Tugas 06-IST 1. SUPERVISI GURU DAN TENDIK
A. Melaksanakan Simulasi Supervisi Guru
Setelah Saudara mampu menguasai konsep dan strategi pembelajaran berdifferensiasi,
membuat profil belajar murid, dan melakukan coaching, selanjutnya Saudara diharapkan
mampu melakukan supervisi rencana pelaksanaan pembelajaran, RKM/RKH, pelaksanaan
pembelajaran dan melakukan simulasi praktik supervisi mulai tahap pra-observasi,
observasi dan post-observasi serta tindak lanjut hasil supervisi. Pengajar Diklat akan
memfasilitasi saudara pada penugasan ini.
1) Tahap pertama masing-masing peserta, memodelkan tahap pra-observasi yaitu menilai
contoh RKM dan RKH (TK) dan atau silabus dan RPP (SD/SMP/SMA/SMK)
menggunakan form penilaian RKM dan RKH. Selanjutnya dihitung skor masing-masing
RKM- RKH dan silabus-RPP secara kuantitatif dan kualitatif. Gunakan format 1 berikut
ini untuk menyelesaikan tugas Saudara.
FORMAT 1
INSTRUMEN PERENCANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Nama Guru : Pamiliah
2. Sekolah : SMP YPP NURUL HUDA SURABAYA
3. Kelas, Semester : IX/Ganjil
4. Identitas Mata pelajaran/Tema : Matematika/Perpangkatan dan bentuk akar
5. Standar Kompetensi/Sub Tema : Sifat-sifat bilangan berpangkat
6. Kompetensi Dasar : Menjelaskan dan melakukan operasi bilangan
berpangkat bilangan rasional dan bentuk akar,
serta sifat-sifatnya
7. Hari tanggal : Sabtu, 30 Oktober 2021
No URAIAN KEGIATAN KRITERIA NILAI
1234
1. Menentukan identitas mata pelajaran √
2. Menentukan kompetensi inti (KI) √
3. Menentukan kompetensi dasar dan Indikator √
Pencapaian Kompetensi
4. Menentukan tujuan pembelajaran √
5. Menentukan materi pembelajaran √
6. Menentukan pendekatan, metode, dan model √
pembelajaran
7. Menentukan media pembelajaran √
8. Menentukan sumber pembelajaran √
√
9. Menentukan kegiatan pembelajaran √
(pendahuluan, inti, penutup)
Klasifikasi
10. Menentukan penilaian Baik Sekali
Jumlah skor yang dicapai = 40
Jumlah skor maksimum = 40
Nilai = 100 %
SARAN MASUKAN:
Tetap dipertahankan penyusunan RPP
2) Tahap kedua, peserta menggunakan instrumen supervisi pelaksanaan
pembelajaran (sesuaikan dengan video pembelajaran: terlampir tiga contoh video
pendek, pilih salah satu), dan menilai pelaksanaan pembelajaran dengan mengisi
instrumen dalam format 2.
Format 2. Instrumen Pengamatan Pembelajaran
1. Nama Guru : Yati Kurniawati
2. Mata Pelajaran : IPA
3. Kelas/Semester : VII/Genap
Aspek yang Diamati Ya Tidak Catatan
√
Kegiatan Pendahuluan √
1 Memotivasi peserta dalam memulai √
pembelajaran
2 Mengondisikan suasana belajar yang
nyaman (pengaturan tempat duduk, media,
kesiapan alat bantu pembelajaran)
3 Menyampaikan tujuan, kompetensi, indikator,
alokasi waktu dan skenario kegiatan
pembelajaran
Kegiatan Inti
Penguasaan materi dan pengelolaan √
pembelajaran
Kemampuan memfasilitasi Pembelajaran
1 Menguasai materi pembelajaran
2 Menyajikan materi secara sistematis √
3 Menguasai kelas √
4 Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan √
alokasi waktu yang direncanakan
Pelibatan peserta dalam pembelajaran peserta √
√
1 Menumbuhkan partisipasi aktif
dalam kegiatan belajar
2 Merespon positif partisipasi peserta
3 Menumbuhkan keceriaan atau antusiasme √
peserta dalam belajar
√
Integrasi Saintifik, Aspek HOTS, Kecakapan abad
21 dan dimensi pengetahuan dalam pembelajaran √
√
1 Proses Saintifik (5M) √
√
2 Aktivitas pembelajaran HOTS √
a Transfer Knowledge
b Critical Creativity
c Problem Solving
3 Kecakapan abad 21 (4C)
4 Dimensi Pengetahuan
Pemanfaatan media/sumber belajar dalam
pembelajaran
√ Guru kurang
1 Menunjukkan keterampilan dalam memberikan
penggunaan media belajar instruksi dalam
penggunaan media
belajar
2 Menunjukkan keterampilan dalam √
penggunaan sumber pembelajaran √
3 Melibatkan peserta dalam pemanfaatan √
media belajar √
√
Pelaksanaan penilaian pembelajaran
√
1 Melaksanakan penilaian sikap √
2 Melaksanakan penilaian pengetahuan √
3 Melaksanakan penilaian keterampilan
Penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam
pembelajaran
1 Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan
lancar
2 Menggunakan bahasa tulis yang baik dan
benar
Kegiatan Penutup
1 Memfasilitasi peserta merangkum materi
pelajaran
2 Melakukan refleksi proses dan materi √
pelajaran
Skor = 25 x 100 = 96
26
Skor = ℎ ℎ x 100
ℎ ℎ
Setelah Saudara melaksanakan supervisi pelaksanaan pembelajaran, susunlah rencana
tindak lanjut hasil supervisi guru menggunakan format 3
Format 3. Instrumen Tindak Lanjut Hasil Supervisi Guru
No Nama Guru Mapel Kelas Hasil Tindak Lanjut Realisasi Pelibatan orang
Yati Kurniawati IPA Kualitati Kuantita Tindak Lanjut tua sebagai
pendamping
f tif dan sumber
belajar di
VII Sangat 96 Penggunaan Guru lebih sekolah
baik
media belajar menjelaskan Pelibatan orang
tua dalam
yang benar dan instruksi dan memotivasi dan
pendampingan
tepat. proses saat peserta didik
belajar di rumah
penggunaan alat dan di luar
sekolah.
saat praktikum
Rubrik Unjuk kerja
Nilai apabila seluruh indikator Indikator
91 - 100
81 – 90,99 terpenuhi 1. Mengisi format analisa hasil supervisi
71 – 80,99 secara lengkap.
apabila tiga indikator
< 70,99 2. Menentukan langkah pembinaan sebagai
terpenuhi Tindak lanjut hasil supervisi sesuai
dengan hasil supervisi
apabila dua indikator
3. Menuliskan realisasi tindak lanjut dengan
terpenuhi program yang jelas dan sesuai
apabila kurang dari satu 4. Menuliskan program atau kegiatan yang
menunjukkan pelibatan orang tua dalam
indikator yang terpenuhi menindaklanjuti hasil supervisi
B. Melaksanakan Simulasi Supervisi Tendik
Pada sesi ini Saudara akan melaksanakan supervisi tendik dengan melakukan simulasi
secara berpasangan. Laksanakanlah langkah-langkah berikut ini :
1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 2 orang .
2. Pada putaran pertama lakukan supervisi terhadap tenaga administrasi persuratan.
Peserta 1 sd 10 berperan sebagai kepala sekolah
Peserta 11 sd 20 berperan sebagai tendik administrasi persuratan. Saudara dapat
menggunakan format 4. Instrumen supervisi tenaga administrasi persuratan.
