Unit 11 149 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Barisan Pertahanan Kedua / Second Line of Defence Barisan Pertahanan Ketiga / Third Line of Defence Proses fagositosis / Process of phagocytosis Fagosit mengunjurkan pseudopodium ke arah bakteria untuk mengepungnya. Phagocyte extends its pseudopodium towards bacteria to engulf it. Fagosit menyingkirkan sisa mikroorganisma yang tercerna ke luar sel. / Phagocyte get rid the remaining microorganisms left outside the cell. Fagosom bergabung dengan lisosom. Lisosom merembes lisozim. Phagosome combines with lysosome. Lysosome secretes lysozyme. Bakteria dimusnahkan oleh lisozim. Bacteria is destroyed by lysozyme. Bakteria Bacteria Lisosom Lysosome Fagosom Phagosome Lisozim Lysozyme Bakteria yang dicerna Digested bacteria ❶ ❷ ❸ ❹ Fagosit Phagocyte Gerak balas keimunan adalah mekanisme pertahanan yang sangat spesifik . Immune response is a very specific defence mechanism. Keimunan Immunity Rintangan badan terhadap patogen tertentu yang menyebabkan penyakit spesifik. Body resistance against a specific pathogen which causes a specific disease. Imunisasi Immunisation Proses mendapatkan imuniti. / The process of acquiring immunity. Antigen Antigen Molekul tertentu (protein) di permukaan luar patogen. Specific molecules (proteins) on the outer surface of a pathogen. Antibodi Antibody Protein tertentu yang dihasilkan oleh limfosit yang bergabung pada antigen tertentu. A specific protein produced by lymphocyte that binds to a specific antigen . Limfosit Lymphocyte Sel limfosit yang menghasilkan antibodi . Sel limfosit T menyerang sel-sel yang telah dijangkiti dan juga merangsang sel limfosit B untuk menghasilkan sel memori . The lymphocyte cell produces antibodies . T cell lymphocyte attacks the infected cells and also stimulates the B cell lymphocyte to produce memory cells . 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 149 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 Nilam Publication Sdn. Bhd. 150 MODUL • Biologi Tingkatan 4 SP 11.2.1 Menjelaskan tindakan antibodi terhadap antigen asing 11.2 Tindakan Antibodi / Actions of Antibodies SK 11.2 Pengopsoninan / Opsonination Opsonin ialah antibodi yang melekat pada antigen untuk bertindak sebagai penanda supaya fagosit dapat mengecam antigen tersebut dan memusnahkannya. Opsonins are antibodies that bind with antigens to act as markers so that phagocytes can recognise the antigens and destroy them. Antibodi opsonin melekat pada antigen Opsonin antibodies bind with antigens Antigen Antigen Bakteria Bacterium Sel fagosit menelan bakteria yang telah dikenal pasti oleh petanda antibodi Phagocyte cells engulfing bacteria which have been identified by antibody markers Penguraian / Decomposition Antibodi lisin melekat pada antigen Lysin antibodies binding with antigens Lisis pada bakteria (penguraian) Lysis (disintegration) of bacterium Antigen Antigen Bakteria Bacterium Lisin ialah antibodi yang melekat pada antigen menyebabkan antigen pecah atau hancur Lysin are antibodies that bind to the antigens and cause the antigens to rupture or disintegrate Mekanisme oleh antibodi untuk memusnahkan antigen Mechanisms used by antibodies to destroy antigens Pemendakan / Precipitation Antibodi bertindak dengan antigen terlarut untuk membentuk suatu kompleks tidak larut (mendakan) yang mudah dimusnahkan oleh sel fagosit. Antibodies act with soluble antigens to form an insoluble complex (precipitate) that easily destroyed by phagocyte cells. Pengaglutinan / Agglutination Antibodi aglutinin dapat mengumpul patogen. Gumpalan menyebabkan patogen mudah dijadikan sasaran kepada fagosit untuk ditangkap dan dimusnahkan. Agglutinin antibodies can clump pathogens together. The clumping makes the pathogens easy targets for phagocytes to capture and destroy. Antigen Antigen Antibodi aglutinin Agglutinin antibody Peneutralan / Neutralisation Antibodi dapat meneutralkan toksin yang dihasilkan oleh bakteria dengan bergabung bersama toksin. Ini dapat mengelakkan toksin daripada bergabung dengan sel hingga menyebabkan kerosakan. An antibody can neutralise the toxins produced by bacteria by binding to the toxin. This prevents the toxin from attaching to the cells and causing damage. Antigen Antigen Antibodi Antibody 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 150 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 151 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Lengkapkan jadual di bawah. / Complete the table. (a) Antibodi menggumpal patogen. Penggumpalan ini membuatkan patogen mudah menjadi sasaran kepada fagosit untuk memusnahkannya. Antibodies can clump pathogens together. The clumping makes the pathogens easy targets for phagocytes to capture and destroy them. Pengaglutinan Agglutination (b) Antibodi meneutralkan toksin yang dihasilkan oleh bakteria dengan melekat pada toksin tersebut. Antibodies neutralise the toxins produced by bacteria by binding to the toxin. Peneutralan Neutralization (c) Antibodi melekat pada antigen dan menyebabkan antigen terurai. Antibodies bind to the antigens and cause the antigens to rupture. Penguraian Lysis (d) Antibodi menanda antigen oleh itu fagosit boleh mengenal pasti dan memusnahkannya. Antibodies marks the antigen so that phagocytes can recognize and destroy them. Pengopsoninan Opsonination (e) Antibodi terlarut melekat dengan antigen terlarut dan membentuk mendakan. Soluble antibodies bind with soluble antigens and form a precipitate. Pemendakan Precipitation Jenis Keimunan / Types of Immunity Keimunan aktif Active immunity Semula jadi / Natural [Sembuh dari penyakit] [Recovery from disease] Buatan / Artificial [Suntikan vaksin] [Vaccination] Patogen mati / lemah Dead or weakened pathogen Graf Graph 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Masa jangkitan (minggu) / Time of infection (week) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Semasa jangkitan kedua, sel memori menghasilkan antibodi dan kepekatan antibodi yang dihasilkan adalah lebih tinggi daripada paras keimunan untuk memberi suatu keimunan yang berkesan During second infection, memory cells produce antibodies and the concentration of antibody produced is higher than the immunity level to give an effective immunity Jangkitan kedua Second infection Aras keimunan Level of immunity Antibodi yang dihasilkan kekal dalam darah tetapi kepekatannya tidak mencapai paras keimunan Antibodies produced remain in the blood but the concentration does not reach the immunity level Jangkitan pertama First infection 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Masa jangkitan (minggu) Time of infection (week) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Kepekatan antibodi melebihi aras keimunan Concentration of antibodies exceeds the immunity level Aras keimunan Level of immunity Kepekatan antibodi di bawah aras keimunan Concentration of antibodies below immunity level Suntikan pertama First injection Suntikan kedua Second injection 11.3 Jenis Keimunan / Types of Immunity SK 11.3 SP 11.3.1 Berkomunikasi tentang jenis-jenis keimunan iaitu keimunan pasif dan aktif 11.3.2 Membanding dan membezakan antara keimunan pasif dengan keimunan aktif 1 Keimunan / Immunity Aktif (Dihasilkan oleh badan) Active (Produced by the body) • Semula jadi (Tanpa suntikan) Natural (Without injection) • Buatan (Suntikan) / Artificial (With injection) Pasif (Sumber luar) Passive (Outside source) • Semula jadi (Tanpa suntikan) Natural (Without injection) • Buatan (Suntikan) / Artificial (With injection) Tahan lama / Long-lasting Tidak tahan lama / Not long-lasting 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 151 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 Nilam Publication Sdn. Bhd. 152 MODUL • Biologi Tingkatan 4 Contoh Example Cacar air Chicken pox Hepatitis B, beguk, rubela, batuk kering Hepatitis B, mumps, rubella, Tuberculosis Kaedah perolehan Method of acquisition Seseorang dijangkiti penyakit kali pertama. A person gets infected for the first time. Limfosit membina antibodi dan menyimpan memori. Lymphocytes produce antibodies and remain in memory. Sembuh dari penyakit. Recovery from disease. Individu yang sama dijangkiti penyakit yang sama. The person gets infected by the same disease. Memori mengenal pasti penyakit yang sama dan menghasilkan antibodi dengan cepat dan lebih banyak . Memory identifies the same disease and produce antibodies much faster and in greater amount. Seseorang disuntik vaksin kali pertama. A person is injected with vaccine for the first time. Limfosit pertama kali mengenali patogen tersebut dan menghasilkan antibodi secara perlahan . Lymphocytes identify the pathogen for the first time and produce antibodies slowly . Vaksin kali kedua. Second vaccination. Memori mengenal pasti patogen yang sama dan menghasilkan antibodi dengan cepat dan lebih banyak. Memory identifies the same pathogen and produce antibodies much faster and in greater amount. Keimunan pasif Passive immunity Semula jadi / Natural [Melalui plasenta dan penyusuan ibu] [By placenta and breast milk] Buatan / Artificial [Suntikan antiserum] [Antiserum injection] Graf Graph — 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Masa (minggu) Time (weeks) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Kepekatan antibodi meningkat secara mendadak dan melebihi aras keimunan Concentration of antibodies increases immediately and exceeds level of immunity Aras keimunan Level of immunity Kepekatan antibodi berkurang dengan cepat Concentration of antibodies decreases rapidly Suntikan pertama First injection Suntikan kedua Second injection Contoh Example Jangkitan ringan pada bayi baru lahir Mild infections in newborns Penyakit anjing gila, patukan ular, tetanus Rabies, snake bites, tetanus 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 152 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 153 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 2 Perbezaan di antara keimunan aktif dan keimunan pasif. Comparison between active immunity and passive immunity. Keimunan Aktif Active immunity Keimunan pasif Passive immunity Limfosit dirangsang untuk menghasilkan antibodi Lymphocytes are stimulated to produce antibodies Antibodi diterima dari individu lain atau haiwan Antibodies are received from another person or an animal Tindak balas adalah perlahan The action is slow Tindak balas adalah cepat The action is fast Keimunan adalah kekal untuk tempoh masa yang lama The immunity is permanent for a long period of time Keimunan adalah sementara. The immunity is temporary SP 11.4.1 Memerihalkan isu kesihatan berkaitan keimunan manusia 11.4 Isu Kesihatan Berkaitan Keimunan Manusia / Health Issues Related to Human Immunity SK 11.4 1 Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) • HIV memusnahkan limfosit dan melemahkan keimunan seseorang. Individu yang dijangkiti mempunyai daya rintangan terhadap penyakit yang rendah yang boleh menyebabkan kematian akibat jangkitan lain. HIV destroys lymphocytes and weakens a person’s immunity. The person infected has low resistance towards diseases which may lead to death due to other infections. • HIV boleh tersebar melalui bendalir badan seperti darah dan penggunaan jarum suntikan yang dicemari darah HIV. Virus ini juga boleh dipindahkan ke fetus melalui plasenta. HIV can be transmitted through body fluids such as blood and the use of syringe contaminated by HIV blood. The virus can also be transferred to fetus through placenta. Struktur HIV Structure of HIV Kaedah perolehan Method of acquisition (a) Antibodi melalui plasenta . Antibodies via placenta . Plasenta Placenta (b) Susu ibu membekalkan antibodi kepada bayi yang baru lahir. Mother’s milk supplies antibodies to the newborn baby. Seseorang terkena jangkitan dan tidak dapat menghasilkan antibodi sendiri kerana terlalu lemah. / A person gets infected and is unable to produce their own antibodies because the body is too weak. Suntikan antibodi diberikan secara terus ke dalam badan untuk melawan penyakit. Antibodies are injected directly into the body to fight the disease. Antibodi semakin berkurang . Antibodies continue to decrease . Suntikan antibodi diberi dari semasa ke semasa sehingga berjaya melawan jangkitan tersebut. Antibodies injections are given from time to time until the person is able to resist the infection. 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 153 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 Nilam Publication Sdn. Bhd. 154 MODUL • Biologi Tingkatan 4 PRAKTIS SPM / SPM PRACTICE 1 Antara berikut, yang manakah merupakan barisan pertahanan pertama manusia? Which of the following is the human first line of defence? A Rembesan mukus / Mucus secretion B Penghasilan antibodi / Production of antibodies C Fagositosis / Phagocytosis D Keimunan / Immunity 2 Rajah 1 menunjukkan satu proses yang terlibat dalam mekanisme pertahanan barisan kedua. Diagram 1 shows a process involved in the second line defense mechanism. Antibodi opsonin melekat pada antigen Opsonin antibodies bind with antigens Antigen Antigen Bakteria Bacterium Fagosit menelan bakteria yang telah dikenal pasti oleh penanda antibodi Phagocyte engulfing bacteria which have been identified by antibody markers Rajah 1 / Diagram 1 Yang manakah antara sel-sel berikut terlibat dalam mekanisme pertahanan ini? Which of the following cells involved in this defense mechanism? I Eosinofil / Eosinophils II Basofil / Basophils III Monosit / Monocyte IV Neutrofil / Neutrophils A I dan III sahaja / I and III only B III dan IV sahaja / III and IV only C I, II dan IV sahaja / I, II and IV only D I III, dan IV sahaja / I, III and IV only 3 Keimunan yang manakah perlu diberi kepada mangsa kemalangan yang parah? Which of the following immunity should be given to a seriously accident victim? A Keimunan aktif buatan Artificially acquired active immunity B Keimunan pasif buatan Artificially acquired passive immunity C Keimunan semula jadi aktif Naturally acquired active immunity D Keimunan pasif semula jadi Naturally acquired passive immunity 4 Seorang pemburu telah dipatuk sejenis ular yang berbisa dan beliau telah dimasukkan ke hospital. Apakah yang perlu diberikan kepada pemburu tersebut dengan segera? A hunter is bitten by a venomous snake and he is admitted to a hospital. What should be given immediately to the hunter? A Suntikan vaksin An injection of vaccine B Suntikan antiserum An injection of antiserum C Suntikan antigen An injection of antigen D Suntikan antibodi An injection of antibody SOALAN OBJEKTIF / OBJECTIVE QUESTIONS 2 Systemic Lupus Erythematosus (SLE) Sejenis penyakit di mana sistem imun pesakit menghasilkan antibodi yang menyerang sel-sel sihat dalam badan. Ini menyebabkan kerosakan kepada kulit, sendi, hati dan otak serta organ lain dalam pesakit SLE. Antara simptom penyakit ini adalah ruam di bahagian pipi dan hidung yang dipanggil “ruam rerama”, kesakitan sendi dan keletihan yang melampau. A disease in which a patient’s immune system produces antibodies that attack healthy body cells. This causes damage to the skin, joint, liver, brain and other organs of the SLE patients. Among the symptoms a rash on the cheeks and nose called a “butterfly rash”, joint pain and severe fatigue. Ruam rerama Butterfly rash 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 154 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 155 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 5 Rajah 2 menunjukkan graf sejenis keimunan. Diagram 2 shows a graph on a type of immunity. 