The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

210631100047_NURFITRIA NINGSIH_FLIPBOOK_LAPRAK

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nnurfitria31, 2022-12-13 21:54:48

210631100047_NURFITRIA NINGSIH_FLIPBOOK_LAPRAK

210631100047_NURFITRIA NINGSIH_FLIPBOOK_LAPRAK

15. atur network atau jaringan client menjadi jaringan internal seperti gambar
berikut

16. konfigurasi IP Client sesuai dengan IP Server seperti gambar berikut

147


17. Cek hasil konfigurasi WEB server pada web browser client ketik
fitria31.com
dan 192.168.47.2

1.5 Hasil dan Analisa
➢ Hasil :

148


➢ Analisa:
Pada praktikum diatas yaitu penginstalan web server diatas, yang

pertama install web server denga syntax apt-get install apache2 php5,
selanjutnya masuk ke direktori sites-available dengan syntax cd
/etc/apache2/sites-available, copy website default dengan nama fitria31
menggunakan syntax cp 000-default.conf fitria31, masuk kedalam website
yang telah di copy dengan syntax nano fitria31, dibagian server admin ubah
dengan nama [email protected] sebagai email admin, pada bagian
documentroot ubah dengan fitria31 sebagai folder website. Selanjutnya
disable website default dan enable website yang di copy dengan nama
fitria31. Kemudian masuk kedirektori /var/www dengan syntax cd
/var/www, buat folder dalam website yang telah di buat denga syntax mkdir
fitria31, masuk kedalam folder tersebut dengan syntax cd fitria31, buat file
html dengan perintah nano index.html, jika sudah selesai restart service
apache 2 dengan syntax /etc/init.d/apache2 restart. Lakukan langkah
selanjutnya sesuai dengan langkah-langkah praktikum diatas. Jika sudah
selesai buka browser ketikan alamat yang telah di buat atau ip yang telah di
konfigurasi, maka akan tampil seperti hasil diatas.

1.6 Tugas

1.6.1 Soal

1. Buatlah web server yang mengandung Nama dan 2 digit angka
terakhir NIM kalian!

2. Buatlah tampilan pada web browser semenarik mungkin!

149


1.6.2 Jawaban
1. konfigurasi DHCP Server
a. Install web server dengan syntax #apt-get install apache2 php5

b. masuk ke direktori sites-available dengan syntax #cd
/etc/apache2/sites-available/

c. copy website default dengan nama fitria31
d. edit file fitria31

e. disable website default
f. enable website fitria31
g. masuk ke direktori /var/www dengan syntax #cd /var/www/
h. buat folder dalam website yang telah di buat dengan syntax

#mkdir fitria31
150


i. masuk ke folder fitria31 dengan syntax #cd fitria31
j. Masuk ke file html dengan syntax #nano index.html, kemudian

buat file htmlnya

k. simpan konfigurasi dengan syntax = > ctrl+x => y = > enter
l. restart service apache2 dengan syntax # /etc/init.d/apache2

restart

151


m. atur network atau jaringan pada server menjadi jaringan internal
n. atur network atau jaringan client menjadi jaringan internal
o. konfigurasi IP Client sesuai dengan IP Server

152


2. tampilan web browser
153


1.7 Kesimpulan
Web server adalah penyedia web atau penyedia jaringan. Fungsi dari

sebuah web server adalah sebagai perangkat lunak yang memberikan layanan
web. Web server menggunakan protocol yang disebut dengan HTTP
(HyperText Transfer Protocol).

Web merupakan halaman atau dokumen yang ditulis dengan kode Bahasa
pemograman tertentu seperti HTML, PHP, ASP, JavaScript, dan lainnya.
Halaman – halaman tersebut dapat terdiri atas gabungan teks, gambar, dan
suara yang saling berkaitan satu sama lain berdasarkan standar tertentu
sebagaimana telah di tertapkan oleh W3C (World Web Consortium).