3. Pada putaran kedua Saudara akan mempraktekan melakukan penilaian terhadap
supervisi tendik tenaga administrasi keuangan menggunakan format 5. Instrumen
supervisi tenaga administrasi keuangan.
Peserta 1 sd 10 berperan sebagai tendik administrasi keuangan
Peserta 11 sd 20 berperan sebagai kepala sekolah
Format 4. Instrumen Supervisi Administrasi Persuratan dan
Pengarsipan
Nama Pegawai
Nama Sekolah : Lina Retnowati
Alamat Sekolah
: SMP Suka Maju
: Jl. Kepiting 4. sby
No Aspek Yang disupervisi Kriteria Skor Catatan Saran
1 Buku agenda surat masuk 432 1
√
2 Buku agenda surat keluar - Ditingkatkan
√ - lagi
3 Kumpulan SK Pembagian Kurang lengkap
tugas guru dan staf Ditingkatkan
lagi
4 Kumpulan SK Kepanitian
5 Buku ekspedisi √
6 Arsip Surat Masuk √ Kurang lengkap
7 Arsip surat keluar √
8 Buku Kendali Surat Masuk Buku ekspedisi Semua
9 Buku Kendali surat keluar √ tidak lengkap pengiriman
1 Buku Catatan Guru/TU √ harus tercatat
0 mengikuti √ dengan baik
√
Kurang lengkap
√
Kurang lengkap
Kurang lengkap
Kurang lengkap
Tidak lengkap Semua kegiatan
diklat/MGMP/sej
diklat/MGMP/Sejenisnya enisnya harus
tercatat dengan
baik
JUMLAH SKOR 30
RATA-RATA SKOR 3
KRITERIA baik
Kesimpulan:
Administrasi Persuratan dan Pengarsipan sudah dilakukan dengan baik
Tindak Lanjut :
1. Semua pengiriman berkas keluar harus tercatat dalam buku ekspedisi
2. Semua guru dan tendik saat mengikuti pelatihan dan workshop atau yang lainnya agar
menyerahkan bukti administrasi yang ada kepada TU sekolah.
Keterangan :
Skor 4 apabila semua dokumen ada, lengkap dan baik sesuai rambu-rambu
Skor 3 apabila sebagian besar dokumen ada sesuai rambu- rambu
Skor 2 apabila sebagian kecil dokumen ada sesuai rambu-rambu
Skor 1 apabila tidak ada dokumen sesuai dengan rambu-rambu
Surabaya, 30 Oktober 2021
Supervisor,
(Pipit Muhtining Rahayu)
NIP……………………….
Format 5. Instrumen Supervisi Administrasi Keuangan
Nama Pegawai : Iwan Heri Santoso
Nama Sekolah : SMP Suka Maju
Alamat Sekolah : Jl. Kepiting 4. sby
No Aspek Yang disupervisi Kriteria Skor 1 Catatan Saran
1 Buku Kas Umum 432 - -
2 Buku Pembantu Kas Tunai √ - -
3 Buku Pembantu Pajak √ -
Segera
4 Buku Pembantu Bank √ Terlambat dibayarkan
5 Buku Rekening Bank membayar -
6 Berita Acara Pemeriksaan √ - -
√ dilengkapi
kas -
7 Laporan Pertanggung √
Lengkap
√ Belum tersusun Penyusunanya
Jawaban SPJ dengan rapi lebih rapi
JUMLAH SKOR
RATA-RATA SKOR 25
KRITERIA 3,6
Sangat baik
Kesimpulan:
Administrasi keuangan tidak terdapat permasalahan dan tersusun dengan baik
Tindak Lanjut :
1. Tidak menunda dalam Pembayaran pajak
2. Melengkapi berita acara
3. Menyusun SPJ dengan baik
Keterangan :
Skor 4 apabila semua dokumen ada, lengkap dan baik sesuai rambu-rambu
Skor 3 apabila sebagian besar dokumen ada sesuai rambu-rambu
Skor 2 apabila sebagian kecil dokumen ada sesuai rambu-rambu
Skor 1 apabila tidak ada dokumen sesuai dengan rambu-rambu
Surabaya, 30 Oktober 2021
Supervisor
(Lina Retnowati)
Setelah melakukan simulasi supervisi tendik, selanjutnya Saudara menyusun tindak lanjut
supervisi tendik menggunakan format 6 berikut ini.
Format 6. Instrumen Tindak Lanjut Hasil Supervisi Tendik
No Nama Tendik Jabatan Hasil Catatan Tindak Realisasi
Kualitatif Kuantitatif Khusus Lanjut Tindak Lanjut
1 Iwan Heri Tendik Sangat 3,6 Tidak - Tidak Tendik admin
Santoso baik menunda
administrasi menunda dalam keuangan untuk
keuangan membayar
pajak segera
Melengkapi
pekerjaan berita acara menyelesaikan
Menyusun
- SPJ dengan pembayaran
baik
pajak, melengkapi
- berita acara dan
menyusun SPJ
dengan baik
Link supervisi tendik :
https://drive.google.com/file/d/1JHD1Qgk-A1Vvx32QRl9gbSOUdHGnX5ZE/view?usp=s
haring
Rubrik Unjuk kerja
Nilai apabila seluruh indikator Indikator
91 – 100 terpenuhi
81 – 90,99 1. Mengisi format analisa hasil supervisi tendik
71 – 80,99 apabila tiga indikator secara lengkap.
terpenuhi
< 70,99 2. Menuliskan catatan khusus hasil supervisi
apabila dua indikator tendik
terpenuhi
3. Menentukan Tindak lanjut hasil supervisi
apabila kurang dari satu sesuai dengan hasil supervisi
indikator yang terpenuhi
4. Menuliskan realisasi tindak lanjut dengan
program yang jelas dan sesuai
TUGAS 05-IST 1. Melakukan pembelajaran berdifferensiasi dan praktik coaching
melalui kasus
A. TUGAS PEMBELAJARAN BERDIFFERENSIASI
Mari kita bayangkan ilustrasi kelas berikut ini.
Gambar 3 Pembelajaran di Kelas Ibu Nur adalah guru kelas 3 SD
dengan jumlah murid sebanyak 32
murid. Di antara 32 murid di
kelasnya tersebut, Bu Nur
memperhatikan bahwa 3 murid
selalu selesai lebih dahulu saat
diberikan tugas menyelesaikan
soal-soal perkalian.
Karena dia tidak ingin ketiga anak ini tidak ada pekerjaan dan malah mengganggu murid
lainnya, akhirnya ia berinisiatif untuk menyiapkan lembar kerja tambahan untuk 3 anak
tersebut. Jadi jika anak-anak lain mengerjakan 15 soal perkalian, maka untuk 3 anak
tersebut, Bu Nur menyiapkan 25 soal perkalian.
Berdasarkan ilustrasi kelas tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
1. Menurut Anda, apakah strategi yang dilakukan oleh Ibu Nur tepat? Jika ya, mengapa? Jika
tidak, mengapa?
2. Jika Anda adalah Ibu Nur, apakah yang akan Anda lakukan? Jelaskanlah mengapa Anda
melakukan hal tersebut.
B. PROFIL BELAJAR MURID
Buatlah pemetaan kebutuhan murid untuk salah satu materi yang saat ini Anda ajarkan di kelas,
dengan menggunakan salah satu dari 3 pendekatan (minat, kesiapan, dan profil belajar), seperti
yang telah dijelaskan diatas. Anda dapat membuatnya dalam bentuk tabel (lihat contoh di
dalam bahan bacaan).
