Perhatikan kebersihan diri sendiri dan lingkungan
sekitar sebelum menggunakan buku.
Mandi
Memakai pakaian yang rapi
Sarapan
Berdoa sebelum belajar
Minta bantuan anggota keluarga untuk mendampingimu
belajar.
Meminta tolong dengan bahasa yang baik dan sopan
Berani bertanya
Pelajari materinya dan kerjakanlah latihannya dengan
benar.
Mengerjakan tugas dengan tertib
Membereskan buku
Mengucapkan terima kasih kepada yang mendampingi belajar
Berdoa setelah belajar
Kumpulkan buku Panduan BdR pada hari Sabtu setiap
minggunya.
Catatan :
Bagi yang memiliki
gawai/gadget, kamu
bisa mendownload QR
Code agar dapat
memindai barcode yang
ada di buku.
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
SBdP
Minggu ke- PPKn Matematika B.Indonesia Matematika
3.1
Kompetensi 3.1 3.1 3.1 3.1 Mengenal karya
Dasar Mengidentifikasi Menjelaskan makna Merinci ungkapan, Menjelaskan makna imajinatif dua
hubungan antara bilangan cacah dan ajakan, perintah, bilangan cacah dan dan tiga dimensi
symbol dan sila- menentukan penolakan yang menentukan
sila Pancasila lambangnya terdapat dalam teks lambangnya 4.1
dalam lambang berdasarkan nilai cerita atau lagu yang berdasarkan nilai Membuat karya
negara Garuda tempat dengan menggambarkan sikap tempat dengan imajinatif dua
Pancasila menggunakan model hidup rukun menggunakan model dan tiga dimensi
konkret serta cara konkret serta cara
4.1 membacanya 4.1 membacanya
Menjelaskan Menirukan ungkapan
hubungan 4.1 ajakan, perintah, 4.1
gambar pada Membaca dan penolakan dalam Membaca dan
lambang negara menyajikan bilangan cerita atau lagu anak- menyajikan bilangan
dengan sila-sila cacah dan lambangnya anak dengan bahasa cacah dan
Pancasila berdasarkan nilai yang santun lambangnya
tempat dengan berdasarkan nilai
menggunakan model tempat dengan
konret menggunakan model
konret
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
Minggu ke- PPKn Matematika B.Indonesia Matematika SBdP
1 Mengenal Simbol Menyatakan dan Memahami Menentukan Mengidentifikasi
2 Pancasila. Membaca Bilangan tiga ungkapan dan arti Nilai Tempat alat dan bahan
angka berdasarkan ungkapan dalam pada bilangan menggambar.
3 Penerapan sila kumpulan gambar. teks. tiga angka.
pertama dan kedua Membandingkan dua Memahami Mengurutkan Menggambar
4 dalam kehidupan bilangan tiga angka kalimat ajakan bilangan tiga macam-macam
sehari-hari. dengan kalimat atau dan menulis angka garis.
simbol matematika. kalimat ajakan
Penerapan sila dalam teks. Menyelesaikan Mewarnai
ketiga dan keempat Menjumlahkan Memahami masalah sehari- gambar
dalam kehidupan bilangan tiga angka kalimat perintah hari yang ekspresi.
sehari-hari. dengan cara panjang dan menulis berkaitan
dan pendek. kalimat perintah dengan Menggambar
Penerapan sila dalam teks. penjumlahan. ekspresi dengan
kelima dalam Mengurangkan Menyelesaikan mengolah
kehidupan sehari- bilangan tiga angka Memahami masalah sehari- bentuk dan
hari. dengan cara panjang kalimat hari yang tekstur.
dan pendek. penolakan dan berkaitan
menulis kalimat dengan
penolakan dalam pengurangan.
teks.
p
PPKn : Mengenal Simbol Pancasila
Mengenal lagu Garuda Pancasila
Matematika : Menyatakan dan Membaca bilangan
tiga angka berdasarkan kumpulan gambar
CANTIKA (Membaca dan Mengerti Kata-Kata)
B. Indonesia: Menyebutkan Ungkapan dan Arti
Ungkapan dalam Teks
Menulis huruf tegak bersambung
Matematika : Menentukan Nilai Tempat pada
Bilangan Tiga Angka
Mewarnai baju pangsi dan kebaya
SBDP : Mengidentifikasi Alat dan Bahan Menggambar
Mewarnai poster cuci tangan
3 x 35 Menit
Tujuan : Disajikan gambar lambang Negara, siswa dapat
Materi Pokok mengenal sila dan simbol pancasila dengan tepat.
: Lambang Negara dan sila-sila pancasila.
Masihkah kalian ingat cara menyanyikan lagu Indonesia Raya? Mari kita
bernyanyi bersama lagu “Garuda Pancasila”. Ajak anggota keluargamu
untuk bernyanyi bersama-sama.
Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu
Pancasila dasar negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Ayo maju maju
Diciptakan oleh : Sudharnoto
Supratman
Setiap orang memiliki anggota rumah yang berbeda-beda. Ada
yang tinggal bersama kakek, nenek, orangtua, dan saudara lainnya. Ada
juga yang hanya tinggal bersama orangtua saja. Kita harus hidup rukun
bersama di rumah. Kegiatan di dalam rumah terasa lebih menyenangkan
jika dilakukan dengan rukun. Hidup rukun akan membuat kita nyaman
dan tenang tinggal di rumah.
Jika semua orang menerapkan hidup yang rukun, maka kehidupan
di negara Indonesia kita pun akan rukun. Apakah kamu mengetahui
lambang negara kita? Indonesia mempunyai lambang negara, yaitu
Burung Garuda. Burung Garuda membawa perisai yang berisi lambang-
lambang. Lambang-lambang itu adalah sila-sila Pancasila.
Coba kamu salin tulisan garuda berikut dengan tulisan yang rapi.
Bagaimana, apakah kamu sudah lancar menulis kata pancasila? Nah,
sekarang, coba kamu baca lima sila pancasila berikut ini:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan/
perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.
Sila-sila dalam Pancasila ada lima. Perhatikan gambar pada dada
burung Garuda. Gambar apakah yang kamu lihat? Coba kamu jodohkan
gambar dan nama lambangnya.
‘
Sekarang coba tarik garis antara nama lambang dengan gambarnya
1. Bintang
2. Rantai
3. Pohon Beringin
4. Pohon Beringin
5. Padi dan Kapas
Bagaimana, apakah kamu bisa?
Kamu hebat, sudah selesai mengerjakan! Mari kita lanjutkan belajarnya.
Sekarang kita lanjutkan latihannya dengan cara menulis isi sila Pancasila
dan menggambar simbol Pancasilanya.
Sila ke- Bunyi Sila Simbol
1
2
3
4
5
Mari mewarnai burung Garuda.
Mari kita bermain bersama anggota keluargamu.
Caranya:
1. Siapkan kartu atau potongan kertas berbentuk persegipanjang.
2. Tuliskan nomor 1 sampai 5. Ulangi sebanyak 2 kali, sehingga akan
ada kartu atau kertas sebanyak 10 buah.
3. Gulung atau lipat kertas tersebut.
4. Mintalah anggota keluargamu untuk mengocok
gulungan kertas tersebut dan mengambil satu buah
kertas/kartu, lalu bukalah.
5. Minta anggota keluargamu untuk memeragakan
simbol sesuai dengan nomor yang didapatkan.
Tugasmu adalah menebak simbol tersebut, kemudian
menyebutkan dengan lengkap nomor sila
Pancasilanya.
12345
Coba kamu serahkan hasil pengerjaanmu kepada anggota keluargamu.
Minta periksa hasil pengerjaanmu, lalu koreksi kembali jika ada kesalahan.
Pemeriksa Komentar Tanda-
tangan
Pilih dengan cara mewarnai sesuai perasaanmu hari ini:
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
3 x 35 Menit
Tujuan : Disajikan kumpulan gambar lebih dari seratus, siswa dapat
Materi Pokok mengenal dan membaca lambang bilangan sampai 999
dengan benar.
: Menyatakan bilangan tiga angka.
Setiap hari, kita sering melihat suatu bilangan.
Ada bilangan yang dituliskan hingga ratusan.
Sekarang, kita akan mencoba mengenal bilangan 100 sampai 999.
Pak Ujang meminta tolong Asep untuk menghitung jumlah pensil yang
Materi Pokok : Lambang Negara dan sila-sila pancasila.
dibelinya dari Pasar.
Ayo kita membaca jumlah pensil yang dibeli Pak Ujang.
Jumlah pensil yang dibeli Pak Ujang ternyata ada 140 buah pensil.
Dapatkah kamu membaca bilangan tersebut.
140 Seratus empat puluh
Berapakah jumlah buku dibawah ini ?
Jumlah seluruh buku tersebut adalah 104 .
Cara membaca bilangan tersebut yaitu seratus empat.
Coba perhatikan gambar di bawah ini!
1 kubus satuan 1 kubus satuan berjumlah
sepuluh digambarkan menjadi
satu kubus puluhan.
10 = 1 kubus puluhan.
Kubus puluhan berjumlah sepuluh dapat
diganti dengan 1 kubus ratusan.
10 kubus puluhan = 1 kubus ratusan.
100 kubus puluhan = 10 kubus ratusan
10 kubus ratusan = 1 kubus
Mari kita hitung jumlah kubus di bawah ini!
Jumlah seluruh kubus
tersebut adalah 348.
348
Tiga ratus empat
puluh delapan
Perhatikan dan coba kamu baca penulisan lambang bilangan dan nama
bilangan berikut ini.
Kamu bisa meminta bantuan anggota keluarga jika kamu kesulitan.
200 100 135
Dua Seratus Seratus tiga
ratus puluh lima
819
Delapan ratus
501 sembilan belas
Lima ratus 999
satu
639 Sembilan ratus
Sembilan puluh
Enam ratus tiga
puluh sembilan sembilan
Kita sudah mempelajari cara menyatakan dan membaca bilangan tiga
angka. Ayo,kita latihan soal agar kalian lebih memahaminya lagi.
