01
Musim Dingin yang Hangat
(Ariani Selviana Pardosi)
Salju pertama turun di sore
hari. Aku yang sedang
duduk sendiri memandangi
butir-butir salju yang turun
ke tanah. Menurut cerita-
cerita dalam drama Korea,
seseorang yang
menyaksikan salju pertama
turun akan mendapat
keberuntungan. Apalagi bila
salju pertama turun itu disaksikan bersama kekasih maka
hubungan cinta mereka akan sangat berbahagia.
Namun, saat itu Mira memandangi salju turun
sendirian. Dia memang sendiri memandangi salju itu dari
1|kcp
balik jendela asramanya. Mira terpisah dari kekasihnya.
Dia menempuh pendidikan di Negeri Tirai Bambu
sementara kekasihnya jauh berada di tanah air,
Indonesia.
Salju turun semakin deras. Dia membuka jendela
asrama dan menjulurkan tangannya ke luar jendela.
Tahun itu adalah tahun kedua Mira belajar di Tiongkok
artinya musim dingin tahun itu adalah musim dingin
kedua yang dialaminya. Mira mencoba menghubungi
kekasihnya melalui wechat video. Sayang sekali, koneksi
video itu tidak berhasil. Serpihan salju semakin menebal
di tangan Mira.
“Udara dingin di luar semakin dingin karena rasa
sepi ini.” Mira terisak. Air mata jatuh di pipinya.
Tak lama kemudian, teman sekamarnya masuk,
“Mira tutup jendelanya. Kamar kita semakin dingin bila
jendela terbuka.”
Mira baru tersadar, “Ah, baiklah aku tutup
jendelanya.”
2|kcp
Mira mengeringkan pipinya yang basah oleh air mata.
Melihat Mira menangis, temannya itu bertanya,
“Mengapa kamu menangis? Apakah kamu baik-baik
saja?”
Mira mengatakan bahwa dia baik-baik saja tetapi
temannya itu tidak percaya sehingga dia terus mendesak
Mira dengan pertanyaan.
“Apakah kamu sakit?”
“Apakah kamu lapar?”
“Apa yang bisa aku bantu?”
Karena terus didesak dengan banyak pertanyaan,
akhirnya Mira mengakui bahwa dia sangat merindukan
kekasihnya yang ada di Indonesia.
Long distance relationship – hubungan cinta jarak
jauh memang berat. Bertelepon atau ber-video call
tidaklah cukup untuk mengobati rasa rindu. Terlebih
kedua-duanya sibuk dengan kegiatan kuliah dan lain-lain.
Mira sibuk dengan tugas-tugasnya, begitu pula dengan
Rinto kekasihnya.
3|kcp
Rinto menjabat sebagai ketua klub pencinta alam
di kampusnya. Kegiatan klub itu sangat banyak misalnya
mendaki gunung, petualangan ke desa-desa untuk
membantu masyarakat berkebun, eskplorasi hutan, dan
banyak kegiatan lainnya. Saat Rinto berada di gunung
atau di hutan, Mira tidak bisa menghubunginya karena
jaringan telepon yang kurang baik. Bila keadaan seperti
itu, Mira tidak bisa bertelepon selama satu atau dua
bulan. Dalam situasi seperti itu, Mira sering berpikir
buruk bahwa Rinto mempunyai kekasih lain di
kampusnya.
“Kamu jangan berpikir buruk kepadaku.” Rinto
selalu berkata seperti itu bila Mira mencurigainya.
Rinto membalas,” Saya berpikir kamu yang punya
kekasih lain di Tiongkok.”
“Saya tidak punya teman pria di kampus ini.” Mira
membela diri.
Salju semakin deras turun menutupi halaman dan
jalan di luar asrama. Udara yang semakin dingin masuk
melalui jendela asrama. Mira mengambil sweater tebal
4|kcp
untuk membuatnya hangat. Tiba-tiba handphone
berbunyi. Kring…kring…
Mira senang sekali karena Rinto meneleponnya.
“Hallo…sayang.”
“Halo juga sayang.”
Mira yang semula bersedih menjadi ceria karena
telepon itu. Mereka bertelepon selama satu jam. Mereka
saling bercerita tentang kegiatan masing-masing.
“Libur musim dingin ini, aku akan mengunjungimu.
Tabunganku sudah cukup untuk membeli tiket ke
Tiongkok.”
Mira sangat gembira, “Wow, aku senang sekali. Are
you serious??”
“Tentu saja. Dua minggu lagi aku akan datang.
Tunggu, ya.”
Mira senang bukan kepalang. Musim dingin tahun
itu, dia tak akan sendiri. Dia merasa senang sekali karena
kekasihnya akan datang ke Tiongkok. Mereka bisa
menghabiskan musim dingin bersama. Ah. Musim dingin
5|kcp
tahun ini aku akan merasa kehangatan karena Rinto
datang.
***
6|kcp
02
Belajar Mencintaimu
( 佘冠嬑 Astrid)
Sayangnya ibu Tanya meninggal
pada hari kelahirannya, dan
ayahnya adalah seorang peneliti
ilmiah, yang berspesialisasi dalam
robotika. Tanya tidak memahami
pekerjaan ayahnya, hanya tahu bahwa ayahnya tinggal di
laboratorium sepanjang hari selain mengurus hidupnya.
