43 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN: KMI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR konsep PSC ini juga terletak dari posisi tempat duduk penonton yang dahulunya dibuat bertingkat seperti tribun tetapi untuk tahun ini cukup dengan duduk di atas karpet. Penilaian PSC terdiri dari beberapa kriteria yaitu: persiapan peserta, penampilan peserta, isi materi yang disampaikan, bahasa, dan intonasi bicara. Untuk predikat zona terbaik juga dinilai dari segi kreativitas kelompok, kekompakan, semangat, ketepatan waktu acara, pengontrolan susunan acara, dan keaktifan setiap individu. Ilqa’ Mufradat, Muhadatsah, dan Hadits Tsulatsa. Kegiatan bahasa seperti ini merupakan hal yang tidak asing bagi para santri. Hal ini dikarenakan kegiatan-kegiatan ini selalu dilakukan secara rutin setiap minggu bahkan setiap hari. Pembiasaan seperti ini dilakukan agar para santri mudah untuk berbahasa dalam kegiatan sehari-hari. Dalam ilqa’ mufradat yang diadakan setiap hari setelah shalat Shubuh, para santri diberi beberapa kosakata baru yang berkenaan dengan kehidupan. Kosakata inilah yang nantinya diharapkan untuk bisa diaplikasikan dalam keseharian. Adapun untuk muhadatsah, para santri diajarkan untuk mempraktikkan bagaimana cara berbicara dengan bahasa resmi secara formal, dengan menggunakan teman mereka sendiri sebagai lawan bicaranya. Kegiatan muhadatsah ini dilakukan setiap hari Selasa setelah shalat Shubuh. Uji Keterampilan Berbahasa Santri Dengan Drama Contest. Setelah diajarkan, ilmu tidak bisa dibiarkan begitu saja, namun harus diamalkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan kalau bisa dilombakan agar bisa menjadi motivasi yang besar dalam belajar. Drama Contest ini adalah salah satu wujud dari pengaplikasian ilmu tersebut dalam bidang bahasa. Acara ini terdiri dari penampilan drama panggung yang dibalut dengan dialog berbahasa Arab atau Inggris yang dikonsep dengan apik dan rapi. Drama berbahasa Arab dilakukan di waktu yang berbeda dengan Drama Bahasa Inggris. Bahasa Arab diadakan pada Jum’at, 9 Muharram 1440/28 Agustus 2020 di BPPM dan dibuka oleh Al-Ustadz Dr. H. Khoirul Umam, M.Ec. dan Drama Bahasa Inggris ini diadakan pada hari Jum’at, 10 J.Ula 1442/25 Desember 2020 di tempat yang sama. Adapun pemenang dalam Drama Contest bahasa Arab yaitu Juara Favorit diraih oleh rayon Syanggit, dan Juara Umum diraih oleh rayon Indonesia 2 lantai 2. Pemenang Drama Contest bahasa Inggris, Juara Favorit diraih oleh rayon Saudi 3 lantai 1, dan Juara Umum diraih oleh rayon Aligarh Lantai 2. Perkenalkan aneka ragam bahasa dengan Demonstrasi Bahasa. Demonstrasi Bahasa adalah salah satu acara dari rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, yang merupakan orientasi untuk mengenalkan pondok kepada santri baru dan menanamkan pemahaman kepada santri lama. Selain mengenalkan pondok dari segala sisi, Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy juga mengenalkan aneka ragam bahasa daerah melalui Demonstrasi Bahasa ini. Acara ini diadakan pada hari Senin, 21 Dzulqa’dah 1442/13 Juli 2020, di BPPM. Inti acara ini yaitu demonstrasi bahasa dari para peserta. Adapun para peserta diambil dari beberapa konsulat yang telah lolos seleksi, dengan jumlah keseluruhan adalah 6 peserta; yaitu Faqih Tamimi (4-D) dari Konsulat Banustra, Rayya Akmal (4-I) dari Konsulat Kalimantan, Deny (3 intensif I) dari Konsulat Pekalongan, Rifqi Ardei (3 Intensif E) dari Konsulat Luar Negeri, Ahmad Luthfi (3 intensif H) dari Konsulat Sumalia, serta Asrofi (4-F) dari Konsulat Palembang. Ujian Bahasa: Buktikan hasil belajar bahasa santri. Setelah belajar dan melakukan pembiasaan, ada baiknya jika apa yang dipelajari tersebut diujikan untuk membuktikan hasil belajar yang dilakukan sebelumnya. Language Advisory Council (LAC) sebagai pionir bahasa di Gontor mengadakan Ujian Bahasa untuk melihat apa yang dicapai oleh santri dari
44 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN: KMI WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 kegiatan bahasa seperti ilqa’ mufradat dan muhadatsah. Ujian bahasa ini diikuti oleh siswa kelas 1-4 KMI dan diawasi oleh seorang ustadz dan 3 orang kelas 6 KMI di tiap kelasnya. Ujian ini diadakan pada hari Senin, 10 Shafar 1442/29 September 2020, tepat sebelum dimulainya Ujian Lisan Semester Pertama. Lahirkan Duta Bahasa Putri lewat Princess and Queen of Language. Acara ini dilaksanakan sebagai ajang kompetisi secara sehat dalam belajar bahasa. Kompetisi ini juga berfungsi untuk mengapresiasi beberapa santriwati yang belajar bahasa dengan bersungguh-sungguh, yaitu dengan menjadikannya Princess and Queen of Language. Kompetisi ini dilaksanakan pada hari Jum’at, 9 Muharram 1442/28 Agustus 2020 di PMDG Putri Kampus 2, diikuti oleh santriwati kelas 1-4 KMI bertempat di Mini Hall dan di Aula Damaskus. Kompetisi ini dimenangkan oleh Abida Udzma (4-C) untuk kategori kibar, dan Naura Alizza Ar Rafifah (2-B) untuk kategori sighor. TOEFL Advance. Dalam rangka meningkatkan kualitas bahasa para guru KMI, PMDG Putri Kampus 1, Mantingan mengadakan kegiatan TOEFL Advance pada Senin-Rabu, 13-14 J. Ula 1442/ 28-29 Desember 2020 di Aula Aisyah PMDG Putri Kampus 1 Mantingan. Adapun pemateri dalam kegiatan ini adalah Al-Ustadz Zhafrullah Idris. Kegiatan ini dikhususkan bagi para guru KMI pengampu materi Bahasa Inggris. Menciptakan suasana belajar bahasa lebih seru dengan Language Party. Belajar bahasa tidak hanya dengan cara penyampaian kosakata atau pembelajaran di kelas, namun juga bisa dengan lomba dan permainan yang menarik sehingga bisa memicu semangat para santriwati untuk belajar bahasa. Acara ini diadakan pada Sabtu, 7 Jumada Tsaniah 1441/1 Februari 2020 sampai dengan Rabu, 11 J. Tsani 1441/5 Februari 1441 di PMDG Putri Kampus 5, Kediri. Acara ini dikuti oleh siswi kelas 1-5 KMI. Adapun juara umum diraih oleh kelas 3 intensif. DIVISI KEPRAMUKAAN Pembukaan Latihan Kepramukaan. Pasca liburan, seluruh keluarga pondok harus memperbarui kembali niat dan semangat dalam berkegiatan di PMDG. Kepramukaan adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler penting di pondok ini. Pada semester pertama kegiatan kepramukaan ini dibuka oleh Al-Ustadz Sunarto, S.Ag. pada hari Kamis, 14 Dzulqa’dah 1441/18 September 2020 sedangkan pada semester kedua dibuka oleh Al-Ustadz Hasan Muttaqin, S.Th.I. pada hari Kamis, 3 J. Ula 1442/18 Desember 2020. Adapun kedua acara pembukaan ini dilakukan di depan BPPM, dihadiri langsung oleh para asatidz Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) serta seluruh Adika dan Pembina di Darussalam. Setelah upacara pembukaan, acara dilanjutkan dengan Pembacaan Tengko Disiplin Kegiatan Kepramukaan, Tengko Disiplin ini dibacakan oleh para Mabigus dari tiap Gudep kepada seluruh adika dan pembina di Darussalam. Sidang Gugus Depan. Persiapan yang baik sangat dibutuhkan sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar. Sebelum membina para adika dalam regunya, para pembina Pramuka membicarakan dengan seksama apa yang mereka sampaikan nanti di Sidang Gugus Depan yang diadakan setiap hari Sabtu. Setelah itu barulah mereka mempersiapkan segala sesuatu yang akan mereka sampaikan kepada adikanya, yang terdiri dari materi, media bahkan hingga alat-alat yang akan digunakan untuk permainan. Pembuatan I’dad juga diperlukan dalam persiapan ini, para Pembina menulis materinya dan melaporkannya kepada asatidz pelatih konsultan lapangan. Kewajiban melaporkan i’dad ini diperlukan agar kualitas materi dalam I’dad tersebut tidak berkurang. Lomba Perkemahan Khutbatul ‘Arsy gali potensi santri. LPKA merupakan salah satu acara besar dari rentetan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Tujuan
45 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN: KMI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR utama acara ini adalah mengenalkan kegiatan kepramukaan kepada seluruh santri khususnya santri baru. Dari sini para santri bisa mengetahui bagaimana perkemahan yang sesungguhnya dan juga perlombaan yang melibatkan keterampilan kepramukaan, keilmuaan, kreativitas dan ketangkasan. Acara ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada hari Rabu, 17 R. Akhir 1442/2 Desember 2020 hingga hari Jum’at, 19 R. Akhir 1442/4 Desember 2020. Bumi perkemahan yang bertempat di lapangan Windu dan perlombaannya diadakan di seluruh area pondok. Acara dibuka dan ditutup oleh Al Ustadz Sunarto, S.Ag. diikuti oleh 12 kontingen dari masing-masing Gugus Depan di Darussalam. Adapun pemenang dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: Golongan Penggalang, juara pertama: Gudep 15.089 – 01, juara kedua: Gudep 15.089 – 15, juara ketiga: Gudep 15.089 – 05, Golongan Penegak, juara pertama: Gudep 15.089 – 01, juara kedua : Gudep 15.089 – 11, juara ketiga : Gudep 15.089 – 13, Juara Favorit diraih oleh Gudep 15.089 – 19, dan Juara Umum diraih oleh Gudep 15.089 – 01. Ciptakan Pemimpin Bangsa dari Gladian Pinsa Pinru. Gontor mendidik para santrinya untuk berorganisasi. Organisasi akan menjadi baik jika dipimpin oleh seorang pemimpin yang berkompeten dan bertanggungjawab. Gladian Pinsa Pinru ini diadakan untuk melahirkan calon-calon pemimpin tersebut. Para Adika yang terpilih nantinya akan dididik untuk memimpin regu dan sangga mereka masing-masing. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rabithah ketika sesi Indoor dan Lapangan Windu ketika sesi Outdoor. Orientasi yang diberikan kepada mereka meliputi Pendidikan Leadership, Teknik Tali Menali dan Simpul, Tatacara Upacara hingga bagaimana cara bertahan hidup di alam liar atau Survival. Orientasi Pembina Pramuka siapkan karakter Pembina Pramuka. Kegiatan ini diadakan untuk mendidik para calon pembina dari kelas lima sebelum mereka terjun langsung membina adika – adika se-Darussalam. Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 4 Dzulhijjah 1441/25 Juli 2020 hingga hari Selasa, 7 Dzulhijjah 1441/28 Juli 2020 di Aula BPPM. Disini para calon pembina diajar tentang Teknik Menyusun Rencana Membina dan Program Latihan, Pembina Pramuka: Fungsi, Peran dan Model Pembawaannya, Teknik Menyusun Narakarya dan Tatacara Upacara dalam Kepramukaan, oleh para pelatih dari beberapa guru senior dan guru muda. Acara ini menggantikan sementara Kursus Mahir Tingkat Dasar yang ditunda dikarenakan pandemi PPL Buktikan Kreativitas Adika. Kepramukaan mengajarkan para adikanya untuk menjadi kreatif dan inovatif. Oleh karena itu pramuka sejati akan selalu mudah dalam menemukan atau memodifikasi sesuatu. Hal ini dibuktikan saat diadakannya Praktek Pengayaan Lapangan dimana adika dari kelas 3 intensif dan 4 ditantang untuk membuat hasta karya sebaik mungkin. Acara ini diadakan mulai Kamis, 8 J. Tsani 1442/21 Januari 2021 hingga hari Kamis, 22 J. Tsani 1442/4 Februari 2021. PPL merupakan salah satu wadah bagi adika kelas 3 intensif dan 4 untuk berlatih menjadi pembina pramuka. Ambalan Gembira: Mahakarya Adika kelas 3 Intensif dan 4. Acara ini adalah acara puncak dari semua kegiatan Ambalan (Adika kelas 3 intensif dan 4) sekaligus menutup beberapa kegiatan seperti: Praktek Pengayaan Lapangan, Perlombaan antargudep, dan Musyawarah Gugus Depan. Disini mereka menampilkan semua performa yang mereka miliki dari shalawat, drama, tarian, hingga seni musik. Acara ini berlangsung pada hari Kamis, 3 J. Ula 1442/18 Desember 2020 di Lapangan 8 Windu PMDG. Dari performa ini para Adika menunjukkan bagaimana persatuan, usaha, dan doa mereka. Mengisi Liburan dengan Super Camp. Acara ini diselenggarakan pada hari Ahad, 22 R. Awwal 1442/8 November 2020 sampai dengan Rabu, 25 R. Awwal
46 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN: KMI WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 1442/11 November 2020, diikuti oleh seluruh anggota Gugus Depan Athera dan Azhera. Juara Umum diraih Gugus Depan Athera dan Juara Favorit diraih oleh Gugus Depan Azhera. Acara ini merupakan perkemahan akbar di Gontor Putri Kampus 8, Lampung diselenggarakan selama 4 hari 3 malam di lapangan terbuka PMDG Putri Kampus 8, Lampung. Selain untuk mengisi kegiatan liburan pondok, acara ini juga bertujuan untuk mengenalkan alam, melatih kemandirian, keberanian, kesatuan dan persatuan, kekompakan, serta yang tak kalah penting yaitu menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan siap berdisiplin. Acara terakhir dalam kegiatan ini adalah Cross Country, yaitu keliling ke sekitar kampung, untuk menjelajahi area kampung dengan disertai materi-materi kepramukaan. Musyawarah Gugus Depan guna persiapan Pembina kedepanya. Sebelum Adika Ambalan (kelas 3 intensif dan 4) menjadi Pembina di kelas 5 kelak, diperlukan sidang untuk mengatur perjalanan Gugus Depan yang akan mereka jalankan. Sidang ini diadakan pada hari Ahad, 25 Sya’ban 1441/19 April 2020 di Aula Rabithah. Musyawarah ini terdiri dari 3 sidang, yaitu Sidang Pleno (pembacaan program yang lalu beserta pengajuan usulan, Sidang Komisi (pembacaan usulan) dan Sidang Paripurna (pengesahan usulan). Hasil dari sidang ini berisi kebijakan, peraturan dan kegiatan yang akan mereka temui pada saat menjadi Pembina Pramuka kelak. Kepramukaan mendidik santri tentang Leadership. Sebelum menjadi pembina, para Adika dari tingkatan Ambalan didik untuk menjadi pemimpin yang baik dan benar agar bisa menjadi uswah bagi para Adika yang dibinanya. Para Adika Ambalan itu dilatih pada Latihan Pengembangan Kepemimpinan yang dilakasanakan pada Sabtu, 29 J. Ula 1441 H/25 Januari 2020. KMD Siapkan Pembina Berkualitas di Tengah Pandemi. Merupakan kesyukuran yang sangat besar, karena pada tahun ini, Koordinator Gerakan Pramuka tetap mampu mengadakan Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi para pembina pada hari Jum’at, 5 Dzulqa’dah 1441/27 Juni 2020 di PMDG Putri Kampus 2, Mantingan. Kursus ini dibuka langsung oleh Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2, Mantingan, Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd. Pelaksanaan KMD berjalan dengan lancar, semoga melalui kursus ini tercipta calon Pembina Pramuka yang berkualitas dan menjadi uswah yang baik bagi para adikanya kelak. Cara Pramuka Gontor memperingati hari Pramuka se-Indonesia. Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus dimulai sejak tahun 1961. Kini setiap tanggal tersebut seluruh satuan Pramuka di Indonesia akan melakukan upacara peringatan untuk hari tersebut. Pramuka Gontor memiliki cara sendiri dalam memperingati hari itu. Para adika menghadiri acara yang dilaksanakan di lapangan basket PMDG Putri Kampus 2, Mantingan. Acara ini dibuka oleh kakak-kakak Koordinator Gerakan Pramuka lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Syukur bersama-sama dan diakhiri dengan penampilanpenampilan dari para adika. Perkajum: Latih keterampilan berkemah tiap adika. Meskipun di tengah pandemi, PMDG selalu berusaha untuk mendidik para adika dengan kegiatan Perkemahan Kamis dan Jum’at (Perkajum). Kegiatan ini dapat melatih adika dalam skill perkemahan, yang berguna kelak bila mereka suatu saat akan bertahan hidup di alam terbuka, Perkajum juga
47 PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN: KMI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR mengajarkan kepada para adika untuk hidup mandiri dan sederhana. Kegiatan yang diikuti oleh 140 orang adika ini dilaksanakan pada hari Kamis-Jum’at, 15-16 Dzulqa’dah 1441/7-8 Juli 2020 di lapangan luar kampus PMDG Kampus 5, Magelang. ANEKA RAGAM Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban. Tepat pada hari Jum’at, 10 Dzulhijjah 1441/31 Juli 2020 seluruh santri dan guru menunaikan Shalat Ied di Masjid Jami’ PMDG. Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal menjadi imam shalat, sedangkan khatib ialah Al-Ustadz Dr. H. Azmi Syukri Zarkasyi, M.A. Jumlah hewan kurban di seluruh kampus tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya menjadi 232 ekor sapi, 450 ekor kambing, 6 ekor domba dengan jumlah keseluruhan 688 ekor. Pada tahun ini, Panitia Kurban membuat inovasi dengan menggunakan alat pemotong hewan kurban baru untuk mempermudah dalam proses pemotongan dan pengulitan, dengan alat tersebut waktu yang diperlukan lebih singkat dengan hasil yang optimal. PMDG Tetap Gelar Shalat Idul Fitri di Masa Pandemi. PMDG dan seluruh kampusnya mengadakan Shalat Idul Fitri pada hari Ahad, 1 Syawwal 1441/24 Mei 2020 bersama seluruh santri dan guru yang bermukim di dalam kampus masingmasing. Di masa pandemi seperti ini, jamaah hanya diperuntukan untuk internal pondok tanpa tamu luar. Shalat Idul Fitri diadakan pada pukul 06.15 pagi di Masjid Jami’ PMDG, lantai dua Masjid Jami diperuntukkan bagi guru dan santri, sedangkan lantai satu untuk jamaah putri. Pada tahun ini, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman bertindak sebagai khatib di PMDG Kampus Pusat. Dalam khutbahnya, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman menyampaikan bahwa di masa pandemi seperti ini seluruh jama’ah harus selalu berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tidak berputus asa, memaksimalkan ikhtiar, dan tawakal akan datangnya pertolongan Allah SWT. Usai pelaksanaan shalat Idul Fitri, para jamaah yang terdiri dari santri dan guru bersalaman dengan Pimpinan Pondok dan guru senior lainnya. Setelah itu seluruh siswa akhir berkumpul di masjid untuk mendengarkan pengumuman resmi terkait nama angkatan Siswa Akhir KMI 2021, Virtuous Generation. Malam Peringatan 1 Muharram. Tepat pada hari Kamis, 1 Muharram 1442/20 Agustus 2020 diselenggarakan peringatan tahun baru Hijriyah di BPPM yang dihadiri oleh seluruh santri dan guru. Kali ini yang menjadi pemateri tausiyah adalah Al-Ustadz M. Kurnia Rahman Abadi, M.M. Keesokan harinya diadakan acara Expo Muharram sebagai lanjutan dari peringatan Tahun Baru Hijriyah. Perlombaan diadakan oleh setiap bagian OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka untuk menghibur para santri. Perlombaan yang diadakan meliputi: panjat pinang, balap karung, tarik tambang, lari estafet, sepeda santai, dan lain sebagainya. Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy dan Kuliah Umum. Perpeloncoan bagi santri baru serta pembaharuan niat bagi santri lama sangatlah penting untuk menunjukkan kegiatan-kegiatan Pondok selama satu tahun ke depan. Maka dari itu PMDG menyelenggarakan Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy pada hari Ahad, 14 R. Akhir 1442/29 November 2020 di lapangan hijau PMDG. Acara ini dihadiri oleh anggota Badan Wakaf, Pimpinan Pondok, seluruh santri, dan guru KMI. Upacara berlangsung khidmat kemudian dilanjutkan dengan penampilanpenampilan dari berbagai daerah, parade mobil, barisan pakaian santri, dan barisan konsulat. Setelah selesainya Apel Tahunan, seluruh santri dan guru berkumpul di BPPM untuk mengikuti kuliah umum bersama Pimpinan Pondok. Kuliah Umum ini diikuti oleh seluruh santri di masing-masing kampus secara virtual dari babak 1 hingga babak 4. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan kepada santri dan guru terkait program-program dan nilai-nilai pondok yang akan berjalan selama setahun ke depan.
