Pada gambar tersebut titik H berperan sebagai pusat gempa, yang
disebut.…
a. Episentrum c. Seismik
b. Hiposentrum d. Seismograf
9. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Menandakan gunung berapi yang segera atau sedang meletus atau
ada keadaan kritis yang menimbulkan bencana
2) Letusan pembukaan dimulai dengan abu dan asap
3) Letusan berpeluang terjadi dalam waktu 24 jam
4) Wilayah yang terancam bahaya di rekomendasikan untuk di
kosongkan
Berdasarkan ciri-ciri di atas, maka gunung berapi mempunyai status….
a. Awas
b. Siaga
c. Waspada
d. Darurat
10. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Berlindung pada tempat yang kuat untuk menahan reruntuhan
2) Berlari ke tempat yang lebih tinggi
3) Segera keluar dari gedung dan berlari ke tempat lapang
4) Jika sedang di jalan hindari benda-benda yang mudah runtuh
136
5) Bersembunyi di bawah tempat tidur
Upaya mitigasi bencana gempa Bumi terdapat pada angka....
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 4)
c. 1), 4), dan 5)
d. 2), 3), dan 5)
B. Isian Singkat
1. Ketika lempeng bergerak maka energi potensial akan dilepaskan dan
mengakibatkan terjadinya getaran yang merambat melalui material
Bumi lainnya. Getaran ini disebut....
2. Peristiwa gunung meletus, gempa Bumi merupakan contoh aspek
geosfer pada lapisan....
3. Pergerakan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Filipina adalah....
4. Titik yang menjadi pusat dari gempa Bumi disebut dengan istilah....
Alat yang dipergunakan untuk mengukur besar kecilnya suatu gempa
disebut….
137
138
A. Gambaran Isi Materi
Pada materi ini, akan dibahas mengenai sistem Tata Surya mulai dari
mengenal anggota tata surya beserta karakteristiknya, menjelaskan
pergerakan benda-benda langit serta dampaknya bagi kehidupan kita di
Bumi, dan menjelaskan fenomena benda langit yang terjadi di tata surya
kita. Kekaguman teman-teman juga dapat bertambah besar kepada sang
pencipta, dengan memahami betapa luasnya alam semesta yang sudah
diciptakan.
Segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem tata surya akan
berpengaruh terhadap sistem kehidupan di Bumi. Maha besar Tuhan yang
telah menciptakan alam dengan begitu agungnya. Oleh karena itu, marilah
belajar sungguh-sungguh, senantiasa bersyukur serta berusaha untuk
menjaga karunia-Nya sebagai wujud ketakwaan kepada Tuhan yang Maha
Esa agar kelak menjadi manusia yang cerdas dan peduli terhadap semua
ciptaan Tuhan SWT.
B. Gambaran Capaian Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Mendeskripsikan tata surya.
2. Mendeskripsikan benda-benda langit.
3. Mendeskripsikan gerak, kala dan dampak dari rotasi dan revolusi Bumi.
4. Memahami pergerakan Bulan dan dampak dari pergerakan Bulan.
5. Membedakan antara gerhana matahari dengan gerhana.
139
A. Sistem Tata Surya
Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas
matahari sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid, dan
asteroid yang mengelilingi Matahari. Pada awal tahun 1600 an, Johannes
Kepler seorang ahli matematika dari jerman mulai mempelajari orbit
planet-planet. Ia menemukan bahwa bentuk orbit planet tidak melingkar,
tetapi berbentuk oval atau elips. Perhitungan lebih lanjut menunjukkan
bahwa letak Matahari tidak di pusat orbit, tetapi sedikit offset. Kepler juga
menemukan bahwa planet bergerak dengan kecepatan yang berbeda dalam
orbitnya di sekitar Matahari. Hal ini ditunjukkan pada Tabel 11.1 berikut.
Tabel 11. 1 Rata-rata Kecepatan Orbit Planet dalam Tata Surya
No. Planet Rata-rata Kecepatan Orbital (km/s)
1. Merkurius 48
2. Venus 35
3. Bumi 30
4. Mars 24
5. Yupiter 13
6. Saturnus 9,7
7. Uranus 6,8
8. Neptunus 5,4
140
Tabel 11.1 Menunjukkan bahwa planet yang dekat dengan Matahari
bergerak lebih cepat daripada planet yang jauh dari Matahari. Susunan Tata
Surya terdiri atas Matahari, Planet Dalam, Planet Luar, Komet, Meteoroid,
dan Asteroid.
