The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by 201533245, 2022-08-05 00:47:28

LENGKAP PEDOMAN TESIS 2021

LENGKAP PEDOMAN TESIS 2021

PEDOMAN PENULISAN TESIS

Edisi Revisi

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2021

i | PedomanPenulisanTesis

Pedoman Tesis ini diterbitkan oleh
Program Studi Magister Pendidikan Dasar

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muria Kudus
Tahun 2021

Alamat Kantor: Kampus
Gondangmanis Bae

PO BOX 53 Kudus
Telp 0291-438229
Faks 0291-437198

Edisi Tahun 2021

Buku Pedoman Tesis : Edisi Revisi Pertama dipersiapkan oleh Tim Penyusun: Dr.
Slamet Utomo, M.Pd. (Penanggung Jawab); Dr. Sri Utaminisih, M.Pd. (Ketua); Dr.
Murtono, M.Pd. (Anggota); Dr. Hila Madjdi, M.Pd. (Anggota); Dr. Santosa, M.Pd
(Anggota); diberlakukan sebagai pedoman tesis di lingkungan Program Studi Magister
Pendidikan Dasar FKIP UMK berdasarkan Surat Keputusan Dekan Nomor:
22/FKIP.UMK/Kep/A.46.01/X/2016

ii | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

KATA PENGANTAR

Puji Syukur Alhamdulillah atas rahmat Allah Swt, atas tersusunnya buku
pedoman tesis bagi mahaiswa Program Studi Magister Pendidikan Dasar Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria Kudus. Pedoman Tesis ini
diharapkan sebagi salah satu upaya peningkatan kualitas pembelajaran, utamanya
dalam proses penyusunan tesis. Buku pedoman tesis ini berisi kaidah penulisan tesis
dan yang berlaku dan digunakan oleh sivitas akademika Program Studi Magister
Pendidikan Dasar

Ucapan terimakasih disampaikan kepada tim penyusun yang yang telah
meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk menyusun buku ini. Terima kasih juga
kami sampaikan kepada semua pihak yang telah menyumbangkan dan memberikan
masukan yang sangat bermanfaat bagi penyusunan buku ini.

Buku pedoman ini masih banyak kekurangan , untuk itu masukan, kritik dan
saran demi penyempurnaan sangat diharapkan. Semoga buku pedoman ini
bermanfaat bagi dosen pembimbing dan utamanya bagi para mahasiswa dalam
rangka penyusunan tesis dan disertasi.

Kudus, Februari 2021
Dekan

Dr. Slamet Utomo, M.Pd.

ivii | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

KEPUTUSAN DEKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN UNIVERSITAS MURIA KUDUS
Nomor : 09/Kep/FKIP.UMK/Kep/A.40.02/II/2019

Tentang

PEDOMAN TESIS

Menimbang : 1. bahwa penulisan tesis mahasiswa Studi Magister
Mengingat : Pendidikan Dasar FKIP UMK merupakan tugas akhir yang
harus memenuhi bobot akademik.

2. bahwa untuk itu dipandang perlu menetapkan pedoman
tesis bagi mahasiswa Program Studi Magister pendidikan
Dasar FKIP UMK

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005
3. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
5. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008
6. Peraturan Menteri Ristekdikti Nomer 44 tahun 2015
7. Statuta Universitas Muria Kudus Tahun 2012

MEMUTUSKAN

Memperhatikan : 1. Laporan kerja Tim Penyusun Pedoman Tesis

Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP

UMK

2. Keputusan Rapat Senat FKIP UMK tanggal 7 Agustus

Menetapkan 2016
1. Menetapkan Pedoman Tesis sebagaimana terlampir

dalam keputusan ini.
2. Pedoman Tesis ini harus menjadi rujukan bagi

mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan

Dasar FKIP UMK dalam menyusun tesis.
3. Pedoman Tesis ini harus menjadi rujukan bagi

dosen Program Studi Magister Pendidikan Dasar

FKIP UMK dalam membimbing mahasiswa

menyusun tesis.
4. Segala biaya yang timbul akibat dari ditetapkannya

v | PedomanPenulisanTesis

keputusan ini diatur dengan Keputusan Dekan
tentang Biaya Administrasi Penyusunan Tesis.
5. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan,
dengan ketentuan apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini,
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Kudus
Pada tanggal : 22 Februari 2019
Dekan

Dr. Slamet Utomo, M. Pd.
NIP.196212191987031015
SALINAN : Keputusan ini
disampaikan kepada:
1. Rektor Universitas Muria Kudus
2. Kepala BAAK Universitas Muria Kudus
3. Kepala BAU Universitas Muria Kudus
4. Ketua Program Studi di lingkungan
FKIP Universitas Muria Kudus
5. Arsip

v | PedomanPenulisanTesis

SALINAN

KEPUTUSAN DEKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MURIA KUDUS
Nomor : 09/Kep/FKIP.UMK/Kep/A.40.02/II/2019

Tentang
PEDOMAN TESIS

Menimbang : dst.

Mengingat : dst.

Memperhatikan : dst

MEMUTUSKAN

Menetapkan :
Menetapkan :

1. Menetapkan Pedoman Tesis sebagaimana terlampir dalam keputusan ini.
2. Pedoman Tesis ini harus menjadi rujukan bagi mahasiswa Program Studi Magister

Pendidikan Dasar FKIP UMK dalam menyusun tesis.
3. Pedoman Tesis ini harus menjadi rujukan bagi dosen Program Studi Magister

Pendidikan Dasar FKIP UMK dalam membimbing mahasiswa menyusun tesis.
4. Segala biaya yang timbul akibat dari ditetapkannya keputusan ini diatur dengan

Keputusan Dekan tentang Biaya Administrasi Penyusunan Tesis.
5. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di

kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

SALINAN: Keputusan ini disampaikan Ditetapkan di : Kudus :K
kepada: Pada tanggal :2

1. Rektor Universitas Muria Kudus Dekan Ttd.
2. Kepala BAAK Universitas Muria Dr. Slamet Utomo, M. Pd.
NIP.196212191987031015
Kudus
3. Kepala BAU Universitas Muria Kudus
4. Ketua Program Studi di lingkungan

FKIP Universitas Muria Kudus
5. Arsip

Disalin sesuai dengan aslinya Wakil
Dekan I

Dr. Sri Utaminingsih, M. Pd.
NIIDN

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

DAFTAR ISI i
ii
Halaman Judul................................................................................................................ ii
Halaman Penerbitan ...................................................................................................... iv
Kata Pengantar............................................................................................................... v
Keputusan Dekan FKIP tentang Pedoman Tesis ............................................................ viii
Salinan Keputusan Dekan FKIP tentang Pedoman Tesis................................................ 2
Daftar Isi ....................................................................................................................... 2
PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) ..................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 2
1.1 Pengertian............................................................................................................... 2
1.2 Tujuan Penulisan Tesis ............................................................................................. 2
1.3 Persyaratan Akademik dan Administrasi ................................................................ 3
3
1.3.1 Persyaratan Akademik................................................................................ 4
1.3.2 Persyaratan Administrasi ........................................................................... 4
1.4 Evaluasi Proses Penyusunan Tesis .......................................................................... 4
BAB II PENGAJUAN DAN PENETAPAN TOPIK SERTA PEMBIMBING TESIS ..................... 5
2.1 Pengajuan dan Penetapan Topik Tesis ................................................................... 6
2.2 Pembibingan Tesis .................................................................................................. 6
BAB III PROSES PEMBIMBINGAN TESIS.......................................................................... 6
BAB IV PROSES SEMINAR PROPOSAL DAN UJIAN TESIS ................................................ 6
4.1 Seminar Proposal Tesis ........................................................................................... 8
4.1.1 Pengajuan Seminar Proposal .................................................................... 8
4.1.2 Pelaksanaan Seminar Ujian Proposal Tesis............................................... 8
4.1.3 Kelulusan Seminar Proposal Tesis............................................................. 8
4.1.4 Seminar Hasil. ........................................................................................... 9
4.2 Ujian Tesis............................................................................................................... 10
4.2.1 Pengajuan Ujian Tesis ............................................................................... 11
4.2.2 Pelaksanaan Ujian Tesis ............................................................................ 11
4.2.3 Kelulusan Ujian Tesis................................................................................. 11
4.2.4 Revisi Tesis ................................................................................................ 12
4.2.5 Sanksi ........................................................................................................ 20
4.2.6 Lain- lain.................................................................................................... 21
4.2.7 Laporan Tesis ............................................................................................ 23
PEDOMAN PENULISAN TESIS ................................................................................. 23
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 34
BAB II Sistimatika Proposal Tesis .......................................................................................
2.1 Sistimatika Proposal Tesis Penelitian Kuantitatif....................................................
2.2 Sistimatika Proposal Tesis Penelitian Kualitatif ......................................................

