LAPORAN EVALUASI DIRI
AKREDITASI PROGRAM STUDI
SARJANA TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS BILLFATH
LAMONGAN
2020
IDENTITAS PENGUSUL
Perguruan Tinggi : Universitas Billfath Unit
Pengelola Program Studi : Fakultas Teknik
Jenis Program : Sarjana
Nama Program Studi : Teknik Informatika
Alamat : Komplek PP. Al Fattah Siman Sekaran Lamongan
Nomor Telepon :-
E-Mail dan Website : [email protected] dan
www.billfath.ac.id
Nomor SK Pendirian PT 1) : 426/KPT/1/2016
Tanggal SK Pendirian PT : 23 September 2016
Pejabat Penandatangan SK
Pendirian PT : MENRISTEKDIKTI
Nomor SK Pembukaan PS 2) : 426/KPT/2016
Tanggal SK Pembukaan PS : 23 September 2016
Pejabat Penandatangan
SK Pembukaan PS : MENRISTEKDIKTI Tahun Pertama Kali
Menerima Mahasiswa : 2017
Peringkat Terbaru
Akreditasi PS :-
Nomor SK BAN-PT :-
Daftar Program Studi di Unit Pengelola Program Studi (UPPS)
Akreditasi Program Studi Jumlah
Mahasiswa
No Jenis Nama Status/ No.tgl Tgl
saat TS
Program Program Studi Peringkat SK kedaluwarsa 7
114
12 3 45 6
43
1 Sarjana Teknik -- - 43
200
Informatika
2 Sarjana Teknik Mesin - - -
3 Sarjana Teknik Elektro - - -
Jumlah
Keterangan:
1) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pendirian Perguruan Tinggi.
2) Lampirkan salinan Surat Keputusan Pembukaan Program Studi.
3) Lampirkan salinan Surat Keputusan Akreditasi Program Studi terbaru.
4) Diisi dengan jumlah mahasiswa aktif di masing-masing PS saat TS
IDENTITAS TIM PENYUSUN LAPORAN EVALUASI DIRI
Nama : Ir. Syamsul Arifin.,M.T. NIDN
: : 0722026601
Jabatan
Tanggal Pengisian : Dekan Fakultas Teknik
Tanda Tangan : 01-07-2020
:
Nama : Avin Kusuma Putra, M.Kom.
NIDN : 0724029001
Jabatan : Ketua Program Studi Teknik Informatika
Tanggal Pengisian : 02-07-2020
Tanda Tangan :
Nama : Nikmatin Sholichah.,M.Si.
NIDN : 0723049202
Jabatan : Dosen
Tanggal Pengisian : 13-07-2020
Tanda Tangan :
Nama : Ahmad Isroil, M.Pd.
NIDN : 0703068904
Jabatan : Dosen
Tanggal Pengisian : 13-07-2020
Tanda Tangan :
KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmanirrohiim, Puji syukur semoga selalu tercurahkan
kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya, sehingga
penyusunan laporan evaluasi diri ini dapat diselesaikan sesuai jadwal yang
direncanakan. Laporan Evaluasi Diri ini disusun sebagai dokumen pendukung
dari rangkaian program Akreditasi Program Sarjana Teknik Informatika (TI)
Fakultas Teknik.
Program studi Teknik Informatika (S1) berdiri pada tahun 2016 sesuai
dengan SK KEMENRITEKDIKTI NO: 426 Tahun 2016. Program Studi TI
mulai beroperasi sejak tahun2017.
Dengan terus melakukan perbaikan-perbaikan, baik dalam peningkatan
SDM, sarana prasarana dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Data
yang digunakan untuk menyusun Laporan Evaluasi Diri ini merupakan data
yang dikumpulkan selama 2 tahun sejak Program Studi ini berdiri. Acuan
yang digunakan adalah Lampiran I Peraturan BAN-PT Nomor 2 tahun 2019
tentang Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri dalam Instrumen Akreditasi
Program Studi.
Tim penyusun menyadari masih banyaknya kekurangan dalam
penyusunan laporan Evaluasi Diri ini. Kepada tim yang membantu menyusun
Laporan Evaluasi Diri Program Studi Teknik Informatika kami ucapkan terima
kasih.
Lamongan, Juli 2020
Tim Penyusun
RINGKASAN EKSEKUTIF
Universitas Billfath merupakan Perguruan tinggi yang
diselenggarakan di bawah Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Republik Indonesia, berkedudukan di Kecamatan Sekaran, Kabupaten
Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Universitas Billfath Berdiri sejak
diterbitkannya SK MENRITEKDIKTI No. 426 Tahun 2016, tepatnya tanggal 23
September 2016. Hingga saat ini, Universitas Billfath Memiliki 4 (empat) Fakultas
dengan 10 (Sepuluh) Program Studi.
Program studi Teknik Informatika (TI) yang Berada di bawah naungan
Fakultas Teknik (FT) merupakan salah satu Program studi yang berdiri
berbarengan dengan pengajuan awal Universitas Billfath. Ijin operasional
Program Studi ini terbit sejak 2016 dengan nomor No. 426
Tahun 2016 . Sedangkan program studi ini mulai beroperasi sejak tahun
2017. Saat ini, FT menaungi tiga Program Studi yaitu, Teknik Informatika, Teknik
Mesin dan Teknik Elektro. Sistem kepemimpinan FT dipimpin oleh Dekan yang
dibantu oleh Wakil Dekan, tiga ketua program studi dan tiga kepala laboratorium.
Visi, Misi dan Tujuan Universitas Billfath menjadi induk landasan
dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengembangan Program Studi. Sistem
pendidikan merupakan hal utama dikembangkan dan ditingkatkan mutunya,
sebagai upaya meningkatkan kepercayaan dan melindungi masyarakat. Oleh
karena itu, Progam Studi harus meningkatkan prestasi dan mutu serta
melakukan audit eksternal melalui pengajuan Akreditasi Program Studi ke Badan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Sejak beroperasi (2 tahun), jumlah mahasiswa yang tercatat saat ini
adalah sebanyak 114 mahasiswa. Mahasiswa-mahasiwa Prodi Teknik
Informatika berasal dari Kabupaten Lamongan serta kabupaten-kabupaten
disekitarnya. Program Studi Informatika terus mengupayahkan peningkatan
mutu baik dalam hal, sistem pembelajaran, SDM, Sarana dan prasarana
serta pelayanan.
Sampai tahun ajaran 2018/2019 jumlah dosen pada prodi Teknik
Informatika yaitu sebanyak 5 orang. Semua dosen TI sudah memiliki kualifikasi
pendidikan S2. Prodi akan terus berupaya untuk meningkatkan kualifikasi dosen
serta mendorong para dosen untuk mengajukan jabatan akademik.
Mahasiswa dan dosen pada Prodi TI terus meningkatkan kegiatan-
kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan suasana akademik di lingkungan
Program Studi. Kegiatan kegiatan yang biasanya dilakukan berupa Penelitian
Dosen, Penelitian Dosen dan mahasiswa, Pengabdian Kepada masyarakat,
Seminar, serta kegiatan yang mampu meningkatkan perilaku kecendekiawanan.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 2 penelitian dosen, publikasi ilmiah di
Jurnal Nasional 2, pengabdian masyarakat sebanyak 1 kali. Mahasiswa juga
dilibatkan dalam kegiatan seminar internasional sebanyak 2 selama 2 tahun.
Program studi juga terus melakukan kerjasama dengan instansi-instansi lain,
baik instansi yang bergerak dalam pendidikan, industri maupun managemen.
Perbaikan dalam kurikulum dan suasan akademik akan terus dilakukan.
Perbaikan ini akan meliputi perbaikan kurikulum, sistem pembelajaran, suasana
akademik, sarpras yang menunjang dalam proses pembelajaran. Peninjauan
kurikulum telah dilakukan pada awal berdirinya program studi, yaitu pada bulan
November 2017. Dengan melibatkan stakeholder baik ditingkat internal maupun
eksternal. Sistem pembelajaran juga terus dimonitoring dan dievaluasi, sesuai
dengan SOP evaluasi yang telah disediakan. Dosen-dosen TI sudah
menerapkan Student Learning Center (SCL) dalam Proses pembelajaran,
dimana pembelajaran dilakukan dengan menggunakan metode yang
bervariasi yaitu diskusi, ceramah, dan tutorial. Suasan akademik dibangun
melalui interaksi yang baik antar civitas akademika di lingkungan Prodi Teknik
Informatika.
Peningkatan sarana dan prasarana pada program Studi merupakan hal
yang mutlak untuk dilakukan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektfitas
dalam proses pembelajaran maupun kegiatan akademik. Peningkatan sarpras
ditunjukan dengan pengadaan laboratorium Komputer. Yang direcanakan akan
terus diperbaiki dan ditingkatkan.
Laporan Evaluasi Diri ini merupakan bentuk upaya yang dilakukan
Program Studi yang melibatkan semua unsur, yaitu pimpinan, dosen, mahasiwa,
dan staf. Program studi beserta unsur-unsur berupaya keras dalam penyusunan
dan pengajuan Akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Hal ini
menjadi contoh bahwa program studi terus melakukan perbaikan dalam semua
aspek.
DAFTAR ISI
DENTITAS PENGUSUL
IDENTITAS TIM PENYUSUN LAPORAN EVALUASI DIRI
KATA PENGANTAR
RINGKASAN EKSEKUTIF
BAB I. PENDAHULUAN
A. DASAR PENYUSUNAN
B. TIM PENYUSUN DAN TANGGUNGJAWABNYA
C. MEKANISME KERJA PENYUSUNAN EVALUASI DIRI
BAB II. LAPORAN EVALUASI DIRI
A. KONDISI EKSTERNAL
B. PROFIL UNIT PENGELOLA PROGRAM STUDI
C. KRITERIA
C.1. VISI, MISI, TUJUAN DAN STRATEGI
C.2. TATA PAMONG, TATA KELOLA, DAN KERJASAMA
C.3. MAHASISWA
C.4. SUMBER DAYA MANUSIA
C.5. KEUANGAN, SARANA DAN PRASARANA
C.6. PENDIDIKAN
C.7. PENELITIAN
C.8. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
C.9. LUARAN DAN CAPAIAN TRIDHARMA
D. ANALISIS DAN PENETAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN UNIT
PENGELOLA PROGRAM STUDI DAN PROGRAM STUDI
BAB III. PENUTUP
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Dasar penyusunan
Evaluasi diri merupakan salah satu bagian yang penting dalam proses
pembangunan dan pengambangan suatu system. Melalui evaluasi diri, akan
diketahui seberapa efektif dan efisienkah strategi yang telah dilakukan.
Selanjutnya dapat disusunlah perubahan/penyesuaian strategi berdasarkan
hasil evaluasi yang telah dilakukan. Oleh karena itu, evaluasi diri juga
sangat diperlukan oleh Universitas, Fakultas sebagai Unit Pengelola
Program Studi (UPPS) maupun oleh Program Studi itu sendiri.
Rapat pimpinan yang mengevaluasi semua kegiatan di fakultas
Teknik dilakukan pada setiap akhir semester. Kegiatan evaluasi perlu dilakukan
secara terus-menerus, dibahas Bersama secara berkala dan konsisten, serta
disusun dengan rapi agar kesalahan, kekurangan ataupun kegagalan yang
pernah terjadi tidak terulang lagi. Dalam rapat tersebut juga mengundang
Gugus Kendali Mutu (GKM) yang bertugas menjamin mutu di tingkat fakultas dan
prodi.
B. Tim penyusun dan tanggung jawabnya
Berikut adalah susunan tim penyusun Laporan Evaluasi Diri (LED):
SUSUNAN TIM PENYUSUN LEMBAR EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI
TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS BILLFATH
Penanggung Jawab :
Syamsul Arifin, S.T., M.T (Dekan)
Narasumber :
M. Fauzi Soulton, M.T (WR 1: Bidang Akademik)
Muhammad Syaroni, M.S.I (WR 2 : Bidang Sarana Prasarana dan Keuangan)
Nurdi, M.Ag (WR 3 : Bidang Ketenagaan dan kemahasiswaan)
Avin Kusuma Putra, S.Kom., M.Kom. (Ketua Prodi Teknik Informatika)
Ketua : Avin Kusuma Putra, S.Kom., M.Kom.
Anggota : 1. Nikmatin Sholichah, M.Si.