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Masa jangkitan (minggu) Time of infection (week) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Kepekatan antibodi melebihi aras keimunan Concentration of antibodies exceeds the immunity level Aras keimunan Level of immunity Kepekatan antibodi di bawah aras keimunan Concentration of antibodies below immunity level Suntikan pertama First injection Suntikan kedua Second injection Rajah 2 / Diagram 2 Yang manakah antara pernyataan berikut benar tentang keimunan tersebut? / Which of the following statements is true about the immunity? A Keimunan adalah sementara The immunity is temporary B Keimunan diperolehi dari suntikan vaksin The immunity is obtained from the injection of vaccine C Keimunan diperolehi dengan segera The immunity is obtained immediately D Keimunan ini perlu untuk merawat panyakit anjing gila The immunity is required to treat rabies 6 Pernyataan di bawah menunjukkan mekanisme yang digunakan oleh antibodi untuk memusnahkan antigen. The statement below shows the mechanism used by antibodies to destroy antigens. Antibodi menyebabkan patogen menggumpal. Antibodies causes the pathogens to clump together. Antara berikut, yang manakah merujuk kepada mekanisme tersebut? Which of the following refers to the mechanism? A Antibodi Antibody Antigen Antigen B Antibodi Antibody Antigen Antigen C Antigen Antigen Antibodi Antibody Bakteria / Bacterium D Antigen Antigen Bakteria Bacterium Antibodi / Antibody SOALAN STRUKTUR / STRUCTURE QUESTIONS 1 Dua individu, P dan Q telah diberi suntikan untuk memperolehi keimunan. Aras antibodi di dalam darah individu P dan Q ditunjukkan dalam Rajah 1.1 dan Rajah 1.2. Two individuals P and Q were given injections to acquire immunity. The level of antibodies in the blood of individual P and Q is shown in Diagram 1.1 and 1.2 respectively. Rajah 1.2 / Diagram 1.2 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Masa (minggu) Time (weeks) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Aras keimunan Level of immunity Suntikan pertama First injection Suntikan kedua Second injection Individu Q / Individual Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Masa (minggu) Time (weeks) Kepekatan antibodi dalam darah (%) Concentration of antibodies in the blood (%) Aras keimunan Level of immunity Suntikan pertama First injection Suntikan kedua Second injection Rajah 1.1 / Diagram 1.1 Individu P / Individual P 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 155 11/01/2020 11:59 AM
Unit 11 Nilam Publication Sdn. Bhd. 156 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (a) Nyatakan jenis keimunan diperolehi oleh individu P dan Q. State the type of immunity obtained by individu P and Q. Individu P / Individu P : Keimunan aktif buatan / Artificially acquired active immunity Individu Q / Individu Q : Keimunan pasif buatan / Artificially acquired passive immunity [2 markah/marks] (b) Bezakan antara keimunan diperolehi oleh individu P dan Q. Differentiate between the immunity obtained by individual P and Q. Individu P Individual P Individu Q Individual Q Diperolehi menerusi suntikan vaksin Obtained through an injection of vaccine Diperolehi menerusi suntikan antiserum Obtained through an injection of antiserum Keimunan kekal lama The immunity lasts longer Keimunan adalah sementara The immunity is temporary Antibodi dihasilkan oleh limfosit individu P The antibody is produced by individual P’s lymphocytes Antibodi tidak dihasilkan oleh limfosit individu Q The antibody is not produced by individual Q’s lymphocytes Keimunan lambat diperolehi The immunity is slowly obtained Keimunan segera diperolehi The immunity is immediately obtained [3 markah/marks] (c) Seorang budak lelaki telah diserang anjing liar. Dia pengsan dan telah diberi suntikan sebaik sahaja tiba di hospital. A boy was attacked by a stray dog. He was unconscious and given an injection right after he arrived at the hospital. (i) Nyatakan bahan yang disuntik ke dalam darah budak lelaki tersebut. State the substance injected into the blood of the boy. Antiserum / Antiserum [1 markah/mark] (ii) Terangkan peranan bahan di (c)(i) dalam menyelamatkan nyawa budak lelaki tersebut. Explain the role of the substances in (c)(i) in saving the boy’s life. Antibodi di dalam antiserum akan bertindak ke atas antigen dari virus yang terkandung dalam air liur anjing tersebut secara penyahtoksinan. / The antibody found in the antiserum will react on the antigen from the virus in the saliva of the dog by neutralizing the toxin. [2 markah/marks] (d) Seorang ibu menyusukan bayinya yang baru lahir. A mother breastfeeds her newborn. Adakah anda bersetuju dengan tindakan ibu tersebut? Berikan alasan bagi jawapan anda. Do you agree with the mother’s action? Give reasons for your answer. Saya bersetuju dengan tindakan ibu tersebut. Susu ibu membekalkan keimunan pasif semula jadi kepada bayi kerana ia mengandungi kolostrum yang kaya dengan antibodi. Ini akan melindungi bayi dari penyakit. I agree with the mother’s action. Breast milk provides naturally passive immunity as the milk contains colostrum which is rich in antibody. This protects the baby against diseases. [3 markah/marks] KBAT HOTS 11-Biologi F4 Unit11(p147-156)csy4p.indd 156 11/01/2020 11:59 AM
Unit 12 157 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 12.1 Koordinasi dan Gerak Balas / Coordination and Response SK 12.1 Koordinasi dan Gerak Balas dalam Manusia Coordination and Response in Humans 12 UNIT 1 Organisma multisel perlu bergerak balas terhadap perubahan dalam persekitaran. Gerak balas ini akan dikoordinasikan oleh organ dan sistem organ dalam badan. / Multicellular organisms need to respond toward environmental changes. This response will be coordinated by organs and organ systems in body. 2 Perubahan dalam persekitaran dikenali sebagai rangsangan . The changes in environment are known as stimuli (sing. Stimulus). 3 Rangsangan luar ialah perubahan pada persekitaran luar seperti cahaya, bunyi, bau, rasa, suhu persekitaran, kesakitan, tekanan dan sentuhan. / External stimuli are changes of external environment such as light, sound, smell, taste, surrounding temperature, pain, pressure and touch. 4 Rangsangan dalam ialah perubahan pada persekitaran dalam badan seperti tekanan darah, pH darah, suhu badan, tekanan osmosis, tekanan separa karbon dioksida dan aras gula darah. Internal stimuli are changes of internal environment in body such as blood pressure, blood pH, body temperature, osmotic pressure, carbon dioxide partial pressure and blood sugar level. 5 Rangsangan ini dapat dikesan oleh organisma dengan menggunakan reseptor . The stimulus can be detected by an organism using receptors . 6 Reseptor ialah sel khusus yang terdapat pada organ deria untuk mengesan rangsangan dan mencetuskan impuls saraf . / Receptors are specialised cells in the sensory organs which detect stimuli and trigger impulse . 7 Impuls saraf akan dihantar melalui saraf ke pusat integrasi untuk analisis. The nerve impulse will send to integration centre via nerve for analysis. 8 Selepas analisis, pusat integrasi akan menghantar impuls saraf kepada efektor untuk menghasilkan gerak balas yang sesuai bertindak terhadap rangsangan tersebut. / After analysis, integration centre will send nerve impulse to effectors for producing appropriate responses toward that stimulus. 9 Efektor terdiri daripada otot (otot licin, otot rangka dan otot kardium) dan kelenjar (kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin). / Effectors consist of muscles (smooth, skeletal and cardiac muscle) and glands (endocrine and exocrine glands) 10 Koordinasi merupakan kerjasama antara pelbagai organ dan sistem organ dalam badan supaya berfungsi untuk menghasilkan gerak balas yang sesuai terhadap rangsangan tertentu dengan cekap. Coordination is the corporation between several organs and organ systems in body in order to function effectively by producing an appropriate response toward a stimulus. 11 Sistem saraf dan sistem endokrin merupakan dua sistem organ utama dalam komunikasi dan integrasi terhadap persekitaran. / Nervous system and endocrine system are the two main organ systems in communicating and integrating towards environment. 12 Koordinasi dan gerak balas dalam manusia dapat diilustrasikan seperti berikut: Coordination and response in humans can be illustrated as below: Gerak balas Response Efektor Effectors Pusat integrasi Integration centre Reseptor Receptors Rangsangan Stimuli SP 12.1.1 Membuat urutan dan memerihalkan komponen dalam koordinasi manusia iaitu rangsangan, reseptor, pusat integrasi, efektor dan gerak balas 12.1.2 Mengenal pasti dan memerihalkan rangsangan luar dan rangsangan dalam 12.1.3 Menyenaraikan jenis-jenis reseptor deria berdasarkan rangsangan yang terlibat iaitu kemoreseptor, mekanoreseptor, fotoreseptor, termoreseptor, dan beroreseptor Ekstra / Extra 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 157 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 158 MODUL • Biologi Tingkatan 4 Peta pemikiran I-think map SP 12.1.4 Mewajarkan keperluan bergerak balas terhadap rangsangan luar dan rangsangan dalam Menyesuaikan diri dengan suhu persekitaran Adapt to surrounding temperature Mengawal atur persekitaran dalam melalui homeostasis Regulate internal environment via homeostasis Bergerak ke tempat yang selamat Move to a safe place Mendapat sumber makanan Obtain food sources Mendapat pasangan Obtain partners Keperluan bergerak balas Necessity of response 12.2 Sistem Saraf / Nervous System SK 12.2 SP 12.2.1 Membina carta organisasi dan menerangkan struktur sistem saraf manusia 1 Lengkapkan carta organisasi struktur sistem saraf manusia. Complete the organisation chart of the structure of human nervous system. Otak / Brain Terdiri daripada bahagian hadapan, tengah dan belakang otak Consists of forebrain, midbrain and hindbrain Saraf tunjang / Spinal cord Tubul lanjutan dari otak / Tubule extension from the brain Reseptor deria / Sensory receptor Terdapat di hujung saraf kranium dan saraf spina dalam organ Found at the end of cranial and spinal nerves in organs Saraf kranium / Cranial nerves • Bercabang dari otak / Branch from the brain • Menghubungkan otak, organ deria (mata, telinga dan hidung) dan efektor (otot dan kelenjar) pada kepala / Connect the brain, sensory organs (eyes, ears and nose) and effectors (muscles and glands) at the head Saraf spina / Spinal nerves • Bercabang dari saraf tunjang / Branch from the spinal cord • Menghubungkan saraf tunjang, organ deria dan efektor pada anggota badan lain / Connect the spinal cord, sensory organs and effectors at other limbs Sistem Saraf Manusia Human Nervous System Sistem saraf pusat Central nervous system (CNS) Sistem saraf periferi Peripheral nervous system 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 158 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 159 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 2 Berdasarkan maklumat pada muka surat sebelum ini, labelkan sistem saraf manusia dengan betul. Based on the information in the previous page, label the human nervous system correctly. Sistem saraf pusat Central nervous system Saraf tunjang Spinal cord Saraf spina Spinal nerves Reseptor deria Sensory receptor Saraf kranium Cranial nerves Sistem saraf periferi Peripheral nervous system Otak Brain 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 159 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 160 MODUL • Biologi Tingkatan 4 SP 12.2.2 Menerangkan fungsi bahagian-bahagian sistem saraf pusat dalam koordinasi dan gerak balas Sistem Saraf Pusat: / Central Nervous System: Struktur dan fungsi otak / Structure and functions of the brain Fungsi: / Functions: • Mengawal atur homeostasis seperti tekanan osmotik darah dan suhu badan Regulates homeostasis such as blood osmotic pressure and body temperature • Mengawal atur tidur, kelaparan, kehausan Regulates sleep, hunger, thirst • Mengawal pembebasan hormon dari kelenjar pituitari Control the release of hormones from the pituitary gland • Mengawal koordinasi sistem saraf dan endokrin Control the coordinations of nervous and endocrine systems Hipotalamus / Hypothalamus • Terletak di bahagian bawah hipotalamus Located below the hypothalamus • Dibahagikan kepada dua lobus: lobus anterior dan lobus posterior pituitari. Divided into two lobes: anterior lobe and posterior lobe of pituitary. Fungsi: / Function: • Merembeskan hormon untuk mengawal atur pertumbuhan badan dan aktiviti kelenjar endokrin lain. Secretes hormones to regulate body growth and other endocrine glands. Kelenjar pituitari / Pituitary gland Fungsi: / Functions: • Mengawal tindakan luar kawal (autonomik) seperti denyutan jantung, peristalsis, tekanan darah, pernafasan, vasodilatan dan vasokonstriksi. Regulates involuntary actions (autonomic) such as heartbeat, peristalsis, blood pressure, breathing, vasodilation and vasoconstriction. • Pusat refleks (mengelipkan mata, batuk, bersin, menelan) / Reflex centre (blinking, coughing, sneezing, swallowing) Medula oblongata / Medulla oblongata • Terbahagi kepada dua hemisfera Divided into two hemispheres Fungsi: / Functions: • Mengkoordinasi pengecutan otot (menyelaras pergerakan badan) / Coordinates contraction of muscles (coordinates body movements) • Menerima maklumat tentang postur dan kedudukan Receives information on posture and position • Mengawal keseimbangan badan dan menghasilkan pergerakan yang tepat. Controls balance of the body and produces precise movement. Serebelum / Cerebellum Fungsi: / Functions: • Memilih maklumat yang keluar dan masuk di tengah korteks. Sorts incoming and outgoing information in the central cortex. • Mengintegrasi maklumat dari reseptor deria dan mempertingkatkan isyarat ke serebrum. / Integrates the information from the sensory receptors and enhances the signals to cerebrum. Talamus / Thalamus • Bahagian otak terbesar , terdiri daripada dua hemisfera / Largest part of the brain, consists of two hemispheres • Hemisfera kiri mengawal aktiviti sebelah kanan badan dan sebaliknya / Left hemisphere controls activities on the right side of the body and vice versa Fungsi: / Functions: • Mengawal semua aktiviti minda (berfikir, kepintaran, ingatan, pembelajaran, pertuturan, penaakulan, kemahiran matematik, kemahiran seni, penyelesaian masalah, personaliti) Controls all mind activities (thinking, intelligence, memory, learning, speech, reasoning, mathematical skills, artistic skills, problem solving, personality) • Menterjemah maklumat dari reseptor Interprets information from receptors. • Mengawal tindakan otot rangka (pergerakan otot terkawal) Controls actions of skeletalmuscles (voluntary muscle movements) Serebrum / Cerebrum 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 160 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 161 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Struktur dan fungsi saraf tunjang / Structure and function of the spinal cord (a) Terletak di dalam turus vertebra Located within the vertebral column (b) Berfungsi untuk mengawal tindakan refleks dan menghantar isyarat dari dan ke otak Function to control reflexes and convey signals from and to the brain (c) Dikelilingi bendalir serebrospinal bagi membekalkan nutrien dan pelapik bagi saraf tunjang Surrounded by cerebrospinal fluid to provide nutrients and cushion the spinal cord Akar dorsal / Dorsal root Saraf spina / Spinal nerve Neuron geganti Relay neurone Dari reseptor From receptor Ke efektor To effector • Terbentuk dari akar dorsal dan ventral saraf tunjang yang bergabung bersama Formed by joining together of dorsal and ventral roots of spinal cord Akar ventral / Ventral root • Mengandungi akson bagi neuron motor Contains the axons of motor neurone Jirim kelabu / Grey matter • Menyerupai bentuk huruf “H” dan “rama-rama” Resembles alphabet “H” and “butterfly” • Mengandungi banyak badan sel neuron Consist mainly of cell body of nerve cells Jirim putih / White matter • Mengandungi salutan mielin pada akson neuron yang merentasi seluruh saraf tunjang / Consist of myelin-coated axons that extend up and down the spinal cord • Terdiri daripada akson bagi neuron deria Composed of axons of sensory neurone Ganglion akar dorsal Dorsal root ganglion • Mengandungi badan sel neuron deria Consist of cell body of sensory neurone SP 12.2.3 Berkomunikasi tentang fungsi bahagian-bahagian sistem saraf periferi dalam koordinasi dan gerak balas 1 Saraf perifera terdiri daripada sistem saraf soma dan sistem saraf autonomi . Peripheral nerves consist of somatic and autonomic nervous systems. 2 Sistem saraf soma mengawal semua tindakan terkawal . The somatic nervous system controls all voluntary actions. 3 Sistem saraf autonomi mengawal tindakan luar kawal seperti denyutan jantung dan pengecutan salur darah. The autonomic nervous system controls involuntary actions such as heartbeat and blood vessel contraction. 4 Fungsi sistem saraf periferi ialah menghubungkan reseptor deria dan efektor kepada sistem saraf pusat. The function of peripheral nervous system is to connect sensory receptors and effectors to the central nervous system. Sistem Saraf Periferi / Peripheral Nervous System 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 161 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 162 MODUL • Biologi Tingkatan 4 12.3 Neuron dan Sinaps / Neurones and Synapse SK 12.3 • Neuron ialah sel dalam sistem saraf yang membawa impuls saraf Neurones are cells in the nervous system that transmit nerve impulses SP 12.3.1 Melukis dan melabel struktur neuron deria dan neuron motor 12.3.2 Mencerakinkan fungsi setiap jenis neuron dalam penghantaran impuls Struktur Neuron / Structure of a Neurone 3 Jenis Neuron 3 Types of Neurone • Neuron eferen juga dikenali sebagai neuron motor Efferent neurone is also known as motor neurone Fungsi / Function: • Membawa maklumat dari saraf tunjang atau otak ke efektor (sel otot atau sel kelenjar) Carry information from the spinal cord or brain to the effectors (muscle or glands cells) Dendrit Dendrite Nukleus Nucleus Bonggol sinaps Synaptic knob Akson Axon Arah penghantaran impuls Direction of impulse Badan sel / Cell body ❸ Neuron motor / Motor neuron Fungsi / Functions: • Menyambungkan neuron deria kepada neuron motor Connects sensory neurone to motor neurone • Menghantar impuls antara otak dengan saraf tunjang Transmit impulse between brain and spinal cord Dendrit Dendrite Badan sel Cell body Nukleus Nucleus ❷ Neuron geganti / Relay neurone • Neuron aferen juga dikenali sebagai neuron deria Afferent neurone is also known as sensory neurone Fungsi / Function: • Membawa impuls saraf dari reseptor ke otak dan saraf tunjang Send nerve impulse from receptor to brain and spinal cord ❶ Neuron deria / Sensory neurone Reseptor Receptor Badan sel Cell body Bonggol sinaps Synaptic knob Nukleus Nucleus Arah penghantaran impuls Direction of impulse Akson / Axon TIPS Istilah “dendron” tidak lagi digunakan dalam memerihalkan struktur neuron deria. The term “dendron” is no longer to be used in describing the structure of sensory neurone. Bonggol sinaps Synaptic knob 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 162 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 163 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Impuls akan bergerak di sepanjang postsinaps neuron atau efektor Impulses will move along postsynaptic neurone or effector ❼ Menjana isyarat elektrik / impuls yang baru Generates new electrical signals / impulses ❻ Neurotransmiter bergabung dengan reseptor di membran postsinaps Neurotransmitters bind with receptors at the postsynaptic membrane ❺ Neurotransmiter (bahan kimia) di dalam vesikel sinaps dibebaskan merentasi celah sinaps Neurotransmitters (chemical substances) stored in synaptic vesicle are released across the synaptic cleft ❹ Vesikel sinaps bergabung dengan membran prasinaps Synaptic vesicle fuses with presynaptic membrane ❷ Merangsang vesikel sinaps untuk bergerak ke arah membran prasinaps Triggers synaptic vesicle to move towards presynaptic membrane ❷ Impuls elektrik tiba di bonggol sinaps menghampiri membran prasinaps Electrical impulse reaches synaptic knob and approaches presypnatic membrane ❶ SP 12.3.3 Menjelaskan struktur sinaps dan fungsinya 12.3.4 Menerangkan penghantaran impuls merentasi sinaps Sinaps dan Penghantaran Maklumat / Synapse and Transmission of Information Sinaps memainkan peranan penting dalam: Synapse plays important roles in: (a) Mengawal dan mengintegrasi impuls saraf yang dihantar oleh reseptor yang menerima rangsangan. Controlling and integrating nerve impulses that are transmitted by stimulated receptors. (a) Membenarkan impuls saraf dihantar hanya dalam satu arah sahaja kerana Allow nerve impulses to be transmitted only in one direction because • vesikel sinaps hanya wujud di terminal sinaps dan synaptic vesicles are only present at the synaptic terminal and • reseptor hanya wujud di membran postsinaps sahaja receptor is only present at the postsynaptic membrane ❶ ❸ ❹ ❷ ❼ ❺ ❻ Mitokondria membekal tenaga ketika penghantaran impuls Mitochondrion provides energy during the transmission of impulse Akson Axon Vesikel sinaps Synaptic vesicle Membran prasinaps Presynaptic membrane Celah sinaps Synaptic cleft Membran postsinaps Postsynaptic membrane Bonggol sinaps Synaptic knob Reseptor Receptor Dendrit Dendrite Salut mielin Myelin sheath 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 163 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 164 MODUL • Biologi Tingkatan 4 12.4 Tindakan Terkawal dan Tindakan Luar Kawal / Voluntary and Involuntary Actions SK 12.4 SP 12.4.1 Membanding dan membezakan tindakan terkawal dengan tindakan luar kawal Tindakan Terkawal dan Tindakan Luar Kawal / Voluntary Action and Involuntary Action Tindakan Terkawal Voluntary Action Contoh: Menulis, mengambil buku, mengangkat tangan untuk menjawab soalan Example: Writing, taking books, raising hand to answer a question Efektor: otot rangka Effector: skeletal muscle Interpretasi maklumat di serebrum Interpretation of information in cerebrum Melibatkan sistem saraf soma Involved by somatic nervous system Mengikut kemahuan sendiri According to our own will Melibatkan proses analisis, integrasi dan tafsiran maklumat Involve processes of analysis, integration, and interpretation of information Tindakan Luar Kawal Involuntary Action Contoh: Denyutan jantung, peristalsis, bersin, tekanan darah Example: Heartbeat, peristalsis, sneezing, blood pressure Efektor: otot licin, otot kardium, kelenjar Effector: smooth muscle, cardiac muscle, gland Interpretasi maklumat di medula oblongata Interpretation of information in medulla oblongata Tidak melibatkan proses analisis, integrasi dan tafsiran maklumat / Do not involve processes of analysis, integration, and interpretation of information Berlaku secara automatik tanpa sedar Occurs automatically without notice Melibatkan sistem saraf autonomi Involved by autonomic nervous system 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 164 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 165 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 SP 12.4.2 Memerihalkan tindakan refleks yang melibatkan dua neuron dan tiga neuron 12.4.3 Melukis arka refleks 1 Tindakan refleks spina melibatkan otot rangka sebagai efektor. Spinal reflex action involved skeletal muscle as an effector. (a) Tindakan ini merupakan tindakan luar kawal yang dikawal oleh saraf tunjang dan bergerak balas terhadap rangsangan luar secara spontan dan pantas. This action is an involuntary action that controlled by spinal cord and responds quickly and spontaneously toward external stimulus. (b) Impuls saraf dihantar dari reseptor ke saraf tunjang dan dari saraf tunjang ke efektor . Nerve impulse is sent from receptor to spinal cord and from spinal cord to effectors . (c) Lintasan yang dilalui oleh impuls saraf dalam satu tindakan refleks dikenali sebagai arka refleks . The pathway passed by the nerve impulse in a reflex action is known as reflex arc . (d) Contoh tindakan refleks spina yang melibatkan dua neuron sahaja ialah sentakan lutut adalah seperti di bawah. Lukis arka refleks dalam rajah di bawah. Example of the spinal reflex action that involved two neurones is knee jerk as shown below. Sketch the reflex arc in the diagram below. ❶ ❷ ❸ ❺ ❹ ❻ Otot kuadrisep mengecut Quadriceps muscle contracts Tendon patela Kneecap tendon Saraf tunjang Spinal cord Arka refleks sentakan lutut: / The reflex arc of knee jerk: Tendon di bawah tempurung lutut diketuk The tendon below kneecap is knocked ❶ Rangsangan / Stimulus Otot kuadrisep mengecut Quadriceps muscle contracts ❺ Efektor / Effector Menerima impuls saraf dari neuron deria dan menghantarnya ke efektor Receives the nerve impulse from sensory neurone and send it to effector ❹ Neuron motor / Motor neurone Kaki menendang ke hadapan Leg kicks forward ❻ Gerak balas / Response Otot kuadrisep (reseptor regangan) menjadi regang dan mencetuskan impuls saraf / Stretch out the quadriceps muscle (stretch receptor) and triggers nerve impulse ❷ Reseptor deria / Sensory receptor Menghantar impuls saraf yang tercetus ke saraf tunjang Sends nerve impulse the spinal cord ❸ Neuron deria / Sensory neurone Saraf tunjang Spinal cord Saraf tunjang Spinal cord 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 165 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 166 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (e) Contoh tindakan refleks spina yang melibatkan tiga neuron ialah tarikan tangan atau kaki daripada suatu objek adalah seperti di bawah. Lukis arka refleks dalam rajah di bawah. Example of the spinal reflex action that involved three neurones is hand or foot pull from an object as shown below. Sketch the reflex arc in the diagram below. 2 Arka refleks yang melibatkan tiga neuron: The reflex arc involving three neurones: Jari tersentuh api Finger touches fire ❶ Rangsangan / Stimulus Kulit (reseptor haba) mengesan haba dan impuls saraf tercetus Skin (heat receptor) detects the heat and nerve impulse is triggered ❷ Reseptor deria / Sensory receptor Tangan menjauhi api Hand pulls away from the fire ❼ Gerak balas / Response Otot kuadrisep (reseptor regangan)menjadi regang. Menerima impuls saraf dari neuron deria dan menghantarnya ke neuron motor. Stretch out the quadriceps muscle (stretch receptor). Receives nerve impulse from sensory neurone and send it to the motor neurone. Neuron geganti (di dalam saraf tunjang) Relay neurone (in spinal cord) ❹ Menghantar impuls saraf ke neuron geganti Sends nerve impulse to relay neurone ❸ Neuron deria / Sensory neurone Menerima impuls saraf dari neruron geganti dan menghantarnya ke efektor Receives nerve impulse from relay neurone and transmits it to effector ❺ Neuron motor / Motor neurone Bisep mengecut, trisep mengendur Biceps contract, triceps relax ❻ Efektor / Effector ❶❷ ❼ ❸ ❻ ❺ ❹ 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 166 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 167 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Isu Kesihatan Berkaitan Sistem Saraf Manusia Health Issues Related to the Nervous System SK 12.5 12.5 Jenis isu kesihatan Types of health issues Faktor Factors Kesan Effects Sklerosis berganda Multiple sclerosis • Sistem imun badan menyerang salut mielin saraf dalam sistem saraf pusat Body immune system attacking myelin sheath of nerves in central nervous system • Mempengaruhi aktiviti otak dan saraf tunjang Affects activities of brain and spinal cord • Mengganggu koordinasi antara sistem saraf pusat dengan sistem saraf periferi Disturbs coordination between central nervous system and peripheral nervous system Alzheimer Alzheimer • Sel otak yang merosot dan mati secara progresif Brain cells degenerate and die progressively • Biasa berlaku pada warga emas, Usually occur in senior citizen • Individu yang pernah tercedera pada otak / Individual experienced brain injury • Faktor genetik / Genetic factor • Tabiat hidup / Lifestyle • Hilang ingatan Memory loss • Hilang kemahiran intelek dan bersosial Loss of intellectual and socialise skills • Hilang kemahiran menjaga diri sendiri Unable to take care of themselves Parkinson Parkinson • Kekurangan rembesan neurotransmiter dopamin Less secretion of dopamine • Biasa berlaku secara progresif pada warga emas Usually occur in senior citizen progressively • Biasa berlaku pada lelaki Usually occur in man • Faktor genetik Genetic factor • Pergerakan anggota badan menggeletar Shaking (tremor) of body • Pergerakan menjadi perlahan Movement becomes slow • Otot menjadi lemah Muscles become weak • Masalah dalam menyeimbangkan badan Difficulty in balancing body Lou Gehrig Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) • Neuron motor yang merosot dan mati Motor neurone degenerates and die • Faktor umur, antara 40 – 60 Age factor, between 40 – 60 • Faktor genetik Genetic factor • Mempengaruhi sistem saraf soma Affects somatic nervous system • Otot rangka tidak berfungsi secara progresif / Skeletal muscle unable to function progressively • Akhirnya, otot rangka untuk bergerak, makan, bertutur dan bernafas tidak dapat berfungsi / Finally, skeletal muscles for moving, ingesting, speaking and breathing unable to function Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) • Faktor genetik / Genetic factor • Bayi dilahir sebelum minggu ke-37 atau kurang berat Premature baby, before 37th week or underweight • Ibu hamil yang merokok, salah guna alkohol dan dadah Pregnant mother who smokes, alcoholic and drug abuse • Tidak dapat memberi tumpuan, hiperaktif dan mudah menjadi bosan Unable to pay attention, hyperactive and easy to get bored SP 12.5.1 Bercerita tentang isu kesihatan yang berkaitan dengan sistem saraf 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 167 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 168 MODUL • Biologi Tingkatan 4 12.6 Sistem Endokrin / The Endocrine System SK 12.6 SP 12.6.1 Menyatakan peranan kelenjar endokrin dalam manusia 1 Kelenjar endokrin ialah kelenjar tidak berduktus yang merembeskan hormon terus ke dalam darah. Kelenjar endokrin terdiri daripada sekumpulan sel, tisu atau organ. Endocrine gland is a ductless gland that secretes hormone directly into blood. The endocrine gland consists of a mass of cells, tissue or organ. 