Prestasi akademis Tanya sama dengan kebanyakan anak
biasa, biasa dan tidak jempolan, tapi dia tidak menikmati
perlakuan yang sama dengan anak biasa. Misalnya, dia
tumbuh tanpa ditemani ibunya. Teman-teman
sekelasnya menertawakannya karena dia adalah anak
tanpa ibu, jadi mereka tidak ingin berteman dengannya.
7|kcp
Sebelum ulang tahunnya yang ke-16 di sekolah
menengah, Ayah menanyakan hadiah apa yang dia
inginkan, ‘Saya ingin teman. 'Ayah diam dan berbalik
untuk melanjutkan memasak. Keesokan harinya, seorang
anak laki-laki cantik yang tidak suka berbicara
dipindahkan ke kelas. Sejak pertama bertemu, bocah
lelaki bernama Bintang itu sudah mengikuti Tanya.
Mereka pergi ke sekolah bersama dan pulang bersama.
Ketika dia mengira Bintang adalah penguntit, dia
menemukannya tinggal di lantai atas di rumahnya. Tan Ya
dengan senang hati berkata kepada ayahnya setelah
makan malam: "Seorang siswa pindahan baru di kelas
tinggal di lantai atas di rumah kami." "Oh, itu juga baik,
ya." Ayah pura-pura mengatakannya dengan santai saat
makan. Dan kemudian mencibir.
Tanya ditertawakan oleh teman sekelas hampir setiap
hari. Sepulang sekolah sore ini, Tanya dihadang di jalan
oleh gadis tercantik di kelas dan beberapa anak laki-laki.
Tepat ketika Tanya mengira dia akan diintimidasi oleh
gadis ini, Bintang tiba-tiba berdiri di depannya. Meskipun
8|kcp
dia menahan tamparan gadis itu, dia tidak menahan
pisau dari anak lelaki. Bintang dipotong dengan pisau
oleh anak lelaki, dan bukan darah yang mengalir keluar
dari bintang itu, tetapi cairan baterai berwarna biru.
Tanya juga melihat tubuh logam di bawah kulit manusia.
Teman sekelas ketakutan dan lari dari mereka, tetapi Tan
Ya tidak berani berbicara. Tiba-tiba hujan turun dan
Bintang yang terluka ingin melepas pakaiannya untuk
melindungi Tanya dari hujan, tetapi tubuhnya yang
terluka tidak dapat mendukungnya untuk melakukan
perilaku yang diinginkannya. “Jauhi aku!” Tanya akhirnya
mau tidak mau berteriak pada Bintang yang masih
mengikuti.
Kemudian, Tanya tumbuh dewasa dan dia menjadi aktor
yang sangat sukses seperti yang dia inginkan. Setelah
ayahnya meninggal, satu-satunya orang di sekitarnya
adalah Bintang. waktu berlalu, semasa kecil Bintang
adalah kekasih Tanya. Bintang adalah adik kecil Tanya,
saat Tanya berusia 30 tahun tahun ini. Bintang adalah
keponakan fiksi Tanya, ketika Tanya berusia 40 tahun.
9|kcp
Suatu hari, mereka berjalan di jalan sambil berpegangan
tangan. Pasangan muda yang lewat dikejutkan dengan
wajah tampan Bintang. Mereka juga berbisik tentang
mengapa dua orang yang berbeda usia bergandengan
tangan di jalan. Akhirnya, Tanya tidak bisa menahan dan
berhenti, melepaskan diri dari tangan Bintang, dan
berteriak kepadanya: "Jangan ikuti aku! Aku tidak mau
bertemu denganmu lagi!" Bintang menjadi cemas dan
bertanya-tanya apa kesalahannya. Bintang meminta
maaf dan sibuk memegang tangan Tanya: "Maaf, maaf,
saya salah, saya salah." Tetapi dia tidak akan pernah tahu
di mana dia salah, karena dia adalah robot dan hanya bisa
mempelajari tingkah laku manusia. Dia meniru cara pria
meminta maaf dan cara membuat gadis bahagia. Dia
sangat cemas dan mengeluarkan buku dari sakunya.
Buku itu mengatakan dia harus mencium gadis yang
berlawanan. Dia segera mengambil tindakan, tetapi
tangisan Tanya mendorongnya ke samping. Tanya
berjuang lepas dari tangan Bintang, dan tiba-tiba sebuah
truk besar yang terlambat mengerem menabrak Tanya.
10 | k c p
Tanya terbangun di rumah sakit tapi tidak melihat
Bintang. Setelah bertanya kepada dokter, dia
mengetahui bahwa Bintang telah menukar chip dengan
dokter untuk menyelamatkan nyawa. Bintang
memberikan chipnya kepada dokter untuk penelitian,
dan dokter akan merawat Tanya. Dokter menanamkan
bagian dari chip tersebut ke speaker kecil. Setiap hari si
pembicara kecil akan mengatakan hal yang sama dengan
Bintang, mengingatkannya untuk bangun, menyuruhnya
makan, lalu menidurkannya ... Suatu hari, Tanya akhirnya
tidak tahan karena tidak ada Bintang tapi hanya suara
Bintang. Dia mengunci speaker kecil di lemari. Baru
setelah dia menjadi sangat tua dan orang-orang datang
untuk mewawancarainya, dia menemukan bahwa
Bintang adalah robot paling canggih pada saat itu, dan
dapat membangkitkan emosi manusia melalui
pembelajaran. Tanya membuka lemari dan
mengeluarkan speaker kecil. "Tanya."
