4. Lulusan dari program studi T e k n i k Informatika bekerja sesuai
bidang sebesar 50%.
3. Evaluasi Capaian Kinerja
Evaluasi untuk pencapaian standart yang telah ditetapkan dengan
keberhasilan sebagai berikut:
1. IPK rata-rata sementara yaitu 3,00
2. Adanya prestasi akademik mahasiswa
3. Sedangkan untuk ketidakberhasilan dalam pencapaian standart
adalah
• Belum ada prestasi non akademik dari mahasiswa
• Belum ada publikasi ilmiah dari mahasiswa
• Belum ada karya ilmiah mahasiswa
• Belum ada produk/jasa yang dihasilkan oleh mahasiswa
Belum ada luaran penelitian/pengabdian masyarakat yang dihasilkan oleh
mahasiswa Berdasarkan evaluasi tersebut, program studi Teknik
Informatika (TI) akan melakukan tindak lanjut dengan cara :
1. Meningkatkan iklim prestatif mahasiswa agar mahasiswa aktif
mengikuti kegiatan kompetisi baik akademik maupun non akademik
dengan cara memberikan pembinaan sesuai bidang yang diminati.
2. Mengadakan pelatihan untuk mahasiswa terkait penelitian dan
pengabdian masyarakat.
3. Sosialisasi info-info lomba dan hibah yang dapat diikuti oleh mahasiswa.
4. Mengikut sertakan mahasiswa dalam penelitian maupun
pengabdian masyarakat yang dosen kerjakan.
4. Penjaminan Mutu Luaran
Penjaminan mutu luaran dilakukan oleh Gugus kendali Mutu (GKM)
dengan bentuk audit mutu internal (AMI), evaluasi pelaksanaan luaran dan
capaian tridharma. Evaluasi ini dilakukan setiap akhir semester melalui
pengumpulan data prestasi, IPK, penelitian, karya ilmiah, dan pengabdian
masyarakat mahasiswa. Penjaminan mutu ini dilakukan oleh Gugus Kendali
Mutu (GKM) yang bertugas untuk melakukan monitoring dan evaluasi luaran
dan capaian tridharma. Hasil yang diperoleh dari monitoring ini diperoleh 2
prestasi akademik mahasiswa, IPK rata-rata mahasiswa saat ini adalah 3.00.
belum adanya prestasi non akademik, lulusan, karya ilmiah, penelitian, dan
pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. Sehingga capaian
tridharma ini baru sampai pada capaian pendidikan saja, oleh karena itu hal ini
akan ditindak lanjuti oleh prodi dengan memberikan dorongan serta pelatihan
kepada mahasiswa terkait penelitian serta pengabdian, agar mahasiswa dapat
aktif melaksanakan tridharma untuk kedepannya
5. Kepuasan Pengguna
Kepuasan pengguna untuk lulusan belum ada hasil pengukuran untuk
kepuasan pengguna lulusan dan mitra karena mahasiswa Teknik Informatika
mempunyai semester tertinggi pada semester 6, sehingga belum mempunyai
lulusan dan belum dilakukan survei kepuasan pengguna.
6. Simpulan Hasil Evaluasi dan Tindak Lanjut
Kesimpulan dari hasil evalusi yang diperoleh adalah IPK lulusan
sebesar 3.00, untuk prestasi non akademik, penelitian, pengabdian, karya
ilmiah, produk/jasa belum ada sehingga perlu untuk ditindaklanjuti oleh
program studi, dengan memberikan dorongan serta pelatihan kepada
mahasiswa terkait penelitian serta pengabdian, agar mahasiswa dapat aktif
melaksanakan tridharma untuk kedepannya.
D. ANALISIS DAN PENETAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN UPPS
TERKAIT PROGRAM STUDI YANG DIAKREDITASI
i. Analisis capaian kinerja
Universitas Billfath mulai menunjukkan hasil yang memuaskan
meskipun baru beroperasi dua tahun. Dibidang penelitian, terdapat 8
tim telah mengajukan proposal Penelitian Dosen Pemula (PDP) DIKTI
ditahun 2018 dan semua proposal tersebut telah di danai untuk tahun
anggaran 2020, dua diantaranya dari prodi Teknik Informatika. Dibidang
pengabdian masyarakat belum bisa mengajukan hibah dikti karena kampus
kami belum masuk kampus binaan, namun kami mengadakan pengabdian
masyarakat dengan biaya sendiri. Dibidang sarana-prasarana, Universitas
Billfath telah mendapatkan hibah dari DIKTI alat labolatorium (termasuk
computer untuk labolatorium komputasi) ditahun 2018 dan ditahun 2019 kami
kembali mendapatkan hibah DIKTI untuk pembangunan Gedung
perkuliahan. Dibidang kompetisi mahasiswa, kami telah mengirimkan
mahasiswa kami dalam beberapa kompetisi diantaranya yaitu: Program
Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kompetisi Bisnis Nasional (DIKTI), kopetisi
debat baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa inggris dan masih banyak lagi.