2. Ahmad Isroil, M.Pd.
Uraian Tugas Tim Evaluasi Diri
1. Ketua :
a. Bertanggung jawab terhadap penyusunan Laporan Evaluasi Diri
b. Membentuk tim penyusun evaluasi diri
c. Menyusun jadwal pelaksanaan
d. Memberi pengarahan kepada tim penyusun laporan sesuai pembagian
bidang masing-masing
e. Merumuskan hasil evaluasi tiap bagian
f. Mensosialisasikan Laporan Evaluasi Diri
g. Berkoordinasi dengan anggota jika terdapat hal-hal yang perlu
diperbaiki setelah diadakannya sosialisasi
2. Anggota bidang akademik dan kurikulum :
a. Mengumpulkan dan menganalisis data
b. Melakukan evaluasi dan penyusunan evaluasi dari bidang akademik dan
kurikulum
c. Menyusun komponen evaluasi diri berupa visi, misi, tujuan dan
sasaran program studi, kurikulum, beserta rancangannya, isi dan
implementasinya, suasana akademik, pembelajaran dan sistem
pengendalian dan peningkatan mutu dan kurikulum
3. Anggota bidang proses belajar mengajar, kemahasiswaan dan alumni
a. Mengumpulkan dan menganalisis data
b. Melakukan evaluasi dan penyusunan evaluasi diri dalam bidang
proses belajar mengajar, kemahasiswaan dan alumni
c. Menyusun komponen evaluasi bidang proses belajar mengajar,
kemahasiswaan dan alumni
4. Anggota bidang penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat
a. Mengumpulkan dan menganalisis data
b. Melakukan evaluasi dan penyususnan evaluasi diri dalam bidang
penelitian, publikasi dan pengabdian kepada masyarakat
c. Menyusun komponen evaluasi bidnag penelitian dan publikasi
5. Anggota bidang kerjasama, sarana dan prasarana
a. Mengumpulkan dan menganalisis data
b. Melakukan evaluasi dan penyusunan evaluasi diri dalam bentuk
kerjasama, sarana dan prasrana
c. Menyusun komponen evaluasi bidang kerjasama, sarana dan prasarana.
Pengisi Kuisioner Kepuasan Pengguna :
Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2017, 2018 dan 2019
serta dosen- dosen Teknik informtika Universitas Billfath.
C. Mekanisme kerja penyusunan LED
Bagian ini memuat mekanisme pengumpulan data dan informasi, verifikasi
dan validasi data, pengecekan konsistensi data, analisis data, identifikasi akar
masalah dan penetapan strategi pengembangan yang mengacu pada rencana
pengembangan UPPS dan program studi yang diakreditasi, yang disertai dengan
jadwal kerja tim yang jelas.
Setiap anggota tim mengumpulkan data dan informasi terkait kriteria
bidang yang akan dievaluasi. Data dan informasi bisa didapatkan melalui pddikti,
website kampus, bagian administrasi akademik dan keuangan. Setelah itu
melakukan verifikasi dan validasi data dengan melakukan wawancara kepada
petinggi kampus serta melihat dokumen-dokumen formal yang ada. Kemudian
dilakukan analisis data, merumuskan masalah dan menetapkan strategi
perbaikan dan pengembangan fakultas Teknik yang dikonsultasikan kepadan
dekan FT. Proses pengerjaan Lembar Evaluasi Diri ini berlangsung dalam waktu
1 bulan, dimana setiap minggunya dilakukan rapat koordinasi guna mengetahui
progres pekerjaan masing-masing bidang.
BAB II
LAPORAN EVALUASI DIRI
A. Kondisi Eksternal
Universitas Billfath berdiri dengan SK KEMENRISTEKDIKTI Nomor:
426/KPT/1/2016 tertanggal 23 September 2016 dibawah naungan Yayasan Al
Fattah. Mulai menerimaha mahasiswa baru ditahun Akademik 2017/2018,
Universitas Billfath membuka 10 Program studi yang tersebar di empat
fakultas termasuk diantaranya Prodi Teknik Informatika yang berada di naungan
fakultas Teknik. Universitas Billfath berlokasi di desa Siman kecamatan Sekaran
Lamongan bersama dengan Lembaga Pendidikan lain yang berada di naungan
Yayasan Al Fattah.
Yayasan Al Fattah memiliki beberapa Lembaga Pendidikan meliputi
Pendidikan formal, informal dan nonformal. Pendidikan formal diantaranya yaitu:
a. TK (Diknas); b. MI salafiyah (Depag) status akreditasi A; c. MTs (Depag)
status akreditasi A; d. MA (Depag) status akreditasi A; e. SMP Simanjaya
(Diknas) status akreditasi A; f. SMA simanjaya (Diknas) dengan akreditas A; g.
SMA Unggulan BPPT Al-Fattah (Diknas) status akreditasi A ; E. Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Fattah (STITAF) dan F. Universitas Billfath.
Pendidikan informal yang diselenggarakan berupa program madrasah diniyah
sesuai program pemerintah yang diselaraskan dengan kejar paket A, B, C.
Pendidikan nonformal diselenggarakan didalam pondok pesantren yang dipisah-
pisah dalam lima pesantren dengan program yang berbeda-beda.
Sebagian besar penduduk lamongan berprofesi sebagai petani dengan
latar belakang Pendidikan yang rendah. Sedangkan lahan persawahan
dilamongan memiliki luas lebih dari 52% dari seluruh wilayah lamongan. Hal ini
menunjukkan potensi pengembangan lamongan dibidang pertanian masih sangat
tinggi dan masih sangat mungkin untuk bisa dinaikkan jauh lebih tinggi.
Dalam bidang Pendidikan, menurut BPS Lamongan tidak lebih dari 25%
siswa SLTA sederajat melanjutkan Pendidikan ke perguruan tinggi baik diploma
maupun sarjana. Sedangkan saat ini telah banyak beasiswa yang tersedia.
Beasiswa yang disediakan pemerintah meliputi beasiswa bidikmisi, PPA, BBM
dan sejenisnya. Beasiswa juga disediakan pemerintah kabupaten dan Yayasan
Al Fattah.
Keadaan Fakultas Teknik jika dilihat dari situasi eksternal maka
dirumuskan dengan hal-hal yang menjadi peluang dan ancaman:
▪ Peluang
1. Semakin banyak lembaga penyedia beasiswa baik lembaga
pemerintah maupun non pemerintah.
2. Pemerintah memberikan perhatian yang tinggi terhadap kualitas
Pendidikan maupun penyelenggaraan administrasi pendidikan tinggi.
3. Sistem informasi tingkat global, nasional, maupun regional yang
makin berkembang sangat mendukung terhadap kemungkinan akses
informasi dari universitas/fakultas.
4. Terdapat hibah/program pendanaan yang pada saat ini bersifat kompetitif.
5. Universitas berkomitmen menyediakan dana pendamping untuk
semua kegiatan peningkatan mutu sarana dan prasarana.
6. Beasiswa yang diberikan pemerintah semakin banyak sehingga
dapat menarik animo calon mahasiswa
7. Banyak instansi yang ingin bekerja sama dengan FT Universitas Billfath
dalam hal pendidikan dan pengajaran
8. Tumbuhnya kerjasama fakultas dengan instansi lain (pemerintah
dan industri), baik dalam negeri maupun luar negeri
9. Banyak siswa SLTA sederajat yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi
▪ Ancaman
10.
1. Minat/ketertarikan masyarakat Lamongan dan sekitarnya terhadap ilmu
sains masih rendah
2. Tingginya biaya perkuliahan membuat masyarakat takut untuk kuliah
3. ngginya persaingan antar perguruan tinggi untuk mendapatkan
calon mahasiswa yang berprestasi
4. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap prospek kerja lulusan FT.
B. Profil Unit Pengelola Program Studi (UPPS)
i. Sejarah Unit Pengelola Program Studi dan Program Studi
Pada tahun 2016 Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah mendirikan
Universitas Billfath dan telah disahkan melalui SK Menristekdikti Nomor
426/KPT/1/2016 tertanggal 23 September 2016. Universitas Billfath berlokasi di
kompleks PP Al-Fattah, Desa Siman, Kecamatan Sekaran, Kabupaten
Lamongan. Dengan basis pesantren, Universitas Billfath bertekad
mengembangkan riset terapan dan menjadikan nilai-nilai kepesantrenan dan
nasionalisme sebagai dasar pengembangan ilmu tersebut. Dalam
melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Billfath membentuk
empat fakultas yang menghimpun sepuluh program studi (prodi) termasuk
diantaranya yaitu Program Studi Teknik Informatika (TI) yang dinaungi oleh
Fakultas Teknik (FT). Sebagaimana fakultas yang lain, FT juga mulai
menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2017/2018.
ii. Visi, misi, tujuan, strategi, dan tata nilai
Dalam menjalankan dan mengembangkan Tri Dharma Perguruan tinggi, serta
ikut serta dalam mewujudkan visi Universitas Billfath, FT mendasarkan pada visi
yaitu “Menjadi Fakultas Teknik yang Unggul dalam Bidang Keilmuan Teknologi
dan Riset Terapan dan Pengembangan IPTEK serta menghasilkan lulusan
berdaya saing tinggi yang dijiwai nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan
keindonesian pada tahun 2027.” Untuk mewujudkan visi tersebut,
disusunlah misi-misi berikut:
1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan efektif secara
berkelanjutan
2) Menyediakan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana untuk
mendukung terselenggaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
3) Menyelenggarakan program-program tridharma perguruan tinggi yang
unggul dan aplikatif yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri
4) Mengembangkan mutu manajemen organisasi dalam meningkatkan
kualitas tata kelola yang baik, efesien, transparan dan akuntabel
5) Menjalin kerjasama untuk menunjang kegiatan tridarma perguruan tinggi
dengan kelembagaan pendidikan, pemerintahan, dan industri di tingkat
nasional.
Adapun tujuan dari fakultas FT adalah sebagai berikut:
1) Menghasilkan lulusan FT yang unggul dan bersaing di tingkat nasional
yang dijiwai nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, dan keindonesian.
2) Meningkatkan hasil penelitian dasar dalam mengkaji dan mengembangkan
potensi sumberdaya alam
3) Meningkatkan implementasi hasil penelitian keilmuan ke dalam bentuk
pengabdian kepada masyarakat Meningkatkan pelayanan administrasi,
informasi, dan komunikasi yang efesiensi dan efektif baik dalam internal
maupun eksternal
4) Memperluas jaringan kerja sama dengan pelbagai instansi
pemerintah/swasta di dalam dan di luar negeri untuk produktivitas kegiatan
tridharma perguruan tinggi
Nilai dan Sikap Dasar yang mendasari pelaksanaan kegiatan sivitas akademika
meliputi:
1) Akademik, nilai keislaman, keindonesiaan, dan kepesantrenan
2) Etika, Moral, keadilan, kejujuran, ulet, dan tangguh.
3) Keunggulan, kreativitas, inovatif, dinamis dan efisien
4) Kepeloporan, kemandirian, dan bertanggung jawab
5) Aktualisasi nilai-nilai kepesantrenan, filosofis Pancasila, UUD 1945 serta
hakikat penyelenggaraan pendidikan tinggi yang dilandasi “ilmu amaliah,
amal ilmiah”
6) Mengacu pada prinsip-prinsip organisasi yang sehat dan otonomi melalui
program-program yang berkelanjutan, transparan, akuntabel, dan mampu
meningkatkan kesejahteraan dan daya saing bangsa.
iii. Organisasi dan Tata Kerja
Fakultas Teknik telah memiliki Renstra 2018-2022 dan Renop 2018-2022
sebagai pedoman dalam menjalankan aktifitas di Fakultas Teknik. Didalam
Renstra Fakultas Teknik telah memuat struktur organisasi sebagai berikut:
Gambar Struktur Organisasi FT Tugas Pokok dan Fungsi
Tugas pokok dan fungsi dari masing-masing adalah:
➢ Pimpinan Fakultas
Dekan merupakan penanggung jawab utama fakultas yang bertugas mengatur
penyelenggaraan Tri dharma perguruan tinggi dan melakukan pembinaan
kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan fakultas. Dekan dan wakil
dekan diangkat dan diberhentikan oleh rektor melalui rapat pimpinan. Masa
jabatan Dekan dan Wakil Dekan adalah 4 tahun. Dekan bertanggung jawab
langsung kepada Rektor yang mempunyai tugas memimpin pelaksanaan tri
dharma perguruan tinggi, pembinaan sivitas akademika dan pelaksanaan
urusan tata usaha fakultas. Dalam memimpin pelaksanaan tri dharma
perguruan tinggi dibantu oleh Wakil Dekan yang mewakili dekan sebagai
pelaksana harian jika dekan berhalangan.
➢ Program Studi
Program studi adalah penyelenggara program-program pendidikan tinggi yang
didasarkan pada suatu kurikulum. Program pendidikan tinggi yang
diselenggarakan di Fakultas Teknik berupa program studi sarjana yang telah
memenuhi syarat pendirian. Program Studi di pimpin oleh Ketua Program Studi
(Kaprodi) yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan dan
pengembangan Tridharma perguruan tinggi kepada Fakultas dan Universitas
dalam bentuk Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) yang dilaporkan setiap
akhir tahun akademik.
➢ Laboratorium
Laboratorium merupakan sarana bagi sivitas akademika dalam
mengembangkan ilmu dan melatih keterampilan melaksanakan penelitian.
Laboratorium diketuai oleh seorang Kepala Laboratorium yang pilih dengan dasar
kompetensi bidang ilmunya dan kemampuannya melakukan pengembangan
ilmu. Kepala Laboratorium bertugas mengelola laboratorium, melakukan
koordinasi dengan Ketua Prodi dan memimpin pengembangan keilmuan pada
bidang tertentu melalui penelitian.
