The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by majalah digital ganestu, 2022-07-23 13:06:33

majalah sekolah digital ganestu

media informasi kegiatan sekolah

Keywords: majalah

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 1

2 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

SUSUNAN REDAKSI S SAPA REDAKSIyukur alhamdulillah, Majalah Sekolah Dasar
dapat tetap terbit dan hadir di hadapan pembaca
PENGARAH: meski di tengah pandemi virus korona. Edisi I
Dr. Khamim, M.Pd Tahun 2020 kali ini menampilkan laporan utama,
Direktur Sekolah Dasar. yang berkaitan tentang sejumlah kebijakan
PEMIMPIN REDAKSI: Kemendikbud terutama Direktorat Sekolah Dasar
Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Koordinator Fungsi Tata Kelola.
DEWAN REDAKSI: Pandemi yang tak kunjung berakhir, namun tahun ajaran
Bambang Hadi Waluyo, M.Pd. baru yang segera di hadapan mata kemudian menuntut kita
Dr. Ir. Eko Warisdiono, MM. untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar para
peserta didik tidak malah terpapar virus korona.
Khairullah, M.Pd.
Luna Titi Apriliyana, SE. Karena itu, laporan utama edisi kali ini menyajikan
tema-tema seperti Penanaman Hidup Bersih dan Sehat
Heli Tafiati, M.Pd. (PHBS) sebagai upaya kita melawan virus korona, Gerakan
Andi Zainudin, M.Pd. Cuci Tangan, Inovasi Sekolah di Tengah Wabah, serta Upaya
Drs. Abdul Mukti, M.Ed. menguatkan UKS.

Arwan Syarif, MA. Pun demikian dengan sejumlah terobosan yang telah
Drs. Gesit Mulyawan, M.Pd. ditelurkan direktorat Sekolah Dasar untuk meningkatkan
Drs. Setiawan Witaradya, MA. mutu pendidikan sekolah dasar di Indonesia di tengah
wabah kami sampaikan di edisi ini.
STAF REDAKSI:
Niknik Kartika, S.Pd. Besar harapan kami majalah ini bisa menjadi jendela
Lailatul Machfudhotin, S.ST. informasi sekaligus juga sumber inspirasi dan praktik
Nuril Farikha Fitri, S.Pd. baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Melalui majalah ini kami mengajak orangtua, guru, sekolah
Yono. dan pegiat pendidikan lain untuk urun rembuk, memberi
Erika Widiastuti. masukan, atau bahkan kritik dan sarannya demi peningkatan
Aditya Baskoro. kualitas pendidikan.
Nastiyawati, S.Pd.
Andik Tistyawana, S.ST. Beragam informasi seputar praktik baik pengelolaan
Yudi Yuliadi, S.Pd. sampah di lingkungan sekolah, program unggulan dan
Ma’ruf Mutaqin. kiat-kiat seputar pendidikan sekolah dasar berusaha kami
Arief Darmawan Hasibuan. sampaikan secara ringan.

Faisal Maarif. Akhirnya, tim redaksi menyampaikan banyak
SEKRETARIAT REDAKSI: terimakasih kepada para narasumber, penulis dan tentu saja
pengarah dan dewan redaksi yang tak lain para pemangku
Dwi Adi Nugroho. jabatan di Direktorat Sekolah Dasar.
DESAIN & TATA LETAK:
Selamat membaca, tetap waspada!
Deni Irawan.
DITERBITKAN OLEH: EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 3
Direktorat Sekolah Dasar
Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar
dan Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Republik Indonesia
ALAMAT REDAKSI:
Jl. Jenderal Sudirman Senayan, Jakarta 10270
Tlp. 021-5725636, 5725641
Fax 021-5725637, 5725634
E-mail: [email protected]

DAFTAR ISI PROGRAM UNGGULAN

LAPORAN UTAMA

28 MEMUPUK KEPEDULIAN DI HARI PEDULI
SAMPAH NASIONAL
9 LAWAN KORONA DENGAN PHBS
12 HPSN diperingati setiap 21 Februari untuk mengingatkan
14 Salah satu jurus ampuh yang jika dijalankan secara teratur bahwa persoalan sampah harus menjadi perhatian utama
18 untuk mengontrol penyebaran dan mengurangi orang yang melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam
20 yang terinfeksi Covid-19 adalah dengan menerapkan pengelolaannya.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.
36 MERDEKA MENILAI HASIL BELAJAR SISWA
GERAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN
Tingkatkan kapasitas Tim Pengembang Soal Ujian Sekolah
CTPS merupakan langkah kecil untuk memulai hidup di Kabupaten/Kota, Direktorat SD gelar Bimtek Penyusunan
sehat. Perilaku sederhana ini bisa melindungi kita Soal Ujian Sekolah.
dari beragam penyakit, termasuk yang saat ini tengah
mewabah, Covid-19. PRAKTIK BAIK

INOVASI SEKOLAH DI TENGAH WABAH

Yang terpenting di tengah pandemi adalah seluruh insan
pendidikan bisa beradaptasi dengan mendahulukan
kesehatan. Sambil berharap kemampuan literasi siswa juga
bisa digenjot dengan banyak waktu di rumah.

MENGUATKAN TATA KELOLA UKS

Sekolah harus aktif menerapkan tiga pilar yang menjadi
faktor sukses UKS, misalnya berupa pendidikan jasmani
olahraga dan kesehatan. Itu harus dilakukan agar kita
betul-betul terbebas dari virus korona.

KEPEDULIAN DI TENGAH PANDEMI

Mengalahkan virus korona bisa dengan menumbuhkan ‘sense
of community’, seperti yang dilakukan Azriliya. Mulai dari
menyapa dan menanyakan kabar tetangga semasa isolasi atau
berbagi makanan kepada mereka yang membutuhkan.

23 FLEKSIBILITAS PENGGUNAAN DANA BOS 39 PRESTASI GEMILANG DI TENGAH
KETERBATASAN
Kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka
Belajar yang berfokus pada meningkatkan fleksibilitas dan Raihan prestasi yang diraih Dhijey sungguh luar biasa.
otonomi bagi para kepala sekolah untuk menggunakan dana Begitu cemerlang meski cita-cita yang dimilikinya begitu
BOS sesuai dengan kebutuhan sekolah yang berbeda-beda. sederhana, yaitu ‘menyenangkan kedua orangtuanya’.

4 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

LITERASI RAGAM

42 ALGORITMA INTERNET DAN PENTINGNYA 56 AGAR ANAK TANGKAS BERINTERNET
45 PENGAWASAN ORANGTUA SAAT BDR
46 Melek literasi digital tak hanya jadi tanggung jawab anak,
Screen time anak-anak di masa belajar dari rumah melainkan juga guru dan orangtua. Sebagai pendamping,
KIAT meningkat, tanpa sadar mereka masuk dalam alur mereka punya peranan dalam mengarahkan dan
algoritma. Orangtua sangat berperan memberi batasan, membentuk kebiasaan berinternet sehat.
agar mereka tak masuk dalam ruang gelap.
JELAJAH
MENJELAJAHI BONBIN NUSANTARA BERSAMA
RIKI RHINO

Riki Rhino dapat menjadi teladan bagi masyarakat
khususnya dunia perfilman, bahwa film yang menarik
adalah film yang mampu memuat edukasi dan dapat
menjadi teladan bagi penontonnya.

MENYEIMBANGKAN FUNGSI OTAK DENGAN
BRAIN GYM

Selain soal imunitas, hal lain yang penting untuk dijaga
di masa pandemi adalah kesehatan mental dan fungsi
kognitif. Untuk menjaganya, kita perlu menjaga kesehatan
dan keseimbangan otak.

58 SUSUR SEBATIK NAN UNIK

Sebatik memang unik, masyarakatnya beragam namun
hidup berdampingan secara rukun dan saling menghormati.

62 USIR JENUH LEWAT VIRTUAL TOUR KE
MUSEUM SRI BADUGA
KOLOM
Tanpa kreasi dan strategi, karantina mandiri di tengah
pandemi bisa sangat menjenuhkan. Dengan bantuan virtual
tour kita bisa berkunjung ke museum tanpa harus datang
ke lokasi.

49 PENTINGNYA CTPS DALAM KONDISI WABAH 68 PERUBAHAN NYATA KARENA KORONA
52
Dalam situasi wabah, cuci tangan pakai sabun atau CTPS Salah satu tantangan nyata di masa pandemi adalah mengawal
merupakan perilaku sederhana namun sangat efektif dalam dan memastikan pendidikan dapat melakukan transformasi
melindungi masyarakat, termasuk anak-anak dari penularan secara cepat sesuai dengan dinamika perubahan teknologi
penyakit. Tahun 2020, Organisasi Kesehatan Dunia/World dan protokol kesehatan.
Health Organization (WHO) telah menyatakan COVID-19
sebagai pandemi dan kini virus tersebut telah menyebar di
seluruh dunia, termasuk Indonesia.

MATEMATIKA MAKIN ASYIK

Matematika adalah salah satu pelajaran yang sering
membuat peserta didik mogok sekolah karena takut
bertemu guru Matematika.

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 5

SALAM DIREKTUR PSalam Direkturandemi coronavirus disease
2019 (Covid-19) belum juga
6 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 menunjukkan tanda akan
berakhir, meski dalam beberapa
waktu terakhir sempat
mengalami penurunan jumlah
kasus, namun hingga saat ini
tidak ada satu pun pihak yang memastikan
kapan wabah ini betul-betul hilang.
Meski begitu, bukan berarti kita
harus berdiam diri. Protokol kesehatan
harus dijalankan secara ketat, sambil kita
mempersiapkan berbagai skenario persiapan.
Ini dilakukan, karena ke depan semua
harus kembali normal. Bekerja, belajar, dan
beribadah harus kembali dilakukan seperti
semula. Terutama pendidikan, karena ini
menyangkut masa depan umat manusia.
Menanggapi kondisi tersebut,
Direktorat Sekolah Dasar Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar,
dan Pendidikan menengah Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia telah melakukan beberapa
langkah terkait kesiapan sekolah menghadapi
pandemi Covid-19.
Salah satu yang sudah dilakukan secara
cepat adalah analisa data dan informasi
tentang kesiapan sekolah dalam menghadapi
pandemi Covid-19. Tujuan pemetaan ini
untuk melihat sejauh mana sekolah dapat
mengurangi atau menghentikan penyebaran
virus korona ke peserta didik, sehingga
satuan pendidikan dinyatakan siap dan aman
untuk digunakan dalam Kegiatan Belajar
Mengajar (KBM) seperti semula.
Proses pengambilan data dilakukan
pada 3-8 April 2020 melalui link khusus yang
dibuat oleh Tim Fungsi Tata Kelola Direktorat
SD Kemendikbud. Hasilnya, setelah
kuesioner dikumpulkan dan dianalisis, maka
diketahui bahwa mayoritas sekolah di daerah
atau sebesar 96 persen telah bergerak cepat
untuk melakukan tanggap darurat Covid-19
sebagaimana arahan Mendikbud dalam
Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan saya sebagai Direktur Pembinaan Selama kurun waktu 2018-
Covid-19 dan Peraturan Menteri Sekolah Dasar dan Penugasan sebagai 2020, saya bersama-sama dengan
Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 Pelaksana Tugas Direktur Sekolah seluruh pejabat fungsional dan staf
tentang percepatan penanganan Dasar telah usai. Untuk itu saya di lingkungan Direktorat Sekolah
Covid-19 di lingkungan pemerintah sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Dasar telah berusaha semaksimal
daerah. Dasar dan plt. Direktur Sekolah Dasar mungkin untuk melaksanakan tugas
dalam kurun 2018–2020 sangat sesuai dengan amanat yang diberikan
Atas dasar SE dan Permen bersyukur telah menyelesaikan dengan berkolaborasi bersama
tersebut, pemerintah daerah pun amanah yang diberikan selama 2 seluruh pemangku kepentingan.
telah merespon dan mengeluarkan tahun 2 bulan (2 Februari 2018 s.d 2 Oleh karena itu apapun yang telah
kebijakan untuk penanganan April 2020). dihasilkan dalam pelaksanaan tugas
Covid-19 di daerahnya masing- tersebut merupakan keberhasilan
masing. Saya sangat berharap, budaya bersama.
literasi dan publikasi di Direktorat
Selain membuat analisis data SD seperti diwujudkan dalam Akhirnya izinkan saya secara
tersebut, Direktorat Sekolah Dasar pembuatan majalah SD ini bisa pribadi menyampaikan ucapan
juga telah membuat sejumlah menjadi legacy dan praktik baik bagi terima kasih dan penghargaan
pedoman untuk menghadapi tahun direktur selanjutnya. Majalah ini juga setinggi-tingginya kepada pejabat
ajaran baru di tengah pandemi diharapkan dapat dilanjutkan oleh fungsional dan staf di lingkungan
korona. Baik berupa panduan PHBS, direktur yang akan mendapatkan Direktorat Pembinaan SD.
Panduan Opsi Sarana CTPS atau amanah untuk melanjutkan, sehingga Dr. Khamim, M.Pd
Panduan Tata Kelola UKS. upaya untuk mewujudkan peserta Direktur Sekolah Dasar
didik sekolah dasar yang cerdas dan
Selanjutnnya dalam kesempatan berkarakter tetap berkepanjangan.
ini, dan dengan memanjatkan puji
syukur kepada Allah Swt., penugasan

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 7

8 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

LAWAN KORONA

DENGAN PHBS

(Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

Salah satu jurus ampuh yang jika dijalankan
secara teratur untuk mengontrol penyebaran dan
mengurangi orang yang terinfeksi Covid-19 adalah
dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat atau PHBS.

