The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

LAPORAN TAHUNAN PUSKESMAS PASAR REBO - TAHUN 2022

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by pkm.kec.psr.rebo, 2023-11-14 02:05:02

LAPORAN TAHUNAN PUSKESMAS PASAR REBO - TAHUN 2022

LAPORAN TAHUNAN PUSKESMAS PASAR REBO - TAHUN 2022

Keywords: LAPORAN TAHUNAN 2023

135 Balita gizi buruk harus mendapatkan perawatan tatalaksana gizi buruk agar dapat keadaannya semakin membaik dan mencapai status gizi optimal. Tatalaksana yang sudah di lakukan di Wilayah Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo berupa Pemberian Makanan Tambahan, Konseling Gizi, Home Visit, Merujuk balita ke RS untuk mendapat penanganan sesuai hasil pemeriksaan dokter dan bekerja sama dengan kader untuk melakukan pemantauan pertumbuhan setiap bulannya. C. Cakupan UCI (Universal Child Immunization) Dari hasil laporan PWS imunisasi, Menunjukan UCI di wilayah Kecamatan Pasar Rebo pada tahun 2022 sudah tercapai di semua wilayah kelurahan yaitu 100%. 5.3 Kesehatan Anak Usia Sekolah Penjaringan Kesehatan adalah serangkaian kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengisian kuesioner untuk mengetahui masalah kesehatan pada siswa sehingga dapat ditangani segera, yang diperiksa antara lain; pemeriksaan status gizi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan indera pendengaran, pemeriksaan gigi dan mulut, penilaian perilaku berisiko, penilaian kesehatan reproduksi dan pemeriksaan kebugaran jasmani, Target penjaringan kesehatan adalah anak usia sekolah dan remaja (usia 7-15 tahun) yang ada di satuan pendidikan maupun di luar satuan pendidikan, namun dikarenakan pandemi Covid-19 maka penjaringan kesehatan dilakukan dengan penjaringan kesehatan mandiri menggunakan Google Form dan juga pemeriksaan langsung oleh petugas kesehatan dengan melakukan pemeriksaan langsung. Hasil penjaringan kesehatan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo sudah mencapai target 100%. Berikut hasil penjaringan kesehatan di wilayah Kecamatan Pasar Rebo. Grafik 151. Hasil Penjaringan Kesehatan SD, SMP dan SMA


136 Penilaian status gizi pada anak usia sekolah dan remaja di wilayah kecamatan Pasar Rebo 96,8% adalah Normal, 1,7% diantaranya masuk kategori Kurus, 1% Gemuk, 0,6% Obesitas, dan 0,04% Sangat Kurus. Grafik 152. Klasifikasi Status Gizi Siswa Kelas 1 SD/MI Grafik 153. Klasifikasi Status Gizi Siswa Kelas 2-6 SD/MI Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk Obesitas 14 73 5233 153 133 KLASIFIKASI STATUS GIZI SISWA KELAS 1 SD/MI


137 Grafik 154. Klasifikasi Status Gizi Siswa Kelas 7 SMP/MTS Grafik 155. Klasifikasi Status Gizi Siswa Kelas 8-9 SMP/MTS Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk Obesitas 0 52 20078 43 33 KLASIFIKASI STATUS GIZI SISWA KELAS 2-6 SD/MI Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk Obesitas 0 166 3592 48 14 KLASIFIKASI STATUS GIZI SISWA KELAS 7 SMP/MTS


138 Grafik 156. Klasifikasi Status Gizi Siswa Kelas 10 SMA Dari hasil skrining diperoleh data bahwa ada 11% siswa/i pada jenjang pendidikan SD/MI yang mengalami masalah kesehatan mata. Pada jenjang SMP/MTS ada sebanyak 34% yang mengalami masalah kesehatan mata. Di jenjang pendidikan SMA pada siswa/i kelas 10 sebanyak 33% mengalami masalah kesehatan mata. Permasalahan kesehatan mata yang dialami siswa/i di wilayah Pasar Rebo sebagian besar adalah menggunakan kacamata, baik di jenjang SD/MI, SMP/MTS, maupun SMA. Grafik 157. Masalah Kesehatan Mata pada Jenjang Pendidikan SD/MI Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk Obesitas 0 323 6585 98 31 KLASIFIKASI STATUS GIZI SISWA KELAS 8-9 SMP/MTS Sangat Kurus Kurus Normal Gemuk Obesitas 0 88 2676 143 16 KLASIFIKASI STATUS GIZI SISWA KELAS 10 SMA


