penggemar musik dangdut pasti sudah familiar dengan lagu ini... Jika Anda nyanyikan lagu ini secara intens dengan penuh penghayatan berulang-ulang, hidup Anda pasti akan merana, menyedihkan, bin memprihatinkan... Itulah kenapa banyak artis penyanyi yang m engalam i kehidupan persis seperti lagu yang dinyanyikan, mereka menderita sakit, ada yang mati, mengalami perceraian, kekerasan dsb... Tidak perlu saya sebutkan di sini, saya yakin Anda sudah tahu siapa-siapa artis dan selebritis yang nasibnya tragis persis seperti lagu yang ia nyanyikan... Termasuk juga artis-artis yang sering memerankan peran antagonis, atau sering menjalankan peran sebagai seseorang yang menderita sakit kronis, sakit jantung, stroke, lumpuh... Pikiran bawah sadar tidak bisa membedakan, apakah yang Anda ucapkan itu adalah sekedar bercanda, sekedar pura-pura, sekedar akting, sekedar nyanyian, atau Anda cuma sekedar menjalankan peran... 180
HERMAWAN GS Bagi pikiran bawah sadar, semua yang Anda ucapkan, pikirkan, lakukan, adalah perintah (program) yang mesti dilaksanakan... Pikiran bawah sadar itu sifatnya seperti anak kecil, ia polos dan lugu sekali, ia tidak bisa membedakan mana yang imajinasi atau FAKTA... Itulah yang saya pelajari dari kehidupan saya, meski sampai dengan saat ini saya juga terus belajar dan belajar... Ketika kehidupan saya masih sangat m em prihatinkan, saya amati sebabnya ya karena saya masih memilik banyak “self talk sampah” yang tidak memberdayakan... Ketika saya mengubah selftalk saya menjadi lebih positif, berangsur-angsur kehidupan saya berangsur membaik... Bercermin dari apa yang pernah saya lakukan di awal-awal saya merantau ke Jakarta, ketika saya masih menjadi kuli bangunan, mekanik, pengamen jalanan, pedagang asongan, saya berupaya membangun sebuah gambaran masa depan saya seperti yang saya inginkan... Makanya waktu itu saya keluar masuk studio foto hanya untuk mencari studio foto yang ada kostum jas dan dasinya, karena saya ingin foto bergaya layaknya bos besar, layaknya orang sukses, meski waktu itu saya bukanlah siapa-siapa, masih 181
SELFTALK PENGUBAH NASIB menjadi kuli harian lepas sebuah proyek dengan bayaran harian sebesar Rp 3.750,-/hari. Foto diri saya yang kelihatan keren itu setiap pagi ketika bangun tidur selalu saya pandangi dengan penuh kekaguman, saya merasa mendapat suntikan semangat setiap melihat gambar foto saya sendiri yang saya pasang di dinding kamar kontrakan, waktu itu foto tersebut saya cetak ukuran 20 R, dan saya beri bingkai yang bagus... Tidak semua teman suka dengan foto yang menggantung di dinding kamar kontrakan, ada beberapa teman yang menganggap saya sudah GILA, “Hermawan sinting, senew en... hahaha...” Itu adalah katakata teman saya senasib yang mencoba melemahkan dan menghancurkan impian besar saya... Bagi saya ejekan, dan cemohan orang terhadap saya ibarat bahan bakar yang memacu saya untuk melesat lebih tinggi... Pengalaman hidup saya dalam soal percintaan pun sama... Dulu saat saya sedang jatuh cinta, lalu cinta saya gagal ditengah jalan, saya suka sekali dengerin lagu-lagu yang melow, lagulagu yang mewakili suasana hati saya saat itu, lagu-lagu yang sedih dan mendayu-dayu... 182