Kesiapan Peserta didik yang telah memahami Peserta didik yang belum
belajar konsep perkalian memahami konsep perkalian
(Readiness)
Nama siswa Ali Ani
Yudis Paijo
Proses Romlah Nurman
Hadi, ...Isa ( 29 siswa)
Peserta didik yang telah memahami
konsep perkalian dapat Peserta didik mengerjakan soal
menyelesaikan lebih cepat dengan cara penjumlahan berulang
C. ROLEPLAY COACHING
Setelah Saudara membuat profil belajar murid, selanjutnya Saudara diharapkan mampu
mempraktikan melakukan coaching untuk pilihan tema kasus di bawah ini dengan memilih salah
satu sesuai dengan kesepakatan kelompok:
1. Kemampuan guru dalam memfasilitasi pembelajaran masih perlu ditingkatkan khususnya
dalam hal membuat peserta didik senang dan aktif pada proses pembelajaran
2. Terkait dengan guru yang memiliki motivasi kerja rendah, kurang semangat, kematangan
dirinya (self maturity) perlu ditingkatkan, sering izin tidak masuk kerja tanpa alasan yang
jelas, dan memiliki masalah personal yang belum diketahui secara pasti
3. Masalah guru diduga terpapar paham terorisme, anti nasionalis atau paham lain yang
mengarah kepada aliran keras yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
Berdasarkan pilihan tema di atas, lakukan roleplay (bermain peran) praktik melakukan
coaching dan mentoring bersama teman dari kelompok/suku dengan pengaturan peran
sebagai berikut:
a. Kepala sekolah 1 orang
b. Guru 1 orang
Tugas:
1. Lakukan roleplay sesuai dengan skenario di atas
2. Tunjuk teman dalam satu kelompok/suku untuk memerankan sesuai dengan peran yang
telah dituliskan!
3. Buatlah praktik coaching dan mentoring sesuai dengan format dibawah ini sebagai bukti
pelaksanaan praktik bermain peran (roleplay)!
4. Peserta yang tidak bermain peran mengamati proses coaching yang dilaksanakan dan
memberikan umpan balik terhadap adegan bermain!
Tabel Tugas 01. IST1. Instrumen Pelaksanaan Praktik Coaching dan Mentoring
Tema kasus untuk coaching & mentoring*) :Terkait dengan guru yang memiliki
motivasi kerja rendah, kurang semangat, kematangan dirinya (self maturity) perlu
ditingkatkan, sering izin tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, dan memiliki
masalah personal yang belum diketahui secara pasti
No Daftar Pertanyaan Jawaban Keterangan
aB c d
1 Menanyakan kabar
Kabar baik Menggali
2 Bagaimana perasaan Ibu
Saya senang mengajar di sekolah
1
selama bekerja di sekolah ini? ini. Tapi ada beberapa hal yang permasalahan
menjadi masalah saya.
3 Hal apa yang menjadi Jarak rumah jauh dari sekolah Menggali
permasalahan? permasalahan
4 Adakah hal lain yang menjadi Ada, kurang semangat bekerja, Menggali
permasalahan? masalah keluarga permasalahan
5 Kira-kira apa yang ibu lakukan Saya akan berangkat lebih pagi Menggali solusi
supaya dapat mengatasi jarak dari guru
rumah yang jauh dari sekolah?
6 Apa yang menyebabkan ibu Merasa tidak memiliki teman Menggali
tidak semangat bekerja? permasalahan
7 Apakah ibu jarang Jarang, karena saya sering Menggali
berkomunikasi ? sendirian karena malu permasalahan
8 Kalau boleh tahu masalah Bukan masalah keluarga akan tetapi Menggali
keluarga apa sehingga ibu karena ketidaknyaman di sekolah permasalahan
sering ijin tidak masuk
sekolah?
9 Misalnya ibu saya beri tugas Saya akan berusaha berkomunikasi Mencari solusi
berpasangan dengan guru dan mengerjakan tugas dengan
lain, bagaimana? beliau.
10 Kira-kira dari permasalah di 1. Berangkat lebih awal Mencari solusi
atas menurut ibu, sudah 2. Lebih berbaur dan
adakah solusinya? berkomunikasi dengan
teman
3. Lebih rajin untuk ke sekolah
11 Mudah-mudahan setelah ini Baik Pak, terima kasih atas Penyelesaian
Ibu dapat bekerja sama nasehatnya masalah
dengan rekan guru yang lain
*) isi sesuai dengan skenario
Petunjuk pengisian tabel tugas 02-IST1:
1. Kolom “a” diisi nomor urut
2. Kolom “b” diisi pertanyaan yang diajukan coach/mentor dalam roleplay (sudah terisi)
3. Kolom “c” diisi rekaman catatan berupa transkrip dalam praktik coaching dan
mentoring
4. Kolom “d” diisi keterangan jika ada yang perlu ditekankan atau ditindaklanjuti dari
hasil praktik coaching dan mentoring
Link Praktik Coaching:
https://drive.google.com/file/d/1RDgd-Fa22OzoQkDVdiIStBAZIj3wjV7u/view?usp=sharing
2
Tugas 04-IST 1
Tugas 04-IST 1 Menganalisis Permasalahan Manajerial
Saudara akan berdiskusi dalam kelompok untuk mencermati ‘kasus’ yang sudah
disiapkan.
Lakukan kegiatan seperti dalam petunjuk!
1. Bacalah dengan cermat dan teliti data, dokumen, dan informasi yang disajikan dalam
scenario!
2. Tulislah faktor pendukung/aset sekolah yang menjadi kekuatan sekolah!
3. Tulislah faktor penghambat yang menjadi kelemahan sekolah!
4. Tulislah salah satu Standar Nasional Pendidikan yang menjadi prioritas untuk
dicapai dan dipenuhi beserta alasannya!
5. Tulislah rencana tindak secara spesifik dan aplikatif dalam pencapaian dan
pemenuhan Standar Nasional Pendidikan yang menjadi prioritas beserta
alasannya!
6. Tulislah langkah-langkah rencana tindak secara logis, sistematis untuk memenuhi
standar prioritas yang ditingkatkan tersebut!
Skenario
Sekolah Padurata terletak di pinggiran kota Kabupaten Tangguangin. Sekolah ini
memiliki lahan cukup luas dan sudah bersertifikat. Sekolah dipimpin oleh Kepala
Sekolah yang memiliki komitmen tinggi untuk memajukan sekolah. Salah satu
upayanya adalah dengan melakukan supervisi akademik secara terjadwal. Hasil
supervisi diketahui bahwa beberapa guru tidak mampu menyusun RPP sendiri, mereka
hanya mengunduh dari internet tanpa merevisi kembali. Selain itu dalam pelaksanaan
pembelajaran guru kurang tepat dalam pemilihan media pembelajaran bahkan ada guru
yang jarang sekali menggunakan.
Hasil wawancara
Pada saat wawancara, kepala sekolah menyampaikan informasi sebagai berikut :
1. Hubungan dengan dinas pendidikan baik sehingga setiap ada kesulitan segera
mendapat bantuan.
2. Dana memadai untuk melaksanakan program sekolah
3. Beberapa peserta didik masih ada yang sering datang terlambat
4. Program sekolah selalu mendapat dukungan positif dari komite sekolah
5. Sebagian besar guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dan jarang
menerapkan metode pembelajaran yang inovatif.