Halaman Web yang ditampilkan dalam alikasi web browser pada dasarnya
terbagi menjadi beberapa layer, antara lain sebagai berikut : Structural Layer,
Persentation layer, dan Behavioural layer

154


1.8 Lampiran
155


LAPORAN PRAKTIKUM
JARINGAN KOMPUTER

TGL PRAKTIKUM : 24 NOVEMBER 2022

NAMA : NURFITRIA NINGSIH

NIM : 210631100047

DOSEN PENGAMPU : MUHLIS TAHIR,S.Pd M.T.r.KOM

ASISTENSI : M ROSID

LABORATORIUM KOMPUTASI DAN JARINGAN
KOMPUTER

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

2022

156


MODUL VIII

SAMBA DAN FILE TRANSFER PROTOCOL

1.1 Tujuan
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu :
1. Mengetahui metode membangun Samba dan FTP pada system operasi
Linux
2. Mengetahui cara instalasi Samba dan FTP pada system operasi Linux
3. Mengelola FTP pada system Linux

1.2 Dasar Teori
A. Samba
Microsoft mengimplementasikan konsep jaringan client/server dengan
menggunakan SMB (Server Message Block). Ada 2 bentuk jaringan pada
windows.
1. Workgroup
Kumpulan computer SMB yang berhubungan dengan peer to peer,
artinya setiap computer pada peer to peer dapat memberikan ijin akses
kepada computer lain untuk memakai resource yang ada pada computer
tersebut. Missal, disk, printer.
2. Domain
Kumpulan computer SMB yang berhubungan secara client/server. Satu
server dari domain berperan sebagai controlling(disebut sebagai domain
controller), yang mengatur pengelolaaan resource dan proses
autentifikasi (memberikan atau menolak ijin akses terhadap resource
disk, printer dll).
Domain controller menggunakan SAM(Security Account Manager)
untuk menyimpan username dan password, ini dilakukan secara
terpusat. Samba merupakan aplikasi UNIX yang memanfaatkan
protocol SMB. Karena menggunakan protocol yang sama yaitu SMB,
maka dengan samba memungkinkan mesin linux dapat berkomunikasi
dengan mesin windows.

157


Samba dapat digunakan untuk :
a. Menghubungkan setiap mesin unix (termasuk linux) dengan mesin

DOS.
b. Menempatkan mesin unix sebagai Primary Domain Controller

sebagaimana yang dilakukan Windows NT/2000 server.
c. Berbagi (share) file dan printer pada semua computer yang

terhubung ke jaringan.
d. Membantu pengguna browsing di network neighborhood
e. Memberikan otentifikasi pada tiap client yang login ke dalam suatu

domain pada suatu jaringan.

Aplikasi samba biasanya dijalankan daemon. Dua aplikasi utamanya
adalah :
• Smbd

Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer dalam
sebuah jaringan yang menggunakan protocol smb. Smbd uga
memberikan otentikasi dan otorisasi bagi clientnya.
• Nmbd
Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name
Space(WINS), dan membantu client unutk browsing di network
neighborhood.

Selain 2 daemon utama di atas, aplikasi samba juga mempunyai bebrapa
program pendukung yaitu :
• Smbclient

Client dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB resource
share (mengakses share files).
• Smbtar
Program yang membackup data yang dishare. Mirip tar di linux.

158


• Nmblookup
Program yang membantu mencari nama(names lookup) dengan
memanfaatkan NetBios over TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan
untuk meresolve dari nama computer ke nomor ip dan sebaliknya.

• Nmbpasswd
Program yang memungkinkan administrator mengatur password
yang terenkripsi yang dipergunakan oleh samba server.

• Smbstatus
Program yang memonitor status terakhir dari share resource yang
diberikan oleh server samba.

• Testparm
Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa
parameter) terhadap file konfigurasi samba(smb.conf).

• Swat
Samba Web Administration Tool, program bantu yang memberikan
interface model web untuk mengadministrasi samba. Swat
mempermudah mengedit smb.conf mengatur resource share,
melihat status samba terakhir, dengan dukungan file help yang
sangat bermanfaat.

B. File Transfer Protocol (FTP)
FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi yang

mengijinkan mesin lokal dan remote client dan mesin server melakukan
transfer file menggunakan TCP yang memiliki mekanisme transport yang
handal. FTP mengkopi file lengkap dari satu mesin ke mesin lainnya (server
ke client atau client ke server). FTP akan menggunakan account/password
untuk login ke server atau menggunakan anonymous FTP jika diijinkan oleh
server.

