kepada Tuhan YME
188
• Kedua Mahasiswa melakukan analisis pada sasaran (objek)
• Ketiga Mahasiswa membuat kerangka dan struktur untuk membuat suatu karya ilmiah
• Keempat Mahasiswa melakukan penelitian dari hasil analisis yang sudah dilakukan
• Kelima menulis karya ilmiah sesuai dengan hasil analisis dan penelitian
• Keenam Mahasiswa membuat gambar atau visualisasi dengan media yang digunakan
• Ketujuh Mahasiswa berlatih untuk dapat menguasi materi yang sudah dibuat
• Kedelapan Mahasiswa mempresentasikan hasil analisis dan penelitian pada satu sasaran
(objek) dalam bentuk karya ilmiah
189
M
Tata Cara Presentasi
Ada beberapa yang harus dilakukan dan diperhatikan ketika akan melakukan presentasi:
1. Persiapan yang Dilakukan Dengan Matang
Persiapan menjadi bagian penting dalam presentasi. Meskipun penyaji menguasai teknik
berbicara yang baik dan benar, namun jika tidak ada persiapan di dalamnya, maka presentasi
tidak akan berjalan dengan baik. Karena, alasan penting diperlukannya sebuah persiapan dalam
presentasi adalah untuk menyajikan informasi lebih lanjut serta memberikan gagasan kepada
hadirin untuk tetap mempertahankan perhatian hadirin selama presentasi berlangsung.
Menguasai subyek dan pengetahuan penunjang lainnya adalah hal yang penting bagi pembicara.
Sebelum menguasi subjek dan pengetahuan penunjang lainnya, diperlukan beberapa tahap-
tahap dalam melakukan persiapan, yaitu sebagai berikut:
a. Melakukan analisis pada sasaran,
b. Melakukan survei pada lokasi,
c. Membuat kerangka dan struktur,
d. Melakukan penelitian kemudian diterapkan,
e. Membuat penulisan,
f. Adanya visualisasi serta media yang digunakan,
g. Melakukan latihan, dan
h. Menyampaikan (penyajian).
2. Persiapan Bahan Presentasi
Dengan menyajikan bahan presentasi melalui media power point dapat membuat bahan
presentasi tersebut terlihat lebih menarik dan tidak membosankan. Bahan presentasi
biasanya hanya memuat pokok-pokok pikiran materi berupa point-point saja. Hal tersebut
berguna bagi penyaji, agar tetap berada pada materi yang sudah disiapkan. 188
3. Pelaksanaan Presentasi
Salah satu faktor keberhasilan pada presentasi adalah penampilan penyaji saat
melaksanakan presentasi. Hal yang perlu diperhatikan adalah penampilan penyaji dari atas
sampai bawah yang tertata rapih dan sesuai dengan tema presentasi yang dibawakan.
4. Presentasi yang Baik
Ada hal yang harus diberi perhatian lebih agar tidak ada tekanan pada mental saat hal
kurang menyenangkan terjadi saat presentasi adalah dengan menguasai lingkungan sekitar.
Penguasaan lingkungan seperti; datang lebih awal sebelum presentasi dimulai dan
berkomunikasi dengan baik ke moderator dapat mengurangi terjadinya kesalahan.
Setelah menguasai lingkungan, perlu memperhatikan audience dan berbicara dengan
lugas. Menatap audience secara bergantian dapat membawa perhatian audience untuk tetap
fokus pada presentasi. Untuk membuat audience tetap fokus pada saat jalannya proses
presentasi, penyaji harus menggunakan bahasa yang sederhana dan jelas. Agar audiens
mengerti apa yang dibicarakan oleh penyaji dalam membawakan materi presentasi.
Dalam membawakan materi yang akan dipresentasikan, perlu penyaji perhatikan
padamedia presentasi yang digunakan. Gunakan media dengan baik agar tetap menjaga alur
presentasi yang sudah disiapkan. Selain itu, penyaji harus paham point yang terdapat pada
salindia agar memberikan kesan bahwa anda sungguh menguasai salindia yang telah anda buat.