HERMAWAN GS Dan sem akin sering saya m enyanyikan lagu-lagu yang liriknya memerih hati, yang isinya tentang hati yang terluka, tersakiti, derita tiada akhir, dan sejenisnya justru membuat saya tidak pernah berani bangkit untuk mencoba mengenal cinta lagi, apalagi saat itu saya masih punya se lf talk yang sangat kuat sekali, “Ga tahu kenapa setiap cewek pang sapa tembak, semuanpa ga ada pang man dengan sapa, semuanpapasti menolak cinta sapa...” Yang jika saya hitung, sampai 7 kali cinta saya ditolak oleh cewek-cewek yang waktu itu menurut saya adalah gadis idam an hati... Dan ternyata mereka adalah gadis yang menyakitkan hati... qiqiqi... Itulah kenapa sejak saya memahami pengaruh selftalk ini besar sekali dalam kehidupan saya, saya tidak mau lagi menyanyikan lagu-lagu yang liriknya isinya sampah, yang cuma berisi keluhan, ratapan, kesedihan, dan penderitaan... Sekarang saya lebih senang mengoleksi lagu-lagu yang iramanya ngebeat, yang riang, yang energik, yang lirikliriknya membuat saya sangat bergairah, dan bersemangat menjalani hidup... 183
SELFTALK PENGUBAH NASIB Sahabat... Mulai saat ini, jika dirimu bertekad mengubah nasib hidup, buang jauh-jauh koleksi lagu-lagu yang liriknya menyayat kalbu, yang liriknya sendu memilu... Mulai sekarang koleksi sebanyak-banyaknya lagu-lagu yang membuat dirimu merindu untuk mewujudkan impian yang baru, impian besar yang membawa Anda terbang tinggi menuju diri sejatimu! o JO c 184
HERMAWAN GS 17 - S e lfta lk Pen gun dang K eajaiban Hidup! KUNFAYAKUN! Sengaja judul tulisan kali ini saya kasih judul seperti di at as, karena banyak orang yang belum memahami tentang pengaruh selftalk terhadap sakit, kematian, dan nasib... Jadi judul di atas bukan untuk memperlihatkan bahwa saya agamis, religius dan spiritualis, bukan... Judul di atas saya tulis karena sangat berhubungan erat dengan self talk yang sering saya bahas... KUN FAYA KUN! jadi maka JADILAHl Itu adalah penggalan firman Allah SWT yang termaktub di dalam kitab suci Alqur’an... "Inama Amruhu Idza Arada Sya'ian An Yaqula Lahu Kun Fayakun" (Q.S. Yasin: 82) 185
SELFTALK PENGUBAH NASIB A rtin y a : S e su n g g u h n y a k e a d a a n -N y a ap ab ila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah. Kata “Kun Faya Kun” juga terdapat pada Surah An-Nahal 40, Surah Maryam 35, Surah Ghaafir 68. Makna ayat ini bukan berarti bahwa setiap Allah berkehendak menciptakan sesuatu, maka dia berkata: “Kun”, dengan huruf “Ka/” dan “Nun” yang artinya “Jadilah...!” Karena seandainya setiap berkehendak menciptakan sesuatu Allah harus berkata “Kun”, maka dalam setiap saat perbuatanNya tidak ada yang lain kecuali hanya berkata-kata: “ kun, kun, kun...”. Ada kata “Faya” di antara kata “Kun”... “Faya” adalah proses penciptaan terjadinya sesuatu... Jadi jika KUN (selftalk) nya Anda sudah bagus, tapi tidak ada perubahan KUN seperti yang Anda inginkan terjadi dalam hidup Anda, bisa jadi FAYA nya belum Anda lakukan... Jangan berharap ada KUN, jika Anda belum FAYA (UFAYA) atau UPAYA... hehehe... Ini cara saya memahami ayat tersebut agar saya ga cuma mengandalkan omongan saja, lebih penting 186
HERMAWAN GS dari itu adalah saya wajib melakukan sebuah upaya jika saya menginginkan sesuatu mewujud nyata dalam kehidupan saya. FAYA ini adalah PROSES yang wajib Anda lalui. Seperti terciptanya alam semesta dengan segala dimensinya, termasuk penciptaan semua makhluk penghuni bumi baik yang sudah ada saat ini, maupun yang baru tercipta di masa nanti... Semuanya melalui sebuah proses... Lalu apa hubungannya dengan selftalk? Sahabat... Pernahkah Anda mengatakan, “ Saya p a sti bisa!” dan ternyata Anda benar-benar bisa, meski sebelumnya Anda bahkan tidak pernah tahu, apakah Anda bisa atau tidak? “ Saya tid a k m am pu!” dan meskipun Anda m em iliki banyak resources dalam diri Anda yang m endukung untuk Anda M AM PU, tapi kenyataannya Anda tidak mampu kan? 187