48 KHIZANATULLAH WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Amanah Pemberdayaan Wakaf Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM) merupakan lembaga tinggi yang mengelola tanah wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. Alhamdulillah, setiap tahunnya luas tanah wakaf pondok selalu bertambah, pada tahun ini PMDG memiliki tanah seluas 16.258.598 m2 atau sekitar 1.626 ha yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya berupa lahan yang digunakan sebagai sarana pendidikan seperti Pondok, Universitas, dan Islamic Center serta lahan produktif yang digunakan sebagai sarana pertanian baik kering, yaitu lahan sawit maupun basah yang berupa sawah.PERLUASAN TANAH Perluasan tanah PMDG selama tahun 2020 adalah hasil wakaf, pembelian dan tukar menukar. Berikut perinciannya : A. Pembelian No Tanggal Perolehan Asal Pemilik Tempat Luas m² ru 1 4 Januari 2020 Arif Dharmawan Kab. Magelang 1393 99.5 2 5 Januari 2020 Mujianto Dusun Genengan, Gontor 812 58 3 16 Januari 2020 Suharti Utara HBI, Desa Bajang 4291 306.5 4 5 Februari 2020 Bu Syai’in Dusun Genengan, Gontor 980 70 5 31 Maret 2020 Bu Khotimah Belakang Wisma Darussalam A 140 10 6 4 April 2020 Keluarga Trimurti Selatan BMT 840 60 7 12 April 2020 Jalal Utara UNIDA, Desa Demangan 70 5 8 24 Juni 2020 Agus Jalal Desa Siman 750.68 53.62 9 1 Juli 2020 Pak Nur Sidiq Selatan Kandang Sapi 98 7 10 2 September 2020 Umi Fadhilah Barat Perempatan Dsn. Genengan 966 69 11 16 September 2020 Chandra Tien Lapangan Bulu Tangkis dekat Apotik Lama 1080 77.14 12 16 September 2020 Sian Kurniawan Toko Harapan Jaya 234 16.71 13 26 Oktober 2020 H. Subakir Utara BMT Siman 2856 204 14 28 Oktober 2020 Pak Harsono Ds. Gontor Barat pecel pantes 462 33 15 14 November 2020 Pak Tardi Gontor Putri 1 2000 142.86 16 20 Desember 2020 Sri Bangun Sawah Bajang 1820 130
49 KHIZANATULLAH VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR B. Tukar Menukar No Tanggal Transaksi Asal Pemilik Tempat Luas Ditukar dengan Luas 1 17 Maret 2020 Alm. Ust. Ali Syarkowi Selatan Kandang Sapi 88,3 ru Tanah YPPWPM 92.4 ru 2 17 Maret 2020 Pak Slamet Selatan Kandang Sapi 364 m2 Sawah Genengan 665 m2 C. Wakaf No Tanggal Perolehan Asal Pemilik Tempat Luas m² ru 1 16 Januari 2020 Fauzan Islamic Center Tulung Agung 501 35.79 Sesuai amanat dari Trimurti Pendiri Pondok untuk mengembangkan dan mengelola tanah wakaf PMDG, tanah PMDG dimanfaatkan untuk berbagai sektor, antara lain Pendidikan, Pertanian, Unit usaha, dan lain sebagainya. Adapun rincian pemanfaatan tanah PM Gontor adalah sebagai berikut : No Pemanfaatan m² ha 1 Pendidikan 5.001.554 500.16 2 Pertanian dan Perkebunan 8.254.181 825.42 3 Unit Usaha, Rumah Singgah, SPBU, Hutan, dll 3.002.863 300.29 Jumlah 16.258.598 1.625.86 Adapun jumlah tanah yang dikelola oleh PMDG saat ini adalah sebagai berikut : No LETAK TANAH m2 1 Kota Banda Aceh 126.306 2 Kab. Kampar Riau 93.150 3 Kab. Siak 750.000 4 Kab. Rokan Hilir 71.900 5 Kab. Solok Padang 70.000 6 Kab. Tanjung Jabung Timur 6.091.071 7 Kab. Lampung Timur 130.275 8 Kab. Lampung Selatan 159.045 9 DKI Jakarta 1.173 10 Kab. Magelang 62.869 11 Kab. Bantul 664 12 Kab. Ponorogo 795.826 13 Kab. Wonosobo 1.590 14 Kab. Madiun 7.527 15 Kab. Nganjuk 104.959 16 Kab. Sukoharjo 100 17 Kab. Ngawi 2.094.937 18 Kab. Tuban 10.600 19 Kab. Kediri 245.396 20 Kab. Tulungagung 2.755 21 Kab. Trenggalek 20.314 22 Kab. Jember 17.280 23 Kab. Banyuwangi 71.052 24 Kalimantan 3.000.000 25 Kab. Konawe 527.045 26 Kab. Konawe Selatan 1.449.717 27 Kab. Poso 353.047 TOTAL 16.258.598 OPTIMALISASI KEGIATAN Dalam menunjang dan mengembangkan peran YPPWPM melaksanakan beberapa kegiatan seperti sewa dan pengelolaan sawah dengan sistem bagi hasil di wilayah Ponorogo dan sekitarnya, serta mengelola tanah non produktif dengan menanam rumput gajah untuk penggemukan sapi.
50 KHIZANATULLAH WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Pengelolaan hasil bumi di tanah kering atau perkebunan milik pondok, seperti: mangga, pisang, dan lain-lain. Kemudian dibagikan kepada keluargakeluarga pondok. Untuk optimalisasi pertanian di Mantingan, YPPWPM melalui Kantor Perwakilan Mantingan telah memperbarui mesin dari Combine 102 L menjadi Combine 110 Extreme guna meningkatkan kualitas serta memaksimalkan hasil panen. Islamic Center Gontor, Sarana Dakwah dan Pengabdian Pondok kepada masyarakat. ICG adalah pusat kegiatan dan pembinaan PMDG kepada masyarakat dalam bidang keagamaan, seperti pembinaan Taman Pendidikan Anak (TPA) serta kajian ilmu mingguan untuk masyarakat umum. PMDG, melalui YPPWPM membina empat Islamic Center yaitu ICG yang tersebar di beberapa daerah seperti: Joresan, Slahung, Madiun dan Nganjuk. Islamic Center Joresan atau yang dikenal juga dengan Hadlonah terletak di Desa Joresan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Beberapa Asatidz PMDG ditugaskan untuk tinggal disana guna mengurus kegiatan Madrasah Ibtidaiyyah serta GOR Bulu Tangkis. Adapun Islamic Center Slahung bertempat di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, sebagaimana Islamic Center Joresan, di Slahung pula ditempatkan beberapa Asatidz pengabdian PMDG untuk mengelola TPA, serta kebun mangga yang menjadi salah satu sumber khizanatullah PM Gontor. Beberapa kegiatan rutin di ICG Slahung antara lain adalah pelatihan Hadroh, serta pengajian rutin mingguan. Kemudian ICG Madiun berlokasi di Jalan Kapten Tandean No.7, Kecamatan Demangan, Kota Madiun. Lain halnya dengan ICG sebelumnya, Asatidz pengabdian yang bertugas di ICG Madiun tidak menetap di sana, namun minimal seminggu sekali meninjau berbagai macam kegiatan rutin yang ada disana, antara lain yaitu, TPA untuk anak tingkat PAUD hingga Sekolah Dasar, Kajian Rohani untuk guru-guru TPA dan masyarakat sekitar, manasik haji tahunan, perlombaan islami untuk anak TPA, serta Festival Anak Soleh. Disamping kegiatan rutin, ada beberapa kegiatan insidensial yang dilaksanakan antara lain Karnaval Anak Soleh, yang diadakan untuk memeriahkan acara HUT Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus, mengikuti lomba Murattalah dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyyah, Pentas seni pada malam Nuzulul Qur’an serta Pelatihan Hadiah yang melibatkan santri Jam’iyyatul Qurro dalam pelaksanaannya. Terakhir adalah ICG Nganjuk, terletak di pusat kota Nganjuk, tepatnya Jl. Kyai H. Agus Salim No.9, Kauman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. ICG Nganjuk membina beberapa kegiatan antara lain: TPA dan TPA Lanjutan (TPAL) khusus anak-anak, Pengajian rutin hari Ahad untuk masyarakat sekitar Nganjuk, menyiarkan pengajian di SUARGO FM Nganjuk 98.00, mengadakan khataman santri TPAL setiap 2 pekan. Ada pula beberapa kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh pengurus ICG Nganjuk, antara lain adalah Pawai Ta’aruf yang diikuti santri dan santriwati TPA, Gebyar Muharram yaitu perlombaan islami yang diikuti oleh TPA se-Kabupaten Nganjuk, Pentas Seni, pembagian hadiah, serta lomba futsal antar sekolah Islam Nganjuk.
51 KHIZANATULLAH VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR KEGIATAN KOPERASI PONDOK PESANTREN (KOPONTREN) LA TANSA Di penghujung akhir tahun 2020, PMDG sudah mempunyai 37 unit usaha yang dikelola dan dikembangkan untuk mengoptimalkan pendanaan kebutuhan pondok sesuai panca jangka PMDG. Diantara unit usaha milik Pondok yang berada di bawah naungan KOPONTREN La Tansa adalah : Pabrik Teh Kemasan, Pabrik Es, Pabrik Roti La-Tansa, Gas La-Tansa, KUK Toko Bangunan La-Tansa, KUK Toko Palen La-Tansa, La Tansa Transport, Penggilingan Padi (Selep), Wisma IKPM, Wisma Darussalam, Pembudidayaan Lele, Gambia Department Store, UKK Sayur, UKK Mie Ayam, UKK Grosir, Wartel dan Kantin Al Azhar, Pemotongan Ayam, Asia Photocopy, Wartel Sudan, Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK) La-Tansa, Darussalam Press, Satelit Mart, Kantin Satelit, Konveksi La Tansa, Toko Buku La Tansa, Rumah Makan La Tansa, Apotek La Tansa, La Tansa Sport and Music, Darussalam Distributor Centre, Grosir Buku, Wartel Satelit, Darussalam Computer Center, La Tansa Laundry, Toko Bahan Bangunan Mantingan, DDC Mantingan, serta Roya Mantingan. GAMBIA DEPARTMENT STORE, LEBIH DEKAT MENJAWAB KEBUTUHAN SANTRI Awal tahun ajaran 2020-2021/1441-1442 PM Gontor mendeklarasikan secara resmi berdirinya unit usaha baru, yaitu Gambia Department Store (GDS). GDS berdiri diatas lahan yang sebelumnya digunakan Mie Ayam Perkulakan, Wartel Gambia dan Majalah Gontor. Terdiri atas 4 sektor, yaitu Gambia Mart, Fashion, Pujasera serta Book Store membuat Gambia menjadi destinasi belanja santri yang lebih lengkap, mudah dan terjangkau. Kini santri dapat membeli kebutuhan sehari hari, baik primer maupun sekunder tanpa harus jauh-jauh pergi ke La Tansa Department Store yang terletak di pusat kota Ponorogo. INTEGRASI UKK DAN MIE AYAM PERKULAKAN Dengan berdirinya GDS, Unit Kesejahteraan Keluarga (UKK) tidak lagi menjadi Market yang menjual kebutuhan santri seperti makanan ringan, fashion dan lain sebagainya karena telah diambil alih oleh GDS. Terhitung sejak Syawwal 1441, UKK Mart dan Grosir telah berintegrasi dengan Mie Ayam Perkulakan menjadi satu kesatuan unit usaha UKK yang memiliki 3 sub, yaitu UKK Grosir, UKK Sayur, dan UKK Mie Ayam. UKK Grosir memasok berbagai kebutuhan sembako secara grosir, sedangkan UKK Sayur menyediakan berbagai sayur mayur serta memasok ke beberapa sektor yang membutuhkannya seperti Kopda, Dapur keluarga, Kantin Satelit dan lain sebagainya. Adapun UKK Mie Ayam tetap membuka outlet penjualan Mie Ayam yang terletak di Gedung Rabithah lantai 1. LAPORAN BULANAN TRIWULAN UNIT USAHA Sebagai bentuk tanggung jawab atas amanat yang diberikan oleh pondok, seluruh staf unit usaha yang berada dibawah naungan KOPONTREN La Tansa berkewajiban melaporkan keuangan yang beredar di sektor tersebut setiap bulannya kepada pengurus YPPWPM. Kemudian setelah melewati tiga bulan menurut perhitungan kalender hijriyyah, seluruh unit usaha berkewajiban untuk melaporkan laporan keuangan yang disebut sebagai Laporan
52 KHIZANATULLAH WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Triwulan. Dalam laporan Triwulan unit usaha melalui bendahara bagian melaporkan perkembangan unit usaha tersebut serta masalah yang dihadapi kepada pengurus Yayasan yang nanntinya akan diaporkan kepada pimpinan Pondok. PERTEMUAN UNIT USAHA Sebagai ikhtiyar memajukan unit usaha pondok, pengurus YPPWPM menyelenggarakan pertemuan seluruh staf unit usaha dengan Ketua YPPWPM setiap enam bulan sekali. Pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja unit usaha selama satu semester, diharapkan agar dapat menjadi tolak ukur dalam memajukan sumber khizanatullah PMDG. PENDIRIAN BAGIAN PERPAJAKAN Semakin berkembangnnya Kopontren La Tansa milik PMDG tugas mengurus perpajakan yang sebelumnya dipegang oleh staf Administrasi Pondok, kini dipegang sepenuhnya oleh staf bagian perpajakan. Bagian yang berdomisili di Gudang dan Kantor KOPONTREN tersebut dibimbing langsung oleh salah satu anggota Badan Wakaf PMDG yaitu, K.H. Muhammad Danial, S.E., Ak., M.M., CPA., CA. TRANSPORTASI Pada tahun 2020, PMDG mendapat tambahan 11 armada kendaraan baru yang berasal dari wakaf alumni, hibah, serta pembelian. Adapun rincian penambahan Inventaris kendaraan PMDG tahun 2020 adalah sebagai berikut : No Merek Type Kampus 1 TOYOTA Kijang Innova Grand Luxury 2.0 G Gontor Pusat 2 TOYOTA Kijang Innova Reborn TRD 2.4 V Gontor Pusat 3 SUZUKI APV Ambulance Gontor Pusat 4 SUZUKI APV Ambulance Gontor Pusat 5 TOYOTA Kijang Innova Grand 2.5 G Gontor 2, Madusari 6 MITSUBISHI Bus Mini FE 84 Gontor 3, Darul Ma’rifat 7 MITSUBISHI L300 Gontor 3, Darul Ma’rifat 8 ISUZU Elf Giga Gontor 3, Darul Ma’rifat 9 ISUZU Bus Mini NLR 55 Gontor Putri 1 10 TOYOTA Kijang Innova Grand Luxury 2.0 G Gontor Putri 2 11 ISUZU Panther LS PT. ESDM Wonosobo ARMADA BARU RS YASYFIN Rumah Sakit Yasyfin yang sudah memulai berjalan secara optimal pada tahun 2020 mendapat 2 unit kendaraan operasional baru yaitu Mobil Ambulan Suzuki APV yang merupakan hibah dari Alumni PM Gontor 1992 dan Bank Mandiri. Diharapkan dengan tambahan armada baru tersebut dapat meningkatkan kualitas Rumah Sakit kebanggaan PMDG tersebut. Kini RS Yasyfiin memiliki 4 buah Ambulan yang siap beroperasi melayani seluruh kebutuhan keluarga pondok khususnya di bidang kesehatan.
