140 Kartu-kartu tersebut juga pernah dijual ke Gift Shop milik sahabat Ami yang berlabel <Gift2Great=, dan juga dipesan oleh . Coffee Shop di Bali, yaitu <Biku Bali. Imajinasi rumah-rumah bergaya Peranakan
141 PEMERAN TANAMAN (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) S ebagai seorang Arsitek Lansekap, Ami pasti menyukai melihat PameranPameran Tanaman atau Botanical Exhibition. Banyak jenis-jenis tanaman baru yang dipamerkan, Caramenata lapak pamerannyapun sangat menarik dan modern. Setiap kali melihat pameran pasti Ami juga ikut membeli tanaman yang harganya terjangkau. Cara para peserta menyusun tanaman yang dipamerkan bisa menjadi inspirasi atau contoh untuk diimplementasikan pada taman-taman yang akan dikerjakan Ami. Biasanya Ami mengumpulkan brosur-brosur untuk menambah perbendaharaan informasi. Ia banyak bertanya kepada penjaga stand untuk mempelajari hal-hal yang baru. Berikut foto-foto di Pameran di JHCC Senayan
142
143 TAHUN 2005 KE SYDNEY (Sumber : Dodi) T ahun 2005, saya dikirim kantor pergi ke Sydney 3 Australia untuk mengikuti short courseselama satu setengah bulan di di UNSW. Berangkat ke Sydney berempat dengan teman kantor mengikuti kursus, kami tinggal di rumah penduduk di area Randwick. Area tersebut dekat pantai Coogee. Ke UNSW naik bis umum hanya 5 menit. Ami menyusul ke Sydney dengan anak-anak, dan ditemani Mbak Yayah (Kakak Ami No. 8, dan kedua putrinya Dita & Rara) kira-kira 10 hari terakhir sebelum kembali ke Jakarta, Mbak Yayah dan Dita & Rara melanjutkan perjalanan wisata ke Adelaide, dan kami berempat menghabiskan waktu berwisata di kota Sydney. Untuk praktisnya kami menggunakan perlengkapan untuk menggendong masing-masing anak (umur 2 tahun), sehingga memudahkan jika naik bis ataupun ferry. Berikut adalah foto-foto selama disana. Biasanya saya yang menggendong Irfan karena lebih berat.
144 Di Sydney Harbour Rara kecil membantu menghandel anak-anak Dita dan Irfan Dinner dengan peserta kursus
145 Teman Alumni FAL TRISAKTI (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) A mi berhubungan erat sekali dengan teman-teman dari Alumni FAL (Fakultas Arsitektur Lansekap) Universitas Trisakti, yang satu angkatan, dan satu profesi. Dalam setahun pasti mengadakan pertemuan. Tidak semuanya berprofesi sebagai Arsitek Lansekap, ada yang bidang kerjanya berbeda, atau menjadi ibu rumah tangga. Sejak Ami menjalani pengobatan tahun 2021mereka selalu memberikan perhatian dan mendoakan. Yang kami ketahui nama-namanya antara lain : Santi, Rika, Ina, Menik, Lena, Ai, Yanti, Hanra, Apri, Titi, dan lain lain, Pada awal 2023 mereka mengadakan reuni besar di daerah Puncak. Foto-foto nya bisa dilihat sebagai berikut. Di sebuah acara pernikahan di Masjid Istiqlal
146 Pada bulan Oktober 2023 teman-teman alumni menjenguk AMI di rumah Cinere.
147
148 AMI & BALI (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) Kami sekeluarga pernah beberapa kali pergi keBali, ada yang khusus liburan, ada yang karena bertepatan dengan tugas pekerjaan ke Lombok , NTB, kemudian Ami dan anak-anak menunggu di Bali. Itu terjadi ditahun antara 2007-2011. Pada Tahun 2014 beberapa bulan sebelum saya pensiun, kami ke Bali berdua untuk menghadiri pernikahan putri dari GM PLN Bali. Saya dari Ende, Flores NTT, mengikuti RAKER Indonesia Timur, kemudian Ami dari Jakarta dan kita bertemu di Bandara Ngurah Rai, Bali. Tahun 2018, Ami dihubungi Ganesha Book-Shop di Ubud Bali, berminat untuk membeli kartu-kartu bergambar, khususnya gambar Penari Bali dan Rumah-Rumah Nusantara. Tim Omah Padma kemudian membuat desainnya seperti dibawah ini. Sejak itu Ganesha Book-Shop rutin memesan kartu-kartu juga motif yang berbeda.
