The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by mazmurnusantararaya, 2021-07-20 08:21:02

8. E-book SENI BUDAYA SMP Kelas VII

8. E-book SENI BUDAYA SMP Kelas VII

3. PRAHSERING
Dalam bernyanyi diperlukan juga teknik phrasering untuk menampilkan yang
terbaik. Prahsering adalah aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar
sehingga mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah – kaidah yang berlaku.

4. PERNAFASAN

Ada 3 teknik pernafasan dalam menyanyi yaitu :

1) Pernafasan dada : teknik yang dipakai untuk pengambilan nada rendah.
Namun, kelemahannya penyanyi akan mudah kehabisan nafas sehingga
kurang baik untuk digunakan saat bernyanyi.

2) Pernafasan perut : dengan mengambil nafas dari perut saat bernyanyi dan
akan menghasilkan suara yang sangat keras.

3) Pernafasan diafragma : teknik bernyanyi yang sangat baik untuk bernyanyi
karena dapat mengambil nafas dengan sebanyak – banyaknya dan
mengeluarkan secara perlahan dan teratur.

https://pelajarindo.com/teknik-pernapasan/ 39
Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7

Dalam bernyanyi ini, sangat diperlukan teknik vokal yang baik
Latihan vokal dapat dilakukan saat bernyanyi, dengan melakukan eksplorasi
dengan model lagu yang sudah dikenal dan juga dengan konsep musiknya.
Menyanyi merupakan aktivitas yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan
saja.
Dengan bernyanyi kita bisa merasa terhibur dan menjadi fresh dalam melakukan
kegiatan apa saja dalam menyanyikan satu sebuah lagu yang juga disenangin.
Seperti contoh pada lagu nasional ini :

http://ilmupopuler336.blogspot.com/2019/07/lirik-lagu-bagimu-negeri-
lengkap.html

C. MELATIH VOKAL
Latihan vokal dapat dilakukan saat bernyanyi, dengan melakukan eksplorasi
dengan model lagu yang sudah dikenal dan juga dengan konsep musiknya.
Seperti pada lagu daerah / maupun nasional yang ada disini.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 40

Perhatikan lagu daerah / nasional berikut ini:

https://tunas63.wordpress.com/2009/06/09/not-angka-dan-not-balok-lagu-
kicir-kicir/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 41

https://tunas63.wordpress.com/2009/10/01/burung-tantina-lagu-daerah-

maluku/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 42

https://kelaspelajaronline.web.app/70-lagu-hari-merdeka-menggunakan-
tangga-nada.html

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 43

https://id.wikipedia.org/wiki/Satu_Nusa_Satu_Bangsa

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 44

D.AKTIVITAS BERDISKUSI :
Silahkan peserta didik berdiskusi tentang judul lagu daerah, dan asal lagu daerah
yang kalian ketahui, kemudian buatlah tabel yang isinya, identifikasi lagu
beserta alat musik, karakteristik gaya musik daerah dan tokoh musik daerah.
Setelah ini langsung berdiskusi dengan teman – teman kelompoknya.

E. RANGKUMAN
Seni Budaya dapat kita nikmati, lestarikan, dan promosikan ke semua pihak
sehingga dapat memperoleh kesejahteraan bersama. Kita sebagai Bangsa
Indonesia bangga akan budaya yang ada di Indonesia yaitu berupa lagu daerah,
nasional yang kita dapat nyanyikan secara bersama – sama, kemudian dengan
ada ras, suku budaya lainnya dalam negara kita sendiri. Praktek bernyanyi satu
suara, dikenal dengan sebutan Unisono. Agar mutu suara baik dan dapat
dinikmati dalam bernyanyi, sebaiknya organ suara perlu dipelihara dengan baik.
Begitu juga teknik – teknik yang dapat dilakukan dengan proses yang baik pula.

F. REFLEKSI

Pada hakikatnya kita mempunyai sura yang indah pada diri kita masing –
masing. Karena Tuhanlah, kita dapat memiliki suara yang indah dan
menarik.Rasa syukur inilah yang dapat kita pergunakan dengan sebaik –
baiknya, karena ada juga beberapa orang tidak bisa mengeluarkan suara, tetapi
bisa untuk mendengar dan menyanyi dari dalam hati mereka sendiri. Berbicara
atau bersuara juga bernyanyi memerlukan pernafasan yang baik, sehingga dapat
dilakukan dengan cara berolah raga dengan secukupnya. Untuk itu mari
bertanggung jawab , adanya motivasi dalam diri sendiri, serta menjaga anugerah
Tuhan dalam bentuk pernafasan yang dilakukan dengan cara hidup sehat.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 45

G. SOAL LATIHAN
PENGETAHUAN
Jawablah pertanyaan dibawah ini !
1. Apakah yang dimaksud dengan unisono ?
2. Teknik – teknik apa saja yang digunakan dalam bernyanyi ?
3. Pernafasan apa yang digunakan dalam bernyanyi dengan teratur dan baik ?

KETERAMPILAN
Nyanyikanlah salah satu lagu daerah / nasional yang kalian kuasai dengan
teknik bernyanyi yang benar !