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

2.3 Sistimatika Proposal Tesis Penelitian Kajian Pustaka ............................................. 38
2.4 Sistimatika Proposal Tesis Penelitian Pengembangan............................................ 43
BAB III. Sistimatika Laporan Tesis .................................................................................. 51
3.1 Sistimatika Tesis Penelitian Kuantitatif.................................................................... 51
53
3.1.1 Bagian Awal............................................................................................... 53
3.1.1.1 Halaman Sampul ........................................................................ 53
3.1.1.2 Halaman Logo ............................................................................ 53
3.1.1.3 Halaman Judul............................................................................ 53
3.1.1.4 Halaman Persetujuan................................................................. 54
3.1.1.5 Halaman Pengesahan................................................................. 54
3.1.1.6 Prakata ....................................................................................... 54
3.1.1.7 Abstrak ....................................................................................... 54
3.1.1.8 Daftar Isi..................................................................................... 55
3.1.1.9 Daftar Tabel ............................................................................... 55
3.1.1.10 Daftar Gambar ........................................................................... 55
3.1.1.11 Daftar Lampiran ......................................................................... 55
3.1.1.12 Daftar..... (tanda-tanda lain) ...................................................... 55
56
3.1.2 Bagian Inti..................................................................................................... 56
3.1.2.1 Bab I Pendahuluan .............................................................................. 56
3.1.2.1.1 Latar Belakangan Masalah .......................................................... 57
3.1.2.1.2 Rumusan Masalah ....................................................................... 57
3.1.2.1.3 Tujuan Penelitian......................................................................... 57
3.1.2.1.4 Manfaat Penelitian ...................................................................... 57
3.1.2.1.5 Ruang Lingkup Penelitian ............................................................ 58
3.1.2.1.6 Definisi Operasional .................................................................... 58
3.1.2.2 Bab II Kajian Pustaka ........................................................................... 59
3.1.2.2.1 Kajian Teori.................................................................................. 59
3.1.2.2.2 Kajian Penelitian Sebelumnya ..................................................... 59
3.1.2.2.3 Kerangka Berpikir ........................................................................ 60
3.1.2.2.4 Hipotesis Penelitian..................................................................... 60
3.1.2.3 Bab III Metode Penelitian .................................................................. 61
3.1.2.3.1 Rancangan Penelitian .................................................................. 61
3.1.2.3.2 Populasi dan Sampel ................................................................... 62
3.1.2.3.3 Pengumpulan Data ...................................................................... 62
3.1.2.3.4 Instrumen Penelitian ................................................................... 63
3.1.2.3.5 Analisis Data ................................................................................ 63
3.1.2.4 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan .........................................
3.1.2.4.1 Hasil Penelitian ............................................................................

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

3.1.2.4.2 Pembahasan ................................................................................ 63
65
3.1.2.5 Bab V Simpulan dan Saran ............................................................... 65
65
3.1.2.5.1 Simpulan...................................................................................... 66
66
3.1.2.5.2 Saran............................................................................................ 66
66
3.1.3 Bagian Akhir ................................................................................................. 67
67
3.1.3.1 Daftar Pustaka........................................................................................ 69
69
3.1.3.2 Lampiran – lampiran .............................................................................. 69
69
3.2 Sistematika Tesis Penelitian Kualitatif ..................................................................... 70
70
3.2.1 Bagian Awal ................................................................................................ 70
71
3.2.2 Bagian Inti .................................................................................................... 71
72
3.2.2.1 Bab 1 Pendahuluan ............................................................................. 72
73
3.2.2.2 Bab II Kajian Pustaka ........................................................................... 73
73
3.2.2.3 Bab III Metode Penelitian ................................................................... 74
75
3.2.2.3.1 Rancangan Penelitian ................................................................. 75
76
3.2.2.3.2 Data dan Sumber Data ................................................................ 76
76
3.2.2.3.3 Pengumpulan Data .................................................................... 77
77
3.2.2.3.4 Analisis Data .................................................................... 77
78
3.2.2.4 Bab IV Hasil dan Pembahasan............................................................. 78
78
3.2.2.4.1 Hasil Penelitian ............................................................................ 79
79
3.2.2.4.2 Pembahasan ................................................................................

3.2.2.5 Bab V Simpulan dan Saran ..................................................................

3.2.3 Bagian Akhir .................................................................................................

3.2.3.1 Daftar Pustaka.....................................................................................

3.2.3.2 Lampiran .............................................................................................

3.3 Sistematika Tesis Penelitian Penelitian Kajian Pustaka ...........................................

3.3.1 Bagian Awal ...............................................................................................

3.3.2 Isi Bagian Inti ..............................................................................................

3.3.2.1 Bab 1 Pendahuluan ............................................................................................

3.3.2.1.1 Latar Belakang Masalah ..............................................................

3.3.2.1.2 Rumusan Masalah .......................................................................

3.3.2.1.3 Tujuan Kajian ...............................................................................

3.3.2.1.4 Manfaat Kajian ............................................................................

3.3.2.1.5 Metode Kajian .............................................................................

3.3.2.1.6 Definisi Istilah ..............................................................................

3.3.2.2 Bab II Kajian Pustaka ..........................................................................................

3.3.2.3 Bab III s.d IV .....................................................................................................

3.3.2.4 Bab V Simpulan dan Saran .................................................................................

3.3.3 Bagian Akhir .......................................................................................................

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

3.3.3.1 Daftar Pustaka.................................................................................................... 79
3.3.3.2 Lampiran ............................................................................................................ 79
3.4 Sistematika Tesis Penelitian Pengembang............................................................... 80
3.4.1 Bagian Awal........................................................................................................ 82
3.4.2 Bagian Inti .......................................................................................................... 82
3.4.2.1 Bab 1 Pendahuluan ............................................................................................ 82
82
3.4.2.1.1 Latar Belakang Masalah ................................................................... 83
3.4.2.1.2 Identifikasi Masalah ......................................................................... 83
3.4.2.1.3 Cakupan Masalah............................................................................. 83
3.4.2.1.4 Rumusan Masalah............................................................................ 83
3.4.2.1.5 Tujuan Penelitian ............................................................................. 83
3.4.2.1.6 Manfaat Penelitian........................................................................... 84
3.4.2.1.7 Spesifikasi Produk ............................................................................ 84
3.4.2.1.8 Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan ...................................... 85
3.4.2.2 Bab II Kajian Pustaka .......................................................................................... 85
3.4.2.2.1 Kajian Pustaka .................................................................................. 85
3.4.2.2.2 Kerangka Berfikir.............................................................................. 85
3.4.2.2.3 Hipotesis........................................................................................... 85
3.4.2.3 Bab III Metode Penelitian .................................................................................. 86
3.4.2.3.1 Desain Penelitian ............................................................................. 86
3.4.2.3.2 Prosedur Penelitian.......................................................................... 88
3.4.2.3.3 Sumber Data dan Jenis Data Penelitian .......................................... 86
3.4.2.3.4 Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 87
3.4.2.3.5 Instrumen Penelitian ....................................................................... 87
3.4.2.3.6 Teknik Analisis Data ......................................................................... 88
3.4.2.4 Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan .......................................................... 88
3.4.2.5 Bab V Simpulan dan Saran ................................................................................. 88
3.4.2.6 Simpulan ............................................................................................................ 88
3.4.2.7 Implikasi ............................................................................................................ 89
3.4.2.8 Saran .................................................................................................................. 89
3.4.3 Isi Bagian Akhir................................................................................................... 89
3.4.3.1 Daftas Pustaka ................................................................................................... 89
3.4.3.2 Lampiran ............................................................................................................
91
BAGIAN VI TEKNIK PENULISAN TESIS .............................................................................
91
4.1 Tata Tulis Tesis ..................................................................................................
92
4.2 Cara Penulisan Judul Bab dan Subjudul Bab .....................................................
94
4.3 Cara Merujuk.....................................................................................................

