The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gallusindonesiautama, 2022-12-13 03:49:35

Infovet Edisi 341 Desember 2022

Infovet Edisi 341 Desember 2022

Keywords: majalah Infovet,majalah peternakan,majalah kesehatan hewan

EDISI 341 DESEMBER 2022 www.majalahinfovet.com

MAJALAH PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN www.ceva.co.id

REFLEKSI Rp. 29.000
WhatsApp Marketing
MENEROBOS
RUANG
DAN
WAKTU





Terbit Sejak Mei 1992 oleh Asosiasi Obat Hewan Indonesia RUANG Foto: Dok. Infovet
(ASOHI) dengan ijin terbit: No 1761/SK/Ditjen PPG/STT/1993 REDAKSI
ISSN: 0854-0659
SEVEN GOLDEN RULES
PENDIRI ONLINE PUBLIC SPEAKING
Dr HC A Karim Mahanan (alm), Sang Pelopor ASOHI
Letkol Purn. Drh. Tjiptarjo, SE (alm) Tony Chen saat menjabarkan presentasinya.

Majalah Infovet diterbitkan oleh badan hukum Nasional Jakarta, Jumat (4/11). Berlangsung Webinar yang
PT. Gallus Indonesia Utama sejak 1992 diselenggarakan PT Gallus Indonesia Utama (PT Gallus)
bertajuk “Komunikasi yang Efektif dalam Online Meeting”
PEMIMPIN UMUM/REDAKSI dengan Pembicara yang merupakan CEO & Founder Right & Big
Ir. Bambang Suharno Coaching and Consulting, Tony Chen.

WAKIL PEMIMPIN UMUM Bermaksud meningkatkan kemampuan SDM internal PT Gallus
Drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA dalam komunikasi publik khususnya kegiatan marketing dan sales.
Namun untuk memberikan manfaat kepada publik stakeholder
PEMIMPIN USAHA/WAKIL PEMIMPIN REDAKSI peternakan dan kesehatan hewan, maka webinar dibuka untuk umum.
Ir. Darmanung Siswantoro
Mengapa mengangkat materi ini, disampaikan moderator
REDAKTUR PELAKSANA acara, Drh Michael Indra Wahyudi MBA, bahwa setelah pandemi
Ridwan Bayu Seto COVID-19, nyatanya terbentuk preferensi baru komunikasi
masyarakat, khususnya dalam bisnis yakni antara pemasok/penjual
KOORDINATOR PELIPUTAN dengan customers melalui sambungan online meeting. Untuk itu
Nunung Dwi Verawati dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi melalui
daring/online. Dan workshop ini menjadi jawabannya.
REDAKSI
Wawan Kurniawan, Cholillurahman, Direktur Utama PT Gallus sekaligus Pemred Majalah Infovet,
Drh. Yonathan Rahardjo (Jawa Timur), Drh, Mas Djoko Rudyanto, Ir Bambang Suharno, mengatakan bahwa berdasarkan berbagai
Ms (Bali), Drh. Heru Rachmadi (NTB), Sadarman, SPt., MSc (Riau), analisis pakar dan praktisi (bisnis) pasca pandemi yang diharapkan
Drh. Sry Deniati (Sulawesi Selatan), Drh. Joko Susilo (Lampung), segera berakhir dan kembali normal. Namun kegiatan online meeting
Drh. Putut Pantoyo (Sumatera Selatan) tidak akan 100% berhenti, sehingga kita sangat perlu mempelajari
komunikasi yang efektif secara online.
KONTRIBUTOR
Prof Dr. Charles Rangga Tabbu, Drh. Dedy Kusmanagandi, MM, Menghadirkan seorang pakar yang membedah “7 Golden
Gani Haryanto, Drh. Ketut T. Sukata, MBA, MSi, Drs. Tony Unandar, Rules Online Public Speaking” sebagai kunci sukses dalam
MS, Prof. Dr. Drh. CA Nidom MS. komunikasi online. (DS)

STAF PEMASARAN & DISTRIBUSI EDISI 341 - DESEMBER 2022
Yaya Muhaeni, Nur Aida

DISAIN GRAFIS & PRODUKSI
Mochammad Fachrur Rozi (OZi)

STAF PRODUKSI & SIRKULASI
Mohamad Sofyan

ADMINISTRASI
Nur Aidah

KABAG KEUANGAN
Monita Susilawati

Infovet diterbitkan setiap bulan oleh :

PT. GALLUS INDONESIA UTAMA

DIREKTUR UTAMA
Ir. Bambang Suharno

DIREKTUR
Drh. Rakhmat Nuriyanto, MBA

MANAGER
Ir. Darmanung Siswantoro

ALAMAT REDAKSI
GRAND PASAR MINGGU
Jalan Raya Rawa Bambu 88 A
Pasar Minggu Jakarta Selatan
Telp: (021) 7829689, 78841279, Fax: 7820408
e-mail: [email protected]
Website: www.majalahinfovet.com

No. rek 126.0002074119 Bank MANDIRI Cab Ragunan Jakarta
a/n PT. Gallus Indonesia Utama
No. rek 733-0301681 Bank BCA KCP Cilandak KKO I Jakarta
a/n PT. Gallus Indonesia Utama

Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan
kesehatan hewan atau peternakan. Redaksi berhak
menyunting tulisan sepanjang tidak merubah isinya.
Semua tulisan yang dikirim menjadi milik redaksi.

4



DAFTAR ISI Ruang Redaksi 4
Editorial 7
EDISI 341 DESEMBER 2022 www.majalahinfovet.com Fokus 10
Konsumen 22
MAJALAH PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN www.ceva.co.id Peristiwa 24
Liputan Khusus 34
REFLEKSI Rp. 29.000 Feed Tech 42
WhatsApp Marketing Budidaya 46
MENEROBOS Equipment 50
RUANG Kesehatan Hewan 52
DAN Ekonomi Bisnis 62
WAKTU Etalase 72
International 74
Concept & Design Cover : Ir. Darmanung Siswantoro Opini 76
Mochammad Fachrur Rozi Profil 78
Refleksi 80
DIGALI dari sumber berita lapangan Forum Pembaca 81
Abstract 82
yang dapat dipercaya, aktual,
faktual dan inovatif di bidang
Peternakan dan Kesehatan Hewan

LIPUTAN KHUSUS

FOKUS KONSUMEN EQUIPMENT INTERNATIONAL
6
EDISI 341 - DESEMBER 2022

Editorial

Salah Aturan
atau Penerapannya?

Beberapa waktu lalu beberapa peternak sapi menggugat Peternak kembali menggugat karena merasa dipermainkan
UU Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) No. oleh pembuat hukum. Namun kali ini pihak penggugat kalah.
41/2014 yang merupakan perubahan dari UU No. Akibatnya dengan menggunakan pasal karet “memperhatikan
18/2009. Hal yang digugat yakni Pasal 36E UU PKH. kepentingan nasional, dapat dilakukan pemasukan ternak
dan/atau produk hewan dari suatu negara atau zona dalam
Bunyinya yakni: (1) Dalam hal tertentu, dengan tetap suatu negara yang telah memenuhi persyaratan dan tata
memperhatikan kepentingan nasional, dapat dilakukan cara pemasukan ternak dan/atau produk hewan” pemerintah
pemasukan ternak dan/atau produk hewan dari suatu merasa lebih bebas melakukan impor produk ternak dari
negara atau zona dalam suatu negara yang telah memenuhi negara yang belum terbebas PMK.
persyaratan dan tata cara pemasukan ternak dan/atau produk
hewan. (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai dalam hal tertentu Sekarang ketika sudah kebobolan, tampaknya semakin
dan tata cara pemasukannya sebagaimana dimaksud pada ayat gencar impor dari negara tidak bebas PMK. Menjadi
(1) diatur dengan Peraturan Pemerintah. penerungan kita. Di satu sisi kita perlu aturan yang jelas
dan tidak multi-tafsir, di sisi lain pelaksana peraturan harus
Menurut pemohon, UU PKH terutama pasal tersebut mendalami dan menjalankan semangat yang terkandung
diartikan secara keliru, disalahgunakan bahkan disengaja untuk dalam aturan, utamnya adalah semangat melindungi negara
terus-menerus melakukan impor produk hewan dari negara- dari ancaman penyakit.
negara yang tidak bebas penyakit menular (Penyakit Mulut dan
Kuku/PMK). Padahal importasi dari negara yang tidak bebas Jika pemerintah saja sudah tidak tertib dalam
PMK harusnya adalah tindakan sementara. menjalankan peraturan yang dibuat bersama legislatif,
bagaimana dengan rakyatnya?
Selain itu, pemohon juga menilai bahwa tidak adanya keadaan
mendesak dalam hal tersebut, namun pemerintah secara terus- Menurut hemat kami, sebetulnya yang perlu disempur-
menerus melakukan impor dari negara yang tidak bebas PMK, nakan bukan hanya peraturannya, melainkan mental dari para
sehingga mengakibatkan Indonesia kembali terjangkit wabah aparatur negaranya. Karena memang sebaik apapun peraturan
PMK setelah lebih dari 100 tahun terbebas PMK. atau produk hukum itu dibuat, tetap ada orang-orang yang
tidak bertanggung jawab yang berusaha mencari celah
Ini bukan pertama kalinya UU Peternakan dan Kesehatan untuk memanfaatkannya demi kepentingan pribadi ataupun
Hewan digugat oleh masyarakat. Gugatan pertama pada golongannya. Apalagi jika produk hukum itu tidak tegas dan
2010, gugatan terharap UU No. 18/2009, dimana pihak bisa ditafsirkan sesuai kepentingan.
penggugat menang, sehingga pemerintah tidak diperbolehkan
mengimpor ternak dan produk ternak dari negara yang belum Jadi sebaiknya kita benar-benar mengaplikasikan revolusi
bebas PMK. Namun kemudian pada 2014, terbit UU No. mental yang dulu sudah digaungkan. Mematuhi peraturan
41/2014 yang justru kembali memunculkan pasal yang sudah memang tidak mudah dilakukan, tapi jika semua berniat baik
“dihapus” Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga pemerintah dan tulus untuk kemajuan bersama, yang tidak mudah akan
boleh mengimpor dari negara yang belum bebas PMK asalkan menjadi lebih mudah. ***
dari zona yang dinilai aman.

***

EDISI 341 - DESEMBER 2022 7

PT EKASAPTA WIJAYATANGGUH



Foto-foto: Istimewa

FOKUS

Vaksinasi memastikan
ayam tetap sehat.

Mencermati Ragam Penyakit Tahun ini

dan Bagaimana Prediksinya

Penyakit merupakan salah satu hambatan dalam industri peternakan unggas khususnya sektor
budi daya. Penyakit yang sifatnya infeksius maupun non-infeksius semuanya bisa jadi sebab

kerugian bagi peternak. Menarik untuk dicermati ragam penyakit yang menghampiri di tahun ini
dan bagaimana prediksinya ke depan.

Perunggasan, sebagai industri tempat yang nyaman bagi berbagai AI Cetak Rekor di Negara Barat
terbesar di sektor peternakan jenis mikroorganisme patogen. Tentu Diam-diam virus Avian influenza
Indonesia tentu yang paling para stakeholder yang berkecimpung
menjadi sorotan. Perlu dicatat bahwa mau tidak mau, suka tidak suka, harus (AI) kembali menyeruak di dunia,
Indonesia merupakan produsen berusaha untuk bisa survive dari
telur terbesar sedunia dan produsen hambatan ini. bahkan kali ini AI meluluh-lantakan
broiler nomor 11 di dunia, selain itu
diperkirakan lebih dari empat juta Yang perlu digarisbawahi perunggasan negeri Paman Sam.
orang bekerja di sektor perunggasan adalah penyakit akan berhubungan
(Dirkeswan, 2021). dengan performa dan produktivitas, Berdasarkan catatan Departemen
kemudian kedua aspek itu akan
Oleh karena itu, segala macam langsung terkait pada nilai Pertanian Amerika Serikat (USDA),
hambatan termasuk penyakit keuntungan yang didapat. Jadi,
harus bisa dikendalikan agar dapat siapa saja yang dapat mencegah sekitar 50,54 juta unggas dimusnahkan
memaksimalkan produksi. Tiap terjadi penyakit di suatu peternakan, sampai akhir tahun ini akibat wabah
tahunnya, kejadian penyakit selalu apapun peternakannya, sudah pasti
terjadi dan jenisnya pun beragam, baik mendapat keuntungan lebih baik. AI. Kematian ayam, kalkun dan unggas
infeksius maupun non-infeksius. Penyakit memiliki benang merah lain merupakan bencana kesehatan
dengan manajemen beternak yang
Maklum saja, sebagai Negara diaplikasikan, serta aspek biosekuriti. hewan terburuk di AS hingga saat ini,
tropis Indonesia memang menjadi
melampaui rekor sebelumnya 50,5
juta unggas yang mati dalam wabah AI
pada 2015.

Kematian kawanan unggas
menyebabkan harga telur dan daging

kalkun naik ke rekor tertinggi. Kondisi
tersebut semakin membebani

10 EDISI 341 - DESEMBER 2022



FOKUS Nuryani Zainuddin Dalmi Triyono Tony Unandar Diptya Cinantya

konsumen yang mengalami kesulitan dilaksanakan karena saat ini industri dibuktikan dengan hasil surveilans. “Hal
ekonomi dalam menghadapi inflasi perunggasan dihadapkan dengan ini terbukti dengan diterimanya unggas
tinggi. Biaya yang dikeluarkan untuk ancaman global penyakit AI jenis HPAI dan produk turunannya yang telah
merayakan Thanksgiving pada Kamis H5Nx clade 2.3.4.4b yang sejak Oktober diekspor ke beberapa negara, seperti
(24/11), menjadi lebih tinggi di AS. 2020 menyebabkan wabah di beberapa Jepang, Singapura, Myanmar, Timor
negara di Asia, Afrika, Eropa, Timur Leste dan negara lainnya,” ucapnya.
Wabah di AS yang dimulai sejak Tengah dan Amerika Serikat.
Penyakit Infeksius
Februari, menginfeksi kawanan unggas “Penyebaran virus tersebut tidak Cenderung Residivis
dan non-unggas di 46 negara bagian, terkendali karena melibatkan burung-
menurut data USDA. Unggas liar seperti burung migrasi dan sebagian besar Larangan penggunaan antbiotic
bebek menularkan virus HPAI melalui terjadi di negara-negara yang belum growth promoter (AGP) yang sudah
melakukan vaksinasi AI,” kata Nuryani. berjalan beberapa tahun bisa
kotoran, bulu, atau kontak langsung Namun, dia menegaskan, berdasarkan dibilang membuat peternak lebih
data surveilans, virus HPAI H5Nx clade terbiasa. Namun di lapangan, banyak
dengan unggas lainnya. 2.3.4.4b belum ditemukan pada ternak juga peternak yang belum bisa
unggas di Indonesia. mendapatkan settingan terbaik dalam
Bukan hanya di AS, AI juga mengakali performa ternaknya.
Menurutnya, vaksinasi dapat
menyerang Inggris, bahkan data dari menjadi alat berguna untuk Menurut Ketua Umum ADHPI,
pencegahan dan pengendalian, namun Drh Dalmi Triyono, selain belum
Persatuan Petani/Peternak Nasional penggunaannya masih dilarang atau menemukan konsistensi settingan
dibatasi di banyak negara. “Penggunaan pasca pelarangan AGP, peternak belum
(NFU) mencatat bahwa AI terjadi di 155 vaksinasi AI yang tepat dapat memahami betul potensi genetik yang
lokasi di Inggris sejak Oktober 2022. meningkatkan keberlanjutan produksi dimiliki ayam. Selain itu, peternak
Wabah tersebut kemudian membuat unggas, meningkatkan kesejahteraan juga belum dapat mengaplikasikan
hewan, mengurangi kerugian ekonomi biosekuriti yang baik di kandangnya.
Inggris harus memusnahkan sekitar dan mengurangi risiko infeksi pada Bicara soal penyakit, menurut beliau
tiga juta ekor unggas sampai akhir manusia,” tuturnya. tren penyakit unggas dari tahun ke
tahun ini. Yang lebih mengkhawatirkan, tahun cenderung sama.
Inggris diprediksi juga akan mengalami Ia juga menambahkan, vaksinasi
kesulitan supply daging kalkun untuk bukan penghalang perdagangan antar “Dari case yang dilaporkan oleh
merayakan natal dan tahun baru nanti. negara sepanjang dapat dibuktikan para peternak, penyakit unggas
bahwa tidak ada infeksi virus dan ini utamanya broiler di 2022 masih
Lain halnya dengan beberapa
Perdarahan proventriculus gejala penyakit seperti AI dan ND.
negara barat tadi, Indonesia dengan

bangga menjelaskan keberhasilan

mengendalikan AI di Forum

Internasional. Direktur Kesehatan

Hewan, Ditjen Peternakan dan

Kesehatan Hewan, Kementerian

Pertanian, Drh Nuryani Zainuddin,

menjelaskan atas keberhasilan

tersebut. Indonesia diundang

untuk berbagi pengalaman dalam

pengendalian HPAI H5N1 pada
pertemuan “High Pathogenicity Avian
Influenza-Vaccination Strategies to
Prevent and Control HPAI: Removing
Unnecessary Barierr for Usage” yang
diselenggarakan International Alliance
for Biological Standarization (IABS) dan
World Organization for Animal Health
(WOAH/OIE) di Paris, Perancis, 25-26
Oktober 2022.

Pada pertemuan yang dihadiri lebih
dari 140 peserta para pakar virologi
dan epidemiologi AI, serta berbagai
pemangku kepentingan dari berbagai
negara, Indonesia diminta memaparkan

strategi vaksinasi AI. Pertemuan

12 EDISI 341 - DESEMBER 2022

cenderung sama dari tahun-tahun momok bagi peternak dan menjadi fantastis dimana penyakit ini sering kali FOKUS
sebelumnya. Bisa dibilang penyakit penyakit yang selalu terjadi dan ada menyerang peternak di lapangan.
klasik dari golongan virus seperti di sepanjang tahun, serta banyak
CRD, CRD kompleks, ND, IB, EDS, ILT memakan korban di sektor broiler. Praktisi dan konsultan
dari bakteri kolibasilosis kerap masih perunggasan, Tony Unandar,
menjadi wabah di suatu peternakan, “ND seakan lumrah terjadi di mana menyebutkan bahwa koksidiosis
dari golongan parasit koksidiosis,” saja, ini terus berulang, saya pribadi sangat erat kaitannya dengan
tutur Dalmi. mencurigai penyebab yang juga sering aspek manajemen pemeliharaan. Ia
luput dari ND yang bersifat kambuhan bahkan menyebut bahwa koksidiosis
Ia juga menggarisbawahi penyakit adalah pada maternal antibodi yang merupakan man made disease.
seperti leukositozoonosis yang banyak rendah. Kita harus mengakui kalau Oleh karenanya, peranan manusia
ia temukan di daerah pesisir, baik utara kita sendiri malas memeriksa kondisi harus maksimal dalam mencegah
maupun selatan. Menurutnya penyakit maternal antibodi ketika ayam datang, terjadinya penyakit.
ini cukup langka di daerah dataran sehingga ketika vaksinasi dilakukan
yang lebih tinggi, namun banyak ia tidak terjadi interaksi antigen-antibodi Ia mengatakan bahwa penanganan
temukan di daerah pesisir. Selain yang baik dalam tubuh ayam, sehingga koksidiosis di lapangan tidak semata-
kondisi geografis, kemungkinan besar ketika challenge di lapangan kuat hanya mata bergantung pada kekuatan anti-
perubahan musim yang menyebabkan tinggal menunggu waktu saja outbreak koksi yang dipakai, namun faktor lain
penyakit itu merebak, karena terjadi,” ucap dia. yang sangat memengaruhi kejadian di
lapangan adalah aspek manajemen dan
Perdarahan pada sekal tonsil. Tetap Waspada Koksidiosis tata laksana ayam di lapangan.
Serangan koksidiosis baik klinis
berhubungan dengan siklus hidup Selanjutnya, dalam menangani
vektornya yakni nyamuk. maupun subklinis tentu sangat kasus koksidiosis di lapangan, perlu
merugikan peternak di lapangan. adanya pemahaman terlebih dahulu
“Kalau saya perhatikan kasusnya Berdasarkan data yang ada, di bagaimana siklus hidup koksidia agar
lumayan banyak, mungkin selain dunia secara global kerugian yang pelaku lapangan bisa merancang
musim ada keterkaitan dengan pola ditimbulkan akibat koksidiosis strategi yang akan digunakan untuk
hidup vektor, pakan, atau manajemen mencapai hampir 13 miliar juta menekan kasus koksidiosis.
pemeilharaan. Penyakit ini sering luput USD per tahun. Begitu juga dengan
dari pengawasan,” kata Dalmi. penanganan yang ditimbulkan, baik Hal serupa juga diutarakan
pengobatan maupun pemberian anti- Technical Marketing Manager HIPRA
Namun demikian, ia koksi lewat pakan yang memakan biaya Indonesia, Drh Diptya Cinantya.
menitikberatkan isu penyakit hampir 400 juta USD. Angka ini cukup Berdasarkan data yang dikumpulkan
kepada Newcastle disease (ND), baik timnya, kejadian koksidiosis di seluruh
pada sektor broiler maupun layer. Indonesia banyak terjadi pada ayam
Menurutnya ND masih menjadi broiler, layer, bahkan breeder. Namun
begitu, ia tidak bisa memberikan data
tersebut secara gamblang. Namun
kata Diptya, dalam menanggulangi
koksidiosis, vaksinasi merupakan salah
satu cara efektif.

