The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Rindu kelana Pilihan sajak 1948-1993 ( PDFDrive )(1)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by widya pustaka SMP Negeri 5 melaya, 2021-04-22 06:41:18

Rindu kelana Pilihan sajak 1948-1993 ( PDFDrive )(1)

Rindu kelana Pilihan sajak 1948-1993 ( PDFDrive )(1)

Tidwnya: kejalangan perempuan
Bangunnya: kesepian disuguhkan,
Racun menyebar di hibtih,' .,. .,

Tak ada yang mengetun:' i

Merangkak iake jendela, '.

Memandang pagi seperti hi~a,
Ia lihat poh0n"Pohonbe.t!Wa~'
Dunia yang'makin inda:ihl

Hatinya ma}tip mwan. ,
I , ! j.,' \ ~ ~ , .. "~
..~.)Van.
Rindunya SampaT Ke,
~ ~.

Balik di dada perempu~n, .
Sorga lain ia impikan.

1955

48

LA RONDE

I

Senandung lupa pertemuan'rii,al~w
Dengan dirinya, memisah dikamar.
Meninggi musim hingga salju ",
jatuh, hingga bertambah lapar ,

ni

Dua kisah tak bertubuh,j,>";~jd
Rasuk-merasuk bau kehadi~1l!ny4i
"Sekira mati begini", bisik gelap
di puncak nikmat, hingga ke subuh
Terbaring di dada malam. "Milikkti~eH.lf\.rfi\';:
erang detik mengalir dalam durHart,; ;t;"
kegemasan bibir meraba waktu
memadat jadi tubuh perempu:iIf.

Meninggi musim hingga ke subuh
Jendela dibuka melihat salju jatuh.

II

Adakah yang lebih indah
dari bibir padat merekah?
Adakah yang lebih manis
dari gelap dibayang alis?

Di keningnya pelukis ragu:
Mencium atau menyelimuti bahu?
Tapi rambutnya menuntun tangan
hingga~inggulnya, penuh saran.

\-.

Lalu paha, pualam pahatan
mendukung lengkung perut.
Berlsisar di pusar, lalu surut
agak ke bawah, ke pusat segala.

Fiit~\ll;'pekSt, siap'menerima
dugaan indah.

Ah, dada yang lembut menekan hati
'Nrimalah
kematangan mimpi lelaki!

III

Kau dewiku, penghibut 'rnait1~mJhaIppa£
segala perbuatan siang yang sia-sia.
Kebosanan' abadi jadilahd;upa,
dlrn badanhancur nik~J;:t~msa!

Di matamu api ingin takpuas,
membakar tulang, hingga ke sumsum iCIltpenHi'.
Kuserahkan pada binatang Malam hari,
nafsumu, semalti~ buas dan menjadi. .

Adakah caridi pedupaan lebih mulia
dari kesuciaripualam tuhuhmu?
Adakah lebihpemurah dari pangkuanmu
Dan panas rahmat dirangkul mulut dosa?

Padamu seluruh setia 'dan sembah
sajak penyai:rdaninimpi '. indith!
Kelupaansesaat, ferla'lli nikmat
pada siksa ingin semakin melumat.

1955

StiNGAfBENING

Setelah s~kiim jaUhp alh.f,talm'
ttlk adayanglewat
Semua makil'l nyeri dan nIEUnadat
seperti sayatan pisaumemhelru' i
Sobek hatiku dan belah
Darinya memancur rindu

Mengental·da~h

Ia menyeret diri dalam lumpurn;:;b

~l.Iknc1aR,!melihat l~git gugur:nC{u

denderal pemberontak segalaf1Jlf.1Ila n,-m,1':lJ:f
BuaMllDUlltlak terbayangdi,an8lllhlb gil

Tapi langit ditinggalkan merah, fH;UqC"j']',<! oJ

jifMaug,patahf:di :lJJ8i ;~~i1:'tn;:

t"apjhmimpLaelalu ome.ada~, g;l 11 b I' I"

3~osampai,di};uj"Dg: ~pngLdfJP H),Ut~mH!J li~ ;:""'-

~$II,~)~ ~.tt··.,~;;:;. ., i ' \"< " G t! -,

Sekeliling hanya reruntuhan. ~} ';1-;0

jauh manu&ia serta ratapan,

Ban d~ hati. tersimpaft ;d;a;lam:

Sekali 'kan dapat balas dendam!

Saat bumi olehnya,diadili,
dirombak -dandihaa,.,.skan,
Sepert. Cartago" habis dihancurkan,
dibajak lalu tandus digarami.

Tumpasnya hukum lama,
Menjelmanya hukum Baru,
la, yang takkan kenal.ampun,
Penegak Kuasa seribu tahun!

1955

Jika kau bernyanyi demi~an
, _ "0 " ," ,•

tak lagi harap AJ?a1 L

Aku percaya kem~I1iingan

ada paqamu yang dil~, .~.

Untuk Rulan'

Alpa di tepi kQlmnrtmang
A.'dah 5i anak terlen~Jlg.
:MeMtitiawan .di langit bim.

~kart; mencari 'alamat 5esuatu.

Berkaca kebeningan kola:m..~Lha.wah
'-" " "

Kulihat keh~jbgl:\n ;Ji>ad~\:wajah.

Orang kelu l~;~la:h ~tl

Tapi belum dikabarkan mati.'

I'

Lalu 5i anak bertanya 5endiri
Apa ke langitQt'3ng pergi
Kalau sudah mati nanti.

Dan karena tahu pasti
Aku mengangguk sepi
8i anak lantas mengerti.

1955

Diml:tna aku berada kau'ada
Bayangansatu-satunya, demi~a:nku't~!;,
Benarkahkau adadisunyi !~eginv
Di kedinginan ruanggereja !sehdiri?