2 Hormon ialah bahan kimia yang terdiri daripada protein atau steroid yang dapat mengawal atur proses fisiologi manusia dan haiwan. Hormone is a chemical substance made up of protein or steroid which can regulate physiological processes in humans and animals. SP 12.5.2 Memerihalkan kesan penyalahgunaan dadah dan alkohol terhadap koordinasi dan gerak balas manusia Kesan penyalahgunaan dadah terhadap koordinasi dan gerak balas manusia Effects of drug abuse on human coordination and response 1 Dadah perangsang / Stimulants drug • Contoh: kokain, nikotin, amfetamin, metamfetamin, pil ekstasi dan kafein. Examples: cocaine, nicotine, amphetamine, metamphetamine, ecstasy pill and caffeine. • Mempercepatkan aktiviti sistem saraf Accelerates nervous system activities • Kesan: mempengaruhi fungsi sistem peredaran darah (tekanan darah tinggi, kerosakan jantung), sistem pencernaan (hilang selera makan), dan sistem saraf (perubahan emosi, tingkah laku ganas, kecenderungan bunuh diri), kerosakan ginjal lalu menyebabkan halusinasi dan kemurungan Effects: affecting the functions of the blood circulatory system (high blood pressure and heart failure), digestive system (loss of appetite), and nervous system (mood changes, vandalism, tendency to commit suicide), kidney failure then causing hallucinations and depression 2 Dadah penenang / Depressant drug • Contoh: barbiturat, trankuiliser, morfin dan heroin. Examples: barbiturates, tranquiliser, morphine and heroin. • Melambatkan aktiviti sistem saraf Delays activities of nervous system • Menurunkan tekanan darah, mengendurkan otot, melegakan kegelisahan dan menggalakkan tidur. Reduces blood pressure, relaxes muscles, relieves anxiety and promotes sleep • Kesan: hilang ingatan, tidak dapat menumpukan perhatian, masalah pernafasan, barah peparu, kerosakan hati dan otak, kekejangan otot, mengantuk, kecelaruan mental, dan koma Effects: memory loss, unable to pay attention, respiratory problems, lung cancer, liver and brain damage, muscle cramp, drowsiness, delirium and coma 3 Kesan penyalahgunaan alkohol terhadap koordinasi dan gerak balas manusia Effects of alcohol abuse on human coordination and response • Menjejaskan kebolehan berfikir dan membuat keputusan Influences ability to think and make decision • Melambatkan tindakan refleks, kelemahan kooordinasi otot yang lemah, gagal mengawal keseimbangan badan, dan kesukaran menganggar jarak Slowing reflex actions, poor muscle coordination, fail to control body balance and difficulty in estimating distance • Penglihatan kabur, kekeliruan, gangguan mental Blurred vision, confusion and mental disorders 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 168 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 169 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 ❶ Sel-sel dalam kelenjar merembeskan hormon Cells in the gland secrete hormones ❷ Hormon dirembeskan ke dalam aliran darah Hormones secreted into the blood stream Hormon diangkut di dalam aliran darah ke seluruh bahagian badan Hormones are transported in the blood to all parts of the body Sel sasaran menerima hormon dan mengakibatkan perubahan tertentu Target cells receive hormones and cause a specific change ❹ ❸ 3 Rajah di bawah menunjukkan bagaimana hormon berfungsi dalam sisten endokrin manusia. The diagram below shows how hormone works in human endocrine system. SP 12.6.2 Melabel dan mengenal pasti kelenjar endokrin dalam manusia Sistem Endokrin dalam Manusia dan Hormon yang Dirembeskan The Human Endocrine System and Hormones Secreted Hormon pertumbuhan / Growth hormone Hormon antidiuresis (ADH) / Antidiuretic hormone (ADH) Hormon perangsang folikel (FSH) / Follicle-stimulating hormone (FSH) Hormon peluteinan (LH) / Luteinizing hormone (LH) Hormon perangsang tiroid (TSH) / Thyroid-stimulating hormone (TSH) Hormon adrenokortikotrof (ACTH) / Adrenocorticotrophic hormone (ACTH) Kelenjar pituitari / Pituitary gland Tiroksina Thyroxine Kelenjar tiroid Thyroid gland Adrenalina / Adrenaline Aldosteron / Aldosterone Kelenjar adrenal Adrenal glands Testosteron Testosterone Testis / Testes Estrogen / Oestrogen Progesteron / Progesterone Ovari / Ovary Insulin / Insulin Glukagon / Glucagon Pankreas / Pancreas 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 169 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 170 MODUL • Biologi Tingkatan 4 Kelenjar endokrin Endocrine gland Hormon Hormone Tisu / Organ sasaran Target tissue / organ Fungsi Functions Hipotalamus Hypothalamus Hormon perembes gonadotrofin (GnRH) Gonadotropin releasing hormone (GnRH) Kelenjar pituitari Pituitary gland • Mengawal atur aktiviti kelenjar pituitari / Regulates activities of pituitary gland Kelenjar pituitari (Lobus anterior) Pituitary gland (Anterior lobe) Hormon pertumbuhan (GH) Growth hormone (GH) Tulang dan otot Bone and muscle • Merangsang pertumbuhan terutamanya pada tulang dan otot Stimulates growth especially in bone and muscle Hormon perangsang folikel (FSH) Follicle stimulating hormone (FSH) Testis dan ovari Testis and ovary • Merangsang perkembangan folikel dalam ovari dan sperma dalam testis Stimulates development of follicle in ovary and sperms in testis Hormon peluteinan (LH) Luteinising hormone (LH) Testis dan ovari Testis and ovary • Merangsang testis untuk menghasilkan testosteron dalam lelaki Stimulates testis to produce testosterone in male • Merangsang pengovulan dan pembentukan korpus luteum dalam perempuan Stimulates ovulation and formation of corpus luteum in female Hormon perangsang tiroid (TSH) Thyroid stimulating hormone (TSH) Kelenjar tiroid Thyroid gland • Merangsang kelenjar tiroid untuk merembeskan tiroksina Stimulates thyroid gland to secrete thyroxine Hormon adrenokortikotrof (ACTH) Adrenocorticotropic hormone (ACTH) Kelenjar adrenal Adrenal gland • Merangsang korteks adrenal untuk menghasilkan hormon kortisol Stimulates adrenal cortex to produce hormone cortisol Kelenjar pituitari (Lobus posterior) Pituitary gland (Posterior lobe) Oksitosin Oxytocin Otot uterus dan kelenjar susu Uterus muscle and milk gland • Merangsang pengecutan otot uterus semasa kelahiran bayi Stimulates muscular contraction in uterus during baby delivery • Merangsang kelenjar susu untuk merembeskan susu Stimulates milk gland to secrete milk Hormon antidiuresis (ADH) / Antidiuretic hormone (ADH) Ginjal Kidney • Merangsang penyerapan semula air Stimulates reabsorption of water SP 12.6.3 Mencerakinkan fungsi hormon yang dirembeskan oleh setiap jenis kelenjar endokrin 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 170 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 171 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Kelenjar tiroid Thyroid gland Tiroksina Thyroxine Semua tisu All tissues • Merangsang dan mengekalkan kadar metabolisme badan Stimulates and maintain the rate of metabolism in body • Mengawal pertumbuhan fizikal dan perkembangan otak yang normal Controls physical growth and normal development of brain Pankreas Pancrease Insulin Insulin Hati , otot dan tisu adipos Liver , muscle and adipose tissue • Menurunkan aras glukosa darah dengan merangsangkan pengambilan glukosa oleh sel untuk metabolisme Lowers blood glucose level by stimulating uptake of glucose into cell for metabolism • Menukarkan glukosa yang berlebihan kepada glikogen Converts excess glucose into glycogen Glukagon Glucagon Hati, otot dan tisu adipos Liver, muscle and adipose tissue • Meningkatkan aras glukosa darah dengan merangsangkan penukaran glikogen kepada glukosa Rises blood glucose level by stimulating conversion of glycogen into glucose Kelenjar adrenal Adrenal gland Adrenalina Adrenaline Jantung, hati dan tisu otot Heart, liver, and muscle tissue • Meningkatkan aras glukosa darah Rises blood glucose level • Meningkatkan aktiviti metabolisme seperti kadar denyutan jantung, kadar pernafasan, vasodilatan dan vasocerutan untuk menyediakan badan dalam situasi “lawan atau lari” Rises metabolic activities such as heartbeat rate, breathing rate, vasodilation and vasoconstriction for preparing body in “fight or flight” situation Aldosteron Aldosterone Ginjal Kidney • Merangsang penyerapan semula garam mineral di ginjal Stimulates absorption of mineral salt in kidney Testis Testis Testosteron Testosterone Gonad, kulit, otot dan tulang Gonad, skin, muscle and bone • Merangsang perkembangan ciri seks sekunder pada lelaki Stimulates development of secondary sexual characteristics in male 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 171 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 172 MODUL • Biologi Tingkatan 4 Ovari Ovary Estrogen Oestrogen Gonad, kulit, otot dan tulang Gonad, skin, muscle and bone • Merangsang pertumbuhan dinding uterus selepas haid Stimulates growth of uterus wall after menstruation • Merangsang perkembangan ciri seks sekunder pada perempuan Stimulates development of secondary sexual characteristics in female Progesteron Progesterone Gonad Gonad • Merangsang perkembangan dinding uterus Stimulates development of uterus wall • Merangsang perkembangan plasenta Stimulates development of placenta SP 12.6.4 Membincangkan penglibatan sistem saraf dan sistem endokrin dalam situasi cemas Koordinasi Kedua-dua Sistem Saraf dan Sistem Endokrin dalam Situasi Cemas Coordination of Both Nervous System and Endocrine System in an Anxious Situation Contoh: Dikejar oleh seekor anjing liar. Example: Chased by a wild dog. Anjing liar Wild dog Lawan Fight Lari Flight ATAU OR 1 Rangsangan takut timbul / Stimulus of fear occurs 2 Impuls saraf dihantar ke saraf pusat / Nerve impulse sent to the central nerves 3 Sistem saraf pusat mentafsir maklumat / Central nervous system interprets information 4 Rangsangan takut timbul / Stimulus of fear occurs 5 Degupan jantung meningkat / Heartbeat increases 6 Kadar pernafasan meningkat / Breathing rate increases 7 Tekanan darah meningkat / Blood pressure increases 8 Kadar metabolisme meningkat / Metabolic rate increases 9 Aras glukosa dalam darah meningkat / Blood glucose level increases 10 Penghasilan tenaga meningkat / Energy production increases 11 Otot rangka menggunakan tenaga yang dihasil untuk lawan atau lari Skeletal muscles use the energy produced to fight or flight 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 172 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 173 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 SP 12.6.5 Membanding dan membezakan sistem saraf dengan sistem endokrin Perbandingan antara Sistem Saraf dan Sistem Endokrin Comparison between Nervous System and Endocrine System • Kedua-dua sistem memainkan peranan penting dalam koordinasi dan gerak balas badan terhadap rangsangan Both systems play important roles in coordination and response of body toward stimulus • Menyelaraskan segala aktiviti badan Coordinates all body activities • Kedua-dua sistem mempunyai sel, tisu atau organ sebagai sasaran Both systems have cell, tissue or organ as target Persamaan / Similarities • Terdiri daripada tisu saraf / Consists of nerve tissue • Isyarat dihantar melalui impuls saraf dan neurotransmiter Signal is transmitted via nerve impulse and neurotransmitter • Isyarat dihantar di sepanjang neuron Signal is sent along the neurone • Penghantaran impuls elektrik adalah pantas Transmission of electrical impulse is rapid • Kawasan gerak balas adalah kecil, iaitu pada kawasan terentu Region of response is small, limited to specific region • Kesan adalah singkat dan berbalik / Effect is short-lived and reversible • Melibatkan tindakan terkawal dan luar kawal Involves voluntary and involuntary actions • Melibatkan pergerakan badan / Involves in movement of body Sistem saraf / Nervous system • Terdiri daripada kelenjar endokrin / Comprises of endocrine gland • Isyarat dihantar melalui hormon / Signal is sent via hormone • Isyarat dihantar melalui peredaran darah / Signal is sent by blood circulation • Penghantaran hormon adalah perlahan secara relatif Delivery of hormone is relatively slow • Kawasan gerak balas adalah lebih luas, iaitu melibatkan beberapa organ sasaran Region of response is wider, involved few target organs • Kesan adalah lama dan tidak berbalik bagi hormon tertentu Effect is long lasting and irreversible for certain hormones • Melibatkan tindakan luar kawal sahaja Only involves involuntary actions • Melibatkan proses fisiologi dalam badan Involves in physiological processes in body Sistem endokrin / Endocrine system 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 173 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 174 MODUL • Biologi Tingkatan 4 12.7 Isu Kesihatan Berkaitan Sistem Endokrin Manusia / Health Issues Related to the Endocrine System SK 12.7 SP 12.7.1 Meramalkan kesan ketidakseimbangan hormon terhadap kesihatan manusia 1 Ketidakseimbangan hormon boleh berlaku pada manusia apabila kelenjar endokrin merembeskan hormon dalam kuantiti yang berkurangan atau berlebihan daripada yang sepatutnya. Hormonal imbalances can occur in humans when endocrine glands secrete hormone in less or more than normal quantity. 2 Antara kesannya adalah seperti jadual berikut: / The effects are as table below: Ketidakseimbangan hormon dan penyakit berkaitan / Hormonal imbalance and its related diseases Kekurangan Deficiency Hormon Hormone Rembesan berlebihan Over secretion • Kekerdilan / Dwarfism • Kekerdilan pituitari Pituitary dwarfism Hormon pertumbuhan Growth hormone • Kegergasian / Gigantism • Akromegali Acromegaly • Goiter / Goitre • Kretinisme / Cretinism • Hipotiroidisme / Hypothyroidism • Miksedema / Myxedema Tiroksina Thyroxine • Hipertiroidisme Hyperthyroidism • Penyakit Graves / Graves’ disease • Diabetes melitus Diabetes mellitus • Hiperglisemia / Hyperglycaemia Insulin Insulin • Hipoglisemia Hypoglycaemia • Diabetes insipidus Diabetes insipidus Hormon antidiuresis (ADH) Antidiuretic hormone (ADH) • Edema / Oedema • Hiponatrimia / Hyponatrimia PRAKTIS SPM / SPM PRACTICE 1 Antara berikut, rangsangan manakah tidak dapat dikesan oleh kemoreseptor? Which of the following stimuli does not detected by chemoreceptor? A Glukosa Glucose B Tekanan osmosis Osmotic pressure C Tekanan darah Blood pressure D Tekanan separa karbon dioksida Carbon dioxide partial pressure 2 Antara berikut, pernyataan manakah bukan merupakan fungsi medula oblongata? Which of the following statements is not the function of medulla oblongata? A Mengawal atur denyutan jantung Regulates heartbeat B Merembes hormon untuk mengawal atur aktiviti homeostasis Secretes hormone to regulate homeostatic activities C Mengawal atur aktiviti refleks seperti membatuk, menelan dan muntah Regulates reflex activities such as coughing, swallowing and vomiting D Menyambung otak dengan saraf tunjang Connects brain to the spinal cord SOALAN OBJEKTIF / OBJECTIVE QUESTIONS 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 174 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 175 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 3 Rajah 1 menunjukkan satu neuron. Diagram 1 shows a neurone. P Q R S Rajah 1 / Diagram 1 Di manakah berlakunya pengaliran impuls saraf? Where does transmission of nerve impulse taken place? A P B P dan Q P and Q C P, Q dan R P, Q and R D P, Q, R dan S P, Q, R and S 4 Rajah 2 menunjukkan sinaps. Diagram 2 shows a synapse. Vesikel sinaptik Synaptic vesicle Rajah 2 / Diagram 2 Antara berikut, proses manakah adalah tidak berkaitan dengan vesikel sinaptik? Which of the following processes does not relevant to the formation of synaptic vesicle? A Ketibaan impuls saraf di bonggol sinaptik mencetuskan pembentukan vesikel sinaptik Arrival of nerve impulse in synaptic knob triggers the formation of synaptic vesicle B Neurotransmiter dalam vesikel perlu diaktifkan dengan ion natrium di dalam celahan sinaptik Neurotransmitter in vesicle requires activation of sodium ions in the synaptic cleft C Mitokondrion diperlukan untuk menggerakkan vesikel sinaptik Mitochondrion is required to move the synaptic vesicle D Vesikel sinaptik hanya terbentuk di dalam bonggol sinaptik Synaptic vesicle can only be formed in synaptic knob 5 Antara berikut, pernyataan manakah adalah benar berkenaan dengan tindakan refleks sentakan lutut? Which of the following statements is true regarding knee jerk reflex action? I Melibatkan tiga neuron Involves three neurones II Reseptor sakit dirangsangkan Pain receptor is stimulated III Neuron deria bersinaps dengan neuron motor Sensory neurone synapses with motor neurone IV Otot kuadrisep mengecut Quadriceps contract A I dan II C II dan IV I and II II and IV B I dan III D III dan IV I and III III and IV 6 Antara berikut, pernyataan manakah menerangkan denyutan jantung dalam manusia? Which of the following statements describe heartbeat in humans? I Merupakan tindakan terkawal Is a voluntary action II Merupakan tindakan luar kawal Is an involuntary action III Dikawal oleh sistem saraf soma Controlled by somatic nervous system IV Dikawal oleh sistem saraf autonomi Controlled by autonomic nervous system A I dan II C II dan III I and II II and III B I dan III D II dan IV I and III II and IV 7 Antara berikut, pernyataan yang manakah berkenaan dengan sistem endokrin adalah betul? Which of the following statements about endocrine system is correct? A Aktiviti sistem endokrin tidak bergantung pada sistem saraf / Activities of endocrine system are independent to nervous system B Penghasilan testosteron oleh testis hanya dicetuskan oleh kelenjar pituitari Production of testosterone by testes is only triggered by pituitary gland C Perembesan hormon daripada kelenjar pituitari tidak memerlukan rangsangan Hormonal secretion from pituitary gland does not required stimulus D Kesan hormon daripada kelenjar adrenal adalah pantas berbanding dengan kelenjar lain Effect of hormone from adrenal gland is faster compared to other glands 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 175 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 176 MODUL • Biologi Tingkatan 4 8 Berikut merupakan gejala berkaitan dengan sesuatu isu kesihatan sistem saraf manusia. The following are symptoms related to a health issue of the human nervous system. • Mengganggu koordinasi sistem saraf pusat dan sistem saraf periferi Disrupt the coordination of the central nervous system and the peripheral nervous system • Gangguan pada anggota badan, keletihan dan penglihatan Disruption on the limbs, fatigue and vision • Disebabkan oleh serangan keimunan badan Caused by an immune attack Isu kesihatan manakah berkenaan dengan gejala di atas adalah betul? Which of the healthy issues regarding the symptoms above is correct? A Parkinson C Sklerosis berganda Parkinson Multiple sclerosis B Lumpuh otak D Autisme Cerebral palsy Autism 9 Antara berikut, pernyataan manakah berkenaan dengan koordinasi dan gerak balas badan dalam situasi cemas adalah betul? / Which of the following statements relevant to coordination and response of body in emergency situation are correct? I Melibatkan kedua-dua sistem saraf dan endokrin Involved both nervous and endocrine systems II Anak mata menjadi besar Pupils become dilate III Pemvasocerutan dalam otot berlaku Vasoconstriction in muscle taken place IV Glukosa berlebihan ditukar kepada protein dan lemak Excess glucose is converted into protein and fats A I dan II C II dan III I and II II and III B I dan III D II dan IV I and III II and IV 10 Antara berikut, pernyataan manakah berkenaan dengan punca dan rawatan kekerdilan adalah betul? Which of the following statements relevant to the cause and treatment for dwarfism is correct? Punca Cause Rawatan Treatment A Kekurangan hormon pertumbuhan Deficiency in growth hormone Suntikan hormon pertumbuhan Injection of growth hormone B Kekurangan hormon pertumbuhan Deficiency in growth hormone Suntikan hormon perangsang pertumbuhan Injection of growth stimulating hormone C Kekurangan hormon tiroksina Deficiency in thyroxine hormone Suntikan hormon tiroksina Injection of thyroxine hormone D Kekurangan hormon tiroksina Deficiency in thyroxine hormone Suntikan hormon perangsang tiroid Injection of thyroid stimulating hormone SOALAN STRUKTUR / STRUCTURE QUESTIONS 1 Rajah 1 menunjukkan laluan penghantaran maklumat melalui neuron. Diagram 1 shows pathway of information transmission along neurones. Loceng pintu Door bell P Q R S Rajah 1 / Diagram 1 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 176 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 177 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 (a) (i) Nyatakan dua kesilapan yang ditunjukkan dalam Rajah 1. / State two mistake shown in Diagram 1. Neuron deria telah ditukar jadi neuron motor dan neuron geganti juga terlibat dalam penghantaran maklumat. / Sensory neurons are transformed into motor neurons and relay neurons are also involved in the transmission of information. [2 markah/marks] (ii) Namakan P dan S serta nyatakan fungsinya. / Name P and S as well as its function. P: P adalah reseptor yang mengesan rangsangan dan menghasilkan impuls saraf. P is receptor that detect stimuli and produce nerve impulses. S : S adalah efektor yang menerima impuls saraf dari pusat integrasi dan menghasilkan gerak balas. S is effector that receive nerve impulses from the integration centre and produce response. [4 markah/marks] (b) Dalam Rajah 1, bulatkan sinaps. / In the Diagram 1, circle the synapse. [1 markah/mark] (c) Huraikan secara ringkas, bagaimana sinaps berfungsi. / Describe briefly how the synapse function. Apabila impuls saraf tiba di hujung prasinaps neuron, neurotrasmiter dihasilkan oleh prasinaps neuron ke dalam celahan sinaps. Neurotransmiter meresap ke arah postsinaps neuron dan bergabung dengan protein reseptor. Ini mencetuskan postsinaps neuron menghasilkan impuls saraf. When the nerve impulse arrives at the end of the presynaptic neuron, the neurotransmitter is produced by the presynaptic neuron into the synaptic cavity. The neurotransmitters penetrate the postsynaptic neuron and join the receptor protein. This triggers the postsynaptic of neurons to produce nerve impulses. [4 markah/marks] (d) Nyatakan jenis tindakan yang ditunjukkan dalam Rajah 1. State the type of action shown in Diagram 1. Tindakan terkawal / Voluntary action [1 markah/mark] 2 Rajah 2 menunjukkan pengawalaturan rembesan hormon oleh kelenjar K. Diagram 2 shows regulation of hormonal secretion by K gland. Kelenjar K / K gland Hormon M Hormone M Individu normal Normal individual Individu Y Individual Y Hormon N Hormone N Ovari Ovary Ginjal Kidney Hormon P Hormone P Isu Q Q issue Hormon L Hormone L Rajah 2 / Diagram 2 (a) (i) Namakan kelenjar K. / Name K gland. Kelenjar pituitari / Pituitary gland [1 markah/mark] 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 177 11/01/2020 12:03 PM
Unit 12 Nilam Publication Sdn. Bhd. 178 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (ii) Terangkan kenapa kelenjar K dikenali sebagai kelenjar endokrin. Explain why K gland is known as an endocrine gland. Kelenjar K tidak mempunyai duktus. Ia merembeskan hormon terus ke dalam darah. The K gland does not have a duct. It secretes hormones directly into the bloodstream. [2 markah/marks] (b) Terangkan hubung kait antara hormon L dengan isu Q. / Explain the correlation between hormone L and Q issue. Hormon L adalah hormon perangsang tiroid yang merangsangkan kelenjar tiroid merembeskan tiroksina ke dalam darah. Kekurangan hormon L yang dirembeskan oleh kelenjar K, kelenjar tiroid kurang dirangsang dan kurang merembeskan tiroksina. Ini akan menyebabkan isu Q, iaitu goiter. The hormone L is a thyroid stimulating hormone that stimulates the thyroid gland to secrete thyroxine into the blood. L-deficient hormones are secreted by the K gland, the thyroid gland is less stimulated and less secreted by the thyroid. This will cause the Q issue, the goitre. [2 markah/marks] (c) Hormon M merangsangkan aktiviti dalam ovari dan seterusnya merembeskan hormon N. Huraikan pernyataan di atas. Hormon M stimulates activities in ovary and then to secrete hormone N. Describe the statement above. Hormon M adalah hormon perangsang folikel yang merangsangkan perkembangan folikel dalam ovari. Sel folikel yang berkembang akan menghasilkan hormon N, iaitu estrogen yang merangsang pertumbuhan dan penebalan endometrium ATAU Hormon M adalah hormon peluteinan yang merangsangkan ovulasi di mana oosit sekunder (ovum) dibebaskan dari folikel Graaf. Korpus luteum yang terbentuk menghasilkan hormon N, iaitu progesteron yang merangsang dan mengekalkan penebalan endometrium The hormone M is a follicle-stimulating hormone that promotes follicle development in the ovaries. The developing follicle cells produce the hormone N, an oestrogen that stimulates endometrial growth and thickening OR The hormone M is a lethal hormone that stimulates ovulation where the secondary oocyte (ovum) is released from the follicle of the Grave. The formed corpus luteum produces the hormone N, a progesterone that stimulates and maintains endometrial thickening. [3 markah/marks] (d) (i) Namakan isu kesihatan pada individu Y. / Name the health issue found in individual Y. Kekerdilan pituitari / Pituitary dwarfism [1 markah/mark] (ii) Nyatakan rawatan yang boleh membantu individu Y mencapai ketinggian normal. State the treatment can be used to help individual Y to achieve normal height. Suntikan hormon pertumbuhan sebelum akil baligh / Injection of growth hormones before puberty [1 markah/mark] (e) Hormon P dirembeskan oleh lobus posterior kelenjar K. Apakah akan berlaku pada seseorang jika rembesan hormon P adalah kurang daripada normal? / Hormone P is secreted by posterior lobe of K gland. What would happen to a person if the secretion of hormone P is less than normal? Kuantiti air kencing yang banyak dan cair dihasilkan. / Large quantities of urine and fluid are produced. [1 markah/mark] 12-Biologi F4 Unit12(p157-178)csy4p.indd 178 11/01/2020 12:03 PM
