LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
JUMLAH 2,278,222,167.00 2,278,222,167.00 100.00 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
4) Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah
Disediakan untuk menganggarkan penerimaan daerah yang tidak termasuk dalam jenis
pajak dan pengelolaan keuangan daerah yang dipisahkan. Pos Pendapatan dari Lain-lain
PAD yang Sah terdiri dari:
a) Hasil Penjualan BMD yang tidak Dipisahkan
b) Jasa Giro;
c) Pendapatan Bunga;
d) Penerimaan atas Tuntutan Ganti Kerugian Keuangan Daerah
(TGR);
e) Penerimaan Komisi Potongan, atau Bentuk Lain
f) Pendapatan Denda dan Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan
g) Pendapatan Denda Pajak Daerah
h) Pendapatan Denda Retribusi Daerah
i) Pendapatan dari Pengembalian
j) Pendapatan Denda Pemanfaatan BMD yang tidak Dipisahkan
k) Pendapatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
pada Fasilitasi Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
l) Pendapatan Berdasarkan Putusan Pengadilan (Inkracht)
Perincian Pendapatan dari Lain-lain PAD yang Sah Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran
2021 direncanakan sebesar Rp. 8,631,273,911.00 dan terealisasi sebesar Rp. 11,508,947,947.35
atau mencapai 133,34 % sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI.
Tabel 1.28
Perincian Pendapatan dari Lain-lain PAD Yang Sah
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
I Hasil Penjualan BMD yang tidak Dipisahkan 1,002,654,953.00 2,064,574,291.00 99.00 17.94
1 Hasil Penjualan Peralatan dan Mesin 0.00 28,029,753.00 100.00 0.24
2 Hasil Penjualan Jalan, Jaringan, dan Irigasi 0.00 84,696,238.00 100.00 0.74
3 Hasil Penjualan Aset Lainnya 1,002,654,953.00 1,951,848,300.00 194.67 16.96
II Jasa Giro 1,767,872,893.00 3,657,333,688.00 206.88 31.78
4 Jasa Giro pada Kas Daerah 1,651,872,893.00 3,657,331,615.00 221.41 31.78
Bab 1 Pendahuluan 42
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
5 Jasa Giro pada Kas di Bendahara 116,000,000.00 2,073.00 0.00 0.00
1,500,000,000.00 995,833,328.00 66.39 8.65
III Pendapatan Bunga 1,500,000,000.00 8.65
995,833,328.00 66.39
6 Pendapatan Bunga atas Penempatan Uang 208,090,002.00 1.83
Pemerintah Daerah
24,700,002.00 0.24
IV Penerimaaan atas Tuntutan Ganti Kerugian 210,474,002.00 101.15
Keuangan Daerah 183,390,000.00
7 Tuntutan Ganti Kerugian Daerah terhadap 135,308,725.00 27,084,002.00 109.65
Bendahara
135,308,725.00
Tuntutan Ganti Kerugian Daerah terhadap 183,390,000.00 100.00 1.59
8 Pegawai Negeri Bukan Bendahara atau Pejabat 248,153,850.00
Lain 248,153,850.00
133,529,776.00
V Penerimaan Komisi, Potongan, atau Bentuk 136,557,125.00 100.92 1.19
Lain 57,440.00
1,400,377.00
9 Penerimaan Komisi, Potongan, atau Bentuk 136,557,125.00 100.92 1.19
Lain 0.00
849,725.00
VI Pendapatan Denda dan Keterlambatan 740,362.00 248,153,850.82 100.00 2.16
Pelaksanaan Pekerjaan 503,872.00
54,978,000.00
10 Pendapatan Denda atas Keterlambatan 248,153,850.82 100.00 2.16
Pelaksanaan Pekerjaan 75,000,000.00
29,000,000.00 0.13
VII Pendapatan Denda Pajak Daerah 29,000,000.00 14,387,361.00 10.77 0.01
1,023,663.00 1782.14 0.04
11 Pendapatan Denda Pajak Hotel 0.00 4,575,603.00 326.74 0.00
0.00 100.00 0.03
12 Pendapatan Denda Pajak Restoran 240,050,373.00 141,700.00 382.31 0.01
3,248,599.00 203.61 0.00
13 Pendapatan Denda Pajak Hiburan 69,000.00 1,507,422.00 100.00
0.03
14 Pendapatan Denda Pajak Reklame 236,923,247.00 503,872.00
15 Pendapatan Denda Pajak Penerangan Jalan
16 Pendapatan Denda Pajak Air Tanah
17 Pendapatan Denda Pajak Mineral Bukan 3,386,502.00 6.16
Logam dan Batuan
18 Pendapatan Denda Pajak Bumi dan Bangunan 0.00 (100.00) 0.00
Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) 0.22
0.22
VIII Pendapatan Denda Retribusi Daerah 25,007,240.00 86.23 0.00
24,929,240.00 85.96
19 Pendapatan Denda Retribusi Jasa Umum 100.00 0.00
12,000.00 5.78
20 Pendapatan Denda Retribusi Jasa Usaha
21 Pendapatan Denda Retribusi Perizinan 66,000.00 100.00
Tertentu
IX Pendapatan dari Pengembalian 665,089,126.00 277.06
Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan 69,000.00 100.00 0.00
22 Pembayaran Iuran Simpanan Peserta
Tabungan Perumahan Rakyat ASN
23 Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan 454,696,126.00 191.92 3.95
Pembayaran Gaji dan Tunjangan
Bab 1 Pendahuluan 43
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
24 Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan 3,058,126.00 5,155,000.00 168.57 0.04
Pembayaran Perjalanan Dinas 100.00 0.00
100.00 1.78
25 Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan 0.00 55,000.00
105.10 22.38
Pendapatan dari Pengembalian Kelebihan 0.00 205,114,000.00 105.10 22.38
26 Pembayaran Jaminan Kesehatan Nasional
0.00 0.00
(JKN) 0.00 0.00
100.00 7.96
X Pendapatan Denda Pemanfaatan BMD yang 2,450,439,216.00 2,575,363,812.31 100.00 7.96
tidak Dipisahkan 133.34 100.00
27 Pendapatan Denda Hasil dari Kerja Sama 2,450,439,216.00 2,575,363,812.31
Penyediaan Infrastruktur
Pendapatan Dana Kapitasi Jaminan 0.00 0.00
XI Kesehatan Nasional (JKN) pada Fasilitasi
Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
28 Pendapatan Dana Kapitasi JKN pada FKTP 0.00 0.00
XII Pendapatan Berdasarkan Putusan Pengadilan 916,174,123.00 916,174,123.22
(Inkracht)
29 Pendapatan Berdasarkan Putusan Pengadilan 916,174,123.00 916,174,123.22
(Inkracht)
JUMLAH 8,631,273,911.00 11,508,947,947.35
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
5.2. Pendapatan Transfer
Pendapatan transfer adalah dana yang bersumber dari pendapatan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada daerah untuk
mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dana
Perimbangan/Pendapatan Transfer merupakan penerimaan daerah sesuai dengan
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Pendapatan transfer ini terdiri atas: (1)
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat; (2) Pendapatan Transfer Antar Daerah. Pendapatan
transfer ini bertujuan untuk mengurangi ketimpangan sumber pendanaan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta mengurangi kesenjangan pendanaan
pemerintahan antar daerah. Penerimaan Pendapatan transfer pada Tahun Anggaran 2021
sebesar Rp. 945,895,173,019.00 dan dapat direalisasikan sebesar Rp. 838,928,902,411.00 atau
mencapai 88,69% sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Pendapatan transfer
Tahun Anggaran 2021 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1.29
Perincian Pendapatan Transfer Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Bab 1 Pendahuluan 44
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
1 Pendapatan Transfer 915,790,542,486.00 825,911,764,816.00 90.19 98.45
Pemerintah Pusat 30,104,630,533.00 13,017,137,595.00
945,895,173,019.00 838,928,902,411.00
2 Pendapatan Transfer Antar 43.24 1.55
Daerah
JUMLAH 88.69 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Rincian realisasi lebih lanjut dari masing-masing pendapatan (Transfer Pemerintah
Pusat, dan Transfer Antar Daerah adalah sebagai berikut :
1) Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat terdiri atas : (1) Dana Perimbangan; (2) Dana
Insentif Daerah (DID); (3) Dana Otonomi Khusus dan Dana Tambahan Infrastruktur; (4)
Dana Desa. Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Kabupaten Kaimana Tahun 2021
direncanakan sebesar Rp. 915,790,542,486.00 dan terealisasi sebesar Rp. 825,911,764,816.00
atau mencapai 90,19% dari target yang direncanakan sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI.
Rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat selengkapnya dapat dilihat pada tabel di
bawah ini.
Tabel 1.30
Perincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4)
(5) (6)
707,996,456,810.00
I Dana Perimbangan 57,173,702,810.00 717,706,152,675.00 101.37 86.90
568,163,328,000.00
1 Dana Transfer Umum- 76,454,435,037.00 133.72 9.26
Dana Bagi Hasil (DBH) 49,219,258,000.00
Dana Transfer Umum- 33,440,168,000.00 571,128,063,000.00 100.52 69.15
2 Dana Alokasi Umum 16,983,890,000.00
16,983,890,000.00
(DAU)
86,760,679,676.00
Dana Transfer Khusus- 44,476,242,971.00 90.36 5.39
3 Dana Alokasi Khusus
(DAK) Fisik
Dana Transfer Khusus- 25,647,411,667.00 76.70 3.11
4 Dana Alokasi Khusus
(DAK) Non Fisik
II Dana Insentif Daerah 16,983,890,000.00 100.00 2.06
(DID)
5 DID 16,983,890,000.00 100.00 2.06
Dana Otonomi
Khusus dan Dana
III Tambahan 91,221,722,141.00 105.14 11.04
Infrastruktur
Bab 1 Pendahuluan 45
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Dana Otonomi 0.00 89,962,017,000.00 100.00 10.89
6 Khusus-Provinsi
86,760,679,676.00 1,259,705,141.00 1.45 0.15
Papua Barat
Dana Tambahan 104,049,516,000.00 0.00 (100.00) 0.00
Infrastruktur dalam 104,049,516,000.00 0.00 (100.00) 0.00
7 rangka Otonomi 915,790,542,486.00 825,911,764,816.00 90.19 100.00
Khusus Provinsi
Papua Barat
IV Dana Desa
8 Dana Desa
JUMLAH
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
2) Pendapatan Transfer Antar Daerah
Pendapatan ransfer Antar Daerah terdiri atas; (1) Pendapatan Bagi Hasil; dan (2)
Bantuan Keuangan Khusus dari Pemerintah Provinsi dimana pada Tahun Anggaran 2021
direncanakan sebesar Rp. 30,104,630,533.00 dan dapat direalisasikan sebesar Rp.
13,017,137,595.00 atau mencapai 43,24% sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Rincian
Transfer Antar Daerah dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 1.31
Perincian Pendapatan Transfer Antar Daerah
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
10,204,630,533.00 13,017,137,595.00 127.56 100.00
I Pendapatan Bagi
Hasil
1 Pendapatan Bagi Hasil 100.00
Pajak 10,204,630,533.00 13,017,137,595.00 127.56
Bantuan Keuangan 19,900,000,000.00 0.00 (100.00) 0.00
II Khusus dari 19,900,000,000.00
Pemerintah Provinsi
Bantuan Keuangan
1 Khusus dari 0.00 (100.00) 0.00
Pemerintah Daerah
Provinsi
JUMLAH 30,104,630,533.00 13,017,137,595.00 43.24 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Bab 1 Pendahuluan 46
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
5.3. Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah
Penerimaan Pemerintah Kabupaten Kaimana yang bersumber dari Lain-lain
Pendapatan Daerah yang Sah terdiri atas: (1) Pendapatan Hibah yang meliputi Pendapatan
Hibah dari Badan/Lembaga/Organisasi Dalam Negeri; dan (2) Lain-lain Pendapatan Sesuai
dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang meliputi Lain-lain Pendapatan dan
Pendapatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Fasilitas Kesehatan
Tingkat Pertama (FKTP). Penerimaan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah pada Tahun
Anggaran 2021 direncanakan sebesar Rp. 23,988,140,649.00 dan terealisasi Rp. 5,701,681,682.00
atau 23,77% sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Lain-lain Pendapatan Daerah
yang Sah pada Tahun Anggaran 2021 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1.33
Perincian Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah Tahun Anggaran 2021
(un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
I Pendapatan Hibah 0.00 5,850,000.00 100.00 0.10
Pendapatan Hibah dari 0.00 5,850,000.00 100.00 0.10
1 Badan/Lembaga/ 23,988,140,649.00 5,695,831,682.00 23.74 99.90
Organisasi Dalam Negeri
Lain-lain Pendapatan
II Sesuai dengan Ketentuan
Peraturan Perundang-
Undangan
1 Lain-lain Pendapatan 8,675,507,467.00 0.00 (100.00) 0.00
Pendapatan Dana Kapitasi 5,312,633,182.00 5,695,831,682.00 107.21 99.90
Jaminan Kesehatan Nasional
2 (JKN) pada Fasilitas
Kesehatan Tingkat Pertama
(FKTP)
JUMLAH 23,988,140,649.00 5,701,681,682.00 23.77 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
6. Realisasi Belanja Menurut Jenis Belanja
Belanja daerah merupakan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh Pemerintah
Daerah untuk mendanai seluruh program/ kegiatan yang berdampak langsung maupun
tidak langsung terhadap pelayanan publik di daerah. Program/kegiatan dimaksud
dilaksanakan untuk pemerataan pendapatan serta pembangunan di berbagai sektor. Arah
kebijakan belanja daerah disusun berdasarkan prinsip-prinsip penganggaran berbasis
kinerja dengan memperhatikan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah serta prioritas
pembangunan yang sesuai dengan potensi dan permasalaannya.
Bab 1 Pendahuluan 47
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Komposisi Belanja Pemerintah Kabupaten Kaimana secara deskriptif dapat
diuraikan dan dijelaskan sebagai berikut :
a) Belanja Operasi terdiri atas : (1) Belanja Pegawai; (2) Belanja Barang dan Jasa; (3) Belanja
Hibah; dan (4) Belanja Bantuan Sosial.
b) Belanja Modal terdiri atas : (1) Belanja Modal Tanah; (2) Belanja Modal Peralatan dan
Mesin; (3) Belanja Modal Gedung dan Bangunan; (4) Belanja Modal Jalan, Jaringan dan
Irigasi; dan (5) Belanja Modal Aset Tetap Lainnya.
c) Belanja Tidak Terduga terdiri atas (1) Belanja Tidak Terduga.
d) Belanja Transfer terdiri atas (1) Belanja Bantuan Keuangan
Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Kaimana pada Tahun Anggaran 2021
dianggarkan sebesar Rp. 1,098,733,301,065.00 dan terealisasi sebesar Rp. 833,383,510,944.00
atau mencapai 75,85 % sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI yang perinciannya dapat
dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1.34
Komposisi Belanja Pemerintah Kabupaten Kaimana
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Operasi 657,858,834,546.00 520,104,773,893.00 79.06 62.41
2 Belanja Modal 250,788,977,756.00 227,891,959,282.00 90.87 27.35
3 Belanja Tidak Terduga 6,828,691,694.00 6,179,496,700.00 90.49 0.74
4 Belanja Transfer 183,256,797,069.00 79,207,281,069.00 43.22 9.50
JUMLAH 1,098,733,301,065.00 833,383,510,944.00 75.85 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Dengan demikian, ada sekitar 24,15 % dari target belanja yang tidak terserap di
dalam realisasi belanja Kabupaten Kaimana. Bila dicermati, tingkat penyerapan yang
kurang optimal bersumber pada :
a) Adanya tingkat efisiensi yang tinggi dalam implementasi kebijakan belanja di
Kabupaten Kaimana. Efisiensi terlihat pada karakter dan pola belanja daerah yang
sangat menekankan asas prudential dalam pengelolaan anggaran daerah. Selain itu,
karakter program kegiatan juga mempengaruhi tingkat efisiensi yang tinggi. Dalam
konteks ini, banyak karakter program kegiatan yang bisa diminimalisir
pembiayaannya, karena program tersebut hanya bersifat kelanjutan atau
pemeliharaan dari program di tahun anggaran sebelumnya.
Bab 1 Pendahuluan 48
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
b) Adanya refocusing anggaran/kegiatan dalam rangka memenuhi amanat Instruksi
Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran
serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Pandemi
Covid-19 serta Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/
PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun
Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus
Disease 2019 (Covid-19) dan Dampaknya.
c) Hambatan geografis dan alam. Diakui atau tidak, karakter geografis dan alam di
Kabupaten Kaimana juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi serapan
anggaran yang tidak optimal. Realita empiris memberikan fakta bahwa banyak
program kegiatan yang mengalami keterlambatan ataupun tidak dapat
dilaksanakan karena adanya hambatan geografis dan alam. Akibatnya sampai di
akhir tahun anggaran, berbagai kegiatan ini memunculkan daya serapan anggaran
yang kurang optimal dan menyisakan jumlah anggaran cukup signifikan.
d) Keterbatasan organisasi, manajemen, dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk
berdisiplin dalam menjalankan siklus penganggaran daerah di Kabupaten Kaimana.
Keterbatasan sering terpetakan melalui ketidaksinkronan kebijakan yang melahirkan
isu penganggaran, seperti: ketidaksinkronan pendekatan top down dan pendekatan
bottom up, ketidaksinkronan pendekatan politis dan pendekatan teknokratis
administratif, serta integrasi sistem perencanaan pembangunan daerah dengan
sistem perencanaan pembangunan nasional.
Jika dilihat dari komposisinya, belanja operasi memberikan kontribusi sebesar 62,41
% dari total belanja dan sisanya sebesar 27,35 % disumbangkan oleh belanja modal, sebesar
0,74 % disumbangkan oleh belanja tidak terduga serta 9,50 % disumbangkan oleh belanja
transfer. Adapun anggaran dan realisasi masing-masing belanja untuk Tahun Anggaran
2021 diuraikan sebagai berikut:
6.1. Belanja Operasi
Belanja Operasi adalah pengeluaran anggaran kegiatan sehari-hari pemerintah
daerah yang memberi manfaat jangka pendek. Belanja Operasi pada Tahun Anggaran 2021
dianggarkan sebesar Rp. 657,858,834,546.00 dan terealisasi sebesar Rp. 520,104,773,893.00
atau mencapai 79,06 % sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Belanja Operasi memberikan
kontribusi sebesar 62,41% dari total realisasi Belanja. Adapun perincian Belanja Operasi
Kabupaten Kaimana dapat dilihat pada Tabel berikut :
Tabel 1.35
Perincian Belanja Operasi Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Bab 1 Pendahuluan 49
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
1 Belanja Pegawai 281,655,084,565.00 213,783,988,571.00 75.90 41.10
2 Belanja Barang dan Jasa 329,655,611,981.00 269,980,303,622.00 81.90 51.91
3 Belanja Hibah 23,216,834,000.00 13,474,762,200.00 58.04 2.59
4 Belanja Bantuan Sosial 23,331,304,000.00 22,865,719,500.00 98.00 4.40
JUMLAH 657,858,834,546.00 520,104,773,893.00 79.06 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
1) Belanja Pegawai
Belanja ini digunakan untuk :
a) Belanja Gaji dan Tunjangan ASN
b) Belanja Tambahan Penghasilan ASN
c) Tambahan Penghasilan berdasarkan Pertimbangan Objektif Lainnya ASN
d) Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD
e) Belanja Gaji dan Tunjangan KDH/WKDH
f) Belanja Penerimaan LAinnya Pimpinan DPRD serta KDH/WKDH
g) Belanja Pegawai BOS.
Belanja Pegawai pada Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp.
281,655,084,565.00 dan terealisasi sebesar Rp. 213,783,988,571.00 atau mencapai 75,90%
sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja pegawai sesuai tabel berikut :
Tabel 1.36
Perincian Belanja Pegawai Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
129,359,893,463.00 124,064,878,244.00 95.91 58.03
1 Belanja Gaji dan
Tunjangan ASN
2 Belanja Tambahan 131,191,957,418.00 72,923,883,946.00 55.59 34.11
Penghasilan ASN
Tambahan 8,315,074,500.00 6,963,949,000.00 83.75 3.26
Penghasilan 9,559,886,390.00 9,058,495,448.00 94.76 4.24
3 berdasarkan
Pertimbangan Objektif
Lainnya ASN
4 Belanja Gaji dan
Tunjangan DPRD
Bab 1 Pendahuluan 50
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Gaji dan 318,975,794.00 281,181,933.00 88.15 0.13
5 Tunjangan KDH/
WKDH
Belanja Penerimaan
6 Lainnya Pimpinan 501,600,000.00 491,600,000.00 98.01 0.23
DPRD serta KDH/
WKDH
7 Belanja Pegawai BOS 2,407,697,000.00 0.00 (100.00) 0.00
JUMLAH 281,655,084,565.00 213,783,988,571.00 75.90 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
2) Belanja Barang dan Jasa
Belanja Barang pada Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp.
329,655,611,981.00 dan terealisasi sebesar Rp. 269,980,303,622.00 atau mencapai 81,90%
sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Barang dan Jasa sesuai tabel
berikut :
Tabel 1.37
Perincian Belanja Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Barang 112,307,741,951.00 100,543,261,050.00 89.52 37.24
2 Belanja Jasa 137,611,560,278.00 107,622,643,764.00 78.21 39.86
14,463,186,752.00 12,686,331,703.00 87.71 4.70
3 Belanja
Pemeliharaan
4 Belana Perjalanan 59,003,243,000.00 48,513,840,530.00 82.22 17.97
Dinas
Belanja Uang dan/
atau Jasa untuk
5 Diberikan kepada 721,213,000.00 614,226,575.00 85.17 0.23
Pihak Ketiga/
Pihak Lain/
Masyarakat
6 Belanja Barang dan 5,548,667,000.00 0.00 (100.00) 0.00
Jasa BOS
JUMLAH 329,655,611,981.00 269,980,303,622.00 81.90 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
3) Belanja Hibah
Belanja Hibah pada Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp. 23,216,834,000.00
dan dapat terealisasi sebesar Rp. 13,474,762,200.00 atau mencapai 58,04 % sebelum
dilakukan audit oleh BPK-RI. Belanja Hibah di tahun 2021 terdiri dari :
Bab 1 Pendahuluan 51
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
a) Belanja Hibah kepada Badan/Lembaga/Organisasi Kemasyarakatan yang
Berbadan Hukum Indonesia
b) Belanja Hibah Dana BOS
c) Belanja Hibah Bantuan Keuangan kepada Partai Politik
Perincian Belanja Hibah sesuai tabel berikut :
Tabel 1.38
Perincian Belanja Hibah Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
(1) (2) (3) (4) Angg. Total
(5) (6)
Belanja Hibah kepada
Badan, Lembaga,
1 Organisasi 17,162,664,000.00 12,704,608,000.00 74.02 94.28
Kemasyarakatan yang
Berbadan Hukum
Indonesia
2 Belanja Hibah Dana BOS 5,235,650,000.00 0.00 (100.00) 0.00
Belanja Hibah Bantuan 818,520,000.00 770,154,200.00 94.09 5.72
3 Keuangan kepada Partai
Politik
JUMLAH 23,216,834,000.00 13,474,762,200.00 58.04 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
4) Belanja Bantuan Sosial
Belanja Bantuan sosial tahun 2021 dianggarakan sebesar Rp. 23,331,304,000.00 dan
dapat terealisasi sebesar Rp. 22,865,719,500.00 atau mencapai 98,00% sebelum dilakukan
audit oleh BPK-RI. Belanja Bantuan Sosial di tahun 2021 terdiri dari :
a) Belanja Bantuan Sosial kepada Individu
b) Belanja Bantuan Sosial kepada Kelompok Masyarakat
c) Belanja Bantuan Sosial kepada Lembaga Non Pemerintahan (Bidang Pendidikan,
Keagamaam dan Bidang Lainnya)
Perincian Belanja Bantuan Sosial sesuai tabel berikut :
Bab 1 Pendahuluan 52
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Tabel 1.39
Perincian Belanja Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Bantuan Sosial kepada 4,198,600,000.00 4,114,100,000.00 97.99 17.99
Individu
2 Belanja Bantuan Sosial kepada 3,281,309,000.00 3,252,506,500.00 99.12 14.22
Kelompok Masyarakat
Belanja Bantuan Sosial kepada
3 Lembaga Non Pemerintahan 15,851,395,000.00 15,499,113,000.00 97.78 67.78
(Bidang Pendidikan, Keagamaan
dan Bidang Lainnya)
JUMLAH 23,331,304,000.00 22,865,719,500.00 98.00 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
6.2. Belanja Modal
Belanja Modal adalah pengeluaran Pemerintah Daerah yang digunakan untuk
perolehan aset tetap, aset tetap lainnya dan aset lainnya untuk keperluan kegiatan
penyelenggaraan pemerintahan daerah atau untuk dimanfaatkan oleh masyarakat umum.
Belanja Modal Kabupaten Kaimana Tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp. 250,788,977,756.00
dan terealisasi sebesar Rp. 227,891,959,282.00 atau mencapai 90,87% sebelum dilakukan
audit oleh BPK-RI. Belanja Modal sendiri memberikan kontribusi sebesar 27,35% dari total
realisasi Belanja. Adapun perincian Belanja Modal Kabupaten Kaimana dapat dilihat pada
Tabel berikut.
Tabel 1.41
Perincian Belanja Modal Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Modal Tanah 5,899,060,000.00 5,492,295,000.00 93.10 2.41
2 Belanja Modal Peralatan dan 35,334,881,903.00 27,891,702,552.00 78.94 12.24
Mesin
3 Belanja Modal Gedung dan 92,273,694,306.00 88,529,482,552.00 95.94 38.85
Bangunan
4 Belanja Modal Jalan, Jaringan 115,639,999,547.00 104,615,117,433.00 90.47 45.91
dan Irigasi
5 Belanja Modal Aset Tetap 1,641,342,000.00 1,363,361,745.00 83.06 0.60
Lainnya
JUMLAH 250,788,977,756.00 227,891,959,282.00 90.87 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Bab 1 Pendahuluan 53
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
1. Belanja Modal Tanah
Belanja Modal Tanah pada Tahun Anggaran 2021 dianggarakan sebesar Rp.
5,899,060,000.00 dan terealisasi Rp. 5,492,295,000.00 atau mencapai 93,10% sebelum
dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Modal Tanah sesuai tabel berikut :
Tabel 1.42
Perincian Belanja Modal Tanah Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Modal Tanah 5,899,060,000.00 5,492,295,000.00 93.10 100.00
JUMLAH 5,899,060,000.00 5,492,295,000.00 93.10 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
2. Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Belanja Modal Peralatan dan Mesin pada Tahun Anggaran 2021 dianggarakan
sebesar Rp. 35,334,881,903.00 dan terealisasi Rp. 27,891,702,552.00 atau mencapai 78,94%
sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Modal Peralatan dan Mesin sesuai
tabel berikut :
Tabel 1.43
Perincian Belanja Modal Peralatan dan Mesin
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4)
(5) (6)
1 Belanja Modal Alat 2,240,937,999.00 2,064,030,000.00 92.11 7.40
Besar
2 Belanja Modal Alat 4,934,415,000.00 2,604,487,245.00 52.78 9.34
Angkutan
3 Belanja Modal Alat 416,255,000.00 405,535,000.00 97.42 1.45
Bengkel dan Alat Ukur
4 Belanja Modal Alat 241,357,000.00 221,835,000.00 91.91 0.80
Pertanian
Belanja Modal Alat 5,346,233,500.00 4,268,854,058.00 79.85 15.31
5 Kantor dan Rumah
Tangga
Belanja Modal Alat 3,328,142,903.00 2,931,281,195.00 88.08 10.51
6 Studio, Komunikasi,
dan Pemancar
Bab 1 Pendahuluan 54
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Modal Alat 9,302,978,041.00 8,103,679,644.00 87.11 29.05
7 Kedokteran dan 3.12
10.87
Kesehatan 2.58
1.21
8 Belanja Modal Alat 1,068,059,000.00 869,884,153.00 81.45 0.46
Laboratorium 2.01
5.90
9 Belanja Modal 3,154,337,710.00 3,030,603,842.00 96.08 0.00
Komputer 100.00
10 Belanja Modal Alat 886,188,500.00 718,839,000.00 81.12
Eksplorasi
Belanja Modal Alat 614,070,000.00 337,996,000.00 55.04
11 Produksi, Pengolahan,
dan Pemurnian
12 Belanja Modal Alat 155,274,000.00 127,950,000.00 82.40
Bantu Eksplorasi
13 Belanja Modal Alat 563,595,000.00 559,727,415.00 99.31
Keselamatan Kerja
14 Belanja Modal Rambu- 1,672,022,250.00 1,647,000,000.00 98.50
Rambu
Belanja Modal 1,411,016,000.00 0.00 0.00
15 Peralatan dan Mesin
BOS
JUMLAH 35,334,881,903.00 27,891,702,552.00 78.94
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
3. Belanja Modal Gedung dan Bangunan
Belanja Modal Gedung dan Bangunan pada Tahun Anggaran 2021 dianggarakan
sebesar Rp. 92,273,694,306.00 dan terealisasi Rp. 88,529,482,552.00 atau mencapai 95,94%
sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Modal Gedung dan Bangunan
sesuai tabel berikut :
Tabel 1.44
Perincian Belanja Modal Gedung dan Bangunan
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Modal 91,683,154,686.00 87,943,634,152.00 95.92 99.34
Bangunan Gedung
2 Belanja Modal Tugu 590,539,620.00 585,848,400.00 99.21 0.66
Titik Kontrol/Pasti
JUMLAH 92,273,694,306.00 88,529,482,552.00 95.94 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Bab 1 Pendahuluan 55
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
4. Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi
Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi pada Tahun Anggaran 2021 dianggarakan
sebesar Rp. 115,639,999,547.00 dan terealisasi Rp. 104,615,117,433.00 atau mencapai 90,47%
sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi
sesuai tabel berikut :
Tabel 1.45
Perincian Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.)
(1) (2) (3) (Rp.) Angg. Total
(4) (5) (6)
103,696,118,375.00
1 Belanja Modal Jalan 95,469,283,104.00 92.07 91.26
dan Jembatan
2 Belanja Modal 3,142,704,582.00 2,542,659,813.00 80.91 2.43
Bangunan Air
3 Belanja Modal 8,801,176,590.00 6,603,174,516.00 75.03 6.31
Instalasi
JUMLAH 115,639,999,547.00 104,615,117,433.00 90.47 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
5. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya
Belanja Modal Aset Tetap Lainnya pada Tahun Anggaran 2021 dianggarakan sebesar
Rp. 1,641,342,000.00 dan terealisasi Rp. 1,363,361,745.00 atau mencapai 83,06% sebelum
dilakukan audit oleh BPK-RI. Perincian Belanja Modal Aset Tetap Lainnya sesuai tabel
berikut :
Tabel 1.46
Perincian Belanja Modal Aset Tetap Lainnya
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Modal Bahan 667,252,000.00 637,477,000.00 95.54 46.76
Perpustakaan 785,000,000.00 725,884,745.00 92.47 53.24
2 Belanja Modal Aset
Tidak Berwujud
3 Belanja Modal Aset 189,090,000.00 0.00 0.00 0.00
Tetap Lainnya BOS
JUMLAH 1,641,342,000.00 1,363,361,745.00 83.06 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
Bab 1 Pendahuluan 56
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
6.3. Belanja Tidak Terduga
Belanja Tidak Terduga adalah pengeluaran anggaran untuk kegiatan yang sifatnya
tidak biasa dan tidak diharapkan berulang seperti penanggulangan bencana alam, bencana
sosial, dan pengeluaran tidak terduga lainnya yang sangat diperlukan dalam rangka
penyelenggaraan kewenangan pemerintah pusat/daerah. Penggunaannya dapat
dikategorikan untuk keadaan darurat atau keperluan lain yang mendesak. Dengan
demikian keadaan darurat dan keperluan lain yang mendesak ini dapat dilaksanakan
untuk Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Belanja Tak Terduga Kabupaten
Kaimana Tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp. 6,828,691,694.00 dan terealisasi sebesar Rp.
6,179,496,700.00 atau mencapai 90,49% sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Belanja Tak
Terduga sendiri memberikan kontribusi sebesar 0,47 % dari total realisasi belanja. Perincian
belanja tidak terduga dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 1.47
Perincian Belanja Tidak Terduga
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(1) (2) (Rp.) (Rp.) Angg. Total
(3) (4)
(5) (6)
1 Belanja Tidak Terduga 6,828,691,694.00 6,179,496,700.00 90.49 100.00
JUMLAH 6,828,691,694.00 6,179,496,700.00 90.49 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
6.4. Belanja Transfer
Belanja Transfer adalah pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah
kepada Pemerintah daerah lainnya atau pengeluaran anggaran dari pemerintah daerah
kepada pemerintah desa. Belanja transfer Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2021
dianggarkan sebesar Rp. 183,256,797,069.00 dan terealisasi Rp. 79,207,281,069.00 atau
mencapai 43,22% sebelum dilakukan audit oleh BPK-RI. Belanja Transfer memberikan
kontribusi sebesar 9,50% dari total realisasi belanja. Perincian belanja transfer disajikan
seperti pada tabel berikut :
Bab 1 Pendahuluan 57
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Tabel 1.48
Perincian Belanja Transfer
Tahun Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.)
Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Belanja Bantuan Keuangan 183,256,797,069.00 79,207,281,069.00 43.22 100.00
JUMLAH 183,256,797,069.00 79,207,281,069.00 43.22 100.00
Sumber : BPKAD, Tahun 2022
7. Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan
Pembiayaan Daerah adalah transaksi keuangan untuk menutup defisit anggaran
atau untuk memanfaatkan surplus. Defisit atau surplus terjadi apabila ada selisih antara
anggaran pendapatan daerah dan belanja daerah. Pembiayaan disediakan untuk
menganggarkan setiap pengeluaran yang akan diterima kembali dan/atau penerimaan
yang perlu dibayar kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada
tahun anggaran berikutnya. Dalam penganggarannnya, Pembiayaan Daerah dibagi dalam
2 bagian yaitu Penerimaan Pembiayaan Daerah dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah.
Realisasi pembiayaan tahun 2021 dapat dilihat dalam tabel berikut:
Tabel 1.49
Perincian Realisasi Pembiayaan Menurut Jenis Pembiayaan Tahun
Anggaran 2021 (un-audited)
No Uraian Anggaran Realisasi % Dari
(Rp.) (Rp.) Angg. Total
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
102,416,439,219.00 0.00 0.00 0.00
Sisa Lebih
I Perhitungan Anggaran
Tahun Anggaran
Sebelumnya
Sisa Lebih Perhitungan 102,416,439,219.00 0.00 0.00 0.00
1 Anggaran Tahun
Anggaran sebelumnya
Sumber : BPKAD, Tahun 2021
Bab 1 Pendahuluan 58
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
BAB II
PERUBAHAN PENJABARAN ANGGARAN
PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
Sebagaimana ketentuan dalam Permendagri Nomor 26 Tahun 2021 tentang
perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2020, penyesuaian
alokasi anggaran pendapatan, belanja, dan pembiayaan dilakukan melalui perubahan
peraturan kepala daerah mengenai penjabaran APBD, perubahan perkada dimaksud
dicantumkan Peraturan Daerah Kabupaten Kaimana Nomor 9 Tahun 2021 tentang
Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kaimana Tahun
Anggaran 2021, Peraturan Bupati Kaimana Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penjabaran
Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kaimana Tahun
Anggaran 2021 dan Surat Keputusan Bupati Kaimana Nomor 900/113/X/Tahun 2021
tentang Pengesahan Dokumen Pelaksana Anggaran Perubahan Organisasi Perangkat
Daerah (DPAP-OPD) Tahun Anggaran 2021.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,
belanja daerah digunakan untuk mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan
konkuren yang menjadi kewenangan daerah dan pelaksanaan tugas organisasi yang
ditetapkan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Belanja daerah tersebut
diprioritaskan untuk mendanai urusan pemerintahan wajib terkait pelayanan dasar
yang ditetapkan dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), sebagaimana diatur dalam
Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal serta
berpedoman pada standar teknis dan harga satuan yang berlaku di daerah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selanjutnya, belanja daerah untuk urusan pemerintahan wajib yang tidak terkait
dengan pelayanan dasar dan urusan pemerintahan pilihan berpedoman pada analisis
standar belanja dan standar harga satuan yang berlaku di daerah. Berkaitan dengan itu,
belanja daerah tersebut juga harus mendukung target capaian prioritas pembangunan
nasional dimana penggunaan APBD harus lebih fokus terhadap kegiatan yang
berorientasi produktif dan memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas sumber
daya manusia, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah daerah menetapkan target capaian kinerja setiap belanja, baik dalam
konteks daerah, satuan kerja perangkat daerah, maupun program dan kegiatan, yang
bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran dan memperjelas
efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Program dan kegiatan harus
memberikan informasi yang jelas dan terukur serta memiliki korelasi langsung dengan
Bab 2 Perubahan Penjabaran 59
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
keluaran yang diharapkan dari program dan kegiatan dimaksud ditinjau dari aspek
indikator, tolok ukur dan target kinerjanya.
Berdasarkan ketentuan Peraturan Meneteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020
tentang pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021, disebutkan bahwa
penyusunan APBD didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:
1) sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangan daerah dan kemampuan pendapatan daerah;
2) tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-
undangan yang lebih tinggi;
3) berpedoman pada RKPD, KUA dan PPAS;
4) tepat waktu, sesuai dengan tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan dalam
peraturan perundang-undangan;
5) transparan, untuk memudahkan masyarakat mengetahui dan mendapatkan
akses informasi seluas-luasnya tentang APBD;
6) partisipatif, dengan melibatkan masyarakat; dan
7) tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien,
ekonomis, efektif, bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan,
kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.
Pada tahun ke dua masa pandemic covid-19 yang merupakan bencana non alam
berdampak terhadap kinerja perekonomian yang melambat baik secara nasional
maupun di daerah termasuk kondisi perekonomian di Kabupaten Kaimana yang juga
mengalami tekanan sebagai dampak penyebaran Covid-19. Adanya penerapan
kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membatasi mobilisasi manusia
maupun barang tentunya menimbulkan efek yang luas. Dampak penanganan Covid-19
tidak hanya mengganggu mobilitas manusia dan barang, melainkan juga akan
memberikan efek lanjutan terhadap perekonomian seperti berkurangnya tenaga kerja
dan pendapatan yang selanjutnya akan mendorong tertahannya konsumsi yang
akhirnya mendorong lesunya perekonomian. Hal lain yang dapat terjadi adalah
penurunan permintaan domestic akan direspon oleh tertahannya minat investor untuk
merealisasikan investasinya yang pada akhirnya akan berdampak terhadap kinerja
perekonomian daerah di tahun 2021.
Dari sisi sectoral, kategori lapangan usaha perdangangan besar eceran serta
bengkel mobil dan sepeda motor menjadi sector terbesar yang terdampak akibat
kebijakan penanganan Covid-19. Terbatasnya mobilitas barang dan jasa mendorong
terganggunya supply dan demand. Sementara penurunan kinerja akomodasi dan
makan minum, jasa hiburan dan wisata dipengaruhi oleh penurunan kunjungan wisata
dan aktivitas bepergian sebagai imbas pemberlakuan social distancing dan work from
home. Kebijakan social distancing merubah pola hidup masyarakat yang mulanya
banyak melakukan aktivitas keluar/bepergian tentunya berimbas terhadap kinerja
Bab 2 Perubahan Penjabaran 60
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
pada sector transportasi sebagai contoh sederhana kebiasaan makan ditempat berubah
menjadi permintaan delivery.
Bila dibandingkan dengan kinerja lapangan usaha jasa kesehatan dan lapangan
usaha komunikasi dan informasi, ditengah besarnya dampak pandemic Covid-19 maka
kedua lapangan usaha ini masih bertahan kinerjanya terhadap perekonomian. Hal ini
ditandai dengan tingginya tingkat permintaan jasa kesehatan seperti jasa perawatan,
obat-obatan serta alat kesehatan sebagai aksi penanganan Covid-19. Begitu pula dengan
tingginya permintaan akan kebutuhan kuota internet selama masa bekerja dan belajar
di rumah turut meningkatkan kinerja lapangan usaha komunikasi dan informasi.
Hal ini memberikan konsekuensi perlu dilakukannya langkah-langkah cepat,
tepat, fokus, terpadu dan sinergis dalam upaya percepatan penanganan Covid-19.
Kebijakan Pemerintah dalam penanganan wabah pandemi Covid-19 adalah melakukan
upaya-upaya penanganan yang diprioritaskan pada:
1) Penanganan Kesehatan, yang meliputi:
a. Penyediaan sarana prasarana kesehatan;
b. Penyediaan sarana fasilitas kesehatan;
c. Penyediaan tenaga kesehatan/medis yang potensial;
d. Penyemprotan disinfektan;
e. Penyediaan ruang isolasi bagi pasien;
f. Pemeriksaan laboratorium bagi masyarakat yang
berpotensi terjangkit Covid-19;
g. Pengadaan alat dan bahan evakuasi korban;
h. Penanganan jenazah;
i. Penanganan kesehatan lainnya.
2) Penanganan Dampak Ekonomi, antara lain:
a. Pengadaan bahan pangan dan bahan kebutuhan pokok dalam rangka
menjaga ketahanan pangan daerah dan menekan dampak panic buying
b. Pemberian stimulus berupa penguatan modal usaha kepada pelaku
UMKM dan mikro yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19;
3) Penyediaan social safety net/jaring pengaman sosial antara lain: pemberian
Hibah/Bansos dalam bentuk uang dan/atau barang secara memadai.
4) Penyesuaian dan penataan kembali terkait dengan rasionalisasi/ perubahan
rincian belanja di beberapa perangkat daerah terkait dengan percepatan
penanganan Corona Virus Disease (Covid 19) sesuai dengan PMK Nomor 94/
PMK.07/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor
17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa
Bab 2 Perubahan Penjabaran 61
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka Mendukung Penanganan Pandemi
Corona Virus;
A. Perubahan Pendapatan Daerah
Pendapatan Daerah pada Tahun Anggaran 2021 mengalami perubahan
dengan berdasarkan pada:
1. Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2020 tentang Rincian Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2021;
2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penetapan Kurang
Bayar, Lebih Bayar, dan Alokasi Sementara Kurang Bayar Dana Bagi Hasil pada
Tahun 2021;
3. Peraturan Menteri Keuangan No. 94 Tahun 2021 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan
Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka
Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan
Dampaknya;
4. Peraturan Menteri Keuangan No. 160 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana
Insentif Daerah;
5. Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kaimana yang terkontraksi pada angka
-2,09%, yang berdampak pada daya beli masyarakat Kabupaten Kaimana,
sehingga berpengaruh pada penerimaan Pendapatan Asli Daerah.
Mempertimbangkan hal-hal tersebut, maka dirasa perlu adanya perubahan
kebijakan pendapatan daerah Kabupaten Kaimana tahun 2021 sebagai berikut:
1. Penyesuaian target pendapatan dengan regulasi dari Pemerintah Pusat dan
Pemerintah Provinsi terkait penanganan pandemi Covid-19;
2. Pengembangan efisiensi dan transparan;
3. Mengembangkan konsep pelayanan yang berbasis Teknologi Informasi melalui
penyederhanaan system dan prosedur serta memberikan alternatif model
layanan pembayaran kepada masyarakat;
4. Optimalisasi PAD sebagai upaya membangun kemandirian keuangan daerah
melalui usaha intensifikasi dan ekstensifikasi Pajak dan Retribusi Daerah;
5. Peningkatan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi
terkait penerimaan dana Perimbangan dan sumber-sumber penerimaan dari
sector lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Pendapatan Daerah pada saat penyusunan Perubahan APBD 2021,
mengalami perubahan semula sebesar Rp.1.017.687.525.463,- menjadi
Rp.996.316.861.846,- mengalami penurun sebesar Rp.21.370.663.617,- atau -2,10 %
yang meliputi :
Bab 2 Perubahan Penjabaran 62
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
a) Pendapatan Asli Daerah mengalami perubahan dari Rp.40.035.015.268,- menjadi
Rp.26.433.548.178,- mengalami penurun sebesar Rp.13.601.467.090,- atau
-33,97%;
b) Pendapatan Transfer (Dana Perimbang) mengalami perubahan dari
Rp.977.652.510.195,- menjadi Rp.945.895.173.019,- mengalami penurunan
sebesar Rp. 31.757.337.176,- atau -3,25%
c) Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah mengalami Perubahan dari Rp. 0,-
menjadi Rp.23.988.140.649,- mengalami kenaikan sebesar Rp.23.988.140.649,-
atau 100%.
Adapun perubahan pendapatan daerah tahun 2021 dapat dilihat secara rinci pada
tabel 2.1 sebagai berikut :
Tabel 2.1
Ringkasan Perubahan Penjabaran APBD berdasarkan rincian objek Pendapatan
Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2021
Jumlah (Rp.) Bertambah/
(Berkurang)
Uraian Sebelum Sesudah %
Perubahan Perubahan 4
1 5
23 (2.10)
PENDAPATAN DAERAH
1,017,687,525,463.00 996,316,861,846.00 (21,370,663,617.00) (33.97)
PENDAPATAN ASLI DAERAH
(PAD) 40,035,015,268.00 26,433,548,178.00 (13,601,467,090.00) 0.18
Pajak Daerah 0.00
Pajak Hotel 6,044,888,500.00 6,055,852,100.00 10,963,600.00 0.00
Pajak Hotel 478,000,000.00 0.00
Pajak Wisma Pariwisata 98,000,000.00 478,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Rumah Kos dengan Jumlah 350,000,000.00
Kamar Lebih dari 10 (Sepuluh) 98,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Restoran 0.00
Pajak Restoran dan Sejenisnya 350,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Rumah Makan dan Sejenisnya 0.00
Pajak Kafetaria dan Sejenisnya 30,000,000.00 30,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Warung dan Sejenisnya 0.00
Pajak Jasa Boga/Katering dan 980,700,000.00 980,700,000.00 0.00
Sejenisnya 20,000,000.00 20,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Hiburan 38,500,000.00 38,500,000.00 0.00 0.00
Pajak Diskotik, Karaoke, Klub Malam, 4,200,000.00 4,200,000.00 0.00
dan Sejenisnya 80,000,000.00 80,000,000.00 0.00 0.00
Pajak Permainan Biliar dan Bowling 0.00
Pajak Panti Pijat, Refleksi, Mandi 838,000,000.00 838,000,000.00 0.00
Uap/Spa dan Pusat Kebugaran 0.00
(Fitness Center) 65,500,000.00 65,500,000.00 0.00 0.00
Pajak Reklame
Pajak Reklame Papan/Billboard/ 60,500,000.00 60,500,000.00 0.00 0.00
Videotron/ Megatron 0.00
Pajak Reklame Kain 2,500,000.00 2,500,000.00 0.00 0.00
Pajak Reklame Berjalan 0.00
Pajak Penerangan Jalan 2,500,000.00 2,500,000.00 0.00
Pajak Penerangan Jalan Dihasilkan 0.00
Sendiri 97,876,000.00 97,876,000.00 0.00 77.05
Pajak Penerangan Jalan Sumber Lain 77.05
Pajak Air Tanah 61,976,000.00 61,976,000.00 0.00 0.00
Pajak Air Tanah
Pajak Mineral Bukan Logam dan 23,000,000.00 23,000,000.00 0.00 0.00
Batuan 12,900,000.00 12,900,000.00 0.00 0.00
Pajak Pasir dan Kerikil 1,263,582,500.00 1,263,582,500.00 0.00
Pajak Tanah Liat
26,292,500.00 26,292,500.00 0.00
1,237,290,000.00 1,237,290,000.00 0.00
14,230,000.00 25,193,600.00 10,963,600.00
14,230,000.00 25,193,600.00 10,963,600.00
575,000,000.00 575,000,000.00 0.00
155,000,000.00 155,000,000.00 0.00
50,000,000.00 50,000,000.00 0.00
Bab 2 Perubahan Penjabaran 63
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pajak Mineral bukan Logam dan 370,000,000.00 370,000,000.00 0.00 0.00
Batuan Lainnya
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan 1,746,000,000.00 1,746,000,000.00 0.00 0.00
dan Perkotaan (PBBP2) 1,746,000,000.00 1,746,000,000.00
PBBP2 0.00 0.00
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan 824,000,000.00 824,000,000.00 0.00 0.00
Bangunan (BPHTB) 354,000,000.00 354,000,000.00
BPHTB-Pemindahan Hak 470,000,000.00 470,000,000.00 0.00 0.00
BPHTB-Pemberian Hak Baru 14,978,200,000.00 9,468,200,000.00 0.00 0.00
(36.79)
Retribusi Daerah 13,908,000,000.00 7,398,000,000.00 (5,510,000,000.00)
(46.81)
Retribusi Jasa Umum 12,785,000,000.00 6,275,000,000.00 (6,510,000,000.00)
(50.92)
Retribusi Pelayanan Kesehatan 120,000,000.00 120,000,000.00 (6,510,000,000.00)
Retribusi Pelayanan Persampahan/ 127,000,000.00 127,000,000.00 0.00 0.00
Kebersihan 852,500,000.00 852,500,000.00
Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi 0.00 0.00
Jalan Umum 2,500,000.00 2,500,000.00 0.00 0.00
Retribusi Pelayanan Pasar
Retribusi Penggantian Biaya Cetak 6,000,000.00 6,000,000.00 0.00 0.00
Peta
15,000,000.00 15,000,000.00 0.00 0.00
Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang 303,000,000.00 303,000,000.00
195,500,000.00 195,500,000.00 0.00 0.00
Retribusi Pengawasan dan 15,000,000.00 15,000,000.00 0.00 0.00
Pengendalian Menara Telekomunikasi 65,000,000.00 65,000,000.00
Retribusi Jasa Usaha 20,000,000.00 20,000,000.00 0.00 0.00
Retribusi Pemakaian Kekayaan 0.00 0.00
Daerah 7,500,000.00 7,500,000.00 0.00 0.00
Retribusi Terminal 767,200,000.00 1,767,200,000.00
Retribusi Tempat Khusus Parkir 195,000,000.00 0.00 0.00
Retribusi Tempat Rekreasi dan 195,000,000.00 0.00 0.00
Olahraga 0.00 1,000,000,000.00
Retribusi Penjualan Produksi Usaha 1,000,000,000.00 130.34
Daerah 0.00 0.00
Retribusi Perizinan Tertentu 100.00
Retribusi Izin Mendirikan Bangunan 1,000,000,000.00
Retribusi Izin Tempat Penjualan
Minuman Beralkohol 5,000,000.00 5,000,000.00 0.00 0.00
Retribusi Izin Trayek untuk 497,000,000.00 497,000,000.00 0.00 0.00
Menyediakan Pelayanan Angkutan 70,200,000.00 70,200,000.00 0.00 0.00
Umum
Retribusi Izin Usaha Perikanan 1,727,900,241.00 2,278,222,167.00 550,321,926.00 31.85
Retribusi Perpanjangan Izin 1,727,900,241.00 2,278,222,167.00 550,321,926.00 31.85
Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing
(IMTA) 1,727,900,241.00 2,278,222,167.00 550,321,926.00 31.85
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah
yang Dipisahkan 17,284,026,527.00 8,631,273,911.00 (8,652,752,616.00) (50.06)
Bagian Laba yang Dibagikan kepada 0.00 1,002,654,953.00 1,002,654,953.00 100.00
Pemerintah Daerah (Dividen) atas 0.00 1,002,654,953.00 1,002,654,953.00
Penyertaan Modal pada BUMD 1,767,872,893.00 100.00
Bagian Laba yang Dibagikan kepada 5,464,104,346.00 1,651,872,893.00 (3,696,231,453.00) (67.65)
Pemerintah Daerah (Dividen) atas 1,651,872,893.00 0.00
Penyertaan Modal pada BUMD 116,000,000.00 0.00 0.00
(Lembaga Keuangan) 116,000,000.00 0.00 0.00
Lain-lain PAD yang Sah 3,696,231,453.00 (3,696,231,453.00) (100.00)
Hasil Penjualan BMD yang Tidak 1,500,000,000.00
Dipisahkan 7,903,407,881.00 (6,403,407,881.00) (81.02)
Hasil Penjualan Aset Lainnya 1,500,000,000.00
7,903,407,881.00 (6,403,407,881.00) (81.02)
Jasa Giro 208,090,002.00 208,090,002.00
0.00 100.00
Jasa Giro pada Kas Daerah 24,700,002.00 24,700,002.00
Jasa Giro pada Kas di Bendahara 0.00 100.00
Jasa Giro Dana Kapitasi pada FKTP
Pendapatan Bunga
Pendapatan Bunga atas Penempatan
Uang Pemerintah Daerah
Penerimaan atas Tuntutan Ganti
Kerugian Keuangan Daerah
Tuntutan Ganti Kerugian Daerah
terhadap Bendahara
Bab 2 Perubahan Penjabaran 64
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Tuntutan Ganti Kerugian Daerah 0.00 183,390,000.00 183,390,000.00 100.00
terhadap Pegawai Negeri Bukan
Bendahara atau Pejabat Lain 0.00 135,308,725.00 135,308,725.00 100.00
Penerimaan Komisi, Potongan, atau
Bentuk Lain 0.00 135,308,725.00 135,308,725.00 100.00
Penerimaan Komisi, Potongan, atau
Bentuk Lain 0.00 248,153,850.00 248,153,850.00 100.00
Pendapatan Denda atas
Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 0.00 248,153,850.00 248,153,850.00 100.00
Pendapatan Denda atas 129,978,000.00 133,529,776.00 3,551,776.00
Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan 57,440.00 2.73
Pendapatan Denda Pajak Daerah 0.00 57,440.00 1,400,377.00 100.00
Pendapatan Denda Pajak Hotel 0.00 1,400,377.00 849,725.00 100.00
Pendapatan Denda Pajak Restoran 0.00 740,362.00 100.00
Pendapatan Denda Pajak Reklame 0.00 849,725.00 503,872.00 100.00
Pendapatan Denda Pajak Penerangan 0.00 740,362.00 0.00
Jalan 54,978,000.00 503,872.00 100.00
Pendapatan Denda Pajak Air Tanah 54,978,000.00 0.00 0.00
Pendapatan Denda Pajak Mineral 75,000,000.00
Bukan Logam dan Batuan 75,000,000.00 0.00 0.00
Pendapatan Denda Pajak Bumi dan 29,000,000.00 0.00
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan 29,000,000.00 29,000,000.00 240,050,373.00 0.00
(PBBP2) 29,000,000.00 0.00
Pendapatan Denda Retribusi Daerah 0.00 240,050,373.00 69,000.00
Pendapatan Denda Retribusi Jasa 100.00
Umum 0.00 69,000.00 100.00
Pendapatan dari Pengembalian
Pendapatan dari Pengembalian 100.00
Kelebihan Pembayaran Iuran 0.00 236,923,247.00 236,923,247.00
Simpanan Peserta Tabungan
Perumahan Rakyat ASN 100.00
Pendapatan dari Pengembalian 0.00 3,058,126.00 3,058,126.00
Kelebihan Pembayaran Gaji dan
Tunjangan 0.00 2,450,439,216.00 2,450,439,216.00 100.00
Pendapatan dari Pengembalian 0.00 0.00 0.00 0.00
Kelebihan Pembayaran Perjalanan 0.00 100.00
Dinas 2,450,439,216.00 2,450,439,216.00 (100.00)
Pendapatan Denda Pemanfaatan BMD 3,757,536,300.00
yang tidak Dipisahkan 0.00 (3,757,536,300.00)
Pendapatan Denda Pengakhiran Sewa
BMD 3,757,536,300.00 0.00 (3,757,536,300.00) (100.00)
Pendapatan Denda Hasil dari Kerja 0.00
Sama Penyediaan Infrastruktur 916,174,123.00 916,174,123.00 100.00
Pendapatan Dana Kapitasi Jaminan
Kesehatan Nasional (JKN) pada 0.00 916,174,123.00 916,174,123.00 100.00
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama 977,652,510,195.00 945,895,173,019.00 (31,757,337,176.00)
(FKTP) 951,752,391,739.00 915,790,542,486.00 (35,961,849,253.00) (3.25)
Pendapatan Dana Kapitasi JKN pada 724,384,576,739.00 707,996,456,810.00 (16,388,119,929.00) (3.78)
FKTP 43,380,108,739.00 57,173,702,810.00 13,793,594,071.00
Pendapatan Berdasarkan Putusan (2.26)
Pengadilan (Inkracht) 606,843,562,000.00 568,163,328,000.00 (38,680,234,000.00) 31.80
Pendapatan Berdasarkan Putusan
Pengadilan (Inkracht) 33,549,880,000.00 49,219,258,000.00 15,669,378,000.00 (6.37)
PENDAPATAN TRANSFER
Pendapatan Transfer Pemerintah 40,611,026,000.00 33,440,168,000.00 (7,170,858,000.00) 46.70
Pusat
Dana Perimbangan 16,983,890,000.00 16,983,890,000.00 0.00 (17.66)
Dana Transfer Umum-Dana Bagi 16,983,890,000.00 16,983,890,000.00 0.00
Hasil (DBH) 0.00
Dana Transfer Umum-Dana Alokasi 106,334,409,000.00 86,760,679,676.00 (19,573,729,324.00) 0.00
Umum (DAU) (18.41)
Dana Transfer Khusus-Dana Alokasi 106,334,409,000.00 86,760,679,676.00 (19,573,729,324.00)
Khusus (DAK) Fisik (18.41)
Dana Transfer Khusus-Dana Alokasi 104,049,516,000.00 104,049,516,000.00 0.00
Khusus (DAK) Non Fisik 104,049,516,000.00 104,049,516,000.00 0.00 0.00
Dana Insentif Daerah (DID) 0.00
DID
Dana Otonomi Khusus dan Dana
Tambahann Infrastruktur
Dana Otonomi Khusus-Provinsi
Papua Barat
Dana Desa
Dana Desa
Bab 2 Perubahan Penjabaran 65
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pendapatan Transfer Antar Daerah 25,900,118,456.00 30,104,630,533.00 4,204,512,077.00 16.23
Pendapatan Bagi Hasil 6,000,118,456.00 10,204,630,533.00 4,204,512,077.00 70.07
Pendapatan Bagi Hasil Pajak 6,000,118,456.00 10,204,630,533.00 4,204,512,077.00 70.07
Bantuan Keuangan 19,900,000,000.00 0.00
Bantuan Keuangan Khusus dari 19,900,000,000.00 19,900,000,000.00 0.00
Pemerintah Provinsi 0.00 0.00
19,900,000,000.00 23,988,140,649.00 100.00
23,988,140,649.00
LAIN-LAIN PENDAPATAN 0.00 23,988,140,649.00 100.00
DAERAH YANG SAH 23,988,140,649.00 100.00
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan 0.00 20,104,753,182.00 100.00
Ketentuan Peraturan Perundang- 14,792,120,000.00 20,104,753,182.00 100.00
Undangan 0.00 5,312,633,182.00 14,792,120,000.00
Lain-lain Pendapatan 0.00 5,312,633,182.00 100.00
Pendapatan Hibah Dana BOS 0.00 3,883,387,467.00
Pendapatan atas Pengembalian Hibah 3,883,387,467.00 100.00
Pendapatan Dana Kapitasi Jaminan 0.00 3,883,387,467.00
Kesehatan Nasional (JKN) pada 3,883,387,467.00
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
(FKTP)
Pendapatan Dana Kapitasi JKN pada 0.00
FKTP
Sumber : BPKAD & SIPD Kabupaten Kaimana, Tahun 2022
B. Perubahan Belanja Daerah
Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi perekonomian nasional
dan di Kabupaten Kaimana. Hal ini menjadi salah satu dasar pertimbangan
perubahan kebijakan belanja daerah tahun 2021 baik itu Belanja Tidak Langsung
maupun Belanja Langsung. Adapun dasar perubahan belanja adalah sebagai
berikut:
1. Keputusan Presiden RI Nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana (non
alam) penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana
nasional;
2. Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2020 tentang Rincian Anggran
Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2021;
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 26 tahun 2021 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 39 tahun 2020 tentang Pengutamaan
Penggunaan Alokasi Anggaran untuk Kegiatan Tertentu, Perubahan Alokasi,
dan Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah;
4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25 tahun 2021 tentang Penetapan Kurang
Bayar, Lebih Bayar, dan Alokasi Sementara Kurang Bayar Dana Bagi Hasil pada
Tahun 2021;
5. Peraturan Menteri Keuangan No. 94 tahun 2021 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan
Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 Dalam Rangka
Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan
Dampaknya;
6. Peraturan Menteri Keuangan No. 160 tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana
Insentif Daerah;
Bab 2 Perubahan Penjabaran 66
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
7. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan
Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
Mempertimbangkan hal-hal tersebut, maka dirasa perlu adanya perubahan
kebijakan belanja daerah tahun 2021 sebagai berikut:
1. Penyesuaian belanja untuk penanganan Pandemi Covid-19;
2. Menjamin terlaksananya program skala besar dan prioritas antara lain:
a. Penanganan kesehatan
b. Penanganan dampak ekonomi
c. Optimalisasi pelaksanaan penyediaan jaring pengaman sosial
3. Fasilitasi penyelenggaraan pelayanan dasar pada masyarakat yaitu
pembangunan infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, sesuai dengan prioritas
yang sudah ditetapkan;
4. Pemanfaatan Belanja Daerah secara efisien dan efektif yang diarahkan pada
pelayanan dan kesejahteraan masyarakat;
5. Menerapkan system manajemen kinerja pegawai sebagai dasar pemberian
tambahan penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil;
6. Meningkatkan aksesibilitas, kapasitas dan kualitas pelayanan publik;
7. Peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan biaya operasional kepada
SD/Mi dan SMP/MTs Negeri/Swasta, serta tambahan perbaikan penghasilan
bagi guru di sekolah Negeri/Swasta;
8. Menerapkan reformasi birokrasi dan meningkatkan kecerdasan intelektual,
mental spiritual dan keterampilan SDM dalam rangka meningkatkan
pelaksanaan program, kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat.
Belanja Daerah pada saat penyusunan Perubahan APBD Tahun 2021,
mengalami perubahan dari Rp. 1.065.610.046.144,- menjadi Rp.
1,098,733,301,065.00,- bertambah sebesar Rp. 33.123.254.921,- atau 3,11%, yang
meliputi :
a) Belanja Operasi mengalami perubahan dari Rp. 611.290.571.478,- menjadi Rp.
657.858.834.546,- bertambah sebesar Rp. 46.568.263.068,- atau 7,62%, terdiri dari :
1. Belanja pegawai mengalami perubahan dari Rp. 273.813.585.403,- menjadi Rp.
281.655.084.565,- bertambah sebesar Rp. 7.841.499.162,- atau 2.86%;
2. Belanja Barang dan Jasa mengalami perubahan dari Rp. 291.917.387.075,-
menjadi Rp. 329.655.611.981,- bertambah sebesar Rp. 37.738.224.906,- atau
12.93%;
3. Belanja Hibah mengalami perubahan dari Rp. 22.808.850.000,- menjadi Rp.
23.216.834.000,- bertambah sebesar Rp. 407.984.000,- atau 1.79%;
4. Belanja Bantuan Sosial mengalami perubahan dari Rp. 22.750.749.000,-
menjadi Rp. 23.331.304.000,- bertambah sebesar Rp. 580.555.000,- atau 2.55%.
Bab 2 Perubahan Penjabaran 67
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
b) Belanja Modal mengalami perubahan dari Rp. 258.818.201.077,- menjadi Rp.
250.788.977.756,- berkurang sebesar Rp. 8.029.223.321,- atau -3,10% yang terdiri
dari :
1. Belanja Modal Tanah mengalami perubahan dari Rp. 6.338.610.000,- menjadi
Rp. 5.899.060.000,- berkurang sebesar Rp. 439.550.000,- atau -6,93 %;
2. Belanja Modal Peralatan dan Mesin mengalami perubahan dari
Rp.29.458.465.975,- menjadi Rp. 35.334.881.903,- bertambah sebesar Rp.
5.876.415.928,- atau 19.95%;
3. Belanja Modal Gedung dan Bangunan mengalami perubahan dari
Rp.80.860.674.135,- menjadi Rp. 92.273.694.306,- bertambah sebesar
Rp.11.413.020.171,- atau 14.11%;
4. Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi mengalami perubahan dari
Rp.140.515.156.967,- menjadi Rp. 115.639.999.547,- berkurang sebesar
Rp.24.875.157.420,- atau -17.70%;
5. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya mengalami perubahan dari Rp.
1.645.294.000,- menjadi Rp. 1.641.342.000,- berkurang sebesar Rp. 3.952.000,-
atau -0.24%.
c) Belanja Tidak Terduga mengalami perubahan dari Rp. 10.000.000.000,- menjadi
Rp. 6.828.691.694,- berkurang sebesar Rp. 3.171.308.306,- atau -31.71%;
d) Belanja Transfer yang terdiri dari belanja bantuan keuangan daerah provinsi
atau kabupaten/kota kepada desa mengalami perubahan dari
Rp.185.501.273.589,- menjadi Rp. 183.256.797.069,- berkurang sebesar
Rp.2.244.476.520,- atau -1.21%.
Adapun perubahan belanja daerah tahun 2021 dapat dilihat secara rinci pada tabel
2.2 sebagai berikut :
Tabel 2.2
Ringkasan Perubahan Penjabaran APBD berdasarkan rincian objek Belanja
Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2021
Uraian Jumlah (Rp.) Bertambah/ %
(Berkurang)
1 Sebelum Perubahan Sesudah Perubahan 5
BELANJA (4=3-2) 3.11
BELANJA OPERASI 23 33,123,254,921.00 7.62
Belanja Pegawai 46,568,263,068.00 2.86
Belanja Gaji dan Tunjangan ASN 1,065,610,046,144.00 1,098,733,301,065.00 7,841,499,162.00 2.63
Belanja Gaji Pokok ASN 5.35
Belanja Tunjangan Keluarga ASN 611,290,571,478.00 657,858,834,546.00 3,318,811,428.00
Belanja Tunjangan Jabatan ASN 4,836,936,772.00 (10.35)
Belanja Tunjangan Fungsional ASN 273,813,585,403.00 281,655,084,565.00 (927,904,447.00) 0.61
Belanja Tunjangan Fungsional Umum 0.77
ASN 126,041,082,035.00 129,359,893,463.00 27,684,879.00
Belanja Tunjangan Beras ASN 31,179,625.00 12.29
Belanja Tunjangan PPh/Tunjangan 90,441,257,077.00 95,278,193,849.00
Khusus ASN 277,175,715.00 0.26
Belanja Pembulatan Gaji ASN 8,962,391,700.00 8,034,487,253.00
Belanja Iuran Jaminan Kesehatan ASN 22,802,910.00 (25.18)
Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan 4,543,209,554.00 4,570,894,433.00
Kerja ASN (245,737,724.00) 37.62
Belanja Iuran Jaminan Kematian ASN 4,039,956,188.00 4,071,135,813.00 (11.81)
3,492,076.00
2,255,265,575.00 2,532,441,290.00 (551,216,526.00) (8.81)
8,880,925,797.00 8,903,728,707.00 (47,344,297.00) (14.83)
975,733,889.00 729,996,165.00 (108,257,555.00)
9,281,332.00 12,773,408.00
4,665,860,526.00 4,114,644,000.00
537,431,296.00 490,086,999.00
729,769,101.00 621,511,546.00
Bab 2 Perubahan Penjabaran 68
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Tambahan Penghasilan ASN 128,163,775,464.00 131,191,957,418.00 3,028,181,954.00 2.36
Tambahan Penghasilan berdasarkan 95,427,787,702.00 90,082,194,822.00 (5,345,592,880.00) (5.60)
Beban Kerja ASN
Tambahan Penghasilan berdasarkan 13,643,618,418.00 13,059,340,662.00 (584,277,756.00) (4.28)
Tempat Bertugas ASN
Tambahan Penghasilan berdasarkan 7,190,118,504.00 16,148,171,094.00 8,958,052,590.00 124.59
Kelangkaan Profesi ASN
Tambahan Penghasilan berdasarkan 11,902,250,840.00 11,902,250,840.00 0.00 0.00
Prestasi Kerja ASN
Tambahan Penghasilan berdasarkan 8,435,065,720.00 8,315,074,500.00 (119,991,220.00) (1.42)
Pertimbangan Objektif Lainnya ASN 8,435,065,720.00 8,315,074,500.00
Belanja Honorarium 10,256,286,390.00 9,559,886,390.00 (119,991,220.00) (1.42)
Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD (696,400,000.00) (6.79)
Belanja Uang Representasi DPRD 451,290,000.00 451,290,000.00
Belanja Tunjangan Keluarga DPRD 63,180,600.00 63,180,600.00 0.00 0.00
Belanja Tunjangan Beras DPRD 117,712,000.00 117,712,000.00 0.00 0.00
Belanja Uang Paket DPRD 45,129,000.00 45,129,000.00 0.00 0.00
Belanja Tunjangan Jabatan DPRD 654,370,500.00 654,370,500.00 0.00 0.00
Belanja Tunjangan Alat Kelengkapan 115,953,600.00 115,953,600.00 0.00 0.00
DPRD
Belanja Tunjangan Komunikasi 2,940,000,000.00 2,520,000,000.00 0.00 0.00
Intensif Pimpinan dan Anggota DPRD 630,000,000.00 630,000,000.00
Belanja Tunjangan Reses DPRD 172,618,306.00 172,618,306.00 (420,000,000.00) (14.29)
Belanja Pembebanan PPh kepada 0.00 0.00
Pimpinan dan Anggota DPRD 1,924,432,384.00 2,096,832,384.00 0.00 0.00
Belanja Tunjangan Kesejahteraan 3,141,600,000.00 2,692,800,000.00
Pimpinan dan Anggota DPRD 172,400,000.00 8.96
Belanja Tunjangan Transportasi DPRD 305,975,794.00 318,975,794.00 (448,800,000.00) (14.29)
Belanja Gaji dan Tunjangan KDH/ 54,600,000.00 54,600,000.00
WKDH 7,734,800.00 7,734,800.00 13,000,000.00 4.25
Belanja Gaji Pokok KDH/WKDH 0.00 0.00
Belanja Tunjangan Keluarga KDH/ 113,316,000.00 113,316,000.00 0.00 0.00
WKDH
Belanja Tunjangan Jabatan KDH/ 13,253,656.00 13,253,656.00 0.00 0.00
WKDH
Belanja Tunjangan Beras KDH/ 10,266,538.00 10,266,538.00 0.00 0.00
WKDH
Belanja Tunjangan PPh/Tunjangan 2,000,000.00 2,000,000.00 0.00 0.00
Khusus KDH/WKDH
Belanja Pembulatan Gaji KDH/ 102,184,000.00 115,184,000.00 0.00 0.00
WKDH
Belanja Iuran Jaminan Kesehatan bagi 655,200.00 655,200.00 13,000,000.00 12.72
KDH/WKDH
Belanja Iuran Jaminan Kecelakaan 1,965,600.00 1,965,600.00 0.00 0.00
Kerja KDH/WKDH
Belanja Iuran Jaminan Kematian 501,600,000.00 501,600,000.00 0.00 0.00
KDH/WKDH
Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan 201,600,000.00 201,600,000.00 0.00 0.00
DPRD serta KDH/WKDH
Belanja Dana Operasional Pimpinan 300,000,000.00 300,000,000.00 0.00 0.00
DPRD 109,800,000.00 2,407,697,000.00
Belanja Dana Operasional KDH/ 109,800,000.00 2,407,697,000.00 0.00 0.00
WKDH 291,917,387,075.00 329,655,611,981.00
Belanja Pegawai BOS 82,346,272,728.00 112,307,741,951.00 2,297,897,000.00 2,092.80
Belanja Pegawai BOS 82,335,917,728.00 112,297,386,951.00 2,297,897,000.00 2,092.80
Belanja Barang dan Jasa 10,355,000.00 37,738,224,906.00
Belanja Barang 136,420,983,595.00 10,355,000.00 29,961,469,223.00 12.93
Belanja Barang Pakai Habis 100,862,888,739.00 137,611,560,278.00 29,961,469,223.00 36.38
Belanja Barang Tak Habis Pakai 3,192,213,856.00 100,156,299,014.00 36.39
Belanja Jasa 17,415,435,000.00 0.00 0.00
Belanja Jasa Kantor 813,000,000.00 3,295,656,764.00 1,190,576,683.00 0.87
Belanja Iuran Jaminan/Asuransi 15,000,000.00 19,305,150,000.00 (706,589,725.00) (0.70)
Belanja Sewa Peralatan dan Mesin 3.24
Belanja Sewa Gedung dan Bangunan 0.00 779,250,000.00 103,442,908.00 10.85
Belanja Sewa Jalan, Jaringan dan 0.00 15,000,000.00 1,889,715,000.00 (4.15)
Irigasi 11,441,496,000.00 9,000,000.00
Belanja Sewa Aset Tetap Lainnya 682,570,000.00 (33,750,000.00) 0.00
Belanja Jasa Konsultansi Konstruksi 656,200,000.00 10,929,434,500.00
Belanja Jasa Konsultansi Non 0.00 100.00
Konstruksi 656,200,000.00 100.00
Belanja Jasa Ketersediaan Layanan 9,000,000.00
(Availibility Payment) 682,570,000.00 (4.48)
(512,061,500.00)
0.00 0.00
Bab 2 Perubahan Penjabaran 69
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Beasiswa Pendidikan PNS 1,025,000,000.00 1,265,000,000.00 240,000,000.00 23.41
Belanja Kursus/Pelatihan, Sosialisasi, 999,750,000.00 518,000,000.00
Bimbingan Teknis serta Pendidikan (481,750,000.00) (48.19)
dan Pelatihan 13,891,787,752.00 14,463,186,752.00
Belanja Pemeliharaan 167,499,600.00 147,499,600.00 571,399,000.00 4.11
Belanja Pemeliharaan Tanah (20,000,000.00) (11.94)
Belanja Pemeliharaan Peralatan dan 8,844,574,352.00 9,922,964,352.00 1,078,390,000.00
Mesin 2,114,813,800.00 2,049,004,800.00 12.19
Belanja Pemeliharaan Gedung dan 2,764,900,000.00 2,343,718,000.00 (65,809,000.00)
Bangunan 58,953,878,000.00 59,003,243,000.00 (3.11)
Belanja Pemeliharaan Jalan, Jaringan, 58,953,878,000.00 59,003,243,000.00 (421,182,000.00)
dan Irigasi 49,365,000.00 (15.23)
Belana Perjalanan Dinas 265,990,000.00 721,213,000.00 49,365,000.00 0.08
Belanja Perjalanan Dinas Dalam 0.08
Negeri 151,090,000.00 106,313,000.00
Belanja Uang dan/atau Jasa untuk 114,900,000.00 614,900,000.00 455,223,000.00 171.14
Diberikan kepada Pihak Ketiga/Pihak 38,475,000.00 5,548,667,000.00
Lain/Masyarakat 38,475,000.00 5,548,667,000.00 (44,777,000.00) (29.64)
Belanja Uang yang Diberikan kepada 22,808,850,000.00 23,216,834,000.00
Pihak Ketiga/Pihak Lain/Masyarakat 17,929,930,000.00 17,162,664,000.00 500,000,000.00 435.16
Belanja Jasa yang Diberikan kepada
Pihak Ketiga/Pihak Lain/Masyarakat 1,740,000,000.00 5,510,192,000.00 14,321.49
Belanja Barang dan Jasa BOS 16,089,930,000.00 5,510,192,000.00 14,321.49
100,000,000.00
Belanja Barang dan Jasa BOS 407,984,000.00 1.79
4,060,400,000.00
Belanja Hibah 0.00 (767,266,000.00) (4.28)
Belanja Hibah kepada Badan,
Lembaga, Organisasi Kemasyarakatan 3,070,400,000.00 1,302,000,000.00 (438,000,000.00) (25.17)
yang Berbadan Hukum Indonesia 990,000,000.00
Belanja Hibah kepada Badan dan 818,520,000.00 15,760,664,000.00 (329,266,000.00) (2.05)
Lembaga Nirlaba, Sukarela dan Sosial 818,520,000.00 100,000,000.00
yang Telah Memiliki Surat Keterangan 0.00 0.00
Terdaftar 22,750,749,000.00 5,235,650,000.00 1,175,250,000.00 28.94
Belanja Hibah kepada Badan dan 3,408,600,000.00 160,000,000.00 100.00
Lembaga Nirlaba, Sukarela Bersifat 3,408,600,000.00 160,000,000.00
Sosial Kemasyarakatan 3,715,000,000.00 20.99
Belanja Hibah kepada Koperasi 0.00 1,360,650,000.00 644,600,000.00
Belanja Hibah Dana BOS 3,491,309,000.00 37.44
Belanja Hibah Uang Dana BOS yang 818,520,000.00 370,650,000.00
Diterima oleh Satdikdas Negeri 3,491,309,000.00 818,520,000.00 0.00
Belanja Hibah Uang Dana BOS yang 23,331,304,000.00 0.00
Diterima oleh Satdikdas Swasta 15,850,840,000.00 4,198,600,000.00 0.00
Belanja Hibah Uang Dana BOS yang 3,418,600,000.00 0.00 2.55
Diterima oleh Satdikmen Swasta 15,850,840,000.00 780,000,000.00 580,555,000.00 23.18
Belanja Hibah Bantuan Keuangan 3,281,309,000.00 790,000,000.00
kepada Partai Politik 258,818,201,077.00 0.29
Belanja Hibah Bantuan Keuangan 6,338,610,000.00 3,281,309,000.00 10,000,000.00
kepada Partai Politik 6,338,610,000.00 100.00
Belanja Bantuan Sosial 5,192,915,000.00 780,000,000.00
Belanja Bantuan Sosial kepada (6.01)
Individu (210,000,000.00)
Belanja Bantuan Sosial Uang yang
direncanakan kepada Individu (210,000,000.00) (6.01)
Belanja Bantuan Sosial Barang yang
Direncanakan kepada Individu 15,851,395,000.00 555,000.00 0.00
Belanja Bantuan Sosial kepada
Kelompok Masyarakat 15,851,395,000.00 555,000.00 0.00
Belanja Bantuan Sosial Uang yang
direncanakan kepada Kelompok 250,788,977,756.00 (8,029,223,321.00) (3.10)
Masyarakat 5,899,060,000.00 (439,550,000.00) (6.93)
Belanja Bantuan Sosial kepada 5,899,060,000.00 (439,550,000.00) (6.93)
Lembaga Non Pemerintahan (Bidang 4,189,365,000.00 (19.33)
Pendidikan, Keagamaan dan Bidang (1,003,550,000.00)
Lainnya)
Belanja Bantuan Sosial Uang yang
direncanakan kepada Lembaga Non
Pemerintahan (Bidang Pendidikan,
Keagamaan dan Bidang Lainnya)
BELANJA MODAL
Belanja Modal Tanah
Belanja Modal Tanah
Belanja Modal Tanah Persil
Bab 2 Perubahan Penjabaran 70
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Modal Tanah Non Persil 35,000,000.00 35,000,000.00 0.00 0.00
Belanja Modal Lapangan 1,110,695,000.00 1,674,695,000.00 564,000,000.00 50.78
Belanja Modal Peralatan dan Mesin 29,458,465,975.00 35,334,881,903.00 5,876,415,928.00 19.95
Belanja Modal Alat Besar 1,786,707,999.00 2,240,937,999.00 454,230,000.00 25.42
Belanja Modal Alat Besar Darat 6.50
Belanja Modal Alat Besar Apung 148,509,999.00 158,169,999.00 9,660,000.00 (100.00)
Belanja Modal Alat Bantu 94,000,000.00 0.00 (94,000,000.00) 34.88
Belanja Modal Alat Angkutan 1,544,198,000.00 538,570,000.00 (18.57)
Belanja Modal Alat Angkutan Darat 6,060,055,000.00 2,082,768,000.00 (1,125,640,000.00)
Bermotor 4,934,415,000.00
Belanja Modal Alat Angkutan Apung 5,486,585,000.00 (1,016,330,000.00) (18.52)
Bermotor 4,470,255,000.00
Belanja Modal Alat Bengkel dan Alat 573,470,000.00 (109,310,000.00) (19.06)
Ukur 464,160,000.00
Belanja Modal Alat Bengkel Bermesin 414,255,000.00 2,000,000.00 0.48
Belanja Modal Alat Bengkel Tak 19,015,000.00 416,255,000.00 0.00 0.00
Bermesin 19,015,000.00
Belanja Modal Alat Ukur 66,000,000.00 0.00 0.00
Belanja Modal Alat Pertanian 329,240,000.00 66,000,000.00
Belanja Modal Alat Pengolahan 241,357,000.00 331,240,000.00 2,000,000.00 0.61
Belanja Modal Alat Kantor dan Rumah 241,357,000.00 241,357,000.00 0.00 0.00
Tangga 241,357,000.00 0.00 0.00
Belanja Modal Alat Kantor 6,797,843,500.00
Belanja Modal Alat Rumah Tangga 106,473,000.00 5,346,233,500.00 (1,451,610,000.00) (21.35)
Belanja Modal Meja dan Kursi Kerja/ 108,019,000.00
Rapat Pejabat 1,957,944,000.00 1,546,000.00 1.45
Belanja Modal Alat Studio, 1,724,987,000.00 (232,957,000.00) (11.90)
Komunikasi, dan Pemancar 4,733,426,500.00
Belanja Modal Alat Studio 3,513,227,500.00 (1,220,199,000.00) (25.78)
Belanja Modal Alat Komunikasi 2,963,427,153.00
Belanja Modal Peralatan Komunikasi 1,727,549,953.00 3,328,142,903.00 364,715,750.00 12.31
Navigasi 2,077,321,703.00
Belanja Modal Alat Kedokteran dan 581,865,200.00 349,771,750.00 20.25
Kesehatan 602,765,200.00 20,900,000.00 3.59
Belanja Modal Alat Kedokteran 654,012,000.00
Belanja Modal Alat Kesehatan Umum 648,056,000.00 (5,956,000.00) (0.91)
Belanja Modal Alat Laboratorium 3,165,540,173.00
Belanja Modal Unit Alat Laboratorium 2,768,113,173.00 9,302,978,041.00 6,137,437,868.00 193.88
Belanja Modal Alat Peraga Praktek 9,216,978,041.00
Sekolah 397,427,000.00 6,448,864,868.00 232.97
Belanja Modal Alat Proteksi Radiasi/ 1,053,779,900.00 86,000,000.00 (311,427,000.00) (78.36)
Proteksi Lingkungan 1,068,059,000.00
Belanja Modal Komputer 581,107,900.00 14,279,100.00 1.36
Belanja Modal Komputer Unit 592,306,000.00 11,198,100.00 1.93
Belanja Modal Peralatan Komputer 360,422,000.00
Belanja Modal Alat Eksplorasi 372,602,000.00 12,180,000.00 3.38
Belanja Modal Alat Eksplorasi 112,250,000.00
Topografi 2,497,888,000.00 103,151,000.00 (9,099,000.00) (8.11)
Belanja Modal Alat Eksplorasi 2,231,270,000.00 3,154,337,710.00
Geofisika 2,788,671,710.00 656,449,710.00 26.28
Belanja Modal Alat Produksi, 266,618,000.00 557,401,710.00 24.98
Pengolahan, dan Pemurnian 941,289,000.00 365,666,000.00 99,048,000.00 37.15
Belanja Modal Sumur 886,188,500.00 (55,100,500.00) (5.85)
Belanja Modal Produksi 174,000,000.00
Belanja Modal Pengolahan dan 139,000,000.00 (35,000,000.00) (20.11)
Pemurnian 767,289,000.00
Belanja Modal Alat Bantu Eksplorasi 747,188,500.00 (20,100,500.00) (2.62)
Belanja Modal Alat Bantu Eksplorasi 653,070,000.00
Belanja Modal Alat Keselamatan Kerja 210,000,000.00 614,070,000.00 (39,000,000.00) (5.97)
Belanja Modal Alat Pelindung 570,000,000.00
Belanja Modal Rambu-Rambu 2,070,000.00 360,000,000.00 171.43
Belanja Modal Rambu-Rambu Lalu 2,070,000.00 0.00 0.00
Lintas Darat 441,000,000.00
Belanja Modal Rambu-Rambu Lalu 176,134,000.00 42,000,000.00 (399,000,000.00) (90.48)
Lintas Laut 176,134,000.00 155,274,000.00
Belanja Modal Peralatan dan Mesin 265,922,000.00 155,274,000.00 (20,860,000.00) (11.84)
BOS 265,922,000.00 563,595,000.00 (20,860,000.00) (11.84)
Belanja Modal Peralatan dan Mesin 2,425,807,250.00 563,595,000.00 297,673,000.00 111.94
BOS 1,446,522,250.00 1,672,022,250.00 297,673,000.00 111.94
Belanja Modal Gedung dan 1,203,622,250.00 (753,785,000.00) (31.07)
Bangunan 979,285,000.00
Belanja Modal Bangunan Gedung 468,400,000.00 (242,900,000.00) (16.79)
15,390,000.00
Bab 2 Perubahan Penjabaran 1,411,016,000.00 (510,885,000.00) (52.17)
15,390,000.00
1,411,016,000.00 1,395,626,000.00 9,068.40
80,860,674,135.00
80,424,026,004.00 92,273,694,306.00 1,395,626,000.00 9,068.40
91,683,154,686.00
11,413,020,171.00 14.11
11,259,128,682.00 14.00
71
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Belanja Modal Bangunan Gedung 73,815,081,046.00 80,737,074,251.00 6,921,993,205.00 9.38
Tempat Kerja
Belanja Modal Bangunan Gedung 6,608,944,958.00 10,946,080,435.00 4,337,135,477.00 65.63
Tempat Tinggal
Belanja Modal Tugu Titik Kontrol/ 436,648,131.00 590,539,620.00 153,891,489.00 35.24
Pasti 436,648,131.00
Belanja Modal Tugu/Tanda Batas 590,539,620.00 153,891,489.00 35.24
Belanja Modal Jalan, Jaringan, dan 140,515,156,967.00
Irigasi 126,221,791,283.00 115,639,999,547.00 (24,875,157,420.00) (17.70)
Belanja Modal Jalan dan Jembatan 107,051,201,184.00
Belanja Modal Jalan 19,170,590,099.00 103,696,118,375.00 (22,525,672,908.00) (17.85)
Belanja Modal Jembatan 100,098,558,257.00 (6,952,642,927.00) (6.49)
Belanja Modal Bangunan Air 8,481,695,533.00 (15,573,029,981.00) (81.23)
Belanja Modal Bangunan Air Irigasi 1,228,441,588.00 3,597,560,118.00 (5,338,990,951.00) (62.95)
Belanja Modal Bangunan Pengairan 3,142,704,582.00 (43.20)
Pasang Surut 1,678,669,663.00 (530,717,088.00)
697,724,500.00 (100.00)
(1,678,669,663.00)
0.00
Belanja Modal Bangunan Pengaman 2,127,298,540.00 0.00 (2,127,298,540.00) (100.00)
Sungai/Pantai dan Penanggulangan
Bencana Alam
Belanja Modal Bangunan 0.00 834,320,699.00 834,320,699.00 100.00
Pengembangan Sumber Air dan Air
Tanah
Belanja Modal Bangunan Air Bersih/ 3,447,285,742.00 1,610,659,383.00 (1,836,626,359.00) (53.28)
Air Baku 5,811,670,151.00
Belanja Modal Instalasi 4,264,260,150.00 8,801,176,590.00 2,989,506,439.00 51.44
Belanja Modal Instalasi Air Bersih/Air
Baku 4,735,592,090.00 471,331,940.00 11.05
Belanja Modal Instalasi Pembangkit 0.00 2,137,250,000.00 2,137,250,000.00 100.00
Listrik
Belanja Modal Instalasi Pengaman 1,487,910,001.00 1,868,834,500.00 380,924,499.00 25.60
Belanja Modal Instalasi Lain 59,500,000.00 59,500,000.00 0.00 0.00
Belanja Modal Aset Tetap Lainnya (0.24)
Belanja Modal Bahan Perpustakaan 1,645,294,000.00 1,641,342,000.00 (3,952,000.00) (2.90)
Belanja Modal Bahan Perpustakaan 687,209,000.00 667,252,000.00 (19,957,000.00)
Tercetak (0.64)
Belanja Modal Bahan Perpustakaan 638,748,000.00 634,644,000.00 (4,104,000.00)
Terekam dan Bentuk Mikro (32.71)
Belanja Modal Aset Tidak Berwujud 48,461,000.00 32,608,000.00 (15,853,000.00)
Belanja Modal Aset Tidak Berwujud (16.04)
Belanja Modal Aset Tetap Lainnya BOS 935,000,000.00 785,000,000.00 (150,000,000.00) (16.04)
Belanja Modal Aset Tetap Lainnya BOS 935,000,000.00 785,000,000.00 (150,000,000.00) 719.10
BELANJA TIDAK TERDUGA 23,085,000.00 189,090,000.00 719.10
Belanja Tidak Terduga 23,085,000.00 189,090,000.00 166,005,000.00 (31.71)
Belanja Tidak Terduga 10,000,000,000.00 6,828,691,694.00 166,005,000.00 (31.71)
10,000,000,000.00 6,828,691,694.00 (3,171,308,306.00) (31.71)
10,000,000,000.00 6,828,691,694.00 (3,171,308,306.00) (31.71)
6,828,691,694.00 (3,171,308,306.00) (1.21)
Belanja Tidak Terduga 10,000,000,000.00 183,256,797,069.00 (3,171,308,306.00) (1.21)
183,256,797,069.00 (2,244,476,520.00)
BELANJA TRANSFER 185,501,273,589.00 (2,244,476,520.00) (1.21)
183,256,797,069.00
Belanja Bantuan Keuangan 185,501,273,589.00 (2,244,476,520.00)
Belanja Bantuan Keuangan Daerah 185,501,273,589.00
Provinsi atau Kabupaten/Kota kepada
Desa
Belanja Bantuan Keuangan Umum 185,501,273,589.00 183,256,797,069.00 (2,244,476,520.00) (1.21)
Daerah Provinsi atau Kabupaten/Kota
kepada Desa
Sumber : BPKAD & SIPD Kabupaten Kaiman, Tahun 2022
C. Perubahan Pembiayaan Daerah
Kebijakan penerimaan pembiayaan daerah diarahkan agar Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya (SiLPA) diupayakan menurun seiring
dengan efektifitas penggunaan anggaran. Sesuai dengan penerimaan dan target,
pada saat penyusunan Perubahan APBD Tahun 2021, penerimaan pembiayaan/sisa
lebih perhitungan anggaran tahun lalu (SiLPA) tahun 2020 sebesar
Rp.47.922.520.681,-. Adapun ringkasan perubahan Pembiayaan Daerah APBD
Tahun 2021 dapat dilihat secara rinci pada tabel 2.3 sebagai berikut :
Bab 2 Perubahan Penjabaran 72
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Tabel 2.3
Ringkasan Perubahan Pembiayaan Daerah Kabupaten Kaimana Tahun Anggaran 2021
Kode Uraian Jumlah (Rp.) Bertambah/ %
(Berkurang)
1 2 Sebelum Perubahan Setelah Perubahan 6
4 PENDAPATAN DAERAH (5=4-3)
PENDAPATAN ASLI 34
4.1 DAERAH (PAD)
4.1.01 Pajak Daerah
4.1.02 Retribusi Daerah
Hasil Pengelolaan Kekayaan 40,035,015,268.00 26,433,548,178.00 (13,601,467,090.00) (33.97)
4.1.03 Daerah yang Dipisahkan
4.1.04 Lain-lain PAD yang Sah 6,044,888,500.00 6,055,852,100.00 10,963,600.00 0.18
4.2 PENDAPATAN TRANSFER 14,978,200,000.00 9,468,200,000.00
(5,510,000,000.00) (36.79)
1,727,900,241.00 2,278,222,167.00 550,321,926.00 31.85
17,284,026,527.00 8,631,273,911.00 (8,652,752,616.00) (50.06)
977,652,510,195.00 945,895,173,019.00 (31,757,337,176.00) (3.25)
4.2.01 Pendapatan Transfer 951,752,391,739.00 915,790,542,486.00 (35,961,849,253.00) (3.78)
4.2.02 Pemerintah Pusat 25,900,118,456.00 30,104,630,533.00
Pendapatan Transfer Antar 4,204,512,077.00 16.23
Daerah
4.3 LAIN-LAIN PENDAPATAN 0.00 23,988,140,649.00 23,988,140,649.00 100.00
DAERAH YANG SAH
4.3.03 Lain-lain Pendapatan Sesuai 0.00 23,988,140,649.00 23,988,140,649.00 100.00
dengan Ketentuan Peraturan
Perundang-Undangan 1,017,687,525,463.00 996,316,861,846.00 (21,370,663,617.00) (2.10)
5 Jumlah Pendapatan
5.1 BELANJA
5.1.01 BELANJA OPERASI 611,290,571,478.00 657,858,834,546.00 46,568,263,068.00 7.62
5.1.02 Belanja Pegawai 273,813,585,403.00 281,655,084,565.00 7,841,499,162.00 2.86
5.1.05 Belanja Barang dan Jasa 291,917,387,075.00 329,655,611,981.00 37,738,224,906.00 12.93
5.1.06 Belanja Hibah 22,808,850,000.00 23,216,834,000.00 1.79
5.2 Belanja Bantuan Sosial 22,750,749,000.00 23,331,304,000.00 407,984,000.00 2.55
5.2.01 BELANJA MODAL 258,818,201,077.00 250,788,977,756.00 580,555,000.00 (3.10)
5.2.02 Belanja Modal Tanah (8,029,223,321.00) (6.93)
Belanja Modal Peralatan dan 6,338,610,000.00 5,899,060,000.00 (439,550,000.00)
5.2.03 Mesin 29,458,465,975.00 35,334,881,903.00 19.95
Belanja Modal Gedung dan 5,876,415,928.00
5.2.04 Bangunan 80,860,674,135.00 92,273,694,306.00
Belanja Modal Jalan, Jaringan, 11,413,020,171.00 14.11
5.2.05 dan Irigasi 140,515,156,967.00 115,639,999,547.00
Belanja Modal Aset Tetap (24,875,157,420.00) (17.70)
5.3 Lainnya 1,645,294,000.00 1,641,342,000.00
5.3.01 BELANJA TIDAK (3,952,000.00) (0.24)
5.4 TERDUGA 10,000,000,000.00 6,828,691,694.00
5.4.02 Belanja Tidak Terduga 10,000,000,000.00 6,828,691,694.00 (3,171,308,306.00) (31.71)
BELANJA TRANSFER 185,501,273,589.00 183,256,797,069.00
Belanja Bantuan Keuangan 185,501,273,589.00 183,256,797,069.00 (3,171,308,306.00) (31.71)
6 Jumlah Belanja 1,065,610,046,144.00 1,098,733,301,065.00 (2,244,476,520.00) (1.21)
6.1 Total Surplus/(Defisit) (47,922,520,681.00) (102,416,439,219.00) (2,244,476,520.00) (1.21)
PEMBIAYAAN 33,123,254,921.00
6.1.01 PENERIMAAN (54,493,918,538.00) 3.11
PEMBIAYAAN 47,922,520,681.00 102,416,439,219.00 113.71
Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran Tahun Sebelumnya 47,922,520,681.00 102,416,439,219.00
6.2 Jumlah Penerimaan
6.2.02 Pembiayaan 47,922,520,681.00 102,416,439,219.00 54,493,918,538.00 113.71
PENGELUARAN
PEMBIAYAAN 0.00 0.00 54,493,918,538.00 113.71
Penyertaan Modal Daerah 0.00 0.00
Jumlah Pengeluaran 0.00 0.00 54,493,918,538.00 113.71
Pembiayaan 47,922,520,681.00 102,416,439,219.00
Pembiayaan Netto 0.00 0.00
Sisa Lebih Pembiayaan 0.00 0.00 0.00 0.00
Anggaran Daerah Tahun 0.00 0.00
Berkenaan 1,065,610,046,144.00 1,098,733,301,065.00 54,493,918,538.00 113.71
TOTAL APBD
0.00 0.00
33,123,254,921.00 3.11
Sumber : BPKAD & SIPD Kabupaten Kaiman, Tahun 2022
Bab 2 Perubahan Penjabaran 73
LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
BAB III
HASIL PENYELENGGARAAN URUSAN
PEMERINTAH YANG MENJADI
KEWENANGAN DAERAH
Penyelenggaraan urusan pemerintahan dilaksanakan dengan mengacu pada
Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. maka Pemerintah
kabupaten Kaimana melaksanakan urusan pemerintahan daerah sebagai berikut :
A. Urusan Wajib Pelayanan Dasar
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
4. Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
5. Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat
6. Sosial
B. Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar
1. Tenaga Kerja
2. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
3. Pangan
4. Pertanahan
5. Lingkungan Hidup
6. Administrasi Kependudukan dan Capil
7. Pemberdayaan Masyarakat Desa
8. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
9. Perhubungan
10. Komunikasi dan Informatika
11. Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
12. Penanaman Modal
13. Kepemudaan dan Olah Raga
14. Kebudayaan
1. Perpustakaan
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 74