Berdasarkan dokumen sekolah dapat dipaparkan informasi sebagai berikut:
1. Data Peserta Didik
No Tahun Jumlah Peserta didik
1 2016/2017 450
2 2017/2018 465
3 2018/2019 480
4 2019/2020 520
5
2. Data Pendidikan dan Tenaga Kependidikan
No Keterangan Tingkat Jumlah
Pendidikan
1
1 Kepala Sekolah S2 42
2 Guru S1 3
3 Tenaga Administrasi D3 1
4 Satpam SMA 1
5 Tenaga Perpustakaan SMA
3. Data Ruang
No. Jenis Jumla Baik Kondisi Rusak
Fasilitas h Rusak Berat
18 Ringan
1. Ruang Kelas 18 1 -
2. Ruang Kantor 1 - -
-
3. Ruang Kepala 1 1- -
Sekolah
1 1- -
4. Ruang Guru 1 1- -
5 Ruang TIK 1 1- -
1 1- -
6 Ruang Lab. IPA
7. Ruang 1 1- -
Perpustakaan 1 1- -
8. Ruang
Keterampilan
9. Ruang kesenian
4. Data Sumber Keuangan Sekolah Ketersediaan Ketercukupan
No Sumber Dana Ada Cukup
1. APBD Kab/Kota Ada Cukup
2. APBD Propinsi Ada Cukup
3. BOS Ada Cukup
4. Dana Lain
5. Data Sumbangan Alumni
No Tahun Keterangan
LCD Proyector 3 unit
1 2018 Printer epson 2
2 2019 Laaptop 2 unit
3 2020
Jumlah Guru
6. Data PKG 2019 -
20
No Kategori 12
1 Sangat Baik 10
2 Baik
3 Cukup
4 Kurang Baik
7. Data Hasil Supervisi : Data kelengkapan Perangkat Pembelajaran
No Rentang Nilai Jumlah Guru
1 Program tahunan Lengkap Tidak Lengkap
2 Program semester 17 25
3 Silabus 17 25
20 22
4 KKM untuk setiap KD yang dibahas 10 32
5 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 20 22
6 Buku nilai yang memuat tagihan yang 15 27
telah dilaksanakan
8. Data Hasil Supervisi : Pelaksanaan pembelajaran
No Indikator Pengamatan Prosentasi Jumlah Guru
1 Pembelajaran sesuai dengan RPP Sesuai Tidak sesuai
2 Penggunaan media dalam 40 % 60 %
30 % 70 %
pembelajaran
3 Pembelajaran berbasis HOTS 40 % 60 %
4 Pembelajaran yang memperhatikan 50 % 50 %
karakteristik peserta didik 70 % 30 %
5 Melaksanakan penilaian autentik 45 % 65 %
6 Menunjukkan keterampilan mengajar
9. Data Kemampuan Guru Menggunakan TIK Jumlah Guru
No Kategori 15
1 Sangat Mampu 20
2 Mampu 7
3 Kurang mampu
Tuliskan jawaban Saudara pada kolom di bawah ini!
1. Faktor Pendukung
1. Sekolah ini memiliki lahan cukup luas dan sudah dan sudah bersertifikat
2. Sekolah dipimpin oleh Kepala Sekolah yang memiliki komitmen tinggi untuk
memajukan sekolah
3. Melakukan supervisi akademik secara terjadwal
4. Hubungan dengan dinas pendidikan baik sehingga setiap ada kesulitan segera
mendapat bantuan.
5. Dana memadai untuk melaksanakan program sekolah
6. Program sekolah selalu mendapat dukungan positif dari komite sekolah
7. Setiap tahun jumlah peserta didik bertambah
8. Pendidik dan tendik memadai
9. Sarana dan prasarana lengkap dan baik
10. Sumber keuangan cukup
11. Partisipasi lulusan sangat baik
12. Guru mampu melakukan pelaksanaan penilaian autentik
13. Guru mampu menggunakan IT dengan baik
2. Faktor Penghambat
1. Beberapa guru tidak mampu menyusun RPP sendiri
2. Dalam pelaksanaan pembelajaran guru kurang tepat dalam pemilihan media
pembelajaran bahkan ada guru yang jarang sekali menggunakan.
3. Beberapa peserta didik masih ada yang sering datang terlambat.
4. Sebagian besar guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dan jarang
menerapkan metode pembelajaran yang inovatif.
5. Hasil PKG masih dibawah standar
6. Perangkat pembelajaran kurang memenuhi ketentuan
7. Masih banyak guru kurang dalam penggunaan media dalam pembelajaran
8. Beberapa guru belum menerapkan pembelajaran berbasis HOTS
9. Beberapa guru belum menunjukkan keterampilan mengajar
3. Standar Nasional Prioritas yang akan ditingkatkan
SNP yang akan ditingkatkan adalah Standar Proses
4. Rencana tindak pemenuhan SNP
Workshop penyusunan RPP
5. Langkah-langkah rencana tindak
1. Membentuk panitia workshop penyusunan RPP
2. Menyusun rencana workshop:
- Menentukan waktu pelaksanaan
- Mencari narasumber (kerjasama dengan instansi pendidikan dan universitas)
- Mempersiapkan administrasi workshop (daftar hadir, undangan, notulen)
3. Pelaksanaan workshop
4. Mengevaluasi pelaksanaan workshop
Rubrik Penilaian:
Nilai Seluruh indikator Indikator
91 - 100 terpenuhi
81 – 90,99 1. Faktor pendukung/aset sekolah minimal 4
71 – 80,99 empat indikator 2. Faktor penghambat minimal 4
< 70,99 terpenuhi 3. Standar nasional pendidikan yang menjadi
Tiga indikator prioritas
terpenuhi 4. Rencana tindak yang tepat untuk pemenuhan
Minimal 2 indikator standar nasional yang menjadi prioritas
terpenuhi 5. Langkah-langkah rencana tindak sistematis dan
logis
Lina Retnowati
Tugas 03-IST 1
Tugas 03-IST 1. Me
Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Peserta diminta untuk membaca dan m
tugas 03, peserta hanya fokus pada 4 SNP saja, yaitu Standar Kompeten
Peserta menganalisis kekuatan dan kelemahan sekolah berdasarkan in
sekolah, jika capaian mutu sudah kategori SNP (bintang 5), dengan renta
jika capaian mutu masih dibawah kategori SNP. Dalam melakukan analisis
akan membantu peserta dalam menyusun Perencanaan Program Sekolah
Tugas 03-IST 1 Merenc
Masalah Utama: Siswa belum memiliki keterampilan berpikir dan bertindak kr
Standar Akar Masalah Rekomendasi Program Works
a b d kuriku
c disele
Standar Isi 2.2.1 Kurang Peningkatan aula s
melibatkan Sebaiknya kompetensi guru awal t
pemangku sekolah
kepentingan dalam melibatkan
pengembangan pemangku
kurikulum kepentingan
dalam
penyusunan
kurikulum
Standar 3.2.11 Kurangnya Sebaiknya Peningkatan - Ge
Proses pengakuan atas sekolah toleransi warga pe
perbedaan individual membuat rombel sekolah be
dan latar belakang yang heterogen
budaya siswa - Ka
Standar 4.2.2 Ada Sebaiknya Peningkatan - Pela
Penilaian sekolah
kompetensi guru pen
erencanakan Program Sekolah
mencermati contoh rapor mutu yang telah disiapkan. Untuk mengerjakan
nsi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), Standar Proses, dan Standar Penilaian.
ndikator/sub indikator yang ada pada rapor mutu. Merupakan kekuatan
ang skor capaian 6,67 – 7, sedangkan yang termasuk kelemahan sekolah,
s, peserta dapat membaca Modul Indikator Mutu. Hasil analisis rapor mutu
h.
canakan Program Sekolah
ritis.