149 Kemudian di Januari tahun 2023 , seorang sahabat Ami bernama Mbak Tantri (Alumni SMPXIII Jakarta), yang memiliki rumah di Bali yang disewakan kepada orang asing, meminta Ami untuk merenovasi tamannya. Sehingga mereka berdua pergi ke Bali beberapa hari untuk mengerjakan renovasi tersebut. Mbak Tantri ini adalah salah seorang yang sering mendorong Ami untuk terus berkreasi di pembuatan kartu
150 Pada bulan September 2023, Ami dihubungi Café & Resto Biku Bali, yang juga memesan kartu bergambar, Kartu yang dipesan adalah motif bunga anggrek, blue & white porcelain, dll. Sedangkan kartu yang khusus bermotifkan bali adalah gebogan dan canangsari seperti dibawah ini.
151
152 PENGAJIAN AZ ZAHRA & PERJALANAN KE LEBANON (Sumber : Dodi) P engajian Az Zahra adalah pengajian yang didirikan oleh ibu-ibu senior di PLN yang awalnya tinggal di Perumahan Kompleks PLN Gandul Cinere, dan yang berkantor di PLN Regional Gandul. Pendiri dan ketuanya adalah Ibu Demdem Sukada. Pak Ustadz yang menjadi Pembina rohani adalah Pak Ustadz Maksum. Tetapi dalam perkembangannya anggota-anggotanya bertambah tidak terbatas pada yang berkantor ataupun yang tinggal di cinere. Mungkin sudah hampir mendekati 10 tahun Ami menjadi anggota Pengajian Az Zahra. Pengajian berlangsung setiap hari selasa, dan sering diminta tampil dalam acara-acara pengajian untuk pernikahan putra dan putri dari anggotanya atau dari keluarga PLN lainnya. Ami adalah anggota termuda di kelompok ini, sering diminta menjadi pembawa acara (MC) jika pengajian ini diminta tampil dalam acara lamaran, midodareni, akikah dll. Sebagai anggota termuda, Ami selalu menghormati yang lain dan selalu membantu di rumah pengajian. Terkecuali saat-saat Ami menjalani pengobatan maka dia berhalangan. Ibu-ibu Az Zahra dan Pak Ustadz Maksum selalu mendoakan Ami. Nama Ibu-Ibu ini hanya suaminya yang saya tahu, yaitu Bu Demdem R Sukada, Bu Adi Satria, Bu Basuki, Bu Aman Subagio, Bu Syarifuddin, Bu Budi Kusmarwoto, Bu Mudayat, Bu Bambang Purwohandoko, Bu Abu, Bu Hartopo, Bu Affandi, Bu Diding. Mohon dimaafkan apabila ada yang belum disebutkan.
153 Pada sekitar tahun 2009, saat Mas Bagas Hapsoro (Kakak Ami No. 6) menjadi Dubes RI di Lebanon, maka Ami beserta ibu-ibu Pengajian Az Zahra sempat pergi Lebanon beberapa hari. Ibu-ibu ini sangat bersemangat pergi ke Lebanon, karena Negara itu merupakan Negara yang jarang dikunjungi pelancong-pelancong. Terletak di Timur Tengah, beriklim subtropis, dan memiliki keindahan yang tersendiri, seperti
154 Turki ataupun Jordania. Kulinernya juga luar biasa. Waktu itu Ami ditemani Irfan saja, bersama rombongan Az Zahra. Ceritanya kemudian Mas Bagas menjemput sendiri di Airport, membawa ibu-ibu ke Wisma Indonesia, dimana mereka bisa tinggal dengan nyaman. Dijamu dengan makanan-makanan yang lezat, buatannya Mbak Manisyang selalu menyertai kepergian Mas Bagas dam Keluarga ke luar negeri. Mbak Ning, dan kedua putrinya, Muli & Rini, juga selalu menemani ibu-ibu tersebut dan mengantar ke tempat-tempat wisata. Kelompok Az Zahra sangat terkesan dengan keramah-tamahan keluarga Mas Bagas.
155
156
157 Selanjutnya, dari Lebanon, sebelum pulang ke Indonesia, rombongan sempat singgah di Dubai dan Abu Dhabi. Pengalaman ke Lebanon menjadi suatu kenangan yang sangat mengesankan. Seperti kata beberapa ibu-ibu kepada Ami, suatu kesempatan yang langka bisa berwisata sampai ke Beirut Lebanon.
