The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bunga Rampai “1 Tahun Bersama Posmetro Indragiri” merupakan antologi tulisan dari penulis yang berisikan berbagai macam tulisan dan tema yang diangkat. Ada berupa opini, berita, artikel, maupun puisi. Antologi tulisan dalam buku Bunga Rampai, lebih banyak menyajikan tentang pendidikan namun ada juga tema-tema yang lain.

Buku ini merupakan dedikasi penulis sebagai seorang guru dan penggiat literasi di Kab. Indragiri Hilir selama kurang lebih satu tahun menulis di koran harian Posmetro Indragiri. Penulis menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dan pengalaman selama menjadi penggiat literasi Inhil.

Harapan penulis agar setiap ide yang dituangkan dapat sampai kepada para pembaca, khususnya guru untuk bisa juga berpartisipasi dalam penulisan dengan berbagai jenis tulisan apapun. Gerakan literasi bangsa yang dicanangkan oleh pemerintah dalam dunia pendidikan harus mampu menyentuh semua guru-guru yang ada di tanah air khususnya Kab. Indragiri Hilir.

Semoga buku ini bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam menulis serta mampu menjadi inspirasi dalam membuat berbagai tulisan yang akan ditulis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by BHP RIAU, 2020-11-05 04:07:47

BUNGA RAMPAI SATU TAHUN BERSAMA POSMETRO

Bunga Rampai “1 Tahun Bersama Posmetro Indragiri” merupakan antologi tulisan dari penulis yang berisikan berbagai macam tulisan dan tema yang diangkat. Ada berupa opini, berita, artikel, maupun puisi. Antologi tulisan dalam buku Bunga Rampai, lebih banyak menyajikan tentang pendidikan namun ada juga tema-tema yang lain.

Buku ini merupakan dedikasi penulis sebagai seorang guru dan penggiat literasi di Kab. Indragiri Hilir selama kurang lebih satu tahun menulis di koran harian Posmetro Indragiri. Penulis menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dan pengalaman selama menjadi penggiat literasi Inhil.

Harapan penulis agar setiap ide yang dituangkan dapat sampai kepada para pembaca, khususnya guru untuk bisa juga berpartisipasi dalam penulisan dengan berbagai jenis tulisan apapun. Gerakan literasi bangsa yang dicanangkan oleh pemerintah dalam dunia pendidikan harus mampu menyentuh semua guru-guru yang ada di tanah air khususnya Kab. Indragiri Hilir.

Semoga buku ini bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam menulis serta mampu menjadi inspirasi dalam membuat berbagai tulisan yang akan ditulis.

Keywords: pendidikan,bunga rampai satu tahun bersama posmetro,posmetro,opini,artikel,puisi,guslaini,bhp riau

i

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT
karena atas segala rahmat dan karuniaNya, sehingga buku
karya guru dapat terealisasi dengan baik. Shalawat dan salam
semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta yakni
Nabi Muhammad SAW.

Buku yang ditulis oleh seorang guru dengan dedikasi
yang tinggi terhadap dunia pendidikan khususnya dalam
gerakan literasi di Indragiri Hilir patutlah mendapatkan
apresiasi yang harus disambut baik oleh setiap pihak
khususnya Pemerintah Daerah Indrgairi Hilir. Karya yang di
bukukan dari tulisan-tulisan yang di terbitkan oleh surat
kabar harian Posmetro Indragiri menjadi salah satu wadah
bagi setiap guru untuk menuangkan segala ide dan gagasan
bahkan ini menjadi cara yang baik untuk memompa semangat
para guru-guru untuk melakukan hal yang sama yaitu
menulis.

“Bunga Rampai 1 Tahun bersama Posmetro Indragiri”
menjadi sebuah kumpulan dan referensi yang bagus untuk
setiap guru yang ingin menuliskan ide dan gagasannya
kedalam sebuah buku. Karya yang terdiri dari berbagai tema
dan kategori seperti opini, artikel, berita dan puisi sehingga
bisa menjadi inspirasi bagi setiap guru yang ingin menulis.

ii

Saya ucapkan selamat dan sukses atas karya yang
sudah dibuat semoga semakin sukses dan maju untuk selalu
berkarya dan menjadi motivasi bagi setiap guru-guru untuk
berkarya.

Tembilahan, 31 Agustus 2018
Wakil Bupati Terpilih 2018
H. SAMSUDIN UTI

iii

TESTIMONI

DINAS PENDIDIKAN INDRAGIRI HILIR

Gerakan Literasi yang dicanangkan oleh Kemendikbud sangat
berdampak bagi dunia pendidikan hingga membahana ke seluruh
penjuru tanah air tidak terkecuali Kab. Indragiri Hilir. Geliat literasi
yang semakin terasah dan tajam sejak adanya Ikatan Guru Indonesia
(IGI) yang memiliki program Satu Guru Satu Buku (SAGUSAKU) dan
Gerakan Literasi Sekolah (GELIS) banyak guru dan siswa
melahirkan karya bagi daerah.
Salah satu karya guru “Bunga Rampai 1 tahun bersama Pos
Metro Indragiri” yang ditulis ole penggiat literasi Inhil merupakan
karya yang patut kita apresiasi bagi dunia pendidikan. Buku yang
tidak hanya layak dibaca oleh Birokrat, Akademisi, Guru, Pelajar,
tetapi juga semua kalangan bisa membaca dan menjadikan buku ini
sebagai referensi yang tepat untuk memberikan inspirasi dan
motivasi menulis.
Guru mulia karena karya, inilah karya yang menjadikan guru
mampu membawa perrubahan bagi kemajuan dunia pendidikan
khususnya Indragiri Hilir.
Selamat dan sukses buat penulis, tetaplah memberikan inspirasi
bagi setiap orang dengan karya.

Drs. H. Rudiansyah, M.Si
Kepala Dinas Pendidikan Indragiri Hilir

iv

DEWAN PENDIDIKAN
Bunga Rampai 1 tahun bersama Pos Metro Indragiri.
Adala sebuah Buku yang layak dibaca oleh semua kalangan, mulai
dari pelajar, Mahasiswa, Birokrat, Pengusaha sampai masyarakat
biasa terutama para pendidik, karena buku ini berisikan berbagai
tema dan kejadian yang dapat memberikan Inspirasi dna Motivasi
lebih-lebih bagi para pendidik dan peserta didik yang ingin menulis.
Dengan menulis kita dapat mengungkapkan apa yang kita rasakan,
bercerita apa yang kita amati yang mungkin berguna bagi orang lain
yang membacanya.
Selamat kepada penulis, berkaryalah terus untuk memberikan
makna dalam kehidupan diri sendiri dan orang lain.

