BAB 1-7
Simulasi
DIGITAL
Smkn 7
tangerang NAMA : KARTIKA PUTRI SILFI YANAH
KELAS : X PKM 1
DAFTAR ISI :
3.1 LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER
3.2 MENERAPKAN METODE PETA MINDA
3.3 MENGEVALUASI PARAGRAF DESKRIPTIF,
ARGUMENTATIF, NARATIF, DAN PERSUASIF
3.4 MENERAPKAN LOGIKA DAN OPERASI
PERHITUNGAN DATA
3.5 MENGANALISIS FITUR YANG TEPAT UNTUK
PEMBUATAN SLIDE
3.6 MENERAPKAN TEKNIK PRESENTASI YANG
EFEKTIF
3.7 MENGANALISIS PEMBUATAN E-BOOK
BAB I
LOGIKA DAN ALGORITMA
KOMPUTER
BAB II
MENERAPKAN METODE PETA
MINDA
BAB III
MENGEVALUASI PARAGRAF
DESKRIPTIF, ARGUMENTATIF,
NARATIF, DAN PERSUASIF
BAB IV
MENERAPKAN LOGIKA DAN
OPERASI PERHITUNGAN DATA
BAB V
MENGANALISIS FITUR YANG
TEPAT UNTUK PEMBUATAN
SLIDE
BAB VI
MENERAPKAN TEKNIK
PRESENTASI YANG EFEKTIF
BAB VII
MENGANALISIS PEMBUATAN
E-BOOK
SIMULASI
DIGITAL
(SIMDIG)
BAB 1 -7
KARTIKA PUTRI SILFI
YANAH
X PKM 1
DAFTAR ISI
3.1 LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER
3.2 menerapkan metode peta minda
3.3 mengevaluasi paragraf
deskriptif, argumentatif, naratif, dan
persuasif 3.4 menerapkan logika dan
operasi perhitungan data
3.5 menganalisis fitur yang tepat untuk
pembuatan slide 3.6 menerapkan Teknik
presentasi yang efektif 3.7 menganalisis
pembuatan E-book
BAB I LOGIKA DAN ALGORITMA
LOGIKA
Diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles (384-322SM).
ALGORITMA
Diperkenalkan oleh ahli matematika : abu ja’far Muhammad ibnu musa al khawarizmi.
Seorang ilmuan Persia yang menulis kitab aljabrw’almuqabala
(rulesofrestorationandreduction) sekitar tahun 825 M.
DEFINISI LOGIKA
1. Penalaran atau bentuk pemikiran.
2. Ilmu yang memberikan prinsip yang harus diikuti agar dapat berpikir valid menurut
aturan yang berlaku.
DEFINISI
ALGORITMA
1. Langkah-langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh.
2. Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yang berintegrasi.
3. Suatu metode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang
nyata (websterdictionary).
KRITERIA
PEMILIHAN
ALGORITMA
1. Ada output
2. Efektifitas dan efesiensi
3. Jumlah langkahnya berhingga
4. Berakhir (SEMI ALGORITMA)
5. Terstruktur
Suatu algoritma yang terbaik : “suatu algoritma harus menghasilkan output yang tepat
guna (efektif) dalam waktu yang relatif singkat & penggunaan memori yang relatif
sedikit (efisien) dengan langkah yang berhingga & prosedurnya berakhir baik dalam
keadaan diperoleh suatu solusi ataupun tidak ada solusinya”
Contohnya :
Sebuah prosedur ketika akan mengirim kan surat kepada teman :
1. Tulis surat pada kertas surat
2. Ambil amplop
3. Masukkan surat kedalam amplop
4. Tutup amplop surat dengan lem perekat
5. Tulis alamat surat yang dituju, jika tidak ingat lebih dahulu ambil buku alamat dan
cari alamat yang dituju, lalu tulis pada amplop tersebut
6. Tempelkan perangko pada amplop
7. Bawa surat ke kantor pos atau ke bis surat
Sebuah prosedur untuk masalah menentukan akar kuadrat dari suatu bilangan bulat
positif yang di input :
Baca bilangan bulat positif yang diinput, sebut saja sebagai A
1. Dinyatakan nilai B adalah 0
2. Hitung nilai C yang berisikan nilai B dikalikan nilai B
3. Jika nilai C sama dengan nilai A, maka nilai B adalah akar dari nilai A, lalu stop
4. Jika tidak, maka nilai B akan bertambah 1
5. Kembali ke langkah pada no 3
TAHAPAN
ANALISA
ALGORITMA
1. Bagaimana merencanakan suatu algoritma
2. Bagaimana menyatakan suatu algoritma
A.)Dengan Bahasa
semu
(pseudocode)
Contoh untuk menghitung luas segitiga :
1. Masukkan nilai alas
2. Masukkan nilai tinggi
3. Hitung luas = (alas*tinggi) / 2
4. Cetak luas
B.) Dengan diagram alur atau flowchart
C.) Dengan
Statement
program /
penggalan
Program
Contoh (menggunakan C++):
Cin>> Alas ; //untuk input data
Cin>> Tinggi;
Luas = (Alas * Tinggi)/2 ; // proses
Cout<< Luas; //untuk output data
Tahap Proses uji Algoritma:
a. Fase Debugging