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
C. Urusan Pemerintahan Pilihan
1. Kelautan dan Perikanan
2. Pariwisata
3. Pertanian
4. Perdagangan
5. Perindustrian
D. Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang
1. Administrasi Pemerintahan
2. Pengawasan
3. Perencanaan
4. Keuangan
5. Kepegawaian
Di Tahun 2021, tema pembangunan adalah “Konsolidasi dan Pemantapan
Pembanguan Berkualitas Bagi Peningkatan Kualitas Hidup dan Peningkatan Tingkat
Kemakmuran Masyarakat” Dalam kerangka dimaksud telah diselenggarakan urusan
pemerintahan yang terbagi dalam 34 (tiga puluh empat) Organisasi Perangkat Daerah
(OPD), sesuai tugas dan fungsi yang berkesesuaian dengan urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangannya.
3.1. Capaian Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Dalam pelaksanaan pembangunan, OPD yang membidangi tiap-tiap
urusan dan bidang memiliki indikator dan capaian kinerja serta alokasi anggaran
dari berbagai sumber penerimaan yang melekat pada program dan kegiatan yang
di-desain oleh OPD bersangkutan. Indikator dan sasaran capaian kinerja dibuat
agar membantu OPD dalam menakar kinerja secara menyeluruh terutama capaian
keuangan dan fisik sebagai wujud akuntabilitas penyelenggaraan urusan
pemerintahan dalam bingkai desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
Pelaksanaan urusan pemerintahan dimaksud sebagai berikut:
3.1.1. Pelaksanaan Urusan Wajib yang Berkaitan dengan Pelayanan Dasar
Urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar
berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 merupakan pelayanan public yang
wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar
masyarakat yang mencakup penyelenggaraan pada 6 bidang yaitu bidang
Pendidikan, Kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan
rakyat dan Kawasan permukiman, social serta ketentraman ketertiban dan
perlindungan masyarakat.
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 75