Dibidang tata kelola dan tata pamong, telah ada dokumen yang
mengatur dengan jelas dan telah diimplementasikan. Tenaga pendidik dan
tenaga kependidikan yang dimiliki berusia relatif muda sehingga peluang
pengembangan masih sangat luas.
Beberapa hal yang masih menjadi hambatan khususnya di Prodi Teknik
Informatika diantaranya adalah ketersediaan sarana dan prasarana yang
kurang memadai misalnya kurangnya koleksi buku literatur penunjang
pembelajaran, ruang dosen yang kurang nyaman, tempat sholat, jaringan
internet yang terkadang lemot dan ruang santai untuk diskusi. Dosen-dosen
muda yang sangat bersemangat menjalankan tugasnya namun minim
pengalaman.
ii. Analisis SWOT atau analisis lain yang relevan
Memperhatikan dari factor internal dapat diperoleh poin-poin yang menjadi
kekuatan dan kelemahan adalah sebagai berikut:
Kekuatan (S) yang Kelemahan (W)
• Visi, misi dan tujuan • Pemahaman para sivitas
ditetapkan akademika
sangat jelas dan realistis, sehingga terhadap visi, misi dan tujuan
dimungkinkan dapat terwujud pada prodi masih kurang karena
batasan waktu yang dikehendaki yaitu belum efektifnya sosialisasi
• Belum optimalnya sumber
tahun 2023
• Adanya sinergi dan komitmen antara dana untuk setiap program
lembaga dalam hal ini universitas dan kerja
• Staf Tata Usaha memiliki
fakultas dengan program studi untuk
tugas rangkap karena
mewujudkan visi, misi serta tujuan
melayani Program Studi di
program studi
• Pemimpin dipilih secara transparan fakultas
dan mengikuti aturan Universitas • Sarana dan Prasarana masih
• Visi, misi dan tujuan Program Studi
belum tersedia dengan baik
relevan dengan visi, misi dan tujuan • Mahasiswa belum memiliki
fakultas dan universitas prestasi baik di tingkat
• Struktur organisasi program studi
nasional maupun
dikembangkan sesuai dengan
internasional
kebutuhan program studi • Belum optimalnya sosialisasi
• Adanya lembaga penjaminan mutu
tentang prospek kerja
untuk menjamin capaian pembelajaran
• Sistem penjaminan mutu sudah sarjana Informatika kepada
terlaksana dengan baik Mahasiswa
• Terlaksananya monitoring dan evaluasi
• Kesibukan dosen diluar
secara berkala di segala bidang oleh
tugasnya sebagai dosen dan
tenaga pendidik
GKM dan Kaprodi • Belum ada dosen yang
• Terdapat banyak beasiswa bagi mendapatkan jabatan
mahasiswa yang berprestasi, maupun fungsional (3 dosen sedang
dari keluarga yang tidak mampu proses pengajuan).
• Program Studi Teknik Informatika • Belum lengkapnya Fasilitas
memiliki 5 Dosen tetap dengan untuk mendukung terciptanya
kualifikasi Pendidikan terakhir dari lingkungan yang kondusif
perguruan tinggi negeri bereputasi. • Minat dan kualitas ilmiah
• Usia dosen dan tenaga kependidikan mahasiswa masih rendah
masih tergolong sangat muda sehingga • Pemahaman Metode SCL
kesempatan untuk terus oleh Civitas akademika masih
mengembangkan diri masih terbuka; kurang
• Komitmen dan motivasi kuat yang • Pendirian gedung baru
dimiliki oleh dosen dalam pelaksanaan membutuhkan rencana
Tridharma Perguruan Tinggi sangat prioritas sehingga pagu
kuat anggaran harus
• Dukungan kuat dari Yayasan dalam menyesuaikan prioritas
berbagai wujud peningkatan kualitas anggaran tersebut
proses pembelajaran • Pengelolaan prasarana di
• Kompetensi lulusan yang dilengkapi bawah yayasan membuat
dengan pengetahuan agama dan prodi memiliki keterbatasan
keterampilan bahasa asing (arab dan dalam pemanfaatan. Selain itu
inggris) akses yang kurang terjangkau
• Adanya Gelar mimbar akademik dalam membuat Universitas kurang
proses pembelajaran dan penulisan mendapat perhatian
karya ilmiah masyarakat
• Suasana akademik telah tumbuh dan • Masih kurangnya aktivitas
terbentuk dengan baik penelitian yang didanai dari
• Perpustakaan Universitas Bilfath dana hibah
dengan jaringan internet yang on-line • Kurangnya publikasi dosen
• Perencanaan, pelaksanaan, dan semenjak prodi beroprasi
pelaporan pembiayaan telah tersusun rapi • Belum adanya mekanisme
dalam SOP Pembiayaan di tingkat monitoring dan evaluasi teradap
Universitas, Fakultas, dan Prodi pelaksanaan kerjasama
• Prasarana yang ada telah tersedia
meskipun saat ini sebagian besar dikelola
oleh yayasan. Telah ada rencana
pemindahan lokasi kampus yang
aksesnya lebih terjangkau.