Unit 13 179 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 13.1 Homeostasis / Homeostasis SK 13.1 Homeostasis dan Sistem Urinari Manusia Homeostasis and the Human Urinary System 13 UNIT SP 13.1.1 Menerangkan maksud homeostasis 13.1.2 Mewajarkan keperluan untuk mengekalkan faktor fizikal dan faktor kimia persekitaran dalam mengenal pasti substrat utama dalam penghasilan tenaga 13.1.3 Memerihalkan penglibatan pelbagai jenis sistem organ untuk mengekalkan persekitaran dalam yang optimum 1 Homeostasis ialah pengawalaturan persekitaran dalaman (kimia dan fizikal) untuk fungsi sel yang optimum dalam organisma. Homeostasis is the regulation of the internal environment (chemical and physical) for the optimal function of the cells of an organism. Terdiri daripada cecair interstis dan darah Consists of interstitial fluid and blood Persekitaran Dalaman / Internal Environment • Suhu / Temperature • Tekanan darah / Blood pressure • Tekanan osmosis darah Blood osmotic pressure Faktor fizikal / Physical factors • Nilai pH / pH value • Kepekatan garam mineral / Mineral salt concentration • Kepekatan gula darah Blood sugar concentration Faktor kimia / Chemical factors • Melibatkan mekanisme suap balik negatif Involves a negative feedback mechanism Homeostasis / Homeostasis 2 Rangsangan akan menterbalikkan tindak balas/reaksi dengan melaksanakan mekanisme pembetulan untuk mencapai tahap normal homeostasis. Stimulus will reverse the reaction/response by initiating a corrective mechanism to achieve a normal state of homeostasis. 3 Dalam homeostasis, pelbagai jenis sistem organ berkoordinasi dan menjalankan fungsi tertentu. In homeostasis, a number of organ system coordinate and conduct a particular function. (a) Dalam pengawalaturan suhu badan, sistem saraf , sistem endokrin , sistem integumen, sistem peredaran dan sistem otot mengkoordinasi dan berfungsi untuk mengekalkan suhu badan dalam julat normal. In regulation of body temperature, nervous system , endocrine system , integumentary system, circulatory system and muscular system coordinate and function to maintain body temperature within normal range. Ekstra / Extra 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 179 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 180 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (b) Dalam pengawalaturan tekanan darah dan tekanan osmosis , sistem saraf, sistem endokrin , sistem peredaran dan sistem urinari mengkoordinasi dan berfungsi untuk mengekalkan tekanan darah dan tekanan osmosis dalam julat normal . In regulation of blood pressure and osmotic pressure , nervous system, endocrine system , circulatory system and urinary system coordinate and function to maintain blood pressure and osmotic pressure within normal range . (c) Dalam pengawalaturan tekanan separa karbon dioksida, sistem saraf, sistem respirasi dan sistem peredaran mengkoordinasi dan berfungsi untuk mengekalkan tekanan separa karbon dioksida dalam julat normal. In regulation of carbon dioxide partial pressure, nervous system, respiratory system and circulatory system coordinate and function to maintain carbon dioxide partial pressure within normal range. (d) Dalam pengawalaturan pH darah , sistem saraf, sistem endokrin, sistem respirasi, sistem peredaran dan sistem urinari mengkoordinasi dan berfungsi untuk mengekalkan pH darah dalam julat normal. In regulation of blood pH , nervous system, endocrine system, respiratory system and circulatory system coordinate and function to maintain blood pH within normal range. (e) Dalam pengawalaturan glukosa darah, sistem endokrin dan sistem peredaran mengkoordinasi dan berfungsi untuk mengekalkan glukosa darah dalam julat normal. In regulation of blood glucose, endocrine system and circulatory system coordinate and function to maintain blood glucose within normal range. SP 13.1.4 Mengaplikasikan pengetahuan tentang konsep homeostasis dalam pengawalaturan suhu badan, aras gula darah, tekanan separa karbon dioksida dan tekanan darah Pengawalaturan suhu badan / Regulation of body temperature 1 Apabila suhu badan menurun daripada julat normal , termoreseptor dalam hipotalamus mengesan perubahan ini dan menghantar impuls saraf ke pusat kawal aturan terma dalam hipotalamus melalui saraf deria . Pusat kawal aturan terma mengintegrasi dan menghantar impuls saraf ke efektor melalui saraf motor untuk menghasilkan gerak balas lalu mengembalikan suhu badan kepada julat normal. Sistem suap balik negatif juga dapat berfungsi apabila suhu badan meningkat dari julat normal. When body temperature falls below normal range , thermoreceptors in hypothalamus detects the changes and send nerve impulse to thermoregulating center in the hypothalamus via sensory nerve. The thermoregulating center integrates and sends nerve impulse to effectors via motor nerve to produce response , then returning the body temperature to normal range. The negative feedback system is also functioning when the body temperature rises above normal range. 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 180 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 181 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 2 Berdasarkan maklumat di atas, lengkapkan rajah berikut. Based on the above information, complete the following diagram. 3 Termoreseptor terjumpa di dalam kulit dan hipotalamus. Thermoreceptors are found in skin and hypothalamus. (a) Termoreseptor pada kulit mengesan perubahan suhu persekitaran luar . Thermoreceptors in skin detect the temperature change of external environment. (b) Termoreseptor pada hipotalamus mengesan perubahan suhu persekitaran dalam . Thermoreceptors in hypothalamus detects temperature change of internal environment. Pusat kawal aturan terma Thermoregulating center Pusat kawal aturan terma Thermoregulating center Suhu badan normal Normal body temperature Suhu badan normal Normal body temperature Termoreseptor Thermoreceptor Efektor Effector Termoreseptor Thermoreceptor Efektor Effector Meningkat Increases Meningkat Increases Menurun Decreases Menurun Decreases Suap balik negatif Negative feedback Suap balik negatif Negative feedback 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 181 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 182 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (c) Pengawalaturan suhu badan secara fizikal. Regulation of body temperature physically. Dalam persekitaran yang panas In hot environment Dalam persekitaran yang sejuk In cold environment Tindakan kelenjar peluh / Action of sweat glands • Kelenjar peluh menjadi aktif Sweat glands become active • Lebih peluh dihasilkan More sweat is produced • Banyak haba yang hilang melalui penyejatan More heat lost through evaporation • Kelenjar peluh menjadi tidak aktif Sweat glands become inactive • Kurang peluh dihasilkan Less sweat is produced • Kurang haba hilang melalui penyejatan Less heat lost through evaporation Tindakan kapilari darah pada kulit / Action of blood capillaries on skin • Otot pada arteriol aferen mengendur The muscles in the afferent arterioles relax • Pemvasodilatan berlaku Vasodilation occurs • Kapilari darah mengembang, diameter bertambah Blood capillaries expands, the diameter increases • Lebih banyak darah mengalir melalui kapilari darah berhampiran permukaan kulit More blood flows through the blood vessels near the skin surface • Haba disingkirkan melalui radiasi meningkat Heat eliminated through radiation increases • Otot pada arteriol aferen mengecut The muscle in the afferent arterioles contract • Pemvasocerutan berlaku Vasoconstriction occurs • Kapilari darah mengecut, diameter berkurang Blood capillaries constrict, the diameter decreases • Kurang darah mengalir melalui kapilari darah berhampiran permukaan kulit Less blood flows through the blood vessels near the skin surface • Haba disingkirkan melalui radiasi menurun Heat eliminated through radiation decreases Tindakan otot regang rambut / Action of hair erector muscle • Otot erektor rambut mengendur Hair erector muscle relax • Rambut menjadi condong Hair becomes slanted • Satu lapisan udara nipis terperangkap A thin layer of air trapped • Banyak haba dibebaskan More heat are released • Otot erektor rambut mengecut Hair erector muscle contract • Rambut menjadi tegak Hair becomes erect • Satu lapisan udara yang tebal terperangkap. Udara merupakan penebat haba yang baik A thick layer of air is trapped. Air is a good heat insulator • Kurang haba dibebaskan Less heat are released Tindakan otot rangka / Action of skeletal muscles • Otot rangka tidak mengecut dan mengendur secara berulang-ulang Skeletal muscle does not contract and relax repeatedly. • Keadaan menggigil tidak berlaku Shivering does not occur • Haba tidak dihasilkan Heat is not generated • Otot rangka mengecut dan mengendur secara berulang-ulang Skeletal muscle contracts and relaxes repeatedly • Keadaan menggigil berlaku Shivering occurs • Haba mengendur dihasilkan Heat is generated 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 182 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 183 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 (d) Pengawalaturan suhu badan secara kimia. / Regulation of body temperature chemically. Dalam persekitaran yang panas In hot environment Dalam persekitaran yang sejuk In cold environment Tindakan kelenjar adrenal / Actions of adrenal glands • Kelenjar adrenal kurang dirangsang Adrenal glands are less stimulated • Kurang atau tiada hormon adrenalina dirembeskan Less or no adrenaline hormone is secreted • Kadar metabolisme rendah Low metabolism rate • Kurang haba dihasilkan Less heat is generated • Kelenjar adrenal dirangsang oleh hipotalamus Adrenal glands are stimulated by hypothalamus. • Hormon adrenalina dirembeskan Adrenaline hormones are secreted • Kadar metabolisme meningkat Metabolism rate increases • Banyak haba dihasilkan More heat is generated Tindakan kelenjar tiroid / Actions of thyroid glands • Kelenjar tiroid tidak dirangsang Thyroid glands are not stimulated • Sangat sedikit hormon tiroksina dirembeskan Very less thyroxine hormone are secreted • Kadar metabolisme rendah atau normal Low or normal metabolism rate • Kurang haba dihasilkan Less heat is generated • Kelenjar tiroid dirangsang Thyroid glands are stimulated • Hormon tiroksina dirembeskan Thyroxine hormone are secreted • Kadar metabolisme meningkat Metabolism rate increases • Banyak haba dihasilkan More heat is generated TIPS Persekitaran panas Hot environment Persekitaran sejuk Cold environment Tindakan fizikal Physical action Menyingkir lebih banyak haba Remove more heat Meningkatkan penghasilan haba Produce more heat Proses metabolisme Metabolism process Mengurangkan penghasilan haba Reduce heat production Menghasilkan lebih banyak haba Generate more heat Suhu akhir Final temperature Menurun ke normal Decreases to normal Meningkat ke normal Increases to normal Pengawalaturan aras gula darah / Regulation of blood sugar level 1 Pengawalaturan aras gula (glukosa) darah ialah proses homeostasis yang mengekalkan aras gula dalam darah yang normal . / Blood sugar level (glucose) regulation is a homeostasis process which maintains the normal level of sugar in the blood. 2 Dua organ yang terlibat / Two organs are involved: (a) Pankreas / Pancreas • Sel α merembeskan glukagon / α-cells secrete glucagon • Sel β merembeskan insulin / β-cells secrete insulin (b) Hati / Liver • Glukagon merangsang sel hati untuk menukarkan glikogen kepada glukosa Glucagon stimulates liver cell to exchange glycogen into glucose • Insulin merangsang penukaran glukosa berlebihan kepada glikogen Insulin stimulates the of excess glucose into glycogen 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 183 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 184 MODUL • Biologi Tingkatan 4 3 Dalam manusia yang sihat, aras glukosa darah dikawal atur dalam julat 75 – 110 mg glukosa per 100 ml darah. In a healthy human, blood glucose level is regulated within a range of 75 – 110 mg glucose per 100 ml blood. 4 Mekanisme suap balik negatif bagi pengawalaturan aras gula darah: A negative feedback mechanism for the regulation of blood glucose level: 1 Karbon dioksida dihasilkan oleh sel semasa respirasi sel. Carbon dioxide produced by cells during cellular respiration. 2 Dalam darah dan bendalir tisu, amaun karbon dioksida diukur sebagai tekanan separa karbon dioksida. In blood and tissue fluid, amount of carbon dioxide is measured as partial pressure of carbon dioxide. 3 Perubahan tekanan separa karbon dioksida dapat dikesan oleh kemoreseptor periferi pada jasad aorta dan jasad karotid. / The change in carbon dioxide partial pressure can be detected by peripheral chemoreceptors located at aorta body and carotid bodies. 4 Kemoreseptor pusat di medula oblongata mengesan perubahan pH bendalir serebrospina. Central chemoreceptors located in medulla oblongata detect the pH change of cerebrospinal fluid. 5 Efektor utama dalam pengawalaturan tekanan separa karbon dioksida ialah otot interkosta dan diafragma. The main effectors in regulating carbon dioxide partial pressure are intercoastal muscles and diaphragm. 6 Otot interkosta dan diafragma mengecut dan mengendur berulang-ulang dengan pantas. The intercoastal muscles and diaphragm contract and relax repeatedly and rapidly. Sel beta (β) dalam pankreas dirangsangkan untuk merembeskan insulin β-cells in pancreas are stimulated to secrete insulin Aras glukosa darah meningkat Blood glucose level increases Aras glukosa normal dalam darah : 75 mg – 110 mg dalam 100 ml darah Normal blood glucose level : 75 mg – 110 mg in 100 ml bloods Aras glukosa darah menurun Blood glucose level decreases Aras glukosa darah meningkat Blood glucose level increases Aras glukosa darah menurun Blood glucose level decreases 1 Pertukaran glikogen kepada glukosa di hati. Conversion of glycogen into glucose in the liver. 2 Pertukaran lipid kepada glukosa. Conversion of lipid into glucose. Mekanisme pembetulan Corrective mechanism 1 Pertukaran glukosa berlebihan kepada glikogen di hati. Conversion of excess glucose into glycogen in the liver. 2 Penggunaan glukosa untuk respirasi meningkat. The use of glucose for respiration increases. 3 Pertukaran glukosa berlebihan kepada lipid. Conversion of excess glucose into lipids. Mekanisme pembetulan Corrective mechanism Sel alfa (α) dalam pankreas dirangsangkan untuk merembeskan glukagon α-cells in pancreas are stimulated to secrete glucagon Mekanisme pengawalaturan tekanan separa karbon dioksida dalam darah Mechanism of regulation of carbon dioxide partial pressure in blood 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 184 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 185 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 7 Ini meningkatkan kadar pernafasan untuk menyingkirkan lebihan karbon dioksida dari badan dan mengembalikan tekanan separa karbon dioksida ke aras normal. This increases the rate of breathing to remove excess carbon dioxide from body and returning carbon dioxide partial pressure to normal level. 8 Dalam pengawalaturan tekanan separa karbon dioksida, pusat kawalan respirasi berkoordinasi dengan pusat kawalan kardiovaskular . Kadar pengambilan oksigen dan kadar penyingkiran karbon dioksida dalam peparu dipertingkatkan dengan kadar denyutan jantung yang pantas. / In regulation of carbon dioxide partial pressure, respiratory control center coordinates with cardiovascular control center. The rates of oxygen uptake and carbon dioxide removal in lungs increased with high rate of heartbeat. Mekanisme kawal atur tekanan darah / Mechanism of regulation of blood pressure 1 Tekanan darah normal bagi orang dewasa ialah 120/80 mmHg. A normal blood pressure for an adult is 120/80 mmHg. 2 Perubahan tekanan darah dari aras normal dapat dikesan oleh baroreseptor yang terdapat pada arka aorta dan arteri karotid. / Change in blood pressure from normal level can be detected by baroreceptors found in aortic arch and carotid arteries. 3 Baroreseptor terangsang menghantar impuls saraf ke pusat kawalan kardiovaskular dan pusat vasomotor dalam medula oblongata. / The stimulated baroreceptors send nerve impulse to cardiovascular control center and vasomotor center in the medulla oblongata. 