➢ Tata Usaha
Administrasi fakultas Teknik dipimpin Kepala Tata Usaha (TU). Tata usaha
sendiri terdiri dari tiga bagian yaitu Biro Administrasi Akademik (BAA), Biro
Administrasi Kemahasiswaan (BAK) dan Biro Administrasi Keuangan (BAK).
Dibawah pimpinan Kepala TU, ketiga bagian tersebut melaksanakan tugas
sesuai namanya yang bertanggung jawab kepada Dekan.
➢ Gugus Kendali Mutu (GKM)
Di tingkat Fakultas, tugas monitoring dan pengendalian mutu dilaksanakan
oleh Gugus Kendali Mutu (GKM). GKM bertugas untuk menyusun dokumen-
dokumen mutu yang meliputi standar akademik, kebijakan akademik dan
manual-manual prosedur ditingkat fakultas. Selain itu, juga bertugas
melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) tehadap proses yang
dilaksanakan di tingkat fakultas. GKM selalu berkoordinasi dengan Dekan dan
hasil dari penjaminan mutu di tingkat Fakultas akan dilaporkan ke Lembaga
Penjaminan Mutu (LPM).
iv. Mahasiswa dan Lulusan
Universitas Billfath mulai menerima mahasiswa baru pada tahun
akademik 2017/2018 yang berarti sampai saat ini masih memiliki tiga
angkatan mahasiswa. Adapun perincian jumlah mahasiswa yang dikelola
fakultas teknik adalah sebagai berikut:
No. Prodi Jumlah Mahasiswa
1. Teknik Informatika 114
2. Teknik Mesin 43
3. Teknik Elektro 43
200
Jumlah
Karena baru tiga tahun menerima mahasiswa, maka kami belum
meluluskan mahasiswa. Kami terus berusaha menambah kemampuan dan
keahlian mahasiswa prodi Teknik Informatika dengan memperhatikan target
luaran yang diharapkan dan kebutuhan dunia kerja.
Untuk saat ini mahasiswa kami belum mengukir prestasi, tetapi kami terus
mendukung dan mendorong mereka untuk ikut dalam berbagai macam kompetisi
yang diadakan instansi luar dengan ikut mencari dan menyebarkan informasi
berbagai macam kompetisi. Kami percaya dengan terus semangat berusaha
akan memberikan hasil yang bagus.
v. Dosen dan Tenaga Kependidikan
Tenaga pendidik masing-masing prodi di fakultas Teknik untuk saat ini
telah memenuhi standar nasional perguruan tinggi (SN-DIKTI). Adapun perincian
dosen-dosen tetap di fakultas Teknik adalah:
No. Prodi Jumlah dosen tetap Pendidikan
1. Teknik Informatika 5 Terendah Tertinggi
2. Teknik Mesin 5
3. Teknik Elektro 5 S S2
S2 S2
S2 S2
2
Untuk saat ini, jumlah dosen dimasing-masing prodi masih tercukupi.
Semua dosen masih terus berupaya untuk mendapatkan prestasi yang
membanggakan.
Tenaga kependidikan yang dikelolah oleh Fakultas Teknik adalah:
No. Jenis Tenaga Jumlah Tenaga Kependidikan
Kependidikan dengan
1. Pustakawan * S3 S2 S1 D4PeDn3didDik2anD1 SMA/SMK
2. Laboran/ Teknisi/ Terakhir
Analis/ Operator/ 3
Programer
3
3. Administrasi
4. Lainnya 6 0
3
Total
0 0 15 0 0 0 0
vi. Keuangan, Sarana, dan Prasarana
Ketua prodi berhak mengakses pelaporan keuangan yang dikelola
oleh fakultas. Sarana dan prasarana dapat diakses melalui aturan yang telah
ditentukan. Untuk saat ini sarana dan prasarana tidak mengalami kekurangan
dan masih layak digunakan. Namun sarana dan prasarana masih perlu adanya
penambahan untuk melengkapi kebutuhan semua sivitas akademika.
vii. Sistem Penjaminan Mutu
Sistem penjamian mutu dilaksanakan secara struktur oleh Lembaga
Penjaminan Mutu di tingkat universitas. LPM dibentuk pada bulan Desember
tahun 2017 melalui Keputusan Rektor Nomor 043/07.1093/XII/2017. Terdapat
tiga bidang di LPM yaitu bidang assesmen, bidang akreditasi, dan bidang
informasi dan sosialisasi. LPM bertanggung jawab untuk menjamin mutu
universitas, oleh karena itu disusun beberapa dokumen sebagai acuan dalam
menjalankan kegiatan universitas. Dokumen tersebut adalah buku SPMI
(Kebijakan Mutu Universitas Billfath, Manual Mutu Universitas Billfath, Standar
Mutu Universitas Billfath, dan Formulir Mutu Universitas Billfath) dan SOP
(Standart Operational Prosedure) yang akan membantu pelaksanaan
operasional kampus.
Gugus Kendali mutu dibentuk untuk membantu menjamin mutu di
tingkat fakultas. Berdasarkan Keputusan Rektor Nomor
085/07.1093/XII/2017, dibentuklah lembaga GKM.
Fakultas Teknik yang akan mempertanggungjawabkan sistem
penjaminan mutu di program studi TI, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. GKM
bertugas sebagai pengawas mutu sekaligus pengevaluasi mutu dalam
pencapaian standar mutu di Universitas Billfath. Keanggotaan GKM terdiri
dari sekretaris, dan anggota dari perwakilan Program Studi. Dalam
pelaksanaan aktivitasnya, GKM berkoordinasi langsung dengan LPM dan
sedangkan Dekan juga akan mengawasi langsung kinerja dari GKM untuk
menjamin mutu di fakultas. Ruang lingkup tugas dari GKM adalah memonitoring:
RPS atau perangkat pembelajaran, persiapan pembelajaran, pelaksanaan
pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.
GKM secara efektif melakukan pengembangan standar mutu dan
melakukan proses audit mutu internal (AMI). Audit mutu internal dilakukan
oleh GKM di setiap akhir semester. Dari hasil audit kemudian dilaporkan ke
LPM setelah itu LPM melaporkan ke Rektor sebagai laporan kinerja di
masing-masing prodi dan Rektor memberikan nilai dan saran dari hasil AMI
tersebut. Catatan dari Rektor dikembalikan ke masing-masing Prodi sebagai
acuan untuk perbaikan di semester yang akan datang. Pada saat ini
standar akademik, SOP operasional, dan aspek-aspek operasional
berkaitan dengan kegiatan akademik telah dikembangkan dan
diimplementasikan. Unit-unit penjaminan mutu telah melakukan
pengembangan standar-standar mutu yang diperlukan sehingga dapat
dipergunakan sebagai acuan.
viii. Kinerja Unit Pengelola Program Studi dan Program Studi
Fakultas Teknik telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
Dosen dan tenaga kependidikan yang rata-rata usianya relatif muda menjadikan
kegiatan/program kerja dapat dijalankan dengan semangat dan dengan ide-ide
baru.
Penelitian, pengabdian masyarakat dan pengajaran dapat
dikomunikasikan dengan baik menjadikan suasana yang tercipta sangat
memungkinkan berjalannya kegiatan tridharma perguruan tinggi.
C. Kriteria
C.1 Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi
1. Latar Belakang
Universitas Billfath merupakan perguruan tinggi yang baru disahakan
oleh Menristekdikti pada 2016. Berbagai macam upaya dilakukan untuk
mempercepat perkembangan. Agar Universitas memiliki arah yang jelas
dalam mengembangkan diri, perlu disusun Visi, Misi, tujuan serta strategi
pencapaiannya. Visi Universitas Billlfath adalah “ Menjadi Universitas
terkemuka di bidang Riset Terapan yang dijiwai dengan nilai-nilai keislaman,
keindonesiaan dan kepesantrenan”. Untuk mewujudkan visi tersebut, setiap
bagian dari Universitas Billfath perlu berusaha mewujudkannya sesuai
bagiannya masing-masing termasuk Fakultas Teknik yang merupakan
Unit Pelaksana Program Studi (UPPS) dari Prodi Teknik Informatika. Untuk itu
perlu dibuat visi yang diturunkan dari visi universitas di lingkungan Fakultas
Teknik.
Untuk menetapkan visi, misi, tujuan dan Strategi (VMTS) yang
terangkum dalam Renstra perlu kajian mendalam mengenai kondisi
internal dan eksternal. Dalam membuat Renstra, Dekan Fakultas Teknik
membuat sebuah tim untuk membuat draft Renstra. Selanjutnya, draft yang
telah dikerjakan tim tersebut dibawa ke rapat pleno untuk dikaji dan
ditetapkan sebagai Renstra Fakultas Teknik. Setelah ditetapkan, VMTS
disosialisasikan kepada seluruh sivitas akademika Fakultas Teknik.
2. Kebijakan
Penyusunan VMTS Fakultas Teknik berpedoman pada :
1) Peraturan menteri riset, teknologi dan pendidikan tinggi republik indonesia
tentang standar pendidikan tinggi.
2) Statuta Universitas Billfath.
3) Indikator Kinerja Utama Universitas Billfath.
4) Rentra dan renop FT Universitas Billfath.
Sedangkan VMTS Prodi Teknik Informatika mengacu pada:
1) Peraturan menteri riset, teknologi dan pendidikan tinggi republik indonesia
tentang standar pendidikan tinggi (penyusunan dan implementasi).
2Statuta Universitas Billfath (penyusunan, penetapan, evaluasi dan
implementasi)
3) Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Billfath (penyusunan, penetapan
dan sosialisasi)
4) Renstra dan renop FT Universitas Billfath (penyusunan, penetapan,
sosialisasi dan implementasi)
Dengan begitu, diperoleh VMTS yang sesuai antara Program Studi
fakultas teknik, Universitas maupun dengan Standar Nasional.
3. Strategi Pencapaian VMTS
Beberapa strategi yang direncanakan fakultas Teknik sebagai UPPS
dari Teknik Informatika adalah:
1. Sosialisasi VMTS Fakultas Teknik ke seluruh sivitas akademika
Setiap bagian di fakultas Teknik memiliki peranan dan tugas
masing-masing dalam mewujudkan VMTS. Oleh karena itu, VMTS
haruslah difahami oleh setiap bagian di FT dengan persepsi yang sama.
Sosialisasi dilakukan secara langsung yaitu melalui rapat pimpinan
maupun forum-forum fakultas lain misalnya seminar maupun Penganalan
Mahasiswa Baru. Sosialisai secara tidak langsung dilakukan dengan
membuat tulisan ditempat-tempat strategis sehingga mudah oleh
terlihat oleh setiap sivitas akademika FT. Mencantumkan pada buku
pendoman mahasiswa dan Website juga dilakukan untuk menyebarkan
VTMS ke seluruh sivitas akademika.
2. Menjabarkan dokumen VMTS dalam bentuk program kerja yang dijalankan
oleh setiap bagian di fakultas Teknik.
Untuk mewujudkan VMTS perlu dilakukan tindakan nyata
terstruktur yang disusun dalam bentuk program kerja tahunan. Program
kerja diajukan oleh pimpinan tiap bagian kemudian disusun dan
ditetapkan melalui rapat pimpinan Fakultas. Rapat pimpinan dihadiri oleh
Dekan beserta wakilnya, Ketua Prodi, Kepala Laboratorium, kepala
administrasi, dan ketua GKM.
3. Memastikan setiap bagian di fakultas Teknik mengetahui dan
menjalankan tugas serta peranannya dalam mewujudkan VMTS.
Dalam menjalankan fungsi control terhadap setiap bagian di
FT, Dekan dibantu oleh Gugus Kendali Mutu (GKM). GKM melaksanakan
audit internal pada setiap bagian untuk memastikan setiap tugas
dikerjakan dengan baik sesuai standar yang telah ditetapkan.
4. Indikator Kinerja Utama
Merujuk pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Billfath yang
berkaitan dengan VMTS adalah:
1) Tersusunnya visi, misi, tujuan, dan strategi disetiap unit pengelola
dan program studi
VMTS Fakultas Teknik telah tersusun didalam Renstra FT yang telah
ditetapkan sebagai Rencana Strategis 2018-2022. Begitu juga VMTS
Prodi Teknik Informatika telah disusun dan ditetapkan didalam Renstra
Prodi TI 2018-2022 yang menjadi dasar aktivitas di Prodi Teknik
Informatika.
2) Tersosialisasinya visi, misi, tujuan, dan sasaran PT, UPPS, dan
Program Studi Sosialisasi VMTS kepada sivitas akademika Fakultas
Teknik dan Prodi Teknik Informatika telah dilaksanakan baik secara
langsung maupun tidak langsung. Sosialisasi secara langsung yaitu
melalui rapat pimpinan maupun forum-forum fakultas lain misalnya
seminar maupun Penganalan Mahasiswa Baru. Sosialisai secara tidak
langsung dilakukan dengan membuat tulisan ditempat-tempat strategis
sehingga mudah terlihat oleh setiap sivitas akademika Fakultas Teknik
Mencantumkan pada buku pendoman mahasiswa dan Website juga
dilakukan untuk menyebarkan VTMS ke seluruh sivitas akademika.