• Sarana telah tersedia untuk kegiatan
tridharma pada tahap awal pendirian
Prodi.
• Sistem Informasi telah ada melalui
sistem domain terpadu
www.billfath.ac.id. Semua kegiatan
akademis dapat tercatat di dalam
sistem.
• Performa kerjasama dengan
pihak institusi lain berjalan cukup baik
Dari factor eksternal, dapat diperoleh poin-poin yang menjadi peluang dan
ancaman sebagai berikut:
Peluang (O) Ancaman (T)
• Cabang keilmuan Teknik Informatika • Dengan era education dan
yang banyak memberikan peluang indutri 4.0. tentunya akan
pengembangan keilmuan yang luas. membuat persaingan antar
• Banyak beasiswa yang ditawarkan pihak akan semakin
untuk mahasiswa sehingga akan kompetitif.
meningkatkan animo calon mahasiswa • Kurangnya sumber dana
• Terbuka lebar peluang untuk menjajaki dalam pengelolaan dan
kerja sama antar bidang dengan pengembangan Program
sesama institusi pendidikan lain ataupun Studi
industri. • Persaingan dengan
• Terbentuknya Himpunan bidang universitas lain yang
minat/kajian yang dapat digunakan memiliki sarana dan
sebagai wadah untuk meningkatkan prasaran yang lebih unggul
kempetensi mahasiswa baik hard-skill • Teknik Informatika
dan soft-skill. dianggap mata pelajaran
• Dunia industry di Indonesia mulai yang susah oleh sebagian
menyadari kebutuhan mereka pada besar siswa sehingga
lulusan Teknik Informatika. peminat minim
• Lulusan Teknik Informatika dapat • Kurangnya pengetahuan
menjadi Guru yang tersertifikasi pada masyarakat akan prospek
sekolah swasta dan sekolah dibawah kerja sarjana Teknik
kemenag. Informatika
• Lulusan Teknik Informatika bisa • Ada mahasiswa yang
membuat bimbingan belajar sendiri Mengundurkan diri
• Adanya beberapa program bantuan • Adanya persaingan antara
dana dari kemenristekdikti yang dapat lulusan program studi yang
dimanfaatkan untuk tetap melaksanakan sama dan sejenis
penelitian dan pengabdian masyarakat; • Adanya kebijakan bahwa
• Terjalinnya MOU kerjasama riset dan lulusan Teknik untuk
Universitas Islam Lamongan; menjadi guru sekolah
• Banyaknya lembaga-lembaga di bawah negeri di bawah
yayasan yang dapat dimanfaatkan sebagai Kemendikbud harus dari
objek pengabdian masyarakat dosen dan prodi kependidikan
mahasiswa; • Semakin ketatnya
• Tersedianya jaringan internet di persaingan untuk
universitas yang memadai memudahkan mendapatkan dana hibah/
akses informasi terkait dengan insentif dari kemenristekdikti;
pengembangan diri dosen dan tenaga • Regulasi pendidikan yang
kependidikan.Tuntutan untuk menghadapi berubah- ubah
revolusi industri 4.0 • Persaingan dengan
• Kebijakan dari Universitas Bilfath Teknologi pembelajaran
sebagai Research University, distance learning
• Telah terbentuknya Kelompok-klompok • Kebutuhan kompetensi
bidang minat/kajian yang dapat digunakan pasar yang beragam dan
sebagai diskusi antar civitas akademika cepat berubah
sehingga tercipta iklim akademik yang • Tuntutan kebutuhan pasar
kondusif kerja yang semakin tinggi
• Anggaran
dana penelitian dan terhadap lulusan
• Ketatnya persaingan
pengabdian kepada masyarakat dari
DIKTI yang berkelanjutan dalam memperoleh dana
• Banyak kesempatan mempublikasikan
hibah kompetitif untuk
hasil penelitian baik nasional maupun aktivitas penelitian dan
internasional pengabdian kepada
• Adanya kemudahan mengakses masyarakat
informasi ilmiah dari DIKTI
• Masih banyak kesempatan untuk
menjalin kerjasama dengan instansi lain
baik nasional maupun internasional
iii. Strategi pengembangan
Memperhatikan dari analisis SWOT yang dilakukan dibuatlah strategi-
strategi berikut:
• Meningkatkan sosialisasi visi, misi, dan tujuan program studi
Teknik Informatika Universitas Billfath ke masyarakat dengan media
cetak, banner, berbagi tautan situs www.billfath.ac.id ke media sosial
atau grup pesan instan dosen/mahasiswa/tenaga kependidikan.
