The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Bunga Rampai “1 Tahun Bersama Posmetro Indragiri” merupakan antologi tulisan dari penulis yang berisikan berbagai macam tulisan dan tema yang diangkat. Ada berupa opini, berita, artikel, maupun puisi. Antologi tulisan dalam buku Bunga Rampai, lebih banyak menyajikan tentang pendidikan namun ada juga tema-tema yang lain.

Buku ini merupakan dedikasi penulis sebagai seorang guru dan penggiat literasi di Kab. Indragiri Hilir selama kurang lebih satu tahun menulis di koran harian Posmetro Indragiri. Penulis menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dan pengalaman selama menjadi penggiat literasi Inhil.

Harapan penulis agar setiap ide yang dituangkan dapat sampai kepada para pembaca, khususnya guru untuk bisa juga berpartisipasi dalam penulisan dengan berbagai jenis tulisan apapun. Gerakan literasi bangsa yang dicanangkan oleh pemerintah dalam dunia pendidikan harus mampu menyentuh semua guru-guru yang ada di tanah air khususnya Kab. Indragiri Hilir.

Semoga buku ini bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam menulis serta mampu menjadi inspirasi dalam membuat berbagai tulisan yang akan ditulis.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by BHP RIAU, 2020-11-05 04:07:47

BUNGA RAMPAI SATU TAHUN BERSAMA POSMETRO

Bunga Rampai “1 Tahun Bersama Posmetro Indragiri” merupakan antologi tulisan dari penulis yang berisikan berbagai macam tulisan dan tema yang diangkat. Ada berupa opini, berita, artikel, maupun puisi. Antologi tulisan dalam buku Bunga Rampai, lebih banyak menyajikan tentang pendidikan namun ada juga tema-tema yang lain.

Buku ini merupakan dedikasi penulis sebagai seorang guru dan penggiat literasi di Kab. Indragiri Hilir selama kurang lebih satu tahun menulis di koran harian Posmetro Indragiri. Penulis menuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dan pengalaman selama menjadi penggiat literasi Inhil.

Harapan penulis agar setiap ide yang dituangkan dapat sampai kepada para pembaca, khususnya guru untuk bisa juga berpartisipasi dalam penulisan dengan berbagai jenis tulisan apapun. Gerakan literasi bangsa yang dicanangkan oleh pemerintah dalam dunia pendidikan harus mampu menyentuh semua guru-guru yang ada di tanah air khususnya Kab. Indragiri Hilir.

Semoga buku ini bermanfaat dan bisa dijadikan referensi dalam menulis serta mampu menjadi inspirasi dalam membuat berbagai tulisan yang akan ditulis.

Keywords: pendidikan,bunga rampai satu tahun bersama posmetro,posmetro,opini,artikel,puisi,guslaini,bhp riau

Kedatangan para guru penulis ini juga langsung
membawa karyanya berupa buku untuk bisa dilihat dan
di baca oleh Kadis sekaligus memberikan Kata
Sambutan/prolog/ ataupun testimoni.

Bapak Kadis Drs. H. Syaifuddin, M.P menyambut dengan
positif terhadap apa yang dilakukan oleh para guru
dalam membuat karya sebagai seorang penulis buku.
Apresiasi positif yang diberikan oleh Bapak Kadis bukan
hanya memberikan kata sambutan dibuku saja, namun
Bapak Kadis juga akan mendukung penuh kegiatan yang
sama jika para guru penulis menyelenggarakan program
SAGUSAKU maupun SAGUSATAB. Lahirnya para guru
penulis menjadi aset yang baik bagi perkembangan
dunia pendidikan khususnya Indragiri Hilir agar setiap
guru termotivasi untuk menghasilkan karya seperti para
alumni SAGUSAKU. Guru kita di Inhil memiliki potensi
yang sangat besar dalam hal menulis namun belum
termotivasi dan wadah yang relevan untuk mereka bisa
menuangkan tulisan tersebut karena rendahnya
motivasi dan dukungan dari sekitarnya. Semoga dengan
kehadiran para guru penulis alumni SAGUSAKU akan

90

lebih banyak lagi melahirkan para penulis khususnya
guru Inhil kata Bapak Kadis menutup pembicaraan.
Akhir dari silaturahmi para guru penulis dan Bapak
Kadis Inhil melakukan poto bersama diruangan Kadis
Inhil sebagai tanda bahwa Inhil memiliki guru-guru yang
berpotensi dalam dunia jurnalistik.

91

TIGA GURU DI INHIL IKUTI
TEMU NASIONAL PELATIH 2018

(Berita : Terbit 01/2018)
Temu Nasional Pelatih (TNP) 2018 yang diadakan di Jakarta,
tepatnya di Gedung A Kemendikbud Senayan Jakarta sebagai
penyelenggara Ikatan Guru Indonesia (IGI). Ada beberapa
kegiatan yang dilaksanaan oleh IGI pada acara TNP tersebut.
Ketua Umum IGI Ramli Rahim dalam ajang TNP menyebutkan,
TNP 2018 menggelar beberapa agenda penting, seperti
pengukuhan peserta Temu Nasional Pelatih yang berjumlah
350 orang dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia pada 5
Januari 2018.

“Sehari kemudian, tepatnya 6 Januari dilanjutkan dengan
presentasi di depan Kemendikbud. Terakhir 7 Januari
dilanjutkan dengan pemecaan rekor MURI Menemu Baling
(Menulis dengan mulut mendengar dengan telinga),” ujar
Ramli.
TNP 2018 yang diikuti oleh seluruh guru Indonesia yang
berjumlah 350 orang sebagai utusan peserta TNP. Untuk
utusan Riau 16 orang yang terdiri dari 4 Kabupaten

92

diantaranya Kampar, Pekanbaru, Indragiri Hulu, dan Indragiri
Hilir.
Peserta TNP 2018 dari Kabupaten Indragiri Hilir berjumlah 3
orang, yakni Guslaini, S.Si., M.Pd (SMPN 4 GAS), Rabiah, M.Pd
(SMPN 3 Keritang), dan Laila Suryani, S.Pd (SMPN 2
Tembilahan Hulu).