Euis akan menyumbangkan alat tulis ke Panti Asuhan Cinta Kasih, yang
beralamat di Jalan. Kemuning No.143.
143 dibaca ....
.... dibaca ....
.... dibaca ....
.... dibaca Dua ratus empat
Tulislah lambang bilangannya!
1. Seratus lima belas =______________________________________________
2. Dua ratus tiga puluh lima = _____________________________________
3. Empat ratus delapan puluh empat = _____________________________
4. Lima ratus enam puluh tujuh = __________________________________
5. Delapan ratus tiga = _____________________________________________
Tulislah nama bilangan berikut!
1. 542 = ____________________________________________________________
2. 219 = ____________________________________________________________
3. 400 = ____________________________________________________________
4. 307 = ____________________________________________________________
5. 698 = ____________________________________________________________
Lengkapilah dengan jawaban
yang benar.
126 318
.... ....
407 ....
.... Lima ratus sembilan
puluh tujuh
....
....
Tiga ratus empat belas
Enam ratus delapan
puluh
Rumah Euis bernomor seratus delapan puluh sembilan.
Rumah Euis berwarna kuning.
Suatu hari, Euis berjalan-jalan di perumahan Batu Indah Regency.
Euis melihat rumah bernomor seratus dua belas berwarna merah.
Euis pun melihat rumah berwarna hijau dengan nomor seratus dua
puluh lima.
Terakhir, Euis berkunjung ke rumah Neni.
Rumah Neni di Jalan Melati.
Rumah Neni berwarna biru dengan nomor rumah seratus delapan.
Tebalkan garis dan warnailah gambar berikut sesuai dengan isi bacaan
di atas.
112 Warna gambar sesuai
dengan nomor rumah
189 189
pada bacaan, ya!
125 108
Coba kamu serahkan hasil pengerjaanmu kepada anggota keluargamu. Minta
periksa hasil pengerjaanmu, lalu koreksi kembali jika ada kesalahan.
Nama Anggota Keluarga Komentar Tanda-tangan
yang Memeriksa
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
Lambang Bilangan Nama Bilangan
126 Seratus dua puluh enam
318 Tiga ratus delapan belas
407
597 Empat ratus tujuh
314 Lima ratus sembilan puluh tujuh
680
Tiga ratus empat belas
Enam ratus delapan puluh
Pilih dengan cara mewarnai sesuai perasaanmu hari ini:
3 x 35 Menit
Tujuan : Disajikan teks, siswa dapat mengenal contoh kalimat ungkapan
Materi Pokok : Mengenal kata-kata ungkapan dalam teks.
Mari kita baca teks berikut dengan benar.
Ayah dan Ibu Menyayangi Neneng
Suatu hari ayah membawakan buah tangan untuk
Neneng.
Neneng mendapatkan pita rambut yang baru.
Neneng merasa senang.
Neneng berterima kasih kepada ayah dan ibu.
Ayah dan ibu bahagia melihat buah hati mereka.
Buah tangan = oleh-oleh
Buah hati = anak
Perhatikan kata-kata yang dicetak miring pada teks.
Gabungan kata yang memiliki arti berbeda dengan kata asalnya
disebut ungkapan.
Berikut adalah contoh – contoh ungkapan pada kalimat dan artinya.
1. Mari kita selesaikan masalah ini dengan kepala dingin.
Mari kita selesaikan masalah ini dengan sabar dan tenang.
2. Meskipun Jajang banyak uang, Jajang tetap rendah hati.
Meskipun Jajang banyak uang, Jajang tetap tidak sombong.
3. Asep juara kelas tapi dia tidak besar kepala.
Asep juara kelas tapi dia tidak sombong.
4. Neneng adalah anak semata wayang di keluarganya.
Neneng adalah anak satu-satunya di keluarganya.
5. Ayah banting tulang demi keluarga.
Ayah bekerja keras demi keluarga.
Kita sudah mempelajari ungkapan.
Bacalah teks percakapan berikut.
Euis : “Buku Kakak banyak sekali.”
Entin : “Kakak memang senang membaca buku.”
Euis : “Wah, Kakak memang pantas dijuluki kutu buku.”
Entin : “Ayo, kamu juga harus rajin membaca. Ini ada buku cerita
bagus, judulnya Bintang Lapangan.”
Euis : “Ceritanya tentang apa, Kak?”
Entin : “Cerita tentang pemain sepak bola yang rendah hati,
meskipun sudah terkenal.”
Euis : “Berarti dia tidak besar kepala ya, Kak.
Entin : “Jika dia kalah, diapun tetap berbesar hati. Tidak pernah
menyalahkan dan marah-marah.”
Euis :”Terima kasih ya, Kak. Saya boleh meminjam buku Kakak.”
Entin : “Sama-sama, Dik.”
Kamu sudah membaca teks percakapan tersebut. Sekarang, coba kamu
kerjakan latihan berikut ini! Mintalah bantuan pada anggota keluargamu,
jika kamu mengalami kesulitan dalam mengerjakan.