Yaitu fase dari proses program eksekusi yang akan melakukan koreksi terhadap
kesalahan. b. Fase Profilling
Yaitu fase yang akan bekerja jika program tersebut sudah benar (telah melewati fase
Debugging).
Analisis Suatu Algoritma
(Untuk melihat faktor efesiensi&efektifitas dari algoritma tersebut), Dapat dilakukan
Terhadap suatu algoritma dengan melihat pada :
a. Waktu Tempuh (RunningTime) dr suatu Algortima.
Hal-hal ygdpt mempengaruhi drpd waktu tempuh adalah :
1. Banyaknya langkah.
2. Besar dan jenis input data.
3. Jenis Operasi.
4. Komputer dan kompilator
b. Jumlah Memori Yang Digunakan.
Sifat – Sifat
Algoritma
• Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
• Langkah atau Instruksi harus Jelas,
• Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
• Input dan Output harus mempunyai Batasan,
• Efektifitas,
• Adanya Batasan Ruang Lingkup.
Pengenalan
Flowchart
Pengertian, Jenis – Jenis, Simbol – Simbol, dan Contoh Flowchart
• Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan
Hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan Simbol.
Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan
Hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
• Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya Flowchart
urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ebih mudah. Setelah flowchart selesai
disusun, selanjutnya
• Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya
Flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika lebih mudah. Setelah
flowchart selesai disusun, selanjutnya
Pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa
Pemrograman.
1. Pengertian
Flowchart / Bagan
Alir
Pengertian Flowchart ( Bagan Alir ) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di
dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir (flowchart) digunakan
terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.
2. Jenis
JenisFlowchart /
Bagan Alir
Ada beberapa jenis - Jenis flowchartdiantaranya:
1. Bagan alir sistem (systemsflowchart).
2. Bagan alir dokumen (documentflowchart). 3. Bagan alir skematik
(schematicflowchart).
4. Bagan alir program (program flowchart).
5. Bagan alir proses (processflowchart).
a. System
Flowchart
System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan
secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari
prosedurprosedur yang ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang
dikerjakan di sistem.
b.
DocumentFlowcha
rt
Bagan alir dokumen (documentflowchart) atau disebut juga bagan alir formulir
(formflowchart) atau paperworkflowchart merupakan bagan alir yang
menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.
c.
SchematicFlowcha
rt
Bagan alir skematik (schematicflowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan
bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem.
Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir
sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang
digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan
komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir.
Penggunaan gambargambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama
menggambarnya.
d. Program
Flowchart
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara
rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi
bagan alir system. Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir
logika program (program logicflowchart) dan bagan alir program komputer terinci
(detailedcomputer program flowchart Bagan alir logika program digunakan untuk
menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan
alat- logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem. Gambar berikut menunjukkan
bagan alir logika program. Bagan alir program komputer terinci
(detailedcomputerprogram flow-chart)
digunakan untuk menggambarkan instruksi-instruksi program komputer secara
terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh pemrogram.
e.
ProcessFlowchart
Bagan alir proses (processflowchart) merupakan bagan alir yang banyak digunakan di
teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan
proses dalam suatu prosedur.
BAB II PETA MINDA – PENGERTIAN, FUNGSI,
MANFAAT DAN CONTOHNYA
Pengertian Peta
Minda
Peta minda adalah suatu ilustrasi grafis yang konkrit yang dapat menunjukan
bagaimana suatu konsep berhubungan atau terkait dengan konsep-konsep lain yang
termasuk kategori yang sama. Peta minda ialah suatu skema atau ringkasan dari hasil
belajar. Peta minda juga dikenal dengan peta konsep (min mapping).
Peta minda merupakan salah satu cara visual-spatial dalam bentuk kecerdasan beragam
atau Multiple Intellenges yang sekarang ini sudah diterapkan dalam sistem
pembelajaran di sekolah-sekolah. Seluruh siswa dianjurkan untuk menguasai teknik ini
setelah mempelajari sesuatu bab guna mengingat dan mengupas kembali pemahaman
siswa dalam bab tersebut. Banyak orang beranggapan bahwa teknik ini sulit untuk
diaplikasikan. Sebenarnya, teknik ini akan lebih memudahkan siswa guna mengingat
kembali fakta-fakta penting yang telah di pelajarinya..
Mind Map atau disebut Peta Minda adalah cara atau metode untuk memaksimalkan
potensi otak kiri dan otak kanan. Mind Map merupakan metode yang paling ampuh di
banding membaca buku yang berisi banyak tulisan. Mind Map mencatat Poin – Poin
penting di dalam sebuah buku dan di buat seperti semacam struktur yang membuat
otak kiri dan otak kanan bekerja secara maksimal. Metode Peta Minda atau Mind Map
diperkenalkan pada tahun 1974 oleh seorang tokoh yang bernama Tony Buzan. Ia
merupakan seorang ahli pengembangan potensi manusia dari inggris. Peta Minda atau
Mind Map memiliki prinsip dasar menggunakan gagasan, yang menggunakan kata
kunci, gambar, dan simbol. Peta Minda atau Mind Map berisi gambar dan tulisan. Di
dalam Peta Minda atau Mind Map terdapat teknik membaca.
Bagaimana Cara membuat Pita Minda?
1. Pertama, tentukan terlebih dahulu materi apa yang ingin dibahas.
2. Kemudian pilihlah sebuah konsep yang relevan atau berhubungan satu sama lain.
3. Selanjutnya, urutkan setiap konsep mulai dari yang lebih inklusif hingga kebagian
contoh-contohnya.
4. Kemudian, hubungkan setiap konsep yang saling berhubungan satu sama lain dengan
menggunakan garis penghubung.
5. Selanjutnya, lengkapi sebuah peta minda yang sudah dibuat dengan menggunakan
konsep-konsep yang lebih khusus.
Waktu yang tepat untuk menggunakan peta minda ini adalah digunakan pada setiap
baik diawal persekolahan maupun saat akhir menghadapi ujian. Siswa sangat dianjurkan
untuk berlatih peta minda dari awal pembelajaran guna memudahkan siswa menguasai
semua subjek dengan baik dan cemerlang.
Peta pikiran penting bagi siswa untuk memudahkan belajar. Selain itu, peta minda juga
penting karena :
1. Menghemat waktu belajar dan mengulang.
2. Memfasilitasi pembelajaran.
3. Memperkuat ingatan.
4. Memungkinkan siswa menginterpretasikan semua pelajaran yang telah dipelajari.
Jenis-Jenis Peta Minda
Peta minda dibedakan menjadi berikut.
1. Circle Map (Peta Bulatan), digunakan untuk sumbangsaran ide yang memamerkan
pengetahuan sedia berkaitan sesuatu tajuk dengan memberikan maklumat mengikut
konteks.
2. Bubble Map (Peta Buih), digunakan untuk memperbanyak kebolehan murid untuk
mengenal pasti atau atau menunjukan kualitas. Umumnya bubble map
menggunakan perkataan deskriptif atau uraian.