53 KESEJAHTERAAN KELUARGA VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR PMDG bisa maju dan terus berkembang sampai saat ini adalah buah dari kebersamaan internal keluarga pondok. Keluarga yang dimaksud adalah kader-kader yang berjuang langsung didalam pondok dan cabang-cabangnya, meskipun bukan keturunan Trimurti pendiri pondok. Mereka mendedikasikan tenaga, fikiran, jiwa, dan raganya untuk kemajuan dan keberlangsungan pondok. Merekalah yang selalu diupayakan kesejahteraanya oleh Pimpinan Pondok dari berbagai aspek.Kesejahteraan Keluarga Sumber Kesejahteraan Keluarga Pondok. Pimpinan Pondok tidak pernah berhenti memikirkan keberlangsungan hidup para santri dan keluarga besar PMDG sejak awal masa berdirinya Pondok. Itu semua berpedoman pada 5 aspek panca jangka PMDG yang telah diamanatkan oleh Trimurti pendiri pondok, yang salah satunya adalah kesejahteraan keluarga pondok, bagaimana pembagiannya dan darimana sumbernya. Sumber kesejahteraan keluarga tidak berasal dari SPP santri, melainkan dari khazanah pribadi pendiri pondok serta sawah milik pondok. Berkat usaha keras dari Pimpinan serta Keluarga Besar PMDG, Alhamdulillah atas izin Allah didirikanlah sejumlah unit usaha, sarana beserta prasarana yang menunjang kesejahteraan keluarga pondok, sehingga kesejahteraan pun meningkat. Selain memenuhi kesejahteraan keluarga, Pimpinan Pondok juga memperbaiki dan menambah fasilitas guna meningkatkan mutu serta kualitas Pendidikan di PMDG. Ini membuktikan bahwa Pimpinan pondok tidak sekalipun mengurangi perhatiannya kepada panca jangka pondok. Ragam Kesejahteraan Keluarga. Bentuk nyata perhatian PMDG terhadap kesejahteraan keluarga tertuang pada berbagai penambahan fasilitas serta program-program yang telah terlaksana. Adapun beberapa bentuk kesejahteraan yang diberikan pondok kepada guru kader dan keluarganya adalah sebagai berikut: Fasilitas perumahan. Hampir setiap tahun pondok menyediakan perumahan tambahan bagi guru
54 KESEJAHTERAAN KELUARGA WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 yang sudah berkeluarga. Tahun ini pondok menambah perumahan bagi kader yang ditempatkan di PMDG Kampus Putri 7, Kampar, Riau dan PMDG Kampus Putri 5, Kandangan. Adapun salah satu bentuk kesejahteraan pondok kepada guru junior adalah penyediaan kemeja dan celana panjang. Kemeja diperuntukkan seluruh bapak guru baik senior maupun junior, sedangkan celana panjang khusus diberikan kepada guru tahun pertama hingga tahun ketiga. Pembuatan atribut terse but setiap tahunnya dibuat menjelang pelaksanaan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy. Di samping itu juga guru junior disediakan kesejahteraan berupa makan 3 kali sehari yang bertempat di dapur guru. Sedangkan guru yang sudah berkeluarga diberikan pula, namun dalam bentuk bahan-bahan kebutuhan pangan atau sembako, seperti beras, gula, kopi, teh, minyak, dan gas elpiji serta alat-alat kebersihan. Fasilitas kebugaran dan kesehatan. Pondok telah menyediakan berbagai fasilitas kebugaran seperti, Gedung Olahraga (GOR) Bulutangkis di Joresan, Sarana Gym dan kebugaran di Darussalam Gontor Stadium, serta yang terbaru fasilitas GOR Bulutangkis di dekat apotik lama La Tansa. Fasilitas kesehatan, Rumah Sakit Yasyfin mulai tahun ini sudah mulai beroperasi dan dapat dimanfaatkan oleh santri, guru serta Keluarga Besar PMDG baik untuk check up, maupun opname. Bapak Pimpinan PMDG sangat memperhatikan kesehatan bapak guru, terutama bagi yang telah menginjak 40 tahun ke atas, oleh karena itu melalui fasilitas kesehatan RS Yasyfin, PMDG mengadakan Medical Check Up, bagi bapak guru KMI yang telah menginjak usia kepala empat. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at, 24 J. Ula 1442/8 Januari 2021 mulai pukul 07.00 WIB. Pondok juga membantu biaya pelaksanaan acara pernikahan kader, dengan mebuatkan jas full dress, kemeja, sepatu, dan kain sarung serta beberapa perabot rumah yang telah disediakan. Petani atau penggarap sawah yang turut andil dalam memakmurkan serta memajukan PMDG juga mendapat perhatian, salah satunya adalah pemberian kaos penggarap sawah yang dikoordinasi oleh bagian Pertanian YPPWPM. Jika dahulu para pendiri membiayai sendiri sekolah putra-putrinya hingga meraih gelar sarjana, kini dengan meningkatnya jangka khizanatullah, PMDG dapat memberi kesempatan bagi para kader untuk melanjutkan studi dengan biaya ditanggung oleh Pondok. Semoga dengan berbagai kesejahteraan keluarga yang diberikan pondok tersebut, mampu meningkatkan kinerja seluruh kader agar lebih giat, tekun, sungguh-sungguh dan ikhlas. “Innallaha yuhibbu iza ‘amila ahadukum ‘amalan an yutqinahu.” Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang apabila ia melakukan sesuatu, ia menyempurnakannya.” (HR. Thabrani)
55 KADERISASI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Trimurti Pendiri PMDG telah menjadikan sistem kaderisasi sebagai cara untuk mewariskan nilai-nilai Pondok. Untuk itu, para kader dibina melalui ujian, pendelegasian tugas, pengontrolan, dan pengawalan. Sehingga, mereka siap menerima estafet nilai tersebut, dan mengabdikan dirinya dalam berjuang untuk pondok dengan segala resikonya. Tugas seorang kader bukan hanya mengajar, melainkan juga harus siap dan ikhlas untuk melaksanakan tugas apapun dan di manapun. PMDG Siapkan para Kader melalui Beasiswa Al-Azhar. Sejumlah 79 orang mahasiswa/i PMDG penerima beasiswa angkatan ke-4 siap menempuh jenjang perguruan tinggi di Universitas Al-Azhar, Kairo. Mereka dibimbing langsung oleh Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz H. Farid Sulistiyo, Lc. serta beberapa guru yang pernah belajar di Mesir, seperti Al-Ustadz Dr. H. Abdul Hafidz Zaid, M.A., Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc., M.H., Al-Ustadz Dr. H. Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum., Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag., dan Al-Ustadz Sunan Autad Sarjana, Lc. M.H. Angkatan ke-4 ini dibekali pembelajaran materi tentang qira’ah, sima’ah, kitabah, qa’idah dan pembahasan buku klasik. Pembekalan ini diadakan selama 3 hari dalam seminggu setiap hari Sabtu, Senin, dan Rabu. Pembekalan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan para mahasiswa/i dalam menghadapi dauru-l-lughah dan sejumlah pembelajaran di Universitas Al-Azhar. Penambahan Kader. Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti, semboyan yang akan selalu ada dan takkan pernah hilang dari PMDG. Setiap tahunnya selalu ada guru yang mengajukan dirinya sebagai kader PMDG. Pada tahun ini, kader yang menandatangani perjanjian sebanyak 5 orang, yaitu Al-Ustadz Abdullah Muchtar Syafi’i, S.Th.I., Al-Ustadz Afif Hamidi, S.Th.I., dan Al-Ustadz Ahmad Zaky Mubarok, S.Th.I., pada hari Jum’at, 27 Rajab 1441/20 Maret 2020, sedangkan Al-Ustadz Afique Rahmadiansyah, S.E.I. dan Al-Ustadz Ziyad Ahmad Zarkasyi, S.Pd. pada hari Senin, 12 Muharram 1442/31 Agustus 2020. Kaderisasi PMDG
56 KADERISASI WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Pendelegasian Tugas . PMDG ter us mempersiapkan kader-kadernya untuk selalu menjalankan estafet, salah satunya dengan cara pendelegasian tugas. Sebagai perpanjangan tangan dari Pimpinan Pondok, pendelegasian kader ini diwujudkan dalam memenuhi undangan masyarakat, seperti membuka sejumlah acara, baik dalam maupun luar pondok dan pengarahan bagi santri maupun para guru. Beberapa penugasan dan pendelegasian kader pada tahun ini adalah sebagai berikut: 1. Melantik Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., M.Phil. sebagai Rektor Universitas Darussalam Gontor periode 2020-2025 pada hari Rabu, 8 J. Ula 1442/23 Desember 2020 di Hall Gedung Utama UNIDA Gontor. 2. Melantik Dr. Abdul Hafidz Zaid, M.A. sebagai Wakil Rektor I UNIDA Gontor dalam Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Setiawan bin Lahuri, M.A. sebagai Wakil Rektor II dalam Bidang Keuangan, SDM, dan Perencanaan Pembangunan, dan Dr. Khoirul Umam, M.Ec. sebagai Wakil Rektor III dalam Bidang Kerjasama, Penelitian, Pengabdian, dan Alumni pada Rabu, 8 J. Ula 1442/23 Desember 2020 di Hall Gedung Utama UNIDA Gontor. 3. Mengangkat Al-Ustadz Dr. H. Mulyono Jamal, M.A., sebagai Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam (YPTD), pada hari Ahad, 14 R. Akhir 1442/29 November 2020. 4. Mengangkat Al-Ustadz Dr. H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. sebagai Ketua Senat UNIDA Gontor pada hari Ahad, 14 R. Akhir 1442/29 November 2020. 5. Mengutus Al-Ustadz Rif‘at Husnul Ma’afi, M.Ag. membuka acara Porseni, pada hari Jum’at, 13 Dzulqa’dah 1441/4 Juli 2020. 6. Mengutus Al-Ustadz H. Agus Mulyana, S.Ag. membuka acara Mahadasa Show pada hari Jum’at, 17 Dzulhijjah 1441/7 Agustus 2020. 7. Mengutus Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc. M.H. membuka acara Darussalam Art Day pada hari Jum’at, 25 Dzulhijjah 1441/15 Agustus 2020. 8. Mengutus Al-Ustadz Dr. H. Y. Suyoto Arief, MSI. menjadi Inspektur Upacara Kemerdekaan 17 Agustus, pada hari Senin, 27 Dzulhijah 1441/17 Agustus 2020. 9. Mengutus Al-Ustadz Riza Azhari, M.Pd. mengisi acara Pembukaan Gontor Olympiad pada hari Jum’at, 21 R. Awwal 1442/7 November 2020. 10. Mengutus Al-Ustadz Eko Nur Cahyo, M.A. mengisi acara pembukaan latihan kepramukaan pada hari Kamis, 27 R. Akhir 1442/12 Desember 2020. 11. Mengutus Al-Ustadz Kurnia Rahman Abadi, M.M. membuka acara Drama Contest Bahasa Inggris Antarrayon pada hari Jum’at, 11 J. Ula 1442/26 Desember 2020. 12. Mengutus Al-Ustadz H. Fawwaz Ahmad Zarkasyi, Lc. MA. dan Al-Ustadz H. Sugeng Lc. mengisi acara Fathul Kutub siswa kelas 5 KMI untuk seluruh kampus pada hari Sabtu, 18 J. Ula 1442/2 Januari 2020. Reposisi Kader. Dalam rangka pemerataan tugas dan pengembangan di setiap pondok, Pimpinan Pondok mengadakan perpindahan untuk para kader dari satu kampus ke kampus lain. Berikut beberapa guru/kader yang dipindahtugaskan tahun ini: 1. Al-Ustadz Muhammad Zainul Arifin dari PMDG Putri Kampus 1, Mantingan ke PMDG Putri Kampus 8, Lampung. 2. Al-Ustadz Rifqi Inani, M.Pd. dari PMDG Kampus Pusat ke PMDG Kampus 12, Siak. 3. Al-Ustadz H. Fadlurrahman, Lc. Dari PMDG Kampus Pusat ke PMDG Putri Kampus 5, Kandangan, Kediri. 4. Al-Ustadz Adib Budi Kusuma, S.Th.I. dari PMDG Kampus Pusat ke PMDG Kampus 4, Banyuwangi. 5. Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd.I. dari PMDG Kampus Pusat ke PMDG Putri Kampus 1, Mantingan.
57 SARANA PERGEDUNGAN VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Sarana Pembangunan PMDG Setiap tahun PMDG terus mengupayakan peningkatan kualitas sarana dan prasana untuk mengoptimalkan jalannya Pendidikan dan pengajaran. Seiring pesatnya pertambahan jumlah santri, PMDG mengadakan berbagai macam proyek pembangunan gedung dan sarana di seluruh kampus, seperti gedung ruang kelas, asrama, masjid jami’, aula pertemuan, sarana olahraga dll..Rumah Sakit YasÀin Tangani Berbagai Macam Penyakit. Dalam mencegah berbagai macam penyakit dan mengontrol kesehatan para santri, PMDG mendirikan rumah sakit Yasfiin, dengan merenovasi Balai Kesehatan Santri dan Masyarakat (BKSM) yang lama. Pembangunan rumah sakit ini sudah dimulai sejak tahun 2017 dan mulai beroperasi pada hari Ahad, 18 Muharam 1442/6 September 2020 dengan segala fasilitas dan kemampuan yang ada. Selain melayani santri, guru, dan masyarakat sekitar, RS. Yasfiin melalui para staf dan perawat, juga mengadakan penyuluhan kesehatan di Masjid Jami’ setiap bulan. Penyuluhan ini bertujuan untuk memeriksa kesehatan dan mengingatkan santri PMDG tentang kesehatan. Staf RS Yasfiin juga bekerja sama dengan Pengasuhan Santri dalam menyebarkan beberapa poster dan banner tentang protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Virus Covid-19. Rumah Sakit Yasfiin tak hanya memperhatikan kampus pusat saja, tetapi juga ikut serta mengadakan pelatihan kesehatan dalam menangani penyebaran Virus Covid-19. Tidak hanya itu, beberapa staf RS. Yasfiin juga membagikan beberapa masker dan disinfektan yang dibuat oleh mahasiswa dan mahasiswi UNIDA kepada seluruh santri. Gedung RS. Yasfiin lantai 1 berguna untuk pemeriksaan poli kesehatan, IGD, Laboratorium dan dapur, sementara untuk lantai 2 dan 3 digunakan untuk kamar pasien. RS. Yasfiin memiliki 18 orang perawat, 3 orang analis penyakit dan 1 orang dokter, yang nantinya akan terus bertambah demi melayani santri dan masyarakat. Beberapa kader juga dikirim untuk mempelajari ilmu kesehatan. Agar kelak dapat menjadi dokter ahli di rumah sakit nantinya. Gedung Gambia Penuhi Kebutuhan Harian Santri. PMDG terus berkembang hingga saat ini, salah satunya dari segi pengembangan pergedungan pondok. Tepat pada hari Ahad, 25 Ramadhan 1441 atau 19 April 2020 Soft Opening bersama sejumlah Staf Yayasan, Pembangunan, dan UKK lama. Dan
58 SARANA PERGEDUNGAN WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 pada hari Senin, 11 Syawwal 1441/3 Juni 2020 Gambia Department Store (GDS) mulai dibuka untuk memenuhi kebutuhan harian santri, guru, dan masyarakat serta menopang kebutuhan Rumah Sakit Gontor nantinya. Gedung GDS terdiri 3 lantai dengan 4 unit usaha, di antaranya: Toko Baju dan Toko Buku di lantai pertama, Mini Market dan Pujasera di lantai kedua, kamar staf dan gudang di lantai ketiga. GDS merupakan pengembangan sekaligus perpaduan antara Unit Kesejahteraan Keluarga (UKK) Mart dan Latansa Department Store. GDS yang terdiri di dalamnya 16 orang staf dari asatidz dan 22 orang karyawan. Sedangkan Kantor Majalah Gontor dan Wartel Gambia dipindahkan ke Gedung Sudan lantai 1. Mini Hall Serbaguna. Pembangunan Mini Hall PMDG Kampus 10, Jambi dimulai pada hari Rabu, 7 R. Tsani 1441/4 Desember 2019 hingga Jum’at 7 Shafar 1442/25 September 2020, Mini hall dapat menampung 500 orang santri, ke depannya gedung ini akan diproyeksikan sebagai gedung serbaguna untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan acara pondok. Perkumpulan yang selama ini diadakan di luar ruangan pun kini dapat diadakan di dalam ruangan mini hall badminton dan tenis meja para santri dan guru. Di bagian bawah Mini Hall difungsikan sebagai tempat penyimpanan peralatan sound system. PMDG Kampus 10 juga membangun Balai Kesehatan yang terdiri dari 5 ruangan, pembangunan ini dimulai pada hari Senin, 3 J. Ula 1441/30 Desember 2019 dan mulai beroperasi pada hari Kamis, 6 Shafar 1442/24 September 2020. Pembangunan Balai Kesehatan bertujuan memudahkan Staf Bagian Kesehatan Pondok dalam menangani santri yang sakit, meskipun obat-obat dan alat penunjang kesehatan lainnya belum lengkap, PMDG Kampus 10 selalu berupaya dalam memenuhinya. Ciptakan Nuansa Perkumpulan Dengan Auditorium Baru. Salah satu bangunan yang sekarang menjadi ikon kebanggaan di PMDG Putri Kampus 4 adalah Auditorium. Bangunan yang terletak di depan gedung Alighar ini dibangun karena kapasitas santriwati dan guru yang terus bertambah setiap tahunnya, sehingga membutuhkan tempat yang luas untuk menyelenggarakan berbagai macam perkumpulan baik santri maupun guru. Dengan adanya Auditorium ini, PMDG Kampus 4 dapat melaksanakan sejumlah kegiatan non akademis berupa kesenian dan kegiatan lainnya, dengan demikian kreativitas para santriwati akan bertambah dalam menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler pondok di auditorium baru ini. Auditorium PMDG Putri Kampus 4 ini dapat menampung 1000 orang santriwati. Di bawah auditorium nantinya akan disediakan tempat khusus untuk menyimpan peralatan sound system guna mempermudah dalam mengatur penataan dan setting sound pada segala macam perkumpulan agar acara tersebut dapat terlaksana dengan khidmat. Kelas dan Asrama Baru Penuhi Kebutuhan Belajar Santri. Berawal dari membludaknya calon santriwati yang hendak mendaftar ke PMDG Putri Kampus 7, akhirnya banyak santriwati yang terpaksa mengikuti pembelajaran di luar kelas, hal ini pasti menimbulkan ketidaknyamanan bagi para santriwati. Maka dari itu, PMDG Putri Kampus 7, Riau membangun 5 ruangan kelas baru untuk memenuhi kebutuhan belajar santriwati, dan alhamdulillah tepat pada hari Selasa, 17 R. Awwal 1442/3 November 2020 5 lokal kelas tersebut rampung, dengan adanya tambahan 5 lokal yang terletak di belakang gedung baru 3 ini, para santriwati mampu menikmati suasana belajar dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Selain 5 lokal kelas, dibangun juga sebuah asrama yang terletak di antara asrama anak baru dan dapur umum. Asrama ini terdiri dari 10 ruangan dan 32
59 SARANA PERGEDUNGAN VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR kamar mandi. Untuk sementara, gedung ini digunakan untuk karantina Siswi Akhir KMI 2021, ke depannya gedung ini akan difungsikan sebagai asrama bagi santriwati baru PMDG Putri Kampus 7, Riau. Meningkatkan Ubudiyah santriwati Dengan Pembangunan Masjid Baru. Setelah dilaksanakannya acara Pengecoran Pertama Pondasi Bangunan Masjid Baitul Abbas Thalib, pembangunan masjid ini resmi dimulai pada hari Kamis, 19 Muharram 1441/19 September 2019. Saat ini, telah setahun lebih terlewati, pembangunan masjid ini sudah memasuki tahap akhir. Sound system, lampu serta beberapa kekurangan lain akan segera menyusul untuk melengkapi pembangunan masjid ini. Kendati demikian, masjid–yang diwakafkan oleh Alm Dr. Muhammad Abbas bin Thalib, mertua dari Ketua Badan Wakaf PMDG, Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A.– ini sudah mulai difungsikan sejak pertengahan tahun 2020. Basement masjid digunakan untuk belajar santriwati, ta’hil pelajaran, serta latihan jam’iyyatul qurra’ wal huffadz. Begitupula masjid utama, terhitung sejak Jum‘at, 17 J. Ula 1442/1 Januari 2021 sudah mulai digunakan untuk shalat berjamaah dan tempat halaqah. Masjid ini dapat menampung seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 2, dan diperkirakan dapat menampung kapasitas sekitar 2500 orang. Semangat Baru Dengan Sarana Baru. 2020 merupakan sejarah bagi PMDG, karena pada tahun ini, status PMDG Kampus 8 resmi berubah menjadi PMDG Putri Kampus 8, berbagai aktivitas belajar mengajar diadakan dalam rangka revitalisasi kurikulum Kulliyatul Mu’allimat al-Islamiyah (KMI), selain itu pembangunan berbagai macam sarana dan prasarana dibangun untuk memenuhi kebutuhan santriwati dan guru. Untuk memberikan kenyamanan santriwati dalam belajar, PMDG Putri Kampus 8 membangun asrama yang terdiri dari 12 kamar untuk santriwati baru kelas 1 dan 1 intensif, setiap kamar terdiri dari 17 orang santriwati dan 4 orang guru. Selain asrama, dibangun juga MCK, tempat jemuran, gerbang pondok dan pemasangan paving. Untuk proses belajar mengajar, mereka masih menggunakan bangunan madrasah ibtidai’yah binaan Gontor 8 lama. Pusatkan Kegiatan Organisasi Santri di Gedung Trimurti Dan Ninxia. Pada tahun ini PMDG Kampus 4, Banyuwangi membangun 2 gedung sekaligus yakni Gedung Ninxia dan Gedung Trimurti. Gedung Ninxia difungsikan untuk Aula Pertemuan Guru KMI, Kantor Administrasi, Kantor Sekretaris Wakil Pengasuh, Kantor Pengasuhan Santri, Laboratorium Bahasa, Laboratorium Sains, dan Perpustakaan. Pembangunan gedung yang selesai pada hari Sabtu, 28 Syawwal 1441/20 Juni 2020 ini memakan lahan seluas 52x22 meter. Sedangkan Gedung Trimurti yang memakan lahan sebesar 48x24 meter yang terdiri dari 31 ruangan dengan ukuran 7x8 meter ini akan diproyeksikan untuk kamar bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP)
60 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) telah tersebar luas di 114 cabang yang berada di dalam negeri hingga mancanegara. Persebaran ini merupakan wujud konkret para alumni PMDG yang tetap peduli akan almamaternya. Kepedulian tersebut tampak dari eratnya tali silaturrahim dan hangatnya keharmonisan yang terasa antaralumni di setiap aktivitasnya. IKPM hadir menjadi wadah bagi para alumni–dalam maupun luar negeri–untuk terus berkiprah sembari mendedikasikan dirinya membantu pondok. Harapannya, seluruh alumni dapat terus menghasilkan karya dan prestasi serta menjadi mundzirul qaum yang tetap ussisa ‘ala taqwa. PP IKPM Gelar Halal bi Halal dan Rapat Koordinasi dengan Pendamping Bimago. Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor mengadakan halal bi halal dan rapat koordinasi dengan para pendamping calon pelajar dari IKPM Cabang dan bimbingan belajar di Masjid Jami’ PMDG Kampus 2, Madusari, Ponorogo, Senin, 30 Syawwal 1441/22 Juni 2020. Hadir dalam acara ini, seluruh pengurus PP IKPM, Wakil Pengasuh PMDG Kampus 2 Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc., M.Ag., dan 226 orang pendamping Bimbingan Masuk Gontor (Bimago). Ustadz Hudaya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendamping calon pelajar yang hadir di PMDG Kampus 2. Beliau menegaskan bahwa Gontor akan selalu mematuhi Protokol Covid-19 dalam penerimaan calon pelajar tahun ini. Ketua Umum PP IKPM, Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendamping Bimago yang telah membantu dalam proses birokrasi dan negoisasi dalam perpulangan santri dan capel ke pondok. Proses ini juga menunjukkan bagaimana ukhuwwah para alumni yang sesungguhnya. Dalam kesempatan ini, Ustadz Ismail juga menekankan pentingnya sinergi antara IKPM cabang dan pembimbing konsulat dalam menyukseskan perpulangan santri ke pondok. Beliau mengingatkan bahwa ini juga merupakan salah satu tanggung jawab IKPM karena di dalam AD/ART IKPM, disebutkan bahwa IKPM ikut bertanggung jawab terhadap kelangsungan PMDG. Pertama, PP IKPM Gontor Lantik PC IKPM Kalbar secara Virtual. Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor melantik Pimpinan Cabang IKPM Kalimantan Barat Periode 1442-1447/2020-2025 secara daring Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM)