Hubungkanlah dengan garis, contoh ungkapan dan artinya.
1. Kutu Buku Jago berolahraga
2. Bintang Lapangan Tidak sombong
3. Rendah Hati Bersabar
4. Besar Kepala Senang Membaca
5. Jiwa Besar Sombong
Bagaimana, apakah kamu sudah paham? Semoga kalian bisa memahami
contoh dan arti ungkapan.
Dalam menghadapi wabah covid-19, kita harus berjiwa besar atau
bersabar. Kita bisa membantu orangtua di rumah agar pekerjaan di rumah
cepat selesai.
Orangtua pasti bangga jika kita menjadi anak yang baik.
Apakah kamu sudah membantu orangtuamu hari ini?
Apa saja kegiatan baikmu hari ini?
Sekarang, coba kerjakan latihan berikut. Kamu bisa mengetahui apakah
kamu sudah mengerti atau tidak, dengan mengerjakan evaluasi berikut
ini.
Salin kembali kalimatnya dengan mengganti kata ungkapan dengan
artinya.
Contoh:
Buku cerita Kancil dan Buaya adalah buah pena dari Maman.
Buku cerita Kancil dan Buaya adalah karangan dari Maman.
1. Memiliki banyak uang, membuat Heru menjadi besar kepala.
__________________________________________________________________
2. Asep memiliki banyak teman, karena ia anak yang rendah
hati.
__________________________________________________________________
3. Nyai menerima kekalahan dengan besar hati.
__________________________________________________________________
4. Bantulah ayah saat di rumah, karena dia banting tulang
demi keluarga.
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
5. Neneng tidak memiliki saudara, karena Neneng adalah anak
semata wayang.
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
Carilah kata – kata ungkapan di kotak ini!
AR B E S AR K E P AL ANY I
N I L A P H E L I K R A S A MA
ANDI NI NE L AS Y OK T D
K DAR AHDAGI NGC E E U
S UANGK AT T ANGANR M
E R J E K A H E L O ME N T L U
N I A S A WH I S L E B D A A L
A G X S Z Q A Y N WX I A N L U
R I NG ANT ANGA NUG K T
I G L O A MI R U N G T E U H S
U K U ME J A B I R U Y B O E A
R U K V B NA I K DA UNQF T
I J I N I O J K R B T V A WZ I
N N I A R N WQ B U C D WE C I
GU L U NGT I K AR I AY AM
Carilah ungkapan yang sesuai dengan pilihan arti di bawah ini!
1. Sombong = besar kepala 6. Menyerah = angkat
2. Ramah = rendah hati tangan
3. Suka membantu = ringan 7. Bangkrut = gulung tikar
tangan 8. Terkenal = naik daun
4. Suka Membaca = kutu 9. Pamer = unjuk gigi
buku 10. Anak Kandung = darah
5. Bertengkar = adu mulut daging
mari menulis tegak bersambung
Catatan :
Bagi yang memiliki
gawai/gadget, kamu bisa
mendownload Artivive
agar dapat memindai
gambar poster
di samping menjadi video
tutorial menulis tegak
bersambung.
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
Pilih dengan cara mewarnai sesuai perasaanmu hari ini!
1. Memiliki banyak uang, membuat Heru menjadi sombong.
2. Asep memiliki banyak teman, karena ia anak yang ramah.
3. Nyai menerima kekalahan dengan sabar.
4. Bantulah ayah saat di rumah, karena dia bekerja keras demi
keluarga.
5. Neneng tidak memiliki saudara, karena Neneng adalah anak satu-
satunya.
Tujuan : Menentukan dan menuliskan nilai tempat pada bilangan tiga
Materi Pokok angka
: Nilai tempat Bilangan
Dipertemuan sebelumnya kalian telah mengenal bilangan tiga angka.
KaliMaantepriuPnoktoeklah :tLearmabmanpgilNmegearma dbaancsailab-siillaanpganacnastiliag. a angka tersebut.
Sekarang kita akan mengenal nilai tempat bilangan.
Usia Jajang 8 tahun , tinggi badannya 132 cm.
132 terdiri atas 1 ratusan 3 puluhan 2 satuan
1 ratusan 3 puluhan 2 satuan
100 30 2
Asep melihat ayah merapikan koleksi bukunya.
Ayah memisahkan buku menjadi beberapa kelompok.
Ternyata, ayah melakukannya sesuai nilai tempat bilangan.
Mari kita amati bersama cara ayah mengelompokkannya
Kelompok buku pertama merupakan nilai ratusan.
Kelompok buku kedua merupakan nilai puluhan.
Kelompok buku ketiga merupakan nilai satuan.
Kita dapat menghitung jumlah seluruh bukunya.
100
100 buah buku 10 buah buku 2 buah buku
= 1 ratusan = 1 puluhan = 2 satuan
100 10 2
Kumpulan buku tersebut berjumlah 100+10+2 = 102.
Dibaca seratus dua belas.
Kita sudah menyimak cara menghitung berdasarkan nilai tempat. Kita bisa
mempelajari lagi dengan menyelesaikan latihan soal dibawah ini.