Gambar 11. 1 Tata Surya
Sumber: https://canva.com
1. Matahari
Matahari adalah bintang yang berupa bola gas panas dan bercahaya
yang menjadi pusat sistem tata surya. Matahari sebagai pusat tata surya
mempengaruhi setiap planet yang ada di dalamnya sehingga masing-
masing planet memiliki ciri dan keunikannya. Planet tata surya dibagi
menjadi dua golongan, yaitu planet dalam dan planet luar. Kedua golongan
ini dipisahkan oleh sabuk Asteroid.
Gambar 11. 2 Matahari
Sumber : TNS Ineffable
141
2. Planet dalam (Terdiri dari Bebatuan)
Planet dalam adalah planet-planet yang terdekat dengan Matahari dan
disebut sebagai planet terrestrial. Planet dalam terdiri atas: Merkurius,
Venus, Bumi, dan Mars.
a. Merkurius merupakan planet terkecil yang dijuluki bintang fajar.
Planet ini paling dekat dengan matahari. Jarak dari matahari sekitar
57,9 juta km, dengan diameter sekitar 4.800 kmn. Waktu yang
dibutuhkan merkurius untuk berotasi yaitu 59 hari, sedangkan periode
revolusi merkurius yaitu 88 hari. Merkurius memiliki gaya gravitasi
sebesar 3,7 m/s2.
Gambar 11. 3 Planet Merkurius
Sumber : TNS Ineffable
b. Venus merupakan planet yang dijuluki bintang kejora. Memiliki jarak
ke Bumi sekitar 108 juta kmn, dengan diameter ± 12.20 km. Waktu
yang dibutuhkan venus untuk berotasi yaitu 243 hari, sedangkan
periode revolusi venus yaitu 25 hari. Venus memiliki gaya gravitasi
sebesar 8,87 m/s2.
Gambar 11. 4 Planet Venus
Sumber : TNS Ineffable
142
c. Bumi merupakan planet yang satu-satunya berisi makhluk hidup.
Memiliki jarak dengan matahari 150 juta km dengan diameter 12.76
kmn. Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berotasi yaitu 23 jam 56
menit, sedangkan periode revolusi Bumi yaitu 365 hari. Bumi
memiliki gaya gravitasi sebesar 9,8 m/s2.
Gambar 11. 5 Planet Bumi
Sumber : TNS Ineffable
d. Mars merupakan planet merah karena seluruh permukaannya berwarna
merah. Memiliki jarak dengan matahari 228 juta km, dengan diameter
sekitar 6.80 kmn. Waktu yang dibutuhkan mars untuk berotasi yaitu
24 jam 36 menit, sedangkan periode revolusi mars yaitu 687 hari. Mars
memiliki gaya gravitasi sebesar 3,72 m/s2.
Gambar 11. 6 Planet Mars
Sumber : TNS Ineffable
3. Planet Luar (Terdiri dari Gas)
Planet luar disebut juga dengan planet jovian. Planet jovian adalah
planet yang letaknya jauh dengan Matahari. Planet luar terdiri atas Yupiter,
Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
143
a. Yupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Jarak dengan
matahari 778 juta km, dengan diameter sekitar 143.0 kmn. Waktu yang
dibutuhkan yupiter untuk berotasi yaitu 10 jam, sedangkan periode
revolusi yupiter yaitu 12 tahun. Yupiter memiliki gaya gravitasi sebesar
24,79 m/s2.
Gambar 11. 7 Planet Yupiter
Sumber : TNS Ineffable
b. Saturnus merupakan planet bercincin. Jarak dari matahari 1.425 juta
km, dengan diameter sekitar 120.5 kmn. Waktu yang dibutuhkan
merkurius untuk berotasi yaitu 10 jam, sedangkan periode revolusi
yaitu 29 tahun. Merkurius memiliki gaya gravitasi sebesar 10,44 m/s2.
Gambar 11. 8 Planet Saturnus
Sumber : TNS Ineffable
c. Uranus merupakan planet biru yang berwarna lebih pucat. Memiliki
jarak dari matahari 2.870 juta km, dengan diameter sekitar 51.1 kmn.