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

4.4 Cara Menulis Daftar Pustaka............................................................................. 96
4.5 Tabel dan Gambar............................................................................................. 102
4.6 Penulisan Tabel ................................................................................................. 102
4.7 Penyajian Gambar............................................................................................. 104
4.8 Bahasa dan Tanda Baca..................................................................................... 105
105
4.8.1 Penggunaan Bahasa ................................................................................. 106
4.8.2 Penulisan Tanda Baca .............................................................................. 107
4.9 Pengetikan dan Penjilidan.................................................................................. 107
4.9.1 Pengetikan ............................................................................................. 108
4.9.2 Penjilidan................................................................................................ 109
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 110
Lampiran-lampiran.........................................................................................................

vi | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS)
PENYUSUNAN TESIS

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2021

1 | PedomanPenulisanTesis

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Pengertian

Tesis adalah suatu karya ilmiah atau karya akademik berdasarkan suatu

kegiatan penelitian mandiri yang dilakukan oleh mahasiswa dibawah

bimbingan dosen pembimbing, untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam

menyelesaikan jenjang pendidikan strata dua (S2). Tesis disusun berdasarkan

hasil penelitian yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Mengungkapkan permasalahan yang jelas.
2. Memenuhi kaidah metodologi penelitian, ketajaman penalaran dan

kedalaman penguasaan teori
3. Mengungkapkan fakta-fakta atau fenomena secara objektif.
4. Memiliki aspek kebaruan dan kemutakhiran dalam bidang ilmu

Tesis dituangkan dalam bentuk laporan dengan mengikuti tata tulis ilmiah
yang telah ditentukan dan dipertanggungjawabkan di hadapan dewan penguji
tesis.

1.2Tujuan Penulisan Tesis

Tujuan penulisan tesis adalah agar mahasiswa mampu: dasar
1. Membentuk sikap mental ilmiah;
2. Menghargai hak atas kekayaan intelektual (HAKI);
3. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah pendidikan

berdasarkan rasional tertentu yang dinilai penting dan bermanfaat;
4. Melaksanakan penelitian mulai dari penyusunan rancangan,

pelaksanaan, seminar hasil dan ujian tesis sampai dengan penulisan

laporan penelitian dalam bentuk naskah tesis;
5. Melaksanakan kajian secara kuantitatif dan atau kualitatif dan menarik

kesimpulan yang jelas serta mampu merekomendasikan hasil

penelitian kepada pihak yang berkepentingan;

1.3 Persyaratan Akademik dan Administrasi
Dalam bagian ini akan dijelaskan tentang (1) persyaratan akademik, dan (2)
persyaratan administrasi.

1.3.1Persyaratan Akademik
Persyaratan akademik yang harus dipenuhi mahasiswa yang akan

menyusun tesis adalah sebagai berikut.
1. Telah menyelesaikan semua mata kuliah yang ditentukan oleh
program studi saat akan ujian tesis;

2 | PedomanPenulisanTesis

2. Tidak memiliki nilai E;
3. IPK minimal 3,00;

1.3.2Persyaratan Administrasi
Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi mahasiswa yang akan

menyusun tesis sebagai berikut ini.
1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif;
2. Input tesis pada kartu rencana studi (KRS) yang berlaku selama 3
semester;
3. Bagi mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan tesis dalam enam
semester, wajib Input ulang tesis dan membayar biaya administrasi
tesis secara penuh.

1.4 Evaluasi Proses Penyusunan Tesis
Jangka waktu proses penulisan tesis selama tiga (3) semester terhitung

dari mahasiswa yang bersangkutan daftar ulang (her registrasi) semester tiga
dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Jika dalam waktu 2 (dua) semester mahasiswa belum bisa
menyelesaikan tesis, mahasiswa diberi peringatan tertulis untuk
menyelesaikan tesis dari waktu yang tersisa (dua semester).

2. Apabila dalam waktu 4 semester mahasiswa belum dapat
menyelesaikan tesis, mahasiswa diharuskan melakukan registrasi dan
memproses ulang, dengan ketentuan:
a. mahasiswa dibimbing oleh dosen pembimbing yang sama atau
dibimbing oleh dosen pembimbing baru;
b. judul atau tema tesis yang telah diajukan boleh diteruskan atau
diganti dengan persetujuan dosen pembimbing dan seizin ketua
program studi.

3 | PedomanPenulisanTesis

BAB II
PENGAJUAN DAN PENETAPAN TOPIK SERTA

PEMBIMBING TESIS

2.1 Pengajuan dan Penetapan Topik Tesis
Prosedur pengajuan dan penetapan topik dan pembimbing tesis sebagai
berikut.
1. Pengajuan judul tesis pada akhir semester satu
2. Mahasiswa mengajukan minimal 3 (tiga) topik tesis dan dosen
pembimbing ke komisi tesis
3. Topik tesis sesuai dengan bidang keilmuan program studi.
4. Topik yang diajukan akan diseleksi oleh komisi tesis dan dimintakan
persetujuan pada ketua program studi.
5. Mahasiswa yang topik tesisnya tidak diterima harus mengajukan topik
tesis baru.
6. Pengubahan topik tesis dalam proses bimbingan harus mendapatkan
persetujuan komisi tesis
7. Pengajuan judul penelitian disertai garis besar isi rancangan tesis

2.2 Pembimbing Tesis
1. Pembimbing tesis terdiri dari 2 (dua) orang dosen: Pembimbing I dan
Pembimbing II.
2. Mahasiswa berhak mengajukan dosen pembimbing tesis.
3. Pengajuan pada butir 2 (dua) akan dijadikan pertimbangan oleh komisi
tesis dan ketua program studi untuk menetapkan dosen pembimbing.

4 | PedomanPenulisanTesis

BAB III
PROSES PEMBIMBINGAN TESIS

1. Proses pembimbingan dimulai setelah Surat Keputusan (SK) Dosen
Pembimbing Tesis diterbitkan.

2. Mahasiswa membuat proposal tesis dibawah bimbingan Pembimbing I dan
II.

3. Pembimbing I dan II bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses
pembimbingan tesis.

4. Proposal tesis diseminarkan di hadapan dewan penguji seminar proposal
tesis.

5. Dalam proses penyusunan tesis, mahasiswa wajib berkonsultasi rutin
minimal 8 (delapan) kali dengan masing-masing pembimbing.

6. Setiap kali melakukan konsultasi pembimbingan tesis, mahasiswa wajib
mengisi Berita Acara Bimbingan Tesis yang ditandatangani oleh
pembimbing dan mahasiswa yang bersangkutan (Lembar Berita Acara
Bimbingan Tesis Terlampir).

5 | PedomanPenulisanTesis

BAB IV
PROSES SEMINAR PROPOSAL DAN SEMINAR HASIL

SERTA UJIAN TESIS

4.1Seminar Proposal Tesis
4.1.1 Pengajuan Seminar Proposal Tesis

1. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan seminar proposal tesis
apabila proses pembimbingan proposal tesis telah dinyatakan
selesai dengan ditandatanganinya Lembar Persetujuan Pengajuan
Seminar Ujian proposal tesis oleh Dosen Pembimbing I dan II.

2. Mahasiswa menyerahkan 3 (tiga) bendel proposal tesis dan print
out bahan presentasi proposal tesis kepada komisi tesis program
studi saat mendaftar ujian melalui sekretariat Program Studi
Magister Pendidikan Dasar

4.1.2 Pelaksanaan Seminar Proposal Tesis
1. Seminar proposal tesis dilaksanakan maksimal 1 jam (60 menit)
setiap mahasiswa.
2. Pada saat seminar proposal tesis mahasiswa wajib memakai
pakaian atas putih dan bawahan hitam, jas almamater, dan
bersepatu formal.
3. Mahasiswa dalam mempresentasikan proposal tesis wajib
menggunakan multimedia dengan durasi waktu maksimal 20 menit.
4. Seminar proposal tesis dilaksanakan di ruang ujian Program Stdudi
Magister Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muria Kudus dan dapat dihadiri minimal 5 mahasiswa.
5. Semua yang hadir dalam seminar proposal tesis menjaga
ketenangan, ketertiban dan kelancaran ujian.
6. Setiap mahasiswa diuji oleh 3 (dosen) dosen penguji yang
ditentukan oleh ketua program studi.
7. Setiap penguji mendapatkan waktu maksimal 20 menit, ketua
penguji berhak mengingatkan anggota penguji yang melampaui
batas waktu yang disediakan.
8. Penguji yang berhalangan hadir wajib memberitahu minimal sehari
sebelum pelaksanaan ujian.
9. Apabila dosen penguji tidak hadir ketika seminar proposal tesis
maka diganti oleh penguji lain yang ditunjuk oleh ketua program
studi.
10. Penilaian seminar proposal tesis mencakupi 4 (empat) aspek, yaitu

6 | PedomanPenulisanTesis

judul, naskah proposal tesis, penggunaan bahasa, dan penampilan

dalam ujian, dengan rincian berikut ini.