.... buah buku = ... ratusan .... buah buku = ... puluhan .... buah buku = .... satuan
....
.... .....
.... ratusan .... puluhan .... satuan
.... ....
....
__ __ __
.... ratusan .... puluhan .... satuan
.... .... ....
__ __ __
Lengkapi sesuai nilai tempatnya.
1. 110 = … ratusan + … puluhan + … satuan
2. 187 = … ratusan + … puluhan + … satuan
3. 231 = … ratusan + … puluhan + … satuan
4. 509 = … ratusan + … puluhan + … satuan
5. 746 = … ratusan + … puluhan + … satuan
Lingkari bilangan yang memiliki angka 7 di nilai tempat satuannya.
705 275 247 571 927 170 307 267 742 837
Lingkari bilangan yang memiliki angka 5 di nilai tempat puluhannya. 745 875
657 251 647 356 925 159 375 257
Lingkari bilangan yang memiliki angka 9 di nilai tempat ratusannya. 942 616
189 291 974 956 829 597 921 253
Lingkari bilangan yang memiliki angka 4 di nilai tempat puluhannya.
204 243 412 340 723 142 475 247 604 845
Lingkari bilangan yang memiliki angka 2 di nilai tempat ratusannya.
206 124 974 956 829 597 921 253 942 616
Coba kamu serahkan hasil pengerjaanmu kepada anggota keluargamu.
Minta periksa hasil pengerjaanmu, lalu koreksi kembali jika ada kesalahan.
Nama Anggota Keluarga Komentar Tanda-tangan
yang Memeriksa
Pangsi dan kebaya merupakan pakaian khas adat Sunda. Kamu biasa
memakainya di hari Kamis sebagai seragam di sekolah. Mari mewarnai
gambar berikut dengan rapi, ya!
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
Pilih dengan cara mewarnai sesuai perasaanmu hari ini!
3 x 35 Menit
Tujuan : Siswa mampu mengidentifikasi alat dan bahan menggambar dengan
benar.
Materi Pokok : Alat dan bahan menggambar.
Nyai dan ayahnya berjalan ke Balai Kota Bandung. Di sana mereka
melihat berbagai pepohonan. Ada yang tinggi dan besar batangnya. Ada
juga yang kecil dan pendek batangnya. Nyai sangat takjub melihat
pemandangan di sana. Yang sangat menarik perhatian mereka adalah
warnanya yang beraneka ragam. Sesampainya di rumah, Nyai ingin sekali
menggambar pemandangan di sana.
Coba, menurut kalian alat dan bahan apa saja ya, yang diperlukan
oleh Nyai? Nyai memerlukan alat-alat berikut untuk menggambar.
Pensil
penghapus
penggaris
alat warna (pensil warna, krayon, spidol,
cat air)
Apakah kamu sudah pernah menggunakan alat-alat tersebut?
Bagaimana cara agar benda-benda tersebut tidak mudah rusak atau
hilang? Coba diskusikan dengan keluargamu.
‘
Sekarang coba kalian beri nama benda-benda yang diperlukan untuk
menggambar berikut!
Masih ingatkah kamu, alat dan bahan yang digunakan untuk
menggambar?
No Alat dan Bahan Cara Menggunakan Alat dan Bahan
Menggambar
1. pensil
2. Pensil warna
3. Buku gambar
4. penggaris
5 Karet penghapus
Kamu hebat, sudah selesai mengerjakan! Mari kita lanjutkan belajarnya.
Yuk kita jodohkan nama alat yang diperlukan untuk kegiatan di
sebelah kiri!
1. Nyai ingin menggambar rumah A. Penggaris
pohon. B. Buku gambar
2. Agar gambar pohonnya lebih Krayon
indah, Nyai mewarnainya Penghapus
dengan warna hijau.
Pensil
3. Sebelum menggambar pohon,
Nyai membuat garis pinggir.
4. Nyai ingin menghapus garisnya
karena tidak lurus.
5. Nyai memerlukan kertas untuk
wadah menggambar pohon.
Warnailah gambar di bawah ini dengan warna-warna kesukaanmu!
Coba kamu serahkan hasil pengerjaanmu kepada anggota keluargamu.
Minta periksa hasil pengerjaanmu, lalu koreksi kembali jika ada kesalahan.
Pemeriksa Komentar Tanda-
tangan
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
1. Pensil
2. Krayon
3. Penggaris
4. Penghapus
5. Buku Gambar
Dalam 1 minggu ini, aku sudah bisa:
1. Mengenal simbol dan lambang garuda
2. Menyatakan dan membaca bilangan tiga angka berdasarkan
kumpulan gambar.
3. Memahami ungkapan dan arti ungkapan dalam teks.
4. Menentukan nilai tempat pada bilangan tiga angka.
5. Mengidentifikasi alat dan bahan menggambar.
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini!
1. Lambang negara kita adalah . . . .
2. “Ketuhanan Yang Maha Esa” adalah bunyi Pancasila sila ke . . . .