Ia mengemukakan, melakukan
vaksinasi merupakan awal yang
baik. Namun perlu dipastikan
pengaplikasian vaksin yang tepat
dan benar dengan memperhatikan
pengenceran yang baik, keseragaman
distribusi, ukuran droplet dan
penambahan colouring agent.

Selanjutnya, penting untuk
menghindari komponen-komponen
yang dapat menghambat replikasi dari
pemberian vaksinasi tersebut, dengan
menghindari obat anti-koksi apapun
selama pemeliharaan ayam dan
beberapa antibiotik (spiramycin dan
tetracycline) yang perlu dihindari tiga
minggu awal selama masa replikasi
eimeria yang berasal dari vaksin pada
masa hidup unggas.

“Litter management perlu
diperhatikan, karena diperlukan
media yang optimum untuk replikasi
eimeria yang berasal dari vaksin
dan kita juga harus memastikan
untuk dapat meminimalisir faktor
imunosupresi,” katanya. (CR)

EDISI 341 - DESEMBER 2022 13

INFO PRODUK

Foto: Poultry world

Penyakit merupakan salah satu hambatan yang menjadi
penyebab kerugian dalam industri perunggasan.

Penyakit Viral pada Unggas Dulu,
Kini dan Prediksinya

Perjalanan industri perunggasan dari tahun ke tahun akan selalu mengintai, sehingga untuk dapat tetap hidup
memiliki tantangan tersendiri di setiap tahunnya. Pada
2022, dapat dikatakan perjalanan industri perunggasan berdampingan dengan tantangan penyakit, pelaku industri

tidak mudah dengan segala hiruk pikuknya, mulai dari perlu mempelajari perjalanan penyakit dan prediksinya. Hal ini
ketersediaan bahan baku, harga, supply dan demand, serta sangat bermanfaat supaya peternak dapat mengambil langkah-

tantangan lingkungan dan wabah penyakit. langkah pencegahan dan pengendalian penyakit di tahun yang
Penyakit merupakan salah satu hambatan yang menjadi
akan datang.
penyebab kerugian dalam industri perunggasan. Apalagi Penyakit pada unggas khususnya pada layer dan broiler yang
perunggasan menjadi salah satu industri terbesar di sektor
mendominasi dari tahun ke tahun kurang lebih trennya sama,
peternakan, sehingga selalu menjadi sorotan. Kejadian penyakit
pada unggas tentu menjadi tantangan yang selalu menarik yaitu seputar penyakit pernapasan dan pencernaan. Diantara
banyak penyakit yang sering ditemukan pada unggas, penyakit
untuk dicerna karena selalu muncul setiap tahunnya. Hal ini
dipengaruhi juga oleh kondisi Indonesia sebagai negara tropis viral adalah salah satu bagian yang menjadi penting untuk diurai.
Penyakit viral masuk dalam golongan penyakit infeksius yang
yang rentan terhadap perubahan iklim, sehingga berdampak
sangat mengganggu performa dan produktivitas, tentunya ini
terhadap tingkat penyakit pada unggas. berdampak kerugian bagi peternak.
Menurut Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Sepanjang 2022, fenomena penyakit viral paling banyak
(CIVAS, 2010) bahwa perubahan cuaca dan iklim (temperatur, ditemukan pada ayam layer dan broiler yang notabene paling
curah hujan, angin, banjir besar atau kekeringan dan kenaikan
mendominasi populasi perunggasan di Tanah Air. Berbagai upaya
permukaan air laut) dapat memengaruhi penyakit pada ternak telah dilakukan stakeholder untuk memberantas penyakit viral,
yang ditularkan melalui vektor.
namun hingga saat ini masih tetap eksis. Virus sebagai makhluk
Meski terdapat tantangan penyakit pada unggas, tidak hidup, melakukan evolusi untuk tetap lestari salah satunya
menjadi alasan industri ini untuk surut. Penyakit pada unggas
dengan merubah materi genetiknya agar tetap dapat merespon
setiap hal yang mengancam kehidupannya. Salah satu contohnya
adalah virus Avian Influenza (AI). Pada 2003, AI merebak dan
disebabkan oleh AI subtipe H5N1 yang saat itu tidak terkendali

karena belum ada obat dan vaksinnya. Akibatnya para peneliti sering muncul. Kegagalan vaksinasi juga menjadi salah satu yang
dan industri obat hewan bekerja keras untuk membuat vaksin penting dievaluasi untuk mencegah penyakit IBD. Minimnya uji
yang dapat menanggulanginya. Meski demikian karena virus AI titer maternal antibodi (MAB) IBD menyebabkan waktu vaksinasi
tidak memiliki mekanisme proof reading, mereka memodifikasi kurang tepat dan jenis strain vaksin yang tidak sesuai menjadi salah
dirinya dalam bentuk mutasi materi genetik, sehingga sampai satu penyebab kegagalan vaksinasi. Misalnya jika vaksinasi IBD
2022 masih tetap menjadi penyakit yang ditakuti peternak aktif dilakukan saat MAB IBD masih tinggi, dapat mengakibatkan
karena kemunculanya masih sering ditemukan. virus vaksin akan dinetralkan oleh antibodi maternal. Alhasil

Grafik penyakit viral pada unggas (PCR dan Seq Sanbio). vaksin yang diberikan tidak mampu
memberikan perlindungan optimal.
Penyakit viral 2022 masih memiliki tren sama dengan Atau sebaliknya bila MAB IBD terlalu
tahun-tahun sebelumnya. Beberapa penyakit viral yang masih rendah saat dilakukan vaksinasi,
mendominasi adalah penyakit saluran pernapasan dan saluran
pencernaan, yaitu Newcastle Disease (ND), AI, Infectious maka berisiko reaksi post vaksinal
Brochitis (IB), Infectious Bursal Disease (IBD) dan Egg Drop cukup tinggi.
Syndrome (EDS).
Sementara untuk kasus penu-
Penyakit ND dan IBD paling sering mucul disetiap tahunnya. runan produksi tahun ini, banyak
Adanya virus ND yang bersifat velogenik menjadi salah satu faktor disebabkan oleh AI subtipe H9N2, IB
pencetus kasus ND masih sering terjadi. Jenis virus ND yang dan EDS. Hasil monitoring kasus AI
ditemukan di lapangan pada kasus ND akhir-akhir ini ternyata menunjukkan bahwa kasus AI yang
sama dengan virus ND yang ditemukan di Indonesia 20 tahun terjadi disebabkan oleh AI subtipe
lalu, yaitu genotipe VII yang merupakan kelompok velogenik H5N1 clade 2.3.2 dan AI subtipe
viscerotropic newcastle disease (vvND). Permasalahannya H9N2 golongan Y-280 like dengan
adalah mengapa kasus ND sekarang terlihat lebih ganas padahal variasi perubahan genetik 2-8%.
genotipe virusnya sama? Dari hasil investigasi lebih lanjut, Tren penyakit AI sejak 2017-2022,
ternyata keganasan virus ND genotipe VII yang ditemukan di Asia adalah lebih sering ditemukan AI
akhir-akhir ini berbeda dari segi ICPI (Intra Cerebral Pathogenicity subtipe H9N2 dibanding AI subtipe
Index), dimana ICPI dari virus yang bersirkulasi di Asia sudah 1,98 H5N1. Virus AI H9N2 memiliki ciri
atau mendekati 2 (batas maksimal) dan diduga ICPI dari virus khas yaitu penurunan produksi
ND sekarang terjadi peningkatan dari periode sebelumnya, yang tinggi hingga 80% dengan kematian rendah < 5%. Penyakit IB
artinya memang ND sekarang lebih ganas. Salah satu pengaruh yang sering ditemukan disebabkan oleh virus IB QX like, 793B
perbedaan keganasan ini dapat terlihat dari persentase proteksi dan IBVar (IB Varian dari virus Klasik) yang juga menjadi faktor
yang menurun walaupun menggunakan program vaksin yang penyebab penurunan produksi pada ayam. Sedangkan penyakit
sama. Virus ND genotipe VII berdasarkan hasil surveilans dengan EDS yang sering ditemukan adalah Adenovirus E.
PCR dan sekuensing menunjukkan virus ND yang tersebar di Kasus kejadian penyakit yang terjadi di lapangan sering kali
Indonesia adalah ND genotipe VII G, H dan I. tidak spesifik terhadap penyakit tertentu dan sering ditemukan
infeksi ganda. Berdasarkan data PCR dan sekuensing beberapa
Kemudian untuk virus IBD dikenal sebagai virus yang kuat kejadian kasus penyakit sering disebabkan lebih dari satu
dan sulit dibersihkan. Selain itu virus IBD tergolong virus RNA jenis virus yang menginfeksi. Seperti dalam satu sampel organ
dengan potensi mutasi tinggi sehingga juga menjadi salah dari ayam sakit dapat ditemukan positif ND+IBD, AI H5+H9, AI
satu virus yang sering ditemukan. Virus IBD berdasarkan hasil H9+IB dan sebagainya. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian
surveilans hampir semuanya ditemukan masuk dalam golongan untuk terus memonitor kesehatan ayam dengan memantau
IBD very virulent (vvIBD). Meskipun pada peternakan ayam perkembangan penyakit viral di lapangan dengan cara surveilans.
hampir selalu mendapatkan vaksinasi IBD, namun virus ini masih Surveilans dapat dilakukan dengan pengambilan sampel swab
secara berkala, selanjutnya uji PCR untuk melihat potensi
penyakit yang ada di lapangan. Selain itu, monitoring kesehatan
ayam dengan membuat home base titer antibodi bisa dijadikan
sebagai panduan.
Penyebaran penyakit di lapangan dapat diminimalisir dengan

mengurangi faktor-faktor penyebab penyakit, misalnya dengan
meningkatkan biosekuriti. Faktor saat vaksinasi juga perlu
diperhatikan, seperti kondisi kesehatan ayam saat divaksin,
program vaksinasi, pemilihan vaksin yang tepat (vaksin aktif atau
inaktif), serta penanganan vaksin dan aplikasi vaksin yang tepat.
Selain itu, faktor nutrisi juga perlu diperhatikan, pemberian
multivitamin dan herbal yang mendukung kekebalan tubuh juga
harus dilakukan, selain memperbaiki manajemen kandang untuk
mengatasi kondisi lingkungan yang berubah-ubah. ***

Ditulis oleh:

Ir Syamsidar SPt MSi IPM
Marketing Support PT Sanbio Laboratories

FOKUS Evaluasi Penyakit Unggas

Leukositozoonosis yang On-Off

Tony Unandar

Fenomena mencegah ledakan kasus infeksius (koksidiosis), agen penyebab termasuk mikroorganisme sel
Leukositozoonosis pada peternakan ayam
modern ibarat memadamkan nyala api tunggal yang komplit (protozoa) dan mempunyai spesifisitas
dalam sekam, tidak pernah tuntas. Ledakan yang tinggi terhadap induk semang, oleh sebab itu kasus
kasus sering berulang dan mendadak, tapi secara leukositozoonosis umumnya terjadi secara sporadik
epidemiologis prevalensinya sporadik. Dalam
evaluasi penyakit setiap tahun penyakit malaria dan bukan merupakan suatu isu penting bagi kesehatan
ayam selalu hadir, tetapi tidak dalam urutan masyarakat (tidak bersifat zoonosis). Sebagai contoh,
atas. Tulisan singkat ini mencoba menelaahnya Leucocytozoon simondi dan L. anseris menyerang angsa dan
dari kisi-kisi ilmiah yang dilengkapi dengan itik, sedangkan L. caulleryi dan L. sabrezi menyerang ayam.
pengalaman lapang seorang praktisi.
Agen penyebab dapat menyerang sel-sel darah, baik sel
Gambar 1: Insekta, khususnya nyamuk Culicoides sp. merupakan
vektor biologis dari parasit leukositozoon. Oleh sebab itu, tanpa darah merah (eritrosit) ataupun sel darah putih (leukosit)
memberantas vektornya secara tuntas kasus leukositozoonosis dan jaringan tubuh lain induk semang, terutama jaringan
akan terus berulang.
tubuh yang kaya akan kapiler darah seperti hati, ginjal, paru-
Di alam kasus leukositozoonosis hanya terjadi pada paru, limpa, usus dan jaringan otak. Oleh sebab itu, kelainan
bangsa burung, khususnya pada ordo Anseriformes
(unggas air seperti angsa dan itik) dan Galliformes (ayam patologik umumnya sangat mudah dijumpai pada jaringan-
dan kalkun). Mirip seperti pada kasus berak darah ayam
jaringan tersebut.
Gambar 2: Fase sporogoni terjadi dalam tubuh nyamuk Culicoides
sp., itulah sebabnya insekta tersebut merupakan vektor biologis Tabel 1: Taksonomi Agen Penyebab Leukositozoonosis
yang juga harus diberantas dalam strategi mereduksi kasus
leukositozoonosis di lapangan. pada Ayam

Filum Apicomplexa
Kelas Sporozoa
Ordo
Sub-ordo Eucoccidiida
Famili
Sub-famili Haemospororina
Genus Plasmodiidae
Spesies Leucocytozoidae
Leucocytozoon
L. caulleryi
L. sabrezi

Siklus hidup agen penyebab tergolong rumit dan terdiri dari
tiga fase yang dapat berlangsung selama 3-4 minggu, yaitu:
• Fase sporogoni, termasuk proses fertilisasi antara

makrogamet dan mikrogamet terjadi dalam tubuh suatu
insekta, yaitu sejenis nyamuk pengisap darah seperti
Culicoides arakawa, C. odibilis atau C. circumscriptus.
Karena terjadi perubahan bentuk agen penyebab dalam

tubuh nyamuk pengisap darah tersebut, maka dari
aspek epidemiologis, insekta tersebut bertindak sebagai
vektor biologis Leukositozoon. Dibutuhkan waktu

selama kurang lebih 18 hari, dari saat nyamuk mengisap

sel darah yang mengandung makro dan mikrogamet

sampai ditemukannya bentukan sporozoit dalam

kelenjar air liur nyamuk.
• Fase merogoni atau skizogoni, terjadi dalam jaringan-

jaringan tubuh induk semang, terutama jaringan tubuh
yang kaya dengan kapiler darah seperti yang disebutkan
di atas. Secara kasat mata, suatu bentukan skizon sangat

menyerupai sebuah jerawat (acne).
• Fase gametogoni, terjadi dalam sel-sel darah induk

semang, baik dalam eritrosit, leukosit atau limfosit. Pada
penelitian lanjut, bentukan antara leukositozoon pada
fase ini diketahui mempunyai sifat imunogenisitas yang

lebih baik dibandingkan dengan pada fase merogoni.

16 EDISI 341 - DESEMBER 2022



FOKUS Siklus Hidup Leukositozoon pada Ayam 6. Merozoit dalam sel darah selanjutnya berkembang
menjadi makro dan mikrogamet.
Catatan:
1. Bentuk Ookinet (hasil fertilisasi makrogamet oleh 7. Jika makro dan mikrogamet yang ada dalam sel darah
termakan oleh nyamuk, maka proses fertilisasi akan
mikrogamet) berkembang menjadi sporozoit dalam terjadi dalam lambung nyamuk dan ookinet yang baru
lambung nyamuk dan selanjutnya bermigrasi ke kelenjar akan terbentuk.
air liur nyamuk.
2. Sporozoit menyerang sel darah induk semang dan Berdasarkan gambaran klinis yang dominan, serangan
berkembang menjadi skizon dalam sel darah tersebut. leukositozoon pada ayam dapat terjadi dalam empat tipe
3. Sel darah akan membengkak dan tersangkut pada atau bentuk, yaitu:
jaringan tertentu dalam tubuh induk semang (terjadi
trombus) dan perkembangan skizon selanjutnya akan • Kematian tinggi yang disebabkan oleh perdarahan
terjadi di jaringan tersebut. yang hebat. Bentuk ini biasanya sangat akut dan total
4. Skizon yang tersangkut dalam suatu jaringan tubuh kematian dapat mencapai 80% dari populasi yang
induk semang terus berkembang (manifestasinya seperti terinfeksi. Gambaran kematian mulai muncul tujuh
jerawat) dan merusak jaringan tersebut. hari setelah serangan parasit. Ayam yang tidak mati
5. Jika skizon pecah, keluarlah berjuta-juta bentukan umumnya mengalami gangguan pertumbuhan yang
merozoit yang dalam tempo singkat akan menginvasi sel- hebat dan merupakan sumber kontaminan (sebagai
sel darah induk semang. karier) yang potensial bagi ayam dalam lingkungan
peternakan di sekitarnya. Bentuk serangan ini sering
Gambar 3: Pelbagai bentuk agen penyebab dalam fase tampak pada peternakan yang terletak pada daerah
gametogoni yang terlihat pada preparat usap darah. bukan endemik leukositozoonosis.

• Gejala anemia hebat, kotoran hijau dan kadang-kadang
disertai kematian mendadak. Bentuk kedua ini biasanya
berjalan sub kronis dan sering terjadi pada daerah
endemik leukositozoonosis. Selain akibat perdarahan
yang terjadi pada organ tubuh tertentu, gejala anemia
juga terjadi akibat lisisnya butir-butir darah (terutama
eritrosit) induk semang karena kelainan respon
kekebalan terhadap bentukan sporozoit leukositosoon,
yaitu reaksi hipersensitivitas tipe dua. Dengan demikian,
kematian mendadak yang terjadi pada bentuk ini
umumnya disebabkan oleh keram otot-otot jantung
akibat kondisi hipoksia (kekurangan oksigen). Sama
seperti bentuk yang pertama, ayam-ayam yang tidak
mati umumnya bersifat karier dan mengalami gangguan
pertumbuhan yang sangat variatif. Ditinjau dari segi
umur induk semang, bentuk yang pertama dan kedua ini
lebih sering terjadi pada ayam muda, terutama ayam-
ayam yang berumur kurang dari delapan minggu.

• Anemia, kotoran hijau, gangguan pertumbuhan atau
gangguan produksi telur. Bentuk serangan ini mirip
dengan bentuk yang kedua, hanya saja flock ayam yang
terserang biasanya berumur lebih dari delapan minggu
dan terjadi pada peternakan yang menerapkan sistem
pemeliharaan dengan berbagai umur ayam (multi age).

• Tanpa gejala klinis. Bentuk ini sering terjadi pada
daerah endemik leukositozoonosis. Bentuk infeksi
seperti inilah yang dapat menjawab mengapa
manifestasi lapang leukositozoonosis kadang dapat
muncul kembali dalam interval waktu relatif lama di
suatu lingkungan peternakan multi age yang pernah
terkontaminasi. Agen penyebab dapat bertahan dalam
tubuh induk semang sampai lebih dari satu tahun.
Tipe serangan leukositozoon yang ketiga dan keempat
ini umumnya ditemukan pada ayam yang lebih tua,
khususnya ayam yang berumur di atas delapan minggu.
Pada ayam petelur atau ayam bibit, bentuk ketiga dan
keempat sering muncul pada saat menjelang puncak
produksi telur.

18 EDISI 341 - DESEMBER 2022

FOKUS

Gambar 4: Fase merogoni umumnya terjadi dalam jaringan-jaringan yang kaya dengan pembuluh darah.

Di lapangan, kontrol kasus leukositozoonosis sering kali • Pada daerah endemik leukositozoonosis, program
pengobatan sangat dianjurkan diulang dengan interval
mengakibatkan rasa frustasi berkepanjangan bagi peternak. 4-6 minggu.

