BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
tropis yang kisaran suhunya relatif Di laut, perubahan iklim
stabil sepanjang tahun. Kenaikan menyebabkan laut menjadi panas,
suhu permukaan laut juga dapat asam, dan kehilangan napasnya.
menyebabkan stratifikasi vertikal Kurang lebih 30% dari emisi CO2
lapisan perairan laut, sehingga antropogenik di atmosfer diserap oleh
melemahkan sirkulasi upwelling laut dan menyebabkan turunnya pH
yang berjasa dalam membawa laut atau dikenal dengan fenomena
massa air dari lapisan yang kaya pengasaman laut. Potensi dampak
zat hara. Perairan Indonesia paling pengasaman laut di Indonesia
tidak memiliki tiga lokasi upwelling sangat luas dengan posisinya
musiman (musim timur), yaitu sebagai pusat karang dunia di
perairan selatan Jawa sampai mana proses pembentukan karang
Kepulauan Sunda Kecil, Makassar, dan biota laut berkapur lainnya
dan Laut Banda. Pelemahan termasuk bioindustri seperti kerang
upwelling dapat mengurangi suplai mutiara diprediksi menurun. Di
nutrien dari lapisan dalam ke sisi lain, kenaikan suhu laut juga
permukaan yang menopang sektor meningkatkan solubilitas oksigen
perikanan. atau laut mengalami deoksigenasi.
Kenaikan suhu juga dapat menekan
Perubahan iklim memiliki dampak konsentrasi klorofil-a di laut
yang multidimensi. Salah satunya yang berdampak bagi stok ikan di
yaitu perubahan pola angin, laut. Klorofil-a adalah indikator
misalnya, dapat memicu perubahan produktivitas utama, yang akan
pola migrasi hewan seperti burung memengaruhi rantai makanan jika
serta sebaran biomaterial, debu, jumlahnya berkurang.
dan nutrisi lainnya. Akibatnya,
terjadi perubahan pola sebaran Reorganisiasi iklim mendorong makin
biota maupun vegetasi di darat dan sering terjadinya cuaca ekstrem
laut. Perubahan pola angin pada dan makin intensnya badai tropis.
lingkungan laut dapat menyebabkan Gelombang panas (heatwave) baik
perubahan migrasi ikan pelagis serta di darat maupun laut juga semakin
biogeografi laut dalam berbagai skala sering terjadi dengan intensitas yang
spasial. meningkat. Dalam dekade terakhir,
gelombang panas telah menyentuh
101
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
semua samudra di dunia. Di ekosistem, maupun bioma (Bellard
Indonesia, marine heatwave melanda 2012). Sains dan teknologi dapat
sisi selatan perairan Indonesia membantu manusia menetapkan
pada 2016 yang menyebabkan kebijakan secara objektif.
kematian karang secara massal.
Pergeseran musim hujan juga dapat Spesies Asing Invasif
menyebabkan kepunahan spesies
yang telah menyesuaikan masa Spesies asing invasif—dalam
kawinnya dengan ritme iklim. Dalam perundangan disebut jenis asing
jangka panjang, cuaca dan iklim invasif—merupakan ancaman bagi
ekstrem dapat memengaruhi pola biodiversitas dengan dampak ekologi
adaptasi atau bahkan berakibat pada dan ekonomi yang serius. Kerugian
kepunahan. Kerugian ekologi, materi, yang ditimbulkannya bisa sangat
bahkan korban jiwa, menegaskan besar.
betapa perubahan iklim adalah
ancaman nyata, bukan saja bagi Spesies asing invasif (SAI) adalah
biodiversitas, tapi juga kelangsungan hewan, tanaman, atau organisme lain
hidup manusia. yang diintroduksi manusia di daerah-
daerah di luar penyebaran alaminya.
Semua hal itu, pada akhirnya, Kehadiran SAI bisa mengubah
menunjukkan bahwa siapa pun ekosistem, menyebabkan degradasi
harus menanggung risiko kerusakan dan bahkan hilangnya habitat. SAI
lingkungan hidup. Untuk memiliki dapat menggantikan spesies asli,
kemampuan memprediksi dan mengubah struktur komunitas dan
mengatasi dampak perubahan iklim rantai makanan, serta mengubah
terhadap biodiversitas, diperlukan proses-proses mendasar, seperti
penguatan sains. Selain untuk siklus nutrien dan sedimentasi
tujuan itu, sains dibutuhkan untuk (Molnar 2008). Bagi Indonesia, yang
membantu memahami mekanisme terdiri atas beberapa ekosistem yang
adaptasi makhluk hidup dalam khas, SAI bisa berasal dari luar
menghadapi perubahan iklim, baik batas wilayahnya, bisa pula dari
secara temporal, spasial, maupun satu ekosistem ke ekosistem lain di
fisiologis, di tingkat individu, dalam wilayah sendiri—yang terbagi
populasi, spesies, komunitas, menjadi Indonesia barat (Sumatra,
102
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
Kalimantan, Jawa, Bali), Kawasan Hidup dan Kehutanan (2013), SAI di
Wallacea, dan Papua. Indonesia mencakup 53 spesies di
Dalam praktiknya, introduksi SAI sektor pertanian, 99 spesies di sektor
dapat terjadi secara alami maupun kehutanan, dan 112 spesies di sektor
sebaliknya. Sebagian introduksi maritim dan perikanan.
bisa terjadi melalui kegiatan
perdagangan, transportasi domestik Jumlah spesies asing itu
maupun internasional, juga budi kemungkinan akan terus bertambah
daya. Sebetulnya, sejak awal karena banyak yang baru dilaporkan
peradaban manusia, ada bermacam- belakangan. Masih berdasarkan
macam jenis flora dan fauna yang laporan lokakarya LIPI pada 2014,
masuk ke Indonesia, digunakan beberapa contoh spesies asing invasif
sebagai komoditas hortikultura, yang ada di Indonesia di antaranya
perhiasan, dan peliharaan. Ada adalah pengorok daun kentang,
juga spesies yang masuk secara tak kutil dadap, kutu putih pepaya, dan
sengaja karena terbawa komoditas kumbang jepang. Semuanya telah
atau terbawa pengunjung ke menyebar ke beberapa wilayah
Indonesia. pertanian, di dataran tinggi maupun
rendah. Mereka mampu merusak
Berapa banyak sesungguhnya bermacam-macam tanaman sayuran.
jumlah spesies invasif di Indonesia?
Dalam suatu lokakarya LIPI Sejumlah introduksi ikan asing juga
pada 2014 dilaporkan ada 2.085 telah mengancam kelestarian ikan
spesies asing dan/atau invasif. endemik atau lokal (Wargasasmita
Dari jumlah itu, 1.731 di antaranya 2005). Contohnya ikan mujair di
merupakan jenis asing, 350 adalah Waduk Selorejo, Jawa Timur; ikan
spesies asing invasif, dan empat nila di Danau Laut Tawar, Aceh;
sisanya belum diketahui statusnya ikan louhan di Waduk Cirata, Jawa
(Arida et al. 2014). Global Invasive Barat, dan Waduk Kedungombo,
Species Database mencatat ada Jawa Tengah, serta di danau-danau
179 spesies invasif di Indonesia, 72 purba seperti Danau Matano dan
di antaranya merupakan spesies Danau Towuti di Sulawesi Selatan.
pendatang. Berdasarkan daftar Contoh lain: introduksi ikan oskar di
SAI dari Kementerian Lingkungan Waduk Jatiluhur, lobster air tawar
103
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
di Danau Maninjau, Sumatra Barat, fauna alami adalah kucing. Bahkan
dan ikan mas di Danau Ayamaru, kucing termasuk ke dalam 100 SAI
Papua. Introduksi ikan baru terbukti terburuk di dunia (ISSG 2000). Ini
menggerus populasi ikan asli, seperti karena kucing merupakan predator
ikan depik di Danau Laut Tawar dan yang sangat generalis (dapat
ikan pelangi di Danau Ayamaru. memangsa berbagai jenis fauna).
Cara SAI mengganggu, bahkan Sedikitnya tercatat 248 spesies yang
merusak biodiversitas adalah dengan mencakup mamalia, burung, amfibia,
mendesak spesies asli, memangsa, reptilia, ikan, dan avertebrata, dapat
atau menularkan penyakit, menjadi makanan kucing (Bonnaud
sehingga fungsi dan keseimbangan et al. 2011). Pemangsaan oleh kucing
ekosistemnya terganggu. Secara tersebut dapat berdampak signifikan
langsung, SAI memengaruhi terhadap spesies asli dibandingkan
keanekaragaman hayati lokal dan terhadap spesies pendatang di
menjadi bagian dari ancaman- wilayah tertentu (Loss et al. 2013).
ancaman terbesar bagi habitat dan Keberadaan kucing juga sangat
ekosistem (CBD 2002). Spesies asli menentukan penurunan populasi
atau lokal sering kalah bersaing, fauna endemik terutama mamalia,
bahkan punah. Dampak sistemik dan bertanggung jawab terhadap
bagi ekosistem tak bakal terelakkan sedikitnya 14% kepunahan burung,
manakala ada spesies yang punah. mamalia, dan reptilia secara global,
serta mengancam sedikitnya 8%
Masalahnya adalah pemahaman spesies yang berstatus critically
terhadap fenomena SAI di berbagai endangered (Medina et al. 2011).
ekosistem, juga interaksi berbagai
spesies dalam suatu ekosistem, Penelitian mengenai mikrob
masih sangat sedikit. Karena invasif, misalnya, masih sangat
itulah antisipasi terhadap dampak terbatas dibanding perihal flora
merugikan yang ditimbulkannya jadi dan fauna invasif. Mikrob invasif,
nihil. seperti cendawan mikroskopis,
bakteri, dan virus, yang juga ada
Salah satu SAI yang sangat besar di banyak kawasan di dunia dan
efek buruknya bagi biodiversitas umumnya bersifat patogen terhadap
104
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
organisme lain, lebih sulit dideteksi Pencegahan terhadap masuknya
ketimbang organisme tingkat tinggi. SAI mesti dilakukan secara strategis
Mikrob invasif berperan mengubah dan bertumpu pada pengetahuan
keseimbangan mikrobiom (microbial mendasar tentang proses atau rute
zoo) di akar tanaman, juga di dalam masuknya SAI serta dampak ekologis
tanah. Dampak negatifnya langsung dan ekonomis yang mungkin timbul.
pada tanaman, bahkan pada Sains dan teknologi terdepan
wilayah pertanian tertentu (Coats & perlu dikembangkan untuk upaya
Rumpho 2014; Jacoby 2017). Bakteri pencegahan dan mitigasi dampak
yang bersifat baik, yang mampu SAI. Misalnya dengan penggunaan
meningkatkan daya tahan tanaman sensor akustik dan visual untuk
tertentu terhadap kekeringan, suhu mendeteksi dan memonitor SAI,
panas, dan aneka penyakit, ikut pula khususnya di wilayah terpencil
terganggu. Hal serupa dapat terjadi (Juanes 2018). Deteksi dini,
di laut, dengan dampak buruk bagi bagaimanapun, merupakan
terumbu karang serta habitat ikan. pendekatan yang jauh lebih efisien.
Ancaman terhadap Kesehatan
dan Kehidupan Manusia
Gamblang terlihat betapa kerusakan berpotensi mengancam kesehatan
lingkungan hidup dan biodiversitas (Gambar 4.1).
akibat pertambahan penduduk yang
tak terkendali, eksploitasi berlebihan Dalam kondisi rentan, kemungkinan-
oleh manusia, dan perubahan iklim kemungkinan yang tak terhindarkan
global merugikan kesehatan dan adalah terjadinya konflik sosial,
kehidupan manusia. Perubahan iklim, pengungsian paksa, perubahan
juga kian meningkatnya peluang ekologi vektor, penyebaran
terjadinya banjir, tanah longsor, dan kuman penyakit infeksi, alergi,
kekeringan yang merusak sumber air dan gangguan mental (yang
bersih dan pangan, adalah dampak terkait bencana alam, konflik,
nyata kerusakan lingkungan yang status pengungsi). Semua dapat
105
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
menimbulkan penyakit, produktivitas di lautan juga melesapkan potensi
menurun, kualitas hidup merosot, pengembangan obat bagi kesehatan
bahkan kematian. Banyak penyakit manusia. Banyak penelitian yang
akibat kerusakan lingkungan hidup menyatakan bahwa biodiversitas di
dan biodiversitas yang tergolong daratan maupun di lautan Indonesia
kronis, yang biaya pengobatan dan sangat potensial menjadi bahan
perawatannya sangat mahal. penemuan obat, biomaterial, dan
kosmetik baru (Chasanah 2013;
Selain mengakibatkan berkurangnya Sukara 2014; Tapilatu 2015). Rusak
atau bahkan punahnya sumber- dan punahnya biodiversitas bakal
sumber makanan, air, rusaknya menghalangi upaya penemuan obat,
biodiversitas di daratan maupun biomaterial, dan kosmetik.
Gambar 4.1 Dampak langsung dan tidak langsung akibat kerusakan biodiversitas.
106
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
Masalah lain yang merupakan Harus disebut juga potensi hewan
dampak terbesar kerusakan peliharaan sebagai sumber penularan
lingkungan bagi kesehatan adalah penyakit zoonosis. Sebagian besar
terbukanya peluang penyebaran virus penyebab penyakit infeksi baru
kuman dari hewan ke manusia. berasal dari binatang. Tingginya laju
Fenomena ini dikenal sebagai mutasi virus memudahkan virus
zoonosis, yakni aneka penyakit berubah sehingga dapat menginfeksi
infeksi kuman (bakteri, cendawan manusia dan sulit diberantas.
mikroskopis, parasit, virus) yang Peningkatan virulensinya, yakni
secara langsung maupun tak kemampuan suatu patogen untuk
langsung atau melalui vektor menyebabkan penyakit, mempercepat
menular dari hewan, khususnya pula penularan dari manusia ke
yang bertulang belakang, ke manusia manusia. Seperti yang terjadi di
(Donohoe 2013; Myers 2013). Zoonosis negara-negara lain, di Indonesia
dapat memicu munculnya penyakit- penyakit-penyakit zoonosis lama
penyakit baru dan kembalinya seperti leptospirosis, brucellosis,
penyakit-penyakit lama. tuberkulosis, taeniasis, antraks,
rabies, toksoplasmosis, hingga
Kerusakan hutan mengganggu yang lebih baru seperti HIV, SARS
habitat banyak hewan liar dan (sindroma pernapasan akut berat), flu
memaksa mereka mendekati bahkan burung, MERS (sindroma pernapasan
memasuki wilayah pemukiman Timur Tengah), dan sebagainya telah
manusia. Keadaan ini memperbesar mengakibatkan sakit, cacat, dan
peluang kontak antara hewan liar menurunnya produktivitas ekonomi
dengan manusia dan meningkatkan serta kualitas hidup manusia, bahkan
kemungkinan berpindahnya kuman kematian (Myers 2013; Narrod 2012).
di dalam tubuh hewan liar ke dalam
tubuh manusia, demikian pula Penyebaran kuman dari hewan
sebaliknya. Salah satu fungsi hutan ke manusia dan dari manusia ke
sebagai penyangga antara hewan manusia berpeluang semakin cepat
liar dengan manusia menjadi hilang dan meluas. Hal ini tak terhindarkan
akibat deforestasi dan kondisi ini bukan saja akibat makin buruknya
meningkatkan peluang terjadinya kerusakan lingkungan hidup,
penyakit-penyakit zoonosis. bertambah parahnya perubahan iklim
107
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
global, dan menguatnya globalisasi, Ketersediaan dan ketahanan pangan
tapi juga mobilitas manusia yang pun ikut terganggu. Banjir dan
kian tinggi. Tak mengherankan bila kekeringan bisa menimbulkan
beberapa penyakit zoonosis seperti kerusakan lahan pertanian dan
flu burung, SARS, MERS, dan HIV perikanan, selain menjadikan
sempat atau masih menjadi wabah nelayan dan petani sakit, bahkan
yang mendunia, melintasi batas- meninggal. Turunnya produktivitas
batas negara atau menjadi pandemi. dan timbulnya kerawanan pangan
bisa memicu atau memperburuk
Penyakit-penyakit zoonosis hanya kekurangan gizi dan penyakit
sebagian dari beraneka penyakit infeksi.
akibat kerusakan lingkungan hidup.
Sebagian lain yang sangat boleh jadi Bencana lain yang tak kalah
muncul akibat banjir, kekeringan, mencemaskan, yang berakibat sama
tanah longsor, dan berbagai bencana buruknya, adalah kebakaran hutan
lain adalah terganggunya kesehatan dan lahan gambut. Penyebabnya
mental, seperti kecemasan dan bisa kekeringan, bisa pula kelalaian
depresi. Selain penyakit, yang juga manusia. Selain semakin merusak
tak terhindarkan dari bencana terkait lingkungan hidup, kebakaran hutan
degradasi ekologi dan pemanasan dan lahan gambut menyebarkan
global adalah penurunan kualitas asap—bahkan sampai lintas negara—
hidup, cacat, trauma, bahkan yang berpotensi menimbulkan
kematian (Case 2007; Measey 2010). bermacam-macam penyakit
Dari banjir dan kekeringan, muncul pernapasan dan alergi. Bukan hanya
dampak ikutan berupa rusaknya anak-anak dan orang lanjut usia
ketersediaan atau menurunnya akses yang akan terpapar risiko ini, orang
terhadap air bersih. Konsekuensinya dewasa tak terkecuali.
adalah meningkatnya penyakit-
penyakit infeksi kuman yang Di luar semua itu, ada dampak tak
ditularkan melalui air, seperti diare, langsung dari perubahan iklim akibat
disentri, kolera, demam tifoid, dan kerusakan lingkungan hidup, yakni
leptospirosis. semakin menyebarnya penyakit-
penyakit infeksi yang menular
lewat vektor. Misalnya, malaria dan
108
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
demam berdarah dengue. Penyakit- dan menghadapi keterbatasan akses
penyakit ini, juga yang telah disebut terhadap kebutuhan-kebutuhan dasar
lebih dulu, kian memperburuk seperti air bersih, pangan, layanan
situasi hidup orang-orang yang kesehatan, dan pendidikan yang
memang rentan karena kemiskinan layak.
Konservasi menimbang dampak ekologis dan
Biodiversitas kerugian ekonomi jangka panjang.
Pengetahuan menyeluruh dan
Ekosistem yang sehat menopang lengkap tentang kawasan-kawasan
pemenuhan kebutuhan dasar ekologi yang penting, menurut
manusia dan berlangsungnya pertimbangan ekonomi maupun
peradaban. Ekosistem dan fungsi identitas kawasan atau
keanekaragaman hayati yang sehat bahkan bangsa, di darat dan di laut,
mencukupi persediaan udara dan merupakan keniscayaan.
air bersih, produksi makanan yang
juga sehat, dan keindahan alam. Penemuan spesies orang utan baru
Konservasi bukan hanya perlu di Batang Toru, Sumatra Utara, bisa
untuk hewan atau tumbuhan yang diambil sebagai contoh. Spesies yang
kasatmata, melainkan juga bagi mengundang perhatian dunia itu
mikrob yang hanya bisa dilihat ditemukan dalam kondisi terancam
dengan bantuan alat di laboratorium. punah (Reese 2017). Pada saat
yang sama, di Sungai Batang Toru
Agar kehidupan manusia dan semua di lokasi penemuan itu, hendak
makhluk hidup di bumi berlanjut, dibangun bendungan yang bakal
kelestarian alam harus terus dijaga. menjadi bagian dari pengoperasian
Kebutuhan hidup yang menjadi pembangkit listrik bertenaga air.
alasan adanya kegiatan ekonomi Masalahnya sangat jelas: bendungan
memang berimplikasi adanya di hutan primer akan mengisolasi
pemanfaatan sumber daya alam. Tapi
hal ini memerlukan kebijaksanaan,
perhitungan yang matang, dengan
109
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
orang utan yang tersisa itu. Tak akan Di Indonesia, kebijakan dan upaya
ada yang bisa menggantikan jasa konservasi telah dijalankan.
ekosistem yang diperankan hutan Pelaksanaannya menitikberatkan
beserta keanekaragaman hayatinya. pada pelestarian biodiversitas
Pertanyaan-pertanyaan yang mesti hutan, di dalam kawasan hutan
dijawab adalah bagaimana dapat negara maupun di luarnya
menyeimbangkan kebutuhan (Undang-Undang Nomor 5/1990);
ekonomi dengan daya dukung pengaturan konservasi alam di
alam dan bagaimana sains dapat kawasan hutan negara (hutan
membantu mencari jalan keluar. lindung dan hutan konservasi),
Apakah pembangunan bendungan konservasi keanekaragaman
dapat dirancang sedemikian rupa hayati, dan perlindungan fungsi-
sehingga keterkaitan antara hutan fungsi penunjang kehidupan yang
dan mobilitas orang utan bisa disediakan kawasan hutan (Undang-
dipertahankan? Undang Nomor 41/1999); serta
Kawasan Suaka Alam serta Kawasan
Sudah semestinya bila upaya Pelestarian Alam (Peraturan
konservasi biodiversitas tak boleh Pemerintah RI Nomor 68/1998).
dilakukan sembarangan. Prinsip-
prinsip dasar ini harus menjadi Kebijakan terkait konservasi di laut
penunjangnya: (i) representatif/ juga telah diadakan seperti Undang-
komprehensif, yaitu perlindungan Undang Nomor 5/1990 (Undang-
keanekaragaman hayati yang tak Undang Konservasi), Undang-
terpusat hanya pada hal-hal menarik, Undang Nomor 31/2004 jo 45/2009
tapi mewakili seluruh biodiversitas (Undang-Undang Perikanan), dan
dan melibatkan semua pemangku Undang-Undang Nomor 27/2007
kepentingan, seperti pemerintah, serta Undang-Undang Nomor 1/2014
industri, masyarakat; (ii) bersifat (Undang-Undang Pengelolaan
efisien, biaya terjangkau; (iii) Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau
bersifat fleksibel, dapat dimodifikasi Kecil). Namun keterpaduan
sesuai kondisi tempat, waktu, serta kebijakan dan implementasi dari
perkembangan sains dan teknologi kebijakan-kebijakan tersebut
terkini (Margules dan Sarkar 2007). memang masih perlu diperkuat.
110
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
Kearifan Lokal dalam
Pemeliharaan Biodiversitas
Untuk dapat bertahan hidup, Kearifan lokal nonfisiknya berupa
masyarakat adat di berbagai pengaturan jenis tanaman, air, dan
belahan dunia umumnya memiliki siklus tanam, hingga organisasi adat
ketergantungan pada alam. yang mengelola lanskap alam, seperti
Kedekatan dan ketergantungan ini yang terangkum dalam organisasi
menghasilkan perilaku, kebiasaan, masyarakat bernama subak. Bentuk
dan budaya yang menghargai alam simbolis penghormatan pada alam
dengan segala isinya. Penghargaan dan penyedia makanan muncul
ini mewujud dalam pengetahuan, dalam wujud pemberian kain
perilaku, ritual, tradisi, dan aturan- berwarna pada pohon besar yang
aturan adat sebagai produk budaya. dikeramatkan. Simbol adat ini untuk
mengingatkan orang bahwa pohon-
Sebutan lazim untuk wujud-wujud pohon tersebut tidak dapat ditebang
penghargaan terhadap alam itu sembarangan. Selain itu terdapat
adalah kearifan lokal. Kearifan ini peraturan tertulis (awig-awig) yang
bisa bersifat fisik, nonfisik, harfiah, memuat kaidah-kaidah pedoman
atau simbolis. Kearifan lokal dalam bertingkah laku dalam masyarakat,
menjaga keanekaragaman hayati termasuk dalam berinteraksi
dan penyedia makanan dijalankan dengan alam, misalnya hutan, dan
oleh masyarakat adat yang mengandung sanksi-sanksi spesifik
menggantungkan hidup dari sumber yang diterapkan secara tegas
daya alam yang terdapat di darat (Karidewi et al. 2012).
maupun di laut (Kelbessa 2013).
Pengetahuan lokal dalam memelihara
Di beberapa daerah di Bali, misalnya, sumber-sumber makanan di
bentuk fisik kearifan lokal dalam hutan juga bisa disaksikan di
memelihara alam dan sumber banyak komunitas adat lain.
makanan terlihat antara lain dari Masyarakat adat Baduy Dalam
tradisi persawahan terasering dan di Desa Kanekes Leuwidamar,
tersedianya hutan penyangga. Lebak, Banten, misalnya, sangat
111
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
menjaga keseimbangan alam. yang dilakukan adalah perambahan
Mereka memiliki aturan ketat hutan (Siahaya et al. 2016).
dalam menentukan batasan hutan,
mana yang bisa digunakan untuk Kebiasaan menanam aneka tanaman
pertanian, mana yang dilindungi, dan menggilir berbagai jenis
dan mana yang sama sekali terlarang tanaman di kebun dan ladang, yang
digunakan, bahkan sekadar untuk dilakukan banyak masyarakat petani
dilewati (Iswandono et al. 2016). di berbagai daerah, menunjukkan
Masyarakat adat Ammatoa di Desa kesesuaian dengan temuan-temuan
Tana Toa, Kecamatan Kajang, sains terkini mengenai cara menjaga
Kabupaten Bulukumba, Sulawesi keseimbangan mikrob dan kekayaan
Selatan, punya aturan pasang ri mikrobiom dalam tanah (Jacoby et al.
kajang, pandangan dan cara hidup 2017).
yang mengatur, di antaranya,
bagaimana masyarakat secara bijak Tradisi sasi di Maluku merupakan
mengambil sumber kehidupan dari contoh yang berlaku dalam
hutan secukupnya agar kehidupan masyarakat yang hidupnya bertumpu
manusia dan hutan terjaga (Hijjang pada laut. Tradisi ini melarang
2014). penangkapan ikan, mengambil
kerang-kerangan jenis lola,
Suku Dayak Tunjung di Desa batulaga, atau japing-japing secara
Linggang Melapeh, Kecamatan berlebihan. Dengan sasi, orang tak
Linggang Bingung, Kabupaten Kutai boleh mengambil hasil laut sebelum
Barat, Kalimantan Timur, lain lagi. waktu yang ditentukan. Inilah
Mereka memiliki kebiasaan ladang mekanisme budaya untuk memberi
berpindah, dalam jangka waktu waktu kepada alam melestarikan diri
berbeda-beda, 2-4 tahun, sehingga sehingga mampu memberi dukungan
tanah berpeluang memulihkan pangan kepada manusia secara
diri. Praktik perladangan semacam berkelanjutan. Sebagian masyarakat
ini melestarikan tanah dan adat di Maluku, terutama di
memungkinkan tanah subur kembali. Maluku Tengah, Kota Tual, Maluku
Lingkungan pun bisa lebih lestari, Tenggara, dan Maluku Barat, masih
sesuatu yang mustahil terjadi kalau menerapkan sasi (Mony et al. dalam
Armitage et al. 2017).
112
BAB IV - ANCAMAN, TANTANGAN, DAN UPAYA KONSERVASI
Terdapat pula tradisi lokal seperti Pertambahan jumlah penduduk,
bau nyale di kalangan Suku Sasak di peningkatan mobilitas manusia,
Lombok, yaitu aneka ritual sebelum dan kian menguatnya ekonomi
menangkap cacing laut sekali menimbulkan banyak tantangan
setahun di beberapa pantai di daerah bagi keberlanjutan kearifan-kearifan
tersebut. Kegiatan menangkap lokal. Sains garda depan diperlukan
cacing laut beserta ritual-ritual yang sebagai pasangan kearifan
mengiringinya sebagai penghormatan lokal sekaligus untuk meninjau
terhadap lingkungan laut berserta kembali keberadaannya dalam
segenap isinya, telah menjadi daya mengoptimalkan upaya menjaga
tarik bagi banyak wisatawan untuk biodiversitas dan lingkungan hidup.
berkunjung ke Lombok. Tradisi lokal
terkait dengan lingkungan laut telah Kearifan lokal merupakan sesuatu
menghasilkan keuntungan ekonomi yang kompleks yang memiliki
bagi masyarakat dan pemerintah persamaan dan perbedaan dengan
setempat. Pemanfaatan lain sains. Salah satu perbedaan yang
bersumber dari pengetahuan lokal utama adalah bahwa kearifan lokal
yang telah dilakukan dari generasi bersifat context-bound sehingga
ke generasi di berbagai tempat tidak dengan mudah ditransfer dan
di Indonesia adalah penggunaan digeneralisasi ke dalam konteks-
pewarna alam untuk wastra konteks sosio-kultural yang lain.
Nusantara. Sifat ini sangat perlu diperhatikan
jika kearifan lokal diharapkan
Aneka kearifan budaya yang menjadi “penjaga” biodiversitas.
terkandung dalam tradisi-tradisi Selain itu, perlu juga pemahaman
tersebut memang bersifat lokal. Tapi bahwa kearifan lokal tidak selalu
semuanya memuat prinsip dasar berkelanjutan atau berkeadilan
yang sama, yaitu penghormatan sosial, supaya kita tidak secara buta
kepada alam dan pelestarian mengidealisasikan kearifan lokal
keanekaragaman hayati sebagai tanpa melihat dalam konteks nyata.
penopang kehidupan manusia,
termasuk sebagai penyedia makanan
(Armitage et al. 2017; Kelbessa 2013;
Kothari 2008).
113
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
V
SAINS DAN TEKNOLOGI
GARDA DEPAN UNTUK
BIODIVERSITAS
INDONESIA
Hadiah Nobel Kedokteran pernah “mampir” di Indonesia pada 1929.
Penghargaan bergengsi sejagat itu dianugerahkan kepada Christiaan Eijkman,
seorang dokter Belanda dan ahli patologi, melalui penemuan penyebab beri-
beri akibat defisiensi vitamin B1. Walaupun pada saat itu Eijkman sudah
kembali ke negeri Belanda, Hadiah Nobel tersebut diberikan berkat penelitian
114
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
yang berkesinambungan dalam meletakkan dasar-dasar sains vitamin modern
selama lebih dari 25 tahun, di laboratorium yang didirikannya di Batavia (Jakarta).
Laboratorium yang kemudian dikenal sebagai Eijkman Instituut tersebut kini
menjelma sebagai lembaga penelitian biologi molekuler dan bioteknologi, Lembaga
Biologi Molekuler Eijkman.
115
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
Sains dan riset ilmiah dasar Alam seharusnya ditempatkan
memang pernah cukup kuat sebagai pusat pembangunan
mengakar di bumi Indonesia. Dan berkelanjutan yang dilakukan
seperti penemuan teori evolusi serta secara inklusif melibatkan semua
peletakan landasan biogeografi oleh elemen masyarakat. Karena itu
Alfred Russel Wallace satu abad diperlukan paradigma baru dan
sebelumnya, biodiversitas Indonesia strategi yang tepat dalam mengelola
yang kaya juga ikut menginspirasi dan memanfaatkan kekayaan
lahirnya sains vitamin. Sains megabiodiversitas dan ekosistemnya
vitamin ini kemudian mendorong melalui topangan kuat ilmu
munculnya industri vitamin yang pengetahuan, sains, dan teknologi.
bernilai ekonomi sangat tinggi.
Sayangnya, setelah era Eijkman, Penguasaan sains dan teknologi
kondisi sosial politik menyebabkan yang mumpuni mutlak diperlukan
kita kehilangan fokus terhadap untuk memanfaatkan keragaman
penguatan sains dan teknologi. hayati dengan tepat. Kejelian
pemerintah dalam menentukan
Biodiversitas Indonesia yang kaya prioritas memegang peranan penting.
memang menyuguhkan banyak Bab ini membahas aspek sains dan
peluang. Megabiodiversitas di darat teknologi yang diperlukan dalam
dan laut merupakan keunggulan mengoptimalkan pengelolaan dan
komparatif yang seharusnya pemanfaatan megabiodiversitas
dapat menjadi modal dasar untuk Indonesia. Inilah upaya pemanfaatan
memajukan Indonesia. Potensi sumber hayati untuk pembangunan
kekayaan alam hayati ini sangat ekonomi melalui sains dan inovasi
besar untuk dikembangkan dalam teknologi sekaligus membangun
mendukung pembangunan ekonomi. budaya ilmiah yang kuat sebagai
modal sebuah bangsa menjadi maju.
116
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Prioritas Sains dan Teknologi
untuk Biodiversitas Indonesia
Indonesia sebenarnya memiliki
sederet pilihan untuk menjadikan
biodiversitas sebagai ujung tombak
pembangunan. Pilihan tersebut
ditentukan oleh tingkat ambisi kita
dalam upaya menempatkan Indonesia
unggul secara ekonomi sekaligus
melestarikan alam dan serta
memperkuat sains dan teknologi
yang bersandar pada biodiversitas.
Tiga bidang berikut menggambarkan
contoh pilihan yang masing-masing
mengandung konsekuensi yang
berbeda dari segi waktu, kebutuhan
investasi, pengetahuan yang
diciptakan serta daya dongkrak bagi
inovasi dan pengembangan teknologi.
Dari tingkat ambisi sedang berupa
pengembangan ekowisata sampai
tingkat ambisi sangat tinggi yakni
eksplorasi laut dalam (Gambar 5.1).
117
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
118
Gambar 5.1 Contoh prioritas nasional dan tingkat ambisi serta dampaknya terhadap ekonomi, sains, dan teknologi.
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Sains untuk Ekowisata masyarakat lokal, serta melibatkan
dan Konservasi interpretasi dan edukasi. Edukasi
yang dimaksud melibatkan staf
Pemerintah terus menggalakkan dan wisatawan. Pendekatan ini
upaya pelestarian alam melalui dapat mencegah kerusakan alam,
penetapan berbagai kawasan seperti deforestasi (lihat Brandt
konservasi di darat maupun di laut. dan Buckey 2018). Pengembangan
Tujuannya tentu untuk melindungi ekowisata yang inklusif dengan
alam dan keanekaragaman hayati menyertakan masyarakat lokal,
di dalamnya yang juga berdampak misalnya, dapat mengurangi
pada kesehatan dan kesejahteraan pembalakan liar. Penduduk yang
manusia. Kawasan konservasi yang semula menebangi pohon secara liar
efektif membutuhkan rancangan dapat dilatih dan didorong beralih
berdasarkan analisis masa depan profesi menjadi pemandu wisata
alternatif dengan memperhatikan atau melakukan kegiatan ekonomi
masalah perkembangan masa depan lain yang menunjang pariwisata.
kawasan, ekonomi, sosial, dan Keuntungan dari pariwisata dapat
kelestarian biodiversitas. pula dimanfaatkan untuk pendanaan
sains yang mendukung konservasi.
Salah satu strategi yang digunakan
untuk menyelaraskan upaya Idealnya, sebuah pusat konservasi
pelestarian alam, konservasi, dan ekowisata membutuhkan
dan pembangunan ekonomi yang asupan data yang berkesinambungan
berkesinambungan yaitu melalui sebagai pijakan untuk pengambilan
pendekatan ekowisata. Ekowisata keputusan. Karena itu, pusat
adalah suatu konsep pariwisata yang konservasi dan ekowisata
mencerminkan wawasan lingkungan juga mutlak didukung dengan
dan mengikuti sejumlah kaidah sains melalui riset strategis
keseimbangan dan kelestarian yang berkelanjutan. Kita dapat
alam. Menurut The International mengadopsi perkembangan informasi
Ecotourism Society, ekowisata adalah dan teknologi yang pesat saat ini
perjalanan wisata bertanggung untuk memperkuat upaya konservasi.
jawab ke alam yang memelihara Caranya dengan teknologi
lingkungan, menopang kehidupan terkini dalam biologi konservasi,
119
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
pengumpulan data, analisis, serta Sains untuk Penemuan Obat
pemodelan big data yang bersifat dan Bioprospeksi
dinamis dan aktual.
“Produk alami adalah sumber
Lebih jauh lagi, keunikan penyembuhan yang tidak ternilai
biodiversitas bumi Indonesia telah harganya. Aspirin misalnya, yang
menginspirasi peletakan dasar teori- berasal dari kulit pohon willow, dan
teori besar dunia, yaitu teori evolusi dasar molekuler dari agen kemoterapi
dan teori biogeografi serta botani antikanker, TaxolTM, berasal dari
tropis. Kekayaan alam kita beserta kulit pohon pacific yew. Karena itu,
sejarahnya merupakan dua potensi menjadi masuk akal untuk berpikir
besar untuk digabungkan menjadi bahwa kontribusi teks kuno dan
tujuan wisata alam bersejarah manfaat dari pengobatan tradisional
(eco-heritage tourism). Wisata benar-benar dapat memengaruhi
sejarah berbekal jejak AR Wallace kesehatan masyarakat modern”—
dan Rumphius, misalnya, akan Brent Bauer, Mayo Clinic.
memiliki ceruk pasar wisatawan
pencinta sejarah dan sains. Begitu Alam beserta tanaman, hewan, dan
pula kemasan wisata sains ke mikroorganisme merupakan pustaka
sungai dan danau purba di Sulawesi berjuta senyawa kimia yang dapat
Selatan, jejak Wallace di Ternate— dimanfaatkan untuk pengembangan
dan seluruh titik di Indonesia yang obat. Manusia telah memanfaatkan
pernah disinggahi Wallace—jejak sumber kekayaan alami bahan obat
Rumphius di Ambon, dan sebagainya. sejak zaman prasejarah. Penemuan
Kita membutuhkan inovasi dalam endapan serbuk sari pada situs
mengemas pariwisata Indonesia pemakaman manusia Neanderthal
sehingga dapat berjalan secara di wilayah Kurdistan, Irak, pada
berkesinambungan serta selaras 60 ribu tahun lalu menunjukkan
dengan upaya pelestarian alam dan bahwa kerabat dekat manusia
bernilai ekonomi tinggi. modern itu bahkan telah menyadari
manfaat bahan-bahan alami untuk
menyembuhkan berbagai penyakit
(Solecki 1975).
120
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Salah satu pendekatan yang Efek pengobatan bersumber bahan
dilakukan para ilmuwan dunia alami atau obat organik diperoleh
saat ini untuk mengatasi penyakit melalui proses seleksi alam, proses
seperti malaria yaitu dengan koevolusi dengan komunitas biologis
mengeksplorasi potensi produk yang membentuknya. Tumbuhan,
alami (Mishra et al. 2017). Saat ini hewan, dan mikroorganisme yang
diperkirakan 25-50% obat di pasaran hidup dalam suatu komunitas
bersumber dari bahan alami. Hal ini biologis saling berinteraksi.
menunjukkan bahwa bahan alami Mereka secara alami merangkai
masih merupakan sumber yang berbagai macam bahan aktif yang
mendominasi proses penemuan obat memengaruhi satu sama lain dalam
baru (Kingston 2011; Newman & Crag suatu keseimbangan ekologis.
2016). Kamus sumber produk alami Semakin bervariasi komunitas
(DNP; http://dnp.chemnetbase. biologisnya, semakin besar pula
com) memiliki lebih dari 214 ribu jumlah potensi dan ragam zat
daftar sumber produk alami (Ji et bioaktif yang dapat digunakan
al. 2009). Lembaga Market Research sebagai kandidat bahan obat. Bahan-
Consulting (MRC) menyatakan bahan aktif yang diproduksi oleh
bahwa pasar global suplemen herbal satu organisme untuk melawan
mencapai 49,1 miliar dolar AS pada organisme lain, serta bahan aktif
2016 dan diperkirakan mencapai 86,7 pembawa penyakit dapat secara
miliar dolar AS pada 2022. Besarnya sinergis memengaruhi proses biologis
peluang ekonomi ini merupakan spesies sekitarnya yang memiliki
kesempatan bagi Indonesia untuk susunan fisiologis dan biokimia
bersaing di pasar global. Untuk itu, yang serupa. Banyak zat kimia aktif
diperlukan sumber daya manusia, dari tanaman yang telah berevolusi
fasilitas, pendanaan, serta kolaborasi untuk membentengi dirinya
nasional dan internasional yang terhadap serangan hewan pemakan
baik. Usaha semacam itu sudah tumbuhan. Manusia mengolah
dimulai oleh laboratorium industri di dan memanfaatkan zat kimia aktif
Indonesia seperti Dexa Laboratories tersebut misalnya sebagai obat
of Biomolecular Sciences, Dexa pencahar, kardiotonik, dan pelemas
Medica. otot (Ji et al. 2009).
121
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
Pencarian obat dari alam: kerajaan besar kokoh berdiri di
pertemuan antara pengetahuan Nusantara. Kemudian pada masa
tradisional dan ilmu modern VOC, Rumphius menulis Herbarium
Amboniense. Herbarium Amboniense
Kekayaan hayati kita merupakan mendokumentasikan khasiat medis
potensi sumber daya ekonomi hampir 1.200 spesies asli bumi
untuk penemuan obat dan bahan Nusantara yang dipublikasikan pada
kosmetik atau biomaterial, misalnya 1741. Dokumentasi Rumphius tersebut
untuk prostetika. Kekayaan alam telah menjadi dasar eksplorasi
Indonesia mencakup lebih dari 10% bahan obat para peneliti di Mayo
tanaman dunia, ribuan di antaranya Clinic, Amerika Serikat. Mereka
digunakan untuk pengobatan berinisiatif untuk menggali tulisan
penyakit. Dari jumlah tersebut, pengobatan kuno dan sejarah di
sekitar 900 telah diteliti untuk obat samping metode verifikasi ilmiah,
(Timmermans 2001). misalnya dengan mengkonfirmasi
sifat antibakteri ekstrak pohon atun,
Di tengah tantangan resistensi yang dapat mengendalikan bakteri
sejumlah agen penyakit, serta deraan penyebab diare. Rumphius pernah
berbagai penyakit metabolik, upaya menggambarkan khasiat pohon atun
gerakan pencarian obat dari bumi dalam tulisannya. Ditulis lebih dari
Indonesia adalah langkah investasi tiga setengah abad lalu, teks tersebut
yang strategis. Kita dapat menimba sedang diperbarui bersamaan dengan
pengalaman dari Cina dalam upaya tulisan sejarah obat dan naskah kuno
penemuan obat baru antimalaria lain yang mengarah pada upaya
yang diawali dengan menggali penemuan obat saat ini.
naskah kuno yang kemudian berbuah
Hadiah Nobel untuk Tu Youyou. “Hasil temuan kami menunjukkan
bahwa obat-obatan potensial dapat
Indonesia juga dapat bersaing diidentifikasi dengan mencari
dengan Cina dalam khazanah tulisan herbal kuno. Meskipun
ramuan kuno. Bumi Nusantara telah kita tidak akan pernah tahu
melahirkan sejumlah naskah kuno penyakit pasti yang diobati dengan
dalam lontar-lontar dan kitab-kitab kernel tumbuhan atun, kernel ini
sejak abad ke-11 ketika kerajaan- digambarkan hampir 400 tahun yang
122
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
lalu digunakan sebagai pengobatan dan Historiae naturalis et medicae
untuk gejala yang diobati saat ini Indiae orientalis. Demikian pula
dengan antibiotik modern. Literatur sejumlah naskah kuno dari beberapa
saat ini tidak mendeskripsikan suku di Indonesia, seperti Lontara
penggunaan pohon atun untuk Pabbura (Bugis) dan Usada Buda
mengobati penyakit yang serupa Kecapi (Bali). Terdapat paling sedikit
dengan disentri. Dengan mencari delapan naskah kuno berbahasa
teks sejarah tentang obat herbal, Sunda, Jawa, Bali, dan Melayu yang
kami telah mengidentifikasi obat memuat pengobatan dan ramuan
baru yang potensial dengan sifat tradisional (Nawangningrum 2004).
antibakteri dan telah mengembalikan Hal ini dapat menjadi petunjuk
pengetahuan yang hilang mengenai awal untuk gerakan mencari obat
pengobatan tradisional.” (Buenz et al. secara strategis dan sistematis
2006). dengan pendekatan sains modern.
Semua memerlukan pemahaman
Kini setelah lebih dari tiga setengah mendasar tentang potensi obat
abad sejak dokumentasi Rumphius, dari megabiodiversitas kita serta
bangsa kita belum juga menggali ekosistem pendukungnya.
dan memanfaatkan petunjuk
awal tersebut secara signifikan. Bioprospeksi
Padahal laju kepunahan alam terus
berlangsung, entah akibat ulah Bioprospeksi adalah pencarian dan
manusia maupun faktor alam. Negara pengembangan sumber obat baru
perlu berinvestasi secara strategis atau produk lain yang bernilai
dan lebih agresif untuk menggali ekonomis yang berasal dari zat
potensi ini demi kesejahteraan bioaktif tumbuhan, hewan,
bangsa dan umat manusia. dan mikroorganisme. Kegiatan
ini melibatkan eksplorasi jenis
Jacobus Bontius, seorang dokter biodiversitas untuk sumber daya
pelopor kedokteran tropis di Batavia, biologis yang bernilai sosial dan
juga terkesan dengan pengobatan ekonomi bagi berbagai industri,
tradisional di Hindia Belanda. Ia terutama industri farmasi (Beattie
mendokumentasikannya dalam buku et al. 2005). Ketertarikan terhadap
empat volume, De medicina Indorum bioprospeksi telah meningkat seiring
123
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
melesatnya permintaan obat baru Pengembangan obat modern dari
untuk menggantikan obat-obatan bahan alami memerlukan isolasi
yang tersedia di pasaran. senyawa atau zat aktif yang
bermanfaat di antara jutaan molekul
Resistensi bakteri terhadap antibiotik dapat dipercepat dengan pendekatan
kini merupakan salah satu masalah penapisan massal tingkat tinggi.
utama dalam upaya pemberantasan Dalam satu dekade terakhir, jumlah
penyakit menular dan perawatan molekul target untuk penapisan
medis di dunia. Organisasi massal berdaya tinggi yang
Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dipublikasikan sudah meningkat
resistensi antibiotik sebagai salah pesat. Tantangan terbesar saat ini
satu ancaman terbesar terhadap bukan lagi mencari molekul target,
kesehatan global, keamanan pangan, melainkan mengidentifikasi target
dan pembangunan. Pada 2017, WHO yang berpotensi paling besar untuk
menerbitkan daftar prioritas global mendapatkan bakal obat (AIPI 2016).
berisi 12 bakteri resisten antibiotik.
Terdapat semakin banyak penyakit Perkembangan sains dan teknologi
yang telah berevolusi menjadi kebal telah memungkinkan untuk
atau resisten terhadap obat yang memproduksi obat dari bahan-
sudah ada. Kondisi ini mendorong bahan kimia sintetis. Obat berbasis
munculnya kebutuhan untuk sintetis terinspirasi dari agen-agen
memiliki persediaan obat baru. yang ditemukan di alam dengan
Melalui bioprospeksi, kebutuhan cara meniru sifat biokimia dan
terhadap obat baru tersebut dapat kimiawinya. Berbagai kandidat
segera dipenuhi. obat populer, seperti capsaicin dan
curcumin datang dari peningkatan
Apakah kegiatan bioprospeksi fokus penelitian terhadap agen
didasarkan pada pengetahuan bersumber alami (Ji et al. 2009; Ji &
obat-obat tradisional atau tidak, Zhang 2008; Corson & Crews 2007).
tetap diperlukan indikasi dini untuk
mengembangkan obat modern.
124
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Genomik, metagenomik, biodiversitas dalam bentuk konten
dan mikrobiom genetika dari level individu, bahkan
level sel tunggal, hingga level
Bidang genomik berkembang cukup populasi.
pesat sejak teknologi pengurutan
atau sekuens genom—kode genetik— Perkembangan ini memicu
organisme menjadi jauh lebih cepat. melesatnya bidang bioinformatika
Harganya pun semakin terjangkau. yang memanfaatkan kemajuan
Pada dekade 1990-an, memetakan teknologi komputasi dan pendekatan
urutan gen manusia membutuhkan kuantitatif-matematis-statistik
dana 3 miliar dolar Amerika untuk memproses data genom yang
Serikat dan waktu lebih dari satu terus membanjiri dari berbagai
dasawarsa untuk merampungkan spesies organisme. Data yang
proyek tersebut. Saat ini sekuens muncul lebih beragam, yang memuat
genom manusia dapat dilakukan berbagai rangkaian dan interaksi
seharga 1.000 dolar Amerika Serikat molekul dalam organisme. Di sini
atau sekitar 15 juta rupiah. Bahkan kita mendapati semakin banyak
harganya diharapkan dapat ditekan parameter yang dapat digunakan
hingga sepersepuluhnya dengan untuk mengukur keberagaman
proses pengurutan gen tak sampai organisme berdasarkan pengetahuan
satu jam (Check-Hayden 2014). kita terhadap sifat-sifatnya yang
makin menyeluruh.
Perkembangan teknologi telah
banyak membantu para ilmuwan Dengan pengurutan genom yang
untuk meneliti biodiversitas secara lebih murah dan mudah, kemampuan
lebih detail. Dengan teknologi untuk mendapati genom pada level
pengindraan jauh dan komputasi, populasi juga mulai berkembang
ilmuwan bisa memperoleh beragam pesat. Metagenomik adalah analisis
observasi skala big data. Terobosan konten genom organisme langsung
teknologi gabungan ilmu biologi dari lingkungan tempat mereka
molekuler, genetika, dan informatika berada dalam skala ekologis populasi.
yang melandasi bidang genomik Metagenomik memungkinkan untuk
telah memungkinkan para ilmuwan memetakan biodiversitas pada
untuk melakukan observasi level interaksi dinamis kumpulan
125
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
organisme dalam lingkungannya obesitas, diabetes, penyakit jantung
dan bagaimana interaksi ini dapat hingga kelainan mental.
memengaruhi keseimbangan
ekosistemnya. Perkembangan pesat Komunitas mikrob terbanyak dalam
terjadi pada pemetaan genom mikrob tubuh manusia berada dalam usus.
dalam berbagai sistem komunitas Ada lebih dari 1.000 spesies mikrob
ekologi mikrob yang hidup dalam usus yang hidup di dalamnya
tubuh manusia, dalam tanah, tubuh (Wang et al. 2015). Makanan dan
tanaman, hingga mikrob ekologi laut latar belakang genetik serta mikrob
(National Research Council 2007; yang hidup dalam tubuh ternyata
Thomas et al. 2012). Metagenomik berinteraksi dalam menentukan
juga memungkinkan bioprospeksi kesehatan kita. Komunitas mikrob
gen-gen potensial mikrob dari alam ini memiliki peran penting dalam
tanpa melalui kultur. melindungi tubuh manusia dari
serangan mikrob pembawa penyakit,
Perkembangan metagenomik dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh,
memahami biodiversitas organisme mengatur metabolisme, bahkan
dalam tubuh manusia adalah salah berfungsi secara kolektif sebagai
satu potensi terobosan aplikatif organ produksi hormon. Lebih dari
bidang kesehatan yang sedang 100 juta sel saraf terletak dalam usus
banyak dieksplorasi saat ini. Mikrob yang berinteraksi dengan komunitas
yang berada dalam tubuh, terutama mikrob ini, bahkan memengaruhi
dalam saluran cerna, ternyata cara kita berpikir (Hadhazy 2010).
berperan penting dalam menentukan
status kesehatan. Kumpulan Berbagai rangkaian hasil penelitian
makhluk renik dalam tubuh—dikenal tentang mikrob dalam tubuh kita
sebagai mikrobiom—bahkan dianggap menunjukkan adanya hubungan erat
sebagai genom kedua manusia. Hasil antara komposisi jenis mikrob dalam
riset menunjukkan bahwa mikrobiom usus dengan kesehatan mental.
sama kompleks dan berpengaruhnya Perubahan komunitas ekologis
dengan genom kita sendiri, yang mikrobiom usus berhubungan dengan
memiliki andil dalam berbagai berbagai penyakit neuropsikiatri,
sindrom atau penyakit, seperti seperti autisme, schizophrenia, dan
126
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
gangguan imunitas pada tubuh yang dikelola dengan baik tidak
(Dickerson et al. 2017). Dari sini hanya memberi pendapatan bagi
diharapkan pengetahuan tentang masyarakat adat, tempat sumber
biodiversitas mikrob dapat diterapkan daya alam berada, namun juga
dalam upaya meningkatkan insentif terhadap upaya untuk
kesehatan serta untuk berbagai melestarikan ekologi alam yang
inovasi biomedis. Budaya makan menyimpannya. Dengan demikian,
dengan diet yang berbeda-beda pada kita dapat memiliki sumber
tiap kelompok etnis dan keragaman berkelanjutan untuk kepentingan
kuliner Indonesia mungkin dapat bersama (Timmermans 2001).
memengaruhi populasi mikrobiom.
Indonesia merupakan laboratorium Sains untuk Eksplorasi
manusia yang ideal untuk memahami Laut Dalam: Kehidupan di
interaksi pola makan dengan Lingkungan yang Ekstrem
mikrobiom. Misalnya, bagaimana
puasa Senin-Kamis atau budaya Ekspedisi Snellius (1929-1930) pada
mutih dalam tradisi Jawa mungkin era pemerintah Hindia Belanda
memengaruhi populasi mikrobiom. dan Ekspedisi Snellius II pada 1989
berhasil memetakan topografi dasar
Tantangan sosial dan ekonomi dalam laut, khususnya wilayah Indonesia
penemuan obat dan bioprospeksi Timur. Berdasarkan ekspedisi
tersebut, kita mengetahui bahwa
Bioprospeksi memang sangat penting, wilayah antara Paparan Sunda dan
namun ia harus diatur sehingga Paparan Sahul merupakan perairan
menghindarkan kita dari eksploitasi laut dalam, termasuk di sekitar Pulau
berlebihan terhadap sumber Sulawesi, Halmahera, Seram, Buru,
daya alam, serta tetap memberi Aru, serta deretan Kepulauan Sunda
penghargaan terhadap pengetahuan Kecil. Di sana sedikitnya terdapat
lokal. Masyarakat lokal tempat 26 basin dan palung, yang terdalam
sumber bahan alami ditemukan adalah Palung Weber dengan
harus merasakan manfaatnya secara kedalaman mencapai 7.440 meter.
ekonomi, serta berpartisipasi aktif
agar lingkungannya tetap terjaga. Fakta ilmiah yang menarik sekaligus
Idealnya, proyek bioprospeksi ironis adalah laut dalam sebenarnya
127
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
menyimpan misteri besar yang belum chalumnae) di Laut Sulawesi. Ikan
banyak terpecahkan. Laut dalam ini bisa hidup sampai kedalaman
rupanya jauh lebih asing daripada 700 meter di bawah permukaan laut.
antariksa, yang berjarak ribuan Bagaimana organisme ini sanggup
kilometer dari bumi. Para ilmuwan beradaptasi di lingkungan yang serba
konon memiliki pengetahuan yang ekstrem? Bisakah jurus adaptasi
jauh lebih baik tentang permukaan organisme yang hidup di dasar laut
Mars atau bulan ketimbang laut menjadi inspirasi manusia untuk
dalam. Eksplorasi laut dalam yang memahami mekanisme adaptasi?
masih sangat terbatas membuat Bagaimana pengetahuan mengenai
manusia baru mengetahui sekitar kehidupan laut dalam dapat
1% dari seluruh kekayaan organisme melahirkan inovasi teknologi dan
yang tinggal di gelapnya samudra. industri baru yang tidak terpikirkan
sebelumnya. Misalnya, pengetahuan
Para ilmuwan belum sepenuhnya mengenai DNA polimerase yang
memahami hewan dan organisme memunculkan teknologi Polymerase
apa saja yang bisa bertahan di Chain Reaction (PCR) yang telah
lingkungan ekstrem laut dalam. melahirkan industri bioteknologi
Kadar oksigen super tipis, suhu abad ke-21 yang luar biasa.
ekstra rendah, tekanan ekstrem
mematikan, kadar garam tinggi, Wilayah Indonesia merupakan
derajat keasaman tinggi, hening, dan lokasi pertemuan lempeng
tanpa cahaya. Meski kondisi laut Eurasia, Indo-Australia, Pasifik,
dalam gelap abadi, ternyata masih dan Filipina. Kondisi ini sangat
ditemukan berbagai jenis organisme, memungkinkan terdapat banyak
termasuk ikan. Meski kondisi laut lokasi celah hidrotermal serta
dalam gelap abadi, namun masih beberapa gunung api bawah laut.
ditemukan berbagai jenis organisme, Dengan kehidupan organisme laut
termasuk ikan. dalam yang anaerobik dan tanpa
cahaya, juga sangat dipengaruhi oleh
Salah satu penemuan yang cukup hidrogen sulfat beracun serta kadar
menghebohkan adalah penemuan garam tinggi, maka pemahaman
ikan purba yang sudah dianggap terhadap ekosistem di sekitar lubang
punah, yakni Coelacanth (Laminaria hidrotermal dapat memberikan
128
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
informasi mengenai proses adaptasi memutuskan untuk menyambangi
kehidupan dalam kondisi ekstrem. bulan.
Namun, observasi tentang hal ini Terdapat potensi lain dari laut dalam
dan kegunaannya bagi kehidupan seperti minyak dan gas bumi, sumber
manusia masih sangat sedikit. energi listrik melalui Ocean Thermal
Energy Conversion/OTEC, cadangan
Keberadaan gunung laut juga sangat mineral seperti emas, timah,
menjanjikan karena proses sirkulasi cadangan air mineral masa depan,
dan turbulensi di sekitarnya. Kondisi serta produksi garam berkualitas
ini sangat menunjang kehidupan tinggi. Semua ini bermanfaat bagi
dan membuatnya kaya spesies pengembangan ekonomi masa
makrofauna. Eksplorasi sumber depan bangsa Indonesia. Namun
daya hayati di sekitar gunung laut selayaknya kita berhati-hati dalam
sangat mahal dan memerlukan pengelolaannya. Jangan sampai
teknologi tinggi. Namun, eksploitasi laut merusak alam seperti
kemajuan teknologi ikutan dan yang telah terjadi di darat.
hasilnya juga menjanjikan, setara
dengan kemajuan ketika manusia
Pengembangan Sains dan Teknologi
untuk Mendukung Biodiversitas
Indonesia
Laut dalam Indonesia memiliki mendorong potensi perekonomian
potensi sumber daya hayati dan dari potensi laut dalam tersebut?
nonhayati yang sangat besar.
Namun, minimnya informasi dan Sejumlah aspek mendasar
pengembangan sains laut membuat pengembangan sains dan teknologi
pengembangan potensinya sangat garda depan terkait biodiversitas
kurang. Bagaimana kita dapat beserta potensinya bagi inovasi
mengembangkan kemampuan untuk ekonomi memerlukan dukungan
129
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
secara lebih umum, misalnya panas bumi, dan bioenergi. Bioenergi
bioenergi, potensi mikrob, berguru adalah sumber energi yang berasal
pada alam melalui biomimikri, big dari produk biologis, baik dari limbah
data, serta penguatan bank spesimen maupun dari sumber biologis lain
nasional. yang berkelanjutan seperti biomassa,
biodiesel, bioetanol, dan biogas.
Sains untuk Bioenergi Pengembangan bioenergi harus
mempertimbangkan penghargaan
Pencemaran lingkungan dan terhadap habitat alam dan
ancaman kesehatan akibat keragaman hayati di dalamnya
pembakaran bahan bakar fosil, termasuk kesejahteraan hewan,
berkurangnya sumber energi penggunaan lahan yang tidak
fosil disertai dengan tingginya bersaing atau mengancam produksi
kebutuhan energi mendorong pangan, pemanfaatan lokal dengan
pemenuhan kebutuhan akan sumber transportasi minimal, serta tidak
energi alternatif terbarukan yang berdampak buruk terhadap kualitas
ramah lingkungan dan ekonomis. udara.
Peningkatan karbondioksida (CO2)
sejak Revolusi Industri terutama Idealnya, kita memerlukan sumber
berasal dari hasil pembakaran bioenergi yang tak menghasilkan
bahan bakar fosil (65%) dan alih emisi CO2. Satu-satunya jenis mikrob
guna lahan (deforestasi, 11%) (IPCC yang mampu menghasikan energi
2014). Peningkatan CO2 di atmosfer bersih dengan produk oksigen
berkontribusi terhadap pemanasan dan limbah berupa air adalah
global dan perubahan iklim yang sianobakteri atau alga biru-hijau
mengancam kehidupan di bumi. yang menghasilkan energi melalui
Solusinya adalah penggunaan bahan fotosintesis. Mikroalga merupakan
bakar yang tak menghasilkan emisi sumber ideal energi terbarukan
CO2 dan melakukan reforestasi. karena menggunakan air dan
cahaya matahari yang melimpah
Posisi geografis dan kondisi alam dan menghasilkan oksigen dan
Indonesia kaya akan potensi beragam hidrogen (H2) serta pertumbuhannya
jenis energi bersih dan terbarukan cepat. Hidrogen tersebut dapat
seperti energi matahari, angin, dimanfaatkan sebagai sumber
130
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
energi untuk menghasilkan listrik Tasmania atau 3,1 kali luas daratan
dengan efisiensi tinggi. Tak kalah Inggris) untuk dapat menggantikan
penting adalah polusinya minimal 19% dari konsumsi bahan bakar fosil
karena limbah dihasilkan berupa dunia saat ini (Sakurai et al. 2015).
air (H2O). Pemanfaatan mikroalga Namun dengan teknologi rekayasa,
merupakan tindakan climate positive keterbatasan lahan untuk kultivasi
dan menghasilkan bahan bakar bio dapat diatasi. Mikroalga yang dapat
yang karbon-netral seperti bioH2, tumbuh di berbagai jenis ekosistem,
biogas, bioethanol, biodiesel, and termasuk yang ekstrem dan berkadar
bio-oil yang lebih efisien dan tanpa garam tinggi justru merupakan
berkompetisi dengan bahan pangan kekuatan.
(Chen et al. 2017, Dwi Susilaningsih
et al. 2014, Hadiyanto et al. 2012). Pengembangan bioenergi di
Namun demikian, pengembangan Indonesia dapat mengurangi
mikroalga sebagai sumber energi ketergantungan impor bahan bakar
dalam skala besar masih dihadang minyak, mendukung iklim yang lebih
oleh beberapa masalah, seperti baik, serta memanfaatkan limbah,
rendahnya efisiensi konversi termasuk limbah sawit. Energi
biomassa, invasi mikroorganisme biomassa dapat dikembangkan
dari luar, mahal dan terbatasnya untuk memenuhi kebutuhan
zat hara yang diperlukan untuk swasembada energi lokal dengan
kultivasi, serta panen yang berbiaya memanfaatkan limbah organik.
mahal. Salah satu jalan keluar yang Namun untuk pemanfaatan dalam
strategis adalah menggabungkan skala besar dibutuhkan material
produksi biofuel dengan pengolahan organik yang juga besar serta
limbah. lahan yang luas sehingga dapat
menyebabkan deforestasi. Indonesia
Pengembangan teknologi berbasis dengan iklim tropis sesungguhnya
mikroalga dengan sistem fotosintesis memiliki peluang besar untuk
dan bersifat karbon-netral akan mengembangkan bioenergi bersih
berperan signifikan dalam strategi dari mikroalga.
mitigasi CO2 di masa depan (Chen et
al. 2017). Dibutuhkan kira-kira 1% Desakan kebutuhan energi
permukaan laut global (2,3 kali luas alternatif terbarukan yang ramah
131
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
lingkungan merupakan pekerjaan menopang kehidupan manusia.
rumah yang harus segera dimulai Mikrob meliputi bakteri, cendawan
secara substansial. Energi mikroskopis, virus, arkea, dan
merupakan kebutuhan primer dan mikroalga. Makhluk hidup bersel
ketergantungan terhadap bahan jamak alias makroorganisme, seperti
bakar fosil dapat berujung pada manusia, secara teoretis dapat saja
krisis ekonomi dan lingkungan, serta hidup tanpa kehadiran mikrob.
dampak ikutannya seperti gejolak Namun apakah ia mampu bertahan
politik bahkan perang. Oleh karena hidup dalam ruang steril agar bebas
itu, kini saatnya Indonesia secara mikrob atau gnobiotik? Bakteri
agresif mengambil langkah strategis misalnya, diperkirakan berjumlah
untuk membangun sumber energi lima juta triliun triliun di planet
bersih terbarukan. Dalam COP21 bumi (angka lima dengan 30 angka
(Sesi ke-21 dari Conference of the nol di belakangnya!) (Whitman
Parties, Paris, 2015) negara-negara et al. 1998). Fantastis! Dengan
peserta berkomitmen untuk secara keanekaragaman seperti itu, mikrob
signifikan mengurangi emisi CO2 sangat berperan penting dalam
mereka, seperti Inggris dan Cina menjaga keseimbangan ekosistem
(Chen et al. 2017). Indonesia dengan bumi.
penduduk terbesar keempat dunia
juga bertekad untuk berkontribusi Pengaruh mikrob terhadap biosfer
dalam mengurangi emisi CO2 secara sungguh vital. Mereka memiliki
signifikan. peran fundamental dalam proses
ekologis, seperti siklus biogeokimia
Eksplorasi Potensi di hampir semua lingkungan planet,
Ekonomi Mikrob termasuk di lingkungan ekstrem.
Mikrob juga berperan penting dalam
“Kehidupan takkan mungkin rantai makanan, serta menjaga
berkelanjutan tanpa kehadiran hubungan vital antara mereka dan
mikrob” – Louis Pasteur dengan organisme unggul (Hunter-
Cevera 1998), mengurai sampah
Pernyataan Pasteur dengan dan limbah, menjaga kesuburan
gamblang menggambarkan betapa tanah, hingga membersihkan limbah
vitalnya peran mikrob dalam tumpahan minyak di lepas pantai
132
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
(bioremediasi). Mikrob ditemukan di Culture Collection/WFCC (Sukara &
mana-mana, dari lingkungan beku Lisdiyanti 2016).
dan danau asam, lubang hidrotermal
di dasar samudra terdalam, di Potensi mikrob termasuk bakteri,
ketinggian atmosfer, kedalaman laut, jamur, dan virus di bumi Nusantara
hingga pada usus kecil manusia. belum banyak dieksplorasi
untuk menunjang ekonomi yang
Inventarisasi mikrob Indonesia berkelanjutan. Masih sangat
dimulai sejak zaman Hindia Belanda banyak jasad renik yang belum
oleh seorang ahli botani bernama diindentifikasi dan belum dipahami
Melchior Treub (1851-1910), yang fungsinya. Diperkirakan tak lebih
juga menjabat sebagai Direktur dari 10% spesies mikrob yang telah
Land’s Plantentuin atau Kebun diketahui, tergantung jenis habitat
Raya Bogor selama 30 tahun. Pada yang diteliti. Kegiatan koleksi mikrob
zaman itu, ilmuwan-ilmuwan dunia kita pun masih lebih banyak pada
terutama dari Eropa melakukan riset tingkat identifikasi dan karakterisasi.
keanekaragaman hayati tropis bumi Padahal, penemuan berbagai spesies
Hindia, termasuk keanekaragaman mikrob baru, bahkan genus baru
mikrob di laboratorium Treub. Lima dari taksa mikrob yang penting terus
dasawarsa kemudian pada 1959, dilaporkan oleh ilmuwan Indonesia.
kegiatan riset ini dibuka kembali atas Kita lebih terkesan dengan beberapa
dukungan pemerintah. Dukungan mikrob yang bersifat patogen dan
Presiden Sukarno terhadap riset berbahaya bagi manusia, sedangkan
dasar cukup signifikan dan mayoritas mikrob bersifat komensal
memungkinan diaktifkannya kembali dan tidak patogenik, termasuk yang
riset mikrob pada 1960. Hingga berada di dalam tubuh manusia.
kini, upaya para peneliti Indonesia, Mampukah kita memanfaatkan
terutama di LIPI, terus berkembang. keragaman mikrob tersebut untuk
Salah satu capaian terpentingnya meningkatkan derajat kesehatan
adalah didirikannya Pusat Koleksi manusia dan lingkungan Indonesia?
Kultur Indonesia bernama Indonesian
Culture Collection (InaCC), yang Keragaman mikrob dengan potensi
diakui oleh World Federation of pemanfaatannya merupakan
133
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
aset yang sering kali terabaikan. Penemuan enzim kunci yang
Untuk pemanfaatan mikrob secara dipakai dalam pengurutan rantai
berkelanjutan diperlukan valuasi DNA Taq polimerase dari mikrob
sumber daya genetik yang mencakup tahan panas Thermophilus aquaticus
biaya mendapatkannya dari alam di lingkungan ekstrem telah
dan pemeliharaannya. Biaya mendorong industri bioteknologi dan
untuk mendapatkan satu galur kedokteran diagnostik berekonomi
mikroorganisme di Jerman mencapai tinggi disertai kemajuan di berbagai
10.754 euro atau 5.042 euro di India bidang. Riset-riset mendasar yang
(Overmann 2015). berkesinambungan dan terarah
untuk mengeksplorasi sifat-sifat
Penemuan bakteri pemakan plastik bakteri seperti ini dapat membantu
PET (polyethylene terephthalate) menjawab berbagai tantangan dan
Ideonella sakaiensis di tumpukan menghasilkan inovasi serta industri
sampah Jepang pada 2016 merupakan baru yang mungkin tidak terpikirkan
suatu capaian bermakna dalam upaya sebelumnya.
daur ulang plastik PET (Yoshida et
al. 2016). Selanjutnya, penemuan Seperti pada usus manusia,
enzim kunci PETase yang lebih baik komunitas mikrobiom tanah juga
dalam mendegradasi plastik dalam memberikan layanan vital pada
hitungan hari, bukan ratusan tahun, ekosistem kunci yang fundamental
untuk proses alamiah pun membawa dalam kehidupan di bumi termasuk
harapan baru (Joo et al. 2018; Liu et siklus karbon dan unsur hara serta
al. 2018; Austin et al. 2018). Demikian menopang pertumbuhan tanaman
pula bioremediasi Kali Sentiong (Jansonn dan Hormockel 2018).
dengan bakteri merupakan contoh Kemajuan teknologi pengurutan
penting lain. Sementara potensi genom telah memetakan genom
mikrob untuk mengubah struktur dari berbagai populasi mikrob
tanah gambut agar tak lagi mudah tanah serta memprediksi fungsinya
terbakar juga memerlukan riset (metagenomics). Namun, tantangan
ilmiah mendasar sehingga dapat terbesarnya adalah bagaimana
diaplikasikan, dan kebakaran gambut memahami fungsi berbagai gen
tak lagi menyebabkan kerugian dari mikrob tersebut dalam kondisi
ekonomi serta ancaman kesehatan. nyata, bukan lagi pada tataran
134
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
prediksi, yang dikenal dengan istilah dapat dimanfaatkan dalam produk
metaphenomics. Keberadaan berbagai yang sehat. Bakteri dan cendawan,
macam mikrob tanah potensial misalnya, dapat memberi manfaat
yang bermanfaat terancam oleh pada produk makanan, seperti
degradasi tanah, buruknya praktik probiotik dan serat makanan.
pengolahan dan pemanfaatan tanah, Indonesia dengan iklim tropis
serta perubahan iklim (Jansonn dan memiliki kelimpahan mikrob di
Hormockel 2018). Penting untuk darat, laut, dan di tempat-tempat
mengetahui cara mikrob bekerja esktrem. Pemahaman mendasar
di alam dan memahami sifat- tentang sifat dan kemampuan
sifat mendasarnya sehingga dapat bakteri melalui riset mendasar
memberikan manfaat yang optimal. dapat membantu menemukan solusi
berbagai tantangan, dari menangkal
Mikrob berperan penting pula dalam polusi tumpahan minyak dan sampah
pengawetan makanan, baik secara plastik hingga ketahanan pangan.
langsung melalui proses fermentasi,
maupun produk enzim dari mikrob Biomimikri:
untuk fermentasi produk pangan. Alam Takambang Jadi
Kebutuhan industri pangan terhadap Guru—Inspirasi Alam
enzim semakin meningkat sementara untuk Inovasi Teknologi
ketersediaannya sangat terbatas. Pada
2020, bisnis kebutuhan enzim dunia Alam bekerja dengan cahaya matahari
diperkirakan mencapai 6 miliar dolar Alam hanya memakai energi sesuai
Amerika Serikat atau sekitar 91,3 kebutuhan
triliun rupiah. Hampir separuhnya Alam menyesuaikan bentuk dengan
berasal dari industri untuk makanan fungsi
dan minuman (Miguel et al. 2013). Alam mendaur ulang segalanya
Peran mikrob sangat besar sebagai Alam menghargai kerja sama
penghasil enzim-enzim fermentasi. Alam bermodalkan keragaman
Keragaman mikrob dalam suatu Alam memanfaatkan keahlian lokal
ekosistem dapat menjadi suatu Alam mencegah kemubaziran
peluang tersendiri untuk memenuhi Alam mengandalkan kekuatan dari
kebutuhan industri pangan terhadap keterbatasan.
enzim-enzim tersebut. Mikroorganisme (Janine M. Benyus, Biomimicry, 1998)
135
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
Alam sejatinya senantiasa selanjutnya, kapal terbang dapat
menawarkan solusi atas berbagai melesat jauh lebih cepat, lebih stabil,
tantangan dan keterbatasan yang dan lebih aerodinamis.
dihadapi manusia. Tantangan fisik
yang kita hadapi—keterbatasan Otto Schmitt adalah orang pertama
pangan, air, ruang, dan tempat yang mengenalkan istilah biomimetik
tinggal—merupakan tantangan pada 1957, sebagai persinggungan
yang juga dihadapi makhluk lain di biologi dan teknologi. Istilah serupa
bumi. Mikrob, hewan, dan tumbuhan lainnya, bionik, diperkenalkan oleh
melakukan apa yang diperlukan Jack E. Steele, seorang ilmuwan
untuk bertahan hidup, tetapi mereka NASA, pada 1960. Janine M. Benyus
melakukannya tanpa merusak, tanpa memperkenalkan istilah biomimikri
minyak bumi yang mencemari, dalam Biomimicry (1998), sebagai
tanpa menghasilkan polusi, apalagi pendekatan baru pengembangan
menggadaikan masa depan generasi teknologi dengan ilham dari alam.
berikutnya. Semua inovasi manusia Benyus kemudian menjadi salah satu
telah tersedia di alam dalam bentuk pendiri Biomimicry 3.8, media untuk
yang lebih anggun tanpa merusak bertukar ide dan konsep biomimikri
bumi. serta membangun komunikasi
dan kerja sama lintas disiplin
Hasrat manusia untuk dapat terbang antarilmuwan, peneliti, perekayasa,
seperti burung telah mendorong pebisnis, dan pemangku kepentingan
terciptanya pesawat terbang. Sketsa (Choi et al. 2015). Biomimikri
mesin terbang Leonardo da Vinci merupakan upaya terarah untuk
(1452–1519) merupakan bukti nyata menyingkap tabir misteri kehidupan
bagaimana manusia terilhami di alam, bagaimana alam bekerja
alam meskipun mesin da Vinci dan menggunakan inspirasi tersebut
belum berhasil terbang. Empat untuk inovasi teknologi.
abad kemudian, Wright bersaudara
(1867–1948) secara cermat mengamati Biomimikri berupaya memahami
sayap burung elang dan membuat mekanisme alam secara mendasar
kapal terbang yang dapat membawa pada level makroskopik maupun
manusia terbang untuk pertama mikroskopik hingga nano, kemudian
kali pada 1903. Baru pada abad mengadaptasinya sebagai sumber
136
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
inspirasi untuk pengembangan batas toleransi bumi. Kerusakan
sains dan teknologi. Berbagai lingkungan akibat polusi, deforestasi,
pertanyaan dari fenomena alam eksploitasi berlebihan, hingga
menunggu jawaban. Bagaimana peningkatan suhu bumi menganga
capung mengalahkan manuver di depan mata dan mengancam
helikopter terbaik yang diciptakan keberlangsungan hidup. Pemakaian
manusia? Bagaimana burung kolibri dan produksi massal plastik jauh
menyeberangi Teluk Meksiko melampaui kemampuan alam untuk
dengan bahan bakar kurang dari mengurainya, menyebabkan polusi
sepersepuluh ons? Bagaimana semut- yang mengancam kehidupan di
semut membawa kargo mereka darat dan di laut. Mikroplastik pun
melintasi hutan di tengah terik ditengarai telah memasuki rantai
matahari? makanan, yang dapat mencapai usus
kita dengan konsekuensi kesehatan
Revolusi Industri telah membawa yang belum kita pahami. Inilah sisi
manusia pada kemajuan pesat, lain yang tidak kita inginkan dari
memperpanjang usia manusia, teknologi.
dan mengatasi berbagai ancaman
penyakit. Namun meningkatnya Banyak penemuan lain hasil berguru
jumlah dan harapan hidup dari alam telah membawa kemajuan
manusia juga memerlukan bagi umat manusia. Jarum suntik
pemenuhan kebutuhan dasar yang tanpa rasa nyeri yang diciptakan
berujung pada eksploitasi alam. di Osaka, Jepang, terilhami dari
Kita telah mengambil dari alam struktur mulut nyamuk penghisap
melebihi kapasitas alam untuk darah dengan iritasi saraf minimal;
menggantikannya. Hal ini masih antisilau terinspirasi dari struktur
diperburuk dengan perilaku manusia nano mata ngengat untuk
yang tidak bersahabat. membelokkan cahaya; mata serangga
menginspirasi peningkatan kapasitas
Pendekatan yang berfokus pada cakupan lensa kamera; serta daya
pemenuhan kebutuhan dan lekat kerang pada bebatuan di pantai
kecerdasan manusia semata menginspirasi penemuan cara baru
tanpa mengindahkan alam menjahit luka operasi. Dari padang
telah membawa kita pada titik savana Afrika, sarang rayap setinggi
137
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
enam meter menginspirasi arsitek New York mendirikan The New
Mike Pearce membangun Eastgate York State Energy Research
Centre di Zimbabwe, bangunan and Development Authority
dengan sistem pendingin alami (NYSERDA) yang menggunakan
pertama di dunia (lihat Hunter 2017). pendekatan biomimikri dalam
mencari solusi berbagai masalah
Revolusi biomimikri menggunakan energi. Perusahaan-perusahaan
pendekatan atas apa yang dapat teknologi bekerja sama dengan
dipelajari dari alam, bukan apa ilmuwan mendirikan dan merancang
yang dapat diekstraksi dari alam laboratorium untuk eksplorasi
dan bersifat eksploitatif. Pesan teknologi baru. Bagaimana Indonesia
utama biomimikri adalah bagaimana dengan megabiodiversitasnya
menciptakan berbagai produk yang menggali inspirasi dari alamnya
dapat diurai dan lebih mengikuti sendiri untuk dunia?
cara kerja alam, bukan sebaliknya.
Ancaman kepunahan berbagai Big Data untuk
spesies menjadikan pendekatan Biodiversitas Indonesia
alami melalui biomimikri semakin
mendesak. Padahal kekuatan alam Sains biodiversitas, sebagaimana
bersandar pada keanekaragaman. cabang sains lainnya, telah
memasuki era informasi. Dalam era
Biomimikri adalah inovasi teknologi ini, kemajuan sebuah cabang sains
masa depan. Di Eropa, Jepang, ditentukan oleh kemampuannya
dan Amerika Serikat, minat melakukan koleksi, analisis serta
terhadap biomimikri meningkat pemodelan data dalam jumlah besar
pesat, termasuk dalam investasi atau big data. Selain jumlahnya yang
dana riset. BIOKON di Jerman besar, jenis data yang dikumpulkan
merupakan pusat studi biomimetik dan dianalisis biasanya juga sangat
yang menggabungkan 38 pusat bervariasi dan bersifat dinamis,
riset. Inggris mendirikan The melibatkan berbagai interaksi dan
Biomimetics Network for Industrial bersifat aktual. Dengan demikian,
Sustainability (BIONIS), semacam pemodelan data yang dilakukan
jejaring yang menghubungkan bukan hanya bersifat deskriptif
dunia bisnis dan perguruan tinggi. yang bermanfaat sebagai referensi,
138
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
tetapi juga memberikan kemampuan secara fisik di sejumlah habitat
eksplanasi dan prediksi. yang menjadi objek penelitian.
Dengan kemajuan teknologi,
Penjelasan yang dihasilkan melalui seperti kemampuan otomasi
analisis big data akan berujung pada pemetaan melalui inovasi alat-alat
pembangunan teori-teori baru dalam sensor, kemampuan perekaman
sains biodiversitas. Sementara itu, dan komputasi olah data, jumlah
kemampuan melakukan prediksi dan keberagaman jenis data
akan sangat membantu untuk biodiversitas pun meningkat.
perumusan kebijakan. Di antaranya Dengan begitu, transformasi big data
adalah kebijakan pelestarian dapat meningkatkan kemampuan
berkesinambungan, pemanfaatan kita untuk melakukan observasi
biodiversitas sebagai sumber daya, dalam skala besar melalui otomasi
ataupun teknologi baru pemanfaatan komputasi.
sumber biodiversitas.
Kemajuan teknologi sensor
Satu pola umum dalam memungkinkan para ilmuwan
perkembangan sains adalah melakukan otomasi observasi
munculnya revolusi sains yang dan pengumpulan data di depan
diawali oleh observasi baru. komputer. Sensor skala besar
Kemampuan observasi ini biasanya yang juga dikenal sebagai Sistem
berjalan beriringan dengan kemajuan Observasi Bumi, memanfaatkan
teknologi. Berbagai kemajuan satelit (misalnya, Landsat, Sentinel)
teknologi ini berdampak kepada atau platform observasi kamera yang
kemampuan ilmuwan untuk dapat tersebar di berbagai lokalitas ekologis
melakukan observasi biodiversitas (O’Connor et al. 2015; Skidmore et al.
skala besar. 2015). Variabel-variabel biodiversitas
dapat diukur dan dimonitor dengan
Koleksi Data Skala Besar berbagai teknik pengindraan,
seperti pengindraan hiperspektrum
Kegiatan koleksi data dalam sains yang mampu menangkap berbagai
biodiversitas sejak lama didominasi spektrum gelombang elektromagnet.
oleh pekerjaan lapangan, yang Dengan melihat spektrum tersebut
mengharuskan ilmuwan hadir kita dapat mengidentifikasi berbagai
139
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
jenis materi, objek, atau bahkan ruang ekosistem yang senantiasa
vegetasi. Selain itu, pemindai mengalami perubahan evolutif yang
Lidar memanfaatkan laser untuk dinamis. Tantangan dalam pelestarian
mengukur jarak dengan presisi dan pemanfaatan biodiversitas, selain
tinggi yang digabungkan dengan mempertahankan keragaman spesies
Sistem Informasi Geografis sehingga yang sudah ada, juga memahami
memberikan data spasial yang bagaimana rangkaian interaksi
komprehensif dalam format tiga makhluk beragam spesies ini dapat
dimensi. hidup dalam suatu ekosistem secara
seimbang, beradaptasi, berevolusi
Kemajuan teknologi informasi dan terutama dalam hubungannya
pengindraan dalam sistem koleksi dengan aktivitas manusia. Apalagi
dan pemantauan data biodiversitas ruang lingkup kehidupan manusia
skala besar ini membuka peluang bertambah padat dengan kebutuhan
dan tantangan tersendiri. Salah satu yang semakin kompleks dan
tantangannya adalah melakukan meningkat.
analisis data besar yang berhasil
dikoleksi, terutama data yang Era big data dan kemampuan teknologi
memerlukan interpretasi manusia. komputasi serta ilmu kuantitatif
Langkanya ilmuwan dan kaum memberikan peluang melakukan
profesional menyulitkan pemantauan intervensi dan penerapan aplikasi
dan analisis variabel biodiversitas yang inovatif, terutama melalui
skala besar dengan resolusi tinggi, biodiversitas Indonesia. Kemajuan
selain tingkat data biodiversitas yang teknologi ini memungkinkan integrasi
skalanya kompleks dan sangat luas. komponen multidimensi dari observasi
ilmiah dengan sejarah kearifan lokal,
Pemodelan data: integrasi faktor-faktor dan kondisi sosial
budaya, serta kebijakan ekonomi
Tantangan besar dalam sains dan pemerintahan. Tujuannya untuk
biodiversitas adalah memahami memenuhi kebutuhan peradaban
bagaimana berbagai macam spesies manusia yang terus berkembang dan
dapat hidup bersama, saling mengalami perubahan namun tetap
berinteraksi dan hidup berkelanjutan, harmonis dengan alam.
saling memengaruhi dalam suatu
140
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Kecerdasan buatan dan sains warga data, yang biasanya dilakukan secara
kolaboratif para ilmuwan profesional.
Tantangan era big data memicu
perkembangan inovasi kecerdasan Penggunaan istilah sains warga
buatan, yaitu sebuah teknologi pertama kali tercatat pada 1989.
algoritma komputasi yang Saat itu sebanyak 225 relawan
menggabungkan observasi manusia di seluruh Amerika Serikat
dengan teknologi otomasi komputasi mengumpulkan sampel hujan untuk
dalam memproses data skala besar. membantu masyarakat Audubon,
Algoritma kecerdasan buatan Amerika Serikat, dalam kampanye
berawal dari penilaian manusia peningkatan kesadaran terhadap
terhadap data yang diproses dalam hujan asam (Kerson 1989). Para
suatu algoritma kuantitatif statistik sukarelawan mengumpulkan sampel,
untuk menentukan pola yang memeriksa keasamannya, dan
berarti. Dengan bertambahnya data melaporkannya kembali ke organisasi
hasil observasi manusia yang dapat tersebut. Informasi itu kemudian
dimasukkan dalam suatu algoritma, digunakan untuk menjelaskan
diharapkan kecerdasan buatan fenomena secara menyeluruh.
dapat melakukan observasi data dan
penentuan pola data skala besar Dalam empat dekade terakhir, sains
secara otomatis. warga telah berkembang pesat. Sains
warga dapat dilakukan oleh individu,
Salah satu efek perkembangan tim, atau jaringan relawan, termasuk
teknologi adalah semakin murah dan bermitra dengan ilmuwan profesional
mudahnya pengoperasian teknologi, untuk mencapai tujuan bersama.
termasuk teknologi sensor serta Jaringan relawan yang besar sering
teknologi informasi. Akibatnya, kali memungkinkan para ilmuwan
orang awam memiliki kesempatan untuk merampungkan proyek yang
untuk terlibat dalam kegiatan ilmiah. berbiaya mahal atau memakan
Karena itulah muncul apa yang waktu lama jika digarap melalui riset
dikenal sebagai sains warga (Pocock tradisional (Silvertown 2009).
et al. 2017). Sains warga adalah
keterlibatan publik secara luas dalam Saat ini sains warga telah mencapai
proses pengambilan dan analisis bentuk yang modern, terutama dalam
141
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
akses dan skala partisipasi publik. mendokumentasikan hasil aksi sains
Meskipun proyek bervariasi dalam warga, serta menawarkan strategi
tingkat kolaborasi antara peneliti untuk menghubungkan temuan
sains dan relawan, pada kebanyakan penelitian dengan pengelolaan
proyek, sukarelawan menerima dan pengambilan kebijakan dalam
pelatihan terkait prosedur proyek konteks yang berbeda.
untuk memastikan konsistensi dalam
pengumpulan data dan akurasi dalam Sains warga dan inovasi kecerdasan
analisis data. Jika dipersiapkan buatan adalah dua terobosan era
secara matang, sains warga ini big data yang diharapkan dapat
dapat menjadi terobosan dalam dikembangkan untuk membantu
pengumpulan data dan pengetahuan pelacakan, pendataan, dan pemetaan
biodiversitas Indonesia yang tersebar biodiversitas secara lebih efisien
di berbagai komunitas dalam bentuk melalui otomasi observasi skala
kearifan lokal. besar. Sebagai contoh adalah
berkembangnya aplikasi piranti
Sebagai contoh, Fasilitas Informasi lunak, seperti Zooniverse, sebuah
Biodiversitas Global (GBIF) portal web sains warga yang
memberikan fasilitas akses memiliki berbagai macam proyek
informasi data biodiversitas dunia, di bidang astronomi, biologi sel,
termasuk Indonesia, secara terbuka humaniora, ekologi, dan sains iklim.
(Dooley 2002). Arsip digital ini Selain itu, ada juga platform
telah membentuk sistem untuk iNaturalist yang dirancang pada
memperoleh akses data biodiversitas 2008 oleh Akademi Sains California
dari berbagai institusi riset, termasuk (Matchar 2017). iNaturalist
hasil pengamatan dari kegiatan adalah salah satu platform
sains warga. Saat ini ada ratusan yang menggunakan pendekatan
juta data yang berguna, antara lain kecerdasan buatan berdasarkan
untuk memantau spesies invasif, teknologi komputasi visual untuk
pemodelan efek perubahan iklim melakukan otomasi kumpulan
pada biodiversitas, identifikasi observasi secara massal. Merlin
daerah-daerah yang perlu dilindungi, BirdID, rancangan Universitas
hingga evaluasi efektivitas program Cornell, menggunakan kecerdasan
konservasi. Sejumlah publikasi juga buatan untuk mengidentifikasi
142
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
lebih dari 750 spesies burung virus dengue dalam tubuh nyamuk
melalui jawaban pengguna atas Aedes aegypti (Anders et al. 2018).
beberapa pertanyaan sederhana, EDP melibatkan warga Yogyakarta
termasuk ukuran dan warna secara luas dengan membagikan
burung yang terlihat. Ada pula ember-ember berisi telur nyamuk
Pl@ntNet, yaitu platform serupa Aedes aegypti untuk dilepaskan
untuk mengidentifikasi tanaman oleh warga di lingkungan tempat
berdasarkan jenis buah, bunga, dan tinggal mereka. Tim EDP kemudian
parameter lainnya (Matchar 2017). melakukan pendataan demam
di wilayah-wilayah tersebut
Contoh terkini sains warga di bekerja sama dengan kader-kader
bidang kesehatan masyarakat yaitu kesehatan dan pusat kesehatan
Eliminate Dengue Project (EDP) yang masyarakat selama periode tertentu.
dilaksanakan Universitas Gadjah Targetnya adalah untuk menilai
Mada, Yogyakarta, untuk memerangi dampak pelepasan nyamuk yang
demam berdarah dengan melepaskan mengandung Wolbachia tersebut.
nyamuk yang mengandung Upaya ini merupakan bagian dari
Wolbachia, bakteri alami yang gerakan global untuk mengeliminasi
menghalangi perkembangbiakan demam berdarah.
Pendidikan Biodiversitas
Melalui Sains Warga
Banyak proyek sains warga memiliki dan tujuan terukur untuk pendidikan
tujuan pendidikan dan sosialisasi publik (Bonney et al. 2009).
(Osborn 2005; Brossard et al. 2005;
Bauer et al. 2000). Sejumlah proyek Proyek sains warga telah mencapai
sains warga ini dirancang untuk hasil yang luar biasa bagi sains dan
lingkup kelas formal maupun pendidikan. Dalam beberapa tahun
pendidikan informal seperti museum. terakhir, lebih dari seratus artikel
Proyek terbaru sains warga lebih telah dipublikasikan dalam kajian
menekankan pada praktik ilmiah literatur ilmiah, yang menganalisis
143
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
dan menarik kesimpulan secara dan air. Salah satu contoh proyek
signifikan dari data yang sains warga yang terbilang sukses
dikumpulkan secara sukarela. adalah Lifepatch di Yogyakarta.
Banyak artikel dan laporan yang Lewat Lifepatch, warga kota
menggambarkan hasil pembelajaran menganalisis kontaminasi bakteri
bagi peserta yang juga telah Escherichia coli di sungai-sungai
dipublikasikan. yang melintasi permukiman mereka.
Proyek sains warga dapat berdampak Merancang proyek sains warga
sangat baik bagi pendidikan sains tentu bukan proses sederhana.
secara umum dan sains biodiversitas Penggagas sains warga harus dapat
Indonesia. Untuk tujuan pendidikan, memastikan bahwa proyek akan
proyek sains warga dapat bermakna bagi semua peserta,
meningkatkan pemahaman peserta data dikumpulkan secara akurat,
tentang kandungan atau kapasitas dianalisis dengan teliti, dan hasilnya
ilmiah untuk menangani isu sains. dikomunikasikan secara luas
Proyek sains warga juga dapat kepada peserta dan masyarakat
melengkapi praktikum kelas sains ilmiah. Untuk mewujudkan hal
di Indonesia yang cenderung minim ini diperlukan perencanaan yang
diadakan karena, misalnya, tidak matang. Jika kegiatan sains warga
terdapat laboratorium yang memadai dapat dilakukan dalam skala besar,
atau kurangnya mentor. maka sains biodiversitas Indonesia
akan mengalami perkembangan
Bagi sains biodiversitas Indonesia, pesat, yang belum pernah terjadi
sains warga akan mampu sebelumnya.
memberikan data keragaman hayati
yang sebelumnya tidak dapat
dilakukan karena memakan waktu
lama dan biaya sangat tinggi jika
dilakukan para ilmuwan melalui
riset sains tradisional. Sains warga,
misalnya, dapat mendokumentasikan
perubahan populasi tanaman dan
hewan atau variasi kualitas udara
144
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
Sains untuk Memahami, Adaptasi,
dan Mitigasi Perubahan Iklim
Strategi sains perubahan iklim alam (karang, sedimen laut, dan garis
secara internasional dalam ranah pohon) menghadirkan data iklim
Intergovernmental Panel on Climate yang dibutuhkan. Data observasi
Change (IPCC) bertumpu pada dan paleoklimat tersebut menjadi
tiga aspek, yaitu (i) pemahaman groundtruth bagi model iklim agar
sains iklim, (ii) adaptasi dampak kita dapat memprediksi perubahan
perubahan iklim, dan (iii) mitigasi iklim mendatang dengan lebih
konsentrasi gas rumah kaca. akurat. Selain itu, data observasi
seperti nutrien dan pH laut yang
Sains diperlukan untuk memahami representatif juga meningkatkan
status perubahan iklim, peran peran Indonesia bagi pencapaian
manusia dan proyeksi ke depan Sustainable Development Goals PBB
dengan sinergi data observasi, yaitu SDG 14.1 dan 14.3.
paleoklimatologi, dan model.
Kompleksitas dinamika iklim dan Adaptasi dampak perubahan iklim
oseanografi di kawasan maritim bagi biodiversitas membutuhkan
Indonesia membutuhkan data pemahaman terkait respon biota
observasi yang representatif. terhadap multi-stressor. Di darat,
Contohnya, laju pemanasan dan perubahan iklim membawa
pengasaman laut di lokasi upwelling perubahan suhu dan curah hujan.
akan berbeda dengan lokasi Di laut, kombinasi dari pemanasan,
lainnya. Iklim adalah cuaca dalam pengasaman, deoksigenasi dan
skala spasial dan temporal yang nutrien memberikan respon yang
panjang, sehingga pemahaman akan kompleks, terkadang bersifat
perubahan iklim dan kontribusi akumulatif namun dapat pula
manusia membutuhkan data selama bertentangan. Pemahaman respon
minimal beberapa dekade. Namun biota terhadap perubahan iklim
data tersebut jarang tersedia, maka melibatkan studi eksperimen, in situ
studi iklim masa lampau atau dan juga permodelan. Biodiversitas
paleoklimat dengan membaca arsip Indonesia juga berpotensi dalam
145
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
menanggulangi dampak perubahan biaya yang efektif, karena solusi
iklim, misalnya lamun dapat geoengineering belum menunjukan
meregulasi tingkat keasaman laut hasil yang optimal. Komitmen untuk
sekitarnya. Jasa lingkungan perlu mencapai target penahanan laju
ditingkatkan sebagai strategi non- pemanasan pada akhirnya menjadi
regret untuk meminimalkan dampak solusi global. IPCC memaparkan
perubahan iklim. bahwa penekanan laju pemanasan
sesuai dengan Paris Agreement
Para ilmuwan merekomendasikan pada angka 1.50C di atas level masa
berbagai solusi alami untuk pra Industri dapat menyelamatkan
memitigasi perubahan iklim, di mana lebih dari 10 juta populasi dunia
dampak terbesar dari solusi tersebut dari dampak kenaikan permukaan
diperoleh dari upaya reforestasi dan laut dibandingkan apabila laju
pencegahan konversi hutan (Griscom pemanasan mencapai 20C (IPCC
et al. 2017). Menahan laju pemanasan 2018). Setiap derajat kenaikan suhu
global di bawah 20C kemungkinan yang dapat ditekan berdampak luas
dapat dicapai jika solusi alami ini bagi kehidupan di bumi.
dapat diimplementasikan dengan
Mendokumentasikan
Spesimen Biodiversitas Indonesia:
Bekal Pembelajaran Masa Depan
Pemerintah Indonesia telah Biodiversitas yang tinggi di Indonesia
meratifikasi Protokol Nagoya pada belum seluruhnya terdokumentasi
2013. Perjanjian internasional ini dengan baik. Padahal, eksplorasi
mengatur tentang perlindungan biodiversitas membutuhkan waktu,
terhadap kekayaan biodiversitas dan tenaga, dan dana yang tidak sedikit.
menjamin pembagian keuntungan Karenanya, penyimpanan spesimen
bagi pemilik sumber daya genetik hasil eksplorasi sangat diperlukan.
seperti Indonesia. Bank Spesimen Biodiversitas
adalah sebuah bank spesimen
146
BAB V - SAINS DAN TEKNOLOGI GARDA TERDEPAN BIODIVERSITAS INDONESIA
fungsional yang digunakan untuk Spesimen mikrob yang dibiarkan
mengumpulkan, mempersiapkan, hidup dapat membawa manfaat dari
menyimpan, dan memasok spesimen segi ekonomi dan pengembangan
untuk berbagai keperluan kegiatan sains, termasuk efisiensi waktu
ilmiah, seperti pengawasan aktual penelitian. Pengguna, yaitu ilmuwan
dan retrospektif (Odsjo 2006). maupun kalangan industri, dapat
memperoleh mikroorganisme yang
Indonesia memiliki tiga tempat dibutuhkan dengan mudah tanpa
penyimpanan spesimen, yaitu perlu riset kembali ke hutan atau
Indonesian Culture Collection mengisolasinya di alam. Organisme
(InaCC), Herbarium Bogoriense, dan yang didaftarkan paten dapat menjadi
Museum Zoologicum Bogoriense, salah satu keuntungan bagi inventor,
yang semuanya berlokasi di Bogor. lembaga, maupun pengguna. Seluruh
InaCC merupakan pusat depositori organisme yang terdokumentasi dapat
nasional mikroorganisme, seperti diakses dengan mudah oleh seluruh
bakteri, cendawan mikroskopis, masyarakat di dalam negeri maupun
arkea, alga, kapang, khamir, komunitas internasional.
aktinomisetes, dan bakteriofag. Saat
ini InaCC menyimpan sebanyak Tantangan dalam mengelola spesimen
2.800 galur teridentifikasi dan biodiversitas Indonesia adalah
terkarakterisasi sesuai panduan mengumpulkan spesimen yang
World Federation of Culture telah dilakukan oleh peneliti dari
Collection (WFCC). Herbarium berbagai lembaga dan universitas,
Bogoriense, yang berdiri sejak 1841, terutama penelitian yang dibiayai
telah mengoleksi 900 ribu tumbuhan. oleh negara. Tantangan lain adalah
Adapun Museum Zoologicum sosialisasi kepada seluruh pemangku
Bogoriense, yang berusia 22 tahun kepentingan, khususnya kalangan
lebih muda, saat ini memiliki 3 juta ilmuwan dan industri, terkait
spesimen koleksi. Selain itu, kita keberadaan bank spesimen beserta
juga memiliki koleksi kayu dengan regulasinya. Oleh karena itu, perlu
jumlah spesimen terbanyak di dunia, adanya fasilitas nasional dengan
sebanyak 185.647 spesimen yang sistem penyimpanan dan pemanfaatan
tersimpan di Xylarium Bogoriense, spesimen yang dapat diakses dengan
Bogor. mudah.
147
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
VI
KEBIJAKAN STRATEGIS:
PENGARUSUTAMAAN
SAINS BIODIVERSITAS
INDONESIA
Sains biodiversitas adalah alat utama dalam upaya menjaga
dan mengoptimalkan manfaat keanekaragaman hayati.
Pengarusutamaannya menjadi keharusan.
148
BAB VI - KEBIJAKAN STRATEGIS: PENGARUSUTAMAAN SAINS BIODIVERSITAS INDONESIA
149
SAINS UNTUK BIODIVERSITAS INDONESIA
Indonesia memiliki kesempatan ketertinggalan tersebut mulai gencar
besar untuk memanfaatkan dilakukan.
keunggulan komparatifnya berupa
megabiodiversitas sebagai motor Untuk menjadikan megabiodiversitas
utama pembangunan ekonomi kita sebagai pijakan membawa
Indonesia. Dari berbagai macam Indonesia menjadi negara maju,
pilihan, di alam Indonesia terhampar dibutuhkan komitmen nasional
kesempatan dengan potensi yang besar dan dukungan politik
tinggi dalam bidang ekowisata, yang kuat untuk menjadikan
bioprospeksi untuk obat dan energi, sains dan teknologi sebagai kunci
dan potensi laut dalam. Kekayaan utama pembangunan ekonomi
megabiodiversitas selayaknya yang inovatif. Sejumlah penguatan
dijadikan modal dasar untuk dan terobosan baru bervisi jangka
melakukan transisi dari ekonomi panjang di bidang infrastruktur
yang berdasar pada kekayaan sains dan teknologi harus dilakukan.
alam (natural resources-based Upaya-upaya itu, antara lain,
economy) menuju ekonomi yang membentuk sistem pendanaan riset
bersandar pada ekonomi berbasis yang otonom dan berkelanjutan,
ilmu pengetahuan (knowledge- penguatan riset dasar yang inovatif
based economy) yang membutuhkan di berbagai perguruan tinggi melalui
keahlian tenaga kerja berkualitas pembangunan universitas riset,
tinggi dan penciptaan ilmu penguatan kerja sama internasional,
pengetahuan baru. Keterpinggiran serta pemotongan berbagai hambatan
sains dan teknologi dari kebijakan regulasi yang menghalangi kemajuan
nasional selama beberapa dekade sains dan teknologi. Singkatnya,
membuat Indonesia telah ketinggalan dibutuhkan pengarusutamaan sains
banyak, meski dalam beberapa biodiversitas.
tahun terakhir upaya mengejar
150