Drs. H. Syamsurizal Alwi, MP
Ketua Dewan Pendidikan Indragiri Hilir

v

POSMETRO INDRAGIRI

BUNGA Rampai satu tahun bersama Posmetro Indragiri (Antalogi
Tulisan; Opini, Artikel dan puisi), adalah cerminan terdepan yang
ditunjukkan oleh sang penulis untuk kemajuan atau mengajak
seseorang untuk berbuat lebih dalam sebuah simpulan tulisan yang
sangat berkemajuan.
Buku ini ditulis panjang dengan alur yang cukup baik. Bercerita
yang membentuk sebuah kekaguman dari sebuah pengalaman yang
diterjuni langsung oleh si penulis. Juga mengambarkan bahwa
sosok seorang guru itu bukanlah menjadi halangan untuk bekarya
bahkan saling berbagi ilmu dari satu tempat ke tempat lainnya,
terkhusus dalam menggemakan gerakan literasi.
Buku yang tak hanya memuat satu karya, seperti opini, namun juga
mengkaryakan sebuah puisi, berita, dan artikel menandakan sang
penulis kaya akan sebuah gagasan. Karena itu, poin terbesar dari
buku ini adalah penguatan ide, kemauan dan keingin-tahuan
menjadikan sang penulis mampu membuat hasil karyanya dalam
sebuah buku yang layak dibaca untuk semua kalangan. Tanhiah!

Pimpinan Posmetro Indragiri

Andre Syahbani

vi

PENGANTAR PENULIS

Menulis membutuhkan energi dan ide yang besar
untuk bisa ditumpahkan kedalam setiap lembaran demi
lembaran agar menjadi sebuah tulisan yang bisa dinikmati
oleh setiap pembaca. Akan tetapi ide tak selamanya hidup
dalam pikiran ditambah lagi mood yang setiap waktu datang
dan pergi tanpa pernah bisa ditahan.

Ide dan mood ibarat dua sisi mata uang yang saling
terkait dalam membuat sebuah tulisan. Inspirasi yang selalu
dibutuhkan kadang tak juga muncul sehingga tulisan mandeg
dan bahkan berhenti sampai terabaikan untuk menuntaskan
sebuah tulisan.

Bunga Rampai 1 tahun Bersama Pos Metro Indragiri
merupakan antologi tulisan yang berisikan opini, artikel,
berita, dan puisi yang ditulis oleh penulis selama menggiatkan
literasi. Buku ini menyajikan berbagai pengalaman penulis
selama menjadi penggiat literasi di Inhil yang bisa dijadikan
sebagai sumber inspirasi dalam membuat tulisan baik

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Ikatan
Guru Indonesia (IGI) yang telah membuka cakrawala berpikir
saya pada Program SAGUSAKU dengan tema “Menulis
Langsung Terbit” sehingga menjadi motivasi untuk menulis
buku. Posmetro Indragiri yang telah memberi ruang untuk

vii

saya menyalurkan segala ide dan gagasan dalam tulisan
khususnya mas Andre dan Arfan yang luar biasa dalam setiap
terbitan menjadi editor dan penggerak guru-guru menulis.
Abah Samsudin Uti selaku tokoh masyarakat yang telah
memotivasi dan mensupport segala bentuk kegiatan kami
dalam meningkatkan kompetensi sebagai guru baik materi
maupun moril, Bapak Kadisdik H. Rudiansyah, M.Si yang
selalu tiada henti memberikan masukan agar tetap semangat
dan selalu memajukan dunia pendidikan, Bapak Ketua Dewan
Pendidikan H. Syamsurizal Alwi yang memberikan motivasi
dan masukan, Ibu Plh Kepala Sekolah Dewi Purwani, SP,
rekan-rekan guru-guru SMPN 4 GAS yang selalu memberikan
semangat yang luar biasa agar saya mampu berkarya dan
menyelesaikan setiap target yang sudah dicanangkan serta
lainnya yang telah menginspirasi saya dalam menuliskan
buku ini. Saya sangat terbuka atas kritikan dan masukan
untuk kesempurnaan buku ini agar kedepan lebih baik lagi.

Teluk Sungka, Agustus 2018

Guslaini
Buku ini kupersembahkan khusus untuk isteriku tercinta, Nike Kurnia Illahi,
M.Pd dan permata hatiku “Hafiza Sabiya Azahra”.
Semoga Allah SWT selalu membimbingmu, selalu meridhoimu, selalu
mendampingi dalam setiap langkah kehidupanmu, serta bisa menjadikan
anak kita menjadi seorang musliimah yng cerdas dan hafidzah.

viii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................... i
TESTIMONI ...........................................................................................iii
PENGANTAR PENULIS ........................................................................... v
DAFTAR ISI................................................................................... ........ viii

I
OPINI ........................................................................................................ 1

 Menanamkan pendidikan karakter pada anak dimulai
sejak dini ................................................................................................... 1

 Prilaku koruptif menghancurkan nilai-nilai integritas ....... 7
 Gelis menggelorakan literasi di negeri hamparan kelapa

dunia ......................................................................................................... 13
 Yuks ... Jagain sekolah kita pakai jaga ....................................... 18
 Ayoook... Jadikan pemilu jujur pemilu berintegritas ........ 30
 Degradasi moral zaman now ........................................................ 38
 Euforia kelulusan dan

tradisi buruk ......................................................................................... 45
 Pendidikan sebagai investasi masa depan anak ..................52
II
ARTIKEL .............................................................................................. 59
 Travelling tidak lengkap tanpa gadget .................................... 60

ix

 Agustus membumikan permainan tradisional dari
kepunahan ............................................................................................. 71

 Pentingnya pemanfaatan media dalam pembelajaran
matematika ........................................................................................... 77

 Aturan Permainan .................................................................. 26
III
BERITA ................................................................................................. 85

 Banyak guru belum termotivasi menulis ............................... 86
 Tiga guru Inhil ikuti temu nasional pelatih ........................... 92
 Guru di Inhil menjadi pembicara nasional ............................ 93
 Guru SMPN 4 GAS jadi wakil Riau dan Inhil di pentas

nasional ................................................................................................... 97
 SMPN 3 Kemuning taja literasi sekolah dengan bimbingan

tim Gelis ............................................................................................... 100
 Tim Gelis IGI menyambangi SD 32 Tembilahan ................ 104
 Guru SMPN 4 GAS menjadi pembicara nasional di Flores

Timur Nusa Tenggara Timur ...................................................... 108
 Sosialisasi pemberantasan anti hoaks di SMPN 4 GAS .. 113
 Dewi Purwani SP kepala SMPN 4 GAS .................................... 116
 Guru SMPN 4 GAS diundang menjadi pembicara di

Lubuklinggau ...................................................................................... 120
 Guru Inhil menjadi pembicara di IGI Siak ............................ 124
 Descovil menggelorakan bumi melayu .................................. 126
IV

x

PUISI ................................................................................................... 130
 Kaulah guruku ................................................................................. 131
 Nak ......................................................................................................... 134
 Republik mimpi (negeri antah berantah).............................. 137

Lampiran foto-foto ..................................................................................... 142
Tentang Penulis ............................................................................................ 151

xi

OPINI

1

MENANAMKAN PENDIDIKAN
KARAKTER PADA ANAK DIMULAI SEJAK DINI

(Opini : Terbit 03/2018)
Pendidikan menjadi tolak ukur bagi maju atau
mundurnya suatu negara. Begitu juga pendidikan
menjadi hal yang vital dalam membangun peradaban
suatu masyarakat, lingkungan sosial maupun lingkungan
keluarga. Namun bukan hanya pendidikan yang di
berikan hanya sekedarnya saja tetapi pendidikan yang
berkarakter menjadi lebih penting dalam menghadapi
tantangan majunya suatu peradaban. Pembentukan
karakter ini tidak bisa hanya sekedar modal bin salabin
saja, atau diberikan saat anak sudah beranjak usia
dewasa. Pendidikan karakter harus sudah tertanam
dalam diri anak saat diusia dini.
Jika kita melihat bagaimana kondisi masyarakat kita
yang secara sadar atau tidaknya melakukan kesalahan
dan melanggar setiap peraturan yang telah dibuat bukan
karena mereka tidak paham, apalagi mengerti namun
karena pendidikan karakter belum masuk kedalam