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pelaksanaan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar di
Kabupaten Kaimana telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku, Hal ini didominasi karena adanya pandemic Covid-19 sehingga
pelaksanaan program kegiatan tidak berjalan secara maksimal. Penjabaran
pencapaian program dan kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan dasar
dijabarkan dalam tabel berikut ini.
Tabel 3.1.1
Capaian Kinerja Program dan Kegiatan Pelaksanaan Urusan Wajib Yang Berkaitan Dengan
Pelayan Dasar Tahun 2021
Capaian Kinerja Program dan Kegiatan Pelaksanaan Urusan Wajib Yang Berkaitan dengan Pelayanan Dasar Tahun 2021
N Urusan OPD Kebijaka Uraian Prog/Keg Target Realisasi Permasalahan Upaya Mengatasi Tinjut
O Pemerint Pelaks n Permasalahan Rekomend
asi DPRD
ahan ana
1. Pendidikan
1. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
PROGRAM PENGELOLAAN
PENDIDIKAN
Angka Partisipasi Murni 94.14% 96.89% Rendahnya ketersediaan Reviltalisasi
(APM) SD satuan pendidikan SMP asrama dan
48.56% dan kurang optimalnya perubahan model
Angka Partisipasi Murni 73.96% pengelolaan asrama pengelolaan
(APM) SMP
50% 23.71% berdampak rendahnya
Angka Partisipasi Murni angka partisipasi jenjang
(APM) TK
Angka Partisipasi Kasar (APK) 109.73% 121.63% SMP
SD
Angka Partisipasi Kasar (APK) 150.51% 73.51%
SMP
Angka Partisipasi Kasar (APK) 30% 27.46% Rendahnya ketersedian Mendorong
TK satuan pendidikan PAUD pendirian POS-
kelompok usia 5-6 tahun PAUD melalui
Angka Partisipasi Sekolah 96.40% 99.30% berdampak pada koordinasi dengan
(APS) SD
92.40% 76.50% rendahnya tingkat Dinas
Angka Partisipasi Sekolah partisipasi Pemberdayaan
(APS) SMP
Kampung
Angka Partisipasi Sekolah 56.17% 52.60%
(APS) PAUD5-6
1.1 Pengelolaan Pendidikan
Sekolah Dasar
% Satuan Pendidikan 100% 54.95% Masa berlaku akreditasi Pendataan ulang
Terakreditasi SD yang telah berakhir pada sekolah yang telah
beberapa satuan berakhir masa
pendidikan akreditasi guna
pengusulan
akreditasi ulang
% Perlengkapan siswa SD 100% 19% Perlengkapan siswa baru TA 2022
dianggarkan untuk siswa perlengkapan
baru dasar siswa telah
dianggarkan untuk
seluruh
siswa
% Ruang kelas SD dalam 100% 54.25%
kondisi baik
Rasio Ketersediaan SD 1:86
terhadap PUS
Angka Putus Sekolah SD 0% 3.03% mutasi siswa ganda pada Penertiban
dapodik berpengaruh pendataan siswa
pada meningkatnya data pada dapodik
siswa putus sekolah
% Guru Kualifikasi S1 100% 83%
Tingkat SD
1.2 Pengelolaan Pendidikan
Sekolah Menengah
Pertama
% Satuan Pendidikan 100% 66.67% Masa berlaku akreditasi Pendataan ulang
Terakreditasi SMP yang telah berakhir pada sekolah yang telah
beberapa satuan berakhir masa
pendidikan akreditasi guna
pengusulan
akreditasi ulang
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 76