3. Sila Pancasila dengan lambang berbunyi . . . .
4. Paman Jajang baru pulang dari Palembang. Beliau membawa buah tangan
untuk Neni. Buah tangan artinya . . . .
5. Neni adalah anak yang rendah hati.
Neni adalah anak yang . . . .
6. Bilangan dua ratus lima puluh sembilan ditulis . . . .
7. Rumah Bu Siti bernomor 123.
123 dibaca . . . .
8. Pada bilangan 246, angka 4 menunjukkan nilai tempat . . . .
9. Dua alat dan bahan untuk menggambar adalah …. dan ...
10. Kegunaan dari pensil warna adalah ...
Nilai Catatan Guru* Tanda Tangan Guru
Diisi dengan catatan guru terhadap keseluruhan pengerjaan siswa selama 1 minggu, bisa berupa
saran atau masukan terhadap cara atau hasil pembelajaran siswa, juga untuk orangtua/wali sebagai
pedamping di rumah.
Mari kita belajar mencuci tangan, yuk!
Catatan :
Bagi yang memiliki
gawai/gadget, kamu bisa
mendownload Artivive
agar dapat memindai
gambar yang ada di buku
menjadi video.
Perhatikan kebersihan diri sendiri dan lingkungan
sekitar sebelum menggunakan buku.
Mandi
Memakai pakaian yang rapi
Sarapan
Berdoa sebelum belajar
Minta bantuan anggota keluarga untuk mendampingimu
belajar.
Meminta tolong dengan bahasa yang baik dan sopan
Berani bertanya
Pelajari materinya dan kerjakanlah latihannya dengan
benar.
Mengerjakan tugas dengan tertib
Membereskan buku
Mengucapkan terima kasih kepada yang mendampingi belajar
Berdoa setelah belajar
Kumpulkan buku Panduan BdR pada hari Sabtu setiap
minggunya.
Catatan :
Bagi yang memiliki
gawai/gadget, kamu
bisa mendownload QR
Code agar dapat
memindai barcode yang
ada di buku.
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
Matematika B.Indonesia Matematika SBdP
PPKn
3.1 Menjelaskan 3.1 Merinci 3.1 Menjelaskan makna bilangan 3.1 Mengenal
3.1 makna bilangan ungkapan, ajakan, cacah dan menentukan lambangnya karya imajinatif
Mengidentifikasi cacah dan perintah, berdasarkan nilai tempat dengan dua dan tiga
hubungan antara menentukan penolakan yang menggunakan model konkret serta dimensi
lambangnya terdapat dalam cara membacanya
symbol dan sila- berdasarkan nilai teks cerita atau 3.2 Membandingkan dua bilangan 4.1 Membuat
tempat dengan lagu yang cacah karya imajinatif
sila Pancasila menggunakan menggambarkan 3.3Menjelaskan dan melakukan dua dan tiga
model konkret sikap hidup rukun penjumlahan dan pengurangan yang dimensi
dalam lambang serta cara melibatkan bilangan cacah sampai
membacanya. 4.1 Menirukan dengan 999 dalam kehidupan sehari-
Kompetensi negara Garuda ungkapan ajakan, hari serta mengaitkan penjumlahan
4.1 Membaca dan perintah,
Dasar Pancasila. menyajikan penolakan dalam 4.1 Membaca dan menyajikan
bilangan cacah cerita atau lagu bilangan cacah dan lambangnya
4.1 Menjelaskan dan lambangnya anak-anak dengan berdasarkan nilai tempat dengan
hubungan berdasarkan nilai bahasa yang menggunakan model konret
gambar pada tempat dengan santun. 4.2 Mengurutkan bilangan - bilangan
lambang negara menggunakan dari bilangan terkecil ke bilangan
dengan sila-sila model konret. terbesar atau sebaliknya
Pancasila 4.3Menyelesaikan masalah
penjumlahan dan pengurangan
bilangan yang melibatkan bilangan
cacah sampai dengan 999 dalam
kehidupan sehari-hari serta
mengaitkan
Hari Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
PPKn Matematika B.Indonesia Matematika SBdP
Minggu
ke- Mengenal Simbol Menyatakan dan Memahami ungkapan Menentukan Nilai Mengidentifikasi
Pancasila. Membaca Bilangan tiga dan arti ungkapan dalam Tempat pada alat dan bahan
1 angka berdasarkan teks. bilangan tiga angka. menggambar.
kumpulan gambar.
Penerapan sila Membandingkan dua Memahami kalimat Mengurutkan Menggambar
bilangan tiga angka ajakan dan menulis bilangan tiga angka macam-macam
2 pertama dan kedua dengan kalimat atau kalimat ajakan dalam garis.
dalam kehidupan simbol matematika. teks.
sehari-hari. Menjumlahkan bilangan Memahami kalimat Menyelesaikan Mewarnai gambar
Penerapan sila tiga angka dengan cara perintah dan menulis masalah sehari-hari ekspresi.
panjang dan pendek. kalimat perintah dalam yang berkaitan
3 ketiga dan keempat teks. dengan penjumlahan. Menggambar
dalam kehidupan Mengurangkan Memahami kalimat Menyelesaikan ekspresi dengan
sehari-hari. bilangan tiga angka penolakan dan menulis masalah sehari-hari mengolah bentuk
Penerapan sila dengan cara panjang kalimat penolakan dalam yang berkaitan dan tekstur.
dan pendek. teks. dengan pengurangan.