11 | k c p
12 | k c p
03
Mimpi Bermusik Rio
(杜远举 Bima)
Rio adalah seorang anak laki-laki dari pedesaan, dia
sangat menyukai musik, tetapi keluarganya tidak punya
banyak uang untuk bermain musik. Jadi dia mulai bekerja
untuk menabung, membeli alat
musik, dan membayar uang
sekolah. Terkadang dia
meminjam uang sekolah untuk
belajar alat musik. Suatu ketika
dia meminjam uang untuk membeli
drum Jinbei, dan menghabiskan 400 yuan untuk
membayar uang sekolah selama setengah bulan.
Kemajuannya jauh lebih cepat daripada yang dikatakan
guru, jadi butuh waktu setengah bulan untuk belajar.
Untuk mengembalikan uangnya, ia mulai
menggendong drum di punggungnya untuk tampil di
jalan. Rio biasanya bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 12
13 | k c p
siang pada pagi dan sore hari. Karena musim panas di
Tiongkok sangat panas menyengat. Suhu panas itu sangat
tidak baik bagi drum karena kan memuai dan
memengaruhi suaranya.
Mereka berdua selalu berangkat pagi hari karena
menurut pepatah yang mereka percayai bahwa untuk
menemukan tempat yang cocok berkesenian harus
bangun bagi hari pukul lima atau enam pagi. Selain itu,
pertimbangan mereka bila siang hari sudah sangat ramai
orang sehingga kurang nyaman bagi Rio untuk menabuh
drum. Kebiasasan bangun pagi untuk bermain drum, Rio
lakukan juga saat dia keluar kota. jadi setiap kali rio pergi
ke kota lain, butuh setidaknya dua jam untuk mencari
tempat yang cocok di tempat itu.Dia akan tinggal di kota
tersebut selama satu sampai dua hari, dan kemudian
pergi ke kota berikutnya dengan mobil. Kegiatan ini akan
memakan biaya banyak. Namun itu risiko bagi pemusik
jalanan seperti dia bahkan pada beberapa kesempatan,
dia akan dikejar-kejar oleh petugas keamanan karena
bermain di tempat umum.
14 | k c p
Rio juga bertemu dengan banyak orang di sepanjang
perjalanan bermusiknya. Para pendengar musiknya
sangat beragam. Terkadang dia menemukan seorang
penonton wanita yang sendirian mendengar mereka
bermusik sampai larut malam, Ini pernah terjadi ketika
Rio dan temannya bermain di daerah Qiaotou.
Terkadang ada penoton sepasang kekasih yang
bermesaraan yang membuat Rio iri hati akan
kebahagiaan mereka.
Para penonton itu sangat bermacam-macam juga
karakternya. Ada yang baik hati dengean memberi tips
besar bahkan ada yang pernah memberinya uang banyak
karena melihat penampilan mereka yang kumuh seperti
orang kampung. Hem, menyedihkan sekali, ya.
Pengalaman unik lain saat ada sepasang kekasih
yang bermesraan, tetapi akhirnya mereka berdua
bertengkar. Si perempuan bersikeras memberi tips 200
yuan, tetapi kekasihnya menahan dengan berkata, “Lagu
itu tidak bagus. Mereka bermain sangat biasa. Mengapa
memberi tips banyak kepada mereka?” Perempuan itu
15 | k c p
mengatakan bahwa Rio dan teman-teman sudah
bermain music dengan sangat keras dan sangat bisa
mendapat tips yang bagus. Sepasang kekasih itu
berdebat dan akhrinya mereka hanya memberi tips 20
yuan saja. Rio dan teman-teman sangat menyesalkan
peristiwa itu.
Suatu hari di dini hari, Rio sedang bermain drum di
perempatan jalan yang ramai, Seorang gadis yang lewat
memberinya lap basah untuk menyeka keringatnya, lalu
memberinya tips. Selain itu, wanita itu memberikan
handuk yang dipakai untuk mengelap bahkan memberi 1
handuk lain lagi untuk bersiap menyeka. Rio ingin
mengucapkan terima kasih, tetapi perempuan itu segera
pergi.Tentu saja Rio tidak bertemu dengan semua orang
bai bahkan beberapa orang menuduhnya sebagai
pembohong.
Pada hari-hari ini ketika dia jauh dari rumah, Rio
ingin pulang setiap hari, tangannya bengkak dan
berdarah karena sering bermain drum dalam waktu yang
lama. Rio benar-benar sangat menyukai bermain bisa
16 | k c p
drum karena itulah sumber pendapatan dia. Artinya dia
tidak punya makanan dan tidak punya tempat tinggal hari
ini jika tidak bermain drum. Jadi dia membeli plester dan
meletakkannya di tangannya untuk bisa terus bermain
drum.
Rio menjalani 11 kabupaten dan distrik dalam 18
hari. Dia telah menerima koin mulai dari koin kecil hingga
seratus yuan dalam bentuk tunai. Rio bertemu dengan
semua jenis orang. Setelah menyelesaikan misinya, Rio
pulang ke rumah dan melunasi uang sekolah yang
dipinjam kepada saudaranya.
