? nan ala,lah 9eilntaao & 9eilatan h
9w)r bQsrb#4@;:'i
"sesungguhnya Allah Sberfirman di Hari Kiamat, 'Keluarkanlah
dari nerakn siapa yang di dalam hatinya masih ada iman seknlipun hanya
seberat biji sawi yang paling ringln'."
Ini menetapkan bahwa iman bisa melemah sehingga ia
hanya seberat biji yang paling kecil. Iman melemah di dalam hati
sehingga ia seperti biji sawi, iman selemah ini dapat mengeluar-
kan pemiliknya dari api neraka. Ini menetapkan keutamaan iman,
bahwa sekalipun ia sangat lemah, pemiliknya tetap tidak kekal di
dalam neraka. Intinya, imanbisa melemah sampai batas ini.
Tidak diragukan bahwa iman manusia tidak dalam standar
yang sama, iman Abu Bakar ash-Shiddiq menandingi iman seluruh
umat. Iman Abu Bakar tidak sama dengan iman orang fasik dari
kalangan kaum Muslimin, ini adalah sesuatu yang tidak dipung-
kiri. Orang yang mengatakan bahwa iman adalah membenarkan,
yaitu apa yang ada di dalam hati dan ia tidak bertingkat-tingkat
adalah orang Murji'ah. Mereka ini meyakini bahwa iman Abu
Bakar dengan iman or;u:rg fasik dari kalangan umat ini adalah sama.
Ini jelas merupakan kekeliruan besar. Iman dalam hati tidak dalam
standar sama, ia bertambah, berkurang, melemah dan menguat,
surut dan pasang. Ahlus Sunnah wal ]ama'ah meyakni bahwa iman
tidak dalam standar yang sama, berbeda dengan murji'ah.
Murji'ah disebut demikian dari kata al-irja' yang berarti
mengakhirkan, karena mereka mengesampingkan amal perbuatan
dari iman. Mereka berkata, iman hanya sekedar membenarkan
dalam hati, orangyangberiman menurut mereka adalah sama,
tidak ada perbedaan.
Murji'ah sendiri terbagi menjadi beberapa sekte, masing-
masing sekte mempunyai pendapat.
Pendapat pertama: Iman hanya sekedar mengetahui dalam
hati, dan ini adalah pendapat ]ahmiyah. Bila seseorang mengetahui
Tuhannya, maka dia adalah seorang Mukmin.
Menurut pendapat ini, iblis adalah Mukmin karena dia me-
ngetahui Tuhannya,
ffi 4g;-qSi6F
? na* adalzh ?eilutaa* & 9o*luatut
"lblis berkntt, 'Ya Rabbi, knrena Englau telah memutuskan bahwa
aku sesat...'. " (Al-Hijr: 39).
Fir'aun juga Mukmin dan orang-orang kafir menurut pen-
dapat ini juga Mukmin, karena mereka mengetahui Tuhan mereka
dengan hati mereka, hanya saja mereka mengingkari secara lahir
karena kesombongan dan penentangan. Tidak seorang pun yang
tidak mengetahui Tuhannya, selama-lamanya, akan tetapi meng-
ingkarinya dalam konteks membangkang dan menyombongkan
diri. Ini adalah pendapat palingbusuk, karena menurub:rya dibumi
ini tidak ada seorang pun yang kafir.
Pendapat kedua: Iman adalah membenarkan dalam hati,
mengetahui saja tidak cukup, harus membenarkan dengan hati.
Ini adalah pendapat Asy'ariyah. Pendapat ini tidak shahih, karena
orang-orang kafir membenarkan dengan hati mereka, sebagaimana
Allah tJtS berfirman,
}{ @'ot3#* ;ti,?P,io#:it Ss; <i iKJ #f
"Karent mereka sebenarnya buknn mendustakan kamu, aknn tetapi
orang-orang yang zhalim itu mengingknri ayat-ayat Allah." (Al-An'am:
33).
Allah € berfirman,
6.+,fri i35 i,(,6 il;6 gtJ 6L #Grt-j:J, q:b',s,b
{@
"Dan mereka mengingkarinya karena kezhaliman dan lcesombongan
(mereka) padahal hati merekn meyakini (kebenaran)nya. Maka perhati-
kanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan " (An-
Naml: L4).