FTP juga dapat melakukan :

➢ Akses secara interaktif
➢ Tipe data yang khusus (ASCII, EBCIDIC, binary, dan logical byte size)
➢ Tipe file yang khusus (unstructured mode, record dan page)

159


➢ Mode transmisi (stream, block mode dan compressed mode)
➢ Kontrol format (nonprint, telnet format control dan Fortran carriage

control)

Tipe Operasi FTP :
• Connect ke sebuah remote host.
• Select sebuah directory.
• List file tersedia untuk transfer.
• Mendefinisikan Transfer Mode.
• Copy file ke / dari remote host.
• Disconnect dari remote host.

Protokol FTP :
• FTP menggunakan TCP dan IP sebagai mekasnisme transport.
• FTP tidak mempunyai format pesan (message).
• Berdasarkan client commands, server replies dan TCP untuk transport

data.
• Menggunakan two logical communication paths, satu untuk kontrol

(port 21) dan yang lain untuk pass data (port 20).
• Data/file yang akan ditransfer harus dispesifikasikan kedalam istilah

dari representation, structure, format control dan transmission mode.
Model FTP

160


1) Control Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal diasign
port pada FTP client.
• Koneksi terbentuk ketika client menetapkan suatu koneksi ke
server.
• Koneksi ini digunakan untuk FTP command dan mereplay untuk
mengontrol transfer data

2) Data Transfer Connection
• Menggunakan port 21 pada FTP Server dan secara lokal di asign
port pada FTP client.
• Koneksi terbentuk jika ada permintaan dari masing-masing file
transfer dan berakhir saat masing-masing file telah ditransfer

Management Connection
Ada 3 jenis pemakain data connection yaitu :
1. Mengirim sebuah file dari client ke server.
2. Mengirim sebuah file dari server ke client.
3. Mengirim daftar file atau direktori dari server ke client

Control connection akan tetap sepanjang durasi client dan server
terkoneksi. Sedangkan data connection akan dibentuk dan
dibebaskan jika jika diperlukan. Prosedur normal adalah sebagai
berikut :
1. Pembentukan data connection adalah dibawah kendali client

karena client yang mengirimkan peintah yang memerlukan data
connection seperti mengambil file (get file), menaruh file (put
file) atau melihat daftar direktori (list a directory).
2. Client memilih sebuah nomor port di host client sebagai ujung
dari data connection pada sisi client. Client secara pasif
membuka port ini.
3. Client mengirim nomor port ini ke server melalui control
connection menggunakan perintah PORT.

161


4. Server menerima nomor port pada control connection dan
meminta active open pada port ini di host client. Dan server
selalu menggunakan port 20 sebagai ujung dari data connection
di sisi server.

1. FTP Aktif
Pada FTP mode aktif, client membangun koneksi dari port random

N dimana N lebih besar dari 1024 dengan FTP server pada port 21.
Selanjutnya, client membuka port N+1 (listen) dan mengirim FTP
command PORT N+1 ke server FTP. FTP server akan membangun
koneksi ke client melalui port yang telah ditentukan oleh client untuk
data dan pada sisi server menggunakan port 20. Untuk server yang
berada dibelakang firewall, agar server dapat mensuport mode aktif port
berikut harus dibuka :
a. Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai koneksi).
b. Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon ke port control

pada sisi client).
c. Port server FTP 20 ke ports > 1024 (Server memulai koneksi data

ke data port pada sisi client).
d. Port server FTP 20 dari ports > 1024 (Client mengirimkan ACK ke

port data server).

Model FTP Aktif ini dapat digambarkan sebagai berikut :

162


1. Pada langkah 1, Client mengirimkan perintah PORT 1027 melalui
port command pada sisi client (port 1026).

2. Server kemudian mengirimkan ACK melalui port 21 pada sisi
server ke client pada langkah ke 2.

3. Pada langkah ke 3, server mengajukan koneksi pada data port (port
20) pada sisi server dengan data port pada sisi client yang telah
ditentukan sebelumnya.

4. Akhirnya client mengirimkan kembali ACK ke server seperti yang
diperlihatkan pada langkah ke 4.
Masalah utama dengan mode aktif ini terletak pada sisi client.
Karena client tidak pernah secara actual membuat koneksi ke port
data pada server, client hanya memberitahukan ke server port mana
yang sedang listen dan server akan membuat koneksi ke port yang
sudah ditentukan pada sisi client. Pada client yang berada di
belakang firewall ini terlihat bahwa sistem yang ada di luar yang
akan menginisialisasikan koneksi dengan client di dalam dan
umumnya hal seperti ini akan diblok oleh firewall.