3. Double Bubble Map (Peta Buih Berganda), digunakan untuk membandingkan beza
sesuatu.
4. Tree Map (Peta Pokok), digunakan untuk mengklasifikasikan bahan atau ide.
5. Brace Map (Peta Dakap), digunakan untuk menganalisis objek fisikal. Garis sebelah
kiri adalah nama atau gambar keseluruhan objek. Garis pada bagian kedua adalah
bagian utama.
6. Flow Map (Peta Alir), digunakan untuk membuat urutan sesuatu proses. 7. Multi Flow
Map (Peta Pelbagai Alir), digunakan untuk menunjukan dan menganalisis hubungan
sebab akibat. Segiempat yang berada ditengah adalah peristiwa yang penting.
Bagian sebelah kiri adalah sebab-akibat peristiwa tersebut, manakala bagian sebelah
kanan pula adalah akibat daripada peristiwa tersebut.
8. Bridge Map (Peta Titi), digunakan untuk memberi peluang kepada pelajar untuk
mengaplikasikan proses analogi dengan menggunakan faktor penghubungan.
Manfaat Peta Minda
1. Bagi Guru
Dibawah ini merupakan manfaat peta minda bagi guru adalah :
1. Membantu guru memahami macam-macam konsep yang terdapat dalam topik yang
akan diajarkan dan memperoleh wawasan baru.
2. Membantu untuk melihat keterkaitan logis antar konsep-konsep khusus.
3. Membantu dalam menghindari miskonsepsi oleh siswa.
4. Membantu untuk mengorganisasi urutan kegiatan belajar mengajar di kelas.
5. Dengan mengidentifikasi konsep-konsep sebelum membuat peta konsep, guru dapat
menemukan topiktopik sains secara jelas, sehingga dapat membantu untuk
menentukan topik-topik yang perlu dipelajari.
6. Membantu untuk penilaian siswa.
7. Sebagai alat untuk menggalakkan pembelajaran kooperatif.
8. Membantu untuk menggali pemahaman siswa sebelum dilakukan pembelajaran.
2. Bagi Siswa
Dibawah ini merupakan manfaat peta minda bagi siswa.
Secara tidak langsung mengajak siswa belajar kooperatif.
1. Membantu siswa menghindari miskonsepsi.
2. Membantu mempelajari cara belajar menyusun peta konsep.
3. Membantu untuk mempelajari sains secara bermakna.
4. Membantu untuk memperoleh wawasan baru.
5. Membantu dalam mempelajari konsep-konsep pokok dan proposisi, serta membantu
dalam menghubungkan atau mengaitkan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan
yang sedang dipelajarinya.
Cara Membuat
Peta Minda
Dibawah ini merupakan cara membuat peta minda.
Pertama, tentukan terlebih dahulu bahan bacaan.
1. Tentukan konsep-konsep yang relevan.
2. Urutkan konsep-konsep tersebut mulai dari yang paling inklusif sampai yang
paling tidak inklusif atau contoh-contoh.
3. Susunlah konsep-konsep tersebut di atas kertas, mulai dari konsep yang paling
inklusif di puncak ke konsep yang paling tidak inklusif.
4. Kemudian hubungkan kosep yang berkaitan dengan garis-garis penghubung dan
memberi kata penghubung pada setiap garis punghubung tersebut.
5. Kembangkan peta minda yang telah dibuat tersebut. Contohnya dengan
menambahkan dua atau lebih konsep yang baru ke setiap konsep yang sudah ada
di dalam peta minda.
Manfaat Dari
Penggunaan Peta
Minda
Metode Peta Minda ini harus diperhatikan oleh pengajar, seperti guru sebab metode
pembelajaran ini digunakan untuk membantu para siswa didala memahami
pembelajaran.
Dibawah ini terdapat beberapa manfaat dari penggunaan metode Peta Minda ini, yaitu :
1. Peta minda dapat digunakan untuk memvisualisasikan rencana dan juga pikiran kita
dengan cara yang lebih baik.