Amen.

Kembanglah bunga dalam batu
betapa tuan memetiknya

t{~ahglalIltbunga dalam batu,

1'&.n ,tak kuasa memetiknya,

Hendak akarnya ambillah pisau,
Di sana hati tuan tak jumpa.

SUNGAI

Mereka yang sf.mdiri
menurun lembah
di bayang telanjang
Sunyi berjaga di. puncak ..
menara

Jauh di~oloI!~£ ~ota
kasihku bermuka-mukadengan
heningmaut<
sampai burung-burung pulang
di kening pagi buta

lni akhir perjalanan
senja gelisah
Desir daun-daun segala musim
Peraduan mimpi perkasa

Karena cinta kami satu
Kebebasan rajawali
Kemurnian malam hitam
di gua-gua hati

Sebab sepi di ruang semesta
Rindu di tunas segala
Pelukmu wajah manusia
lnilah akhir jalan
Sampai hari terhibur di paginya

Sungai tiba di malamnya
bertudung surya
Seteguk lagi!
Biar terisi batu jalanan
Sedu perempuan bertaburan

52

~1':~~gg}1ri$ angka;;;:lt~bf,,;a, t~

di langit pagi
Tanda kafilah telah tiba

Nafsu berpisahc d~cil'indu, ~~.'.
Sungai yang ~~de~if
ti~qa .ti,p:;l-tiba
di ~utllYa ....

1952

LUKISAN GADIS-GADIS,) !

Wajah kahur menyatu di sama~;ranjangJ
Bumi putih di pangkuannya memhe.Jl'l;tang
Di hiru lautmatanya duka
Mengepak larut ke seherang sana
Di keningnya musim herlalu. Pejamkan,
Pejamkan~ingatafi cinta'tuput
Selamat jaJan kau yang ditinggalkan
Sekaliahyang mengendap di omhak laut!
Benih telah tertanam di temhok-temhok tua
Busa di pantai herkisah tentang henua lama,
Sehuah kota dan kesepian.
Jangan lagi tatap aku.Tutuplah dada
Keharan layar dan ganggang awal cerita
Kesendirian laut hermula di pelahuhan.

1952

§4

I

Biru juga langit
Tembus juga musim

Duka tetap rupa

Lembaran. riang

Beroesir<takterJe'figat'·~

Sajak.kering.
Bertebaran dalam ciumfl,n

< '-::> ~-

II

Be:n:ing dan dingiri]
Pandang mencipta ruacRg
Ah, hatiku yang kering!

Air tetap hijau
demikian kau
sampai ke pusat
dalam kandunganrc

Dalambayang
hari metnbuka
Tenggelam dikaca
biji kristaL

CERITAMUSIM RONTOK

Lagu kelabu, kutpandang di tepi malam

Musini begini burungmenghilang

jauh ke selatan.

Darah hening, tangannya hitam .• :. ,..;

Dan kinr ia tiba dt perbatasan.

Melaluj U!.u.t pengap ia kemari.
Pantai hatLtak berujung .

Desir musim gugur ~ip.ratmera,n~rC~'h!
Mengalun dalamketladaan. '.,

hari-hari berkemas
Ke utara ke selatan, ke utarali{~'selat1n.

Hidup pekat
Bumi semakin dalam, sia-sia
menjangkau sunyi yang semakin putih,.; •.
Tanya di dasarsangsi: Kapan jad,i?;

Angin memacu dalam 'darah
Senja terlalu dingin
Terlalu ingin, terlalu ingin

Segera akan malam
Bertahanlah dalam sunyi membenam"
Hari tadi tiada akan berulang
Kesunyianmu tapal

Hingga jadilah saatmu
Sepi derita, sepi dendam
Sajak malam musim rontok.

I8el

~~l1;.ak,pandai lagi :gllDq)L, ih Q.1ov)f £!1sjaI fUil!ttJii,t iG
me~~mg hikq.cl1ElgHJd8'~ isl9rlb';; juqrmn ib JU3ftuquii
Ketika Ibu menHiggfi};i',j ;~{l;:'1E;j~)e ,v!sl A{ rwrlEj iffI

kutulis sajak \' u:;;: ·.r: in Hrl B1(.r.Hi:iH

tentang derita -

Dunia melupakannya.

Kemudian kutulis cerita

bagaimana la naik ke sorga,

Dunia terharu ~

Tentang duka tak sepatah.

Kini di kala kau sendiri
berbenah mati,
Apakah hendak kutulis?
Kuambil gambarmu.
Di dalamnya kujumpai
Jenderal dan Petani Purba.
Teringat pepatah
dan syair yang berkata:
Jenderal berangkat ke medan perang
tak menoleh lagi untuk mengenang.

Pedang dan tombak
kini terbalut debu.
Tinggal aku mencatat:
Penyair selamat menyeberang danau
perahunya di pantai tinggal kerangka ....

Qi:~JI'«ln Jstanil. ;K,yq~, ~~ cfflJ¥l~,; , #,s bn sq

Kupu~di .NmP,tHii~~ffl:i~~e~pgan.. mi [j l

Initahun yang lalu, sekarang teli(b~H~mg"

IJaunya ;haru:m h~pd~,l~.Qap,~4n?
I'; :'1~;!'ol:.' cJ ns;'

. f;"" . ; U.R~i:~t~j "'1f~; i;iru.JlI
"JiluJu.:il f1£rbu

k

..d

\:;~! £;ls::l .i b i jT LR

• iJ,Gm rlEf1"ld';wd

:q~,
,';;,; 'lu)i
'.~ ; i,,'lQtf1.L! ...J))' LJ'.,>1J,:i.dl,;:;!) l(j
in;:';J~3~t n;:~b

~"! l~,; ;jq~3q J ;:_~:~[! ~"'~ ',:'; ~ t
i.:£1.8'( "'ilS'{.? ~~;1b

i ..;";.qd

'1;£"':')(1
.c\i'Hud£n~)q

1t>K'yah~ftA~' aapa~ lk~ ,~'iuau~ ad'1se JU1.IDs2

dengan tangan,' L;l OcXU! ,S3S:M G'{fllU~U:H

Hancurkan dengan sajak. 'gos'(s8 ,juisll sa"ff.Jc' SlJ(TI<12

Tapi demikiian~'Q!', U;!B B!H,.ff ~f1fi;.Y :nd:iU{p:HJ ~iWitJT

memba~n>1§gJJrdBh}frrii.ld

tlitiEli~~~~ktu.