Kegiatan TNP 2018 ini bertujuan untuk mengukuhkan
seluruh Pelatih Nasional yang nantinya akan didistribusikan
di beberapa daerah terluar dari provinsi yang ada di Provinsi
Daerah Pelatih. Pelatih Nasional yang dikukuhkan dalam
acara TNP ini merekalah yang nantinya akan menjadi pelatih
untuk mengisi acara di berbagai daerah yang ada di Indonesia
khususnya daerah yang terjauh dari Provinsi tersebut.
Adapun kegiatan yang diisi oleh seluruh pelatih Nasional yang
akan didistribusikan sesuai dengan kegiatan acara di tempat
pelatihan dan kanal yang dilaksanakan. Salah seorang peserta
TNP Guslaini mengatakan sangat merasakan dampak dari
kegiatan yang diadakan IGI terutama dari segi materi yang
disampaikan selama ini.

93

GURU DI INHIL MENJADI PEMBICARA NASIONAL

(Berita : Terbit 22/02/2018)
Kanal SAGUSAKU (SATU GURU SATU BUKU) Ikatan Guru
Indonesia (IGI) Kembali menyelenggarakan SAGUSAKU
Spektakuler dengan Tema "DELAYING" (Desain, Editing,
Layout, dan Marketing) bekerjasama dengan Universitas
Sbeelas Maret Surakarta yang dilaksanakan di Asrama
Haji Donohudan Solo, tgl 16 - 18 Feb 2018.

Peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia
yang berjumlah sekitar 100 orang. Peserta terbanyak
berasal dari Prov. Jateng khususnya Kabupaten
Wonogiri, Prov. Riau, Sulawesi, Kalimantan, Jatim,
Sumbar, Sumsel, dll.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari diikuti oleh
100 peserta dari seluruh Wilayah Tanah Air yang dibuka
langsung secara resmi oleh Prof. Dr. NUNUK SURYANI,
M.Pd selaku dari kemendikbud dan didampingi oleh
Bapak Dr. Asrowi dari Univ. Negeri Sebelas Maret
Surakarta serta Ibu Noerbadryah, M.Pd Ketua IGMP
Bahasa Indonesia.

94

Materi yang ditekankan pada kegiatan ini adalah
DELAYING. Adapun Nara Sumber dalam kegiatan ini :
Desain Cover : Guslaini, S.Si., M.Pd (Guru SMPN 4 GAS
Kab. Inhil Prov. Riau), Layouter : Kong Fen Shun, Editing
: Iqbal Damawi, Joko Siswanto Marketing : Syawal
Shadad.

Materi yang dibekali kepada peserta agar peserta
mampu menguasai bidang yang diminatinya untuk bisa
menjadi sebuah Tim Hebat Sagusaku Nasional IGI.
Tujuan dilaksanakan SAGUSAKU SPEKTAKULER
DELAYING adalah pelatihan dan penguatan pelatih
Nasioal Tim Sagusaku Nasional. Agar saat dilaksanakan
disetiap Wilayah maupun daerah memiliki standard
yang jelas, mulai dari Standard Operasional Prosedur
(SOP), Materi yang diselaraskan disemua wilayah dan
daerah yang melaksanakan sagusaku, penerbitan
sertifikat, maupun pelatih yang diterjunkan mengikuti
prosedur seperti yang diungkapkan oleh Koordinator
SAGUSAKU Ibu Noerbadryah, M.Pd selaku founder
sagusaku IGI.

95

Kegiatan ini juga berakhir dengan wisata literasi yang
menjadi puncak acara bagi setiap peserta yang memiliki
tugas menuliskan perjalanan wisata yang dikunjunginya.

96

GURU SMPN 4 GAS JADI WAKIL RIAU DAN INHIL
DI PENTAS NASIONAL

(Berita : 13/03/2018)
Sebagai bentuk kontribusi dan komitmen dalam upaya
memajukan kualitas pendidikan di Indonesia tahun
2018, PT. Samsung Elektronik Indonesia meluncurkan
Program "Indonesia Cerdas" dengan menyeleksi 53 guru
di 34 propinsi di Indonesia untuk mengikuti workshop
yang akan diselenggarakan oleh pihak Samsung.

Salah satu guru yang terpilih untuk mendapatkan
kesempatan mengikuti workshop adalah Guslaini, S.Si.,
M.Pd guru dari SMPN 4 GAS Desa Teluk Sungka
perwakilan dari Riau kabupaten Indragiri Hilir.

Program "Indonesia Cerdas" yaitu program yang
mengintegrasikan teknologi terkini untuk menunjang
pembelajaran abad 21 khususnya penggunaan secara
maksimal Tab A8 dalam pengorganisasian sekolah
seperti proses penilaian, pengumpulan tugas, ujian, buku

97

digital yang bisa dijadikan sebagai referensi yang tepat
untuk semua tingkat satuan pendidikan, dan sebagainya.
PT. Samsung menggandeng dua perusahaan besar
Quipper dan Pesona Edu untuk mampu menerapkan
digital learning dalam dunia pendidikan yang mampu
menghemat waktu dan menjadikan guru dan siswa bisa
berkominikasi kapan dan dimana saja dengan
pemanfaatan Teknologi mampu menghemat waktu dan
pengelolaan kelas menjadi mudah.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari di Hotel
Amaris Jakarta, 2 - 5 Maret 2018 yang dibuka secara
resmi oleh Bapak Banu Afwan dari PT
Samsung Elektronik Indonesia serta Bapak Muhammad
Ramli Rahim memberikan kata sambutan sebagai bagian
Ketua Tim Seleksi program Indonesia Cerdas.

Hari pertama diisi dengan pengenalan program Samsung
dalam era digital learning. Hari kedua diisi oleh Quipper
dalam pengelolaan kelas digital dengan memanfaatkan
teknologi mampu memberikan kemudahan pengelolaan
kelas baik proses penilaian, proses pengumpulan tugas,
pengorganisasian, dll. Hari ketiga diisi oleh Pesona Edu

98

yang mengenalkan buku-buku digital dari semua satuan
pendidikan yang bisa memberikan kemudahaan
pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Buku
digital yang mampu memberikan efek suara, gambar
bergerak, dll. Buku digital mampu menggantikan buku-
buku paket untuk sekolah. Pesona Edu menggandeng
produk Bumi Aksara dan Yudisthira serta penerbit
lainnya. Hari keempat menerapkan aflikasi dalam
pembelajaran era digital dikelas.
Program Indonesia Cerdas menjadi satu-satunya pilihan
memasuki zaman teknologi dimana dunia pendidikan
harus mampu menjadi bagian dari pemanfaatan
kemajuan teknologi.

99

SMP 3 KEMUNING TAJA LITERASI SEKOLAH DENGAN
BIMBINGAN TIM GELIS

(Berita : Terbit 03/2018)
Gerakan Literasi Sekolah (GELIS) semakin
menggelorakan semangat literasi di negeri bumi Sri
Gemilang. Kali ini SMPN 3 kemuning mendapatkan
kesempatan untuk dikunjungi oleh Tim GELIS yang
tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah
Inhil.