Kegiatan Volume Biaya Sumber Dana
f g h
e
1 kali
shop penyusunan
ulum yang Rp. 1.500.000,00 BOS Reguler
enggarakan di
sekolah pada
tahun pelajaran
elar budaya saat 4 kali
elaksanaan hari
esar nasional. Rp. 4.000.000,00 BOS Reguler
arnaval
atihan Pelatihan 2 kali Rp. 3.000.000,00 BOS Reguler
nyusunan
kekurangan menyiapkan pera
perangkat teknik perangkat pem
penilaian lengkap penilaian secara pen
lengkap tahu
4.4.1 Kurang
menggunakan
penilaian aspek sikap
karena PJJ
Petunjuk Pengisian instrumen:
1. Masalah Utama ditentukan dari salah satu indikator/sub indikator SK
paling rendah)
2. Kolom “a” diisi SNP selain SKL (karena SKL sudah dijadikan masalah
3. Kolom “b” diisi akar masalah dari masalah utama (cari indikator/s
negatif
4. Kolom “c” diisi rekomendasi yang disusun berdasarkan akar masalah
5. Kolom “d” diisi nama program yang disusun berdasarkan satu atau be
6. Kolom “e” diisi nama kegiatan (satu program bisa dijabarkan menjadi
7. Kolom “f” diisi volume kegiatan (man, material)
8. Kolom “g” diisi biaya yang dibutuhkan
9. Kolom “h” diisi sumber dananya
Catatan: Jika indikator/sub indikator dalam SKL sudah mencapai SNP
validasi. Jika, setelah sekolah melakukan validasi dan hasil skornya sud
masalah utama dari Standar Akademik yang lain (SI, Standar Proses, da
Rubrik Penilaian:
Nilai Indikator
91 - 100 Seluruh indikator 1. Rumusan masalah utama dite
terpenuhi satu indikator/sub indikator S
paling rendah)
81 – 90,99 Minimal enam
indikator terpenuhi 2. SNP yang ditulis selain SKL
3. Rumusan akar masalah
71 – 80,99 Tiga indikator
terpenuhi masalah utama
angkat
mbelajaran dan
nilaian diawal
un pembelajaran.
KL yang capaian mutu belum mencapai SNP atau bintang 5 (skor capaian
h utama)
sub indikator yang capaian mutu dibawah SNP, kemudian dibuat kalimat
h
eberapa rekomendasi
satu atau beberapa kegiatan)
dengan skor capaian maksimal 7, maka sekolah masih perlu melakukan
dah benar-benar valid mencapai SNP (nilai 7), maka sekolah bisa memilih
an Standar Penilaian)
entukan dari salah
SKL (skor capaian
mengacu pada
< 70,99 Satu indikator 4. Rekomendasi disusun be
terpenuhi masalah untuk perbaikan
5. Rumusan program berdasarka
6. Kegiatan dijabarkan dari progr
7. Volume disusun berdasarkan
8. Perhitungan biaya disesuaika
kegiatan
9. Penentuan sumber dana yang
erdasarkan akar
an rekomendasi
ram
kegiatan
an dengan volume
g sesuai
Tugas 02-IST1 - Lina Retnowati
Tugas 02-IST1. Refleksi nilai-nilai karakter dalam Implem
Lakukanlah refleksi secara mandiri dengan menjawab beberapa
1. Hal-hal apakah yang telah Saudara pelajari dalam mata diklat
2. Apakah kelebihan yang Saudara peroleh berkaitan dengan
karakter?
3. Apakah kelemahan yang masih perlu ditingkatkan?
4. Strategi apakah yang akan Saudara lakukan untuk meningkat
5. Isilah tabel berikut untuk menguatkan pemahaman Saudara!
Tabel Tugas 02-IST1. Refleksi Nilai Karakter d
Tugas Pokok dan Konsep Nilai Karakter Nilai-nila
No Fungsi Kepala akan d
Sekolah Disiplin, juju
demokratis,
ab c
1. Supervisi Guru Konsep Belajar Mandiri
dan Tendik (Self Regulated
Learning/SRL)
mentasi Kepemimpinan Sekolah
a pertanyaan sebagai berikut!
t pembentukan karakter?
n nilai karakter setelah pembelajaran mata diklat pembentukan
tkan karakter yang masih Saudara rasakan sebagai kelemahan?
dalam Implementasi Kepemimpinan Sekolah
ai karakter yang Strategi penerapan dalam tindakan*)
dikembangkan
e
d Disiplin:
ur, kreatif, Menjadi teladan bagi guru/tendik dan siswa di
, adil sekolah
Jujur:
Berkata sesuai dengan keadaan yang
sebenarnya sehingga pada saat melaksanakan
pembinaan tidak berprasangka buruk terhadap
siapapun
Kreatif:
Pada saat melaksanakan pembinaan berpikir
dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan
cara atau hal baru dari sesuatu yang dimiliki
Coaching and mentoring Disiplin, juju
demokratif
Kemampuan Kreatif, bert
menggerakkan komunitas demokratis
belajar (community of
practice)
Demokratis:
selalu berupaya menstimulasi warga sekolah
untuk bekerja dan belajar secara koperatif
dalam rangka mencapai tujuan bersama
ur, tanggung jawab, Disiplin
Menjadi teladan bagi
guru/tendik dan siswa di sekolah
Jujur
Berkata sesuai dengan
keadaan yang sebenarnya
Bertanggung jawab
Kepala sekolah yang
profesional memiliki tanggung jawab yang
besar terhadap maju mundurnya pengelolaan
sekolah yang dibinanya
Demokratis
Selalu berupaya menstimulus warga sekolah
untuk bekerja
dan belajar secara koperatif dalam rangka
mencapai tujuan
tanggung jawab, Kreatif
Kepala sekolah harus memiliki daya kreatifitas
yang tinggi dalam menyelesaikan masalah dan
kualitas pendidikan
Bertanggung jawab
Kepala sekolah yang profesionalisme memiliki
tanggung jawab terhadap maju- mundurnya
sekolah yang dibinanya
Demokratis
Kepala sekolah selalu menstimulasi warga
sekolah untuk bekerja dan belajar secara
bersama-sama untuk mencapai tujuan sekolah
yang diharapkan
1
Konsep kematangan diri Religius, Be
(self Maturity) kreatif, kerja
2. Manajerial Konsep self regulated Demokratis
Sekolah learning (belajar mandiri) Rasa ingin t
jawab
ertanggungjawab, Religius
a keras Kepala sekolah harus memiliki pengetahuan,
pemahaman, penghayatan, dan pengamalan
agama yang baik. Sehingga dapat menjadi
contoh bagi guru, tendik, dan peserta didik
Bertanggung jawab
Kepala sekolah yang bertanggung jawab, tidak
mudah menyerah dan putus asa terus
mengupayakan keberhasilan dan kemajuan
sekolah yang dibinanya
Kreatif
Kepala sekolah harus mempunyai pemikiran
yang baru untuk menjadikan pendidikan maju di
masa yang akan datang
Kerja keras
Kepala sekolah yang bekerja keras akan
menjadi kepala sekolah itu sukses, dan mutu
sekolah semakin baik
s, jujur, kerja keras, Demokratis
tahu, dan tanggung Kepala sekolah harus menerima dan
mengharapkan pendapat atau saran baik guru,
tendik, dan warga sekolah yang dipimpinnya
Jujur
Kepala sekolah harus senantiasa berkata apa
adanya, dapat dipercaya, selalu dapat
mempertanggung jawabkan baik benar atau
tidaknya tindakan yang dilakukan
Kerja keras
Kepala sekolah harus selalu menunjukkan
upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi
berbagai hambatan untuk mewujudkan sekolah
2
3. Pengembangan Konsep self regulated Inovasi, tan
Kewirausahaan learning (belajar mandiri) Komitmen
*) baca bahan bacaan Pembentukan karakter kepala sekolah
yang maju
Rasa ingin tahu
Kepala sekolah selalu meningkatkan
kompetensinya untuk belajar dan belajar,
menggali informasi dari berbagai sumber
dalam rangka memenuhi rasa kaingin
tahuannya untuk mengembangkan sekolah
yang dibinanya
Tanggung jawab
Kepala sekolah selalu memikirkan dengan
cerdas dan cermat resiko dan akibat dari
keputusan serta tindakan yang diambil dalam
memecahkan masalah
nggung Jawab, dan Inovasi
Kepala sekolah selalu menciptakan ide atau
gagasan baru.