• Roadshow/sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menjaring calon
lulusan SMA/SMK/MA yang ingin melanjutkan kuliah di prodi Teknik
Informatika dengan banyak menjelaskan prospek Teknik Informatika.
• Mengusulkan penambahan tenaga kependidikan guna mendukung
kegiatan akademik.
• Meningkatkan motivasi mahasiswa untuk mengikuti kompetisi baik di
tingkat lokal dan nasional.
• Menjalin lebih banyak kerjasama dengan calon pengguna lulusan,
• Mencari materi penelitian berbasis kebutuhan masyarakat,
• Mendorong dosen agar profesional menjalankan tugas dan
menempuh jenjang jabatan akademik dan pendidikan sesuai target yang
ditetapkan,
• Melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu dalam mensosialisasi
perlunya mahasiswa menepati jadwal perkuliahan serta memonitoring
pelaksanaan kerjasama,
• Meminta lebih banyak masukan dari masyarakat, dunia usaha,
dan stakeholder terkait kompetensi lulusan yang diharapkan,
• Mengadakan pelatihan mahasiswa di bidang keilmuan,
ketenagakerjaan, dan kemasyarakatan agar mahasiswa mampu cepat
menangkap peluang di masyarakat yang pada akhirnya membawa
reputasi Universitas Billfath ke tingkat yang lebih baik,
• Mempertahankan hal-hal positif yang telah dilakukan di Prodi
Teknik Informatika terkait profesionalisme, manajemen, pelayanan,
dan pengamalan tridharma perguruan tinggi.
iv. Program Keberlanjutan
Suatu system dapat dikatakan telah berjalan dengan baik apabila telah
menerapkan perbaikan dan pengembangan secara terus menerus (continu
improvement). Dengan perbaikan dan pengembangan secara terus menerus
akan memberikan jaminan system tersebut dapat berkembang pesat serta
dapat mempertahankan prestasinya.
Universitas Billfath telah membentuk system yang berdasarkan prinsip
PPEPP. Jika system ini dapat berjalan dengan konsisten maka Universitas
Billfath akan dapat berkembang pesat. Selain itu ketersediaan tenaga
pendidik dan tenaga kependidikan yang masih muda/usia produktif sangat
memberikan harapan besar pada kemajuan Universitas Billfath kedepan.
Untuk menjamin keberlangsungan system PPEPP tersebut, telah dibentuk
LPM dan GKM yang bertugas mengendalikan setiap proses
perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi agar dapat berjalan sebagaimana
mestinya. Oleh karena itu penguatan penjamin mutu menjadi hal yang
penting untuk kemajuan suatu institusi.
BAB III
PENUTUP
Evaluasi Diri merupakan bagian penting dari suatu siklus yang harus
dilewati agar terjadi perbaikan dan perkembangan secara berkelanjutan. Evaluasi
diri harus dilakukan secara terus menerus secara berkala, terjadwal dan tersusun
secara rapi agar dapat dipelajari sebagai dasar penyusunan strategi perbaikan
dan perkembangan pada periode selanjutnya.
Dari hasil Laporan Evaluasi Diri (LED) ini, telah memberikan banyak
sekali masukan dan memberikan arah strategi perbaikan serta perkembangan
pada periode selanjutnya. Semoga upaya yang kami lakukan kedepan dapat
mempercepat perkembangan Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan
Universitas Billfath.