"

i·'

_ .........----......, '

Catatan Penerbit,::S.ja~-,i,niianpajud\iL< n

~e

POTRET IBU OLEH AFFANQt;'tllT21

.Andai kata semu3. ik~~af
dapat disingkat
jadi satu kalimat

Satu kata padam~, k~~~Jiy'rs
- diammu kini lebiltiIl~ID~flr~ :':'/

:J:..., ),,,L!;-,b,,', -:.' -_'-"

biar dalam sepi
timbul makna as1i

bikhlasan
tanpa kata.

Takf5atupun akanbatal
apa yang ka\l perbuat '

di raut wajahmu
semua tersurat

Semua yang di luar perhitungan
tergurat
jadi tahda' kesediaan,

hidup yang dihidupi "
di dasar hati.

Cara lain tiada
sejak awal
manusia jadi manusia

diam menengadah
di puncak kesendirian

di pusat semesta ,
kematian dan kelahiran.

Dan laut itu selalu ada, l?e~~l$JP~~'{,

hari, bulan dan abad. Ken~m'niW' dye
air bah di rongga bumi
di bawah samudra
hutan rambat cipta.

Pustaka tanpa aksara,
gugusan pulau margasatwa,
khatulistiwa gunung api
pasang sejarah, kandungan
tengkorak pelaut purba
di benteng karang
perahu karam.

Jejak buritan abad mendatang,
burung camar utusan fajar
di awan senja.
Dan laut itu selalu ada.

Gerbang pelangi kutub
laut di dalam laut
laut di bawah laut
laut di atas laut

Kembang teratai
cahaya kalpa
setitik darah bintang,
istana ikan paus
langit selatan

Ifl~$tr~pi .si~n;ar pagi
di ujung kuku.

Selamat datang!
nad~i gelombang usia bumi
me",genang.,suratan
ditapak tangan.
Dan selalu laut itu ada
selalu pasang.

Rakit·nirw~cn41' .JlH.~hac L~ci'~ ~J'

ditelan lahar waktu puncak ~em~fY,:

Kawa.n.;.biru
benteng bah~fic'
menjemurjala di serambimatahari,
meny,:ambutAku, Sakyamuni,
lahir kembali
berumahhintang. Eima
berlayar riak.purnama
upacara samudra Nutantara

Dan selalu lai.lt. itu ada
dan selalu kau di sana.

PULAUDIATAS PULAU

Antara dulu dan sekarang
terbentang peta peIjalanan,
Pengalaman melimpah-ruah
dan. pegunungan tinggi kesendirian.

Antara Selat Malakadan SaIlludr§.n£ntfl)lieST~;'m1
terbentangPulau Stlma~. ~~.f;:)(HJquJ;1
,::;.;1

Bukjt ~arisan dari ujung ke ujungnya,

di atasnya danau, di atasnya pulau ,.

Samosir kesayanga.~:i.g':l .~

1. rliTLt;"1 ~::r ~ f t! i

Tersebut enam benua,
kujalani tujuh samudra.
Mana paling indah?

Jaw~b telah lama
tanpa perlu bertanya:
Negeri terindah,

ialah setiamu

Pangkal tolak kembara
di dasar samudra rindu.

l11inuH'

re~~dilrambati aWJmllivfleiluJ lJisl fWrlSj 01 nfHni9B
dt; piriggil'jalan bu~t~~~~.. fdd ~I
ils,{ G

Musimnya larut Septembefi:;IHb L?j.t£;I ro;: iM ,ib

i,f " .(c'(CHj",rlj,;,;d (hr~l1JJa! Ufuhni.H: .'

Dari hutan cemara .1lSf1S Bub B'(,iluq 'dn F;'L,;:'\~'> u) A

gema terompet pemburu, .iJI{~hsd uJi BW

panggilan musim di lautan masa.

,,~hlJe " ;',l"

Hutan cemara dliam Iq.c3S'r .SrlBBU'9d iSj U;U:i :1 ;3
diam dalam bicara.
Hri.f.d h£~)fH"iTI ,Si?:Hi8

>f . ~

HilIHll JS"lB,!19(i it' Uf,;',

Apa pun yang kau piki~MJ?q!l~g~tJ,;1 :! . ,,")':'; ;

abang tak dapat menduga

Selatan paling jauh
sampai Sisilia saja.

Sebentar lagi malam ;'libn83 1.01.1 sq.
nanti di Afrika O'ul 03- Di\:(19:')siQ
tapi kamu tetap dianinic:
!J1;,n2i L ;:: . ;c;Jo;;.! "f!W,i

iq 5::.J' i'\ (1 f~:),f1J~.',.,,,,~d! 1 ~"'~!-"l

dalam, bahasa cemara.