Kunjungan kali ini terpusat di daerah Inhil bagian
selatan menambah daftar panjang bagi Tim GELIS untuk
menunjukkan eksistensinya bagi perkembangan literasi
di negeri Sri Gemilang yang memiliki potensi alam yang
sudah dikenal dunia. Tim GELIS dengan semangat selalu
memberikan motivasi kepada setiap siswa bahwa setiap
diri siswa memiliki kemampuan untuk bisa
menghasilkan sebuah karya berupa buku dengan selalu
diasah dan berlatih untuk menulis.

100

GELIS memfasilitasi bagi setiap siswa yang berminat
menumbuhkan, menggali dan mengembangkan
kemampuannya dalam menulis sehingga bisa
menerbitkan sebuah karyanya bagi lemajuan dunia
pendidikan khususnya sekolah dimana ia bersekolah.

Yusfiarni, S.Pd., SD yang sebagai narahubung untuk
kegiatan GELIS di SMPN 3 Kemuning dengan antusias
memberikan gambaran bagaimana kegiatan GELIS ini
bisa dilaksanakan di sekolah yang menjadi tujuan
kegiatan. Penerimaan Bapak Akhyar, S.Pd selaku kepala
sekolah SMPN 3 Kemuning menyambut dengan antusias
kegiatan yang akan dilaksanakan oleh tim GELIS.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh bapak Akhyar,
S.Pd dilapangan upacara sekolah diikuti semangat oleh
seluruh siswa dan guru-guru pembimbing. Bahkan
semangat para siswa terlihat ketika Bapak Guslaini, S.Si.,
M.Pd yang mewakili ketua IGI daerah Inhil memberikan
sambutan dan arahan untuk kegiatan GELIS sebelum
dimulai. Yel yel yang disampaikan oleh Bapak Guslaini
diikuti seluruh siswa dengan mengatakan hal yang sama

101

yaitu :SMPN 3 Kemuning Tingkatkan Kompetensi Raih
Berjuta Prestasi" diikuti secara serentak oleh siswa.
Siswapun diarahkan untuk mengambil salah satu tema
yang disampaikan seperti Sekolahku kebanggaanku,
Guruku Idolaku, Rindu Ayah dan Ibu, serta lingkunganku
yang bersih. Siswa diarahkan untuk menuliskan sesuatu
yang ada disekitarnya dengan bahasa yang sederhana,
menuliskan dengan apa yang dialami dalam kehidupan
sehingga mudah dalam mengungkapkan bahasa kedalam
tulisan.

Akhir dari kegiatan tersebut, tiga orang siswa diminta
untuk tampil yang sebelumnya guru-guru pembimbing
sudah memberikan bimbingan untuk tulisan yang
dihasilkan dengan gaya bahasa mereka sendiri dan tema
serta tulisan yang sesuai minat mereka. Salah satu siswa
Rendi membacakan tulisan dari karyanya, bahasa yang
sederhana dan mudah dipahami serta ada beberapa kata
yang menggunakan majas membuat tulisannya semakin
menarik. Tulisan tersebutpun dikomentari oleh Suryati,
S.Pd salah satu tim GELIS bahwa bahasanya sudah
sangat apik dan sistematis, pengungkapan bahasa

102

kiasanpun sudah tepat mewakili apa yang ingin

disampaikan.

Melihat hasil dari tulisan-tulisan tersebut tim GELIS pun

menyampaikan kepada pihak sekolah untuk bisa

dijadikan sebagai bahan kajian bagi guru-guru di SMPN 3

Kemuning untuk bisa diterbitkan sebagai karya

kumpulan siswa.

Akhir dari setiap kegiatan GELIS akan berbentuk buku
yang nantinya dilounching pada hari pendidikan
nasional pada tanggal 2 Mei 2018 secara serentak di
seluruh tanah air.

103

TIM GELIS IGI MENYAMBANGI SD 32 TEMBILAHAN

(Berita : 03/2018)
Gerakan Literasi Sekokah (GELIS) berkesempatan
menyamnangi SD 32 Tembilahan yang berlokasi di Jl.
Swarna Bumi. Tim GELIS diberi kesempatan untuk
memberikan semangat kepada siswa-siswa khususnya
siswa kelas 4 - 6 yang diikut sertakan dalam kegiatan
GELIS tersebut.

Acara GELIS pada hari kamis, 22 Maret 2018 yang
dimulai pada pukul 07.30 yang dihadiri oleh beberapa
orang Tim GELIS secara resmi dibuka oleh kepsek SD 32
Bapak Masrani. Dalam arahan yang disampaikannya
bahwa kegiatan ini sangat baik bagi peserta didik dalam
menumbuhkan semangat menulis dan menggerakkan
peserta didik untuk berliterasi. Saya sangat mendukung
penuh kegiatan yang dimotori oleh Tim GELIS IGI dalam
menyebarkan literasi dibumi negeri hamparan kelapa
dunia, karena kegiatan ini sangat sinergis dengan

104

program pemerintah yaitu Gerakan Literasi Nasional
dalam dunia pendidikan.

Harapan saya nantinya akan muncul para penulis-
penulis hebat dari daerah Inhil, bisa jadi dari GELIS ini
akan hadir penulis cilik yang mampu memberikan
inspirasi bagi orang lain khususnya para pembaca
nantinya sepertinya yang dikemukan oleh Bapak
Masrani selaku Kepsek SD 32.

Sementara GELIS yang diwakili oleh Ibu Marliah, S.S.,
M.Pd menyampaikan tujuan dan harapan yang dilakukan
oleh GELIS untuk menggerakkan siswa-siswa sekolah
agar tergali potensinya untuk bisa menghasilkan sesuatu
karya dimulai dari sesuatu yang sederhana yang ada
disekitar kehidupannya bisa menjadi isi sebuah tulisan.
GELIS hanyalah sebuah sarana untuk menumbuhkan
semangat dan membantu lahirnya potensi-potensi
tersebut ujar Bu Marliah dalam penyampaiannya.

Semangat siswa-siswi diawali dengan gerakkan tubuh
sambil rileks agar bisa fokus pada saat dimulainya

105

kegiatan. Adapun tema yang dipilihkan oleh GELIS yaitu
Sekolahku kebanggaanku, Rindu ayah dan Ibu, Guruku
Idolaku, Sahabatku, dan lingkunganku. Tema tersebut
dapat dibuat dalam sebuah tulisan baik puisi, cerpen,
novel, ataupun dalam bentuk karya lainnya.