2

kehidupannya alias belum tertanam. Jadi wajar saja jika
kita melihat amburadulnya tatanan kehidupan baik
secara sosial, kultural, budaya, norma-norma semua
diterobos karena belum mendarah dagingnya karakter
yang tertanam pada dirinya.
Bisa kita bandingkan bagaimana teraturnya masyarakat
yang secara sadar melaksanakan sesuatu yang sudah
dibuat aturan dalam kehidupan bernegara mereka
melaksanakan dengan bangga karena pendidikan
karakter sudah tertanam sejak dini dalam diri seperti
yang dicontohkan masyarakat Jepang, Singapura dalam
antrian kereta api atau lainnya.
Pendidikan karakter akan mampu dijalankan jika semua
elemen bekerjasama dalam menjalankannya bukan
hanya tugas dan program kemendiknas saja yang
disalurkan ke institusi sekolah-sekolah namun juga
adanya ikut andil berbagai pihak dalam membangun
budaya tersebut.
Anak adalah modal dan investasi bagi keluarga bahkan
bagi sebuah negara untuk bisa memajukan dalam segala
aspek tentunya anak menjadi faktor yang harus
diperhatikan khususnya dunia pendidikan.

3

Berikut ini beberapa cara yang bisa kita tanamkan
pendidikan karakter terhadap anak yaitu :
Menguatkan Kenyakinan Agama melibatkan anak
beribadah bersama dengan kediplinan waktu yang
diajarkan bisa menjadi sebuah prinsif dan modal utama
anak dalam menjalani kehidupan dilingkungan
sosialnya, anak mampu membedakan baik dan buruknya
serta mampu memfilter pengaruh buruk terhadap
hubungan sosial yang dibangun. Apalagi dewasa ini
media sosial menjadi peran yang sangat mempengaruhi
karakter anak. Pribadi Mandiri menjadikan anak mandiri
bukan berarti berlepas diri dari orang lain, namun
menumbuhkan sikap agar anak memiliki ketahanan dan
survive dalam menghadapi setiap masalah. Caranya anak
jangan dibiasakan manja, biarkan ia mengurus segala
kebutuhannya, dan biarkan ia mencoba menyelesaikan
masalah yang ia hadapi namun tetap harus ada
bimbingan seperti membereskan kamar tidur, mencuci
pakaian sendiri dan setrika dll. Peran ortu cukup
mengarahkan dan membimbing agar ia tumbuh menjadi
pribadi mandiri dan mampu menjadi problem solver
dalam dirinya. Mengambil keputusan sendiri berikan

4

kesempatan anak untuk memilih dan mengambil
keputusan dalam hidupnya agar ia tahu keputusan yang
dibuat harus dijalankan dengan penuh semangat dan
tanggung jawab seperti dalam menentukan sekolah,
jurusan berikan kesempatan pada anak agar ia tahu
bahwa kehidupan yang ia jalani nantinya atas dasar
keputusan yang telah diambilnya. Otoriter Orang Tua
kurangi sikap otoriter ortu terhadap anak dalam
kehidupan anak. Anak memiliki kehidupan sendiri dan
memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang
mandiri, tanggungjawab, dan penuh prinsif. Peran ortu
bukan sepenuhnya dan otoriter terhadap kehidupan
anak. Biarkan anak melakukan sesuatu yang ia sukai, jika
hal yang dilakukan salah maka orang tua bisa
memberikan nasehat. Kesalahan yang ia lakukan akan
menjadi bekal kedepan ketika ia menemukan hal yang
sama dan bisa berpikir bagaimana keputusan yang akan
dibuatnya. Komunikasi yang efektif anak tidak hanya
membutuhkan segala sesuatu terpenuhi untuk
kehidupannya, namun anak sangat membutuhkan
komunikasi yang baik dari kedua ortunya, jika sebuah
komunikasi sering dilakukan dalam bingkai kedekatan

5

dan keterbukaan maka anak tidak akan segan-segan
untuk cerita apa yang ia hadapi mulai dari hal yang
sederhana sampai masalah yang butuh perhatian, apa
yang ia alami selama disekolah atau diluar. Karena
baginya keluarga adalah sarana yang tepat baginya
untuk mencari solusi. Hidup sederhana mendidik anak
dalam kesederhanaan sangat perlu bahkan menjadi hal
yang harus diperhatikan bagi setiap ortu agar anak
nantinya tahu dan mampu menghindari sikap sombong
dan ia dapat menghargai apa yang ia miliki. Kerja keras
mengajarkan anak dengan semangat dan kerja keras
dalam meraih mimpi dan keinginan harus ditanamkan
sejak dini, agar anak terbiasa bahwa untuk meraih
sesuatu hal yang besar harus dengan kerja keras dan
semangat dalam memperjuangkan apa yang menjadi
harapan dan impian dalam hidupnya. Kepedulian
mengajarkan anak agar tumbuh jiwa empati dan simpati
anak terhadap diantara sesama. Bisa dengan cara
mengunjungi panti asuhan, tempat kumuh, bertemu
orang sakit, acara sosial, dll. Hal tersebut akan terpatri
dalam diri anak bahwa empati harus ia miliki.

6

PERILAKU KORUPTIF
MENGHANCURKAN NILAI-NILAI INTEGRITAS

(Opini : Terbit 15/03/208)
Impian Indonesia bebas korupsi menjadi harapan bagi
rakyat Indonesia tidak terkecuali para guru yang
memiliki integritas. Guru penggerak integritas sangat
memahami perubahan Indonesia harus dimulai dari
dunia pendidikan, dengan menanamkan nilai-nilai
integritas. Dimana integritas dimaknai dalam
pemahaman yang menyeluruh bukan setengah-setengah.
Integritas yang dapat diartikan sebagai konsistensi dan
keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung
tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan serta sikap yang
konsisten antara tindakan dengan nilai dan prinsip.

Makna integritas tersebutlah yang dibekali oleh KPK
kepada guru-guru penggerak integritas agar mengetahui
bagaimana korupsi mampu membawa dampak yang luar
biasa bagi keberlangsungan sebuah negara dalam
berbagai aspek kehidupan. Sehingga korupsi harus
dipandang sebagai wabah atau virus dalam kehidupan

7

bukan hanya sebagai perbuatan tercela karena korupsi
mampu menghancurkan sendi-sendi kehidupan
bermasyarakat maupun bernegara.

Korupsi tidak cukup dengan hanya melakukan
penegakkan hukum semata, tetapi harus ada semangat
integritas dalam memerangi dan melawan korupsi
diberbagai aspek. Pemberantasan korupsi tidak cukup
dengan tindakan refresif para penegak hukum tetapi
harus dengan memberikan dan membangun kesadaran
bagi sipelaku koruftif yaitu dengan nilai-nilai edukasi.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah Semangat
anti korupsi dengan memasuki dunia pendidikan sebagai
gerbang awal menanamkan nilai-nilai karakter
integritas.