5. Indikator Kinerja Tambahan
Indikator Kinerja Tambahan yang dapat ditawarkan adalah difahaminya
VMTS Prodi Informatika oleh 80% mahasiswa, tenaga kependidikan
dan dosen Prodi Informatika. Untuk mendapatkan informasi tentang
seberapa besar prosentase difahaminya VMTS Prodi Teknik
Informatika oleh sivitas akademika di TI, maka kami menyebarkan
angket. Dari hasil penyebaran angket, diperoleh data sebagai berikut :
No. Responden N Tingkat Kefahaman (%)
Responden Faham Cukup Kurang
Pemahaman Visi Prodi Teknik Informatika
1 Dosen 5 100 0 0
2 Tenaga Kependidikan 5 80 20 0
3 Mahasiswa 26 77.2 11.4 11.4
Rata-rata 36 85.7 10.5 3.8
Pemahaman Misi Prodi Teknik Informatika
1 Dosen 5 100 0 0
2 Tenaga Kependidikan 5 80 20 0
3 Mahasiswa 26 80 11.4 8.6
Rata-rata 36 86.7 10.5 2.8
Pemahaman Tujuan Prodi Teknik Informatika
1 Dosen 5 100 0 0
2 Tenaga Kependidikan 5 100 0 0
3 Mahasiswa 26 80 8.6 11.4
Rata-rata 36 93.4 2.8 3.8
Pemahaman Strategi Prodi Teknik Informatika
1 Dosen 5 100 0 0
2 Tenaga Kependidikan 5 80 0 20
3 Mahasiswa 26 69.2 3.8 27
Rata-rata 36 83 1.3 15.7
Dari table tersebut diperoleh hasil bahwasannya VMTS Prodi telah
difahami oleh lebih dari 80% warga Teknik Informatika ditiap
komponennya. Meskipun telah melampaui target, namun kami akan terus
menggalakkan strategi yang telah dilakukan untuk meningkatkan tingkat
pemahaman warga TI terhadap VMTS Prodi, Fakultas Teknik dan
Universitas. Dengan difahaminya VMTS, diharapkan warga Teknik
Informatika dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan VMTS tersebut.
6. Evaluasi Capaian VMTS
Sebagai universitas swasta yang baru berdiri, Universitas Billfath mulai
menunjukkan hasil yang memuaskan. Dibidang penelitian dan
pengabdian masyarakat belum bisa mengajukan hibah dikti karena
kampus kami belum masuk kampus binaan, namun kami mengadakan
pengabdian masyarakat dengan biaya sendiri. Dibidang sarana-
prasarana, Universitas Billfath telah mendapatkan hibah dari DIKTI alat
labolatorium (termasuk computer untuk labolatorium komputasi) ditahun
2018 dan ditahun 2020 kami kembali mendapatkan hibah DIKTI untuk
pembangunan Gedung perkuliahan. Dibidang kompetisi mahasiswa,
kami telah mengirimkan mahasiswa kami dalam beberapa kompetisi
diantaranya yaitu:
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Bisnis Nasional
(DIKTI), kopetisi debat baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa inggris
dan masih banyak lagi. Dibidang tata kelola dan tata pamong, telah ada
dokumen yang mengatur dengan jelas dan telah diimplementasikan.
Tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang dimiliki berusia relatif
muda sehingga peluang pengembangan masih sangat luas.
Beberapa hal yang masih menjadi hambatan khususnya di Prodi Teknik
Informatika diantaranya adalah ketersediaan sarana dan prasarana yang
kurang memadai misalnya kurangnya koleksi buku literatur penunjang
pembelajaran, ruang dosen yang kurang nyaman, tempat sholat,
jaringan internet yang terkadang lemot dan ruang santai untuk diskusi.
Dosen-dosen muda yang sangat bersemangat menjalankan tugasnya
namun minim pengalaman.
7. Kesimpulan Hasil Evaluasi Ketercapaian VMTS dan Tindaklanjut
Memperhatikan dari hasil evaluasi diri, perlu dilakukan pengoptimalan
peluang yang ada dan menyusun strategi untuk menghadapi ancaman.
Adapun strategi pengembangan sebagai tindak lanjut dari evaluasi ini
yang akan dilakukan adalah:
1. Melakukan pembinaan intensif untuk waktu yang lebih lama pada
mahasiswa yang akan mengikuti kompetisi
2. Menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi lain yang memiliki dosen
berpengalaman meneliti
3. Menjalin kerjasama dengan masyarakat untuk melaksanakan
pengabdian masyarakat
4. Menyelenggarakan penelitian berbasis masalah masyarakat
5. Mendorong tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengikuti
pelatihan/workshop, seminar maupun kegiatan peningkatan keahlian
dan keterampilan lain.
C.2 Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama
1. Latar Belakang
Tata pamong merupakan suatu sistem yang dapat menjadikan
kepemimpinan, system pengelolaan dan penjamin mutu berjalan secara
efektif didalam suatu perguruan tinggi yang mengelola program studi.
Mengingat tata pamong terdiri dari beberapa komponen dengan tugas
dan fungsi yang berbeda-beda, maka perlu adanya
penataan/pengelolaan yang rapi sehingga tidak terjadi tumpeng tindih
kepentingan dan setiap komponen dapat menjalankan tugasnya dengan
baik. Pengelolaan tata pamong yang baik akan meningkatkan
jaminan kualitas suatu perguruan tinggi. Untuk dapat menyelenggarakan
tata pamong dengan kualitas baik, prinsip Good Governance yang
bercirikan profesionalisme, transparan, efektif, efisien, akuntabel dan
kredibel dengan tetap menjunjung supremasi hukum menjadi hal
yang penting untuk diterapkan. Untuk mewujudkannya perlu dibentuk
tata pamongan, kepemimpinan, system penjamin mutu dan kerjasama
yang baik dengan memperhatikan prinsip PPEPP (Penetapan-
Pelaksanaan- Evaluasi- Pengendalian- Peningkatan).
2. Kebijakan
Universitas Billfath telah memiliki statuta disahkan melalui Keputusan
Yayasan PP. Al Fattah Nomor 10.21.01/YPPFSL.UB/A-1/X/2017 yang
dijadikan sebagai pendoman dasar penyelenggaraan kegiatan
merencanakan, mengembangkan program dan penyelenggaraan kegiatan
fungsional sesuai dengan tujuan Universitas Billfath yang dipakai sebagai
rujukan pengembangan peraturan umum, peraturan akademik dan
prosedur operasional. Statuta Universitas Billfath telah mencakup tata
pamong dan tata kelola yang jelas. Fakultas Teknik sebagai UPPS
yang mengelola prodi Informatika menjadikan statuta sebagai acuan
dalam menjalankan tugasnya. Fakultas Teknik dan Prodi Teknik
Informatika juga telah memiliki Renstra masing-masing yang disusun
berdasarkan Statuta dan Renstra Universitas. Kebijakan yang telah
ada tersebut selanjutnya diterjemahkan menjadi program-program kerja
dan tugas- tugas untuk dijalankan dalam rangka mencapai visi, misi,
tujuan dan strategi Universitas Billfath.
3. Strategi Pencapaian Standar
Dalam usaha mewujudkan Good Governance yang bercirikan
profesionalisme, transparan, efektif, efisien, akuntabel dan kredibel,
Fakultas Teknik sebagai Unit pengelola haruslah mengatur dengan jelas
mengenai tata pamong dan tata kelola agar tidak terjadi ketimpangan
dalam menjalankan tugas masing-masing. Setelah dokumen tersebut
ditetapkan, langkah selanjutnya adalah menjalankan/
mengimplementasikan tata pamong dan tata kelola sesuai tugas dan
fungsinya. Dalam menjalankan tata pamong dan tata kelola tersebut,
perlu dilakukan monitoring dan evaluasi oleh Lembaga independent
untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan dan standar yang telah
ditetapkan. Oleh karena itu LPM membentuk Gugus Kendali Mutu (GKM)
yang bertugas menjamin mutu ditingkat fakultas dan prodi. Pengendalian
dilakukan oleh Dekan dan Kaprodi dibantu GKM. Hasil pengamatan dan
pengendalian oleh GKM di sampaikan dalam rapat pimpinan sebagai
bahan proses perbaikan system tatapamong dan tatakelola di periode
selanjutnya.
4. Indikator Kinerja Utama a) Sistem Tata Pamong
1) Ketersediaan dokumen formal tata pamong dan tata kelola serta bukti
yang sahih dari implementasinya.
System tata pamong dan tata kelola Universitas Billfath secara umum
telah diatur dalam Statuta, Renstra serta dokumen-dokumen standar
yang dikeluarkan LPM. Secara khusus, Fakultas Teknik memiliki
Renstra untuk dijadikan pedoman operational internal FT. Adapun
implementasinya dapat dilihat dari telah digunakannya dokumen
formulir yang telah ditetapkan LPM.
2) Ketersediaan dokumen formal struktur organisasi dan tata kerja
UPPS beserta tugas pokok dan fungsinya.
Renstra FT berisi tentang rencana-rencana strategis selama 5 tahun
kedepan yang penyusunannya didahului dengan analisis situasi baik
internal maupun internal.
3) Ketersediaan bukti yang sahih terkait praktek baik perwujudan good
governance, mencakup 5 pilar yaitu: kredibilitas, transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab, dan berkeadilan.
Kredibel
Dekan fakultas Teknik Universitas Billfath merupakan pimpinan yang
dipilih secara demokratis dan kredibel berdasarkan perundangan dan
peraturan yang berlaku yaitu Undang-undang Republik Indonesia
(UU RI) No 20 tahun 2003, UU RI No 14 tahun 2005, Peraturan
Pemerintah Republik Indonesia (PP RI) No 17 tahun 2010, PP RI No
66 tahun 2010, Keputusan Presiden Republik Indonesia (KP RI) No
72/M tahun 2010, Peraturan Mendiknas Republik Indonesia No 24
tahun 2010, Keputusan Mediknas Republik Indonesia No
080/O/2002, Keputusan Rektor Universitas Billfath Lamongan Nomor
061/07.1093/XII/2017. Pengangkatan Ketua Prodi Teknik Informatika
juga dilakukan dengan cara yang sama berdasarkan keputusan
Rektor. Pemilihan Dekan Fakultas Teknik maupun Kaprodi
dilakukan melalui musyawarah mufakat yang diikuti oleh jajaran
pimpinan Rektorat. Pemilihan umum belum dapat dijalankan
mengingat terbatasnya sumber daya manusia yang akan dicalonkan.
Akuntabel
Agar diperoleh proses dan hasil kegiatan akademik yang bermutu,
diperlukan ketersediaan sumber daya, tata kelola dan mekanisme
yang baik. Untuk itu diperlukan akuntabilitas di setiap kegiatan di
seluruh jajaran di lingkungan Fakultas Teknik baik di tingkat Program
Studi maupun fakultas. Sistem kepemimpinan fakultas Teknik yang
memberikan kejelasan dalam hal uraian tugas dan koordinasinya
telah mendorong kepemimpinan yang akuntabel. Budaya akuntable
di FT dan prodi Teknik Informatika tampak pada pembentukan
tim/panitia dalam menjalankan program dengan pembagian tugas
sesuai keahlian masing-masing. Sebagai contoh dalam pembuatan
program kerja tahunan, baik dosen, tenaga kependidikan maupun
mahasiswa diberikan kesempatan untuk memberikan masukan.
Setelah melalui diskusi, program kerja prodi tersebut dibahas dalam
rapat pimpinan Fakultas Teknik.
Sebagai bentuk tanggung jawab dari suatu jabatan ataupun program,
pimpinan diwajibkan membuat laporan kinerja. Sebagai contoh, ketua
prodi Teknik Informatika harus melaporkan kegiatan yang dilakukan
dalam satu tahun dalam bentuk Laporan Kinerja Program Studi
(LKPS) kepada Dekan Fakultas Teknik. Gugus Kendali Mutu (GKM)
sebagai penjamin mutu di tingkat fakultas secara berkala akan
mengadakan Audit Mutu Internal (AMI) untuk dilaporkan kepada
Dekan dan Rektorat untuk dilakukan evaluasi.
Transparan
Ditingkat fakultas, prinsip transparansi terlihat dari proses
penyusunan RKAT (Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan) di
lingkungan Fakultas Teknik yang melibatkan pimpinan tiap subunit
kerja di FT termasuk Kaprodi. RKAT yang telah ditetapkan akan
disosialisasikan kepada seluruh komponen di FT yang memiliki
kepentingan. Ketua program studi berhak untuk mengetahui berbagai
sebagai wujud dari transparansi penggunaan keuangan. Hasil rapat
keuangan fakultas. Besaran-besaran keuangan berupa arus dana
masuk maupun penggunaannya disampaikan oleh pimpinan fakultas
pimpinan selalu disebarluaskan kepada yang berkepentingan melalui
media sosial (WA group) dan atau dalam bentuk print out jika
diperlukan. Adanya media berupa web universitas www.billfath.ac.id ,
prodi dan sistem akademik www.siakad.billfath.ac.id. sangat
memudahkan dalam menyebarkan informasi.