Mereka akhirnya menulis puisi, cerpen, dan tentang

himbauan kebersihan lingkungan maupun dampak

lingkungan yg tidak bersih. Siswi kelas 6 yang awalnya

bingung kemudian diberikan sedikit masukan dan

gambaran untuk menulis, yang akhirnyatulisan yang

dibuatnyapun memiliki bahasa yang sangatbindah dan

menggugah. Saya sungguh bahagia ketika membaca

tulisannya sangat apik dan teratur alur yang dibuatny,

awalnya ia bingung harus memulai darimana menulis

namun ketika diarahkan dan dibimbing akhirnya iapun

mampu menyelesaikan tulisannya ujar pak Guslaini yang

lebih dikenal dengan BHP Riau. Ia menulis tentang kisah

kehidupannya dimana saudaranya pergi

Meninggalkannya untuk selamanya. namun disana ada

rasa perih, perjuangan yg menyatu dalam isi cerita

tersebut.

106

Dalam kegiatan GELIS ini diminta beberapa siswa yang
dianggap dari segi tulisan dna bahasa sudah bagus
diberikan kesempatan untuk membacakan hasil
tulisannya.
Suatu saat GELIS berharapakan hadir para penulis-
penulis cilik yang hebat yang bisa berbagi untuk
perkembangan dunia pendidikan.

107

GURU SMPN 4 GAS MENJADI PEMBICARA NASIONAL
DI FLORES TIMUR NUSA TENGGARA TIMUR

(Berita : Terbit 20/03/2018)
Satu Guru Satu Buku Ikatan Guru Indonesia (SAGUSAKU
IGI) semakin melebarkan sayap ke wilayah bagian Timur
Indonesia tepatnya Kab. Flores Timur Provinsi Nusa
Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari di Hotel
Fortuna Larantuka menjadi sejarah awal pergerakan
SAGUSAKU yang semakin eksis menancapkan cakarnya
dibumi Flores Timur (FLOTIM). SAGUSAKU merupakan
program pertama dibumi Flotim yang menyatukan
penulisan dengan 4 rangkaian dalam proses penerbitan
buku. Program ini dikenal dengan DELAYING yang
berarti Desain Cover, Lay out, Editing, dan Marketing.
Empat rangkaian ini dikemas dalam satu kegiatan yang
bertujuan agar para peserta yg sebagai calon penulis
mampu mengetahui, memahami, dan merealisasikannya
dalam karya yg nantinya akan dihasilkan. Tujuannya

108

agar para calon penulis mengetahui secara dasar dan
akhirnya akan meningkatkan kemampuan dibidang
tersebut.

Kegiatan SAGUSAKU menyapa bumi Flotim
menghadirkan pihak kemendikbud yg diwakilkan oleh
P4TK Malang Bapak Sugiarta, S.Pd., MM yang
menyampaikan bahwa kegiatan SAGUSAKU salah satu
kegiatan yg bs menumbuhkan dan memotivasi para guru
tanah air untuk berkarya, dan juga mampu menulis
krena literasi menjadi program dari pihak kemendikbud.
Acara yang juga dihadiri oleh bapak wakil bupati Flotim
Agustinus Hayong Boli, SH yang didampingi oleh
Sekertaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga
bapak Plasidus H. Fernandez, SE sekaligus membuka
secara resmi Pelatihan Menulis SAGUSAKU dibumi
Flotim.

Dalam kata sambutannya Bapak Wabup sangat
mengapresiasi sebesar-besarnya dengan langkah yg
telah dilakukan oleh IGI sebagai orprof baru di bumi
Flotim. Langkah IGI menyelenggarakan Pelatihan

109

Menulis bagi Guru adalah langkah yang tepat sebagai
sebuah orprof untuk meningkatkan kemampuan literasi
bagi guru dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini sangat
sinergis dengan program yang dilakukan oleh
pemerintah dalam peningkatan kompetensi para guru di
Flotim. Saya sangat mendukung semua organisasi
khususnya orprof yang bergerak dalam pendidikan
untuk bersama-sama membangun Flotim menjadiblebih
maju secara kualitas SDMnya. Saya berharap dengan
terbentuknya IGI akan semakin mampu bersinergis
dengan orprof manapun untuk kemajuan dunia
pendidikan di Flotim. saya sdh menganalisa dan
mengkaji beberapa orprof di Flotim keunggulan dan
kelemahannya, namun masing-masing mampu menutupi
jika bisa bersinergi untuk kemajuan pendidikan di
Flotim. IGI menjadi organisasi yg fokus pd peningkatan
kompetensi dan ini harus didukung dan saya siap
bergabung dg IGI karena IGI juga memberikan
kesempatan bukan hanya pd guru saja tetapi terbuka
juga buat para pemerhati pendidikan katanya saat
pembukaan secara resmi.

110

Kegiatan yang berlangsung secara hikmat dan semangat
di Hotel Fortuna 17 - 18 Maret 2018 menjadi jejak
literasi di Flotim. Kegiatan yang menghadirkan tiga
orang nara sumber nasional yaitu Noerbadriah, M.Pd
(Founder SAGUSAKU) dari Cilegon - Banten
menyampaikan motivasi dalam penulisan dan
penggunaan aflikasi menemu baling yang mampu
mempermudah para penulis, Yulismar, M.Pd (Editing)
dari Pekanbaru SMPN 8 Pekanbaru memberikan proses
editing dalam penulisan mulai dari ejaan maupun
penggunaan tanda titik, koma, petik serta diksi yang
digunakan dalam penulisan dll, dan Guslaini, S.Si., M.Pd
(Desainer Nasional) dari SMPN 4 GAS Kab. Indragiri Hilir
memberikan gambaran dan tutorial dalam pembuatan
desain cover buku yang mampu menjadi motivasi dan
nilai jual bagi penulis itu sendiri.

Hasil akhir dari pelatihan SAGUSAKU seluruh tulisan
peserta selama dua hari akan dibukukan dalam sebuah
buku antologi alumni sagusaku. Sementara untuk
menghasilkan satu buku para peserta diberikan

111

kesempatan untuk konsultasi dan bimbingan secara
online selama tiga bulan.