5. Menggunakan Media Power Point
Gunakan powerpoint dengan sewajarnya. Usahakan jangan terlalu berlebihan dalam
menggunakan perubahan grafik, animasi gerak, dan suara, karena audience akan beranggapan
Anda hanya memamerkan media presentasi saja. Penggunaan theme dan font yang
menyesuaikan dengan materi yang dibawakan juga membantu audience memahami materi
presentasi yang Anda bawakan.
Dalam membuat salindia anda perlu menggunakan efek animasi sewajarnya. Tidak perlu
pada seluruh salindia yang dipresentasikan,terutama pada bagian yang terdapat teks
didalamnya. Karena lebih baik menampilkan seluruh salindia daripada perbaris. 189
Sebelum menampilkan powerpoint ke audience saat presentasi, lebih baik ujikan terlebih
dahulu salindia yang akan anda presentasikan kepada rekan yang dapat dipercaya untuk
meyakinkan bahwa penampilan presentasi Anda siap digunakan atau masih memiliki
kekurangan di dalamnya.
6. Menghindari Stress
Mengalami stress saat akan melakukan presentasi adalah hal yang wajar, namun jangan
sampai stress tersebut mengganggu jalannya presentasi dari awal sampai akhir.
Untuk mengatasinya dapat melakukan hal berikut ini:
a) Persiapan matang
Agar percaya diri dalam melakukan presentasi perlu adanya persiapan yang baik dan
matang.
b) Pemanasan
Agar tidak gugup, dapat melakukan pemanasan terlebih dahulu. Berikut ini trik yang
dapat digunakan, yaitu:
1) Duduk di kursi dengan santai dibarengi dengan mengatur nafas sampai anda merasa
lega.
2) Melemaskan otot leher agar tidak menyebabkan tekanan pada pikiran. Agar tidak
menyebabkan keringatan, jangan lakukan hal tersebut terlalu lama.
3) Saat duduk di kursi, manfaatkan dengan menggerakkan badan kekiri dan kekanan.
4) Selanjutnya, gerakkan pergelangan kaki.
5) Kemudian, anda siap berdiri dan menyampaikan materi.
Hal yang harus diingat dalam melakukan pemanasan (warming up), yaitu sebagai berikut:
1) Terapkan Moto 3-B
a) Berdiri untuk dilihat,
b) Bicara untuk didengar,
c) Berhenti untuk dikenang.
2) Tujuan presentasi SMART yaitu: Specific, Measurable, Achievable, Reachable dan
Time Oriented.
190
Selain itu, adapun tips yang bisa dilakukan oleh penyaji agar presentasi diapreasi
oleh juri dan audience, adapun tipsnya adalah sebagai berikut:
1. Jika salindia (slide) presentasi sebanyak 12 salindia, sajikan bahan presentasi dengan
background power point yang sederhana dengan durasi kira-kira selama 15 menit.
2. Materi disusun secara sistematis, disarankan seperti berikut ini:
a. Pada salindia ke-1, yaitu bagian Judul Karya Tulis, tuliskan judul secara lengkap,
b. Pada salindia ke-2, bagian latar belakang yang rasional:
1) Menguraikan pembahasan
2) Alasan penelitian.
3) Manfaat Penelitian.
c. Pada salindia ke-3, uraikan masalah dalam penelitian,
d. Pada salindia ke- 4, uraikan tujuan penelitian,
e. Pada salindia ke-5, uraikan variable yang diteliti,
f. Pada salindia ke-6, apabila terdapat hipotesis, uraikan hipotesis dalam penelitian,
g. Pada salindia ke-7, uraikan teori utama atau grand theory,
h. Pada salindia ke-8, uraikan pendekatan yang dilakukan dalam penelitian, metode
pada penelitian, dan teknik dalam menganalisis,
i. Pada salindia ke-9, jelaskan informasi yang diperoleh dari penelitian,
j. Pada salindia ke-10, jabarkan hasil daripembahasan dan penafsiran terhadap
hasil dalam suatu penelitian,
k. Pada salindia ke-11, ungkapkan kesimpulan,
l. Pada salindia ke-12, ungkapkan rekomendasi.