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
% Perlengkapan siswa 100% 39% Perlengkapan siswa baru TA 2022
SMP dianggarkan untuk siswa perlengkapan
47% baru dasar siswa telah
1:248 dianggarkan untuk
1.76% seluruh siswa
% Ruang kelas SMP 100% 96%
dalam kondisi baik
Rasio Ketersediaan SMP
terhadap PUS 0% 52.63%
Angka Putus Sekolah Mutasi siswa ganda pada Penertiban
SMP 53% dapodik berpengaruh pendataan siswa
100% pada meningkatnya data pada dapodik
0.00% siswa putus sekolah
64%
% Guru Kualifikasi S1 100%
Tingkat SMP
33%
1.3 Pengelolaan Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) 44%
100%
% Satuan Pendidikan 100% Kesiapan satuan Pendampingan
Terakreditasi TK pendidikan untuk bagi satuan
mendaftar akreditasi pendidikan untuk
pendaftaran
% Ruang Kelas TK dalam 100% akreditasi
Kondisi Baik
% Perlengkapan siswa TK 100%
Angka Putus Sekolah TK 0%
% Guru Kualifikasi S1 100%
Tingkat TK
1.4 Pengelolaan Pendidikan
Nonformal/Kesetaraan
% Satuan Pendidikan 100% Tidak aktifnya 2 PKBM Usulan
Terakreditasi Non Formal yang terdaftar dalam penghapusan
dapodik PKBM yang tidak
melaksanakan
kegiatan belajar
% Perlengkapan Siswa 100% dari dapodik
Kesetaraan
% Guru/Tutor sesuai 100%
kualifikasi Kesetaraan
PROGRAM PENUNJANG
URUSAN PEMERINTAHAN
DAERAH KABUPATEN/
KOTA 100% 62.55% Laporan realisasi yang Koordinasi dengan
100% belum bersifat final akibat bagian akuntansi
100% adanya permasalahan BPKAD untuk
% Realisasi Anggaran pada sistem informasi percepatan
keuangan perhitungan
realisasi
100%
% Ketersediaan Dokumen
Perencanaan dan Evaluasi
100%
% Capaian Layanan Umum
dan Kepegawaian
5.1 Administrasi Keuangan
Perangkat Daerah
100%
Persentase Capaian 100%
Layanan Keuangan bagi
ASN
5.2 Perencanaan,
Penganggaran, dan
Evaluasi Kinerja
Perangkat Daerah 100%
% Dokumen Perencanaan 100% 100%
% Dokumen Evaluasi 100%
100%
5.3 Administrasi Umum
Perangkat Daerah
Persentase layanan 100%
umum
5.4 Pengadaan Barang Milik
Daerah Penunjang
Urusan Pemerintah
Daerah
Cakupan ketersediaan 100% 100%
barang penunjang
5.5 Penyediaan Jasa
Penunjang Urusan 100%
Pemerintahan Daerah
Cakupan Jasa Penunjang 100%
5.6 Pemeliharaan Barang
Milik Daerah Penunjang
Urusan Pemerintahan
Daerah
Persentase pemeliharaan 100% 100%
barang milik daerah
2. Kesehatan
1. Dinas Kesehatan
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 77