Agen penyebab seolah sangat tahan terhadap obat-obatan • Pada saat pengobatan berlangsung, juga sangat
dianjurkan melakukan penyemprotan insektisida
yang diberikan dan kasusnya pun sering berulang. Di sisi terhadap nyamuk pengisap darah yang bertindak sebagai
vektor biologis leukositozoon. Penyemprotan sangat
lain, vaksin terhadap leukositozoon belum ada di pasaran. dianjurkan dilakukan pada sore hari, yaitu menjelang
magrib dengan frekuensi sebanyak 2-3 kali seminggu.
Oleh karena itu, beberapa hal tersebut di bawah ini perlu
• Nyamuk pengisap darah yang bertindak sebagai vektor
diperhatikan secara seksama: biologis sangat senang meletakkan telurnya pada air jernih
• Ditinjau dari sisi siklus hidup agen penyebabnya, dan bergerak. Itulah sebabnya populasi nyamuk tersebut
meningkat tajam pada akhir musim hujan atau selama
bentukan leukositozoon yang sangat sensitif terhadap musim pancaroba (antara musim hujan ke musim kemarau)
preparat anti-leukositozoon (lihat tabel 2) adalah dan ledakan kasus leukositozoonosis mulai tampak pada
bentukan bebas yang ada dalam sistem sirkulasi induk akhir musim pancaroba tersebut atau pada awal musim
kemarau berikutnya. Jadi tegasnya, untuk daerah endemik
semang, yaitu bentukan merozoit. Tegasnya, semua program pemberantasan leukositozoonosis yang efektif
sebaiknya dilakukan pada saat musim pancaroba atau
preparat anti-leukositozoon yang ada tidak mempunyai awal musim kemarau berikutnya.
efektivitas tinggi terhadap bentukan skizon ataupun
bentukan leukositozoon yang ada dalam sel-sel darah Gambar 5: Fase merogoni di jaringan hati, tampak seperti jerawat
yang diikuti oleh perdarahan.
induk semang. Itulah sebabnya, mengapa program
Tampaknya mengatasi kasus leukositozoonosis tidak bisa
pengobatan infeksi leukositozoon tidak bisa berlangsung serba tanggung, perlu kesabaran dan biaya yang tidak ringan.
singkat. Jika suatu flock ayam terserang, maka lama Ancaman penyakit pada industri perunggasan rupanya tak
pengobatan sebaiknya paling sedikit tiga minggu. Sangat lekang oleh waktu ataupun teknologi. (toe)
dianjurkan pengobatkan dilakukan melalui pakan.

Tabel 2: Preparat Anti-leukositozoon yang Bisa Digunakan

Jenis Preparat Dosis Dalam Pakan (ppm)

Sulfadimethoxine 50-75

Sulfamonomethoxine 30-50

Sulfaquinoxialine 50

Clopidol 125-250

Zoalene 125-250

Kombinasi dari:

Amprolium 80

Ethopabate 5

Sulfaquinoxalin 60

(Berbagai sumber)

• Pada daerah endemik leukositozoonosis, selain
pada flock yang menunjukkan gejala klinis, program
pengobatan juga sangat dianjurkan dilakukan pada

kandang-kandang tertentu dari flock yang terletak di
sekeliling flock tertular (ring control program).

EDISI 341 - DESEMBER 2022 19

Foto: Dok. Infovet

FOKUS

Yang ditakutkan adalah apabila resistensi antimikroba
benar-benar sudah terjadi pada semua jenis
antimikroba, sehingga tidak ada sediaan yang efektif
dalam mengendalikan mikroba patogen.

Resistensi Antimikroba:

Sang Pandemi Senyap

Selain penyakit-penyakit yang telah disebutkan, nyatanya ancaman juga datang dari

resistensi antimikroba (AMR). Bukan hanya sektor peternakan yang terancam, tetapi
juga kesehatan manusia dan lingkungan.

Resistensi antimikroba kini sudah “Selain itu 76% antimikroba yang 2022, dimana pada 2019 sekitar
menjadi isu yang mendunia, digunakan pada hewan ternak juga 1,2 juta orang meninggal dunia
bahkan dalam KTT G20 yang akibat AMR. Angka tersebut bahkan
berlangsung di Bali, hal itu dibahas para digunakan pada manusia. Ini tentu diperkirakan bisa meningkat di 2050
pemimpin dunia yang hadir. Tentunya mendatang menjadi 10 juta orang jika
ini harus menjadi perhatian lebih mengkhawatirkan, oleh karenanya persoalan ini diabaikan.
dari para stakeholder, baik di bidang resistensi antimikroba ini juga tanggung
kesehatan manusia maupun hewan. jawab bagi para stakeholder di dunia “AMR ini kaitannya dengan
kesehatan hewan,” kata Luuk. meningkatnya risiko kegagalan
Isu Global Ditakuti pengobatan pada penyakit infeksius,
di Seluruh Dunia Yang ditakutkan menurut Luuk jika gagal diobati, jelas risikonya
adalah kematian. Selain itu, dampak
Team Leader FAO ECTAD Indonesia, adalah apabila resistensi antimikroba ekonominya adalah meningkatnya biaya
Dr Luuk Schoonman, mengatakan bahwa benar-benar sudah terjadi pada kesehatan, sehingga wajar kalau dunia
sektor peternakan berkontribusi dalam sangat takut dengan isu ini,” tukasnya.
masalah AMR. Berdasarkan data yang ia semua jenis antimikroba, sehingga
dan timnya kumpulkan, pada 2017 saja tidak ada sediaan yang efektif dalam Fakta di Lapangan
sekitar 93.000 ton antimikroba diberikan mengendalikan mikroba patogen yang AMR menjadi ancaman yang sangat
kepada hewan, dimana 73%-nya
merupakan hewan yang didayagunakan mungkin dapat menyebabkan kematian menakutkan, namun bagaimanakah
sebagai pangan (ternak). pada hewan dan manusia. kenyataannya di lapangan? Hal tersebut
dijelaskan Koordinator Pengawasan
Beradasarkan data WHO yang

dijabarkan oleh Luuk, sekitar 700.000
orang meninggal akibat resistensi

antimikroba di 2014. Ia juga membuka
data dari The Lancet pada Januari

20 EDISI 341 - DESEMBER 2022



FOKUS Dedy Kusmanagandi Luuk Schoonman Ni Made Ria Isriyanthi Imron Suandy

Keamanan Produk Hewan, Direktorat Sumber: Kementrian Pertanian

Kesehatan Masyarakat Veteriner, Drh Presentase tersebut merupakan Ia mencontohkan misalnya

Imron Suandy. yang tertinggi dibanding presentase Belanda, dimana resistensi
ESBL di bidang lain seperti akuatik antimikroba juga pernah menggila
Ia menerangkan, sebenarnya (16%), bahkan dalam kesehatan di sana. Bahkan tingkat resistensi
manusia (62%). Tingginya presentase bakteri terhadap beberapa sediaan
pemerintah sudah memiliki rancangan ESBL menyebabkan bakteri sulit antimikroba seperti colistin pernah
National Action Plan (NAP) terkait AMR mencapai 85%, cephalosporin generasi
untuk 2020-2024, dan kegiatannya dibunuh dan dikendalikan, besar ke-3 dan di atasnya 98%, serta
sudah berjalan. Salah satu poin yang quionlone mencapai 80%.
kemungkinan nantinya bakteri bisa
ada dalam NAP adalah meningkatkan kebal 100% terhadap antimikroba, Namun dengan kebijakan dari
pengetahuan dan bukti ilmiah melalui sehingga semakin menyulitkan
surveilans dan penelitian. pemerintah Belanda yang disertai
tindakan pengobatan.
“Kita sudah melakukannya “Ini merupakan PR bagi kita, kita monitoring pengawasan penerapan

beberapa tahun kemarin, memang seharusnya sadar bahwa yang ketat, angka tersebut melandai.

tujuannya untuk surveilans AMR ini merupakan tanggung jawab kita Ini menunjukkan bahwa penggunaan
antimikroba harus diawasi.
pada populasi unggas yang sehat, di bidang peternakan, terutama
mengetahui penggunaan antibiotik “Kita di sini memang agak sulit,
pada peternakan unggas, serta perunggasan. Namun begitu kita jangan
selain faktor SDM yang belum memadai
pengembangan sistem surveilans pada berkecil hati, karena kita masih bisa
berbenah,” ucap Imron. dari pemerintah, faktor lain juga. Tapi
bakteri patogen di unggas,” kata Imron.
Sumber: Kementrian Pertanian
Berdasarkan hasil surveilans

tersebut didapatkan hasil bahwa
penggunaan antimikroba pada
peternakan unggas di Indonesia masih
cukup serampangan. Antimikroba
yang kebanyakan digunakan juga

masih dipakai dalam medikasi
manusia, misalnya enrofloxacin,
amoxicillin, colistin, ciprofloxacin dan
trimethoprim-sulfadiazine.

Kemudian berdasarkan hasil

data yang sama, diperoleh fakta

bahwa terjadi pola perkembangan
resistensi antimikroba pada bakteri
E. coli pada ayam broiler terhadap
beberapa sediaan antimikroba yang
juga digunakan dalam pengobatan

manusia. Data tersebut juga
menunjukkan bahwa isolat bakteri E.
coli yang dapat menghasilkan ESBL

yang didapat dari RPHU memiliki
kemampuan rata-rata 67% untuk
kebal terhadap antimikroba. Sebagai
informasi, ESBL (Extended-Spectrum
Beta-Lactamases)merupakan enzim
yang dihasilkan oleh bakteri tertentu.

Enzim ini menyebabkan bakteri dapat
bertahan terhadap antibiotik yang
biasa dapat membunuhnya. Inilah yang

menyebabkan infeksi bakteri penghasil

ESBL sulit diatasi.

22 EDISI 341 - DESEMBER 2022

bukan berarti kita berpangkutangan, stewardship), ia mengakui bahwa Ia juga menyebut bahwa FOKUS
makanya kita harus berkolaborasi, pemerintah cukup terkendala. Oleh
swasta juga harus mendukung, pemerintah tidak perlu khawatir dokter
karena dengan berkolaborasi masalah karenanya, ia berusaha berkolaborasi hewan terutama di perusahaan obat
ini bisa lebih ringan dan AMR bisa dengan berbagai stakeholder, misalnya
dikendalikan,” kata Imron. ASOHI dan PDHI untuk melancarkan hanya memikirkan omzet belaka.

Bersama Mengendalikan AMR program tersebut. Menurutnya setiap dokter hewan
Upaya seperti apa yang dapat pasti punya idealismenya sendiri,
“Dalam program penatagunaan, kita mereka juga mengerti dan memahami
dilakukan untuk menaggulangi AMR? tidak bisa sendiri, yang lain juga. Ya tapi pentingnya isu ini.
Koordinator substansi Pengawasan ini yang kritisnya di sini, penggunaan
Obat Hewan, Direktorat Kesehatan harus selalu diawasi, jadi kita sangat “Ya iyalah pasti itu, mereka enggak
Hewan, Drh Ni Made Ria Isriyanthi, bisa jualan obat juga kan? Makanya
mengatakan bahwasanya pemerintah berterimakasih apabila para dokter hewan
telah menuangkan strateginya dalam saya enggak khawatir. Cuma yang
NAP AMR. di lapangan yang dari perusahaan obat perlu digarisbawahi kita tetap harus

“Kami sudah melaksanakan ikut membantu kita. Okelah mereka juga menjaga semangat kita masing-
berbagai macam kegiatan, secara garis
besar ada empat strategi yang kami jualan obat, tapi jangan lupa tanggung masing. Ini isu global, jadi semua yang
lakukan, yakni meningkatkan kesadaran
dan pemahman melalui kuliah, stadium jawab moralnya. Itu juga bisa menjadi ada di sini pastinya punya tanggung
generale, talk show dan lainnya. servis buat para customer mereka kan, jawab,” ucapnya.
Kemudian kita juga telah membangun mendampingi pengobatan,” tegas Ria.
sistem surveilans dan monitoring, kita Ia juga mengimbau kepada
juga mencegah infeksi melalui promosi Hal senada juga disampaikan
biosekuriti 3 zona bekerja sama dengan stakeholder akan peran dokter
FAO dan optimalisasi penggunaan Mantan Ketua Umum ADHPI, Drh Dedy hewan. Dirinya berujar pentingnya
antimikroba yang diatur dalam menjaga komunikasi antar lini dalam
berbagai peraturan perundangan,” Kusmanagandi. Menurutnya, ancaman
tutur Ria dalam sebuah seminar. menaggulangi isu AMR. “Karena
penyakit infeksius dalam industri
Khusus dalam penataguna perunggasan mungkin tidak seberapa ada juga konsep one health, ini
anantimikroba (antimicrobial ketimbang isu ini. komunikasi juga harus kita jaga. Kita di

“Kalau penyakit infeksius perunggasan antibiotik saja dilarang,
seperti colistin misalnya. Nah di
menyerang, terus ayam enggak bisa kedokteran manusia juga harus tegas,
diobati, enggak sembuh, jadi buat
apa? Ini sebenarnya isu yang lebih masa kita masih bisa beli antibiotik
mengerikan, kalau tingkat resistensi semacam amoxicillin di warung?
sudah tinggi, dikasih obat apapun Makanya ini harus seimbang, jangan
enggak sembuh, ujung-ujungnya
peternak juga mikir, ngapain beli obat, sektor peternakan saja yang didesak
betul enggak?,” tutur Dedy.
strict to the rules, yang lain seharusnya
juga begitu,” tukasnya. (CR)

EDISI 341 - DESEMBER 2022 23

Foto: Istimewa

FOKUS

Salah satu penerapan biosekuriti.

Menjaga Kesehatan Tetap
Kondusif Setiap Tahun

Menghadapi masa-masa ke depan 100% akurat. Banyak faktor yang bakal Menganggap Remeh
dalam beternak sepertinya menentukan kejadian penyakit di Penyakit Lama = Bahaya
tidak sesederhana dulu. Sudah kandang. Namun tidak ada salahnya
jadi kewajiban bagi pelaku budi daya memperkirakan dan sedikit “meramal” Menurut konsultan perunggasan,
apa yang akan terjadi di tahun depan, Tony Unandar, yang juga anggota dewan
perunggasan lebih aware, serta dapat sambil mengambil ancang-ancang pakar ASOHI, selama ini penyakit unggas
agar lebih siap, pasalnya beternak yang terjadi di lapangan masih cenderung
mengantisipasi penyakit dan tantangan merupakan suatu “seni” yang terus itu-itu saja, akan tetapi tidak pasti kapan
yang akan datang menghadang. berkembang dari zaman ke zaman. penyakit akan menyerang. Banyak
faktor yang menjadi penyebabnya.
Jika memprediksi masalah penyakit
“Bisa dibilang kita masih akan
di tahun depan, tentunya tidak akan terus berkutat dengan penyakit lama
yang beredar di lapangan, seperti CRD,
Alfred Kompudu Jenny Soelistiyani Wayan Teguh ND dan lain sebagainya, monoton
Wibawan begitu-begitu saja dan faktor yang
sangat urgen untuk diperbaiki adalah
24 manajemen pemeliharaan dari
peternak-peternak kita,” tutur Tony.

Seakan tidak ada upaya perbaikan
dalam hal tersebut, bukan hanya kasus
penyakit yang akan terus berulang,
tapi juga tingkat keparahannya
maupun jenis penyakit baru akan
bertambah di masa depan.

EDISI 341 - DESEMBER 2022

“Saya beri contoh sederhana, FOKUS
apa pernah lihat panen di kandang
semuanya langsung diangkut? Enggak Biosekuriti harus dijaga. Pentingnya Keseimbangan
kan? Jangankan di peternakan kecil, Semua Aspek
yang besar juga begitu ada. Padahal pencegahan agar ternak tidak mudah
bagusnya all in all out. Lalu kira-kira sakit, performanya baik, keuntungan Selain pemeliharaan, dengan
berapa persen peternakan di Indonesia meningkat dan memperkecil risiko banyaknya jenis penyakit dan tata cara
yang biosekuritinya baik? Mayoritas penularan penyakit yang bersifat penyebarannya, tidak ada salahnya
jelek atau baik? Saya tanya begitu saja zoonotik,” kata Alfred. di masa kini untuk menambahkan
kita langsung tersenyum kecut,” ucap suplementasi guna memperkuat
Tony kepada Infovet. Ia bilang bahwa penerapan ketahanan tubuh ayam.
biosekuriti sebenarnya merupakan
Tony juga menegaskan, sebaik- suatu hal yang tidak boleh dinomor- Beberapa waktu lalu dalam sebuah
baiknya obat baru yang ditemukan, duakan dalam suatu peternakan. webinar, Guru Besar FKH IPB, Prof I
sebaik-baiknya riset di bidang Sebab tantangan ke depan, baik Wayan Teguh Wibawan, mengatakan
penyakit hewan dan secanggih penyakit unggas dan penyakit manusia bahwa tren yang berlaku sekarang
teknologi berkembang, bila tidak semakin berat. adalah back to nature. Ia menyebut
dibarengi manajemen pemeliharaan pemberian suplementasi berupa jamu
yang baik dan benar, penyakit “Kita sering lihat dan sudah banyak pada unggas marak dilakukan.
apapun akan mudah menyerang dan memaparkan di berbagai acara bahwa
cenderung berulang. resistensi antimikroba (AMR) sudah “Latar belakangnya mungkin pasca
sebegitu mengkhawatirkan, jika sudah AGP dilarang dan sekarang saya lihat
“Kita masih hobi memelihara begitu kan enggak ada jalan lain kita semakin meningkat. Perusahaan juga
penyakit, jadi ya seperti inilah potret perkuat biosekuritinya. Saya enggak saling berlomba-lomba memproduksi
perunggasan kita. Sebaiknya kita asal bicara, ada data dan faktanya. herbal untuk hewan, baik ternak maupun
jangan meremehkan ini, agak bosan Makanya saya semangat terus untuk hewan peliharaan,” kata Wayan.
juga sebenarnya begitu-begitu mengampanyekan ini,” jelasnya.
saja sih memang permasalahan Menanggapi masalah klasik yang
kita dari dulu, padahal zaman kan Bukti konkret lainnya seperti yang terus melanda kesehatan unggas di
berkembang,” ungkapnya. telah dialami peternak ayam petelur Indonesia Wayan mengatakan bahwa
sekaligus Ketua Umum PPN Lampung, semua aspek harus dikolaborasikan tanpa
Biosekuriti yang Aplikatif Jenny Soelistiyani. Menurutnya, ada hal yang ditinggal. Ibarat sebuah
dan Konsisten banyak hal yang membuatnya sangat orkestra, jika salah satu komponennya
menggebu-gebu agar tiap anggotanya tidak lengkap, maka tidak akan terjadi
Pernyataan di atas memang menerapkan biosekuriti tiga zona. harmoni indah yang enak di dengar.
kerap terjadi jika berkunjung ke
suatu peternakan unggas. Ungkapan “Ini keuntungannya banyak, yang “Kesehatan unggas juga begitu,
“lebih baik mencegah daripada paling terasa kita tidur jadi lebih kita kasih pakan terbaik, manajemen
mengobati” sering dipandang sebelah nyenyak. Maksud saya, jadi jarang ada terbaik, suplementasi terbaik, kalau
mata. Padahal, jika lalai berakibat laporan masalah penyakit di kandang, biosekuritinya tidak jalan, tetap pasti
fatal. Namun begitu, peternak tidak pokoknya aman. Kalaupun ada dana akan jelek. Makanya saya tekankan agar
boleh menyerah dalam mencegah yang kita keluarkan itu adalah investasi ini dilaksanakan bersama-sama. Itu
penyebaran penyakit pada unggas. jangka panjang dan nilainya sepadan,” yang namanya harmoni,” ujarnya.
kata Jenny dalam sebuah seminar.
Ada beberapa pihak yang Dengan kondisi penyakit
nyatanya tidak kenal kompromi Ia melanjutkan, apalagi dikala unggas yang ada saat ini, serta
dalam memperbaiki manajemen pandemi COVID-19 yang melanda ramalan dan prediksi penyakit
pemeliharaan mereka. Salah satu dunia, dengan diberlakukannya ke depan, peternak harus selalu
yang menjadi contoh dan sampai biosekuriti ketat sampai harus bersiap dan mengencangkan ikat
sekarang masih terus eksis yakni mandi sebelum masuk ke suatu pinggang dalam menjaga kualitas,
penerapan biosekuriti tiga zona yang peternakan, itu juga merupakan upaya serta mengaplikasikan manajemen
digagas FAO ECTAD Indonesia. Bahkan, mengamankan kesehatan manusia. pemeliharaan yang baik. Oleh karena
dalam peraturan Permentan terbaru “Bahkan kalau ada seseorang yang mau itu, diperlukan banyak edukasi bahwa
yang mengatur NKV, unit produksi datang ke peternakan kita, bisa kita produk-produk yang dihasilkan peternak
peternakan yang memproduksi tolak, bilang saja biosekuriti,” kata dia harus efisien, juga aman, sehat, utuh
langsung pangan asal hewan seperti sembari bergurau. dan halal bagi konsumen. (CR)
peternakan layer dan sapi perah wajib
memiliki sistem biosekuriti yang baik
jika hendak mendapat sertifikat NKV.

