The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mazmurnusantararaya, 2021-07-20 08:21:02

8. E-book SENI BUDAYA SMP Kelas VII

8. E-book SENI BUDAYA SMP Kelas VII

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas VII i

SENI BUDAYA
KELAS VII

Tim Penyusun: SMP Tarakanita 5 Jakarta
1. Asteria Alberta Pardosi, S.Pd SMP Tarakanita Magelang
2. Dominicus Putut Praba Saputra , S.Sn SMP Tarakanita 1 Jakarta
3. Willibrordus Agus Widodo, S.Pd. SMP Santo Yosef Surabaya
4. Dra. Yulia Ratna Purwani

Ilustrator & Cover : Agus Budi Santoso

Editor : Tim penyusunan buku Yayasan Tarakanita

Penelaah :

1. Yulius Heru Prihono, S.Pd. SMP Stella Duce 2 Yogyakarta

2. Beata Evaria Ratnasari, S.Pd SMP Sint. Carolus Bengkulu

3. FX. Hariyanto Nugroho, S.Sn. SMP Tarakanita Solo Baru

Hak Cipta pada Yayasan Tarakanita dan dilindungi Undang-Undang.

Dilarang mengutip, memperbanyak, atau memperjual-belikan sebagian atau seluruh isi
buku ini dalam bentuk apa pun (seperti cetakan, fotocopy, microfilm, VCD, CD-ROM,
Rekaman Suara, softfile pdf) tanpa izin tertulis dari pemegang hak cipta/ penerbit.

* E-book ini untuk kalangan Internal Peserta Didik Sekolah Tarakanita Indonesia

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas VII i

KATA PENGANTAR

“Dengan kesabaran dan susah payah kami terus bekerja dengan keinginan
besar untuk maju, ya... maju...” (Elisabeth Gruyters art. 53)

Pujian dan syukur ke hadirat Tuhan sang Pecinta hati kami yang manis, yang
karena kasih dan penyertaanNya, kami senantiasa dianugerahi rahmat kesehatan,
ketekunan, dan kesiapsediaan memberikan diri dalam keseluruhan proses
pelayanan kepada peserta didik. Pun atas perkenananNya, dengan berbekal
komitmen untuk memberikan layanan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan
kondisi kontekstual, kami berproses mulai dari persiapan, penyusunan, dan
finalisasi referensi belajar yang dikemas dalam bentuk elektronik ini dengan baik.

Seluruh materi buku ini disusun berdasarkan tuntutan Kurikulum Nasional
ditujukan secara khusus bagi peserta didik sekolah-sekolah di bawah pengelolaan
Yayasan Tarakanita. Disusun berdasarkan konsep dan pengertian baku dari ilmu
pengetahuan, disesuaikan dengan kebutuhan taraf perkembangan dan tuntutan
kemahiran kompetensi sesuai jenjang, dan disertai dengan berbagai pembahasan
beserta contoh-contoh dalam kehidupan konkrit, diharapkan materi pembelajaran
ini sesuai dengan kebutuhan implementatif pengalaman sehari-hari peserta didik di
tengah-tengah masyarakat.

Sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi di era digital, di mana
dibutuhkan akses yang mudah, cepat, dan efektif dalam proses pembelajaran,
maka buku ini kami terbitkan dalam bentuk buku elektronik. Semoga keberadaan
buku elektronik ini dapat membantu peserta didik mempersiapkan pembelajaran,
memenuhi kebutuhan pengetahuan, dan menjadi referensi yang cukup bagi
persiapan dan proses penyelesaian tugas dan/atau penilaian sesuai dengan tuntutan
materi tertentu.

Buku elektronik yang telah tersedia ini tentu masih jauh dari sempurna, pun
demikian kekurangan dan kesalahan yang tentu tidak disengaja. Kami sangat
terbuka terhadap masukan, kritik dan saran dari siapapun yang berkehendak baik
membantu proses perbaikan dan peningkatan kualitas/mutu dari buku ini di masa
yang akan datang.

Jakarta, Juni 2021
Tim e-book Yayasan Tarakanita

iii

KATA PENGANTAR

Kami haturkan puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan karunia-Nya atas diberikan rahmat yang luar biasa serta kesehatan,
kekuatan, kecerdasan dan kedisplinan sehingga di saat kesibukan kami dalam
mendidik peserta didik pada masa pandemi ini,kami bisa menyiapkan buku online
pembelajaran ( ebook ) untuk peserta didik ini nantinya mungkin akan dapat
digunakan sebaik-baiknya.

Buku panduan online pembelajaran ini yang disusun dengan berdasarkan
kurikulum 2013 dan penggunnaanya yang akan diberikan kepada peserta didik di
lingkupYayasan Tarakanita dengan memenuhi perkembangan teknologi di era digital
yang penuh dengan produktif, kreatif, inovatif dan afektif serta mampu berkontribusi
pada kehidupan bermasyarakat.

Seni Budaya ini kami susun berdasarkan ilmu pengetahuan dan ide / gagasan
serta perkembangan dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan tingkat usia
belajar bagi peserta didik, sehingga dapat dipergunakan oleh peserta didik dalam
berkomunikasi ke depannya menjadi lebih baik dilingkungan bermasyarakat.

Pada dasarnya buku online ini masih jauh dari sempurna, kami selaku
penyusun buku Seni Budaya ini mohon maaf jika ada kesalahan maupun
kekurangan kami yang disengaja maupun tidak sengaja kiranya dapat dimaklumi.

Kami selaku penyusun buku online ini sangat menerima masukan, kriktikan,
dan saran bagi pengguna buku ini di masa yang akan datang. Mudah – mudahan
buku ini dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan Yayasan
Tarakanita dalam rangka mempersiapkan generasi yang luar biasa di era digital.

iii

BAB 1 Menggambar Flora, Fauna, dan
Alam Benda

Kompetensi Dasar :

3.1 Memahami unsur, prinsip, teknik dan prosedur
menggambar flora, fauna dan alam benda
dengan berbagai bahan.

4.1 Menggambar flora, fauna, dan alam benda.

Indikator:

3.1.1 Menjelaskan unsur, prinsip, teknik dan prosedur menggambar flora
dan fauna

3.1.2 Menganalisis informasi tentang materi menggambar flora, fauna dan
alam benda

3.1.3 Mendiskusikan tentang materi menggambar flora, fauna dan alam
benda

3.1.4 Menyimpulkan informasi hasil diskusi tentang materi flora, fauna
dan alam benda

4.1.1 Menggambar flora, fauna, dan alam benda dengan berbagai bahan
4.1.2 Menyajikan dan mempresentasikan hasil menggambar flora, fauna

dan alam benda

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 iv

BAB 2 Menggambar Ragam Hias

Kompetensi Dasar :
3.2 Memahami prinsip dan prosedur menggambar gubahan flora, fauna, dan
bentuk geometrik menjadi ragam hias
4.2 Menggambar gubahan flora, fauna, dan bentuk geometrik menjadi ragam
hias

Indikator:

3.2.1 Menjelaskan unsur prinsip, teknik menggambar gubahan flora, fauna dan
geometrik

3.2.2 Mendeskripsikan proses tehknik menggambar ragam hias gubahan flora,
fauna dan geometrik

3.2.3 Mendiskusikan proses prosedur menggambar gubahan flora, fauna dan
bentuk geometric

3.2.4 Menyimpulkan prinsip teknik dan prosedur tentang menggambar gubahan
flora, fauna dan geometric

4.2.1 Menggambar gubahan flora, fauna dan bentuk geometric menjadi ragam
hias

4.2.2 Menyanjikan hasil gambar ragam hias gubahan flora, fauna dan geometric
menjadi ragam hias

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 v

BAB 3 Menyanyi dengan Satu Suara

Kompetensi Dasar :
3.3. Memahami konsep dasar bernyanyi satu suara secara berkelompok
dalam bentuk unisono

4.3. Menyanyikan lagu dengan satu suara secara berkelompok dalam
bentuk unisono

Indikator:
3.3.1. Memahami konsep dasar bernyanyi dalam bentuk unisono
3.3.2. Menjelaskan pengertian bernyanyi satu suara secara berkelompok
dalam bentuk unisono
3.3.3. Menjelaskan teknik pernafasan, frasering, artikulasi,intonasi, dan
ekspresi dalam bernyanyi secara unisono
4.3.1. Menyanyikan lagu secara unisono dengan teknik pernafasan,
frasering, artikulasi, intonasi yang benar
4.3.2. Menampilkan lagu secara unisono denganteknik pernafasan,
frasering, artikulasi, intonasi dan ekspresi yang benar

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 vi

BAB 4 Menyanyi dengan Lebih Satu Suara

KOMPETENSI DASAR :
3.2. Memahami dasar bernyanyi dengan dua suara atau lebih secara berkelompok
4.2. Menyanyikan lagu dengan dua suara atau lebih dalam bentuk kelompok
vokal

INDIKATOR :

3.2.1. Menjelaskan konsep dasar bernyanyi dalam dua suara atau lebih
secara berkelompok

3.2.2. Mendeskripsikan teknik bernyanyi dengan dua suara atau lebih
secara berkelompok vokal

4.2.1. Menyimpulkan konsep bernyanyi dalam dua suara atau lebih secara
berkelompok

4.2.2. Melakukan latihan bernyanyi sesuai jalur suara masing-masing
4.2.3. Menyajikan kemudian menilai hasil berlatih menyanyikan dua suara

atau lebih secara berkelompok (grup vokal)

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 vii

DAFTAR ISI

Daftar Penyusun......................................................................................... ii
Kata Pengantar........................................................................................... iii
KD, KI Bab 1 ............................................................................................ iv
KD, KI Bab 2 ............................................................................................ v
KD, KI Bab 3 ............................................................................................ vi
KD, KI Bab 4 ............................................................................................ vii

Bab 1 Menggambar Flora, Fauna, dan Alam Benda 1
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 4
A. Pengertian Menggambar 5
B. Objek Menggambar 5
C. Komposisi 6
D. Teknik Menggambar 12
E. Alat dan Media Gambar 14
F. Rangkuman 14
G. Refleksi 15
H. Uji Kompetensi Bab 1

Bab 2 Menggambar Ragam Hias 18
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 21
A. Pengertian Ragam Hias 22
B. Motif Ragam Hias 24
C. Pola Ragam Hias 25
D. Teknik Menggambar Ragam Hias 30
E. Rangkuman 30
F. Refleksi 31
G. Uji Kompetensi

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 viii

Bab 3 Menyanyi dengan Satu Suara 34
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 36
A. Pengertian Bernyanyi Secara Unisono 36
B. Teknik Dalam Bernyanyi Unisono 39
C. Berlatih Vokal 44
D. Aktivitas berdiskusi 44
E. Rangkuman 44
F. Refleksi 45
G. Soal Latihan 45
H. Uji Kompetensi
49
Bab 4 Menyanyi dengan Lebih Satu Suara 50
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 51
A. Bernyanyi Lebih dari Satu Suara 52
B. Teknik dalam Bernyanyi Paduan Suara/Vocal 53
C. Berlatih Lagu Kanon 54
D. Latihan Vocal 59
E. Latihan Vocal Grup dan Paduan Suara 60
F. Aktivitas Berdiskusi 60
G. Rangkuman 61
H. Refleksi 61
I. Soal Latihan
J. Uji Kompetensi 65

Uji Kompetensi Semester Ganjil

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 ix

KD, KI Bab 5 ............................................................................................ 71
KD, KI Bab 6 ............................................................................................ 72
KD, KI Bab 7 ............................................................................................ 73
KD, KI Bab 8 ............................................................................................ 74

Bab 5 Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Tekstil 75
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 78
A. Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil 79
B. Jenis dan Sifat Bahan Tekstil 80
C. Jenis dan Bahan Pewarna Tekstil 81
D. Teknik Menggambar Ragam Hias pada Bahan Tekstil 83
E. Rangkuman 83
F. Refleksi 84
G. Uji Kompetensi

Bab 6 Membuat Ragam Hias dangan Bahan Buatan 87
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 88
A. Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu 90
B. Contoh Penerapan Ragam Hias 91
C. Teknik Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu 93
D. Rangkuman 95
E. Refleksi 95
F. Uji Kompetensi

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 x

Bab 7 Memainkan Alat Musik Sederhana 98
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 100
A. Memainkan Alat Musik Sederhana 101
B. Teknik Dalam memainkan Alat Musik 105
C. Memainkan Alat Musik Melodis 111
D. Aktivitas Berdiskusi 111
E. Rangkuman 112
F. Refleksi 112
G. Soal Latihan 113
H. Uji Kompetensi
116
Bab 8 Memainkan Alat Musik Campuran 120
Tujuan Pembelajaran dan Karakter Tarakanita 127
A. Jenis Ansambel Musik 133
B. Instrumen Musik 133
C. Rangkuman 134
D. Refleksi
E. Uji Kompetensi 138
143
Uji Kompetensi Semester Genap
Daftar Pustaka

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 xi

BAB Sekolah Menengah Pertama
1 Menggambar Flora, Fauna,

dan Alam Benda

Tujuan Pembelajaran:

Siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan berkreasi seni rupa, yaitu:
1. Mengidentikasi kekayaan dan keunikan flora, fauna, dan alam
benda Indonesia.
2. Mendeskripsikan keunikan flora, fauna, dan alam benda Indonesia.
3. Mengekspresikan diri melalui gambar flora, fauna, dan alam
benda.
4. Mengomunikasikan hasil gambar flora, fauna, dan alam benda
secara lisan.

Karakter Tarakanita (Cc5+):

Siswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai ketarakanitaan yaitu:
1. Competence, menumbuhkembangkan usaha tak kenal lelah untuk
memiliki kecakapan, kecerdasan sesuai dengan kemampuan yang
dimilikinya.
2. Celebration , menumbuhkan rasa cinta budaya dan menghargai
warisan budaya Indonesia dengan mengucap syukur.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 1

Kekayaan alam di Indonesia merupakan sumber belajar yang tidak akan pernah
habis untuk digali. Keanekaragaman flora dan fauna dapat menjadi sumber inspirasi
dalam menggambar. Selain flora dan fauna, benda-benda alam juga dapat dijadikan
sumber inspirasi dalam menggambar. Tumbuhan merupakan salah satu flora yang
sering digambar dengan menggunakan berbagai macam teknik dan bahan. Bunga
tanjung merupakan salah satu contoh flora yang melatar belakangi penciptaan batik
klasik motif truntum khas Solo. Batik motif truntum ini diciptakan Kanjeng Ratu
Kencana yang mana merupakan Permaisuri Sunan Paku Buwana III, kemunculan
motif batik ini bermula sekitar 1749-1788 Masehi. Di bawah ini ada beberapa
gambar bunga yang digambar menjadi objek atau motif batik di atas kain. Perhatikan
beberapa gambar berikut.

Tahukah kamu, gambar apa yang ada di bawah ini?

12

(https://lifestyle.okezone.com) ( https://en.tempo.co)
Bunga Truntum Komodo

3

(http://fotografiponselnewbie.blogspot.com) 2
Alam Benda

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII

1. Kamu dapat mengamati gambar flora, fauna, dan alam benda dari sumber lain
seperti internet, lingkungan sekitar rumah, majalah dan sumber belajar lainnya.

2. Kamu dapat mengamati gambar flora, fauna, dan alam benda yang berkembang
di daerahmu, namun juga dapat mengamati gambar flora, fauna, dan alam benda
dari daerah lain.

Tugas
Cermatilah contoh gambar pada halaman 3 dan berikan pendapatmu.

Nama Temukan beberapa keunikan dari gambar
gambar flora, fauna tersebut!
1.
2.
3.

Aktifitas Berdiskusi
Setelah kamu mengisi kolom tentang gambar flora, fauna, dan
alam benda diatas, berdiskusilah dengan keluargamu. Kemudian,
isilah kolom dibawah ini.

No Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan
1. Jenis flora/fauna/alam benda
2. Ciri flora/fauna/alam benda
3. Manfaat flora/fauna/alam benda

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 3

A. Pengetian Menggambar

Menggambar (Inggris: Drawing) adalah

membuat tanda-tanda tertentu di atas

permukaan dengan mengolah goresan dari

alat gambar. Sejarah menggambar setua

sejarah manusia. Orang menggambar bahkan

sebelum mereka belajar menulis. Gambar

paling awal diketahui berasal dari 30.000 (https://bobo.grid.id)
sampai 10.000 SM. Mereka ditemukan di lukisan manusia purba
dinding gua di Prancis dan Spanyol. Contoh
di dinding gua

lain dari gambar awal adalah desain yang

tergores, diukir, atau dilukis pada permukaan

alat primitif. Orang Mesir kuno (mulai sekitar

3000 SM) menghiasi dinding kuil dan makam

mereka dengan pemandangan kehidupan

sehari-hari.

Menggambar tidak hanya melibatkan aktivitas fisik semata tetapi juga

mental. Aktivitas fisik berhubungan dengan keterampilan menggunakan peralatan

menggambar sedangkan mental berhubungan dengan rasa, karsa, dan daya cipta

untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia dalam melakukan aktivitas

menggambar memerlukan media, alat serta bahan yang senantiasa berubah sesuai

dengan perkembangan zaman. Jika pada zaman purba manusia menggambar dengan

menggunakan bahan yang tersedia di alam maka pada zaman sekarang peralatan

menggambar telah diproduksi oleh pabrik sebagai komoditas ekonomi. Manusia

melalui menggambar dapat menyampaikan gagasan, ide, serta simbol sebagai salah

satu bentuk ekspresi. Jadi menggambar merupakan salah satu sarana untuk

mengekspresikan diri.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 4

B. Objek Menggambar

Menggambar tidak hanya mengandalkan imajinasi tetapi juga terkadang
memerlukan objek. Alam semesta merupakan objek yang tidak akan pernah habis
untuk digambar. Kekayaan flora, fauna, dan alam benda merupakan objek yang
dapat digambar. Keindahan flora, fauna, dan alam benda merupakan sumber
inspirasi dan eksplorasi dalam menggambar.

(Sumber: winnetnews.com) (Sumber: /id.wikipedia.org) (Sumber: artyfactory.com)

Bunga Mawar Hewan Rusa Alam Benda

C. Komposisi

Komposisi dalam menggambar dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu simetris,
asimetris dan central. Komposisi simetris menunjukkan bahwa objek dibagian kanan
bidang gambar sama atau mirip dengan objek dibagian kiri gambar. Komposisi
asimetris menunjukkan bahwa objek di bagian kanan bidang gambar tidak sama atau
tidak mirip dengan objek dibagian kiri bidang gambar tetapi terkesan menunjukkan
keseimbangan. Benda yang berwarna gelap memiliki kesan lebih berat daripada
benda yang berwarna terang. Penguasaan komposisi penting sebelum melakukan
aktivitas menggambar. Penguasaan ini akan membimbing dan mengarahkan susunan
objek dalam menggambar. Beberapa contoh komposisi dalam menggambar dapat
dilihat pada gambar di halaman berikutnya.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 5

(Sumber: senibudayaku.com) (Sumber: docplayer.info)
Komposisi simetris Komposisi asimetris

D. Teknik Menggambar

Proses menggambar sebenarnya dapat kamu mulai dengan cara yang sangat
sederhana dan mudah dilakukan. Biasakan sebelum menggambar untuk membuat
sketsa terlebih dahulu agar gambar memiliki komposisi, proporsi, dan keseimbangan
yang baik.
Beberapa tahapan yang harus dilakukan pada saat menggambar sebagai berikut:
1) Mengetahui bentuk dasar dari objek yang akan digambar.
2) Mengetahui bagian-bagian dari objek gambar.
3) Menyusun atau menyambung bagian per bagian menjadi gambar yang utuh.
4) Memberikan dimensi gelap terang baik hitam putih atau berwarna.
5) Memberi kesan untuk latar belakang.

Pertama kali menggambar sebaiknya tidak perlu tergesa gesa untuk memiliki
kemiripan bentuk sesuai dengan objekyang digambar. Kamu harus berlatih dan sabar
sampai menguasai bentuk dasar bagian-bagian dari objek yang digambar. Mulailah
berlatih dari bentuk flora, fauna, dan benda buatan manusia yang paling sederhana
dan bisa digambar.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 6

a. Teknik Menggambar Flora

Menggambar flora (tumbuh-tumbuhan) dapat memberikan pemahaman tentang
keanekaragaman, keindahan, dan keunikan objek flora yang ada di lingkungan
sekitar. Flora memiliki banyak jenis dan bentuknya. Bagian-bagian flora dapat
digunakan sebagai objek gambar, misalnya bentuk daun, bunga, dan buah. Bagian-
bagian flora ini dapat digambar secara terpisah atau digabung menjadi satu
rangkaian.

Menggambar bunga mawar dan bunga jenis lain memiliki teknik yang berbeda
walaupun sama-sama jenis bunga. Perbedaan ini disebabkan karakteristik kelopak
bunga yang berbeda. Perhatikan langkah-langkah menggambar bunga mawar di
bawah ini:

1. Gambarlah bentuk lingkaran
untuk pola bunga

2. Gambar kelopak bunga sesuaikan
dengan bentuk aslinya.

3. Tentukan titik pusat bunga
dan tempat batang yang
bertemu dengan kelopak, ini
akan membantu menemukan
posisi pusat bunga.

(Sumber: blog-senirupa.blogspot.com) 4. Berilah arsiran atau warna
Cara menggambar flora agar lipatan dan tekstur
gambar lebih berkesan hidup.

Scan kode di samping untuk belajar
ke video tutorial menggambar flora

https://www.youtube.com/watch?v=
yrMsByTjSlY&t=28s

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 7

b. Teknik Menggambar Fauna

Fauna (hewan) memiliki jenis yang berbeda-beda. Ada hewan berkaki empat
seperti sapi dan kambing. Ada hewan berkaki dua seperti ungas ayam dan burung.
Ada hewan yang hidup di air dan di darat. Ada juga hewan yang bersifat buas dan
jinak. Setiap hewan memiliki bentuk badan berbeda-beda. Kamu bisa
menggambar hewan mulai dari badannya, lalu kepala, kaki atau cakarnya. Sketsa
berupa bentuk-bentuk geometris akan membantu dan mempermudah dalam
menggambar hewan. Perhatikan contoh langkah-langkah menggambar burung
elang berikut ini.

1 Buat garis tepi untuk kepala dan
badan elang. Gambar sebuah
lingkaran untuk kepalanya, oval
besar untuk badannya.

2 Gambar garis tepi batang pohon
di bawah ovalnya.

3 Tempelkan dua oval lebih kecil
untuk kaki. Tambahkan persegi
panjang untuk membuat
ekornya.

4 Gambar detail-detail di
kepalanya, seperti mata dan
bulu-bulunya.

(Sumber:id.wikihow.com)
Menggambar-Elang

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 8

5 Buat sketsa sayap pada badan
elang.

6 Tambahkan cakar pada kaki
elang.

7 Gambar bulu-bulu di ekornya.

(Sumber: 8 Hapus garis-garis yang tidak
senibudayaku.com) diperlukan dan warnai sesuai
Komposisi simetris yang diinginkan.

Scan kode di samping untuk belajar ke video
tutorial menggambar fauna.

https://www.youtube.com/watch?v=RXQ8AGhY
mRY

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 9

c. Teknik Menggambar Alam Benda
Menggambar alam benda disebut juga menggambar bentuk. Alam benda dapat terdiri

atas benda buatan manusiadan benda yang sudah terbentuk dari alam. Alam benda
buatanmanusia dapat berupa kendi, piring, mangkuk, gelas, dan beraneka ragam bentuk
lainnya. Alam benda yang terdapat dialam seperti batu, batang kayu, air, dan awan. Pada saat
menggambar bentuk, sebaiknya kamu memperhatikan hal-hal berikut ini.
1) Proporsi bentuk benda yang akan digambar.
2) Komposisi dalam meletakkan benda.
3) Cahaya yang menyinari objek gambar dan akan membentuk bayangan.
4) Penggunaan arsiran atau warna yang akan membentuk kesan bidang tiga dimensi.
5) Penggunaan latar belakang (background).
Perhatikan contoh langkah-langkah menggambar teko berikut.

Gambarlah bentuk lingkaran

1 untuk pola bunga

2. Gambar kelopak bunga

2 sesuaikan dengan bentuk

aslinya.

3 3. Berilah warna pada hasil
gambar bunga.
Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII
(Sumber: senibudayaku.com)
Komposisi simetris

10

4 Pada segitiga di sebelah kiri,

gambarkan segi empat tepat
condong. Pada segitiga di sebelah
kanan, gambar separuh bulatan di
bahagian atas.

5 Gambar garis melengkung di

bagian bawah dengan dua garis
yang menghubungkannya ke
bulatan besar. Kemudian, buat
bujur besar di bagian atas bulatan
dan bujur kecil di dalam yang
pertama.

6 warnai lukisan kalian. Tebalkan

garis laingkaran.

(Sumber: ms.10steps.org
Desenhar-um-Bule-7090)

Cara Melukis Teko

Scan kode di samping untuk belajar ke video
tutorial menggambar alam benda.

https://www.youtube.com/watch?v=AVl4ZMYp
124&t=52s

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 11

E. Alat dan Media Menggambar

Sebagai sarana belajar menggambar, alat dan media memiliki banyak
variasi dan macamnya. Kamu bisa menggunakan pensil, pensil warna, bolpoin,
dan krayon. Setiap alat dan media tersebut memiliki karakter yang berbeda.
Beberapa macam alat dan media gambar sebagai berikut.

1. Pensil
Pensil dibedakanmenjadi dua jenis, yaitu pensil

dengan tanda ”H” dan ”B”. Pensil H memiliki sifat
keras dan cocok digunakan untuk membuat garis yang
tipis. Pensil B memiliki sifat lunak dan cocok
digunakan untuk membuat garis tebal atau hitam pekat.
Pensil H dan pensil B dibedakan dari segitingkat
kekerasan dan kepekatan hasilnya. Pensil H dan pensil
B diberi tanda angka untuk membedakan jenisnya.
Untuk pensil B, makin besar angkanya makin lunak
(Sumber: jetpens.com)
Komposisi simetris sifatnya dan makin pekat hasil goresannya. Untuk
pensil H, makin besar angkanya, makin keras sifatnya
dan makin tipis hasil goresannya

2. Pensil Warna

Pensil warna memiliki variasi warna

yang banyak menghasilkan warna lembut. Peserta

didik bisa menggunakan pensil warna untuk mewarnai

gambar dengan cara gradasi, yaitu pemberian warna

(Sumber: thesprucecrafts.com) dari arah gelap berlanjut ke arah lebih terang atau

Komposisi simetris

sebaliknya.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 12

3. Krayon (Sumber : kidsdiscover.com)
Bentuk krayon ada dua jenis yaitu pensil Krayon

dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon (Sumber: anakui.com)
ada yang berbahan lunak dan ada yang Pulpen
berbahan keras. Krayon dengan bahan lunak
tidak banyak mengandung minyak sehingga (Sumber: id.aliexpress.com)
dapat dibalurkan dengan menggunakan Kertas Gambar
tangan. Kesan warna yang dihasilkan dari
kedua jenis krayon ini dapat menimbulkan
kesan lembut maupun cerah.

4. Pulpen (ballpoint)
Selain digunakan untuk menulis bolpoin

juga dapat digunakan untuk menggambar.
Gambar yang dihasilkan memiliki karakter
kuat dan umumnya berupa arsiran.

5. Kertas Gambar
Menggambar pada dasarnya

membutuhkan kertas berwarna netral (putih,
abu-abu, atau coklat) dan dapat menyerap
atau mengikat bahan pewarna. Kertas
gambar yang dapat digunakan dengan
berbagai alat gambar misalnya kertas
padalarang. Pastel khususnya memerlukan
kertas dengan permukaan agak kasar,
misalnya kertas karton

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 13

F. Rangkuman

Kegiatan menggambar merupakan induk atau dasar dari karya seni rupa.
Menggambar merupakan aktivitas mental dan fiik yang dituangkan dalam
bentuk goresan tangan, menggunakan media dua dan tiga dimensi.
Menggambar menggunakan imajinasi dan perasaan melalui alat gambar
seperti pensil, bolpoin, krayon, dan alat lain yang dapat digunakan untuk
menulis. Objek menggambar dapat berbentuk flora (tumbuhan), fauna
(hewan), dan alam benda, baik benda buatan manusia atau benda yang berasal
dari alam. Menggambar sebaiknya dimulai dari mengamati objek yang akan
digambar, mengatur komposisi gambar, sampai dengan mewarnai hasil
gambar. Prosedur yang harus dilakukan dalam menggambar harus mengikuti
kaidah seni rupa yang lugas, imajinatif, kreatif, dan menyenangkan dengan
memperhatikan unsur-unsur seni rupa seperti titik, garis, warna, dan bidang.
Selain itu menggambar juga harus memperhatikan prinsip-prinsip seni rupa
seperti proporsi, komposisi, keseimbangan, tekstur, dan gelap terang.

G. Refleksi

Menggambar dengan tema flora (tumbuhan), fauna (hewan), dan alam benda
dapat melatih imajinasi dan mengembangkan kreativitas. Menggambar juga dapat
menambah pengetahuan tentang kekayaan alam Indonesia. Setiap daerah di
Indonesia memiliki keragaman folra dan fauna yang dapat memberikan identitas
tersendiri. Kekayaan alam ini merupakan anugerah Tuhan yang wajib kita syukuri.

Nah, sekarang kamu sudah memahami keanekaragaman hayati.
Keanekaragaman hayati tidak hanya menjadi sumber inspirasi bagi kita untuk
berkarya seni rupa, tetapi juga telah memberikan kesejahteraan secara ekonomi
bagi masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan flora dan fauna
sehingga ekosistem dapat terjaga sepanjang masa.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 14

H. Uji Kompetensi

Soal Pengetahuan (Pilihan Ganda)

1. Gambar adalah bahasa yang universal yang dikenal manusia jauh sebelum
manusia mengenal tulisan, manusia mengenal gambar sejak jaman….
A. purba
B. perang
C. primitif
D. kerajaan

2. Kegiatan mental dan fisik yang dituangkan dalam bentuk goresan tangan pada
media dua dan tiga dimensi adalah....
A. melukis
B. mengarsir
C. menggambar
D. membuat sketsa

3. Penyusunan benda-benda model pada bidang gambar termasuk seberapa besar
ukurannya dibandingkan dengan bidang gambar atau kertas gambarnya
disebut….
A. disposisi
B. komposisi
C. keseimbangan
D. sudut pandang

4. Kegiatan menggambar adalah kegiatan untuk menuangkan goresan ke dalam
kertas gambar/bidang gambar dengan….
A. menirukan
B. mengira-ngira
C. mengkhayalkannya
D. mengamati benda secara langsung

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 15

5. Obyek/model gambar yang bisa diambil dari alam antara lain yang paling benar
adalah….
A. flora dan fauna saja
B. fauna dan alam benda
C. flora, fauna, jagat raya
D. flora, fauna, alam benda

6. Dalam menggambar membutuhkan media….
A. kertas dan pensil
B. kertas dan kanvas
C. pensil dan penghapus
D. kertas, pensil dan penghapus

7. Dalam menggambar membutuhkan alat gambar.…
A. kertas dan kanvas
B. pensil, krayon, cat air
C. kanvas dan cat minyak
D. kertas dan pensil warna

8. Untuk mendapatkan perbandingan objek yang tepat pada gambar bisa dilakukan
hal-hal sebagai berikut, yaitu.…
A. membuat sketsa tipis-tipis agar mudah menghapusnya
B. membuat perbandingan pada dasar benda yang akan digambar
C. memperhatikan arah datangnya cahaya agar bisa menemukan bayangan
benda
D. membuat perbandingan antara benda yang satu dengan lainnya atau bagian
demi bagian dari benda itu

9. Pada dasarnya semua benda dapat terlihat oleh mata karena....
A. benda tersebut memiliki cahaya
B. benda tersebut mempunyai warna
C. benda tersebut mempunyai bentuk
D. benda tersebut memantulkan cahaya

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 16

10. Untuk mengurangi tingkat kesalahan yang fatal pada gambar kita maka langkah
berikut adalah yang paling tepat....
A. menyiapkan penghapus
B. membuat arsiran lebih tebal
C. menyiapkan kertas pengganti
D. mengawali dengan pensil keras (Hard)

Soal Pengetahuan (Uraian)
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan komposisi pada seni rupa?
2. Mengapa komposisi penting dalam menggambar atau melukis?

Keterampilan
Setelah membaca konsep tentang gambar flora dan fauna, praktikkan sesuai
dengan perintah di bawah ini.
Buatlah gambar dengan memilih tema berikut.
1. Flora.
2. Fauna.
3. Alam benda.
Buatlah gambar dengan tema sesuai pilihanmu dengan ketentuan sebagai
berikut.
1. Kerjakan dikertas gambar A3.
2. Kerjakan berdasarkan pengamatan langsung terhadap obyek yang dipilih.
3. Gambar diwarnai dengan pensil warna dan memiliki kesan gelap dan terang

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 17

BAB Sekolah Menengah Pertama
2 Menggambar Ragam Hias

Tujuan Pembelajaran:

Siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan berkreasi seni rupa, yaitu:
1. menjelaskan keragaman pada ragam hias indonesia,
2. mengidentifikasi keunikan ragam hias indonesia,
3. mengeksplorasi ragam hias flora, fauna, dan geometris dalam
bentuk gambar.
4. mengomunikasikan hasil karya ragam hias baik secara lisan maupun
tulisan.

Karakter Tarakanita (Cc5+):

Siswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai ketarakanitaan yaitu:
1. Competence, menumbuhkembangkan usaha tak kenal lelah untuk
memiliki kecakapan, kecerdasan sesuai dengan kemampuan yang
dimilikinya.
2. Celebration , menumbuhkan rasa cinta budaya dan menghargai
warisan budaya Indonesia dengan mengucap syukur.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 18

Flora dan fauna di Indonesia sangat kaya dan beragam. Setiap daerah memiliki
kekayaan flora dan fauna, hal ini menjadikannya ciri atau simbol suatu daerah.
Kekayaan flora dan fauna oleh masyarakat diabadikan pada bentuk-bentuk ragam
hias. Ragam hias flora dan fauna dapat dijumpai pada bangunan atau arsitektur
rumah-rumah adat daerah. Ragam hias tersebut digunakan sebagai simbol yang
memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Ragam hias flora dan fauna dibuat menggunakan
bahan dan ateknik yang berbeda. Ragam hias ada yang dibuat di atas kayu, kain,
kulit, dan serta tembaga. Amatilah beberapa gambar ragam hias di bawah ini.

12

34

56

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 19

Setelah kalian mengamati gambar di atas, jawablah beberapa pertanyaan
berikut ini:
1. Apa saja faktor yang dapat mendukung keindahan gambar ragam hias di atas?
2. Kesimpulan apa yang dapat kamu berikan pada gambar ragam hias di atas?

Tugas
Cermatilah contoh gambar pada halaman 3 dan berikan pendapatmu.

No. Jenis dan Bahan
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Aktifitas Berdiskusi
Setelah kamu mengisi kolom tentang ragam hias di atas lalu
diskusilah dengan teman-teman kemudian, isilah kolom di
bawah ini.

No Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan
1. Jenis ragam hias
2. Media gambar ragam hias
3. Teknik menggambar ragam hias

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 20

A. Pengetian Ragam Hias

Ragam hias atau ornamen merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah
berkembang sejak zaman prasejarah. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki
banyak ragam hias. Ragam hias di Indonesia dipengaruhi oleh faktor lingkungan
alam, flora dan fauna, serta budaya masing masing daerah. Keinginan untuk
menghias merupakan naluri atau insting manusia. Selain itu, pembuatan ragam hias
juga didasarkan atas kebutuhan masyarakat baik yang bersifat praktis maupun yang
terkait dengan kepercayaan atau agama. Ada ragam hias memiliki makna simbolis
karena mengandung nilai-nilai budaya masyarakat pendukungnya.

Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan stilasi (penggayaan) dengan
menyederhanakan bentuk objek yang menjadi sumbernya dengan pertimbangan
keindahan. Selain itu, gambar hias juga harus disesuaikan dengan fungsinya.

(Sumber: id.wikipedia.org) (Sumber: gambarhewan.pro)
Burung Elang Botak Gambar Stilasi Elang

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 21

B. Motif Ragam Hias

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk-bentuk flora
(vegetal), fauna (animal), figural (manusia), dan bentuk geometris. Ragam hias
tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi.

1. Ragam Hias Flora (vegetal)

Flora sebagai sumber objek motif ragam

hias dapat dijumpai hampir diseluruh pulau di

Indonesia. Ragam hias dengan motif flora

(vegetal) mudah dijumpai pada barang-barang

seni, seperti batik, ukiran, kain sulam, kain

tenun, dan bordir. (Sumber: nurfasta.com)
2. Ragam Hias Fauna (Animal) motif batik bunga teratai pada

media tekstil

Bentuk motif animal dapat dibuat berdasarkan berbagai jenis binatang,

misalnya burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam. Dalam membuat ragam hias, motif

hias animal bisa digabung dengan motif hias vegetal atau motif geometrik. Sebagai

contoh, untuk menggambar ragam hias dengan motif burung, dilakukan langkah-

langkah berikut:

a. Membuat gambar kontur burung dengan

penggayaan tertentu sebagai pola gambar

ragam hias.

b. Membuat garis-garis atau bentuk motif

tambahan (misalnya motif vegetal) untuk

mengisi pola tersebut.

c. Selesaikan gambar dengan mengisi bidang- (Sumber: iwarebatik.org)
bidang dengan warna yang menarik. Ragam hias fauna motif burung

Cendrwasih

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 22

Motif ragam hias daerah di Indonesia (Sumber: gambar-
banyak menggunakan hewan sebagai objek patung.blogspot.com)
ragam hias. Daerah-daerah tersebut seperti Ragam hias campuran flora dan
Yogyakarta, Bali, Sumatera, Kalimantan, fauna pada media kayu, dengan
Sulawesi, dan Papua. Motif ragam hias fauna
di daerah tersebut dapat dijumpai pada hasil teknik ukir
karya batik, ukiran, sulaman, anyaman,
tenun, dan kain bordir.

Ragam hias bentuk fauna dapat
dijadikan sarana untuk memperkenalkan
kearifan lokal daerah tertentu di Indonesia
seperti burung cendrawasih di Papua,
komodo di Nusa Tenggara Timur, dan gajah
di Lampung

3. Ragam Hias Geometris (Sumber:
Ragam hias geometris merupakan i.ytimg.com/vi/ETRRRsiMdI8/hqdef

motif hias yang dikembangkan dari bentuk- ault.jpg)
bentuk geometris dan kemudian digayakan Ragam hias geometris
sesuai dengan selera dan imajinasi
pembuatnya. Gaya ragam hias geometris
dapat dijumpai di seluruh daerah di
Indonesia,
seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi, dan Papua. Ragam hias geometris
dapat dibuat dengan menggabungkan bentuk-
bentuk geometris ke dalam satu motif ragam
hias.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 23

4. Ragam Hias Figuratif (Sumber:youtube.com/watch?v=
Bentuk ragam hias figuratif berupa 3TJvKDPpJlA)

objek manusia yang digambar dengan Ragam Hias Figuratif
mendapatkan penggayaan bentuk. Ragam
hias figuratif biasanya terdapat pada bahan
tekstil maupun bahan kayu, yang proses
pembuatannya dapat dilakukan dengan cara
menggambar.

C. Pola Ragam Hias

Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang
diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan
dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki
keseimbangan. Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya
seperti persegi empat, zig-zag, garis silang, segitiga, dan lingkaran. Pola
bidang tersebut merupakan pola geometris yang bentuknya teratur.
Bentuk lain dari pola geometris adalah dengan mengubah susunan pola
ragam hias menjadi pola ragam hias tidak beraturan dan tetap
memperhatikan segi keindahan.

(Sumber: tokatekizi48.blogspot.com) 24
Pola ragam hias

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII

D. Teknik Menggambar Ragam Hias

Gambar ragam hias sangat bervariatif, ada yang diambil dari flora, fauna,
manusia, dan bentuk-bentuk geometris. Bentuk gambar ragam hias, dapat berupa
pengulangan maupun sulur-suluran. Pada saat kamu ingin menggambar ragam hias
ada beberapa aturan yang harus diperhatikan, sebagai berikut:
1. Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan digambar.
2. Persiapkan alat dan media gambar.
3. Tentukan ukuran pola gambar yang akan dibuat.
4. Buats ketsa disalah satu kotak/bidang yang telah dibuat sebelumnya.
5. Buat bentuk yang sama (bisa dijiplak) pada bidang yang lain.
6. Warnai gambar

(Sumber:youtube.com/watch?v= (Sumber: image.freepik.com/free-
3TJvKDPpJlA) vector/geometric-pattern-in-batik-

Pola ragam hias flora tidak style_23-2147614092.jpg)
beraturan Pola ragam hias flora beraturan

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 25

1. Menggambar Ragam Hias Flora (vegetal)

Ragam hias flora dapat kamu lihat di berbagai macam benda atau barang.
Gambar ragam hias flora memiliki bentuk dan pola yang beraneka ragam. Setiap
daerah di Indonesia memiliki ragam hias flora dengan ciri khasnya masing-masing.
Kamu sekarang bisa menggambar ragam hias dengan mudah. Kamu bisa
menggunakan pola pengulangan maupun sulur-suluran. Ragam hias dapat diambil
dari objek daun tunggal, lalu dapat distilasi sesuai dengan imajinasi dan
kreativitasmu. Menggambar objek daun tunggal dapat dilakukan dengan beberapa
tahapan sebagai stilasi dari dibawah ini

1 Buatlah pola ragam hias

yang akan digambar.
Perhatikan komposisi
pola ragam hiasnya.

2

Tetapkan letak objek
gambar pada tempat
yang sudah
ditentukan.

3 Lengkapi gambar

dengan pensil
warna.

(Sumber:Doc. pribadi)
Ragam hias flora

(Sumber:pngwing.com) Scan kode di samping untuk
Ragam hias flora belajar ke video tutorial
menggambar ragam hias flora
Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII
https://www.youtube.com/watch?v
=zSnJTKl906E

26

2. Menggambar Ragam Hias Fauna

Bentuk ragam hias fauna memiliki keindahan dan keunikan yang sama
dengan ragam hias flora. Jenis fauna yang biasa diambil sebagai objek gambar
ragam hias, yaitu burung, gajah, cicak, ikan, dan ayam. Ragam hias fauna bisa
digabung dengan ragam hias flora atau hanya sejenis saja.

Beberapa tahapan dalam menggambar ragam hias fauna sebagai berikut:

a) Tentukan jenis fauna yang akan dibuat gambar ragam hiasnya.

b) Buatlah pola gambar ragam hiasnya.

c) Berilah warna pada hasil gambar ragam hiasnya.pat dilakukan dengan beberapa
tahapan sebagai stilasi dari dibawah ini

12 3 4

1.Membuat 2. Melengkapi 3. Menambahkan 4. Menyelesaikan
gambar bulatan gambar dengan garis-garis untuk dengan mengisi
besar dan kecil bentuk sayap, menghias bagian bidang-bidang
sebagai badan ekor, kaki, ekor dan sayap. dengan warna
dan kepala jambul, mata, yang menarik.
burung. dan paruh.

(Sumber: Dok. Kemdikbud)
Ragam hias fauna

Scan kode di samping untuk belajar ke video tutorial
menggambar ragam hias fauna
https://www.youtube.com/watch?v=adXpsLE2rWg

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 27

3. Menggambar Ragam Hias Geometris

Ragam hias geometris merupakan motif hias yang dikembangkan dari bentuk-bentuk
geometri, misalnya segitiga, segi empat, dan lingkaran. Penggunaan motif geometris
dapat dijumpai di berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi, dan Papua. Ragam hias geometris dapat dibuat dengan menggabungkan
bentuk-bentuk geometris.

1 1. Buatlah ukuran pola

bidang gambar

geometris berupa

garis-garis

menyilang

2 2. buatlah gambar

geometris dengan

menambahkan

objek gambar

berupa bidang elips

3

3. Mewarnai ragam
hias geometris

(Sumber:Doc. pribadi)
Ragam hias geometris

Scan kode di samping untuk belajar ke video tutorial
menggambar ragam hias flora

https://www.youtube.com/watch?v=ETRRRsiMdI8

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 28

4. Menggambar ragam hias manusia (figuratif)

Motif hias figuratif menggunakan motif manusia (Sumber:
yang digambar dengan penggayaan tertentu. Motif parijahan1durrani.blogspot.com)
hias ini misalnya digunakan pada karya tekstil Ragam hias figuratif motif Suku
maupun karya kayu, yang dibuat dengan teknik
menggambar atau mengukir. Motif manusia Dayak
misalnya ditemukan di Jawa, Bali, dan Papua.

(Sumber: Dok. Kemdikbud)
Ragam hias manusia daerah Papua

Scan kode di samping untuk belajar
ke video tutorial menggambar
ragam hias figuratif
https://www.youtube.com/watch?v=
UlZjKj_n6Bc

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 29

E. Rangkuman

Pola gambar ragam hias teratur memiliki ukuran pola yang sama. Beberapa
daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Madura,
dan Papua memiliki pola ragam hias menggunakan pola yang teratur. Pada pola
ragam hias yang tidak teratur, ragam hias dibuat lebih ekspresif dan dinamis.

Menggambar ragam hias bagi sebagian masyarakat Indonesia bertujuan
sebagai penghormatan kepada roh nenek moyang atau mencari keselamatan hidup
misalnya pada gambar ragam hias bentuk manusia. Menggambar ragam hias bentuk
manusia dapat diberi warna hijau, biru, dan dibuat secara utuh atau diambil bagian
tubuh tertentu saja seperti bagian muka. Gambar ragam hias dapat dibuat dengan
cara disederhanakan atau dilebih-lebihkan. Gambar ragam hias dapat dijumpai pada
pinggiran rumah adat daerah, kain batik, atau benda-benda kerajinan lainnya. Warna
yang digunakan biasanya memiliki ciri khas dan memiliki makna simbolik.

F. Refleksi

Menggambar ragam hias flora, fauna, geometris, dan manusia memberikan
pengetahuan tentang keanekaragaman budaya rupa dan kearifan lokal tentang
kehidupan masyarakat penggunanya. Keragaman bentuk ragam hias ini
menunjukkan pada kita bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang tak
ternilai harganya.

Kegiatan menggambar ragam hias dapat memupuk sikap menghargai,
menghayati, dan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap
kelestarian budaya daerah khususnya ragam hias. Dengan mengenal ragam hias
dari berbagai daerah, kita bisa lebih arif dan bijaksana dalam memelihara
hubungan sosial dan lingkungan.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 30

G. Uji Kompetensi

Soal Pengetahuan (Pilihan Ganda)

1. Suatu bentuk dasar dari hiasan yang pada umumnya dijadikan pola secara
berulang-ulang pada suatu hasil karya seni atau kerajinan disebut .........
A. Ragam hias
B. Ragam Lukis
C. Ragam Rupa
D. Ragam Budaya

2. Bentuk ragam hias figuratif biasanya memakai objek ......
A. Tumbuhan
B. Manusia
C. Hewan
D. Fauna

3. Nama lain dari ragam hias tanaman yaitu ....
A. Vegetal
B. Animal
C. Building
D. Manusia

4. Ragam hias berupa objek burung cendrawasih berasal dari daerah...
A. Kalimantan
B. Sulawesi
C. Papua
D. Jawa

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 31

G. Uji Kompetensi

5. Gambar terkesan kaku walau tetap indah, polanya teratur dan terukur,
mengembangkan dari bentuk-bentuk abstrak, seperti garis, lingkaran, atau
segitiga merupakan ciri dari ragam hias…
A. Flora
B. Fauna
C. Figuratif
D. Geometris

6. Menggambar ragam hias dapat dilakukan dengan menyederhanakan bentuk
objek dengan pertimbangan keindahan ini adalah pengertian dari....
A. Stilasi
B. Deformasi
C. Geometris
D. Simetris

7. Motif ragam hias dapat dijumpai pada hasil karya berupa..
A. Patung, anyaman, tenun dan lukisan
B. Makrame, sulam, anyaman dan gambar
C. Lukisan, batik, sulam dan origami
D. Batik, ukiran, anyaman dan tenun

8. Ragam Hias berupa motif flora, fauna, dan geometris yang diterapkan diatas
kain dengan menggunakan canting dan bahan malam kemudian diwarnai dan
dilorod adalah....
A. Batik Jumputan
B. Batik Tulis
C. Batik Lukis
D. Batik cap

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 32

G. Uji Kompetensi

9. Ragam hias yang diterapkan pada kayu dan batu dibuat dengan teknik....
A. Dipahat
B. Disulam
C. Dijahit
D. Diceta

10. Ragam hias pada kain dibuat dengan teknik, kecuali...
A. Diukir
B. Dilukis/ditulis
C. Disulam
D. Dibordir

Soal Pengetahuan (Uraian)
1. Apa yang dimaksud dengan ragam hias? jelaskan.
2. Mengapa setiap daerah memiliki corak ragam hias yang berbeda?

Keterampilan

1. Buatlah gambar ragam hias dengan memilih tema berikut.
A. Flora.
B. Fauna.
C. Geometris
D. Figuratif

Kerjakan dikertas gambar A3. dengan ukuran gambar 25 cm x 30 cm
Gambar diwarnai dengan pensil warna, crayon, atau spidol

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 33

BAB BERNSYEANNIYLIUUKNISISONO
3

TUJIAN PEMBELAJARAN :

Peserta didik diharapkan agar ;
3.1.1. Menjelaskan pengertian bernyanyi unisono
3.1.2. Menjelaskan manfaat teknik vokal dalam bernyanyi secara unisono
3.1.3. Menyebutkan 3 teknik pernafasan
3.1.4. Menjelaskan 4 hal yang harus diperhatikan dalam teknik vokal
4.1.1. Menyanyikan lagu Kici – Kicir (daerah ) / nasional menggunakan tehnik
pernafasan dada dan pernafasan perut
4.1.2. Menyanyikan lagu Kicir – Kicir ( daerah ) / nasional secara unisono
dengan teknik vokal (frasering, intonasi, artikulasi dan ekspresi )
4.1.3. Menampilkan lagu secara unisono dengan teknik vokal yang benar

KARAKTER YANG AKAN DICAPAI :

1) Peserta didik dapat memperjuangkan dan menghargai hasil yang diperoleh
dalam melakukan suatu karya (Competence).
2) Peserta didik mampu melakukan hal – hal yang baru dengan penuh kreatif
(Creativity).

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 34

Tahukah kamu, gambar apakah
yang ada di bawah ini?

• Perhatikan gambar ini dengan baik !

Paduan Suara SMP Tarakanita 5 Jakarta Selatan

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 35

A. PENGERTIAN BERNYANYI UNISONO

Bernyanyi adalah bermusik dengan menggunakan organ suara atau melantunkan
suara dengan nada – nada yang beraturan.
UNI adalah satu, sedangkan SONO adalah suara.
Teknik bernyanyi dimana satu suara atau satu nada yang dinyanyikan oleh
banyak orang secara bersama – sama.
Bernyanyi secara unisono membutuhkan kerjasama antara anggota kelompok
karena jika berbeda sendiri suaranya akan tidak terlihat bagus.

B. TEKNIK DALAM BERNYANYI UNISONO
Ada beberapa teknik yang harus dilakukan dalam bernyanyi yaitu :
1) Intonasi
2) Artikulasi
3) Phrasering
4) Pernafasan
Dalam teknik bernyanyi dengan baik diperlukan beberapa teknik – teknik, agar
dalam bernyanyi tidak menimbulkan beberapa hal yang tidak baik , dalam sikap,
mengolah dan mengatur pada saat bernyanyi dengan sebaiknya.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 36

A. PENGERTIAN BERNYANYI UNISONO

Bernyanyi adalah bermusik dengan menggunakan organ suara atau melantunkan
suara dengan nada – nada yang beraturan.
UNI adalah satu, sedangkan SONO adalah suara.
Teknik bernyanyi dimana satu suara atau satu nada yang dinyanyikan oleh
banyak orang secara bersama – sama.
Bernyanyi secara unisono membutuhkan kerjasama antara anggota kelompok
karena jika berbeda sendiri suaranya akan tidak terlihat bagus.

B. TEKNIK DALAM BERNYANYI UNISONO
Ada beberapa teknik yang harus dilakukan dalam bernyanyi yaitu :
1) Intonasi
2) Artikulasi
3) Phrasering
4) Pernafasan
Dalam teknik bernyanyi dengan baik diperlukan beberapa teknik – teknik, agar
dalam bernyanyi tidak menimbulkan beberapa hal yang tidak baik , dalam sikap,
mengolah dan mengatur pada saat bernyanyi dengan sebaiknya.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 37

1. INTONASI
Arti dari intonasi adalah merupakan lagu kalimat yang meliputi nada atau tinggi
dan rendahnya lagu kalimat, dan dinamik atau keras dan lemahnya lagu
kalimat. Intonasi yang kurang tepat bisa menyebabkan kesalahan dalam
penyampaian nada. Untuk itu perlu memahami intonasi dalam pembawaan
lagu, sehingga lagu setiap kalimat dapat tersampaikan dengan nada – nada yang
tepat.
Untuk mendapatkan intonasi yang baik, bisa memperhatikan nada – nada
berikut secara berulang – ulang.

https://ikithink.wordpress.com/2013/10/23/cara-mudah-belajar-not-balok-pt-
3/

2. ARTIKULASI
Pengertian artikulasi adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
Faktor – faktor yang diperlukan dalam mendapatkan artikulasi dengan baik
adalah sikap badan yang tegap, posisi mulut yang benar, latihan vokalis,
pembentukkan bunyi vokal, dan pembentukan bunyi konsonan.
Artikulasi yang benar dalam pengucapan yaitu huruf A, I, U, E, O.

https://belajarcerita.com/2018/05/15/artikulasi-dan-vocal-topik-4/ 38

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7


Click to View FlipBook Version