4 Efektor utama dalam pengawalaturan tekanan darah ialah nodus sinoatrium (nodus SA), otot licin arteriol aferen dan kelenjar adrenal . / The main effectors in regulating blood pressure are sinoatrium node (SA node), smooth muscle of afferent arteriole and adrenal gland . Pusat kawalan kardiovaskular di medula oblongata Cardiovascular control center in medulla oblongata Pusat kawalan kardiovaskular di medula oblongata Cardiovascular control center in medulla oblongata Baroreseptor Baroreceptor Efektor Effector Baroreseptor Baroreceptor Efektor Effector Tekanan darah normal Normal blood pressure Tekanan darah normal Normal blood pressure Meningkat Increases Meningkat Increases Menurun Decreases Menurun Decreases Suap balik negatif Negative feedback Suap balik negatif Negative feedback 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 185 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 186 MODUL • Biologi Tingkatan 4 13.2 Sistem Urinari / The Urinary System SK 13.2 SP 13.2.1 Mengenal pasti struktur dan fungsi ginjal 13.2.2 Melukis, melabel dan menerangkan struktur nefron dan tubul pengumpul 1 Organ penting yang terlibat dalam homeostasis adalah ginjal dan jantung. Important organs involved in homeostasis are kidney and heart. 2 Fungsi ginjal: / Functions of kidney: (a) Mengawal atur komposisi air dan garam dalam badan (tekanan osmosis). Control the composition of water and salts in the body (osmotic pressure). (b) Mengawal pH darah. / Controls blood pH. (c) Membuang sisa perkumuhan melalui penghasilan air kencing . Removal of excrete waste by the formation of urine . 3 Struktur ginjal / Structure of kidney Arah pengaliran darah / Blood flow direction Aorta Vena kava Aorta Vena cava Uretra Urethra Ginjal kanan Right kidney Vena renal kanan Right renal vein Arteri renal Renal artery Ginjal kiri Left kidney Ureter / Ureter Pundi kencing Urinary bladder 1 Ginjal berbentuk kacang dan terletak di bahagian dorsal rongga abdomen. Kidney is bean-shaped and located in the dorsal portion of the abdominal cavity. 2 Menapis darah / Filtration of blood 3 Pengosmokawalaturan / Osmoregulation 4 Menghasilkan air kencing yang keluar melalui ureter, pundi kencing dan uretra. Produce urine which exits through the ureters, urinary bladder, and urethra. 4 Setiap ginjal terdiri daripada berjuta-juta nefron. / Each kidney consists of millions of nephrons. 5 Nefron terdiri daripada: / Nephron consists of: (a) Kapsul Bowman / Bowman’s capsule (b) Tubul berlingkar proksimal / Proximal convoluted tubule (c) Liku Henle / Loop of Henle (e) Glomerulus / Glomerulus (d) Tubul berlingkar distal / Distal convoluted tubule Ginjal / Kidney Vena renal Renal vein Ureter Ureter Air kencing / Urine Arteri renal Renal artery Pelvis / Pelvis Medulla / Medulla Korteks / Cortex 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 186 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 187 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Glomerulus Arteriol eferen / Efferent arteriole Arteriol aferen / Afferent arteriole Arteri renal / Renal artery Vena renal / Renal vein Liku Henle / Loop of Henle Tubul berlingkar proksimal Proximal convoluted tubule Tubul berlingkar distal Distal convoluted tubule Kapilari Capillaries Duktus / Tubul pengumpul Collecting duct Kapsul Bowman Bowman’s capsule 6 Di dalam kapsul Bowman, terdapat satu jaringan kapilari dipanggil glomerulus . Inside the Bowman’s capsule, there is a tangled capillary network called glomerulus . 7 Lengkapkan kombinasi nefron, duktus pengumpul dan kapilari darah di bawah. Complete the combination of nephron, collecting duct and blood capillaries below. Proses Pembentukan Air Kencing / Process of Urine Formation 1 Ultraturasan: / Ultrafiltration: (a) Arteriol aferen mempunyai diameter yang lebih besar daripada arteriol eferen Afferent arteriole has a larger diameter than the efferent arteriole (b) Maka, terhasilnya tekanan yang tinggi terhadap pengaliran darah dalam glomerulus Thus, it results in high pressure on the blood flow in the glomerulus (c) Ini menyebabkan sebahagian komponen darah terturas keluar ke dalam kapsul Bowman This causes certain blood components to filter out into the Bowman’s capsule (d) Hasil turasan glomerulus dalam kapsul Bowman adalah sama seperti plasma darah, kecuali ia tidak mengandungi: The glomerulus filtrate inside the Bowman’s capsule is the same as the blood plasma, except it does not contain: (i) Protein plasma / Plasma protein (ii) Sel darah merah / Red blood cells (iii) Platlet / Platelets Hasil turasan glomerulus / Glomerular filtrate Rongga kapsul Bowman Cavity of Bowman's capsule Kapsul Bowman Bowman's capsule Glomerulus Glomerulus Arteriol aferen / Afferent arteriole Arteriol eferen / Efferent arteriole SP 13.2.3 Memerihalkan proses pembentukan air kencing iaitu ultraturasan, penyerapan semula dan rembesan 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 187 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 188 MODUL • Biologi Tingkatan 4 Pengosmokawalaturan / Osmoregulation Proses mengawal keseimbangan garam dan air dalam badan bagi mengekalkan tekanan osmosis darah secara normal. / A process which regulates salt and water balance in the body in order to maintain a normal blood osmotic pressure. (a) Apabila kandungan air banyak, kandungan garam kurang When water content is more, salt content is less Tekanan osmosis darah rendah Low blood osmotic pressure (b) Apabila kandungan garam banyak, kandungan air kurang When salt content is more, water content is less Tekanan osmosis darah tinggi High blood osmotic pressure Mekanisme Pengosmokawalaturan / Osmoregulation Mechanism Dua hormon yang terlibat melalui mekanisme suap balik negatif: Two hormones involved through a negative feedback mechanism: (a) Hormon antidiuresis (ADH) – mengawal atur penyerapan semula air. Antidiuretic hormone (ADH) – regulates water reabsorption. (b) Aldosteron – mengawal atur penyerapan semula garam. Aldosterone – regulates salt reabsorption. 2 Penyerapan semula / Reabsorption: (a) Komponen dalam hasil turasan glomerulus ialah air, urea, glukosa, asid amino dan garam (ion natrium). Components in the glomerulus filtrate are water, urea, glucose, amino acids and salt (sodium ions). (b) Penyerapan semula berlaku apabila bahan-bahan tersebut memasuki semula kapilari darah di sepanjang tubul renal. Reabsorption occurs when the substances re-enter the blood capillaries along the renal tubule. 3 Rembesan / Secretion: (a) Rembesan berlaku apabila bahan kumuh (ion hidrogen, ion kalium, ion ammonium, urea, kreatinina, bahan toksik dan sesetengah dadah) dirembes keluar dari kapilari darah ke dalam tubul renal (tubul berlingkar distal). Secretion occurs when waste substances (hydrogen ions, potassium ions, ammonium ions, urea, creatinine, toxic substances and some drugs) are secreted out from the blood capillaries and into the renal tubule (distal convoluted tubule). Korteks / Cortex Medula / Medulla Liku Henle Loop of Henle Tubul berlingkar proksimal Proximal convoluted tubule Tubul berlingkar distal Distal convoluted tubule Hasil turasan glomerular Glomerular filtrate Air kencing Urine B A A A A Kata kunci / Keyword: A Penyerapan semula Reabsorption B Rembesan Secretion Kapsul Bowman Bowman’s capsule 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 188 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 189 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Pengosmokawalaturan oleh ginjal / Osmoregulation by kidney Mekanisme pembetulan oleh efektor / Corrective mechanism by effector 1 Kelenjar pituitari / Pituitary gland (a) Tidak dirangsang untuk merembes hormon antidiuretik (ADH) Not stimulated to release antidiuretic hormone (ADH) (b) Kurang penyerapan semula air ke dalam kapilari darah Less reabsorption of water into the blood capillaries 2 Kelenjar adrenal / Adrenal gland (a) Dirangsang merembeskan lebih banyak hormon aldosteron Stimulated to release more aldosterone hormone (b) Tubul berlingkar distal dan tubul pengumpul lebih telap terhadap garam The distal convoluted tubule and the collecting duct become more permeable to salt (c) Lebih banyak garam diserap semula ke dalam kapilari darah More salt is reabsorbed into the blood capillaries 3 Hasil: Air kencing cair dan tidak berwarna. Result: Urine formed is diluted and colourless. Tekanan osmosis darah meningkat Blood osmotic pressure increases Suap balik negatif Negative feedback Suap balik negatif Negative feedback Dikesan oleh Detected by Pengambilan air yang banyak Excessive intake of drinking water Mekanisme pembetulan oleh efektor Corrective mechanism by effector 1 Kelenjar pituitari / Pituitary gland (a) Dirangsang untuk merembeskan lebih banyak hormon antidiuresis (ADH) Stimulated to release more antidiuretic hormone (ADH) (b) Tubul berlingkar distal dan tubul pengumpul lebih telap terhadap air / Distal convoluted tubule and collecting duct become more permeable to water (c) Lebih banyak air diserap semula ke dalam kapilari darah / More water is reabsorbed into the blood capillaries 2 Kelenjar adrenal / Adrenal gland (a) Tidak dirangsang untuk merembes hormon aldosteron Not stimulated to release aldosterone hormone (b) Kurang penyerapan semula garam ke dalam kapilari darah / Less reabsorption of salt into the blood capillaries 3 Hasil: Air kencing pekat dan kekuningan. Result: Urine formed is concentrated and yellowish Dikesan oleh Detected by Tekanan osmosis darah pada aras normal Normal blood osmotic pressure Tekanan osmosis darah menurun Blood osmotic pressure decreases Tekanan osmosis tinggi High osmotic pressure Tekanan osmosis rendah Low osmotic pressure Osmoreseptor dalam hipotalamus Osmoreceptors in hypothalamus Osmoreseptor dalam hipotalamus Osmoreceptors in hypothalamus TIPS Kedua-dua aldosteron dan ADH mempengaruhi ketelapan dinding nefron di tubul berlingkar distal. Both aldosterone and ADH affect permeability of nephron wall at distal convoluted tubule. Perpeluhan atau pengambilan makanan masin Sweating or salty food intake 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 189 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 190 MODUL • Biologi Tingkatan 4 TUJUAN AIM Untuk mengkaji kesan pengambilan kuantiti air yang berbeza ke atas penghasilan air kencing. To study the effect of different quantities of water intake on urine output. HIPOTESIS HYPOTHESIS Semakin banyak isi padu air yang diminum, semakin banyak isi padu air kencing dihasilkan. The larger the volume of water consumed, the larger the volume of urine produced. PERNYATAAN MASALAH PROBLEM STATEMENT Adakah kuantiti air yang diminum mempengaruhi kuantiti air kencing yang dihasilkan? Does the amount of water intake affect the amount of urine produced? PEMBOLEH UBAH VARIABLES Dimanipulasikan : Kuantiti air yang diminum Manipulated : Amount of water consumed Bergerak balas : Kuantiti air kencing yang dihasilkan Responding : Amount of urine produced Dimalarkan : Jenis minuman, selang masa, jantina dan saiz murid Constant : Type of drink, time intervals, gender and size of students PROSEDUR PROCEDURE 1 Empat murid yang sama purata berat dan jantina dipilih dan diarahkan untuk mengosongkan pundi kencing pada awal pagi (pada masa yang sama) sebelum eksperimen bermula. Four students of the same average weight and gender are chosen and instructed to empty their bladder early in the morning (at the same time) before the experiment begins. 2 Sukat 250 ml, 500 ml, 1 000 ml dan 1 500 ml air suling ke dalam setiap cawan air minuman. Measure 250 ml, 500 ml, 1 000 ml and 1 500 ml of distilled water into each drinking cup. 3 Setiap murid ditugaskan untuk minum air suling mengikut isi padu yang ditetapkan pada masa yang sama. Each student is assigned to drink the distilled water according to the volume assigned at the same time. Murid A Student A Murid B Student B Murid C Student C Murid D Student D 250 ml 500 ml 1 000 ml 1 500 ml 4 Sampel air kencing setiap murid disukat pada minit ke 30, 60, 90 dan 120, selepas minum air suling. Urine samples from each student are measured at 30, 60, 90 and 120 minute intervals after consuming the distilled water. 5 Sampel air kencing dibuang ke dalam tandas selepas disukat. The urine samples are discarded into the toilet after been measured. 6 Keputusan setiap murid direkodkan di dalam jadual. The results of each student are recorded in the table. BAHAN MATERIALS Air suling Distilled water RADAS APPARATUS Cawan air minuman, silinder penyukat, jam randik, bekas untuk mengumpul air kencing, pelajar Drinking cup, measuring cylinder, stopwatch, containers for collecting urine, students EKSPERIMEN EXPERIMENT Kesan pengambilan kuantiti air yang berbeza ke atas penghasilan air kencing Effects of different quantities of water intake on urine formation SP 13.2.5 Mengeksperimen untuk mengkaji kesan pengambilan isi padu air yang berbeza terhadap pembentukan air kencing 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 190 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 191 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Isi padu air suling yang diminum (ml) Volume of distilled water intake (ml) Isi padu air kencing terkumpul pada minit (ml) Volume of urine collected at minute (ml) Purata isi padu air kencing terkumpul (ml) Average volume of urine collected (ml) 30 60 90 1 200 250 500 1 000 1 500 KEPUTUSAN RESULTS PERBINCANGAN DISCUSSION 1 Semakin banyak isi padu air yang diminum, semakin banyak isi padu air kencing dihasilkan. / The larger the volume of water intake, the larger the volume of urine produced. 2 Tekanan osmosis darah menurun apabila semakin banyak air diminum. The blood osmotic pressure decreases when more water is consumed. 3 Hal ini mengakibatkan kurang air diserap semula dan banyak air dikumuhkan. This results in less water being reabsorbed and consequently more water is excreted. KESIMPULAN CONCLUSION Semakin banyak isi padu air yang diminum, semakin banyak isi padu air kencing dihasilkan. The larger the volume of water intake, the larger the volume of urine produced. TIPS Pengambilan air minuman yang banyak akan menghasilkan banyak urin dan sebaliknya. Excessive drinking water intake will cause a higher volume of urine produced and vice versa. 13.3 Isu Kesihatan Berkaitan Sistem Urinari / Health Issues Related to the Urinary System SK 13.3 SP 13.3.1 Memerihalkan tentang isu kesihatan yang berkaitan dengan sistem urinari 1 Isu kesihatan yang berkaitan dengan sistem urinari adalah seperti batu karang dalam ginjal, jangkitan saluran urinari, prostatitis, kegagalan ginjal berfungsi dan barah pundi kencing. / Health issues related to urinary system are such as kidney stone, urinary tract infections, prostatitis, kidney failure and bladder cancer. 