Orang-orang kafir membenarkan Rasulullah ffi dengan hati
mereka. Mereka mengetahui bahwa beliau adalah utusan Allah,
akan tetapi mereka menolak untuk mengakui risalah beliau karena
takabur, pengingkaran dan lebih mementingkan nama besar dan
kedudukan mereka di depan manusia. Inilah yang membawa
mereka bersikap demikian, atau karena mereka terdorong oleh
fanatisme kepada agama batil mereka, sebagaimana yang diucap-
kan oleh Abu Thalib saat wafat, "Tetap di atas agama Abdul
##.Gd--hd,
? ^"p at"lnh ?enlutaap & 9en&atan
Muththalib." Saat itu Nabi iW sudah menyodorkan kalimat tauhid,
I^a ilaha illallahkepadanya, lalu orang-orang kafir yang ikut hadir
di depannya berkata,'iApakah kamu membenci agama Abdul
Muththatib?" Fanatisme menghalangtnya, sehingga dia tetap me-
megang agama Abdul Muththalib, dia menolak untuk menSucaP-
t<e;tn itono iuouoh, diawafat di atas agama leluhumya padahal dia
mengetahui bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Dari
sini maka dia berkata,
Sungguh aku mengetahuibahwa agamn Muhammad
Termasuk agama manusia yang terbaik
Kalau buknn lurena takut sindiran atau celaan
Niscaya diriku sudah menerimanya dengan lapang dada'
Yang menghalanginya adalah ketakutannya terhadap celaan
dan hinain masyarakat, fanatisme jahiliyah membawanya untuk
tetap mempertahankan kekuftfan sekalipun dia mengetahui bahwa
Muirammid udul"h utusan Allah. Dia akhirnya mati di atas ke-
kufuran, na'udzu billah, saat Nabi ffi hendak memohon amPunan
untuknya, Allah Skiberfirman kepada beliau,
$ riru -*';*+- 4y \i*3. s r;r 6-5t ;$ 5{ u y
{ @ *+1 dA d i^ <;: (' )1,'u J}
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman
memintaknn ampun kepada Allah) bagi orang-oranT musyrik, walaupun
orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya, sesudah ielas bagi
*rriko, baizoasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni Nerakn
I ahanam." (At-Taubah: 1 13).
Maka iman bukan sekedar membenarkan dalam hati, karena
banyak orang kafir yang membenarkan dalam hati, namun mereka
*"rrgit gturi karena kesombongan, penentmgan, dan keangkuhan'
Pendapat ketiga: Iman adalah membenarkan dengan hati dan
mengucapkan dengan lisan. Ini adalah pendapat Murji'ah dari
kalangan-Fuqaha (ahli fikih), termasuk ulama-ulama Hanafiyah.
Mereka berkita, iman adalah mengucapkan dengan lisan dan
meyakini dalam hati, mereka tidak menjadikan amal perbuatan
termasuk iman. ffi
9 nan afulalv 9e*ataap & 9eiluatan
Pendapat keempat: Iman adalah sekedar mengucapkan de-
ngan lisan saja. Ini adalah pendapat Karramiyah. Menurut penda-
pat ini orang-orang munafik adalah orang-orang Mukmin, karena
bersaksi dengan ucapan lisan bahwa tiada tuhan yang haq selain
Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah.
Keempat itu tadi adalah pendapat-pendapat sekte-sekte
Murji'ah dalam masalah iman, dan semuanya salah dan keliru.
Yang haq adalah apa yang diyakini oleh Ahlus Sunnah wal jama'ah
bahwa iman adalah ucapan dengan lisan, keyakinan dalam hati dan
perbuatan dengan anggota badan, yang bisa bertambah dengan
ketaatan dan bisa berkurang dengan kemaksiatan.
O jf,dls Crr (auah t]t$ berfir:nan), 4tA:(lf'f)-(rl "Padahal
mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah..,"
Di antara dalil yang menetapkan bahwa iman adalah perka-
taan, keyakinan dan amal perbuatan, dan bahwa ia bertambah
dengan ketaatan dan berkurang karena kemaksiatan, adalah Firman
Allah rl$,
l$j',fj\ V,$',irAi
;ti? r.1\ 7'eril 6\ l,^1.* y,;fi tr'b
{@ }4iiiY-: 'n)jl:
"Padahal merekn tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah
dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama
yang lurus, dan supaya merela mendirilan shalat dan menunaikan zaknt,
dan yang demikian itulah agama yang lurus. " (A1-Bayyinah: 5).
Ayat ini menetapkan bahwa iman adalah perkataan,keya-
kinan dan perbuatan; karena Allah dl$ menamakan semua ini de-
ngan agama yang lurus. Agama dan iman adalah semakna. Agama
yang lurus adalah ajaran yang lurus, Allah menjadikan ibadah
kepadaNya, keikhlasary mendirikan shalat, menunaikan zakat se-
bagai iman, padahal di antaranya ada yang merupakan keyakinan,
ada yang merupakan perkataan dan ada yang merupakan amal
perbuatan. :d, aws3,1 ire-ri
Demikian pula hadits'
? nov ahlalv 9e,*atrut & 9e*tutan
"lman terdiri dari tuiuh puluh cabang lebih." Yakni, perkara.
*O UJt iLii Rasulullah ffi bersabdx;, ,&t 'it iit'i oi il*-l u>ui
g4it U1Jl4tg ,6*pst v ,si\t ltuluui\ "Yang p"ing finggi ailalah
syihadat la ilaha itiattin dan yang paling rendah adalah menying-
kirkan sesuatu yaflg ffienggang dari ialan, dan malu itu termasuk
cabang dari iman,"
Nabi s meniadikan perkara-perkara yang tersebut dalam
hadits ini termasuk iman, dan menyingkirkan sesuatu yang meng-
gangu dari jalan merupakan iman. lt4)l &'ai,i Lt4t3 (Malu itu ter-
masuk cabang dari iman) dan malu adalah perbuatan hati, karena ia
termasuk perbuatan hati. Nabi ffi menjadikan iman mencakup
perkataan, perbuatan hati dan perbuatan anggota badan. Hadits
ini menunjukkan apa yang dikatakan oleh Ahlus Sunnah wal
]ama'ah bahwa iman adalah ucapan, keyakinan dan perbuatan.
Hadits ini menunjukkan bahwa iman dalam tingkatan-tingkatarurya,
mempunyai tingkatan tertinggi dan tingkatan terendah, ini artinya
iman itu bertambah dan berkurang.
O :d$ itii (Allah dXS berfinn"n), ( gg,liii;6b"Maka surat itu
menamb ah iman merekn." (At-Taubah z 1241.
Ayat ini menunjukkan bahwa iman bisa bertambah, bahwa
ia bukan sesuatu yangsatu seperti yang diklaim oleh Murji'ah, se-
baliknya iman adalah sesuatu yang bertingkat-tingkat, bertambah
dan berkurang.
{tt";i$;fj\"Mala surat itu menambah iman merelu", jelas me-
netaplian bahwi ia bertambah disebabkan turunnya al-Qur'an dan
mendengarkannya serta mengamalkannya.
O :dit$ itii (Allah d$S berfirman), {((l1Y'$L>"Supaya iman
mercka b ert amb ah. " Sebelumnya,
;4':6;. e1y (rLYit;7'r;r35i y3 A"6'>ai iJ c ili Y
"Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan le dalam hati orang-
orang Mukmin supaya lceimanan mereka bertambah di samping keimanan
merekn (yang telah adn)." (Al-Fath: 4).
Ayat ini tentang kisah Hudaibiyah dan aPa yang terjadi di
sana berupa ujian kepada orang-orang Mukmin, di mana oranS-
ffqF.Grd;hd
€ffip ffiF
orang kafir menghalang-halangi mereka untuk masuk Makkah
untuk melaksanakan umrah. Akan tetapi Allah d6 menurunkan
ketenangan kepada hati mereka. Mereka menerima perintah Allah
dan RasulNyu, mereka tunduk kepada perjanjian damai dengan
orang-orang kafir, sekalipun mereka tidak mengharapkannya.
Mereka tunduk kepadanya sebagai sebuah ketaatan kepada Allah
dan Rasulullah ffi, sekalipun mereka tidak menyukai perjanjian
damai, mereka lebih suka masuk Makkah, namun Allah,ffi telah
meletakkan kebaikan bagi kaum Muslimin dan kerendahan bagi
orang-orang kafir.
Allah menjadikan akibat baik dari perjanjian tersebut, di
antara akibat baik itu adalah, dihentikannya peperangan antara
kaum Muslimin dengan orang-orang kafir Makkah selama sepuluh
tahun. Selama itu kaum Muslimin bisa bernafas lega dari himpitan
beban perang, kaum Muslimin di Makkah berhijrah ke Madinah
tanpa gangguan, siapa yang ingin masuk Islam, maka dia melaku-
kannya tanpa ada yang menghalangi, karena adanya perjanjian
damai ini. Akhimya terwujudlah kemenangan agung yaitu penak-
lukan Makkah, sehingga ia masuk ke dalam kekuasaan kaum
Muslimin setelah kekuasaan orang-orang kafir atasnya berakhir.
Semua ini adalah buah dari perjanjian damai Hudaibiyah, yang
sebelumnya dibenci oleh kaum Muslimin, namun Allah menjadi-
kan akibatnya adalah akibatbaikbagi kaum Muslimin.
Kaum Muslimin patuh kepada hukum Allah dan RasulNya,
Allah ults menurunkan ketenangan ke dalam hati mereka, sehingga
tidak terjadi pen)ampangan dari mereka atau tindakan bodoh di-
*sebabkan oleh semangat mereka. A1lah menurunkan ketenangan
di dalam hati mereka, sehingga mereka tenang, tenteram dan fun-
duk, sekalipun banyak dari mereka yang sempat tidak menyukai
perjanjian damai ini. Mereka menganggaprrya sebagai kehinaan
bagi kaum Muslimin, mereka belum mengetahui bahwa di balik
itu Allah telah menyiapkan sebuah kemuliaan untuk mereka, aki-
batnya adalah kebaikanbagi mereka. Hal ini menunjukkanbahwa
siapa yang tunduk danpatuh kepada hukum Allah dan RasulNya,
maka imannya akan bertambah.
'ffi
? nan adahh fleilataap & 9eilutan
O :S bt iy:itli Easulullah ffi bersabda), j iti i $t b LH
drr.jt iit "Akan keluar dari neraka oraflT yang flengucapkan, 'La
ilaia illallah'."
Yakni, yang mengucapkan la ilaha illallah disertai dengan iman
hati terhadap maknanya dan keyakinan terhadap kandungannya/
dan itulah yang akan keluar dari neraka siapa yang dalam hatinya
masih ada iman seberat biji sekalipury dan dia meyakini makna
kalimat la ilaha illallah ini. Berbeda dengan orang yang hanya me-
ngucapkannya dengan lisannya namun tidak meyakini maknanya,
r"p".ti orang-orang munafik, maka kalimat tersebut tidak berguna
bagi mereka. Hal ini membantah orang yang berkata bahwa iman
adiun ucapan dengan lisan semata. Hal ini juga membantah orang
yang berkita bahwa iman adalah membenarkan semata, bahwa
i*u., adalah satu, yang tidak bertambah dan tidak berkurang.
Karena Allah u.lt5 berfirman kepada Rasulullah ffi,
.iL-! b Qsr b # 4W i{r ;:'1 ;i\ * e cs it*i\
"Keluarknnlah siapa yang di dalam hatinya terdapat iman seberat
biji xwi yang paling lcecil, yang paling lcecil, yang paling lcecil sekalipun."l
Ini merupakan dalil bahwa iman yang bersangkutan lemah,
akan tetapi karena ia bersatu dengan la ilaha illallah diikuti dengan
keyakinan terhadap maknanya, maka ia bermanfaat bagi pemili,k-
nya dan akan mengeluarkannya dari neraka setelah dia masuk ke
dalamnya, karena hanya ahli syirik dan kufur saja yang kekal di
dalam neraka. Adapun ahli iman, sekalipun imannya lemah sekali,
sekalipun dia telah masuk neraka karena dosa-dosa mereka, me-
reka tidak kekal di dalamnya, mereka akan dikeluarkan darinya
karena iman mereka.
Titik keterkaitan hadits dengan masalah ini sebagaimana
yang disebutkan oleh penulis adalah bahwa iman bisa melemah
sehingga ia hanya seberat biii sawi saja. Ini merupakan bantahan
terhadap orang-orang yang menyatakan bahwa iman adalah se-
suatu yang satu, yang tidak berbeda-beda, dan ia adalah perbuatan
hati saja' 1cEG-6a,
I Diri*'ayatkan oleh al-Bukhari, no. 7510; Muslinr, no. 193: dari Anas bin Malik +,.
? ^an %epla, 84po yar," S ileritalaa, ??.aal
ffi [E 4{11ri k dS.t,jtqlf :d.a!r ffi
Pasal: Iman Kepada Segala APa Yffai ng I
Diberitakan Oleh Basulultah
#unt4e."'4tJ!pb!*ei"l*nfl,i$ltY-ttii-ai,r,ryiMirVl yqot);iJ*t,y"b$e,1.,uFtit#;\;'vlilsb&,JaK+t.Goitr;s.iiii),lra,d1t#iiii,l,biyti m
.c.,Vli)l lll
\|I
\II
I
WNkitaaabjiimbffebinedyraaimnksadinkiraiwknenapyyaaadtakaatasnuegstaiedlcaaakara,paksihtyaaahnmighedydiaabkreiinrbiiteablkiaaahunw, abolaietuihkIIII
adalah kebenaran dan kejuiuran, baik yang kita pahami atau ff1
yang tidak kita pahami dan kita tidak mengetahui hakikat f lI
maknanya, seperti hadits Isra' dan Mi'rai,l ia teriadi dalam | | |
keadaan terjaga bukan dalam mimpi, orang-orang Quraisy I I I
mengingkarinya dan menganggaPnya mustahil, dan mereka |!|
tidak mengingkari mimpi. III
bJ'),4HW,;y * ;;JLrt+ vJ qAt ttEt UJ
'* *"'i Jy; JL€",'o*li;i1$
Di antara apa yang diberitakan secara shahih oleh Rasulullah
I
1 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no.3207,3887; dan Muslim, no. 164, 264: dari
hadits Anas bin Malik.{b dari Malik bin Sha'sha'ah. Silakan merujuk al-Ayat
al-Kubrafi syarh Qishshah al-Isra'karya assuyuthi dan Nur al-Masra,karya
Abu Syamah, serta al'Isra' wa al-Mi'rai, karyaAbu Syahbah'
.-rt^rqddfaHr
? nu- X"Vdo 84po yua" 6 iluilalun l,
"?ret
S adalah bahwa malaikat maut datang kepada Nabi Musa
flS untuk mencabut arwahnya lalu Nabi Musa menamPar-
nya sehingga matanya rusak, maka malaikat itu kembali
kepada Allah dan Allah dnS mengembalikan matanya seperti
sediakala.
4\ ui
lM-fry
Termasuk dalam hal ini adalah tanda'tanda Hari Kiamat,
seperti keluarnya (akan munculnya) Dajjal, turunnya Isa
putra Maryam yang akan membunuhnya, keluarnya Ya'iui
Ma'iui, keluarnya hewan melata, terbitnya matahari dari
barat dan hal-hal serupa yang dinukil (diriwayatkan) secara
shahih.l
,tilir,4ffi#t ltii;r $,b'4i fsttruS
,Jb ,F
Azabdan nikmat kubur adalah benar adanya, dan Nabi S
sendiri memohon perlindungan darinya dan memerintah-
kan (kita) berlindung darinya dalam setiap shalat.
bedt q&lV,b ,f;t-SJrJ'luJ,b rilq;
);Jjld# ,fii.WL*:*4si
Fitnah kubur adalah benar adanya, pertanyaan malaikat
Munkar dan Nakir adalah benar adanya dan kebangkitan
kembali sesudah kematian iuga benar adanya, yaitu mana-
kala Israfil WF meniup sangkakala,
(@ 6be;JY+t6trnirl9p
"Dafl ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar de-
ngan segera dari kuburnya (menuju) kepaila Tuhan mereka."
1 Silakan merujuk dalam masalah inian-Nihayah,karya Ibnu Katsir; dan al-
Id,zn'ah, karya Shiddiq Hasan Khan.
? rrr.* ?("plo eApo yaag, 5 iluitalan ??aetl,
(Yasin:51).
+.t ,i,$;4,W.i*itPit;; *idt ff,yt3:lr
,Jutt !:tiilr &u-S,iF3.s.i$ g **,qf'l:lEw
Jt.w'Jt Liii l.Wi,6:*e6ilt #i,,t4tlt e,-a:;2
.Uu3itisL*$r
Manusia akan dikumpulkan di Hari Kiamat dalam keadaan
tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan,
dan tidak membawa apa pun,lalu mereka berdiri di padang
kiamat, sampai Nabi kita Muhammad g memberi mereka
syafa'at dan Allah Tabaraka wa Ta'ala menghisab mereka,
lalu timbangan-timbangan diletakkan, dan buku-buku
catatan amal dibagi-bagi dan beterbangan ke kanan dan ke
kiri.
Ai;;@ G. $, u6 3;a@ -*, #. :i; i fty
@ 6l Vr*s# @ .,# i6',;6:aJ'i eVANiJ +1 dL
"Adapun orang yaflg dibeikankitabnya dari sebelah kanan-
I ,tnya, maka dia akan dihisab (diperiksa) dengan pemeiksaan
yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang
sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang-orang
yang dibeikan kitabnya dari belakang, maka dia akan ber-
teriak, 'Cela-kalah aku.'Dan dia akan masuk ke dalam api
y ang m eny al a -ny al a (n er ak a). " (Al-lnsyi qaq : 7 -121.
.it;,$r "'o')y ,'d4l 9ry u bta;t3
Timbangan mempunyai dua daun timbangan dan lidah
timbangan, yang dengannya amal-amal (manusia) akan
iiditimbang.
"b);, -g@ 6jgrtp 4.jifi,:ag e $b
{@'"'!y.fo4'i16ii+'"ij$fr
'uHGdJ.-9.66Srr,'
? ^"n %"ryil- dp,,aaaV $ ate*ta*zn n?a&L
"Barangsiapa yaflg berat timbangan (kebaikan)nya, maka
mereka itulah orang-orang Aang mendapat keberuntungan'
Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, tnaka mereka
itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendii, mereka
kekal di dalamNeraka |ahanam." (Al-Mu'minun: L02-103)'
,fitp4;i,;rqt u vq'"r:i t3v ,t;gt €, ,i" w:iffi -t:;..t
i.* + +-; u ,2t.;lt arts,.1-:iir u
.Lql 6r.ri t& iJ
Nabi kita Muhammad {ffi mempunyai telaga (haudhl di Hari
Kiamat, airnya lebih putih dari susu, (rasanya) lebih manis
dari madu, beiana-beiananya seiumlah bintang di langit,
siapa yang minum darinya satu kali, maka dia tidak akan
merasa haus selamanYa. at,r:l3
j;:Vat'* Jt l: ,jriSr $H
Shirath adalah benar adanya, orang-orang yang baik akan
melewatinya dan orang-orang durhaka akan terpeleset
(jatuh) darinya.
yJb*H j,fjt ,yt Ugs U3$t Sit W,Mq
tat;t..;u.q,l:r-73 L$"i l3')V3 lr;ell V 14 *q
I -*w
Nabi kita ffi akan memberi syafa'at kepada pelaku ao'"
besar dari umat beliau yang masuk neraka, maka mereka
akan keluar darinya dengan syafa'at beliau tersebut setelah
mereka terbakar dan menjadi arang dan abu, mereka masuk
surga berkat syafa'at beliau ffi.
Lvt;; *.J"Srl'efsti
Semua Nabi-nabi (yang lain), orang-orang Mukmin dan iuga
para malaikat mempunyai syafa'at-syafa'at.
{@"ff-;v*'i i' #i 6i Yafr!5}' uw j tl
? nan Xlffo sAp ryry 6 tL,rtt"lut
"?zstl,
Allah dl$ berfirm an, "DAfl mereka tiada memberi syafa'at
melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka
itu selalu berhati-hati karena takut kepailaNya." (Al-Anbiya' :
28).
,,t.iu],|'zbtfr iJ'Jr cc..n:
Syafa'at para pemberi syafa'at tidak akan berguna bagi orang
kafir.
3(lrt ,y.4:i 6j? 'z$v ,r#.i qtiiiLl 3uJti elti
.3jfu W *ir ,bii ry.tr.L\. +V
Surga dan neraka adalah makhluk ciptaan yang keduanya
tidak fana. Surga adalah tempat kembali kekasih-kekasih
Allah sedangkan neraka adalah hukuman atas musuh-mu-
suhNya. Penghuni surga akan kekal di dalamnya.
ifi *#( @ ;a3 ;&:;;;l @ s' rr::,6 o. t .-:,5i 31)
" sesungguhny a orang-orang y ang berdosa (duri ana) akan
kekal di dalam azab Neraka lahanam. Tidak diringankan
azab itu dari mereka dan mereka di dalamnya berputus AsA."
(Az-Zu.kh-ruf:74-751.
i ,t3t: *.rtt :; ey ,d;i ,-# yt* d egy iI:
.,>j;itii,- ,)Al ;ilVi ct2iti; irf- ,ea.Jlt#i ,ig-
'r-
Dan kematian akan didatangkan dalam bentuk domba putih
dengan sedikit hitam, lalu ia disembelih di antara surga
dan neraka, kemudian diserukan, "Wahai penduduk surga,
(kalian) kekal tanpa kematian. Wahai penghuni neraka,
(kalian juga) kekal tanpa kematian."
ffi
3 tnaa, ?<e+alo s1po ra 6 ilorilalna, qrE4l,
"
(sruruh atmln)
O * *i&Pt .", v &-. ittait g: (waiib beriman kepada segala
apa yang diberitakan oleh Nabi ffi....)
O As-Sam'lyyaf (berlta-berlta yang dldengar)
As-Sam'iyyat adalah semua yang ditetapkan melalui pende-
ngaran, yakni dari jalan syara', dan akal tidak mempunyai campur
tangan di dalamnya. Semua berita yang diriwayatkan secara shahih
dari Rasulullah ffi adalah benar, wajib dipercayai, baik kita menyak-
sikannya dengan indra kita atau tidak, baik kita pahami dengan
akal kita atau tidak. Ini berdasarkan Firman Allah rJtS,
{ @ *g .ral e 3J;*; 0r; Wi 6\,'titr,iuyy
"Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan
kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan
kamu tidak aknn diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-peng-
huni neraka. " (Al-Baqarah: 1L9).
Penulis (Ibnu Qudamah) menyebutkan beberapa contoh, di
antaranya:
Pedora pertama: lsra'dan Mlraf
lsra' dalambahasa berarti perjalanan malam, ada yang berkata
maknanya adalah berjalan.
Secara syar'i adalah perjalanan Nabi # bersama ]ibril dari
Makkah ke Baitul Maqdis, berdasarkan Firman Allah tllS,
# *li{C;,ii <,, fi .e;i7; {A rs lii i;;t"Y
iy-rl<ii
"Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada
suatu malam dari Masjidil Haramke Masjidil Aqsha." (Al-Isra': L).
Mi'rajdalam bahasa adalah alat untuk naik, yaitu tangga.
Dalam istilah syara' adalah tangga yang digunakan oleh
Rasulullah ffi untuk naik dari bumi ke langit, berdasarkan Firman
'.HGr#d.f-.,6Sd,'
? na* %tpda, s4p, yarrV $ iitoutolh* q'a&L
Allah tltF,
( @ {;,6i f:*6'Ji6@ u; r;Y4ti;$
"Demi bintang ketika terbenam. Knwanmu (Muhnmmail tidak sesat
dan tidak pula keliri. " (An-Najm: 1-2) sampai Firman Allah ultg,
{@ {K'f )';41'''$"AY
" sungguh dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan)
Tuhannya yang paling besar." (An-Najm: 18)'
Isra' dan Mi'raj terjadi dalam satu malam menurut jumhur
ulama. Kapan ia terjadi? Para ulama berbeda pendapat, diriwayat-
kan dengin sanad ierputus dari Ibnu Abbas dan ]abir bahwa ia
terjadi dI malam Senin L2 Rabi'ul Awal, tetapi keduanya tidak
menetapkan tahun. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi syaibah.
Diriwayatkan dari az-Zrthridan Urwah bahwa ia terjadi satu
tahun sebelum hijrah, diriwayatkan oleh al-Baihaqi, itu terjadi pad-a
bulan Rabi'ul Awal tanpa penentuan malam. Ini dikatakan oleh
Ibnu sa'ad dan lainnya ierta dipastikan oleh an-Nawawi. Diriwa-
yatkan dari as-Suddi-bahwa itu terjadi enam bulan sebelum hijrah,
iiriwayatkan oleh al-Hakim, maka ia terjadi pada_bulan Dzul
Qa'dah.Adayangberkata,tigatahunsebelumhijrah.Adayang
berkata,lima iahun. Ada yang berkata, enam tahun'
Isra' dan Mi'raj terjadi dalam keadaan tet'laga,bukan dalam
keadaan mimpi, karena oranS-orang Quraisy mengingkarinya dan
menganggapnya mustahil, sLandainya Isra'. dan Mi'raj itu dalam
mimpi, niscaya mereka tidak mengingkarinya, karena mereka tidak
mengingkari mimPi.
Nabi Kgisadhi nmyaa,la]mibrhiladriipkeerinBtaaihtuklaMn aoqledhisAdlleanhguanntumkenmgeemnbdaawraai
Buraq,kemudiannaikkelangit-langityangtinggi'langitdemi
langit^hingga Nabi M tiba di suatu tempat di mana beliau mende-
nga"rderit-p-ena.AllahtiltsmenetaPkanshalatlimawaktuatasbeliau,
beliau melihat surga dan neraku, au., beliau bertemu para nabi dan
Mshaaklaktadhe, nlag1aunm^e"nLyUampsaeibkaagnaiaiPmaayma.ngKebmeluiaduiaanlabmeil'i-amuapkualaonragnkge-
orang kafir mendustakannya, namun orang-orang Mukmin mem-
? nan X*pdo 84p.,rar," 6 ilrrilolrr* SnEtL
,bt. J).t $ry,;y
"+,j"yt j.qJLrys*::n Fe *,M&.tit'i\vt**A,i
'Malaiknt maut datang dalam wujud manusia kepada Nabi Musa
,W untuk mencabut nyawanya, maka Nabi Mus menamparnya sehingga
matanya rusak, maka malaikat maut pulang kembali kepada Allah, dia
berkata, 'Engkau telah mengutusku kepada seorang hamba yang tidak
ingin mati.' Maka Allah mengembalikan matanya seperti sediaknla,lalu
Allah berfirman kepada malaikat tersebut, 'Kembalilah kepada Musa dan
katakan kepadanya agar dia meletakkan tangannya di punggung sapi
jantan, bulu yang tertutup oleh tangannya itulah sisa umurnya, satu
bulu sama dengan satu tahun.' Mttsa bertanya, 'Lalu apa setelah itu?'
Malaikat maut menjautlb, 'Kematian.' Nabi Musa berkata, 'Sekarang.'
Ialu dia memohon kepada Allah agar mendekat (tempat kematian)nya ke
Baitul Maqdis sejauh lemparanbatu. Nabi Mbersabda, 'Kalau aku ada di
sana, niscaya aku tunjukknn kuburnya l<epada kalian, ia berada di sisi ialan
di gundukan pasir merah'. " Hadits ini diriwayatkan secara shahih
dalam Shahih al-Buldrari dan Shahih Muslim.l
Penulis menurunkan hadits ini berkaitan dengan akidah
karena sebagian ahli bid'ah mengingkarinya dengan alasan bahwa
1 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab Ahadits al-Anbiya', Bab Wafat Musa wa
Dzikruhu Ba'ad, no. 3407 dan Muslim, Kitab al-Fadha'il, Bab Fadha'il Musa,
2372/L57: dari hadits Abu Hurairah &. Silakan merujuk catatan Syaikh
Ahmad Syakir atas al-Musnad, no.7634 dan al-Anwar al-Kasyifuh milik al-
Mu'allimi al-Yamani, hal. 219220 tentang pembelaan terhadap hadits ini di
depan para penggugatnya dan syubhat para penyesat.
',6,t\d#-*xG#dJ'
? t r.* %"pf- e0p, gry $ ttoutnliao A?a"r,l,
mustahil Nabi Musa 1)@ menamPar seorang malaikat' Kami kata-
kan bahwa hal itu mungkin karena malaikat datang dalam wujud
manusia. Nabi Musa Aw tidak mengetahui siapa yang datang
untuk meminta nyawanya, maka sejalan dengan tuntutan tabiat
manusia, kalau pihak yang diminta akan membela diri. Kalau Nabi
Musa mengetahui dari awal bahwa yang datang tersebut adalah
malaikat, r,ir.uyu dia tidak melakukan aPa yang dia lakukan. oleh
karena itu pada kedatangan malaikat yang kedua, Nabi Musa
pasrah, karena beliau mengetahui bahwa yang datang ini, datang
dari sisi Altah dengan membawa bukti yaitu dia memberinya
tenggat waktu beberapa tahun ke depan sebanyak bulu sapi jantan
yang tertutupi oleh tangannYa.l
I iiiii;iImam Ibnu Hibban berkata dalam Shahihnya di bawah judul Dzikta Khabar
itni-ata Muntahili. Sunan abMushthafa man
Hurima at-Taufiq li
i;lSio;n;"l ;M;rah'nravha, kemudian Ibnu Hibban berkata setelah meriwayatkanrya'
Allah e15 mengutus Rasulullah *s sebagai peng_ajar bagi
g;;Gi;:Attati elS membebaninlya tugas menyampaikan maksudNya, mul.u
Rasulullah menyampaikan iialah$ya dan menjelaskan. ayat-ayatNya de
dan terperinci, para sahabat be-liau. atau sebagian
"a,g"iki"ir;--itelretru.i-ttt.iattuimtyeumisrighi atoimUleihanyiiaa,pabeyarintag ini termasuk berita-berita yang mana
taufik untuk mengetahui
mendapatkan
kebenaran.