2. FTP Pasif
Perbedaan dalam memulai koneksi antara server dengan client

menghasilkan metode koneksi FTP pula. Metode berikutnya dikenal
sebagai mode pasif atau PASV, setelah client menggunakan perintah ini
untuk memberitahukan ke server bahwa koneksi yang akan dibuat
adalah mode pasif.

Pada mode FTP pasif kedua koneksi ke server diawali oleh client,
ini untuk mengatasi masalah pemblokiran yang dilakukan oleh firewall
pada incoming data port ke client dari server.Disaat dibuka koneksi
FTP, client membuka dua port lokal yang acak yaitu N > 1024 dan N+1.
Port pertama digunakan untuk menghubungi server pada port 21 (untuk
control connection) dan kemudian memberitahukan dengan perintah
PASV untuk memberitahukan bahwa client menggunakan mode pasif.
Hasilnya adalah server membukan port acak P > 1024 dan mengirim

163


perintah PORT P ke client. Client kemudian membangun koneksi dari
port N+1 ke port P pada sisi server untuk mentransfer data.
Dari sisi server yang berada dibelakang firewall, agar dapat mensupport
mode FTP pasif ini maka perlu membuka port sebagai berikut :
2. Port server FTP 21 dari port mana saja (Client memulai koneksi).
3. Port server FTP 21 ke ports > 1024 (Server merespon untuk port

control pada sisi client).
4. Port server FTP > 1024 dari mana saja (Client memulai koneksi data

ke port random yang ditentukan oleh server).
5. Port server FTP > 1024 ke remote port > 1024 (Server mengirimkan

ACK (dan data) ke port data pada sisi client).

Apabila digambarkan, koneksi mode FTP pasif akan terlihat seperti
gambar dibawah ini.

1. Pada langkah pertama, client menghubungi server pada port

command dan mengirimkan perintah PASV.

2. Kemudian server membalas pada langkah ke 2 dengan perintah

PORT 2024, untuk memberitahukan ke client port mana yang
dibuka untuk koneksi data.

3. Langkah ke 3, client membuat data koneksi ke port yang telah

ditentukan server.

4. Akhirnya server kembali mengirimkan ACK ke port data pada sisi

client pada langkah ke 4.

164


Dengan menggunakan mode FTP pasif banyak masalah yang dapat
diselesaikan dari sisi client, tetapi akan menimbulkan masalah pada sisi
server. Jadi diperlukan untuk membuka port besar diatas 1024 pada sisi
server. Beberapa aplikasi FTP server seperti WU-FTP dapat ditentukan
rentang port yang dapat digunakan.

Masalah ke dua yang timbul adalah ada aplikasi client yang tidak
mensuport mode pasif. Sebagai contoh aplikasi FTP command line yang
disediakan oleh Solaris tidak mensuport mode pasif, dan juga ncftp
aplikasi yang disediakan oleh pihak ketiga.

Dengan semakin populernya pengggunaa WWW, banyak orang
lebih cenderung menggunakan web browser sebagai FTP client.
Kebanyakan browser hanya mensuport mode pasif ketika mengakses
URL ftp://. Ini tentunya dapat berdampak positif atau negatif tergantung
konfigurasi server dan firewall.
Proses FTP

✓ Server menetapkan passive open ke port 21 dan menunggu koneksi
dari client.

✓ Client melakukan active open pada server port 21 untuk
menetapkan control connection.

✓ Client mem-pass port data connection-nya ke server selama client
ktif membuka server.

✓ Client mem-pass account name dan password dari user ke server.

165


✓ Client mengirim perintah untuk mengindikasikan, Nama file name
, Tipe data, Tipe file/format control, Mode transmisi , Arah dari
transmisi ( ke/dari client).

✓ Setelah client/server mengubah server issues sebuah active open ke
client port data connection pada client. Server berkhir dengan selalu
menggunakan port 20 untuk data connection.