Karena mengejar musik tidak begitu mulus maka ia
memiliki mimpi di dalam hatinya supaya lebih banyak
orang yang menyukai musik memiliki kesempatan yang
sama untuk bersentuhan dengan musik. Biarlah alat
musik tidak menjadi barang mewah di kalangan
masyarakat sehingga Rio ingin membuat brand alat
musik nasional seperti ponsel Huawei di industri ponsel
yang mampu bersaing dengan merek luar negeri, Rio
memiliki dedikasi untuk menciptakan alat music seperti
17 | k c p
ponsel Xiaomi untuk menurunkan harga alat musik
dengan cara mengurangi tengkulak.
Hari ini bukan hal yang luar biasa, tetapi Rio
memulai perjalanan wirausaha, pertama-tama ia
membuka kelas mengajar gratis. Beberapa orang
menertawakan nama mereknya dan bahkan
membatalkan pertunjukannya di atas panggung karena
masalah ini. Namun, dia tetap tidak menyerah, karena
hanya dia sendiri yang tahu apa arti nama itu sebenarnya.
Sekarang Rio memiliki tim wirausaha yang terdiri
dari 8 orang dan telah mengumpulkan lebih dari 200
orang yang tertarik dengan musik. Perusahaan dapat
segera didirikan. Jalan kewirausahaan Rio terus berlanjut,
dan masa depan Rio bisa diharapkan. Ayolah.
18 | k c p
04
Godaan Tempat Pertama
(Citra 崔倬凡)
Ada sebuah keluarga beranggotakan lima orang yang
tinggal di Beijing. Dalam keluarga itu ada seorang ibu
kepala perawat, Darma, ayah seorang penulis skenario,
Putu, seorang kakak perempuan, Wayan, dan dua adik
laki-laki, Made dan Nyoman.
Kakak Wayan adalah seorang murid yang sangat baik. Dia
mendapat peringkat pertama di hampir setiap ujian dan
dia sering mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi.
Anak kedua dalam
keluarganya, Made,
merupakan anak yang
membuat orang tuanya
pusing. Dia pintar dan
imajinatif, tetapi nilainya adalah terakhir di kelasnya, dan
dia juga si pembuat masalah dalam keluarga. Nyoman,
anak bungsu dalam keluarga, suka makan dan bermain,
19 | k c p
tetapi dia tidak suka olahraga, dia sedikit gemuk dan
sering menghindari olahraga.
Suatu hari ketika Wayan pulang ke rumah, dia
mengatakan bahwa dia akan mengikuti lomba esai kota,
kalau dia serius mengerjakannya, dia bisa menjadi juara
pertama. Ibunya sangat senang ketika mendengar hal itu
dan berkata bahwa jika dia mendapat hasil yang baik, dia
akan dihadiahi laptop yang terbaru. Made sangat girang
ketika mendengarnya, dia juga menginginkan satu
laptop.
Ibunya bertaruh, “Selama kamu mendapat nomor
satu di kelasmu, ibu akan menghadiahimu satu
komputer.”
Made berkata, “Oke! Ini yang Anda katakan. Apa yang
Anda katakan adalah apa yang Anda katakan! "
Beberapa hari kemudian, Wayan pulang ke rumah
dengan sedih. Nyoman ingin tertawa ketika melihat
Wayan sedih, maka dia mulai membacakan puisi di depan
Wayan.
20 | k c p
“Rasa cinta terkadang memang sangat sulit untuk
diungkapkan begitu saja. Bahkan rasanya…… Mohon
tepuk tangan. Saya akan membacanya lagi jika Anda tidak
bertepuk tangan.” Kemudian dia mengucapkan puisi ini
lagi.
“Apa kamu sudah selesai? Apa yang sedang kamu
lakukan? Apakah Anda menghafal puisi atau mengemis?
Jika Anda mengemis, jangan memaksa orang lain untuk
bertepuk tangan!” Teriak Wayan dengan marah pada
Nyoman. Nyoman tercengang oleh Wayan dan kembali
ke rumahnya.
Ibu dan Ayah menemukan kelainan Wayan saat makan
malam, jadi mereka menanyakan apa yang terjadi.
“Hasil dari lomba menulis diumumkan, saya hanya
mendapat juara kedua.” Wayan berkata dengan sedih.
“Eh, Saya pikir sesuatu yang besar terjadi. Betapa
hebatnya tempat kedua, saya berjanji akan memberi
Anda hadiah dengan laptop juga.” Ibu menghiburnya.
21 | k c p
“Saya tidak mau. Itu adalah hadiah untuk tempat
pertama, tapi saya hanya kedua.” Wayan menangis.
“Apakah tempat kedua itu buruk? Bukankah tempat
kedua akan diberi hadiah? Pikiranmu salah. Baik tempat
pertama dan kedua layak mendapatkan hadiah!”
Ayahnya berkata.
“Ya! Saya ingin hadiah tetapi saya tidak bisa
mendapatkannya loh!” Made berkata tiba-tiba.
“Mengapa Anda tidak bisa mendapatkan hadiah? Mad.
Berapa peringkat ujianmu?” Ibu tiba-tiba melihat ke arah
Made dan bertanya.