61 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR dari Kantor PP IKPM Gontor, Ponorogo, pada hari Sabtu, 3 Muharram 1442/22 Agustus 2020. Hadir dalam acara ini, Ketua Umum, Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., Ketua I, Al-Ustadz Dr. H. M. Adib Fuadi Nuriz, M.A., M.Phil., Sekretaris I Al-Ustadz H. Muhammad Badrun Syahir, M.A., dan beberapa staf IKPM. Setelah dikeluarkannya Surat Edaran PP IKPM No. 2/Ed./PP-IKPM-v/VIII/2020, maka pelantikan PC IKPM bisa dilaksanakan secara daring. Hal ini merujuk kepada perkembangan penyebaran pandemi covid-19 yang masih belum mereda di Indonesia. Meskipun berlangsung secara daring, pelantikan tetap terasa khidmat dan khusyuk dengan menjalankan rentetan acara yang serupa dengan pelantikan secara langsung. Pada pelantikan kali ini, Al-Ustadz Kun Supriadi terpilih sebagai ketua IKPM Gontor Cabang Kalimantan Barat. Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang menaruh kepercayaan kepadanya dan memohon dukungan semuanya dalam mengemban amanah kepengurusan ini. Di akhir acara, Ustadz Ismail mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru kemudian menekankan pentingnya amanah dalam menjalankan kepengurusan IKPM Cabang. Beliau berharap IKPM Gontor Cabang Kalimantan Barat dapat menjadi Gontor Center di daerahnya sehingga mampu merepresentasikan Gontor kepada masyarakat. IKPM Gontor Cabang Batam Sukses Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2020-2025 via Daring. Satu lagi IKPM Gontor Cabang yang sukses melaksanakan pelantikan pengurus secara daring, yaitu IKPM Gontor Cabang Batam. Pelantikan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 25 Muharram 1442/13 September 2020, di Ballroom D, Golden Prawn, Kota Batam. Sebulan sebelumnya, telah diadakan Musyawarah Cabang (Muscab) IKPM Batam yang bertempat di Pondok Modern Nurul Haq, Batam. Kala itu juga dilaksanakan pemilihan ketua IKPM Batam yang baru. Kemudian terpilihlah Al-Ustadz Syamsul Effendi, S.Pd.I, M.A. (Alumni Tahun 2005) sebagai ketua umum, Al-Ustadz Abna Hanif Novel, S.H.I, M.E. (Alumni Tahun 2008) sebagai ketua I, dan Al-Ustadz Rahmat Taufiqurrohman, S.Pd.I (Alumni Tahun 2006) sebagai ketua II. Pelantikan pengurus IKPM Batam yang dihadiri lebih dari 300 orang alumni dan wali santri ini berjalan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Acara dihadiri juga oleh Wakil Walikota Batam H. Amsakar Achmad, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya beliau berharap kepada alumni Gontor yang berada di kota Batam agar bersama pemerintah kota Batam membangun Batam menjadi bandar dunia yang madani. Pelantikan pengurus IKPM Batam dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP IKPM Gontor, yaitu Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. dari Kantor Pusat IKPM Gontor Ponorogo melalui aplikasi Zoom Meeting. Dalam sambutannya, beliau berharap IKPM Batam menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan ketua yang baru. Forbis IKPM Cabang Tasikmalaya Resmi Dilantik di Pangandaran. Bertempat di Mustika Ratu Beach Hotel Pangandaran, Sabtu, 27 R. Akhir
62 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 1442/12 Desember 2020, Forbis IKPM Cabang Tasikmalaya resmi dilantik. Ketua Umum Pengurus Pusat Forbis IKPM Gontor, H. Agus Maulana, hadir langsung didampingi jajaran pengurus pusat. Terpilih sebagai ketua Forbis Tasikmalaya, Al-Ustadz H. Anwar Sadaat, pengusaha bidang konveksi dan Al-Ustadz Ripaniko, S.Pd.I selaku sekretaris, serta jajaran pengurus divisi lainnya. Dalam sambutannya, Ketum Forbis, H. Agus Maulana mengatakan bahwa Forbis Tasikmalaya adalah cabang Forbis ke-10 yang sudah dilantik kepengurusannya. Sebelumnya Forbis Jambi, Depok, Yogyakarta, Bandung, Malang, Solo Raya, Surabaya, Timur Tengah, dan Kediri. Ke depan, setiap IKPM Cabang harus memiliki organ underbow di bawahnya yang menaungi para alumni yang bergerak di bidang bisnis dan kalangan profesional. Organ resmi itulah Forbis. Pelantikan ini juga dihadiri langsung oleh jajaran PP IKPM Gontor yang diwakili oleh Al-Ustadz Sabar S.Ag. dari divisi ekonomi. Beliau mengapresiasi gerak cepat dan solidaritas pengurus IKPM Cabang Tasikmalaya dalam menjalankan setiap program kerjanya. Al-Ustadz Deni Rustandi selaku Ketua IKPM Cabang Tasik melihat banyak sekali potensipotensi alumni dalam bidang ekonomi di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. Dengan terbentuknya Forbis, diharapkan silaturrahim dan sinergi sesama pengusaha alumni Gontor dapat ditingkatkan untuk saling membantu serta menguatkan. CMS UNIDA Gontor dan PP IKPM Gontor Launching Sekolah Mawarits Dasar Online (SMDO). Bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor, Centre for Mawarith Studies (CMS) Universitas Darussalam Gontor mengadakan kegiatan Sekolah Mawarits Dasar Online (SMDO) yang merupakan salah satu program edukasi ihya’ ‘ilmi al-mawarits (menghidupkan Ilmu Waris Islam) dalam kehidupan berkeluarga. Materi utama dalam sekolah online ini adalah “Mawarits: Penentuan sebelum Pembagian Level Dasar #1 (dari 6 level) Menuju KSM (Keluarga Sadar Mawarits)”. SMDO ini diadakan secara berkala di setiap awal bulan dengan tujuan edukasi dan sosialisasi ilmu mawarits kepada keluarga muslim khususnya para alumni PMDG menuju KSM. Selain itu, juga sebagai upaya membangun karakter mawarith mind sejak dini. Dengan menggunakan platform Zoom Meeting, sekolah mawarits online angkatan pertama telah berlangsung selama dua hari, Sabtu-Ahad, 9-10 Safar 1442/26-27 September 2020. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB pagi hingga pukul 11.40 WIB siang. Hadir sebagai pemateri, Al-Ustadz Mhd. Jabal Alamsyah, Lc, M.A. (Direktur CMS UNIDA Gontor), Al-Ustadz Dr. Imam Kamaluddin, Lc, M.Hum. (Dekan Fakultas Syariah UNIDA Gontor), dan Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. (Ketua Umum PP IKPM Gontor). Sebanyak 172 orang peserta mengikuti kegiatan tersebut yang terdiri dari 123 orang peserta laki-laki dan 49 peserta perempuan. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dan penyampaian materi. Pada sesi terakhir, peserta diberi kesempatan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan sebelum kegiatan ditutup. Peringati Dirgahayu RI, IKPM Gontor Cabang Sulselbar Galakkan Bersih Pantai. Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sulselbar bersama Komunitas Renang Mahasiswa Unhas dan Komunitas Gusung Tallasa mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai Pulau Gusung, Kepulauan
63 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Selayar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 3 Muharram 1442/22 Agustus 2020, dalam rangka menyambut Dirgahayu ke-75 Republik Indonesia sekaligus memperingati tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1442. Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WITA dengan menyisir dermaga pantai sepanjang 5 km. Prof. Mansyur Nasir sebagai Ketua Komunitas Gusung Tallasa memberi apresiasi yang tinggi atas Gerakan Bersih Pantai ini. Beliau sendiri beserta mahasiswa Komunitas Renang Unhas dan anggota IKPM Sulselbar turun bersama membersihkan dan memungut sampah sepanjang pesisir pantai. Sampah yang terkumpul didominasi sampah plastik dan turunannya (botol plastik, sedotan, kresek, dll), sampah kayu dan turunannya (pembungkus rokok, puntung rokok, daun dan batang pohon), sampah kaca serta turunannya (botol dan pecahan kaca) dan terakhir jenis sampah kain berserta turunannya (pakaian, diapers, dll). Ini menunjukkan bahwa persoalan isu mikroplastik itu benar adanya. Abdul Karim sebagai Ketua Harian IKPM Gontor Cabang Sulselbar mengharapkan kegiatan bersihbersih sampah ini bukan hanya di pantai saja namun juga di lingkungan sekitar rumah. “Kita harus peduli untuk membersihkan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat, serta mulai dari sekarang, mari kita menggunakan produk ramah lingkungan agar ekosistem alam tetap terjaga,” tuturnya. Pormada Legend Jadikan Sepakbola Media Perekat Alumni PMDG. Para alumni Persatuan Olahraga Mahasiswa Darussalam (Pormada) Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan event Pormada Legend untuk yang ke sekian kalinya di Stadion Brawijaya, Sabtu 11 J. Ula 1442/26 Desember 2020. Acara reuni dan temu kangen ini sudah dilaksanakan sejak 2015 dan telah menjajal rumput stadion-stadion besar di Jakarta, Solo, Sidoarjo dan Bandung. Ketua Panitia Pormada Legend sekaligus ketua IKPM Gontor Cabang Kediri Al-Ustadz Dr. H. Abbas Sofwan mengatakan persiapan penyelenggaraan acara ini sudah dimulai sejak awal bulan Desember. Panitia terdiri dari masing-masing anggota klub peserta turnamen, imbuhnya. Peserta kali ini sebanyak lima klub, yaitu Meteor Kilat FC, PORMADA Legends, Bima FC, Taroyad United, dan La Tansa Legends FC (Banten). Setiap klub diwajibkan membayar iuran untuk biaya sewa stadion, makan siang, dan dokumentasi. Al-Ustadz Dr. H. Imam Kamaluddin selaku pendiri Pormada Legend bersama Ustadz Alwi mengatakan acara inti turnamen sepakbola Pormada Legend ini adalah temu kangen. Sehingga acara sengaja diformat tidak resmi agar dapat tercipta obrolan-obrolan yang akrab dan hangat antarpeserta. Keakraban lintas marhalah terjalin secara erat, hangat, dan cair. Seakan tidak ada sekat-sekat marhalah. Kekompakan dan kebersamaan terbentuk di antara alumni senior dan junior, menghapuskan dan melarutkan gesekan-gesekan yang pernah terjadi di antara mereka. Tidak dipungkiri, event Pormada Legends merupakan wadah untuk menyatukan para alumni yang tua dan muda di IKPM melalui media olahraga. Tanamkan Pendidikan Gontor, IKPM Bogor Adakan Kegiatan Sepekan Menjadi Santri
64 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 (Semantri). IKPM Gontor Cabang Bogor memulai kegiatan Sepekan Menjadi Santri (Semantri) yang merupakan rangkaian kegiatan dari Bimago. IKPM Bogor di Pondok Pesantren Al-Umm Aswaja, Ciawi, Bogor, Rabu, 8 J. Ula 1442/23 Desember 2020. Bimago adalah kegiatan bimbingan intensif masuk Gontor yang dilaksanakan guna mempersiapkan kader-kader yang akan melanjutkan studinya ke Gontor. Bimbingan Intensif ini bukanlah yang pertama kali, melainkan kegiatan rutin tahunan yang dimulai sejak kurang lebih empat tahun lalu dan diadakan dua kali setiap tahunnya. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari bertepatan dengan liburan sekolah. Selain mempersiapkan ujian masuk Gontor, diharapkan adik-adik juga dapat mengisi waktu liburannya dengan kegiatan yang bermanfaat. Adapun kegiatan sehari-hari di Semantri dibuat sedemikian rupa seperti kegiatan di Gontor. Hal ini bertujuan agar adik-adik terbiasa hidup di pondok yang penuh dengan kesederhanaan. Selebihnya mereka dibekali berbagai materi pelajaran yang dipersiapkan untuk menghadapi ujian masuk Gontor. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan Semantri kali ini sebanyak 37 orang calon pelajar yang terdiri dari 26 orang calon pelajar putra dan 11 orang calon pelajar putri. Mereka bukan hanya anak-anak kelas 6 SD sederajat dan 3 SMP sederajat, namun ada juga anak-anak kelas 1, 3, dan 5 SD yang turut mengikuti kegiatan ini. Harapannya, anak-anak dapat mempersiapkan diri lebih matang untuk masuk Gontor. Selain itu, mereka dapat merasakan atmosfir miniatur kehidupan di pondok. Sehingga mereka menjadi lebih termotivasi untuk masuk ke Gontor. Didik Kehidupan ala Gontor, IKPM Surabaya Gelar Sigor Jamboree 2020 Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Surabaya mengadakan Sigor Jamboree 2020 di Villa Pondok Pak Guru, Pacet, Mojokerto, Sabtu-Kamis, 4-9 J. Ula 1442/19-24 Desember 2020. Para peserta terdiri dari anggota Simulasi Gontor (Sigor) IKPM Surabaya dan dari daerah sekitar Surabaya yang mendaftar secara perseorangan. Di samping itu, IKPM Surabaya turut mengundang Pengurus IKPM Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya guna memeriahkan acara tersebut. Sigor Jamboree 2020 ini bertujuan untuk mendidik dan melatih para calon pelajar dalam hal keterampilan dan kemandirian. Acara sepekan seperti ini juga ditujukan sebagai ilustrasi kehidupan di Gontor yang sarat akan kedisiplinan dan militansi. Para peserta diberikan lingkungan yang membentuk mereka menjadi kuat mentalnya, besar hatinya, etos kerjanya, serta dinamis dalam setiap pergerakannya. Pimpinan Pusat IKPM Gontor yang diwakili oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, M.Pd. dan Al-Ustadz H. Suwito Djemari, S.Pd.I. ikut menghadiri acara Sigor Jamboree ini pada waktu Malam Unggun Gembira, Rabu, 8 J. Ula 1442/23 Desember 2020. Esok paginya, diadakan pembagian hadiah dan penutupan acara. Dalam sambutannya, Ustadz Suwito mengingatkan betapa pentingnya bergerak secara dinamis untuk pengembangan diri. Senada dengannya, Ustadz Saepul juga menekankan pentingnya bergerak dan berinisiatif untuk maju.
65 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Laporkan Kegiatan, IKPM Gontor Cabang Turki Silaturrahim ke PP IKPM. Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Turki melakukan kunjungan silaturrahim ke Pimpinan Pusat IKPM Gontor di Kantor Pimpinan Pusat IKPM, Selasa pagi, 30 Dzulqa’dah 1441/21 Juli 2020. Kunjungan ini dalam rangka laporan per enam bulan IKPM Turki periode 2020/2021. Dalam kesempatan ini IKPM Turki diwakili oleh Al-Ustadz Septiono (Alumni 2016), Al-Ustadz Haqiqul Reskyanta (Alumni 2015), Al-Ustadz Fazlullah Ihza Qaseem (Alumni 2016), dan Al-Ustadz Dirhamsyah M. Silmi (Alumni 2013). Mereka disambut hangat oleh Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. (Ketua Umum PP IKPM), Al-Ustadz Drs. H. Rif ’at Husnul Ma’afi, M.Ag. (Ketua II PP IKPM), dan beberapa staf PP IKPM. Dalam kunjungan ini, Ustadz Septiono selaku ketua IKPM Turki melaporkan pencapaianpencapaian IKPM Turki selama enam bulan terakhir, seperti mengadakan kajian bulanan rutin IKPM Turki selama 3 bulan (sebelum wabah Covid-19) dan melakukan beberapa webinar. Setelah penyampaian laporan, Ustadz Ismail selaku Ketua Umum PP IKPM menyampaikan pesanpesan untuk para alumni di Turki agar serius dalam menuntut ilmu di luar negeri. Ustadz Rif ’at juga menambahkan, IKPM Turki agar memperbanyak kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang akademis para mahasiswa Indonesia yang ada di sana, seperti halnya menulis buku. Dengan silaturrahim ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara IKPM Turki dengan PP IKPM ke depannya. Acara ini ditutup dengan penyerahan simbolis kenang-kenangan dari IKPM Turki kepada PP IKPM. IKPM Gontor Cabang Malaysia dan Pandemi Covid-19. Pandemi covid-19 merupakan wabah yang mempengaruhi berbagai kalangan di seluruh muka bumi. Tak terkecuali dengan IKPM Gontor Cabang Malaysia. Beberapa kegiatan IKPM di Malaysia perlu menyesuaikan dengan keadaan yang serba kalut. Di antaranya: Perpulangan santri PMDG akhir tahun ajaran 1440-1441 H. Semua santri wajib mengikuti karantina mandiri di tempat yang telah disediakan oleh IKPM Malaysia sebelum mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Bagi yang terindikasi terjangkit virus ini perlu dilarikan ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut. Perayaan Idul Adha dan Ibadah Qurban.IKPM Malaysia menyambut Hari Raya Idul Adha Bersama-sama. Protokol kesehatan tetap dijalankan sebagaimana mestinya. Begitu pula dengan Ibadah Qurban. Kali ini IKPM Malaysia menyembelih 3 ekor kambing di Gombak Batu dan 1 ekor lembu di Puncak Alam. Daging hewan sembelihan diberikan kepada warga sekitar terkhusus bagi mereka yang kurang mampu. IKPM Gontor Cabang Sudan Peduli Banjir Sudan. Pada Ahad, 8 R. Awwal 1442/25 Oktober 2020, Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sudan berkolaborasi dengan beberapa elemen organisasi dan kekeluargaan di Sudan seperti Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyyah, We Care, dan beberapa organisasi lainnya, serta bekerja sama dengan Organisasi Sudan Rowahil littamiyah untuk menyalurkan Paket Bantuan Peduli Banjir Sudan berupa bahan pangan dan sandang yang disalurkan di daerah Wad Mukhtar, Sudan Tim IKPM Peduli mendatangi tempat pengungsian para korban bencana banjir dan mendapatkan sambutan hangat dari para pengungsi. Ketua IKPM Sudan Al-Ustadz Dzul Fahmi Ahsan beserta Wakilnya Al-Ustadz Dadang Tri Gunawan dan beberapa anggota perwakilan organisasi di Sudan
66 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 memberikan bantuan logistik berupa bahan makanan serta sandang yang layak pakai kepada para korban banjir tersebut. Bantuan ini merupakan hasil dari sumbangan para donatur dan simpatisan yang rendah hati. Akhir kata, IKPM Gontor Cabang Sudan mengucapkan ribuan terima kasih kepada para donatur atas bantuannya baik berupa uang tunai maupun bahan pangan dan sandang. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada para relawan yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya untuk mewujudkan senyuman kebahagian bagi masyarakat Sudan. Alumni PMDG Putri Menimba Ilmu di Negara Polandia. Nafila Syifa Haura merupakan alumni PMDG Kampus Putri Mantingan tahun 2019. Perempuan kelahiran Bandung ini sekarang sedang menempuh pendidikan di salah satu Universitas tertua di Eropa yaitu Jagiellonian University, Polandia. Menuruti hobinya, ia memutuskan untuk mengambil jurusan International Relations and Areas Studies. Berbagai pengorbanan ia lakukan demi menjadi pelajar di negeri Eropa. Dirinya menuturkan bahwa ia harus tinggal beberapa lama di Jakarta untuk mengurusi ubah bahasa ijazahnya. Namun karena batas waktu yang tidak memungkinkan, akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan ubah bahasa ijazah tersebut ke seorang alih bahasa tersumpah. Selain itu, dia juga telah sering mengunjungi kedutaan Polandia untuk melegalisir dokumen-dokumen yang lainnya. Hingga akhirnya semua persyaratan untuk mendaftar ke Universitas di Polandia terpenuhi. Perjuangannya tak berhenti di situ, ia harus mengikuti beberapa tes dan interview dari pihak Universitas. Dengan usaha keras serta diiringi do’a, ia mendengar bahwa namanya tercantum dalam daftar mahasiswi baru di Universitas tersebut. Semua perjuanganpun terbalaskan ketika pada hari Kamis, 5 R. Awwal 1442/22 Oktober 2020, ia diberangkatkan ke Polandia. Menurut data, Nafila adalah satu-satunya alumni PMDG yang sedang menimba ilmu di Polandia. Meski begitu, ia tetap memberanikan diri untuk menggali ilmu dan pengalaman di negeri nan jauh itu. Alasannya sederhana, selain untuk mencari ilmu, ia juga ingin melebarkan jejak alumni di seluruh dunia. IKPM Pakistan, Tetap Solid Di Tengah Pandemi yang Kian Rumit. Kondisi pandemi global yang melanda dunia saat ini tidak serta-merta melumpuhkan seluruh aktivitas IKPM Gontor Cabang Pakistan. Terbukti dengan terselenggaranya beberapa kegiatan diantaranya: Lomba Bulu Tangkis antarangkatan. Ajang ini diadakan pada hari Jum’at, 5 Dzulqa’dah 1441/27 Juni 2020 dan dipelopori oleh Bagian Olahraga IKPM Pakistan Muammar Kadafi. Akhirnya lomba ini dimenangkan oleh alumni tahun 2013. El Clasiqoh – Acara rutin tiap semester. Sebuah pertandingan futsal yang mempertemukan antara kelas intensif dan biasa -ketika masih di pondok-. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan futsal G11 Islamabad pada Ahad, 15 R. Awwal 1442/1 November 2020. Sitti-ll-kull Youth. Kegiatan ini berasal dari kata Sayyidatu kulli syai’in yaitu istilah untuk menyatakan perempuan yang serba bisa dalam segala aspek dan Youth yang berarti pemuda. Tujuannya adalah sebagai wadah pengembangan bakat yang mencetak mahasiswi multitalenta. Farewell Party dan Welcome Party. Merupakan acara setengah tahunan untuk menyambut kedatangan para mahasiswa baru. Tahun ini IKPM Pakistan menyambut sebanyak 30 orang pelajar Indonesia yang terdiri dari 17 mahasiswa dan 13 mahasiswi. Tahaduts Virtual. Sebuah kegiatan daring untuk merefleksi kembali nilai-nilai dan falsafah PMDG. Acara ini ditujukan kepada seluruh alumni yang sedang menimba ilmu di Negeri Pakistan.