'{~n iL~

,g.i~,Uc IJ:>Lc j-i

.n' fI9,>, !'J8:,·,rl,1 Sbf;q

ufrr"'b;~~q lJ"'~l>Jl "l iJ',;)n'-y;-

,1'HHc. b

as

;SURAT PERTAMA:

Selama 10 tahun lalu tulisnyaLiliB!l
3 kaJi pindah kota:; ,~brfingitethkn
diMilano, dialama.tku duhi~
meneruskan suratmu (sungguh baik. hatinya).
Aku sekarang:pullya duaana:k;
Betapa waktu itu berlalu.

Sekian tahun sudah.
Bukan aku tak berusaha. Tetapi
sia-sia, mencari tahu
kau di penjara mana .
(potretmuselalu kub~-Wa) selia':
Sejak ikut suami
aku tak keIja lagi. Mama
selalu ikut kami. (Dia
kirim salam padamu.) Carla
pernah janda, kini kawin kedua•.tingg~L

.«di perbatasan Perancis-Italia~.. "
/', Jl

Tempatku sendiri
di Piacenzia - 60 km
di luar kota. 3 tahun kami di sini"
membosankan. Tapi
tak lama lagi
kami pindah pula, sekarang
ke Amerika - entah aku suka.

Barangkali baik juga, biar nanti kukenal
rindu sejati
pada negeri sendiri,
seperti rinduku padamu
di saat ini.

66

1l1inum, bersama
di'1bawahpergola
seperti dulu.

lotahun hUu.

Untuk Ayah dan Jbu

, " <~ - , ;L ' . . . ;~':.~-;;-,.; -, <.i.;;-\l,
'Ku yaki~:Hn~¥mu~Q,j~~i~~,Wu
ke~1?~l~> p8:~m~,: ~ '_t ~;,:. .~'. ;'t' ,
jaJe,n. p~~pg.~Jen::tPah ".~~~ b •. ' .;' r; lSI if'

~"p~pj".aQg . :.' ,'" a.L ,.di:tepi danau
pant '· " ,', ..

'Ku yakin selalupadamu kembali

ell a~irpanti~ " ,

saat)te~oa,rii' berakhir,
tiba sadarpada musafir.

Di ladang dan gerbang
negeri-negeri ramah, tapi asing,

kau pun terkenang..

Betapa sering, .'
puluhan tahun di negeri orang,.

jadi tamu'ragam eiMa,:

namun penumpang jua.
kar.,ma ket.entuanmasa lalu,
tak dapat diulang,
lahir sekali di pangkuanmu.

Ingata,n,jadi keyakiwU\,Wtmg.
Di' a,ehara.ng aku berada, .
kau di telapak terbawa,

mEmanti di tiap langkah;
batiI':batu lembah semula.

.40 orang tahanan turupi;ertip

; . ., ••. ..' dari 2 truk,
dtdep~n gerbangpenjara.
~rbangCbesar lafu menganga.

Segala lancar menlJ.rllt komando

(denIm truk yang'pulang. kelllbali .

meningkah Sl1ara bari;sa.Rllerhitun,g)

'-';" J.1f~_,-f_~tJ!::4\1 J'f~~:~>:'51~ily4c:~ "
Komandan menatap tahantlb;f)atll.•'penaWithm)j

melangkah ealam iringan dua-dua,
barisan.aiu~di. oran,g ~lah.

Aku di antara mereka,

melangkahi ambang hatt~ndilli~b
gerl>~ng pemisah antara kt,IJi; ~·~rii, :

Detiktunggal eksistensi
IIlanusia memenjara manusia.

69

SAJAK LUAR KEPALA

Untuk Margit

Kucatat dalam hati
(membaca dan menulis
terlarang di sini)
Antara harap dan cemas
kuraih llW$a depan
dengan mantra cinta;

Di ujung terowangan gelap dan panjang
lewat tembok' uan"'trali.;traii
aku berdiri
dan bukan dalam mimpi.

Pintu terbuka ke dunia
(Gemerincing kunci dailir~htaiJ
gema tertinggal di he~aIflg)}:
dan kau di sana seperti biasa -
tapi bisu.

Selalu kau teringat padaku?
Seperti aku tak pernah lupa padamu?
Tak sepatah keluar dari mulutmu
Tak setitik air mata tercurah.

Sekeliling gema sepi
Mantraku ttimpu1
di betan kela:bu penjara.

an

Di kamar atap, tingkap:~alam ibet)tla'h1
iKudekap nasibku
oTerbelenggu nafsu
Kesibukan abad Eropa.

"Ambil.aku," bujuknya dala,m.~ki,H1~~'I

Kurangkul bayangputih: tubuhnya,

(kapal-kapal di lua.T'~emth:ip·;:fiPa:ra

merp.b~lut bisik.dalam cah~a,

Betapa palldangnya kelu
Terpisah dari ajakan tak bermalu
Penyerahan diri

Betapa hatiku beku
Sehabis gejolak hampa.
Tak lsgiketemu

arti lama terpisah
dari bius malam ja}ang~ i
S'alib penyait di tembok waktu.

Kau pun tahu, aku;pNilltnmIge~;h~J
Percakapan begini cuma alasan,
Di teras' eafe boulevard petualangan,
Menimang-nimang kekosongan haAPF3
Merehtafig m.uslmkota' kesayangan,
M-eril1hda;saat;perp~8almru:l i,! f;b
Aku pun tahu, kau snnggqhf~l
Tiada lagi tersisa $,~rlf,)'!'Z1Jt'ip
KecuaH'ltem.esraan persahabatan,
Dipisah jurang ketentuan
Jalanhidup berpapasan;
Mengitari orbit pengembaraan

Kuhirupanggur keresahanmu,
Di lorong-lorong kesihukannya,
Di bukit-b1.lkit keisengannya

Kujelajah angan-anganmu,
memendam kerilatangan' penga~ft
Hidupku yangmendua

Dalam pelukan jantungnyli.