112

SOSIALISASI PEMBERANTASAN ANTI HOAKS
DI SMPN 4 GAS

(Berita : Terbit 23/03/2018)
Berita Hoaks atau berita bohong, ketidakbenaran suatu
informasi yang diberikan dan disebarkan menjadi
masalah yang berkembabg dewasa ini dilingkungan
masyarakat maupun sosial.

maraknya berita Hoaks tanpa terkendali dan mampu
dikontrol oleh masyarakat menjadi perhatian bagi pihak
kepolisian dalam menangani berita hoaks yang
berkembang.

salah satu langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian
yaitu dengan mensosialisasikan deklarasi anti hoaks
diseluruh tanah air. Agar berita yang didapatkan lewat
share harus diperhatikan terlebih dahulu sebelum di
sebarkan kepada yang lain. Penyebaran lewat medsos
semakin tak terkendali apalagi korbannya bukan hanya
orang dewasa saja namun juga para pelajarpun
melakukan penyebaran karena ketidaktahuan tersebut.

113

Untuk mengantisipasi langkah penyebaran berita hoaks
supaya bisa dikontrol maka pihak kepolisian khususnya
sektor Gaung Anak serka melakukan sosialisasikan di
SMPN 4 GAS Desa Teluk Sungka Rabu, 21 Maret 2018
yang menjadi salah satu kunjungan kepolisian sektor
GAS. Adapun isi sosialisasikan yang disampaikan oleh
pihak kepolisian yang diwakili oleh Aiptu Herimon
sebagai Babin Kamtibmas Teluk Sungka Kec. GAS
menyampaikan 4 butir penting sosilisasi yaitu : 1) Hoaks
dan ujaran kebencian (hate speech), 2) isu sara yang
mampu memecah belah NKRI, 3) Memberantas jaringan
Saracen, 4) menggunakan internet secara santun dan
bijak. Keempat point tersebut menjadi antisipasi
masyarakat dalam menggunakan media sosial ataupun
inforrmasi yang diterima harus mampu dijadikan
sebagai informasi kebenaran seperti yang disampaikan
oleh Aiptu Herimon. Pihak sekolah SMPN 4 GAS sangat
mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang
dilakukan oleh kepolisian dalam memberantas berita
hoaks. Hoaks sudah sangat meresahkan begitu juga
informasi melalui medoa yang tersebar tanpa difikter

114

terlebih dahulu menjadi kesalahan setiap penerima
berita apalagi kalau disebarkan. Jadi langkah yang
dilakukan oleh pihak kepolisian sudah tepat, kita sekolah
juga akan membimbing siswa-siswa agar tidak ikut andil
dalam menyebarkan berita hoaks dan bijak dalam
menggunakan internet seperti yang dikemukan oleh Ibu
Plh Dewi Purwani, SP disela-sela sosialisasi
pemberantasan berita hoaks.

115

DEWI PURWANI SP KEPALA SMPN 4 GAS

(Berita : Terbit 28/03/2018)
Dua periode kepemimpinan kepala sekolah bapak Abdul
Wahab, S.Pd.I menghantarkannya pada masa pensiun
dari tugas sebagai seorang guru (kepsek). Tepatnya
tahun 2010 dibawah kepemimpinan beliau sampai 2018
akhir tugas,meninggalkan banyak pembelajaran bagi
rekan-rekan kerja maupun guru-guru disekolah yang
dipimpinnya.

Tepatnya 24 Februari 2016 masa tugas beliau sebagai
kepsek sudah berakhir, yang digantikan oleh Ibu Dewi
Purwani, SP sebagai Plh kepsek SMPN 4 GAS yang
sekaligus guru dari sekolah yang yang ditugaskan sesuai
SK.

Pisah sambut yang diselenggarakan di SMPN 4 GAS
Selasa, 27 Maret 2018 menjadi momen perpisahan yang
penuh hikmat, meskipun cuaca tidak mendukung karena
hujan yang terus turun sampai akhir acara seakan
enggan berhenti. Namun tidak mengurangi berjalannya

116

acara pisah sambut tersebut dengan sukses. Acara ini
seyogyanya akan dihadirioleh dinas pendidikan Kab.
Indragiri Hilir namun karena kondisi cuaca yang tak
bersahabat sehingga hanya perwakilan dari berbagai
undangan, namun kondisi cuaca sehingga undangan saja
yang hadir Bapak Asrofin, S.Hum (Sekdes Desa Teluk
Sungka), Idrus Effendi (BPD Teluk Sungka), Hamrani,
S.Ag (Kepsek syeik walid), Rusdiana, S.Pd. SD (Kepsek SD
008 Teluk Tuasan), Darmawan (Komite Sekolah), serta
undangan dari berbagai lapisan masyarakat.

Acara yang sudah di set oleh seksi acara berjalan dengan
lancar, mukai dari tarian persembahan, silat, nyanyian
buat kepsek, kata sambutan, pemberian cendramata
sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan kepada
kepsek yang sudah memipin selama dua periode.

Dalam kata sambutan terakhirnya bapak Abdul Wahab,
S.Pd.I meminta maaf selama dalam kepemimpinannya
masih terdapat kekurangan yang belum bisa
diselesaikan dengan baik, masih banyak tugas yang
belum bisa dijalankan dangan tepat baik sebagai

117

individu maupun sebagai seorang pemimpin dalam
manegerialnya. Harapan saya sekolah ini tetap berjalan
dengan baik dan bahkan semakin maju nantinya
dibawah kepemimpinan yang baru yang masih
berjiwauda dan energik serta memiliki jiwa
kepemimpinan yang baik sehingga mampu menjalankan
roda organisasi sekolah dengan baik ucapnya saat
menyampaikan kata sambutan untuk pesan dan kesan
sebagai kepsek yang akan digantikan. Sementara kata
sambutan dari Ibu Dewi Purwani sebagai Plh SMPN 4
GAS mengaharapkan kerjasama yang baik dari semua
stake holder khsususnya guru-guru, TU, Komite sekolah
agar sekolah dibawah kepemimpinan saya nantinya bisa
berjalan dengan baik dan maju. Karena majunya sebuah
institusi pendidikan bukan dikarenakan hebatnya
seorang pemimpin saja atau guru-guru tetapi karena
terbangunnya hubungan kerjasama yang sinergis dari
semua elemen yang ada untuk bersama-sama
memajukan sekolah ini dengan satu tujuan yang sama.
Ucapnya dalam penyampaian pisah sambut tersebut.
Sementara dari pihak desa maupun komite juga sama-
sama menyoroti kemajuan sekolah atau institusi

118

pendidikan adalah terbangunnya kerjasama yang baik
diantara semuanya. Tanggungjawab dan transparansi
sebuah intitusi menjadi hal yang penting dan harus
dibenahi agar bisa berjalan dengan baik sesuai juknis
yang ada.