“Aku yang terakhir lagi! Jangan pukul aku!” Made
berteriak dan kabur.
Begitu ibuku mendengar berita itu, dia langsung
bangkit untuk memukul Made. Melihat semua ini di
hadapannya, Wayan tertawa. Dan dia berpikir bahwa
tidak masalah apakah Anda mendapatkan tempat
22 | k c p
pertama atau kedua, bersama keluarga adalah hal yang
paling penting.
23 | k c p
24 | k c p
05
Penawar Racun
(Dina 苏丹)
Penyihir telah mengamati penebang kayu untuk
waktu yang lama secara diam-diam. Penebang kayu
muda, baik hati tetapi miskin. Dia jatuh cinta pada sang
Putri dan sering
bertanya hal tentang
Putri itu. Belum lama
ini, Raja mengeluarkan
pengumuman bahwa
sang Putri mengidap
penyakit aneh dan kehilangan penglihatannya. Jika
seseorang bisa menyembuhkan mata sang putri, dia akan
menjadi suami sang Putri.
Seluruh negara mencari penawar racun tetapi
semuanya tidak berfungsi sehingga banyak orang
menyerah, kecuali penebang kayu.
25 | k c p
Dia mendengar bahwa ada seorang penyihir tinggal
di gunung terdekat. Penyihir memiliki kekuatan sihir yang
tinggi meskipun dia jelek. Rumahnya dipenuhi dengan
berbagai ramuan langka, dan setiap botol ramuan itu
berharga.
“Mungkin dia dapat mengobati sang Putri. ” penebang
kayu pikir begitu dalam hatinya.
Penebang segera berangkat untuk menemukan
penyihir. Penyihir itu tidak mempermalukannya, dia
segera mencari ramuan dan memberikannya pada
penebang kayu. Tetapi penyihir memberitahunya bahwa
Dia akan kehilangan
penglihatannya sebagai
harga menggunakan
ramuan. Penebang kayu
itu berpikir sejenak dan
setuju.Hari kedua,
penebang kayu datang ke istana, dan meminta penjaga
untuk memberikan ramuan kepada sang putri. Tak lama
setelah, ada berita dari istana bahwa mata sang Putri
26 | k c p
telah pulih, dia ingin melihat siapa yang
menyelamatkannya. Jadi penebang kayu dipanggil ke
istana.
Senyuman sang putri tiba-tiba menghilang ketika
sang putri melihat penebang.
“Dia pasti adalah pembohong! Jika penebang kayu benar-
benar bisa mendapatkan ramuan ini, bagaimana dia
buta? ” sang Putri berkata dengan marah. Bagaimanapun
penjelasan penebang kayu, sang Putri tidak
mempercayainya karena dia merasa telah ditipu. Sebagai
hukuman bagi pembohong, penebang kayu dibawa ke
sel.
Tetapi semua orang dalam istana berpikir sang Putri
melakukan ini secara sengaja, sang Putri mengalami
kesulitan untuk memulihkan penglihatannya, bagaimana
dia bisa dengan mudah menerima seorang sebagai
suaminya seperti ini.
Penebang kayu sangat kecewa, dia tidak mengerti
mengapa keadaan bisa menjadi seperti ini. Ketika dia
27 | k c p
putus asa, suara yang akrab tiba-tiba terdengar di
dekatnya.
“Sekarang, pergi denganku! ” terdengar suara dari
Penyihir itu.
Penebang kayu tidak tahu bagaimana penyihir
masuk ke sel, dia hanya tahu dia diselamatkan saat ini.
Jadi mengikutinya untuk melarikan.
"Apakah Anda pernah mendengar?" tanya penebang
kayu.
“Apa?” penyihir menjawab.
“Aku mendengar penjaga berkata bahwa Putri
menahan saya karena dia tidak ingin menikah
denganku.” Penebang kayu berkata, “Aku ingin kembali
untuk menemukannya. Dia tidak dapat memperlakukan
seperti ini kepadaku. Aku sangat peduli padanya, aku..."
"Mungkin kau tidak harus begitu gigih." Penyihir itu
ragu-ragu. "Orang yang gigih akan selalu menderita lebih
28 | k c p
banyak luka.” Penebang kaya terdiam, “Mungkin penyihir
benar.” ia berpikir sejenak.
Penyihir membawa penebang kayu kembali ke
rumahnya dan menyembuhkan matanya.
Selama ini, penyihir mengungkapkan cintanya kepada
penebang kayu, justru karena dia jatuh pada cinta
penebang kayu maka dia menyelamatkan penebang kayu
terlepas dari keamanan dia sendiri.
Penebang kayu sangat sedih, putri cantik tapi hatinya
sangat jelek, penyihir jelek tapi hatinya sangat lembut.
“Haruskah aku menerima cinta penyihir? ” dia tidak
mengerti apa itu cinta.
Akhirnya, penebang kayu memilih penyihir, meski
matanya sudah disembuh, dia memutuskan untuk tetap
bersama si penyihir. Penyihir itu merasa sangat bahagia.
Suatu hari, penyihir memberitahu penebang kayu
bahwa dia akan pergi ke luar untuk bertemu dengan
tamannya dan mungkin akan pulang sangat larut.