67 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Keluarga Gontor di Luar Negeri Inggris. Di antara alumni Gontor yang berada di negara ini adalah kader PMDG, Eko Nur Cahyo (G, 2000) dan Royyan Ramdhani Djayusman, M.A., (G, 2002) yang tengah menempuh studi S3 di UK. Selain itu, terdapat sejumlah alumni seperti: Masyithoh Annisa (G, 2012), M. Imam Pamungkas (G, 2002), dan Ulwan Maghfur (G, 2012) yang masih kuliah di sana. Amerika Serikat. Salah satu alumnus Gontor di negara ini, Adi Sumandi (G, 1988) dan putranya Ayman Sumandi (G, 2017) yang sudah tinggal di negara tersebut sejak awal dekade 1990-an. Sedangkan yang lainnya adalah Dr. Ishak Fathoni di Berkeley, California, Lukman Alarvi (G, 89), di New York, ada juga Alumni Gontor Putri, Tazqya Zahra (G, 2017) yang sedang kuliah di Toronto, Canada. Belanda. Adalah Dr. Din Wahid, (G, 1987) dari Cirebon yang kini menjadi Atdikbud KBRI di Den Hag sejak tahun 2018. Beberapa alumni lain yang sudah lama menetap di Belanda, Mujahid Danun (G, 1963) dari Banyumas sebagai tokoh masyarakat di Den Hag, dan dua bersaudara Hamdi Rafiuddin (G, 1973) dan Enjat Sudrajat Rafiuddin (G, 1979) keduanya dari Banten sebagai pengajar di Himpunan Masyarakat Islam Rotterdam dan Abdur Rosyid (G, 1982) dari Malang bergerak di otomotif DAF dan tokoh masyarakat di Eindhoven. Selain itu, Zainal Muttaqin, (G, 1996) Cirebon sebagai wiraswasta di Amstelveen. Prancis. Di negara ini terdapat 5 orang alumni Gontor yang saat ini tengah melanjutkan studi di sejumlah universitas terkemuka di Prancis, di Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor telah menyebar di 5 benua. Sebagian mereka adalah kader PMDG yang melanjutkan studi baik jenjang S1, S2. dan S3 di berbagai universitas dunia. Selain menjadi mahasiswa, ada juga alumni yang menetap di luar negeri sebagai diplomat di KBRI wiraswasta, lokal staf, pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, dan lain sebagainya. Berikut info para alumni Gontor di beberapa negara yang berhasil dideteksi keberadaannya.
68 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 antaranya: Ahmad Fadhil (G, 2009), Sofie Qorry Aina (G, 2010), Fahri Khalid Watanabe (G, 2016), Abi Sarwan (G, 2016), dan Muhammad Zaki Alawi Tanjung (G, 2017). Jerman. salah satu dosen UNIDA Gontor yang berada di negara ini ialah, Alif Cahya Setiyadi, M.A. (G, 2004) yang menempuh Ph.D Bahasa Arab di Leipzig, ada juga Ketua IKPM Eropa, Amru Rizal Razani (G, 1997), dan mahasiswa/i lainnya, seperti: Yulianingsih Riswan. (G.2000), Asyraf R. Syamsul (G, 2010), Rahmadani Ayu Fauziah (G, 2016). Australia. Satu di antara 20 orang alumni Gontor yang berada di negara kangguru ini ialah Ahmad Saifullah (G, 2000), Kader PMDG yang tengah menempuh studi program doktor Manajemen Pendidikan di University of Sydney Australia. Madinah. Ada 4 orang kader PMDG yang tengah menuntut ilmu di tanah para nabi, yaitu: Maghza Rizaka bin K.H. Masyhudi Subari, M.A. (G, 2012), Nezzard Ahmad Zarkasyi bin Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. (G, 2014) Arfedin Hamas Khosyatullah bin K.H. Hasan Abdullah Sahal (G, 2015) yang mendapat amanah untuk menjadi Ketua IKPM Madinah periode 2019-2024, dan Fazlurrahman Muhammad bin M. Badrun Syahir, M.A. (G, 2016). Turki. Di antara alumni yang melakukan studi di negara ini adalah Arif Afandi Zarkasyi bin Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. (G, 2012), Muhammad Sultan Zakaria (G, 2010), Nabila Utama Nihan (G, 2009), Fazlullah Ihza Qaseem bin Dr. Sujiat Zubaidi Saleh, M.A (G, 2016), Ishma Amelia binti Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Phil (G, 2013), Muhsin Abdul Hadi (G, 2012) dan masih banyak lainnya. Malaysia. Di negara ini sedikitnya ada 350 orang Alumni Gontor, selain itu ada juga beberapa kader PMDG yang melanjutkan studi seperti: Syahruddin, M.Sc.Fin. (G, 2002), M. Kurnia Rahman Abadi, MM.(G, 1997) International Islamic University Malaysia (IIUM), keduanya menempuh studi doktor bidang Ekonomi Islam, di International Islamic University Malaysia (IIUM), Dhiyaul Haq, (G, 2010), yang menempuh program magister di kampus yang sama. Azerbaijan. Selain menjadi mahasiswa, ada juga Mohammad Natsir, M.E, cucu dari alm. K.H. Imam Zarkasyi yang menjadi lokal staf di KBRI Baku, Azerbaijan, beserta istrinya, Shinta Kusuma Dewi, alumnus Gontor Putri dan UNIDA, selain itu ada Kifah Gibraltar Bey Fananie (G, 2016) dan Alif Paramardhika Putera (G, 2015) yang sekarang masih kuliah di Baku. Mesir. Sejak 2017 hingga sekarang, jumlah kader Gontor yang mendapat beasiswa langsung dari Universitas Al-Azhar berjumlah 117 orang mahasiswa/i. mereka merupakan gabungan 3 gelombang: Assabiqun Al Awwalun, Anshorullah, Waratsat al- Anbiya’. Tercatat sebagai diplomat terdapat Aji Surya, wakil Dubes KBRI di Kairo dan Prof. Dr. Bambang Suryadi Atdikbud KBRI di Kairo. Lebanon. Di negara ini, salah satu Alumni Gontor menjadi Militer Infanteri (Pasukan Perdamaian PBB) periode 2020-2021, ialah Fitra Rakhmaddy Syasna (G, 2004) yang sekarang berada di Aadchit El Qsair, Marjayoun, Lebanon. Selain itu, ada juga Abdul Fathir Kautsar, (G, 2015) Hamzah Assuudy Lubis (G, 2016) Muhammad Fauzan Tsufie (G, 2015), Ahmad Adim Ardiyan (G, 2015), dan Abdul Qohir Ishomuddin (G, 2015), yang sedang melanjutkan studinya. Jepang. Ternyata ada juga sejumlah Alumni Gontor yang sedang menuntut ilmu di negara yang terkenal dengan sebutan negeri matahari terbit ini, di antaranya: Rofi’i (G, 2007) di Tokyo, Ahmad Mudhofar (G, 2009) di Nagoya, Ahmad Sucu Nugraha (G, 2012) di Fukuoka, Fikri Dzikri Rahmat (G, 2017) di Kyoto, Fikri Fadhlillah Alhaq (G, 2018) dan Brando Kautsar Pranata (G, 2018) di Okayama, serta sejumlah daerah lainnya, Muhammad Yudi Prasetya (G, 2010), Muhammad Satrio Banyu Biru (G, 2010), Rizaluddin (G, 2011), Mohammad Xavier Hidayatullah P. (G, 2017).
69 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Dalam situasi pandemi saat ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan seluruh kampusnya melakukan segala bentuk aksi penanganan yang bisa dilakukan demi menanggulangi merebaknya Virus Covid-19. Di antara usaha yang sudah dilakukan adalah mengisolir dan melakukan penutupan akses ke pondok dari pihak mana pun serta tidak memberikan akses keluar pondok bagi para santri serta guru-gurunya, selain untuk keperluan yang sangat darurat. Adapun kunjungan beberapa tokoh dan alumni dalam sejumlah aktivitas di PMDG selalu dijaga dengan protokol kesehatan ketat oleh Satgas Covid-19 di masing-masing kampus. Adapun daftar tamu-tamu yang datang ke PMDG pada tahun ajaran 1441-1442/2020-2021 adalah sebagai berikut: 1. Kunjungan Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si. dan rombongan pada hari Senin, 21 Dzulqo’dah 1442/13 Juli 2020, dalam rangka mengontrol pelaksanaan protokol penanganan covid-19 di PMDG Putri Kampus 7, Kampar, Riau. 2. Kapolres Ponorogo, AKBP. Mochamad Nur Azis, S.H., S.I.K., M.S., dalam rangka silaturahim bersama Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, pada hari Jum‘at, 13 Syawwal 1441/5 Juni 2020. 3. Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS) dan sejumlah alumni Ponpes Gontor, pada hari Kamis 24 Dzulqa’dah 1441/16 Juli 2020, dalam rangka pemberian alat Real Time – Polymerase Chain Reaction (RT- PCR) kepada PMDG. Alat hasil wakaf dari KOMAS dan alumni Gontor ini diresmikan pada hari Selasa, 3 R. Awwal 1442/19 Oktober 2020 di Aula RSU ‘Aisiyah lt. 4, Ponorogo. 4. Silaturahim Ikatan Dokter Alumni Gontor Indonesia (IDAGI) yang terdiri dari dr. Taniem Nawawi, dr. Dede Iskandar, dr. Marogi, dr. Ilyu,dr. Hana Ranu, dr. Wisnu Wahyu, dr. Catur, dr. Fida, dan dr. Harvy. Pada hari Rabu-Kamis, 28-29 Muharram 1442/16-17 September 2020, dalam rangka silaturahim bersama Pimpinan PMDG. Kedepannya IDAGI sebagai wadah alumni akan berkontribusi khususnya di bidang Tamu-Tamu yang Datang
70 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 kesehatan untuk Rumah Sakit Gontor dan Fak. Kedokteran UNIDA Gontor. 5. Kunjungan Alumni Gontor Tahun 1992, dalam rangka silaturahim bersama Pimpinan PMDG serta pemberian wakaf berupa satu mobil ambulan untuk Rumah Sakit Yasfiin, Gontor. Pada hari Sabtu, 27 R. Tsani 1442/12 Desember 2020. 6. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, S.I.K, M.H., pada hari Kamis, 3 Dzulqa’dah 1441/25 Juni 2020, dalam rangka Peresmian Pesantren Tangguh Semeru di PMDG Kampus 3, Kediri. 7. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kediri, pada hari Selasa 11 Shafar 1442/29 September 2020. Sebagai wujud kepedulian dan antusias pemerintah kepada pondok pesantren dalam pencegahan penyebaran virus covid di PMDG Kampus 3, Kediri. 8. Pormada Legends & PP. La Tansa Banten, pada hari Senin,13 J. Ula 1442/28 Desember 2020, dalam rangka pertandingan persahabatan dan silaturahim di PMDG Kampus 3, Kediri. 9. Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga ST., MM., pada hari Selasa, 13 Dzulqa’dah 1441/4 Agustus 2020, dalam rangka kunjungan kerja dan pencanangan pesantren tangguh Covid-19 di PMDG Kampus 6, Konawe Selatan. 10. Motivator Nasional, Nanang Qosim Yusuf (Naqoy), pemilik gelar rekor muri sebagai motivator dengan penonton terbanyak sampai saat ini. Dalam kunjungannya, penulis buku “The7Awareness” ini memberikan motivasi tentang kehidupan yang sakral kepada seluruh guru KMI dan kelas 6, pada hari Ahad, 20 Dzulqa’dah 1441/12 Juli 2020 di PMDG Kampus 7, Lampung. 11. Al-Ustadz Zhafrullah Idris dalam mengisi kegiatan TOEFL Advance pada tanggal 13 J. Ula 1442/28 Desember 2020 di PMDG Putri Kampus 1, Mantingan. 12. Anab Afifi dan Thowaf Zuharon, Penulis Buku “Banjir Darah; Kisah Nyata Aksi PKI terhadap Kiai, Santri, dan Kaum Muslimin”, pada hari Senin, 3 Shafar 1442/21 September 2020, dalam kegiatan bedah buku “Banjir Darah” PMDG Putri Kampus 1, Mantingan. 13. Biro Kesejahteran Rakyat (Biro Kesra) Provinsi Riau, Selasa, 07 Dzulhijjah 1441/28 Juli 2020, dalam rangka pemberian bantuan penanganan Covid-19 kepada Satgas PMDG Putri Kampus 7, Kampor, Riau. 14. Rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pada hari Jum’at, 18 Dzulqa’dah 1441/10 Juli 2020. Rombongan tersebut terdiri dari Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI, Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., Kapolda Jatim, Brigjen. Pol. Dr. Drs. H.M. Fadil Imran, M.Si., Kapolres Kabupaten Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, dan Bupati Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Ipong Muchlissoni. Selain kunjungan kerja, rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa bantuan medis dan sembako kepada pihak PMDG Kampus 2, Ponorogo. 15. Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, H. Robbi Nahliansyah, S.H. dan Pimpinan Pondok Pesantren Se-Tanjung Jabung Timur, dalam rangka silaturahim bersama Keluarga Besar PMDG Kampus 10, Jambi pada hari Selasa, 30 Dzulqa’dah 1441/21 Juli 2020.