158 Masjid Al Amin Di Beirut, Lebanon, yangdigambar oleh Ami & Tim Omah Padma. Di posting di instagram Omah Padma saat terjadi kecelakaan ledakan besar dari Pelabuhan Beirut tahun 2020 yang lalu..
159 TAHUN 1993 KE ADELAIDE (Sumber : Dodi) T ahun 1993, sesudah menikah, kami berdua liburan ke Australia, kota pertama yang kami singgahi adalah Adelaide, karena Mbak Yayah tinggal di Adelaide untuk studi S2 nya. Kami menginap di rumah mereka yang ditinggali Mas Yos, Mbak Yayah, Pras dan Dita. Kami ditemani jalan-jalan di kota, taman kota, Rundle-Mall, melihat kampus, juga menemui rekan-rekan asal Indonesia yang ada disana. Di taman kota yang luas, Pras dan Dita masih kecil-kecil bermain berlari-larian. Kami juga dibawa jalan-jalan pada hari libur naik trem ke daerah Teatree yang dekat dengan laut. Disana menikmati matahari sore. Banyak para pengunjung memenuhi lokasi tersebut. Sehari sebelum meneruskan perjalanan ke kota Sydney, kami diajak makan di restoran thai.
160 Setelah di Adelaide beberapa hari, kami melanjutkan perjalanan ke Sydney. Di Sydney, Ami menyukai tempat-tempat di sub-urban yang bernuansa art dan banyak taman. Kami selalu mengambil hikmah dari setiap perjalanan, hal-hal yang baru yang bisa diterapkan dalam tugas dan pekerjaan di Jakarta.
161 MEMBUAT SKETSA DARI PERJALANAN (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) P erjalanan wisata merupakan hal yang mengasyikkan, bahkan yang bukan untuk dalam rangka wisatapun selalu bisa kita nikmati vibes-nya. Mulai dari pemandangan, perkampungan, rumah-rumah desa, kuliner yang khas, dan obyek wisatanya. Ami selalui menyukai berpergian lengkap berempat dengan anak-anak. Kehadiran anak-anak membuat lebih bersemangat. Instagram-instagram para pelukis dan pembuat sketsa di dunia biasanya selalu menampilkan sketsa-sketsa yang dibuat dari perjalanan mereka. Ami dan Tim juga tidak mau ketinggalan. Setelah dibuatnya instagram Omah Padma, selalu menyempatkan waktu untuk membuat sketsa dari perjalanan. Dan ini adalah journey-nya. Keraton Yogyakarta, Ki Tumenggung, para Punggawa, Kereta Kencana, Taman Sari, dan Gazebo, Ini diilhami juga dari sketsa-sketsa pribadi Mas Bambang Sardjono. .
162 Padukuhan Pogung Kidul, Sinduadi Sleman dekat UGM. Dilihat dari atas kamar apartemen milik Mas Yose Rizal Keraton Mangkunegaran, Surakarta.
163 Makan nasi rames, ayam goreng, lodeh, dan sambal di Kopi Klothok Yogya, Kolam renang sebuah hotel yang bergaya etnik,
164 Ndalem Nitiharjan, Borobudur Magelang The Lawang Sewu, Semarang.
165 Gedung MARBA dan Gereja Blenduk, di Kota Tua Semarang. Roti Bakar di Restoran Sago, Cirebon. Museum & Masjid Hagya Sophia, Istanbul Turki
166 Masjid Al Amin, Beirut Lebanon. Dalam kartu lebaran <Eid Mubarak= Seputar Kota Stockholm, Swedia. Semoga cerita dan karya-karya ini bisa bermanfaat dan menginspirasi.