H. UJI KOMPETENSI BAB 3

I. PILIHAN GANDA
1. Bernyanyi dengan satu suara merupakan pengertian dari ….
A. arransemen
B. paduan suara
C. vokal group
D. unisono

2. Dalam bernyanyi ada yang disebut dengan istilah intonasi. Intonasi adalah
….
A. tinggi rendahnya nada yang tepat
B. penggalan kata yang tepat
C. pengucapan kata yang tepat
D. menggetarkan nada di akhir kalimat

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 46

3. Teknik pernafasan yang baik untuk menyanyi adalah ….
A. dada
B. diafragma
C. perut
D. bahu
4. Lagu yang menggambarkan keberadaan situasi, dan kondisi suatu daerah
disebut lagu ….
A. dangdut
B. wajib
C. nasional
D. daerah
5. Teknik memproduksi suara yang baik dan pengucapannya jelas, nyaring dan
merdu disebut ….
A. penghayatan
B. instrumental
C. musikal
D. artikulasi

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 47

6. Penyanyi yang baik hendaknya dapat membawakan lagu sesuai dengan isi dan
jiwa yang ingin disampaikan. Hal tersebut dikenal dengan istilah ….
A. akting
B. pementasan
C. pembawaan
D. diafragma
7. Lagu Bubuy Bulan, Manuk Dadali, Cing Cangkeling dan Tokecang berasal
dari ….

A. Sumatera Barat
B. Jakarta
C. Jawa Barat
D. Jawa Tengah
8. Di bawah ini yang bukan merupakan lagu yang berasal dari provinsi Jawa
adalah ….
A. Manuk Dadali
B. Anak Kambing Saya
C. Warung Pojok
D. Bubuy Bulan
9. Berikut yang bukan termasuk teknik pernafasan dalam bernyanyi adalah
pernafasan ….
A. dada
B. perut
C. tenggorokkan
D. diafragma

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 48

10. Suatu gejala bunyi yang dikembalikan dari suatu ruangan, semacam gema
yang timbul karena adanya ruangan berbanding keras sehingga dapat
memantulkan suara disebut ….

A. intonasi
B. resonansi
C. artikulasi
D. vibrasi

II. URAIAN
1. Sebutkan 3 lagu daerah beserta dengan asalnya !
2. Bagaimanakah sikap badan yang benar dalam bernyanyi unisono ?
3. Apakah arti dari phrasering dalam terknik bernyanyi unisono ?

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 49

BAB BERNYANSYEINDIELUNKGIASN LEBIH
4 SATU SUARA

TTUUJJUUAANN PPEEMMBBEELLAAJJAARRAANN ::
Peserta didik diharapkan agar ;
3.1.1. Mengidentifikasi bentuk – bentuk paduan suara maupun vokal group.
3.1.2. Mendeskripsikan bentuk – bentuk paduan suara maupun vokal group.
4.1.1. Menampilkan lagu – lagu dalam bentuk paduan suara maupun vokal
group.
4.1.2. Mengkomunikasikan penampilan paduan suara maupun vokal group
secara lisan dan tertulis..

KARAKTER YANG AKAN DICAPAI :

1) Peserta didik dapat memperjuangkan dan menghargai hasil yang diperoleh dalam
melakukan suatu karya (Competence).
2) Pesrta didik mampu melakukan hal – hal yang baru dengan penuh kreatif (Creativity).

3. Peserta didik berani, tangguh dan berdaya juang dalam mengahadapi kesulitan dalam
menghasilkan karya. ( Conviction).

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 50

Paduan Suara SMP Tarakanita 5 Jakarta Selatan

A. BERNYANYI LEBIH DARI SATU SUARA
Bernyanyi merupakan aktivitas yang sering dilakukan oleh semua orang. Teknik
bernyanyi memiliki peran yang sangat penting dalam kualitas suara dan
berpenampilan. Penampilan dalam menyanyi selain dilakukan secara individu
dapat juga dilakukan secara paduan suara / vokal grup. Jika penampilan
dilakukan secara perorangan maka teknik yang dimiliki haruslah kuat sehingga
karakter yang ditampilkan akan menjadi ciri penyanyi tersebut.
Pastilah kita mengenal istilah – istilah lain dalam bernyanyi selain paduan suara
maupun vokal group.

Vokal Grup adalah kumpulan beberapa penyanyi yang tergabung dan
menyanyikan lagu dengan ketinggian suara yang berbeda, antara lain sopran,
alto, bass, tenor. Sopran dan alto merupakan jenis suara untuk wanita.
Sedangkan bass dan tenor merupakan jenis suara pada laki-laki.
Menyanyikan lagu secara vokal grup memerlukan kerjasama dengan teman.
Menyanyi secara secara vokal grup tidak boleh saling menonjolkan diri karena
menyanyi secara secara vokal grup dalam satu suara. Kekompakan, saling
menghargai teman, santun, bertanggung jawab serta peduli terhadap sesama
merupakan kunci keberhasilan dalam menyanyi secara vokal grup.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 51

Paduan suara atau biasa disebut koor berasal dari kata suara yang terpadu yang
terdiri dari paduan suara besar atau kecil. Dengan demikian paduan suara
adalah bernyanyi secara serentak, terpadu dengan keselarasan volume yang
baik dan terkontrol, mengikuti keselarasan harmoni. Paduan suara kecil yang
anggotanya 12 sampai dengan 28 orang dan paduan suara lebih dari 28 orang.
Vokal grup biasanya terdiri dari 3 sampai dengan 12 orang yang menyanyikan
lebih dari satu suara. Kunci keberhasilan menyanyi dalam bentuk vokal grup
tidak hanya ditentukan oleh suara yang baik tetapi juga diperlukan rasa
tanggung jawab, kerjasama, santun serta peduli terhadap anggota kelompok.

B. TEKNIK DALAM BERNYANYI PADUAN SUARA / VOKAL
Beberapa teknik bernyanyi yang biasa digunakan antara lain adalah sebagai
berikut:
1. Akapela merupakan suatu teknik bernyanyi yang biasanya dilakukan secara
berkelompok tanpa diiringi alat musik. Seni musik ini merupakan musik dari
suara mulut yang meniru suara alat-alat musik lainya seperti gitar, drum, perkusi
dan lain sebagainya. Akapela memiliki keunikan tersendiri yaitu memiliki
keharmonian dan persatuan nada indah.

2. Nasyid berasal dari bahasa Arab ansyada-yunsyidu yang artinya
bersenandung. Nasyid iasanya berisi pujian kepada Allah, kata-kata nasihat,
kisah para nabi, dan yang berkaitan dengan dengan Islam lainnya. Nasyid
biasanya dinyanyikan secara akapela atau dengan diiringi gendang.

3. Lagu kanon adalah lagu yang dinyanyikan oleh dua atau lebih kelompok
penyanyi dinyanyikan dengan melodi saling kejar-mengejar atau bersahut-
sahutan.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 52

C. BERLATIH LAGU KANON
Lagu bentuk kanon sering ditampilkan pada kegiatan kepramukaan, oleh karena
itu kamu pasti pernah mengenalnya. Lagu kanon biasanya dinyanyikan susul-
menyusul. Kelompok pertama memulai dengan baris pertama sedangkan
kelompok yang lain memulai setelah kelompok pertama selesai menyanyikan
baris pertama dan kelompok kedua baru memulainya. Sehingga susul-menyusul
sampai selesai.
Beberapa lagu yang biasanya dibawakan dengan teknik kanon antara lain lagu
Anak Kambing Saya, Burung Kakak Tua, Bapak Yakob (Lagu Are You
Sleeping), Wakashima kanon (Still Doll), Gelang Sipaku Gelang.

Contoh lagu berbentuk kanon adalah lagu berikut :

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 53

D. LATIHAN VOKAL
Agar mutu suara baik sebaiknya harus melakukan latihan olah vokal dan
menerapkan pernapasan diafragma. Teknik vokal yang baik, tentu memerlukan
latihan olah vokal dan menerapkan pernapasan diafragma. Pernafasan, adalah
usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan
dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan. Pernafasan di bagi
tiga jenis, yaitu :
1. Pernafasan Dada : cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
2. Pernafasan Perut : udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam
menyanyi, karena akan cepat lelah.
3. Pernafasan Diafragma : adalah pernafasan yang paling cocok digunakan
untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur
pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vokal yang baik.

https://ikithink.wordpress.com/2013/10/23/cara-mudah-belajar-not-balok-
pt-3/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 54

E. LATIHAN VOKAL GROUP DAN PADUAN SUARA
Menyanyi secara vokal grup merupakan cara bernyanyi dalam kelompok kecil.
Pada praktiknya menyanyi dengan vokal grup dapat dilakukan secara bergantian
antar anggota vokal grup. Menyanyi secara unisono merupakan cara bernyanyi
secara berkelompok dengan satu suara. Menyanyi secara unisono merupakan
tahap awal sebelum menyanyi dengan paduan suara yang merupakan perpaduan
suara 1, suara 2 atau suara 3.

1. Latihan Lagu Dua Suara
Latihan lagu dua suara dapat dilakukan dalam dua kelompok. Kelompok pertama
menyanyikan melodi suara pertama dan kelompok kedua menyanyikan melodi
suara kedua. Kelompok pertama adalah kelompok perempuan, dan kelompok
kedua adalah kelompok laki-laki. Contoh lagu yang dapat dibawakan dengan dua
suara adalah lagu Serumpun Padi.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 55

https://tunas63.wordpress.com/2008/11/11/partitur-paduan-suara-
serumpun-padi-maladi/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 56

https://tunas63.wordpress.com/2008/11/01/paduan-suara-lagu-daerah-
gundul-pacul/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 57

2. Latihan Lagu Tiga Suara
Latihan lagu tiga suara dinyanyikan dalam tiga kelompok. Melodi suara pertama
dinyanyikan oleh kelompok perempuan dengan suara tinggi, kelompok kedua oleh
kelompok perempuan dengan suara rendah, kelompok ketiga oleh laki-laki. Bila siswa
perempuan sedikit, melodi suara satu dinyanyikan oleh kelompok perempuan, suara
kedua oleh laki-laki dengan suara tinggi, kelompok tiga oleh laki-laki dengan suara
rendah. Seperti contoh lagu berikut ini :

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Partitur_Bangun_Pemudi_Pemuda.jpg

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 58

https://tunas63.wordpress.com/2010/10/13/paduan-suara-lagu-syukur/

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 59

Vokal grup dan paduan suara memiliki beberapa perbedaan, perbedaan tersebut
antara lain sebagai berikut.
Jumlah anggotanya, Vokal Group mempunyai anggota yang lebih sedikit dari
Paduan Suara. Vokal grup beranggotakan 3 sampai 12 orang dengan 1-2
pemusik, sedangkan paduan suara jauh lebih banyak yaitu 12 sampai 28 orang.
Pembagian suaranya, dalam vokal group suara dibagi menjadi suara Alto,
Mezzo-sopran, Sopran, Tenor, Baritone, dan Bass sesuai kemampuan dan
kecocokan suara masing-masing; sedangkan dalam Paduan Suara, suaranya
dibagi menjadi 4 suara berdasarkan frekuensi suara penyanyi yaitu Sopran, Alto,
Tenor,dan Bass atau dengan satu suara saja (unisono).
Pada Paduan Suara dipimpin oleh seorang dirigen yang sekaligus sebagai
pelatih, sedangkan pada vokal group tidak ada dirigen.

F. AKTIVITAS BERDISKUSI :
Setelah kalian mengetahui tentang vokal group, diskusikanlah dengan teman
kalian dengan membuat kolom yang isinya adalah asal lagunya, teknik dalam
bernyanyi dan makna lagu yang disampaikan dalam kelompok masing – masing.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 60

G. RANGKUMAN

Menyanyi secara unisono merupakan tahap awal sebelum menyanyi dengan
paduan suara yang merupakan perpaduan suara 1, suara 2 dan suara 3.
Menyanyi secara berkelompok ( vokal group / paduan suara ) merupakan cara
bernyanyi dalam kelompok kecil. Pada parkteknya, menyanyi dengan vokal
group / paduan suara dapat dilakukan secara bergantian antaranggota.

H. REFLEKSI
Menyanyi secara vokal group / paduan suara tidak bolehh saling menonjolkan
diri karena dalam menyanyikan vokal group/ paduan suara harus mengeluarkan
satu suara.Kekompakan saling meghargai, santu, bertanggung jawab, serta
perduli terhadap sesama merupakan kunci keberhasilan dalam bernyanyi secara
vokal group / paduan suara.

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 61

I. SOAL LATIHAN
PENGETAHUAN
1. Jelaskan 3 syarat menyanyi dengan secara vokal group / paduan suara?
2. Jelaskan 3 manfaat dalam menyanyi secara vokal group / paduan suara !

KETERAMPILAN
Nyanyikanlah salah satu lagu yangn sudah dipelajari secara vokal group /
paduan suara.

J. UJI KOMPETENSI BAB 4
I. PILIHAN GANDA
1. Pertunjukkan menyanyi yang dibawakan oleh tiga orang disebut ….
A. solo
B. trio
C. duet
D. Kwartet
2. Bila menyanyi dengan dua suara, disebut ….
A. trio
B. solo
C. duet
D. Kwartet

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 62

3. Paduan suara dapat bernyanyi dengan atau tanpa iringan alat musik.
Bernyanyi tanpa iringan alat musik disebut ….
kanon
unisono
orkestra
akapella
4. Pernafasan yang tidak baik digunakan dalam menyanyi adalah ….
A. dada
B. perut
C. diafrgama
D. tenggorokkan
5. Teknik bernyanyi lebih dari satu suara yang terdiri dari suara sopran-alto-
tenor-bass disebut ….
A. unisono
B. paduan suara
C. kanon
D. akapella
6. Vokal grup biasanya terdiri dari .... orang.
A. 28
B. 12
C. 41
D. 30

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 63

7. Agar mutu suara baik harus melakukan latihan olah vokal dan menerapkan
pernapasan ....
A. bahu
B. dada
C. diafragma
D. tenggorokkan
8. Di anggota vokal grup berapa orang yang menyanyikan lebih dari satu suara
....
A. 5
B. 21
C. 1
D. 12
9. Salah satu teknik latihan warna suara vokal grup dengan beberapa .... suara
A. 2
B. 8
C. 5
D. 10
10. Bernyanyi dengan ada sekitar 12 – 28 orang disebut ….
A. unisono
B. vokal group
C. paduan suara
D. trio

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 64

II. URAIAN
1. Apakah yang dimaksud dengan bentuk teknik menyanyi Nasyid ?
2. Jelaskan teknik bernyanyi dengan tiga suara !
3. Berapakah jumlah anggota paduan suara dan vokal group ?

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 65

Uji Kompetensi Semester Ganjil

1.Gambar adalah bahasa yang universal yang dikenal manusia jauh sebelum manusia
mengenal tulisan, manusia mengenal gambar sejak jaman….
A.purba
B.perang
C.primitif
D.kerajaan

2.Kegiatan mental dan fisik yang dituangkan dalam bentuk goresan tangan pada
media dua dan tiga dimensi adalah....
A.melukis
B.mengarsir
C.menggambar
D.membuat sketsa

3.Penyusunan benda-benda model pada bidang gambar termasuk seberapa besar
ukurannya dibandingkan dengan bidang gambar atau kertas gambarnya disebut….
A.disposisi
B.komposisi
C.keseimbangan
D.sudut pandang

4.Kegiatan menggambar adalah kegiatan untuk menuangkan goresan ke dalam kertas
gambar/bidang gambar dengan….
A.menirukan
B.mengira-ngira
C.mengkhayalkannya
D.mengamati benda secara langsung

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 66

5.Obyek/model gambar yang bisa diambil dari alam antara lain yang paling benar
adalah….
A.flora dan fauna saja
B.fauna dan alam benda
C.flora, fauna, jagat raya
D.flora, fauna, alam benda

6. Suatu bentuk dasar dari hiasan yang pada umumnya dijadikan pola secara
berulang-ulang pada suatu hasil karya seni atau kerajinan disebut .........
A. Ragam hias
B. Ragam Lukis
C. Ragam Rupa
D. Ragam Budaya

7. bentuk ragam hias figuratif biasanya memakai objek ......
a. Hewan
b. tumbuhan
c. Manusia
d. Fauna

8. Nama lain dari ragam hias tanaman yaitu ....
a. Vegetal
b. Animal
c. Building
d. Manusia

9. Ragam hias berupa objek burung cendrawasih berasal dari daerah...
A. Kalimantan
B. Sulawesi
C. Papua
D. Jawa

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 67

10. Gambar terkesan kaku walau tetap indah, polanya teratur dan terukur,
mengembangkan dari bentuk-bentuk abstrak, seperti garis, lingkaran, atau segitiga
merupakan ciri dari ragam hias…
A.flora
B.fauna
C.figuratif
D.Geometris

11. Bernyanyi dengan satu suara merupakan pengertian dari ….
A. arransemen
B. paduan suara
C. vokal group
D. unisono

12. Dalam bernyanyi ada yang disebut dengan istilah intonasi. Intonasi adalah ….
A. tinggi rendahnya nada yang tepat
B. penggalan kata yang tepat
C. pengucapan kata yang tepat
D. menggetarkan nada di akhir kalimat

13. Teknik pernafasan yang baik untuk menyanyi adalah ….
A. dada
B. diafragma
C. perut
D. Bahu

14. Lagu yang menggambarkan keberadaan situasi, dan kondisi suatu daerah disebut
lagu ….
A. dangdut
B. wajib
C. nasional
D. daerah

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 68

15. Teknik memproduksi suara yang baik dan pengucapannya jelas, nyaring dan
merdu disebut ….
A. penghayatan
B. instrumental
C. musikal
D. Artikulasi

16. Pertunjukkan menyanyi yang dibawakan oleh tiga orang disebut ….
A. solo
B. trio
C. duet
D. Kwartet

17. Bila menyanyi dengan dua suara, disebut ….
A. trio
B. solo
C. duet
D. Kwartet

18. Paduan suara dapat bernyanyi dengan atau tanpa iringan alat musik. Bernyanyi
tanpa iringan alat musik disebut ….
A. kanon
B. unisono
C. orkestra
D. akapella

19. Pernafasan yang tidak baik digunakan dalam menyanyi adalah ….
A. dada
B. perut
C. diafrgama
D. tenggorokkan

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas 7 69

20. Teknik bernyanyi lebih dari satu suara yang terdiri dari suara sopran-alto-tenor-
bass disebut ….
A. unisono
B. paduan suara
C. kanon
D. akapella

70

BAB 5 Menerapkan Ragam Hias pada Bahan
Tekstil

Kompetensi Dasar :

3.3 Memahami prosedur penerapan ragam hias pada bahan buatan

4.3 Membuat karya dengan berbagai motif ragam hias pada bahan
buatan

Indikator :

3.3.1 Menjelaskan prosedur penerapan ragam hias pada bahan buatan
3.3.2 Mengklasifikasi prosedur penerapan ragam hias pada bahan buatan
3.3.3 Menganalisis prosedur penerapan ragam hias pada bahan buatan
3.3.4 Mengidentifikasi penerapan ragam hias pada bahan buatan
4.3.1 Merancang prosedur penerapan motif ragam hias pada bahan buatan
4.3.2 Mempresentasikan hasil rancangan prosedur penerapan motif ragam

hias pada bahan buatan.
4.3.3 Membuat karya dua dan tiga dimensi dengan bahan buatan

menggunakan motif ragam hias
4.3.4 Menyajikan dan mepresentasikan hasil penerapan motif ragam hias

pada bahan buatan

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 71

BAB 6 Membuat Ragam Hias dengan Bahan
Buatan

Kompetensi Dasar :

3.4 Memahami prosedur penerapan ragam hias pada bahan alam

4.4 Membuat karya dengan berbagai motif ragam hias pada bahan alam

Indikator :

3.4.1 Menjelaskan penerapan ragam hias pada bahan alam
3.4.2 Menerapkan unsur dan prinsip seni dalam menggambar ragam hias pada

bahan alam
3.4.3 Mendeskripsikan unsur dan prinsip seni dalam menggambar ragam hias

pada bahan alam
4.4.1 Menciptakan karya ragam hias pada bahan alam
4.4.2 Menyajikan hasil karya ragam hias pada bahan alam
4.4.3 Mempresentasikan secara lisan dan tertulis hasil kajian tentang

penerapan ragam hias pada bahan alam

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 72

BAB 7 Memainkan Alat Musik Sederhana

Kompetensi Dasar :
3. 7. Memahami konsep dasar permainan alat musik sederhana secara
perorangan
4. 7. Memainkan alat musik secara perorangan.

Indikator :

3.7.1. Memahami konsep dasar permainan alat musik secara perorangan.
3.7.2. Menjelaskan tentang prosedur permainan alat musik secra perorangan.
4.7.1. Mendemonstrasikan lagu daerah dengan menggunakan alat musik

secara perorangan.
4.7.2. Mendemonstrasikan lagu nasional dengan menggunakan alat musik

secara perorangan.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 73

BAB 8 Memainkan Alat Musik Campuran

Kompetensi Dasar :
3.8. Memahami konsep dasar ansamble musik.
4.8. Memainkan ansamble musik sejenis dan campuran.

Indikator :
3.8.1.Peserta didik dapat memahami tentang musik ansambel sejenis dan

campuran
3.8.2.Peserta didik dapat mengetahui jenis alat musik yang digunakan dalam

ansmabel musik sejenis dan campuran
4.8.1.Peserta didik memainkan alat musik secara asnambel sejenis dan campuran
4.8.2.Peserta didik dapat memiankan alat musik ritmis, melodis dan harmonis

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 74

BAB Sekolah Menengah Pertama
5 Menerapkan Ragam Hias

pada Bahan Tekstil

Tujuan Pembelajaran:

Siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan berkreasi seni rupa, yaitu:
1. Mengidentifikasi teknik penerapan ragam hias pada media tekstil,
2. Mendeskripsikan teknik penerapan ragam hias pada media tekstil,
3. Mengekspresikan diri melalui penerapan ragam hias flora, fauna,
geometris pada media tekstil, dan
4. Mengomunikasikan hasil karya penerapan ragam hias flora,

Karakter Tarakanita (Cc5+):

Siswa diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai ketarakanitaan yaitu:
1. Competence, menumbuh kembangkan usaha tak kenal lelah untuk
memiliki kecakapan, kecerdasan sesuai dengan kemampuan yang
dimilikinya.
2. Celebration , menumbuhkan rasa cinta budaya dan menghargai
warisan budaya Indonesia dengan mengucap syukur.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 75

Keindahan ragam hias nusantara telah diterapkan pada hampir semua sendi
kehidupan manusia. Ragam hias tidak hanya terdapat pada bangunan rumah tinggal,
peralatan rumah tangga, senjata tradisional, tetapi juga terdapat pada tekstil.
Perkembangan dan pertumbuhan ragam hias pada benda tekstil sangat pesat karena
mengikuti mode dan trend yang terjadi. Ragam hias pada tekstil telah diterapkan
sejak lama melalui pakaian-pakaian adat yang ada di Indonesia. Perhatikan ragam
hias pada tekstil melalui gambar-gambar di bawah ini.

12

34

56

Setelah kamu mengamati gambar di atas, jawablah beberapa pertanyaan
berikut ini:
1. Teknik apa saja yang dapat digunakan dalam membuat ragam hias pada bahan

tekstil?
2. Apa fungsi ragam hias pada bahan tekstil?

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 76

Tugas
Cermatilah contoh gambar pada halaman sebelumnya dan berikan pendapatmu.

No. Gambar Teknik Bahan
1.
2.
3.
4.
5.
6.

1. Kamu dapat mengamati gambar ragam hias pada bahan tekstil dari sumber lain
seperti internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar
lainnya.

2. Kamu dapat mengamati keragaman dan keunikan ragam hias pada bahan tekstil
yang berkembang di daerahmu, namun juga dapat mengamati ragam hias pada
bahan tekstil dari daerah lain.

Aktifitas Berdiskusi
Setelah kamu mengisi kolom tentang keragaman dan keunikan ragam hias
tersebut, diskusikanlah dengan teman-teman dan isilah kolom di bawah ini!

No Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan
1. Jenis ragam hias
2. Media gambar ragam hias
3. Teknik menggambar ragam hias

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 77

A. Penerapan Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Penerapan ragam hias flora, fauna, (Sumber:
dan geometris pada bahan tekstil banyak kumpulanmapelsekolah.blogspot.com)
dijumpai di berbagai daerah di Indonesia.
Penerapan ragam hias pada bahan tekstil Jalinan tenunan
dapat dilakukan dengan cara membatik,
menenun, membordir, menyulam dan
melukis. Bahan tekstil dibuat dengan
menjalin benang pakan dan lungsi dengan
beragam pola jalinan. Membuat bahan
tekstil bisa dilakukan dengan alat tenun
tradisional maupun yang modern.

(Sumber: alonabatik.com) (Sumber: femalesia.com)
Batik pesisir motif megamendung dengan Batik pesisir dengan ciri khas pada

ciri khas warna-warna yang cerah pengembangan flora

(Sumber: contoh-motif-batik.blogspot.com) (Sumber: liputan6.com)
Motif batik solo dengan ciri khas warna yang Batik parang yang menunjukkan

gelap pengulangan pola

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 78

(Sumber: docplayer.info/48218925) (Sumber: tinuleutik.files.wordpress.com)
Alat tenun sederhana Alat tenun tradisional Gedogan dari Flores

dan Tapanuli

B. Jenis dan Sifat Bahan Tekstil

Jenis tekstil dapat diketahui dari perbedaan jenis benang
dan permukaan teksturnya. Benang dibuat dari bahan alam atau
bahan buatan. Benang katun dibuat dari kapas. Benang sutera
dibuat dari serat yang berasal dari kepompong ulat sutera. Kain
wol dibuat dari bulu domba. Bahan benang buatan misalnya
dakron, polyester dan nilon digunakan untuk membuat tekstil
dengan jenis tertentu. Bahan benang yang lain, misalnya serat
agel dan serat rami, digunakan untuk produk tekstil lain,
seperti tas dan makrame.

Jenis-jenis bahan tekstil ini memiliki sifat yang berbeda-beda sebagai berikut:
a. Katun memiliki sifat menyerap air, mudah kusut, lentur, dan dapat disetrika

dalam temperatur panas yang tinggi.
b. Wol memiliki sifat sangat lentur, tidak mudah kusut, dapat menahan panas,

apabila dipanaskan menjadi lebih lunak.
c. Sutera memiliki sifat lembut, licin, berkilap, lentur, dan kuat. Bahan sutera

banyak menyerap air dan memiliki rasa sejuk apabila digunakan.
d. Polyester dan nilon memiliki sifat tidak tahan panas, tidak mudah kusut, tidak

perlu disetrika, kuat, dan jika dicuci cepat kering

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 79

C. Jenis dan Bahan Pewarna Tekstil

Bahan tekstil dapat diberi warna baik dari bahan pewarna alami maupun
buatan. Masing-masing bahan pewarna ini memiliki sifat dan jenis yang berbeda-
beda.

(Sumber: lifestyle.sindonews.com) (Sumber: kompasiana.com)
pewarna alami dari kunyit pewarna alami dari kulit manggis

Zat pewarna Alam yaitu bahan pewarna alami yang bisa dibuat sendiri dan
berasal dari alam. Pewarna alam dihasilkan dari ekstrak akar-akaran, daun, buah,
kulit kayu dan kayu. pewarna alami memiliki sifat mudah luntur dan mudah pudar
karena tidak tahan terhadap sinar matahari. Contoh: Kulit soga, kayu secang, kulit
manggis, kunyit, nila, mengkudu, daun jati.

(Sumber: fitinline.com) (Sumber: fitinline.com)
pewarnaan teknik celup pewarnaan teknik colet

Zat pewarna Sintetis yaitu bahan pewarna buatan yang umumnya dibuat oleh
pabrik dan berbahan dasar kimia, sehingga warnanya cenderung lebih mencolok.
Contoh pewarna buatan (sintetis) adalah naptol dan indigosol. Jenis pewarna naptol
digunakan dengan teknik celup, sedangkan pewarna indigosol dapat digunakan
dengan teknik celup atau colet (lukis). Bahan pewarna buatan memiliki sifat tidak
mudah luntur dan tahan terhadap sinar matahari.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 80

D. Teknik Menggambar Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Penerapan ragam hias pada bahan tekstil dilakukan dengan teknik yang
berbeda-beda, misalnya sulam, batik, sablon tenun ikat, bordir, dan songket.
Penerapan ragam hias pada bahan tekstil misalnya dilakukan pada kaos oblong. Kaos
oblong dibuat dari bahan yang menyerap cat. Bahan pewarnaan yang digunakan
misalnya cat tekstil atau cat sablon dengan alat kuas.
Berikut ini contoh penerapan ragam hias pada produk kaos oblong, dengan teknik
menggambar.
1. Siapkan gambar rancangan ragam hias di atas kertas.
2. Siapkan kaos oblong berwarna putih dan berilah alas dari bahan karton atau
tripleks di dalamnya agar pengecatan tidak akan tembus ke belakang.
3. Pindah gambar rancangan ragam hias ke permukaan kaos dengan pensil.
4. Selesaikan gambar rancangan dengan menerapkan warna-warna yang menarik
dengan alat kuas.
5. Keringkan hasil gambar ragam hias dengan hair dryer atau dijemur.

Bentuk ragam hias dapat diaplikasikan pada media tekstil, salah satunya
adalah dengan menggunakan teknik menggambar. Menggambar pada bahan tekstil
kaos menjadi pilihan yang bisa dilakukan. Pewarnaan bisa dilakukan dengan
menggunakan cat tekstil atau cat sablon. Proses pembuatannya dapat menggunakan
kuas dan diberi campuran beraneka warna.

(Sumber: bukalapak.com) (Sumber: tokopedia.com) (Sumber: kuka.co.id)
Kaos lukis
Kaos polos Cat tekstil

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 81

Menggambar dengan bahan tekstil (kaos) meliputi beberapa tahapan berikut.
1. Buatlah sketsa ragam hias yang sudah dipilih.
2. Gunakan kayu triplek atau karton tebal sebagai alas kaos dan letakkan di

dalamnya agar tidak tembus ke belakang.
3. Berilah warna pada ragam hias.
4. Keringkan hasil gambar pada sinar matahari atau gunakan pengering rambut

(hair dryer)

(Sumber: Dok. Kemendikbud)
Ragam hias pada kaos

Setelah membaca konsep penerapan ragam hias
pada bahan tekstil, kerjakan tugas berikut.
Buatlah beberapa kesimpulan dari penerapan ragam
hias pada bahan tekstil yang terkait dengan:
a. pengertian bahan tekstil,
b. jenis-jenis bahan pewarna tekstil, dan
c. berbagai teknik untuk menerapkan ragam hias pada bahan tekstil

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 82

E. Rangkuman

Bahan tekstil sekarang ini mengalami perkembangan pesat.
Teknik yang digunakan juga mengikuti perkembangan zaman.
Bahan tekstil sekarang ini tidak hanya dilakukan dengan
menggunakan teknik batik, tenun, sulam, ataupun bordir. Ragam
hias pada bahan tekstil banyak dipengaruhi oleh kehidupan sosial
masyarakat pendukungnya. Semua hasil bahan dengan
menggunakan tekstil yang membedakan hanya teknik atau cara
pembuatannya saja.

F. Refleksi

Bahan tekstil di kehidupan masyarakat Indonesia tidak terlepas dari
kebutuhan upacara adat terutama kain tradisional. Kain ini merupakan bagian dari
upacara dalam kehidupan manusia. Setiap adat memiliki kain sebagai bagian dari
upacara. Kelestarian bahan tekstil terutama batik, tenun, dan sejenisnya
merupakan tanggung jawab bersama.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 83

G. Uji Kompetensi

Soal Pengetahuan (Pilihan Ganda)

1.Tekstil dibentuk dengan cara di bawah ini, kecuali....
A.penyulaman
B.penjahitan
C.penggaris
D.pressing

2.Contoh bahan tekstil yang dihasilkan dari hewan adalah....
A.asbestos dan serat gelas
B.nilon dan poliester
C.katun dan goni
D.wol dan sutra

3.Textile itu sendiri diketahui berasal dari kata bahasa Latin, texere yang berarti....
A.lipatan
B.lekukan
C.gulungan
D.lembaran

4.Contoh bahan tekstil yang dihasilkan dari tanaman adalah....
A.asbestos dan serat gelas
B.nilon dan poliester
C.katun dan goni
D.wol dan sutra

5.Contoh bahan tekstil yang dihasilkan dari sintetik adalah....
A.asbestos dan serat gelas
B.nilon dan poliester
C.katun dan goni
D.wol dan sutra

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 84

6.Yang bukan merupakan teknik menggambar pada ragam hias tekstil adalah....
A.ukir
B.batik
C.bordir
D.sablon

7.Karya kerajinan tekstil khas Indonesia yang telah menjadi warisan budaya bangsa
adalah....
A.cetak saring
B.jahit perca
C.sulam
D.batik

8.Bahan tekstil yang miliki sifat menyerap air, mudah kusut, lentur, dan dapat
disetrika dalam temperatur panas yang tinggi adalah....
A.katun
B.nilon
C.sutra
D.wol

9.Contoh bahan tekstil yang dihasilkan dari mineral adalah....
A.asbestos dan serat gelas
B.nilon dan poliester
C.katun dan goni
D.wol dan sutra

10.Fungsi utama kain tradisional di kehidupan masyarakat Indonesia adalah....
A.hiasan
B.karya seni
C.kondangan
D.kebutuhan upacara adat

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 85

Soal Pengetahuan (Uraian)

1. Jelaskan tiga teknik penerapan ragam hias di atas bahan tekstil!
2. Jelaskan tiga manfaat penerapan ragam hias di atas bahan tekstil!

Keterampilan

Buatlah ragam hias kaos lukis
Media pada kaos putih polos (boleh baru atau bekas)
Menggunakan Cat acrylic.

Yayasan Tarakanita Seni budaya kelas VII 86

Sekolah Menengah Pertama

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran , siswa diharapkan mampu:
1. mengidentifikasi keunikan beragam penerapan ragam hias pada bahan kayu;
2. mendeskripsikan keunikan beragam penerapan ragam hias pada bahan kayu;
3. mengekspresikan diri melalui penerapan ragam hias flora, fauna, dan/atau

geometris pada bahan kayu; dan
4. mengomunikasikan hasil karya penerapan ragam hias flora, fauna, dan/atau

geometris pada bahan kayu secara lisan.

Karakter Tarakanita (Cc5 +)

1. Karakter CC5+ yang ingin dicapai adalah creativity dan conviction.
a. Creativity, dalam membuat ragam hias pada bahan alam peserta
didik diharapkan dapat lebih kreatif dalam menyajikan gambar dan
tulisan
b. Conviction, dalam membuat ragam hias pada bahan alam peserta
didik diharapkan memiliki daya juang untuk memberikan hasil
yang terbaik

Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas VIII 87

A. Menerapkan Ragam Hias Pada Kayu

Ragam hias selain diterapkan pada tekstil dapat dijumpai juga pada bahan kayu.
Setiap etnis di Indonesia memiliki ragam hias pada kayu seperti pada kursi, tempat
tidur, meja, dan benda kayu lainnya. Fungsi ragam hias tidak hanya untuk
menambah keindahan atau estetika tetapi juga memiliki simbol atau makna.
Perhatikan dan amati gambar-gambar ragam hias pada kayu di bawah ini.

https://images.app.goo.gl/71F718nUzkyT5rCKA

https://images.app.goo.gl/uuQKDaE1yEZDNNH6A

https://images.app.goo.gl/z1
wi6y358LW687in8

Siswa kelas 7 SMP Santo Yosef Surabaya th.2020/2012 https://images.app.goo.gl/
k7JA8Wqdx59uBvHz9
Yayasan Tarakanita Seni Budaya Kelas VIII
88


Click to View FlipBook Version