Tanggung jawab
Kepala sekolah harus sadar akan tingkah laku
atau perbuatan yang disengaja maupun yang
tidak di sengaja, serta memiliki kesadaran
akan tugas dan kewajiban yang dijalankan
Komitmen
Kepala sekolah harus memenuhi janji,
tanggung jawab, dan dedikasi terhadap
pengabdian untuk mensukseskan sekolah yang
dibinanya
3
Petunjuk pengisian Tugas 02-IST 1:
1. Kolom “a” diisi dengan nomor urut
2. Kolom “b” diisi dengan tugas pokok dan fungsi kepala se
3. Kolom “c” diisi dengan konsep nilai karakter
4. Kolom “d” diisi dengan nilai-nilai karakter yang perlu di
bacaan “Pembentukan Nilai Karakter Kepala Sekolah” di
5. Kolom “e” diisi dengan strategi penerapan dalam tindaka
Rubrik Penilaian: Indikator
Nilai 1. Menuliskan tiga
sekolah
91 - 100 Seluruh indikator
terpenuhi 2. Menuliskan minim
yang sesuai dengan
81 – 90,99 tiga indikator terpenuhi
3. Menuliskan minima
71 – 80,99 dua indikator akan dikembangkan
< 70,99 terpenuhi
4. Menjelaskan strate
Satu indikator tindakan dari se
terpenuhi disebutkan
ekolah (sudah terisi)
ikembangkan (jenis nilai karakter mengacu kepada bahan
i bagian refleksi
an dari setiap nilai-nilai yang akan dikembangkan
tugas pokok kepala
mal 1 konsep karakter
n tugas pokok KS
al 2 nilai karakter yang
n
egi penerapan dalam
etiap karakter yang
4
Lina Retnowati
Tugas 01-IST1. Membentuk karakter Positif Calon Kepala Sekolah
1. Menerapkan Inkuiri Apresiatif Pada Kasus Yang Ditentukan
Sekolah Bunda Pertiwi berlokasi di dekat pusat ibu kota kabupaten. Letaknya strategis dan
mudah diakses. Sekolah ini merupakan sekolah rintisan yang pertama di kabupaten itu, berdiri
sejak 1951. Sekolah Bunda Pertiwi sudah meluluskan lebih dari 57 angkatan. Per tahun sekolah
ini meluluskan rata-rata 350 alumni. Beberapa alumninya bahkan sudah menjadi pejabat di baik
tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten, di berbagai lembaga pemerintahan,
kemasyarakatan dan sosial. Berbagai prestasi sudah pernah diraih oleh sekolah ini di masa
lampau, tergambar dari banyaknya tropi, piala, piagam dan foto yang menghiasi di beberapa
sudut dinding sekolah itu.
Saat ini, sekolah Bunda Pertiwi mengalami pasang surut yang jauh berbeda dengan masa masa
keemasan mereka dulu. Fasilitas sekolah sudah tertinggal jauh, laboratorium komputer dan
akses internet untuk menunjang proses pembelajaran guru tidak ada. Guru-gurunya pun jumlah
semakin berkurang karena banyak yang pindah mutasi dengan berbagai alasan. Memang guru
baru banyak yang datang, tapi untuk beberapa tahun kemudian banyak yang pindah ke
kabupaten lain. Itulah makanya banyak guru honorer yang mengajar di sekolah Bunda Pertiwi.
Prestasi akademik sekolah Bunda Pertiwi jauh menurun dari tahun ke tahun. Berbagai persoalan
internal banyak terjadi, mulai dari penyalahgunaan keuangan, konflik pribadi dan rumah tangga
guru, permusuhan antar guru senior, dan saling curiga, tidak saling menghormati dan saling
menyalakan antar guru tampak dari suasana pertemuan di saat rapat internal sekolah. Beberapa
guru muda berusaha untuk mendamaikan namun seringkali juga harus berakhir dengan memilih
untuk diam. Suasana pembelajaran di kelas diwarnai dengan pola mengajar guru yang monoton,
guru berceramah dan siswa mencatat, siswa pasif, tingkat ketidakhadiran siswa tinggi. Orang tua
mengeluh penilaian guru tidak sesuai dengan harapan anak-anak mereka. Satu satunya kegiatan
yang masih menjadi andalan di sekolah itu adalah pembinaan kesiswaan yang bagus sehingga
kepramukaan, palang merah remaja, pecinta alam, kesenian berjalan dengan pembinaan yang
baik. Sekolah Bunda Pertiwi mendapatkan dukungan animo masyarakat dari berbagai kegiatan
sosial mereka yang bagus di mata masyarakat sekitarnya. Komite sekolah yang kebanyakan
alumni dari sekolah tersebut dan juga tokoh masyarakat banyak membantu sekolah mengelola
dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di sekolah tersebut.
PRAKARSA Pertanyaan Daftar tindakan yang perlu dilakukan untuk
PERUBAHAN menjawab pertanyaan
Apa yang
TAHAPAN menyebabkan ➢ Memprogramkan pengadaan fasilitas yang
kemunduran mendukung pembelajaran
B-uat pertanyaan (Define) sekolah Bunda
Pertiwi? ➢ Menciptakan pembelajaran yang menyenangkan
bagi peserta didik
A-mbil pelajaran Apa saja yang
(Discover) sudah terlaksana ➢ Pengaturan manajemen keuangan yang
dengan baik di transparan
G-ali mimpi (Dream) sekolah Bunda
Pertiwi? ➢ Mengadakan pembimbingan dan pendampingan
guru dan tendik
Bagaimana
➢ Lokasi sekolah berada di area strategis
➢ Sudah berhasil mencetak lulusan yang
berprestasi
➢ Kegiatan ekstrakurikuler yang mewadahi
potensi peserta didik
➢ Adanya pengakuan dan kepercayaan dari
masyarakat
➢ Meningkatkan proses pembelajaran
mewujudkan ➢ Memberikan pelatihan atau workshop kepada
sekolah Bunda pendidik dan tendik
Pertiwi menjadi
sekolah yang ➢ Menyusun rencana kerja sekolah
bermutu? ➢ Menyusun rencana anggaran sekolah
➢ Menyusun rencana kerja tahunan
➢ Menyusun rencana kerja jangka menengah
➢ Mempromosikan sekolah
J-abarkan rencana Langkah-langkah ➢ Melakukan Koordinasi antara dewan guru,
(Design) apa yang dapat Kepala Sekolah, Komite, dan Yayasan
dilakukan untuk
A-tur eksekusi (Deliver) meningkatkan ➢ Menyusun program sekolah
kualitas sekolah
Bunda Pertiwi? ➢ Mensosialisasikan program yang telah disusun
kepada seluruh warga sekolah
➢ Melaksanakan program yang telah dibuat
➢ Bekerjasama dengan pihak terkait yang dapat
membantu kemajuan sekolah
Siapa saja pihak ➢ Yayasan
yang terlibat dalam ➢ Kepala sekolah
meningkatkan ➢ Guru dan Tendik
kualitas di sekolah ➢ Siswa
Bunda Pertiwi? ➢ Komite
➢ Wali murid
➢ Alumni dan masyarakat
Sekolah Bunda Pertiwi saat ini Sekolah Bunda Pertiwi versi baru
Fasilitas sekolah masih belum memadai Fasilitas yang sudah memadai sesuai
perkembangan zaman
Jumlah guru kurang Kualitas dan kuantitas guru sudah meningkat
Banyak guru yang mutasi
Banyak guru baru yang masuk ditambah dengan
Beberapa guru belum menguasai IT guru yang honor sekolah
Prestasi menurun
Penyalahgunaan keuangan Sudah banyak guru yang menguasai IT
Prestasi meningkat
Terdapat konflik antar guru Pelaporan keuangan lebih transparan dan tertib