SELFTALK PENGUBAH NASIB “In i tid a k m u n g kin, in i sangat m u s ta h il!” lalu tiba-tiba semua hal semestinya mungkin, benar-benar menjadi mustahil dan tidak mungkin. Apapun self talk Anda, baikyang memberdaya hidup ataupun yang melemahkan hidup, semuanya langsung terproses menjadi nyata seperti apa yang Anda katakan, entah akan terwujud dalam waktu yang singkat atau waktu yang lama... Tapi semuanya pasti terjadi sesuai self talk Anda, hanya kadang Anda sendiri tidak menyadarinya... Apakah Anda lupa atau pura-pura amnesia? Bahwa Anda adalah satu-satunya mahlukh paling istimewa dan spesial di hadapan Allah SWT di antara makhluk lainnya? "Maka apabila Aku sempurnakan dia dan Aku tiupkan padanya Ruh dari Ku, hendaklah kamu tunduk sujud akan dia" (QS.Al-Hijr:29) "Lalu la sempurnakan kejadiannya, la tiupkan pada sebagian dari RuhNya dan la jadikan bagi kamu pendengaran dan penglihatan dan hati tetapi sedikit sekali kamu bersyukur " (QS.As-Saj'dah:9) Saya minta Anda mencermati, baik-baik ayat di atas... 188
HERMAWAN GS Bahwa sesungguhnya di dalam diri Anda terkandung juga sebagian sifat-sifat Allah, Jika Allah SWT Maha Pencipta, sesungguhnya Anda juga memiliki kekuatan, dan kemampuan untuk mencipta... Itulah kenapa Anda harus berhati-hati dalam berkata-kata, karena katakata Anda tersebut seperti mantra, sabda, doa, yang memiliki energi untuk MENCIPTA! Perhatikan dialog di bawah ini, “Maukah kau hidup susah denganku!” Tanya seorang cowok, yang lalu dijawab oleh ceweknya begini, “Aku siap hidup menderita bersamamu, asal slalu bersamamu” “Sayang, meskipun tidur dikolong jembatan pun, aku akan setia mendampingimu...” 189
SELFTALK PENGUBAH NASIB “Aku bersyukur memiliki cewek seperti kamu, yang siap hidup susah denganku...” Jawab cowoknya. “Sayang percayalah, aku bahagia, meski harus hidup menderita denganmu...” Si cewek menegaskan lagi ucapannya. Selftalk di atas terkesan seperti romantis sekali kan? Padahal tanpa disadari, seseorang telah membuat skenario hidup yang menyedihkan buat hidupnya sendiri... Self talk model ini sangat memprihatinkan sekali, lebih baik Anda hindari mengatakan skenario buruk seperti ini... Untungnya dulu ketika masih menjalin kasih dengan Bunda Keisha, saya tidak pernah mengatakan hal yang seperti itu... Saya masih ingat betul, kata-kata yang sering saya ucapkan kepadanya dikala kami sedang berbincang berdua... 190
HERMAWAN GS Selalu saya katakan begini, “Dik, kamu yakin dan percaya kan sama aku, bahwa aku akan membuat hidupmu bahagia selalu?” dan ia mengangguk setuju, sambil mengatakan, “Melihat sorot mata Mas yang sangat tajam, aku sudah bisa melihat masa depan yang mas janjikan...” Lalu biasanya saya lanjutkan begini, “Kamu percaya kan kalau nanti kita bisa puny a anak-anak yang hebat, cerdas, yang membanggakan hati kita...?” “Kalau orangtuanya seperti kita yapastilah!” Jawabnya sambil tertawa renyah. “Kamu yakin kan, kalau nanti kita bisa punya rumah besar, punya mobil, punya usaha, punya karyawan yang banyak?” “Aku sangat yakin Mas, melihat semangat hidup dan cinta mas yang begitu besar, semua yang mas katakan, itu pasti akanjadi nyata, aku yakin Mas pasti bisa!” Jawab Bunda Keisha sambil mencubit pinggang saya. 191