NO. ASPEK PENILAIAN NILAI
1 JUDUL (16) MAKSIMAL

1. Mencerminkan isi 4

2. Pemilihan kata 4

3. Menarik 4

4. Orisinal 4

2 ISI PROPOSAL TESIS (44) 8
1. Kekinian masalah (up to date) 5
2. Keselasaran dengan judu 10
3. Latar belakang masalah, rumusan, tujuan,
kegunaan, ruang lingkup, dan definisi 10
operasional 5
4. Kajian pustaka dan hipotesis (kalau ada) 6
5. Metode penelitian
6. Kepustakaan

3 PENGGUNAAN BAHASA (10) 10
Penggunaan bahasa yang baik, dan benar
10
4 PENAMPILAN DALAM UJIAN (30) 10
a. Penguasaan materi 10
b. Penguasaan metodologi 100
c. Kemampuan argumentasi
JUMLAH

11. Nilai proposal seminar tesis mengikuti kisaran berikut.

85 – 100 A

75 – 84 AB

67 – 74 B

61 – 66 BC

55 – 60 C

45 – 54 CD

35 – 44 D

0 – 34 E

12. Kelulusan seminar proposal tesis diumumkan pada saat
berakhirnya seminar proposal tesis.

7 | PedomanPenulisanTesis

4.1.3 Kelulusan Seminar Proposal Tesis
Mahasiswa dinyatakan lulusseminar proposal tesis apabila mendapat

minimal nilai B.
a. Mahasiswa yang lulus seminar proposal tesis dapat melanjutkan

penelitiannya.
b. Mahasiswa yang tidak lulus seminar proposal tesis diharuskan

mengulang seminar proposal tesis.
c. Mahasiswa dinyatakan tidak lulus seminar proposal tesis, apabila:

1. Tidak menguasai materi, teori, dan metode penelitian.
2. Tidak dapat mengemukakan pendapatnya
3. Diketahui proposal tesis mahasiswa yang bersangkutan tidak orisinal

dan atau terindikasi plagiat
d. Mahasiswa yang tidak lulus seminar tesis karena poin c. 1) dan 2).

mengulang ujian seminar proposal dengan mendaftar ulang dan
dikenakan biaya administrasi tahap awal.
e. Mahasiswa yang tidak lulus seminar proposal tesis karena poin c. 3).
mengulang proses penulisan proposal dari awal dan dikenai biaya
administrasi tahap awal

4.1.4 Seminar Hasil Tesis
1. Seminar hasil dilakukan setelah melalukan penelitian
2. Setelah mendapat persetujuan dosen pembibing, mahasiswa dapat
mengajukan seminar hasil
3. Seminar hasil dapat berbentuk focus grup discation (FGD)
4. Seminar hasil dihadiri dosen pembibing dan minimal 10 mahasiswa
5. Mahsiswa menyampaikan hasil penelitian tesis kurang lebih 30
menit
6. Tanya jawab tentang hasil tesis 60 menit

4.2. Ujian Tesis
4.2.1 Pengajuan Ujian Tesis

1. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan ujian tesis apabila
proses pembimbingan tesis telah dinyatakan selesai dengan
ditandatanganinya Lembar Persetujuan Ujian Tesis oleh Pembimbing
I dan II.

2. Mahasiswa menyerahkan 4 (empat) bendel tesis dan print out bahan
presentasi tesis kepada ketua program studi saat mendaftar ujian
melalui sekretariat fakultas.

3. Mahasiswa melunasi biaya administrasi tesis di sekretariat Program
Studi Magister Pendidikan Dasar

8 | PedomanPenulisanTesis

4. Mahasiswa menyerahkan surat keterangan dari perpustakaan
program studi bahwa yang bersangkutan telah mengumpulkan
proposal tesis.

5. Tesis yang akn diujikan sudah di lakukan turnitin, batas yang ditolerir
maksimal 20%

6. Tesis telah didesiminasi pada seminar internasional
7. Tesis telah Publikasi pada Prosiding Internasional terindeks Scopus

4.2.2 Pelaksanaan Ujian Tesis
1. Ujian tesis dilaksanakan maksimal 1,5 jam (90 menit) setiap
mahasiswa.
2. Saat ujian tesis mahasiswa wajib memakai seragam fakultas, jas
almamater, dan bersepatu formal.
3. Mahasiswa dalam mempresentasikan tesis wajib menggunakan
multimedia dengan durasi waktu maksimal 20 menit.
4. Ujian tesis dilaksanakan di ruang ujian Program Studi Magister
Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Muria Kudus dan dapat dihadiri oleh mahasiswa.
5. Semua yang hadir dalam ujian tesis wajib menjaga ketenangan,
ketertiban dan kelancaran ujian.
6. Setiap mahasiswa diuji oleh 4 (empat) dosen penguji yang
ditentukan oleh ketua program studi.
7. Setiap penguji mendapatkan waktu maksimal 20 menit, ketua
penguji berhak mengingatkan anggota penguji yang melampaui
batas waktu yang disediakan.
8. Penguji yang berhalangan hadir wajib memberitahu minimal sehari
sebelum pelaksanaan ujian.
9. Apabila dosen penguji tidak hadir ketika ujian tesis maka diganti oleh
penguji lain yang ditunjuk oleh ketua program studi.
10. Penilaian ujian tesis mencakupi 4 (empat) aspek, yaitu judul, naskah
tesis, penggunaan bahasa, dan penampilan dalam ujian, dengan
rincian berikut ini.

9 | PedomanPenulisanTesis

NO ASPEK PENILAIAN NILAI
1 JUDUL (16) MAKSIMAL

a. Mencerminkan isi 4
b. Pemilihan kata 4
c. Menarik 4
d. Orisinal 4
2 ISI NASKAH TESIS (44)
a. Kekinian masalah (up to date) 8
b. Keselasaran dengan judul 5
c. Keruntutan pemaparan ide 10
d. Ketajaman analisis/pembahasan 10
e. Ketepatan saran 5
f. Kepustakaan 6
3 PENGGUNAAN BAHASA (10)
Penggunaan bahasa yang baik, dan benar 10

4 PENAMPILAN DALAM UJIAN (30) 10
a. Penguasaan materi 10
b. Penguasaan metodologi 10
c. Kemampuan argumentasi 100
JUMLAH

11. Nilai ujian tesis mengikuti kisaran berikut

85 – 100 A
75 – 84 AB
67 – 74 B
61 – 66 BC
55 – 60 C
45 – 54 CD
35 – 44 D
0 – 34 E

12. Nilai ujian tesis diumumkan pada saat berakhirnya ujian

4.2.3 Kelulusan Ujian Tesis
1. Nilai batas lulus ujian tesis adalah C.
2. Kategori kelulusan ujian tesis diatur sebagai berikut.
a. lulus tanpa revisi;
b. lulus dengan revisi.

10 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

3. Mahasiswa dinyatakan tidak lulus ujian tesis apabila:
a. tidak menguasai materi, teori, dan metode penelitian
b. tidak bisa mengemukakan pendapatnya;
c. diketahui bahwa tesis tersebut tidak orisinil dan atau plagiat

4.2.4 Revisi Tesis
1. Batas waktu revisi tesis maksimal 1 (satu) bulan. Jika lebih dari satu
bulan maka mahasiswa harus mengulang ujian dan dikenai biaya
tahap akhir adminsitrasi tesis.
2. Revisi tesis dilakukan dengan mengikuti tata cara sebagai berikut.
a. Mahasiswa melakukan revisi tesis pasca ujian tesis dibawah
bimbingan dosen pembimbing dengan menunjukkan masing-
masing bagian tesis yang disarankan semua dosen penguji untuk
direvisi
b. Setelah proses revisi dibawah bimbingan dosen pembimbing
berlangsung, mahasiswa menunjukkan hasil revisi dari tiap-tiap
bagian tesis yang disarankan semua dosen penguji untuk direvisi
sebelum meminta tanda tangan pengesahan semua dosen penguji
c. Dosen penguji berhak tidak memberikan tanda tangan
pengesahan, jika mahasiswa yang bersangkutan tidak bisa
menunjukkan hasil revisi dari tiap-tiap bagian tesis yang
disarankan semua dosen penguji untuk direvisi
d. Materi revisi tidak boleh menyimpang dari rekomendasi saat
ujian tesis. Apabila menyimpang kaprodi berhak mengambil alih
kewenangan pengesahan.

4.2.5 Sanksi
Mahasiswa yang tidak lulus ujian tesis wajib:
1. Melakukan daftar ulang ujian tesis;
2. Membayar biaya administrasi ujian tesis sesuai ketentuan yang
berlaku;
3. Mengulang seluruh proses penulisan tesis apabila terbukti
melakukan plagiatisme atau tidak lulus ujian tesis sampai 2 (dua)
kali.

4.2.6 Lain-lain
1. Hal-hal yang belum tercantum dalam pasal-pasal di atas akan
diputuskan oleh program studi

11 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

4.2.7 Laporan Tesis
Bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus wajib segera:
1. Menyerahkan 2 (dua) buah tesis dengan hard cover warna biru;
2. Menyerahkan satu buah soft copy (CD) dengan format MS Word dan
PDF yang berisi naskah tesis lengkap, abstrak, dan artikel;
3. Tesis dan CD diserahkan ke sekretariat Program Magister Pendidikan
Dasar FKIP Universitas Muria Kudus dan Perpustakaan Pusat UMK.