Amanat UU No. 20 Tahun 2001 adalah tindakan
melawan hukum dengan maksud memperkaya diri
sendiri, orang lain, atau korupsi yang berakibat
merugikan negara atau perekonomian negara dan
Menurut UU No.24 Tahun 1960 adalah perbuatan
seseorang, yang dengan atau karena melakukan suatu
kejahatan atau dilakukan dengan menyalah gunakan

8

jabatan atau kedudukan. Menurut para ahli Nurdjana
Korupsi berarti perbuatan yang tidak baik, buruk,
curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari
kesucian, melanggar norma-norma agama materil,
mental dan hukum.

Perilaku koruptif akan menjadi sebuah pembiasaan
dalam kehidupan jika dipandang sebagai hal yang biasa
saja. Namun akan berdampak besar untuk kedepannya
ketika memegang kewenangan yang gampang
disalahgunakan karena untuk memperbesar keuntungan
pribadi pada jabatannya yang dipegangnya. Sehingga
dalam skala besar tersebut akan merugikan negara
bahkan menghancurkan sendi-sendi kehidupan.

Sudah menjadi hal yang wajar melawan korupsi menjadi
suatu keharusan bagi setiap warga negara. Melawan
korupsi dalam dunia pendidikan dibutuhkan beberapa
strategi dalam pemberantasan korupsi. Adapun strategi
yang bisa dilakukan adalah dengan tiga cara. 1).
Pendekatan perbaikan sistem ; Perbaikan sistem yang
dimaksud adalah dengan melibatkan para stakeholder
pengambil kebijakan diantaranya adalah kepala sekolah,

9

pengawas, Disdik, BKD, Komite sekolah. Peran guru
penggerak integritas harus konsisten terhadap nilai-nilai
integritas yang sudah diketahui. 2). Pendekatan
pendidikan anti korupsi ; menanamkan nilai-nilai
karakter semangat anti korupsi dan nilai-nilai integritas
kepada siswa serta konsisten menjalankan nilai-nilai
integritas. Adapun nilai-nilai integritas yang dibangun
dan harus dimiliki oleh setiap warga negara adalah 1.
Jujur, 2. Peduli, 3. Mandiri, 4. Disiplin, 5. Tanggung
jawab, 6. Kerja keras, 7. Sederhana, 8. Berani, dan 9.
Adil. Pendekatan yang ke 3.) Pendekatan Penindakan
(Refresif) ; mengumpulkan bukti-bukti yang kuat terkait
dengan pelanggaran ataupun perilaku pidana korupsi
dengan cara melaporkan kepada pihak-pihak yang
berwenang (Inspektorat/ Saberpungli/ Kepolisian/
Kejaksaan/ KPK).

Melawan korupsi bukan hanya sebagai tugas penegak
hukum atau tugas KPK semata, namun melawan dan
memerangi korupsi adalah tanggungjawab kita bersama
bagi setiap warga negara. Korupsi berawal dari perilaku
koruftif yang menjadi pembiasaan dalam kehidupan
maupun dunia kerja. Korupsi terjadi bukan karena

10

banyaknya orang-orang jahat, namun diamnya orang-
orang baik yang berani untuk mengatakan yang benar.

Kejahatan yang teroganisir akan mampu mengalahkan
kebaikan yang tidak terorganisir. Jadi bukan saatnya kita
diam melihat sebuah tindakan kecurangan, perilaku
koruftif, penggelapan, pemerasan, penyuapan,
gtratifikasi, dll. Ketika kejahatan teroganisir maka
su8dah saatnya juga kebaikan harus terorganisir dan
bergerak secara masif agar dampak buruk korupsi yang
menghancurkan sistem perekonomian, hukum,
pemerintahan, sosial, kesehatan, pendidikan, pertahanan
keamanan dan tatanan kehidupan sosial masyarakat
dapat diatasi dengan segera.

Jangan biarkan perilaku koruftif menjadi hal yang biasa
dalam lingkungan, baik sekolah, maupun dunia kerja.
Ketika menjadi hal yang biasa maka suatu saat korupsi
akan menjadi sebuah pembiasaan dan bahkan mampu
menjadi wabah bagi hancurnya tatanan kehidupan suatu
negara.

11

Ingat korupsi berawal dari perilaku koruftif yang
dianggap biasa saja, hingga menjadikan pelaku sebagai
motor penggerak kekayaan keluarga. Korupsi terjadi
bukan hanya karena keinginan pelaku itu sendiri namun
karena adanya tuntutan dan tekanan dari berbagai pihak
terutama lingkungan, keluarga, kompetitor bisnis, dll.

12

GELIS MENGGELORAKAN LITERASI DI NEGERI
HAMPARAN KELAPA DUNIA

(Opini : Terbit 19/03/2018)
“Dimana bumi dipijak, disitu Literasi di bangun”

Semenjak program Gerakan Literasi Bangsa (GLB) yang
digulirkan oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI),
literasi di tanah air semakin masif pergerakannya.
Bahkan banyak orgaisasi maupun komunitas yang
menjadikan literasi sebagai bagian dari langkah
perjuangan untuk mencerdaskan bangsa.
Seiring perjalanan program GLB akhirnya literasi
menjadi bagian dari jantung pendidikan untuk mampu
memajukan Indonesia menjadi bangsa yang cerdas
seperti yang disampaikan oleh bapak menteri Muhajir
Effendy, bangsa berbudaya literasi yang baik merupakan
salah satu ciri bangsa yang cerdas. Bahkan disahkannya
UU Perbukuan oleh Mendikbud Bapak Muhajir Effendy
adalah salah satu langkah untuk mendorong
pertumbuhan dan percepatan literasi masyarakat

13

(https://www.hidayatullah.com). Kemdikbud juga telah
membentuk 31 kampung literasi di 31 kabupaten untuk
meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, juga
membangun kemandirian masyarakat. Ditargetkan ada
514 kampung literasi pada 2019 dengan anggaran
Rp160 juta perkabupaten kata Kasubdit Keaksaraan dan
Budaya Bangsa Kemdikbud Bapak Samto disela dialog
pendidikan (https://www.antaranews.com).
Seiring dan sejalan program kemdikbud dalam
menggerakkan literasi di tanah air maka Semangat
literasipun menjadi bagian dari beberapa komunitas dan
organisasi untuk mengambil bagian dalam
mencerdaskan bangsa. Salah satu organisasi profesi yang
getol dan sinergis dengan program kemdikbud untuk
menggelorakan literasi adalah Ikatan Guru Indonesia
(IGI). Tidak sekedar dengan motto “Sharing and Growing
Together” namun langkah kongkrit dilakukan melalui
kanal Satu Guru Satu Buku (SAGUSAKU).
Gerakan ini pun akhirnya menembus dunia pendidikan
bukan hanya guru saja menjadi target pelatihan namun
juga siswa menjadi objek yang harus dibina dan
diarahkan untuk bisa menumbuhkan semangat literasi

14

dalam diri siswa. Akhirnya SAGUSAKU menggulirkan
program Gerakan Literasi Sekolah atau yang dikenal
dengan GELIS. Gerakan GELIS secara masif menembus
diseluruh tanah air dengan tujuan menumbuhkan
semangat, membangun potensi, dan mampu
memberikan inspirasi bagi setiap orang nantinya.
Tujuan inilah yang menjadi bagian dari GELIS agar
tumbuh bibit penulis tanah air untuk memberikan nilai-
nilai edukasi bagi para pembaca.
GELIS pun akhirnya memijakkan kaki di Tembilahan
atau yang dikenal dengan negeri hamparan kelapa dunia.
Pergerakan GELIS diawali dibeberapa sekolah yang
sudah menjadi target untuk diberikan motivasi. Kegiatan
GELIS inipun dilaksanakan karena sudah mendapatkan
izin dari Bapak Kepala Dinas Pendidikan Indragiri Hilir,
Bapak Drs. H. Rudiansyah, M.Si. Dukungan Bapak Kadis
tidak hanya secara lisan saja namun beliau juga
menunjukkan dengan ikut menghadiri acara pameran
Internasional pendidikan terbesar di Jakarta Global
Educational Supplies and Solutions (GESS) 27 – 29
September 2017 yang IGI menjadi peserta satu-satunya
dari orprof yang diikutkan dalam pameran tersebut.

15

Semangat dan gelora literasi dalam dunia pendidikan di
negeri hamparan kelapa dunia yang dimotori oleh Tim
GELIS menjadi bagian dari jiwa-jiwa guru IGI yang
tergabung dalam tim GELIS. Tim Gelis ini berasal dari
beberapa sekolah dengan tingkat satuan pendidikan
yang berbeda mulai dari Guru Sekolah Dasar, Menengah,
sampai Atas. Bahkan juga berbeda dalam disiplin ilmu
yang diajarkan disekolah yang ditugaskan. Ada yang
berlatar belakang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,
Matematika, Ekonomi, Kewirausahaan, IPS, dll. Hebatnya
mereka sudah memiliki karya buku yang diterbitkan
oleh program SAGUSAKU.
Gelis yang dimotori oleh para guru-guru IGI semakin
menggeliat dibeberapa sekolah yang ada di Kab.
Indragiri Hilir. Tepatnya rabu, 15 Maret 2018 GELIS
mengadakan kegiatan yang ke II namun ditempat yang
berbeda dan kecamatan berbeda pada waktu yang
bersamaan. Kecamatan yang melaksanakan GELIS yaitu
Keritang dan Tembilahan. Adapun dua tempat yang
dilaksanakan adalah SMAN 1 Tembilahan Kec.
Tembilahan, dan SMPN 3 Keritang Kec. Keritang serta
SMAN 1 Keritang.

16

Semangat para tim GELIS selalu memicu adrenalin para
peserta yang tergabung dalam kegiatan literasi tersebut.
Akhir dari kegiatan siswa mampu menghasilkan karya
terbaik yang akhirnya dibukukan dalam kumpulan atau
antologi tulisan baik berupa puisi maupun cerpen, yang
nantinya karya yang dibukukan tersebut akan semakin
mengasah kemampuan para siswa dan menjadi inspirasi
bagi siswa lainnya bahkan pembaca umumnya.

17

YUK... JAGAIN SEKOLAH KITA PAKAI JAGA

(Opini : Terbit 04/2018)
Zaman now sebuah zaman dimana perkembangan
teknologi semakin menjamur dan menjadi kebutuhan,
bahkan dapat dikatakan sebagai kebutuhan primer.
Kebutuhan utama dimana setiap saat manusia tidak bisa
menjauhkan diri dari teknologi, mulai dari anak-anak
sampai orang dewasa bahkan para kaum tuapun tidak
mampu menghindari dari ketergantungan dengan
teknologi. Wajar saja perusahaan teknologi juga
semakin memanjakan para penggunanya dengan
berbagai fitur-fitur yang menarik. Baik gadget maupun
kebutuhan elektronik rumah tangga juga tersedia
berbagai kemudahan yang disediakan oleh pihak
perusahaan semua sesuai dengan yang diinginkan.
Teknologi dewasa ini mampu menimalisir dan
menggantikan peran tenaga manusia, efisiensi waktu
menjadi hal utama yang dirasakan oleh setiap para
pengguna. Belum lagi fitur-fitur yang tersedia mampu
menjadikan para penggunanya lupa dengan waktu mulai

18

dari bangun tidur sampai tidur lagi. Pilihan gadget
menjadi pilihan tepat untuk zaman now semua bisa
dilakukan dengan hanya menekankan jari. Aplikasipun
semakin menjamur digadget untuk memberikan
kemudahan bagi para pengguna. Semua yang
dibutuhkan oleh pengguna gadget sudah tersedia baik di
android maupun playstore hanya tinggal diinstal saja.
Hampir sebagian besar pengguna gadget tidak bisa
melepaskan aktivitasnya dari gadget setiap saatnya.
Mulai dari makan, jalan-jalan, belajar, apapun itu selalu
update status di media sosial jadi tempat
pelimpahannya. Hal inilah juga dilakukan oleh para
pihak perusahaan untuk memperkenalkan aplikasinya
agar bisa dilirik oleh para konsumen gadget. Tidak
terkecuali dari instansi pemerintahan bahkan komisi
pemberantasan korupsi (KPK) juga melakukan hal yang
sama dalam melahirkan salah satu aplikasi yang bisa
digunakan dan dinikmati oleh pengguna untuk bisa
dilirik agar diinstal.
Langkah yang dilakukan oleh pihak KPK dalam rangka
percepatan dalam menanamkan 9 inisiasi sekolah
berintegritas agar mudah informasi yang diberikan dan

19

akurat serta tepat dan cepat maka era digital menjadi
langkah yang tepat dalam menerapkan nilai integritas
yang terintegrasi dalam 9 inisiasi sekolah berintegritas
agar percepatan integritas di sekolah-sekolah bisa
diterapkan dengan cepat dan baik. Untuk itu aplikasi
yang diluncurkan menjadi salah satu aplikasi yang tepat
dalam menerapkan integritas diera digital. Nantinya
aplikasi yang digunakan mampu mewakili dan
mempercepat proses integritas tersebut.
Aplikasi apa yang diluncurkan oleh KPK bagi para
pengguna gadget ?
Melihat maraknya para pengguna gadget dalam
menggunakan aplikasi yang memberikan kemudahan
maka KPK juga melakukan hal yang sama agar pesan
yang ingin disampaikan bisa tersampaikan dengan baik
kepada pengguna. Langkah ini diambil sebagai bagian
dari pembelajaran dan pendidikan pada setiap warga.
Aflikasi yang diluncurkan oleh KPK diberi nama “JAGA”.
Apasih JAGA itu?
JAGA, sebuah aplikasi yang diluncurkan oleh KPK untuk
mampu melakukan pencegahan korupsi dan mendorong
transparansi penyelenggaraan pelayanan publik dan