SELFTALK PENGUBAH NASIB Sahabat... Jika Anda benar-benar sangat menyayangi dan mencintai pasangan hidup Anda, jangan pernah mengatakan kepadanya dengan mengajaknya untuk hidup menderita... Saya dari dulu juga hidup p a s-p a sa n, tinggal di petakan dengan dinding separuh bambu, makan sepiring berdua, tapi sekalipun saya tidak pernah berbicara hal-hal buruk, apalagi membuat skenario yang buruk untuk masa depan saya... Meskipun fakta dan realitanya saya masih kuli bangunan, masih dengan penghasilan yang sangat kecil, tapi perasaan saya senantisa optimis melihat masa depan, ada gairah yang membara ketika sedang berbicara tentang masa depan dengan pasangan... Mulai sekarang, katakan saja yang baik-baik tentang hidup Anda... Buang selftak sampah yang melemahkan hidup Anda! Segera jem put im pian besar A n d a, d im u lai dengan membangun selftalk positif yang memberdaya hidup Anda... Sayangi pasangan hidup Anda, anak-anak Anda, dan orangorang yang Anda cintai, tunjukkan dan buktikan pada mereka semua, bahwa Anda adalah laki-laki yang bertanggungjawab! 192
HERMAWAN GS Dan bukan laki-laki pengecut, yang menghindari tanggung jawab, yang hanya sibuk mencari-cari alasan sebagai bahan "pembenaran" atas kemalasan Anda! Kasihan istri Anda, anak-anak Anda, dan orang-orang yang berharap banyak kepada Anda... Buat k e lu a rg a A nd a B A H A G IA , dan bukan sebaliknya, keluarga Anda hidup mendenta karena KEMALASAN ANDA! Masih ad a waktu bagi Anda untuk B E R U B A H ! 193 Lets Transform!
SELFTALK PENGUBAH NASIB 18 ~ Apapun Faktanya Tetap Jaga S e lfta lk l Beberapa waktu yang lalu, dari sore hingga malam hari saya menerima sepasang klien terapi yang mengeluhkan tentang pernikahannya yang diambang perceraian, hanya gara-gara masalah yang sepele, yang di dalamnya setelah saya gali lebih dalam, ada banyak internal konflik dalam diri pasangan tersebut, termasuk keinginan sang suami yang menginginkan dan mendambakan hadirnya sang buah hati... Sudah lama saya ingin menuliskan dalam serial selftalk yang baru saya tulis, dan tulisan ini adalah kelanjutan dari tulisan sebelumnya, yang sempat tertunda untuk beberapa waktu lamanya akibat padatnya jadwal “ roadshow” saya di berbagai daerah. Dari beberapa intake interview, lalu lanjut ke penggalian masalah yang lebih dalam, dengan w aking therapy saya ajukan pertanyaan-pertanyaan yang mendasar tentang niat awal dahulu pasangan ini memutuskan untuk hidup bersama membangun rumah tangga... 194
HERMAWAN GS Sang istri yang dari awal datang sudah dengan mata lebam akibat menangis, dan terus menangis sepanjang w aking therapy saya lakukan, dan sang suami terus saja ngom elngomel marah dengan intensitas emosi yang sangat tinggi... Singkat cerita, saya langsung bisa menemukan akar masalah yang menyebabkan pasangan ini hendak memutuskan untuk berpisah... Salah satunya adalah sang suami merasa tidak dihormati dan tidak dihargai oleh istrinya, karena beberapa kali ketika istrinya marah, istrinya sering melakukan kekerasan fisik, dengan cara mencakar, memukul, menendang, dan membanting tubuhnya, karena istrinya secara fisik lebih tinggi dan lebih besar dari dirinya, sambil menujukkan bekas lebam, dan luka bagian tubuhnya akibat pukulan/cakaran istrinya... Ternyata semasa kecil istrinya sering melihat ayahnya marahmarah dengan cara menyakiti dan memukul fisik ibunya, dan itulah yang membuatnya melakukan kekerasan kepada suaminya, karena ia beranggapan jika ia yang menyerang terlebih dahulu, maka suaminya tidak akan pernah berani menyakiti dirinya... Dan memang benar, selama pernikahan suaminya tidak pernah melakukan kekerasan secara fisik, bahkan suaminya juga tidak pernah marah-marah dengan memaki-maki dan 195