Pandemi global akibat berpenghuni. Tak ada aktivitas warga.
wabah virus korona betul- Mereka dilarang mendekati rumah yang
betul membuat semua sudah dikasih garis polisi itu. Sempat ada
tatanan hidup menjadi beberapa anak kecil memakai masker
goyah. Makhluk berukuran mendekat ke rumah tersebut, namun
125 nano meter itu telah aparat betindak cepat dan mengusir
mengubah semua proyeksi mereka.
dan realisasi program pendidikan,
Pasar Musi yang tak jauh dari lokasi
menghentikan sementara agenda sosial- perumahan tempat pasien 01 dan 02
tinggal juga mendadak sepi. Puluhan
keagamaan. pedagang ayam potong di lokasi tersebut
hanya bisa memandangi dagangannya,
Virus korona juga karena hingga jam 10 pagi, dagangannya
masih utuh, nyaris tak ada yang melirik.
memporakpondakan tatanan ekonomi
Selain tatanan yang berubah, pasar
semua negara. Indonesia sudah pasti. dan orderan ojol yang sepi, pandemi
wabah korona juga menimbulkan
Negeri jiran yang katanya salah satu ketakutan di hampir semua lapisan
masyarakat. Ini wajar, namun jika tak
pusat bisnis dan keuangan global dapat dikendalikan bisa berbalik jadi
bahaya.
ternyata juga begitu.
Suherman(bukannamasebenarnya)
Kota-kota mendadak sepi, berhenti adalah warga Sawangan yang tinggal 100
meter dari tempat pemakaman umum
berdenyut. Semua penduduk negeri (TPU) Pasir Putih Sawangan, ia mengaku
warga di sekitarnya mulai resah lantaran
tertunduk lesu sambil berharap prahara beberapa jenazah korban keganasan
korona dimakamkan di sana.
cepat berlalu.
Meski sudah ada klarifikasi yang
Semua bermula ketika Senin sohih bahwa jenazah yang dikuburkan
tidak dapat menularkan korona,
(2/3/2020) silam, seorang warga negara namun tetap saja mereka tak bisa
menyembunyikan ketakutan. Selain
Jepang (tak disebut identitasnya) yang karena prosedur yang berbeda, juga
karena lokasi mereka yang berdekatan.
bekerja di Malaysia dikabarkan positif
Rasa takut memang emosi yang
korona. Celakanya, kejadian tersebut tak sangat manusiawi, bahkan hewani.
Perasaan ini muncul setelah bagian otak
lama setelah ia berkunjung ke Indonesia. bernama amigdala dalam kepala kita
memberi respon. Setelah itu, kita pun
Mendapat kabar tak sedap, Tim reflek mencari cara untuk menghindar
dan bertahan hidup. Karena rasa
Kemenkes waktu itu langsung melakukan

penelusuran dengan siapa WN Jepang

tersebut melakukan kontak selama di

Indonesia. Ternyata, orang Jepang yang

terkena virus korona telah berhubungan

dengan dua orang, ibu 64 tahun dan

putrinya 31 tahun, mereka adalah warga

Depok, Jawa Barat. Menurut pengakuan

mereka, setelah berdansa dengan

orang Jepang, keduanya berganti-ganti

pasangan dansa di sebuah acara perayaan

valentine itu.

Keesokan harinya, Perumahan

tempat mereka tinggal di Sukmajaya,

Depok, langsung sepi seolah tak

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 9

takut inilah, manusia seperti dalam keingintahuan, alih-alih melahirkan meminta masyarakat untuk tenang
teori evolusi belajar menghindar dari reaksi kemarahan. dalam menghadapi penyebaran virus
kepunahan selama ribuan tahun. Bagi korona. Selain tetap tenang, Jokowi juga
yang tak kunjung mengerti dan tahu Semua negara tak terkecuali meminta masyarakat tetap waspada,
cara bertahan, maka ia pun tak luput dari Indonesia memang tengah diuji, dan berperilaku hidup sehat serta
kepunahan. seberapa mampu dia mengatasi pandemi mengurangi kegiatan di luar rumah.
dan peduli terhadap nasib penduduk
Dari sini kita pun mengerti, bahwa bumi. Korona memang tak mengenal “Setiap kita bisa membantu dan
ketakutan terhadap wabah korona terjadi batas-batas negeri, usia atau status berkontribusi mengurangi laju wabah
karena kurangnya pengetahuan. Itu sosial. Semua berpeluang terinfeksi. korona dengan tindakan sederhana,
sangat manusiawi, karena kita selalu yaitu menjaga perilaku hidup bersih dan
merasa takut atas hal-hal yang belum Hingga saat ini, bisa kita lihat sehat,” ujar Jokowi.
kita ketahui dengan baik. Sebaliknya, bagaimana pandemi Covid-19 yang
kita merasa percaya diri dan berani menyerang hampir 209 negara di dunia Presiden Jokowi bahkan sempat
menghadapi sesuatu yang kita kuasai memang belum menunjukkan tanda- membagikan sebuah video berisi
dengan baik. tanda perlambatan. Total kasus positif tips menghadapi korona. Mulai dari
virus korona hingga Rabu (22/4/2020) pentingnya mencuci tangan, menjaga
Meski sudah ditemukan lumayan sore, tercatat mencapai 2,574, 994 kasus. jarak, mempertahankan perilaku hidup
cukup lama, virus korona baru tetap saja Dari total kasus positif virus korona, sehat, menjaga kebersihan lingkungan,
belum banyak diketahui banyak orang jumlah pasien yang meninggal tercatat dan mengurangi aktivitas di keramaian.
apalagi soal obat maupun vaksinnya. mencapai 178,658 kasus. Sementara
Jadi wajarlah, korona memicu banyak yang sembuh mencapai 704,050 kasus. Senada dengan Presiden Jokowi,
ketakutan. Tidak hanya di Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
tapi juga di negara-negara maju seperti Di tanah air, virus korona telah (Mendikbud) Nadiem Makarim juga
Amerika Serikat atau Inggris. menginfeksi 7.417 orang, 635 orang menekan pentingnya menjaga kesehatan
diantaranya telah dinyatakan meninggal dan kebersihan. Secara khusus dia
Sejatinya, ketakutan karena adanya dunia, dan 913 diantaranya telah mengeluarkan surat edaran berisi
ketidaktahuan merupakan sesuatu yang sembuh. Kini, kita pun tengah bersiap instruksi pencegahan penyebaran
positif. Karena ia lahir dan memunculkan menghadapi puncak pandemi. covid-19 di satuan pendidikan.
keinginan untuk mengatasi sumber
ketakutan tersebut. Yang bahaya adalah Ketika menjelaskan kondisi Ada sekira 18 poin instruksi yang
jika ketakutan tak memunculkan terkini pandemic covid-19, Presiden diberikan Mas Menteri Nadiem dalam
Joko Widodo (Jokowi) seringkali mencegah penyebaran virus korona

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
10 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim.

di satuan pendidikan, mulai dari orang yang terinfeksi. Caranya dengan pimpinan masyarakat, Pembina suasana
mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan juga pemberdayaan masyarakat
Sekolah (UKS) atau unit layanan atau PHBS. dengan tujuan kemampuan mengenal
kesehatan, tak adanya hukuman atau dan tahu kesehatan yang ada di sekitar,
sanksi bagi yang tak masuk karena sakit, PHBS pada dasarnya merupakan terutama pada tingkatan rumah tangga
menunda kegiatan seperti berkemah sebuah upaya untuk menularkan sebagai awal untuk memperbaiki pola
atau studi wisata. Dan tentu saja yang pengalaman mengenai pola hidup sehat dan gaya hidup agar lebih sehat.
paling utama menjaga kebersihan dan melalui individu, kelompok ataupun
kesehatan. masyarakat luas dengan jalur-jalur Tujuan utama dari gerakan PHBS
komunikasi sebagai media berbagi adalah meningkatkan kualitas kesehatan
Baik Presiden Jokowi maupun Mas informasi. melalui proses penyadaran yang menjadi
Menteri Nadiem sejatinya menekankan awal dari kontribusi setiap individu
pentingnya menjaga pola hidup bersih PHBS bisa pula diartikan sebagai dalam menjalani perilaku kehidupan
dan sehat, karena ini lah upaya paling sebuah rekayasa sosial yang bertujuan sehari-hari yang bersih dan sehat.
sederhana melawan korona. Meski cukup menjadikan sebanyak mungkin anggota
sederhana, namun pola hidup bersih dan masyarakat sebagai agen perubahan agar Dengan begitu, akan tercipta
sehat turut menentukan keberhasilan mampu meningkatkan kualitas perilaku masyarakat yang sadar kesehatan
kita melawan korona. sehari-hari dengan tujuan hidup bersih dan memiliki bekal pengetahuan dan
dan sehat. kesadaran untuk menjalani perilaku hidup
Ya, selain menjalankan protokol yang menjaga kebersihan dan memenuhi
pencegahan covid-19, sejatinya kita Kementerian Kesehatan di laman standar kesehatan. Tak Cuma korona, tapi
memiliki jurus ampuh yang jika webnya menyebutkan ada beberapa virus-virus lain pun akan sirna jika kita
dijalankan secara teratur akan mampu langkah adukasi yang dapat dilakukan berkomitmen menjalankan PHBS sedari
mengontrol penyebaran dan mengurangi untuk mensosialisasikan PHBS. Bisa dini. [Andik Tistyawana, Ma’ruf M]
melalui pendekatan pemuka atau

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 11

GERAKAN CTPS merupakan langkah kecil
CUCI TANGAN untuk memulai hidup sehat. Perilaku
PAKAI SABUN sederhana ini bisa melindungi kita dari
beragam penyakit, termasuk yang saat
ini tengah mewabah, Covid-19.

Penghujung Januari 2020, tak lama setelah Dilansir dari laman sciencealert, ia menjelaskan
pemerintah China melaporkan adanya penyakit bagaimana bakteri menyebar dan mengapa penting untuk
baru sejenis pneumonia, yang belakangan mencuci tangan dengan benar. Metcalf lalu meminta murid-
dikenal dengan coronavirus disease 2019 muridnya untuk menyentuh roti dengan 5 tingkat kebersihan
(Covid-19), beredar viral hasil mengejutkan tangan yang berbeda-beda.
sebuah eksperimen tentang betapa pentingnya
tangan steril lewat cuci tangan. Pada waktu bersamaan, para murid diminta untuk
Jaralee Metcalf adalah seorang guru di Idaho Falls menyentuh sepotong roti putih yang berasal dari kemasan yang
Elementary School, Amerika Serikat, bersama rekannya Dayna sama. Masing-masing roti tersebut kemudian dimasukakan ke
Robertson melakukan sebuah eksperimen sederhana untuk dalam kantong plastik individual untuk diamati apa yang akan
menunjukkan kepada murid-muridnya tentang pentingnya terjadi selama satu bulan.
mencuci tangan dengan benar.
“Kami mengambil roti fresh dan menyentuhnya,”
jelasnya.

12 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Roti pertama digosok ke permukaan menguatkan prilaku hidup bersih dan memilih sarana cuci tangan, namun
sehat (PHBS). belum dilengkapi dengan sabun atau
laptop yang ada di kelas. Roti kedua air mengalir. Sedangkan 33 % SD tak
Sekolah merupakan tempat pertama memiliki sarana cuci tangan.
merupakan roti kontrol yang tidak anak berinteraksi dengan dunia di luar
rumah. Sementara kesehatan anak Di masa pandemi, tentu saja budaya
disentuh, dan diberi label ‘segar dan sekolah menjadi perhatian karena bangsa cuci tangan yang sejatinya telah didapat
yang maju harus memiliki generasi dan diajarkan di sekolah harus diterapkan
tak tersentuh’. Roti ketiga disentuh oleh penerus yang sehat. di rumah. Ini dilakukan agar penyebaran
virus Covid-19 bisa dipotong, dan kondisi
seluruh kelas menggunakan tangan yang Mengingat pentingnya CTPS bagi kehidupan pun kembali normal seperti
penguatan perilaku hidup bersih dan sediakala.
tidak dicuci. Roti keempat disentuh oleh sehat di sekolah dasar, maka direktorat
pembinaan sekolah dasar sendiri di setiap Badan Kesehatan Dunia (WHO)
murid setelah mencuci tangan dengan tahunnya senantiasa ikut melakukan menyatakan mencuci tangan dengan
kampanye di Hari Cuci Tangan Pakai sabun merupakan salah satu cara efektif
aor hangat dan sabun. Sedangkan Sabun Sedunia (HCTPS). untuk mencegah penyebaran virus
korona. Cara ini lebih efektif membunuh
roti kelima disentuh oleh murid yang CTPS merupakan langkah kecil virus dibanding memakai hand sanitizer.
untuk memulai hidup sehat. Perilaku
membersihkan tangan mereka dengan sederhana ini bisa melindungi peserta Mencuci tangan sangat disarankan,
didik dari penyakit seperti diare atau apalagi jika kita masih berkegiatan di luar
hand sanitizer. penyakit saluran pernapasan sepeti rumah. Virus korona bisa menempel di
Covid-19. berbagai permukaan yang mungkin kita
Hasilnya, hampir semua roti yang pegang. Ada beberapa langka mencuci
Pembiasaan praktik cuci tangan tangan yang baik.
disentuh tampak buruk dan berjamur, pakai sabun dengan air mengalir
merupakan salah satu kegiatan Pertama dan wajib adalah mencuci
termasuk yang disentuh dengan tangan yang dapat dilakukan sekolah dalam tangan dengan sabun dan air mengalir.
menjalankan program UKS dan sebagai Pastikan juga kita mencuci tangan
yang telah dicuci dengan hand sanitizer. bagian dari implementasi penguatan minimal 20 detik. Usahakan juga tidak
pendidikan karakter (PPK). Nilai inti PPK menyentuh bagian muka, terutama
Hanya roti yang disentuh oleh tangan seperti gotong royong, kemandirian, hidung, mulut dan mata sebelum mencuci
serta integritas dapat diterapkan dalam tangan.
dengan dicuci air hangat dan sabun saja kegiatan cuci tangan pakai sabun.
Lebih jelasnya, di bawah ini
yang ternyata terlihat masih utuh seperti Jika mengacu pada data Dapodik enam langkah mencuci tangan yang
tahun 2018, jumlah sekolah dasar yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan
roti yang tak disentuh sama sekali. memiliki sarana cuci tangan lengkap Dunia WHO bukan hanya untuk menjaga
dengan air mengalir dan sabun sebanyak kesehatan dan kebersihan tapi juga
Hasil eksperimen tersebut 42%. Sisanya sebanyak 25% SD sudah untuk mencegah virus korona. [Ma’ruf M]

sesungguhnya senada dengan protokol

kesehatan yang dirilis Badan Kesehatan

Dunia (WHO), bahwa mencuci tangan

dengan sabun di air yang mengalir

merupakan salah satu cara paling efektif

mencegah penyebaran Covid-19.