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
1 Administrasi Keuangan 100% 100%
Perangkat Daerah
2 Administrasi 2 1
Kepegawaian Perangkat kegiatan kegiatan
Daerah
3 Administrasi Umum
Perangkat Daerah
Penyediaan Bahan 100% 100%
Logistik Kantor
Penyediaan Barang 100% 100%
Cetakan dan
Penggandaan
Penyediaan Bahan Bacaan 100% 100%
dan Peraturan
Perundang-undangan
Penyelenggaraan Rapat 100% 100%
Koordinasi dan
Konsultasi SKPD
Penyediaan peralatan dan 100% 100%
perlengkapan kantor
4 Pengadaan Barang Milik
Daerah Penunjang
Urusan Pemerintah 1 unit 1 unit
Daerah
5 Penyediaan Jasa
Penunjang Urusan
Pemerintahan Daerah
Penyediaan Jasa Surat 100% 100%
Menyurat
Penyediaan Jasa 100% 100%
Komunikasi, Sumber
Daya Air dan Listrik
Penyediaan Jasa Peralatan 100% 100%
dan Perlengkapan Kantor
Penyediaan Jasa 100% 100%
Pelayanan Umum Kantor
6 Pemeliharaan Barang
Milik Daerah Penunjang
Urusan Pemerintahan
Daerah
Penyediaan Jasa 100% 100%
pemeliharaan, Biaya
Pemeliharaan, Pajak dan
Perizinan Kendaraan
Dinas Operasional atau
lapangan
Pemeliharaan/ 100% 100%
Rehabilitasi Gedung
Kantor dan Bangunan
Lainnya
PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN
MASYARAKAT
1 Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Kewenangan Daerah Kabupaten/Kota
Pembangunan Rumah
Dinas Tenaga Kesehatan
- Pembangunan rumah 1 unit 1 unit
dokter PKM Tanusan
- Honorarium PPK, 1 paket 1 paket
direksi lapangan, pejabat
pengadaan dan tim
pendukung PPK
- Perencanaan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah dokter PKM
Tanusan
- Pembangunan Rumah 1 unit 1 unit
Kopel Paramedis PKM
Tanusan 1
- Honorarium PPK, 1 paket 1 paket
direksi lapangan, pejabat
pengadaan dan tim
pendukung PPK
- Perencanaan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Tanusan
- Pembangunan Rumah 1 unit 1 unit
Kopel Paramedis PKM
Tanusan 2
- Honorarium PPK, 1 paket 1 paket
direksi lapangan, pejabat
pengadaan dan tim
pendukung PPK
- Perencanaan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Tanusan
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 78