1.3 Alat dan Bahan
A. Alat
Dalam pelaksanaan praktikum alat yang digunakan sebagai media
penunjang kegiatan, yaitu :
• Laptop / PC
B. Bahan
Adapun bahan yang digunakan yaitu :
• Oracle VM VirtualBox
• Microsoft Word
• chrome

1.4 Langkah-langkah Percobaan
Konfigurasi FTP di debian
Sebelum menginstall ftp di debian server harus terhubung ke internet atau sudah
memiliki cd/dvd debian agar saat instalasi proFTPd berhasil. Disini sebagai
contoh konfigurasi kali ini menggunakan virtualbox.

a. Buka debian anda dan login, ketik perintah su agar menjadi user root.
b. Setelah itu konfigurasi IP address pada interfaces, ketik perintah dibawah

ini dan IP address sesuaikan dengan keinginan contoh gambar dibawah :
nano /etc/network/interfaces

166


c. Simpan dan restart dengan menjalankan perintah:
/etc/init.d/networking restart

d. Selanjutnya install proFTPd, jika muncul proFTPd configuration pilih

standalone, berikut perintahnya:
apt-get install proftpd

167


e. Setelah instalasi berhasil, selanjutnya buka direktori proftpd untuk
melakukan konfigurasi, jalankan perintah dibawah ini:
nano /etc/proftpd/proftpd.conf

f. Setelah itu tambahkan beberapa script di bagian paling bawah, scriptnya
ada dibawah ini :
<Anonymous /home/debian>
User debian
</Anonymous>

Penjelasan script diatas :
b. <Anonymous /home/debian> = Adalah direktori penyimanan data

yang nanti akan diakses pada ftp.
c. User debian = adalah nama user yang akan mengakses ftp tersebut.
d. </Anonymous> penutupan dari script
g. Simpan konfigurasi diatas lalu restart proFTPd:
/etc/init.d/proftpd restart
h. Buat folder dalam /home/debian, debian adalah nama username dari debian
saya jika anda menggunakan username nama anda sendiri ubahlah script
diatas dan sesuaikan. Berikut cara buat folder di direktori:
cd /home/debian
mkdir DATA MANGLADATECH
Contoh diatas adalah perintah membuat folder dengan nama "DATA
MANGLDATECH" anda bebas mengubah, contoh mkdir dataanda, lalu cd
/home/usernamedebiananda

168


i. Buat user yang sudah didaftarkan tadi, ketik perintah:
adduser Debian

j. Restart proFTPd:
/etc/init.d/proftpd restart

k. Akses FTP di Client

Langkah terakhir adalah setting client dengan jaringan yang sama seperti
di interfaces, lalu buka browser lalu jalankan pada tab url
ftp://192.168.100.2 ini adalah contoh ip saya, ganti ip sesuai ip address
yang anda konfigurasi. Jika ftp sudah terbuka, ftp akan meminta username
dan password masukan user yang sudah didaftarkan pada form tersebut.

Konfigurasi SAMBA di debian
Step 1

Install samba dengan perintah apt-get install samba
STEP 2

Kemudian buat folder untuk di share dengan perintah mkdir /home/folder
STEP 3

Setelah membuat folder yang tadi di buat kalian berikan hak akses dengan
perintah chmod 755 /home/folder
STEP 4

Kemudian edit file smb.conf dengan mengunakan perintah
nano /etc/samba/smb.conf

169


STEP 5

Pada baris ke 25 tambahkan kalimat unix charset = UTF-8 dan baris 30
tambahkan kata kalimat workgroup = WORKGROUP
STEP 6

Pada baris ke 48 interfaces = 127.0.0.0/8 192.168.10.1 eth0
STEP 7

Langkah selanjutnya edit di baris 55 bind interfaces only = yes
STEP 8
Kemudian tambahkan pada baris line ke 60 map to guest = bad user
STEP 9

Pada line terakir tambahkan seperti gambar yang saya screenshoot di atas ini
karena panjang saya males nulisnya.
STEP 10

Setelah itu restart samba dengan perintah service smbd restart

170


STEP 11

Kemudian kamu cek pada client dengan memasukan alamat ip yang kita setting
tadi yaitu 192.168.10.1 dengan cara menekan ctrl+r di keyboard