12 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

13 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

14 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

15 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

16 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

17 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

18 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

19 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

PEDOMAN PENULISAN TESIS

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2020

20 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

BAGIAN I
PENDAHULUAN

Mahasiswa Program Studi (S2) Fakultas Kerguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Muria (FKIP UMK) pada akhir studi diwajibkan
menulis tesis sebagai karya ilmiah untuk syarat memperoleh gelar magister
(S2) dalam bidang studi yang ditekuninya. Tesis dapat ditulis berdasarkan
objek penelitian lapangan, objek penelitian kajian pustaka, atau objek
penelitian kelas atau sekolah

Penelitian lapangan adalah jenis penelitian yang berorientasi pada
pengumpulan data empiris di lapangan. Ditinjau dari pendekatan yang
digunakan, penelitian lapangan ini dapat dibedakan menjadi dua macam,
yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

Penelitian kuantitatif, pada dasarnya adalah penelitian untuk
menguji teori, bisa berupa verifikasi (pembenaran) maupun falsifikasi
(menyalahkan) dengan dukungan data empiris. Umumnya penelitian ini
menggunakan pendekatan deduktif-induktif, artinya pendekatan yang
berangkat dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, menguji hasil
penelitian sebelumnya. Sedangkan penelitian kualitatif adalah penelitian
yang bertujuan untuk mengungkap gejala secara holistik-kontekstual
melalui dengan latar alamiah (karena itu sering dikatakan sebagai
naturalistik), oleh karena itu instrumen utamanya adalah peneliti.
Penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan
analisis dengan pendekatan induktif, untuk itu proses dan makna
(perspektif subyek) lebih dominan. Dalam pelaporannya penelitian
kualitatif lebih mengemukakan bentuk narasi kreatif yang memberikan
pemaknaan yang lebih dalam pada setiap perolehan data oleh karena itu
kreativitas peneliti akan lebih memperkaya dalam pemaknaan sebagai
salah satu ciri dan kekuatan penelitian kualitatif.

Penelitian kajian pustaka adalah penelitian yang dilaksanakan untuk
memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada
pengkajian kritis dan mendalam terhadap bahan- bahan pustaka yang
relevan. Penelitian semacam ini biasanya dilakukan dengan cara

21 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

mengumpulkan data atau informasi dengan cara baru dan/atau keperluan
baru. Dalam hal ini, bahan-bahan pustaka itu di perlukan sebagai sumber
ide untuk penggalian pemikiran atau gagasan baru, sebagai bahan dasar
untuk malakukan deduksi dari pengetahuan yang telah ada sehingga
kerangka teori baru dapat dikembangkan, atau untuk mengembangkan
upaya pemecahan masalah.

Penelitian pengembangan atau dalam bahasa inggrisnya Research
and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk
menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut.
Untuk dapat menghasilkan produk tertentu digunakan penelitian yang
bersifat analisis kebutuhan dan untuk menguji keefektifan produk tersebut
supaya dapat berfungsi di masyarakat luas, maka diperlukan penelitian
untuk menguji keefektifan produk tersebut.

22 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

BAGIAN II
SISTEMATIKA PROPOSAL TESIS

Tesis dalam pedoman ini dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu
tesis berdasarkan hasil: (1) penelitian lapangan (kuantitatif dan kualitatif); (2)
kajian pustaka; dan (3) penelitian pengembangan. Bagian ini memuat
sistematika proposal tesis berdasarkan masing-masing macam penelitian
tersebut.

Sebagaimana karakteriktik penelitian ilmiah, sebelum dilakukan
penulisan tesis perlu disusun proposal penulisan tesis. Hal ini dikandung
maksud menjadi rancangan sebelum melakukan penelitian. Isi dan sistematika
proposal tesis pada dasarnya hampir sama dengan Bab I – Bab III pada tesis.
Perbedaannya adalah pada proposal berisi rancangan kegiatan yang akan
dilakukan (bersifat will/akan), sedangkan pada tesis berisi kegiatan yang telah
dilakukan (past/telah).

2.1. Sistematika Proposal Tesis Penelitian Kuantitatif
Isi dan sistematika proposal tesis penelitian kuantitatif terbagi atas tiga bagian

utama, yaitu bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir. Setiap bagian dapat

dirinci sebagai berikut ini.

Bagian Awal

Bagian awal ini mencakupi hal-hal sebagai berikut ini.

Halaman Judul (Cover)

Halaman Persetujuan (Advisors’ Approval)

Halaman Pengesahan (Examiners’ Approval)

Abstrak (Abstract)

Daftar Isi (Table of Contents)

Daftar Tabel (List of Tables)

Daftar Gambar (List of Figures)

Daftar Lampiran (List of Appendices)

23 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

Bagian Inti
Bagian inti ini mencakup hal-hal sebagai berikut ini.

BAB I PENDAHULUAN (CHAPTER I INTRODUCTION)
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Rumusan Masalah (Background of the Research)
1.3 Tujuan Penelitian (Statement of the Problem)
1.4 Manfaat Penelitian (Objective of the Research)
1.5 Ruang Lingkup Penelitian (Significance of the Research)
1.6 Definisi Operasional Variabel (Scope of the Research)
(Operational Definition Variable)

BAB II KAJIAN PUSTAKA (CHAPTER II REVIEW TO RELATED
LITERATURE)
2.1 Kajian tentang variabel (Judul sub bab 2.1 disesuaikan variabel
penelitian yang diteliti)
(Review of Previous Research)
2.2 Penelitian Relevan (Theoretical Framework)
2.3 Kerangka Berpikir (Hypothesis)
2.4 Hipotesis/Asumsi Penelitian

BAB III METODE PENELITIAN (CHAPTER III METHOD OF THE

3.1 Rancangan Penelitian RESEARCH)
3.2 Populasi dan Sampel
3.3 Teknik Pengumpulan Data (Design of the Research)
3.4 Instrumen Penelitian (Population and Sample)
3.5 Analisis Data (Data Collecting Technique)
(Instrument of the Research)
(Data Analysis)

Bagian Akhir (REFERENCES)
DAFTAR PUSTAKA (APPENDICES)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

2.1.1 Isi Bagian Awal
Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang unsur-unsur dari

bagian awal proposal tesis yang telah disebutkan di atas, maka berikut ini

diuraikan isi yang terkandung dalam setiap unsur tersebut.

24 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

2.1.1.1 Halaman Judul
Halaman sampul secara berurutan dari atas berisi (1) logo Universitas

Muria Kudus; (2) judul proposal tesis secara lengkap; (3) nama; (4) nomor
induk mahasiswa (NIM); dan (5) nama lengkap program studi, fakultas,
universitas dan waktu (tahun) seminar ujian tesis. Semua huruf dicetak dengan
huruf kapital dengan jenis huruf Times New Roman 12. Komposisi huruf dan
tata letak setiap bagian diatur simetris- tengah, rapi dan dengan ukuran yang
standar (Lampiran 1).

2.1.1.2 Halaman Persetujuan
Halaman persetujuan memuat persetujuan para pembimbing proposal

tesis. Hal-hal yang dicantumkan dalam halaman persetujuan pembimbing ini
mencakupi (1) teks: proposal tesis oleh (nama mahasiswa dan NIM) ini telah
disetujui untuk diseminarkan; (2) nama lengkap dan nomor induk pegawai
(NIP/NIDN) Pembimbing I serta Pembimbing II; dan (3) mengetahui kaprodi:
nama lengkap dan nomor induk pegawai negeri/swasta (NIP/NIDN).

2.1.1.3 Halaman Pengesahan
Halaman pengesahan proposal tesis memuat pengesahan para penguji

dan prodi. Pengesahan ini diberikan setelah diadakan revisi isi tesis oleh
mahasiswa yang bersangkutan sesuai dengan saran-saran yang diberikan oleh
penguji pada saat berlangsungnya ujian proposal tesis. Di dalam lembar
persetujuan dosen penguji ini terdapat tanggal, bulan, tahun dilaksanakannya
ujian, tanda tangan, nama lengkap, dan NIP atau NIDN.

2.1.1.4 Abstrak
Abstrak proposal tesis berisi tujuan penelitian, teori dan metode

penelitian, serta rancangan analisis data

2.1.1.5 Daftar Isi
Di dalam halaman daftar isi dimuat bab, subbab, dan sub-subbab yang

disertai dengan nomor halaman tempat pemuatannya di dalam teks. Semua
judul bab diketik dengan huruf kapital, sedangkan subbab dan sub-subbab
hanya huruf awalnya saja yang diketik dengan huruf kapital. Daftar isi

25 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

menggambarkan garis besar organisasi keseluruhan isi proposal tesis.