Pola pengajaran yang monoton administrasi
Penilaian tidak sesuai harapan Guru sudah dapat bekerjasama dengan baik
Pola pengajaran inovatif dan kreatif
Sudah sesuai harapan dengan meliputi penilaian
Sikap, pengetahuan dan Keterampilan
No. Profil Pelajar Pancasila Penerapan di Sekolah
1 Beriman, bertakwa - Berdoa sebelum memulai Seba
kepada Tuhan Yang Pelajaran pada pagi hari di men
Maha Esa, dan berakhlak sekolah. ibad
mulia - Kegiatan rutin keagamaan
(beribadah bersama, perayaan
hari besar keagamaan)
2 Berkebhinekaan global Pembentukan kelompok belajar Sisw
yang merata dengan tidak angg
membedakan suku, agama, dan sesu
ras send
3 Gotong royong Sabtu Bersih Ada
4 Mandiri mem
5 Bernalar kritis kebe
6 Kreatif dipe
Memberikan penugasan secara Sisw
individu mem
tang
Memberikan soal berupa Analisis Sisw
dan Problem Solving mam
soal
kritis
dibe
- Memanfaatkan lingkungan - L
sekolah dalam pembelajaran s
Kendala Solusi Capaian yang diharapkan
agian siswa tidak - Dimasukkan dalam Semua siswa mampu
ngikuti kegiatan
dah bersama penilaian sikap melaksanakan kegiatan
- Membuat jadwal keagamaan dengan baik
kegiatan ibadah tiap
kelas
- Memberikan
bimbingan khusus
bagi siswa yang sering
melanggar
wa masih memilih - Diskusi kelompok Semua siswa dapat berteman
gota kelompok sebagai anggota kelompok
uai kemauannya dengan tidak dengan siapa saja tanpa
diri membeda-bedakan suku, ras
membedakan suku, dan agama
agama, dan ras Semua siswa dapat bekerja
sama dalam kegiatan untuk
- Diberikan bimbingan menciptakan sekolah yang
bersih dan nyaman
dan arahan agar
semua siswa bisa
menerima perbedaan
siswa yang tidak Sekolah menyediakan alat
mbawa alat kebersihan
ersihan yang
erintahkan
wa belum Perlu bimbingan dan Semua siswa mampu
arahan agar siswa mampu
miliki rasa mengerjakan tugas yang mengerjakan tugas yang
diberikan
ggung jawab diberikan secara mandiri
wa masih belum Melakukan analisis soal Siswa mampu berpikir dan
mpu menganalisa yang berpikir kritis
sesering mungkin bernalar kritis dalam
dan berpikir
s atas soal yang mengerjakan soal analisis dan
erikan
memecahkan permasalahan
Lahan yang - Mengelola lahan yang - Menumbuhkan kreativitas
sempit
sempit menjadi asri dalam berpikir
dan bermanfaat
- Membuat barang bekas - S
menjadi bermanfaat b
Kelompok 2 : Pipit Muhtining Rahayu
Anggota Siti Wulandari
Pamiliyah
Iwan Heri Santoso
Lina Retnowati
Siswa kurang - Memberikan - Mewujudkan sekolah yang
berpikir kreatif pembelajaran bersih, asri, dan nyaman
observasi lingkungan
sekolah
Tugas 04-OJT 1- Lina Retnowati
Tugas 04-OJT 1 Merumuskan Gagasan Inovasi Pemecahan Ma
Peserta merumuskan gagasan inovasi pemecahan masalah pe
pada tugas 03-OJT 1.
Tabel 04-OJT 1. Merumuskan gagasan
No Masalah Utama Gagasan Pemecahan
Pembelajaran Pembelajaran (Sol
ab c
1 Sekolah kurang dalam Gagasan 1
pemberian tugas kelompok - Guru memberikan tugas ko
pada siswa yang berupa mapel IPA, Prakarya Reka
proyek kolaborasi yang dapat Inggris, Bahasa Indonesia,
ditampilkan dari beberapa misalnya tentang materi Pe
mapel yang memerlukan Energi listrik dalam kehidu
keterampilan berpikir, sehari-hari. Tugas kolabora
bertindak produktif dan kritis dinilai berdasarkan rubrik p
yang dapat termonitor dan ada.
terevaluasi secara transparan.
Gagasan 2
- Sekolah pelaksanaan kegi
seni secara virtual untuk m
talenta yang siswa miliki. D
yang memiliki kemampuan
sama dikelompokkan menj
untuk secara bersama men
asalah Pembelajaran
embelajaran berdasarkan masalah utama yang telah dihasilkan
n inovasi pemecahan masalah pembelajaran
Masalah Solusi /Tindakan Terbaik
lusi)*)
d
olaborasi Berdasarkan masalah yang dihadapi di sekolah, saya
ayasa, Bahasa memilih tindakkan menggunakan gagasan 3, yaitu
, Seni Budaya dibentuknya kelas-kelas tutor sebaya. Agar melatih
enghematan siswa siswa untuk memiliki keterampilan berpikir,
upan bertindak produktif dan kritis sehingga siswa bisa saling
asi akan membantu, berbagi, dan peduli temannya yang
penilaian yang mengalami masalah belajar dan mengembangkan
kemampuan. Setiap kelas tutor akan didampingi oleh
iatan pentas guru.
menunjukan Kegiatan tutor sebaya dilakukan diluar jam
Dimana siswa pembelajaran dengan menggunakan breakout room.
n/talenta yang
jadi satu
nampilkan
talenta yang mereka miliki.
Gagasan 3
- Adanya kelas-kelas tutor s
yang kurang memiliki kema
dibidangnya akan dibantu
temannya yang memiliki ke
lebih sehingga siswa bisa s
membantu, berbagi, dan p
terhadap temannya yang m
masalah belajar dan meng
kemampuan. Setiap kelas
didampingi oleh guru.
Petunjuk pengisian instrumen identifikasi masalah pembelajara
1. Kolom “a” diisi dengan nomor urut;
2. Kolom “b” diisi dengan masalah utama pembelajaran
masalah pembelajaran (tugas 03 kolom f);
3. Kolom “c” diisi gagasan pemecahan masalah pembela
pada kolom “b” dengan mempertimbangkan data kekuat
4. Kolom “d” diisi dengan memilih salah satu solusi/tind
pembelajaran berdasarkan kolom “c”
.
sebaya, siswa
ampuan
oleh
emampuan
saling
peduli
mengalami
gembangkan
tutor akan
an:
n dengan mengacu pada hasil isian pada instrumen identifikasi
ajaran yang diisi lebih dari 2 (dua) untuk memecahkan masalah
tan sekolah pada Tugas 03 kolom d;
dakan yang dianggap terbaik dalam rangka mengatasi masalah
TUGAS 03-OJT 1 LINA RETNOWATI
a. Tugas 03-OJT 1. Mengidentifikasi Masalah Pembelajaran
Peserta secara kolaborasi bersama warga sekolah dalam sebuah
4 (empat) Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang berkaitan
Standar Isi (SI), Standar Proses (SP), dan Standar Penilaian Pe
aset/kekuatan sekolah yang dapat dikembangkan lebih lanjut dan
pembelajaran untuk dicarikan alternatif solusi berupa gagas
aset/kekuatan, terlebih dahulu saudara dapat mempelajari secara
Aktivitas pengisian instrumen identifikasi masalah pembelajaran,
atau hasil EDS (Evaluasi Diri Sekolah) atau hasil pemetaan SNP
tersebut melalui wawancara kepada pihak-pihak yang terkait (Kep
menjawab pertanyaan berikut ini.
a. Apa saja aset/kekuatan dari sekolah Saudara khususnya pada
b. Apa saja kelemahan sekolah khususnya yang menjadi masalah
c. Tentukan satu masalah utama yang berkaitan dengan pem
kelemahan sekolah/masalah-masalah pembelajaran?