Acara pisah sambutpun diselingi dengan musik dan
diikuti oelh seluruh undangan bisa menikmati musik dna
lagu yang diyanyikan baik dari guru, siswa, maupun
undangan. Ditempat terpisah Pak Guslaini, S.Si., M.Pd
salah satu guru ketika dimintai keterangan juga
menyampaikan hal yang senada bahwa majunya sebuah
institusi karena adanya kerjasmaa yang baik,
menjalankan amanah UU sesuai dengan Tupoksi masing-
masing, dan yang paling penting adalah amanah sebagai
sebuah pertanggungjawaban kepada negara terlebih lagi
kepada sang pemilik kehidupan sehingga kita mampu
melakukan yang terbaik dan menjalankannya tetap
berada pada sesuatu yang sudah diatur.

119

GURU SMPN 4 GAS DIUNDANG MENJADI PEMBICARA
DI LUBUKLINGGAU

(Berita : 24/04/2018)
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lubuk Linggau kembali
menggelar acara workshop Satu Guru Satu Buku
(Sagusaku) yang diadakan di MAN 2 Lubuklinggau pada
tanggal 21 - 22 April 2018 bertepatan hari Kartini.
Kegiatan yang diikuti oleh guru-guru yang berasal dari
berbagai sekolah dengan tingkat satuan pendidikan yang
berbeda mulai dari SD, SMP, dan SMA.

Bahkan kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh guru yang
berasal dari dinas saja tetapi juga diikuti oleh guru dari
depag. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari yang
dihadiri oleh Rusli Kabid GTK Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kota Lubuklinggau yang langsung
membuka secara resmi acara Sagusaku didampingi Drs
Habibullah Angkasa Kasi Penmad Kemenag
Lubuklinggau.

120

Apresiasi dan dukungan yang diberikan Disdik Kota
Lubuklinggau seperti yang disampaikan oleh Rusli
bahwa sagusaku adalah salah satu cara agar guru-guru
termotivasi untuk menggiatkan literasi khususnya
menulis. Kegiatan ini hendaklah disambut secara positif
oleh semua guru dengan melibatkan diri sebagai peserta.
Kedepan saya berharap komunitas, organisasi bisa saling
bekerjasama untuk meningkatkan kompetensi para guru
baik melalui MGMP ataupun lainnya. Ujar Rusli disela
sambutannya.

Kegiatan yang menghadirkan beberapa orang pelatih
nasional yang sudah memiliki pengalaman dalam
menyampaikan dan membimbing para peserta agar
termotivasi untuk menghasilkan sebuah karya berupa
buku. Pelatih nasional yang memiliki kompetensi
keilmuan yang berbeda baik layout, editing, desain
cover, dan marketing yang dikemas dalam satu kegiatan.
Pelatih nasional Teddy Handika, MT sebagai layout dan
Efifierta, M.Pd sebagai editing yang kedua pelatih
tersebut berasal dari kabupaten yang sama yaitu Muara

121

Enim. Sementara Guslaini, S.Si., M.Pd yang merupakan
guru SMPN 4 GAS Kab. Indragiri Hilir Prov. Riau untuk
materi desain cover. Pelatih Nasional yang diundang
oleh IGI Kota Lubuklinggau khususnya Guslaini, S.Si.,
M.Pd menyampaikan materi Desain Cover tidak cukup
hanya teori saja namun juga langsung praktek. Desain
cover tidak hanya sebagai pelengkap dalam sebuah
naskah atau buku yang diterbitkan. Namun Desain Cover
memiliki nilai jual yang tinggi, ini bisa dilihat saat desain
cover penulis terbit sementara buku masih proses terbit
ataupun naskah masih dalam proses, namun permintaan
para pembaca atau pegiat medsos sudah ada yang
memesan. Desain cover Ibarat sebuah kemasan, semakin
bagus cara mengemasnya maka semakin menarik dilihat
oleh para pembeli. Membuat desainer cover susah susah
gampang karena dibutuhkan unsur-unsur fisik dan non
fisik. Unsur fisik seperti judul, penulis, tertimoni ataupun
pujian dan sambutan dari orang-orang terkenal, logo,
penerbit, penggunaan huruf. Sedangkan untuk unsur
non fisik terkait dengan nilai-nilai keserasian antara
naskah dengan desain, penyatuan, keindahan, kesesuain
antara beberapa warna yang disatukan. Jadi semua

122

elemen tersebut Kan menghasilkkan sebuah desain yang
menarik dan indah. Untuk ,membuat desain cover para
penulis harus menuliskan nama penulis, judul, dan
sinopsis dari gambaran keseluruhan naskah. Seperti
yang disampaikan oleh Guslaini dalam acara. Harapan
setelah adanya workshop ini akan bermunculan para
desainer, editing, dan layout serta hasil-hasil karya dari
para guru Kota Lubuklinggau sehingga litrasi akan
menguat di Lubuklinggau, tidak hanya siswa saja yang
harus ditekankan namun guru juga harus menjadi
contoh bagi lara siswa nantinya. Ujar Dra Huzaimah,
M.Pd.I selaku ketua IGI Kota Lubuklinggau dalam
penyampainnya disela-sela break acara.

123

GURU INHIL JADI PEMATERI DI IGI SIAK

(Berita : Terbit 18/07/2018)
Ikatan Guru Indonesia (IGI) menggelar kembali
pelatihan menulis sekaligus pelantikan kepengurusan
Daerah IGI Kab. Siak 2018 - 2023. Pelatihan menulis
melalui salah satu kanal IGI yaitu Satu Guru Satu Buku
(SAGUSAKU) yang menghadirkan pelatih nasional
Yulismar, M.Pd (Guru SMPN 8 Pekanbaru), Guslaini, S.Si.,
M.Pd (SMPN 4 GAS), serta Ketua IGI wilayah Deltania,
M.Pd (Guru SDIT Ittihad Rumbai) sekaligus melantik
kepengurusan IGI Siak periode 2018 - 2023.