2.1.1.6 Daftar Tabel
Halaman daftar tabel memuat nomor tabel, judul tabel serta nomor

halaman untuk setiap tabel. Judul tabel harus sama dengan yang terdapat di
dalam teks. Judul tabel yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan
spasi tunggal. Antara judul tabel yang satu dengan yang lainnya diberi jarak
dua spasi.

2.1.1.7 Daftar Gambar
Pada halaman daftar gambar dicantumkan nomor gambar, judul gambar,

dan nomor halaman tempat pemuatannya dalam teks. Judul gambar yang
memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi tunggal. Antara judul
gambar yang satu dengan yang lainnya diberi jarak dua spasi.

2.1.1.8 Daftar Lampiran
Daftar lampiran memuat nomor lampiran, judul lampiran serta halaman

tempat lampiran itu berada. Judul lampiran yang memerlukan lebih dari satu
baris diketik dengan spasi tunggal. Antara judul lampiran yang satu dengan
yang lainnya diberi jarak dua spasi.

2.1.2 Isi Bagian Inti
Bagian inti proposal tesis terdiri atas 3 (tiga) bab, yaitu Pendahuluan,

Kajian Pustaka, Metode Penelitian. Di bawah ini adalah penjelasan setiap bab
yang ada di bagian inti.

2.1.2.1. Bab I Pendahuluan
Pendahuluan adalah bab pertama proposal tesis yang mengantarkan

pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti, untuk apa
penelitian itu dilakukan. Oleh karena itu, bab pendahuluan ini pada dasarnya
memuat (1) latar belakang masalah, (2) rumusan masalah, (3) tujuan
penelitian, (4) manfaat penelitian, (5) ruang lingkup penelitian, dan (6) definisi
operasional.

26 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

2.1.2.1.1 Latar Belakang Masalah
Bagian ini mengemukakan adanya kesenjangan antara harapan (das

Sollen) dan kenyataan (das Sein), baik kesenjangan teoretis maupun
kesenjangan praktis yang melatarbelakangi masalah yang diteliti. Di dalam
latar belakang masalah ini telah dipaparkan secara ringkas tentang teori, hasil-
hasil penelitian, simpulan seminar, dan diskusi ilmiah maupun pengalaman
ataupun pengamatan pribadi yang terkait erat dan sekaligus menjadi alasan
pokok permasalahan yang diteliti. Dengan demikian, masalah yang dipilih
untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh. Untuk itu
diperlukan data empirik yang dipertentangkan dengan teori yang ada untuk
mempertegas masalah (gap research) terutama pada peneltian yang
didasarkan pada fenomenologis gap.

2.1.2.1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat

pertanyaan-pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya. Dapat juga dikatakan
bahwa perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan
terperinci mengenai ruang lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan
identifikasi dan pembatasan masalah.

Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat, padat, jelas, dan
dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah yang baik akan
menampakkan variabel-variabel yang diteliti, jenis atau sifat hubungan antara
variabel-variabel tersebut, dan subjek penelitian. Selain itu, rumusan masalah
hendaknya dapat diuji secara empiris, dalam arti memungkinkan
dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan tersebut.

2.1.2.1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai dengan

dilakukannya penelitian terhadap masalah yang telah dikemukakan pada
bagian sebelumnya. Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu kepada isi dan
rumusan masalah penelitian. Hanya saja ada perbedaan dalam cara
merumuskannya. Jika masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan
kalimat tanya, maka rumusan tujuan penelitian dituangkan dalam bentuk
kalimat pernyataan.

27 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

2.1.2.1.4 Manfaat Penelitian
Pada bagian ini ditunjukkan manfaat atau pentingnya penelitian

terutama bagi pengembangan ilmu yang terkait dengan bidang pendidikan dan
pengajaran. Dengan kata lain, uraian dalam subbab manfaat penelitian berisi
alasan kelayakan atas masalah yang diteliti. Dari uraian dalam bagian ini
diharapkan dapat disimpulkan bahwa penelitian terhadap masalah yang dipilih
memang layak untuk dilakukan.

2.1.2.1.5 Ruang Lingkup Penelitian
Hal-hal yang dikemukakan pada bagian ini ialah bidang garapan yang

meliputi subjek dan objek penelitian. Uraian mengenai hal ini dilakukan secara
singkat karena maksud utamanya ialah untuk memberikan gambaran utuh dan
ringkas mengenai fokus penelitian. Pembahasan secara terinci akan dilakukan
dalam bagian Metode Penelitian (Bab III).

2.1.2.1.6 Definisi Operasional Variabel
Definisi operasional variabel disampaikan secara langsung, dalam arti

tidak diuraikan asal usulnya, tetapi lebih menitikberatkan pada pengertian
yang diberikan oleh peneliti. Pengertian yang disusun harus dapat
dioperasionalisasikan dengan memuat indikator - indikator dan selanjutnya
dapat dibuat kisi – kisi untuk instrumen.

Definisi operasional menjelaskan aktivitas peneliti dan variabel yang akan
diteliti. Definisi operasional adalah definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal
yang didefinisikan yang dapat diamati. Secara tidak langsung definisi
operasional itu akan menunjuk alat pengambil data yang cocok digunakan.
Contoh definisi operasional dari variabel “Prestasi Aritmatika” ialah
kompetensi dalam bidang aritmatika yang meliputi menambah, mengurangi,
mengkalikan, membagi, dan menggunakan desimal.

Penyusunan definisi operasional perlu dilakukan, karena dengan
teramatinya konsep atau konstruksi yang diselidiki, maka akan memudahkan
untuk mengukurnya. Di samping itu, membuka kemungkinan bagi orang lain
selain peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain.
2.1.2.2 Bab II Kajian Pustaka

Kajian pustaka yang terdiri kajian variabel penelitian, penelitian relevan,

28 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

kerangka berpikir dan hipotesis penelitian

2.1.2.2.1. Kajian Variabel Penelitian
Setelah masalah berhasil dirumuskan dengan baik, maka langkah

berikutnya adalah menjelaskan teori-teori yang terkait dengan variabel-
variabel yang akan diteliti dan argumentasi atas hipotesis yang diajukan.

Pemilihan bahan pustaka yang dikaji didasarkan pada dua kriteria, yakni
(1) prinsip kemutakhiran (recency) kecuali untuk penelitian historis; dan (2)
prinsip relevansi (relevance). Prinsip kemutakhiran ini penting karena ilmu
berkembang dengan cepat. Sebuah teori yang efektif pada suatu periode
mungkin sudah ditinggalkan pada periode yang lain. Dengan prinsip
kemutakhiran ini, peneliti dapat beragumentasi berdasar teori-teori yang pada
waktu itu dipandang paling representatif. Hal serupa juga berlaku terhadap
penelaahan laporan-laporan penelitian. Bahan pustaka yang dirujuk terbitan
10 tahun terakhir.

Untuk dapat memberikan detesis teoretis terhadap variabel yang diteliti,
maka diperlukan adanya kajian teori yang mendalam. Selanjutnya,
argumentasi atas hipotesis yang diajukan menuntut peneliti untuk
mengintegrasikan teori yang dipilih sebagai landasan penelitian dengan hasil
kajian mengenai temuan penelitian yang relevan. Oleh sebab itu, pembahasan
terhadap hasil-hasil penelitian itu tidak dilakukan secara terpisah dalam
subbab tersendiri. Berdasarkan detesis teoretis dan argumentasi, kemudian
dikemukakan hipotesis penelitian. Bahan-bahan kajian pustaka dapat diangkat
dari berbagai sumber seperti jurnal penelitian, disertasi, tesis, tesis, laporan
penelitian, buku teks, makalah, laporan seminar dan diskusi ilmiah, terbitan-
terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain yang diperoleh melalui
perpustakaan konvensional maupun perpustakaan virtual (internet). Harus
diupayakan kajian teoretis dan telaah terhadap temuan-temuan peneliti
didasarkan pada sumber kepustakaan primer, yaitu bahan pustaka yang isinya
bersumber pada temuan penelitian. Sumber kepustakaan sekunder dapat
dipergunakan sebagai penunjang.

Penelitian kuantitatif bersifat menguji teori oleh karena itu penyusunan
kajian teori harus kuat dan memiliki hubungan antar variabel yang jelas baik

29 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

itu dari teori maupun penelitian terdahulu. Untuk kajian teori maka variabel
dependent (bebas) dalam penelitian kuantittif dikemukakan lebih dahulu
karena variabel ini harus memberikan tautan (hubungan) dengan variabel
lainnya secara teoritis maupun hasil kajian penelitian terdahulu.