Isilah tabel di bawah ini dengan terlebih dahulu membaca petunjuk
Petunjuk pengisian instrumen identifikasi masalah pembelaja
1. Kolom “a” diisi dengan nomor urut
2. Kolom “b” diisi dengan nama SNP (telah diisi)
3. Kolom “c” diisi dengan indikator untuk 4 (empat) SNP ya
berdasarkan rapor mutu sekolah atau hasil EDS (Evaluasi Dir
4. Kolom “d” diisi dengan aset/kekuatan sekolah berdasarkan
dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang berdasarkan
hasil pemetaan SNP sekolah. Untuk mendapatkan pemaham
membaca lebih lanjut bahan bacaan Pengembangan Kewirau
5. Kolom “e” diisi dengan kelemahan di sekolah yang terkait
(empat) SNP yaitu SKL, SI, SP, dan SPP yang dapat dilakuka
tim melakukan kajian implementasi manajerial sekolah khususnya pada
erat dengan pembelajaran yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL),
endidikan (SPP). Hasil kajian tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi
n kelemahan sekolah yang menjadi masalah khususnya terkait dengan
san/inovasi dalam menyelesaikan masalah. Dalam mengidentifikasi
detail dalam bahan bacaan pengembangan kewirausahaan.
Saudara dapat menggunakan data hasil rapor mutu sekolah yang valid
P sekolah. Selain itu Saudara juga dapat melakukan konfirmasi data-data
pala Sekolah, guru, peserta didik). Sebagai langkah awal, Saudara dapat
SKL, SI, SP, dan SPP?
h terkait dengan pembelajaran yang ditemukan di sekolah Saudara?
mbelajaran ditemukan di sekolah Saudara berdasarkan hasil data
k pengisian di bawah ini:
aran:
ang menjadi fokus kajian yaitu SKL, SI, SP, dan SPP. Isi indikator
ri Sekolah) atau hasil pemetaan SNP sekolah
hasil kajian 4 (empat) SNP yaitu SKL, SI, SP, dan SPP yang dapat
n hasil rapor mutu sekolah atau hasil EDS (Evaluasi Diri Sekolah) atau
man yang komprehensif terkait aset/kekuatan sekolah, Saudara dapat
usahaan Sekolah.
t dengan masalah-masalah pembelajaran berdasarkan hasil kajian 4
an antisipasi dan dicarikan solusi
6. Kolom “f” diisi dengan satu masalah utama yang dipilih seb
Masalah utama merupakan simpulan dari berbagai permasa
tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat, harus beke
keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk menyelesaikann
Tabel 03-OJT 1 Instrumen Id
Standar Nasional Indikator Aset/Kek
No Pendidikan (SNP) yang dapa
ab c 1.1.1 Telah
yang mence
1. Standar 1.1. lulusan memiliki beriman dan
Kompetensi kompetensi pada kepada Tuh
Lulusan dimensi sikap Esa
1.1.2 Telah
yang mence
berkarakter
1.1.6 Telah
yang mence
peduli
1.1.10 Telah
sehat jasma
1.2. lulusan memiliki 1.2.1 Telah
kompetensi pada pengetahua
dimensi pengetahuan prosedural,
metakognitif
1.3. lulusan memiliki
kompetensi pada 1.3.1 Sudah
keterampila
bagai prioritas dari beberapa masalah yang terdapat dalam kolom “e”.
alahan yang muncul yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran,
erja sama dengan semua pemangku kepentingan, dan memerlukan
nya.
dentifikasi Masalah Pembelajaran
kuatan sekolah Kelemahan sekolah (Masalah Satu Masalah
at dikembangkan terkait Pembelajaran) Utama
d e Pembelajaran
memiliki perilaku 1.1.3 Kurang memiliki perilaku f
erminkan sikap yang mencerminkan sikap disiplin
n bertaqwa 1.1.4 Kurang memiliki perilaku yang Sekolah kurang
han Yang Maha mencerminkan sikap santun dalam pemberian
1.1.5 Kurang memiliki perilaku yang tugas kelompok
memiliki perilaku mencerminkan jujur pada siswa yang
erminkan sikap 1.1.7 Kurang memiliki perilaku yang berupa proyek
mencerminkan sikap percaya diri kolaborasi yang
memiliki perilaku 1.1.8 Kurang memiliki perilaku yang dapat ditampilkan
erminkan sikap mencerminkan sikap dari beberapa
bertanggungjawab mapel yang
h memiliki perilaku 1.1.9 Kurang memiliki perilaku memerlukan
ani dan rohani pembelajar sejati sepanjang hayat keterampilan
berpikir, bertindak
memiliki 1.3.2 Kurang memiliki keterampilan produktif dan kritis
an faktual, berpikir dan bertindak produktif yang dapat
1.3.3 Kurang memiliki keterampilan termonitor dan
konseptual, berpikir dan bertindak kritis terevaluasi secara
f 1.3.5 Kurang memiliki keterampilan transparan.
berpikir dan bertindak kolaboratif
h memiliki
an berpikir dan
dimensi keterampilan bertindak kr
1.3.4 Telah
keterampila
bertindak m
1.3.6 Telah
keterampila
bertindak ko
2. Standar Isi 2.1 perangkat 2.1.1 Telah
3. Standar Proses pembelajaran sesuai karakteristik
rumusan kompetensi 2.1.2 Telah
lulusan karakteristik
pengetahua
2.1.3 Telah
karakteristik
keterampila
2.2 kurikulum sekolah 2.2.2 Telah
dikembangkan sesuai kerangka da
prosedur 2.2.3 Telah
operasional
2.2.4 Sudah
perangkat k
satuan pend
dikembangk
2.3 sekolah melaksanakan 2.3.2 Telah
kurikulum sesuai belajar berd
ketentuan pendalaman
2.3.4 Telah
3.1. sekolah kegiatan pe
merencanakan proses siswa
pembelajaran sesuai
3.1.1 Telah m
silabus yang
dikembangka
reatif
memiliki
an berpikir dan
mandiri
memiliki
an berpikir dan
omunikatif
memuat 2.1.4 Kurang menyesuaikan tingkat
k kompetensi sikap kompetensi siswa
memuat 2.1.5 Kurang dalam menyesuaikan
k kompetensi ruang lingkup materi pembelajaran
an
memuat
k kompetensi
an
mengacu pada 2.2.1 Kurang melibatkan
asar penyusunan pemangku kepentingan dalam
melewati tahapan pengembangan kurikulum
l pengembangan
h memiliki 2.3.1 Kurang menyediakan alokasi
kurikulum tingkat waktu pembelajaran sesuai
didikan yang struktur kurikulum yang berlaku
kan 2.3.3 Kurang menyelenggarakan
aspek kurikulum pada muatan
mengatur beban lokal
dasarkan bentuk
n materi
melaksanakan
engembangan diri
mengacu pada 3.1.4 Kurang mendapatkan
telah evaluasi dari kepala sekolah dan
an pengawas sekolah