Edi, S.Pd yang terpilih sebagai ketua IGI Siak
menyampaikan bahwa hadirnya IGI sebagai bagian dari
mitra irprof dan pemerintah untuk bersama-sama saling
bersinergis dalam memajukan dunia pendidikan
khususnya peningkatan kompetensi guru. Program IGI
yang sudah digulirkan dari 67 kanal semua berbasis
pada peningkatan kompetensi guru. Jadi kehadiran IGI
bukan sebagai kompetitor namun sebagai mitra agar

124

dunia pendidikan khususnya Kab. Siak semakin menuju
perubahan kearah yang lebih baik.
Selaras dengan apa yang disampaikan oleh staff ahli
bupati Siak Zulfikri, S.Sos., M.Si dalam kata sambutan
sekaligus membuka acara pelatihan menulis
menyampaikan bahwa kehadiran IGI bisa menjadi motor
penggerak pe5ubahan dalam dunia pendidikan dan
mampu bekerjasama dengan orprof yang lainnya
sehingga tugas pemerintah lebih ringan dengan
adanyabperan masing-masing orgasisasi profesi.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari 14 - 15 juli
2018 memberikan angin segar bagi peserta yang haus
akan kegiatan khususnya dalam membangun dan
meningkatkan literasi dunia pendidikan. Kegiatan yang
diisi mulai dari pengetahuan dasar menulis, proses
penerbitan, serta bagaimana membuat desain cover
buku. Kegiatan selama dua hari offline dan tiga bulan
bimbingan secara online sampai buku terbit
memberikan pengaruh yang luar biasa bagi para guru
untuk menulis seperti yabg diungkapkan salah satu
peserta pelatihan.

125

DESCOVIL MENGGELORAKAN BUMI MELAYU

(Berita : Terbit 30/08/2018)
Kembali Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Riau
menggelar kegiatan spektakuler untuk pertama kalinya
di Riau bahkan nasional sekalipun. Kegiatan yang
mengangkat kompetensi guru di bidang desain untuk
menciptakan guru-guru yang mampu membuat produk
baik desain cover, spanduk, banner, sertifikat, ataupun
media pembelajaran pada materi-materi yang akan
diajarkan.
Descovil singkatan dari Desain Cover dan Ilustrasi salah
satu inovasi dan krativitas guru-guru yang tergabung
dalam IGI memberikan pelatihan agar ada kemudahan
bagi guru untuk belajar desain khususnya pada aplikasi
photoshop dan coreldraw. Kegiatan yang berlangsung
selama dua hari pada tanggal 25 – 26 Agustus 2018 di
Balai Pelatihan Kesehatan Prov. Riau (BAPELKES)
Pekanbaru yang diikuti oleh 30 orang peserta dari
beberapa kota/kabupaten di Riau baik Inhil, Inhu, Siak,

126

Pekanbaru, Kampar, Bengkalis, bahkan ada tiga peserta
dari provinsi Sumatera Barat.
Dua nara sumber yang dihadirkan dalam kegiatan
Descovil yaitu Guslaini, S,Si., M.Pd guru SMPN 4 GAS
Desa Teluk Sungka sebagai desainer cover dan Hendri
Burhan, S.Pd guru SMPN 2 Bangkinang Kota Kab.
Kampar sebagai ilustrator, mereka berdua tergabung
dalam Tim Inti Pelatihan Pusat SAGUSAKU IGI. Adapun
materi yang diangkat pada kegiatan adalah pengenalan
dan pengoperasian aplikasi photoshop, Pengetahuan
dasar aplikasi photoshop dengan tool-tool yang tersedia,
pembuatan layout dan desain cover, media gambar
ilustrasu, teknik dan ragam gambar ilustrasi, serta
praktek pengoperasiannya.
Luar biasa dari pelatihan yang berlangsung selama dua
hari tidak hanya diikuti oleh guru-guru saja namun juga
dari karyawan swasta migas dan ada satu anak Tuna
Rungu yang luar biasa aktif mengikuti kegiatan ini.
Keaktifan anak tersebut ditunjukan dengan antusiasnya
mengikuti setiap tahap dalam pembuatan desaian
maupun ilustrator bahkan kegiatan ini adalah cara yang

127

tepat untuk menggali potensi anak tersebut dibidang
desain.
IGI selalu memiliki cara yang tepat memenuhi keinginan
bagi guru-guru untuk belajar, ibarat kata kreativitas dan
inovasi selalu digerakkan oleh IGI untuk memenuhi dan
menggali potensi guru-guru baik dalam bidang jurnalis,
karya ilmia maupun teknologi digital pemanfaatan
aplikasi yang tersedia.
Pasca pelatihan ini guru-guru mampu mengoperasikan
dan mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari untuk
membuat desain baik yang berhubungan dengan materi
pelajaran seperti penggunaan media ataupun informasi
berupa pamflet, spanduk, banner, dll.

128

PUISI

129

Kaulah Guruku

(Puisi : Terbit 13/01/2018)
Guru...
Aku masih ingat saat pertama kali
Dihantarkan bunda kesekolah
Kulihat wajah Ibu/Bapak guru yang sumringah
Sapaan lembut menyapa kami sebagai murid baru
Sopan santun dan budi pekerti kau tunjukkan
Aku juga masih ingat saat namaku dipanggil
Kau tersenyum dengan mata yg penuh harap
Berharap energi semangatmu mengalir dalam darah
kami
Tutur katamu yg tegas membangkitkan semangat jiwa
kami
2 jam dikelas tanpa terasa aku jalani
Kebahagiaan dan suasana yang santai
Membuat kami menikmati setiap detik materi yang kau
sampaikan
Bukan karena sukarnya materi
Namun kemampuanmu mengolah kata dan rasa
Membuat kami merasakan indahnya materi pelajaran

130

Guru...
Tersenyumlah engkau karena dari tanganmu TERLAHIR
pemimpin-pemimpin bangsa
Bahagialah engkau karena sentuhan lembut dan
ketegasan bahasamu
Terlahir para ulama-ulama tersohor keseluruh penjuru
dunia
Bercahayalah wajahmu karena dari KESABARAN hatimu
terlahir jiwa-jiwa yang HAFIDZ Qur'an
Guru...
Lisan dan akhlakmu menjadi panduan muridmu
Penampilanmu dari ujung kaki sampai ujung rambut
akan ditiru
Gayamu akan menjadi idola bagi mereka
Engkau menjadi selebritis sekolah baginya
Guru...
Menangislah engkau disaat lisanmu tidak terjaga
Kata-kata BODOH yg dialamatkan pada siswamu akan
TERTANAM di memorinya
Hardikanmu karena amarahmu mematikan kreativitas
dan kemampuannya
Kau biarkan masa depannya BERHENTI karena vonismu