1.5 Hasil dan Analisa
➢ Hasil inatallasi FTP :

➢ Analisa:
Pada praktikum diatas yaitu penginstalan FTP di debian , yang pertama

sebelum melakukan installasi FTP, terlebih dahulu login menggunakan
super user. Yang kedua, lakukan konfigurasi network dengan syntax nano
/etc/network/interfaces kemudian simpan dan restart konfigurasi network
tersebut dengan syntax /etc/init.d/networking restart. Yang ketiga, lakukan
installasi FTP dengan syntax apt-get install proftpd. Yang keempat, jika
installasi sudah berhasil buka direktori proftpd untuk melakukan
konfigurasi dengan syntax nano /etc/proftpd/proftpd.conf. yang kelima,
tambahkan beberapa script seperti pada langkah praktikum diatas. Yang
keenam, simpan konfigurasi dengan syntax /etc/init.d/proftpd restart. Yang
ketujuh, buat folder didalam /home/debian seperti pada praktikum diatas,
kemudian buat user yang sudah didaftarkan dengan syntax adduser debian.
Langkah terakhir restart proftpd, kemudian setting pada client dengan

171


jaringan yang sama seperti interface. Jika sudah selesai buka browser, lalu
jalankan pada tab url ftp://192.168.100.2, jika mucul seperti pada tampilan
hasil diatas maka berhasil.
▪ Hasil inatallasi SAMBA :

▪ Analisa :
Pada Install samba diatas dengan perintah apt-get install samba,

Kemudian buat folder untuk di share dengan perintah mkdir /home/folder.
Setelah membuat folder, berikan hak akses dengan perintah chmod 755
/home/folder, Kemudian edit file smb.conf dengan mengunakan perintah
nano /etc/samba/smb.conf . Pada baris ke 25 tambahkan kalimat unix
charset = UTF-8 dan baris 30 tambahkan kata kalimat workgroup =
WORKGROUP Pada baris ke 48 interfaces = 127.0.0.0/8 192.168.10.1 eth0.
selanjutnya edit di baris 55 bind interfaces only = yes, Kemudian tambahkan
pada baris line ke 60 map to guest = bad user. Pada line terakir tambahkan
seperti gambar di atas. Setelah itu restart samba dengan perintah service
smbd restart, Kemudian kamu cek pada client dengan memasukan alamat
ip yang kita setting tadi yaitu 192.168.10.1 dengan cara menekan ctrl+r di
keyboard

1.6 Tugas

1.6.1 Soal

1. Lakukan installasi samba dan FTP!
2. Buatlah konfigurasi samba dan FTP dengan nama dan nim!

172


1.6.2 Jawaban
1. Inastallasi FTP
a. Sebelum melakukan inastallasi FTP login terlebih dahulu
sebagai super user, kemudian lakukan konfigurasi network
dengan syntax nano /etc/network/interfaces

b. Simpan konfigurasi dengan syntax /etc/init.d/networking
restart

c. Install FTP dengan syntax apt-get install proftpd

173


pada tampilan diatas pilih standalone. Tunggu hingga proses
installasi selesai.
d. Jika installasi sudah berhasil, buka direktori proftpd dengan
syntax nano /etc/proftpd/proftpd.conf

tambahkan beberapa script dibawah ini pada bagian paling
bawah
<Anonymous /fileftp>
User Fitria
</Anonymous>
Jika sudah selesai, tekan ctrl x kemudian enter untuk keluar.

174


e. Simpan konfigurasi dengan syntax /etc/init.d/proftpd restart
f. Buat folder untuk di share dengan syntax mkdir/fileftp

g. Setelah folder berhasil dibuat, berikan hak akses dengan
perintah chmod -R 777 /fileftp/

h. Masuk pada fileftp dengan syntax cd /fileftp/, kemudian buat
folder dalam /fileftp/

Kemudian lihat apakah folder tersebut berhasil dibuat atau
tidak dengan syntax ls

i. Buat user dan yang sudah didaftarkan tadi dengan syntax
useradd -d /fileftp/Fitria dan passwd Fitria

j. Langkah terakhir lakukan setting pada client dengan jaringan
yang sama seperti di interfaces, lalu buka browser lalu jalankan
pada tab url ftp://192.168.47.7

2. installasi SAMBA
a) install samba dengan syntax apt-get install samba

tunggu hingga proses install selesai.
b) Buat folder untuk di share dengan syntax mkdir /home/Fitria