National Technical Advisor FAO
ECTAD Indonesia, Alfred Kompudu,
merasa mendapatkan angin segar.
Pasalnya, Alfred sejak beberapa tahun
belakangan gencar mendampingi
peternak agar mengaplikasikan
biosekuriti yang baik di peternakan.

“Saya dan tim berkolaborasi di
Lampung, Jawa Tengah dan daerah
lain. Yang kita lakukan adalah upaya

EDISI 341 - DESEMBER 2022 25

TERNAK SEHAT TERNAK PRODUKTIF

Ditulis oleh: Review Penyakit Unggas 2022
Drh Bayu Sulistya
Technical Department Manager dan Prediksinya di 2023
PT ROMINDO PRIMAVETCOM
Jl. DR Saharjo No. 264, JAKARTA
Telp: 021-8300300

Kasus penyakit ayam umumnya terdiri atas pada kaki dan sayap dan menjelang kematian terdapat tremor otot. Mortalitas
penyakit primer dan sekunder, meskipun dapat mencapai 90-100% dan kadang tanpa menimbulkan gejala apapun. Pada
tidak menutup kemungkinan kasus yang kasus penyakit ND pada ayam petelur dapat terjadi penurunan produksi telur
terjadi merupakan gabungan dari keduanya.
yang drastis atau berhenti total, penurunan secara kuantitas tersebut dapat
Memasuki akhir tahun 2022 merupakan momen yang tepat bagi seluruh diikuti dengan adanya penurunan kualitas telur, semisal kerabang telur terlihat
elemen masyarakat untuk merefleksikan apa saja yang telah dilakukan menjadi lebih pucat. Penurunan produksi telur dapat disebabkan oleh kerusakan
selama satu tahun ke belakang serta menyusun rencana ke depan agar
lebih baik. Tidak terkecuali para peternak ayam yang sebaiknya juga melakukan organ yang disebabkan ND ganas bentuk pencernaan yang biasa dikenal vvND,
evaluasi program pemeliharaan satu tahun ini dan menyusun rencana target
pemeliharaan untuk tahun depan yang diharapkan lebih baik untuk tahun depan. velogenik viscerotropik newcastle disease, ataupun disebabkan oleh kerusakan

Dalam membangun bisnis usaha peternakan unggas, diperlukan adanya kerja organ yang disebabkan oleh ND bentuk pernafasan. Penurunan produksi telur
keras dan meminimalkan terjadinya suatu kesalahan. Untuk itu diperlukan suatu
evaluasi. Tujuan dari evaluasi ini yaitu untuk meninjau ulang semua kegiatan yang dapat pula dipicu oleh titer antibodi terhadap ND yang rendah sebagai akibat
telah dilakukan dan hasil yang telah diraih. Dalam menjalankan suatu usaha, respon vaksinasi yang tidak optimal maupun sebagai akibat dampak penyakit
evaluasi merupakan proses pengukuran akan efektivitas strategi yang digunakan imunosupresi yang tinggi.
sebagai alat untuk menganalisis situasi program berikutnya.
Infectious Bursal Disease (IBD) merupakan penyakit yang sering dibicarakan
Selama tahun 2022 ini, kami sering mendapatkan laporan-laporan dari para di tahun 2022 ini. Penyakit ini menduduki peringkat pertama penyakit viral di
dokter hewan lapangan PT. Romindo di seluruh Indonesia, yang melaporkan broiler, gumboro bisa menjadi pencetus datangnya penyakit lain atau sebaliknya.
bahwa kasus penyakit ND (Newcastle Disease), IBD (Infectious Bursal Disease),
SHS (Swollen Head Syndrome), CRD, NE, Coryza dan Kolibasilosis kejadiannya Gumboro bisa menjadi pencetus penyakit ND karena pabrik kekebalan di bursa
selalu tinggi setiap bulannya. Selain itu penyakit mikotoksikosis juga dilaporkan
terjadi di hampir seluruh wilayah. Namun sebelum lebih jauh membahas fabrisius di rusak oleh virus ini yang bersifat imunosupresi, sehingga kekebalan
penyakit-penyakit di atas, akan lebih baik jika kami jelaskan terlebih dahulu
tentang faktor-faktor yang menyebabkan imunosupresi pada ayam karena faktor terhadap virus ND menjadi rendah yang mengakibatkan apabila ada tantangan
ini sangat erat kaitannya dengan terjadi penyakit-penyakit yang terjadi di ayam.
virus lapang yang lebih tinggi dari antibodi ayam itu sendiri, otomatis ayam
Kasus penyakit ayam umumnya terdiri atas penyakit primer dan penyakit terserang penyakit ND. Pada tahun 2022 dilaporkan adanya peningkatan jumlah
sekunder, meskipun tidak menutup kemungkinan kasus yang terjadi merupakan kasus IBD dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan kasus ini tersebar
gabungan dari beberapa penyakit primer dan sekunder yang menyebabkan
penyakit komplikasi/kompleks. Penyakit primer yang dimaksud disini adalah merata di seluruh wilayah Indonesia. Ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan
penyakit yang disebabkan karena jumlah tantangan agen penyakit yang tidak
dapat diatasi oleh sistem pertahanan tubuh ayam, sedangkan penyakit sekunder penyakit ini masih belum optimal dan aman, artinya: program vaksinasi IBD,
yang dimaksudkan disini adalah penyakit yang disebabkan melemahnya sistem baik aplikasinya maupun pemilihan strain vaksin IBD. Pemakaian vaksin IBD-
pertahanan tubuh ayam sehingga memudahkan terjadinya infeksi agen penyakit
lain atau dengan kata lain terjadi imunosupresi. Imunosupresi merupakan suatu live dengan strain intermediate dan intermediate-plus, kadang kala diberikan
kondisi dimana terjadi penurunan reaksi pembentukan zat kebal tubuh atau
antibodi akibat kerusakan organ limfoid. Dengan adanya penurunan jumlah pada anak ayam baik broiler, layer maupun breeder. Hal ini akan menyebabkan
antibodi dalam tubuh, maka agen-agen penyakit akan lebih leluasa masuk dan
menginfeksi bagian tubuh sehingga timbul gangguan pertumbuhan dan produksi. terjadinya atropi bursa fabricius -sebagai organ lympoid primer- yang berakibat
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh ayam antara
lain : rusaknya organ limfoid primer ataupun sekunder karena infeksi virus dan terganggunya proses pembentukan kekebalan secara umum.
mikotoksin, rusaknya organ limfoid sekunder karena infeksi bakterial, stress yang
mempengaruhi fungsi organ limfoid primer, dan efek nutrisi dan manajemen yang Infectious Bronchitis juga merupakan penyakit yang sering dibicarakan
dapat mempengaruhi organ limfoid primer maupun sekunder. Oleh sebab itu, di tahun 2022 ini. Infectious Bronchitis merupakan penyakit pernafasan dan
untuk mengoptimalkan sistem pertahanan tubuh, organ limfoid penghasil sistem penyakit reproduksi yang disebabkan coronavirus. Penyakit ini bersifat akut
kekebalan tubuh juga harus dijaga. Terjadinya kondisi imunosupresi disebabkan
oleh kerusakan dan terjadinya gangguan fungsi organ limfoid, baik organ limfoid dengan masa inkubasi yang pendek 18-36 jam dan sangat mudah menular serta
primer maupun sekunder. Penyakit yang merusak struktur dan fungsi organ limfoid menyebar cepat dari flok ke flok yang lain. Pada ayam petelur fase produksi,
primer adalah mikotoksikosis, gumboro, mareks, infeksi reovirus, infeksi chicken terjadi penurunan produksi baik secara kuantitas maupun kualitas dan seringkali
anemia dan infeksi ALVJ. Sedangkan penyakit yang dapat merusak struktur dan tidak diikuti dengan gejala pernafasan. Kasus penyakit IB pada periode awal
fungsi organ limfoid sekunder adalah Newcastle disease, Avian Influenza, Swollen sampai puncak produksi dapat terjadi penurunan produksi telur sampai lebih
Head Syndrome, Infeksius bronchitis, Infeksius Laryngotracheitis, pox bentuk
basah, aspergillosis, koksidiosis, mikoplasmosis, snot, kolibasilosis, kolera unggas, dari 50%. Penurunan secara kuantitas tersebut dapat diikuti dengan adanya
salmonellosis dan helmintiasis. penurunan kualitas telur, seperti kerabang telur terlihat menjadi pucat, tipis,
mudah pecah atau menjadi kasar akibat proses kalsifikasi yang tidak merata,
Newcastle Disease, biasa disebut ND atau tetelo. Pada dasarnya merupakan ukuran telur menjadi lebih kecil dengan bentuk abnormal.
penyakit pernafasan dan sistemik. Penyakit ini bersifat akut dan sangat mudah
menular yang disebabkan avian paramyxovirus, dengan masa inkubasi 3 sampai Selain penyakit viral, penyakit bakterial juga masih mendominasi kejadian
5 hari. Ayam akan nampak lesu, lemah yang berakhir dengan kematian. Jika
dapat bertahan 3-5 hari, ayam mengalami diare hijau, dapat terjadi paralisis penyakit di lapangan. Yang terbanyak ditemukan adalah penyakit CRD, CRD-

komplek, Kolibasilosis, NE dan Coryza.

Chronic Respiratory Disease atau biasa disingkat CRD merupakan salah

satu agen penyakit pernafasan yang sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan
produksi ayam. Chronic respiratory disease disebabkan oleh Mycoplasma
gallisepticum yang dapat menyerang ayam pada semua periode umur produksi.
Ayam yang menderita CRD sangat dirugikan dikarenakan timbulnya hambatan
pertumbuhan sehingga dapat terjadi gangguan keseragaman berat badan,

penurunan kualitas karkas, gangguan produksi telur yang memungkinkan terjadi

kehilangan telur 10-20 butir dalam setahun dan terjadinya peningkatan konversi
pakan. Di lapangan, kejadian CRD murni jarang ditemui karena umumnya

penyakit ini disertai komplikasi dengan penyakit lain yaitu kolibasillosis yang

disebabkan oleh bakteri E. Coli, sehingga disebut CRD-kompleks.
Infeksius Coryza atau snot merupakan penyakit pernafasan yang sangat

mudah menular pada ayam. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri dan berlangsung

akut sampai kronis, terjadi pada semua umur ayam layer, namun semakin

bertambahnya umur semakin mudah terserang penyakit, terutama pada umur

14 minggu ke atas, sedangkan kasus pada ayam broiler lebih jarang terjadi. Masa

inkubasi Infeksius Coryza berkisar 1 – 3 hari, dan kasus penyakit biasanya berjalan
selama 2 sampai 3 minggu. Penyakit ini dicirikan dengan angka kesakitan ayam
yang tinggi dengan angka kematian yang rendah. Pada beberapa kondisi tertentu,
kasus penyakit berjalan lebih lama akibat adanya penyakit lain semisal chronic
respiratory disease dan swollen head syndrome.

26 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Swollen head syndrome adalah penyakit yang disebabkan oleh AmPV (Avian Antisipasi penyakit 2023
Metapneumovirus), dengan gejala klinis kebengkakan di daerah kepala bagian Berdasarkan prakiraan penyakit tersebut diatas, maka dapatlah diambil
atas. Virus ini secara diam-diam ‘membukakan pintu’ bagi masuknya bakteri
Haemophilus spp yang merupakan penyebab penyakit Coryza ke dalam tubuh beberapa antisipasi, sebelum permasalahan muncul, yaitu:
ayam. Ketika terjadi outbreak Coryza, perlu dilakukan pemeriksaan serologis 1. Meminimalkan kejadian imunosupresi pada ayam dengan cara
terhadap APV, karena, meskipun ayam tidak divaksin APV tetapi hasil serologisnya
biasanya positif terhadap APV. Ini menunjukkan bahwa ayam sudah terinfeksi memperbaiki manajemen pakan dan pengendalian penyakit penyebab
oleh APV dan berlanjut menjadi outbreak Coryza. Sering kali APV berjalan tanpa imunosupresi dengan baik. Peningkatan keamanan pakan dan bahan
gejala klinis, apabila tidak ada infeksi sekunder yang menyertai. baku pakan menggunakan Unike Plus® dan Toxy-Nil® Plus serta proses
penyimpanan pakan dengan menerapkan system first in-first out. Usahakan
Helminthiasis atau cacingan, baik karena cacing gilig maupun cacing pita, ayam mendapatkan Feed Intake yang cukup serta kualitas pakan yang baik
supaya kesehatan ayam selalu terjaga.
kejadiannya sangat menggangu di lapangan karena cacing ini dapat menyebabkan 2. Menerapkan biosekuriti yang ketat akan meminimalkan kejadian
penyakit terutama kasus IBD, contohnya menggunakan Primadine,
imunosupresi pada ayam. Hal ini dapat terjadi karena akibat manifestasi cacing- sangat efektif untuk membunuh virus IBD. Menggunakan multivitamin
(Rhodivit) untuk meningkatkan daya tahan tubuh akibat temperatur dan
cacing tersebut sehingga menyebabkan sari makanan yang seharusnya diserap oleh kelembaban yang bervariasi.
3. Mengendalikan kejadian cacingan pada ayam karena menyebabkan
ayam malah dimakan oleh cacing-cacing tersebut, selain itu kehadiran cacing-cacing imunosupresi pada ayam. Untuk pengendalian cacingan ini dapat dilakukan
ini menyebabkan morbiditas yang cukup tinggi pada ayam-ayam tersebut yang dengan pemberian obat Envaclos untuk cacing pita dan Carisid untuk
menyebabkan ayam menjadi lesu dan dapat menyebabkan penurunan konsumsi cacing gilig (cacing gelang). Pemberian obat ini diberikan menurut periode
pakan atau inefisiensi pakan. Karena konsumsi pakan yang berkurang hal inilah prepaten sesuai jenis cacingnya. Periode prepaten merupakan periode
yang menyebabkan imunosupresi pada ayam-ayam tersebut. Pengobatan terhadap waktu siklus hidup cacing dari awal masuk ke dalam tubuh ayam hingga
munculnya telur cacing kembali. Namun pemberian obat cacing ini juga
cacingan biasanya cukup berhasil tetapi pada beberapa kasus, kejadian cacingan harus diimbangi dengan penanganan feses dan vector pembawa, misalnya
lalat. Oleh karena itu penanganan cacingan yang optimal harus dibarengi
kambuh kembali dalam waktu singkat. Hal ini dimungkinkan karena penanganan dengan meminimalkan populasi lalat di lokasi farm.
kasus cacingan tidak disertai dengan penanganan vektor pembawa, misalnya 4. Menerapkan managemen pemeliharaan ayam yang optimal yaitu dengan
lalat. Oleh karena itu penanganan cacingan yang optimal harus dibarengi dengan program vaksinasi yang ketat dan menjaga daya tahan tubuh (Chickofit)
meminimalkan populasi lalat di lokasi farm. serta program medikasi yang tepat, akan menghindarkan kasus kasus
penyakit antara lain: IBD, Coryza, Kolera, Koksidiosis dan Mikotoksin.
Mikotoksikosis adalah penyakit yang disebabkan karena adanya cemaran 5. Untuk mengatasi perbedaan suhu dan kelembaban yang tinggi
mikotoksin dalam pakan. Pada tahun 2022, kasus mikotoksikosis ditemukan menyebabkan tingkat stres yang tinggi, maka perlu dilakukan pemberian
hampir di seluruh wilayah Indonesia, baik pada broiler, layer maupun breeder. Avistress untuk mengantisipasi cekaman stres lingkungan ini.
6. Pemilihan Vaksin yang tepat
Tingkat keparahan bervariasi mulai dari hambatan pertumbuhan, penurunan
Avinew Neo
produksi telur, penurunan kualitas telur, kerusakan organ-organ dalam tubuh Avinew Neo adalah vaksin aktif dengan strain VG/GA dengan bentuk tablet
effervescent yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap Newcastle
dan -sebagai imunosupresan- menurunkan sistem kekebalan dan mendukung Disease. Vaksin tidak boleh dilarutkan pada air minum yang mengandung
klorin. Vaksin Avinew Neo berfungsi menginduksi kekebalan aktif terhadap
munculnya kasus penyakit lain. Hal ini karena mikotoksin dapat menghambat Newcastle Disease. Vaksin Avinew Neo aman diberikan sebagai vaksinasi
aktif pada anak ayam mulai dari umur satu hari dan ayam dewasa / ayam
penyerapan asam amino dan menghambat penyerapan mineral khususnya Ca produksi. Vaksin dapat diberikan baik secara individu lewat rute mata atau
jalur hidung atau bersama – sama lewat jalur mulut (dalam air minum) atau
dan P. Kejadian Mikotoksikosis dapat menyebabkan terjadinya penyakit kompleks jalur pernapasan (vaksinasi semprot). Avinew Neo mengandung komponen
karena kondisi imunosupresi. Kondisi tersebut timbul jika unggas mengkonsumsi VG/GA yang sama dengan vaksin yang sudah ada yaitu Avinew (vaksin kering
pakan atau bahan yang mengandung mikotoksin. Mikotoksin di sintesis dan beku dalam botol) dan Avinew Frozen. Perbedaannya hanya pada komposisi
dikeluarkan selama proses pertumbuhan jamur tertentu. Dan jika jamur mati, bahan tambahan yang dibutuhkan pada penyusunan tablet effervescent.
maka produksi mikotoksin akan berhenti, tetapi mikotoksin yang sudah terbentuk
tidak akan hilang, karena mikotoksin memiliki struktur kimiawi yang stabil pada VAXXITEK® HVT+IBD
berbagai kondisi lingkungan, sehingga tahan terhadap suhu panas yang ekstrim Immunosupresi akibat agen infeksius bisa dikontrol melalui vaksinasi
dini. Vaksinasi dini di hatchery, di umur sehari atau in ovo, terhadap agen
dan tahan lama pada proses penyimpanan bahan baku serta tahan terhadap depresor utama (virus Marek dan IBD) akan membantu membangun
respon imun yang kuat selanjutnya akan membangun pertahanan yang
berbagai proses pengolahan dalam pembuatan pakan ternak. Yang menjadikan kuat terhadap kemungkinan infeksi agen patogen potensial yang sering
dijumpai di farm.
mikotoksin menjadi ancaman yang merugikan adalah kemampuannya Dengan VAXXITEK® HVT+IBD didapatkan integritas bursa yang sangat baik
sehingga didapatkan respon kekebalan yang sangat baik terhadap hasil
mengganggu dan merusak organ sistem kekebalan tubuh ayam, meskipun vaksinasi lainnya, ayam-ayam lebih sehat dengan performa jauh lebih baik,
mengurangi peng¬gunaan terhadap antibiotik.
mikotoksin tersebut terdapat dalam jumlah yang sangat rendah (nanogram Vaksinasi dengan VAXXITEK® HVT+IBD yang berkelanjutan terbukti pada
akhirnya dapat menekan virus IBD lapang sampai tingkat terendah.
sampai mikrogram per gram bahan pakan). Pengamatan di lapangan, kasus-kasus Vaksinasi ini tidak hanya melindungi ayam dari penyakit tetapi juga
mikotoksikosis akan mempengaruhi titer antibodi. Rendahnya titer antibodi dan mengurangi shedding virus, selanjutnya akan menurunkan tekanan infeksi
tingkat keseragaman titer antibodi yang rendah menjadikan ayam sangat rentan dan sirkulasi virus di lapangan. Penelitian lapang membuktikan bahwa
terhadap paparan agen infeksi terutama virus. Kejadian mikotoksikosis umumnya terdapat perbedaan signifikan diantara ayam yang divaksin dan kontrol
diikuti oleh penyakit viral semisal gumboro, newcastle disease, avian influenza terhadap proporsi shedding ayam (minggu ke-6 dan ke-7) dan jumlah RNA
dan infeksius bronkhitis. Pada ayam petelur, kasus mikotoksikosis dapat ditandai virus yang di-shedding (minggu ke-5 dan ke-7).
adanya blood spot dalam kuning atau albumin telur dengan kualitas albumin telur VAXXITEK® HVT+IBD memberikan keseimbangan antara keamanan dan
tidak mengalami perubahan serta terdapat perubahan konsistensi pada hati. efikasi, yang tidak didapatkan pada vaksin IBD live klasik maupun immune-
complex. VAXXITEK® HVT+IBD sangat cocok digunakan baik di farm broiler,
Prediksi Penyakit 2023 farm layer komersial maupun breeder broiler.
Untuk prediksi penyakit pada ayam di tahun 2023 sebenarnya tidak terlalu
7. Penggunaan produk-produk pengganti AGP, harus semakin diutamakan,
berbeda dengan penyakit yang terjadi di tahun 2022 ini, namun ada hal yang melihat meningkatnya kasus-kasus penyakit pencernaan seperti Necrotik
sangat perlu diwaspadai yaitu kelangkaan bahan baku pakan dalam beberapa Enteritis, Koksidiosis, penurunan produksi dan lambat tumbuh. Produk
waktu ini dan mungkin masih akan terjadi di tahun 2023 sehingga kejadian tersebut antara lain: Poultry Star, Biotronic, dan Lisovit. ***
mikotokosis masih tinggi, dan seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa
penyakit ini dapat menyebabkan imunosupresi yang menjadi pintu masuk
penyakit-penyakit bakteri dan viral lainnya. Pada tahun 2023, diprediksi penyakit
ayam cenderung muncul sebagai gabungan dari beberapa penyakit, contoh

infeksi campuran yang dominan:
• CRD dan Kolibasilosis
• Coryza dan APV
• Gabungan dua atau lebih penyakit pencernaan, seperti:
o koksidiosis-kolibasilosis-NE
o helmintiasis-kolibasilosis-NE
• Gabungan dua atau lebih penyakit imunosupresi, seperti
o Mikotoksikosis-IBD

o IBD-CRD-kolibasilosis

o IBD-koksidiosis-NE

o Mikotoksikosis-koksidiosis-NE
• Gabungan dua atau lebih penyakit reproduksi, seperti

o Mikotoksikosis-IB-EDS

o AI-IB-EDS

o Mikotoksikosis-AI-IB

EDISI 341 - DESEMBER 2022 27

Foto: Istimewa

KONSUMEN

Mengonsumsi daging
kelinci diklaim bisa
meningkatkan kesuburan.