29 | k c p
Penebang kayu memeluk penyihir dan mengatakan itu
adalah pelukan perpisahan.
Penyihir berjalan lama dan akhirnya bertemu dengan
temannya, sang Putri.
Ternyata semua ini adalah rencana mereka. Penyihir
menyukai penebang kayu, tapi penebang kayu menyukai
sang putri. Sebagai teman
baik penyihir, jadi sang
Putri mengajukan metode
seperti itu.
Penyihir dan Putri berbicara
lama sekali, dan sudah pagi ketika penyihir pulang.
Penyihir berpikir bahwa penebang kayu harus
mengkhawatirkan, jadi dia bergegas kembali. Namun,
ketika penyihir datang ke rumah, dia menemukan semua
ramuan yang berharga hilang dan penebang kayu juga.
Satu-satunya hal yang tersisa untuknya adalah beberapa
kata di dinding:
30 | k c p
"Aku mengambil semuanya. Maaf telah berbohong
padamu. Kamu seharusnya tidak begitu gigih."
"Seperti yang kamu katakan, orang yang gigih akan selalu
menderita lebih banyak cedera."
"Dan jangan tanya saya siapa yang saya pilih untuk
dicintai, saya pilih uang..."
***
31 | k c p
32 | k c p
06
Percaya atau Tidak Percaya
( Dwi 夏彤)
Kisah ini terjadi saat saya
duduk di kelas empat
SD. Hari itu saya
sedang berjalan kaki
dalam perjalanan
pulang dari sekolah ke
rumah. Saya
membawa tas sekolah
yang berat oleh buku-buku di dalamnya.Saat saya
berjalan perlahan, tiba-tiba saya melihat selembar uang
100 yuan. Saya sedikit kaget dan ragu untuk
memgambilnya. Namun, saat saya masih ragu untuk
mengambilnya, sekelompok orang berjalan cepat ke arah
saya dan mengambil uang itu. Ah, sayang sekali saya
kurang cepat.
33 | k c p
Setelah sedikit berjalan, saya melihat sepasang
ibu dan anak perempuan memohon belas kasih di sekitar
jembatan. Di depan mereka tempatkan semangkuk nasi
besi dengan nol koin yang rusak. Setelah melihat saya,
mereka tersedu-sedu berkata, "orang-orang baik, kami
sudah tidak makan tiga hari. Berilah sedikit uang untuk
membeli makanan. Kasihani kami.”
Meskipun saya baru saja kehilangan seratus yuan
dan sangat sedih, saya masih memasukkan tangan saya
ke dalam tas sekolah saya untuk mengambil sepuluh
yuan yang awalnya saya gunakan untuk membeli daging
ayam goreng. Meskipun 10 yuan tidak banyak, tetapi
untuk anak kelas 4 SD uang itu sangat berarti. Saat saya
mendekati mereka dan ingin memberikan mereka uang
ini, seorang bibi di belakang saya menghentikan saya dan
berkata bahwa saya tidak boleh tertipu oleh penampilan
mereka. Kebanyakan mereka berpura-pura menjadi
pengemis untuk menipu uang dari orang baik hati.
Terutama orang yang berpura-pura miskin dengan
membawa anak kecil seperti ini . Mendengar kata-kata
34 | k c p
ini, saya berpikir bahwa tingkah laku ibu dan anak
pengemis itu tidak bermoral. Saya mengembalikan
sepuluh yuan saya ke tempatnya dan pergi tanpa
menoleh ke belakang.
Setelah kembali ke rumah, wajah ibu dan anak
perempuan itu selalu muncul dalam pikiran saya. Mereka
menatapku dengan mata penuh harap, saya berharap
bisa berikan mereka sepuluh yuan ini, harap bisa gunakan
sepuluh yuan ini untuk isi perutnya. Karena selalu
memikirkan hal ini,saya tidak tertidur sepanjang malam.
Keesokan paginya, saya benar-benar memakai sepasang
lingkaran hitam di bawah mata saya. Saya menyebutkan
hal ini kepada ibu saya. lbu saya berkata bahwa memang
ada banyak geng kriminal yang mempekerjakan orang
lain untuk berpura-pura menjadi pengemis yang miskin
untuk dapatkan simpati dan menghasilkan uang. Setelah
mendengarkan kata ibu saya, saya pikir untungnya saya
tidak tertipu.
Tetapi saya masih merasa gelisah, hari ini
tampaknya sangat lama berjalan. Akhirnya sekolah
35 | k c p
selesai, saya berjalan kaki , cepat-cepat saya tiba di
jalanan itu kemarin, tetapi sepasang ibu dan anak
perempuan kemarin tidak berada di sana.Saya mencoba
meyakinkan diri sendiri bahwa mereka hanya berpura-
pura menjadi pengemis, dan kemudian mempercepat
kepulangan saya.
Setelah makan malam hari, saya keluar untuk ke
toilet. Di sekitar ember sampah dari sudut rumah saya,
saya tiba-tiba melihat sepasang ibu dan anak perempuan
kemarin, mereka sedang makan kue yang sudah dimakan
dan dibuang oleh orang lain , seperti makan makanan
lezat, saya Saya terpana. Setelah beberapa detik, saya
bergegas dan meminta mereka menunggu saya di sana.