2. Bisa digunakan agar membuat alur kerja project lebih teratur dan berurutan.
3. Dapat membantu kita untuk mengembangkan sebuah gagasan atau ide pokok tanpa
hambatan apapun.
4. Bermanfaat untuk membantu kalian dalam membuat kerangka atau rencana suatu
cerita.
5. Peta minda sangat bermanfaat untuk membantu kita dalam memetakan suatu ide
pikiran agar lebih sistematis.
6. Dapat membantu kita agar lebih mudah untuk memahami sesuatu.
7. Peta ini juga sangat bermanfaat untuk merangsang kinerja otak kanan dan otak kiri
secara bersamaan.
Contoh Dari Mind
Mapping Dan
Fungsinya
Dibawah ini terdapat berbagai contoh dari Mind Mapping dengan berbagai tema,
seperti dibawah ini
Contoh peta minda komputer
Berikut ini contoh peta minda tentang sejarah komputer, lengkap dengan penjelasan
singkatnya.
Sebagaimana kita tahu, bahwa kemajuan zaman semakin pesat, khususnya pada bidang
teknologi yang hampir tiap minggu update-nya
1. Mind Mapping Pohon
2. Mind Mapping Sekolah
3. Mind Mapping Kelompok Sosial
Kelemahan Peta
Minda
Di dalam Peta Minda atau Mind Map terdapat juga kelemahan, yaitu :
1 waktu berkurang karena mencari point-point penting yang dibutuhkan untuk
membuat peta minda.
2 kata kunci masih terpisah oleh jarak
3 waktu berkurang karena mencari kata kunci pengingat
Kelebihan Peta
Minda
Dan di dalam Peta Minda atau Mind Map terdapat Kelebihan, yaitu :
1. Dapat Melihat gambar secara keseluruhan
2. Membantu kinerja otak untuk membandingkan, mengingat dan membuat hubungan
3. Peta Bersifat unik
4. Memudahkan Penambahan informasi atau pengetahuan baru
Fungsi Otak Kiri
Fungsi Otak Kiri yaitu sebagai berikut :
1 . Digunakan untuk menganalisis
2 . Digunakan untuk logika
3 . Digunakan untuk Memproses info secara linear
4 . Rasio
5 . Digunakan untuk kemampuan menulis
6 . Digunakan untuk kemampuan membaca
7 . Dig
Fungsi Otak Kanan
Fungsi Otak Kanan yaitu sebagai berikut :
1 . Digunakan untuk mengontrol tubuh bagian kanan
2 . Pemikiran menggunakan otak kanan berupa gambar
3 . Pemikiran menggunakan otak kanan selalu menggunakan imajinasi
4 . Otak kanan senang mengekspresikan emosi
5 . Otak kanan cenderung menggunakan kreativitas
6 . Otak kanan berpikir secara tidak teratur
Itu lah perbedaan dari Fungsi otak kiri dan otak kanan. Saya akan memberi jenis-jenis
dari Peta Mind
BAB III PENGENALAN PERANGKAT LUNAK
PENGOLAH KATA – MICROSOFT WORD
Microsoft Word adalah salah satu program pengolah kata (Word Processor) yang
populer dan banyak digunakan. Keunggulan Microsoft Word diantaranya adalah:
● Banyak digunakan, sehingga memudahkan pertukaran data
● Kemampuannya dalam menyusun dokumen yang rapi dan menarik
● Kemampuannya digunakan bersama dengan aplikasi office lainnya. ●Antarmuka
yang menarik dan mudah digunakan.
1. Tombol Office
Tombol yang berisi menu-menu dasar pengolahan berkas seperti New, Open, Save,
Save As, Print dan Close.
2. Menu Quick Access (Tombol Cepat)
Berisi tombol-tombol sebagai shortcut/jalan pintas dari menu-menu dasar Ms. Word
yang dapat ditambah atau dikurangi.
3. Ribbon
Berisikan icon-icon fungsi dasar yang terdapat pada Ms Word 2007 yang terdiri dari
beberapa tab dasar.
4. Tab Ribbon
Merupakan pengelompokan menu-menu pada ribbon yang mempunyai dasar fungsi
yang sama. Tab-tab awal pada ribbon adalah :