Selain Dagingnya Nikmat,
Otak Kelinci Juga Baik untuk Kesuburan?

Untuk khasiat tersebut semula hanya mitos di kalangan penyuka

panganan berbahan kelinci. Ternyata sudah ada penelitiannya.
Tertarik untuk mencoba?

Makan siang Raffi kali ini Raffi mendadak berhenti makan, keluarga lainnya. Anak-anak memang
agak berbeda. Sang ibu ketika sang ibu menjawab bahwa terkadang merasa tidak tega melihat
menyuguhkan gulai daging daging gulai yang ia santap adalah daging kelinci menjadi menu makanan.
istimewa hasil olahannya di dapur siang Hewan yang imut dan sering dijadikan
itu. Anak semata wayang yang masih daging kelinci. Entah apa yang ada teman bermain, kerap membuat anak-
duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar dibenak sang anak, tiba-tiba saja Raffi anak merasa kasihan kelinci dipotong
itu tampak lahap menyantap gulai enggan melanjutkan makannya. dan dimakan dagingnya.
dengan sepiring nasi. Sudah separuh
lebih makan, ia menemukan tulang iga Melihat gelagat anaknya tak mau Berbeda dengan anak-anak, bagi
berukuran kecil di mangkuk gulainya. orang dewasa menikmati daging kelinci
makan lagi, sang ibu pun segera merupakan kenikmatan tersendiri.
Raffi pun penasaran, karena Apalagi daging hewan yang tergolong
biasanya tulang iga pada gulai yang ia menjelaskan bahwa daging kelinci itu jenis pengerat ini memiliki tekstur
makan beberapa waktu sebelumnya lembut dan gurih saat diolah menjadi
berukuran agak besar, karena itu adalah halal dan mengandung banyak nutrisi sate atau gulai. Pemburu menu
iga kambing atau sapi. Namun kali yang dibutuhkan anak-anak seperti daging kelinci biasanya akan mencari
ini berukuran kecil, hampir seukuran Raffi. Orang tua Raffi kebetulan bekerja tahu di mana warung makan yang
jari kelingkingnya yang mungil. Untuk di Klinik Kesehatan Tumbuh Kembang menyediakan sate atau gulai kelinci.
menghilangkan rasa penasarannya, ia
bertanya kepada ibunya, daging apa Anak di Bogor, wajar jika ia juga pintar Beberapa tahun lalu Infovet
yang barusan dimasak? pernah mengunjungi warung sate
dalam menjelaskan soal kandungan gizi kelinci Kang Ibing di Bogor, Jawa Barat.
kepada anaknya. Raffi pun kemudian
melanjutkan makannya setelah dibujuk

sang ibu.
Apa yang di alami orang tua Raffi,

mungkin saja juga pernah terjadi pada

28 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Jika Anda tinggal Kota Hujan ini akan ayam, namun memiliki kadar kolesterol kadar lemak rendah dan glikogen KONSUMEN
menemukan banyak warung sate yang tinggi. Rendahnya kandungan kolesterol
menyediakan sate kelinci. Warung yang rendah. Cocok dikonsumsi bagi dan natrium membuat daging kelinci
Sate Kelinci Kang Ibing lokasinya di penderita darah tinggi, jantung dan sangat dianjurkan sebagai makanan
Jalan Veteran, Panaragan, Pasir Kuda. kolesterol. Daging ini juga bisa diolah untuk pasien penyakit jantung atau
Warung sate ini cukup terkenal di menjadi sajian apa saja, seperti sate, kolesterol, usia lanjut dan bagi mereka
seputaran wilayah Bogor. bakso, burger, nugget, tongseng, bakso yang bermasalah dengan kelebihan
berat badan.
Selain menyajikan menu sate tahu, hingga abon.
kelinci, di warung Kang Ibing juga Dalam penelitian tersebut juga
menyediakan sate kambing, ayam, sop “Daging kelinci memiliki rasa yang diungkap bahwa daging kelinci
kelinci dan sop kambing. Selain warung enak. Setiap jenis kelinci pedaging baik dikonsumsi anak dalam masa
sate Kang Ibing, ada juga Saung Indira memiliki cita rasa tersendiri dan pertumbuhan karena kandungan
yang lokasinya di Jalan Raya Sindang protein memaksimalkan pertumbuhan
Barang, Bogor Barat. Warung yang satu membutuhkan resep pembuatan yang anak. Tak hanya itu, daging kelinci juga
ini mempunyai menu andalan antara dianggap baik dikonsumsi bagi orang
lain sate kelinci, bakso kelinci dan khas,” ungkapnya dalam laman tersebut. lanjut usia untuk menjaga kesehatan
nugget kelinci. Nah, bagi penggemar Kelinci juga bisa menjadi alternatif masa menuju tua.
daging kelinci, bisa mencoba
mengunjungi mereka. bagi pemenuhan kebutuhan daging “Kandungan daging kelinci dapat
menyembuhkan penderita asma
di Indonesia. Ahli gizi ini pernah
melakukan penelitian tentang hewan
ini. Ada lima potensi yang bisa

dihasilkan dari seekor kelinci, yakni
food (makanan), fur (kulit bulu), fancy

Daging kelinci bisa menjadi alternatif sumber protein hewani. Ada lima potensi yang bisa dihasilkan dari seekor
kelinci, yakni food, fur, fancy, fertilizer dan laboratory.

Sumber Protein (binatang hias), fertilizer (pupuk) dan karena senyawa molekul pada bagian
Pamor sate kelinci memang tak laboratory (penelitian). organ hati kelinci bisa meredakan atau
melenyapkan penyakit asma dengan
setenar sate kambing. Di Indonesia, Dibandingkan dengan daging cara pengolahan direbus untuk dapat
menu olahan ini masih belum familiar. hewan lainnya, daging kelinci mempertahankan kandungan gizi
Wajar jika ada yang tidak “berani” mengandung lemak yang lebih sedikit. dari hati kelinci tersebut,” papar hasil
menikmati sate kelinci. Bukan lantaran Daging kelinci juga mengandung lebih penelitian tersebut.
rasanya yang tak enak, namun ada sedikit kalori dibandingkan dengan
rasa tak “tega” menyantap, mengingat daging lain. Daging kelinci mengandung Di luar hasil penelitian itu, ada
kelinci merupakan hewan yang imut kadar garam atau sodium yang sedikit. juga yang menyebutkan bahwa bagi
dan menggemaskan. Namun, kandungan kalsium dan wanita yang mengalami rendah
fosfornya lebih banyak dibandingkan kesuburan, kandungan bagian otak
Banyak macam olahan daging dengan daging hewan lainnya. daging kelinci dikabarkan baik untuk
kelinci yang disajikan di warung-warung kesuburan wanita. Bahkan ada juga
penyedia menu daging kelinci, mulai Secara fisik, jika yang menyebutkan kandungan bagian
dari sate, gulai, dendeng, abon, hingga mempertimbangkan rasio tulang otak daging kelinci baik untuk vitalitas
diolah menjadi nugget. Harga seporsi dan daging, kelinci memiliki lebih pria, berfungsi sebagai penguat pada
sate kelinci masih sebanding dengan banyak daging yang bisa dimakan jika jumlah protein yang diserap sehingga
harga seporsi sate kambing. Kisarannya dibandingkan dengan ayam. Daging menghasilkan energi.
antara Rp 30.000-40.000, berisi 10 kelinci memiliki rasa yang enak dan
tusuk sate. aroma yang tak terlalu kuat seperti Ada juga yang menyebutkan bahwa
daging kambing atau sapi. daging kelinci dapat menjadi salah satu
Daging kelinci sebenarnya bisa obat bagi penderita asma. Penyakit
menjadi alternatif sumber protein Jadi, selain memiliki banyak alergi yang bercirikan peradangan
hewani, khususnya jika harga-harga kelebihan di atas, daging kelinci juga steril, disertai serangan sesak napas
daging ternak lainnya meningkat atau bermanfaat untuk kesehatan. Daging akut secara berkala, mudah tersengal-
sulit didapat. Guru Besar Fakultas kelinci cukup sehat untuk dikonsumsi sengal dan batuk (dengan bunyi khas).
Peternakan Unpad, Prof Dr Husmy karena mengandung lebih sedikit
Yurmiati, dalam laman unpad.ac.id, lemak, kolesterol dan garam. Penyebutan di alenia terakhir masih
menyebutkan dari segi kesehatan sebatas informasi yang belum terbukti
daging kelinci memiliki banyak manfaat. Pasien Penyakit Jantung keabsahannya berdasar hasil penelitian.
Tekstur daging kelinci hampir sama Sebuah penelitian yang Namun demikian, pengalaman sebagain
dengan daging ayam, bertekstur halus masyarakat terkadang menjadi
dan berwarna putih. dilakukan para ahli US Departement pembenaran akan khasiat suatu
of Agriculture 10 tahun lalu, juga makanan. Jika tak terbukti, berarti itu
Daging kelinci memiliki kadar menyebutkan hal serupa. Daging kelinci hanya sebatas mitos. (AK)
protein yang sama dengan daging tergolong sebagai daging putih memiliki

EDISI 341 - DESEMBER 2022 29

Industri Diminta Serap Pantau Implementasi
Bahan Baku Pakan Lokal Penggantian Ternak PMK

PERISTIWAMentan saat meninjau peresmian pabrik pakan di Pasuruan, Jawa Timur. Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementerian Pertanian
Foto: Istimewa (Kementan) memantau implementasi penggantian ternak
Foto: Dok. InfovetMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL),terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Jawa Barat.
mendorong para pelaku usaha dan industri pakan untuk
melakukan penyerapan jagung dan produk lokal seperti dedak “Penggantian ternak sebagai upaya mendukung
yang diproduksi petani Indonesia. Hal ini diungkapkan Mentan pemulihan usaha peternakan sapi perah di Jawa Barat,” kata
saat meresmikan pabrik pakan milik De Heus di Kabupaten Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI, Sutrisno, di Koperasi
Pasuruan, Jawa Timur. Persusuan Bandung Utara (KPSBU) Lembang, Jumat (4/11).

“Saya berharap dengan adanya pabrik pakan di sini Ia sampaikan, sapi perah merupakan ternak paling
akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terdampak PMK, sehingga legislatif menyetujui upaya
terutama penyerapan bahan baku pakan lokal seperti jagung, pemerintah meminimalisir dampak PMK pada sapi perah.
dedak dan sebagainya yang akan mendorong pengembangan “Kami sudah menyetujui program penanganan PMK melalui
ekonomi pedesaan,” kata SYL, melalui keterangan resminya, kegiatan penggantian ternak terdampak PMK yang dilakukan
Rabu (2/11). pemerintah, namun demikian pelaksanaannya tetap harus
mengikuti peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Ia mengemukakan, berdasarkan hasil survei BPS mengenai
struktur ongkos usaha peternakan, komponen pakan memiliki “Silahkan segera saja peternak dan Pemerintah
kontribusi 56,95 % terhadap total biaya pada budi daya broiler Daerah agar mengumpulkan dokumen yang dibutuhkan
di tingkat peternakan rakyat. Sedangkan untuk budi daya sesuai prosedur. Mekanisme itu harus dipenuhi, sehingga
layer, kontribusi pakan mencapai 70,97%. pembayaran penggantian dapat segera terealisasi.”

“Karena itu pabrik pakan dapat menyerap bahan baku Pada kesempatan yang sama, Dirjen Peternakan dan
pakan dari petani setempat dan harga pakan untuk peternak Kesehatan Hewan, Nasrullah, menyampaikan pemberian
dapat lebih terjangkau. Di sisi lain saya berharap pabrik pakan bantuan diberikan kepada peternak yang memenuhi
memberikan pengaruh ke harga pangan asal ternak yang lebih persyaratan administratif dan kriteria hewan, yaitu ternak yang
kompetitif di tingkat konsumen. Yang pasti kita harapkan mati atau tertular PMK yang dikenakan pemotongan bersyarat.
nantinya ada kerja sama yang saling menguntungkan, antara
petani, peternak dan masyarakat sekitar,” harapnya. “Pemerintah berkomitmen memberikan ganti rugi,
terutama untuk pencegahan dan pengendalian wabah PMK,
Ia menambahkan, pertanian dan peternakan merupakan serta untuk meringankan beban peternak,” kata Nasrullah.
sektor yang memberi solusi kongkrit bagi tumbuh kembangnya
sebuah ekonomi. Kontribusi keduanya bahkan terbukti Ia menambahkan, saat ini jumlah ternak yang sakit akibat
menjadi kunci utama bagi bangsa Indonesia menghadapi PMK terus menurun sejak puncak kasus pada 26 Juni 2022.
krisis dunia. “Penurunan kasus Oktober dibanding September 2022,
adalah sebesar 27,84%,” jelasnya.
Sejauh ini, kata dia, Indonesia mampu menguatkan
ekonomi dari ancaman pandemi dan krisis lainya. Indonesia Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan
bahkan menjadi negara terkuat pada sistem ketahanan pangan ProvinsiJawaBarat,MohammadArifinSoedjayana,mengemukakan
setelah FAO dan IRRI memberi penghargaan swasembada terkait bantuan penggantian ternak terdampak PMK, Jawa Barat
beras selama tiga tahun berturut-turut. merupakan salah satu daerah dengan penggantian tertinggi. Ia
sebutkan, total pengajuan sebanyak 3.173 ekor dengan nilai Rp
“Dalam menghadapi global warming, dampak COVID-19 31,63 miliar, dengan rincian sapi/kerbau sebanyak 3.163 ekor dan
dua tahun setengah, dimana ekonomi sedang tergoncang, kambing/domba sebanyak 10 ekor.
pangan bersoal di seluruh negara, Indonesia salah satu negara
yang sangat survive menghadapi tantangan itu. Bahkan FAO “Saat ini berkas sebanyak 2.650 ekor sedang diproses
dan IRRI memberikan penghargaan kepada Bapak Presiden Kementan, sedangkan berkas pengajuan sebanyak 430
terhadap bagaimana pertanian Indonesia menjadi kekuatan ekor masih berada di Dinas Provinsi dan ada berkas yang
bangsa sekarang ini,” tukasnya. (INF) masih dalam proses validasi sebanyak 290 ekor, namun juga
terdapat berkas yang sedang dalam perbaikan oleh kabupaten
sebanyak 140 ekor,” kata Arifin. (INF)

Komisi IV DPR RI bersama dengan Kementan memantau implementasi
penggantian ternak terdampak PMK di Provinsi Jawa Barat.

30 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Vitafix® Ultra, Mengikat dan Mendetoks Mikotoksin
Sekaligus Melindungi Organ

“Ransum ayam di Indonesia sekitar DON, sehingga di dalam Vitafix® Ultra sama dengan kontrol negatif dan rasio
40-60% terdiri dari biji-bijian ditambahkan ekstrak yeast, dengan aktifitas sphinganine/sphingosine secara signifikan
enzimatik sehingga dapat menurunkan lebih rendah dibanding kelompok lain. Juga
yang didominasi oleh jagung dampak tokisistas DON.
lebih mampu memperbaiki performa broiler
dan bungkil kedelai. Jagung mempunyai Liver menyerap mikotoksin melalui
dari segi berat badan dan FCR.
risiko mikotoksin yang tinggi,” papar Prof Dr pakan dan detoksifikasi endogen yang Uji in vivo pada ayam petelur yang
Ir Budi Tangendjaja PhD, yang turut menjadi terjadi di liver dapat meningkatkan level
narasumber pada Launching Vitafix® Ultra, mikotoksin yang menyebabkan beban diberi tantangan T-2, dengan penambahan
Rabu (26/10), di Hotel JHL Solitaire Gading Vitafix® Ultra pada pakan di minggu ke-53
Serpong. Acara tersebut diselenggarakan berat pada liver. Betaine adalah komponen dapat memulihkan produksi telur hampir

oleh PT Cita Indonesia bekerja sama dengan yang terkandung dalam Vitafix® Ultra yang mendekati standar pada minggu ke-56.
mendukung fungsi optimal liver sehingga Uji in vivo juga dilakukan pada babi
Royal Agrifirm, Belanda. detoksifikasi mikotoksin endogen ini
Menurut Budi, kualitas jagung di ditingkatkan dan stres oksidatif terkurangi. betina muda yang diberi tantangan
ZEA, Vitafix® Ultra dalam pakan mampu
lapangan berbeda-beda. Jagung yang

kualitasnya buruk risiko mikotoksinnya lebih

tinggi. Risiko tersebut terjadi ketika jamur
tumbuh pada tanaman jagung di lapangan,
hingga waktu jagung disimpan di silo.

Vitafix® Ultra sebagai Toxin Binder Astri Dewi Utari Budi Tangendjaja Eric Tan Gert-Jan Gerrits Niko Dominicus

Budi menyarankan penggunaan toxin Semakin lama eksposur mikotoksin pada menurunkan ukuran vulva dan organ
reproduksi yang semula membesar.
binder untuk mengatasi kontaminasi hewan maka keseimbangan dalam tubuh
hewan khususnya oksidatif status akan Vitafix® Ultra juga berhasil mengembalikan
mikotoksin dalam pakan. Vitafix® Ultra terganggu. Organ seperti liver pun akan rusak. persentasi babi induk yang bunting di
merupakan toxin binder yang bekerja dengan Vitafix® Ultra mampu mendukung fungsi liver sebuah peternakan yang tiba-tiba turun,
dan menggunakan antioksidan alami yang kuat menjadi kembali ke tingkat rata-rata 94%.
cara adsorpsi, detoksifikasi, serta support untuk mengembalikan ketidakseimbangan Sedangkan di peternakan sapi perah
therapy dan perlindungan organ. Produk dan mengurangi stres oksidatif.
dari Agrifirm ini di Indonesia dipasarkan mempunyai efek meningkatkan performa,
secara resmi oleh PT Cita Indonesia. Kinerja Nyata Vitafix® Ultra Vitafix® Ultra berhasil menaikkan 2,03 kg
Sebuah uji in vivo dilakukan di Samitec per ekor produksi susu per hari.
“Dalam produk kami terdapat
aluminosilikat yang dimurnikan dan Institute, Brasil. Menggunakan 300 ekor Selain kinerja yang lebih baik, harga
broiler yang diberi tantangan FUMO 50.000 Vitafix® Ultra juga jauh lebih rendah dari
diaktivasi, mempunyai struktur molekular ppb dan T-2 1.000 ppb. toxin binder market leader/kompetitor
yang berbeda dengan aluminosilikat standar dengan benefit dan konten yang sama.
Ukuran liver meningkat pada kelompok Pemeriksaan bahan baku untuk analisis
di pasar. Tidak hanya untuk mengikat kontrol positif, produk kompetitor A dan mikotoksin juga dapat dilakukan oleh Cita
produk kompetitor B. Kelompok Vitafix® Indonesia sebagai servis ke pelanggan setia
mikotoksin polar, tapi juga mikotoksin non- Ultra berhasil mengembalikan ukuran liver Cita Indonesia. (ADV)
polar,” kata Regional Technical Manager
Agrifirm Asia Pacific, Eric Tan DVM.