112

JAM sl\fALAM' ~\wiMl4adatoo ib sbnsT
F~~.ii...mia'abma8qm~a'l
Untuk I'lBrf
mst,

<?sqs -anabge ai'lsq ib us}!

Kukhayalkan kau datang dari benua lai.
setelahb'ertahun-tahun' me~a.nti k:it~~i'Q,

pereuma.

Kini kau datang seperti pencinta setia •
dari dongeng pahlawan kuno.

MeIitt~si:sunuJ;lg~an laut,
terbarig aritar benria, .
demi kasih dan persahabatan,
layak bagi Aljuria.

Kukh~yalkfin 'kau dat~ulg,
berhasil meyakinkan dunia,
perlun~ dua makhluk manusi.
daridua bertua dan 'duEt dUfiia
diberikeselhpatansaling tatap muka,
dari balik jeruji besi '
untuksemenit-dua.

Kukhaya:lkan segala
dengB.h sepenuh jiwa,
yangmeluluh jarak antar-angkasa
dan masa 'menurut hitungan kalpa,
jadi kepekatan tatapan'mata.

Tiba~tiba ak\llteljaga
Portiridengan kuncigemeriBCing
mencekpintu' sel -
seperti'tiap,kali.

ifltthClata\; hfBUlia~bUtillBiflHN rf:.fI/~lAlll B

hari jam 8 malam.
Jam berapa di Eropa?saio1S'x:n~ ,,\~\-I:\\\}

Kau. di Paris sedang apa?

. ist!r~f: 'i.ffni~Hlsq ;~i~r;Ji:;h l)i~;\ cni}l

J'1f!U}{ nEwrddsq hGb~

"1 ; ,1ppi rwb ~f!flf1fr;1 i,.,fd<1ihM

'.>- j'~ t

AlffWb

~~ i.'(d

~aC!£J l:p)f f1fLJiff~\(sri;I.u)i

nul; iw,tillii1I',(C;,rr !i2Hfi'19J
;!}if;'H'iHrl ;iui;hLsm fwb 'J'(rwl·:~·j(I

sinub nu~ n,r;h Hunod !:'luh i~l>f~j
I mrlib

)j{;

i:uu>i J1J"~.;w)b 'l{,j10(j

!u uJniq )i'iC)i,<,r.-;
. i I£:11. q ad fj·wg>';·

Satu har,~~~(lIA ~i6UJI;)fLlji>1
Solzb,el1-#SD'~ i.:J i>l-gn i~d~):11

-g (
{f ~-~)i:Y(i

Sastradunia? Bahasakubahasa hiA~n~,nHQqb

semoga bicaraku mengandung diam, .

diammu semakin jelas berkata.

Ternyata puisi memang
bukan sekadar gatra
tidakpula pasai' malam
dan semudah menyeberang lapangan.

Yang mati pun belajar kembali
gagap melafal kata-kata: Arkipelag Gulag,
dan sajak-sajak Pasternak.

Sastra rahasia? Bahasa manusia,
paling sederhana. Sandi gelap
bagi kaumestetika.
(Yang bukan penyair tak ambil bagian
rahasia Rimbaud dan cintanya Chairil Anwar)

Tapiaku pun sedia belajar
alifbata sastra
baha~a sehari-hari
penghuni Nusantara,
bahasa lain aku tak bisa.

Aku harus bersedia
belajar alifbata, walau gagap:
Arkipelag Gulag, Arkipelag Gulag,
kepriblJmian Pa~ternak,

S~B~p.jlitniJJ~r~p.t:~~~)alJl
ibultQta~ibukota benua.
:P~mang,jal\l~~~Uta~'SaJY .
Iw~t llPapdan. kebang§itaflln1in\'tis'ia

di hutan dan padang es
rnasa depan:~u'S1aJ

Ribuan tahun akan lalu, "
dan akan datang pula,
sama sehari ia pun lewat,
seperti hari ini, seperti hari esok.

Serupa Babilon dahulu,
Jalan dan lorong tunggu mukzizat
Guru membuat anggur dari air
Orang mati bangkit hidup

(Di gedung mew-ah, gubuk reot,
di pesta pora, di tempat orang lapar,
di pojok Via Dolorosa metropolitan
kecemerlangan dan kecemaran,
Aku ketemu Dia
bangkit dari antara orang mati
namun tak mengenal-Nya)

Paskah nanti aku juga di sana,
BersamaLazarus, juga Barabas dan Pilatus,
Jadi saksi Maria Magdalena,
membasuh kaki Anak Manusia,
penuh debu abad ke-20
menyeret beban impian
di atas runtuhan Sodom dan Gomora.

Ribuan tahun akan lalu,
dan a~an datang pula
Kamuyang hidup di tahun 2000,
dan di abad-abad sesudahnya pula,
Padamu, salam dan pesan;
Aku yang jadi saksi saat
kakiNyadibasuh dan diurapi
oleh· Maria Magdalena

SaftvlE!unm 'mele~A.A-;'~l~~~l~ifii't'1ie-_&:;f'LIi';,,,!-~\1l.:<.

8ede:tiksaja;'la pUrljlewat,
M~nyereb::lan~h . tertuntll;,;,lunta,
DiVial!)()lorosa menuju .Joljuta.