Saya pergi untuk mengambil uang. Saya bergegas pulang
dan memecahkan celengan saya. Saya mengeluarkan
uang yang disimpan selama waktu yang lama. Saya
mengambil uang saya dan cepat lari keluar. Tetapi
mereka sudah jauh pergi. Saat itu, saya masih tidak
mengerti kenapa mereka pergi, yang jelas mereka segera
bisa mendapatkan uang untuk makan lengkap .
36 | k c p
Kemudian,saya tumbuh dewasa dan saya secara
bertahap mengerti, kami bahkan tidak percaya bahwa
mereka benar-benar menjadi pengemis karena tidak ada
makanan, dan mengapa mereka memiliki kewajiban
untuk tunggu kami dan percaya bahwa kami akan
memberikan mereka uang. Kemudian, saya tidak
bertemu mereka lagi. Mereka mungkin dibantu oleh
organisasi yang peduli, atau telah hilang di dunia ini.
***
37 | k c p
38 | k c p
07
Persahabatan Selamanya
(Lestari 王梦笳)
Saya dan Huang Feidie adalah kawan baik sejak
kecil, kami bukan hanya teman sekelas SD, melainkan
juga teman sekelas SMA.
Saya masih ingat hari
pertama SMA. Pagi-pagi
sekali hari itu, kami
berdua membuat janji
untuk pergi ke sekolah
bersama untuk melihat
situasi kelas kami, karena pembagian sekolah menengah
kami diatur secara acak sesuai nilainya. Kami datang ke
papan buletin informasi, dan kami berdua mencari
informasi dengan hati-hati ...
Saya berkata, “Wow! Saya menemukannya! Saya di
Kelas 9!”
39 | k c p
Setelah beberapa waktu, Huang Feidie berkata
dengan semangat, “Ahhhhh! Aku juga di Kelas 9!”
Saya dengan sukacita menjawab, “Hebat sekali! Kita
bisa pergi ke sekolah dan pulang bersama lagi!”
Huang Feidie juga berkata, “Ya! Itu sangat bagus!”
Setelah memastikan bahwa informasi kami benar,
kami masih dalam keadaan gembira, dan saya berkata,
“Kita sangat beruntung! Sepertinya Tuhan menakdirkan
untuk kita menjadi teman baik seumur hidup!”
“Ya! Kita harus menjadi teman baik seumur hidup,
tidak ada yang bisa menyerah!” kata Huang Feidie.
Saya menjawab dengan senang , “Oke, itu kesepakatan!”
Setelah memastikan bahwa informasi penerimaan kami
benar, kami berdua datang
ke kelas kami bersama.
Kami menemukan tempat
duduk di baris pertama
dekat dengan dinding dan
menunggu kedatangan
guru kelas. Segera setelah
40 | k c p
itu, seorang pria paruh baya gemuk yang tidak tinggi
masuk. Dia adalah kepala kelas kami--Pak He. Pak He
masuk dan memperkenalkan dirinya lebih dulu, “Halo
semuanya! Saya guru kelas kalian dan guru bahasa
Mandarin untuk tiga tahun SMA ke depan. Nama saya He
Guokang. Saya harap kita bisa bergaul bahagia dalam tiga
tahun ke depan!”
Pak He terlihat sangat ramah dan berbicara dengan
sangat lembut. Kesan kami tentang guru ini sangat baik.
Para siswa menjawab satu demi satu, “Halo, Pak
He!”
“Agar semua orang bisa mengenal satu sama lain,
mari kita perkenalkan diri kita satu per satu!” kata Pak He.
“Mari kita mulai dengan teman sekelas perempuan
ini!” kepala kelas menunjuk ke arahku.
Saya berdiri dan menghadapi semua orang, “Halo
semuanya, nama saya Wang Mengjia, saya harap saya
bisa rukun dengan kalian di masa depan.”
41 | k c p
Saya baru saja duduk,
Huang Feidie berdiri, “Halo
semuanya, nama saya
Huang Feidie, dan Wang
Mengjia yang baru saja
memperkenalkan dirinya
adalah teman terbaik saya. Saya harap bisa berteman
dengan semua orang di masa depan.”
Itu hanya kalimat pendek yang menyentuh hati
saya, karena kalimat ini terasa sangat hangat di hati saya.
Kemudian siswa memperkenalkan diri satu per satu,
tetapi saya tenggelam dalam kegembiraan karena
dihargai oleh teman terbaik saya ...
Pada hari itu, kami juga berjanji satu sama lain
bahwa meskipun kami memiliki teman baru di masa
depan, hubungan kami tidak akan berubah. Kami berdua
adalah teman terpenting di hati satu sama lain. Cuaca
hari itu sangat bagus, dan matahari menyinari kami, tidak
hanya tubuh kami yang hangat, tapi hati kami juga terasa
sangat hangat.
42 | k c p
Menurut saya, hubungan kami tidak lagi
sesederhana persahabatan, sepertinya hubungan kami
sudah naik ke keluarga,
karena kami telah
tumbuh bersama sejak
kami masih muda,
kami menjadi terbiasa
untuk saling
memperhatikan dan
memahami. Meskipun
sekarang kami pergi ke universitas di kota yang berbeda,
kami tetap berhubungan.
Saya yakin persahabatan kami akan bertahan
selamanya.
