KTSP
TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
TAHUN AJARAN 2020/2021
(URIKULUM DARURAT ERA PANDEMI )
TAMAN KANAK-KANAK
DHARMA WANITA GANDEKAN 02
DS. GANDEKAN KEC. WONODADI KAB. BLITAR
NPSN.20556452 NSS.002051521016 NIS.00013
KURIKULUM DARURAT
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PEDIDIKAN
TK DHARMA WANITA GANDEKAN02
KECAMATAN WONODADI
TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021
Disususn dalam rangka memberikan arah pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pendidikan
Pada masa pandemic Covid 19
OLOleGh O:
Tim Pengembang Kurikulum TK Dharma Wanita Gandekan 02
Ds.Gandekan RT 01 RW 03
KORWIL KECAMATAN WONODADI
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR
Tahun 2020
i
KURIKULUM TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
LEMBAR PENETAPAN DAN PENGESAHAN
Setelah memperhatikan masukan dan pertimbangan dari segenap warga TK Dharma Wanita
Gandekan 02 dan tim peninjau dan pengembang kurikulum , maka dengan ini kurikulum Darurat TK
Dharma Wanita Gandekan 02 Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, ditetapkan dan disahkan untuk
diberlakukan ditahun ajaran 2020/2021
Ditetapkan di : Gandekan
Pada tanggal : 10 Juli 2020
Yang Menetapkan Yang Mengajukan
Ketua Yayasan Kepala TK Dharma Wanita Gandekan 02
TK Dharma Wanita Gandekan 02
EVY INDAH CAHYATI,S.Pd. SRI MUHARTIWI,S.Pd.
NIP.19641111 198403 2 003
Mengetahu
Pengawas TK KORWIL Pendidikan
Kecamatan Wonodadi
Drs.SRI UTAMI ,M.Si.
NIP. 196508051985032005
ii
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-
Nya, TK Dharma Wanita Gandekan 02 telah menyusun Dokumen I Kurikulum Darurat yang
sekaligus juga penerapan Kurikukum 2013. Penyusunan Dokumen Kurikulum Darurat ini
merupakan salah satu upaya mengoptimalkan kegiatan proses pendidikan yang dilaksanakan
oleh TK Dharma Wanita Gandekan 02selama masa pandemic covid 19, sesuai dengan
karakteristik kondisi zona/daerah dan zona asal peserta didik serta berorientasi pada kebutuhan
peserta didik.Kurikulum darurat ini disusun dengan mengacu pada Surat SKB 4 Menteri Nomor
01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, dan Nomor 440-882
ini dilengkapi dengan lampiran yang tak terpisahkan, Kepmendikbud Nomor 719/P/2020 Pedoman
Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam kondisi khusus, Panduan Penyelenggaraan
Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa pandemi
Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Sebagai acuan pedoman implementasi kurikulum pada Taman Kanak-Kanak Dokumen
Kurikulum Darurat yang kami susun ini mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran
2020/2021.Namun demikian, kami menyadari bahwa Dokumen kurikulum darurat ini masih belum
sempurna. Penyempurnaan secara berkelanjutan akan terus dilakukan seiring dengan perubahan
dan penyempurnaan Kurikukum darurat dimasa pandemik covid 19.
Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh warga TK Dharma
Wanita Gandekan 02yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk membantu baik waktu
maupun tenaganya untuk menyusun Dokumen ini.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan
petunjuk terhadap segala upaya yang kita lakukan demi peningkatan mutu pendidikan di
Indonesia.
Gandekan, 10 Juli 2020
Kepala TK Dharma Wanita Gandekan 02
SRI MUHARTIWI,S.Pd.
NIP.19641111 198403 2 003
iii
DAFTAR ISI i
ii
HalamanJudul …......……………............................................................................ iii
LembarPenetapandan pengesahan........................................................................ vi
Kata Pengantar...................………………………….................................................
Daftar Isi ………………………………………………………………............................
BAGIAN I
PROFIL LEMBAGA 1
A. SEJARAH SINGKAT TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02……….. 1
B. IDENTITAS SEKOLAH TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02………
C. KEADAAN LINGKUNGAN TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02 2
1.lingkungan sekitar sekolah………………………………………..……. 2
2. lingkungan sekolah……………………………………………………… 3
D. SARARANA PRASARAN TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02 ….
E. DATA TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02 8
1. Setruktur lembaga……………………………………………………… 9
2. Personl lembaga…………………………………………………......... 9
a. Biodata personil……………………………………………………. 10
b. Tupoksi…………………………………………………… ……… 11
c. Tata tertib………………………………………………………….. 12
d. Jumlah peserta didik……………………………………………….
BAGIAN II
BAB I PENDAHULUAN 13
BAB II A. LATARBELAKANG…............………………………………................... 14
B. DASAR HUKUM…........……………………………........………………. 14
C. TUJUAN PENYUSUNAN DOKUMEN KURIKULUM DARURAT…… 13
D. LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
19
DARURAT 19
FUNGSI, VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH 19
A. FUNGSI……………………………………………………………………… 19
B. VISI..............................................………………………………………….
C. MISI.................................………............…...................…….................
D. TUJUAN................................. ....…………............…….....……………..
BABIII KERANGKA DASAR, STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM DARURAT
A. KERANGKA DASAR KURIKUKUM DARURAT
1. Konsep dasar Kurikulum Darurat ………………………………….. 20
2. Konsep Pembelajaran Darurat …………………………………….. 20
3. Prinsip Pembelajaran Masa Darurat ……………………………… 21
4. Materi, Metode dan Media Pembelajaran Masa Darurat
a. Pengembangan materi ajar…………………………………… 22
b. Model pembelajaran………………………………………….. .. 23
c. Metode pembelajaran………………………………………… 23
iv
d. Media dan sumber belajar…………………………….............. 24
5. Langkah-langkah Pembelajaran masa Darurat
24
a. Langkah-langkah penyiapan sarana………………………….. 25
b. Langkah-langkah pengelolaan pembelajaran………………… 25
26
1.menyiapkan perencanaan pembelajaran…………………… 26
2.Pelaksanaan kegiatan pembelajaran……………………….. 26
28
a. Menyiapkan perencanaan………………………………... 29
b. Pelaksanaan kegiatan pembelajran…………………….. 29
c. Pengelolaan kelas masa darurat………………………… 30
B. Pengertian Struktur Kurikulum Darurat…………………………………… 35
1. Kompetensi inti…………………………………………………………
2. Kompetensi Dasar…………………………………………………….. 57
58
3. Indikator pencapaian perkembangan………………………………... 60
C.MUATAN KURIKULUM
61
1. Program-program pengembangan……………………………………. 61
2. Program-program kegiatan…………………………………………….. 61
D.LAMA BELAJAR………………………………………………………………. 61
E.PENETAPAN KALENDER PEDIDIKAN 62
1. Permulaan Tahun Ajaran……………………………………………… 70
2. Kegiatan Pembelajaran................................................................... 70
3. Kegiatan Akhir Semester................................................................ 72
4. Kegiatan Akhir Tahun…………………………………………………. 72
5. Kalender Pendidikan………………………………………………….. 73
6. Rencana Program Kegiatan………………………………………….
a.Kegiatan Tahunan…………………………………………………..
b.Program Bulanan……………………………………………………
c.Program mingguan………………………………………………….
BAB V PENUTUP....................................................................................................
LAMPIRAN-LAMPIARAN
Data pendukung pembuatan kurikulum darurat
Undangan
Berita acara
Daftar hadir
Surat keputusan dan penetapan
*Untuk notulen di catat di buku notulen
Dokumen perencanaan pembelajaran
PROMES
PROMI
PERENCANAAN PENILAIAN
SOP
v
BAGIAN I
PROFIL LEMBAGA
TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
TAHUN AJARAN 2020/2021
A. SEJARAH SINGKAT TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
Tk Dharma Wanita Gandekan 02 berdiri tahun 1989 belum memiliki gedung sendiri, masih
menumpang di rumah bapak H. Samingan yang beralamat di Dsn Gandekan RT .001/
RW.003. Desa Gandekan 02 Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Tahun 2005 dibuatkan
bangunan oleh pihak pemerintahan desa di atas tanah milik pengairan.tahun 2008 setatus
tanah di jadikan milik aset pemerintah daerah di peruntukkan TK Dharma Wanita Gandekan
02 sampai sekarang.
B. IDENTITAS SEKOLAH
1. Nama TK : TK Dharma Wanita Gandekan 02
2. NIS : 000130
3. NSS : 002051521016
4. NPSN : 20556452
5. Alamat : Ds.Gandekan Rt 01 Rw 03
6. Desa : Gandekan
7. Kecamatan : Wonodadi
8. Kode Pos : 66155
9. Kabupaten : Blitar
10. Daerah : Pedesaan
11. Propinsi : Jawa Timur
12. Status : Swasta
13. Kelompok : Gugus 01
14. Tahun Didirikan : 1989
15. Organisasi Penyelenggara : Dharma Wanita
1
C. KEADAAN LINGKUNGAN
1. Lingkungan sekitar sekolah
TK Dharma Wanita Gandekan 02 berada di Ds.Gandekan RT. 01 RW.03
Kec.Wonodadi Kabupaten Blitar. Lembaga kami berada dibawah naungan Yayasan Dharma
Wanita Desa Gandekan. Kondisi lingkungan TK Dharama Wanita Gandekan 02 mayoritas
beragama Islam. Dipandang dari segi ekonomi masyarakat sekitar termasuk masyarakat
petani dan wiraswasta.