71 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR PERNIKAHAN “Barakallah laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fi khairin”. Segenap Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor mengucapkan alfu mabruk dan memberikan do’a kepada keluarga Pondok yang melangsungkan pernikahan. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah, dan mudah-mudahan mendapatkan keturunan yang dapat melanjutkan perjuangan Gontor, bermanfaat bagi umat. Pada tahun ini, keluarga pondok yang melangsungkan pernikahan adalah: 1. Novan Fatchu Alafianta, S.H. M.H. bin Drs. Syamsuddin Mufthi, M.Pd. dengan Nazia Dinia binti Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 6 Dzulqa’dah 1441/28 Juni 2020 di kediaman mempelai putri di Ponorogo. 2. Muhsin Abdul Hadi, B.A. bin Drs. H. Asep Abdurrahman dengan Ishma Amelia, S.E. binti Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 18 Muharram 1442/6 September 2020 di kediaman mempelai putri di Ponorogo. 3. Muhammad Rifqi Inani, M.Pd. bin H. Imam Shobari, S.Ag. dengan Naila Sayyida Ulayya, S.Pd. binti H. Muhammad Syuja’i, S.Ag. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 9 Shafar 1442/27 September 2020 di kediaman mempelai putra di Ponorogo. 4. H. Fawwaz Ahmad Zarkasyi, Lc.M.A. bin Dr. H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. dengan Adheelah Rachmah Afrizal, S.Ked. binti Afrizal Arlies. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Sabtu, 29 Shafar 1442/17 Oktober 2020 di kediaman mempelai putri di Solo. 5. H. Fadlurrahman, Lc. bin H. Imam Shobari, S.Ag. dengan Tesa Mellina, S.E., M.H. binti H. Mas Budi. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Rabu, 11 R.Awwal 1442/28 Oktober 2020 di kediaman mempelai putri di Banyuwangi. 6. H. Muhammad Syuja’i, S.Ag. dengan Renny Rusilowati binti Romzah Syihabuddin. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Rabu, 11 R. Awwal 1442/28 Oktober 2020 di kediaman mempelai putra di Ponorogo. 7. Adib Budi Kusuma, S.Th.I. bin H. Zainal Arifin Abdullah (Alm) dengan Leli Kusumawati, S.Pd. binti Samuji. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Sabtu, 14 R. Awwal 1442/31 Oktober 2020 di kediaman mempelai putri di Ponorogo. 8. H. Husni Dzahabi, Lc. bin K.H. Sutaji Tajidin, M.A. dengan Chusnul Indah Lupitasari, M.Si binti Purnomo. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 29 R. Awwal 1442/15 November 2020 di kediaman mempelai putri di Gresik. 9. H. Nazeeh, Lc. bin K.H. Masyhudi Subari, M.A. dengan Iyut Rizqi Utami, S.H. binti Risman Tumbu, A.Md. Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 19 J. Ula 1442/3 Januari 2021 di kediaman mempelai putri di Ponorogo. 10. Prof. Dr. Drs. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A. dengan Dr. Rashda Diana, Lc., M.A. binti K.H. Imam Subakir Ahmad Akad Nikah dan Walimatu-l-‘Ursy dilangsungkan pada hari Ahad, 19 J. Ula 1442/3 Januari 2021 di kediaman mempelai putri di Ponorogo KELAHIRAN Alfu mabruk atas kelahiran putra dan putri penerus perjuangan umat di masa datang. Semoga menjadi anak yang shalih dan shalihah, serta menjadi qurratu a’yun bagi kedua orang tuanya. 1. Muhammad Khalifah Azzaahid TTL : Solok, 19 Sya’ban 1441/12 April 2020 Orang tua : Yusuf Ali Dzikri S.Ag dan Maizarwati Alamat : PMDG Kampus 9, Sulit Air Keterangan : Anak Pertama (Putra) Berita Keluarga
72 DINAMIKA PONDOK WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 2. Iitsaar Shomdi Al Muqoffaa TTL : Ponorogo, 27 Sya’ban 1441/21 April 2020 Orang tua : Saidil Yusron, S.Th.I., Lc., M.A. dan Dhoriefah Niswah El Fidaa’, Lc., M.A. Alamat : PMDG Kampus Pusat Keterangan : Anak Ketiga (Putra) 3. Dania Inaara El Adella TTL : Pekanbaru, 14 Ramadhan 1441/07 Mei 2020 Orang tua : M. Adnan Assyahibi, Lc. dan Fella Attaqy, Lc. Alamat : PMDG Putri Kampus 7, Riau Keterangan : Anak Pertama (Putri) 4. Hilyah Syarifah TTL : Ngawi, 28 Ramadhan 1441/21 Mei 2020 Orang tua : Mohammad Zakky Mubarok, S.Pd.I dan Finis Triani, S.H Alamat : PMDG Putri Kampus 2, Mantingan Keterangan : Anak Pertama (Putri) 5. Baasilah Ashrofia Surya TTL : Ponorogo, 23 Syawwal 1441/15 Juni 2020 Orang tua : Fajar Surya Ari Anggara, S.T.P., M.M. dan Roghiebah Jadwa Faradisi, S.E., M.Ak., C.A., Ak. Alamat : PMDG Kampus Pusat Keterangan : Anak Kedua (Putri) 6. Ashima Chalisa Amalia TTL : Ponorogo, 02 Dzulqa’dah 1441/ 24 Juni 2020 Orang tua : Syahruddin, M.Sc.Fin. dan Jaziela Huwaida, S.Pd.I., M.Pd. Alamat : UNIDA Gontor Keterangan : Anak Ketiga (Putri) 7. Muhammad Arzaq Attaki Rahman TTL : Ngawi, 10 Dzulqa’dah 1441/02 Juli 2020 Orang tua : Ari Rachmat Sunjoto, M.A dan Anggi Anggraini Alamat : PMDG Putri Kampus 1, Mantingan Keterangan : Anak Keempat (Putra) 8. Shafiyurrahmani Abdan TTL : Pekanbaru, 27 Dzulqa’dah 1441 /18 Juli 2020 Orang tua : Muhammad Jamaluddin, M.Pd.I dan Sholihah Sih Nugraheni, S.Pd.I. Alamat : PMDG Putri Kampus 7, Riau Keterangan : Anak Kedua (Putra) 9. Nafeesa Hayya Adzima Elfath TTL : Kediri, Jum’at 8 Shafar 1442/ 25 September 2020 Orang tua : Hamim Fathoni, S.Th.I dan Eva Yelly, S.Pd.I Alamat : PMDG Kampus 3, Kediri Keterangan : Anak Pertama (Putri) 10. Ghazaly Almaann TTL : Sragen, 09 R. Awwal 1442 /26 Oktober 2020 Orang tua : Hifni Nasif, M.Ud dan Maulida ‘Izzatul Amin, S.Ag Alamat : PMDG Putri Kampus 1, Mantingan Keterangan : Anak Kedua (Putra) 11. Ahmad Raakha Zahirulhaq TTL : Kediri, 14 R. Akhir 1442/ 30 November 2020 Orang tua : Amir Mahmud, S.Th.I dan Reni Austien Alamat : PMDG Putri Kampus 3, Karangbanyu Keterangan : Anak Kelima (Putra) 12. Muhammad Syalbi Alzam TTL : Banjar, 7 J. Ula 1442/ 23 Desember 2020 Orang tua : Agung Setiawan, Lc dan Kanisa Ayu Juliana, Amd. Keb., S.Pd.
73 DINAMIKA PONDOK VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Alamat : PMDG Putri Kampus 2, Mantingan Keterangan : Anak Pertama (Putra) 13. Cafabilla Nasheera Mubarok TTL : Jambi, 13 J. Tsaniah 1441/07 Februari 2020 Orang tua : Muhammad Ikrom Mubarok dan Fitria Yunus Alamat : PMDG Kampus 10, Jambi Keterangan : Anak Pertama (Putri) MENINGGAL DUNIA “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali. Keluarga pondok yang telah berpulang ke rahmatullah tahun ini adalah: 1. Siti Latifah Azzahra Usia : 22 Tahun Wafat : 03 Ramadhan 1441/ 26 April 2020 Alamat : Bekasi Keterangan : Mahasiswi Hubungan Internasional UNIDA Gontor Kampus Putri Mantingan 2. K.H. Syamsul Hadi Abdan Usia : 76 Tahun Wafat : 25 Ramadhan 1441/ 18 Mei 2020 Alamat : Ponorogo Keterangan : Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor 3. Dr. Hj. Maimunah Zarkasyi, MA. Usia : 66 Tahun Wafat : 13 Dzulqa’dah 1441/ 05 Juli 2020 Alamat : Ponorogo Keterangan : Dosen Unida Gontor 4. Syahputra Nimas Pratama Usia : 15 Tahun Wafat : 16 Muharram 1442/ 4 September 2020 Alamat : Kediri Keterangan : Santri kelas 3-C, PMDG Kampus 4, Banyuwangi 5. Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Usia : 78 Tahun Wafat : 04 R. Awwal 1442/ 21 Oktober 2020 Alamat : Ponorogo Keterangan : Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor 6. Ghozali Rachman Usia : 19 Tahun Wafat : 28 R. Awwal 1442/ 14 November 2020 Alamat : Kalimantan Keterangan : Guru PMDG Kampus 4, Banyuwangi 7. K.H. Heikal Yanuarshah Ibadillah, S.E., M.Si. Usia : 40 Tahun Wafat : 16 R. Akhir 1442/ 30 November 2020 Alamat : Ponorogo Keterangan : Anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor 8. Faridl Noor Hilal, M.M.A. Usia : 31 Tahun Wafat : 12 J. Ula 1442/ 27 Desember 2020 Alamat : Nganjuk Keterangan : Kaprodi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) UNIDA Gontor 9. Syahida Kemala Hayati Usia : 18 Tahun Wafat : 22 J. Ula 1442/ 06 Januari 2021 Alamat : Bekasi Keterangan : Santriwati kelas 6-C PMDG Putri Kampus 3, Karangbanyu
74 OBITUARI WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Pelajaran-pelajaran hidup dan kehidupan yang indah dari Yang Maha Indah. Tanjakan demi tanjakan sulit sejak awal tahun 2020, menuju kesempurnaan enam rukun Iman, diajarkan langsung oleh Allah. Allahu Akbar! Tanda-tanda, firasat-firasat, tahun, bulan, pekan, hari, jam, menit, detik terakhir, banyak sekali. Musibah kecelakaan sepeda motor pada hari Kamis, 26 November 2020, pukul 19.00 dilarikan ke rumah sakit. Ketika saya mengimami Shalat Jum’at, saat Almarhum masih belum sadarkan diri, tak terasa, terhenti pada “Shiraata-l-ladziina an’amta ‘alaihim”. Air mata gencar meleleh. Di tengah masa sakitnya, Badan Wakaf mufakat, tanpa ada penolakan mengangkatnya menjadi anggota termuda. Namun, takdir Allah berkata lain, tulisan Allah SWT yang ada di Arsy, benar-benar lebih indah daripada yang ada di bumi. Senin, 30 November 2020, cuaca hari itu terang dan cerah, pukul 17.00 WIB tampak di langit lafadh Allah tepat di samping puncak Menara Masjid PMDG. Akhirnya pukul 18.12 WIB – waktu dinaikkannya amal-amal manusia ke langit – anakku dipanggil Allah Yang Maha Memiliki. Sakaratul mautnya sangat indah, ditidurkan dulu oleh Allah SWT, baru diambil di usia 40 tahun, 40 hari setelah wafatnya DR. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Pukul 22.00 WIB proses penguburannya selesai. Alhamdulillah sangat lancar dan mudah. Sejak Ancah lahir, paman-pamannya menimangnimangnya dengan pandangan mata mereka kepada Si Kecil: “Hafidh Al-Qur’an, Hafidh Al-Qur’an”. Kecerdasan otaknya, kedewasaan pikirannya, kematangan hidupnya, dan perilaku keseharihariannya di atas umurnya. Masuk TK Aisyiah Gontor setahun, kemudian nyantri di Pesantren Anak-anak Manba’ul Hisaan, Sedayu, Gresik, selama 1 tahun, lalu masuk SDN Gontor. Kelas 3-5 SD nyantri di Pondok Pesantren Al-Munawwariyyah, Sudimoro, Bululawang, Malang.Di Pesantren itu menghafal Al-Qur’an, temantemannya hanya menyetor setengah atau satu halaman, ia sedikitnya menyetorkan dua setengah halaman setiap paginya. Itu dilakukannya, di umur 11 tahun. Kelas 5 SD berhasil mengkhatamkan hafalannya 30 Juz. Dan kembali ke SDN Gontor peringkatnya selalu di atas rata-rata. Tamat, melanjutkan studi di SMPN 2 Ponorogo sampai selesai. Karena pendaftaran santri Kuliyyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) PMDG dibuka Bulan Syawwal, memutuskan belajar di PP. Arrisalah Slahung 6-7 bulan. Mendaftar, lulus I Intensif B, langsung ujian Anakku dipanggil Yang Maha Memiliki (Mengenang K.H. Heikal Yanuarsyah Ibadillah, S.E., M.Si.)
75 OBITUARI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR akselerasi, dan lulus ke kelas 3 intensif B, naik ke kelas 5-B, naik ke kelas 6-B, dan tamat pada tahun 1999 “mumtaz”. Wasiat saya pada akhir Pembekalan Siswa Akhir KMI 1999: “Anak saya: Heikal, akan mengabdi di luar, tetapi nanti akhirnya akan tetap kembali ke Gontor”. Di samping mengabdi, sekolah di SMA Hasanuddin Wajak, Malang. Di sana ia mendapatkan nilai NEM tertinggi sekaligus menjadi siswa SMA terbaik se-Kabupaten Malang Raya. Satu-satunya siswa dari Malang yang mampu masuk Universitas Indonesia (UI). Ancah menyembunyikan statusnya sebagai anak kiai, mahasiswa alumni Gontor, takut tidak layak menyandang predikat itu. Mengakunya alumni SMA Malang, adiknya Ustadz Fauzi Hasyim. Jauh sebelum lulus pondok, sudah bercita-cita untuk kuliah di UI dan mengambil Fakultas Ekonomi. Berkuliah di FE UI keberatan, kesulitan, namun dengan kemauan keras, belajar keras, usaha keras, tahun 2005 lulus S1 UI. Setahun kemudian bekerja di LG Electronic Divisi Strategic Planning, Jakarta untuk sekedar pengalaman kerja, kemudian melanjutkan kuliah sampai lulus S2 Manajemen Komunikasi di UI. Di kalangan mahasiswa UI, Heikal YI aktif di HMI, FE UI. Dalam pemaparan dan diskusi keislaman, menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris. Ketika menerangkan kepada anggotanya, menyebutkan sederet dalil dan cuplikan ayat suci Al-Qur’an dengan sangat lancar, sahabat-sahabatnya pun terheran, terkejut, dan terbengong-bengong “ini beneran Heikal? Sosok sederhana yang tampaknya biasa saja, kenapa tiba-tiba tahu hal-hal seperti ini?” Mereka mengetahui bahwa Ancah anak kiai justru ketika sudah lulus kuliah. Tamat kuliah, langsung kembali pulang, meniti jalan, nyantrik tugas membina Ma’had Al-Muqoddasah li tahfidhil Qur’an dan mengajar di UNIDA selama setahun lebih, kemudian berhijrah mengabdi: membimbing, mengasuh, memimpin Ma’had Al Muqoddasah. (Sebelum ibadah haji di tahun 2019, ia belum mau disebut dengan panggilan Kiai, hanya Ustadz Heikal atau Ustadz Ancah). Tahapan demi tahapan telah dilalui dari pembelajar, penghafal, penerus, perancang dan pemimpin Ma’had Al Qur’an, Karakter Qur’ani, Amal Qur’ani. Di Al-Muqoddasah, biasanya menyerahkan kelanjutan sisa-sisa hafalan juz-juz akhir halaqahnya kepada para huffaadh. Baru tahun ini sengaja dan berhasil mengkhatamkan sendiri santri sampai 30 juz di tangannya. Dengan disiplin keras juga, termasuk terhadap adik-adik dan keluarga Kata orang: “Mahaasinuhuu tadh-haru ba’da wafaatihii: kebaikan- kebaikannya terkuak, muncul setelah meninggal”. “Syaabbun nasya’a fiii ‘ibaadatillah” anak yang tumbuh dari kecil dalam ibadah kepada Allah Mujahid berwatak idealis, perfect, correct. Memegang jati diri, mandiri, tidak mau terikat dengan pihak lain, dan teladan adik-adiknya. Ancah lebih senang dengan al-iitsaar, mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri. In syaa Allah, ini tabungan akhirat keluarga. Bapak-Ibunya ibarat menanam (nandur), tumbuh, dikehendaki (dikersakne) Gusti Allah SWT. Yang Maha Memiliki, mendahulukan yang mungkin lebih baik. In syaa Allah, tergolong yang dinaungi Allah SWT, “Yauma laa dhilla illaa dhilluhhuu” nanti, membukakan pintu-pintu ke surga bagi kami. Aamiin. * Januari 29, 2021 ** (K.H. Hasan Abdullah Sahal)
76 OBITUARI WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Ibu Maimunah Zarkasyi, atau akrab disapa Bu Mimin. Beliau adalah Putri ke-7 dari K.H. Imam Zarkasyi, salah satu Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Beliau sangat ramah dan mudah akrab dengan siapa saja, namun sangat tegas dalam soal disiplin dan hal-hal agama, terutama kepada anak-anak beliau dan para mahasiswanya, persis seperti ayahnya. Bu Mimin adalah satu-satunya putri K.H. Imam Zarkasyi yang menetap di luar Jawa, tepatnya di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Beliau hijrah dan tinggal di sana bersama suaminya, Ir. H. Bambang Alamsyah M.Arch. jauh dari Gontor, jauh dari “embel-embel” kebesaran nama ayahnya. Itulah alasan, mengapa tidak banyak orang tahu kalau beliau adalah putri seorang pendiri pondok pesantren. Di Banjarmasin, beliau adalah seorang Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia. Memilih untuk memulai berjuang di kampus umum, bukan di kampus Islam. Almarhumah pernah berkata: “Ini adalah cara Allah mengabulkan impian saya, untuk berkiprah di tengah orang awam” , begitulah beliau menjelaskan dan meyakinkan kepada orang-orang terdekatnya bahwa ajaran Gontor tetap bisa diterapkan dan diajarkan di manapun. Begitulah cara K.H. Imam Zarkasyi mengajarkan putra putrinya dari sejak kecil, mulai dari memperhatikan berbagai aktivitas pondok, kegiatan santri, dan lainnya. Selama di Kalimantan beliau sangat terbuka dan senang jika ada Alumni Gontor yang datang. Di berbagai pertemuan bersama Alumni Gontor, Bu Mimin selalu mengatakan bahwa beliau selalu senang ketika mendengar kisah-kisah bagaimana mereka belajar di pondok. Melalui cerita tersebut beliau menggali pengetahuan dan juga ikut merasakan pengalaman mereka yang sudah belajar di pondok. “Saya ini santriwati yang kamar dan rayonnya ga pernah pindah, dan ketua rayonnya juga ga pernah ganti.” Maksudnya adalah Kiai Imam Zarkasyi adalah ketua rayon bagi beliau. Bu Mimin adalah sosok yang penuh semangat, selalu mau belajar dan haus akan ilmu. Dimulai dari menamatkan Sekolah Dasar Negeri Gontor (1968), kemudian melanjutkan belajar di Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta (1974), tamat S1 Fakultas Ushuluddin, IAIN Sunan Ampel Surabaya (1976-1983) di usia 29 tahun. Setelah itu, karena berbagai kesibukan menjadi seorang dosen, da’i, istri, dan ibu dari 2 orang anak, keinginan melanjutkan studi beliau simpan. Hingga pada tahun 2008 beliau baru melanjutkan studinya dan memperoleh gelar MA pada usia 54 tahun, Program Studi Aqidah dan Pemikiran, Fakultas Ushuluddin, di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Merasa perjalanan dalam mencari ilmunya belum selesai, dengan dukungan keluarga dan orang-orang sekitar, Bu Mimin akhirnya berhasil menyelesaikan dan memperoleh gelar doktornya di Bidang Aqidah dan Pemikiran Islam Fakultas Ushuluddin, di Universitas Malaya Kuala Lumpur, Malaysia dari tahun 2011 hingga 2016, di usia beliau Santriwati itupun telah menyusul Pak Zar (Mengenang Dr. Hj. Maimunah Zarkasyi, MA)
77 OBITUARI VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR yang ke-62. pada waktu itu, anaknya yang bungsu sempat bertanya: “Kenapa ibu masih semangat dan ingin kuliah di umur 60-an? Apa yang ibu kejar?” Sambil tersenyum beliau menjawab: “Mencari ilmu bukan tentang umur, ijazah atau gelar, namun seberapa jauh ilmu yang kita pelajari dan yang kita dapat selama hidup telah diuji dan teruji sehingga bila diajarkan ke orang lain, ilmu tersebut dapat benarbenar menjadi amal jariyah kita”. Setelah petualangan mencari ilmu dan berkiprah di luar pondok, beliau memutuskan untuk fokus berjuang di pondok, dengan menjadi dosen di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Sebenarnya sudah lama beliau ingin bergabung di UNIDA Gontor, namun keinginan tersebut baru terealisasikan di tahun 2019, Ibu Maimunah resmi pindah menjadi dosen S3 program doktor di UNIDA Gontor dan terdaftar di Forlap DIKTIS. Namun takdir berkata lain, tahun 2020 adalah tahun terakhir beliau hidup sebelum akhirnya dipanggil ke hadapan Allah SWT. Dr. Hj. Maimunah Zarkasyi, M.A. lahir di Gontor, 20 Desember 1954 dan wafat pada tanggal 5 Juli 2020, meninggalkan seorang suami dan dua orang anak: 1.) Nissa Marissa, M.A. (bersuamikan Dr. M. Latief, M.A. dosen UNIDA Gontor). 2.) Muhammad Sultan Zakaria, S.Th.I (Beristrikan Nabilla Utama Nihan, B.E) yang saat ini sedang menempuh studi master di bidang Political Science and International Relations di kampus IZU, Istanbul, Turki. Beliau juga meninggalkan (saat ini) 3 orang cucu: 1.) Muhammad Alfu Neevan (sepuluh tahun), 2.) Alyssa Syzana Latief (lima tahun), dan 3.) Shafira Nourina Latief (satu tahun). Akhir kata, mengutip sebuah Hadist Rasulullah SAW: “Tuntutlah Ilmu sejak dari buaian sampai liang lahat”, adalah salah satu gambaran dari perjalanan hidup seorang santriwati yang tak mengenal lelah dalam mencari ilmu hingga hembusan nafas terakhirnya. Semoga ilmu dan, tulisan-tulisan beliau akan selalu menjadi amal jariyah di akhirat. Aaamiin Kronologi Wafatnya Ibu Maimunah Zarkasyi Sejak lima tahun terakhir almarhumah sudah menahan sakit pada perutnya, tapi tidak mengeluh. Pada pertengahan Juli 2019 almarhumah berobat ke RSPAD karena keluhan perut terlihat membesar seperti hamil, hingga pada tanggal 25 Juli 2019 beliau dioperasi kecil untuk di ambil cairan di perut dan sebanyak kurang lebih 2 liter berhasil dikeluarkan. Diagnosa saat itu, ditemukan kanker pada ovarium stadium lanjut. Kanker sudah menjalar sampai ke tulang pinggul, rahim, usus, dan bagian organ liver. Awalnya langkah operasi besar untuk pengambilan kanker tersebut sangat tidak disarankan mengingat umur beliau yang sudah di atas 60 tahun. Salah satu jalan untuk memperbaiki dan menjaga sel dan organ yang sehat adalah dengan cara ditaci (yaitu sistem pengobatan dengan teknologi kateter). Dengan berbagai pertimbangan almarhumah dan suami, beliau akhirnya dirujuk ke dokter bedah dan memutuskan untuk tebang pohon atau operasi untuk pengambilan kanker.Pada tanggal 11 Maret 2020 beliau dioperasi untuk pengangkatan kankernya dan dengan hasil yang baik. Namun, selama masa pemulihan pasca operasi pencernaannya menjadi bermasalah, hingga pada tanggal 18 Juni 2020 almarhumah dirujuk kembali ke rumah sakit. Selama di rumah sakit berbagai penangananpun dilakukan sampai beliau dipindahkan ke ruang CICU selama hampir 4 hari karena kondisi yang semakin menurun. Namun pada tanggal 5 Juli 2020 pukul 02.30 dini hari, takdir berkata lain, beliau sang santriwati itu, menghembuskan nafas yang terakhirnya menyusul Sang Ayahandanya tercinta kembali kepada Allah SWT. Inna Lillaahi Wa inna Ilaihi Raajiun “Yaa Ayyatuhan Nafsul Mutmainnah, Irji’ii Ilaa Rabbiki Raadhiyatan Mardhiyyah, Fadkhulii Fii ‘Ibaadii Wadkhulii Jannatii.” (Q.S. Al-Fajar : 27-30) (Al-Ustadz Dr. M. Latief, M.A.)