167
168 Apakah Artificial-Intelegence Mengancam Seni ? (Sumber : Dodi & Irfan) K ami, yaitu saya, Ami dan Irfan sering memdiskusikan topik-topik yang sedang viral, apakah itu politik, hukum, ekonomi, kesenian, kesehatan dll. Supaya kami tidak ketinggalan informasi. Kadang-kadang saya dan Ami diskusi lewat video call conference, karena Irfan kuliah di Yogya. Salah satu yang menjadi topik adalah sejauh apa AI (Artificial Intelegence) akan mempengaruhi kesenian, terutama seni lukis dan sketsa. Berdasarkan data US Career Institute, dari 65 jenis pekerjaan yang paling rendah terdampak resiko adanya AI dan Robot (65 jobswith thelowest risk of automation by AI and robots) makapekerja dan pengajar Art berada pada posisi nomor 21. Pekerja yang No. 1 paling rendah terdampak AI adalah para Perawat Kesehatan. Sedangkan Arsitek Lansekap No. 62. Apakah data-data itu akan konsisten sepanjang waktu kedepan? Apakah pekerja seni dan seni lukis khususnya masih tetap bisa <bebas dari kemajuan AI= ? sepertinya tidak. Block-diagram diatas adalah struktur umum AI. Masalahnya Machine Learning bisa berkembang sangat pesat kebidang-bidang manapun, seperti air mengalir mencari jalan keluarnya melalui celah-celah manapun. Diam-diam, dunia berlomba-lomba mengembangkan AI lebih cepat dari perkiraan. Apalagi di drive oleh kondisi geo-politik. Saat ini sudah ada aplikasi berbasis AI yang bisa menyaingi pekerja art, untuk membuat display-display advertising atau untuk maksud apapun. Jadi orang awampun bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk membuat gambar, atau lukisan, atau sketsa sesukahatinya, tinggal ketikkan perintah-perintahnya kemudian klik dan print. Bahkan perintahnyapun bisa tidak perlu diketik, berbicara saja ke lap-top nya, voice-nya akan di convert menjadi bentuk gambar yang diinginkan (dengan high quality image), misalkan kucing berwarnacoklat. Perintahkan lagi misal kucing lagi melompat, edit lagi misal mulutnya terbuka, background-nya taman dan seterusnya, dan seterusnya. Lalu kalau mau gambar itu bisa di convert jadi video yang life seperti film animasi. M ungkin orang yang menyukai originalitas lukisan masih ada. Namun jenis-jenis sapuan kuas cat pun bisa di digitalisasi sehingga menyamai aslinya, termasuk jenis-
169 jenis cat nya (cat air, minyak, akrilik). Dunia didepan akan berubah total. Semakin hari gap perbedaan antara karya manusia dan mesin semakin menipis hingga tidak bisa dibedakan, hal ini terbukti dengan SoraAI yang merupakan fitur Open AI yang bisa men-generate video/ foto dengan perintah text semau kita. Dahulu kami selalu bilang bahwa ada satu hal tidak dimiliki AI, tetapi dimiliki hanya oleh Manusia yaitu kreatifitas. Tetapi sekarang pertanyaannya bukan <apa hal yang AI tidak akan mampu melakukan?= tetapi, <kapan dan beberapa lama lagi ketika AI bisa melakukan itu.
170 AMI & KULINER (Bagian1. Kuliner di rumah sendiri) (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) K isah tentang Ami & Kuliner dibagi dalam 3 bagian cerita, Bag.1Kuliner di rumah sendiri, Bag, 2. Kuliner diluar rumah, dan Bag.3. Instagram Kuliner. Sejak ada aplikasi facebook, path, instagram dll. Orang bisa memanfaatkannya sebagai ruang untuk mengekspresikan dirinya. Demikian pula Ami , dengan jiwa seninya bisa berekspresi disitu. Salah satu kebutuhan primer manusia adalah makan dan minum. Kuliner bahkan telah berkembang menjadi life-style manusia. Ami yang gemar fotografi, sangat suka mengabadikan suasana kuliner yang indah dan unik. Kuliner tidak berarti harus berupa hidangan yang lux atau mahal, tapi bisa berupa teh, kopi, jajan pasar atau sekedar panganan yang sederhana seperti singkong dan jagung rebus sekalipun bisa dikemas dengan menarik. Ini bagian kuliner di rumah sendiri, lokasi bisa di ruang tamu, ruang makan, kamar, teras, taman, bahkan di dapur. Kegemaran ini bisa melatih kepekaan kita terhadap lingkungan, keindahan, menghargai sebuah proses kerja, proses bisnis, dan expertise. Ami suka memotret sajian kuliner, di rumah setiap ada makanan atau jajanan, baik yang dibuat sendiri maupun dibeli di pasar atau dari di toko kue, atau pemberian saudara dan sahabat, maka selalu difoto dahulu. Sebelumnya ditaruh dalam tata letak tetentu sesuai keinginan hatinya, secara estetik. Kadang dihiasi dengan bunga atau tanaman dari taman sendiri, atau dengan pernak-pernik milik Ami. Banyak sekali koleksi foto-foto kuliner yang dimiliki, dipilihkan beberapa foto untuk halaman tuisan ini. Disamping itu beberapa kuliner ada yang dibuat gambar sketsanya, bahkan menjadi desain kartu bergambar. Ami juga kerap menjamu rekanrekannya yang mengunjungi, menjadi kesempatan untuk memotret jamuannya. Sering juga Ia memotret makanan pemberian saudara atau rekannya, dan dikirimkan fotonya baik lewat wa ataupun diposting di medsos sebagai tanda apresiasi dan terimakasih. Pada saat menata kuliner untuk difoto, selalu muncul jiwa seninya, penataan diberi ornamen-ornamen tertentu, bisa berupa buku, tea-set, barang pecah-belah, lukisan, gambar sketsa tanaman dll. Puitisnya Ami, ada salah satu foto tentang kopi & cookies ditambahkan halaman buku yang tertulis <&.. Ada bumbu masakan yang membuat semua masakan terasa nikmat, Bumbu itu diberi nama <Bersyukur=.