2.1.2.2.2 Kajian Penelitian Relevan
Untuk menunjukkan posisi penelitian yang dilakukan, perlu dikaji hasil- hasil
penelitian serupa yang telah dilakukan sebelumya. Kajian penelitian ini bisa
berupa hasil penelitian langsung maupun bentuk artikel dalam jurnal dengan
ketentuan untuk dapat dirujuk terbitan 5 tahun terakhir dan jumlah minimal 3
penelitian/jurnal yang relevan.

2.1.2.2.3 Kerangka Berpikir
Sebelum menetapkan hipotesis, perlu dijelaskan kerangka/alur berpikir

yang dirumuskan berdasarkan kajian teori dan penelitian yang relevan untuk
argumentasi dalam penelitian yang dilakukan. Alur berpikir didetesiskan dan
dilengkapi dalam bentuk bagan/matriks. Kerangka berpikir harus merupakan
landasan rasional untuk menyelesaikan.

2.1.2.2.4 Hipotesis Penelitian
Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap permasalahan yang

diajukan dalam penelitian. Namun tidak setiap penelitian kuantitatif memuat
hipotesis. Penelitian kuantitatif yang bersifat eksploratoris dan deskriptif tidak
membutuhkan hipotesis. Oleh karena itu, subbab hipotesis penelitian tidak
harus selalu ada dalam tesis hasil penelitian kuantitatif.

Secara prosedural hipotesis penelitian diajukan setelah peneliti
melakukan kajian pustaka, karena hipotesis penelitian adalah rangkuman dari
simpulan-simpulan teoretis yang diperoleh dari kajian pustaka. Hipotesis
merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara
teoretis dianggap paling mungkin dan paling tinggi kebenarannya. Namun
secara teknis, hipotesis penelitian dicantumkan di dalam Bab I (Bab
Pendahuluan) agar hubungan antara masalah yang diteliti dan kemungkinan
jawabannya menjadi lebih jelas. Atas dasar inilah, maka didalam latar belakang
masalah sudah harus ada paparan tentang kajian pustaka yang relevan dalam
bentuknya yang ringkas.

30 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

Rumusan hipotesis hendaknya bersifat definitif atau direksional. Artinya,
dalam rumusan hipotesis tidak hanya disebutkan adanya hubungan atau
perbedaan antar variabel, melainkan telah ditunjukkan sifat hubungan atau
keadaan perbedaan itu. Rumusan hipotesis yang baik hendaknya (1)
menyatukan pertautan antara dua variabel atau lebih; (2) dituangkan dalam
bentuk kalimat deklaratif atau kalimat pernyataan; (3) dirumuskan secara
singkat, padat dan jelas; dan (4) dapat diuji secara empiris.

2.1.2.3 Bab III Metode Penelitian
Pokok-pokok bahasan yang terdapat dalam bab metode penelitian

mencakup (1) rancangan penelitian, (2) populasi dan sampel, (3) pengumpulan
data di dalamnya berisi, jenis dan sember data serta tehnik pengumpulan data,
(4) instrumen penelitian dan validasi instrumen penelitian, dan (5) analisis
data.

2.1.2.3.1 Rancangan Penelitian
Penetapan rancangan atau desain penelitian yang dipilih menjadi sangat

penting apabila penelitian yang dilaksanakan termasuk dalam jenis penelitian
eksperimental. Meskipun demikian, dalam penelitian noneksperimental uraian
mengenai rancangan penelitian masih tetap diperlukan.

Rancangan penelitian dapat diuraikan sebagai strategi mengatur latar
(setting) penelitian agar peneliti memperoleh data yang tepat (valid) sesuai
dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. Dalam penelitian
eksperimental, rancangan penelitian yang dipilih adalah yang paling
memungkinkan peneliti untuk mengendalikan (mengontrol) variabel-variabel
lain yang diduga ikut berpengaruh terhadap variabel-variabel terikat
(dependent variabel). Pemilihan rancangan penelitian dalam penelitian
eksperimental selalu mengacu pada hipotesis yang akan diuji.

Pada penelitian noneksperimental, bahasan dalam subbab rancangan
penelitian berisi penjelasan tentang jenis penelitian yang dilakukan ditinjau
dari tujuan dan sifatnya, apakah penelitian eksploratori, deskriptif,
eksplanatori, survei, atau yang lain. Di samping itu dijelaskan pula variabel-
variabel yang dilibatkan dalam penelitian serta sifat hubungan antara variabel-
variabel tersebut.

31 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

2.1.2.3.2 Populasi dan Sampel
Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian yang

dilakukan memakai sampel sebagai subjek penelitian. Akan tetapi, jika sasaran
penelitiannya adalah seluruh anggota populasi, akan lebih cocok menggunakan
istilah subjek penelitian.

Penjelasan yang akurat tentang karakteristik populasi penelitian sangat
penting dilakukan agar jumlah sampel dan cara pengambilannya dapat
ditentukan secara tepat. Tujuannya ialah supaya sampel yang dipilih benar-
benar representatif, dalam arti mencerminkan keadaan populasinya secara
cermat. Sampel yang representatif merupakan kriteria terpenting dalam
menentukan pemilihan sampel dalam kaitannya dengan maksud
menggeneralisasikan hasil-hasil penelitian terhadap sampel kepada
populasinya. Jika keadaan sampel semakin berbeda dengan karakteristik
populasinya, maka semakin besar kesalahan dalam generalisasinya.

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan hal-hal yang dibahas
dalam bagian populasi dan sampel adalah: (a) identifikasi dan batasan- batasan
tentang populasi atau subjek penelitian, (b) prosedur dan teknik pengambilan
sampel, dan (c) besarnya sampel.

Sampel dalam penelitian kuantitatif harus dihitung sesuai ketentuan yang
berlaku dan dikemukakan oleh ahli, untuk itu dalam penentuan sampel perlu
dengan menggunakan rumus tertentu, misalnya slovin.

2.1.2.3.3 Pengumpulan Data
Isi bahasan dalam bagian ini menguraikan tentang (a) langkah-langkah

yang ditempuh dan teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data,
instrumen pengumpul serta dan (b) jadwal waktu pelaksanaan pengumpulan
data serta jenis data.

2.1.2.3.4 Instrumen Penelitian
Pada bagian ini terlebih dulu dikemukakan jabaran variabel-variabel yang

diteliti sampai terwujud dalam bentuk indikator-indikator. Setelah itu
diuraikan prosedur pengembangan instrumen pengumpul data yang digunakan
dalam penelitian. Sebelum digunakan instrumen harus divalidasi. Langkah ini

32 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

untuk menjamin bahwa instrumen valid dan reliable dengan variabel yang
diukur. Apabila instrumen yang digunakan tidak dibuat sendiri oleh peneliti,
tetap ada kewajiban baginya untuk melaporkan karakteristik (validitas dan
reliabilitas) instrumen yang dipakai.

Hal lain yang perlu juga diungkapkan dalam pembahasan instrumen
penelitian ialah cara pemberian skor atau kode terhadap setiap butir
pertanyaan/pernyataan. (setelah pengumpulan data).

2.1.2.3.5 Analisis Data
Pada bagian ini diuraikan tentang jenis analisis statistik yang digunakan.

Dilihat dari segi metode, terdapat dua jenis statistik yang dapat dipilih, yaitu
statistik deskriptif dan statistik inferensial. Dalam statistik inferensial terdapat
statistik parametrik dan statistik nonparametrik.

Pemilihan jenis analisis data sangat ditentukan oleh jenis data yang
dikumpulkan dengan tetap berorientasi pada tujuan yang hendak dicapai atau
hipotesis yang hendak diuji. Oleh karena itu, yang pokok untuk diperhatikan
dalam analisis data ialah ketepatan teknik analisis.

Di samping mengemukakan jenis atau teknik analisis data yang
digunakan, perlu juga dijelaskan alasan pemilihannya. Apabila teknis analisis
data yang dipilih sudah cukup dikenal, maka pembahasannya tidak perlu
dilakukan secara panjang lebar. Sebaliknya, jika teknis analisis data yang
digunakan kurang populer maka uraian tentang analisis ini perlu dilakukan
secara lebih rinci.

2.1.3 Isi Bagian Akhir
Bagian akhir tesis memuat (a) daftar pustaka, dan (b) lampiran-lampiran.

2.1.3.1 Daftar Pustaka
Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar pustaka harus betul-betul

disebutkan dalam teks tesis. Artinya, bahan pustaka yang hanya dipakai dalam
bahan bacaan tetapi tidak dirujuk dalam teks tesis tidak boleh dimasukkan
dalam daftar pustaka.