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
- Pengawasan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Tanusan
- Pembangunan Rumah 1 unit 1 unit
Kopel Paramedis PKM
Yamor 1
- Honorarium PPK, 1 paket 1 paket
direksi lapangan, pejabat
pengadaan dan tim
pendukung PPK
- Perencanaan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Yamor 1
- Pembangunan Rumah 1 unit 1 unit
Kopel Paramedis PKM
Yamor 2
- Honorarium PPK, 1 paket 1 paket
direksi lapangan, pejabat
pengadaan dan tim
pendukung PPK
- Perencanaan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Yamor 1
- Pengawasan pemb. 1 paket 1 paket
Rumah kopel paramedis
PKM Yamor
- Penunjang DAK Fisik 1 1
(DAK) kegiatan kegiatan
Pengadaan Alat
Kesehatan/Alat
Penunjang medik Fasiltas
Pelayanan Kesehatan
- Pengadaan Alat 2 unit 2 unit
Kesehatan Sanitarian Kit
(DAK)
- Pengadaan Alat 1 unit 1 unit
Kesehatan HRV (DAK)
Pengadaan Obat, Vaksin
- Pengadaan Obat-obatan 1 paket 1 paket
- Pengadaan Obat dan 1 paket 1 paket
BMHP (DAK)
- Distribusi Obat dan 1 paket 1 paket
BMHP (DAK Nonfisik)
Pengadaan Bahan Habis
Pakai
- Pengadaan Rapid Test 1 paket 1 paket
HIV/AIDS dan Malaria
- Pengadaan Reagen 1 paket 1 paket
Bahan Laboratorium dan
Bahan RDT Pemeriksaan
Darah
2 Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Pengelolaan Pelayanan
Kesehatan Bayi Baru
Lahir
- Kegiatan Imunisasi 10 10
Rutin Puskesmas puskesm puskesm
as as
Pengelolaan Pelayanan
Kesehatan Gizi
Masyarakat
- Penanganan Perawatan 1 Dgn adanya pandemi Normalisasi
Penderita Gizi Buruk kegiatan covid-19 sehingga, kegiatan pasca
keluarga tdk mau utk pandemi
anaknya di rawat di RS
dan memilih di rawat di
rmh.
- BOK Stunting (DAK) 1 Narasumber Provinsi Normalisasi
kegiatan tidak bisa hadir karena kegiatan pasca
beberapa narasumber pandemi
terinfeksi Covid-19
- Supervisi/ Pembinaan 1 1
KI dan AKB ke Fasyankes kegiatan kegiatan
- Promosi /Kampanye 1 tidak dapat dilaksanakan Normalisasi
Program Gizi Seimbang & kegiatan sehubungan dgn kegiatan pasca
Isi Piringku dan faktor pandemi covid-19 yg tdk pandemi
spesifik stunting terutama dapat mengumpulkan
tablet tambah darah pada anak sekolah (remaja
remaja dan ibu hamil putri)
- Sosialisasi Kesehatan 1 tidak dapat Normalisasi
Reproduksi Calon kegiatan mengumpulkan petugas kegiatan pasca
Pengantin bagi tenaga yg terlibat lgsng pandemi
penyuluh Pernikahan sehubungan di puncak
masa pandemi covid-19
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 79