171 Foto-foto Ami tentang kuliner di rumah sendiri.
172
173
174 Kuliner yang dibuat gambar sketsa. Semoga bisa dinikmati dan menginspirasi.
175 AMI & KULINER (Bag.3. M asakan Ami & I rfan) (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) T idak banyak yang tahu bahwa anak kami Irfan membuat instagram tentang masak memasak. Namanya @west_coastjkt, postingan pertama 15 Agustus 2020. Sudah ada 50 postingan, tetapi sengaja tidak terlalu dipromokan, makanya followernya Cuma kami-kami saja. Itu Cuma menyalurkan hobi memasak si Irfan, dan jugaIbunyajikasedangberkeinginan membuat masakan sendiri. Yang penting foto-fotonya dibuat bagus. Itu semua masakan mereka berdua. Jadi dokumentasi sudah lengkap tentang apa yang bisa dibuat Irfan dan Ibunya. Ini tujuannya karena diawal covid perlu aktifitas yang bermanfaat.
176 Apa saja sih yang pernah dibuat masakannya : 1. Lemon herbs roasted chicken (Irfan) 2. Pancake with maple syrup & fruit (Ami) 3. Dalgona Coffee (Ami) 4. Potato Gratin & Salad (Ami) 5. Apple Pie (Ami) 6. Steak marinated chicken with honey & soy sauce (Irfan) 7. Bread puddings with toppings (Ami) 8. Baked potato with broccoli & cheesse (Ami) 9. Beef tenderloin steak with black pepper (Irfan) 10. Nasi Kebuli ayam (Ami) 11. Bread pudding with cinnamon choco & brown sugar (Ami) 12. Beef teriyaki (Irfan) 13. Spagheti Bolognese (Irfan) 14. Banana Cake (Ami) 15. Pasta gravy with sausage (Irfan)
177 16. Beef steak (Irfan) 17. Beef lasagna (Ami) 18. Chocolate Cookies (Ami) 19. Strawberry pie (Ami) 20. Nasi biryani ayam (Irfan) 21. Mini Pizza (Ami) 22. Potato pancake (rosti) with Bradwurst (Irfan) 23. Grilled mozzarella beef bowl (Irfan) 24. Kue cubit (Ami) 25. Choco banana bread (Ami) 26. Baked dory fish with potato (Irfan) 27. Fried dory fish with broccoli potato (Ami) 28. Fudgie brownies (Ami) 29. Homemade quesadilla (Irfan) 30. Grilled lemon dory fish with spinach (Irfan) 31. Grilled salmon (Ami & Irfan) 32. Ikan dori cabe garam (Irfan) 33. Dory steam (Ami) Semoga bermanfaat dan menginspirasi.