“Sebelum dan sesudah menggunakan

Vitafix® Ultra kandungan vitamin dan
mineral dalam pakan tetap sama karena

adsorpsi neutronnya sangat minimal.”
Mikotoksin DON mempunyai struktur

yang berbeda sehingga kemampuan alumi-

nosilikat sangat terbatas untuk mengikat

Sesi foto bersama saat launching Vitafix® Ultra.

Indonesia Beberkan Geber Vaksinasi PMK
Strategi Vaksinasi AI Massal di Yogyakarta

PERISTIWA Kementerian Pertanian (Kementan) menyampaikan Foto: Istimewa
Indonesia sebagai salah satu negara endemis dianggap berhasil
Foto: Istimewa mengendalikan situasi Avian Influenza (AI) melalui program Vaksinasi merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan pemerintah
vaksinasi oleh World Organization for Animal Health (WOAH/ dalam upaya pencegahan dan pengendalian PMK.
OIE). Hal itu disampaikan Direktur Kesehatan Hewan, Ditjen
PKH, Nuryani Zainuddin, secara tertulis pada Oktober kemarin. Dalam rangka penanganan Penyakit Mulut dan Kuku
(PMK), Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH),
Nuryani menjelaskan, atas keberhasilan tersebut Indonesia
diundang untuk berbagi pengalaman dalam pengendalian HPAI Kementerian Pertanian (Kementan), bersama dengan
H5N1 pada pertemuan “High Pathogenicity Avian Influenza- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan vaksinasi
Vaccination Strategies to Prevet and Control HPAI: Removing massal pada ternak sapi dan kerbau, Jumat (4/11).
Unnecessary Barierr for Usage” yang diselenggarakan
International Alliance for Biological Standarization (IABS) dan Vaksinasi dilakukan kurang lebih 1.500 ekor sapi di
WOAH/OIE di Paris, Perancis, 25-26 Oktober 2022. Kabupaten Gunung Kidul. Sekretaris Ditjen PKH Kementan,

Disampaikan Nuryani, pada pertemuan yang dihadiri Makmun, pada kesempatan tersebut mengatakan, vaksinasi
lebih dari 140 peserta para pakar virologi dan epidemiologi
AI, serta berbagai pemangku kepentingan dari berbagai negara, merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan pemerintah
Indonesia diminta memaparkan strategi vaksinasi AI.
dalam upaya pencegahan dan pengendalian PMK dengan
Pertemuan dilaksanakan karena saat ini industri perunggasan
dihadapkan dengan ancaman global penyakit AI HPAI H5Nx tujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan
clade 2.3.4.4b yang sejak Oktober 2020 menyebabkan wabah di
beberapa negara di Asia, Afrika, Eropa, Timur Tengah dan Amerika. terhadap virus.

“Penyebaran virus tersebut tidak terkendali karena “Kami berharap pada akhir tahun ini semua wilayah di
melibatkan burung-burung migrasi dan sebagian besar
terjadi di negara-negara yang belum melakukan vaksinasi AI. Yogyakarta dapat segera melaksanakan vaksinasi massal,
Berdasarkan data surveillans, virus HPAI H5Nx clade 2.3.4.4b ini
belum ditemukan pada ternak unggas di Indonesia,” katanya. sehingga target vaksinasi di daerah ini dapat tercapai,”

Menurutnya, vaksinasi menjadi alat berguna untuk kata Makmun.
pencegahan dan pengendalian AI, namun penggunaannya masih Berdasarkan data siagapmk-crisiscenter.id, capaian
dilarang/dibatasi di banyak negara. Ia berpendapat, penggunaan
vaksinasi AI yang tepat dapat meningkatkan keberlanjutan vaksinasi di DI Yogyakarta baru mencapai 68.941 ekor per 3
produksi, meningkatkan kesejahteraan hewan, mengurangi November 2022, sedangkan capaian vaksinasi Kabupaten
kerugian ekonomi dan mengurangi risiko infeksi pada manusia. Gunungkidul mencapai 16.158 ekor.

Sementara, Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Makmun menjelaskan, total target vaksinasi PMK di
Kementan, Hendra Wibawa, sebagai perwakilan dan utusan Provinsi DI Yogyakarta sebanyak 308.826 ekor, sehingga
Indonesia dalam pertemuan tersebut mengatakan, Komite menurutnya capaian tersebut masih jauh dari target, sehingga
Sains IABS meminta Indonesia menyampaikan pembelajaran harus dikejar. “Kita minta setiap daerah segera melakukan
pengendalian AI menggunakan vaksinasi di negara endemis. akselerasi pelaksanaan vaksinasi dengan melibatkan berbagai
pihak dan stakeholder lainnya,” ucapnya.
Hendra juga menyampaikan, selain vaksinasi, pengendalian
AI di Indonesia difokuskan pada penguatan surveilans deteksi Dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi massal ini pihaknya
virus pada peternakan dan rantai perunggasan termasuk menggandeng semua pihak menjadi sebuah tim yang terdiri
pasar unggas hidup, peningkatan biosekuriti peternakan, dari dokter hewan, petugas handling, petugas pencatat/
komunikasi dan edukasi kepada stakeholders, khususnya penanda/data encoder.
peternak, serta peningkatan unit peternakan dan usaha
terkait untuk sertifikasi kompartemen bebas AI. (INF) “Ternak yang telah divaksin kita beri tanda dengan ear
tag, sehingga tercatat dan kita bisa lihat datanya di aplikasi
Keberhasilan pengendalian AI membuat Indonesia diundang untuk IDENTIK PKH untuk mengetahui status vaksinasi ternak
berbagi pengalaman dalam pengendalian HPAI di forum internasional. tersebut, seperti di aplikasi pedulilindungi,” ungkapnya.

Lebih lanjut terkait ear tag ia jelaskan, peternak tak perlu
khawatir dan ragu untuk ternak jantan yang ditindik/dipasang
alat tersebut akan mengganggu persyaratan kebolehan untuk

kurban maupun akikah. “MUI pusat sudah mengeluarkan
fatwa untuk ternak yang ditanda ear tag tetap sah sebagai
ternak kurban atau akikah,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan
Hewan Kabupaten Gunungkidul, Wulandari Wibawanti,
mengatakan pihaknya akan terus mengupayakan pelaksanaan
vaksinasi sesuai target sebesar 69% dari populasi ternak sapi
di wilayahnya. (INF)

32 EDISI 341 - DESEMBER 2022



Pulang Kandang 2022 De Heus Buka Pabrik
Fapet Unpad Keempat di Pasuruan

PERISTIWA Jatinangor, Sabtu (19/11). Fakultas Peternakan Universitas Foto: Istimewa
Padjadjaran (Fapet Unpad) menggelar Reuni Akbar “Pulang
Foto: Istimewa Kandang 2022” yang dilaksanakan di Kampus Fapet Unpad, Pemberian bantuan pakan pada acara peresmian pabrik pakan baru
Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kegiatan kali ini mengambil milik De Heus di Pasuruan.
tema “Babarengan Babakti ka Sarakan” yang dihadiri Dekan
Fapet Unpad beserta jajaran, alumni, serta perwakilan mahasiswa. Pada Selasa (2/11), De Heus dengan bangga merayakan
pembukaan pabrik produksi keempatnya di Indonesia. Fasilitas
Kegiatan yang merupakan puncak acara rangkaian Dies produksi modern ini memungkinkan De Heus memperkuat
Natalis Fapet Unpad ke-59 ini bertujuan mempererat silaturahmi posisi pasarnya dan membantu mengembangkan komunitas
dan persaudaraan antar alumni dan kampus. Tercatat, kegiatan agrikultur berkelanjutan di wilayah tersebut.
dihadiri sekitar 2.500 orang alumni, mulai angkatan 1963 hingga
2019 dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Terletak di lahan seluas 5 hektare di PIER Pasuruan, Jawa
Timur, dengan kapasitas produksi tahunan 300.000 MT pakan.
Agar semakin berkesan, Pulang Kandang 2022 dimeriahkan Pabrik ini menjadi lokasi produksi pakan paling modern
berbagai kegiatan, yaitu Fapet Talent Show, Fapet Market, Fapet sekaligus berkelanjutan di Indonesia.
Tausyiah, Fapet Bangga, Fapet Berbagi dan Guest Star. Rangkaian
acara dipandu Ibob Tarigan yang merupakan Aktor sekaligus Sebagai negara terpadat keempat di dunia, penduduk
Pelawak dan Youtuber yang juga alumni Fapet Unpad. Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 298 juta orang
pada 2030. Dengan kata lain, konsumsi protein diperkirakan
Pada kegiatan tersebut juga turut diberikan penghargaan akan naik signifikan. Untuk memenuhi kebutuhan, De Heus
kepada tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa siap berkontribusi membantu menjaga akses pangan yang
dengan kategori penulis pertama, penulis pendamping, dosen aman dan sehat.
yang menjadi praktisi, kegiatan internasionalisasi, tim kerja
sama industri, membina hibah nasional pengabdian mahasiswa, Dengan pertumbuhan De Heus yang luar biasa di Indonesia
mahasiswa berprestasi bidang akademik, mahasiswa berprestasi sejak masuk pada 2018, Presiden Direktur De Heus Indonesia,
bidang minat bakat dan tenaga kependidikan bersertifikat. Kay De Vreese, sangat gembira dengan pabrik baru ini.

Penghargaan dan apresiasi diberikan kepada alumni “Dengan kehadiran kami di Indonesia, kami memiliki
berprestasi dan menginspirasi. Adapun Alumni yang mendapat tanggung jawab untuk berkontribusi pada bangsa, dalam
penghargaan yaitu Prof Dr Ir Tjeppy Daradjatun Sudjana MSc, perkembangannya De Heus di Indonesia fokus pada
Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian Periode 2007-2010. pengembangan masyarakat agrikultur yang berfokus pada
Ir Yudi Guntara Noor IPU, Pengusaha Peternakan yang saat ini modernisasi, pertumbuhan, peduli dan keberlanjutan. Pabrik
menjabat sebagai Ketua Umum HPDKI (Himpunan Peternak modern ini menjadi salah satu kontribusi kami, dengan mesin-
Domba Kambing Indonesia). Ir Rachmat Taufik Garsadi MSi, mesin dari Eropa, otomatisasi, juga sistem digital,” kata Kay
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. dalam keterangan tertulisnya.
Yopi Safari SPt, Pemimpin Redaksi Majalah TROBOS Livestock.
Indonesia memiliki program swasembada jagung untuk
Sebagai bentuk kepedulian kepada lingkungan sekitar, menjaga ketahanan pangan nasional, bertepatan dengan
juga dilakukan kegiatan berbagi bersama alumni memberikan acara peresmian tersebut, De Heus Indonesia mendukung
“Uang Kadeudeuh” kepada 21 staf yang merupakan sekuriti program swasembada melalui nota kesepahaman dengan
dan office helper Fapet Unpad. Juga memberikan bantuan Kementerian Pertanian dalam hal penggunaan jagung.
dana pendidikan kepada 12 mahasiswa Fapet Unpad.
Selain itu, De Heus juga akan bekerja sama dengan petani
Menurut Dekan Fapet Unpad, Dr Ir Rahmat Hidayat SPt jagung melalui asosiasi yang mewakili 35.000 petani jagung;
MSi IPM, Pulang Kandang merupakan kegiatan rutin dan pemuda petani milenial (HKTI/Himpunan Kerukunan Tani
menjadi ajang reuni yang digelar tiap dua tahun sekali. Acara Indonesia), Kelompok Tani Sinar Tani (Probolinggo, Jawa
memiliki fungsi sebagai wahana berkumpulnya para alumni, Timur) dan Koperasi KTNA Mustika Tani Sejahtera (Blora,
juga dalam kemajuan almamater melalui program-program Jawa Tengah) untuk mengembangkan usahanya yang meliputi
yang selaras dengan tujuan, visi dan misi Fakultas. (INF) pengadaan, pemberdayaan dan pengembangan.

Pulang Kandang 2022 Fapet Unpad. Pada kesempatan yang sama, De Heus juga memberikan
bantuan pakan ternak sapi kepada para peternak yang terkena
dampak banjir di Malang dan Blitar. (INF)

34 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Foto-foto: Dok. Medion

Medion dan Undip Kembali Resmikan
Kandang Closed House

Tampak depan kandang closed house lantai dua

Setelah program kerja sama kandang pembangunan kandang closed house memiliki Puspa Seruni Permatasari selaku perwakilan
closed house lantai satu dengan Fakultas tujuan utama sebagai media pembelajaran penerima beasiswa hadir menyampaikan
Peternakan dan Pertanian Universitas untuk memahami industri peternakan. apresiasinya kepada Medion. Diharapkan,
Diponegoro (FPP Undip) di 2017, kini Medion Medion terus memberikan manfaat besar dan
kembali meresmikan lantai duanya. Kerja “Tujuan utama adalah untuk pembelajaran tentunya sebagai mahasiswa akan memberikan
sama yang berkelanjutan ini merupakan salah agar mahasiswa bisa berlatih secara real. kontribusi dalam industri peternakan.
satu wujud nyata komitmen Medion dalam Artinya, mahasiswa dapat bersentuhan
meningkatkan mutu pendidikan di tanah air. langsung dengan dunia industri sebelum Kerja sama ini menjadi bukti nyata
mahasiswa terjun ke lapangan nantinya,” kata komitmen kepedulian Medion terhadap dunia
Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Prof. Bambang. pendidikan untuk mewujudkan misinya, yakni
Kamis (10/11), peresmian dilaksanakan di menyediakan solusi inovatif dan menyeluruh
Agro Techno Park Fakultas Peternakan dan Sementara itu Komisaris Medion, Peter melalui penelitian, teknologi, tim yang
Pertanian Undip, Semarang yang dihadiri Yan, menambahkan bahwa kerja sama antara profesional dan tata kelola yang baik, sehingga
sekitar 70 orang, diantaranya jajaran Rektorat Medion dengan Undip melalui pembangunan dapat memberikan nilai tambah kepada
dan FPP Undip, Perwakilan Komando dan penyediaan fasilitas kandang closed seluruh pemangku kepentingan. (ADV)
Daerah Militer IV/Diponegoro, Perwakilan house bertujuan untuk memberikan praktik/
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan pelatihan kepada mahasiswa, sehingga lebih Sambutan yang diberikan oleh Rektor Undip,
HAM Jawa Tengah, Perwakilan Lembaga siap pakai dan diharapkan mahasiswa dapat Dekan FPP Undip dan Komisaris Medion
Permasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal lebih optimal dalam memahami praktik
dan Batang, Perwakilan Bank Indonesia, langsung di dunia peternakan, agar ketika lulus Pemberian beasiswa oleh Komisaris Medion,
Perwakilan Bank BTN tingkat Provinsi hingga mahasiswa memiliki kompetensi dan akrab Peter Yan
wilayah, Perwakilan PT Cemerlang Unggas dengan teknologi terkini.
Lestari, Perwakilan CV Berkah Putra Chicken,
Perwakilan Dharmawanita Persatuan Undip Selain kerja sama mengenai kandang closed
dan perwakilan dari Medion. house, Medion juga memberikan program
beasiswa kepada mahasiswa Undip sejak 2017.
Dalam sambutannya, Rektor Undip,
Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., Pemotongan pita sebagai simbol peresmian
menyampaikan bahwa kehadiran kandang kandang closed house lantai dua
closed house ini menjadi praktik nyata bagi
mahasiswa dalam melihat kondisi industri
peternakan di lapangan.

“Kehadiran kandang closed house di kampus
dapat membuat mahasiswa lebih mengenal
kondisi nyata dari praktik peternakan di lapangan
sehingga dapat mengetahui dan menerapkan
materi yang diajarkan di kampus sesuai kondisi
sesungguhnya,” ujar Prof. Yos Johan.

Hal senada juga disampaikan Dekan FPP
Undip, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi
Eko Prasetyo, M.S., M.Agr., IPU., bahwa

Konsumsi Daging dan stunting yang bertujuan menurunkan prevalensi stunting,
Telur Ayam Cegah Stunting meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga,

menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh,

meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, hingga

meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

Pada kesempatan tersebut turut dihadiri pembicara Ketua

Kowani & Tenaga Ahli Set Wapres Dr Susianah Affandy MSi, Deputi
Kepala Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN
Prof Damanik, serta Praktisi Kesehatan Anak dr Triza Arif Santosa
SpA. Masing-masing membahas pentingnya memperhatikan pola
hidup, konsumsi zat gizi yang baik salah satunya telur dan daging

ayam untuk mencegah dan menurunkan stunting. (RBS)
PERISTIWA
Foto: Dok. InfovetSimbolis makan telur pada seminar stunting kerja sama BKKBN, Kowani Seminar Nasional Fapet
Foto: Istimewadan ASOHI.Universitas Syiah Kuala

Stunting merupakan salah satu bagian dari Double Burden HimpunanMahasiswa Peternakan (HIMAPET)menyeleng-
Malnutrition (DBM), mempunyai dampak merugikan dari garakan Seminar Peternakan bertema “Menyiapkan SDM
sisi kesehatan maupun produktivitas ekonomi dalam jangka Peternakan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan
pendek maupun panjang. Prevalensi kasus stunting masih ini berlangsung di kampus setempat, Fakultas Pertanian
cukup tinggi pada 2022, sekitar 24,4% dan menjadi concern Universitas Syiah Kuala (USK), Minggu (6/11).
banyak pihak, mengingat target penurunan prevalensi kasus
stunting pada 2024 adalah sebesar 14%. Seminar tersebut dihadirkan dalam rangka menyambut
Milad Jurusan Peternakan yang ke-62. Adapun pemateri yang
Atas perhatian tersebut, Badan Kependudukan dan Keluarga mengisi seminar diantaranya, Prof Dr Mustanir MSc (Wakil
Berencana Nasional (BKKBN) bersama Kongres Wanita Indonesia Rektor III USK) dan Firza Felani SH (Owner Kutaraja Jaya Farm)
dan acara seminar dimoderatori oleh Said Mirza Pratama SPt
(Kowani) dan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), bekerja MSi (Dosen Peternakan USK).
sama menyelenggarakan Seminar Stunting “Meningkatkan
Awarness Orang Tua untuk Mengonsumsi Daging Ayam dan Telur Ketua Jurusan Peternakan USK, Prof Dr Ir Eka Meutia Sari
pada Anak”, Selasa (8/11). MSc, mengatakan bahwa seminar ini merupakan agenda
rutin tahunan prodi tersebut. Dengan adanya kegiatan
“Kami sebagai asosiasi di bidang obat hewan ikut diharapkan bisa menambah pengetahuan bagi mahasiswa
juga para dosen. “Jurusan Peternakan USK terus berupaya
berkewajiban memelihara dan menjaga kesehatan hewan, menghadirkan suasana akademik yang positif. Dengan
dimana itu bertujuan meningkatkan produktivitas hewan demikian, pengetahuan terus bertumbuh dan saling mengisi,”
ternak agar protein hewani yang dihasilkan berkualitas sampai sebut Prof Eka.
ke tangan konsumen,” ujar Ketua ASOHI, Drh Irawati Fari.
Selain seminar, Jurusan Peternakan USK juga mengisi
Ia melanjutkan, dengan mengonsumsi protein hewani miladnya dengan sejumlah kegiatan lain. Seperti pertandingan
badminton (12/11), maupun futsal (13/11) antar mahasiswa.
yang berkualitas, khususnya telur dan daging ayam, memiliki Yang paling semarak dan ditunggu tentunya Expo Pet selama
dua hari (14-16 November). Kemudian dilanjutkan dengan
manfaat sangat baik bagi tubuh maupun perkembangan anak. (17/11) bisnis plan, lalu full game llp (26/11), serta closing
ceremony di pada (27/11).
“ASOHI sebagai mitra pemerintah terus berupaya
Dekan FP USK, Prof Dr Ir Samadi MSc, mengapresiasi
mengampanyekan manfaat konsumsi ayam dan telur untuk rangkaian kegiatan yang dipilih Jurusan Peternakan dalam
mencegah dan menurunkan prevalensi kasus stunting. Karena mengisi miladnya. “Saya melihat agenda milad Jurusan
kita ingin masyarakat dan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, Peternakan cukup positif. Kita berharap, seiring bertambahnya
usia jurusan ini makin maju dengan segala capaian, terutama
pintar, agar bisa menjadi penerus bangsa,” ungkapnya. inovasi,” kata Prof Samadi. (INF)

Hal senada disampaikan Kepala BKKBN yang diwakili Foto bersama peserta seminar nasional.
Deputi Kepala Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan
BKKBN, Prof Drh M. Rizal Martua Damanik MRepSc PhD,

bahwa konsumsi protein hewani salah satunya telur ayam

sangat baik bagi tumbuh kembang anak.
Dijelaskan dalam sebutir telur terkandung 75 kalori, 7 gram

protein, 5 gram lemak, kemudian 1,6 gram lemak jenuh, vitamin,
mineral, carotenoids dan 30 mg DHA. Telur juga tinggi kolin yang
dibutuhkan dalam pembelahan sel dan pertumbuhan.

“Tingginya stunting salah satunya karena asupan gizi yang tidak
adekuat. Melalui konsumsi telur ayam saja mampu mencegah
stunting karena kandungan gizinya sangat baik dan penting untuk
pertumbuhan sel otak pada anak,” kata Prof Damanik.

Ia juga menambahkan, “Dalam literatur dijelaskan, dengan
pemberian satu butir telur sehari pada bayi usia 6-9 bulan dapat
mencegah stunting. Konsumsi telur dan daging ayam sangat
bermanfaat bagi keluarga sehat, termasuk pada 1.000 hari pertama
kehidupan karena itu merupakan masa-masa yang sangat krusial.”

Oleh karena itu, diharapkan dengan kolaborasi antar
stakeholder ini dapat memberikan dampak besar dan luas
bagi masyarakat, khususnya pada percepatan penurunan

36 EDISI 341 - DESEMBER 2022



Kementan, WOAH & FAO terus mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya
Deklarasi Cegah AMR pengendalian AMR menggunakan pendekatan one health
dengan dukungan dari Badan Pembangunan Internasional
Amerika Serikat (USAID). (NDV)

PERISTIWA ASOHI Gelar Kegiatan
Foto: Dok. Infovet Online Gathering
Foto: InfoASOHI
Deklarasi pencegahan resistensi antimikroba. Rabu (12/10), ASOHI menggelar Online Gathering
Perusahaan Obat Ikan Indonesia yang diselenggarakan secara
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama World hybrid. Acara diikuti sekitar 80 peserta perusahaan obat ikan
Organization of Animal Health (WOAH), Badan Pangan dan dan dipimpin oleh Ketua Sub Bidang Obat Ikan, Ir Abung
Pertanian (FAO) bersama industri perunggasan dan farmasi di Simanjuntak, didampingi Wakil Ketua II, Ir Teddy Candinegara
dan Sekjen ASOHI, Drh Forlin Tinora.
Indonesia mendeklarasikan langkah konkrit mencegah resistensi
antimikroba atau Antimicrobial Resistance (AMR) di Indonesia. Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum ASOHI,
Drh Irawati Fari, sekaligus memperkenalkan ASOHI dan
Deklarasi dilaksanakan pada Selasa (22/11), yang juga bagian dilanjutkan paparan perkenalan ASOHI kepada anggota
dari acara talkshow Pengendalian Resistensi Antimikroba dari baru dan perusahaan yang belum menjadi anggota ASOHI.
Perspektif Industri (Perunggasan Komersial dan Obat Hewan). Pada kesempatan ini Irawati mengimbau untuk segera
Talkshow ini digelar untuk memperingati Pekan Kesadaran mendaftar sebagai anggota ASOHI guna mendapatkan banyak
Antimikroba Se-dunia atau World Antimicrobial Awareness benefit. Diantaranya koordinasi terkait permasalahan yang
Week (WAAW) yang jatuh pada 18-24 November 2022. dihadapi anggota, sosialisasi peraturan pemerintah terbaru,
permasalahan registrasi dan lain sebagainya.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan,
Pada sesi tanya jawab, beberapa hal menjadi pembahasan
Nasrullah, dalam sambutannya menyatakan. “Deklarasi ini dalam pertemuan ini antara lain soal cara mendaftar menjadi
anggota ASOHI. Kemudian soal proses mendapatkan Izin
merupakan bentuk komitmen dan merupakan langkah nyata Distribusi Obat Ikan atau sertifikat CDOIB (Cara Distribusi
Obat ikan yang Baik). Dimana masih ada kendala pengurusan
dari dukungan pihak industri terhadap Rencana Aksi Nasional sertifikat CDOIB melalui PB-UMKU OSS, namun di proses
Pengendalian Resistensi Antimikroba 2020-2024.” manual pun belum ada tanggapan lagi.

Pihak industri perunggasan dan farmasi yang Beberapa anggota ASOHI juga mengeluhkan kendala
registrasi obat ikan melalui OSS yang belum terharmonisasi
menandatangani deklarasi diantaranya PT Charoen Pokphand dengan aplikasi SIBATIK (Sistem Informasi Obat Ikan) milik
Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selain itu, juga muncul
Indonesia, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Medion Farma usulan untuk merevisi PERMENKP terkait masa berlaku
nomor pendaftaran obat ikan yang hanya berlaku lima tahun,
Jaya, PT Satya Samitra Niagatama, PT Agrinusa Jaya Santosa yang dinilai terlalu singkat menurut perusahaan obat ikan
dibandingkan pula dengan nomor registrasi pada obat hewan
dan PT Elanco Animal Health Indonesia. yang berlaku selama 10 tahun.

Keenam perusahaan akan turut serta mengajak Oleh karena itu, Ketua Sub Bidang Obat Ikan akan
merangkum hasil pertemuan dan menyampaikan ke
perusahaan lain untuk ikut berkomitmen mengatasi AMR. Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mencari solusinya.
“Sebagai tindak lanjut deklarasi ini, kami harap agar sektor Selain itu rencananya pertemuan ini akan dilakukan secara
industri dapat terlibat langsung dalam penyusunan dan rutin dan berkelanjutan. (WK)

implementasi kebijakan AMR ke depannya,” ujar Nasrullah. Tangkapan layar para peserta Online Gathering Perusahaan Obat
Pada kesemapatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Ikan Indonesia.

PeningkatanKualitasKesehatandanPembangunanKependudukan,

Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan

Kebudayaan, Agus Suprapto, mengemukakan komitmen swasta
menjadi penting dalam pencapaian penurunan penggunaan
antimikroba di peternakan ayam broiler karena profilaksis.

Menurutnya, industri peternakan diharapkan dapat

menerapkan kompartementalisasi, memenuhi syarat Nomor

Kontrol Veteriner (NKV) untuk peternakan ayam petelur

dan berkontribusi dalam surveilans AMR/AMU. “Ini untuk

menjamin kualitas produk protein hewani aman dari resistensi
antimikroba, sehingga anak dapat tumbuh sehat dan cerdas,
serta terhindar dari stunting,” katanya.

Perwakilan Sub-Regional WOAH untuk Asia Tenggara, Dr
Ronello C. Abila, mengatakan peningkatan praktik penggunaan
antimikroba yang bertanggung jawab dan bijaksana, pemantauan
jumlah antimikroba yang digunakan pada hewan dan tingkat
kesadaran yang tinggi berperan penting memerangi AMR.

Sementara Perwakilan FAO untuk Indonesia dan

Timor Leste, Rajendra Aryal, menyatakan FAO akan

38 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Foto-foto: Dok. Infovet neutrofil. Mangan untuk hidrolisis, fosforilasi,
dekarboksilasi dan transaminasi.”
Novus Breeder Management & Nutrition Forum dihadiri oleh lebih dari 60 peserta.
Sementara Independent Poultry Production
Consultant Australia, Greg Hargreave,
menambahkan dalam manajemen peternakan
breeder, faktor penting untuk mengurangi
variabilitas telur (anak ayam) adalah grading
untuk keseragaman flock yang efektif, ruang
yang cukup untuk akses pakan dan air, juga
kepadatan stocking. Lalu biosekuriti untuk
pencegahan penyakit, praktik higienitas,
pengumpulan dan penyimpanan telur, serta
pemusnahan (culling) rutin.

MINTREX®, Trace Mineral
untuk Meningkatkan Performa

PT Novus International Indonesia menggelar
Novus Breeder Management & Nutrition
Forum bekerja sama dengan PT Nutricell
Pacific, Selasa (8/11), di ICE BSD Tangerang.

Acara dibuka oleh Country Director PT Novus

International Indonesia, Drh Rika Riantika,

disusul oleh penyampaian kata sambutan CEO PT

Nutricell Pacific, Ir Suaedi Sunanto SPt MBA IPU. Rika Riantika Suaedi Sunanto Tony Unandar Amin Suyono Matthew Bekker Greg Hargreave

Trace mineral mempunyai range dari
minimum hingga maksimum. Jika kekurangan akan terjadi defisiensi dan MINTREX® Mampu Meningkatkan Performa

apabila kelebihan akan overdosis dan keracunan. Defisiensi trace mineral MINTREX® adalah bis-chelated trace mineral dimana ikatan ligan

menurunkan fungsi imunitas dan enzim, produksi dan reproduksi ayam. dengan metal adalah 2 : 1, dengan ligan berupa HMTBA sehingga lebih

“Untuk mendapatkan hatching egg yang bagus harus memperhatikan stabil yang dapat membedakan dari sumber mineral chelated lainnya.

nutrisi yang diberikan pada pullet itu sampai bertelur hingga afkir,” kata MINTREX® dapat membantu meningkatkan hatchability dan kualitas

Tony Unandar yang didapuk sebagai salah satu pembicara. progeny, memperbaiki kualitas kerabang telur, menurunkan angka

Lebih lanjut Tony memaparkan, selama pemeliharaan termasuk kematian dan meningkatkan respon kekebalan sehingga akan dapat

menjelang puncak, harus mampu menjaga kesehatan usus. “Kita akan meningkatkan profitabilitas.

mendapatkan egg quality yang bagus dalam jumlah yang banyak sesuai MINTREX® dapat mencapai usus halus karena chelate yang lebih

dengan standar,” ujarnya. stabil, hasilnya adalah bioavailabilitas lebih baik dan stabilitas dalam

Menurut Tony, walaupun egg quality bagus, belum tentu chick saluran pencernaan. Enterocytes pada usus halus akan membawa

quality-nya juga bagus. Kalaupun trace mineral atau mineral yang lain mineral kedalam aliran darah untuk dapat dipergunakan oleh

cukup diberikan dari induk pada telur, namun apabila selama proses di tubuh. Metionin yang dapat terkandung didalam Mintrex juga dapat

hatchery tingkat stresnya tinggi akan terjadi pergeseran alokasi mineral dipergunakan sebagai tambahan metionin didalam formulasi pakan.

untuk mengantisipasi problem ini. Sebuah uji coba dilakukan pada 18 ekor indukan (Ross 308 breeder)

Ada tiga parameter yang dinilai pada telur terkait problem trace umur 22-33 minggu, MINTREX® mampu memperbaiki struktur tulang

element. Pertama berapa persen berat kerabang dibanding dengan DOC, memperkuat perkembangan tibia dan femur. Ukuran tulang femur

berat telur, rata-rata persentase berat kerabang adalah 10% dari berat meningkat 6% dan ukuran tibia meningkat 5,4%.

telur dalam keadaan kering. Dalam uji coba yang lain, MINTREX® dapat menurunkan un-

Hal kedua adalah ketebalannya. Rata-rata ketebalan kerabang 300- fertile egg 12.8% dan juga menurunkan kematian embrionik 15.3%.

350 mikrometer. Ketika ayam mengalami heat stress pasti ketebalan Meningkatkan ekstra DOC 6.8% per hen house, memperbaiki culled

cangkangnya jauh di bawah 300 mikrometer. egg 24% dan cracked egg 29%. (ADV)

Berikutnya, parameter ketiga yaitu breaking strength. Kekurangan

trace mineral akan membuat telur gampang retak. Parameter berikutnya

apakah ada problem dengan trace mineral. Dicek dengan cahaya

untuk lebih mengetahui kualitas kerabang, karena akan terlihat bercak

kerabang yang tipis, agar mendapatkan kualitas DOC bagus dan merata.

Sebelumnya, Key Accounts Technical Manager Cobb Asia Pacific,

Amin Suyono yang juga sebagai pembicara, mempresentasikan

perkembangan genetik ayam Cobb termasuk target FCR hingga berat

badan yang makin meningkat. Beberapa sulit tercapai jika nutrisi

termasuk trace mineral tidak tercukupi.

Technical Services Director Novus International Asia Pacific,

Matthew Bekker, menjelaskan, “Fungsi trace mineral zinc (seng)

akan mengaktifkan lebih dari 300 enzim individu karboksipeptidase,

keratin, imunitas, testosteron, karbonat anhidrase. Sedangkan copper

(tembaga) sebagai superoksida dismutase, lisil oksidase, dopamin

hidroksilase, ikatan silang kolagen dan elastin, berkapasitas membunuh

Outlook Bisnis Peternakan Langkah Strategis Cargill

ASOHI 2022 Terselenggara Kendalikan AMR

PERISTIWA “Melangkah Hadapi Ketidakpastian Global” menjadi Foto: Istimewa
tema Seminar Nasional Outlook Bisnis Peternakan 2023 yang
Foto: Dok. Infovet diselenggarakan Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Cargill mengambil langkah sigap setelah adanya pelarangan antibiotik
Selasa (22/11), di Menara 165, Jakarta Selatan. untuk pakan guna mengendalikan AMR.

“Hari ini kita bisa bertemu secara langsung, menjadi reuni bagi Technical Service and Project Leader PT Cargill Indonesia,
kita semua karena sudah dua tahun lebih kita tidak bisa bertatap
muka. Pada seminar kali ini kita ingin mengetahui apakah industri Stefani Harianja, mengatakan setelah terbit Permentan
kita sedang berada dalam ketidakpastian atau sudah pasti?,” kata pelarangan antibiotika imbuhan pakan/AGP (Antibiotic Growth
Ketua Umum ASOHI, Drh Irawati Fari dalam sambutannya. Promoter) di 2018, Cargill lekas mengambil langkah strategis.

Ia pun menambahkan, “Maka dari itu kita harus tetap optimis, Dalam sesi tanya jawab talkshow “Pengendalian Resistensi
sebab industri kita sebagai penghasil protein hewani menjadi Antimikroba dari Perspektif Industri (Perunggasan Komersial
yang sangat utama, kita harus bersatu dan berkomitmen untuk dan Obat Hewan)” memperingati World Antimicrobial
meningkatkan protein hewani yang juga akan berdampak pada Awareness Week, Selasa (22/11), yang berlangsung di The
bisnis kita. Semoga ke depan situasi terus membaik dan bisnis Sultan & Residence, Jakarta, Stefani menyebutkan Cargill
peternakan juga terus berkembang dengan cepat, sesuai motto secara rutin melaksanakan pembinaan kepada peternak.
pemerintah: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.”
Selain itu, Cargill juga sigap membentuk kandang percontohan
Selain fokus pada peningkatan protein hewani, concern di tiga kabupaten yakni Magelang, Pasuruan dan Kabupaten
terhadap kesehatan hewan juga harus terus ditingkatkan, Sidrap. “Kandang percontohan kami sudah diresmikan pada 2021
mengingat beragam kejadian penyakit hewan menular oleh bapak Dirjen PKH ini memberikan percontohan bagaimana
belakangan kerap muncul di Tanah Air. cara beternak dengan tata kelola dan manajemen yang baik,”

“Kejadian wabah penyakit menuntut kita harus sigap. Kita kata Stefani.
sadari dengan globalisasi perdagang dan informasi, arus lalu lintas Cargill juga memberikan edukasi bahwa penggunaan
yang tak dapat dibendung, menjadi risiko masuk dan menyebarnya
penyakit hewan, seperti yg kemarin merebak diantaranya ASF, LSF antiobiotik harus mendapatkan izin, pengawasan dan
maupun PMK,” kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, bantuan dokter hewan dari produsen pakan maupun
yang diwakili Plh Direktorat Kesehatan Hewan, Drh Ira Firgorita.
produsen obat terkait.
“Dengan besarnya potensi masuknya penyakit, kita harus “Mengenai permintaan peternak untuk mencampurkan
belajar dari pengalaman. Pada 2022 memang banyak ujian
penyakit, sektor peternakan apakah masih bisa terus bertumbuh? antibitoik ke dalam pakan, komitmen Cargill membentuk tim
Mudah-mudahan lewat diskusi ini bisa menjawab itu.” dokter hewan internal atau dikenal dengan Penanggung Jawab
Teknis Obat Hewan (PJTOH) yang bergerak mendiagnosis saat
Oleh karena itu, dengan terselenggaranya seminar outlook
bisnis peternakan ini, ia sangat mengapresiasi ASOHI. “Terima terjadi kasus penyakit di kandang,” jelasnya.
kasih kepada ASOHI sudah konsisten mengadakan seminar Ketika peternak meminta mencampurkan antibiotik
ini untuk menghasilkan rumusan yang bermanfaat guna
menghadapi tantangan di tahun mendatang,” tukasnya. ke dalam pakan, Cargill juga mengeluarkan imbauan bagi
peternak untuk menandatangani surat kesepakatan serta
Masih serupa dengan seminar-seminar sebelumnya, legal statement antara perusahaan dengan peternak.
kali ini kembali menghadirkan narasumber diantaranya
dari Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Sementara dalam proses pengendalian penggunaan
Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT), Perhimpunan antibiotik yang peternak inginkan, Cargill melakukan
Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia dan Asosiasi monitoring setiap bulan tiga bulan untuk dievaluasi Tim
Monogastrik Indonesia (AMI), kemudian Himpunan PJTOH. “Kami evaluasi apakah antibiotik tersebut efektif atau
Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI), Perhimpunan tidak, lalu apa jenis antibiotik itu sesuai dengan kebijakan
Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) dan ASOHI. Juga pemerintah dan apakah sudah mempunyai registrasi di
menghadirkan pembicara tamu Dr Ir Rizal Ramli MA selaku
pakar ekonomi. (RBS) Indonesia,” lanjut Stefani.
Sementara terkait challenge, menurut Stefani, tim
Seminar Nasional Outlook Bisnis Peternakan 2023 yang diselenggarakan
ASOHI, Selasa (22/11). teknis mengalami kesulitan dalam memperoleh data
penggunaan antibiotik di lapangan. “Rekam data list

antibiotik apa saja yang digunakan peternak, masih

menjadi tantangan kami,” tutupnya. (NDV)

40 EDISI 341 - DESEMBER 2022







LIPUTAN KHUSUS

Foto-foto: Dok. Infovet

Pembukaan ILDEX 2022.

ILDEX Kelima Resmi Terselenggara,
Diikuti Ratusan Peserta dari 25 Negara

T he International Livestock, Dairy, Meat Processing and peternakan terlengkap di Indonesia yang diiniasi FMPI bekerja
Aquaculture Exposition Indonesia (ILDEX) kelima resmi sama dengan VNU Asia Pacific dan didukung stakeholder
terselenggara pada 9-11 November 2022, bertempat dan asosiasi peternakan Indonesia,” ujar Direktur Utama PT
di Hall 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.
Sebanyak 117 peserta dari 25 negara ikut berpartisipasi dalam Permata Kreasi Media, Dr Drh Widiyanto Dwi Surya, selaku
pameran berskala internasional ini. penyelenggaraan ILDEX pada Opening Ceremony, Rabu (9/11).

“ILDEX tahun ini yang kelima sejak pertama kali dilaksanakan Ia mengungkapkan, ILDEX tahun ini dihadiri oleh sebanyak
5.000 pengunjung dan menyajikan 37 topik seminar, dengan 61
pada 2013 silam. ILDEX merupakan satu-satunya pameran pembicara internasional maupun nasional.

Widiyanto Dwi Surya Igor Palka Ahmed Zaki Iskandar Nasrullah

44 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Simbolis makan daging dan telur ayam pada pembukaan ILDEX 2022. sektor medis dan laboratorium. Kami menerapkan konsep
dan pengetahuannya di seluruh industri dan di semua negara
“ILDEX diharapkan menjadi ajang promosi dan bertemunya Asia. Melalui jaringan internasional dan jangkauan global kami,
para pelaku peternakan global sebagai saranan pertukaran kami membangun dan memperluas pasar di Indonesia untuk
informasi dan teknologi, hingga bisnis peternakan,” ucapnya. memenuhi permintaan negara dan masyarakat.”

Sementara ditambahkan Managing Director VNU Asia Selain itu ILDEX juga menjadi wahana promosi program
Pacific, Igor Palka, “Di ILDEX Indonesia kami melaksanakan peningkatan kesehatan dan kecerdasan anak bangsa melalui
dan menginternasionalkan pameran dagang dan konferensi kampanye gizi dan peningkatan konsumsi protein hewani.
dari produksi dan pemrosesan hewan hingga teknologi, dari
pertanian hingga inovasi dan dari hewan peliharaan hingga

Dirjen PKH Nasrullah saat meninjau pameran ILDEX 2022. 45
EDISI 341 - DESEMBER 2022

LIPUTAN KHUSUS

“Karena sektor peternakan memegang Salah satu suasana seminar pada ILDEX 2022.
peranan strategis, utamanya pada ketahanan
pangan dalam membangun kecerdasan anak
melalui konsumsi protein hewani,” kata Bupati
Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, yang juga
hadir memberikan kata sambutan.