Batas wilayah:
a. Sebelah Utara adalah pemukiman penduduk
b. Sebelah Barat adalah jalan dan pemukiman penduduk
c. Sebelah Selatan sungai kecil dan pemukiman penduduk
d. Sebelah Timur pemukiman penduduk
2. Lingkungan Sekolah
Status gedung TK Dharma Wanita Gandekan 02 adalah milik pemerintahan desa
Gandekan dan di hibahkan kepada TK Dharma Wanita Gandekan 02, di bangun di atas tanah
milik PEMDA dengan luas keseluruhan mencapai 1.935 m² terdiri dari:
a. 1 ruang kantor
b. 2 rombongan belajar
c. 1 ruang gudang
d. 2 kamar mandi
e. UKS
f. Ruang serba guna
g. Dapur
h. Ruang bermain anak (Out door)
i. Kebun sekolah
2
D. SARANA DAN PRASARANA
1. Tanah : Milik PEMDA
Status : 1.935 m2
Luas
2. Gedung
a. Bangunan Gedung TK Dharma Wanita Gandekan 02 :
No Jenis Bangunan Jumlah Ukuran Ket
Ruang Ruang
1. Ruang Kelas 2 6 x 5 m2
2. Ruang Kantor / Kep Sekolah 1 3 x 2,5 m2
3. UKS 1 1,5 x3 m2
4. Dapur 1 1,5 x1,25 m2
5. Gudang 1 2 x 2 m2
6. WC Anak 1 1,5 x 2 m2
7 WC Guru 1 1,5 x 2 m2
8 Ruang serba guna 1 7 x 4 m2
3
b. Denah lokasi sekolah
U RM RM
DENAH LOKASI RM M
T B TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
S
sungai kecil
J
a RM
C
Kelas kelompok l
RM
AT a
RM
en RM
RK
rg RK
jembatan
Kebun sekolah Kelas kelompok a Halaman sekolah a
B s (ruang bermain n 4
out dor) g
k
K G dapur kantor a
M n
UKS
a
l
a
RM n
RK
R RM
K
R
Jalan raya Blitar - Kediri K
3.Sarana Bermain RR b
3. Sarana prasarana dan buku MM r
a. Alat bermain di luar Kuantitas Keterangan
Nama
2 Baik
Ayunan Ganda 4 Baik
Ayunan 1 Baik
Papan Titian besi 1 Baik
Papan titian ban 2 Baik
Jungkitan ban 1 Baik
Jungkitan besi 1 Baik
Tangga pelangi 1 Baik
Papan Luncur 1 Baik
1 Baik
Mangkok Putar 2 1 Baik dan 1 rusak
Tangga segitiga
Kranjang basket
b. Ala bermain di dalam
a. Alat Bermain di Sudut
a. Sudut Agama / Ketuhanan : Ada
b. Sudut Keluarga : Ada
c. Sudut Pembangunan : Ada
d. Sudut Kebudayaan : Ada
e. Sudut Alam Sekitar : Ada
b. Alat-Alat Musik : Ada
1) Rebana : Ada
2) Kendang : Ada
3) Alat-alat perkusi
c. Alat-alat Elektronik : Ada (1 buah)
1) Televisi : Ada (1 buah)
2) Tape Recorder : Ada (2 buah)
3) Mega Phone : Ada (1 buah)
4) Sound System : Ada (1 buah)
5) DVD
5
c.Sarana Ruang Belajar / Mebeler Kelas / Kantor
1) Meja Kursi Anak : Ada
2) Meja Kursi Guru : Ada
3) Almari : Ada
4) Loker : Ada
5) Papan Tulis : Ada
6) Papan Flanel : Ada
7) Meja Kursi KS : Ada
8) Meja Kursi Tamu : Ada
9) Loker APE : Ada
d. Peralatan dapur
a) Kompor
b) Panci
c) Wajan
d) Mangkok
e) Serok dan sotel
f) Sendok dan piring
g) Teko
e. Sarana di UKS
a) Bed UKS
b) Kotak P3K dan isinya
c) Alat DDTK
6
f. Buku Jenis Jumlah Sesuai Kurang Lebih
No Eks
1 Buku motivasi kegiatan
2 Buku cerita bergambar
3 Buku pedoman
pembelajaran
4 Buku pedoman
pembelajaran
5 Buku pedoman program
sarana pembelajaran
6 Buku pedoman program
sarana pembelajaran
Buku panduan
7 penyelenggaraan dan
pengelolaan TK
Buku pedoman
8 administrasi
kepegawaian TK
Buku pendekatan
9 saintifik dalam perangkat
pembelajaran K.13
PAUD
10 Buku petunjuk teknis
proses belajar mengajar
Buku standard supervisi
11 dan evaluasi pendidikan
TK
12 Buku kumpulan lagu
13 Buku kumpulan sair
14 Buku kurikulum model
pembelajaran
Buku metodik khusus
15 pengembangan
keterampilan
7
E. DATA TK DHARMA WANITA GANDEKAN O2
1 Struktur Lembaga
STRUKTUR LEMBAGA
TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021
YAYASAN
EVY INDAH CAHYATI,S.Pd
KeKcaomrwaitlanv KEPALA TK DHARMA KOMITE
Wonodadi WANITA GANDEKAN 02 ROKIMI
SRI MUHARTIWI,S.Pd
GURU KELOMPOK GURU KELOMPOK B GURU KELOMPOK A
A TRIANA FATMAWATI,S.Pd. LULI MASLIKAH,S.Pd
MUNDRI ARLINA
URU KELOMPOK B
MUNDRI ARLINA
MURID DAN WALI MURID
Catatan keterangan hubungan :
= Garis intruksional
= Garis hubungan kedinasan /koordinati
8
2 Personil Lembaga
a.biodata personil TK Dharma Wanita Gandekan 02
KETERANGAN BIODATA PERSONIL
TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
TAHUN PELAJARAN 2020 / 2021
NAMA PENDIDIK
NO KETERANG SRI MUHARTIWI,S.Pd. MUNDRI ARLINA TRIANA LULI
AN FATMAWATI ,S.Pd. MASLIKAH ,S.Pd.
1 NIP 19641111 198403 2 003
2 TTL Blitar,11-11-1964 Blitar, 11-11-1970 Blitar, 14-07-1985 Blitar, 03-11-1985
3 Agama Islam Islam Islam Islam
4 Setatus PNS GTY GTY GTY
pegawai
5 Pangkat Pembina Tk.1. 1V/b
/golongan
6 NUPTK 14437432643300023 2443748651300033 7043763666300003 7435763664300013
7 Tanggal 01-03-1984 01-08-1991 01-12-2005 19-07-2004
mulai tugas
(TMT)
8 Masa kerja 36 tahun 3 bulan 28 tahun 11 bulan 14 tahun 7 bulan 16 tahun 0 bulan
9 Ijasah S 1 PAUD 2013 SPP 1991 S 1 PAUD 2012 S 1 PAUD 2012
10 Ds. Kunir Rt.04 Rw.05 Ds.Gandekan Rt.02 Ds.Gandekan Rt.02 Ds.Gandekan Rt.04
11 Tugas Kec. Wonodadi Kab Blitar Rw.05 Kec. Rw.03 Kec. Rw.03 Kec. Wonodadi
Wonodadi Kab. Wonodadi Kab. Blitar Kab. Blitar
Kepala sekolah Blitar
Guru kelompok A Guru kelompok B Guru kelompok A
9
b. Tugas Penyelenggara, pengelola dan guru TK Dharma Wanita Gandekan 02
1. Ketua Yayasan Dharma Wanita bertanggung jawab dalam:
Pengembangan pendidikan di TK Dharma Wanita Gandekan 02
Bekerjasama dengan berbagai pemangku kebijakan dalam rangka optimalisasi
sumber belajar dan sumber dana, dst
2. Tugas Pokok dan Kompetensi Kepala TK
Tugas pokok kepala TK pada semua jenjang mencakup tiga bidang, yaitu:
a. Tugas Manajerial
Tugas kepala TK dalam bidang manajerial berkaitan dengan pengelolaan TK,
sehingga semua sumber daya dapat disediakan dan dimanfaatkan secara optimal
untuk mencapai tujuan TK secara efektif dan efisien.
Tugas manajerial ini meliputi aktivitas sebagai berikut:
1. Menyusun perencanaan
2. Mengelola program pembelajaran
3. Mengelola kesiswaan
4. Mengelola sarana dan prasarana
5. Mengelola personal
6. Mengelola keuangan
7. Mengelola hubungan degan masyarakat
8. Mengelola administrasi
9. Mengelola sistem informasi
10.Mengevaluasi program
11.Memimpin
b. Tugas Supervisi
Selain tugas manajerial, kepala TK juga memiliki tugas pokok melakukan
supervisi terhadap pelaksanaan kerja guru dan staf. Tujuannya adalah untuk
menjamin agar guru dan staf bekerja dengan baik serta menjaga mutu proses maupun
hasil pendidikan di TK Dalam tugas supervisi ini tercakup kegiatan-kegiatan:
1. Merencanakan program supervisi
2. Melaksanakan program supervisi
3. Menindaklanjuti program supervisi
10
c. Tugas Kewirausahaan
Di samping tugas manajerial dan supervisi, kepala TK juga memiliki tugas
kewirausahaan.Tugas kewirausahaan ini tujuannya adalah agar TK memiliki sumber-
sumber daya yang mampu mendukung jalannya TK, khususnya dari segi finansial.
Selain itu juga agar TK membudayakan perilaku wirausaha di kalangan warga TK,
khususnya para siswa.
3. Tugas Pokok dan Fungsi Guru
a. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap
b. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
c. Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar
d. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
e. Mengisi daftar nilai anak didik
f. Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan), kepada guru lain
dalam proses pembelajaran
g. Membuat alat pelajaran/alat peraga
h. Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni
i. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
j. Melaksanakan tugas tertentu di TK
k. Mengadakan pengembangan program pembelajaran
l. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar anak didik
m. Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran
n. Mengatur kebersihan ruang kelas dan sekitarnya
c. Tata tertib lembaga TK Dharma Wanita Gandekan 02.
a. Tata tertib kepala sekolah
1. Datang Tepat Waktu
2. Berpakaian Seragam sesuai dengan ketentuan
3. Manyapa dan memantau guru
4. Melihat persiapan pembelajaran guru melalui daring
5. Memantau guru saat pembelajaran daring ke anak didik
11
b. Tata tertib guru
1. Datang Tepat Waktu
2. Berpakaian Seragam sesuai dengan ketentuan
3. Manyapa dan memantau anak didik
4. Melihat persiapan pembelajaran anak didik melalui daring
5. Menyampaikan pembelajaran daring
6.Mempersiapkan pembelajaran selanjutnya
c. Tata tertib siswa selama BDR
1. SOP pagi
2. Menyiapkan peralatan yang dipergunakan belajar di rumah
3. Berdoa sebelum melaksanakan kegiatan
4. Siap belajar di rumah dengan mengikuti instruksi dari guru kelas melalui WA Group
kelas
5. Menyelesaikan tugas dengan bimbingan orang tua
6. Berdoa selesai melaksanakan kegiatan
7. Orang tua melaporkan atau mengirimkan hasil belajar kepaada guru lewat WA Grup
kelas dan untuk materi /hasil karya diantar kesekolah
d.Peserta Didik
1. Jumlah Peserta Didik Dalam 4 (empat) Tahun Terakhir
Jumlah Anak Didik
Kelompok 2017/2018 2018/2019 2019/2020 2020/2021
A 23 18 16 18
B 22 23 14 13
Jumlah 45 41 30 31
12
BAGIAN II
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam kondisi darurat, kegiatan pembelajaran di TK Dharma Wanita Gandekan 02
tidak bisa berjalan secara normal seperti biasanya, namun demikian peserta didik harus
tetap mendapatkan layanan pendidikan dan pembelajaran.
Pada masa darurat Covid-19, sekolah telah melaksanakan kegiatan pembelajaran di
tengah kondisi darurat sesuai dengan kondisi dan kreatifitas masing-masing sekolah dimana
peserta didik belajar dari rumah dengan bimbingan dari guru dan orang tua.