178 Perjalanan ke Cina & Korea (Sumber : Dodi) P erjalanan ke China dan Korea disekitar tahun 2007 dan 2008. Kami belum menemukan foto-fotonya sampai saat ini, jadi hanya berupa tulisan pendek saja. Pada kepergian ini anak-anak saya titipkan pada Kakak Ami, Mbak Yayah, di Rawamangun. Waktu ke China, Dalam rangka tugas kantor berdua dengan GM PLN Regional Kalimantan. Posisi saya masih Senior Manager di Kantor Pusat. Kami mengajak isteri masing-masing untuk ikut pergi Dalam penerbangan menuju kota Cheng Du ibu kota Propinsi Szechuan. Ini di selatan , terkenal dengan propinsi dengan masakan yang lezat dan pedas. Dari Cheng Du, masih naik mobil lagi sekitar 3 jam melalui gunung-gunung dengan jalan berliku-liku. Suhu dingin karena musim gugur dan dataran tinggi. Kami menginap di kota kecil Zhi Gong, dimana akan mengunjungi sebuah pabrik isolator. Tempat ini memiliki 2 obyek wisata yang populer, yaitu yang pertama Musium Dynosaurus, karena memang tempat ditemukannya kerangka dynosaurus disana. Dan yang kedua, tempat pelestarian Panda, dengan taman-tamannya yang indah. Selesai urusan di Zhi Gong, kami kembali ke Cheng Du untuk semalam. Semua masakan luar biasa nikmat, dan tentunya pesan yang halal. Yang tidak terlupakan disini kami mencicipi masakan sup seperti kuah opor, yang didalamnya disajikan telinga kelinci. Rasanya seperti makan tulang rawan ayam. Ternyata Ami menyukainya. Keesokan harinya terbang ke lebih selatan lagi ke kota Zhen Zhen. Untuk wisata saja, sebelum kembali ke Jakarta. Pada tahun 2008, saya mendampingi 2 orang Deputi Direktur PLN Pusat bertugas ke Korea. Kesempatan ini juga mengajak para isteri. Di Seoul, menghadiri undangan KEPCO (Perusahaan Listrik Korea), dalam rangkaPower ElectricExhibition. Ami dan ibu-ibu lainnya berwisata melihat Istana Raja, pusat perbelanjaan di Myengdong dan Dongdaemon dll. Begitulah perjalanan singkat ke China dan Korea.
179 Ala Vintage Psychadelic (Sumber : Dodi) I rfan mulai kuliah off-linesemester 2 tahun 2022. Setelah kami antar keYogya bulan Mei 2022, kemudian kembali ke Jakarta hanya bertiga dengan Ihsan. Sepanjang perjalanan Ami kadang-kadang sudah mulai kangen sama Irfan karena ini untuk pertama kalinya kami melepas anak kuliah kost berbeda kota. Sementara Irfan terlihat semangat karena akan memulai pengalaman baru hidup mandiri di Yogya. Budenya Irfan, Bude Yayah selalu mengatakan Irfan itu adalah obatnya Ibu. Selama di Jakarta Ami sering minta video call dengan Irfan. Kami membuat WA grup bertiga. Saya dan Ami sering menyapa Irfan lewat WA. Maaf-maaf kalau Irfan terlambat merespon, kami suka tidak sabar dan langsung menelpon. Sementara Irfan kalau mulai boring di Yogya juga suka video-call kadang-kadang untuk diskusi tentang mata kuliah, tentang karakter dosen, teman kuliah, kuliner yogya, podcast yang menarik, atau diskusi politik dan lain-lain. Lama kelamaan terbiasa juga, saling menghubungi bilamana perlu saja, sehingga menghemat pulsa. Irfan tinggal di Apartemen milik Kakak Ami (Mbak Yayah). Irfan kadang-kadang pulang ke Jakarta kalau ada libur-libur antara jumat sampai senin. Kalau Irfan ke Jakarta, selalu kita jemput di Stasiun Gambir. Kemudian hari berikutnya, kadang kami berempat jalan-jalan, dan pada saat yang khusus kami mau quality time dengan Irfan, pergi bertiga, Ihsan di rumah ditemani Mbak Eka (ART pada saat itu). Suatu hari diliburan Natal & Tahun Baru 2023, kami bertiga pergi kesalah satu lokasi yang Irfan sukai yaitu Café Houma di Gunawarman. Sebuah café yang tidak terlalu besar, tetapi didalamnya interior bernuansa vintage psychadelic (kata Irfan), tamu bisa memilih vinyl (PH) untuk didengarkan dengan headset pada pemutar-pemutar vinyl yang banyak tersedia. Musiknya Jazzy. Setelah Irfan kembali ke Yogya, saya dan Ami berniat mendekorasi kamar Irfan di Cinere agar bisa bernuansa vintage psychedelic, walaupun dengan barang-barang dan pernak-pernik biasa yang kira-kira bisa menghadirkan suasana tersebut, dan itupun hanya disusun di sebah rak buku. Seperti dibawah inilah fotonya. Ketika Irfan pulang lagi ke Jakarta pada liburan semester 4 di Januari 2023, maka Ia lumayan surprise dengan suasana tersebut.