Sebab, lanjut dia, apabila momentum ini
tidak dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi
problem dalam membangun generasi penerus
bangsa menuju Generasi Emas 2045.

“Diharapkan ILDEX bisa memotivasi dan
memberi semangat para peternak untuk
mampu menghasilkan produk yang berkualitas,
sehingga upaya pemenuhan konsumsi protein
hewani masyarakat dapat tercapai dengan
harga terjangkau,” ungkap Ahmed.

Harapan senada juga disampaikan oleh
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,
Kementerian Pertanian, Nasrullah. “Semoga
di ILDEX ini apa yang menjadi sesuatu bagi
masyarakat kita bisa perlihatkan. Acara ini
menjadi ajang bertemunya para stakeholder,
tentunya momentum yang sangat baik untuk
membangun komunikasi dan peluang bisnis
di Indonesia agar semakin maju ke depan.
Acara ini juga menjadi momentum untuk
membuktikan bahwa sektor peternakan
Indonesia semakin membaik, sekaligus
menjawab tantangan-tantangan yang ada di
sektor peternakan kita.”

Puluhan Seminar Pemberian award pada ILDEX 2022.
dan Pemberian Award

Direktur Utama PT Permata Kreasi Media,

Dr Drh Widiyanto Dwi Surya, mengemukakan

bahwa pada ILDEX tahun ini menyajikan
sebanyak 37 topik seminar, dengan 61
pembicara internasional maupun nasional.

Seminar-seminar yang disajikan meliputi
manajemen peternakan unggas, pakan,
breeding, perkandangan, pembahasan
mengenai penyakit unggas, vaksinasi dan
biosekuriti, serta promosi, hingga seminar gizi
yang memberikan beragam informasi penting
bagi pengunjung.

Selain itu pada ILDEX 2022 juga
memberikan penganugerahan bagi para

perserta pameran dengan beberapa kategori,
diantaranya Best Performance I diberikan
kepada Aviagen, kategori Best Performance
II dianugerahkan kepada DSM Nutritional
Products Indonesia, serta Best Performance
III diberikan kepada Romindo Primavetcom.
Kemudian untuk kategori Unique Stand diraih
oleh De Heus dan kategori Favorite Stand
dianugerahkan kepada Nutricell.

Adapun penghargaan lainnya juga diberikan

kepada beberapa perserta diantaranya Evonik,

Emtech, Unigro Artha Persada, BEC, Adisseo,
AyoTernak, FAO dan paviliun Belanda. (RBS)

46 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Foto-foto: Dok. BEC dan Infovet

PT BEC Feed Solutions Indonesia mendapat penghargaan pada ILDEX 2022. Lebih lanjut dijelaskan, penggunaan
100 gram GEL-PAC® bisa dilarutkan ke
dalam 3-4 liter air untuk men-treatment
sebanyak 12.000 ekor DOC. “Salah satu
keunggulan GEL-PAC® ini adalah mampu
mengkombinasikan dua vaksin oral
sekaligus dengan sekali aplikasi. Tidak hanya
kombinasi oral vaksin sekaligus, tetapi dapat
juga mengkombinasikan vaksin dengan
probiotik atau dengan nutrien lainnya dalam
satu kali aplikasi. Selain itu pemantauannya

BEC Perkenalkan Produk

Terbaru di ILDEX 2022

PT BEC Feed Solutions Indonesia kembali meramaikan gelaran Jason K. Hatchett Mega Saragi David Isaac
The International Livestock, Dairy, Meat Processing and
Aquaculture Exposition Indonesia (ILDEX), 9-11 November pun lebih mudah, cukup mengecek bagian dalam paruh, jika terdapat
2022, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City. warna hijau berarti sudah terkonsumsi oleh ayam,” jelasnya.

President Director PT BEC Feed Solutions Indonesia, Jason K. Hal senada juga dikatakan Animal Health, Innovation &
Hatchett, mengatakan bahwa BEC sangat antusias untuk menghadiri Research Manager BEC Feed Solutions, Dr David Isaac DVM MRCVS
pameran ILDEX ini. “Kami sangat senang dapat berpartisipasi MANZCVS, dalam presentasi seminarnya pada hari kedua pameran,
kembali dalam ajang ini, kami juga berkesempatan untuk Kamis (10/10). “Penggunaan GEL-PAC® satu saset untuk 3 liter air,
mengenalkan produk terbaru yaitu GEL-PAC® dan VAC-PAC PLUS® jika anjuran pemakaian tidak diikuti maka kualitas konsistensi gelnya
INTERNATIONAL,” kata Jason. tidak akan maksimal,” ujar David.

GEL-PAC® Ia juga menambahkan, “Pengaplikasian GEL-PAC® menggunakan
Memanfaatkan momen tersebut, BEC memperkenalkan produk peralatan khusus, salah satunya nozzle penyemprotan, karena
berbeda dengan yang lain. Pemakaiannya juga tidak memberikan
teranyarnya yakni GEL-PAC®, yang merupakan gel yang sangat ideal efek samping karena terbuat dari bahan baku yang natural.”
sebagai media pengantar bagi DOC di hatchery. Dikembangkan secara
khusus, gel penstabil generasi baru ini dapat memperpanjang daya VAC-PAC PLUS® INTERNATIONAL
hidup dan meningkatkan efektivitas pelarutan, serta pengenceran
vaksin, probiotik dan sumber nutrien. Sementara untuk VAC-PAC PLUS® INTERNATIONAL, merupakan
penstabil air generasi baru yang menyediakan kondisi lingkungan
“Penggunaan produk dengan bentuk powder berwarna hijau ideal bagi vaksin untuk keberhasilan vaksinasi.
cukup dicampurkan ke dalam air minum. Kemudian air tersebut
bisa digunakan untuk aplikasi vaksin (live vaksin), probiotik, atau “Kondisi di dalam air minum ayam biasanya terdapat klorin, pH
juga nutrisi (vitamin, mineral dan lainnya). Kemudian dimasukan ke yang tidak sesuai dengan vaksinasi dan kondisi tidak ideal lainnya.
sprayer dengan menggunakan nozzle dan langsung disemprotkan Sehingga harus distabilkan terlebih dahulu sebelum aplikasi vaksin
ke ayam. Produk ini merupakan media pengantar bagi DOC,” kata di air minum. Dengan menggunkan VAC-PAC PLUS® INTERNATIONAL
Nutrisionist PT BEC Feed Solutions Indonesia, Mega Saragi, ditemui kita tidak perlu menghentikan aplikasi klorin di air minum, sehingga
Infovet di sela-sela pameran. proses sterilisasi air tetap bisa dilakukan,” kata Mega.

Kemasan produk GEL-PAC® dan VAC-PAC PLUS® INTERNATIONAL. Produk yang juga berwarna hijau kebiruan ini bekerja lebih cepat
EDISI 341 - DESEMBER 2022 dan aman untuk vaksin dibanding tablet effervescent atau susu
skim. “Pewarnaan produk memiliki fungsi sebagai indikator bahwa
produk sudah tercampur dengan rata. Pemakaian VAC-PAC PLUS®

47INTERNATIONAL ini 100 gram untuk 1.000 liter air,” pungkasnya. (ADV)

LIPUTAN KHUSUS

Pernak-pernik ILDEX 2022

Dalmi Triyono Pimpin ADHPI Sampai 2026

Foto: Dok. Infovet) satu masalah kita yang mungkin akan tidak ada habisnya yakni
Foto: Istimewaresistensi antimikroba (AMR). Selain itu masih banyak juga
Drh Dalmi Triyono (kanan), saat dilantik menjadi Ketua Umum ADHPI tantangan yang akan kita hadapi seperti efisiensi, penyakit dan
2022-2026. lain-lain. Saya ingin kepengurusan baru nanti kita bisa lebih
berkontribusi,” tutur Dalmi.
Dalam Rapat Umum Anggota yang digelar berbarengan
dengan The International Livestock, Dairy, Meat Ia juga mengingatkan krusialnya peran ADHPI dalam
Processing and Aquaculture Exposition Indonesia
(ILDEX) 2022, Kamis (10/11), Drh Dalmi Triyono terpilih menjadi mendukung program pemerintah, mulai dari pengentasan
Ketua Umum Asosiasi Dokter Hewan Perunggasan Indonesia stunting dengan menyediakan protein hewani, sampai program
(ADHPI) periode 2022-2026. one health yang memang digaungkan sejak lama.

Dalam pidato singkatnya, Dalmi menyampaikan “Kami dari hulu ke hilir akan berupaya semaksimal mungkin
bahwasanya masih banyak PR yang harus diselesaikan ADHPI membantu pemerintah dan semua stakeholder dalam industri
dalam jangka waktu pendek, menengah dan panjang. “Salah ini, karena ini juga menyangkut hajat orang banyak. Masalah

penyakit pada unggas pun kita juga semaksimal mungkin
menanganinya, dan ya memang tidak bisa dipungkiri target
kita ini tidak bisa terukur semuanya, namun kita tidak akan
menyerah,” ungkapnya.

Terakhir ia berharap agar seluruh anggota ADHPI di seluruh

Indonesia dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan semua

pihak dalam industri perunggasan. Dimana ini merupakan tugas

utama dalam memajukan industri perunggasan di Indonesia. Ia
juga tidak muluk-muluk semua permasalahan bisa diselesaikan
dalam satu waktu yang sama, karena Dalmi juga menyadari

bahwa semua ini merupakan salah satu langkah dalam suatu

proses yang panjang. (CR)

Telur dan Ketahanan Pangan Indonesia

Konsumsi nasional telur ayam ras pada 2022 diperkirakan Talkshow dihadiri juga ketua asosiasi perunggasan dan Direktur
sebesar 5,18 juta ton dan terus meningkat hingga Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH.

2024 sebesar 5,48 juta ton. Data ini dipaparkan Harry nasional. Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, mengatakan di
Warganegara, Direktur Utama PT Berdikari dalam talkshow di sektor perunggasan, penguatan hilirisasi menjadi agenda
pameran The International Livestock, Dairy, Meat Processing yang sangat penting.
and Aquaculture Exposition Indonesia (ILDEX) 2022, di ICE BSD,
Tangerang (10/11). Arief menyebut hilirisasi menjadi kunci utama keberhasilan
skema closed loop perunggasan. Pihaknya mendorong
Harry menambahkan, pada periode 2021-2022, Berdikari peningkatan pasar melalui sosialisasi gerakan makan telur
melakukan penyerapan telur kepada sejumlah 2.150 mitra mencegah stunting bersama pemda maupun pedagang
peternak di daerah Blitar dan Kendal dengan total serapan komersil, dengan memanfaatkan teknologi pengolahan pangan
sebagaimana arahan presiden. (NDV)
sebanyak 86.742 ton, dimana sejumlah 29.985 ton telur diserap
dalam rangka penyelamatan harga telur ketika sedang jatuh.

Penyaluran telur dari peternak ke panti-panti sosial, pondok
pesantren dalam rangka meningkatkan gizi dan kesehatan

masyarakat. Kegiatan sinergi BUMN oleh PT Berdikari dilaksanakan

bersama Bank Mandiri, BRI dan PT ANTAM Tbk.

Berdikari telah memproduksi olahan telur yang bisa

disimpan dalam waktu 12 bulan tanpa pengawet. “Melalui

teknologi pengolahan pangan yang bisa memperpanjang masa

simpan tersebut, akan memperkuat sektor hilirisasi ayam dan

telur,” kata Harry.

Sementara, Badan Pangan Nasional terus mendorong

sinergitas stakeholder dalam penguatan ketahanan pangan

48 EDISI 341 - DESEMBER 2022

Sertifikat Halal, Salah Satu Syarat
Pelaku Usaha Pangan

Aspek halal merupakan salah satu Lebih lanjut ia menjelaskan,
persyaratan yang harus dipenuhi
oleh pelaku usaha terutama di untuk mendapatkan sertifikat halal,
Foto: Dok. Infovet pengusaha hanya tinggal melakukan
Foto: Dok. Infovet
bidang pangan. Selain merupakan suatu registrasi ke Kementerian Agama melalui

kewajiban bagi umat Islam, produk yag Badan Penyelenggara Jaminan Produk

bersertifikat halal juga dapat banyak Halal (BPJPH), lalu kemudian men-

memberikan manfaat bagi pelaku usaha. download aplikasi SiHalal dan memenuhi

Hal tersebut dijelaskan oleh Cynthia, semua proses yang dijelaskan dalam

salah satu staf LPPOM MUI saat aplikasi tersebut.

ditemui Infovet dalam pameran The “Dulu mungkin mindset-nya pengu-
International Livestock, Dairy, Meat saha kan agak ribet kalau mau dapat

Processing and Aquaculture Exposition sertifikat halal, padahal enggak. Semua
Indonesia (ILDEX) 2022 yang berlangsung sistem kini sudah berjalan online, bahkan

di ICE BSD, Jumat (11/11). auditpun beberapa juga dilakukan secara

LPPOM MUI dalam pameran tersebut online. Yang terpenting semua persyaratan
membuka booth dengan tujuan untuk yang dibutuhkan sudah dipenuhi, nanti

mengedukasi para pengusaha di bidang setelah proses audit kurang lebih dua

pangan asal hewan agar memiliki sertifikat Sertifikat halal pada produk pangan wajib minggu sertifikat halalnya sudah bisa
halal untuk produk yang diedarkan. hukumnya, banyak manfaatnya. diterbitkan. Jangan lupa juga kalau setiap
empat tahun, sertifikat halal ini harus
“Kami hadir untuk memberikan
diperpanjang,” jelasnya.
edukasi, sekaligus mungkin konsultasi

kepada para pengusaha atau UMKM tentang urgensi sertifikat Cynthia juga menerangkan bahwa LPPOM MUI kini sudah
halal, terutama di bidang pangan. Yang penting dengan adanya
sertifikat halal ini menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen bergeser perannya bukan sebagai penerbit sertifikat halal,
melainkan hanya bertindak sebagai auditor. Jadi untuk proses

untuk menyediakan produk halal bagi masyarakat baik dari segi sertifikasinya tetap kepada Kementerian Agama. (CR)
bahan baku, proses, sampai distribusinya,” kata Cynthia.

Phalosari Unggul Jaya
Siap Penuhi Pasokan Karkas Bebek

Ragam produk Phalosari Unggul Jaya dalam gelaran ILDEX 2022. kebutuhan tersebut. Menurut National Sales & Marketing
Manager PT Phalosari Unggul Jaya, Rumboko, kini para
Sudah sejak lama Indonesia menjadi salah satu produsen customer tidak perlu khawatir akan ketersediaan stok karkas
daging unggas di kawasan Asia Tenggara. Meskipun daging bebek. Hal ini dikarenakan perusahaannya siap menyediakan
yang dihasilkan masih didominasi broiler. Padahal tak
sedikit juga orang Indonesia menggemari sajian berbahan karkas yang berkualitas.
bebek. Namun untuk mendapatkan karkas bebek dengan
kualitas baik, nampaknya para penjaja menu bebek masih “Kami hadir ini di ILDEX sekaligus ingin menunjukkan
mendapatkan kesulitan.
bahwa kami ini eksis, untuk RPHU memang fasilitas kami
PT Phalosari Unggul Jaya selaku pemain di bidang Rumah
Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) kini hadir dalam memenuhi masih didominasi untuk karkas ayam, tetapi kami sudah

punya juga yang untuk karkas bebek tersendiri. Insyaallah ini

juga akan terus ditingkatkan,” kata dia kala ditemui Infovet
di sela kegiatan The International Livestock, Dairy, Meat
Processing and Aquaculture Exposition Indonesia (ILDEX)
2022, Jumat (11/11).

Selain karkas, Phalosari juga memiliki produk olahan berbasis

ayam dan bebek seperti sosis, bakso dan ayam bumbu yang juga
dipamerkan dalam ILDEX 2022. Namun menurut Rumboko produk
yang cukup digemari dalam pameran tersebut adalah karkas bebek.

“Sebagai info ini karkas bebek cukup laris penjualannya

di pameran ini saja, tapi jangan khawatir kami dalam waktu
dekat akan melakukan ekspansi ke seluruh Pulau Jawa.

Customer kami juga bukan hanya pedagang kaki lima,
beberapa retail dan supermarket berskala nasional juga sudah

mendistribusikan produk kami, jadi customer nanti bisa beli di
sana,” ucapnya (CR)

EDISI 341 - DESEMBER 2022 49

LIPUTAN KHUSUS

Meraup Cuan dari Bisnis Itik

Foto: Dok. Infovet

Seminar MIPI yang diadakan bersamaan dengan pameran ILDEX Indonesia 2022.

“Awalnya saya bukan orang yang mengonsumsi Hal ini disampaikan Direktur Perbibitan dan Produksi
daging bebek atau itik, tapi ada satu momen yang
saat itu membuat saya pada akhirnya mencicipi Ternak, Drh Agung Suganda MSi yang diwakili Kepala Seksi

daging bebek dan saya jadi suka,” ungkap Peter Shearer, Ternak Unggas Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak
Founder & CEO Wahyoo Group.
Kementerian Pertanian, Iqbal Alim.
Hal itu Peter ungkapkan saat sesi tanya-jawab di Seminar
Iqbal mengatakan bahwa itik merupakan salah satu
Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI) bertema jenis unggas air yang unik. Tekstur dan cita rasa dagingnya

“Cuan Menjanjikan di Bisnis Unggas Air” di ajang pameran mempunyai daya tarik tersendiri yang pastinya berbeda dengan
The International Livestock, Dairy, Meat Processing and daging unggas lainnya. “Produksi itik nasional masih minim dan
Aquaculture Exposition Indonesia (ILDEX) 2022, di ICE BSD, sangat berpotensi untuk kita tingkatkan lagi,” kata Iqbal.
Tangerang, Jumat (11/11).
Lebih lanjut, Iqbal menyampaikan bahwa Indonesia kaya
Menurut Peter, masih banyak orang di luar sana yang
berpersepsi bahwa daging itik berbau amis, alot atau tidak akan sumber daya genetik termasuk berbagai jenis itik lokal
empuk dan terlalu berminyak. “Persepsi seperti ini yang asli maupun itik pendatang yang tersebar di seluruh wilayah
perlu kita luruskan dengan edukasi yang tepat. Saya berharap Indonesia. Setidaknya terdapat 17 galur itik yang ditetapkan
oleh Menteri Pertanian.
ke depannya akan lebih banyak seminar atau forum yang
mengupas bisnis kuliner itik seperti ini,” ujarnya. Potensi pengembangan ternak itik di Indonesia dinilai sangat
besar, terutama sebagai penghasil daging dan telur. Itik memiliki
Peter melanjutkan ceritanya di mana pada sebuah seminar, daya adaptasi cukup baik sekaligus memiliki banyak kelebihan,

ada satu suplier yang kala itu menghubunginya dan gigih antara lain itik lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki
menawarkan daging itik frozen yang dia pasarkan. “Saya cicipi efiseinsi dalam mengubah pakan menjadi daging yang baik.
dan enak. Saat ini kami rutin mengambil pasokan dari suplier
tersebut,” imbuhnya. Upaya meningkatkan populasi dan produksi ternak itik
untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, dikembangkan
Melihat potensi bisnis yang besar, Wahyoo melahirkan
bisnis franchise terbaru mereka yaitu Bebek Goreng Bikin Tajir usaha peternakan itik dengan model Closed Loop. Closed Loop
(BGBT) yang masuk pada bisnis unit Bikin Tajir Group dengan merupakan model kemitraan agribisnis usaha peternakan itik
produk private label untuk dipasarkan bagi para mitranya. yang terintegrasi dari hulu sampai hilir dengan penerapan Good

Memang tak dapat dipungkiri lagi, daging itik sesungguhnya Farming Practices dan Good Breeding Practices, pengolahan
juga menjadi primadona masyakarat. Ciri khas dari daging itik pasca panen dan sistem logistik yang baik serta jaminan pasar
sendiri adalah gurih dan lembut dengan langkah memasak dan harga yang bersaing oleh off taker.

yang tepat. “Model pengembangan ini bertujuan meningkatkan

kesejahteraan peternak melalui pendampingan proses budi

daya dan kepastian akses pasar,” tandasnya. (NDV)

50 EDISI 341 - DESEMBER 2022


Click to View FlipBook Version