***
43 | k c p
44 | k c p
08
Kekasih yang Jauh
(Heri 钟嘉轩)
Dahulu kala ada anak
laki-laki bernama Edo
dan anak perempuan
bernama Rini, mereka
adalah kekasih masa
kecil, belajar dan
bermain bersama.
Mereka telah belajar di satu sekolah sama. Setelah masuk
universitas, Edo jatuh cinta kepada Rini, dan Rini juga
tidak menolak, kemudian mereka secara alami bersama.
Gadis itu sangat cantik dan hasil pelajaran juga sangat
bagus, tentu saja banyak orang yang mengejarnya. Tetapi
Rini tidak tertarik pada teman-teman prianya karena dia
berpikir mereka menyukainya karena dia seorang gadis
yang populer. Edo berbeda dengan Rini, dia adalah
seorang yang sangat ceria dan nilainya juga tidak baik.
45 | k c p
Rini mencoba banyak untuk membantu Edo belajar
bersamanya, tapi dia tetap tidak bisa membuat Edo
tertarik untuk belajar. Sebaliknya, hal yang Rini
melakukan itu membuat Edo sangat kesal dan sering
memarahi padanya.
Akhirnya mereka bertengkar lagi suatu hari karena
masalah sepele. Gadis itu menundukkan kepalanya dan
berkata dengan suara menangis,
"Aku lelah, sungguh, aku tidak tahu berapa lama kita
bisa terus seperti ini." Anak laki-laki itu menjadi marah
dan berteriak, "Apa kau tidak akan putus saja? Ayo kita
berpisah! Kita selesai hari ini!"
Gadis itu sangat sedih dan tidak bisa menahan air
mata lagi. Gadis itu menampar anak laki-laki itu dan lari
tanpa menoleh ke belakang. Anak laki-laki itu juga tidak
melihat ke belakang, berpikir bahwa tidak ada yang akan
mengganggunya lagi.
Satu hari... dua hari... Sudah seminggu lalu, gadis itu
masih tidak menghubunginya, anak laki-laki itu sangat
46 | k c p
merindukannya, dan menyesali perilakunya hari itu. Jadi
dia mencoba meneleponnya dan untuk meminta maaf.
Ketika mereka bertemu di sebuah kedai kopi, anak laki-
laki itu berbicara banyak dan meminta maaf kepada gadis
itu. Gadis itu berkata kepadanya dengan mata merah,
"Kamu selalu seperti ini. Setiap kali kamu mengakui
kesalahanmu, tak lama kemudian akan mengulanginya
lagi. Saya sudah berpikri seminggu ini. Saya pikir kita
kurang cocok bersama. Lebih baik kita putus saja."
Anak laki-laki itu mencoba untuk tetap tinggal, tetapi
tidak ada alasan. Dia menatap punggung gadis itu dengan
tatapan kosong. saat itu udara sangat dingin karena salju
yang turun dari langit. Dia membungkus pakaiannya
dengan erat sendiri, tapi masih merasa kedinginan. \
Akhirnya cerita memang tidak indah. Setiap orang
punya tujuan akhir masing-masing. Bagi mereka, ini
mungkin akhir yang terbaik.
***
47 | k c p
48 | k c p
09
Kisah cinta antara Xiaotong dan Xiaoning
(Esa 李赫宁)
Xiaoning adalah seorang mahasiswi, Xiaotong adalah
seorang veteran. Suatu hari, mereka bermain sejenis
permainan menyanyi bersama melalui sebuah APP.
Pada saat itu mereka belum
saling mengenal, Xiaotong
melihat foto Xiao Ning melalui
beranda Xiaoning. Dia tertarik
oleh senyum Xiaoning.
Kemudian dia mengundang
WeChat Xiaoning menjadi temannya. Dia jatuh cinta
pada XIaoning. Mereka mengobrol beberapa hari,
ternyata mereka menemukan bahwa meraka tinggal kota
yang sama. Artinya tidak sulit untuk mereka bertemu.
Jadi Xiaotong merencanakan pertemuan dengan
Xiaoning. Kemudian mereka menentukan kapan bertemu.
49 | k c p
Xiaoning berencana untuk mengajak Xiaotong menonton
film. Xiaoning mengirim pesan melalui wechat,
"Hai, apakah mau kuajak menonton?"
"Boleh saja. Film apa, ya? Apakah film itu menarik?"
"Menurut kabar beberapa teman, film itu menarik."
Lalu Xiaotong bertanya lokasi tempat film itu dan akan
pergi jam berapa. Xiaotong setuju dan sangat
bersemangat akan pertemuan itu. Karena mereka akan
bertemu untuk pertama kali, Xiaotong merasa sangat
gugup. Setelah menonton film bersama, mereka kembali
ke rumah masing-masing. Mungkin merasa malu, mereka
tak banyak bicara pada pertemuan pertama itu, jadi
mereka mengobrol melalui WeChat. Mereka meliki kesan
yang baik satu sama lain dan merasa sangat bahagia hari
ini.
Pada hari pertemuan, Xiaotong mengajak Xiaoning
makan barbekyu. Ini adalah mereka makan bersama
untuk pertama kalinya.
“Bagaimana? Apakah restoran ini enak?”
“Ya. Sangaaaaaaat enak!”
50 | k c p