20

pengelolaan aset negara. Jaga menjadi alternatif solusi
dan jawaban bagi para pengguna khususnya pendidik,
tenaga medis, perizinan, maupun desa. Aplikasi yang
dikhususkan untuk empat kategori tersebut mampu
memberikan informasi yang dibutuhkan. JAGA juga
memberikan berita-berita yang dibutuhkan oleh para
pengguna seperti contoh berikut : informasi sebaran
desa, KPK inisiasi pencegahan korupsi di lingkungan
Kemendikbud, sebaran sekolah di Indonesia, sebaran
puskesmas, lewat film sadarkan bahaya korupsi, merajut
pesan posituf antikorupsi melalui produk seni, dan
masih banyak yang lain. Bahkan JAGA bisa dijadikan
tempat berbagi cerita untuk profile instansi, tempat
menulis bagi seorang penulis, dan lain lain.
Apa saja fitur yang ada di JAGA?
Saat ini JAGA menyediakan empat fitur yang dibutuhkan
diantaranya ada Jaga Pendidikan, Jaga Kesehatan, Jaga
Perizinan, dan Jaga Desa. Masing-masing fitur tersebut
juga memberikan informasi yang berbeda yang
dibutuhkan oleh pengguna berkaitan dengan profesi
yang ada. Seperti fitur Jaga Sekolah menampilkan data
sekolah dari masing-masing sekolah yang disampaikan

21

melalui aplikasi DAPODIK dan aplikasi EMIS untuk
Kemenag, sedangkan untuk Jaga Kesehatan
menmapilkan berbagai data puskesmas yang
disampaikan pada aplikasi SIRS Kemenkes.
Apa saja yang disediakan oleh JAGA khususnya di
bidang pendidikan?
Sebenarnya empat fitur yang disediakan oleh JAGA
memiliki informasi yang berbeda dan dapat
dimanfaatkan oleh para pengguna. Namun jaga juga
menyediakan berbagai kemudahan untuk bisa diakses
dan diposting oleh pengguna terkait kegiatan dan
informasi baik profesi maupun profile intitusi serta
kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan. Jaga Pendidikan
memiliki empat fitur yang ditampilkan diantaranya :
SEKOLAHKU
Pada fitur ini ada pilihan Pencarian dan Cerita. Pada
pencarian pengguna jika tidak ditampilkan sekolah yang
ingin dicari, maka pengguna bisa mengklik pencarian
lanjut kemudian isikan nama sekolah, provinsi,
kota/kab, NPSN kemudian klik cari. Sekolah yang dicari
akan ditampilkan profile sekolah dan sarana apa saja
yang tersedia serta jumlahnya. Sementara pada cerita

22

berisi tulisan-tulisan dari berbagai sekolah yang sudah
diposting dan kita juga bisa menentukan tema dari
tulisan yang ingin dicari dengan cara mengetikkan tema
yang diinginkan.

ANGGARAN SEKOLAH
Pada fitur ini ditampilkan bagaimana jaga mampu
menyediakan informasi yang akurat mengenai setiap
anggaran dari masing-masing sekolah yang ada baik
yang berada di provinsi maupun daerah bisa mengetahui
data yang tepat mengenai anggaran masing-masing. Data
yang ditampilkan adalah anggaran APBN (BOS, DAU,
DAK, Grant, APBN Lainnya), APBD Provinsi (BOS, Hibah,
Bantuan Sosial, Keungan, BOS Provinsi lainnya) dan
APBD Kabupaten (BOS, Biaya bahan praktek, BOS Kota,
APBD Kota Lainnya), Lainnya (Sumbangan suka rela,
sumbangan operasional sekolah, sumbangan investasi,
hasil sewa, jasa produksi, dll).
PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru)
Penerimaan siswa baru menjadi catatan buruk bagi
sebagian sekolah yang melakukan praktik kecurangan
ketika sekolahnya menjadi minat bagi orang tua murid

23

yang memasukkan anaknya di sekolah – sekolah pavorit.
Bukan rahasia lagi quota yang disediakan selalu tidak
cukup menampung PDB yang akan masuk sekolah
bergengsi tersebut. Sehingga banyak praktik kecurangan
yang terjadi mulai dari PDB sisipan, membayar sekian
rupiah, bahkan harus menggeser PDB yang lain karena
ada siswa anak para pejabat. Aplikasi yang hadir mampu
mengatasi kegiatan PDB yang diterima karena
penerimaan yang trasnparan dan akuntabel bisa dilihat
secara umum oleh publik sehingga mampu menimalisir
dan menghilangkan praktek kecurangan yang terjadi
didunia pendidikan.
Takola SD
Pada bagian ini ditampilkan berbagai keterangan
diantaranya adalah kelas rehab menunjukkan jumlah
ruang kelas yang menjadi sasaran rehab, estimasi biaya
dihitung dari analisis kerusakan ruang kelas yang
termasuk kategori berat dan total, dan persentase
menunjukkan jumlah sekolah yang sudah
diverifikasidari total seluruh SD didaerah tersebut. Pada
bagian ini diharapkan transparansi dan akuntabilitas
mampu diterapkan pada sekolah-sekolah yang

24

mendapatkan dana rehab dan realisasi sesuai dengan
anggaran yang diterima serta bisa diketahui oleh publik.
Bagaimana caranya bisa bergabung bersama JAGA?
Semua pengguna gadget baik tipe android, BB, dan apple
bisa langsung bergabung dan membaca berita ataupun
cerita yang disajikan dalam aplikasi tersebut. Cara
bergabung adalah dengan menginstal aplikasi di gadget
sesuai jenis tipe gadget yang dimiliki. Caranya adalah :
install aplikasi JAGA di playstore (android) ataupun app
store (BB, apple) kemudian ketikkan dikolom search
kata “JAGA” kemudian klik install, tuunggu beberapa saat
sampai proses pengintalan selesai. Setelah proses selesai
para pengguna bisa melihat fitur-fitur yang ditampilkan
dan bisa juga menulis komentar dan masukan terhadap
aplikasi jaga yang diinstall. Untuk memberikan komentar
dan menulis pastikan registrasi terlebih dahulu sesuai
data-data yang diminta oleh aplikasi (mudah). Aplikasi
ini juga bisa diinstall di pc atau laptop dengan
mengetikkan di google search jaga kpk akan keluar atau
bisa juga dengan mengetikkan di browser https://jaga.id
maka akan ditampilkan fitur-fitur yang ada di aplikasi
tersebut.

25

Apa saja 9 inisiasi sekola berintegritas yang dibawa oleh
JAGA agar bisa disosialisasikan kepada guru-guru, kepala
sekolah, wali murid, dinas pendidikan, ketua komite,
pemerhati pendidikan dan pengguna gadget. Adapun
sembilan inisiasi yang dimaksud adalah ; PPDB Online,
JAGA menjadi sarana dalam mempublikasikan dan
memberikan informasi PPDB secara online dengan
transparan sehingga pelaksanaan penerimaan benar-
benar terlaksana dengan akuntabel, namun jika ada
kecurangan atau kesalahan dalam PPDB masyarakat bisa
menyampaikan informasi terkait PPDB karena adanyaya
ketersedian layanan pengaduan dan tindaklanjut.
Transparansi pengelolaan dana pendidikan, JAGA
memberikan informasi yang terupdate mengenai
pengelolaan keuangan sekolah yang dapat diakses oleh
publik, terbitnya regulasi dari pemda terkait
pengelolaan keuangan, serta dana BOS dikelola oleh
personil yang berkompeten, dan JAGA juga memfasilitasi
percepatan dalam peningkatan kompetensi PTK,
pengawas, dan komite sekolah dalam pengelolaan
sekolah yang berintegritas. Pengendalian gratifikasi dan
larangan fungli, JAGA memfasilitasi pengaduan dan