Simfoni Bukit B~
senandung Sung¢J;A~n/

I

Puncak bukit ini
Misbah pemujaan nenek Iqoy"ngr
yang kenangannya 'terSimp~n"'di para-para
rumah 'adat za:ll).~n.J>~t)l,"
di atas perapian. l'

Permulaan
peradaban neolitik, berburu
dan kemudian bercocoktanaYrt"
mencipta teknologi

sawah bertangga di lereng gurrung'

perml1kiman pertama " ',,'.. "
zaman, ~igrasi antarbenua
antarpulau Indonesia

genesis prasejarah
mengambang di permukaan danau
perahu kerukan pohon bulat
oleng bergoyang
di atas riak gelombang
speedboat terbaru

dengan deru motornya
memecah kesunyian
suasana evolusi ribuan tahun
di sela-sela pegunungan

teffil}a1\I.n:ithoah· MUle mWlilfPlIIiJiI )fUaUq filAR ICI

~~n~l'i~tah dan k~~a~an

nfinb'~an aiatri'·~~)\~il8.."~n()\S1\\?4
~nbi:iai ditrl8\t,~~n~~j~$th!'.$.)S\~'h

sebelum cebur menuju timur I
menembus gunung
terjun dari ketinggian Asahan-Siguragura,

menuju laut Selat Malaka, !, t';: :;1[.',; ~,:'f'
arus la.lulintas sejara~ti" ~9il9f1 fh:;i~\pm~q d"-ldclM

i.?·H~q-B"!Bq ib nsqrrHe1:9j H'(flna-gH 'gn.!'q~

pertemuan angan-angan manl1lMif~~qtJ;:~ l.Bb~> "
.11 cC~j,-:; if:.
dan impian anak abad ke-20,

meninggalkan isolasi telaga

raksasa Bukit Barisan

II

Perkembangan itu jarak, fHn,!r'\t~i;'fl erdSf!S~~

jarak itu dinamika !iJl;u~b I1sG;luifl'19q tn'; £';';'[f~)ir

dalam waktu dan ruang, 3siud l£1or1oq HkUf1.I"";.! url ..nsq

antara planit dengan planit, ~F)d

zaman dengan zaman

Terbaca sehari-hari
dalam jejak manusia
di alam jagat raya.

DANAUTOBA

Aku rindu pada bahagiaaina;k,
Yang menunggubapakriya datang\,; ~
Darigunung membawa puput,
Sepotong. bambu tumbuh di paya.;..pa~.

Pada perahu tiba-tfba :t:ny.p.c4L ~~1:~".

dari balik tanjungai telu~ d:maii,"~'
Membawa Ibu dari pekan,
Denp:an oleh-oleh kue bera~;l.)F;C; l:r{flrHJab

. . ~!='f~~;·merah.

Aku rindu pada malamberbulan,
Kala si tua'dah;'Sit a'tla4t'll"ia:fidi q;..i [

S:ifiar 'ptirnafua,

Berkaea di permukaan >di:U'l~n 'bim';':::'
Sebelum air mengeHie~llfdi musim kemarau.

Aku r\ndu pada bunyi seruling gem9a~/;f,·
Bergema di.b4kit memenuhi leml::t~~
Pada permainan digua-gua batu

penuh Iebah,.~;
Kalaapi panen mengusik hewan; .

di tengah s,awah.

Aku rindU:Akurihdu padateb~Nf
'IJl'ijau,' ; : ........<

Tempat ikanemj{~J·her?¢ngKerarrIi;;·.··

Diantara lumutmenggeffaV BMnirlg;

Seperti taman zamr:ud'da.lf1uf'ttfipian.

Aku rindu padahat\:1~atu; besardarndiit~m,
Muntahan lahar dari perut bumi,
Pada pemandangan tua ribuan tahun,
Si gembala domba, termenung

di atas batu.

A;:IOT

panen,
Gela~~tani purba membakar jerami;

~indu pada si nelayaltP~lang dari
,cIa:nau;;L, ',:1 ..' .,

Meuyandang pukat;~.Bikan'tdifS:0pe;~.'i!.li,~",i) ~;!,

\'''L'- ""':"-.1t"( , ti l."; , !

~ -~ > •

. :i,j

seribu gtmung
seperti kawanan gajah
menyerbuair danau
lalubeku ~
kejadian lapisan bumi
30.0001alu
- katailmu
ketika perut bumi
memul1tahkan'ke langit
baHt bel'api lahar mefi"dldih
jadi gunung-gunung gunthd)

ribuan tahun lewat ;"',
- rumputtumbuh
air menggenang
jadilah danau
di kawasan raksasa -
sebelum hutan tumbuh
sebelum puak pengembara
tiba dari benua utara
membuka ladang
kemudian sawah pertama
di lembah-Iembah subur
menghadap danau
warna hijau biru
seperti pohon hutan
kini kelabu batu
di tengah kuning padang
hutan sisa
terancam punah

\ ,-'. ,.~;..:;) -JiE u:·i"B-.~~~/:arf1

Terbalut selimut pengantin ",; ~"- JJ ~ ·~>d :"J i ld

kita,' pi;luKa91 iCI1ilfi'hah, ,;.;,

bagian dari marga
sariggaln'a' dipangktiannya.

Dari Pdri-pori' tububku lrr:ud 'l;.rll)q n~tL;q~

menetas napas hayat f1 SJidH tnlJ m"if!
fd !q~_:~;9d .IJ,i).~d
berdiang di liang pusarmu
(di IM+,iuigin kettiarau), ,~

(dengarkan ia mengelucak diilltAU:A ~m.J ,_'-;;;"':';l(jJn;!~:;

m~ngguncang-gunCang tutlip sarl'opak
, h~I!; : , \' !":l ,;f: :Li
dipusatleriibah)

Fajar tiba
menyinari tubuhmu
hangat'rnenyusukatftubuhku
di pelaminan,

angin redS., -gnsbi.:d [!PJ!n
jagad terpeiuk'
~I:\llam rahimmu ';""";g rl8wn~ nH,bL;. ,,)j

hingga danau mandi di pagi .

lembah
berkema$ .
menyambut p~ngantin 'bai'unya "

di pusat rutrulh adat'
tempatku subur kembali
di rahim marga

81

.' ~

'1'asa:tak'acJa yang:ber.ubahAG7.f::f!irHhi8 nods2i Jjoloq to
dL.kota;~cilini
Oi1m.srlT 9;;1

wa'hu.t*tengah abad ·S~!Hr;'(;'·; 1J1Iijf1sbn.sq

pertama rkalLdi sini . noeft 2I!'lSVI .at: r.:q

aku masuk sekolah £~nI1q ib GiI:Yf'3-g0Qrn

. ~" n [;.~J

'r&satak' ada yaftg'berubah

:namilii'tmtah'u banyalt tet:YadiJ

s~rtli juga di'pedfda_:fI;!