Menghadapi tahun pelajaran 2020/2021 yang masih dalam masa darurat Covid-19,
tentunya TK Dharma Wanita Gandekan 02 membutuhkan pedoman dalam melaksanakan
proses pembelajaran yaitu Kurikulum Darurat yang merupakan kurikulum tingkat satuan
pendidikan yang disusun dan dilaksanakan oleh TK Dharma Wanita Gandekan 02 pada
masa darurat dengan memperhatikan rambu-rambu ketentuan yang berlaku serta kondisi di
lembaga TK Dharma Wanita Gandekan 02 di masa darurat ini karena wabah Corona Virus
Disease (Covid-19.
Tim pengembang kurikulum TK Dharma Wanita Gandekan 02 melakukan
Pengembang Kurikulum sekolah yang meliputi kerangka dasar kurikulum darurat, tujuan
tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, serta kalender pendidikan,
Sebelum mengembangkan Kurikulum Darurat, sekolah melakukan analisis kondisi internal
dan eksternal di TK Dharma Wanita Gandekan 02 dengan melakukan skrening zona lokasi
tempat tinggal guru, tenaga kependidikan dan peserta didik untuk memastikan tempat
tinggalnya bukan merupakan episentrum penularan Covid-19.
Kurikulum Darurat ini disusun dan dilaksanakan pada masa darurat covid 19. Oleh
karena itu semua aspek yang berkenaan dengan perencanaan pembelajaran, kegiatan
pembelajaran dan penilaian hasil belajar disesuaikan dengan kondisi darurat yang sedang
berlangsung, namun bila suatu saat ada perubahan kondisi kami mengikuti perubahan
menurut peraturan dari pemerintah.
Dengan tersusunnya dokumen Kurikulum Darurat ini, TK Dharma Wanita Gandekan
02 diharapkan dapat melaksanakan proses pembelajaran dimasa khusus ini.
13
B. DASAR HUKUM
Dasar hukum yang digunakan dalam penyusunan Kurikulum TK Dharma Wanita Gandekan
02 adalah :
1. Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2013 Tentang Sistem Pendidikan
Nasional
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 32 Tahun 2013, dan diubah kembali dengan Permen
DikBud No. 13 Tahun 2015
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 tahun 2014
tentang Standar Pendididkan Anak Usia Dini
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 146 tahun 2014 tentang
Kurikulum PAUD
6 SKB 4 Menteri Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor
HK.03.01/Menkes/363/2020, dan Nomor 440-882 tetang Panduan
Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun
Akademik 2020/2021 di Masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-
19).
7. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Dalam Kondisi
Khusus.
8. Surat Keputusan Menteri Kesehatan No.HK.01.07/MENKES/ 328/2020 tentang
Panduan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat
KerjaPerkantoran dan Industri dalam Mendukung
Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi.
9. Surat Edaran Kemendikbud nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Belajar dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran
Corona Virus Covid 19
10. Surat Edaran no 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan
Dalam Masa DaruratPenyebaran Covid 19
11. Perbub Nomor 40 tahun 2020 tentang Pedoman tatanan baru dalam
Pencegahan Pengendalian Corona Virus Desease 19.
C. TUJUAN PENYUSUNAN DOKUMEN KURIKULUM DARURAT
Secara umum tujuan diterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah untuk
memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberian kewenangan
(otonomi), dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara
partisipatif dalam pengembangan kurikulum. Sedangkan secara khusus tujuannya
penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan TK Dharma Wanita Gandekan 02
adalah:
1. Menyamakan persepsi kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik
dan Komite sekolah tentang berbagai peraturan dan perundang-undangan yang
mendasari implementasi kurikulum 2013 pada masa pandemic covid 19
14
2. Sebagai acuan tekhnis atau pedoman penyelenggaraan pembelajaran di TK Dharma
Wanita Gandekan 02 Tahun ajaran 2020/2021. Dengan harapan agar pembelajaran
di. TK Dharma Wanita Gandekan 02 ini dapat terlaksana dengan baik dan efektif
3. Sebagai panduan implementasi kurikulum 2013 untuk mempersiapkan manusia
Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang
beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia
4. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam
mengembangkan kurikulum.
5. Memberdayakan sumber daya yang tersedia.
6. Meningkatkan kepedulian warga Sekolah dalam mengembangkan kurikulum melalui
pengambilan keputusan bersama untuk mewujudkan keunggulan sekolah.
7. Untuk memastikan hak anak untuk tetap mendapatkan layanan Pendidikan,
melindungi warga satuan pendidikan dan memastikan pemenuhan dukungan
psikososial bagi pendidik, peserta didik dan orang tua.
D. LANDASAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Kurikulum Darurat TK Dharma Wanita Gandekan 02 dikembangkan sesuai
dengan kondisi lingkungan eksternal dan internal sekolah yang meliputi sarana prasarana,
guru, peserta didik, pemetaan zona lokasi tempat tinggal peserta didik maupun guru pada
tahun ajaran 2020/2021. Pengembangan Kurikulum Darurat TK Dharma Wanita Gandekan
02 mengacu pada regulasi dan pedoman yang sesuai, serta memperhatikan pertimbangan
komite sekolah dan dikembangkan berdasarkan landasan dan prinsip-prinsip sebagai
berikut:
1. Landasan pengembangan Suplemen Kurikulum darurat adalah sebagai berikut
a. Landasan Filosofis
Kurikulum darurat sekolah dikembangkan menggunakan filosofi:
Sekolah sebagai satuan pendidikan formal di Pendidikan Anak Usia Dini
Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan
bangsa masa kini dan masa mendatang.
Target utama pendidikan sekolah adalah pembentukan karakter mulia atau
akhlakul karimah serta pembekalan kompetensi sebagai bekal masa depan
peserta didik.
15
Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif.
Guru adalah sosok teladan yang baik bagi peserta didik.
b. Landasan Sosiologis
Kurikulum darurat dikembangkan atas dasar kebutuhan merespon perubahan
rancangan dan proses pendidikan dalam rangka memenuhi dinamika kehidupan
keberagamaan, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, membangun masyarakat
yang sejahtera dan berkeadilan terutama pada masa daruratcovid 19
c. Landasan Psiko-pedagogis
Kurikulum harus didudukkan sebagai wahana pendewasaan peserta didik sesuai
dengan perkembangan psikologisnya dan mendapatkan perlakuan pedagogis sesuai
dengan konteks lingkungan dan zamannya pada masa darurat covid 19.
2. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum darurat
Kurikulum darurat yang di kembangkan TK Dharma Wanita Gandekan di
bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Kurikulum darurat ini dikembangkan
berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta didik dan
lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik
memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,
berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga negara yang demokratis dan
bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan
kompetensi peserta didik disesuaikan denganpotensi, perkembangan, kebutuhan,
kepentingan peserta didik dan tuntutan lingkungan.Memiliki posisi sentral berarti
kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.
b. Kurikulum dikembangkan secara kontekstual
Kurikulum dikembangkan dengan mempertimbangkan karakter daerah, kondisi satuan
Pendidikan, dan kebutuhan Anak. Kurikulum tingkat Satuan Pendidikan ( KTSP )
bersifat operasional yang memungkinkan pengembangan sesuai dengan karakteristik,
visi,misi TK Dharma Wanita Gandekan 02 dalam masa darurat ini.
c. Mencakup semua dimensi kompetensi dan program pengembangan
16
Kurikulum TK mengembangkan kompetensi sikap,pengetahuan dan ketrampilanyang
mencakup semua program pengembangan nilai agama dan moral,fisik –
motoric,kognitif,bahasa.sosial emosional dan seni.
d. Program Pengembangan sebagai dasar pembentukan kepribadian Anak
Kurikulum dirancang ubtuk membangaun sikap spiritual dan social bukan menjawab
tes tes ,uijian kuis atau pengetahuan jangka pendek lainya. Sikap spiritual dan social
yag dimaksud adalah perilaku yang mencerminkan sikap beragama,hidup sehat,rasa
ingin tahu,sikap estetis,sikap kreaatif , percaya diri, sabar, mandiri, peduli, menghargai
dan toleran, mampu bekerja sama, mampu menyesuaikan diri, jujur, tanggung jawab,
rendah hati, dan santun dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan orang dewasa
lainnya dilingkungan rumah, tempat bermain dan satuan pendidikan.
e. Memperhatikan tingkat perkembangan anak
Kurikulum disusun dengan memperhatikan kesinambungan secara vertical (antara
tujuan pendidikan nasional, tujuan lembaga, tujuan pembelajaran, metode
pembelajaran) dan kesinambungan horizontal (antara tahap perkembangan anak:
usia 4-6 tahun merupakan rangkaian yang saling berkesinambungan).
f. Mempertimbangakn Cara anak belajar
Kurikulum mengakomodir pelaksanaan pembelajaran yang memungkinkan anak
membentuk pengalaman belajar dengan cara belajar anak. Anak belajar mulai dari
dirinya kemudian keluar dirinya, dari konkrit ke abstrak, sederhana ke komplek, mudah
ke sulit yang dilakukan dengan cara melakukan nya sendiri.
g. Holistik - integratif
Kurikulum mengembangkan semua aspek perkembangan secara seimbang melaluli
layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, kesejahteraan maupun layanan
perlindungan anak. Layanan pedagogis berfokus pada stimulasi perkembangan anak
terutama pada stimulasi perkembangan mental intelektual dan social emosional.
Layanan kesehatan dan gizi terutama ditujuakn untuk membantu pertumbuhan anak.
Layanan perlinfungan ditujukan untuk memberi dukungan kondisi dan lingkungan yang
nyaman dan aman, yaitu bebas dari kecemasan, tekanan dan rasa takut, untuk
melaksanakan layanan holistic intefratig tersebut, satuan pendidikan harus bekerja
sama antara lain dengan puskesmas, posyandu, bina keluarga balita dan komisi
pelayanan dan perlindungan anak Indonesia.
h. Belajar melalui bermain
17
Proses membangun pengalman bersifat aktif. Anak terlibat langsung dalam kegiatan
bermain yang menyenangkan. Selama bermain anak menggunakan ide-ide baru mereka,
belajar mengambil keputusan, dan emecahkan masalah sederhana.
i. Memberi pengalaman belajar
Penyusunan kurikulum memberikan pengalaman belajar anak tentang berbagai konsep
keilmuan, tekhnologi, dan seni secara dinamis melalui kegiatan pembelajaran yang
menyenangkan sesuai dengan tahapan perkembangan anak, nilai mroal karakter yang
ingin dibangun, dan budaya Indonesia.
j. Memperhatikan dan melestarikan karakteristik social budaya
Kurikulum mempertimbangkan lingkugan fisik dan budaya ke dalam proses pembelajaran
untuk membangun kesesuaian antara pengalaman yang sudah dimiliki anak dengan
pengalaman baru untuk membentuk konsep baru tentang lingkungan dan norma norma
komunitas di dalamnya. Lingkungan social dan budaya berperan tidak sebagai obyek
dalam kurikulum tetapi sebagai sumber pembelajaran dalam anak usia dini. Pengenalan
social budaya sejak usia dini dalam rangka memupuk rasa nasionalis dan cinta budaya.
BAB II
FUNGSI VISI MISI DAN TUJUAN
TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
18
A. FUNGSI PENDIDIKAN TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
Lembaga TK Dharma Wanita Gandekan 02 Kec. Wonodadi Kabupaten Blitar adalah
membina, menumbuhkan, mengembang kan seluruh potensi anak secara optimal sehingga
terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangannya agar memiliki
kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya
B. VISI TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
Beriman, berakhlak mulia,sehat, kreatif, disiplin dan mandiri
C. MISI TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
1. Meningkatkan dan menanamkan kwalitas keimanan terhadap tuhan Yang Maha Esaa
2. Mengupayakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dengan kurikulum ber basis kompetensi
3. Mengupayakan lingkungan yang kondusif
4. Mengupayakan pembelajaran aktif kreatif dan menyenangkan
D. TUJUAN TK DHARMA WANITA GANDEKAN 02
1. Mendidik anak agar menjadi generasi yang bekualitas berguna bagi agama nusa dan
bangsa.
2. Mengembangkan kurikulum dan perangkat pembelajaran yang inovatif
3. Menciptakan lingkungan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan perkembangan dan
pertumbuhan usia anak didik
4. Mewujudkan anak didik yang aktif, kreatif, disiplin dan mandiri.
BAB III
KERANGKA DASAR, STRUKTUR
DAN MUATAN KURIKULUM DARURAT
19
A. KERANGKA DASAR KURIKUKUM DARURAT
1. Konsep kurikulum darurat
a. Kurikulum Darurat disusun dan dilaksanakan pada Tahun ajaran 2020/2021.
b. Penyusunan kurikulum darurat dilakukan dengan cara memodifikasi dan
melakukan inovasi pada struktur kurikulum, beban belajar, strategi
pembelajaran, penilaian hasil belajar dan lain sebagainya sesuai dengan
kondisi sekolah TK Dharma Wanita Gandekan 02.
c. Pada masa darurat covid 19, seluruh peserta didik tetap mendapatkan layanan
pendidikan dan pembelajaran dari sekolah dengan berbagai system seperti
daring ataupun luring.
d. Kurikulum ini dilaksanakan untuk Kegiatan Belajar Dari Rumah dan kegiatan
pembelajaran tatap muka jika Sekolah memenuhi persyaratan yang telah
ditentukan.
2. Konsep pembelajaran masa darurat
a. Kegiatan pembelajaran pada masa darurat dilakukan dengan berpedoman
pada Kalender Pendidikan Sekolah tahun pelajaran 2020/2021 yang
ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur.
b. Kegiatan pembelajaran masa darurat dilakukan tidak hanya untuk mencapai
ketuntasan kompetensi dasar (KD) kurikulum, namun lebih menititikberatkan
pada penguatan karakter.
c. Kegiatan pembelajaran masa darurat covid 19 melibatkan guru, orang tua,
peserta didik dan lingkungan sekitar.
d. Kegiatan pembelajaran dilakukan setelah sekolah melakukan:
Pemetaan / skrining zona desa / kelurahan tempat tinggal peserta didik, guru
serta tenaga kependidikan yang ada di sekolah sebagai bahan penentuan
pelaksanaan metode pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh sekolah,
selain itu untuk memastikan tempat tinggalnya bukan merupakan episentrum
penularan Covid-19 (zona hijau) atau termasuk lingkungan yang tidak aman
(zona merah), dalam hal ini dapat diketahui antara lain melalui gugus tugas
penanganan covid 19, melalui aplikasi pemantauan covid 19 atau surat
keterangan dari kepala desa / kelurahan atau kecamatan, selain itu pemetaan/
20
skrining kesehatan bagi peserta didik, guru dan tenaga kependidikan untuk
memastikan kondisi kesehatannya tidak berpotensi untuk menularkan atau
tertular Covid-19 hal tersebut dapat ditunjukkan melalui surat keterangan sehat
dari puskesmas sebagai bentuk pemenuhan kelengkapan apabila proses
pembelajaran akan dilakukan secara tatap muka atau kelas nyata.
e. Kegiatan pembelajaran masa darurat dilaksanakan dengan
mempertimbangkan terjaganya kesehatan, keamanan, dan keselamatan
peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan dan masyarakat baik pada aspek
fisik maupun psikologi.
3. Prinsip pembelajaran masa darurat
a. Pembelajaran dilakukan dengan tatap muka, tatap muka terbatas, dan / atau
pembelajaran jarak jauh, baik secara Daring (dalam jaringan) dan Luring
(luarjaringan) kegiatan tersebut Dilaksanakan
Untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik,
tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum dan
melanjutkan kejejang pedidikan berikutnya
b. Pembelajaran berlangsung di sekolah, rumah, dan di lingkungan sekitar sesuai
dengan kondisi masing-masing termasuk mempertimbangkan kesenjangan
akses/ fasilitas belajar di rumah.
c. Pembelajaran dikembangkan secara kreatif dan inovatif dalam
mengoptimalkan tumbuhnya kemampuan kritis, kreatif, komunikatif, dan
kolaboratif peserta didik.
d. Pembelajaran menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja
adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas.
e. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi
dan efektivitas pembelajaran
f. Pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah lebih menitik beratkan pada
pendidikan kecakapan hidup, misalnya pemahaman mengatasi pandemi
Covid-19, penguatan nilai karakter atau akhlak, serta keterampilan beribadah
peserta didik di tengah keluarga;
21
g. Keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan
pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan
utama dalam pelaksanaan belajar dari rumah
h. Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru
dengan peserta didik dan orang tua/wali
i. Bukti atau produk aktivitas Belajar dari Rumah diberi umpan balik yang
bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor /
nilai kuantitatif.
Dalam pelaksanaan pembelajaran TK Dharma wanita akan berusaha
melaksanakan prinsip-prinsip pembelajaran diatas.
4. MATERI, MODEL, METODE DAN MEDIA PEMBELAJARAN MASA DARURAT
a. Pengembangan Materi Ajar.
Guru TK Dharma Wanita Gandekan 02 memilih materi pelajaran esensi untuk
dijadikan prioritas dalam pembelajaran. Sedangkan materi lain dapat dipelajari
orang tua peserta didik secara mandiri. Materi pembelajaran diambilkan dan
dikumpulkan serta dikembangkan dari:
Buku – buku sumber seperti buku peserta didik, buku pedoman guru,
maupun buku atau literatur lain seperti printes,gogel yang berkaitan
dengan ruang lingkup yang sesuai dan benar dan lembaga TK Dharma
Wanita Gandekan 02 bekerja sama dengan lembaga satu desa untuk
menyusun materi pembelajaran dan persamaan persepsi.
Hal - hal yang berkaitan dengan kehidupan (seperti membantu tugas
ibu,merawat tanaman atau binatang peliharaan) dan / atau berkaitan
dengan fenomena sosial yang bersifat kontekstual, misalnya berkaitan
dengan pandemi Covid-19 atau hal lain yang sedang terjadi di sekitar
peserta didik (seperti selalu memakai masker,cuci tangan,tidak bermain-
main di luar rumah)
b. Model Pembelajaran.
Model pembelajaran adalah suatu desain atau rancangan yang
menggambarkan proses rincian dan penciptaan situasi lingkungan yang
22
memungkinkan anak berinteraksi dalam pernbelajaran sehingga terjadi
perubahan pada diri anak. Model pembelajaran pada TK meliputi:
Model Pembelajaran Kelompok
Model pembelajaran di mana anak-anak dibagi menjadi beberapa
kelornpok dan setiap kelompok melakukan kegiatan yang berbeda-beda
dalam satu kali pertemuan, namun saat pandemi ini lembaga TK Dharma
Wanita Gandekan 02 juga berencana menggunakan model kelompok
dengan cara berkunjung di rumah walimurid (home visit) dengan
mengelompokkan anak yang terdekat belajar satu kelompok. Apa bila
kondisi tidak memungkinkan kami melakukan pembelajarn BDR secara
daring dan luring (wali murid mengambil dan mengantar materi di sekolah
dan guru memantau lewat WA grup,orang tua mendampingi putra dan
putrinya saat belajar di rumah)
Model Sentra
Model pembelajaran fokus pada anak di mana proses pembelajaran
berpusat di sentra bermain dan pada saat anak dalam lingkaran.
Model Area
Model pembelajaran yang lebih memberikan kesempatan kepada anak
untuk memilih atau melakukan kegiatan sendiri sesuai dengan
minatnya.
Dalam pembelajaran system BDR lembaga TK Dharma Wanita juga
berencana menggunakan model pembelajaran area ini dalam hal
mengembangkan kemampuan tanggung jawab dan perilaku
pembiasaan anak di rumah dalam hal membantu tugas ibu seperti ( anak
boleh memilih tugas menyapu,menata tempat tidur,merawat tanaman
atau binatang dan lain-lain)
Model Sudut
c. Metode Pembelajaran
Dimasa pandemic ini lembaga TK Dharma Wanita Gandekan 02 berencana
menggunakan metode pembelajaran sebagai berikut.
Untuk mewujudkan pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai karakter ,
maka diperlukan metode yang tepat. Selain metode cerita, proyek
sederhana, karyawisata, tanya jawab, demonstrasi, pemberian tugas.
Guru memilih metode yang memungkinkan pencapaian tujuan
pembelajaran pada kondisi darurat.
Guru secara kreatif mengembangkan metode pembelajaran aktif yang
disesuaikan dengan karakteristik materi / tema dan karaktersituasi yang
dihadapi sekolah pada kondisi darurat.
23
Aktivitas dan tugas pembelajaran pada masa belajar dari rumah
dilaksanakan bervariasi antar peserta didik, sesuai minat dan kondisi
masing - masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses /
ketersediaan fasilitas belajar di rumah.
Pemberian tugas pembelajaran dilaksanakan dengan mempertimbangkan
konsep belajar dari rumah, yaitu sebagai usaha memutus mata rantai
penyebaran Covid-19, maka beban tugas yang diberikan kepada peserta
didik dipastikan dapat diselesaikan tanpa keluar rumah dan tetap terjaga
kesehatan, serta cukupnya waktu istirahat untuk menunjang daya imunitas
peserta didik
d. Media dan Sumber Belajar.
Lembaga TK dharma Wanita Gandekan 02 dalam pelaksanaan kegiatan
pembelajaran berusaha menggunakan media yang ada di sekitar lingkungan
rumah, dapat berupa benda – benda yang dapat dijadikan sebagai media
pembelajaran sederhana. Pemilihan media disesuaikan dengan materi /
temayang diajarkan dan tagihan dengan tetap mempertimbangkan kondisi
kedaruratan.
5. LANGKAH - LANGKAH PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MASA DARURAT
a. Langkah- Langkah Penyiapan sarana pendukung pembelajaran kurikulum
darurat yang dilakukan oleh Sekolah:
1. Melakukan pemetaan/ skrining zona tempat tinggal peserta didik, pendidik
dan tenaga kependidikan untuk menentukan model pengelolaan
pembelajaran dan mengajukan rekomendasi apabila termasuk pada zona
hijau atau kuning.
2. Menetapkan model pengelolaan pembelajaran selama masa darurat
3. Memastikan system pembelajaran yang terjangkau bagi semua peserta didik
termasuk peserta didik penyandang disabilitas
4. Membuat program pengasuhan untuk mendukung orang tua / wali dalam
mendampingi peserta didik belajar, minimal satu kali dalam satu minggu
sesuai situasi dan kondisi sekolah.
5. Membentuk tim siaga darurat untuk penanganan COVID-19 di sekolah
terdiri dari unsur guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan
memberikan pembekalan mengenai tugas dan tanggungjawab kepada tim,
berkoordinasi dengan puskesmas dan pemerintah desa setempat.
24
6. Memberikan laporan secara berkala kepada Dinas Pendididkan melalui
pengawas sekolah tentang kondisi kesehatan warga sekolah, metode
pembelajaran yang digunakan ( kelas nyata, daring/luring atau kombinasi),
kendala pelaksanaan dan praktik pelaksanaannya serta capaian hasil belajar
peserta didik.
b. Langkah – langkah pelaksanaan pembelajaran kurikulum darurat yang
dilakukan oleh guru:
1. Menyiapkan Perencanaan Pembelajaran
a. Program Semester (PROSEM)
Program semester berisi daftar tema satu semester yang dikembangkan
menjadi sub-tema atau sub-sub tema, kompetensi yang ditetapkan
untuk dicapai pada setiap tema, alokasi waktu setiap tema dan strategi
pembelajaran yang dipakai lembaga TK.
b. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) disusun untuk
pembelajaran selama satu minggu. RPPM dijabarkan dari Program
Semester. RPPM berisi: identitas program layanan; KD yang dipilih;
materi pernbelajaran; tujuan pembelajaran; dan rencana kegiatan.
c. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
RPPH merupakan capaian harian yang diturunkan dari RPPM dengan
capain enam (6) aspek perkembangan atau disesuaikan dengan
karakteristik pengembangan tema dengan tuntutan kecakapan abad 21
pada TK. Guru mengembangkan tema menjadi tema esensial yang
disesuaikan dengan lingkungan bermain, satuan TK, dan
daerah/kearifan lokal.Namun karena suatu kondisi dengan adanya virus
Corona lembaga TK Dharma Wanita Gandekan 02 tidak membuat
perencanan pembelajaran harian karena system pembelajaranya
secara BDR dan orang tua yang mendampingi.
b. Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran:
1) Kegiatan pembelajaran dilakukan secara Daring di TK Dharma Wanita
Gandekan 02
a. Kegiatan pra pembelajaran
25
a) Guru menyiapkan nomor telepon orang tua/wali peserta didik dan membuat
grup WhatsApp (atau aplikasi komunikasi lainnya) sebagai media interaksi
dan komunikasi
b) Guru melakukan diskusi dengan orang tua/ wali dan peserta didik untuk
memastikan orang tua/wali peserta didik untuk mendukung proses
pembelajaran daring
c) Memberikan penjelasan tentang materi, media/ aplikasi yang akan dipakai
pembelajaran daring
d) Guru menyiapkan RPP yang sesuai dengan kondisi dan akses
pembelajaran luring.
b. Kegiatan saat pembelajaran
a) Guru memeriksa kondisi kesehatan peserta didik dan pastikan peserta
didik dalam kondisi sehat dan bergembira melalui orang tua murid
b) Guru memberikan panduan kepada orang tua peserta didik dalam
mendampingi kegiatan bermain anak
c) Guru menyampaikan materi sesuai dengan metode yang direncanakan
kepada orang tua peserta didik.
c. Kegiatan pasca pembelajaran
a).Mengingatkan orang tua / wali peserta didik untuk mengumpukan foto
aktifitas / lembar tugas atau file penugasan
b) Memberikan umpan balik terhadap hasilkarya / tugas peserta didik / lembar
refleksi pengalaman belajar yang dikirim oleh orang tua peserta didik.
2) Kegiatan pembelajaran dilakukan secara Luring di TK Dharma Wanita
Gandekan 02
a. Kegiatan Pra Pembelajaran
a) Guru menyiapkan Rencana pembelajaran, bahan ajar, jadwal
penugasan,dan panduan.
b) Jadwal pembelajaran dan penugasan belajar dikirim melalui kurir atau
diambil oleh orangtua / wali peserta didik sekali seminggu di akhir
minggu dan atau disebarkan melalui media komunikasi yang tersedia.
c) Guru memastikan semua peserta didik telah mendapatkan bahan ajar,
lembar jadwal dan penugasan,melalui orang tua atau WA grup.
d) Guru dan orangtua / wali peserta didik yang bertemu untuk
menyerahkan jadwal dan penugasan diwajibkan melakukan prosedur
keselamatan pencegahan COVID-19.
b. Saat Pembelajaran
a) Orang tua mengambil materi atau materi diantar oleh guru.
b) Pembelajaran luring dibantu orang tua / wali peserta didik sesuai
dengan jadwal dan penugasan yang telah diberikan.
c) Guru dapat melakukan kunjungan ke rumah peserta didik untuk
melakukan pengecekan dan pendampingan belajar dengan wajib
melakukan prosedur pencegahan penyebaran COVID-19.
1. Pasca Pembelajaran
26
a) Orang tua / wali peserta didik memberikan laporan pada tiap kegiatan
pembelajaran yang telah didampingi.
b) Memberikan tambahan muatan penugasan yaitu Pendidikan
kecakapan hidup, antara lain mengenai pandemic COVID-19. Selain
itu, menambahkan konten rekreasional dan ajakan melakukan
olahraga / kegiatan fisik dalam upaya menjaga kesehatan mental dan
fisik peserta didik selama masa belajar dari rumah.
c) Hasil laporan pengamatan pendampingan aktivitas harian
dikumpulkan setiap akhir minggu sekaligus mengambil jadwal dan
penugasan untuk minggu berikutnya yang dilakukan pengirimannya
dapat juga melalui alat komunikasi,diambil walimurid atau diatar guru
3) Kegiatan pembelajaran dilakukan secara Kelas Nyata (tatap muka) di TK
dharma Wanita Gandekan 02.
Untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka di TK Dharma Wanita
Gandekan 02 akan di lakukan bila kondisi memungkinkan dan sesuai dengan
ketetapan peraturan dari pemerintah daerah.
a. Kegiatan Pembukaan
Kegiatan pembukaan dilakukan untuk menyiapkan peserta didik secara fisik
dan psikis untuk mengikuti proses pembelajaran. Kegiatan ini berhubungan
dengan pembahasan sub tema yang akan dilaksanakan. Beberapa kegiatan
yang dapat dilakukan antara lain: berbaris, mengucap salam, berdoa dan
surat-surat pendek bercerita atau berbagi pengalaman yang memberikan
motivasi.
b. Kegiatan Inti
Kegiatan inti memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk
berinisiatif, kreatif, kritis, dan mandiri sesuai dengan bakat, minat, dan
kebutuhan anak. Kegiatan inti dilaksanakan dengan pendekatan saintifik
melalui mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan
mengomunikasikan yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Penguatan
Pendidikan Karakter (PPK), Literasi, dan 4 C dan dibungkus dengan nilai
agama dan moral. Kegiatan inti ini berprinsip pada aspek perkembangan anak
.
c. Kegiatan Penutup
Kegiatan penutup merupakan kegiatan yang bersifat penenangan. Beberapa
hal yang dapat dilakukan dalam kegiatan penutup di antaranya:
membuat kesimpulan sederhana dari kegiatan yang telah dilakukan,
termasuk di dalamnya pesan moral yang ingin disampaikan
nasehat-nasehat yang mendukung pernbiasaan yang baik
27
refleksi dan umpan balik terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan;
membuat kegiatan penenangan seperti bernyanyi, bersyair, dan
bercerita yang sifatnya menggembirakan
menginformasikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya;
dan memberikan pesan moral serta informasi pandemic covid 19.
berdoa sebagai rasa bersyukur kepada Allah SWT.
6. PENGELOLAAN KELAS MASA DARURAT
Rencana pengelolaan kelas yang akan di lakukan oleh TK Dharma Wanita Gandekan
02 selama masa pandemic.
a. Pedoman Pengelolaan Kelas pada Sekolah yang berada pada zona hijau
(opsi 1)
Kegiatan pembelajaran berbentuk kelas nyata atau tatap muka dilaksanakan
berdasarkan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat atau Dianas
pendidikan Kabupaten Blitar, dengan alasan bahwa semua peserta didik,
pendidik dan tenaga kependidikan bertempat tinggal di zona hijau atau kuning,
namun pelaksanaan proses pembelajaran tetap mengikuti kepada protokol
Kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah baik dari segi sarana prasarana,
metode pembelajaran maupun jumlah peserta didik dalam satu kelas, Bila
ruangan kelas tidak mencukupi, maka proses pembelajaran dilaksanakan
secara sift pagi dan siang sesuai dengan kondisi kedaruratan. Atau
pembelajaran dapat dilakukan dengan membagi menjadi dua kelompok
masing – masing kelompok secara bergiliran dengan cara melakukan
pembelajaran 3 hari tatap muka dan 3 hari secara daring / luring pada masing
– masing kelompok secara bergantian.
b. Contoh Pedoman Pengelolaan Kelas pada Sekolah yang berada pada zona
merah ( opsi2 )
1) Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh atau BDR (
Daring ) yaitu bagi orang tua peserta didik yang terpenuhi fasilitasnya berupa
laptop Hp android maupun jaringan internet, sekolah dan guru
menggunakan aplikasi pembelajaran digital dengan memberikan panduan
kepada orang tua peserta didik.
2) Untuk pembelajaran jarak jauh Luar Jaringan ( Luring ) dilaksanakan bagi
orang tua peserta didik yang belum terpenuhi fasilitasnya berupa laptop, Hp
28
android maupun jaringan internet, guru dan orang tua peserta didik
menggunakan vasilitas melalui tatap muka dengan memberikan buku, dan
bahan ajar dari lingkungan sekitar. Selain itu, para peserta didik juga dapat
menggunakan media televisi dan radio atau pengiriman bahan ajar
menggunakan kurir.
3) Dalam pelaksanaan Kegiatan pembelajaran jarak jauh baik Daring maupun
Luring, jadwal kelas diatur secara proporsional, yaitu dalam sehari hanya
ada satu atau dua kelas virtual, hal tersebut dilakukan agar peserta didik
tidak berada di depan computer / laptop/HP seharian penuh. Di samping itu
juga untuk menghemat penggunaan paket data internet.
B. PENGERTIAN STRUKTUR KURIKULUM
Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pengorganisasian
Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan pembelajaran, program pengembangan, dan
beban belajar.
1. Kompetensi Inti
Kompetensi Inti Kurikulum 2013 PAUD merupakan gambaran pencapaian Standat
Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak pada akhir layanan PAUD usia 6 tahun
Kompetensi Inti mencakup:
1. Kompetensi Inti -1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap sepiritual.
2. Kompetensi Inti -1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti -1 (KI-1) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti -1 (KI-1) untuk kompetensi inti keterampilan.
Pemetaan rumusan setiap Kompetensi Inti terlihat pada tabel di bawah ini
KOMPETENSI INTI
KI-1 Menerima ajaran agama yang dianutnya
KI-2 Memiliki perilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif dan estetis, percaya
diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu bekerja sama, mampu menyesuaikan
29
diri, jujur, dan santun dalam berinteraksi dengan keluarga, pendidik dan/
atau pengasuh, dan teman
KI-3 Mengenali diri, keluarga, teman, guru dan/atau pengasuh, lingkungan
sekitar, teknologi, seni, dan budaya di rumah, tempat bermain dan satuan
PAUD dengan cara: mengamati dengan indra (melihat, mendengar,
menghidu, merasa, meraba); menanya; mengumpulkan informasi;
mengolah informasi/mengasosiasikan,dan mengomunikasikan melalui kegiatan
bermain.
K1-4 Menunjukkan yang diketahui, dirasakan, dibutuhkan,dan dipikirkan melalui
bahasa, musik, gerakan, dan karya secara produktif dan kreatif, serta
mencerminkan perilaku anak berakhlak mulia
2. Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar merupakan tingkat kemampuan dalam konteks muatan pembelajaran,
tema pembelajaran , dan pengalaman belajar yang mengacu pada kompetensi inti.
Rumusan kompetensi dasar dikembangkan menganmemperhatikan karakteristik dan
kemampuan awal anakserta tujuan setiap program pengembngan.Kompetensi dasar di bagi
empat kelompok yaitu :
1. Kelompok 1 : kelompok Kompetensi Dasar sikap sepiritual dalam rangka menjabarkan KI-
1.
2. Kelompok 2 : kelompok Kompetensi Dasar sikap sosiall dalam rangka menjabarkan KI-
2.
3. Kelompok 3 : kelompok Kompetensi Dasar pengetahuan dalam rangka menjabarkan KI-
3.
4. Kelompok 4 : kelompok Kompetensi Dasar keterampilan dalam rangka menjabarkan KI-
4
Uraian dari Kompetensi Dasar ke Kompetensi inti telah di jabarkan di tabel di bawah ini.
KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR
1.1 Mempercayai adanya tuhan melalui ciptaanya
KI-1 1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar
Menerima ajaran agama
yang dianutnya sebagai rasa syukur kepada Tuhan
30
KI-2 2.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat
Memiliki perilaku hidup
sehat, rasa ingin 2.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin tau
tahu,kreatif, dan estetis,
percaya diri, disiplin,dan 2.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif
mandiri, perduli mampu
bekerja sama,mampu 2.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis
menyesuaikan diri, jujur, 2.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri
dan santundalam
berinteraksi dengan 2.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap
keluarga, guru,dan teman aturan sehari-hari untuk melatih kedisiplinan
2.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sabar (mau
menunggu giliran, mau mendengarkan ketika orang lain
berbicara) untuk melakukan kedisiplinan
2.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian
2.9 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan
mau membantu jika diminta bantuannya
2.10 Memiliki perilaku yang mencrminakn sikap kerjasama
KI-3 3.1 Mengenal kegiatan beribadah sehari-hari
Mengenali diri, keluarga, 3.2 Mengenal perilaku baik sebagai cerminan ahlak mulia
teman, guru, 3.3 Mengenal anggota tubuh fungsi dan gerakannya, untuk
lingkungan sekitar,
teknologi,seni dan budaya mengembangkan motorik kasar dan motorik halus
di rumah tempat bermain 3.4 Mengetahui cara hidup sehat
dan satuan PAUD 3.5 Mengetahi cara memecahkan masalah sehari-hari dan
dengan cara: mengamati
dengan indra perilaku kreativ
(melihat, mendengar, 3.6 Mengenal benda-benda disekitarnya (nama, warna,
mincium, meraba);
menanya; mengumpulkan bentuk, ukuran, pola, sifat, tekstur fungsi, dan ciri-ciri
informasi; lainnya)
mengolah informasi / 3.7 Mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat
mengasosiasikan tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi)
dan mengkomunikasikan 3.8 Mengenal lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca,
melalui tanah air, batu-batuan, dll)
3.9 Mengenal tehnologi sederhana (peralatan rumah tangga,
melalui kegiatan bermain peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)
3.10 Memahami bahasa reseptif (menyimak dan membaca)
3.11 Memahami bahasa ekspresif (mengungkapkan bahasa
secara verbal dan non verbal)
3.12 Mengenal keaksaraan awal melalui bermain
3.13 Mengenal emosi diri dan orang lain
3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan, dan minat diri
3.15 Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni
KI-4 4.1 Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari dengan
Menunjukkan yang tuntunan dengan tuntunan orang dewasa
diketahui, dirasakan
4.2 Menunjukkan perilaku santun
dibutuhkan dan dipikirkan
melalui bahasa,musik, dan 4.3 Menggunakan anggota tubuh untuk pengembangkan
gerakan melalui karya motorik kasar dan halus
secaraproduktif dan kreatif
4.4 Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat
4.5 Menyelesaikan masalah sehari-hari secara kreativ
31
serta mencerminkan 4.6 Menyampaikan tentang apa dan bagaimana benda-benda
perilaku anak berahlak disekitar yang dikenalnya (nama, warna, bentuk, ukuran,
mulia pola, sifat, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya)
4.7 Menyajikan berbagai karyanya dalam bentuk gambar,
bercerita, bernyanyi, gerak tubuh, dll tentang lingkungan
sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat beribadah,
budaya, transportasi)
4.8 Menyajikan berbagai karyanya dalam bentuk gambar,
bercerita, bernyanyi, gerak tubuh dan lain-lain tentang
lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah air, batu-
batuan)
4.9 Menggunakan tehnologi sederhana (peralatan rumah
tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)
untuk menyelesaikan tugas dan kegiatannya
4.10 Menunjukkan kemampuan berbahasa reseptif (menyimak
dan membaca)
4.11 Menunjukkkan kemampuan berbahasa ekspresif
(mengungkapkan bahsa secara verbal dan non verbal)
4.12 Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalam
berbagai bentuk karya
4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri secara jujur
4.14 Mengungkapkan kebutuhan, keinginan, dan melihat diri
dengan cara yang tepat
3. Indikator pencapaian perkembanga
TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK
DAN INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
KELOMPOK USIA 4-5 TAHUN BERDASRKAN 6 ASPEK PERKEMBANGAN
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang
bangan Usia 4 –5 tahun Indicator Pencapaian Perkembangan
Dicapai
Nilai 1. Mengetahui agama 1.1mempercayai 1.Terbiasa menyebut nama Tuhan
Agama yang dianutnya adanya Tuhan sebagaai pencipta
Dan Meniru gerakan melalui
moral 2. beribadah dengan ciptaannya 2.Terbiasa mengucap kalimat pujian
terhadp ciptan Tuhan
3. urutan yang benar 1.2menghargai
4. Mengucapkan doa diri 1.Menghormati (toleransi)
sebelum dan/atau sendiri,orang terhadaap agama lain
sesudah melakukan lain dan lingk
sekitar sbg 2.Terbiasa mengucap rasaa syukur
sesuatu rasa syukur terhadap ciptaan Tuhan
Mengenal perilaku kepda Allah
baik/sopan dan 3.Terbiasa menjaga kebersihan diri dan
buruk 2.13 memiliki lingkungan
prilaku yg 1.Terbiasa tidak berbohong
2.Terbiasa menghargai kepemilikan
32
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
5. Membiasakan diri mencerminkan oaraang lain
berperilaku baik sikap jujur 3.Terbiasa mengembalikan benda yang
6. Mengucapkan salam bukan haknya
dan membalas salam 3.1
1. Mengucapkan doa-doa pendek,
mengen melakukan ibadah sesuai dengan
al agamanya (misal : doa sebelum memulai
kegiata dan selesai kegiatan)
n 2 Berperilaku sesuai dengan ajaran agama
beribad
yang dianutnya (misal : tidak bohong,
ah tidak berkelahi)
sehari-
3. Menyebutkan hari-hari besar agama
hari
4.1melakuka 4. Menyebutkan tempat ibadah agama lain
n kegiatan 5.Menceritakan kembali tokoh-tokoh
beribadah keagamaan
sehari-hari
dengan
.2 mengenal prilaku 1.Bersikap sopan dan peduli melalui
baik sebagai
perkataan dan perbuatannya dengan
cerminan ahlaq mulia bimbingan (misal: mengucapkan maaf,
4.2 menunjukkan permisi, terima kasih
prilaku santun 2.Mulai menunjukkan sikap mau menolong
sebagai cerminan orangtua, mendidik
ahlak mulia
Fisik A. Motorik Kasar 2.1memiliki 1. Terbiasa melakukan kegiatan kebersihan
Motorik prilaku yg diri
1. Menirukan gerakan
mencerminkan 2.Terbiasa makan makanan bergizi
binatang, pohon skp hidup
tertiup angin, sehat seimbang
pesawat terbang, 1. Terbiasa memelihara kebersihan
dsb lingkungan
2. Melakukan gerakan 3.3 mengenal
menggantung 1.Melakukan berbagai kegiatan motorik
(bergelayut) anggota tubuh kasar dan halus yang seimbang terkontrol
dan dan lincah
3. Melakukan gerakan gerakanya
melompat, meloncat, untuk 2.Melakukankegiatan yang menunjukkan
dan berlari secara mengembang anak mampu melakukan gerakan
terkoordinasi kan motorik bergelayutan (berkibar)
4. Melempar sesuatu kasar dan 3.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
5. secara terarah anak mampu melakukan gerakan melompat,
6. motorik halus meloncat dan berlari secara terkoordinasi
Menangkap sesuatu 4.3 menggunakan 4.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
secara tepat anak mampu melempar sesuatu secara
anggota tubuh untuk terarah
Melakukan gerakan
antisipasi pengembangan
5.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