26

menindaklanjuti pengaduan terhadap tindakan bagi
pemangku kewenangan dalam jabatan, serta
mensosialisasikan jika ada regulasi/aturan pemda
terkait pengendalian gratifikasi dan larangan pungli
kepada seluruh pemangku kepentingan. Akurasi update
DAPODIK terintegrasi aplikasi JAGA, pada aplikasi ini
adanya pemuktahiran data secara berkala sehingga
dapat dilihat secara publik oleh PTK terhadap
perubahan data yang diberikan sehingga antara
DAPODIK dan JAGA akan singkron karena sudah
terintegrasi. Kepatuhan kode etik PTK, JAGA
mempublikasikan dan mensosialisasikan ada
ketersusunan kode etik kepada selutuh PTK sehingga
jika ada pelanggaran dan pengaduan pelanggaran kode
etik dapat langsung disikapi dan ditindaklanjuti.
Pengelolaan pengaduan masyarakat, pada bagian ini
JAGA juga mensosialisasikan layanan pengaduan dan
memfasilitasi sistem pengaduan masyarakat beserta
mekanisme dan tindaklanjutnya serta membentuk
satgas khusus dalam penanganan. Rekrutmen, rotasi dan
mutasi PTK yang transparan dan akuntabel, JAGA tidak
hanya menjadi sarana dalam mensosialisasikan SOP

27

terkait rekrutmen, rotasi, mutasi PTK secara transparan
dan akuntabel namun juga mampu menjadi solusi dalam
pengaduan dugaan penyimpangan SOP. Pengawasan
dana pendidikan, JAGA memfasilitasi sarana partispasi
publik dalam pengawasan dana pendidikan didaerah,
pelaksanaan audit tematik pendidikan, mampu
meningkatkan kapasitas auditor maupun masyarakat
sebagai pengawas dana pendidikan. Terakhir
Implementasi PAK, JAGA menjadi salah satu solusi dalam
penerapan PAK dalam setiap jenjang pendidikan
sehiingga mampu memperkuat nilai-nilai karakter
integritas dari setiap jenjang nantinya, disamping itu
juga meningkatnya kapasitas dan kompetensi stake
holder (dinas pendidikan, pengawas, kepsek, guru,
komite, dan siswa) serta adanya pembiasaan setiap saat
dalam pembelajaran untuk memberikan dan
mensosialisasikan kampanye anti korupsi disekolah-
sekolah baik dengan menggunakan slogan atau yel-yel
maupun media yang mampu memberikan pemahaman
terhadap anti korupsi (poster, banner, spanduk, dll).
Dengan adanya aplikasi JAGA mampu memberikan
pembelajaran yang positif terhadap nilai-nilai

28

penanaman karakter dalam dunia pendidikan sehingga
sekolah berintegritas akan mudah dicapai jika semua
pihak siap dan bersedia sebagai bagian dari cita-cita
dunia pendidikan yang berkarakter dan berintegritas.

29

AYOOOK... JADIKAN PEMILU JUJUR PEMILU
BERINTEGRITAS

(Opini : Terbit 21/04/2018)
Tepatnya tanggal 17 April 2019 bangsa Indonesia akan
mengadakan pesta demokrasi terbesar di seluruh tanah
air secara serentak yakni pemilihan umum (pemilu).
Pemilihan yang dibagi menjadi dua kategori Pemilihan
Legislatif (pileg) dan Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.
Tentunya pemilihan umum menjadi harapan bagi rakyat
Indonesia untuk menuju suatu perubahan yang lebih
baik terhadap kepemimpinan yang nantinya akan
terpilih. Pemilihan kepemimpinan menjadi tolak ukur
majunya suatu bangsa ataupun wilayah serta daerah
menjadi momen yang sangat penting bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Rangkaian tahapanpun sudah dipersiapkan dan
dilaksanakan untuk menyambut pesta demokrasi yang
dilaksanakan lima tahun sekali. Tentunya hal ini tidak
sedikit dana yang dibutuhkan dalam melaksanakan
pesta demokrasi tersebut. Wajar jika harapan rakyat
tertumpu pada pesta demokrasi yang nantinya

30

pemimpin terpilih mampu membawa aspirasi rakyat
kearah perubahan yang lebih baik bukan untuk
kepentingan golongan ataupun partai pendukungnya.
Persiapan pesta demokrasi dengan matang melalui
tahapan-tahapan sesuai prosedur yang ditetapkan
diantaranya masa kampanye, Verifikasi partai politik,
penetapan parpol peserta pemilu, pengajuan bakal caleg
DPR, DPD, dan DPRD, pengajuan bakal calon presiden
dan wapres, penetapan DCS DPR, DPD, dan DPRD,
penetapan calon presiden dan wapres serta Daftar Calon
Tetap (DCT), pelantikan DPRD kab/kota dan provinsi,
pelantikan DPR dan DPD, pelantikan presiden dan
wapres 2019 akan dilalui semua proses tersebut.
Tentunya tahapan-tahapan yang dilalui menjadi bagian
dari proses demokrasi yang harus dilaksanakan. Namun
dalam pelaksanaan terkadang proses tersebut juga tidak
terlepas dari berbagai kecurangan dan penyimpangan
baik dari tim sukses ataupun para pendukung salah satu
kandidat yang bertarung. Untuk itu dibutuhkan
kerjasama yang saling bersinergis untuk membangun
demokrasi dengan penuh kejujuran sangat dibutuhkan,

31

rakyat sebagai pemilih dan bawaslu sebagai pelaksana
penyelenggara pemilu.
Untuk itu pemilu jujur menjadi cita-cita bersama dan
menjadi bagian yang harus ditegakkan dalam demokrasi,
terlebih lagi rakyat menjadi bagian dari lambung suara
juga harus mengawasi jalannya proses pemilu,
sementara bawaslu menjadi penegak keadilan pemilu.
Mencapai pemilu yang jujur banyak hal yang harus
dilakukan dalam masyarakat.

Mengapa pemilu jujur menjadi bagian penting dalam
sebuah proses pesta demokrasi ?
Pemilihan seorang kepemimpinan dalam suatu negara
atau wilayah maupun daerah ditentukan oleh pesta
demokrasi. Proses pemilihan yang jujur tentunya
menjadi harapan bagi setiap rakyat, namun dalam
pelaksanaan yang terjadi adalah kecurangan-kecurangan
yang menodai pesta demokrasi tersebut. Sehingga
jalannya demokrasi tidak sesuai dengan apa yang di cita-
citakan dan didambakan oleh rakyat sebagai pemilih.
Sementara seorang pemimpin yang diimpikan dan
dipilih benar-benar hasil dari jujurnya demokrasi yang