180 Rak di dekor Ami & Saya di akhir 20 22 Di tata ulang oleh I rfan di Feb 20 24
181 Singapura & Kuala Lumpur (Sumber : Dodi) S ebelum saya dan Ami menikah, Ami pernah diajak Keluarga Mas Kongko (Kakak No.2) jalan-jalan ke Singapura. Katanya untuk menjaga para keponakannya yang masih SD (Bayu & Galuh). Kebetulan saya temukan foto-fotonya seperti dibawah ini. Galuh saat ini tinggal di Singapura juga dengan suaminya dan ke empat orang anaknya. Sementara Bayu dengan istri dan kedua anaknya tinggal di Los Angelos bekerja di Telkom International. Kepergian ke Singapura juga pernah dilakukan beberapa kali setelah kami menikah, ada yang sewaktu saya bertugas ke Perancis tahun 2007, ke UBI-France sebuah unit Pemerintah Perancis yang mengundang Perusahaan Listrik dari ASEAN untuk menjelaskan investasi ketenagalistrikan disana. Kemudian sepulang dari Paris saya bertemu Ami dan anak-anak di Singapura. Selain itu pada tahun 2011, ke Singapura lagi berkaitan dengan tugas melihat uji pabrik untuk Digital Control PLTU. Pada tahun 2007 tersebut diatas, Ami ditemani Mbak Yayah, kedua putrinya Dita dan Rara. Saat ini Mbak Yayah dan Dita adalah Dosen di Universitas Trisakti, dan Rara adalah Dokter yang pernah bekerja di RSBunda Jakarta. Dita dan Rara sudah memiliki masing-masing 2 anak.
182 Selanjutnya saat ke Kuala Lumpur adalah Dalam rangka liburan.
183 Di KualaLumpur, Ami mengenal lebih dalam lagi tentangdesain Peranakan Style. Irfan dan Ihsan pada Maret 2025 ini akan berusia 21 tahun. Saat ini Irfan yang kuliah di UII Yogya sedang memulai magang di PT Telkom.
184 Ide Kreatif Menjelang Lebaran (Sumber : Dodi, Ihsan & Irfan) L ebaran, perayaan keagamaan yang juga membawa berkah bagi semua. Ami memanfaatkan momen itu sebaik-baiknya untuk kegiatan yang kreatif bisa membawa berkah. Membuat hampers (bingkisan lebaran), kartu lebaran, makanan dll. Bahkan pernah menjadikan tanaman sebagai hampers ketika masa covid terjadi booming membuat tanaman hias di rumah. Itu karena Ami punya kegemaran membuat gift wrapping, membuat sketsa, tanaman, dan simple cooking. Tanaman sebagai hampers (bingkisan Lebaran)
185 Bersama Tim Omah Padma membuat Kartu-kartu Lebaran
186 M embuat Amplop AngPau Lebaran
187 Pelajaran Yang Bisa Dipetik Dari Pengobatan (2021-2023) (Sumber : Dodi) Sebagai orang awam kedokteran, yang mendampingi isteri dari hari ke hari yang menjadi pasien Ca dari 2021 sampai dengan September 2023, dan ikut mempelajari karakter penyakitnya, maka pada akhir hayatnya tidak ada indikasi (radiologi maupun hispatologi) adanya metastase Ca. Pada Oktober 2023 terindikasi penurunan fungsi renal. Menurut hemat saya, pelajaran berharga yang bisa dipetik adalah sebagai berikut : 1. Deteksi dini Ca sangat penting. Pada akhirnya obat-obatan (termasuk khemoterapi dan radioterapi) juga membahayakan sel yang masih sehat, bahkan bisa berdampak ke organ-organ tubuh yang lain. 2. Penanganan Dokter terbaik adalah secara Tim. Termasuk ahli Radiologi. Bahkan Spesialis Bedah Onkologi sebaikya juga bekerjasama dengan Spesialis Penyakit Dalam Onkologi. Apalagi manakala ada metastase didalam tubuh. 3. Spesialis onkologi memberikan saran-saran intake (asupan) hanya secara global saja. Seharusnya juga ada Dokter Gizi yang yang mengetahui seluk beluk makanan yang cocok untuk penderita Ca. 4. Pendampingan keluarga sangat penting untuk ketenangan psikis. Pasien jangan terbebani hal-hal operasional, apalagi saat menjalani khemoterapi. Keluarga yang serumah harus terus menerus mempompakan semangat, mengingatkan jadwal kontrol ke dokter, jadwal tindakan yang akan diberikan dokter, memproses administrasi (Asuransi/ BPJS, Admission RS, Pengambilan obat, iter obat dll). Juga menyiapkan pertanyaan-pertanyaan saat kontrol dokter. Keluarga yang lain bisa memberikan dukungan psikis dan teknis. 5.Sangat baik jika Ada keluarga yang bisa selalu mendampingi termasuk mempelajari seluk beluk penyakit secara mendalam. Bisa memberikan second opinion dan bersifat kritis terhadap diagnose atau tindakan dokter dan Rumah Sakit. 6.Jika tidak ada ahli gizi yang mendampingi maka keluarga yang serumah harus mempelajari informasi yang valid tentang pola makan dan makanan yang baik. Keluarga yang lain bisa membantu mencarikan informasi.