Virus Covid-19 memang bisa dimana

saja, menyebar melalui tetesan air liur

(droplet) dari mulut orang akibat batuk

atau bersin, menempel di benda-benda

yang ada di sekitar kita. Jika ada kontak

dengan benda-benda tersebut virus pun

masuk ke jalur pernafasan dan membrane

mucus, menempel pada reseptor sel dan

berkembang disana.

Virus membajak metabolisme sel

dan membuat sel tak berkembang untuk

kesehatan tubuh, sebaliknya malah

memperbanyak virus. Jubir Satuan Gugus

Tugas Penanganan Covid-19, Achmad

Yurianto mengatakan salah satu cara

untuk mencegah proses itu terjadi, adalah

dengan mencuci tangan menggunakan air

mengalir dan sabun.

“Membiasakan diri mencuci tangan

dengan sabun dan air mengalir ini

penting dilakukan. Ini yang akan menjadi

kunci untuk membunuh, merusak,

dan mematikan virus yang mencemari

tangan kita,” kata Achmad Yurianto pada

Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta,

Kamis (7/5).

Lama sebelum munculnya

wabah Covid-19, gerakan cuci tangan

sejatinya telah banyak diinisiasi banyak

pihak. Dan bahkan, sejak tahun 2008,

PBB menetapkan tanggal 15 Oktober

diperingati sebagai Hari Cuci Tangan

Pakai Sabun Sedunia (HCTPS).

HCTPS merupakan langkah kecil

untuk memulai hidup sehat. Perilaku

sederhana ini bisa melindungi kita

dari beragam penyakit, termasuk yang

saat ini tengah mewabah, Covid-19.

Dalam konteks sekolah, budaya cuci

tangan adalah salah satu upaya untuk

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 13

INOVASI SEKOLAH

DI TENGAH WABAH

Yang terpenting di tengah pandemi adalah seluruh insan
pendidikan bisa beradaptasi dengan mendahulukan
kesehatan. Sambil berharap kemampuan literasi siswa juga
bisa digenjot dengan banyak waktu di rumah.

Dunia saat ini sedang Di Indonesia, kasus pertama berakhir, yang pasti implikasinya tak lagi
limbung, akibat pandemi Covid-19 ditemukan pada 2 Maret 2020 hanya pada kesehatan, namun hampir
dan langsung diumumkan Presiden Joko ke semua bidang kehidupan. Pemerintah
coronavirus disease 2019 Widodo (Jokowi). Sejak itu, korban terus Indonesia sendiri telah menetapkan
bertambah dan meluas hingga ke berbagai status bencana non alam terhadap
(Covid-19). Menurut daerah. Laman penyedia data statistik wabah Covid-19 dengan diterbitkannya
independen, worldmeters mencatat ada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor
WHO, sejak ditetapkan 13.112 kasus yang terkonfirmasi positif 12 Tahun 2020 Tentang Penyebaran
Covid-19 di Indonesia hingga minggu coronavirus disease 2019 (Covid-19)
sejak 11 Maret 2020, pertama Mei 2020. Sebagai Bencana Nasional.

pandemi Covid-19 telah Entah sampai kapan pandemi ini Kepada dunia pendidikan, Covid-19

melanda setidaknya 214 negara termasuk

Indonesia. Memaksa lebih dari setengah

umat manusia mengunci diri di dalam

rumah.

14 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

telah mengubah banyak hal. Ada sekitar surat edaran nomor 4 tahun 2020. masayarakat yang memiliki keterbatasan
pada akses internet, baik karena
404 ribu sekolah jenjang sekolah dasar Untuk selanjutnya, Ujian Sekolah dapat tantangan ekonomi maupun letak
geografis.”
hingga menengah harus tutup. Lalu ada dilakukan dalam bentuk portofolio
Nadiem menjelaskan, selain diisi
lebih dari 51 juta peserta didik baik PAUD, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh dengan materi pembelajaran untuk
semua jenjang (SD, SMP, SMA), Belajar
SD, SMP, hingga SMA, SMK, dan SLB sebelumnya, penugasan, tes daring, dana dari Rumah juga menyajikan program
bimbingan orangtua dan guru, serta
keluar dari ruang kelas. tau bentuk asesmen jarak jauh lainnya. tayangan kebudayaan.

Tanpa persiapan yang matang, Selain soal Ujian Nasional, “Nantinya selain diisi dengan
program pembelajaran untuk semua
sekolah-sekolah formal tetiba Mendikbud dalam surat edaran jenjang, Belajar dari Rumah juga
menyajikan program Bimbingan
dipaksa menggunakan aplikasi tersebut juga menyampaikan kebijakan Orangtua dan Guru serta tayangan
kebudayaan pada akhir pekan,”
media pembelajaran jarak jauh untuk soal belajar dari rumah. Mendikbud terangnya.

menggantikan pembelajaran tatap menekankan bahwa pembelajaran Sementara konten atau materi
pembelajaran yang disajikan, kata dia,
muka di kelas. Para guru juga mendadak dalam jaringan (daring) atau jarak akan fokus pada peningkatan literasi,
numerasi, serta penumbuhan karakter
dipaksa melakukan sesuatu yang berbeda jauh dilaksanakan untuk memberikan peserta didik.

dalam pemberian pelajaran kepada pengalaman belajar yang bermakna Kemendikbud, menurut Nadiem,
juga akan melakukan monitoring dan
peserta didik. bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan evaluasi terkait program ini bersama
dengan lembaga non pemerintah.
Guru-guru yang kebetulan familiar menuntaskan seluruh capaian kurikulum
“Yang perlu dicatat bahwa
dengan aplikasi digital tentu tak untuk kenaikan kelas maupun kelulusan. sesungguhnya dalam keadaan seperti ini,
yang menjadi penting adalah pemberian
terlalu menemukan kesulitan berarti. “Kami ingin menganjurkan bagi pendidikan yang bermakna,” terang
Mendikbud.
Sebaliknya, bagi mereka ini momentum daerah yang sudah melakukan belajar
Mendikbud lantas menyatakan
untuk mengasah kemampuannya dari rumah agar dipastikan gurunya juga pihaknya terbuka untuk kerja sama
dan kolaborasi untuk mendukung
membuat pembelajaran e-learning. mengajar dari rumah untuk menjaga penyelenggaraan pendidikan di masa
darurat ini.
Pembelajaran masih bisa dijalankan, keamanan guru, itu sangat penting,”
Dia berharap agar para orangtua,
siswa merasa senang dan nyaman pesan Nadiem. pendidik, dan peserta didik menjaga
kesehatan dan menjalankan protokol
belajar. Pembelajaran daring difokuskan kesehatan yang disampaikan oleh
pemerintah.
Tapi jumlah guru yang seperti itu pada peningkatan pemahaman siswa
“Pesan saya, agar baik orangtua,
amat terbatas, apalagi jika dibandingkan mengenai virus korona dan wabah siswa, dan guru menjaga kesehatan
masing-masing beserta keluarga dan
dengan jumlah siswa yang sangat Covid-19. Adapun aktivitas dan tugas mengikuti imbauan Presiden Jokowi agar
belajar di rumah, bekerja di rumah, dan
banyak. Masih ada cukup banyak guru pembelajaran dapat bervariasi antar beribadah di rumah,” pungkasnya.

yang canggung memanfaatkan model siswa, sesuai minat dan kondisi masing-

pembelajaran secara daring. Akibatnya, masing, termasuk dalam hal kesenjangan

para guru memilih untuk mengeluarkan akses atau fasilitas belajar di rumah.

jurus pamungkas, dengan memberi Bukti atau produk aktivitas belajar

tugas. diberi umpan balik yang bersifat

Mengantisipasi semua perubahan kualitatit dan berguna dari guru,

tersebut, Menteri Pendidikan dan tanpa diharuskan memberi skor/nilai

Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem kuantitatif. “Walaupun banyak sekolah

Anwar Makarim menerbitkan Surat menerapkan belajar dari rumah, bukan

Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang berarti gurunya hanya memberikan

Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa pekerjaan saja pada muridnya. Tetapi

Darurat Covid-19. Salah satu pokok juga ikut berinteraksi danberkomunikasi

penting daam edaran ini adalah membantu muridnya dalam mengerjakan

keputusan pembatalan Ujian Nasional tugasnya. Mohon walaupun bekerja

(UN) Tahun 2020. dari rumah, mohon siswa-siswa kita

“Setelah kami pertimbangkan dibimbing,” jelas Mendikbud.

dan diskusikan dengan Bapak Presiden Tak berhenti sampai disitu,

dan juga instansi di luar, kami di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kemendikbud telah memutuskan untuk (Kemendikbud) meluncurkan program

membatalkan ujian nasional di tahun Belajar dari Rumah yang ditayangkan

2020. Tidak ada yang lebih penting di TVRI. Menurut Mendikbud Nadiem INOVASI SEKOLAH

daripada keamanan dan kesehatan siswa Makarim, program tersebut akan Direktorat Sekolah Dasar,

dan keluarganya,” kata Mendikbud, di berlangsung selama tiga bulan. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak

Jakarta (24/3). “Program Belajar dari Rumah mulai Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan

Mendikbud Nadiem menjelaskan, tayang di TVRI pada Senin, tanggal Pendidikan menengah Kementerian

dengan dibatalkannya UN, maka 13 April 2020, dimulai pada pukul 8 Pendidikan dan Kebudayaan Republik

keikutsertaan UN tidak menjadi syarat pagi,” ujar Nadiem saat telekonferensi Indonesia telah melakukan analisis data

kelulusan ataupun syarat seleksi masuk peluncuran program ini, Kamis dan informasi terkait kesiapan sekolah

jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (9/4/2020). dalam menghadapi pandemi virus

“Kita sudah tahu bahwa Ujian Nasional Program ini menurut Nadiem korona (Covid-19).

bukanlah syarat kelulusan ataupun untuk merupakan upaya Kemendikbud Tujuan dari pemetaan ini untuk

seleksi masuk jenjang pendidikan yang mengatasi keterbatan akses jaringan melihat sejauh mana sekolah dapat

lebih tinggi. Mengikuti UU Sisdiknas, internet dan juga bahan pembelajaran mengurangi atau menghentikan

evaluasi itu ada di guru, dan kelulusan daring selama wabah Covid-19. penyebaran virus melihat sejauh

ada di sekolah,” ujarnya. “Program Belajar dari Rumah mana sekolah dapat mengurangi atau

Mendikbud juga menjelaskan, merupakan bentuk upaya Kemendikbud menghentikan penyebaran virus korona

bahwa ujian atau tes yang membantu terselenggaranya pendidikan ke peserta didik, sehingga satuan

diselenggarakan dalam bentuk tatap bagi semua kalangan masyarakat di masa pendidikan dinyatakan siap dana man

muka tidak boleh dilakukan, kecuali darurat Covid-19,” ujarnya. untuk digunakan dalam Kegiatan Belajar

yang telah dilakukan sebelum terbitnya “Khususnya membantu Mengajar (KBM) seperti semula.

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 15

Proses pengambilan data dilakukan Ada sekitar 18,4 persen sekolah Hasilnya, setiap hari dikirim ke
pada 3-8 April 2020 melalui link khusus kepala sekolah dan dilanjutkan ke
yang dibuat oleh Tim Fungsi Tata Kelola yang melakukan komunikasi dengan kepala dinas.
Direktorat SD Kemendikbud. Dalam
batas waktu pengisian tersebut sekolah orangtua wali murid dan siswa sebelum
diberikan akses untuk mengisi kuesioner
yang sudah dibagikan. Setelah selesai melaksanakan home learning. Sementara
batas waktu (8 April 2020) pukul 22.00
WIB, maka pengisian link ditutup. sebanyak 17,4 persen memberikan Untuk mengatasi keterbatasan

Pada jangka waktu tersebut tugas-tugas yang menyesuaikan dengan akses dan kemampuan sekolah maupun
Direktorat SD telah mendapatkan
responden sebanyak 14.668 yang telah pola belajar di rumah. Lalu, ada 17,3 peserta didik, Kemendikbud sebetulnya
mengisi kuesioner kesiapan sekolah
dalam menghadapi pandemi Covid-19. persen sekolah yang merancang KBM telah menggandeng TVRI untuk
Para responden merupakan kepala
sekolah, guru, dan admin atau operator sesuai pola belajar mandiri, dan 15,8 menginisiasi program ‘belajar dari
sekolah.
persen melakukan monitoring proses RUmah’.
Hasilnya, diketahui bahwa pertama,
mayoritas sekolah di daerah atau sebesar belajar dan hasil belajar siswa di rumah. “Program Belajar dari Rumah
96 persen merupakan telah bergerak
cepat untuk melakukan tanggap Ada pula sekolah yang melakukan merupakan bentuk upaya kemendikbud
darurat covid-19 sebagaimana arahan
Mendikbud dalam Surat Edaran Nomor 4 sistem evaluasi atau penilaian yang membantu terselenggaranya pendidikan
Tahun 2020.
diberlakukan kepada siswa maupun bagi semua kalangan masyarakat di masa
Terpetakan juga bahwa ada
sebanyak 33 persen sekolah berada di kepada proses pembelajaran jarak darurat Covid-19,” ujar Mendikbud.
zona kuning, ini artinya bahwa ada
beberapa kasus positif terkonfirmasi jauh, jumlahnya sebanyak 15,4 persen Mendikbud menambahkan,
terkait covid-19. Sementara sebesar
27,9 persen berada di zona merah, sekolah. Ada pula sekolah-sekolah Program ini khususnya memnatu
dimana banyak terkonfirmasi kasus
positif covid-19. Sekolah-sekolah di yang menyusun jadwal belajar yang masyarakat yang memiliki keterbatasan
sekitar zona merah didominasi di pulau
jawa terutama DKI Jakarta, Jawa barat, disesuaikan dengan waktu belajar di pada akses internet, baik karena
Tawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah.
Sisanya merupakan daerah yang berada sekolah sebelumnya, besarnya ada 14 tantangan ekonomi maupun letak
di zona hijau sebanyak 39,1 persen yang
belum ada kasus penyebaran covid-19. persen. Terakhir, ada sebanyak 1,7 persen geografis.

Secara keseluruhan sekolah- sekolah yang menjawab lain. Penyebaran covid-19 telah
sekolah telah diliburkan selama
pandemi covid-19. Kegiatan peliburan Dengan adanya keterbatasan
ini lalu dialihkan menjadi pembelajaran
di rumah (home learning) atau TFH akses dan kemampuan sekolah-sekolah
(Teaching From Home) untuk mencegah
penularan covid-19. Kegiatan TFH terutama di daerah, maka kegiatan
disesuaikan dengan kemampuan,
fasilitas, dan ketersediaan akses internet belajar mengajar dilakukan dengan cara-
yang ada di masing-masing daerah.
cara berikut:
Berbagai macam media home
learning atau TFH mulai dari online, 1. Mengunjungi rumah siswa dan
offline, dan media lainnya. Namun
hanya ada satu sekolah saja yang tetap memantau dari jauh dengan
menjalankan KBM secara normal,
dikarenakan sekolah tersebut berada menerapkan strategi physical
di dalam pondok/asrama, santri tidak
keluar pondok sama sekali, dan sekolah distancing,
telah menerapkan prosedur sesuai
anjuran pemerintah, sehingga ini dinilai 2. Memberi soal secara periodeik
aman untuk tetap dilakukan KBM seperti
biasa. dan diberikan kepada siswa untuk

Untuk Kegiatan Belajar di Rumah, dikerjakan di rumah,
mayoritas sekolah dasar di Indonesia
cukup maksimal melakukan persiapan. 3. Memberikan buku pelajaran kepada
Mereka melakukan penyesuaian
kondisi masing-masing, tapi beberapa peserta didik agar bisa belajar di
diantaranya saja yang menggunakan
media non elektronik karena rumah,
keterbatasan akses dan kemampuan.
4. Memberikan tugas sebelum

diliburkan karena tidak ada jaringan

internet,

5. Siswa belajar di rumah, sementara

guru bertanggungjawab

berkoordinasi dengan orangtua

siswa, lalu jadwal disesuaikan

seperti belajar di sekolah sementara

tugas yang diberikan sesuai capaian

belajar di rumah,

6. Proses KBM dirancang sederhana

menyesuaikan kondisi peserta didik

dan beberapa materi disesuaikan

dengan pencegahan covid-19

seperti hdup sehat dan menjaga

lingkungan.

7. Menyusun jadwal, membagikan

buku pelajaran, wali kelas

bertanggungjawab untuk

berkomunikasi dan berkoordinasi

dengan para orangtua siswa

8. Sebalum dirumahkan, guru

memberikan tugas menyelesaikan

tema yang belum disampaikan

9. Guru kelas memberi tugas untuk

menyelesaikan tema yang belum

tersampaikan,

10. Menyusun program sesuai dengan

jadwal seklah, lalu pemberian

materi dan penugasan oleh guru

dipantau oleh kepala sekolah.

16 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

mengakibatkan banyak peserta didik kuesioner terhadap sekolah-sekolah akhir pandemi terjadi secara lambat.
harus melaksanakan kegiatan belajar dasar, ada sebanyak 51,8 persen sekolah Artinya, sekolah seperti dikatakan
di rumah, baik melalui sarana dalam yang menyebut belum mendesain Presiden Jokowi harus mulai berdamai
jaringan (daring) maupun luar jaringan ruangan kelas berjarak aman antar siwa. dengan Covid-19. Maksudnya, protokol
(luring). Namun, tidak semua peserta Alasannya, selain karena rasio jumlah kesehatan harus tatap dijalankan, jaga
didik maupun pendidik memiliki siswa dan luas ruangan yang belum jarak, tidak berkerumun, dan selalu
kemampuan untuk mengakses platform memadai, juga adanya kendala ruangan mencuci tangan.
pembelajaran daring secara optimal. kelas untuk jarak 1 meter bagi siswa
Untuk itu, Kementerian Pendidikan karena model bangku dan meja panjang. Mendikbud Nadiem menuturkan
dan Kebudayaan meluncurkan Program jika yang terpenting saat ini seluruh
‘Belajar dari Rumah” di TVRI. Kendala sarana dan prasarana insan pendidikan bisa beradaptasi
memang menjadi alasan utama kenapa dengan mendahulukan kesehatan. Ia
“Program Belajar dari RUmah mulai desain ruangan kelas dengan protokol berharap kemampuan literasi siswa juga
tayang di TVRI pada Senin tanggal 13 kesehatan belum bisa dilakukan sejumlah bisa digenjot dengan banyak waktu di
April 2020 dimulai pada 08 pagi,” terang sekolah. Belum lagi kebiasaananak-anak rumah.
nadiem. yang suka berkerumun dengan temannya
di sekolah. “Ini sejarah untuk kita semua
Selanjutnya, sebagai antisipasi dimana guru, orangtua dan murid belajar
andai wabah virus korona masih belum Kurva pandemi covid-19 di bersama. Pendidikan di rumah dilakukan
berakhir di Indonesia hingga akhir sejumlah daerah memang berangsur sekreatif mungkin guna meningkatkan
tahun, kemendikbud tengah menyiapkan mulai melandai, namun bukan berarti literasi yang mana menjadi poin sangat
sekenario belajar dari rumah hingga kita lengah. Protokol kesehatan harus penting,” pungkasnya. [Ginanjar Bachtiar,
akhir 2020. tetap dilakukan, sekolah harus bersiap Ma’ruf M]
dengan skenario terburuk andaikan
Apalagi dari hasil pengisian

Belajar Dari Rumah melalui Program Televisi (TVRI). Photo: Tirto
EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 17

MENGUATKAN
TATA KELOLA UKS

Sekolah harus aktif menerapkan tiga pilar yang menjadi faktor sukses UKS, misalnya
berupa pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Itu harus dilakukan agar kita
betul-betul terbebas dari virus korona.

Dari sekira 18 poin instruksi Termasuk di sekolah, hingga saat penanaman nilai-nilai PHBS di sekolah
yang diberikan Mas ini Kemendikbud sendiri memang belum merupakan kebutuhan mutlak dan dapat
Menteri Nadiem dalam memutuskan kapan proses KBM kembali dilakukan dengan pendekatan UKS.
mencegah penyebaran seperti semula. Terbaru, Mendikbud
virus korona di satuan Nadiem malah membuat skenario belajar Pengurus UKS sendiri selain dari
pendidikan, ada satu dari rumah hingga akhir tahun 2020. guru pembina UKS yaitu dari PMR
poin yang menarik dan (Palang Merah Remaja) sebagai pelopor
futuristik. Poin tersebut adalah penguatan Jika pun pada akhirnya sekolah dan agen kesehatan di sekolah. Siswa
tata kelola UKS. kembali dibuka, dan para peserta dapat berpartisipasi menjadi agen
Kenapa UKS begitu penting? Karena didik mulai berhamburan dari rumah- “Health School” di sekolahnya dengan
jika melihat beberapa skenario dan rumah mereka menuju sekolah, tentu mengikuti ekstrakurikuler PMR. Selain
prediksi tentang pandemi covid-19, maka saja protokol kesehatan harus tetap dilatih tentang pertolongan pertama, di
tampaknya belum ada satu pun yang bisa dijalankan. dalam ekstrakurikuler PMR juga terdapat
memastikan kapan pandemi ini akan materi promosi kesehatan guna mengajak
berakhir. Dalam konteks ini, maka seperti dan mempromosikan kesehatan salah
Pasca berhasil melandaikan kurva poin arahan Mas Menteri dalam SE nomor satunya tentang pentingnya menerapkan
penyebaran covid-19, beberapa negara 3 tahun 2020, maka penting kiranya PHBS dalam aktivias sehari-hari.
seperti Vietnam dan China memang telah melakukan penguatan tata kelola Unit
membuka karantina wilayahnya. Namun, Kesehatan Sekolah (UKS). Ruang lingkup Kebiasaan jajan sembarangan,
tentu saja protokol kesehatan harus dijaga dan tujuan UKS tidak lain mengarah pada membuang sampah sembarangan, hingga
terus menerus. Karena bisa jadi, jika tak praktik perilaku hidup bersih dan sehat ke permasalahan sanitasi lingkungan
dijaga serangan wabah jilid selanjutnya (PHBS) di sekolah. Munculnya berbagai adalah pekerjaan rumah kita bersama
akan melanda. penyakit yang sering menyerang anak sebagai penghuni ekosistem sekolah
usia sekolah dasar (6-10 tahun), ternyata dalam menanggulangi permasalahan
berkaitan dengan PHBS. Oleh karena itu, kesehatan di sekolah melalui program

18 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

UKS dengan tim penggeraknya PMR untuk mewujudkan sekolah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad
sehat yang penuh sarat dengan 9K, yaitu kebersihan, kerapian,
keindahan, kerindangan,ketertiban, keamanan, ketentraman, kualitas kesehatan anak didik dan masyarakat, direktorat SD
kekeluargaan, dan ketaqwaan. memandang perlu untuk mengembangkan pedoman UKS untuk
tingkat sekolah dasar,” ujarnya.
Jadi, mulailah membiasakan hidup sehat dari sekarang
dengan menggunakan prinsip perilaku hidup bersih dan sehat Lebih lanjut, buku pedoman Tata Kelola UKS ini bertujuan
(PHBS) di sekolah. Mencegah lebih baik daripada mengobati. untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat
kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan sehat
Ketika memberikan sambutan pembukaan sosialisasi dan sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anak
tindak lanjut program gizi anak sekolah, di kota hujan, Direktur yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad Indonesia seutuhnya.
menyampaikan keprihatinannya soal kondisi Unit Kesehatan
Sekolah (UKS) yang kini tak banyak mendapat perhatian. Untuk selanjutnya, buku ini akan menjadi pedoman bagi
para Pembina UKS dinas pendidikan Kabupaten/kota, peserta
Menurut Hamid, sebenarnya sekolah dasar sudah memiliki didik dari tingkat pendidikan sekolah dasar, dan semua pihak
kegiatan UKS, yaitu PHBS dan Progas yang merupakan salah satu yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dalam
kegiatan UKS. Karena itu pintanya, UKS harus dikuatkan, jangan upaya penguatan Tata Kelola UKS. [Nuril Farikha Fitri, Ma’ruf M]
hanya untuk kepentingan lomba semata.

Ini dilakukan, setidaknya karena tiga hal. Pertama, di
dalam UKS ada pendidikan kesehatan dan olahraga. Kedua, UKS
merupakan pelayanan kesehatan bagi anak. Dan Ketiga, UKS
merupakan kegiatan pembinaan lingkungan sekolah dan perilaku
hidup bersih dan sehat.

Sekolah harus aktif menerapkan tiga pilar yang menjadi
faktor suksesnya UKS tersebut di atas. Misalnya saja berupa
pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Itu harus dilakukan
di sekolah-sekolah, utamanya agar kita betul-betul terbebas dari
virus korona.

Dalam rangka penguatan tata kelola UKS, Direktorat Sekolah
Dasar sedang menyusun buku Pedoman Tata Kelola UKS. Saat
ini buku pedoman tersebut tengah dalam proses penyuntingan.
Pejabat Fungsional Madya Fungsi Tata Kelola Direktorat SD, Dra.
Sri Wahyuningsih ketika membuka rapat diskusi pembahasan
draft Buku Tata kelola UKS menuturkan bahwa buku ini fokus pada
mendesain manajemen UKS di tengah pandemi. Kata sosok yang
biasa disapa Ibu Ning ini, buku pedoman Tata Kelola UKS menjadi
upaya strategis dalam pencegahan penyakit dan penularan wabah.

“Mengingat fungsi strategis UKS dalam upaya meningkatkan

Pembuasaan Cuci Tangan Pakai Sabun sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 19

KEPEDULIAN
DI TENGAH PANDEMI

Mengalahkan virus korona bisa dengan menumbuhkan ‘sense of community’, seperti
yang dilakukan Azriliya. Mulai dari menyapa dan menanyakan kabar tetangga semasa
isolasi atau berbagi makanan kepada mereka yang membutuhkan.

Sempurna sudah peman- Azriliya namanya. Dengan disematkan kepada anak itu. Ya! apa yang
dilakukan anak petani hidroponik yang
dangan Sabtu pagi mengenakan masker sambil menenteng memiliki nama lengkap, Azriliya Aliya
Nabila ini layak dijadikan teladan. Azriliya
(18/4/2020) di kediaman 2 (dua) celengan plastik miliknya ia yang berasal dari Ngamprah Kabupaten
Bandung Barat ini menyumbangkan
ruang kerja Gubernur berjalan ke arah orang nomor satu di seluruh isi tabungannya untuk para
dokter yang berjuang melawan Covid-19.
Jawa Barat, Ridwan Kamil. Jawa Barat tersebut. Sembari membuka
Aksi inspiratif seperti yang
Betapa tidak, saat semburat lebar kedua tangan, Sang Istri gubernur dilakukan Azriliya sebelumnya juga

sinar mentari menyelinap yang menemani, langsung menyambut

di celah-celah jendela, seorang anak hangat kedatangan anak SD yang masih

dengan langkah mungilnya datang berusia 7 tahun itu.

menghampiri. Salut! Sebuah kata yang layak

20 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

dilakukan seorang bocah yang masih duduk di kelas 3 SD, kebersamaan, Insya Allah,” harap Mantan Walikota Bandung ini.
bernama Moch. Hafidz. Ia ke Polsek Dayeuhkolot, Kabupaten Dr. Carla Perissinotto, professor di Geriatrics Division of
Bandung pada Kamis (16/04/2020) kemarin sambil membawa
kaleng biskuit yang berisikan pecahan uang koin senilai Rp the University of California-San Francisco’s Departement of
453.300 untuk disalurkan membantu membeli APD (alat Medicine bilang, “kita tetap menjalankan physical distancing,
pelindung diri). tapi bukan berarti terisolasi dari dunia luar. Karana karantina
dalam jangka panjang bisa memicu kesepian dan depresi.”
“Setelah kemarin Hafidz, kali ini adinda Azriliya Aliya
Nabila, anak SD usia 7 tahun,” cuit pria yang akrab disapa Cara-cara sederhana bisa dilakukan, mulai dari menyapa
Kang Emil dalam akun twiternya, Sabtu (18/04/20). dan menanyakan kabar tetangga semasa isolasi atau berbagi
makanan kepada mereka yang membutuhkan.
Kepada sang gubernur, Azriliya mengaku menyalurkan
tabungan itu untuk dibelikan masker bedah agar bisa Bisa juga dengan membeli makanan yang dibuat tetangga
digunakan para tim medis saat bertugas menangani pasien atau warung tetangga walaupun makanan itu belum tentu kita
Covid-19. perlukan tetapi bisa diberikan kepada saudara atau tetangga
yang kita anggap dekat.
“Nanti maskernya Pa Gubernur kasiin ke dokter ya.”,
begitu terucap dari bibir mungil berparas imut kiyut ini. SIAP Meski sederhana, tapi sesungguhnya bisa menumbuhkan
neng Azriliya! Laksanakan” ujar Kang Emil. ‘sense of community’ di tengah pandemi. Seperti yang
dilakukan Azriliya, mari tumbuhkan kepedulian di tengah
“Semoga amal ibadahnya jadi teladan untuk para pandemi Covid-19. Karena dengan cara itu, kita bisa betul-
generasinya kelak. Terima kasih untuk ayah bundanya yang betul mengalahkan virus korona. []
berhasil mendidiknya dengan ahlak yang mulia. Dengan

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 21

22 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

FLEKSIBILITAS
PENGGUNAAN
DANA BOS

Kebijakan ini merupakan bagian dari
kebijakan Merdeka Belajar yang berfokus pada
meningkatkan fleksibilitas dan otonomi bagi
para kepala sekolah untuk menggunakan dana
BOS sesuai dengan kebutuhan sekolah yang
berbeda-beda.

Sepuluh Februari, 2020 Mendikbud Nadiem melanjutkan
episode ’Merdeka Belajar’, kali ini ia mengeluarkan
kebijakan soal Dana BOS. Olehnya, dana BOS diubah
kebijakan penyaluran dan penggunaannya. Melalui
kebijakan Merdeka Belajar episode ketiga, penggunaan dana
BOS dibuat fleksibel.
“Penggunaan BOS sekarang lebih fleksibel untuk
kebutuhan sekolah. Melalui kolaborasi dengan Kemenkeu dan
Kemendagri, kebijakan ini ditujukan sebagai langkah pertama untuk
meningkatkan kesejahteraan guru-guru honorer dan juga untuk tenaga
kependidikan. Porsinya hingga 50 persen,” dikatakan Mendikbud di
Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (10/02/2020).
Setiap sekolah memiliki kondisi yang berbeda. Maka, kebutuhan
di tiap sekolah juga berbeda-beda. Dengan perubahan kebijakan ini,
pemerintah memberikan otonomi dan fleksibilitas penggunaan dana
BOS.
Pembayaran honor guru honorer dengan meng-gunakan dana
BOS dapat dilakukan dengan persyaratan yaitu guru yang bersangkutan
sudah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
(NUPTK), belum memiliki sertifikasi pendidik, serta sudah tercatat di
Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelum 31 Desember 2019.
Ini merupakan langkah pertama untuk memperbaiki kesejahteraan
guru-guru honorer yang telah berdedikasi selama ini.
Kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar
yang berfokus pada meningkatkan fleksibilitas dan otonomi bagi para
kepala sekolah untuk menggunakan dana BOS sesuai dengan kebutuhan
sekolah yang berbeda-beda. Namun, hal ini diikuti dengan pengetatan
pelaporan penggunaan dana BOS agar menjadi lebih transparan dan
akuntabel.
Meski sudah diubah lebih fleksibel, namun seperti dikatakan
Haidar Bagir, bahwa kebijakan ini juga terkait persoalan birokrasi,
terutama di daerah. Jadi penting untuk ada kesamaan kerja, antara
pusat dan daerah.
”Ini yang saya bilang persoalan birokrasi ini juga tidak mudah
jadi bagus sekali ide soal penggunaan dana BOS yang lebih luas itu ,lalu
pada saat yang sama juga jangan sampai pemerintah masih bertindak
seperti sebelumnya sebagai pengendali, penguasa pendidikan sehingga
akhirnya balik lagi kesana harus menjadi fasilitator dan tidak boleh
ada satu mekanisme yang menyebabkan sekolah tetap terikat oleh

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 23

pengawas dan tidak bisa harus dilakukan adalah mengarahkan dan seterusnya,” ujarnya.
bergerak dan itu penting sekali agar keluwesan aturan penggunaan dana Hal kedua yang disoroti Taryono
BOS dapat betul-betul tepat sasaran.
menurut saya,” ujarnya. adalah bagaimana BOS itu bisa turun
Menurut Haidar, kebijakan tersebut ”Mungkin yang harus dilakukan pada bulan yang berjalan jadi Januari
adalah bagaimana mengarahkan agar jalan akhir itu luar biasa. Lalu, kata dia,
merupakan satu langkah yang baik yang dalam keluwesan aturan penggunaan perlu juga dipastikan bahwa dengan
mudah-mudahan sudah didasarkan dana BOS ini dana BOS dipakai betul betul mekanisme pencairan dari BOS tadi lebih
pada study bahwa memang dengan untuk pos-pos alokasi yang paling tepat simpel langsung dari pusat ke sekolah
membebaskan itu sekolah-sekolah nanti dan lagi-lagi pekerjaan yang berat luar kalau lebih efektif itu akan lebih baik.
akan betul-betul memiliki kemampuan biasa dinegeri kita berat-berat sekali,”
mengalokasikan dana BOS. ujar Haidar. Untuk kebijakan penggunaan 50%
dana BOS untuk honor guru-guru itu
”Jadi saya kira dengan adanya Pendapat lain coba disampaikan luar biasa, kata Taryono. Menurutnya,
kemungkinan penyaluran sampai Kadis Pendidikan Kota Tangsel, Taryono, pihaknya sangat menghargai dan senang
50% dana BOS begitu saya kira akan menurutnya kebijakan soal BOS juga dengan kebijakan pemerintah pusat
membantu, karena guru yang bagus mendorong banyak hal positif di daerah. tersebut.
saja kalau kehidupan ekonomi rumah Baik soal waktu turun, teknis penyaluran
tangganya morat marit bagaimana dia dan fleksibilitas penggunaan. “Dengan diberi keleluasaan untuk
bisa mengajar dengan baik apalagi kalau memberikan penghargaan kepada guru,
kualitasnya belum maksimum ditambah ”Selama ini kan dikeluhkan bahwa sehingga guru-guru bisa berinovasi,
punya problem ekonomi morat marit dana BOS itu turun per tri wulan. berkreasi terutama bagi pengembangan-
bagaimana dia bisa mengajar dengan Kemudian itu pun tidak tepat waktu, jadi pengembangan minat anak yang kita
baik padahal keberadaan mereka betul- per tri wulan plus plus ada per tri wulan sebut dengan ekstrakurikuler,” katanya.
betul dibutuhkan,” tutur Haidar. plus satu jadi kalau tri wulan pertama
berarti turun di Bulan Maret misalnya itu Bagi mantan anggota DPR, Tamsil
Lebih lanjut, menurut Haidar, yang Linrung, kebijakan episode ketiga

Mendikbud bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri di Kantor Kementerian
Keuangan dalam konferensi pers Sinergi Pengelolaan Dana BOS, Jakarta, Senin (10/2/2020)
24 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Haidar Bagir, Praktisi & Pemerhati Pendidikan Tamsil Linrung, Anggota DPD-RI & Praktisi Pendidikan

Merdeka belajar merupakan terobosan Taryono, Kadis Pendidikan Kota Tangsel Andreas Pereira, Anggota DPR-RI
luar biasa. Kenapa begitu? Karena dirinya
tahu betul betapa sulitnya meyakinkan itu ya saya kira itu.” semangat yang lebih. Yang memotivasi
Kementerian keuangan soal dana Andreas Pereira, Anggota DPR RI yang lebih tinggi untuk merealisasikan
pendidikan. Karena itu, mantan anggota program dari Mas Nadiem soal Merdeka
badan anggaran DPR yang kini duduk dari Fraksi PDI-Perjuangan, menuturkan Belajar ini. Nah ini satu satu poin yang
sebagai legislator di DPD RI ini, menaruh apa yang dilakukan Mendikbud Nadiem menurut saya poin yang bagus yang
hormat kepada Mendikbud. Makarim melalui kebijakan BOS adalah di lakukan terobosan yang bagus yang
terobosan yang bagus. Terutama dilakukan oleh mas Nadiem dalam
“Ini luar biasa, ini terobosan yang penggunaannya yang bisa untuk kapasitas dan dalam otoritas dia untuk ya
luar biasa dan hebat nya menteri ini membayar guru honorer di daerah. melakukan terobosan tadi gitu.” [Erika
yang bisa meyakinkan kementerian Widiastuti, Ma’ruf M, Arif Darmawan]
keuangan untuk menjalankan itu. Jadi “Ini terobosan yang bagus, mereka
ini, ini memang sekali lagi saya hormat paling tidak merasa ada perhatian gitu.
dan memberikan apresiasi kepada beliau Sehingga mereka bisa mempunyai
yang mengambil langkah mungkin
langkah yang awal tidak popular, karena
itu betul-betul menggebrak.”

“Saya dulu yang termasuk
yang meminta supaya birokratisasi
pendidikan ini sedapat mungkin jangan
terlalu diperketat, dana BOS seperti
salah satu contohnya itu yaa boleh saja
ada pemantauan, tetapi saya kira dengan
kebijakan seperti ini yang memberikan
pengelolaan kepada sekolah itu secara
fleksibel, itu pasti akan lebih bagus, dan
kita ini guru penyelenggara pendidikan
juga ingin mendapatkan kepercayaan.
Kalau diberi kepercayaan saya kira
dia tidak akan sia-siakan, dia akan
menunjukkan yang terbaik dari mereka

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 25

Merdeka Belajar Episode

3 Ketiga :

Perubahan Mekanisme
Bantuan Operasional Sekolah
(BOS) Tahun Anggaran 2020

26 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 27

MEMUPUK KEPEDULIAN
DI HARI PEDULI SAMPAH
NASIONAL

HPSN diperingati setiap 21 Februari untuk mengingatkan bahwa
persoalan sampah harus menjadi perhatian utama yang melibatkan
seluruh komponen masyarakat dalam pengelolaannya.

Labuan Bajo, Ibu kota Kabupaten Manggarai ketinting. Aksi pungut sampah dilakukan di lima zona, yakni
Barat, Nusa Tenggara Timur, penuh sesak oleh Kampung Ujung, Kawasan Marina, Pelabuhan Peti Kemas,
lautan manusia, pada Jumat (6/3/2020) pagi. Kampung Air, dan Bukit Pramuka.
Tidak kurang dari 10.000 warga turun ke jalan,
membawa kantong plastik sejak pagi untuk Kegiatan itu merupakan puncak peringatan Hari Peduli
memungut sampah. Sampah Nasional (HPSN) 2020 yang dihadiri oleh Menteri
Mereka terdiri atas generasi milenial, Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
komunitas lingkungan, pelajar, pramuka, kelompok swadaya Pandjaitan dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
masyarakat, operator wisata selam, wisatawan, dan nelayan Siti Nurbaya.

Puncak peringatan HPSN 2020 ditandai dengan

28 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

FOTO: TIRTO.IDPuncahkperingatan Hari Peduli Sampah Nasional 2020penekanan tombol sirene secara
bersama-sama oleh Menteri Luhut, Siti
Nurbaya, mantan Menteri Lingkungan
Hidup Sarwono Kusumaatmadja,
Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah,
dan B3 KLHK Rossa Vivien Ratnawati,
Kasubdit Pengelolaan Persampahan
dan Drainase Lingkungan KLHK Nuzulia
Ilmiah Ismail, Wakil Gubernur NTT Josef
Nae Soi, serta Bupati Manggarai Barat
Agustinus Ch Dulla.

Secara nasional, HPSN difokuskan
pada lima destinasi pariwisata
superprioritas yakni Mandalika,
Borobudur, Danau Toba, Likupang, dan
Labuan Bajo yang ditetapkan menjadi
lokasi puncak peri­ngatan.

Menteri Siti mengatakan, HPSN
2020 bertujuan mengajak seluruh pihak
dalam mewujudkan kesamaan langkah
dan kepedulian sehingga diharapkan
momentum ini bisa menjadi katalis
dan medium sinergi nasional untuk
meningkatkan dampak positif dan
peningkatan kualitas pengelolaan
sampah di Indonesia.

Menurutnya, HPSN diperingati
setiap 21 Februari untuk mengingatkan
bahwa persoalan sampah harus
menjadi perhatian utama yang
melibatkan seluruh komponen
masyarakat dalam pengelolaannya.

Isu sampah juga telah menjadi
perhatian pemerintah, khususnya di
wilayah destinasi wisata. Karena itu,
kebersihan destinasi wisata dapat
menjadi faktor untuk meningkatkan
tingkat kunjungan wisatawan dengan
menawarkan fasilitas yang bersih dan
memberikan nilai tambah bagi daya
tarik wisata Indonesia.

“Tahun ini (2020) diperkirakan
sekitar 67,8 juta ton sampah, dan
diperkirakan pada 2050 komposisi
sampah plastik akan bertambah lebih
dari dua kali lipat menjadi 35% dari
total timbunan sampah kita,” ujarnya
saat menyampaikan sambutan pada
acara tersebut.

Menurut Siti, pada 29 Februari telah
digelar HPSN 2020 di kawasan Danau
Toba melalui kegiatan aksi bersih di
kawasan Geosite Sipinsur. Kegiatan
itu diikuti 2.000 orang, dan juga

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 29

dilakukan peresmian Pusat Daur Ulang M.Pd beserta Ibu Kasubbag Tata Usaha sapu dan mengenakan baju serba
Kabupaten Humbang Hasundutan, mendarat di Bandar Undara Komodo hijau. Mereka memperagakan gerakan
peresmian Pusat Daur Ulang Kabupaten Manggarai Barat Nusa membersihkan sampah di lingkungan
Kabupaten Toba yang merupakan kerja Tenggara Timur sekira pukul 13.00 sekitar. Mirip tarian papotu asal
sama KLHK bersama Institut Teknologi waktu setempat. Gorontalo. Yang menceritakan perilaku
Bandung (ITB) dan Institute For Global manusia yang terbiasa membuang
Enviromental Strategis (IGES/CCET). Beberapa saat setelah makan sampah sembarangan. Beberapa
Selain itu, pemberian bantuan 5 motor siang dan melaksanakan ibadah gerakan memperlihatkan bagaimana
sampah, 60 tempat sampah tematik, sholat dzuhur yang terletak tidak jauh manusia harus mengungsi karena
dan pendampingan detasering dari Pameran HPSN, Direktur SD pun banjir dan kerusakan alam akibat
Jakstrada. Kementerian Pekerjaan menuju Sekolah Luar Biasa Negeri sampah.
Umum dan Perumahan Rakyat (PU- (SLBN Komodo) yang beralamat di
Pera) juga telah meresmikan TPA Jalan Frans Nala – Labuan Bajo. Di Direktur Sekolah Dasar, Dr. Khamim
Sanitary Landfill. lokasi sudah ada Ibu Fadhila dan Ibu dalam sambutannya mengatakan,
Rika dari Direktorat PKLK. Rombongan bahwa kunjungan ke Labuan Bajo
Tarian Minim Sampah Simbol disambut Tarian Minim Sampah yang kali ini adalah kunjungan yang ketiga
Kreativitas Siswa dibawakan oleh anak tuna rungu dan setelah pada tahun 2018 beliau
tuna grahita, dilanjutkan penampilan mewakili Menteri Pendidikan dan
Matahari begitu terik, ketika pantomim dari siswa tuna rungu. Kebudayaan yang saat itu di bawah
Direktur Sekolah Dasar, Dr. Khamim, kepemimpinan Bapak Muhadjir Efendi
Keduanya menari menggunakan

30 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

mengikuti Konferensi Pastur.
Selanjutnya bulan Februari 2020

kunjungan dalam rangka persiapan
HPSN, dan hari ini tanggal 5 Maret yang
2020 yang besok harinya bertepatan
dengan puncak Hari Peduli Sampah
Nasional tanggal 6 Maret 2020 setelah
mengalami perubahan jadwal yang
sebelumnya akan dilaksanakan tanggal
29 Februari 2020.

Khamim lalu menyatakan rasa
bangganya akan kreativitas para
siswa yang telah menciptakan banyak
karya dalam HPSN kali ini. Tidak lupa
Kebijakan Merdeka Belajar menjadi
fokus Mas Mendikbud disampaikan.

Di akhir sambutan, Direktur Sekolah
Dasar menyerahkan secara simbolis
satu buah laptop, tas sekolah, dan
flash Disk yang berisi materi UKS dan
Sanitasi.

Selanjutnya, Direktur Sekolah Dasar
mengunjungi SD Kristen St. Yosefa
tempat dilaksanakannya Traning of
Trainers (ToT) Integrasi Pembelajaran
Pengelolaan Sampah untuk Guru
Sekolah Dasar dengan tema
“Sampahku, Tanggung Jawabku”.

ToT ini terselenggara atas kerja
sama Kementerian Koordinator
Maritim dan Investasi dan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan
ToT diikuti oleh 15 guru kelas rendah
dan 15 guru kelas tinggi.

Sesi awal menyampaikan tentang
konsep KI/KD yang terintegrasi tema
pengelolaan dan pencegahan sampah
serta tentang lingkungan, kemudian
sesi kedua diisi dengan praktik
guru membuat membuat media
pembelajaran berbasis lingkungan
dengan memanfaatkan sampah di
lingkungan sekitar sekolah.

Acara dibuka langsung oleh
Ibu Wakil Bupati dan Kepala Dinas
Pendidikan. Dalam kesempatan
tersebut, Direktur Sekolah Dasar
didampingi Kasubbag Tata Usaha
Direktorat Sekolah Dasar ditandai
dengan penyerahan secara simbolik
sertifikasi pelatihan dan media edukasi
ular tangga kepada setiap peserta dan
flashdisk untuk peserta yang aktif.

Setelah dari SDK St. Yosefa, Direktur

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 31

Sekolah Dasar beserta rombongan kepada SD Negeri 1 Renon Denpasar, dan Perikanan, Kemenko Bidang
menuju ke lokasi pameran tempat Provinsi Bali dengan hadiah yang Pembangunan Manusia Puncak dan
dilaksanakannya pemberiaan award. diberikan berupa seperangkat alat TIK, Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan
Sambil menunggu, Direktur Sekolah yaitu berupa 4 buah laptop, dua LCD, Umum dan Perumahan Rakyat, dan
Dasar meninjau langsung karya-karya dua modem, 10 flashdisk, satu printer. Kementerian Kesehatan.
yang terpajang di booth Kemendikbud
ditemani rombongan dari Kementerian Rangkaian Kegiatan Beberapa kegiatan sudah
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pada puncak HPSN 2020 ini, dipersiapkan dalam peringatan Hari
(KLHK). Peduli Sampah Nasional di Labuan
Direktorat Sekolah Dasar Direktorat Bajo, mulai dari Lomba Menyelam
Hingga akhirnya, Direktur SD pun Jenderal Pendidikan Anak Usia sambil Memungut Sampah, Pameran
menyerahkan award bagi sekolah- Dini Kementerian Pendidikan dan Kreativitas dan Teknologi Pengelolaan
sekolah yang telah melaksanakan Kebudayaan ditunjuk sebagai Sampah, Lomba Menggambar, Puncak
praktik baik pengelolaan sampah dan Koordinator Kelompok Kerja Strategi Perayaan, Penyerahan Bantuan Alat
pemenang adiwiyata. Untuk jenjang 1 Rencana Aksi Nasional Penanganan Pengolahan Sampah, Aksi Bersih
SMA hadiah berupa perangkat TIK Sampah Laut (RAN PSL): Gerakan Pantai, sampai resepsi perayaan yang
yaitu berupa Tablet, diserahkan Nasional Peningkatan Kesadaran dihadiri artis ternama. Rangkaian acara
langsung oleh Direktur Sekolah Dasar para Pemangku Kepentingan. Tim dimulai dari tanggal 5 hingga 6 Maret
kepada SMAN 2 Negara, Jembrana, RAN PSL terdiri dari beberapa 2020.
Provinsi Bali. kementerian, yaitu Kemenko Bidang
Maritim dan Investasi, Kementerian Lomba Menyelam sambil Me-
SMPN 1 Labuapi Lombok Barat Lingkungan Hidup dan Kehutanan mungut Sampah
Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai (KLHK), Kementerian Komunikasi dan
pemenang award jenjang SMP Informatika, Kementerian Dalam Negeri Lomba ini dilaksanakan pada Kamis,
menerima perangkat TIK berupa (Kemendagri), Kementerian Kelautan 5 Maret 2020 pukul 08.00 hingga
laptop, dan jenjang SD diberikan 12 WITA mengawali rangkaian acara

32 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional.
Kementerian Kelautan dan

Perikanan mengkoordinir Gerakan
bersih sampah laut dalam rangka Hari
Peduli Sampah Nasional 2020. Puluhan
penyelam lokal dan asing terlibat
dalam membersihkan sampah laut.
Para penyelam merupakan gabungan
sejumlah komunitas di Labuan Bajo.

Selain penyelam, aksi bersih
sampah juga melibatkan masyarakat
nelayan setempat. Masyarakat
nelayan dihimbau agar bijak dalam
menggunakan sampah plastik. Sampah
berasal dari buangan kapal wisata dan
nelayan ke laut.

Sampah yang diambil oleh para
penyelam dikumpulkan untuk dipilah
dan ditimbang. Total sampah yang
dikumpulkan tiga hari sebanyak dua
ton lebih.

Direktur Pendayaguaan Pesisir dan
Pulau-pulau Kecil KKP, Muhammad
Yusuf menyampaikan bahwa upaya ini
dilakukan untuk menanamkan edukasi
kepada masyarakat bahwa laut harus
bersih dijaga kesehatannya dari benda-
benda yang bisa mencemarinya. Laut
merupakan potensi yang sangat besar
sehingga harus dijaga kebersihannya.

Kepala Dinas Pariwisata dan
Kelautan Kabupaten Manggarai Barat,
Agustinus Rinus, menuturkan jika
selama ini pihaknya merasa kesulitan
memantau oknum yang membuang
sampah pada malam hari di laut.
Karena pihaknya mengaku sedang
berpikir untuk melaksanakan aksi
pemantauan.

“Dinas akan melakukan patrol
rutin malam hari untuk antisipasi
sampah dari kapal wisata. Masalah
sampah menjadi perhatian yang serius
menjelang penetapan Labuan Bajo
menjadi destinasi wisata premium di
Indonesia,” tutur Rinus.

Lomba Menggambar
Lomba menggambar merupakan

kerjasama Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan dengan Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dilaksanakan pada 5 Maret 2020
dan bertempat di lokasi Pameran di

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 33

Lapangan Parkir Kampung Ujung,
Labuan Bajo.

Lomba menggambar dengan
tema Hari Peduli Sampah Nasional
diikuti oleh seratus siswa jenjang
sekolah dasar dan dibuka secara resmi
oleh pejabt dari Direktorat Jenderal
Vokasi Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Pengumuman pemenang
dan penyerahan hadiah disampaikan
oleh pejabat KLHK.

Pameran Kreativitas, Teknologi

Pengelolaan Sampah

Pameran ini dilaksanakan pada

tanggal 5 hingga 6 Maret 2020

bertempat di Lapangan Seskoal

Kampung Ujung, Labuan Bajo.

Pameran terdiri atas 22 booth diikuti

peserta dari KLHK, BPPT, PUPR, KKP,

Kemendikbud, Pegadaian, TKN, PSL,

Nestle, Bank Sampah.

Loading materi pameran sudah

mulai dilaksanakan pada hari Rabu,

4 Maret 2020. Stand Kemendikbud

dikemas untuk mengedukasi

pengunjung dengan permainan dan

pertanyaan. Diberikan juga reward

komik edukatif bertema pengelolaan

sampah di lingkungan sekitar sehingga

para pengunjung memahami bahwa

sampah dapat bernilai ekonomi

apabila dikelola dengan baik seperti

karya-karya yang dipajang di booth

Kemendikbud hasil karya siswa SD,

SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten

Manggarai Barat.

Pengumuman pemenang lomba

mewarnai, vlog, dan poster sekaligus

Pemberian Award kepada sekolah

Adiwityata di region Indonesia Timur.

Pada puncak perayaan HPSN,

Menteri Koordinator Maritim

dan Investasi dan Menteri KLHK

berkesempatan mengunjungi

stand Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan.

Training of Trainer (ToT)
ToT Integrasi Pembelajaran

Pengelolaan Sampah untuk Guru
Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
dengan tema “Sampahku, Tanggung
Jawabku” dilaksanakan tanggal 5

34 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Maret 2020 bertempat di SDK St. Yosefa, Kecamatan Komodo,
Kabupaten Manggarai Barat.

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kemendikbud
dan Kemenko Maritim dan Investasi, diikuti 30 peserta terdiri
dari 15 guru kelas rendah dan 15 guru kelas tinggi. Kegiatan
dibuka oleh Ibu Wakil Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan
kabupaten Manggarai Barat didampingi perwakilan dari
Danone, Kemendikbud, dan Kemenko Maritim dan Investasi.

Pada sesi awal menjelaskan konsep teori Kompetensi Inti dan
Kompetensi Dasar (KI/KD) yang terintegrasi tema pengelolaan
dan pencegahan sampah serta tentang lingkungan. Sesi kedua,
para guru melakukan praktik pembuatan media pembelajaran
berbasis lingkungan dengan memanfaatkan sampah yang ada
di lingkungan sekitar.

Pengumuman Lomba dan Award sekaligus Penyerahan
Hadiah

Pengumuman lomba dilaksanakan hari Kamis, tanggal 5
Maret 2020 sekitar pukul 16.00 WITA di panggung Pameran
HPSN 2020.

Penerima Award pada tanggal 5 Maret 2020, diwakili setiap
jenjang sebagai berikut:
1. SDN 1 Renon, Denpasar, Provinsi Bali
2. SMPN 1 Labuapi, Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara

Barat
3. SMAN 2 Negara, Jembrana, Provinsi Bali.

Red: Niknik Kartika, Enfira Yanuaristi, Ma’ruf M

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 35

MERDEKA MENILAI
HASIL BELAJAR SISWA

Tingkatkan kapasitas Tim Pengembang Soal Ujian
Sekolah di Kabupaten/Kota, Direktorat SD gelar Bimtek

Penyusunan Soal Ujian Sekolah.

Sesuai dengan kebijakan Merdeka Belajar, pendidikan berupa portofolio, penugasan, tes tertulis, dan/
pelaksanaan USBN di tahun 2020 diganti dengan atau bentuk kegiatan lain yang ditetapkan satuan pendidikan
ujian (asesmen) yang diselenggarakan oleh sesuai dengan kompetensi yang diukur berdasarkan standar
satuan pendidikan. Dimana ujian tersebut dapat nasional Pendidikan.
dilaksanakan dalam bentuk tes tertulis dan atau
bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif, Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Direktorat Sekolah
seperti portofolio dan penugasan (tugas Dasar telah melakukan Bimbingan Teknis Penyusunan Soal
kelompok, karya tulis dan sebagainya). Ujian Sekolah untuk menyiapkan pelaksanaan Ujian Sekolah
Dengan cara seperti itu, para guru dan pihak sekolah berdasarkan Kebijakan Merdeka Belajar.
pun menjadi lebih merdeka dalam menilai hasil belajar
siswa. Sementara anggaran USBN dapat dialihkan untuk Harapannya, melalui kegiatan ini pendidik memahami
mengembangkan kapasitas guru dan sekolah guna dan mampu mengembangkan substansi dan model ujian
meningkatkan kualitas pembelajaran. sekolah. Selain itu soal yang dibuat dapat dijadikan sebagai
Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan instrumen yang valid dan objektif dalam mengukur hasil
Nomor 43 tahun 2019 Ujian yang diselenggarakan oleh belajar siswa.
satuan pendidikan merupakan penilaian hasil belajar oleh
satuan pendidikan yang bertujuan untuk menilai pencapaian Tujuan utama diselenggarakan Bimtek ini adalah guna
standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran meningkatkan kapasitas Dinas pendidikan Kabupaten/kota
sesuai dengan kurikulum yang berlaku. dalam meningkatkan kompetensi Tim Penyusun Soal Ujian
Adapun bentuk ujian yang diselenggarakan oleh satuan Sekolah yang berkualitas. Sementara tujuan khususnya, yaitu
meningkatkan kapasitas Tim Pengembang Soal Ujian Sekolah
di Kabupaten/Kota dalam soal ujian berbentuk portofolio,
penugasan, tes tertulis dan atau bentuk tes lainnya.

36 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Kegiatan ini diharapkan dapat Medan (5 s.d. 8 Februari 2020), regional Direktorat Sekolah Dasar.
menjadi ajang sosialisasi Kebijakan Ujian Yogyakarta (12 s.d. 15 Februari 2020), Secara bergantian, para peserta
Sekolah di Sekolah Dasar berdasarkan regional Denpasar (19 s.d. 22 Februari
Konsep Merdeka Belajar. Juga agar 2020), dan regional Makassar (26 s.d. disuguhi materi-materi seperti
meningkatnya pemahaman peserta 29 Februari 2020). Kebijakan Ujian Sekolah di Sekolah
Bimtek tentang kebijakan Ujian Sekolah Dasar, Kebijakan Penilaian Dalam
di Sekolah Dasar. Sehingga mereka Untuk kegiatan di Yogyakarta, Rangka Merdeka Belajar, Penilaian
mengalami peningkatan dari sisi peserta acara terdiri dari 122 orang Pengetahuan yang meliputi Penyusunan
kemampuan dalam mengembangkan yang berasal dari 7 provinsi, antara Kisi-Kisi, Penyusunan Soal Pilihan Ganda
soal. lain: Aceh (23 Kab/Kota), Sumatera dan Uraian,Telaah dan Perbaikan Soal,
Utara (33 Kab/Kota), Sumatera Barat Perakitan Soal, dan Praktik. Sementara
Para peserta kegiatan ini adalah (19 Kab/Kota), Sumatera Selatan (17 Penilaian Keterampilan meliputi:
para guru yang ditunjuk oleh dinas Kab/Kota), Jambi, (11 Kab/Kota), Riau Penilaian Pratik, Produk dan Proyek,
Pendidikan kabupaten/kota dengan (12 Kab/Kota), Kepulauan Riau (7 Kab/ serta penilaian Portofolio. Dari semua
kriteria yang ditentukan oleh Direktorat Kota). materi yang telah diberikan, peserta
SD. Masing-masing Dinas Pendidikan langsung mempraktikkannya dengan
kabupaten/kota menunjuk satu (1) Selama kegiatan para peserta mengerjakan Lembar Kerja (LK) yang
orang guru. Total peserta bimtek difasilitasi oleh para narasumber telah disediakan oleh Panitia serta
sebanyak 514 orang. dari unsur Pusat Asesmen dan bahan/perangkat yang dibawa oleh
Pembelajaran (Pusmenjar), Perguruan masing-masing peserta. [Dwi Nurani,
Untuk pelaksanaan Bimtek dibagi Tinggi, Praktisi Pendidikan, Instruktur
menjadi 4 regional yaitu regional Nasional, Pengawas, dan Tim Teknis Nastiyawati]

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 37

38 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Wakil Bupati Deli Serdang H.M Ali Yusuf Siregar saat menyambut atlet Karateka cilik dari M. Dhijey Lexsie di Bandara Kualanamu

PRESTASI GEMILANG

DI TENGAH KETERBATASAN

Raihan prestasi yang diraih Dhijey sungguh luar biasa.
Begitu cemerlang meski cita-cita yang dimilikinya begitu
sederhana, yaitu ‘menyenangkan kedua orangtuanya’.

Keterbatasan sejatinya hanya bersifat menghalangi, bukan menghentikan
seseorang untuk meraih impian. Jika berhasil keluar dari halangan itu,
maka daya pegas akan melecut dan memompa motivasi untuk melakukan
lompatan demi lompatan prestasi.
Seperti dilalui Muhammad Dhijey Lexsie, peraih juara 1 ajang Olimpiade
Olahraga Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar (O2SN-SD) Agustus 2019
silam. Meskipun memiliki postur tubuh kecil dibanding lawan tandingnya,
kontingen Sumatera Utara ini tampil sangat cemerlang.
Dhijey Lexsie mampu mengalahkan kontingen Provinsi Bali, Ketut Melki Candra
pada babak final cabang lomba karate nomor Kumite Putra 38 kg dengan skor
sempurna, 6-0.
Muhammad Dhijey lahir pada 9 maret 2008 di Bandar Klippa, Tembung, Deli
Serdang Sumatera Utara. Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Hedy dan Elfiza
Fantana. Didi adalah sapaan akrabnya, lahir dari keluarga sederhana nan terbatas.
Ayahnya seorang penarik bentor dan ibunya penjual kentang di pasar.

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 39

Berawal dari kekagumannya pada diserahkan kepada ibunya. meningkatkan kemampuan. Hasilnya,
sosok sang kaka (Juan) yang seorang atlet Tahun 2016, Dhijey berhasil mendapat di tahun 2019 Dhijey pun lolos seleksi di
karate, Didi lantas mulai ikut berlatih sedari tingkat kabupaten dan provinsi.
kecil (kelas 3 sekolah dasar). Dengan medali emas di open turnament maupun
keterbatasan perekonomian keluarga, Didi kejuaran di perguruan shindoka. Dan Tak hanya sampai disitu, Dhijey
sampai harus rela menyisihkan sebagian pada tahun 2017 kelas IV SD dia mengikuti juga lolos O2SN ke tingkat nasional di
uang jajannya untuk membayar iuran seleksi O2SN tingkat kecamatan namun Semarang. Sejumlah kendala ia hadapi,
latihan karate. belum berhasil lolos ketingkat selanjutnya. mulai dari alat bertanding karate dan
baju yang sudah usang, serta bekal yang
Setengah tahun berlatih, Dhijey diberi Meski gagal, Dhijey dan abangnya minim. Orang tua Dhijey ketika itu, hanya
kesempatan ikut bertanding di kejuaraan terus berlatih. Mereka bahkan makin rajin bisa pasrah dan berdoa agar putranya itu
daerah Forki Deli Serdang pada tahun ke sekolah dan latihan karate ( jarang diberi yang terbaik.
2016. Tak disangka, medali emas berhasil absen kecuali berhalangan).
ia raih untuk kategori komite usia dini. Melihat kondisi Dhijey, Pemkab Deli
Di tahun 2017, Dhijey bersama sang Serdang turun membantu dan memastikan
Selain mendapat tropi juara, Dhijey kaka mengikuti sejumlah turnamen, fasilitas untuk Dhijey terpenuhi selama di
juga diberi uang pembinaan dari Ketua dan hasilnya ia meraih medali emas. Semarang. Sebelum berangkat, Dhijey
Umum perguruan Karate Shindoka tempar Sementara di tahun 2018, Dhijey kembali bertemu Bupati dan segenap jajaran
Dhijey bernaung. Dengan uang pembinaan mencoba ajang O2SN tingkat kecamatan Pemerintah Daerah Kabupaten Deli
tersebut, Dhijey membeli seperangkat alat dan kembali gagal untuk kedua kalinya. Serdang.
komite, yang awalnya pinjam dari teman
ketika bertanding. Sisanya, uang itu pun Meski gagal untuk kedua kalinya, Perjuangan Muhammad Dhijey pun
semangat Dhijey tak kunjung surut. tak sia-sia, ia berhasil mengharumkan
Sebaliknya, ia makin giat berlatih

40 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

nama Deli Serdang dan meraih juara 1 Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Dikdasmen Kemendikbud, Dr. Khamim, saat menyambut Dhijey
Kumite usia dini O2SN di Semarang tahun
2019.

Di tahun yang sama, Dhijey mendapat
undangan dari Menteri Pendidikan untuk
mengikuti kejuaran karate internasional di
Belgia,dan Dhijey kembali dilepas oleh Pak
Bupati Deli Serdang dan jajaran Pemkab
Deli Serdang.

Dengan doa restu dari semuanya, Dhijey
berhasil menjuarai pertandingan tersebut
dengan hasil yang memuaskan yaitu juara
1 kategori kumite dan juara 2 kategori kata,
satu-satunya kandidat dari Indonesia yang
berhasil mendapat dua medali.

Kepulangan Dhijey dari Belgia ke
kampung halamanya disambut langsung
oleh pejabat setempat dalam hal ini Pak
Wakil Bupati Deli Serdang dan jajaran
Pemkab Deli Serdang di Bandara Kuala
Namu.

Seketika itu pula Dhijey diberi
penghargaan sebagai putra terbaik Deli
Serdang. Selain penghargaan, Pemkab
Deli Serdang melalui Wakil Bupati Deli
Serdang juga memberikan sejumlah hadiah
untuknya.

Apa yang diraih Dhijey sungguh luar
biasa. Prestasinya begitu cemerlang meski
cita-cita yang dimilikinya begitu sederhana,
yaitu ‘menyenangkan kedua orangtuanya’.
Kini, Dhijey tengah menatap masa depan,
untuk lebih sukses tidak saja di jalur prestasi
tapi juga di jalur sekolah. [Enfita Yanuaristi,
Ade Supriyatna]

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 41

ALGORITMA Setelah hampir 1 abad lamanya,
ide soal gudang penyimpanan
INTERNET pengetahuan dunia mengubah
banyak hal di dunia (internet).
DAN PENTINGNYA Lalu, sampailah kini, kita di
PENGAWASAN tengah serpihan alur algoritma
ORANG TUA di dalam internet.
SAAT BDR Apalagi di masa pandemi Covid-19, saat
kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah
Screen time anak-anak di masa belajar dari atau BDR. Internet menjadi infrastruktur
rumah meningkat, tanpa sadar mereka utama yang menunjang kelancaran proses
masuk dalam alur algoritma. Orang tua belajar mengajar. Minimnya akses internet
sangat berperan memberi batasan, agar bagi para peserta didik, maka sudah dapat
mereka tak masuk dalam ruang gelap. dipastikan BDR mengalami hambatan.
Saat menggunakan internet itulah,
42 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 peserta didik secara tidak sadar dituntun
oleh algoritma. Terutama saat pengguna
melakukan pencarian data dan sebagainya,
algoritma pun terbentuk dan menciptakan
alur baru.
Betapapun algoritma merupakan kunci
dari semua perubahan mutakhir yang saat
ini terjadi, dan banyak orang yang berkelakar
‘apa yang terjadi jika di dunia ini tidak ada
algoritma’, tapi tetap saja memiliki sisi lain
yang disebut Irene Taylor sebagai sudut gelap
dunia maya.

Algoritma secara tak langsung Haidar menjelaskan, jika setiap rumah pegang gadget, di sekolah
hal selalu ada baik dan buruknya,
berkontribusi menciptakan apa yang termasuk algoritma. Baginya, dikasih gadget lagi, jadi kepala dia
persoalan algoritma ini adalah
disebut sebagai echo-chamber (ruang persoalan daya kritis. Jika seseorang penuh karena gadget,” sarannya.
terlalu berhubungan dengan gadget
gema). Kondisi dimana seseorang maka ia kan masuk dalam browser Oleh karena itu, American
dan terjebak dalam serpihan alur
menerima informasi, ide dan gagasan algoritma. Academy of Pediatrics (APP) tidak

homogen secara berkala. Algoritma “Kalau kita nonton Youtube, nanti merekomendasikan penggunaan
kita akan disarankan ini dan itu.
pun membuat filter sehingga Akibatnya privasi hilang, dan kita media pada anak kurang dari 2 tahun.
didikte oleh algoritma”, ujarnya.
pandangan lain tidak dapat masuk Di masa itu, anak sedang mengalami
Algoritma dan internet secara
dalam ‘ruang’ itu. lebih luas sejatinya, menurut haidar, perkembangan kognitif, bahasa,
memisahkan interaksi kita dengan
Lebih lanjut, algoritma alam. Algoritma dan internet telah sensorik-motorik dan kemampuan
merampas dan menghilangkan
memungkinkan user meraih spiritualitas. Mengurangi waktu emosionalnya.
bersosialisasi dengan masyarakat.
informasi sesuai riwayat Sementara untuk anak yang
Menurut Haidar, screen time pada
penggunaannya, secara perlahan anak-anak kita harus dibatasi. Lebih berusia lebih dari 2 tahun, maka
lanjut kata Haidar, jika di sekolah
tapi pasti informasi yang dipasok sudah pegang komputer, maka di APP menganjurkan screen time
rumah diminimalisasi. “Jangan di
disesuaikan dengan preferensi mereka tidak lebih dari 2 jam setiap

yang dikehendaki. Sementara yang harinya. Karena makin banyak waktu

tak sesuai akan tersingkir dengan dihabiskan di dunia maya, makin

sendirinya. besar peluang anak terpapar materi

Pernah kah kita bertanya dan yang tak sesuai dengan usianya. Jika

mencari tahu, kenapa Feed Facebook tak diberi batasan, mereka dengan

atau timeline media sosial selalu cepat akan mengalami adiksi terhadap

berbeda satu sama lain dan seolah internet dan terjebak dalam sudut

mengerti apa yang ada di kepala kita? gelap di dunia maya. [Diah Asih Sukesi,

Jawabannya adalah algoritma. Ma’ruf M]

Sekarang mari bayangkan,

bagaimana jika anak-anak kita

masuk ke dalam browser lalu bergerak

berdasarkan alur algoritma itu.

Bukankah anak-anak kita tersebut

akan diarahkan pada sesuatu yang

homogen itu. Lalu ketika ia mulai

suka, informasi serupa pun mulai

dipasok. Lalu lambat laun, kepalanya

penuh dengan informasi tersebut dan

puncaknya karakter anak pun akan

mulai terbentuk.

Haidar Bagir adalah Ketua

Yayasan Lazuardi. Lulusan Harvad

University dan banyak berkecimpung

dalam dunia pendidikan. Dalam

diskusi santai yang dihelat di

ruang kerjanya, di Jakarta Selatan

(25/2/2020), dia mengisahkan ada

seorang anak di Brazil yang awalnya

hanya ingin belajar alat musik

(gitar). Singkat cerita, kata Haidar,

si anak pun berselancar di internet

dan menemukan tutorial yang

disampaikan seseorang yang ternyata

berpikiran radikal. Tanpa disadari

apa yang disampaikan si pengajar

tersebut masuk dalam otaknya, dan

mempengaruhinya berlaku radikal.

Tak lama kemudian, kata Haidar,

teror pun terjadi.

