• Van Luijk, H. J., & Schilder, A. (2010). Ethiek en
corporate governance: patronen en
verantwoordelijkheid [Ethics and corporate
governance: patterns and responsibility].
Schoonhoven: Academic Services.
• Wan, Z., Compeau, D., dan Haggerty, N.
(2012). The effects of self-regulated learning
processes on e-learning outcomes in
organizational settings. Journal of
Management Information Systems, 29(1),
307-340.
• Waseso, Ratih. (2021). Tahun depan
pemerintah targetkan seluruh wilayah 3T
terkoneksi jaringan internet 4G. Retrieved 13
August 2021, from
https://nasional.kontan.co.id/news/tahun-
depan-pemerintah-targetkan-seluruh-
wilayah-3t-terkoneksi-jaringan-internet-4g
• Widyastuti Sukardi, "Transformasi Paradigma
Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)"
2020.
• World Bank Group. (2021, August 2). Ensuring
a more inclusive future for Indonesia through
Digital Technologies. World Bank. Retrieved
10 November 2021, from
https://www.worldbank.org/in/news/press-
release/2021/07/28/ensuring-a-more-
inclusive-future-for-indonesia-through-
digital-technologies.
138
Belajar dari Era Sarwa Disrupsi pengembangan kompetensi di
sektor publik seharusnya dapat mengarunginya secara simultan
dengan perubahan dan pergerakan yang sangat dinamis. Sarwa
disrupsi bukan menjadi halangan, justru perlu dijadikan peluang
bagi birokrasi, khususnya ASN dalam menyesuaikan diri.
Peluang ini yang kemudian juga akan memaksa adanya
pergeseran paradigma pengembangan modal insani (human
capital) pada birokrasi.
Sektor publik perlu memotret pengembangan kompetensi ASN
saat ini, apa saja yang menjadi problema? Apa saja yang dapat
dibenahi?
Barulah pada akhirnya tren pengembangan modal insani pada
sektor publik dapat menjadi tren baru pengembangan
kompetensi. Sehingga, ASN sebagai modal insani sektor publik
dapat menjadi enabler sekaligus aktor aktif di dalamnya.
139