139 Grafik 158. Masalah Kesehatan Mata pada Jenjang Pendidikan SMP/MTS Grafik 159. Masalah Kesehatan Mata pada Jenjang Pendidikan SMA 63 1190 1441 65 77 Mata Perih/ Merah dan Bengkak Tidak Dapat Melihat/Membaca dengan Baik/Kabur Menggunakan Kacamata Mata Juling Tidak Dapat Membedakan Warna dengan Baik MASALAH KESEHATAN MATA JENJANG SD/MI 60 1644 1917 35 49 Mata Perih/ Merah dan Bengkak Tidak Dapat Melihat/Membaca dengan Baik/Kabur Menggunakan Kacamata Mata Juling Tidak Dapat Membedakan Warna dengan Baik MASALAH KESEHATAN MATA JENJANG SMP/MTS


140 Dari hasil skrining diperoleh data yang mengalami permasalahan kesehatan telinga di wilayah Pasar Rebo adalah sebanyak 3% dari total seluruh siswa/i yang dilakukan pemeriksaan. Di tingkat pendidikan SD/MI sebanyak 2,2%, di tingkat pendidikan SMP/MTS sebanyak 4,3%, dan di tingkat pendidikan SMA sebanyak 3,9%. Masalah kesehatan telinga terbanyak yang dialami adalah “Tidak Dapat Mendengar dengan Jelas”. Grafik 160. Masalah Kesehatan Telinga/Pendengaran Masalah kesehatan gigi dan mulut di tingkat SD/MI mencapai 32,5% dengan kasus terbanyak di wilayah Kelurahan Pekayon sebanyak 2.215 anak. Masalah kesehatan gigi dan mulut di tingkat SMP/MTS mencapai 21,5% dengan kasus terbanyak di wilayah Kelurahan 8 361 570 6 20 Mata Perih/ Merah dan Bengkak Tidak Dapat Melihat/Membaca dengan Baik/Kabur Menggunakan Kacamata Mata Juling Tidak Dapat Membedakan Warna dengan Baik MASALAH KESEHATAN MATA JENJANG KELAS 10 SMA Tidak Mendengar Bila Dipanggil Tidak Dapat Mendengar dengan Jelas Keluar Cairan dari Telinga Telinga Terasa Tertutup atau Tersumbat Nyeri telinga 156 160 57 113 70 105 177 43 79 60 24 51 6 23 10 MASALAH KESEHATAN TELINGA SD/MI SMP/MTS SMA


141 Baru sebanyak 668 anak. Masalah kesehatan gigi dan mulut di tingkat SMA mencapai 20,8% dengan kasus terbanyak di wilayah Kelurahan Gedong sebanyak 221 anak. Grafik 161. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di tingkat SD/MI Grafik 162. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di tingkat SMP/MTS Grafik 163. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di tingkat SMA 2215 1935 974 1785 1491 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di Tingkat Pendidikan SD/MI PKL PEKAYON PKL KALISARI PKL BARU PKL CIJANTUNG PKL GEDONG 387 441 668 447 396 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut di Tingkat Pendidikan SMP/MTS PKL PEKAYON PKL KALISARI PKL BARU PKL CIJANTUNG PKL GEDONG