78 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 PENUTUPAN UJIAN AKHIR TAHUN KMI Ujian Terlaksana Alhamdulillah, Ujian Akhir Tahun telah terlaksana tepat pada waktunya dan selesai dengan selamat. Alhamdulillah!. Semua meningkat. In syaa Allah, semua siswa naik atau meningkat; satu tingkat atau dua tingkat, namun yang pasti adalah telah bertambah atau meningkat ilmu dan amalnya. Semua tahu dan memahami cara belajar yang baik. Semua telah belajar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sampai mengikuti ujian, maka dengan sendirinya telah mengetahui dan mengalami sendiri cara belajar. Ini modal, sangu, dan senjata dalam melanjutkan belajar di mana saja. Satu tahun pertama selesai sangatlah penting dalam arti pendidikan mental dan akhlak. Tinggallah mendo’akan. Semoga guru-guru diberi kekuatan lahir dan batin serta energi oleh Allah SWT, sehingga dapat membereskan tugas-tugas dengan cepat, baik, dan ikhlas. Selama liburan dan berpuasa di bulan Ramadhan, para pelajar berkesempatan untuk memperbaharui semangat, menambah kesadaran, serta mengamalkan nasihat-nasihat dan petunjuk-petunjuk kiai dan guru. Kuliah Tahunan Kemudian, sebagaimana biasa, pada setiap akhir tahun ada kuliah umum, kuliah-kuliah mengenai berbagai permasalahan di luar ujian, termasuk nasihat, petunjuk, tuntunan budi, dan sebagainya. Isi kuliah itu selalu diberikan sejak puluhan tahun silam, karena kebenarannya abadi, bukan hanya karena dalam suatu peristiwa. Maka, ikutilah dengan seksama! PESAN-PESAN BATAS TAHUN Bagi yang Akan Menemui Orang Tua Setelah mengikuti alam pendidikan selama satu tahun atau dua tahun di Pondok Modern ini, siswa haruslah sudah mencapai perbaikan-perbaikan dan kemajuan-kemajuan. Ringkasnya, sudah ada perubahan (dalam arti yang baik) dalam segala bidang: Pesan dan Nasihat Pendiri Gontor
79 PESAN DAN NASIHAT VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR 1. Tata Krama (kesopanan) atau Tata Susila (etika) Sebagaimana yang tercantum dalam buku pelajaran Ettiquette (adab/kesopanan, adat istiadat, adat sopan-santun, dan cara mengisi kekosongan). Ulangilah! Bacalah berulang-ulang! Harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: a. Bagaimana sampai di rumah? b. Bersalaman dengan kedua orang tua; c. Menyampaikan salam-salam dan mengharapkan bantuan do’a; d. Bagaimana kalau ditanya tentang beberapa soal, khususnya tentang Pondok Modern? Jawablah dengan semestinya! Jangan malas-malas menjawab! Tidak usah melebih-lebihkan, yang wajar saja! e. Terhadap guru yang pernah mengajarimu, wajib tetap menghormati dan minta bantuan do’a serta berterima kasih atas pelajaran yang dulu pernah diajarkannya. Semoga tetap menjadi dasar pengetahuanmu dan selalu bermanfaat. Jangan sekali-kali menyombongkan diri, meskipun tidak sepaham dalam beberapa persoalan, seperti dalam hal pendidikan ataupun pengajaran. Satu sama lain harus tetap menghormati; f. Terhadap pemuda sekampung, teman-teman lama, janganlah congkak atau sombong atau membanggakan diri sendiri. Tetaplah tenang dan sederhana saja dalam bersikap. Meskipun ada yang mengejek. Itu hanya orang yang belum tahu atau hanya sekedar menguji kepribadianmu; g. Jangan berubah, mbruwah. Kalau di sini, di Pondok Modern, sudah baik, sudah berdisiplin dengan patuh dan bersungguh sungguh, ketika pulang jangan berubah. Jangan seperti anak kuda yang lepas dari kandang, tak tahu batas. Alangkah baiknya kalau selama di rumah dapat berdisiplin sebagaimana yang telah dijalankan di Pondok Modern ini; h. Seterusnya, selama liburan di kampung halaman dalam segala gerak gerik seperti dalam berjalan dan sebagainya (salah bowo, muna-muni, aksa-aksi) harus dijaga, selalu sopan; i. Jangan menjadi orang asing di negeri sendiri dan di rumah sendiri. Selama menjalani liburan, hendaknya supaya membantu masyarakat, mengetahui apa yang harus dikerjakan di dalam rumah tangga, kampung, perkumpulan, dan masyarakat. Bantulah mereka, ringankan beban mereka, pimpinlah mereka (di Gontor siap dipimpin dan siap memimpin). Hati-hati! Gontor selalu menjadi perhatian masyarakat. Jagalah nama baik pribadimu, kawan-kawanmu, dan pondokmu! 2. Peningkatan Sikap Hidup atau Filsafat Hidup: Untuk apa hidupmu? Jadilah manusia yang terhormat dengan keyakinan hidup yang mulia. Harus sudah tahu mana yang penting, mana yang tidak penting. Dapat memelihara kehormatan pribadi, lahir batin, tetapi jangan sekali-kali salah cara. Umpamanya, berubah menjadi angkuh minta dihormati, gila hormat, malu tidak pada tempatnya, dan sebagainya. Na’udzubillah. Jangan diabaikan pedoman dhamir-mu!
80 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 3. Sekiranya ditanya tentang Pondok Modern Jawablah dengan baik-baik, dengan mengingat hal-hal di bawah ini: a. Jangan sekali-kali umuk, membesar-besarkan, melebih-lebihkan, dan lain sebagainya, dan jangan pula sebaliknya. b. Jawablah apa adanya (wajar-jujur), dapat diberitakan apa yang ada dalam majalah Wardun ini; c. Cara mengatakan pun jelas, jangan berisi kebanggaan; lebih tidak boleh lagi jika dengan sombong, apalagi dengan mencela orang lain, atau pondok lain, atau madrasah lain; d. Katakan, “Meskipun banyak yang wajib kita syukuri, tapi masih banyak kekurangan-kekurangan dan masih jauh dari cita-cita yang diharapkan.” e. Tetap mengharapkan bantuan do’a; f. Juga masih sangat perlu dibantu (moril/material); Maka dari itu, pelajarilah benar-benar tentang Pondok Modern ini sebelum menjawab pertanyaanpertanyaan itu. Ulangilah teks Khutbatu-l-Iftitah (Khutbatu-l-‘Arsy)! Perhatikan pertanyaan-pertanyaan ini! • Siapa yang mendirikan? Kapan didirikan? Untuk apa didirikan? • Siapa yang bertanggungjawab dalam mengurusnya atau mengelolanya sekarang dan yang akan datang? • Siapa yang punya? • Dari mana sumber pembiayaan dan bagaimana pengelolaan keuangannya dan pembiayaannya? • Mengapa dibentuk Badan Wakaf di Pondok Modern dan apa saja lembaga-lembaganya serta bagaimana bentuk wakafnya itu? • Begaimana pengorbanan pimpinannya, pengurus-pengurusnya, guru-gurunya, dan mengapa mereka mau berkorban? • Apa maksud berkorban dengan “Bondo, Bahu, Pikir, Lek Perlu Sak Nyawane Pisan?” • Apa jiwanya? • Ke mana arah tujuan pendidikannya? • Mengapa Pondok Modern berkembang luas? Untuk menjawab semua pertanyaan itu, hendaklah didasari dengan keikhlasan dan ijtihad yang baik, atau dengan kata lain “dengan memakai kacamata yang bersih.” 4. Kalau masih ada yang ragu, bertanya-tanya tentang keadaan sekarang, jelaskanlah! Yang jelas, sekarang Pondok Modern tetap berjalan, penuh ketaatan, dengan cita dan hormat kepada Pimpinan. Para siswa yang ada: • Tetap dari seluruh pelosok Indonesia, mulai Aceh, Sumatera Utara sampai Timur, Maluku, dan Irian Jaya; • Tetap dari berbagai Orpol/Ormas Islam khususnya, bahkan dari Luar Negeri: Rusia, Singapura, Malaysia, Thailand, Somalia, Suriname, Australia, Brunei Darussalam. Pondok Modern tetap berdiri di atas dan untuk semua golongan; • Ini sudah berjalan, sudah menjadi fakta; • Bukan akan, bukan semboyan, bukan rencana.
81 PESAN DAN NASIHAT VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Di dalam Pondok Modern tidak ada baju golongan atau baju partai. Mau masuk Pondok Modern berarti siap untuk meninggalkan baju Orpol/Ormas! Adapun nanti, setelah pulang/keluar dari Pondok ini, terserah dan bebas. Ingatlah selalu semboyan kita: • Berbudi Tinggi • Berbadan Sehat • Berpengetahuan Luas • Berfikiran Bebas ADMINISTRASI DAN PENDIDIKAN KEIKHLASAN Berkenalan dengan Pondok Modern dari dalam (urusan-urusan dari sudut administrasi/ material biasanya orang menanyakan urusan dalam). Bagi para pelajar, wali murid, atau orang tua yang telah mengetahui, merasakan, bahkan menikmati hasil usaha Pondok Modern, rasanya akan sangat janggal dan tidak mengenal dengan baik, jika tidak tahu atau kurang memperhatikan jalan tata usahanya sampai kepada urusan dalamnya. Maka, anak-anakku sebagai keluarga, pahamilah hal-hal di bawah ini, supaya tidak salah mengira, salah wesel, atau salah address, salah sangka atau salah duga: a. Pengasuh dan guru-guru tidak mengurusi uang dari anak-anak. Yang mengurusi adalah Pengurus Kantor Tata Usaha atau Bagian Administrasi. Sehingga para guru atau pengasuh tidak mengenal mana yang kaya, mana yang miskin, mana yang beres, mana yang tidak beres, mana yang ada hubungan keluarga, keponakan, dan lain-lain, dan mana yang bukan, mana yang golongan ini, mana yang golongan itu, mana yang suku ini, mana yang suku itu, dan sebagainya; b. Yang pokok: anak-anak dididik, diberi pelajaran dengan adil. Supaya adil, sampai dalam sikap, air muka, dan pandangan serta perlakuannya jangan terpengaruhi sama sekali oleh materi atau harta benda, golongan/kesukuan, dan sebagainya; c. Hanya saja, jika terpaksa menjadi urusan atau terdapat persengketaan, terpaksa guru (salah seorang
82 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 guru yang ditugaskan) ikut mengetahui, guna ikut serta membereskan seperlunya, bersama konsul daerahnya; d. Kantor Tata Usaha atau Bagian Administrasi diurusi oleh siswa dan mahasiswa secara bergilir dengan peraturan-peraturan tertentu, serta di bawah pengawasan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor; e. Yang jelas, semua guru-guru bukan buruh, dan semuanya masih memberikan pengorbanan beramal sambil belajar; f. Kalau sekiranya urusan-urusan di Pondok Modern ini diurus dengan perhitungan materi, tanpa keikhlasan beramal dari guru-guru dan para pembantu-pembantunya, maka tidak akan ada yang jadi, dan tidak akan ada sesuatu yang berjalan; g. Alhamdulillah, pada masa-masa yang sudah berlalu, selalu ada keikhlasan dari pihak guru dan pelajar beserta walinya. Hanya saja, kadang-kadang ada juga satu-dua orang yang terlalu membutakan hatinya dan mengganggu keikhlasan para pengasuh dan guru dalam beramal. Semoga anak-anakku yang ada ini dengan segenap keluarga termasuk golongan yang sadar, tahu akan hak dan kewajibannya; Semua itu dimaksudkan untuk pendidikan. Melalui langkah-langkah itu, memang sengaja diusahakan agar Pondok Modern tidak menjadi bengkel buruh, tetapi mempersiapkan dan mendidik pemuda-pemuda pemimpin, pejuang dalam masyarakat yang berkualitas, bibit unggul tahan wereng. Inilah maksud menyerbu masyarakat dengan tidak mengecilkan, bahkan mendorong usaha ke arah melengkapi hajat hidup lahir (Golek sandang-pangan). SEKEDAR JANGAN SALAH DUGA Hanya Menduga-duga Banyak orang yang menduga-duga, tetapi ternyata dugaannya itu salah, tidak sesuai dengan faktanya. Guru-guru menduga bahwa muridnya sudah mengerti, tetapi ternyata belum. Orang tua mengira bahwa anaknya belajar dengan tekun dan rajin, tahu-tahu tidak atau kurang. Murid-murid menganggap dirinya bisa, ternyata tidak. Kebiasaan menduga yang salah itu sering terjadi. Demikianlah yang terjadi di antara
83 PESAN DAN NASIHAT VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR orang tua dalam masyarakat terhadap Pondok Modern. Mula-mula dikira bahwa orang-orang pada umumnya, sudah tahu dan mengerti tentang Pondok Modern, tetapi nyatanya belum mengerti, dan masih banyak lagi hal-hal yang benar-benar belum diketahui apalagi dimengerti dan dihayati. Padahal, yang belum dimengerti itu merupakan pokok utama/faktor yang menentukan kemajuan Pondok Modern Darussalam Gontor. Umpamanya, orang menduga, bahwa kemajuan Pondok Modern karena uang sekolahnya besar, padahal tidak; uang iuran besar, sama sekali tidak. Budget-nya amat besar, juga tidak. Sejak berdiri sampai sekarang tidak pernah disusun budget-budget-an. Ada pula yang menyangka bahwa kemajuan Pondok Modern saat ini, karena bantuan-bantuan. Tetapi, pondok ini dibantu setelah adanya kemajuan. Bantuan besar atau kecil memang ada, tetapi tidak sebesar yang diduga orang, dan tidak rutin. Sedangkan penggunaannya sudah ditentukan, tidak boleh menyimpang. Pembukuannya terbuka (open management), dipegang oleh para santri (siswa dan mahasiswa). • Apakah karena bantuan dari wali murid? Masih amat kecil. Wali murid mau membayar kewajiban buat kepentingan dan kewajiban anaknya pada waktunya saja, itu sudah baik. Pernah ada alumni yang membantu, justru lebih besar daripada bantuan wali murid. • Apakah karena bantuan dari luar negeri? Memang ada. Raja Faisal (dari Arab Saudi) pernah membantu sekian juta rupiah, namun sudah dipakai untuk pembangunan masjid. Demikian juga, Arab Saudi pernah membantu sekian juta rupiah untuk asrama. Itu pun sudah terpakai semuanya masih kurang untuk membangun atau menyempurnakan yang ada (finishing). • Kalau begitu, apakah dari wakaf ? Hasil wakaf baru terasa dua atau tiga tahun ini. Dan ini pun sangat minim, dibandingkan dengan hajat Pondok Modern. Maka dari itu, perlu diketahui bahwa Pondok Modern itu dibangun dari nol dan dengan segala pengorbanan materiil dan moril hingga menjadi sekarang ini. Pondok telah mengalami pahit-getirnya perjuangan, dan masih terus diperjuangkan dengan gigih, dan masih terus memerlukan pengorbanan.