2.1.3.2 Lampiran-Lampiran
Lampiran hendaknya berisi keterangan-keterangan yang dipandang

33 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

penting untuk proposal tesis, seperti instrumen penelitian, rumus-rumus
statistik yang digunakan, proses menghitung suatu harga statistik. Keterangan
penting itu diletakkan dalam lampiran dengan maksud agar tidak mengganggu
kelancaran informasi yang terdapat dalam bagian inti proposal tesis. Untuk
mempermudah pemanfaatannya, setiap lampiran harus diberi nomor urut
dengan menggunakan angka Arab.

2.2. Sistematika Proposal Tesis Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif berusaha mengungkapkan gejala secara holistik

kontekstual (secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks), melalui
pengumpulan data dari latar alami sebagai sumber langsung dengan instrumen
kunci peneliti itu sendiri. Peneliti semacam ini bersifat deskriptif dan
cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Proses dan
makna perspektif subjek lebih ditonjolkan dalam penelitian ini. Ciri-ciri
penelitian kualitatif tersebut mewarnai sifat dan bentuk laporannya. Oleh
karena itu, laporan penelitian kualitatif disusun dalam bentuk narasi yang
bersifat kreatif dan mendalam serta menunjukkan ciri-ciri naturalistik yang
penuh keotentikan.

Gaya penulisan dalam penelitian kualitatif tidak merupakan model yang
tunggal (konvensional).

Adapun sistematika proposal tesis penelitian kualitatif pada dasarnya
terdiri dari tiga bagian utama: bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir.

Bagian Awal

Bagian awal ini mencakup hal-hal sebagai berikut ini.

Halaman Sampul (Cover)

Halaman Persetujuan (Advisors’ Approval

Halaman Pengesahan (Examiners’ Approval)

Abstrak (Abstrac)

Daftar Isi (Table of Contents)

Daftar Tabel (List of Tables)

Daftar Gambar (List of Figures)

Daftar Lampiran (List of Appendices)

Bagian Inti
Bagian inti mencakup pokok-pokok sebagai berikut ini.

34 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

BAB I PENDAHULUAN (CHAPTER I INTRODUCTION)
1.1Latar Belakang Masalah (Background of the Research)
1.2Fokus dan Lokus Penelitian (Focus and Locus Research)
1.3Tujuan Penelitian (Objective of the Research)
1.4Manfat Penelitian (Significance of the Research)
1.5Ruang Lingkup Penelitian (Scope of the Research)

BAB II KAJIAN PUSTAKA (CHAPTER II REVIEW TO RELATED
LITERATURE)
2.1 Kajian Teori (Theoretical Related)
2.2 Kajian Penelitian Relevan (Review of Previous Research)
2.3 Kerangka Pikiran (Theoretical Framework)

BAB III METODE PENELITIAN (CHAPTER III METHOD OF THE
RESEARCH)
3.1 Rancangan Penelitian (Design of the Research)
3.2 Data dan Sumber Data (Data and Data Source)
3.3 Pengumpulan Data (Data Collecting)
3.4 Analisis Data (Data Analysis)
3.5 Keabsahan Data

Bagian Akhir (REFERENCES)
DAFTAR PUSTAKA (APPENDICES)
LAMPIRAN-LAMPIRAN

2.2.1 Isi Bagian Awal
Unsur-unsur pada bagian awal proposal tesis hasil penelitian kualitatif

sama dengan isi bagian awal proposal tesis hasil penelitian kuantitatif. Susunan
unsur-unsur dan isi uraiannya juga sama. Oleh karena itu pembahasan isi
bagian awal ini tidak diulangi lagi di sini.

2.2.2 Isi Bagian Inti
2.2.2.1 Bab I Pendahuluan

Pendahuluan adalah bab pertama proposal tesis yang mengantarkan

pembaca untuk dapat menjawab pertanyaan apa yang diteliti, untuk apa
penelitian itu dilakukan. Oleh karena itu, bab pendahuluan ini pada dasarnya

memuat (1) latar belakang masalah, (2) fokus dan lokus penelitian (3) rumusan
masalah, (4) tujuan penelitian, (5) manfat penelitian, (6) ruang lingkup

penelitian. Susunan unsur-unsur dan isi uraian Bab I Pendahuluan juga sama

35 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

dengan proposal tesis hasil penelitian kuantitatif.

2.2.2.2 Bab II Kajian Pustaka
Penelitian kualitatif melakukan kajian pustaka sebagai dasar berpijak

atau kerangka teoretis bagi penelitian dalam menemukan perumusan masalah,
tujuan penelitian dan pengembangan model, konstruk dan variabel. Dalam
penelitian kualitatif, kajian pustaka ini lebih diarahkan pada penyajian
informasi terkait yang mendukung gambaran umum tentang latar penelitian
serta petunjuk penting untuk studi ini.

2.2.2.3 Bab III Metode Penelitian
Bab ini memuat uraian tentang metode dan langkah-langkah penelitian

secara aplikatif (bukan konseptual), yang menyangkut (1) rancangan
penelitian, (2) data dan sumber data, (3) pengumpulan data, dan (4)
Keabsahan data, (5) Analisa data

2.2.2.3.1 Rancangan Penelitian
Peneliti perlu menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah

pendekatan kualitatif, dan menyertakan alasan-alasan singkat digunakannya
pendekatan ini. Pada bagian ini sebaiknya juga dikemukakan orientasi teoretis,
yaitu landasan berpikir untuk memahami makna suatu gejala, misalnya
fenomenologis, interaksi simbolik, kebudayaan, atau etnometodologis. Di
samping itu, peneliti perlu mengemukakan jenis penelitian yang digunakan
apakah etnografi, studi kasus, atau grounded theory, dan sebagainya. Di
samping itu, peneliti juga menjelaskan lokasi dan waktu pelaksanaan
penelitian.

2.2.2.3.2 Data dan Sumber Data
Pada bagian ini dipaparkan jenis data, unit analisis, dan asal data tersebut

diperoleh. Data meliputi apa saja yang dikumpulkan untuk dianalisis,
bagaimana karakteristiknya, siapa yang dijadikan informan atau subjek
penelitian, bagaimana ciri-ciri informan atau subjek tersebut, dan dengan cara
bagaimana data dijaring sehingga validitasnya dapat dijamin. Sementara itu,
sumber data adalah asal data peneltian diperoleh. Misalnya dari transkrip dan

36 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s

teks.

2.2.2.3.3 Pengumpulan Data
Pada bagian ini perlu disebutkan bahwa peneliti bertindak sebagai

instrumen sekaligus pengumpul data. Instrumen selain manusia dapat pula
digunakan, tetapi fungsinya terbatas sebagai pendukung tugas peneliti sebagai
instrumen. Oleh karena itu, kehadiran peneliti untuk penelitian di lapangan
mutlak diperlukan. Rencana kehadiran peneliti ini harus dilukiskan secara
eksplisit dalam proposal penelitian. Perlu dijelaskan apakah peran peneliti
sebagai partisipan penuh, sebagai pengamat partisipan, atau sebagai
pengamat penuh. Di samping itu, perlu disebutkan apakah kehadiran peneliti
diketahui statusnya sebagai peneliti oleh subjek atau informan.

Selanjutnya juga diuraikan teknik pengumpulan data yang digunakan,
misalnya observasi partisipan, wawancara mendalam, atau dokumentasi.
Terdapat dua dimensi rekaman data, yaitu fidelitas dan struktur. Fidelitas
mengandung arti sejauh mana penyajian bukti nyata dari lapangan disajikan
(fidelitas tinggi misalnya rekaman audio atau video, dan fidelitas kurang
misalya catatan lapangan). Sedangkan struktur menjelaskan sejauh mana
wawancara dan observasi dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Hal-hal
yang meyangkut jenis rekaman, format ringkasan rekaman data, dan prosedur
perekaman diuraikan pada bagian ini. .

2.2.2.3.4 Analisis Data
Pada bagian analisis data diuraikan proses pelacakan dan pengaturan

secara sistematis transkrip-transkrip wawancara, catatan lapangan dan bahan-
bahan lain agar peneliti dapat meyajikan temuannya. Analisis ini melibatkan
pengerjaan, pengorganisasian, pemecahan dan sintesis data serta pencarian
pola, pengungkapan hal yang penting, dan penentuan apa yang dilaporkan.
Dalam penelitian kualitatif, analisis data dilakukan selama dan setelah
pengumpulan data, dengan teknik-teknik misalnya analisis kawasan, analisis
taksonomik, analisis komponensial, dan analisis tema. Dalam hal ini peneliti
dapat menggunakan statistik non-parametrik, logika etika, dan estetika.

37 | P e d o m a n P e n u l i s a n T e s i s


Click to View FlipBook Version