J:1atiku;yan~ ben!alift-dfllih ,

kenibali :pulang, " .1'.,:.

na-niuq ,tlittfaketrlbati "
di ne'geri" seka'li ditinggal

dulu., ... ,~~l J£~~' j,l.J-::r~H

di sQatp .pagi 'cerah u,tHd··.·. i~;
.,' J" ."

" t.

.,

-dicpnjek Keb6n Sirih'~0ildtn9d '8£1>..1'( sbr,: 1ff,) BaSl ~
rni ji~l~ll sioA ib
"k:e Thamtin ,; t, ' '1

'sekila~ pandangku terhamHltblJ~ b:',~Jf: ri:'~3n9jge IJ nw

pada"w&"l"Ml J\le6ft' " " d r;.mS;1:sq

mengeJ;'dip di puncak-puncak ;!,'u."n ujls

; met*'fJ<)litari ; .? '

i""i',', rtBOU't'H:i

tettegith'di depan"lampuibSCJ':'It ~J]'{n£d u;:
~an raffihu laluli~dsb::Hl ~lJ!. !hfH:j'J?
": ," rfihb-d:; gr!;'~! :iid

'ku sadar aku ada

dan 'oi, Jakarta .. ' I" r;iuq d);dmf):ti
'bukall di Hong Kong ,. fl;.;dm,l.t!cbhiJ HmHG!1
,bumil 'puladi Danau Toba

asalkti', datang

.berangkat'di .suatu pagi cerah

•~ j

bahwa kini
hariku larut
da:nsudan malam.

SI ANAKBILANG ," .
(Membaca ,I.qildalam Kenangan);'

Seorang. kaya mempunyai dua putm, . , _""- I :
Dua remaja berlainan'perangai,
Si Bapa:k sarna-sarna sayang,
Bagaimana akan m~m'isah darab?

Putra sulung rajin lagi tekun,

Ber:taJl.it~ertuk~ng, merawatn~a~ ;.
Sep~tU~ng, hari\lekerja d'ikeblfh,' : h .BV f.

m~melil1*r~:war~IiaP nene:t: J:rihyimgf; (. ;. , ;q,
temf~p~ ~~:.tg "",J J..;*<,.~' i3"1~~;
Put~ibu~gsu t J:
pes ta,
..Pesiar di mana orang tnutl1i 'B~rU:rlhlpJ,l, 'H.'l~,i<) ..; " ,
suka ke ',., .~

Padi di ladang, hewanherhiak ttf ~~~.rtt!r '.
Menjadi haknya,tanpa ke'ijii.'· .., ",$.".

".'~f~~·~·'~ '. . '.;,- ,,~.'..~

Malam pergi, pulang di pagi buta,

KeIja si Bungsu sepimjang taliun, ' ..j

Tinggalkan si Sulungmembanthlgtulang"
Kembali malam n;t~!lutl}P ka~d~n.~'d ' L .,'

Akhirnya desa terlalu sepi, ..

Bagi si perlente, jagQ~n pasa;r; .

Putus kata - Ia ",IKAn'lie kota; perii,' .

Berbekal warisari.'pemberian Aia4. ,;,

Kota jaya penuh :warna dunia, . "
Membuat si Bungsu' m~bu~Qa.lmgilih.. . {
Makan, minum, b~n;e~da' gumi.J.~ .. ,': ,";, ' "
:J j'.) '".>,'~,t < ;: ) \. l: ". ~ _ • -l "1
-. " '. •
Dengan sahabat paridai berl~. ;{;~ '] ,}'erg;; I;

Pll~\lk hid~pp~J:;;~u~u ambil kei3I1 A,.HH XAVfA 18
Pelayan di run(m~agl,tihgbldclr4it)illl,,,~;.).i,~(1 m ~l'lI)

Kandang hewan jadi penginapan,

Untuk makan, diberi sisa makanan.

Si BungSu lalu sad~~, iit hal;;;J>W~~;::;,.~1 ",:;;:mn iW(1 ,
(melambai kampung haI~n~~n}.' ,'. ;1"
"

pekatAyahdi antara~\ldl:i;k ~~13,tf' _L
jiidi peiI)DanthS'i Aba~g:
., .," " , ' , ;:. ~; , "{ \ ! ~i-' i\,' .:q

Suiill'soreia dari ~,);l.c}~aj;Jmg'18~n

Tampak pada Ayah di~~tfw!~r,sd i'l£r! "2 n r::lCH;:r<.)C

Tempiitnya tertunVQO1P1..;.jfTi.AtSP\T,\,S.. J£W~r~A.FH_~: fl P"'i" ~ ti W ')IT!
:;)v

Doakan si anak teringat pulang.

j., ~~ri"'#~';~''~:'R'-C~'ll--t;"#'18,r"4k'fr' 9~'~".,Jn';·'llJr,?".ol;r~:;:1f-1iCbJd s"1Ju~l
,

"Si
Ayah berlari
Dipeluknya s~niPWr~e"'te~p.;-:f?~,~';:; \' ,.-'<"
ib lh. q

Si Bungsu tei'naru, falu sqi.p.<l.::, :,} ..f;U'): '!-.,;c:(,i'M

"Ayah, aku berdosa. Aku pantas budakm'u."