Ditingkat Prodi, mahasiswa berhak mengetahui komponen apasaja
yang dinilai dan menanyakan kepada dosen pengajar tentang nilai
yang diperolehnya ditiap komponen agar dapat dihitung sendiri
kesesuaian dengan nilai akhir yang mereka dapatkan. Bahkan
mahasiswa juga dapat meminta kembali lembar jawaban yang telah
dinilai kepada dosen pengajar masing-masing. Mahasiswa diberikan
kesempatan untuk mengklrifikasi Ketidak sesuaian antara
perhitungan nilai dosen dengan mahasiswa. Universitas Billfath juga
telah menyediakan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dimana
semua mahasiswa dapat mengakses setiap saat rekam jejak
akademik mereka.
Bertanggung jawab
Keberhasilan untuk mewujudkan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran dari
Prodi Teknik Informatika menjadi tanggung jawab Kaprodi dan dosen
TI. Untuk mewujudkan VMTS tersebut, disusunlah program kerja
tahunan yang mengacu pada Renstra Fakultas Teknik dan Prodi
Teknik Informatika. Setiap program kerja bertanggung jawab untuk
mencapai tujuan dari dibuatnya program tersebut yang ditulis dalam
bentuk Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ). Dengan laporan
pertanggung jawaban tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi
sekaligus masukan untuk program kerja tahun selanjutnya.
Ketua prodi sebagai pimpinan di program studi bertanggung jawab
penuh terhadap segala aktivitas di prodi tersebut. Kaprodi TI
bertanggung jawab mencipatakan suasana akademik yang mampu
memaksimalkan perencanaan, proses serta hasil dari Pendidikan,
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kaprodi
mengkoordinasikan Dosen untuk Bersama-sama dapat mewujudkan
hal tersebut. pelaksanaan RBKD tersebut secara berkala. Diakhir
semester, tiap Dosen-dosen bertanggung jawab terhadap tugasnya
menjalankan tri dharma perguruan tinggi dengan membuat Rencana
Beban Kerja Dosen (RBKD) diawal semester untuk diajukan kepada
Kaprodi. Setelah disetujui, Kaprodi memonitoring dan
mengkoordinasikan dosen melaporkan hasil pelaksanaan RBKD
dalam bentuk Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) kepada Kaprodi.
Fakultas Teknik sebagai pengelola program studi mendukung penuh
kegiatan / program kerja yang telah disepakati dengan bertanggung
jawab untuk memenuhi kebutuhan sarana-prasarana yang diperlukan
agar program tersebut berjalan dengan lancar. Fakultas Teknik juga
memberikan fasilitas dengan menjalin kerjasama dengan instansi lain
dalam rangka menjalankan tri dharma perguruan tinggi.
Adil
Dalam hal ini yang dimaksud adil adalah usaha untuk menjalankan
organisasi selalu didasarkan pada aturan-aturan menejemen yang
baik dalam memenuhi hak-hak seluruh komponen. Ditingkat fakultas,
sebagai contoh yaitu system yang digunakan untuk penugasan
dosen dalam kegiatan ilmiah misal sebagai pembicara, Pembina
olimpiade dan kegiatan ilmiah lainnya. Penugasan akan disesuaikan
dengan yang dibutuhkan. Jika ternyata terdapat beberapa orang
yang memenuhi kualifikasi kebutuhan akan didahulukan pada
senioritas dan pemerataan yang berarti jika yang senior sudah
pernah mengikuti, maka akan diberikan kesempatan kepada lainnya
yang juga memenuhi kualifikasi. Hal tersebut didasarkan pada
kenyataan bahwa hampir semua dosen di Fakultas Teknik berusia
muda dan belum banyak berpengalaman.
Ditingkat prodi, prinsip adil diterapkan misalnya pada pembagian
tugas yang merata dan sesuai keahlian. Pengambilan keputusan
didasarkan atas hasil rapat yang telah disepakati bersama, sehingga
tiap peserta rapat dapat menyampaikan pendapatnya secara
langsung.
Peraturan tentang besaran insentif juga diberlakukan secara adil,
misalnya peraturan honorarium untuk Ketua Program Studi dan
Kepala Laboratorium. Semua kebijakan mengacu pada peraturan
yang telah ditetapkan.
4) Ketersediaan dokumen formal dan bukti keberfungsian sistem
pengelolaan fungsional dan operasional di tingkat UPPS yang
meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing),
penempatan personil (staffing), pengarahan (leading), dan
pengawasan (controlling).
Perencanaan
Fakultas Teknik berpedoman pada aturan yang telah
ditetapkan Universitas maupun internal Fakultas Teknik sendiri
dalam menjalankan tugas secara fungsional dan operasional.
Setiap komponen menjalankan tugas sesuai dengan tugas
pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. tersedianya Tupoksi
yang jelas dan detail dari masing-masing sub unit dan individu
pelaksana mengindikasikan adanya perencanaan yang matang dalam
pengorganisasian.
Fakultas Teknik sebagai UPPS yang menaungi tiga program
studi termasuk diantaranya prodi Informatika telah menyusun dan
menetapkan dokumen renstra, renop dan rencana kerja tahunan.
Dokumen renstra dan renop disusun dan dipergunakan untuk
acuan rancangan pengembangan dalam jangka waktu 5 tahun
baik perencanaan maupun operasional, sedangkan rencana
kerja tahunan digunakan sebagai perencanaan pengembangan
dalam waktu satu tahun.
Setiap Prodi di Fakultas Teknik telah memiliki Rencana strategis
dengan baik dan akan dilakukan evaluasi/revitalisasi secara periodik
(5 tahunan). Keterlibatan stake holders, khususnya dosen dan
staff kependidikan, merupakan bagian tak terpisahkan. Usulan
rencana kegiatan dari masing-masing sub unit diformulasikan
menjadi suatu usulan perencanaan kegiatan yang dalam awal
tahun dilakukan pembahasan bersama dalam rapat pimpinan
yang dihadiri Dekan beserta wakilnya, Kaprodi, Kepala
Laboratorium, Kepala administrasi, GKM serta perwakilan dosen tiap
prodi. Adapun tujuan pembahasan ini adalah untuk mensinergikan
program agar diperoleh kegiatan yang efektif dan efisien dengan
mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki.
Pengorganisasian
Setelah perencanaan berupa renstra, renop dan rencana kerja
tahunan disusun dan ditetapkan, selanjutnya dilakukan sosialisasi
yang kemudian dilaksanakan oleh Dekanat, Prodi-prodi dan sub unit
kerja lain yang bertanggung jawab melaksanakan. Untuk mengelola
organisasi yang dijalankan beberapa sub unit kerja tersebut,
pimpinan
dilakukan koordinasi dengan ketua prodi, kepala
administrasi, fakultas selalu berusaha mengorganisasikan kegiatan
akademik dan kemahasiswaan, pembinaan sumber daya manusia,
pengelolaan sarana prasarana, serta pengelolaan keuangan
secara transparan agar sasaran yang diharapkan dapat tercapai
secara efektif. Untuk itu
koordinator GKM, perwakilan dosen dan kepala labolatorium melalui
rapat pimpinan (Rapim) yang dijalankan setiap sebulan sekali untuk
memantau keberjalanan program kerja serta membahas hal-hal yang
perlu diselesaikan bersama. GKM yang bertugas mengendalikan
mutu di tingkat fakultas diberikan ruang untuk memberikan
evaluasi terhadap program kerja yang telah dijalankan serta
memberikan rekomendasi dan masukan untuk pelaksanaan program
kerja selanjutnya baik dalam bidang akademik, ketenagaan ataupun
sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Pengembangan Staf
Untuk mendapatkan kualitas yang bagus, diperlukan penempatan/
penugasan kepada orang-orang yang sesuai dengan keahliannya.
Hal tersebut diimplementasikan dalam proses seleksi perekrutan
tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan dilingkungan Fakultas
Teknik dengan memperhatikan pendidikan dan keahlian yang dimiliki.
Dalam hal pengembangan staf perlu dilakukan secara terus menerus
untuk melaksanakan perbaikan secara terus menerus (continu
improvement) sesuai prinsip kerja GKM. Untuk itu, baik tenaga
pendidik dan kependidikan didorong untuk melanjutkan studi
lanjut dan mengikuti pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan
bidang/tugasnya.
Pengawasan dan Pengarahan
Pengawasan dan pengarahan merupakan tugas pokok pimpinan
untuk melakukan kontrol agar program kerja yang dijalankan sesuai
dengan upaya pencapaian visi, misi dan tujuan sebagaimana
perencanaan yang ditetapkan. Dekan, ketua prodi, kepala TU, kepala
labolatorium harus selalu menjaga kekonsistenannya menjalankan
tugas pengawasan dan pengarahan terhadap yang dipimpinnya baik
mulai dari perencanaan, proses hingga evaluasi.
Pengawasan terhadap kinerja dosen dilakukan sejak dari
perencanaan melalui Rencana Beban Kerja Dosen (RBKD) yang
dibuat diawal semester oleh Kaprodi. Pengarahan dilakukan jika
RBKD yang diajukan dosen belum sesuai dengan standar yang
dibutuhkan. Dalam proses perkuliahan kinerja dosen diawasi melaui
form RPS, Silabus yang dibuat, absensi kehadiran dan
jurnal mengajar. Dalam bidang penelitian dan pengabdian
masyarakat dipantau melalui laporan yang dibuat. Ketua prodi yang
bertanggung jawab langsung terhadap dosen menjalankan
pengarahan jika diperlukan baik secara personal maupun secara
umum terhadap dosen yang berada di prodinya.
Dekan dibantu wakilnya melakukan pengawasan terhadap
berjalannya program kerja di tiap sub unit kerja. Pengawasan dapat
dilakukan secara tidak langsung melalui Kepala sub unit ataupun
dilakukan secara langsung melalui pengamatan lapangan. Tugas
pengarahan dijalankan dalam rangka pembimbingan terhadap sub
unit yang dinilai terdapat ketidak benaran atau lambat
perkembangannya.
b) Kepemimpinan
Ketersediaan bukti yang sahih tentang efektivitas kepemimpinan di UPPS
dan program studi, yang mencakup 3 aspek berikut:
1) Kepemimpinan operasional, ditunjukkan melalui kemampuan
menggerakkan seluruh sumber daya internal secara optimal dalam
melaksanakan tridharma menuju pencapaian visi.
Kepemimpinan Operasional
Dekan sebagai penanggung jawab fakultas merupakan pimpinan
tertinggi secara struktural. Dalam menjalankan fungsinya
Dekan dibantu oleh wakil dekan dan kepala tata usaha. Di bawah
Kepala TU terdapat 3 sub bagian Administrasi yaitu Biro Administrasi
Akademik (BAA), Biro Administrasi Kemahasiswaan (BAK) dan Biro
Administrasi Keuangan (BAU).
Dekan dibantu Wakil Dekan telah menjalankan tugas sesuai
dengan tupoksinya yaitu mengkoordinasikan pelaksanaan
operasional Fakultas. Koordinasi yang baik antar bagian menjadi hal
yang penting agar organisasi dapat berjalan dengan baik untuk
menghindari salah faham. Dalam pengambilan keputusan
permasalahan yang penting/strategis dilakukan secara
demokratis dengan melibatkan unsur terkait. Komunikasi dilakukan
baik secara langsung maupun tidak langsung dengan pola kolegalitas
sehingga komunikasi dapat berjalan tanpa ada rasa takut maupun
malu.
Ditingkat prodi, Ketua Prodi dituntut untuk bisa memaksimalkan
sumberdaya yang dimiliki program studi. Hal ini terlihat dari seringnya
terjadi diskusi antara Kaprodi dengan dosen Informatika baik melalui
forum resmi rapat maupun secara personal. Kaprodi berusaha
mendorong dosen Informatika untuk melaksanakan penelitian dan
pengabdian masyarakat dengan cara mengajak diskusi
mengenai topik-topik penelitian ataupun sekedar menanyakan
rencana-rencana pengabdian masyarakat yang mungkin.
2) Kepemimpinan organisasional, ditunjukkan melalui kemampuan
dalam menggerakkan organisasi dan mengharmonisasikan suasana
kerja yang kondusif untuk menjamin tercapainya VMTS.
Salah satu tugas dari pimpinan adalah mengarahkan bagian-bagian
dalam organisasi untuk dapat menjalankan tugas sebagaimana
mestinya. Terkait dengan kepemimpinan organisasi pimpinan,
Fakultas Teknik selalu berusaha mengkoordinasikan pelaksanaan
tridharma perguruan tinggi difakultas dengan unit atau lembaga
terkait baik didalam maupun diluar fakultas. Sebagai contohnya,
fakultas mengkoordinasikan pelaksanaan penelitian dan
pengabdian masyarakat untuk dosen yang mendapat hibah dari
MENRISTEKDIKTI mengenai pencairan dana dan pelaporan.