4 kelima dalam
kehidupan sehari-
hari.
p
PPKn : Penerapan sila pertama dan sila kedua
Pancasila di rumah
Menyanyikan lagu Syukur
Matematika : Membandingkan dua bilangan tiga
angka dengan kalimat atau simbol matematika.
CANTIKA (Membaca dan Mengerti Kata-Kata)
B. Indonesia : Mengenal kalimat ajakan
Menulis huruf tegak bersambung
Matematika : Mengurutkan bilangan tiga angka
Bermain Bingo
SBDP : Mengambar macam-macam garis
Menggambar bertema Kebersihan
3 x 35 Menit
Tujuan : Disajikan contoh-contoh kegiatan siswa di dalam rumah, siswa
dapat menentukan jenis sila pancasila yang sesuai.
Materi Pokok : Penerapan sila pertama dan sila kedua Pancasila di rumah.
Kita diberi karunia dari Tuhan yang harus disyukuri. Ada yang diberi
kelengkapan anggota keluarga, kelengkapan anggota badan, kelebihan rejeki,
kemudahan mendapatkan ilmu, banyak teman, dan lain-lain. Setiap orang memiliki
karunia masing-masing.
Apakah kamu pernah menyanyikan lagu “Syukur”? Lagu Syukur diciptakan
oleh Bapak Husein Mutahar. Lagu ini memiliki pesan bahwa Kemerdekaan
Indonesia adalah salah satu bentuk karunia dari Tuhan yang harus kita syukuri.
Sebagai pelajar, bentuk mensyukuri kemerdekaan Indonesia adalah dengan belajar
sungguh-sungguh.
Mari kita menyanyikan lagu Syukur!
Pemerintah Indonesia menganjurkan untuk
melaksanakan Ibadah shalat di rumah bagi pemeluk agama
Islam. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penularan
Virus Covid-19 melalui perantara oranglain.
Beribadah merupakan pengamalan sila pertama
dalam pancasila. Bentuk beribadah untuk tiap pemeluk
agama berbeda-beda. Coba kamu tuliskan contoh-contoh
ibadah yang kamu laksanakan selama di rumah!
Bentuk – bentuk ibadah yang aku laksanakan selama di rumah adalah :
________________________________________________________________
________________________________________________________________
________________________________________________________________
Mari, bacalah cerita berikut ini!
Ayah bercerita kepada Euis bahwa masjid di sekitar rumah ditutup
sementara untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19. Ayah berkata bahwa
beribadah bisa dilaksanakan di rumah masing-masing. Selain shalat berjamaah,aku
juga belajar mengaji bersama ayah. Ayah selalu mengingatkan untuk berdoa
sebelum dan sesudah mengerjakan sesuatu. Ayah juga mengingatkan untuk
bersyukur kepada Tuhan atas segala kebaikan yang diterima.
Umat dari agama lain pun melaksanakan ibadah di rumah. Kita harus
bertoleransi dengan mereka. Toleransi artinya menghormati dan tidak
mengganggu. Kita harus hidup rukun dan berdampingan dengan semua pemeluk
agama lain, karena kita semua adalah satu keluarga besar di negeri Indonesia.
Beri tanda ceklis () pada sikap yang sesuai dengan pengamalan sila pertama
pancasila.
1. Berdoa untuk keselamatan negeri Indonesia.
2. Mengejek bentuk ibadah agama lain.
3. Berdoa sebelum makan.
4. Bertoleransi dengan pemeluk agama lain.
5. Bersyukur diberi kesehatan.
6. Mengganggu ayah yang sedang beribadah.
7. Mengotori tempat ibadah.
8. Menjauhi teman karena berbeda agama.
9. Menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan.
10. Malas beribadah.
Mari kita amati gambar tempat ibadah sesuai dengan pemeluk agamanya berikut.
Credit: Fahrul Azmi di Unsplash Credit: Stephanie LeBlanc di Unsplash Credit: astama81 di pixabay.com
Masjid untuk pemeluk Katedral untuk pemeluk Gereja untuk pemeluk
beragama Islam beragama Kristen Katolik beragama Kristen Protestan
Credit: DEZALB di pixabay.com Credit: https://www.thebalibible.com/ Credit: https://www.cnnindonesia.com/
Pura untuk pemeluk Vihara untuk pemeluk Klenteng untuk pemeluk
beragama Hindu beragama Budha beragama Kong Hu Chu
Yuk kita jodohkan gambar tempat ibadah dengan pemeluk agamanya.
Islam
Kristen
Protestan
Kristen
Katolik
Hindu
Budha
Kong Hu Chu
Kita harus saling menghormati setiap orang, termasuk orang yang berbeda
agama. Kita semua adalah keluarga besar di negara Republik Indonesia. Semua
manusia adalah sama di hadapan Tuhan, yang membedakan adalah sikap dan
ketakwaannya.