SELFTALK PENGUBAH NASIB mengeluarkan kata-kata kasar, dan nada tinggi, suaminya menurut pengakuannya juga sangat baik sekali, tidak pernah melakukan hal-hal yang melanggar agama... Ketika saya tanya, “Apakah suami Anda pernah selingkuh? Suka mabuk-mabukan, suka main judi, suka main perempuan, suka maksiat?” “ Ga Pak, suami saya orangnya sangat baik, dan sangat sabar, setahu saya ia tidak pernah melakukan hal-hal yang Bapak katakan, memang saya yang salah, saya yang keterlaluan, saya sering ga bisa menahan emosi, saya mudah marah hanya karena masalah sepele...” jawab istrinya. “ Oh oke... Tapi kata suami Anda, Anda sering mengancam mau bunuh diri, bahkan beberapa kali Anda mencoba minum racun serangga, shampoo, parfum, mau bunuh diri pakai pisau, njedot-jedotinkepala Anda ke tembok sampai berdarah, apa tujuan Anda melakukan semua itu?” “Waktu dulu saya masih kecil, jika ayah saya marah-marah kepada saya, saya mengancam mau nyebur sumur, dan biasanya dengan cara begitu ayah saya marahnya reda, saya melakukan itu agar suami saya berhenti marah-marah kepada saya dengan ancaman mau menceraikan saya... Saya ga mau bercerai Pak, saya mencintai suami saya...” 196
HERMAWAN GS “Apalagi jika suami saya sudah ngom ong masalah anak, rasanya sakit sekali Pak, sering ia bilang, sampai sekarang ini saya ga bisa hamil karena saya sering emosian, emosi saya ga stabil, saya ga hamil-hamil akibat saya sering membantah omongannya, sering melawan, dan memukuli dirinya...” “Apalagi jika suami saya bilang saya itu bodoh, bego, goblok, ga bisa jadi istri yang baik, istri yang durhaka kepada suami, saya murka Pak...” “Kata-katanya itu Pak yang membuat saya merasa jadi istri yang tak berguna, apalagi jika ia sudah mulai mengatakan saya adalah istri durhaka calon penghuni neraka... Itu membuat emosi saya tidak terkontrol...” H hm m ... Oke, saya sudah m ulai bisa m em aham i akar persoalannya... Lalu saya tanya kepada suaminya, “Memangnya Anda pernah ngomong begitu kepada istri Anda, bahwa istri Anda bodoh, bego, goblok, ga bisa jadi istri yang baik, istri Anda istri yang durhaka?” “Ya memang kenyataannya begitu kok Pak, ia memang bego dan goblok, ga bisa diajak ngomong baik-baik, seringnya kalau marah teriak-teriak kencang sampai terdengar tetangga, 197
SELFTALK PENGUBAH NASIB banting dan melempar handphone itu sudah ga kehitung, saya malu Pak sama tetangga, saya merasa sudah ga kuat, saya ingin mengembalikan ia kepada orang tuanya saja... Saya sudah capek Pak, sudah ga ada harapan lagi... Saya nyerah...” “Istri saya itu ga pernah mau dengar omongan saya, ga mau nurut apa kata saya, semakin saya minta ia tenang, ia justru semakin beringas ingin menyerang saya, padahal saya hanya ingin ia nurut dan taat kepada saya, tapi sepertinya ia tidak pernah peduli apa kata saya, istri saya kayak anak kecil, saya merasa ia tidak pantas buat saya, saya mau mencari istri baru lagi saja...” Jawab suaminya dengan nada masih penuh emosi. Karena waktu sudah menjelang Maghrib, suaminya saya ajak ke masjid dekat rumah untuk sholat Maghrib, sedangkan istrinya tetap di klinik bersama istri saya... Kebetulan klinik dan rumah saya jaraknya tinggal jalan kaki saja... Dalam perjalanan berangkat dan pulang dari masjid, saya katakan kepada suaminya, “ Mas masih menyayangi dan mencintai istri Mas kan?” tanya saya membuka obrolan. “Ya masihlah Pak, tapi saya merasa sudah capek ngatasi sikap buruknya...” jawab suaminya... “Oke, bisa ga Mas mulai dari sekarang, ubah self talk buruk yang sering Mas katakan kepada istri, meskipun kenyataannya 198