Menjalankan fungsi kontrol terhadap berjalannya kegiatan akademik,
kegiatan administrasi serta program kerja di lingkungan FT melalui
kerjasama secara maksimal dengan wakil dekan, kaprodi, kepala
labolatorium dan kapala administrasi. Selain itu pemimpin
menghimpun dan menyusun laporan pertanggung jawaban untuk
diserahkan kepada pihak Universitas Billfath.
Di Prodi Teknik Informatika, Kaprodi memfasilitasi komunikasi antar
dosen melalui rapat rutin mingguan. Rapat ini bertujuan untuk
membahas program yang akan, sedang atau telah dijalankan.
Selain itu, jika tidak ada program untuk dibahas, rapat ini akan
menjadi forum ilmiah membahas topik-topik penelitian masing-masing
dosen. Forum ilmiah kecil ini diharapkan akan berkembang menjadi
seminar Informatika mingguan yang dihadiri mahasiswa di universitas
billfath pada periode selanjutnya.
3) Kepemimpinan publik, ditunjukkan melalui kemampuan dalam
menjalin kerjasama yang menjadikan program studi menjadi rujukan
bagi masyarakat di bidang keilmuannya.
Kepemimpinan publik dapat dilihat segi kulitasnya dari semakin
meningkatnya kerjasama yang secara sistematis dan konstruktif
diimplementasikan. Kerjasama yang dijalin dengan pihak-pihak luar
menunjukkan adanya kepercayaan publik pada kepemimpinan
yang berjalan di fakultas Teknik. Pola kepemimpinan publik
yang telah diterapkan di fakultas Teknik akan membangun suasana
akademik yang baik. Adanya keterbukaan dan kebersamaan yang
dilakukan oleh pimpinan fakultas Teknik telah memberikan pengaruh
yang positif bagi tata hubungan di kalangan sivitas akademika
fakultas.
c) Sistem Penjaminan Mutu
Implementasi sistem penjaminan mutu, minimal mencakup:
1) Keberadaan unsur pelaksana penjaminan mutu internal yang berlaku
pada UPPS yang didukung dokumen formal pembentukan.
Melalui Keputusan Rektor Nomor 085/07.1093/XII/2017, dibentuklah
lembaga Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Teknik yang akan
mempertanggungjawabkan sistem penjaminan mutu di Fakultas
beserta program studi Teknik Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik
Elektro.
2) Keterlaksanaan penjaminan mutu program studi yang sesuai dengan
kebijakan, manual, standar, dan dokumen penjaminan mutu lainnya.
GKM bertugas sebagai pengawas mutu sekaligus pengevaluasi mutu
dalam pencapaian standar mutu di Universitas Billfath. Keanggotaan
GKM terdiri dari sekretaris, dan anggota dari perwakilan
Program Studi. Dalam pelaksanaan aktivitasnya, GKM berkoordinasi
langsung dengan LPM dan sedangkan Dekan juga akan mengawasi
langsung kinerja dari GKM untuk menjamin mutu di fakultas dan di
prodi-prodi. GKM menjalankan tugasnya dengan cara melakukan
proses Audit Mutu Internal (AMI). Audit mutu internal dilakukan
oleh GKM di setiap akhir semester.
3) Ketersediaan bukti sahih efektifitas pelaksanaan penjaminan mutu
sesuai dengan siklus penetapan, pelaksanaan, evaluasi,
pengendalian, dan perbaikan berkelanjutan (PPEPP).
Ketika pihak universitas atau fakultas telah menetapkan suatu
kebijakan, GKM dengan pertimbangan dari LPM dan dekan segera
membuat dokumen standar operasional pelaksanaan kebijakan
tersebut. Begitu dokumen standar tersebut ditetapkan, segera
disosialisasikan kepada pengguna dokumen tersebut. Selanjutnya,
GKM memonitoring berjalannya kebijakan tersebut oleh
pengguna.
Hasil monitoring diolah untuk dievaluasi yang dilanjutkan dengan
pengendalian. Perbaikan dilakukan diakhir periode misalnya di akhir
semester.
d) Kerjasama
Prodi Teknik Informatika dibantu pimpinan Fakultas Teknik berupaya
membuka kerjasama dengan instansi-instansi yang relevan dalam rangka
melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dan untuk mempercepat
pertumbuhan dan perkembangan dari Prodi Teknik Informatika
Universitas Billfath. Untuk saat ini, kerjasama yang dilakukan masih
dalam rangka pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dalam bidang penelitian, dilakukan dengan melaksanakan penelitian
bersama atau kerjasama peminjaman alat laboratorium. Dalam bidang
penelitian, prodi Teknik Informatika telah melaksanakan penelitian dan
publikasi.
Dalam bidang pengabdian masyarakat prodi TI menjalin kerjasama
dengan SMP Simanjaya dan SMA Simanjaya dalam menyediakan tenaga
pengajar komputer. Dengan sekolah-sekolah disekitar, pengabdian yang
dilakukan adalah dengan meningkatkan kemampuan soffskill mereka dan
dengan sosialisasi tentang ilmu komputer terapan.
5. Indikator Kinerja Tambahan
Indikator kinerja tambahan yang direncanakan adalah :
1) Bisa terjalin kerjasama dengan 2 instansi lain dalam setahun
2) Melaksanakan 2 kegiatan tridharma yang melibatkan mitra/instansi
kerjasama dalam setahun.
3) Penguatan budaya kerja dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi.
6. Evaluasi Capaian Kinerja
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dalam mencapai terget yang
ditetapkan, perlu dilakukan pengukuran dengan metode yang tepat sehingga
diperoleh data yang tepat pula.
Dalam hal system tata pamong dapat dilihat dari tersedia atau tidaknya
dokumen yang mengatur tentang tata pamong yang mencakup struktur
organisasi dan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing bagian.
Adapun bukti implementasi dari system tata pamong tersebut adalah dengan
digunakannya dokumen formulir yang telah ditetapkan oleh LPM. Dalam hal
kepemimpinan ketercapaian diukur melalui angket yang diisi oleh tenaga
pendidik dan tenaga kependidikan dilingkungan Fakultas Teknik
Penjaminan mutu dalam system tata pamong dilihat dari kinerja GKM dalam
melaksanakan tugasnya. Kinerja yang dimaksud dapat berupa kekonsistenan
GKM melaksanakan audit dan bagaimana GKM dapat mendeskripsikan
kekurangan dan kelebihan yang ada pada system tata pamong di
Fakultas Teknik.
Dalam bidang kerjasama dapat diukur ketercapaiannya melalui banyaknya
kerjasama dan program kerjasama yang terlaksana. Untuk mengevaluasi
program kerjasama yang telah berjalan, juga dilakukan survei kepuasan mitra
kerjasama dengan cara memberikan angket yang diisi oleh mitra
kerjasama.
Dalam rangka mencapai standar yang berkaitan dengan tata pamong,
tata kelola dan kerjasama, terdapat hal-hal yang menjadi pendukung adalah:
1. Pemilihan pimpinan dilakukan secara transparan dengan mengikuti
aturan Universitas
2. Visi, misi dan tujuan Program Studi relevan dengan visi, misi dan
tujuan fakultas dan universitas
3. Program Studi Teknik Informatika sudah melaksanakan kegiatan
Tridharma Perguruan Tinggi
4. Sudah terlaksananya Sistem penjaminan mutu dengan baik
5. Terlaksananya monitoring dan evaluasi secara berkala di segala
bidang oleh GKM dan Kaprodi
6. Banyak beasiswa yang ditawarkan untuk mahasiswa sehingga
akan meningkatkan minat calon mahasiswa Program Studi Teknik
Informatika
Sedangkan faktor penghambat yang di hadapi diantaranya yaitu:
1. Belum optimalnya sumber dana untuk setiap program kerja.
2. Staf Tata Usaha memiliki tugas rangkap karena melayani Program
Studi di fakultas.
3. Dokumen standar yang tersebar belum tersusun rapi
4. eberapa orang merangkap jabatan sehingga beban kerja terlalu tinggi
5. Tenga pendidik dan tenaga Pendidikan yang kurang berpengalaman
6. Belum tercipta kelembagaan yang solid karena baru berdiri
7. Universitas Billfath yang baru berdiri belum memiliki reputasi di
hadapan publik sehingga kurang menarik mitra yang akan diajak
kerjasama
7. Penjaminan Mutu Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama
Penjaminan mutu ditingkat fakultas dan prodi dilakukan oleh GKM. Melalui
kegiatan audit internal, GKM mengecek sejauh mana fakultas dan prodi
menjalankan standar yang telah ditetapkan LPM termasuk mengenai tata
pamong, tata kelola dan kerjasama.
GKM memeriksa apakah setiap bagian telah melaksanakan tugas pokok dan
fungsi dengan baik dengan cara mengisi formulir audit. Hasil audit akan
dilaporkan ke LPM. Kaprodi dan Dekan diberikan salinan hasil audit sebagai
bahan evaluasi. Hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan kedepannya.
8. Kepuasan Pengguna
Pengukuran kepuasan layanan manajemen terhadap para pengguna layanan
berupa pengisian angket oleh: mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, calon
pengguna lulusan dan mitra berupa pengisian angket. Penyebaran angket
dilakukan pada setiap akhir semester yang dikoordinir oleh GKM. Angket yang
disebar meliputi pelayanan administrasi akademik dan kemahasiswaan,
pelayanan keuangan, proses pembelajaran dan sarana prasarana. Hasil
angket yang telah diisi diolah oleh GKM yang kemudian dilaporkan kepada
LPM dan pimpinan Fakultas maupun prodi sebagai umpan balik terhadap
pengelola untuk memperbaiki system agar lebih baik.
9. Simpulan Hasil Evaluasi dan Tindak lanjut
Dari hasil evaluasi dapat disimpulkan bahawasannya fakultas Teknik dan juga
Prodi Teknik Informatika masih memerlukan banyak perbaikan. Hasil evaluasi
ini sangat diperlukan sebagai dasar strategi dalam melaksanakan perbaikan.
Upaya perbaikan dilakukan dengan mempertahankan program yang telah
berhasil dan melakukan perbaikan pada bagian yang dirasa kurang.
Memperhatikan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam bidang tata
pamong, tata kelola dan kerjasama disusunlan rencana pengembangan
sebagai berikut:
1. Mengefisienkan penggunaan dana dalam setiap pelaksanaan program
kerja.
2. Mengkaji kembali kebutuhan staff tenaga kependidikan.
3. Melakukan pemerataan jabatan untuk memaksimalkan kinerja tiap unit
kerja.
4. Mendorong tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan untuk mengikuti
pelatihan/workshop, seminar maupun kegiatan peningkatan
kemampuan dan keterampilan.
5. Mengadakan kegiatan olahraga, social maupun kegiatan lain untuk
meningkatkan rasa kekeluargaan.
6. Mendukung seluruh sivitas akademika di fakultas Teknik terutama Prodi
Teknik Informatika untuk berprestasi akademik ataupun nonakademik
baik tingkat local, nasional maupun internasional.
C.3 Mahasiswa
1. Latar Belakang
Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas
Billfath adalah peserta pendaftaran penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang
mendaftarkan diri pada prodi Teknik Informatika serta telah mengikuti ujian
seleksi calon mahasiswa yang dilakukan di kampus Universitas Billfath oleh
panitia penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang telah mendapatkan
tugas dari Pimpinan Universitas Billfath. Mahasiswa yang telah diterima di
Universitas Billfath selanjutnya dapat mengikuti kegiatan baik perkuliahan
maupun kegiatan organisasi yang ada di Universitas Billfath dan mendapatkan
fasilitas berupa layanan untuk mahasiswa seperti bimbingan dan konseling,
pengembangan nalar, minat dan bakat, pengembangan soft skills, layanan
beasiswa, layanan kesehatan, bimbingan karir, dan kewirausahaan. Selain
harus memenuhi standart mahasiswa nasional, mahasiswa juga harus
memenuhi standart universitas yaitu mempunyai pengetahuan tentang
kepesantrenan dan memenuhi standart khusus prodi yakni mempunyai
wawasan serta mampu menyelesaikan masalah terkait ilmu komputer dasar
yang sudah dipelajari saat masih di bangku sekolah.
Tujuan dari layanan yang berikan untuk mahasiswa adalah terbentuknya
mahasiswa Universitas Billfath yang jujur, mandiri dan berakhlak mulia,
terampil dalam riset terapan dan berkompeten. Hal ini dimulai dari adanya
sistem seleksi yang diterapkan untuk mengidentifikasi kemampuan dan
potensi calon mahasiswa yang mendaftar di prodi Teknik Informatika Fakultas
Teknik Universitas Billfath sehingga dapat dilakukan pengembangan wawasan
untuk mahasiswa agar dapat memenuhi capaian-capaian prodi berupa
mengikuti pembelajaran di kelas maupun mendapatkan layanan berupa
bimbingan dan konseling, pengembangan nalar, minat dan bakat,
pengembangan soft skills, layanan beasiswa, layanan kesehatan, bimbingan
karir, dan kewirausahaan. Layanan yang diberikan kepada mahasiswa ini juga
bertujuan agar mahasiswa dapat memenuhi standart khusus program studi
untuk dapat bersaing dengan lulusan-lulusan dari perguruan tinggi lainnya.