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
- Pengawasan dan 1 1
Pemeriksaan Kualitas kegiatan kegiatan
Sarana air minum aman
Pengelolaan Pelayanan
Kesehatan Lingkungan
- Pengawasan Kualitas 1 Petugas BPOM tidak Normalisasi
bahan makanan yang kegiatan dapat hadir karena kegiatan pasca
dicurigai mengandung pandemi covid-19 dan pandemi
bahan kimia berbahaya juga kesibukan
- Pemeriksaan Mutu Baku 1 Dgn tdk adanya rute Adanya rute
Air di BTKL Ambon kegiatan penerbangan langsung penerbangan
kaimana-ambon, langsung dari
sehingga tdk dpt kaimana - Ambon,
melakukan pengambilan dan atau rute
sampel air utk kaimana -
pemeriksasan mutu baku Makassar
air tdk melebihi 8 jam
Pengelolaan Upaya
Kesehatan Khusus
- Penyediaan Biaya 1 1
Rujukan Pasien Gawat kegiatan kegiatan
Darurat (dari PKM ke
RSUD)
- Kegiatan Pusjaki (PKM 3 3
Lobo, PKM Tugarni dan puskesm puskesm
PKM Yamor) as as
- Pembinaan Kesehatan 1 masa pandemi Covid-19, Normalisasi
dan Imunisasi Calon kegiatan tahun 2021 tidak ada kegiatan pasca
Jamaah Haji calon Jemaah Haji pandemi
Kaimana
- Penanggulangan Buta 1 1
Katarak kegiatan kegiatan
- Biaya Rujukan OAP 1 1
untuk Keluar Kaimana kegiatan kegiatan
Perjarak Tempuh
Pelayanan Kesehatan
Penyakit Menular dan
Tidak Menular
- Mobile Deteksi dini 1
Penyakit tidak menular di kegiatan
SKPD
- Case Finding Negleted 1 1
Disease TB Kusta kegiatan kegiatan
Filariasis HIV
- Peningkatan Kapasitas 1 Narasumber tdk bisa Normalisasi
bagi petugas surveilans/ kegiatan hadir krn di masa kegiatan pasca
pengolah data di pandemi Covid-19 pandemi
Puskesmas dalam rangka
tracing dan manajemen
data (DAK Nonfisik)
- Kegiatan monitoring & 1 1
evaluasi pencegahan dan kegiatan kegiatan
pengendalian COVID 19
(DAK Nonfisik)
- Upaya Deteksi Dini, 1 1
Preventif, dan Respon kegiatan kegiatan
Penyakit - Supervisi
terpadu P2P ke
Puskesmas (DAK
Nonfisik)
Pengelolaan Jaminan
Kesehatan Masyarakat
Penyelenggaraan
Kabupaten/Kota Sehat
- BOK Puskesmas 10 10
puskesm puskesm
as as
Operasional Pelayanan
Puskesmas
- Operasional Puskesmas 10 10
puskesm puskesm
as as
- Kalibrasi Alat Kesehatan 1 1
(DAK Nonfisik TA 2021) kegiatan kegiatan
- Kegiatan vaksinasi 1 1
COVID 19 kegiatan kegiatan
- Insentif Tenaga 1 paket 1 paket
Kesehatan Penanganan
COVID 19
Operasional Pelayanan 1 1
Fasilitas Kesehatan kegiatan kegiatan
Lainnya
Pelaksanaan Akreditasi 1 1
Fasilitas Kesehatan di kegiatan kegiatan
Kabupaten/Kota
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 80

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pelaksanaan
Kewaspadaan Dini dan
Respon Wabah
- Penyemprotan Fogging 1 1
sarang nyamuk kegiatan kegiatan
- Kegiatan 1 1
Penanggulangan Wabah kegiatan kegiatan
dan Bencana
Pengelolaam Pelayanan
Kesehatan Ibu Bersalin
- Jampersal DAK (Biaya 1 1
Rujukan dan Operasional kegiatan kegiatan
RTK)
Pengelolaan Pelayanan
Kesehatan bagi Kondisi
Kejadian Luar Biasa
(KLB)
- Bid. Penanganan Satgas 1 1
Covid 19 kegiatan kegiatan
- Bid. Relawan Satgas 1 1
Covid 19 kegiatan kegiatan
- Bid. Sekretariat Satgas 1 1
COVID 19 kegiatan kegiatan
- Bid. Data dan Informasi 1 1
Satgas Covid 19 kegiatan kegiatan
- Bid. Penegakan Hukum 1 1
Satgas Covid 19 kegiatan kegiatan
- Bid. Komunikasi dan 1
Publikasi Satgas Covid 19 kegiatan
- Kegiatan Penggalangan 1 1
komitmen kegiatan kegiatan
- Koordinasi vaksinator I 1 1
kegiatan kegiatan
- Koordinasi vaksinator II 1 1
kegiatan kegiatan
- Koordinasi vaksinator III 1 1
kegiatan kegiatan
- Koordinasi vaksinator 1 1
IV kegiatan kegiatan
Pengelolaan Surveilans
Kesehatan
- Pemantauan Kejadian 1 Kegiatan pemantauan Normalisasi
Ikutan Pasca Vaksinasi kegiatan KIPI Vaksinasi Covid-19 kegiatan pasca
COVID 19 di laksanakan, tdk pandemi
merealisasikan anggaran
Penyelenggaraan Sistem
Informasi Kesehatan
secara Terintegrasi
- Pembuatan LKIP 1 1
kegiatan kegiatan
- Pembuatan Profil 1 1
Kesehatan kegiatan kegiatan
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN
1 Advokasi Pemberdayaan, Kemitraan, Peningkatan Peran serta Masyarakat dan Lintas Sektor Tingkat
Daerah Kabupaten/Kota
Peningkatan Upaya 4 1
Promosi Kesehatan, kegiatan kegiatan
Advokasi, Kemitraan dan
Pemberdayaan
Masyarakat
PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN
1 Pengembangan Mutu dan Peningkatan Kompetensi Teknis Sumber Daya Manusia Tingkat Daerah
Kabupaten/Kota
Kegiatan Magang Petugas 1 Adanya pandemi Normalisasi
Laboratorium Puskesmas kegiatan covid-19, sehingga tdk kegiatan pasca
Di RSUD dpt melaksanakan pandemi
kegiatan pelatihan tatap
muka di Lab. RSUD
3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
1. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Terwujud PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
nya
1 Perencanaan Penggangaran dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
pemenuha Koordinasi dan
n kualitas Penyusunan Laporan 22
Dokume Dokume
pembang Capaian Kinerja dan n Renstra n Renstra
unan
infrastrukt Ikhtisar Realisasi Kinerja dan dan
SKPD LAKIP LAKIP
ur dasar 2 Admintrasi Keuangan
Penyediaan Gaji dan 100% 100% - --
tunjangan ASN
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 81

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pelaksanaan 100% 100% --
Penatusahaan Kegiatan -
ASN
3 Administrasi Umum Perangkat daerah
Penyediaan Barang 100% 100% - --
Cetakan dan Pengandaan
Penyelegaraan Rapat 100% 100%
Koordinasi dan - --
Kosnultasi SKPD
4 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Umum
Penyediaan Jasa Surat 171 171 - --
menyurat Lembar Lembar
Penyediaan Jasa
Komunikasi Sumber daya 100% 100% - --
air dan listrik
5 Penyediaan Jasa pelayanan Umum Kantor
Alat Tulis Kantor 34 item 34 item - --
Jasa Kebersihan 23 item 23 item - --
Penyediaan Makanan dan 100% 100% - --
minuman
6 Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah Pusat
Penyediaan Jasa 7 Unit 4 Unit - --
pemeliharaan, Biaya kendaraa kendaraa
Pemeliharaan dan pajak n Dinas/ n Dinas/
Kendaraan Perorangan Operasio Operasio
Dinas atau Kendaraan
Dinas Jabatan nal nal
Tersedianya Pemeliharaan
Kendaraan Operasional 100% 100%
Secara berkala - --
Pemeliharaan/
Rehabilitasi Sarana dan
Prasarana Pendukung 100% 100% - --
gedung Kantor dan
Bangunan lainnya
Pemeliharaan /
Rehabilitasi Gedung
Kantor dan Bangunan 100% 100% - --
lainnya
PROGRAM PENGELOLAAN SDA DAN BANGUNAN PENGAMAN PANTAI PADA WILAYAH SUNGAI
(WS) DALAM 1 TAHUN
1 Pembangunan 11 -
Infrastruktur untuk Banguna Banguna --
melindungi Mata air nn
PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM
1 Penyusunan Rencana, 1 1 - --
Kebijakan Strategi dan kegiatan kegiatan
Tehnis SPAM
2 Pembangunan SPAM
Jaringan Perpipaa di 100% 100% --
Kawasan Perkotaan
3 Pembangunan SPAM 504 504
Jaringan Perpipaan di Sambung Sambung
Kawasan Perdesaan an an --
Rumah Rumah
4 Pengembangan SDM dan
kelembagaan Pengelolaan 10 SPPD 7 Sppd --
SPM
PROGRAM PENGEMBANGAN SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN REGIONAL
1 Pengembangan Sistem dan Pengelolaan Persampahan regional
Penyusunan rencana 1 1
Kebijakan Startegi dan Dokume Dokume
tehnis sistem Pengelolaan - --
persampahan TPA/TPA/ n n
SPA/TPA-3R/TPS-3R perencan perencan
kewenagan Kabupaten/
Kota aan aan
TPS3R TPS3R
PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM AIR LIMBAH
1 Pengelolaan dan pengembagan sisitem air limbah domistek dalam daerah kabupaten/kota
2 Penyusunan Rencana 22
kebijakan stratei dan Dokume Dokume
tehnis pengelolaan Air n SSK n SSK
lImbah Domistek dalam dan dan - --
daerah/Kota Perencan Perencan
aan IPAL aan IPAL
3 Pembangunan/
Penyediaan Ssitem 50 50
Pengelolaan air limbah Kepala Kepala - --
terpusat skala Keluarga Keluarga
permukiman
PROGRAM PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM DRAINASE
1 Pengelolaan dan Pengembagan Ssisten Drainase yant terhubung langsung dengan sungai dalam daerah
Kabupaten/Kota
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 82

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Operasi dan 100%
Pemeliharaan Ssisten 100% - --
Drainase
PROGRAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN
1 Penyelnegaraan Infrastruktur pada Permukiman di Kawasan Startegis Daerah Kabupaten/Kota
11
Dokume Dokume
Penyusunan Database n n
Jalan Lingkungan dan Database Database - --
rencana pengembagan Jalan Jalan
Lingkun Lingkun
gan gan
PROGRAM PENATAAN BANGUNAN GEDUNG
1 Penyelengaraan Bangunan Gedung di wilayah Daerah Kabupaten/Kota pemberian ijin mendidirkan
bangunan (IMB) dan sertifikat laik fungsi bangunan Gedung
Perencanaan 10 10
Pembangunan Banguna Banguna
Pengawasan dan - --
pemanfaatan Bangunan n n
Gedung Daerah Gedung Gedung
Kabupaten /Kota
% %
PROGRAM PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGANNYA
Peyelengaraan Penataan 6 6 - --
Bangunan dan Banguna Banguna
Lingkungannya di
Daerah Kabupaten/kota n& n&
Lingkun Lingkun
gannya gannya
Pemeliharaan Bangunan 100% 100% - --
dan Lingkungan
PROGRAM PENYELENGGARAAN JALAN
1 Penyelengaraan jalan
Penysuunan Rencana 11
Kebijakan dan Startegi Dokume Dokume
pengembagan Jaringan n n
Jalan serta perencanaan Pemutahi Pemutahi - --
Tehnis Penyelenggaraan ran ran
jalan dan jembatan Database Database
Jalan Jalan
Survey Kondisi Jalan dan 7 7
Jembatan Dokume Dokume
n Survey n Survey
Jalan dan Jalan dan
Jembatan Jembatan
Pembangunan Jalan 2 KM 2 KM --
22
Dokume Dokume
Pelebaran Jalan nn - --
menambah Lajur
Perencan Perencan
aan aan
44
Dokume Dokume
Rekosntruksi Jalan nn - --
Perencan Perencan
aan aan
Pada peningkatan
mandiwa wermenu
target jalan yang
ditingkatkan 4,1 KM
belum terealisasi karena
tingginya pasang surut
air laut dan tambatan
perahu yang tidak layak
sehingga mengakibatkan
dalam proses bongkar
muat material dari
Peningkatan Jalan 27,24 KM 21,51 KM pelabuhan ke lokasi
kegiatan
Peningkatan jalan Yamor
Urubika sepanjang 1,63
KM tidak terealisasi
disebabkan karena
jembatan penghubung
yang terputus sehingga
mengakibatkan
keterlamabatan
mobilisasi alat berat
11
Dokume Dokume
Rehabilitasi Jalan nn - --
perencan perencan
aan aan
Pemeliharaan Rutin Jalan 126,50 126,50 - --
KM KM
PROGRAM PENGEMBANGAN JASA KONSTRUKSI
1 Penyelengaraan Sistem Informasi Jasa Konstruksi Cakupan Daerah Kabupaten /Kota
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 83

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Penyusunan Data 22
Dokume Dokume
Informasi n Unit n Unit
Ketersedianaan / Price dan Price dan - - -
Penggunaan material dan Dokume Dokume
peralatan nn
HSBGN HSBGN
4. Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
1. Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman
PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
1 Penyusunan dokumen 1 1
perencanaan perangkat dokumen dokumen
daerah
2 Koordinasi dan 1 laporan 1 laporan
penyusunan laporan
capaian kinerja dan
ikhtisar realisasi kinerja
SKPD
3 Penyediaan gaji dan 35 orang 24 orang Adanya Mutasi Pegawai
tunjangan ASN
4 Pelaksanaan 27 orang 25 orang Adanya Refocusing dan
penatausahaan dan efisiensi anggaran
pengujian/verifikasi program dan kegiatan
keuangan SKPD karena pandemi
Covid-19
5 Koordinasi dan 2 laporan 2 laporan
penyusunan laporan
keuangan akhir tahun
SKPD
6 Penyediaan bahan logistik 15.370 15.395
kantor liter liter
7 Penyediaan barang 40.984 40.984
cetakan dan penggandaan lembar lembar
8 Penyelenggaraan rapat 35 orang 41 orang
koordinasi dan konsultasi
SKPD
9 Penyediaan jasa surat 500 418 Perubahan Nilai Belanja
menyurat lembar lembar Materai dari 6000
menjadi 10.000
10 Penyediaan jasa 100% 100%
komunikasi, sumber daya
air dan listrik
11 Penyediaan jasa peralatan 1 unit 1 unit
dan perlengkapan kantor
12 Penyediaan jasa 100% 100%
pelayanan umum kantor
13 Penyediaan jasa 7 unit 8 unit
pemeliharaan, biaya
pemeliharaan, pajak dan
perizinan kendaraan
dinas operasional atau
lapangan
14 Pengadaan Mebel 62 unit 62 unit
15 Pengadaan sarana dan 17 unit 17 unit
prasarana gedung kantor 6 3
atau bangunan lainnya Bangunan yang
banguna banguna memerlukan
16 Pemeliharaan/rehabilitasi n n pemeliharaan/ Rehab.
gedung kantor dan Hanya 3 bangunan dari 6
bangunan lainnya jumlah bangunan kantor
dari 14 unit sarana
17 Pemeliharaan/rehabilitasi 14 unit 7 unit prasarana gedung kantor
sarana dan prasarana yang memerlukan
gedung kantor atau pemeliharaan/
bangunan lainnya rehabilitasi hanya 4 Unit
PROGRAM KAWASAN PERMUKIMAN
Meningka 1 Koordinasi dan 2 2
tkan sinkronisasi pengendalian kegiatan kegiatan
kualitas penataan pemugaran/
rumah peremajaan permukiman
masyarak kumuh
at
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 84