SMiiAntyaashaspeig-deora~~m~e,mqa'i~~~iW~Ip;k:~l~t~e;~}{'~~rbr~~i~j~:,l/!. :>: !
AM~earaJuakhainlahnag,rikbemiiihiatS"Wa'duY~rn~r' i~g'k~'~~~j,{wf'L :n
'

Dari ladang, kembali si S~~!;1,fij';, , ,. ',". :

Mendengar orang r~~ai ber~~~~a~f~ r: ':~~

Ayahku pesta, apa gerangun-haf. baru, .
Alasan berria', di lua~ p~mgeta.h\ll'ahKb.?';:;i','·Tl;'J.

Tetangga berkata: Belumk~H'ka:dtRBu1u::'l('1 H<Hf.
Adikmu pulang, daH1>eknt~uiih',{ "'--1,ri'JH
, '1\'

Karena nya kita speepsutaa,sinhe'an'tut:a';n·)g" Yl1~fflltifW'11, ,f"J",~m rts~f1~)',11f;)lj.,:-,
Minum ang gur ; ·'0 £,i[;0 [

Si Sulung bIaedrpa(nigl'ste\a\i~lpi'~bretgd{w.~l~;nff~'w);ali~r·}.Uel'frlfd-;h;gdr , Luq f f><H1,H
Di tengah
rjfTI r .cC!f\ Ii

Pikirkan nasib b~tJJ!.il~~ia'isi~l· ,u-:-;';fHJR !<!: i'~';
Habiskan umu,r kt:,;luj'kp' d,.~,rigan "siti.a~' ;1 H\.J
".f ;L~I,'),.,

Q PO.'

88

SiAyah merasa, SiAyah melihat,
Anak setia bermuram durja,
Ia.da~ngi~. membujuk penuh kasih:
Tack lkati'baha~anakku sayang?
Adikmu pulang, setelah lama:hiJang!

Kasihku padamu. Hartaku semua .
Adalah milikmu. Adikmu ini
lebih dari domba, pantas dikasihalli!

J- «

Si Sulung berpaling, lalu lari ,ke r~ma'h, ,

Menjumpai adiknya, berdirrai' amoang; .' . :
Mereka berhadapan, tan~Ilh~n~ak ~ern1>illlUh,
Lunglai - membelai uburif~aiklte\!s~y~n~r .

t;

HAMILKU .J

::Ii"inA

L fprlme'Hf1 ,rgnsJsb ,EI

sfgsrlBd U!3}i ;4HT

Hamilmu ini hamil}ru;jug.:n d ;i'); 36 ,~nR{Dq lJm:JiihA"'

sekiranya tak senjang

antara kebetinaanmu,i.'Cr,'·,~

dan kejantananku

r. .., '.' r' '.
L,
kusebar serbuk lendir'"

di rahim tak ny~n~'r1 " ,:' ~j;:d ;
tanpa pengakuan 'Cln,~~~a~u.
skeedt1~kang'a~k~urlaslef1n'dc~l~r~tl~.·"~>~Jt.;).~j~p·~~'~f',i'~..,al·;~r~~;"::J;[d!f£1J :f!EqfJb£rl~~Jd EJI~)'r:?M

~£:lAdm'Jm _, ; uJ

Hamilmu ini hamilku pertama

walau aku sudah beranak pinak

waktu aku masih tak punya rencana

hal kemungkinan wanita bunting,.

kini aku paham walau tak sudi "
makian berdarah: Male Chauvinist Pig!
membikin aku terlalu sadar
di atas semua feminis
karena aku tak punya identitas
di luar dan tanpa wanita sedang
kau hilang identitas yaog ak.u gtlpqrungi
tanpa padanan kelakianku
terbelenggu tali pusar androgini
betina-jantan jantan-betina

pada tatanan syahwat asali.

Aku butuh menulis ulang"
kisah Genesis tanpa Ular tanpa Appel
tanpa Adam tanpa Eva hanya
. sebuah pohon.. Pohon Hidup
s~nggallUl bual;t dadamu
berbatang pabaku
dalam pasungan uratmu -

90

am~.mt&lD.~iU;:WJlini di atas HTJIDJB ~

A;,.i!'4...Jij ..o!.."(L."~<'" .to

t-.,lQ.liUi\Io1t.R"SMLiIt> '.

pasangan mempelai
hampir binatang hampir dewa.

li~hilnJljsa
f;i~98

Ug:tf rlsI~Ilii.l.h.lh

t:r gl rfi';3fUs -gmJfLL~ negus

'f.Bul ib tl£F.sdedell rtn,,,im9m 'ai1B'{;
ib HJtlfiInesqs;l i'rsb

:'fi~d1i GUJi ,:dlp.
:·'f'.d);·L;; ;,H/,

JYZANtSUBUH ;c;f;JEl ib wd H.:il~.uBm$uJlBf1ijoo-.um-.u

.WIS;tU8 ralf{

isisqm9ffi n~nB

,.SVJSD 1f.Qfft

Datanglah k a u · t

se~la.' rindu ,.

marl kuhirup di angin pagi

bebas.·keluar..ma'Suk jeruji penjara

t~~~~>~{~'~.Jr(r~" ~~i:J"~:~~t\.q~.~:'t"-·.-':a.1~~g'Percaya
• , ". ~ I t , _ ':

ya~g memis~h k~bebas~m \ ell luar

dari kepasrahan di dalam'

Allahuakbar!
AUahuakbar!

~'_ J

:~


Click to View FlipBook Version