131

Kau tunjukkan keangkuhanmu saat kau nilai mereka
BODOH
Guru...
Semua orang HEBAT terlahir karena SENTUHANMU
Begitu juga yang Nakal, Lemah, Brutal karena
perlakuanmu
Kenapa?
Karena Kau belum menemukan CARA yang TEPAT
mengatasinya
Guru...
Kau memiliki kemampuan mengubah PESIMIS menjadi
OPTIMIS
Mengubah LELAH menjadi ASA
Mengubah BENCI menjadi CINTA
mengubah KEBURUKAN menjadi KEBAIKAN
Mengubah LEMAH menjadi KUAT
Mengubah yang BIASA menjadi LUAR BIASA
Ditanganmulah PERUBAHAN itu akan LAHIR
Guru...
Jangan biarkan LELAHMU menjadi sia-sia
Jangan biarkan PENGORBANANMU menjadi BARA yang
hanya membara disaat masih ada amunisi namun

132

PADAM karena kondisi
Jangan biarkan KEANGKUHANMU menghilankan amal
kebaikanmu
Tetaplah guru kau berbuat dengan KEIKHLASAN dan
KELEMBUTAN bahasamu dan KEINDAHAN akhlakmu
Guru...
Kami BANGGA kepadamu bukan karena kecantikan dan
keindahan Fisikmu
Kami BANGGA kepadamu bukan karena kepintaran yang
selalu kau tunjukkan
Kami BANGGA kepadamu bukan karena GELAR yang kau
sandang
Kami BANGGA kepadamu bukan karena materi yg selalu
menghias tubuhmu
NAMUN kami BANGGA karena KEPEDULIANMU
Karena CINTA dan sentuhan lembut HATIMU
Guru...
Kaulah inspirasi kehidupan kami
Menjadi cahaya ditengah kegelapan yg menyelimuti
Menjadi ASA disaat badai menghampiri
Menjadi RINDU disaat sepi mewarnai
Engkaulah GURUKU yang kupuji dan kutiru

133

NAK

(Puisi : Terbit 02/03/2018)
Nak...
dirimu bukanlah malaikat yang selalu berada pada jalan
kebenaran
Nak...
Dirimu bukan syaitan yang selalu berada dijalan
keburukan
Nak...
Tidak ada hak untukmu menilai oranglain dari
kacamatamu akan sebuah kesalahan
dan tidak ada kata VONIS yang kau tujukan kepada
orang lain sementara peluang kesalahanmu juga sama
Nak...
Bukankah sebuah kesalahan adalah salah satu cara
untuk melihat kebenaran
Bukankah kegagalan adalah cara yang terbaik sebagai
evaluasi kesuksesan

Nak...
Janganlah menilai seseorang atas apa yang engkau lihat
dan dengar
karena FAKTA yang kau temukan TERKADANG berbeda
dengan KENYATAAN

134

Nak...
Jangan kau lihat seseorang hanya dari sebuah
PENAMPILAN
karena yang kau ketahui suatu saat akan berbeda dari
sesungguhnya

Nak...
BERHENTILAH untuk menyebarkan suatu KEBURUKAN
oranglain meskipun itu BENAR
karena dirimu juga nggak terbebas dari sebuah
keburukan

Nak...
Simpanlah rahasia (aib) seseorang yang kau ketahui,
tidak perlu kau ikit mengatakannya karena Allah juga
akan menjaga Aibmu dan begitu juga sebaliknya

Nak...
BERHENTILAH mengejar materi sementara kau lupakan
siapa yang memilikimu... BERHENTILAH mengejar
KEKUASAAN karena tanggungjawab yang akan kau
emban akan menghimpitmu jika kau tidak AMANAH

Nak...
Tetaplah kau junjung KEJUJURAN.. KEBERANIAAN...
TANGGUNGJAWAB... KEPEDULIAAN... KETAQWAAN agar
kau kelak menjadi Pribadi yang mengagungkan seperti
idola Ayah yang Ayah ceritakan kepadamu

Nak...
Waktu itu tidak lama... hanya sekejap
sekejap saat kau menutup mata maka ia akan berlalu

135

Nak...
Jalan yang akan kau lalui itu sangat panjang
sehingga matamu tidak akan pernah terpejam yang ada
hatimu akan terbuai seiring keindahan yang Ia sajikan
Nak...
Ayah hanya bisa mengatakan... simpanlah Ia dihatimu
maka Ia akan menjagamu

136

REPUBLIK MIMPI
(Negeri Antah Berantah)

(Puisi : Terbit //2018
Malu...

Terkulai lemas...
Saat melihat berita di televisi
membaca media online yang tertulis
Kasus demi kasus menghiasi setiap halaman
Rasanya sudah penuh halaman dengan kasus
KORUPSI, mataku tertuju pada tulisan tersebut

Malu ....
Bertanya pada hati...
Bagaimana bisa pribadi yang terbungkus rapi
Berada pada lingkungan yang baik
Mendukung dan mengkampayekan kebaikan
Harus terlibat dalam racun KORUPSI
Sosok yang begitu menarik dan intelektual
Mampu berbuat dan mencoreng institusi yang

dibanggakan

137

Kecewa...
Malu...

Pribadimu yang anggun kau pertaruhkan
Kemasanmu yang rapi terbungkus kau coreng

Wajahmu yang menarik kau campakkan
Lisanmu yang elok kau hinakan

Kau runtuhkan tiang-tiang yang terpancang
Dalam keangkuhan sikapmu

Dalam leburan mimpi kebersamaan kegelapan

Malu...
Sedih...
Dasi – dasimu yang ngecreng hanya simbol keangkuhan
Wajahmu yang beringas hanya simbol tekanan
Institusimu yang gagah berdiri hanya hiasan
Lisanmu yang tegas hanya gertakan
Konstitusi yang tertuang hanya bait bait kata indah

Malu ...
Budaya malu sudah lenyap
Ketika kekuasaan mendominasi hati

138

Materi menghiasi diri
Wanita memikat jiwa

Malu...
Apalagi yang harus di tegakkan
Ketika sang pelaku bebas berkeliaran
Ketika pelaku mampu menikmati ruang penjara disulap

jadi kamar pribadi
Lengkap dengan fasilitas mewahnya

Malu...
Ketika pelaku dengan mudah bernafas lega

Tanpa ada efek jera yang dirasa
Bisa keluar masuk dengan gampang izinnya

Malu....
Kemana lagi KEJUJURAN harus dicari
Disaat kemasan yang molekpun tidak menjamin
Kemana lagi harus PERCAYA dan BERTANYA
Disaat kaum intelektualpun sudah kronis mentalitasnya

Kemana lagi harus BERHARAP
Disaat lembaga tertinggi hukum konstitusi

KEPERCAYAAN sudah runtuh

139


Click to View FlipBook Version