Waktu yang dibutuhkan Uranus untuk berotasi yaitu 11 jam,
144
sedangkan periode revolusi Uranus yaitu 165 tahun. Uranus memiliki
gaya gravitasi sebesar 8,87 / 2.
Gambar 11. 9 Planet Uranus
Sumber : TNS Ineffable
d. Neptunus merupakan planet biru dengan terlihat badai yang berputar.
Memiliki jarak dari matahari 4.490 juta km, dengan diameter sekitar
49.5 kmn. Waktu yang dibutuhkan neptunus untuk berotasi yaitu 6
hari, sedangkan periode revolusi neptunus yaitu 284 tahun. Neptunus
memiliki gaya gravitasi sebesar 11,15 m/s2.
Gambar 11. 10 Planet Neptunus
Sumber : TNS Ineffable
4. Komet
Komet berasal dari Bahasa Yunani, yaitu kometes artinya berambut
panjang. Komet adalah benda langit yang mengelilingi Matahari dengan
orbit yang sangat lonjong. Komet ini terdiri atas debu, partikel batu yang
bercampur dengan es, metana, dan amonia.
145
Gambar 11. 11 Komet
Sumber: https://pengertianku.net
5. Meteoroid
Meteoroid adalah potongan batu atau puing-puing logam (yang
mengandung unsur besi dan logam) yang bergerak di luar angkasa.
Ketika Meteoroid tertarik oleh gravitasi Bumi, maka sebelum sampai di
Bumi, meteoroid akan bergesekan dengan atmosfer Bumi. Gesekan
tersebut akan menghasilkan panas dan membakar meteoroid tersebut.
Meteoroid yang habis terbakar oleh atmosfer. Bumi disebut meteor.
Apabila Meteoroid tidak habis terbakar oleh atmosfer Bumi disebut
meteor. Apabila Meteoroid tidak habis terbakar oleh atmosfer Bumi dan
jatuh ke Bumi disebut meteorit.
Gambar 11. 12 Perbedaan Meteoroid, Meteor, dan Meteorit
Sumber: https://pengertianku.net
146
6. Asteroid
Asteroid adalah potongan-potongan batu yang mirip dengan
materi penyusun planet. Sebagian besar asteroid terletak di daerah
antara orbit Mars dan Jupiter yang disebut sabuk Asteroid.
Gambar 11. 13 Asteroid
Sumber: https://tribunnews.com
B. Bumi
Dahulu orang beranggapan bahwa, Bumi adalah pusat alam
semesta. Mereka juga meyakini bahwa matahari bergerak mengelilingi
Bumi. Akan tetapi, keyakinan itu tertumbangkan ketika tahun 1543,
Nicholas Copernicus mempublikasikan bahwa Bulan bergerak
mengelilingi Bumi, sedangkan Bumi dan planet-planet lainnya bergerak
mengelilingi Matahari.
1. Bentuk Bumi
Pada tahun 1522, Magelhaen telah membuktikan bahwa Bumi
berbentuk bulat. Waktu itu dia mengadakan pelayaran dengan arah lurus,
kemudian dia berhasil kembali ke tempat awal dia berlayar. Selain itu,
astronot telah melihat dengan jelas bentuk Bumi. Astronot dari atas melihat
bahwa terdapat sedikit benjolan di khatulistiwa dan terdapat bagian Bumi
yang rata di bagian kutubnya. Hal ini menunjukkan bahwa bentuk Bumi
147
tidak benar-benar bulat, akan tetapi sedikit lonjong. Bumi berdiameter
sekitar 12.74 km.
2. Rotasi Bumi
Rotasi Bumi adalah Perputaran Bumi pada porosnya. Sedangkan kala
rotasi Bumi adalah waktu yang diperlukan Bumi untuk sekali berputar pada
porosnya, yaitu 23 jam 56 menit. Bumi berotasi dari barat ke timur. Adanya
rotasi Bumi menyebabkan terjadinya beberapa peristiwa sebagai berikut.
a. Gerak semu harian Matahari.
b. Perbedaan waktu.
c. Pembelokan arah angin.
d. Pembelokan arah arus laut.
Gambar 11. 14 Pergerakan Rotasi Bumi
Sumber: https://kelaspintar.id
3. Revolusi Bumi
Revolusi Bumi adalah perputaran (peredaran) Bumi mengelilingi
Matahari. Kala revolusi Bumi adalah waktu yang diperlukan oleh Bumi
untuk sekali berputar mengelilingi Matahari, yaitu 365,25 hari atau 1 tahun.
Bumi berevolusi dengan arah yang berlawanan dengan arah perputaran
jarum jam. Adanya revolusi Bumi menyebabkan terjadinya beberapa
peristiwa sebagai berikut.
148
a. Terjadinya gerak semu tahunan Matahari.
b. Perbedaan lamanya siang dan malam.
c. Pergantian musim.
Gambar 11. 15 Pergerakan Revolusi Bumi
Sumber: https://geologinesia.com
C. Kondisi Bulan
Bulan adalah benda langit yang terdekat dengan Bumi sekaligus
merupakan satelit Bumi. Karena Bulan merupakan satelit, maka Bulan
tidak dapat memancarkan cahaya sendiri melainkan memancarkan cahaya
matahari.
1. Bentuk Bulan
Bulan berbentuk bulat mirip seperti planet. Bulan tidak memiliki
atmosfer, sehingga sering terjadi perubahan suhu yang sangat drastis.
Selain itu, bunyi tidak dapat merambat, tidak ada siklus air, tidak
ditemukan makhluk hidup, dan sangat gelap gulita.
Gambar 11. 16 Bentuk Bulan
Sumber: TNS Ineffable
149
Dampak dari pergerakan bulan di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Pasang Surut Air Laut
Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air laut dan surut
adalah peristiwa turunnya permukaan air laut. Ada dua jenis pasang air
laut, yaitu pasang purnama dan pasang purbani.
1. Pasang Purnama dipengaruhi oleh gravitasi Bulan dan terjadi ketika
Bulan purnama. Pasang ini menjadi maksimum ketika terjadi gerhana
Matahari.
2. Pasang Perbani, yaitu ketika permukaan air laut turun serendah-
rendahnya. Pasang ini terjadi pada saat Bulan kuartil pertama dan
kuartil ketiga.
b. Pembagian Bulan
Ada dua pembagian bulan, yaitu bulan sideris dan bulan sinodis.
Bulan Sideris membutuhkan kala revolusi selama 27,3 hari. Bulan
Sinodis membutuhkan kala revolusi selama 29,5 hari. Satu bulan sinodis
digunakan sebagai dasar penanggalan komariyah (peninggalan islam).
c. Fase-fase Bulan
Gambar 11. 17 Fase-fase Bulan
Sumber: https://tirto.id
Fase-fase Bulan merupakan perubahan bentuk-bentuk Bulan yang
terlintas di Bumi. Hal ini dikarenakan posisi relatif antara Bulan, Bumi,
150
dan Matahari. Fase-fase Bulan yaitu terdiri dari bulan baru., bulan sabit,
Bulan separuh. Bulan cembung. dan Bulan purnama.
D. Gerhana
Gerhana terjadi ketika posisi Bulan dan Bumi menghalangi sinar
Matahari, sehingga Bumi atau Bulan tidak mendapatkan sinar Matahari.
Gerhana juga merupakan akibat dari pergerakan Bulan. Ada dua jenis
gerhana, yaitu gerhana Matahari dan gerhana Bulan.
1. Gerhana Matahari
Gerhana Matahari terjadi ketika bayangan Bulan bergerak menutupi
permukaan Bumi. Dimana posisi Bulan berada berada di antara Matahari
dan Bumi, dan ketika terletak dalam satu garismmaka terjadi tiga
kemungkinan gerhana, yaitu sebagai berikut.
a. Gerhana Matahari total, terjadi pada daerah-daerah yang berada di
bayangan inti (umbra), sehingga cahaya Matahari tidak tampak sama
sekali. Gerhana Matahari total terjadi hanya sekitar 6 menit.
Gambar 11. 18 Gerhana Matahari Total
Sumber: https://ditpad.kemdikbud.go.id
b. Gerhana Matahari cincin, terjadi pada daerah yang terkena lanjutan
umbra, sehingga Matahari kelihatan seperti cincin.
151
Gambar 11. 19 Gerhana Matahari Cincin
Sumber: https://ditpad.kemdikbud.go.id
c. Gerhana Matahari sebagian, terjadi pada daerah-daerah yang terletak di
antara umbra dan penumbra (bayangan kabur), sehingga Matahari
kelihatan sebagian.
Gambar 11. 20 Gerhana Matahari Sebagian
Sumber: https://ditpad.kemdikbud.go.id
2. Gerhana Bulan
Gerhana Bulan terjadi ketika Bulan memasuki bayangan Bumi. Gerhana
bulan terjadi saat kedudukan matahari, Bumi, dan bulan berada pada
satu garis lurus sehingga bayangan Bumi menutupi sebagian maupun
keseluruhan bulan.
Gambar 11. 21 Gerhana Bulan
Sumber: https://liputan6.com
152
1. Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas Matahari
sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid, dan asteroid
yang mengelilingi Matahari.
2. Matahari adalah bintang yang terdapat di dalam tata surya yang
memiliki empat lapisan, yaitu inti Matahari, fotosfer, kromosfer, dan
korona. Planet dalam adalah planet yang orbitnya dekat dengan
Matahari terdiri atas Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Planet luar
adalah planet yang orbitnya jauh dari Matahari terdiri atas Jupiter,
Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Komet adalah benda langit yang
mengelilingi Matahari dengan orbit yang sangat lonjong. Meteoroid
adalah potongan batu atau puing-puing logam yang bergerak di luar
angkasa. Asteoroid adalah potongan-potongan batu yang mirip dengan
materi penyusun planet.
3. Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Kala Rotasi Bumi
adalah waktu yang dibutuhkan oleh Bumi untuk sekali berputar, yaitu
23 jam 56 menit. Dampak dari rotasi Bumi di antaranya adalah gerak
semu harian Matahari, perbedaan waktu, pembelokan arah angin, dan
pembelokan arah arus laut. Revolusi Bumi adalah pergerakan Bumi
untuk mengelilingi Matahari. Kala revolusi Bumi adalah waktu yang
dibutuhkan oleh Bumi untuk sekali mengelilingi Matahari, yaitu 365
hari. Dampak dari revolusi Bumi di antaranya adalah terjadinya gerak
semu tahunan Matahari, perbedaan lamanya siang dan malam, dan
pergantian musim.
153
4. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu rotasi, revolusi, dan
bergerak bersama-sama dengan Bumi untuk mengelilingi Matahari.
Dampak dari pergerakan Bulan diantaranya terjadinya pasang surut air
laut, pembagian Bulan, fase-fase Bulan, gerhana Matahari, dan gerhana
Bulan.
5. Gerhana Matahari terjadi ketika posisi Bulan berada di antara Matahari
dan Bumi, dan ketiganya terletak dalam satu garis. Gerhana Bulan
terjadi apabila Bumi berada di antara Matahari dan Bulan.
154
A. Pilihan Ganda
1. Matahari sebagai pusat dari sistem tata surya, mempunyai
karakteristik….
a. Memantulkan cahaya dari bintang
b. Mempunyai lapisan inti, selimut, dan kerak
c. Mempunyai gravitasi yang paling besar
d. Dikelilingi oleh sabuk asteroid
2. Urutan planet dimulai dari jarak yang terdekat Matahari adalah….
a. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
b. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
c. Merkurius, Venus, Mars, Bumi, Jupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus
d. Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
3. Anggota tata surya yang dikenal dengan bintang pagi atau bintang senja
karena terlihat berkilauan di timur pada saat terbitnya matahari dan
tenggelamnya matahari di barat adalah planet….
a. Mars c. Venus
b. Jupiter d. Saturnus
4. Perhatikan ciri-ciri planet berikut!
No Mars Yupiter
1. Tidak memiliki atmosfer Tidak memiliki atmosfer
2. Memiliki 2 satelit Memiliki 5 satelit
155
3. Salah satu satelitnya adalah Salah satu satelitnya adalah
Phobos Ganymede
4. Terletak di antara orbit Bumi Terletak diantara orbit Mars dan
dan yupiter Saturnus
Ciri-ciri yang sesuai ditunjukkan oleh nomor….
a. (1) dan (2) c. (2) dan (4)
b. (1) dan (3) d. (3) dan (4)
5. Di Bulan tidak ada atmosfer sehingga menyebabkan hal-hal berikut,
kecuali….
a. Suhu di bulan berubah dengan cepat
b. Langit di Bulan tampak lebih cerah
c. Bunyi tidak dapat terdengar di bulan
d. Tidak ada Tumbuhan di bulan
6. Perhatikan data-data berikut.
(1) Gerak semu harian matahari.
(2) Pergantian musim.
(3) Pengembungan Bumi di khatulistiwa dan pemapatan di kutub-kutub
Bumi
(4) Perbedaan lama waktu siang dan malam.
(5) Perbedaan waktu di permukaan Bumi.
Akibat revolusi Bumi ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2) c. (2) dan (4)
b. (1) dan (3) d. (3) dan (5)
7. Perhatikan data peristiwa alam berikut!
1) Indonesia memiliki tiga daerah waktu, WIB, WITA, dan WIT.
2) Belahan Bumi tertentu mengalami siang dan malam
156
3) Pergantian musim di belahan Bumi bagian utara dan selatan
4) Perubahan lamanya siang dan malam di tempat tertentu pada suatu
belahan Bumi
Peristiwa tersebut yang diakibatkan oleh rotasi Bumi ditunjukkan oleh
nomor….
a. 1 dan 2 c. 2 dan 4
b. 1 dan 3 d. 3 dan 4
8. Fenomena berikut yang disebabkan oleh rotasi Bumi terhadap matahari
adalah….
a. Gerak semu harian matahari serta pergantian siang dan malam
b. Gerak semu tahunan matahari dan perbedaan waktu
c. Perubahan arah angin dan pergantian musim
d. Perbedaan waktu dipermukaan Bumi dan gerak semu harian matahari
9. Perhatikan gambar posisi matahari, Bumi, dan bulan berikut.
Kedudukan bulan yang menyebabkan pasang perbani dan pasang
purnama berturut-turut ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1 dan 3 c. 3 dan 2
b. 2 dan 4 d. 4 dan 1
10. Akibat revolusi Bumi, belahan Bumi bagian selatan akan mengalami
musim dingin pada .... c. 23 September – 22 Desember
a. 21 Maret - 21 Juni
b. 21 Juni - 23 September d. 22 Desember - 21 Januari
157
B. Isian Singkat
1. Kumpulan benda langit yang terdiri dari planet beserta satelitnya dengan
Matahari sebagai pusat edar disebut….
2. Gaya edar planet dinamakan….
3. Meteoroid tidak habis terbakar oleh atmosfer Bumi disebut….
4. Meteoroid yang tidak habis terbakar oleh atmosfer Bumi dan jatuh ke
Bumi disebut….
5. Sebutkan fase-fase bulan!
158
Adaptasi : Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri
terhadap lingkungannya.
Antroposfer
: Bagian dari Bumi yang menjadi tempat hidup bagi
Aseksual manusia.
Asteroid : Perkembangbiakan dapat menghasilkan individu baru
misalnya dengan cara membentuk tunas atau membelah
Atmosfer diri dan tidak melibatkan sel-sel kelamin induknya.
Bahan bakar fosil : Potongan-potongan batu yang mirip dengn materi
penyusun planet.
Bioma
: Lapisan gas yang melingkupi sebuah planet termasuk
Biosfer Bumi dari planet tersebut sampai jauh di luar angkasa.
Bulan sideris : Salah satu sumber energi dari dalam Bumi dan terbentuk
Bulan sinodis dari pembusukan sisa-sisa binatang dan Tumbuhan yang
Continental drift mati ratusan juta tahun lalu.
Deforestation
Divergent : Tingkatan di atas ekosistem yang di dalamnya terdapat
Efek rumah kaca makhluk hidup yang tinggal sesuai dengan iklimnya.
Episentrum : Sistem yang menyatukan seluruh makhluk hidup serta
Eukariotik interaksi yang terjadi di antara makhluk hidup.
: Bulan yang membutuhkan kala revolusi selama 7,3 hari.
: Bulan yang membutuhkan kala waktu 29,5 hari.
: Teori pergerakan benua.
: Penebangan hutan sembarang.
: Dua lempeng bergerak saling menjauh.
: Fenomena yang menunjukkan terperangkapnya panas
matahari oleh atmosfer Bumi.
: Permukaan Bumi yang berada di atas pusat gempa.
: Organisme yang memiliki membran inti sel.
159
Evaporasi : Proses penguapan air yang berasal dari laut, sungai, dan
danau.
Evolusi : Perubahan susunan alat tubuh makhluk hidup yang terjadi
secara perlahan-lahan dan dalam waktu yang relative
lama.
Fotosintesis : Proses pengubahan karbondioksida dan air dengan
bantuan energi matahari yang ditangkap oleh klorofil
menjadi glukosa dan oksigen pada Tumbuhan.
Geosfer : Fenomena atau peristiwa yang terjadi di permukaan
Bumi.
Glasier/Gletser : Bongkahan atau endapan es yang besar dan tebal.
Hidrosfer : Bagian dari permukaan Bumi yang terdiri dari lapisan air.
Hidrofit : Tumbuhan yang tumbuh di air.
Hiposentrum : Sebuah titik pada kedalaman Bumi yang menjadi pusat
gempa
Herbivora : Hewan pemakan Tumbuhan.
Individu : Satu makhluk hidup tunggal.
Infiltrasi : Proses peresapan air ke dalam pori-pori tanah.
Inner core : Inti dalam Bumi.
Jaringan : Sekelompok sel-sel yang memiliki fungsi sama.
Jaring-jaring makanan: kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan satu
sama lain.
Karbondioksida : Senyawa karbon dengan oksigen yang berupa gas tanpa
warna, lebih berat dari udara, tidak terbakar, dan laut di
dalam air.
Karnivora : Hewan pemakan daging.
Kondensasi : Pengembunan atau pembentukan awan dari uap air.
Komet : Benda langit yang mengelilingi Matahari dengan orbit
yang sangat lonjong.
160
Komunitas : Kumpulan populasi yang hidup pada darah tertentu.
Komponen Abiotik : Berbagai benda seperti air, tanah, udara, cahaya matahari,
Komponen Biotik suhu, kelembapan, maupun bebatuan yang merupakan
benda tak hidup.
Komunitas : Berbagai jenis Tumbuhan, Hewan, dan mikroorganisme
yang merupakan makhluk hidup.
Kloroplas : Populasi yang hidup bersama dan saling berinteraksi
antara satu dengan lainnya dalam suatu wilayah.
Konsumen : Organel sel yang memiliki klorofil yang berfungsi
Konvergen sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
Lapisan Ozon : Pemakan Tumbuhan atau Hewan lain.
: Dua lempeng yang saling mendekat.
Litosfer : Lapisan pelindung alami Bumi yang berfungsi memfilter
radiasi ultraviolet B dari matahari.
Makhluk Hidup : Bagian Bumi yang terluar, atau biasa disebut sebagai
kulit Bumi atau kerak Bumi yang berupa batuan.
Multiseluler : Sesuatu yang menunjukkan cirri-ciri kehidupan yaitu
Meteor bernafas, bergerak, menerima dan menanggapi rangsang,
Meteorit berkembang biak, tumbuh dan berkembang.
Meteoroid : Organisme yang tersusun dari 2 atau lebih sel.
: Meteoroid yang habis terbakar oleh atmosfer Bumi.
Omnivora : Meteoroid yang jatuh ke Bumi.
Organ : Potongan batu atau puing-puing logam yang bergerak di
luar angkasa.
Organ : Hewan pemakan Tumbuhan dan daging.
: Kumpulan dari jaringan membentuk satu kesatuan yang
sama dengan fungsi tertentu.
: Kelompok jaringan yang melakukan fungsi khusus pada
Hewan atau Tumbuhan.
161
Organisme : Tingkatan tertinggi dalam organisasi kehidupan yang
dibentuk dari berbagai Sistem Organ Perkembangbiakan.
Outer core
Pangaea : Inti luar Bumi.
: Semua benua di Bumi menyatu membentuk sebuah
Rantai makanan
Piramida makanan daratan yang sangat luas.
: Peristiwa makan dan dimakan.
Populasi : Perbandingan antara komposisi massa produsen dan
Penumbra
konsumen.
Pemanasan global : Kumpulan individu yang sejenis.
: Bayangan kabur (remang-remang) yang terbentuk selama
Planet
terjadinya gerhana.
Planet dalam : Peningkatan suhu rata-rata Bumi secara bertahap, serta
Planet luar
Predasi sebuah perubahan yang diyakini secara permanen
mengubah iklim Bumi.
Presipitasi : Benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya
Produsen sendiri, akan tetapi hanya memantulkan cahaya bintang
Prokariotik yang diterimanya.
Refrigerator : Planet yang orbitnya dekat dengan Matahari.
Revolusi Bumi : Planet yang orbitnya jauh dari Matahari.
Rotasi Bumi : Bentuk hubungan antara pemangsa dan Hewan yang
Sikap Ilmiah menjadi mangsanya.
: Hasil luaran dari kondensasi berupa turunnya hujan.
: Penghasil makanan, yaitu Tumbuhan.
: Organisme yang tidak memiliki membran inti sel.
: Pendingin ruangan.
: Peredaran Bumi mengelilingi Matahari.
: Perputaran Bumi pada porosnya.
: Sikap yang terpuji yang dijunjung tinggi oleh masyarakat
ilmiah.
162
Siklus air : Sebuah proses daur ulang air secara terus menerus.
Simbiosis : Hubungan yang erat antara dua organisme yang berbeda.
Sistem Organ : Beberapa Organ yang bekerja sama untuk melakukan
Surut fungsi kerja tertentu disebut dengan Sistem Organ.
Seafloor spreading : Peristiwa turunnya permukaan air laut.
Seismograf : Teori pergerakan dasar laut.
: Alat yang digunakan untuk mencatat data gelombang
Seismologi
Seksual seismik.
: Ilmu yang mempelajari tentang gempa Bumi.
Sel : Perkembangbiakan yang melibatkan sel-sel kelamin
Tata surya
induknya, yaitu sel telur dan sel sperma. Ditandai dengan
Transform proses peleburan antara kedua sel kelamin tersebut.
: Bagian terkecil dari makhluk hidup.
Transpirasi : Susunan benda-benda langit yang terdiri atas Matahari
sebagai pusat tata surya, planet-planet, komet, meteoroid,
Umbra dan asteroid yang mengelilingi Matahari.
: Pergerakan lempeng yang saling berpapasan yang dapat
Uniseluler menimbulkan patahan secara mendatar.
: Pelepasan molekul air sebagai hasil metabolisme dari
tumbuh-Tumbuhan.
: Bayangan gelap yang terbentuk selama terjadinya
gerhana.
: Organisme yang hanya terdiri atas satu sel.
163
Hardinie, B., Inabuy, V., Sutia, C., dkk. (2021). Buku Panduan Guru Ilmu
Pengetahuan Alam Untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum
dan Perbukuan.
Herlina, Lina. Iskandar, Rangga. 2020. Modul 9 Pemanasan Global.
Jakarta : Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Herlina, Lina. Iskandar, Rangga. 2020. Modul 10 Lapisan Bumi dan
Ancaman Bencana Alam. Jakarta : Direktorat Sekolah Menengah
Pertama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia.
Mardea, Hafifah. 2021. Sistem Organisasi Kehidupan. Diakses pada 19
Oktober 2022. E- Modul
https://online.fliphtml5.com/qcyqw/jfph/#p=22
Muslimah. (2017). Dampak Pencemaran Tanah dan Langkah Pencegahan.
Jurnal Penelitian Agrisamudra. 2(1). Halaman 11-20.
Ratnani, R. (2008). Teknik Pengendalian Pencemaran Udara Yang
Diakibatkan Oleh Partikel. Jurnal Momentum UNW AHAS. 4(2).
Suyasa, WB. 2015. Pencemaran Air & Pengelolahan Air Limbah. Bali:
Udayana University Press.
Widodo, W., Rachmadiarti, F., dan Hidayati, S. (2014). Ilmu Pengetahuan
Alam untuk SMP/MTS Kelas VII Edisi Revisi. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Widodo, Wahono, Rachmadiarti, Fida dan Hidayati, Siti Nurul. 2017. Ilmu
Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VII semester 1. Jakarta : Pusat
Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
164
Winarsih, A., Nugroho, A., Sulityoso., dkk. (2008). IPA Terpadu untuk
SMP/MTS Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen
Pendidikan Nasional.
165
166