175


c) Setelah membuat folder, berikan hak akses dengan syntax
chmod 755 /home/Fitria

d) Edit file smb.conf dengan syntax nano /etc/samba/smb.conf
e) Pada baris ke 25 tambahkan kalimat unix charset = UTF-8 dan

baris 30 tambahkan kalimat workgroup=WORKGROUP

f) Pada baris ke 48 interfaces = 127.0.0.0/8 192 168.47.1 eth0

g) Pada baris 55 bind interfaces only = yes
176


h) pada baris line ke 60 map to guest = bad user
i) Pada line terakir tambahkan seperti gambar dibawah ini

177


j) restart samba dengan syntax service smbd restart
k) Kemudian cek pada client dengan memasukan alamat ip yang

kita setting tadi yaitu 192.168.47.1 dengan cara menekan
ctrl+r di keyboard

178


1.7 Kesimpulan
Samba Server merupakan sebuah protokol yang menggunakan SMB

(Server Message Block). dikembangkan di Sistem Operasi Linux untuk
melayani permintaan pertukaran data antara mesin Microsoft Windows dan
Linux. Disamping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux,
Samba juga merupakan salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi
Linux untuk melayani penggunaan data secara bersama-sama.

Dasar dari pengembangan Samba adalah protokol SMB yang merupakan
singkatan dari Server Message Block yang merupakan protokol standar yang
dikeluarkan oleh Microsoft yang digunakan oleh Windows. Fungsi SMB
dalam Windows adalah sebagai protokol yang digunakan untuk membagi data,
baik dari perangkat CD-ROM, hard disk, maupun perangkat keluaran seperti
printer dan plotter untuk dapat digunakan bersama-sama.

FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol aplikasi yang
mengijinkan mesin lokal dan remote client dan mesin server melakukan
transfer file menggunakan TCP yang memiliki mekanisme transport yang
handal. FTP mengkopi file lengkap dari satu mesin ke mesin lainnya (server
ke client atau client ke server). FTP akan menggunakan account/password
untuk login ke server atau menggunakan anonymous FTP jika diijinkan oleh
server.

179


1.8 Lampiran
180


SARAN
Pada saat praktikum terdapat beberapa kendala, sehingga dapat mempengaruhi

hasil praktikum. Pada praktikum jaringan komputer ini memerlukan langkah-
langkah step by step agar dapat memahami dan mengikuti langkah-langkah
praktikum. Berdasarkan laporan akhir yang saya buat, di harapkan agar kedepannya
dapat membuat suatu project yang dapat menerapkan hasil dari fungsi yang telah di
pelajari dan mempelajari kembali mengenai fungsi yang masih kurang di pahami.

181


DAFTAR PUSTAKA
MODUL I “IP Subnetting & TCP/IP”
MODUL II “Crimping Kabel”
MODUL III “Routing”
MODUL IV ‘Software Simulasi Jaringan, DHCP Dan DNS SERVER”
MODUL V “Perintah Dasar Linux Dan System Backup”
MODUL VI “DHCP Dan DNS SERVER Di Linux”
MODUL VII “WEB SERVER”
MODUL VIII “SAMBA Dan File Transfer Protocol”

182


BIODATA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

Nama : Nurfitria Ningsih

Tempat Tanggal Lahir : Bangkalan, 20 November 2003
Alamat
: Kmp. Bere’ Lorong, Ds. Sukolilo Barat, Kec.
Labang, Kab. Bangkalan

E-mail : [email protected]

Riwayat Pendidikan

TK Al-khodijah 2007-
2009

Tambak Agung, Ds. Ba’engas, Kec. Labang, Kab. Bangkalan

SDN Ba’engas 2 2009-
2015

Tambak Agung, Ds. Ba’engas, Kec. Labang, Kab. Bangkalan

SMP Negeri 1 Labang 2015-
2018

Jl.Samudera 5, Labang, Bangkalan

SMA Negeri 1 Kamal 2018-
2021

Jl. Raya Telang No.2, Kec. Kamal, Kab. Bangkalan

Universitas Trunojoyo Madura 2021-
Sekarang

Kec. Kamal, Kab. Bangkalan, Jawa Timur

183


Click to View FlipBook Version