84 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Hidup dari mana? Banyak orang yang menduga-duga dan bertanya-tanya: • Pimpinan Pondok itu enak, uang tersedia dan tinggal digunakan, sampai ada yang mau meminjam; • Trimurti itu wali? • Pimpinan Pondok itu bisa saja seperti itu, karena pondoknya maju; • Guru-guru sudah dijamin kehidupannya; • Bagaimana mereka hidup; • Kalau begitu Pimpinan Pondok mengambil uang dari santri atau anak-anak. Yang jelas, Trimurti bukan wali keramat, yang tanpa usaha dapat rezeki. Semua orang bisa meniru apa yang dilakukan Trimurti, karena resepnya mudah, asal mau. Trimurti selalu mencari rezeki yang halal. Pagi-pagi sudah dipikirkan, direncanakan, dan terprogram hidup sederhana. Dan jelas, bahwa rezeki untuk beramal. Trimurti merasa malu sendiri, jika sekiranya rumah pribadinya lebih baik dari gedung madrasah atau pondoknya. Pimpinan Pondok tidak dibayar, tidak digaji, dan tidak ikut ambil keuntungan dari hasil warung santri dan kantin. Kesyukuran yang besar karena Allah SWT yang telah memudahkan dan memberkahi segala usaha mereka, sehingga dapat hidup beramal, berjuang lillah, li’ilai kalimatillah. Untuk Mendidik Yang demikian itu memang sengaja dibuat untuk terwujudnya lingkungan pendidikan. Seluruh kegiatan di Pondok Modern selalu mempunyai arti pendidikan. Kegiatan-kegiatan santri, guru-guru, Pimpinan Pondok, selalu dipikirkan kepentingannya untuk pendidikan. Suasana kehidupan pun mengandung pendidikan. Suasana santri, guru-guru, Pimpinan Pondok, suasana Trimurti, selalu diliputi oleh suasana keikhlasan yang mendalam, kejujuran yang penuh, keimanan yang kuat, ketakwaan yang teguh, mental yang tinggi, ukhuwwah Islamiyyah antara guru dan murid serta para santri, rasa kepentingan lillah, dan kepentingan pondok di atas kepentingan pribadi. Semuanya itu, selalu ditanamkan dalam segala tindaktanduk mereka di Pondok Modern. Suasana semacam inilah yang mendorong dinamika tinggi dan menimbulkan semangat berjuang berdakwah, mendidik, mengajar, dan membangun kemajuan li i’ilai kalimatilah, demi tegaknya kalimat Allah. Dan memang disengaja, suasana seperti itu diciptakan agar Pondok Modern Darussalam Gontor dan yang ada di dalamnya menjadi lingkungan pendidikan dengan sistem pendidikan yang utuh, menyeluruh, dan terpadu. Pendidikan di Pondok Modern tidak hanya dengan lips (pidato dan nasihat), tetapi juga by doing (uswatun hasanah), dengan lingkungan yang seharusnya untuk mendidik. Di sini ada beberapa ilustrasi: • Trimurti sejak mendirikan Pondok Modern, tidak pernah mengambil uang dari Pondok Modern, apalagi ikut memakainya atau korupsi; • Usahanya dan penghidupannya bukan dari pondok, bahkan sebagian besar dari hasil usahanya untuk pondok; • Pimpinan Pondok memperbaiki rumah atau membangun rumah, juga dibayar sendiri, memakai uang sendiri. Memang perbaikan dan pembangunan tersebut diatur oleh panitia pembangunan pondok, tetapi setelah selesai, dihitung semuanya, sampai yang terkecil pun dihitung, dan akhirnya dibayar dengan uangnya sendiri. Bahkan, pembayaran paku 1 kg, cat 1 kaleng, dan kuli setengah hari saja dihitung dan dibayar dengan lunas; • Guru-guru tidak ada yang digaji. Honorarium sebagai uang saku itu pun baru satu tahun akhir-akhir ini untuk guru tua;
85 PESAN DAN NASIHAT VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR • Sedangkan padi yang dibagikan kepada guru-guru itu, dari hasil sawah guru itu sendiri yang sangat kecil. Itupun hanya dibagi kepada guru-guru yang dulu pernah ikut membeli sawah. Para guru menyadari akan perlunya lingkungan yang sedemikian itu, demi sebuah pendidikan. Sudah Dijadikan Ketetapan Jika seorang pujangga atau pengarang terkenal di Mesir, Al-Manfaluti, pernah menuliskan perjalanannya untuk mencari kejujuran, dia pergi ke mana-mana, ke pasar-pasar, toko-toko, kantor-kantor, pengacarapengacara, kereta api, bus-bus, dan seterusnya. Ternyata, tidak juga menemukannya. Dan, jika di zaman materialis seperti sekarang ini, orang sukar melukiskan keikhlasan, lillah, dan nilai-nilai spiritual yang lain, alhamdulillah, di Pondok Modern Darussalam Gontor semuanya itu sudah dapat berjalan sejak lama, akan diteruskan dan dipertahankan. Dan, harus segera sama-sama diamalkan. Seterusnya, bahwa keharusan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor untuk tidak menggantungkan kesejahteraan hidupnya kepada pondok, telah dijadikan ketetapan dalam Anggaran Rumah Tangga Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor. URUSAN ORGANISASI, DISIPLIN, DAN SUNNAHNYA Jangan Terlambat Datang Pada bulan Syawwal nanti, pelajaran kita mulai secepatnya. Maka, kepada semua pelajar hendaklah jangan terlambat. Sekolah akan dibuka tepat pada waktunya, yakni 11 Syawwal. Bagi yang terlambat tentu akan ada ketentuan dan sanksinya. Mungkin kenaikannya dibatalkan atau dicoret dari daftar absen. Disiplin in syaa Allah akan lebih kita tingkatkan dan perkuat lagi. Jangan menyusahkan orang tua dan guru-guru! Bermukim di Pondok Modern Untuk yang tinggal (mukim) di Pondok Modern selama liburan, in syaa Allah ada acara tersendiri. Waktu yang ada jangan dibiarkan kosong. Bentuklah panitia, susun program dan atur segala sesuatunya dengan sebaik mungkin, seperti dulu, bahkan lebih baik daripada itu. Membereskan Segala Urusan Sebelum anak-anakku sekalian meninggalkan Pondok Modern, baik untuk berlibur atau pulang seterusnya, jangan lupa untuk membereskan terlebih dahulu segala urusan yang akan ditinggalkan, dari administrasi, sekolah, dapur, pondok, organisasi pelajar, pramuka, sampai urusan dengan teman-teman sepergaulan (hutangpiutang, pinjam-meminjam), dan sebagainya. Jangan lupa: perhatikan dan ikutilah maklumat-maklumat atau ketentuan-ketentuan dari bagian Administrasi, Pengurus Dapur, Organisasi Pelajar, dan lain sebagainya. Masalah Dapur Dalam urusan dapur, sama sekali tidak ada tekanan. Koperasi Dapur (Kopda) diatur secara kooperatif oleh para pelajar sendiri, dengan tidak ada paksaan atau tekanan. Untuk itu, harap diingat, selalu dimaklumi perkembangan harga barang keperluan dapur dan prinsip belajar hidup sederhana dan sehat. Jangan sampai menunggak (berhutang) seperti yang dulu-dulu. Ini koperasi, para anggota (pelajar-pelajar) sendiri yang ikut bertanggung jawab. Persiapan Bulan Syawwal Ketika akan kembali ke Pondok Modern pada bulan Syawwal nanti, supaya diperhitungkan (dipersiapkan masak-masak): moril-materill dan lahir batin. Mulai sekarang juga, supaya masing-masing sudah memikirkan segala keperluan untuk bulan Syawwal: keuangan, keperluan sekolah, alat-alat perlengkapan sehari-hari, alat-alat olahraga, dan lain-lain. Pondok Modern akan berjalan terus dengan penuh tekad, dengan segala rencana dan Panca Jangka-nya.
86 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 SHALAT ITU NIKMAT DAN RINGAN Bismillahirrahmanirrahim. Sesungguhnya mengerjakan shalat lima waktu itu sangat ringan, apalagi kalau sudah dibiasakan, dan nikmat. Tentang hikmah dan faedahnya shalat, sangat panjang, bahkan dapat dijadikan satu buku tersendiri. Tetapi, yang ingin kami jelaskan di sini ialah mengerjakan shalat dengan ringan. Jadikan kebiasaan yang tetap sehari-hari: a. Bangun tidur, Shalat Shubuh; b. Istirahat dari kerja siang, Shalat Zuhur; c. Istirahat atau bekerja atau olahraga sore, Shalat Ashar; d. Menghadapi waktu malam, Shalat Magrib; e. Menjelang istirahat malam atau akan belajar malam, Shalat Isya’. Hendaklah, semua itu dikerjakan secara rutin agar terbiasa. Perhatikanlah, bahwa sebenarnya pekerjaan harian kita itu pastilah terasa berat kalau dianggap sebagai pekerjaan baru, apalagi kalau disebutkan semua gerak-geriknya, umpamanya: a. Bangun, membuka mata; b. Duduk, terus berdiri; c. Melipat selimut; d. Membersihkan bekas tidur; e. Berjalan, buang air besar atau kecil, berjalan; f. Bersuci atau beristinja’; g. Mencuci muka. Kalau semua pekerjaan itu menjadi kebiasaan, maka akan menjadi pekerjaan yang besar dan berat. Padahal, setiap orang mengerjakannya tanpa dipikirkan terlebih dahulu, tanpa diingat-ingat, dan tidak dirasakan beratnya. Perumpaan lain akan pergi sekolah: a. Mengambil dan memakai kaos dalam dahulu sesudah mandi; b. Mengambil dan memakai kemeja dengan kancing-kancingnya; c. Mengambil dan memakai celana dan mengancingkannya; d. Mengambil dan memakai sepatu; e. Memakai tali sepatu; f. Memakai ikat pinggang; g. Mengumpulkan alat-alat dan buku-buku; h. Melihat jadwal harian; i. Melangkahkan kaki sambil mencari teman untuk berangkat bersama; j. Berjalan menuju jalan atau tangga mana; k. Meletakan buku-buku di kelasnya. Apabila semua itu dianggap pekerjaan, bukan kebiasaan, tentu saja berat dan mungkin saja seakan-akan menguras otak dan tenaga. Padahal semua itu sama sekali tidaklah menguras otak dan tenaga. Oleh karena itu, biasakanlah shalat lima waktu itu sebaik-baiknya dengan tertib, in syaa Allah akan terasa sangat ringan dan nikmat.
87 PESAN DAN NASIHAT VOL. 74, SYA’BAN, 1442 WARTA DUNIA GONTOR Jangan Sampai Tertinggal atau Meninggalkan Sesudah menjalankan Shalat lima waktu dengan tertib, tidak usah mencoba meninggalkan salah satu dari kelima waktu Shalat itu. Tidak usah coba-coba, dan jangan sampai meninggalkannya satu pun. Yang belum benar-benar terbiasa, masih perlu mengingat waktunya setiap saat, dan selalu bertanya kepada dirinya sendiri. “Tadi, saya sudah Shalat atau belum?” begitu setiap waktu. Boleh juga saling mengingatkan antara kawan sekamar atau serumah. Kalau kamu sudah Shalat, kemudian ada kawan yang menanyakan atau mengajak Shalat atau mengatakan bahwa kamu belum Shalat, tidak usah marah. Itu hanya sekedar mengingatkan. Kalau kamu memang lupa, kemudian diingatkan, maka bersyukurlah, alhamdulillah. Maka, lekaslah Shalat dan langsung dikerjakan. Untunglah ada yang mengingatkan. Kalau tertinggal sekali atau terpaksa ketinggalan, atau terpaksa tidak bisa mengerjakan, hendaklah berhatihati, jangan sampai terulang, dan jangan sampai merusak kebiasaan yang sedang kamu bina. Isilah Shalatmu agar Lebih Berfungsi! Di dalam Shalat ada bersuci dan berpakaian. Memilih tempat untuk shalat itu bisa dengan mudah. Sekarang isinya, di dalam berwudhu, umpamanya, isilah niat dengan do’a di hati, mohon dibersihkan anggota-anggota kita dari segala dosa. Setelah itu baru mendirikan Shalat. Isilah Shalatmu dengan nyawa. Artinya, di dalam Shalat itu supaya betul-betul berpusat menghadap (tawajjuh) kepada Allah. Jadi, dalam shalat itu betul-betul menghadap, melapor, mengadu, minta, dan berdo’a, minta ampun, minta berkah, minta nasehat, minta rezeki, minta kebahagiaan, dan lain seterusnya. Itu semua sudah tercakup di dalam bacaannya. Jika sekiranya kamu belum mengerti betul arti bacaan-bacaan itu, yakinlah bahwa Allah pasti sudah mengerti. Sedapat mungkin, supaya sepenuh waktu Shalat itu penuh isi. Paling tidak, ketika takbiratu-l-ihram itu saja sudah merasa bahwa kita di hadapan Allah. Itulah makna Allahu Akbar, Allah Maha Besar, dengan perasaan selain Allah kita tinggalkan, selain Allah asghar. Kalau belum memungkinkan, biarlah sebagian saja dulu. Dan seterusnya dilatih memenuhi isi sedikit demi sedikit hingga penuh.
88 PESAN DAN NASIHAT WARTA DUNIA GONTOR VOL. 74, SYA’BAN, 1442 Paling tidak, kamu merasa bahwa ketika kamu berada di hadapan Allah. Kalau kamu sudah seperti itu, akan terasa nikmatnya Shalat. Sesudah Shalat, beban di hati menjadi ringan, jiwa menjadi bebas dan terasa sekali nikmat Shalat (halawatu-s-shalatii). Bagi yang sudah merasakan nikmatnya Shalat, maka Shalat lima kali sekali sehari akan terasa kurang. Oleh karena itu, Shalat lagi dengan Shalat-Shalat Sunnah. Marilah kita berdo’a semoga kita semua dapat menjalankan semua itu sebaik mungkin dengan ringan dan penuh isi. PENUTUP Masa menuntut ilmu (termasuk mengajar) adalah masa yang sangat indah pada umur setiap orang. Maka bersyukurlah karena anda mengalami masa-masa itu di Gontor. Banyak yang berminat, tapi tidak banyak yang mendapatkan kesempatan untuk menikmati kehidupan di sini. Ketahuilah, kehidupan yang dijalani selama di Pondok Modern Darussalam Gontor akan sangat berpengaruh di dalam kehidupan bermasyarakat kelak. Sebagai penutup, kami ingin memberikan kata-kata kenangan kepada anak-anak sekalian: 1. Pertinggilah filsafat hidupmu! 2. Perkuatlah dasar hidupmu dan mentalmu! 3. Perteballah Imanmu! 4. Hidup yang hanya sekali di dunia ini, hendaklah Hidup yang berarti dan Hidup yang berbakti 5. Usahakanlah selalu agar harga hidupmu lebih tinggi (untuk berapa orang amal kerjamu?) 6. Selamat berlibur dan selamat berhibur dengan liburan yang sehat! 7. Sampaikan salam-salam kepada orang tua dan segenap keluarga! 8. Kami selalu mengaharapkan bantuan do’a, sebanyak-banyaknya, dan seikhlas-ikhlasnya. 9. Selamat beramal, selamat beribadah Puasa Ramadhan! Pendiri Pondok, K.H. IMAM ZARKASYI
Beliau menyelesaikan jenjang pendidikan KMI pada tahun 1969, dan diberi kesempatan untuk menjadi guru KMI. Sambil mengabdi, beliau juga mengikuti perkuliahan di Institut Pendidikan Darussalam (IPD). Gelar B.A. (sarjana muda) di Fakultas Ushuluddin beliau raih pada tahun 1974. Selang beberapa tahun kemudian, ketika IPD resmi menjadi ISID, diadakan transfer ke program sarjana S1. Beliau dan beberapa guru KMI senior lainnya mengikuti program ini, dan memperoleh gelar sarjana pada tahun 1994. yang mendoakannya. “Dengan hadits ini, maka Kiai Syamsul sudah memiliki ketiganya,” tutur Kiai Akrim. RIWAYAT PENDIDIKAN Di antara aktivitas harian yang rutin beliau jalankan semasa hidupnya, ialah menjadi imam shalat Shubuh di Masjid Baiturrohmah di dekat rumahnya. Bangun lebih awal di pagi buta, kemudian berangkat K.H. Syamsul Hadi Abdan, lahir di Ponorogo, 14 Januari 1944 dari pasangan bapak Abdan dan ibu Miatun. S e t e l a h m e n e m p u h j e n j a n g pendidikan Sekolah Rakyat Negeri Gontor (1951-1957), beliau melanjutkan studi di sejumlah pondok salaf di antaranya: Pondok Salaf Mambil Gandu, Mlarak, Ponorogo (1957-1959), Pondok Salaf Mranggen Bajang, Balong, Ponorogo (1959-1960), dan Pondok Salaf Miftahul Mubtadi'in Krempyang, Tanjung Anom, Warujayeng, Nganjuk (1960-1963). Selanjutnya, pada tahun 1963 beliau nyantri di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo, hingga akhirnya mengenyam pendidikan di KMI PMDG (1963-1969). Peristiwa tanggal 19 Maret 1967 di PMDG yang saat itu memulangkan seluruh santri terjadi ketika beliau masih duduk di kelas 5 KMI. Hal ini mengharuskan beliau untuk kembali ke Pondok Wali Songo Ngabar. Alhamdulillah, beliau termasuk santri yang mendapat penggilan dari Direktur KMI PMDG, untuk belajar lagi di Gontor di kelas yang sama. TELADAN DALAM KEIKHLASAN bersama Bu Syamsul mengendarai motornya menuju masjid. Kemudian, beliau membaca Al-Qur'an di depan rumahnya. Rutinitas ini disaksikan langsung hampir setiap pagi oleh Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc., tetangga yang tinggal tepat satu rumah di samping Kiai Syamsul. Sepeninggal almarhum, beliau sempat menceritakan kesaksian itu melalui statusnya di media sosial. “Kiai Syamsul, sosok yang sangat istqamah dalam kebaikan. Persis setiap setelah suara adzan shubuh di menara masjid Jami’ Gontor beliau menyalakan sepeda motornya, lalu menuju masjid Baiturrahmah, Mambil untuk berangkat shalat di sana. Sepulang dari masjid, sesampainya di rumah pasti beliau duduk di teras rumah untuk membaca AlQur’an. Kini, suara sepeda motor setelah adzan shubuh itu tidak terdengar lagi, lantunan bacaan AlQur'an setelah shubuh itu yang kami rindukan. Yaa Rabb, bimbinglah kami untuk mengikuti jejak baik itu...” K.H. Syamsul Hadi Abdan yang identik dengan “Istiqamah Dalam Kebaikan” menjadi cermin kebiasaan baik yang beliau jaga dan lakukan setiap harinya. Prinsip memberi tanpa pamrih, filsafat hidup untuk selalu mengerjakan berbagai amalan berlandaskan niat yang ikhlas, serta istiqamah menjalankan amalan tersebut meskipun sederhana, menjadi pelajaran penting bagi para santrinya, tentang bagaimana seharusnya seorang muslim dalam mengerjakan amal baik dan mempersiapkan bekalnya menuju akhirat nanti. Di samping itu, semasa beliau menjadi Pimpinan Pondok, beliau seringkali mengimami jamaah shalat Maghrib para asatidz di Masjid Atiq. Usai m e nu n a i k a n s h a l a t j a m a a h , b e l i a u p u n menyampaikan nasihat dan wejangannya di depan para asatidz, untuk refresh dan recharge tentang kepondokmodernan maupun tentang pengabdian. Kumpulan wejangan itu pun kemudian dituliskan dan dirangkum ke dalam sebuah buku yang diterbitkan pada Mei 2016 berjudul “Embun Keikhlasan”.
Kepergian beliau menyisakan duka mendalam bagi para santri, guru, alumni, dan keluarga besar PMDG. Beliau menjadi Pimpinan sejak tahun 2006, menggantikan K.H. Imam Badri. Sebelum menjadi Pimpinan, beliau sempat menjadi Wakil Direktur Kulliyatu-l-Mu'allimin Al-Islamiyah (KMI) sejak Riwayat penyakit beliau bermula pada hari Senin, 7 R. Awwal 1441/4 November 2019, ketika beliau mengeluhkan kurang enak badan dan memutuskan untuk istirahat di rumah. Keesokan harinya kesehatan beliau menurun, dan segera dirujuk ke RSUD Dr. Soedono Madiun untuk menjalani perawatan pertama. Setelah itu, kesehatan beliau cukup membaik dan mampu diajak berkomunikasi. Diagnosa dokter menyatakan beliau menderita penyumbatan pembuluh darah di kepala dan gangguan di jantung. Beliau kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, dan akhirnya beliau bisa pulih dan bahkan mampu mengikuti kegiatankegiatan pondok setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik. Senin, 25 Ramadhan 1441/18 Mei 2020, Pimpinan PMDG, Al-Ustadz K.H. Syamsul Hadi Abdan wafat dalam usia 76 tahun. Beliau wafat dalam perawatan medis selama sepekan di RSUD Dr. Soedono, Madiun sejak hari Senin pekan sebelumnya. Beliau sempat menjalani beberapa kali perawatan karena mengalami penurunan kesehatan oleh sebab penyakit yang dialaminya. tahun 1995 hingga tahun 2002, dan kemudian menjadi Direktur KMI pada tahun 2002 hingga 2006 menggantikan K.H. Atim Husnan. Kiai Syamsul meninggalkan 5 anak dan 15 cucu. Beliau juga rutin mengunjungi kampus-kampus PMDG, baik di dalam dan luar Jawa. Dalam berbagai kesempatan, beliau seringkali menyampaikan materi sejarah Gontor secara detail dan menarik. Hal ini menjadi kesempatan para santri dan guru untuk memperdalam ilmu kepondokmodernan serta meneladani para pendahulu. Usai dimakamkan, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. menyampaikan sambutan mewakili keluarga besar PMDG dan keluarga. Beliau merujuk kepada sebuah hadits yang menjelaskan bahwa apabila seorang manusia meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga hal; yakni amal jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh Selama 14 tahun Kiai Syamsul memimpin PMDG, bersama Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. dan K.H. Hasan Abdullah Sahal, PMDG mengalami kemajuan pesat. Di antaranya, pembukaan beberapa kampus baru PMDG putra dan putri, peresmian Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor yang sebelumnya Institut Studi Islam Darussalam (ISID), pembangunan Stadion Darussalam Gontor, renovasi Masjid Jami' dan pembangunan menara, serta pelaksanaan Peringatan 90 tahun PMDG pada tahun 2016 lalu yang berjalan sukses.
K.H. Syamsul Hadi Abdan menghadiri Pelantikan Pengurus IKPM Cabang Malaysia periode 2017-2018 Pesan dan Nasihat Pimpinan Pondok dalam acara Fathul Kutub Siswa Akhir KMI Kunjungan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam Peringatan 10 Tahun PMDG Kampus 11, Poso