anak mampu menangkap bola dengan tepat
33
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
7. Menendang sesuatu motorik kasar dan 6.Melakukan kegiatan yg menunjukkan anak
secara terarah motorik halus mampu melakukan gerakan antisipasi (mis
permainan lemparbola)
8. Memanfaatkan alat
permainan di luar
7.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
kelas anak mampu menendang secara terarah
8.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
B. Motorik Halus anak mampu memanfaatkan alat permainan
di dalam dan di luar ruang
1. Membuat garis 9.Melakukan kegiatan yang menunjukkan
vertikal, horizontal,
lengkungkiri/kanan, anak mampu menggunakan anggota badan
miring kiri/kanan, dan untuk melakukan gerakn halus yang
terkontrol (misal meronce)
2. lingkaran 3.4 mengetahui cara 1.Mulai terbiasa melakukan hidup bersih dan
3. Menjiplak bentuk hidup sehat sehat
Mengkoordinasikan 4.4 mampu
4. mata dan tangan menolong diri sendiri 2.Mulai terbiasa mengkonsumsi makanan
untuk melakukan dan minuman yang bersih, sehat dan bergizi
gerakan yang rumit untuk hidup sehat 3.Menggunakan toilet tanpa
Melakukan gerakan bantuan
manipulatif untuk
menghasilkan suatu
bentuk dengan
menggunakan
berbagai media
5. Mengekspresikan diri
dengan berkarya
seni menggunakan
berbagai media
6. Mengontrol gerakan
tangan yang
meggunakan otot
halus (menjumput,
mengelus, mencolek,
mengepal,
memelintir, memilin,
memeras)
C. Kesehatan dan
Perilaku Keselamatan
1. Berat badan sesuai
tingkat usia
2. Tinggi badan
sesuai tingkat usia
34
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
3. Berat badan sesuai
dengan standar
tinggi badan
4. Lingkar kepala
sesuai tingkat usia
5. Menggunakan toilet
(penggunaan air,
membersihkan diri)
dengan bantuan
minimal
6. Memahami
berbagai alarm
bahaya
(kebakaran, banjir,
gempa)
7. Mengenal rambu
lalu lintas yang ada
di jalan
III. A. Belajar dan 2.2memiliki 1. Terbiasa menunjukkan aktivitas yang
Kognitif Pemecahan Masalah prilaku yg bersifat eksploratif dan menyelidik (seperti
mencerminkan : apa yang terjadi ketika air ditumpahkan)
1. Mengenal benda sikap ingin 2. Terbiasa aktif bertanya
berdasarkan fungsi tahu 3. Terbiasa mencoba atau melakukan
(pisau untuk
memotong, pensil sesuatu untuk mendapatkan jawaban
untuk menulis)
2. Menggunakan 2.3memiliki prilaku yg1. Kreatif dalam menyelesaikan masalah
benda-benda
mencerminkan sikap (ide, gagasan diluar kebiasaan atau cara
sebagai permainan yang tidak biasa)
simbolik (kursi kreatif 2. Menunjukkan inisiatif dalam memilih
sebagai mobil) permainan (seperti : ayo kita bermain
3. Mengenal konsep pura-pura seperti burung)
sederhana dalam
kehidupan sehari- 3. Senang menerapkan pengetahuan atau
hari (gerimis, hujan, pengalaman dalam situasi atau sesuatu
gelap, terang, yang baru
temaram, dsb)
4. Mengetahui konsep 3.5 mengetahui 1. Mengerti masalah sederhana yang di
5. banyak dan sedikit cara hadapi
Mengkreasikan memecahkan
sesuatu sesuai masalah sehari 2. Mampu memecahkan sendiri masalah
sederhana yang dihadapi
35
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
dengan idenya hari dan 3. Menyelesaikan tugas meskipun
sendiri yang terkait berprilaku kreatif menghadapi kesulitan
dengan berbagai 4.5 menyelesaikan
pemecahan masalah masalah sehari 4. Menyusun perencanaan kegiatan yang
6. Mengamati benda hari secara
dan gejala dengan kreatif akan dilakukan
rasa ingin tahu 5. Menyesuaikan diri dengan cuaca dan
7. Mengenal pola kondisi alam
kegiatan dan
menyadari 3.6 mengenal 1. Melakukan kegiatan yang menunjukkan
pentingnya waktu
8. Memahami benda2 anak mampu mengenal benda dengan
posisi/kedudukan
dalam keluarga, disekitarnya mengelompokkan benda berdasarkan
ruang, lingkungan
sosial (misal: (nama,warna,be ukuran , besar - kecil, panjang - pendek ,
sebagai peserta ntuk, ukuran, tebal - tipis, berat - ringan
didik/anak/teman)
poola, sifat, 2.Anak mampu mengenal benda dengan
suara, tekstur, memasangkan benda dan pasangannya
fungsi dan ciri2 3.Anak mampu mengenal benda dengan
lainnya
mengurutkan benda berdasarkan ukuran
4.6 menyampaikan dari yang terpendek sampai yang terpanjang
B. Berfikir Logis tentang apa dan , terkecil, sampai terbesar.
1. Mengklasifikasikan bagaimana benda 2 4.Anak mampu mengenal benda – benda
benda berdasarkan di sekitar yang berdasarkan bentuk , ukuran dan warna
fungsi, bentuk atau dikenalnya melalui kegiatan mengelompokkan.
warna atau ukuran (nama,warna,
2. Mengenal gejala bentuk, ukuran, pola, 5. Anak mempu mengenal konsep besar
3. sebab-akibat yang sifat, suara, tekstur, kecil, banyak - sedikit, panjang –
terkait dengan fungsi dan ciri2 pendek, berat – ringan, melalui kegiatan
dirinya lainnya) melalui membandingkan
Mengklasifikasikan berbagai hasil karya
benda ke dalam
4. kelompok yang sama 3.7 mengenal 1. Menyebutkan nama anggota keluarga
atau kelompok yang lingkungan dan teman serta ciri-ciri khusus mereka
sejenis atau sosial secara lebih rinci (warna kulit, warna
kelompok yang (keluarga, rambut, jenis rambut, dll)
berpasangan dengan teman, tempat
2 variasi tinggal, tempat 2. Menjelaskan lingkungan sekitarnya
Mengenal pola ibadah, budaya, secara sederhana
(misal, AB-AB dan transportasi)
ABC-ABC) dan 3. Menyebutkan arah ke tempat yang
mengulanginya 4.7 menyajikan sering dikunjungi dan alat transportasi
5. Mengurutkan benda berbagai karya yang yang digunakan
berdasarkan 5 berhubungan dengan
seriasi ukuran atau lingkungan sosial 4. Menyebutkan peran-peran dan
warna
pekerjaan termasuk didalamnya
36
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
(keluarga, teman, perlengkapan/atribut dan tugas-tugas
C. Berfikir Simbolik tempat tinggal, yang dilakukan dalam pekerjaan tersebut
1. Membilang banyak
2. benda satu sampai tempat ibadah,
sepuluh budaya, transportasi)
Mengenal konsep dalam bentuk
bilangan gambar, bercerita, 6. Membuat dan mengikuti atur
3. Mengenal lambang bernyanyi dan gerak
bilangan tubuh
4. Mengenal lambang 3.8mengenal
huruf 1. Menceritakan peristiwa-peristiwa alam
lingkungan alam dengan melakukan percobaan sederhana
(hewan,tanaman,
cuaca,tanah air, 2. Mengungkapkan hasil karya yang
batu dll dibuatnya secara lengkap/utuh yang
4.8 menyajikan berhubungan dengan benda-benda yang
berbagai karya yg ada di lingkungan alam
berhubungan dg 3. Menceritakan perkembang biakan
lingkungan makhluk hidup
alam(hewan
tanaman, cuaca, 4. Mengenal sebab-akibat tentang
tanah, air, batu dll lingkungannya (angin bertiup menyebabkan
daun bergerak, air dapat menyebabkan
sesuatu menjadi basah)
3.9 mengenal 1. Melakukan kegiatan dengan
tehnologi menggunakan alat teknologi sederhana
sederhana sesuai fungsinya secara aman dan
(peralatan bertanggung jawab.
rumah tangga,
peralatan 2. Membuat alat-alat teknologi sederhana
bermain,
peralatan (misal: baling-baling)
pertukangan
dll)
4.9 menggunakan
tehnologi sederhana 3. Melakukan proses kerja sesuai dengan
untuk menyelesaikan prosedurnya (misal : membuat teh dimulai
tugas dan kegiatan dari menyediakan air panas)
(peralatan rumah
tangga,peralatan
bermain, peralatan
pertukangan
2.14 memiliki 1. Terbiasa ramah menyapa siapapun
37
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
IV. A. Memahami prilaku yg
Bahasa bahasa mencerminkan
sikap rendah 2. Terbiasa berkata dengan suara lembut
1. Menyimak perkataan hati dan santun dan santun
orang lain (bahasa kepada orang
ibu atau bahasa tua pendidik dan
lainnya) teman
2. Mengerti dua
perintah yang 3.10memahami 1.Menceritakan kembali apa yang di
dengar dengan kosa kata yang terbatas
diberikan bersamaan bahasa reseptif 2.Melaksanakan perintah sederhana sesuai
3. Memahami cerita ( menyimak dan aturan yang disampaikan (misalnya aturan
yang dibacakan
4. Mengenal membaca) makan)
perbendaharaan kata4.10menunjukkan
mengenai kata sifat kemampuan bahasa
(nakal, pelit, baik
hati, berani, baik, reseptif (menyimak
jelek, dsb) dan membaca)
5. Mendengar dan 3.11memaham 1.Menggunakan kalimat pendek untuk
membedakan bunyi- i bahasa berinteraksi dengan anak atau orang
bunyian dalam ekspresif dewasa untuk menyatakan apa yang dilihat
Bahasa Indonesia (mengungk dirasa
(contoh, bunyi dan apkan 2.Menceritakan gambar yang ada didalam
ucapan harus sama) bahasa buku
3.Berbicara sesuai dengan kebutuhan
B. Mengungkapkan secara (kapan harus bertanya, berpendapat)
Bahasa verbal dan 4. Bertanya dengan menggunakan lebih
non verbal)
dari dua kata tanya seperti apa,
mengapa, bagaimana
1. Mengulang kalimat
sederhana
2. Bertanya dengan 4..11menun
jukkan
kalimat yang benar kemampua
3. Menjawab n
berbahasa
pertanyaan sesuai ekspresif
pertanyaan (mengungk
4. Mengungkapkan apkan
perasaan dengan bahasa
kata sifat (baik, secara
senang, nakal, pelit, verbal dan
baik hati, berani,
baik, jelek, dsb) non verbal)
5. Menyebutkan kata-
kata yang dikenal
1.Menulis huruf yangdicontohkan dengan
cara meniru
38
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
6. Mengutarakan 3.12 Mengenal 2.menceritakan isi buku walaupun tidak
pendapat kepada aksara awal sama tulisan dengan bahasa yang
orang lain memalui bermaindiungkapkan
7. Menyatakan alasan 3. Menghubungkan benda konkrit dengan
terhadap sesuatu lambang bilangan 1-10
yang diinginkan atau
ketidaksetujuan
8. Menceritakan
kembali
cerita/dongeng yang
pernah didengar
9. Memperkaya 4.12 Menunjukkan
perbendaharaan kata kemampuan
10. Berpartisipasi dalam leaksaran awal
percakapan dalam
berbagai
C. Keaksaraan bentuk karya
1. Mengenal simbol-
simbol
2. Mengenal suara–
suara hewan/benda
yang ada di
sekitarnya
3. Membuat coretan
yang bermakna
Meniru (menuliskan
dan mengucapkan)
huruf A-Z
V. A. Kesadaran Diri 2.5memiliki 1.Terbiasa menyapa guru saat penyambutan
Sosial- prilaku yg 2. Berani tampil di depan teman, guru,
orang tua dan lingkungan sosial lainnya
emosio 1. Menunjukkan sikap mencerminkan
nal mandiri dalam sikap percaya 3. Berani mengemu kakan pendapat,
memilih kegiatan diri 4. Berani menyampai kan keinginan,
2. Mengendalikan
perasaan 5. Berkomunikasi dengan orang yang
belum dikenal sebelumnya dengan
3. Menunjukkan rasa pengawasan guru,
percaya diri
4. Memahami peraturan 6. Bangga menunjuk kan hasil karya,
dan disiplin
7. Senang ikut serta dalam kegiatan
5. Memiliki sikap gigih bersama,
(tidak mudah
menyerah)
39
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
6. Bangga terhadap 8. Tidak berpengaruh pada penilaian orang
hasil karya sendiri tentang dirinya.