Rasional strategi pencapaian standart yang ditetapkan oleh perguruan
tinggi terkait kemahasiswaan yang mencakup sistem seleksi yaitu
calon mahasiswa harus melalui proses pendaftaran dan seleksi calon
mahasiswa yang dilaksanakan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru
(PMB) yang sebelumnya sudah memberikan informasi pendaftaran melalui
roadshow ke sekolah, membagikan informasi melalui media sosial maupun
melalui website dengan alamat www.pmb.billfath.ac.id. Pencapaian
standart prodi juga dilakukan dengan strategi berupa pemberian layanan
kepada mahasiswa seperti mendapatkan pembimbingan oleh dosen
pendamping akademik, layanan beasiswa salah satunya adalah beasiswa
bidikmisi yang ditujukan untuk mahasiswa berprestasi maupun berasal dari
keluarga kurang mampu secara ekonomi agar dapat melanjutkan ke
perguruan tinggi, secara ekonomi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.
Pendaftaran bidikmisi dilakukan melalui alamat:
www.bidikmisi.belwama.ristekdikti.go.id, atau mahasiswa dapat dibantu oleh
pihak Universitas. Strategi pencapaian standart khusus program studi
dilakukan dengan perkuliahan dalam bidang kepesantrenan juga memberikan
mahasiswa materi dalam bidang riset terapan yang juga menjadi visi
Universitas Billfath.
2. Kebijakan
Berdasarkan surat keputusan wakil rector (warek) III Universitas Billfath
Lamongan nomor 081/07.1093/WR-3/SK/I/2018 tentang kebiajakan dan
standart sistem penerimaan mahasiswa baru Universitas Billfath
Lamongan menetapkan berlakunya dokumen sistem penjaminan mutu,
kebijakan dan standart sistem penerimaan mahasiswan baru Universitas
Billfath sebagai pedoman sistem penerimaan mahasiswa baru di lingkungan
Universitas Billfath serta sebagai pengelolaan mutu kebijakan dan standart
sistem penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Universitas Billfath.
Berikut penjelasan lebih lanjut terkait kebijakan pada sistem penerimaan
mahasiswa baru dan layanan mahasiswa
a. Sistem penerimaan mahasiswa baru
Menurut Keputusan Rektor Universitas Billfath Lamongan,
nomor 016/SK/07.1093/II/2018 tentang Pedoman Kemahasiswaan
Universitas Billfath Lamongan, Sistem Penerimaan mahasiswa baru
Universitas Billfath Lamongan dilakukan melalui 3 gelombang dengan
ketentuan dan mekanisme yang berlaku, dengan persyaratan pendaftaran
sebagai berikut
- Formulir pendaftaran.
- Raport semester 1 s/d 5 dan piagam terlegalisir
- Pembayaran uang pendaftaran.
- Fotokopi Ijazah SLTA/ijazah Paket C/Surat Keterangan Lulus yang
dilegalisir pihak yang berwenang sebanyak 2(dua) lembar.
- Pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2(dua) lembar.
Proses pendaftaran peserta dan seleksi calon mahasiswa dan
pelaksanaan ujian seleksi masuk dilaksanakan di kampus Universitas
Billfath oleh panitia penerimaan mahasiswa baru yang telah ditugaskan
oleh pimpinan perguruan tinggi. Penerimaan mahasiswa dilakukan melalui
satu jalur yaitu pendaftaran ujian masuk (USM) Universitas Billfath,
informasi tentang kampus dapat diperoleh secara langsung saat panitia
PMB melakukan roadshow ke sekolah atau melalui website dengan
alamat www.pmb.billfath.ac.id.
b. Layanan Mahasiswa
Layanan yang diberikan kepada mahasiswa menurut Renstra
bidang kemahasiswaan adalah
1. Mahasiswa terlibat dalam organisasi kemahasiswaan untuk
pengembangan softskill.
2. Penyelenggaraan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), antara lain :
Menwam Pramuka, Paduan Suara, Seni Religi, Pers Mahasiswa,
Robotika, Penalaran Ilmiah, Teater, dan Kopma untuk pengembangan
nalar, minat dan bakat, kewirausahaan.
3. Penyelenggaraan pelayanan mahasiswa pada bidang akademik.
4. Pengajuan bantuan beasiswa untuk mahasiswa.
5. Penyelenggaraan bimbingan konseling oleh dosen pendamping
akademik (PA) minimal 4 kali dalam satu semester.
6. Penyelenggaraan layanan kesehatan untuk mahasiswa dan Civitas.
3. Strategi Pencapaian Standar
Strategi prodi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Billfath dalam
pencapaian standar yang sudah ditetapkan oleh Universitas Billfath terkait
kemahasiswaan yaitu adanya sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru
yang terdiri atas seleksi berkas yaitu untuk mengetahui nilai rapor dan ujian
nasional siswa sehingga saat pengumpulan berkas, calon mahasiswa harus
mengumpulkan fotokopi raport semester 1 s/d 5 dan fotokopi Ijazah
SLTA/ijazah Paket C/Surat Keterangan Lulus. Selanjutnya calon mahasiswa
harus mengikuti ujian seleksi yang diadakan di Universitas Billfath untuk
mengetahui kemampuan dasar dan kemampuan bidang dari calon
mahasiswa.
1) Layanan mahasiswa.
- Pengembangan mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual,
keseimbangan emosi, penghayatan spiritual, berwawasan
intrepreneurship, agar menjadi warga negara yang mandiri dan
bertanggungjawab serta berkontribusi pada daya saing bangsa
- Pengembangan dan peningkatan kualitas sarana dan prasarana
untuk mendukung pengembangan mahasiswa
- Peningkatan kualitas keimanan, ketakwaan dan moral mahasiswa
- Pengembangan kretivitas dan semangat kewirausahaan mehasiswa.
- Peningkatan kualitas kepemimpinan mahasiswa
- Peningkatan kualitas kegiatan lembaga kemahasiswaan mahasiswa
untuk meningkatkan daya saing bangsa
- Peningkatan layanan dan fasilitas kegiatan kemahasiswaan
- Pengajuan proposal Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM)
- Pengajuan bantuan ke Pemerintah Daerah (beasiswa tidak mampu)
- Pengajuan bantuan dari Perusahaan/Bank
- Pengajuan dari Donatur/Agnia’/Alumni Al-Fattah
- Pengajuan bantuan dari ristekdikti, antara lain : Bidikmisi, Program
Mahasiswa Wirausaha (PMW), Program Hibah Bina Desa (PHBD),
Bantuan Dana Pemberdayaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
2) Sumber daya yang dialokasikan untuk mencapai standar yang
telah ditetapkan, antara lain
- Terbentuknya kepanitian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)
untuk melaksanakan tugas penerimaan pendaftaran mahasiswa, seleksi
mahasiswa, sampai dengan pengumuman penerimaan mahasiswa.
- Terbentuknya tim kemahasiswaan untuk memberikan
pendampingan atau pembekalan kepada mahasiswa untuk aktif
mengikuti kegiatan akademik maupun non akademik.
- Adanya dosen pembimbing akademik yang ditugaskan untuk
mengontrol serta mendampingi mahasiswa dalam bidang akademik.
- Adanya dosen yang ditugaskan sebagai pembina UKM.
- Terbentuknya kepanitiaan kegiatan kepemimpinan untuk
peningkatan kualitas kepemimpinan mahasiswa.
3) Mekanisme kontrol pencapaian strategi dengan cara
melakukan pengawasan yang dilakukan secara berkala dan rutin, dengan
tujuan agar program yang dilaksanakan dapat sesuai dengan visi, misi,
dan tujuan milik Fakultas dan Universitas. Bentuk pengawasan dilakukan
dengan pertemuan/rapat setiap kegiatan kepanitiaan untuk layanan non
akademik maupun akademik, rapat rutin prodi Informatika. Monitoring dan
evaluasi (monev) terhadap layanan mahasiswa yang dibantu oleh Gugus
Kendali Mutu (GKM), yang selanjutny a hasil monev akan dijadikan
sebagai bahan perbaikan program kerja dan laporan kepada dekan
Fakultas Teknik dan kemahasiswaan.
4. Indikator Kinerja Utama
Berdasarkan surat keputusan rektor Universitas Billfath nomor
040/07.1093/SK/IV/2019 tentang indikator kinerja utama (IKU) Universitas
Billfath, indikator kinerja utama untuk bidang mahasiswa terdiri atas adanya
dokumen perekrutan dan sistem seleksi mahasiswa baru, dan adanya data
tentang hasil analisis terhadap rasio jumlah pendaftar dan pertumbuhan
jumlah mahasiswa, dengan penjelasan sebagai berikut
a) Kualitas input mahasiswa
1) Metode rekrutmen calon mahasiswa untuk mengidentifikasi potensi
kemampuan mencapai capaian pembelajaran dilakukan dengan cara
pendaftaran berupa pengumpulan berkas, yaitu fotokopi Ijazah
SLTA/ijazah Paket C/Surat Keterangan Lulus yang dilegalisir pihak yang
berwenang, untuk mengetahui nilai rapor calon mahasiswa saat berada
di sekolah baik MA/SMA/SMK negeri maupun swasta, lanjutnya
dilakukan tes ujian seleksi masuk yang dilaksanakan di kampus
Universitas Billfath guna mendapatkan nilai seleksi calon mahasiswa
berdasarkan soal yang sudah diberikan oleh panitia PMB.
2) Hasil analisis data:
a. Rasio jumlah pendaftar terhadap jumlah mahasiswa baru untuk
Program Sarjana Teknik Informatika (Tabel 2.a LKPS) yaitu 1:1 pada
tahun ajaran 2017/2018 dan 1:39.00 pada tahun ajaran
2018/2019, dengan jumlah pendaftar 41 dan mahasiswa pada
tahun ajaran 2017/2018 adalah 36 orang, sedangkan jumlah pendaftar
pada tahun ajaran 2019/2020 adalah 42 orang dan yang diterima
adalah 42 orang.
b. Pertumbuhan jumlah mahasiswa baru untuk program studi
sebanyak 2017/2018 36 mahasiswa, dan pada TA 2018/2019
sebanyak 41 mahasiswa, hal ini dikarenakan adanya kenaikan kualitas
tingkat seleksi mahasiswa. Sedangkan untuk jumlah kebutuhan lulusan
(Tabel 2.a LKPS) belum dapat dianalisis karena belum ada lulusan
untuk program studi sarjana teknik informatika pada tahun 2020
karena mahasiswa dengan semester tertua adalah semester 6.
b) Daya tarik program studi
1) Peningkatan minat calon mahasiswa dalam kurun waktu 3 tahun
terakhir (Tabel 2.a LKPS) adalah dari tahun pelajaran 2017/2018 ke
tahun pelajaran 2019/2020 kenaikan jumlah calon mahasiswa.
2) Tidak ada mahasiswa asing dalam prodi Teknik Informatika Fakultas
Teknik Universitas Billfath sehingga tidak berpengaruh terhadap
jumlah mahasiswa (Tabel 2.b LKPS).
c) Layanan kemahasiswaan
Layanan kemahasiswaan yang disediakan oleh Program
Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Billfath Lamongan untuk
seluruh mahasiswa dalam bidang:
1) Bimbingan dan konseling
Bimbingan dan konseling kepada mahasiswa dapat dilaksanakan oleh
dosen Pembimbing Akademik (PA) dari setiap mahasiswa. Layanan
bimbingan dan konseling ini dapat dilaksanakan oleh mahasiswa untuk
membahas KRS (Kartu Rencana Studi) pada setiap awal semester,
dan dapat melakukan konseling saat tengah semester berlangsung dan
akhir semester untuk membahas KHS (Kartu Hasil Studi). Kegiatan
bimbingan dan konseling dalam akademik dilaksanakan setiap semester
oleh dosen Pembimbing Akademik minimal 4 kali per semester.
Pembimbingan dilakukan perindividu atau per kelompok secara tertutup.
Hasil dari pembimbingan adalah mahasiswa terarah dalam memilih mata
kuliah yang ingin diambil sesuai kemampuan akademiknya atau sesuai
IPK pada semester sebelumnya dan termotivasi untuk mengikuti
perkuliahan, mahasiswa memiliki gambaran tentang tema dan
penyusunan proposal Karya Ilmiah/PKM, dan mahasiswa memahami
materi.