142 5.4 Kesehatan Lanjut Usia (Lansia) Grafik 164. Capaian SPM Lansia 2022 Skrining kesehatan usia lanjut merupakan salah satu indikator SPM (Estándar Pelayanan Minimal) Bidang Kesehatan yang harus tercapai 100%. Berdasarkan diagram di atas didapatkan bahwa capaian Lanjut usia yang mendapatkan skrining sesuai stándar sesuai SPM di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo selama tahun 2022 adalah sebesar 100% dari target total lansia yang ada. Hal tersebut sudah tercapai dari target SPM yang sudah ditentukan. Pada tahun 2022 Posyandu Lansia baru mulai dibuka bulan Maret 2022. Skrining lansia dilakukan bersamaan dengan kegiatan Vaksinasi Covid-19 selama Posyandu Lansia belum 38 91 178 80 221 Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut Kelas 10 SMA PKL PEKAYON PKL KALISARI PKL BARU PKL CIJANTUNG PKL GEDONG TARGET CAPAIAN 17847 17847 TARGET & CAPAIAN LANSIA YANG MENDAPATKAN SKRINING SESUAI STANDAR PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO TAHUN 2022 100 %


143 dibuka,. Setelah Posyandu Lansia buka, maka skrining lansia dilakukan kembali di Posyandu Lansia dan sentra vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan Program Imunisasi. 5.5 Kesehatan Jiwa Tabel 22. Capaian SPM Jiwa Tahun 2022 Kecamatan Pasar Rebo NO NAMA PUSKESMAS TARGET CAPAIAN PERSENTASE 1 KEC. PASAR REBO 378 Orang 387 Orang 102,38 % Grafik 165. Capaian SPM Jiwa Tahun 2022 Tabel 23. Capaian SPM Per Kelurahan Grafik 166. Capaian SPM Jiwa Tahun 2022 Per Kelurahan NO NAMA TARGET CAPAIAN PERSENTASE 1 PEKAYON 88 110 125,00% 2 KALISARI 87 86 98,85% 3 BARU 48 53 102,41% 4 CIJANTUNG 83 85 102,41% 5 GEDONG 72 53 73,61%


144 5.6 Kesehatan Lingkungan A. Inspeksi Kesehatan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum (TFU) Tempat Fasilitas Umum (TFU) adalah suatu tempat dimana umum (semua orang) dapat masuk ke tempat tersebut untuk berkumpul mengadakan kegiatan baik secara insidentil maupun terus-menerus. Pembinaan tempat fasilitas umum suatu usaha untuk mengawasi dan mencegah kerugian akibat dari tempat fasilitas umum terutama yang erat hubungannya dengan timbulnya atau menularnya suatu penyakit. Tempat Fasilitas Umum (TFU) yang dilakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan di wilayah Kecamatan Pasar Rebo adalah Sekolah, Pasar dan Puskesmas . Penilaian Tempat Fasilitas Umum (TFU) meliputi ; 1. Letak dan Konstruksi 2. Fasilitas sanitasi meliputi ; tempat sampah, pembuangan air kotor, penyediaan air bersih, dan jamban 3. Pencahayaan 4. Ventilasi 5. Perilaku Pengguna / Pengelola Tabel 24. Hasil Kegiatan IKL Tempat Fasilitas Umum di Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022


145 Catatan : IKL (Inspeksi Kesehatan Lingkungan ) TMS (Tidak Memenuhi Syarat) MS (Memenuhi Syarat) Grafik 167. Hasil Kegiatan IKL Tempat Fasilitas Umum (TFU) Di Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022 Dari Grafik diatas didapatkan data bahwa Tempat Fasilitas (TFU) di Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022 yang telah memenuhi syarat kesehatan dengan jumlah 116 TFU sedangkan yang tidak memenuhi syarat kesehatan berjumlah 5 TFU. 121 121 5 116 0 20 40 60 80 100 120 140 TOTAL IKL TMS MS NO KELURAHAN JUMLAH IKL TMS MS % MS 1 PEKAYON 26 26 0 26 100 2 KALISARI 24 24 0 24 100 3 CIJANTUNG 31 31 2 29 93,5 4 BARU 19 19 1 18 94,7 5 GEDONG 21 21 2 19 90,4 TOTAL 121 121 5 116 96


