Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E 143 Madrasah Aliyah Kelas X Fase E tetap enggan memberikan jawaban. Pada tahun 1258, Hulagu Khan menghancurkan tembok ibu kota.Sementara itu Khalifah alMu’tashim langsung menyerah dan berangkat ke tempat pasukan Mongolia. Setelah itu para pemimpin dan fuqaha juga keluar, sepuluh hari kemudian mereka semua dieksekusi. Hulagu beserta pasukannya menghancurkan kota Baghdad dan membakarnya. Terbunuhnya Khalifah al-Mu’tashim telah menandai babak akhir dari kepemimpinan Daulah Abbasiyah di Baghdad H. HIKMAH PEMBELAJARAN 1. Zaman Daulah Abbasiyah yang pertama merupakan puncak keemasan daulah ini. Secara politis, para khalifah betul-betul tokoh yang kuat dan merupakan pusat kekuasaan politik dan agama sekaligus. Pada masa tersebut, kemakmuran, masyarakat mencapai tingkat tertinggi, kaum Muslimin mulai berhubungan dengan kebudayaan asing, seperti kebudayaan Persi, Hindu, dan Yunani. Periode ini juga berhasil menyiapkan landasan bagi perkembangan filsafat. 2. Daulah Abbasiyah (750-1258 M) merupakan Daulah yang menelurkan konsepkonsep keemasan Islam dalam hal pengembangan ilmu pengetahuan. Zaman keemasan Islam yang ditandai dengan penguasaan ilmu pengetahuan diberbagai sektor telah membawa kemakmuran tersendiri pada masyarakat saat itu. 3. Kemajuan di segala bidang yang diperoleh Daulah Abbasiyah menempatkan bahwa Daulah Abbasiyah lebih baik dari daulah sebelumnya. Di samping itu, pada masa Daulah ini banyak lahir tokoh-tokoh intelektual Muslim yang sangat berpengaruh hingga saat ini, di antaranya: Al-Farabi, Ibnu Haitam, Ibnu Sina, Al-Ghazali, AlKhawarizmi, Al-Battani, al-Farghani, al-Bathiani, al-Biruni, AtThabari dan lain-lain
144 Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E Madrasah Aliyah Kelas X Fase E Harun al-Rasyid, Pemimpin yang Memuliakan Guru Harun al-Rasyid terkenal sebagai Khalifah di masa Abbasiyah, pemimpin umat Islam, yang sangat menghormati profesi guru. Beliau pernah mengundang seorang ulama hadits ternama di masanya, Abu Muawiyah al-Dharir. Sang ulama tersebut diundang untuk membacakan hadits Rasulullah Saw di hadapan beliau. Setiap kali beliau baca shalawat nabi, maka sang khalifah meneteskan air mata yang jatuh ke lantai. Sesudah membacakan hadits, Abu Muawiyah dijamu makan bersama sang Khalifah. Setelah menyantap makanan, beliau mencuci tangan tanpa menghiraukan gelas di depannya dituangkan air minum oleh seseorang. "Wahai Abu Muawiyah, tahukah siapa yang menuangkan air ke dalam gelasmu? Beliau adalah sang Khalifah sendiri," demikian dikatakan Wazir pendamping Khalifah. Abu Muawiyah sejenak memandang wajah Khalifah. Harun al-Rasyid pun tersenyum dengan berkata: "Aku sangat memuliakan orang berilmu. Riwayat lain menyebutkan, bahwa Harun al-Rasyid memiliki dua putra bernama al-Amin dan al-Makmun yang dididik oleh al-Kisai. Setiap selesai belajar, al-Amin dan al-Makmun bergegas menyiapkan sendal alas kaki gurunya. Hingga suatu saat mereka berebut siapa yang memasangkan sendal ke kaki guru mereka. Mereka kemudian setuju berbagi posisi menyematkan kaki gurunya pada alas kaki yang telah mereka siapkan. Kabar rebutan memasangkan sandal guru dua calon putra mahkota terdengar hingga ke telinga khalifah. Harun al-Rasyid lalu mengundang al-Kisai.Di depan Khalifah, al-Kisai diberi satu pertanyaan: "Siapa paling mulia di antara kita?" Sang ulama menjawab: "Tentu saja Khalifah, Amirul mukminin." Mendengar jawaban itu, Harun al-Rasyid berkata: "Orang yang paling mulia di antara kita adalah yang berdiri dari tempat duduknya. Lalu pada saat dia berdiri terjadilah kegaduhan karena orang-orang memperebutkan memasangkan sandal ke kakinya hingga masing-masing menerima tugas masing-masing." (*) Sumber: https://kemenag.go.id/opini/harun-al-rasyid-pemimpin-yangmemuliakan-guru-6u6d2e Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5-PPRA)
Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E 145 Madrasah Aliyah Kelas X Fase E Kepribadian yang ditauladankan Harun Al-Rasyid memberikan gambaran jelas sebagai sosok khalifah yang menghargai ilmu dan juga memuliakan guru. Sikap itulah yang diharapkan menjadi potret generasi muslim. Tugas kalian adalah bagaimana cara lain yang bisa kalian lakukan untuk menghadirkan generasi muslin di lingkungan seperti sosok Khalifah Harun Al-Rasyid? Sebutkan langkah-langkah yang bisa Anda lakukan? No. Pernyataan Jawaban 1. Kemukakan pendapatmu tentang sejarah Daulauh Abbasiyah! 2. Terangkan bagaimana proses berdirinya Daulah Abbasiyah! 3. Kemukakan pendapatmu tentang khalifah-khalifah Daulah Abbasiyah yang berprestasi! Kamu telah mempelajari materi Daulah Abbasiyah. Untuk memperdalam pemahamanmu, buatlah peta konsep materi Daulah Abbasiyah. Dan agar lebih jelas, perhatikan langkah-langkah berikut: 1. Bentuklah kelompok terdiri atas 4-5 peserta didik 2. Tentukan materi dan buatkan video Daulah Abbasiyah untuk diupload di youtube sebagai syiar pada masyarakat 3. Analisalah latarbelakang berdirinya Daulah Abbasiyah hingga runtuhnya daulah tersebut 4. Bacalah beberapa literatur untuk mendukung kegiatanmu 5. Sajikan hasil analisamu dalam bentuk youtube Aktivitas 14 Aktivitas 15
146 Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E Madrasah Aliyah Kelas X Fase E 4. Kemukakan pendapatmu tentang sosok Khalifah Harun Al-Rasyid ! 5 Kemukakan pendapatmu tentang kemajuan peradaban dan ilmu pengetahuan Daulah Abbasiyah! 6 Kemukakan pendapatmu tentang factor-faktor runtuhnya Daulah Abbasiyah! 7 Kemukakan pendapatmu tentang Hikmah pelajaran yang bisa diambil dari Daulah Abbasiyah!
Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E 147 Madrasah Aliyah Kelas X Fase E ASSESMENT SEMESTER GENAP A. Pilihlah jawaban yang tepat dari pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! 1. Setelah selesai, dibuat tujuh salinan kodifikasi al-Qur’an dan dikirim ke Mesir, Syam, Yaman, Kuffah, Basrah dan Makkah. Satu mushaf disimpan di Madinah. Khalifah mengharuskan umat Islam menggunakan al-Qur’an hasil salinan yang disebarkan tersebut. Sementara mushaf al-Qur’an dengan bacaan lain dibakar, dengan demikian perselisihan berhasil dihindari. Sungguh agung karya beliau, Khalifah Utsman bin Affan. Mushaf-mushaf inilah yang kemudian dikenal sebagai … A. Mushaf Muhammad B. Mushaf Abu Bakar C. Mushaf Umar D. Mushaf Utsmani E. Mushaf Ali 2. Umar bin Khatab mulai memegang tampuk ke-Khalifahan pada hari selasa 22 Jumadil Tsani tahun 13 H, bertepatan dengan 13 Agustus tahun 634 M di usia 52 tahun. Masa kepemimpinan berlangsung selama 10 tahun 6 bulan 10 hari karena pada 3 Dzulhijjah tahun 23 H (643 M), beliau wafat setelah dibunuh oleh seorang budak dari Persia bernama … A. Ibnu Muljam B. Abdullah bin Saba’ C. Abu Lu’luah al-Majusi D. Marwan bin Hakam E. Mu’awiyah bin Abu Sofyan.. 3. Selama masa kepemimpinan Umar bin Khatab, banyak prestasi ditorehkan. Perluasan wilayah Islam terjadi demikian cepatnya. Setelah Damaskus berhasil dikuasai, setahun kemudian bumi Syam lainnya, Syiria dan Palestina pun jatuh dalam perang Yarmuk. Tentara Romawi lari terbirit-birit, padahal kekuatan mereka cukup besar sekitar 240.000 pasukan, sementara pasukan Islam berkisar 26.000 pasukan di bawah pimpinan Khalid bin Walid. Pasukan Islam menang besar dan mendapat harta rampasan sangat banyak kala itu. Yang menarik, di tengah pertempuran sengit itu, Umar yang baru diangkat menjadi khalifah langsung mencopot jabatan Khalid bin Walid sebagai panglima. Padahal, Khalid merupakan panglima tidak pernah terkalahkan selama ini. Posisi Khalid bin Walid digantikan oleh … A. Ubaidullah bin Abbas B. Sahal bin Hunaif C. Umarah bin Syihab D. Abu Ubaidah bin Jarrah E. Zubair bin Awwam 4. Selain perluasan wilayah, Khalifah Umar bin Khatab juga melakukan beberapa strategi lain seperti Mengatur Administrasi Negara. Umar mengatur pemerintahan menjadi delapan provinsi, yakni Makkah, Madinah, Syiria, Jazirah, Basrah, Kufah, Palestina, dan
148 Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E Madrasah Aliyah Kelas X Fase E Mesir. Strategi lain yang menjadi terobosan pemerintahan Umar bin Khatab adalah membentuk departeman untuk menyokong roda pemerintahan adalah, kecuali… A. Jawatan kepolisian bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, B. Penertiban system pembayaran gaji dan pajak tanah, C. Dirikan pengadilan dalam rangka memisahkan lembaga yudikatif dengan eksekutif D. Menggantikan tahun masehi dengan perhitungan hijriyah E. Membentuk lembaga kepresidenan (khalifah) 5. Setelah Khalifah Umar bin Khatab merasa tidak bisa bertugas maksimal akibat peristiwa penusukan berdarah yang dilakukan mantan budak Persia, Abu Lu’luah al-Majusy. Umar bin Khatab menyodorkan enam sahabat terkemuka untuk dipilih sebagai calon yang pantas menjadi pemimpin. Mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Utman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqash, Zubair bin Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah. Mereka diberi kewenangan penuh untuk memilih dan dipilih sebagai khalifah menggantikan Khalifah Umar bin Khatab. Majelis ini dikenal dengan …. A. Ahlul Halli wal Ahli B. Ahhlul Halli wal-Aqdi C. Dewan Suro D. Dewan Tahfidz E. Dewan Perwakilan Rakyat 6. Daulah Umayyah merupakan dinasti yang didirikan Mu’awiyah bin Abu Sufyan. Pemerintahan daulah ini berdiri dilatarbelakangi konflik dengan Khalifah Ali bin Abi Thalib. Puncak konflik dari kedua belah pihak adalah terjadinya perang Siffin. Perang ini berlangsung selama beberapa hari pada bulan Dzulhijjah tahun 36 H. Kubu Mu’awiyah kalah dan mengajak melakukan tahkim. Apa itu tahkim …. A. Tahkim adalah perdamaian antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan dalam perang Siffin B. Tahkim adalah perdamaian antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan dalam perang Jamal C. Tahkim adalah perdamaian antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan yang melahirkan aamul jamah D. Tahkim adalah perdamaian antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan untuk mengangkat Mu’awiyah sebagai khalifah E. Tahkim adalah perdamaian antara kubu Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan yang mengangkat Ali bin Abi Talib sebagai khalifah 7. Di bawah pemerintahan Khalifah Abdul Malik bin Marwan, pemerintahan Daulah Umayyah mengalami kemajuan. Di antara kemajuan yang dicapai daulah ini di erah tersebut adalah .. A. Penaklukan wilayah Andalusia B. Pencetakan mata uang Sasania menggantikan uang Byzantium C. Program Arabisasi untuk seluruh penjuru wilayah Daulah Umayyah D. Penaklukan kota Konstantinopel, Ibukota Byzantium E. Penaklukan wilayah Persia 8. Daulah Abbasiyah merupakan dinasti yang didirikan Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib. Beliau dikenal sebagai Abul Abbas yang mendapat gelar As-Shofa. Abul Abbas As-Shofa berhasil menjadi khalifah pertama setelah menggulingkan pemerintahan Bani Umayyah pimpinan Marwan bin Muhammad.
Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E 149 Madrasah Aliyah Kelas X Fase E Perang yang menjadi puncak peperangan antara kekuatan Abbasiyah dan Umayyah adalah ….. A. Perang Al-Ahzab B. Perang al-Zab C. Perang Shiffin D. Perang Khondak E. Perang Chaldiran 9. Daulah Daulah Abbasiyah merupakan Daulah Islam yang berdiri setelah runtuhnya Bani Umayyah, dinamakan Bani dinisbatkan pada salah satu pendirinya yang bernama... A. Abu Muslim Al Khurasani B. Abul Abbas As-Saffah C. Abbas Bin Abdul Muttalib D. Muhammad bin Ali E. Yazid bin Mu`awiyah 10. Ibu kota Daulah Abbasiyah tercatat mengalami beberapa kali perpindahan dari beberaa kota dan berakhir di Baghdad. Baghdad merupakan salah satu kota yang makmur, maju dan kaya dengan tamadun. Kota Baghdad didirikan oleh Khalifah... A. Abu Ja`far Al-Mansur B. Abul Abbas As-Shafah C. Harun Ar-Rasyid D. Abdullah bin Mansur al-Muntasir E. Ahmad bin Hasan Hasan al-Mustadi B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar! 1. Mushaf Utsmani adalah adalah… 2. Kodifikasi hadits adalah … 3. Khalifah pertama Khulafaurrasyidin adalah … 4. Khalifah ke-6 Daulah Umayyah adalah … 5. Tahkim adalah … 6. Umar bin Abdu Aziz adalah khalifah Daulah Umayyah ke- … 7. Wilayah Andalusia berhasil takluk ke tangan umat Islam di era khalifah siapa … 8. Khalifah pertama Daulah Umayyah II Andalusia adalah… 9. Darul Hikmah adalah … 10. Ahlul Bait dalam gerakan Abbasiyah adalah …
150 Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E Madrasah Aliyah Kelas X Fase E C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban singkat dan benar! 1. Apa yang melatarbelakangi sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shidiq terpilih sebagai khalifah pertama khulafaurrasyidin? Jelaskan ! 2. Mengapa Mu’awiyah bin Abu Sufyan nekad mendirikan Daulah Umayyah padahal pemerintahan khulafaurrasyidin di bawah pimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib masih ada? 3. Apa saja prestasi Daulah Umayyah yang berpengaruh terhadap perkembangan Islam berikutnya? Jelaskan! 4. Jelaskan latarbelakang terjadinya perang Siffin! 5. Jelaskan latarbelakang penaklukan wilayah Andalusia! 6. Apa yang Anda ketahui tentang program Arabisasi di era Daulah Umayyah? Jelaskan! 7. Jelaskan latarbelakang gerakan Abbasiyah yang meruntuhkan Daulah Umayyah di Damaskus! 8. Apa saja prestasi Daulah Abbasiyah yang berpengaruh terhadap perkembangan Islam berikutnya? Jelaskan! 9. Bagaimana latarbelakang berdirinya Daulah Umayyah II di Andalusiasi? Jelaskan! 10. Apa saja prestasi Daulah Umayyah II di Andalusia yang berpengaruh terhadap perkembangan Islam berikutnya? Jelaskan!
Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E 151 Madrasah Aliyah Kelas X Fase E DAFTAR PUSTAKA Abdurrahman Asy-Syarqawi, Abu Bakar ash-Shiddiq The Successor, (trj. Abu Bakar Ash-Shiddiq Al-Khalifah al-Ula), (Bandung, Sygma Publishing, 2010) Abu Syafi Muhammad Abdul Lathif, Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah, (trj.al-Ilm al Islami), (Jakarta, Pustaka al-Kautsar, 2014) Abul Hasan Ali Al-Hasan An-Nadwi, Shirah Nabawiyah, Sejarah Lengkap Nabi Muhammad SAW, Cet. ke-6, Penerjemah: M. Halabi Hamdi dkk., Yogyakarta: Darul Manar, 2011. Ahmad Al-Usairy, Sejarah Islam (Sejak Zaman Nabi Adam Hingga AbadXX, Cet.1 Jakarta: PT. Akbar Media, 2003 Ahmad Syalabi, Sejarah Kebudayaan Islam, (Jakarta, Pustaka Husna, 1979) Ajid Thohir, Sirah Nabawiyah, (Bandung, Penerbit Marja, 2014) Akram Diya al Umari, Masyarakat Madinah pada Masa Rasulullah Saw (Sifat dan Organisasi yang dimilikinya), (Jakarta, Media Dakwah, 1994) Ali Muhammad Ash-Shalabi, Biografi Usman bin Affan, (trj. Siirah Amiirul Mukminin Usman bin Affan), (Jakarta, Pustaka al-Kautsar, 2013) Ali Muhammad Ash-Shalabi, Episode Krusial Sejarah Islam Muawiyah bin Abu Sufyan (trj.Muawiyah bin Abu Sufyan), (Jakarta, Daarul Haq, 2012) Ali Muhammad Ash-Shalabi, The Great Leader of Umar bin Al-Khathab, (trj. Syahsiyatu Umar wa Aruhu), (Jakarta, Pustaka al-Kautsar, 2008) Badri Yatim, Sejarah Peradaba Islam, (Jakarta, LSKIK, 1993) Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam,Dirasah Islamiyah II, (Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada, 2013) Elfa Tsuroyya, Sejarah Kebudayaan Islam untuk MA X (Jakarta : Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, 2020) Ibrahim al-Quraibu, Tarikh Khulafa, Sejarah Lengkap Kehidupan Khalifah setelah wafatnya Rasulullah Saw, (Jakarta, Qisti Press, 2012)
152 Sejarah Kebudayaan Islam Kelas X Fase E Madrasah Aliyah Kelas X Fase E Imam As-Suyuthi, Tarikh Khulafa, Sejarah Penguasa Islam, (Jakarta, Pustaka AlKautsar, 2005) M. Quraish Shihab, Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw (dalam sorotan al-Qur’an dan Hadits-hadits Shohih), (Tangerang, Lentera Hati, 2012) Muhamad Al-Ghazali, Sejarah Perjalanan Hidup Muhammad (trj. Fiqh U Seerah: Understanding the Life of Prophet Muhammad), (Yogyakarta, Mitra Pustaka, 2008) Muhammad Husain Haikal, Khalifah Rasulullah Abu Bakar As-Shiddiq, (trj. Abu BAkar Ash-Shiddiq), (Solo, Pustaka Mantiq, 1994) Muhammad Ridha, Muhammad Saw (trj.Sirah Nabawiyah), (Bandung, Irsyad Baitus Salam,2010) Murodi, Pendidikan Agama Islam Sejarah Kebudayaan Islam, (Semarang, Thoha Putra, 2008 Philip K.Hitti, Capital Cities of Arab Islam, (Minneapolis, 1973) Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri,: Sirah Nabawiyah (sejarah lengkap kehidupan Nabi Muhammad Saw), Jakarta, Qisthi Press, 2018