3. Bicarakan sesuai dengan apa yang terdapat di salindia presentasi, karena durasi
hanya dalam waktu 15 menit saja.
4. Beri jeda saat berada di akhir tiap salindia untuk menatap audiens.
5. Pastikan bahwa intonasi saat berbicara jelas dan jangan terlalu cepat agar audiens
mengerti penjelasan yang diberikan,
6. Pastikan penyaji menjabarkan hasil secara jelas bukan sekedar ceramah
191
7. Tetap berpegang teguh pada materi yang disajikan dengan teliti dan tetap
menghargai kebenaran yang ditemukan oleh audiens saat presentasi berlangsung
8. Untuk persiapan uji presentasi, siapkan catatan ringkas di dalamnya
192
Evaluasi Pembelajaraan
Soal Pilihan Ganda
1. Tujuan dari presentasi adalah…
a. mencari popilaritas
b. memberikan informasi
c. mencari teman
d. meminta pendapat orang lain
e. memberikan peluang
2. Presentasi secara langsung antara presenter dan audiens yang saling
berjauhan dengan bantuan telekomunikasi disebut…
a. Telekomunikasi
b. Teleconference
c. Presentasi tidak langsung
d. Presentasi umum
e. Presentasi formal
3. Presentasi visual biasanya menggunakan media...
a. Video
b. Gambar
c. Suara
d. Teks
e. Sinyal
4. Berikut ini ada bebrapa faktor yang mempengaruhi sebuah presentasi,
kecuali...
a. Menjelaskan point-point yang penting saja
b. Menguasi materi
c. Berbicara dengan membaca salindia (slide) 193
a. Tidak berbicara dengan salindia
b. Menjabarkan secara menyeluruh
1. Agar presentasi berjalan dapat berjalan secara selektif , ada beberapa hal yang
diperhitungkan antara lain, kecuali...
a. Menarik minat audiens
b. Menjaga kefokusan audiens
c. Mempertahankan ninat dan perhatian audiens
d. Menjaga kefokusan pada presentasi yang disajikan
e. Tercapainya maksud dan tujan dari presentasi
Soal Esai
1. Hal apakah yang dapat digunakan untuk menarik pendengar saat memulai dan selama
presentasi ?
2. Bagaimana cara mengatasi demam panggung / grogi ketika akan presentasi ?
3. Bagaimana cara presentasi dengan baik ?
4. Tahapan-tahapan apa saja yang harus dilakukan dalam melakukan presentasi !
5. Jenis presentasi yang dilakukan secara mendadak tanpa persiapam apapun disebut ?
194
DAFTAR PUSTAKA
Buku :
Beyer, B.K. 1987. Practical Strategies for The Teaching of Thinking. Boston: Allyn and Bacon
Inc.
Brog, W R & Gall, M D. 2003. Educational Research: an Introdcution. Edisi Keempat. New
York: Longman, Inc
Brotowidjojo, Mukkayat. 1993. Penulisan Karangan Ilmiah. Jakarta: Akademika Presindo.
Depdiknas. 2008. Kamus besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: PT Gramedia
Pustaka.
Dwiloka, Bambang dan Riana, Rati. 2005. Teknik Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: Rineka Press.
Eneste, Pamusuk. 2005. Buku Pintar Penyuntingan Naskah. Edisi Kedua. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama
Fatimah. 2010. Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Jakarta: Refika
Aditama
Hariwijaya, M. dan Triton P.B. 2011. Pedoman Penulisan Ilmiah Skripsi dan Tesis. Jakarta:
Oryza.