146 BAB VI SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN 6.1 Sarana Kesehatan Tabel 25. Sarana Kesehatan No Sarana Kesehatan Gedong Cijantung Baru Kalisari Pekayon Jumlah 1 Puskesmas 1 1 1 1 2 6 2 Klinik 8 2 2 5 4 21 3 Dokter 5 2 3 4 4 18 4 Bidan 2 5 2 4 1 14 5 Dokter Gigi 7 1 5 5 4 22 6 Rumah Sakit 1 1 0 0 0 2 7 Apotek 6 3 2 4 4 19 8 Klinik Kecantikan 1 1 0 0 0 2 9 Penyehat Tradisional 3 13 3 7 16 42 10 Posbindu 10 10 7 5 10 42 11 Posyandu Lansia 10 11 7 12 9 49 12 Posyandu Balita 11 28 16 23 23 101 13 Posyandu Remaja 1 1 0 1 1 4 14 Posyandu Kestren 0 0 0 0 1 1 15 Posyandu UKK 0 0 0 0 1 1 Sarana kesehatan yang ada di wilayah Kecamatan Pasar Rebo kami menyebutnya dengan jejaring. Jejaring merupakan fasilitas kesehatan yang ada di wilayah kerja kecamatan Pasar Rebo Pada tahun 2018 kami sudah mulai menjalin komunikasi dengan jejaring yang ada di wilayah Kecamatan Pasar Rebo agar dapat melakukan kerjasama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat Pasar Rebo. Pada tahun 2019, sudah mulai terbentuk kerjasama antara Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo dan sarana kesehatan yang ada di wilayah Kecamatan Pasar Rebo untuk komitmen meningkatkan capaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) bidang kesehatan. Pada tahun 2019-2022 dilakukan pembinaan untuk memastikan layanan yang diberikan sesuai standar dan mengutamakan keselamatan pasien.


147 Jumlah Posyandu Balita terbanyak adalah di wilayah Kelurahan Cijantung dengan jumlah 101 posyandu. Kelurahan Cijantung merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak diantara wilayah kelurahan lainnya sehingga memerlukan posyandu yang lebih banyak. Sedangkan, Kelurahan Gedong memiliki jumlah posyandu terkecil karena jumlah penduduknya paling kecil diantara kelurahan lainnya. Selain posyandu balita, di wilayah Kecamatan Pasar Rebo juga memiliki Posyandu Lansia dan Pos Binaan Terpadu (Posbindu), namun jumlahnya tidak sebanyak posyandu balita, mengingat keterbatasan SDM dan minat masyarakat sasaran yang masih kurang. Namun demikian kami akan terus berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sasaran untuk mau memeriksakan kesehatannya di Posyandu dan Posbindu. Pada tahun 2022, di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dilakukan pembentukan 4 posren (posyandu remaja) di Kelurahan Pekayon, Kalisari, Cijantung, dan Gedong. Guna mendukung pencapaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) bidang kesehatan, kami terus mndukung masyarakat dan lintas sektor untuk membentuk dan mengaktifkan posbindu dan posyandu lansia di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dalam upaya pemberdayaan masyarakat. 5.2 Tenaga Kesehatan Tabel 26. Tenaga Kesehatan STRUKTUR NAMA JABATAN ORB STRUKTUR NAMA JABATAN PERMENPAN RB JUMLAH PEGAWAI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO 2022 eksisting puskesmas PNS CPNS NON PNS Total


148 Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan Laki - Laki Perempuan DAFTAR ISI BY NAME Kepala Puskesmas Kepala Puskesmas 0 0 0 0 0 0 0 Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kepala Sub Bagian Tata Usaha 0 1 0 0 0 0 1 Bendahara Penerimaan Blud Bendahara Penerimaan Blud 0 1 0 0 0 0 1 Bendahara Pengeluaran Apbd Bendahara Pengeluaran Apbd 0 1 0 0 0 0 1 Bendahara Pengeluaran Blud Bendahara Pengeluaran Blud 0 1 0 0 0 0 1 Verifikator Verifikator Data Laporan Keuangan 0 1 0 0 0 0 1 Pengadministrasi Keuangan Pengadministrasi Keuangan 1 0 0 0 1 1 3 Pengolah Tata Usaha 1 Pengolah Data Perencanaan Penganggaran 0 0 0 0 1 0 1 Pengolah Tata Usaha 2 Pranata Barang Dan Jasa 0 0 0 0 0 0 0 Pengolah Tata Usaha 3 Pranata Teknologi Informasi Komputer 0 0 0 0 2 0 2 Pengolah Tata Usaha 4 Pengelola Data 0 0 0 0 0 1 1 Pengolah Kepegawaian Pengelola Kepegawaian 0 1 0 0 0 0 1 Pengurus Barang Pembantu Penyusun Kebutuhan Barang Inventaris 1 0 0 0 0 0 1 Pengadministrasi Umum Pengadministrasi Umum 0 1 0 0 18 12 31 Pengemudi Pengemudi Ambulan 0 0 0 0 0 0 0 Penyiap Berkas Pramu Bakti 0 0 0 0 0 0 0 Nahkoda Juru Mudi 0 0 0 0 0 0 0 Abk Kapal Kelasi 0 0 0 0 0 0 0 Kepala Satuan Pelaksana Upaya Kesehatan Masyarakat Analis Kesehatan 0 0 0 0 0 0 0 Pengolah Upaya Kesehatan Masyarakat Pengelola Urusan Kesehatan Masyarakat 0 0 0 0 0 1 1 Pengadministrasi Upaya Kesehatan Masyarakat Pengadministrasi Program Dan Kerjasama 0 0 0 0 1 1 2 Kepala Satuan Pelaksana Upaya Kesehatan Perorangan Analis Kesehatan 0 0 0 0 0 0 0


149 Pengolah Upaya Kesehatan Perorangan Pengelola Pelayanan Kesehatan 0 1 0 0 0 0 1 Pengadministrasi Upaya Kesehatan Perorangan Pengadministrasi Rekam Medis Dan Informasi 0 0 0 0 1 1 2 Kepala Puskesmas Kelurahan/Kepala Satuan Pelaksana Kelurahan Analis Kesehatan (kelurahan) 0 0 0 0 0 0 0 Pengolah Satuan Pelaksana Kelurahan Pengelola Pelayanan Kesehatan (kelurahan) 1 1 0 0 0 0 2 Pengadministrasi Satuan Pelaksana Kelurahan Pengadministrasi Rekam Medis Dan Informasi (kelurahan) 0 0 0 0 5 3 8 0 0 0 0 0 0 0 Analis Kepegawaian Analis Kepegawaian 0 0 0 0 0 0 0 Pranata Komputer Pranata Komputer 0 0 0 0 0 0 0 Pengelola Pengadaan Barang Dan Jasa Pengelola Pengadaan Barang Dan Jasa 0 0 0 0 0 0 0 Arsiparis Arsiparis 0 0 0 0 0 0 0 Administrator Kesehatan Administrator Kesehatan 0 1 0 0 0 0 1 Apoteker Apoteker 0 2 0 0 0 1 3 Asisten Apoteker Asisten Apoteker 0 2 0 0 2 11 15 Bidan Bidan 0 20 0 0 0 26 46 Dokter Dokter 0 19 0 0 9 17 45 Dokter Gigi Dokter Gigi 0 8 0 0 0 3 11 Dokter Pendidik Klinis Dokter Pendidik Klinis 0 0 0 0 0 0 0 Epidemiolog Kesehatan Epidemiolog Kesehatan 0 1 0 0 0 0 1 Entomolog Kesehatan Entomolog Kesehatan 0 0 0 0 0 0 0 Fisioterapis Fisioterapis 0 0 0 0 0 0 0 Fisikawan medis Fisikawan medis 0 0 0 0 0 0 0 Nutrisionis Nutrisionis 0 4 0 0 0 5 9 Orthotis Prostetis Orthotis Prostetis 0 0 0 0 0 0 0 Pembimbing Kesehatan Kerja Pembimbing Kesehatan Kerja 0 0 0 0 0 0 0 Penyuluh Kesehatan Masyarakat Penyuluh Kesehatan Masyarakat 0 3 0 0 0 0 3 Perawat Perawat 4 32 0 0 11 18 65 Terapis Gigi & Mulut (Perawat Gigi) Terapis Gigi & Mulut (Perawat Gigi) 0 1 0 0 0 5 6 Perekam Medis Perekam Medis 0 0 0 0 0 4 4


150 Pranata Laboratorium Pranata Laboratorium 0 2 0 0 2 5 9 Psikolog Klinis Psikolog Klinis 0 0 0 0 0 0 0 Radiografer Radiografer 0 0 0 0 0 0 0 Refraksionis Optisien Refraksionis Optisien 0 0 0 0 0 0 0 Sanitarian Sanitarian 1 2 0 0 1 3 7 Teknisi Elektromedik Teknisi Elektromedik 0 0 0 0 0 0 0 Teknisi Gigi Teknisi Gigi 0 0 0 0 0 0 0 Teknisi Tranfusi Darah Teknisi Tranfusi Darah 0 0 0 0 0 0 0 Terapi Wicara Terapi Wicara 0 0 0 0 0 0 0 Asisten Penata Anestesi Asisten Penata Anestesi 0 0 0 0 0 0 0 Penata Anestesi Penata Anestesi 0 0 0 0 0 0 0 PJLP Laki - Laki Perempuan TOTAL Cleaning Service Cleaning Service 11 6 17 Keamanan Keamanan 20 2 22 Pengemudi Ambulan 1 0 1 TOTAL 8 106 0 0 54 118 286 JFU 3 9 0 0 29 20 61 JFT 5 97 0 0 25 98 225 Sumber : Data Kepegawaian Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022 6.3 Pembiayaan Kesehatan Pembiayaan pelaksanaan program kesehatan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022 diperoleh dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), APBD, dan Pendapatan BLUD, dengan rincin anggaran dan realisasi penyerapan anggaran sebagai berikut : Tabel 27. Pembiayaan Kesehatan NO SUMBER BIAYA ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah % 1 2 3 4 ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER:


151 1 APBD KAB/KOTA a. Belanja Langsung b. Belanja Tidak Langsung c. Dana Alokasi Khusus (DAK) - DAK fisik 1. Reguler 2. Penugasan 3. Afirmasi - DAK non fisik 1. BOK 2. Akreditasi 3. Jampersal 2 APBD PROVINSI a. Belanja Langsung Rp25.744.091.942 b. Belanja Tidak Langsung c. Dana Alokasi Khusus (DAK) : BOK Rp189.403.000,00 3 APBN : a. Dana Dekonsentrasi b. Lain-lain (sebutkan), misal bansos kapitasi 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) (sebutkan project dan sumber dananya) 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN* Rp12.289.000.000 TOTAL ANGGARAN KESEHATAN Rp38.222.494.942,00 TOTAL APBD KAB/KOTA % APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA BAB VII KESIMPULAN 7.1 Capaian Kinerja Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo berada di timur Jakarta dan berbatasan langsung dengan Kota Depok Jawa Barat. Kecamatan Pasar Rebo terdiri dari 5 Kelurahan, 53 RW dan 524 RT. Karakteristik sosial budaya masyarakat Pasar Rebo sangat beragam. Sebagian wilayah ditempati oleh TNI. Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo mempunyai jaringan pelayanan kesehatan dengan Puskesmas Kelurahan di masing masing Kelurahan yang ada. Pada tahun 2019, Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo mendapatkan akreditasi Paripurna. Dalam menjalankan fungsinya untuk pelaksanaan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo bertekad mewujudkan