B. Rasa tanggung 2.6memiliki prilaku yg 1. Tahu akan haknya
jawab untuk diri sendiri mencerminkan 2. Mentaati aturan kelas (kegiatan, aturan)
dan orang lain sikap taat 3.
1. Menjaga diri sendiri terhadap Mengatur diri sendiri
aturan sehari2 1.
dari lingkungannya untuk melatih 2. Kesediaan diri untuk menahan diri
2. Menghargai kedisiplina Bersikap tenang, tidak lekas marah dan
3. dapat menunda keinginan
keunggulan orang 2.7 memiliki prilku yg
lain mencermikan 4. Sikap mau menunggu giliran, mau
3. Mau berbagi, sikap sabar (mau mendengarkan ketika orang lain
menolong, dan menunggu berbicara
membantu teman giliran,mendengar
C. Perilaku Prososial kan orang lain Tidak menangis saat berpisah dengan
1. Menunjukan berbicara) untuk ibunya
antusiasme dalam melatih
melakukan kedisiplinan
permainan kompetitif
secara positif
2. Menaati aturan yang 5. Tidak mudah mengeluh
berlaku dalam suatu 6. Tidak tergesa-gesa
permainan
3. Menghargai orang 7. Selalu menyelesai kan gagasannya
lain hingga tuntas
4. Menunjukkan rasa
empati
8. Berusaha tidak menyakiti atau membalas
dengan kekerasan
2.8 memiliki prilaku 1. Terbiasa tidak bergantung pada orang
yg mencerminkan lain
C.Perilaku kemandirian 2. Terbiasa mengambil keputusan secara
mandiri
prososial 3. Merencanakan, memilih, memiliki inisiatif
1. Menunjukan untuk belajar atau melakukan sesuatu
antusiasme tanpa harus dibantu atau dibantu
dalam melakukan seperlunya
2. permainan secaram2.e9nmceemrmiliiknikparnilaskikuaypg 1. Mengetahui perasaan temannya dan lain
kompetitif aturanpeduli dan mau merespon secara wajar
positif
2.Berbagi dengan orang lain
Menaati
yang berlakumembantu jika 3.Menghargai hak/pendapat/karya orang
dalam suatudiminta bantuannya
4. Terbiasa mengindahkan dan
permainan memperhatikan kondisi teman
5. Mau menemani teman melakukan
40
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
3. Menghargai kegiatan bersama
orang lain 6. Senang menawar kan bantuan pada
4. Menunjukkan teman atau guru
rasa empati 7. Peka untuk mem bantu orang lain
2.10 memiliki yang membutuhkan
perilaku yang 8. Mampu menenang kan diri dan
mencerminkan
sikap kerja sama temannya dalam berbagai situasi
9. Senang mengajak temannya untuk
berkomunikasi, bereaksi positif kepada
semua temannya
1. Bermain dengan teman sebaya
2.Menerima perbedaan teman dengan
dirinya
3.Menghargai karya teman
4.Tidak ingin menang sendiri
2.11 5. Menghargai pendapat teman dan
memi mendengarkan dengan sabar pendapat
liki teman
perila
ku 6. Senang berteman dengan semuanya
yang 1. Memperlihatkan kemampuan diri untuk
dapa
t menyesuai kan dengan situasi
2.Memperlihatkan kehati-hatian kepada
meny
esuai orang yang belum dikenal (menumbuh kan
kan kepercayaan pada orang dewasa yang
diri tepat)
3.Bersikap kooperatif dengan teman
4. Menggunakan cara yang diterima secara
sosial dalam menye lesaikan masalah
(menggunakan pikir an untuk menyele
saikan masalah)
5. Tetap tenang saat berada di tempat baru
dengan situasi baru misalnya saat
bertamu, berada di pusat perbelanjaan,
atau saat bertemu dengan guru baru
1. Bertanggung jawab atas perilakunya
untuk kebaikan diri sendiri
41
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
2.12 memiliki prilaku 2. Bersedia untuk menerima konsekuensi
yg atau menanggung akibat atas tindakan
mencerminkan yang diperbuat baik secara sengaja
sikap tanggung maupun tidak disengaja
jawab 3. Mau mengakui kesalahan dengan
meminta maaf
4. Merapihkan/ membe reskan mainan
pada tempat semula
5. Mengerjakan sesuatu hingga tuntas
6. Senang menjalankan kegiatan yang jadi
tugasnya (misalnya piket sebagai pemim
pin harus membantu menyiapkan alat
makan
9.13 mengenal 1. Mengenal perasaan sendiri dan orang
emosi diri dan lain
orang lain
2. Mengelolanya secara wajar
4.13 menunjukan (mengendalikan diri secara wajar)
reaksi emosi diri
secara 3. Berprilaku yang membuat orang lain
Wajar nyaman
4. Mengekspresikan emosi yang sesuai
dengan kondisi yang ada (senang-sedih-
antusias dsb)
9.14mengenali 1. Memilih kegiatan/ benda yang paling
kebutuhan, sesuai dengan yang dibutuhkan dari
keinginan dan beberapa pilihan yang ada
minat diri 2. Mengungkapkan yang dirasakannya
4.14 mengunkapkan (lapar ingin makan, kedinginan memerlu
kebutuhan, kan baju hangat, perlu payung agar tidak
keinginan dan kehujanan, kepanasan, sakit perut perlu
minat diri obat)
3. Menggunakan sesuatu sesuai
kebutuhan
42
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkem Perkembangan Anak Kompetensi Yang Indicator Pencapaian Perkembangan
bangan Usia 4 –5 tahun
Dicapai
VI. Seni A. Anak mampu 2.4 memiliki prilaku 1. Menghargai keindahan diri sendiri, karya
sendiri atau orang lain, alam dan
menikmati berbagai yg mencerminkan lingkungan sekitar
alunan lagu atau suara sikap estetis
2. Menjaga kerapihan diri
1. Senang 3. Bertindak/berbuat yang mencerminkan
mendengarkan sikap estetis
berbagai macam 1. Membuat karya seni sesuai kreativitas
musik atau lagu nya misal seni mu sik, visual, gerak dan
tari yang diha silkannya dengan
kesukaannya 3.15mengen menggunakan alat yang sesuai
2. Memainkan alat al 2. Menampilkan hasil karya seni baik
dalam bentuk gambar
musik/instrumen/ben berbagai
da yang dapat 3. Menghargai hasil karya dalam berbagai
karya bentuk
membentuk irama
dan
yang teratur
aktifitas
seni
B.Tertarik dengan
kegiatan seni 4.15menunjukkan
1. Memilih jenis lagu karya& aktivitas
yang disukai seni Dengan
menggunakan
2. Bernyanyi sendiri berbagai media
3. Menggunakan
imajinasi untuk
mencerminkan
perasaan dalam
sebuah peran
4. Membedakan peran
fantasi dan
kenyataan
Menggunakan
dialog, perilaku, dan
berbagai
TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK
DAN INDIKATOR PENCAPAIAN PERKEMBANGAN
KELOMPOK USIA 5 - 6 TAHUN BERDASRKAN 6 ASPEK PERKEMBANGAN
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkemb Perkembangan Anak Kompetensi Indicator Pencapaian
angan Usia 5 – 6 tahun
Yang Perkembangan
Nilai Dicapai
Agama
Dan 1.1memperc 1.Terbiasa menyebut nama Tuhan
moral sebagaai pencipta
1. Mengenal agama yang ayai
2. dianut adanya 2.Terbiasa mengucap kalimat
Mengerjakan ibadah Tuhan
43
Lingkup Tingkat Pencapaian
Perkemb Perkembangan Anak Kompetensi Indicator Pencapaian
angan Usia 5 – 6 tahun
Yang Perkembangan
Dicapai
3. Berperilaku jujur, melalui pujian terhadp ciptan Tuhan
penolong, sopan, hormat, ciptaanny
sportif, dsb a
4. Menjaga kebersihan diri1.2mengha 1.Menghormati (toleransi)
dan lingkungan
rgai diri terhadaap agama lain
5. Mengetahui hari besar sendiri, 2.Terbiasa mengucap rasaa syukur
agama orang
terhadap ciptaan Tuhan
6. Menghormati (toleransi) lain dan 3.Terbiasa menjaga kebersihan diri
agama orang lain lingk dan lingkungan
sekitar
sbg
rasa
syukur
kepda
Allah
2.13 memiliki 1.Terbiasa tidak berbohong
prilaku yg 2.Terbiasa menghargai kepemilikan
mencermin oaraang lain
kan sikap 3.Terbiasa mengembalikan benda
jujur yang bukan haknya
3.1 1. Mengucapkan doa-doa pendek,
m melakukan ibadah sesuai dengan
en agamanya (misal : doa sebelum
ge memulai dan selesai kegiatan)
na 2.Berperilaku sesuai dengan ajaran
l agama yang dianutnya (misal : tidak
ke
gi bohong, tidak berkelahi)
at 3. Menyebutkan hari-hari besar
an agama
be 4. Menyebutkan tempat ibadah
rib
ad agama lain
ah
se
ha
ri-
ha 5.Menceritakan kembali
ri tokoh-tokoh keagamaan
4.1mela
kukan
kegiat
an
beriba
dah
44