Hs., Widjono. 2005. Bahasa Indonesia Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan
Tinggi. Jakarta: Grasindo
195
Jujun, S. Suriasumatri. 1989. Ilmu dalam Perspektif: Sebuah Kumpulan Karangan tentang
Hakekat Ilmu. Jakarta: Gramedia.
Kalijernih, Freddy K. 2010. Penulisan Akademik Esai, Makalah, Artikel Jurna Ilmiah, Skripsi,
Tesis, Disertasi. Bandung: Widya Aksara Press. Kompasiana.
Keraf, Gorys. 1989. Komposisi. Flores: Nusa Indah. Lasa. 2007. Manajemen Perpustakaan
Sekolah.
Yogyakarta: Pinus
Lexy J Moleong. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif.
Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Maryadi. 2001. Pengertian dan Kriteria Karya Ilmiah. dalam Harun, dkk.(Es). Pembudayaan
Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Munawar, Syamsudin. 1994. Dasar-dasar dan Metode Penultsan Ilmiah. Surakarta. Sebelas
Maret University Press.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suyitno, Imam. 2011. Karya Tulis Ilmiah (KTI): Panduan, Teori, Pelatihan, & Contoh.
Bandung: Refika Aditama
196
Tanjung, Bahdin Nur & Ardial. 2005. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah: (Proposal, Skripsi,
dan Tesis) dan Mempersiapkan Diri Menjadi Penulis Artikel Ilmiah. Jakarta: Kencana
Tarigan, Henry Guntur.1994. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung:
Angkasa.
UPI. 2014. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: UPI.
Yamilah, M. dan Slamet Samsoerizal. 1995. Bahasa Indonesia untuk Pendidikan Pendidikan
Tenaga Kesehatan. Jakarta: EGC
Internet:
Nugroho, Budi. 2017. Penelusuran informasi ilmiah. http://bud1nugroho.wordpress.com/
(diakses pada tanggal 26 Mei 2015)
Perdana, Wahyu Putra, dkk. 2016. Pengolah sebuah Data Elektronik. Makalah. Kendar:AMIK
YAPENNAS. http://www.academia.edu/30238446/MAKALAH
_PDE?auto=download (diakses pada tanggal 23 Maret 2015)
Rahardjo Mudjia. 2011. Cari Inspirasi untuk Tema Penelitian (Online).
http://www.majalahpendidikan.com/2011/04/cari- inspirasiuntuk-tema-penelitian.html
(di akses pada tanggal 24 Februari 2015)
197
Sastroasmoro, S. Sudigdo. 2007. Beberapa Catatan tentang Plagiarisme. Majalah Kedokteran
Indonesia. 57, (8), 239-255.
Semi, M Atar. 2007. Dasar-dasar Keterampilan Menulis.
Bandung: Angkasa.
Sudrajat, Akhmad. 2010. Karya Tulis Ilmiah. Artikel Wordpress.
https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/11/2 5/karakteristik-karya-tulis-ilmiah/
(diakses pada tanggal 23 Maret 2015)
Sutarno NS. 2006. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto Universitas Gajah
Mada. Dasar penelusuran (online).
http://lib.ugm.ac.id/ind/?page_id=410 (dikases pada tanggal 28 Mei 2015)
Widyaningsih, Sri. 2012. Cara memilih Judul Skripsi/Thesis atau Tema Penelitian
(Online), http://www.cara.aimyaya.com/2012/12/cara- memilih-judul-
skripsithesisatau.html (di akses pada tanggal 24 Februari 2015)
Wirartha, I Made. 2006. Pedoman Penulisan Usulan Penelitian, Skripsi, dan Tesis Dilengkapi
Contoh- Contoh dan Metode Analisis Data. Yogyakarta: Penerbit Andi.
198
Wojowasito dan Poerwodarminto. 2013. Jenis-jenis Artikel dan Macam-macam
Artikel. Artikel Rumput Nektar. https://www.rumputnnektar.com/2013/11/jenis-
jenis-artikel-dan-macam-macamnya.html (diakses pada tanggal 20 April 2015)
199