2) Layanan Kewirausahaan
Layanan kewirausahaan diberikan kepada seluruh ahasiswa dengan
harapan dapat menambah wawasan mahasiswa dalam bidang
kewirausahaan, hal ini mendorong mahasiswa untuk dapat
menciptakan ide yang dapat menjadi usaha mahasiswa baik yang
berkaiyan dengan prodi maupun lainnya. Hasil dari pembimbingan ini
telah menghasilkan beberapa mahasiswa mempunyai usaha mandiri,
serta berpertisipasi dalam kompetisi bisnis mahasiswa indonesia
berupa pengusulan ide dan proposal yang diadakan oleh ristekdikti.
3) Minat dan bakat (ekstra kulikuler)
Pengembangan minat dan bakat mahasiswa secara terpusat dikelola oleh
pihak perguruan tinggi melalui biro kemahasiswaan. Sedangkan untuk
prodi Informatika membentuk himpunan mahasiswa TI untuk
mewadahi minat dan bakat serta melatih kerjasama seluruh
mahasiswa prodi Teknik Informatika. Lalu ditingkat fakultas terdapat BEM
Fakultas dan universitas juga memiliki BEM Universitas, kegiatan ekstra
kurikuler yang dilakukan di tingkat universitas seperti Seni Teater
“klaras”, Pramuka, Menwa dan Paduan Suara.
4) Pembinaan soft skills
Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki hard skill yang baik saja,
maka dalam kurikulum yang ditetapkan ada juga kegiatan pengembangan
soft skill yang diajarkan oleh dosen yang memiliki kemampuan dibidang
lainnya pengembangan soft skill atau dari pembicara di luar lingkungan
Universitas. Bentuk kegiatannya seperti: PKKMB (Pengenalan Kehidupan
Kampus Mahasiswa Baru), LDKM (Latihan Dasar Kepemimpinan
Mahasiswa), Workshop.
5) Layanan Beasiswa
Layanan pemberian beasiswa antara lain Bidikmisi Ristekdikti yang
diberikan untuk calon mahasiswa kurang mampu dengan umur maksimal
21 tahun, dan mempunyai IPK saat perkuliahan min. 2,75 atau
disesuaikan prestasi saat masih di sekolah. Bidikmisi diperuntukkan untuk
mahasiswa semester 1 angkatan 2018 & 2019. Beasiswa Yayasan
diberikan khusus kepada mahasiswa yang tinggal di pesantren dan
menempuh prodi eksakta. Kemudian Beasiswa Peningkatan Prestasi
Akademik (PPA) diperuntukkan bagi mahasiswa semester 3 angkatan
2017 yang memiliki prestasi akademik kategori baik dengan IPK min. 3,00
di semester kedua atau prestasi sangat baik di sekolah asal.
6) Layanan Kesehatan
Pelayanan kesehatan kepada seluruh sivitas akademik dan tenaga
kependidikan ditangani oleh Puskesmas Kecamatan Sekaran Lamongan.
d) Daya tarik program studi
1) Peningkatan minat calon mahasiswa dalam kurun waktu 3 tahun
terakhir (Tabel 2.a LKPS).
2) Keberadaan mahasiswa asing terhadap jumlah mahasiswa (Tabel 2.b
LKPS).
e) Layanan kemahasiswaan
Layanan kemahasiswaan yang disediakan oleh perguruan
tinggi/UPPS untuk seluruh mahasiswa dalam bidang:
1) penalaran, minat dan bakat,
2) bimbingan karir dan kewirausahaan, dan
3) kesejahteraan (bimbingan dan konseling, layanan beasiswa, dan
layanan kesehatan).
2. Indikator Kinerja Tambahan
Indikator kemahasiswaan berdasarkan kebijakan dan standar yang ditetapkan
adalah jumlah mahasiswa tiap kelas adalah 30 mahasiswa, kehadiran
mahasiswa adalah 80% sebanyak 75% mahasiswa, dan adanya prestasi
akademik maupun non akademik.
3. Evaluasi Capaian Kinerja
Evaluasi untuk pencapaian standart yang telah ditetapkan dengan
keberhasilan sebagai berikut:
1. Terbentuknya organisasi kemahasiswaan dan adanya
keterlibatan mahasiswa Teknik Informatika dalam organisasi tersebut
2. Telah diselenggarakan UKM Menwa, Pramuka, Paduan Suara, dan
Teater.
3. Adanya keterlibatan mahasiswa Teknik Informatika dalam
kegiatan pelatihan softskill
4. Adanya keterlibatan mahasiswa Teknik Informatika dalam kegiatan
bidang akademik maupun non akademik.
5. Mahasiswa Informatika mendapatkan beasiswa pendidikan.
6. IPK mahasiswa memenuhi standart minimal
7. Terbentuknya proposal kewirausahaan mahasiswa
8. Kehadiran mahasiswa minimal 80% sebanyak 75% mahasiswa
9. Adanya prestasi akademik mahasiswa tingkat lokal.
Sedangkan untuk ketidak berhasilan dalam pencapaian standart adalah
1. Belum terbentuknya UKM Robotika, Pers Mahasiswa, Penalaran
Ilmiah, Seni Religi dan Kopma karena kurang adanya minat
mahasiswa pada bidang tersebut.
2. Kuota perkelas belum mencapai batas minimal perkelas.
3. Belum ada prestasi akademik mahasiswa ditingkat wilayah/nasional
dan internasional karena kurangnya iklim kompetisi mahasiswa.
Berdasarkan evaluasi tersebut, program studi Teknik Informatika (TI) akan
melakukan tindak lanjut dengan memperbanyak sosialisasi pengumuman
pendaftara mahasiswa baru serta memperkenalkan prodi TI lebih menarik lagi,
serta menanam iklim kompetisi pada mahasiswa agar minat mahasiswa
mengikuti lomba serta mendapatkan prestasi akademik maupun non
akademik dapat mengalami peningkatan.
4. Penjaminan Mutu Mahasiswa
Penjaminan mutu mahasiswa telah dilakukan secara internal secara berkala.
Antara lain yang dilakukan dalam bentuk audit mutu internal (AMI), evaluasi
pelaksanaan layanan kemahasiswaan serta survei kepuasan mahasiswa.
Evaluasi yang dilaksanakan untuk layanan mahasiswa dan hasil dari
layanan mahasiswa dilakukan setiap akhir semester melalui angket
tentang layanan kemahasiswaan dalam satu semester. Penjaminan mutu ini
dilakukan oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) yang bertugas untuk melakukan
monitoring dan evaluasi kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas dan
program studi. Tugas GKM untuk penjaminan mutu di bidang kemahasiswaan
meliputi:
1) Menjamin kepatuhan terhadap Kebijakan Seleksi Calon Mahasiswa
dan Layanan Mahasiswa, serta standar bidang kemahasiswaan.
2) Mensosialisasikan dokumen SPMI yang telah disusun oleh
Lembaga Penjamin Mutu (LPM) kepada semua sivitas terkait layanan
kemahasiswaan.
3) Melakukan monitoring dan evaluasi mutu layanan kemahasiswaan
secara periodik (kegiatan AMI).
5. Kepuasan Pengguna
Sistem yang digunakan untuk mengukur kepuasan mahasiswa terhadap
layanan kemahasiswaan adalah dengan menggunakan pengisian angket yang
diberikan kepada mahasiswa terkait bidang layanan kemahasiswaan. Sistem
ini dilakukan pada akhir semester, dengan menggunakan rubrik penilaian
yang telah disediakan oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) yang bekerjasama
dengan program studi Teknik Informatika (TI), hasil dari pengisian angket
tersebut untuk selanjutnya akan dianalisis oleh pihak GKM dan menjadi
evaluasi untuk layanan kemahasiswaan kedepannya. Sehingga akan
ditindaklanjuti oleh pihak kemahasiswaan dan program studi untuk
memperbaiki layanan kepada mahasiswa.
6. Simpulan Hasil Evaluasi dan Tindak Lanjut
Berdasarkan hasil evaluasi pada sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru
dan layanan kemahasiswaan diperoleh hasil sebagai berikut :
1) Jumlah mahasiswa pada program studi Teknik Informatika
sudah mengalami pencapaian indikator sampai 50% sehingga perlu
adanya terus perbaikan berupa pengenalan prodi TI serta prospek kerja
dalam bidang informatika sehingga dapat menarik minat calon mahasiswa
untuk mendalami ilmu TI baik melalui pengenalan dengan sosialisasi
secara langsung atau dengan melalui website Universitas
www.billfath.ac.id atau dengan media cetak (banner, spanduk, brosur).
2) Penyelenggaraan layanan kemahasiswaan untuk mahasiswa dengan
adanya organisasi kemahasiswaan ditingkat prodi yaitu HIMATI
organisasi ditingkat fakultas yaitu BEMF, dan organisasi mahasiswa
ditingkat Universitas yaitu BEM. Serta terbentuknya UKM Teater, Menwa,
Paduan Suara dan Pramuka untuk mewadahi minat dan bakat
mahasiswa.
3) Mahasiswa belum mempunyai prestasi dalam bidang non akademik
dikarenakan kurangnya iklim kompetisi pada mahasiswa, sehingga perlu
adanya kegiatan kompetisi bidang non akademik pada tingkat lokal untuk
memunculkan ilkim kompetisi pada mahasiswa, serta diberikan suatu
penghargaan oleh pihak program studi sehingga mahasiswa lebih
bersemangat untuk mengikuti kegiatan perlombaan baik akademik
maupun non akademik.
4) Prestasi akademik sudah tergolong baik karena bimbingan dan konseling
untuk perkuliahan maupun kegiatan akademik lainnya sudah berjalan dan
sudah ada partisipasi dari mahasiswa Informatika baik dalam bidang
keatifitas, ataupun kewirausahaan.
C.4 Sumber Daya Manusia
1. Latar Belakang
Berdasarkan visi universitas billfath yaitu menjadi universitas terkemuka dalam
riset terapan yang dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan
kepesantrenan, berdasarkan visi tersebut maka dosen ditugaskan untuk
melaksanakan tri darma perguruan tinggi dengan menjalankan kewajiban
minimal 12 sks setiap semester dengan rincian mengajar minimum 8 sks, 2
sks untuk melaksanakan penelitian dan 2 sks untuk melaksanakan
pengabdian kepada masyarakat. Kompetensi dosen Informatika dalam
mencapai standar yang telah ditetapkan perguruan tinggi yaitu melaksanakan
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berhubungan dengan riset
terapan yang dijiwai nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kepesantrenan.
Rasional strategi pencapaian standar yang ditetapkan perguruan tinggi terkait
sumber daya manusia (SDM) yaitu meningkatkan kinerja dosen dan tenaga
pendidik dengan menyebar angket antara dosen dan tenaga pendidik dengan
menggunakan rubrik penilaian tentang kualifikasi, kompetensi, beban
kerja, proporsi. Hasil angket tersebut digunakan untuk melaksanakan
perbaikan kinerja dan mencapai standar yang telah ditetapkan di perguruan
tinggi.
2. Kebijakan
a) Kebijakan penetapan standar perguruan tinggi terkait kualifikasi,
kompetensi, beban kerja, proporsi, serta pengelolaan SDM (dosen
dan tenaga kependidikan) yaitu dengan mengkoordinasi antara Wakil
Rektor I dengan Wakil Dekan I serta seluruh Ketua dan Sekretaris
Jurusan/ Program Studi / Program dengan difasilitasi oleh Unit Penjamin
Mutu dalam perumusan terkait kualifikasi, kompetensi, beban kerja,
proporsi, serta pengelolaan SDM di Universitas Billfath Lamongan.
Selanjutnya menjaring masukan dari stakeholders tentang
kualifikasi, kompetensi, beban kerja, proporsi, serta pengelolaan SDM.
Langkah selanjutnya membentukan Tim Perumus terkait kualifikasi,
kompetensi, beban kerja, proporsi, serta pengelolaan SDM. Selnajutnya
melaporkan hasil Penyusunan Pedoman terkait kualifikasi, kompetensi,
beban kerja, proporsi, serta pengelolaan SDM. Langkah terakhir
mensosialisasi Pedoman terhdap dosen dan tenaga kependidikan.
b) Pengelolaan SDM mencakup:
1) Kebijakan Sistem Rekruitmen dan Seleksi Dosen dan
Tenaga Kependidikan
Kebijakan Sistem rekruitmen dan seleksi dosen dan tenaga
kependidikan dilakukan mengacu pada Ketetapan Dewan
Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah Siman Lamongan
Nomor 1 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan
Pegawai Bab II dengan landasan hukum Undang-Undang Nomor 14
Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan terkait
dengan kualifikasi akademik yang dipersyaratkan tantang Standar
Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta PP. No. 98 Tahun 2000,
yang telah diperbarui dengan PP No. 11 Tahun 2002 dan Keputusan
Kepada BKN No. 11 tahun 2002.
Rekrutmen dosen tetap dan tenaga kependidikan Universitas Billfath
terjadi pada tahun 2018. Pada tanggal 24 April 2018, panitia
perekruitmen dosen Universitas Billfath mengeluarkan pengumuman
terbuka berupa poster penerimaan dosen tetap Program Studi Fisika
FMIPA, Matematika FMIPA, Biologi FMIPA, Pendidikan Bahasa
Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Kimia, Teknologi
Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro.