Portofolio Aksi Nyata
Pendidikan Guru Penggerak
Sri Wahyuni
Calon Guru Penggerak Angkatan 04
Kab. Sukoharjo
Kelas 079 A
SD Negeri Tegalsari 04
Kontak Hallo...Saya Sri Wahyuni, calon Guru Penggerak Angkatan 4 KAb.
Email : Sukoharjo Kelas 079 A. Dengan fasilitator Bapak Sumarin,
[email protected]
S.Pd.,M.Pd. dan Pengajar Praktik Bapak Anung Joko Susanto, S.T.
Instansi tempat mengajar saya di SD Negeri Tegalsari 04 Weru.
youtube:
https://www.youtube.com/channel/UCy Motivasi saya mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak
ZTxzd84R2rzIbDxmh_MNw adalah saya ingin mengembangkan diri, menambah pengalaman,
dan meningkatkan kualitas diri. Selain itu saya juga ingin
meningkatkan kompetensi sebagai seorang pendidik, menerapkan
pembelajaran yang berpihak pada siswa, dan ingin berkontribusi
lebih besar dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.
Karakter saya yang mandiri, bertanggung jawab, pekerja keras,
dan memiliki semangat belajar yang tinggi menjadi kekuatan bagi
saya untuk ikut andil dalam transformasi pendidikan di Indonesia.
Penerapan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara
Aksi Nyata Visi Guru Penggerak
Pembelajaran Sosial dan Emosional
Budaya Positif
Pengelolaan Program yang Berdampak pada
Murid
Tambahkan deskripsi singkat
1 Topik 1
2 Topik 2
3 Topik 3
4 Topik 4
Kembali ke Halaman Agenda
1.3.a.10 AKSI NYATA
VISI GURU PENGGERAK
Oleh:
Sri Wahyuni
CGP Angkatan 4 Kab. Sukoharjo
SD Negeri Karakan 01
Visi
Terwujudnya Murid yang Berjiwa Pemimpin
yang memiliki Profil Pelajar Pancasila
Penerapan Inkuiri apresiatif
sebagai pendekatan manajemen perubahan
dalam mewujudkan visi guru penggerak
Tahapan Aksi Nyata
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Refleksi
Perencanaan
Menyusun rencana dan mengkomunikasikannya
dengan Kepala Sekolah dan rekan guru
Pelaksanaan
Melatih murid menjadi pemimpin dalam kegiatan pembelajaran dan kegiatan lain
Refleksi
Masih banyak kekurangan dalam aksi nyata ini, visi
tidak mungkin terwujud hanya dalam sekali aksi nyata,
tetapi perlu aksi berkelanjutan., konsisten, dan
bertanggung jawab serta kontribusi semua pihak
sebagai kekuatan positif dalam mewujudkan visi.
Pendidikan Guru Penggerak
Guru Bergerak, Indonesia Maju
Terima kasih
1.4.a.10 Aksi Nyata
Budaya Positif
Oleh :
Sri Wahyuni
CGP Angkatan 4 Kab. Sukoharjo
Kelas 079 A
2.2.a.10 AKSI NYATA - PEMBELAJARAN SOSIAL
DAN EMOSIONAL
Oleh:
Sri Wahyuni
CGP Angkatan 4 Kabupaten Sukoharjo
3.3.a.10. Aksi Nyata -
Pengelolaan Program yang
Berdampak pada Murid
CGP AngSkraitaWn a4hKyuabn.i Sukoharjo
SD Negeri Tegalsari 04
Fact (Peristiwa)
Deskripsi singkat
Nama Program : Pramuka Ceria
Jenis Program : Ekstrakurikuler
karakteristik lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya kepemimpinan murid yang dapat
dibangun melalui program/kegiatan ini :
1.Lingkungan yang mengembangkan keterampilan berinteraksi sosial secara positif, arif dan
bijaksana.
2.Lingkungan yang melatih keterampilan yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan
akademik maupunnon-akademiknya.
3.Menciptakan berbagai kesempatan agar murid terbiasa menggunakan pola pikir positif dan
merasakan emosi positif
Latar Belakang
Pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak
agar mereka mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya
baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.
Program yang berdampak pada murid adalah program yang meningkatkan
keberpihakan pada murid, menguatkan apa yaang kita miliki, mengajarkaan anak
dan mendorong kebermaknaan atau komitmen kepada murid, dan implementasi
kepemimpinan murid atau secara kontekstual. Pandemi yang berlangsung selama
dua tahun ini telah melunturkan karakter positif siswa, Karakter tersebut
antara lain : disiplin, gotong royong, kepedulian, kepemimpinan, kreatifitas, dan
lain sebagainya.
untuk itu saya ingin menguatkan lagi karakter positif siswa melalui Program
Pramuka. Program Pramuka merupakan salah satu program ekstrakurikuler
yang berdampak pada murid serta berpihak pada murid sesuai filosofi Ki
Hadjar Dewantara. Dalam kegiatan pramuka akan tertanam sikap mandiri
sebagai seorang pemimpin, tanggung jawab, dan kerja sama yang merupakan
suatu budaya positif.
Dalam program ini kami menggunakan suara, pilihan daan kepemilikan siswa.
Dalam "suara" kami melibatkan siswa dalam perencanaan program pramuka
yang akan dilaksanakan. Melibatkan siswa untuk berdiskusi. Dalam "pilihan"
memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih peran dalam sebuah
kegiatan/ program. Dan dalam "kepemilikan" ada keterlibatan siswa untuk
aktif di perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi dalam semua
kegiatan program pramuka ini.
Alasan melakukan Aksi Nyata
Pandemi yang berlangsung selama dua tahun ini telah melunturkan karakter positif siswa,
untuk itu saya ingin menguatkan lagi karakter positif siswa melalui Program Pramuka.
Program Pramuka merupakan salah satu program ekstrakurikuler yang berdampak pada
murid serta berpihak pada murid sesuai filosofi Ki Hadjar Dewantara. Dalam kegiatan
pramuka akan tertanam sikap mandiri sebagai seorang pemimpin, tanggung jawab, dan
kerja sama yang merupakan suatu budaya positif.
Pendidikan Pramuka berperan dalam proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup,
dan akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai-nilai kepramukaan.
Yang dilakukan dalam aksi nyata adalah
Berdialog dengan Kepala Sekolah meminta ijin untuk
melakukan aksi nyata. Selanjutnya berkolaborasi dengan
rekan sejawat untuk merancang kegiatan pramuka dengan
melibatkan suara dan pilihan murid. Serta memetakan
aset/kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung
terlaksananya program ini.
Membentuk karakter kepemimpinan murid
Pemimpin tidak lahir tiba-tiba dan tidak mudah untuk
melahirkan pemimpin. Maka salah satu tugas pemimpin
adalah melahirkan pemimpin. Sosok yang selalu memiliki
mimpi mengubah sesuatu melalui gagasan dan karya.
Ada banyak cara untuk mewujudkan kelahiran sosok
pemimpin itu, salah satunya melalui aktivitas
kepramukaan
Melatih Kepemimpinan dan Kreativitas. Murid akan mendapatkan kesempatan untuk memimpin
regu jika kamu aktif mengikuti kegiatan Pramuka. Saat mendapatkan kesempatan itu, murid
akan belajar mengenai gaya kepemimpinan dan bagaimana caranya memecahkan masalah yang
terbaik untuk semua anggota tim. Secara tidak sadar kamu juga dituntut untuk lebih kreatif.
Banyak aktivitas yang akan membuat murid harus menyelesaikan tugas dengan menggunakan
ide-ide cemerlang
Gotong Royong/Kerja sama
Dengan adanya kegiatan pramuka, sangat berhubungan dan saling
berkaitan dengan pendidikan karakter khususnya dalam menanamkan sikap
gotong royong atau bekerja sama. Dalam beberapa kegiatan Pramuka,
seperti berkemah, pastinya murid tidak hanya sendirian ‘kan Squad? Satu
tenda biasanya akan diisi oleh beberapa orang. Keadaan tersebut
mengharuskan murid untuk saling membantu, seperti misalnya saat
mendirikan tenda untuk beristirahat dan melindungi diri dari ancaman
alam. Selain itu, murid juga harus berbagi tempat tidur dan saling
membantu dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, misalnya memasak atau
mencuci piring. Jika ada teman yang sakit maka teman yang lain harus
merawatnya bersama. Hal ini akan menumbuhkan rasa solidaritas dan
kebersamaan dalam diri murid.