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
masyarak
at
berpengh 2 Perbaikan rumah tidak 126 unit 125 unit Masyarakat penerima
layak huni bantuan Rehab. Menolak
asilan untuk di Rehab. Dengan
rendah
yang alasan pribadi
layak
huni dan
didukung
dengan
sapras
yang
memadai
PROGRAM PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH
Meningka 1 72 unit 72 unit
tkan
kualitas
rumah
masyarak Perbaikan rumah tidak
at layak huni untuk
berpengh pencegahan terhadap
asilan tumbuh kembangnya
rendah permukiman kumuh
yang diluar kawasan
layak permukiman kumuh
huni dan dengan luas dibawah 10
didukung (sepuluh) Ha
dengan
sapras
yang
memadai
5. Ketentraman, ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
1. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Daerah
1 Koordinasi dan
Penyusunan Laporan
Capaian Kinerja dan
Ikhtisar Realisasi Kinerja
SKPD
Administrasi Keuangan Perangkat Daerah
1 Penyediaan Gaji dan
Tunjangan ASN
2 Penyediaan Administrasi
Pelaksanaan Tugas ASN
3 Koordinasi dan
Penyusunan Laporan
Keuangan Akhir Tahun
SKPD
Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah
1 Pengadaan Pakaian Dinas
Beserta Atribut
Kelengkapannya
Administrasi Umum Perangkat Daerah
1 Penyediaan Bahan
Logistik Kantor
2 Penyediaan Barang
Cetakan dan
Penggandaan
3 Penyediaan Bahan Bacaan
dan Peraturan
Perundang-undangan
4 Penyelenggaraan Rapat
Koordinasi dan
Konsultasi SKPD
Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
1 Penyediaan Jasa Surat
Menyurat
2 Penyediaan Jasa
Komunikasi, Sumber
Daya Air dan Listrik
3 Penyediaan Jasa
Pelayanan Umum Kantor
Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
1 Penyediaan Jasa
Pemeliharaan, Biaya
Pemeliharaan, Pajak, dan
Perizinan Kendaraan
Dinas Operasional atau
Lapangan
2 Pemeliharaan/
Rehabilitasi Gedung
Kantor dan Bangunan
Lainnya
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 85

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
3 Pemeliharaan/
Rehabilitasi Sarana dan
Prasarana Gedung Kantor
atau Bangunan Lainnya
2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Menyedia PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
kan
Perencanaan, Penganggaran dan Evaluasi Kinerja Daerah
kebutuha 1 Menyusun Dokumen
n Perencanaan Perangkat 1 1
Administr Daerah
asi
perkantor 2 Evaluasi Kinerja 7 Distrik 3 Distrik Tdk semua distrik Memprioritaskan
Perangkat Daerah dilakukan monitoring daerah yang urgen
an sesuai Admistrasi Keuangan Perangkat Daerah
kebutuha
n selama 1 1 Pelaksanaan 1 0.7955 Honor PTT dibayarkan Perlunya evaluasi
tahun Penatausahaan dan mulai maret sehingga ada agar pelaksanaan
Pengujian/verivikasi selisi jan-Feb program kegiatan
Keuangan SKPD di lakukan tepat
waktu
Admistrasi Umum Perangkat Daerah
1 Penyediaan komponen 1 1
instalasi Listrik/
penerangan bangunan
kantor
2 Penyediaan Bahan 13350 ltr 13347 ltr Nihil Setor ke Kasda
Logistik Kantor
3 Penyediaan Barang 1 0.9111 Tdk semua alat listrik Setor ke Kasda
Cetakan dan rusak
Penggandaan
4 Penyelenggaraan Rapat 19 Org 3 Org Tdk ada kebutuhan Setor ke Kasda
Koordinasi dan koordinasi yang urgen
Konsultasi SKPD
Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintah Daerah
1 Penyediaan Jasa Surat 2 0 karena Bantuan BNPB th melakukan
Menyurat Konteine 2021 Nihil maka target koordinasi agar
r yang ditetapkan tidak bantuan BNPB
terealisasi dapat
direalisasikan
ditahun
berikutnya
2 Penyediaan jasa 12 bln 12 bln
komunikasi, sumber daya
air dan listrik
3 Penyediaan jasa peralatan 12 bln 12 bln
dan perlengkapan
4 Penyediaan jasa 12 bln 12 bln
Pelayanan Umum Kantor dan 360 dan 360
kotak kotak
Pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintah daerah
1 Penyediaan jasa 12 bulan 12 bulan
pemeliharaan, biaya
pemeliharaan, pajak dan
perizinan Kendaraan
dinas operasional /
lapangan
6. Sosial
2 Pemeilharaan / 1 unit 1 unit
rehabilitasi gedung
kantor dan bangunan
lainya
Penyediaa PROGRAM PENANGGULANGAN BENCANA
n sarana Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana
prasarana
, peralatan
perlindun 1 Pengendalian Operasi 5 unit 5 unit
gan dan Penyediaan Saranan
terhadap Prasarana Kesiapsiagaan
bencana Terhadap Bencana
dan 2 Penyediaan Peralatan 3954 7500
Perlindungan dan buah buah
pengemba Kesiapsiagaan Terhadap
ngan
kapasitas Bencana
Aparatur 3 Pengembangan Kapasitas 7 org 7 org
TRC Bencana
penanggu
langan
bencana
1. Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Meningka Program Pelayanan dan
tnya Rehabilitasi Kessos
Jumlah
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 86

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
tnya 1 Pemberian bimbingan 160 120
Jumlah sosial kepada keluarga orang orang
PMKS penyandang, lansia Lansia lansia
yang Terlantar, Disabilitas
terlayani terlantar, anak terlantar,
serta gelandangan, dan
masyarakat
Program Pemberdayaan Sosial
1 Peningkatan kemampuan
potensi Tenaga
Kesejahteraan sosial 100% 100%
kecamatan kewenangan
kabupaten/ kecamantan
2 Oprasional Pendamping 100% 100%
Program Keluarga
Harapan
Penyediaa PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
n Sarana Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
dan 1 Koordinasi dan
Prasarana Penyusunan Laporan 11
Penunjang
Urusan Capaian Kinerja dan Dokume Dokume
Ikhtisar Realisasi Kinerja n n
Pemerinta SKPD
han
Daerah Adminstrasi Keuangan Perangkat Daerah
Dinas
Sosial 2 Pelaksanaan 100% 100%
Penatausahaan dan
Pengujian/verifikasi
Keuangan SKPD
Admintsrasi Umum Perangkat Daerah
1 Penyediaan Barang 100% 100%
Cetakan dan
Penggandaan
2 Penyelengaraan Rapat 100% 100%
Koordinasi dan
Konsultasi SKPD
Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintah Daerah
1 Penyediaan Jasa Surat 100% 100%
Menyurat
2 Penyediaan Jasa
Komunikasi, Sumber 100% 100%
Daya Air dan Listrik
4 Penyediaan Jasa 100% 100%
Pelayanan Umum Kantor
Pemeliharaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
1 Penyediaan Jasa
Pemeliharaan, Biaya
Pemeliharaan, Pajak dan
Perizinan Kendaraan 100% 100%
Dinas Operasional atau 100%
lapangan
2 Pemeliharaan / 100%
Rehabilitasi Gedung
Kantor dan bangunan
3.1.2. Pelaksanaan Urusan Wajib yang Tidak Berkaitan dengan Pelayanan Dasar
Urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar mencakup
penyelenggaraan pada 14 bidang yaitu Tenaga Kerja; Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak; Pangan; Pertanahan; Lingkungan
Hidup; Administrasi Kependudukan dan Capil; Pemberdayaan Masyarakat
Desa; Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Perhubungan;
Komunikasi dan Informatika Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah;
Penanaman Modal; Kepemudaan dan Olah Raga; Kebudayaan
Perpustakaan dan Kearsipan.
Penyelenggaraan urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan
dasar di Kabupaten Kaimana telah terlaksana dengan baik. Hal ini dapat
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 87

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
dilihat dari capaiann program kegiatan yang Sebagian besar dapat
mencapai target yang telah ditetapkan. Berikut ini merupakan penjabaran
pencapaian pelaksanaan urusan wajib yang tidak berkaitan dengan
pelayanan dasar tahun 2021.
Tabel 3.1.2
Capaian Kinerja Program dan Kegiatan Pelaksanaan Urusan Wajib Yang Tidak Berkaitan dengan
Pelayanan Dasar Tahun 2021
Urusa
n Upaya Tinjut
N Pemer OPD Kebija Uraian Prog/Keg Target Realisasi Permasalahan Mengatasi Rekomend
O intaha Pelaksana kan Permasalah asi DPRD
n an
1 Tenaga Kerja
1. Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja
PROGRAM PERENCANAAN TENAGA KERJA
1 Penyusunan Rencana Tenaga Kerja (RTK)
Penyusunan Rencana Tenaga 50 orang 0 dana yang
Kerja (RTK) tersedia tidak
mencukupi
PROGRAM PELATIHAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
1 Pelaksanaan Pelatihan berdasarkan Unit Kompetensi
Proses Pelaksanaan 3 org 3 org
Pendidikan dan Pelatihan
Keterampilan bagi Pencari
Kerja berdasarkan Klaster
Kompetensi
2 Konsultansi Produktivitas pada Perusahaan Kecil
Pelaksanaan Konsultasi 100% 100%
Produktivitas kepada
Perusahaan Kecil
2 Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
1. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
PROGRAM PENGARUSUTAMAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
1 Pemberdayaan Perempuan Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi pada Organisasi
Kemasyarakatan Kewenangan Kabupaten/Kota
Pemberdayaan Perempuan 100% 100%
Bidang Politik, Hukum,
Sosial, dan Ekonomi pada
Organisasi Kemasyarakatan
Kewenangan Kabupaten/
Kota ( Bansos Bagi
Organisasi DWP Kabupaten-
DWP Satker dan GOW)
Pemberdayaan Perempuan 100% 94% Kegiatan Waktu
Bidang Politik, Hukum, dilaksanakan pelatihan
Sosial, dan Ekonomi pada selama 3 hari, diperpanjan
Organisasi Kemasyarakatan namun masih g menjadi 5
Kewenangan Kabupaten/ banyak peserta hari, dan
Kota ( Kegiatan PPEP- yang belum selektif
peningkatan Produktifitas memahami dalam
Ekonomi Perempuan Asli materi-materi memilih
Papua) yang diberikan, peserta
hal ini minimal
disebabkan yang bisa
masih ada membaca
peserta yang dan
masuk kategori menulis.
buta aksara.
PROGRAM PERLINDUNGAN PEREMPUAN
1 Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan Lingkup Daerah Kabupaten/Kota
Advokasi Kebijakan dan 100% 100%
Pendampingan Layanan
Perlindungan Perempuan
Kewenangan Kab/Kota
( Kegiatan Sosialisasi dan
Advokasi UU.PKDRT)
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 88

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Penyediaan Layanan 100% 0% Kegiatan Pembiayaan
Pengaduan masyarakat bagi pelayanan program
Perempuan Korban terhadap dan
Kekerasan Kewenangan Perempuan dan kegiatan
Kabupaten/Kota Anak Korban Pelayanan
Keketelah dan
dilaksanakan Pendampin
selama bulan gan
Januari- terhadap
Desember, Perempuan
melalui Unit dan Anak
Layanan korban
P2TP2A. kekerasan
Namun ( KtPA)
mengingat harus
terbatasnya disediakan
anggaran, terpisah
sehingga agar
kegiatan peruntukan
tersebut di nya jelas
biayai melalui dan sesuai
APBDP. dengan
Mengapa kebutuhan
kegiatan ini korban.
anggarannya
tidak
terrealisasi, hal
ini dikarenakan
penggabungan
kegitan
sebagaimana
dimaksud
bersama-sama
dengan
Kegiatan yang
dibiayai dari
alokasi Dana
DAK
Non Fisik.
Koordinasi/sinkronisasi 100% 0% Kegiatan ini Pemisahan
pelaksanaan penyediaan tidak dapat dana APBD
sarana prasarana layanan terealisasi dan alokasi
bagi perempuan korban karena di dana DAK
kekerasan kewenangan pendanaannya NON Fisik.
kabupaten/kota digabung
dengan
kegiatan pada
APBD murni,
padahal DANA
DAK Non Fisik
pelaksanaanya
sesuai dengan
JUKNIS yang
di keluarkan
oleh
Kementrian
PPPA.RI.
Advokasi Kebijakan dan 100% 100%
Pendampingan Penyediaan
Sarana Prasarana Layanan
bagi Perempuan Korban
Kekerasan Kewenangan
Kabupaten/Kota
PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELUARGA
1 Peningkatan Kualitas Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender (KG) dan Hak Anak
Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Advokasi Kebijakan dan 100% 100%
Pendampingan untuk
Mewujudkan KG dan
Perlindungan Anak
Kewenangan Kabupaten/
Kota
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 89

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pengembangan Kegiatan 100% 100%
Masyarakat untuk
Peningkatan Kualitas
Keluarga Kewenangan
Kabupaten/Kota
PROGRAM PENGELOLAAN SISTEM DATA GENDER DAN ANAK
1 Pengumpulan, Pengolahan Analisis dan Penyajian Data Gender dan Anak Dalam
Kelembagaan Data di Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
Penyediaan Data Gender dan 100% 95% Waktu Penambaha
Anak di Kewenangan pelatihan n waktu
Kabupaten/Kota cukup singkat ( pelatihan
3 hari) dan menjadi
setelah kurang
dilakukan lebih 5 hari.
evaluasi
kurang
maksimal
PROGRAM PEMENUHAN HAK ANAK (PHA)
1 Penguatan dan Pengembangan Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Hidup
Anak Kewenangan Kabupaten/Kota
Pengembangan Komunikasi, 100% 100%
Informasi dan Edukasi
Pemenuhan Hak Anak bagi
Lembaga Penyedia Layanan
Peningkatan Kualitas Hidup
Anak Tingkat Daerah
Kabupaten/Kota
PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA
Administrasi Keunagan 100% 79% Permasalahan Pergantian
Perangkat Daerah pada bendahara
pengelolaan gaji.
anggaran
khususnya Gaji
dan
tunjangan,men
galami kendala
dan terdapat
pengebalian ke
KASDA, hal ini
disebabkan
oleh kinerja
bendahara gaji
yang tidak
maksimal.
Belanja Makan dan Minum 100% 100%
Rapat
Belanja Bahan Bakar dan 100% 100%
Pelumas
Belanja Sewa Alat Angkut 100% 100%
Apung bermotor untuk
Penumpang
Belanja Perjalanan Dinas 100% 100%
Biasa
Belanja Perjalanan Dinas 100% 100%
Tetap
Belanja Persediaan 100% 100%
Sumberdaya Air,Listrik dan
Internet
Belanja Alat Tulis Kantor 100% 100%
Belanja Bahan Cetak 100% 100%
Belanja Pemeliharaan 100% 100%
Kendaraan Dinas/ 100% 100%
Operasional
Belanja Pemeliharaan
Gedung/Kantor
3 Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
1.
PROGRAM PENINGKATAN DIVERSIFIKASI DAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT
1 Pengelolaan dan Keseimbangan Cadangan Makanan Pangan Kab/Kota
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 90

LKPJ BUPATI KAIMANA AKHIR TAHUN ANGGARAN 2021
Pengadaan Cadangan
Pangan Pemerintah Kab. /
Kota
Pemamfaatan Pekarangan 2 2
Kampung Kampung
4 Pertanahan
1. Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman
PROGRAM PENYELESAIAN GANTI KERUGIAN DAN SANTUNAN TANAH UNTUK
PEMBANGUNAN
1 Penetapan daftar masyarakat 93.208 m2 91.887 m2 Adanya diutamakan
penerima santunan tanah Refocusing yang
dalam 1 (satu) daerah Anggaran mendukung
kabupaten/kota karena dampak program
pandemi daerah dan
Covid-19 bersifat
prioritas
dan akan
dilakukan
koordinasi
kembali
untuk
ditindak
lanjuti
ditahun
berikutnya
2 Koordinasi dan sinkronisasi 100 0 kelengkapan melakukan
penyelesaian masalah ganti sertifikat dokumen koordinasi
kerugian dan santunan tanah administrasi tindak
untuk pembangunan oleh sudah dipenuhi lanjut di
pemerintah daerah oleh pemda BPN untuk
kabupaten/kota melalui dinas proses
terkait, namun penerbitan
penerbitan sertifikat
sertifikat tanah tanah
pemda masih pemda
menunggu
proses dari
BPN
5 Lingkungan Hidup
1. Dinas Lingkungan Hidup
6 Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Menin PROGRAM PENUNJANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA
gkatka 1 Perencanaan,Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah
n tata Evaluasi Kinerja Perangkat
kelola 2 2
Daerah Dokumen Dokumen (
pemer ( Lakip & Lakip &
intaha Renstra) Renstra)
n yang
bersih 2 Adminitrasi Keuangan Perangkat Daerah
profesi Penyediaan gaji dan 100% 100%
onal tunjangan ASN
inovati Penyediaan Administrasi 100% 100%
f dan Pelaksanaan Tugas ASN
akunta 3 Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah
bel
Pengadaan Pakaian Dinas 25 Stel 25 Stel
Beserta Atribut PDH & PDH & 25
Kelengkapannya 25 Seragam
Seragam Lapangan
Lapangan
4 Administrasi Umum Perangkat Daerah
Penyediaan Barang Cetakan 100% 100%
dan Penggandaan
Penyelenggaraan Rapat 100% 100%
Koordinasi dan Konsultasi
SKPD
5 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
Bab 3 Hasil Penyelengg. Urusan 91