188 7. Keluarga yang serumah membuat jadual makan hari per hari, dan mencatat kualitas makanan hari per hari. Sehingga bisa memastikan pola makan sudah baik. Sebisa mungkin pasien tidak perlu memikirkan lagi apa yang harus dimakan. Keluarga lain bisa membantu mencarikan informasi. 8.Pasien Ca perlu dibantu (oleh Keluarga yang serumah), dalam hal : a. Mengingatkan cek kesehatan secara berkala b. Menghindari lingkungan yang polutif c. Menghindari lingkungan dekat asap rokok d. Melakukan diet berimbang dan mengkonsumsi makanan sehat (low glucose, low fat, lemak, very low cafein, non process food, very-low red-meat, low glutamin, high anti oxidant, very-low dairy product, membatasi makanan yang dibakar, anti cancer food) e. Melakukan exercise tubuh secara proporsional (sinar matahari, udara segar dll). f. Memastikan tidak kelelahan dan istirahat cukup. g. Menghindarkan hal-hal yang bisa menggangu psikis dan membebani pikiran. Membantu mengelola stress. h. Membuat nyaman tempat tinggal atau kamar. i. Memberikan motivasi j. Membawa rekreasi k. Mengingatkan aspek spiritual 9.Jika mengalami kesulitan makan Dalam jangka yang panjang bisa jadi penyebabnya bukan masalah gastro. Bisa dari kegagalan fungsi renal (ginjal & saluran kencing). Salah satu indikasinya semua yang dimakan berbau dan berasa seperti zat kimia. Apalagi jika ada indikasi kencing tidak lancar. 10. Pasien yang mengkonsumsi obat-obatan berat sebaiknya selalu waspada terhadap dampaknya pada fungsi ginjal. Cek laboratorium sangat penting. 11. Seandainya diperlukan H emodialisis, sebaiknya tidak ditunda (kecuali kondisi jantung buruk, tensi tinggi). 12. Kegagalan fungsi renal bisa menyebabkan cairan (pleura) masuk organ lain, seperti thorax dan perut. Menyebabkan infeksi. Foto thorax amat penting, kemudian diperjelas dengan USG.
189 13.Saat rawat inap, memastikan istirahat tidak terganggu pembesuk, membatasi pembesuk. Memastikan visitnya dokter jaga, dokter spesialis. Memastikan perawat menjalankan tugasnya (tensi, nadi, suhu, saturasi, infus, obat, oksigen, lab, makanan, kebersihan kamar dll). NDALEM NITIHARJAN (Sumber : Dodi) N dalem Nitiharjan, salah satu tempat favorit Ami, milik Mbak Hanny seorang sahabatnya. Kalau Ami pergi ke Yogya pasti ingin mampir ke Ndalem Nitiharjan walaupun tidak menginap di penginapan itu, walaupun hanya untuk menyeruput kopi dan menikmati jajanan. Beberapa staf disana mengenal Ami dengan baik, karena Ami ikut merancang tamannya pada awal-awal dibangun, Sesudah itu pada tahu 2017, Ami pernah mengikuti acara semacam outing untuk para crafters (pencinta art-works) dengan tema <The Soulful Journey=. Letaknya di Desa Jowahan, dekat Candi Borobudur, Magelang. Jika menginap disitu, bisa menikmati pedesaan dengan mengendarai sepeda, melihat sawah-sawah, gunung Merapi & Merbabu dari kejauhan.