2 Batu karang terbentuk daripada mineral dan mendapan garam di dalam ginjal. Kidney stone is formed from minerals and precipitation of salt in kidney. (a) Contoh batu karang seperti kalsium oksalat terbentuk apabila ion kalsium dalam air kencing berkepekatan tinggi dan menyebabkan penghabluran mineral di dalam ginjal. Example of kidney stone such as calcium oxalate is formed when concentration of calcium ion in urine was high and causes mineral crystallisation in kidney. (b) Ia dapat menyebabkan kesakitan pada bahagian sisi dan belakang badan, sakit semasa kencing, kencing berbau busuk dan kencing berdarah . It causes pain in the side and dorsal parts of body, pain during urination, bad smell of urine and urine with blood . 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 191 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 192 MODUL • Biologi Tingkatan 4 PRAKTIS SPM / SPM PRACTICE 1 Antara berikut, pernyataan manakah adalah betul berkenaan dengan maksud homeostasis? Which of the following statement about the meaning of homeostasis is correct? A Mekanisme memperbetulkan sisihan faktor persekitaran luar tertentu daripada julat normal A mechanism used to correct deviation of a particular external environmental factor from a normal range B Mekanisme memperbetulkan sisihan faktor persekitaran dalam tertentu daripada julat normal / A mechanism used to correct deviation of a particular internal environmental factor from a normal range C Mekanisme mengurangkan sisihan faktor persekitaran luar tertentu daripada julat normal / A mechanism used to decrease deviation of a particular external environmental factor from a normal range D Mekanisme menambahkan sisihan faktor persekitaran dalam tertentu daripada julat normal / A mechanism used to increase deviation of a particular internal environmental factor from a normal range 2 Antara berikut, pernyataan yang manakah berkenaan dengan pengawalaturan tekanan separa karbon dioksida adalah betul? Which of the following statements about regulation of carbon dioxide partial pressure are correct? I Reseptor dikenali sebagai kemoreseptor The receptors are known as chemoreceptors II Penurunan tekanan separa karbon dioksida mempercepatkan kadar pernafasan Decrease in carbon dioxide partial pressure accelerates rate of breathing III Peningkatan tekanan separa karbon dioksida mempercepatkan kadar pernafasan Increase in carbon dioxide partial pressure accelerates rate of breathing IV Kemoreseptor pusat dan kemoreseptor periferi dapat mengesan perubahan tekanan separa karbon dioksida / Central chemoreceptor and peripheral receptor can detect the change of carbon dioxide partial pressure A I dan II C II dan IV I and II II and IV B I dan III D III dan IV I and III III and IV 3 Komponen manakah tidak dapat dijumpai dalam kapsul Bowman? Which components can not be found in Bowman’s capsule? A Glukosa Glucose B Asid amino Amino acid C Sel darah putih White blood cell D Karbon dioksida Carbon dioxide 4 Antara berikut, pernyataan yang manakah betul tentang pengawalaturan tekanan darah apabila tekanan darah menurun? Which of the following statements are correct about the regulation of blood pressure? I Otot rangka mengecut lebih kerap Skeletal muscle contracts frequently II Kadar pernafasan meningkat Rate of breathing increases III Otot licin arteriol mengecut Smooth muscle of arteriole contracts IV Kadar denyutan jantung meningkat Rate of heartbeat increases A I dan II I and II B I dan III I and III C II dan IV II and IV D III dan IV III and IV 5 Struktur nefron manakah tidak berlakunya penyerapan semula? Which structure of nephron reabsorption does not occur? A Glomerulus Glomerulus B Liku Henle Loop of Henle C Tubul berlingkar proksimal Proximal convoluted tubule D Tubul berlingkar distal Distal convoluted tubule SOALAN OBJEKTIF / OBJECTIVE QUESTIONS 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 192 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 193 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 6 Berikut merupakan maklumat pengosmokawalaturan oleh ginjal. / The following is the information of osmoregulation by kidney. • Osmoreseptor dirangsang Osmoreceptors are stimulated • Lobus posterior kelenjar pituitari membebaskan V Posterior lobe of pituitary gland releases V Antara berikut, pernyataan yang manakah tentang maklumat di atas adalah betul? Which of the following statements about the above information are correct? I Kadar ultraturasan menurun Ultraflitration decreases II V meningkatkan ketelapan air dalam tubul berlingkar distal V increases water permeability in distal convoluted tubule III V meningkatkan penyerapan semula ion natrium daripada tubul berlingkar distal V increases reabsorption of sodium ion from distal convoluted tubule IV Kuantiti air kencing yang dihasilkan adalah kecil Quantity of urine produced is small A I dan II C II dan III I and II II and III B I dan III D II dan IV I and III II and IV SOALAN STRUKTUR / STRUCTURE QUESTIONS 1 Rajah 1 menunjukkan struktur kepada satu nefron. / Diagram 1 shows structure of a nephron. H M L K J Kawasan F F region Kawasan G G region Rajah 1 / Diagram 1 (a) (i) Namakan kawasan F dan kawasan G. / Name the regions of F and G. F : Korteks renal / Renal cortex G : Medula renal / Renal medulla [2 markah/marks] (ii) Terangkan perbezaan antara kawasan F dan kawasan G dari aspek tekanan osmosis. Explain the difference between F region and G region from the aspect of osmotic pressure. G mempunyai tekanan osmosis yang lebih tinggi daripada F sebab ion natrium, ion klorida dan urea diangkut keluar dari tubul ke dalam medula renal. / G has a higher osmotic pressure than G because sodium ions, chloride ions and urea are transported out from tubule into renal medulla. [2 markah/marks] (b) (i) Namakan H. / Name H. Glomerulus [1 markah/mark] (ii) Terangkan proses yang berlaku dalam H. / Explain process occurred in H. Ultraturasan berlaku di mana bendalir dituraskan dari darah dalam H ke dalam kapsul Bowman disebabkan tekanan hidrostatik yang tinggi. / Ultrafiltration taken place in which fluid is filtered from blood in H into Bowman’s capsule due to high hydrostatic pressure. [2 markah/marks] 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 193 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 Nilam Publication Sdn. Bhd. 194 MODUL • Biologi Tingkatan 4 (c) Nyatakan perbezaan antara komponen bendalir dalam H dan J. State difference between components of fluid in H and J. H mengandungi sel darah, platlet dan protein plasma manakala J tidak mengandungi sel darah, platlet dan protein plasma. H contains blood cells, platelets and plasma proteins while J does not contain those components. [1 markah/mark] (d) Berdasarkan Rajah 1, terangkan apa yang berlaku pada fisiologi dan nefron seseorang individu jika beliau tidak meminum air yang cukup semasa musim panas. / Based on Diagram 1, explain what would happen to the physiology and nephron of a person if he does not consume sufficient water during summer. Osmoreseptor di hipotalamus mengesan tekanan osmosis darah yang tinggi lalu merangsangkan lobus posterior kelenjar pituitari membebaskan lebih ADH ke dalam darah. ADH meningkatkan ketelapan tubul berlingkar distal dan duktus pengumpul terhadap air. Banyak air diserap semula dari tubul berlingkar distal dan duktus pengumpul ke dalam darah melalui osmosis. / Osmoreceptors in hypothalamus detect the high blood osmotic pressure, then stimulate posterior lobe of pituitary gland to release more ADH into blood. ADH increases permeability of distal convoluted tubule and collecting duct toward water. More water is reabsorbed from distal convoluted tubule and collecting duct into blood via osmosis. [3 markah/marks] (e) Apakah kelebihan pada organisma yang mempunyai struktur K yang panjang? What is the advantage of an organism having a long structure of K? Dapat menyerap banyak air dari K // Lebih menyesuaikan diri di habitat yang kering dan panas. Able to absorb more water from K // More adapt to dry and hot habitat. [1 markah/mark] 2 Rajah 2 menunjukkan pengawalaturan suhu badan manusia. Diagram 2 shows regulation of human body temperature. Suhu badan meningkat Body temperature rises Suhu badan menurun Body temperature falls Efektor / Effector Gerak balas X Response X Gerak balas Y Response Y Gerak balas Z Response Z K L K L Rajah 2 / Diagram 2 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 194 11/01/2020 12:04 PM
Unit 13 195 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 (a) (i) Namakan K dan L yang ditunjukkan dalam Rajah 2. Name the K and L shown in Diagram 2. K : Termoreseptor / Thermoreceptor L : Pusat kawal atur terma / Thermoregulating center [2 markah/marks] (ii) Huraikan tindakan K apabila dirangsangkan. Describe the action of K when stiumulated. K menghasilkan impuls saraf dan menghantar ke L melalui saraf deria. K generates nerve impulse and send to L via sensory nerve. [2 markah/marks] (b) Huraikan gerak balas X semasa suhu badan meningkat. Describe the X response when body temperature raise. Otot erektor rambut mengendur mencondongkan bulu roma untuk memperangkapkan lapisan udara yang nipis supaya lebih haba dapat disingkirkan dari badan. // Kelenjar peluh diaktifkan untuk menghasilkan peluh. Banyak haba diserap dari badan untuk menyejatkan peluh. Hair erector muscle relaxes to slant the hair for trapping a thin layer of air so that more heat can be removed from body. // Sweat gland is activated to produce sweat. More heat is absorbed from body to evaporate the sweat. [2 markah/marks] (c) Terangkan bagaimana gerak balas Y dapat menurunkan suhu badan ke julat normal. Explain how the Y response able to lower the body temperature to normal range. Otot licin arteriol afferen mengendur untuk membenarkan lebih darah mengalir ke dalam kapilari darah di permukaan kulit. Lebih haba disingkirkan dari badan melalui perolakan dan sinaran. Smooth muscle of afferent arteriole relaxes to allow more blood flows into blood capillaries nearer to skin surface. More heat can be removed from body via convection and radiation. [2 markah/marks] (d) (i) Namakan efektor yang menghasilkan gerak balas Z. Name the effector that produce Z response. Kelenjar tiroid / Thyroid gland [1 markah/mark] (ii) Terangkan bagaimana gerak balas Z dapat meningkatkan suhu badan ke julat normal. Explain how the Z response able to rise the body temperature to normal range. Kelenjar tiroid yang terangsang menghasilkan lebih hormon tiroksina. Hormon tiroksina akan merangsangkan sel-sel badan untuk meningkatan kadar metabolisme. Semakin tinggi kadar metabolisme sel, semakin banyak haba dihasilkan untuk meningkatkan suhu badan ke julat normal. The stimulated thyroid gland produces thyroxine. The thyroxine will stimulate body cells to increase metabolic rate. The higher the cell metabolic rate, the more heat will be generated to increase body temperature to a normal range. [2 markah/marks] (e) Huraikan hubung kait gerak balas yang dihasilkan dengan K. Describe the correlation between response produced and K. Gerak balas yang dihasilkan mempunyai kesan suap balik negatif terhadap K. The response produced had a negative feedback effect on K. [1 markah/mark] 13-Biologi F4 Unit13(p179-195)csy4p.indd 195 11/01/2020 12:04 PM
Unit 14 Nilam Publication Sdn. Bhd. 196 MODUL • Biologi Tingkatan 4 14.1 Jenis Rangka / Types of Skeleton SK 14.1 Sokongan dan Pergerakan dalam Manusia dan Haiwan / Support and Movement in Humans and Animals 14 UNIT SP 14.1.1 Menyenaraikan jenis rangka dalam manusia dan haiwan iaitu rangka hidrostatik, rangka luar dan rangka dalam 14.1.2 Mewajarkan keperluan rangka pada manusia dan haiwan 1 Terdapat tiga jenis rangka dalam manusia dan haiwan. There are three types of skeleton in humans and animals. • Rangka luar / Exoskeleton • Rangka dalam / Endoskeleton • Rangka hidrostatik / Hydrostatic skeleton Ekstra / Extra Peta pemikiran I-think map 2 Keperluan rangka pada manusia dan haiwan. Neccesities of skeleton to humans and animals. Keperluan Rangka pada Manusia dan Haiwan Neccesities of skeleton to Humans and Animals Menyokong berat badan Supports body weight Memberi bentuk badan Gives body shapes Melindungi organ dalaman Protects internal organs Untuk perlekatan otot For muscle attachment Menghasilkan sel darah dalam vertebrata Produces blood cells in vertebrates Membenarkan pergerakan dan gerak alih Allows movements and locomotions Sebagai simpanan ion kalsium dan fosfat Storage for calcium and phosphate ions Membenarkan pertumbuhan organisma kecuali haiwan berangka luar Allows the growth of organisms except animals with exoskeleton 14-Biologi F4 Unit14(p196-214)csy4p.indd 196 11/01/2020 12:06 PM
Unit 14 197 Nilam Publication Sdn. Bhd. MODUL • Biologi Tingkatan 4 Manusia mempunyai rangka dalam yang terdiri daripada rangka paksi dan rangka apendaj. Human skeleton consists of axial skeleton and appendicular skeleton. 14.2 Sistem Otot Rangka Manusia / Musculoskeletal System of Humans SK 14.2 SP 14.2.1 Mengenal pasti tulang yang membentuk sistem rangka manusia iaitu rangka paksi dan rangka apendaj Sistem Rangka Manusia / Human Skeletal System Rangka apendaj Appendicular skeleton Rangka paksi Axial skeleton Tulang lengan Arm bone Tulang kaki Leg bone Lengkungan pektoral Pectoral girdle Klavikel / Clavicle Skapula / Scapula Humerus / Humerus Femur / Femur Patela / Patella Tibia / Tibia Fibula / Fibula Tarsus / Tarsals Metatarsus / Metatarsals Radius / Radius Turus vertebra Vertebral column Tengkorak / Skull Ulna / Ulna Karpus / Carpals Metakarpus Metacarpals Falanks Phalanges Falanks / Phalanges TIPS Sutur ialah sendi tidak boleh gerak Sutures are immovable joints Sternum Sternum Tulang rusuk Ribs Sangkar rusuk Thoracic cage Ilium Ilium Pubis Pubis Iskium Ischium Lengkungan pelvis Pelvic girdle 14-Biologi F4 Unit14(p196-214)csy4p.indd 197 11/01/2020 12:06 PM
Unit 14 Nilam Publication Sdn. Bhd. 198 MODUL • Biologi Tingkatan 4 TIPS Cuaran merujuk kepada perlekatan otot atau tulang bersendi. Process refers to either muscle attachment or bone articulation. Contoh / Example: • Cuaran spina – perlekatan otot / Spinous process – muscle attachment • Cuaran melintang – perlekatan otot / Transverse process – muscle attachment • Cuaran artikular – tulang bersendi / Articular process – bone articulation • Cuaran odontoid – tulang bersendi / Odontoid process – bone articulation 1 Struktur asas vertebra dan fungsinya: Structures of a typical vertebra and its function: 12 9 8 7 6 5 4 3 2 1 10 11 7 6 5 4 3 2 1 1 2 3 4 5 Cakera intervertebra Intervertebral disc Vertebra serviks Cervical vertebrae 7 Vertebra toraks Thoracic vertebrae 12 Vertebra lumbar Lumbar vertebrae 5 Vertebra sakrum Sacral vertebrae 5 Vertebra kaudal Caudal vertebrae 4 SP 14.2.2 Mencirikan jenis vertebra dalam tulang belakang iaitu vertebra serviks (termasuk atlas dan axis), vertebra toraks, vertebra lumbar, vertebra sakrum dan vertebra kaudal 14-Biologi F4 Unit14(p196-214)csy4p.indd 198 11/01/2020 12:06 PM