Jika teman kita sedang beribadah, kita jangan mengganggunya, ya. Lebih baik,
kita juga mengerjakan kegiatan yang bermanfaat, misalnya membaca buku,
berolahraga, dan lain-lain.
Untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19, salah satu usaha pemerintah adalah
meminta warga Indonesia untuk berdiam di rumah. Selama berdiam diri di rumah,
Dayu melaksanakan pembelajaran dan kegiatan yang bermanfaat. Di antaranya :
a. Membereskan tempat tidur e. Membantu orangtua
sendiri f. Mengasuh adik
b. Rukun dengan saudara g. Menyiram tanaman
c. Berolahraga h. Membersihkan rumah, dan lain-
d. Membaca buku lain.
Bacalah cerita berikut ini!
Kak Neni dan Jajang adalah kakak beradik.
Mereka saling menyayangi.
Kak Neni dan Jajang senang bermain bersama.
Jajang senang belajar bersama Kak Neni.
Kak Neni juga membantu Jajang belajar.
Mereka selalu rukun.
Ayah dan Ibu senang melihatnya.
Kak Neni dan Jajang turut menjaga kebersihan rumah.
Selesai Jajang bermain, mainannya dibereskan.
Setelah Kakak Neni belajar, buku-bukunya dirapikan kembali.
Kak Neni dan Jajang membuang sampah pada tempatnya.
Biasanya ada kegiatan membersihkan rumah bersama-sama.
Bekerjasama membuat tugas terasa ringan.
Rumah menjadi rapi dan bersih.
Rumahpun jadi nyaman ditempati.
Mari salin kembali tulisan berikut ini dengan huruf tegak bersambung.
Catatan :
Bagi yang memiliki
gawai/gadget, kamu bisa
mendownload Artivive
agar dapat memindai
gambar poster
di samping menjadi video
tutorial menulis tegak
bersambung.
Beri tanda ceklis () untuk sikap yang sesuai dengan pengamalan sila kedua.
Menemani nenek jalan-jalan Bertengkar dengan Membantu ibu membuat
di sekitar rumah Saudara kue
Ayah dan Ibu bertengkar Memberi makan kucing liar Menjenguk teman yang
sakit
di rumah yang datang ke rumah
Merokok di tempat umum Memijat ibu yang lelah Beribadah bersama
bekerja
Pengamalan Sikap Sehari-hari yang Sesuai Pancasila
Sila Pertama Sila Kedua
Lambang pada sila pertama adalah lambang
perisai hitam dengan sebuah bintang di dalamnya.
Lambang tersebut menggambarkan sila pertama
Pancasila, yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa.” Lambang
bintang itu dapat diartikan sebagai sebuah cahaya.
Makna cahaya tersebut seperti Tuhan yang menjadi
cahaya/penerang bagi setiap manusia.
Lambang pada sila kedua adalah rantai yang disusun atas
gelang-gelang kecil yang mencerminkan sila kedua yang berbunyi
“Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.” Lambang tersebut
menandakan hubungan manusia yang saling membantu satu sama
lain. Dalam lambang tersebut ada gelang berbentuk persegi dan
berbentuk lingkaran. Gelang berbentuk persegi
menggambarkan laki-laki. Sementara gelang
berbentuk lingkaran menggambarkan perempuan.
Sumber : https://suara.com
Mari isi kotak yang kosong dengan huruf yang tepat.
Kegiatan-kegiatan berikut bisa kamu lakukan di rumah, loh.
me n … …… i
p… r……g
… e m… … c a
…u …u
me …… i r …
m
…a …a m…n
… … n … e m……
…a k… i …n
……n g ………… k
……… i
Coba kamu serahkan hasil pengerjaanmu kepada anggota keluargamu. Minta
periksa hasil pengerjaanmu, lalu koreksi kembali jika ada kesalahan.
Nama Anggota Keluarga Komentar Tanda-tangan
yang Memeriksa
Coba kamu tuliskan di dalam kotak di bawah ini, sikap baik apa
yang telah kamu lakukan hari ini.
Paraf Orangtua/Wali:
Pilih dengan cara mewarnai sesuai perasaanmu hari ini:
3 x 35 Menit
Tujuan : Membandingkan bilangan cacah dengan lebih banyak,
sama dengan kurang dari.
Membubuhkan tanda < ,=, atau > diantara dua bilangan tiga
angka
Materi Pokok : Membandingkan bilangan dengan kalimat
Membandingkan bilangan dengan simbol matematika
Kalian telah mengenal bilangan tiga angka 100 sampai 999.
Banyak angka-angka disekitar kita .
Seperti tinggi badan, nomor rumah, nomor urut peserta lomba dan lainnya
Euis, JaMjaantge,ridPaonkoNkyai tin: Lgagmabl adnigKNeelugraarahdaannPsailsai-rsiElanpdaanhc.asila.
Rumah mereka berdekatan.
Jalan Simpay Asih Jalan Simpay Asih Jalan Simpay Asih
No. 102 No. 135 No. 117