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 43

44 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

Film yang berjudul Riki Rhino merupakan dipasangkan kepada Riki.
karya terbaru studio produksi Batavia Setelah cula buatan terpasang, Riki dan Beni
Pictures yang juga memproduksi enam film
animasi Petualangan Singa Pemberani. Riki melakukan petualangan untuk menemukan
Rhino merupakan karya sutradara Erwin cula Riki. Dalam petualangan tersebut Riki dan
Budiono dan penulis naskah Cassandra Beni diberi berbagai macam batu oleh hewan-
Massardi dan Jony Yuwono. Para pengisi hewan yang telah mereka tolong. Batu tersebut
suara dari film ini di antaranya Hamish Daud Wyllie, Ge memiliki kekuatan yang berbeda-beda dan
Pamungkas, Zack Lee, Mo Sidik, Raden Mas Cemen, Aurel dapat digunakan saat berada dalam situasi
Hermansyah, Arsy Hermansyah, Mikaela Lee, dan M. sulit.
Ridwan Kamil.
Riki merupakan badak bercula satu yang hidup di Film ini mengandung banyak edukasi
pulau Sumatera yakni Taman Nasional Batang Gadis diantaranya mengenal nama-nama dan
provinsi Sumatera Utara. Riki merupakan badak yang letak kebun binatang di seluruh nusantara.
kuat, kekuatan yang dimiliki adalah untuk membantu Tentunya mengenal berbagai macam hewan
sesama ketika dalam kesulitan. Riki memiliki sahabat dengan karakter dan ciri khas masing-
bernama Beni si bebek. Beni merupakan hewan yang masing. Mengajarkan tentang persahabatan,
memiliki sifat humoris dan cerdik dalam mencari ide. saling tolong menolong, dan kerja sama
tim. Memberikan pemahaman tentang
Menjelajahi Bonbin menjaga kelestarian alam agar terjaga
Nusantara Bersama keseimbangannya. Humor yang dikemas
Riki Rhino dalam film ini sangat menarik dan mampu
menggelitik penontonnya.
Riki Rhino dapat menjadi teladan bagi
masyarakat khususnya dunia perfilman, Bagi penikmat film yang belum paham
bahwa film yang menarik adalah film yang maksud dari judul film Riki Rhino, akan
mampu memuat edukasi dan dapat menjadi menerka-nerka. Jika Riki adalah nama
teladan bagi penontonnya. badak yang kehilangan cula, lalu siapakah
yang dimaksud dengan “Rhino”. Hingga
Suatu hari Riki dan Beni sedang tidur di hutan. Tiba- memunculkan persepsi bahwa Rhino adalah
tiba Riki dibangunkan oleh seorang manusia benama nama dari salah satu tokoh di film tersebut.
Mister Jak. Mister Jak adalah seorang pemburu yang Setelah ditunggu hingga film usai, tokoh Rhino
berkulit hitam tinggi dan besar dengan matanya yang yang dimaksud tak kunjung muncul. Rhino
tajam. Dia membawa pisau besar sebagai alat untuk adalah kepanjangan dari Rhinoceros Sondaicus
menangkap Riki. Beruntungnya, Riki terbangun dan yang merupakan nama latin dari hewan badak
berlari berusaha meloloskan diri. Mister Jak mengejar bercula satu. Detail animasi film Riki Rhino
Riki hingga ujung tebing. Mister Jak dan Riki saling terkesan seperti lukisan bulu pada setiap hewan
beradu kekuatan, pertikaian keduanya membuat Mister seperti monyet, harimau, dan bebek belum
Jak bergelantungan di ujung tebing dengan tangan terlihat. Lalu, terdapat detail yang terlewatkan
berpegangan pada cula Riki. Riki berusaha menarik seperti kaki pemburu yang terjerat tali. Proses
culanya dengan sekuat tenaga. Namun naas, Mister Jak kaki pemburu terjerat tali tidak ditampakkan.
dengan kejamnya memotong cula Riki lalu membiarkan
dirinya terjatuh dari tebing dan hanyut kedalam sungai. Film Riki Rhino ini merupakan film yang
telah lulus sensor dan layak di tonton semua
Beni terbangun dari tidurnya dan mencari Riki. Hingga umur. Karya anak bangsa ini patut diacungi
akhirnya Beni menemukan Riki di dalam sebuah gua. Riki jempol, karena mampu mengangkat kekayaan
frustasi karena telah kehilangan cula. Beni yang melihat alam Indonesia yang harus kita jaga dan
hal tersebut berusaha menghibur Riki dan mencari lestarikan. Edukasi yang terkandung di dalam
bantuan pada si monyet untuk membuatkan sebuah cula. film yang sangat beragam mampu dikemas
Beni rela kehilangan bulu bebeknya demi menghasilkan secara menarik. Film ini dapat menjadi teladan
sebuah cula untuk Riki. Hasil cula tersebut kemudian bagi masyarakat khususnya dunia perfilman,
bahwa film yang menarik adalah film yang
mampu memuat edukasi dan dapat menjadi
teladan bagi penontonnya. Semoga akan ada
banyak film karya anak bangsa yang bukan
hanya mengedepankan esensi keindahan dan
menarik namun juga segi pembelajaran.

Nuril Farikha Fitri

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 45

MENYEIMBANGKAN FUNGSI
OTAK DENGAN BRAIN GYM

Judul Buku : Brain Gym (Senam Otak)
Penulis : Paul E. Dennison, Ph.D. and Gail E Dennison
Penerbit : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia
Tebal : 44
Tahun Terbit : Cetakan kedelapan, Januari 2005

Selain soal imunitas, hal bisanya anak-anak memiliki
lain yang penting untuk kecenderungan menggunakan otak
dijaga di masa pandemi kanan saja atau kiri saja.
adalah kesehatan mental
dan fungsi kognitif. Buku senam otak mulai
Untuk menjaganya, kita dikenalkan di Educational Kinesiology
perlu menjaga kesehatan (Edu-K), merupakan strategi untuk
dan keseimbangan otak. meningkatkan pembelajaran dengan
Mata saya langsung tertuju mengoptimalkan otak kiri dan kanan.
menuju rak buku di beranda rumah Ternyata, Edu-K ini adalah suatu
tatkala ingat soal otak. Saya teringat sistem yang dapat mengubah semua
sebuah buku berjudul ‘Brain Gym’. pelajar, pada segala usia dalam
Buku karya Paul dan Gail Dennison menampilkan potensi yang terkunci
ini penting untuk mengoptimalkan di dalam tubuh mereka.
penggunaan otak kanan dan otak kiri.
Setiap orangtua dan guru Manfaat dari senam otak ini adalah
terkadang sering menemui kesulitan membuat keseimbangan penggunaan
dalam mendidik anak-anak dan otak kiri dan kanan karena ketika
dalam proses belajar mengajar maka
keseluruhan otak melalui gerakan

46 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

repatterning (pembaharuan pola) dan aktivitas ‘Brain GYM’, kita memusatkan perhatian pada
yang memungkinkan seseorang menguasai bagian otak yang
semula tidak dikuasai. pendengaran dan menghilangkan

Untuk menciptakan keseimbangan penggunaan otak, ketegangan pada tulang-tulang
Brain Gym menawarkan tiga gerakan, yaitu gerakan
menyebrangi garis tengah (the middle movements), gerakan kepala. Dengan ibu jari dan telunjuk,
meregangkan otot (lengthening activities), serta gerakan
meningkatkan energi dan penguatan sikap (energy exercise pijat secara lembut daun telinga
and deepening attitude).
sambil menariknya keluar mulai
Gerakan Menyebrangi Garis Tengah (Midline Movements)
adalah gerakan yang berpusat pada keterampilan yang dari ujung atas, menurun sepanjang
diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik.
Gerakan ini bekerja mengintegrasikan bagian tubuh kiri dan lengkungan dan berakhir di cuping.
kanan dengan melewati bagian tengah tubuh.
Buku ini lebih lanjut
Contoh gerakan Midline Movements misalnya adalah
gerakan silang (cross crawl), yaitu menggerakkan tangan menggambarkan manfaat dari
kanan bersamaan dengan kaki kiri secara menyilang dan
tangan kiri bersamaan dengan kaki kanan secara menyilang. gerakan-gerakan dalam rangka
Bergerak ke depan, ke samping, ke belakang atau jalan di
tempat. membantu keseimbangan gerakan

Gerakan kedua dalam Brain Gym adalah meregangkan otot otak kiri dan kanan. Ada beberapa
(lengthening activities). Gerakan meregangkan otot menolong
kita untuk mengembangkan dan menguatkan hubungan hal yang diungkapkan dalam buku
syarat yang memungkinkan untuk menyambungkan antara
apa yang telah kita ketahui di otak bagian belakang dengan ini, tetapi ketika gerakan-gerakan ini
kemampuan untuk mengolah dan mengungkapkannya di
otak bagian depan. bisa membantu kecakapan membaca,

Gerakan meregangkan otot juga dapat mengendurkan menulis, kecakapan berpikir,
otot dan tendon yang menegang dan memendek karena
reflex batang otak, bila kita berada pada situasi belajar yang kecakapan kesadaran diri, kecakapan
tidak biasa. Hal ini mengatur kembali propioceptor, yaitu
sejenis sel saraf di otot yang memberikan informasi tentang olahraga dan bermain, kecakapan
keberadaan kita dalam suatu ruang, memungkinkan kita
untuk lebih menguasai keseluruhan sistem orak-tubuh. mendengar dan bicara jelas masih

Gerakan meregangkan otot dapat menyerupai gerakan belum didukung dengan penelitian
pemanasanyang dilakukan oleh atlet dan penari. Selain dapat
digunakan untuk menyiapkan otot sebelum atau sesudah yang memadai dan kegiatan ini bisa
olahraga, kegiatan ini juga bertujuan meregangkan dan
mengajarkan kembali tubuh untuk membuat perubahan mempengaruhi peserta didik dalam
sikap tubuh yang tahan lama, mengembalikan otot ke
panjang alaminya. jangka waktu berapa lama.

Gerakan Brain Gym selanjutnya adalah meningkatkan DenganBrainGymdiharapkanpara
energi dan penguatan sikap (energy exercise and deepening
attitude). Gerakan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali peserta didik bisa mengoptimalkan
hubungan-hubungan saraf antara tubuh dan otak sehingga
memudahkan aliran energi elektromagnetis ke seluruh tubuh. penggunaan otak kiri dan otak kanan,

Gerakan ini juga menunjang perubahan elektrik dan sehingga potensi-potensi yang
kimiawi yang berlangsung selama semua kejadian mental
dan fisik. Lingkaran energi di tiga dimensi tubuh (kiri-kanan, sebelumnya tidak bisa dimunculkan
atas-bawah, belakang-depan, dan sebaliknya), membangun
dan mendukung kemampuan untuk memudahkan atau terpendam bisa dimunculkan
mengetahui arah, sadar akan sisi kanan dan kiri, pemusatan
dan fokus serta kesadaran tentang keberadaan kita di dalam kembali.
ruang dan dalam hubungan dengan benda-benda disekitar
kita. Gerakan yang ada pada buku ini

Salah satu gerakan yang masuk kategori ini adalah gerakan perlu didukung oleh ahli kinesiologi
Pasang Telinga (The Thinking Cap), kegiatan ini menolong
atau bisa dilakukan oleh orang

biasa, hanya dengan mengikuti

gerakan-gerakan yang dituliskan.

Karena penulis dari Buku ini Paul E

Dennison, PhD adalah pengembang

pada Educational Kinesiology dan

pencetus terkemuka tentang pola-

pola dominansi otak.

Selama 17 tahun Dr. Dennison

memimpin Valley Remedial

Group Learning, dan berdasarkan

pengalamannya dengan rekan

sejawat ia mengaplikasikan teknik

Brain Gym untuk mengajari anak-

anak terbelakang dengan hasil yang

sungguh menakjubkan. Sedangkan

Gail Dennison adalah pendidik

holistik health dan sejak tahun

1971 ia memimpin kelompok yang

berorientasi pada pertumbuhan.

Buku ini perlu dibaca, namun

tentunya harus menggunakan

kontrol dari tenaga ahli atau dalam

pengawasan dokter. [Diah Asih Sukesi]

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 47

48 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020

PENTINGNYA
CTPS DALAM
KONDISI WABAHalam situasi wabah, cuci tangan pakai sabun atau CTPS

merupakan perilaku sederhana namun sangat efektif dalam
melindungi masyarakat, termasuk anak-anak dari penularan
penyakit. Tahun 2020, Organisasi Kesehatan Dunia/World
Health Organization (WHO) telah menyatakan COVID-19

Dsebagai pandemi dan kini virus tersebut telah menyebar di
seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Salah satu cara paling ampuh untuk mencegah penularan COVID-19 adalah
dengan melakukan CTPS sesering mungkin dengan teknik yang benar (seluruh
bagian tangan dan kuku selama 20 detik) baik ketika berada di sekolah maupun
di rumah.

Mengapa CTPS Penting Dilakukan di Sekolah dan
di Rumah?

Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan
satuan pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan
Surat Edaran No. 3 Tahun 2020 yang menghimbau agar Pemerintah Daerah
segera menginstruksikan satuan pendidikan untuk:
1. Mengoptimalkan peran UKS/M;
2. Memastikan ketersediaan sarana CTPS di berbagai lokasi strategis di satuan

pendidikan;
3. Memastikan bahwa warga satuan pendidikan mempraktikkan CTPS

(minimal 20 detik) dan mengeringkan tangannya (dengan/tanpa pengering
tangan sekali pakai) dan PHBS lainnya.

EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020 | MAJALAH SEKOLAH DASAR 49

Kenapa Harus Pakai Sabun Dan Air
Mengalir?

Penelitian menunjukkan cuci tangan pakai sabun lebih efektif
untuk membunuh bakteri dan menghancurkan virus dari tangan
seseorang dibandingkan dengan menggunakan air saja. Sabun
berfungsi membersihkan kotoran yang menempel ditangan,
termasuk bakteri dan virus yang terkandung dalam kotoran tersebut.
Setelah menggosok tangan dengan sabun hingga berbusa, tangan
dibilas dengan air mengalir untuk meluruhkan kotoran dari tangan.

Jenis Sabun yang Bisa Dipakai

Di Mana Lokasi Sarana CTPS?

50 MAJALAH SEKOLAH DASAR | EDISI XVII TAHUN KE-6 APRIL 2020


Click to View FlipBook Version