32

berjalan. Pemilu jujur akan melahirkan pemimpin yang
jujur, pemimpin yang sesuai dengan jalannya proses
demokrasi sehingga apa yang sudah dicanangkan dalam
program dan janji-janji yang sudah dikampanyekan
dapat berjalan dengan baik.
Mungkinkah pemilu jujur bisa diterapkan ?
Pemilu jujur bisa diterapkan kepada semua lapisan
masyarakat jika setiap masyarakat sadar dan diberikan
pendidikan yang cerdas dalam berpolitik dan setiap
calon pemimpin juga memiliki nilai-nilai intergritas yang
mampu diterapkan dalam pertarungan demokrasi bukan
hanya mengandalkan para tim sukses dan dukungan dari
berbagai partai politik apalagi materi yang dimiliki.
Bagaimana pemilu jujur mampu dijalankan di pesta
demokrasi?
Pemilu jujur mampu dijalankan jika setiap calon dan
lapisan masyarakat baik sebagai pemilih maupun
sebagai tim sukses serta pihak penyelenggara mampu
menanamkan dalam diri masing-masing memiliki
integritas. Integritas harus konsisten terhadap sesuatu
yang sudah diketahui dan berani menerima konsekuensi
terhadap apa yang sudah dipahami sehingga mampu

33

menerapkannya. Adapun nilai-nilai integritas yang harus
dimiliki oleh setiap rakyat dalam pemilu jujur pemilu
berintegritas adalah : 1. Jujur adalah suatu perilaku yang
sesuai dengan hati, perkataan dan perilaku. Seorang
calon pemimpin harus memiliki sifat jujur seperti yang
ditunjukkan oleh sahabat nabi Abu Bakar yang
mendapatkan gelar sidiq (terpercaya) karena cerminan
antara hari, perkataan dan perilakunya. HR. Bukhari
“Sesungguhnya jujur itu membawa kepada kebaikan dan
kebaikan itu membawa kesurga...”. Tentunya jika proses
demokrasi berjalan dengan jujur, pemilih jujur dan
bawaslu mampu menegakkan keadilan maka hasil dari
proses demokrasi dan pemimpin yang terpilih benar-
benar pemilu berintegritas. 2. Peduli, pemilu jujur dan
berintegritas bisa terlaksana jika setiap warga memiliki
kepedulian yang tinggi terhadap jalannya demokrasi.
Kepeduliaan menjadi sikap keberpihakan melibatkan
diri dalam persoalan penting untuk suksesnya
demokrasi yang diterapkan dalam pemilu. Seseorang
yang memiliki kepedulian akan terpanggil hatinya untuk
melakukan perubahan perbaikan pada lingkungan
sekitarnya. 3. Mandiri, Pemilu jujur mampu terealisasi

34

ketika sikap tidak bergantung pada orang lain dalam
mempergunakan segala tenaga, pikiran,waktu untuk
merealisasikan harapan, mimpi dan cita-cita tersebut
dimiliki oleh setiap warga sehingga segala potensi dan
profesionalisme dalam diri setiap warga mampu
direalisasikan. 4. Disiplin, Pemilu jujur mampu
dilaksanakan jika setiap warga patuh dan taat dalam
aturan yang sudah dietapkan dalam peraturan pemilu.
Kedisiplinan yang dilaksanakan meskipun suatu
keterpaksaan awalnya akan menjadikan cerminan bagi
terlaksananya proses demokrasi. 5. Tanggung jawab,
pemilu jujur mampu terlaksana jika setiapa warga
memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap sukses
jalannya demokrasi. Baik sebagai pemilih maupun
sebagai panitia dalam penyelenggaraan pemilu memiliki
tanggung jawab yang tinggi untuk bersama-sama
menjaga pemilu jujur. Warga juga memastikan
memberikan setiap haknya dalam pesta demokrasi
tersebut. 6. Kerja keras, Pemilu jujur akan terlaksana
dengan adanya saling bekerjasama antara pihak
penyelenggara dengan masyarakat dengan berkerja
keras untuk menanamkan pemilu jujur yang akan

35

dilaksanakan. Tentunya calon dalam pesta demokrasi
sudah melakukan usaha atau membangun karya nyata
didalam masyarakat dengan kerja kerasnya agar ketika
pesta demokrasi masyarakat sudah mengenalnya
sehingga materi-materi (money politik) yang menjadi
ujung tombak dalam kampanye mampu diminimalisir
bahkan dihilangkan. 7. Sederhana, Hidup apa adanya
menjadi nilai yang sederhana dalam membangun
kehidupan apalagi dalam proses pemilu jujur sangat
dibutuhkan penanaman nilai-nilai sederhana bagi setiap
calon yang akan bertarung. 8. Berani, pemilu jujur juga
membutuhkan sikap yang berani dari setiap warga
untuk mampu menyuarakan dan melaporkan jika
terdapat kecurang-kecurangan dilapangan teradap
jalannya proses demokrasi. Sikap berani ini tentunya
tidak serta merta hadir namun karena sudah
ditanamkan dalam diri. Terakhir 9.Adil, pemilu jujur
mampu menciptakan sistem yang adil bagi setiap proses
demokrasi yang berjalan atau kecurangan yang terjadi
mampu disikapi dengan rasa adil.
Pemilu jujur akan menjadi cerminan bangsa yang
berintegritas dan bangsa yang berbudaya. Jadikan

36

pemilu jujur sebagai bagian dari budaya bangsa
Indonesia.

37

DEGRADASI MORAL ZAMAN NOW

(Opini : Terbit 05/2018)
Kemajuan teknologi menjadi salah satu indikator
kemajuan suatu bangsa. Teknologi dianggap sangat
penting dalam menunjang segala aktivitas kehidupan
dizaman serba canggih termasuk Indonesia sebagai
sebuah negara yang berkembang.

Namun perkembangan teknologi jika tidak diiringi
dengan penanaman karakter yang kuat terhadap putra-
putri bangsa akan sangat berdampak pada tatanan
kehidupan dalam berbagai aspek. Teknologi saat ini
sangat mudah diakses oleh segala lapisan usia tidak
terkecuali anak-anak yang masih tumbuh, mereka
dengan mudah dan bahkan difasilitasi oleh orang tua
dalam penggunaan teknologi tersebut tanpa ada kontrol
yang kuat dan bimbingan dari orang tua. Bahkan
teknologi menjadi teman terdekat dalam tumbuh
kembang anak-anak zaman sekarang. Dimana orangtua
lebih memilih memberikan teknologi sebagai solusi buat

38

anak-anaknya disadari ataupun tidak agar apa yang
dilakukan orangtua tidak terganggu oleh putra putri
mereka.

Teknologi menjadi prioritas utama ketimbang anak-anak
diajak membangun komunikasi dalam keluarga, bahkan
teknologi menggantikan posisi orangtua dalam
mendampingi anak-anak. Adapun teknologi yang sering
menemani pertumbuhan anak-anak saat ini adalah
gadget (hp, tablet), laptop, televisi, dll.

Dampak rusaknya tatanan kehidupan bagi generasi saat
ini anak dengan mudah mengakses apa yang ia inginkan
meskipun ia belum memahami apa yang ia lakukan sama
sekali. Gadget salah satu permainan tangan yang mudah
dicari, dibeli dan dibawa kemana saja. Hanya tinggal
menggerakkan jari pada keyfad semua tersedia jika
terhubung dengan koneksi internet. Sementara ortu
tidak begitu memahami kemajuan dari teknologi
sehingga anak lepas kontrol ketika mengakses sesuatu
yang belum wajar untuk diakses. Seperti website yang
memuat kontens porno, baik yang secara terang-
terangan atau melalui iklan yang dipromosikan ketika

39


Click to View FlipBook Version