152 pelayanan yang bermutu, selalu dilakukan perbaikan berkelanjutan dan tidak melanggar aturan yang berlaku. Pada tahun 2022 terdapat beberapa inovasi diantaranya: Peduli Luka dan perawatan luka Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Paman Balon Makan Nasi Kebuli (Pemantauan mandiri balita Pekayon masyarakat dilibatkan imunisasi keliling untuk balita), Sing Eling (Selalu Ikuti Arahan None dan Abang dukasi Keliling), Paman Kumbang (Pemantauan Mandiri Kegiatana Tumbuh Kembang), WAKATOBY (Whatsapp Group Ibu Hamil Visit Tour Kamar Bersalin dan Photoshop Baby), SILARON (Sistem Laporan Retribusi Online). Berbagai inovasi dilakukan untuk dapat memberikan layanan terbaik untuk masyarakat. Inovasi dilakukan oleh masyarakat dan seluruh karyawan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. PAJERO (Petugas Kesehatan Jejaring Pasar Rebo) merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat RW yang keberadaannya semakin dimantapkan untuk menguatkan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS PK). PAJERO terbentuk dari dari tahun 2017, sampai saat ini tahun 2022 masih eksis di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dan sangat membantu pelayanan kesehatan di masyarakat serta koordinasi yang apik dengan UKP (Upaya Kesehatan Perorangan). Inovasi PAJERO SIKEBO yang diluncurkan pada tahun 2019, sampai tahun 2022 masih berjalan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat wilayah Kecamatan Pasar Rebo. Pada awal tahun 2020, terjadi pandemi covid-19 di Indonesia, termasuk di wilayah Kecamatan Pasar Rebo. Sampai akhir tahun 2022 masa pandemic covid-19 belum selesai. Hal ini banyak berpengaruh terhadap perubahan pelayanan dalam gedung maupun luar gedung Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Pelayanan di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo selama pandemi covid-19 mengikuti juknis (aturan) pelayanan Puskesmas di masa pandemi. Indikator kinerja pada tahun 2020 beberapa belum tercapai, hal ini juga berkaitan dengan adanya pandemi covid-19. Namun, pada tahun 2022 indikator kinerja Puskesmas Kecamatan Pasar REbo, khususnya untk indikator SPM sudah 100% tercapai. Hal ini adalah prestasi untuk Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Pada tahun 2022 di Indonesia muncul outbreak hepatitis akut misterius pada anak, di wilayah Pasar Rebo ditemukan 2 suspek namun setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya tidak memenuhi kriteria kasus confirm. Selain itu, pada pertengah tahun 2022 juga muncul


153 kasus AKI (Accute Kidney Injury) pada anak. WilayahKecamatan Pasar Rebo ditemukan 10 kasus. Sumber daya kesehatan yang dimiliki Puskesmas Pasar Rebo dengan jaringan dan jejaringnya cukup memadai dengan kerjasama yang sudah terbentuk, terutama saat terjadi pandemi kerjasama dengan jejaring sangat dibutuhkan dalam penanggulangan covid-19 di wilayah kecamatan Pasar Rebo. Pembiayaan pelaksanaan program kesehatan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo tahun 2022 diperoleh dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah provinsi DKI Jakarta (APBD), pendapatan BLUD Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo dan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). 6.2 Permasalahan Berdasarkan indikator SPM (Standar Pelayanan Minimal) Bidang Kesehatan Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2022 sudah tercapai 100% sesuai dengan target. Adanya pandemi covid-19 pada tahun 2020-2022 mempengaruhi capaian kinerja, perubahan pelayanan dalam gedung dan luar gedung sehingga beberapa peraturan berubah menyesuaikan kondisi saat itu. 6.3 Upaya Pemecahan Masalah Dalam upaya mengatasi masalah yang terjadi pada tahun 2022, rencana tindak lanjut yang akan dilakukan antara lain: 1. Monitoring dan evaluasi pelayanan di Puskesmas pada saat pandemi 2. Melakukan pembinaan jejaring dan lintas sektor 3. Membuat analisa kompetensi pegawai dan mengadakan peningkatan wawasan dan keterampilan pegawai. 4. Meningkatkan komunikasi, koordinasi, bimbingan teknis, dan evaluasi antar program, dengan jaringan, jejaring, dan lintas sektor meggunakan metode yang disesuaikan di masa pandemi 5. Membuat pemetaan kegiatan, monitoring dan evaluasi berkala agar tidak ada kegiatan yang berbenturan dengan kegiatan lain, dan memastikan agar target bisa tercapai. 6. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi serta advokasi dengan lintas sektor terkait untuk mendukung program kesehatan, khususnya masalah-masalah kesehatan yang membutuhkan peran lintas sektor.


154 7. Meningkatkan kualitas pelayanan dalam gedung dan luar gedung Meningkatkan fungsi dan manfaat media sosial sebagai media promosi kesehatan kepada masyarakat khususnya di masa pandemi, informasi untuk masyarakat melalui media sosial sangat membantu dalam komunikasi antara Puskesmas dengan masyarakat.


Click to View FlipBook Version