;;j;iLlf;fi;;bh,Aiiil"lauh,-;Jp&pem.niinennntg"iltuathauisaipnmUaanarfgtlrag'-iek"itna*at"anrmhinTadutuath5thakinlneiamgpniaznd",ammsNaeellabaabaikkigiaaMatniumapskeaaarunitdnnetuaynnahgt,uacksnoebbmbaeaeargmknaabitdmaaawanknaeaupmjtaD3dinsiaai,
,r.-".intut tun XfrufitNya Ibrahim-agar menyembelih- anaknya, perintah
;;ffi|; rji--, uu[,, p".intah di maiaAlhh hemang benar-benar hendak
Uarenu;..hnt"",u*t""nuuLarnf..fnnurvntk"ai-.jn-apUyuilun"an.stuMuuadkaanAyhaatkpniaagmlsatreaiNdnhagi,kbuAtimulIlsabehrpiaeahmkriaaemnkmghegiettaaannihtdt<uianaiky,t-samkeeepdpneeayrndetgiama-kpbneaehdrlaaiohdmRiarbaanasnaukylpnNaaynyragaa,
n1ufuif.uf f."pada Nabiibrihim. Nabi Ibrahim tidak mengenal mereka se-
bNe-li;atuiff-i.ru.uu"rr.ttuu"*vratirtetnetrahnadgaimp amn,erIesklaam. S6eapne.irhti.skaend,aNtaanbgia&n Jibril
a-iii;il;g;ge2; tidak
;;ffi;;unin;-;,;t1;Ug&."tKr"if,fuuiauaiuiiat"iVn,uumnts"asbleaebikreiaaltunmm,anayauadtqkoiaelehphaJdiMbaruiNlsasaa,bmMi pMuasiuaJsiaabdrdialalaplahemrlgaiwkmiu-lejaunkdini gyygaaannlgg-
;;;;;t; iingt ut kecemburuan tinggi, dia melihat seorans laki-laki asing
*-rtJi merviuai,amklamkaatdaiammaelangifaantg}rkaaut ttadniglaanmnywau4juu,,d- n]9n*parnya' tamp-aran
di mana dia menjelma,
frfr.u
bukan wujud aslinya di mana Allah ults menciptakannya'
'6#S.t\d--.66l,.
? nan ?Qplo s4p ryry S i,loaulbt 3"&rl,
O 1;tlt ),tpi el;i,r,'ri (Termasuk dalam hal ini adalah tanda-
tanda Hari Kiamat)
Perkam ketlga: Ianda-tanda Hsri l0amat
s"t;,\ijamak dariLp, yang secara bahasa berarti tanda. Dan
Ltltadalah waktu atau waktu saat ini, dan yang dimaksud di sini
Ada sebuah hadits dalam riwayat Ibnu Abbas dari Rasulullah M,Iibril meng-
imamiku di Ka'bah dua kali." I.alu Nabi ffi menyebutkan haditsnya dan
beliau bersabda di akhirnya, tibril berhata kepadaku, 'Ini adalah waktumu
dan waktu para nabi sebelummu'." Hadits ini mengandung penjelasan yang
nyata bahwa syariat kita bisa sama dengan syariat umat-umat sebelum kita,
dan dalam syariat kita ada sebuah ketentuan bahwa siapa yang merusak
mata orang yang masuk rumahnya tanpa izinnya atau orang yang melongok
ke dalam rumahnya tanpa persetujuannya, maka dia tidak memikul dosa
dan tidak menanggung akibatnya berdasarkan hadits"hadits yang berjumlah
banyak dalam perkara ini yang telah kami diktekan di lain tempat dari buku-
buku kami. Maka sah-sah saja kalau syariat ini sesuai dengan syariat Nabi
Musa dengan menggugurkan tanggung jawab dari siapa yang merusak mata
orang yang masuk rumahnya tanpa izinnya, maka apa yang dilakukan oleh
Musa merupakan sesuatu yang mubah dan tidak ada dosa atasnya dalam me
lakukannya. Ketika malaikat maut pulang kepada Allah dan menyampaikan
apa yang dilakukan oleh Nabi Musa terhadapnya, maka Allah tl5 memerin-
tahkannya untuk menemui Nabi Musa kedua kalinya dengan perintah lain,
perintah ujian dan cobaan seperti yang telah kami katakan sebelumnya, Allah
memerintahkan malaikat maut untuk berkata kepada Nabi Musa,
.ui;; &,,t*-&;v JK.,$t,); ;/ ,* lq p q'JL
tika kamu ingin, maka letakkan tanganmu di funggung sali jantan, maka
usiamu sebanyak bulu yang tertutupi oleh tanganmu itu, satu bulu adalah satu
tahun."
Manakala Nabi Musa Kalimullah mengetahui bahwa yang hadir adalah ma-
laikat dan bahwa dia datang dari sisi Allah dengan membawa perintahNya,
jiwanya rela menerima kematian tanpa meminta waktu tambahan hidup, dia
berkata, "Sekarang." Seandainya dari awal Musa sudah mengetahui bahwa
yang datang adalah malaikat maut, niscaya dia tidak melakukan apa yang
dia lakukan, sebaliknya dia akan melakukan apa yang dia lakukan pada kali
kedua kedatangan malaikat maut kepadanya ketika dia yakin dan tahu bahwa
yang datang adalah malaikat maut. Buanglah jauh-jauh ucapan sebagian
orang yang menuduh Ashhabul Hadi.ts sebagai orang-orang pengumpul kayu
bakar dan penggembala di waktu malam, yang mengumpulkan apa yang
tidak berguna dan meriwayatkan apa yang tidak bermanfaat, orang-orang itu
mengucapkan apa yang membatalkan lslam, karena mereka memang tidak
mengetahui makna-makna hadits, tidak berkenan untuk mempelajari atsar-
atsar dan hanya mengandalkan akalnya yang terbalik dan analoginya yang
jumpalitan."
? rrwv %rpdo sipa',ran? g ilcritala.., 3rr4l
adalah kiamat. Maka tanda-tanda kiamat secara syar'i adalah tanda-
tanda yang menuniukkan dekatrya Hari Kiamat. Allah ffiberfirman,
l,
4iv3; t=r, r#j 6'^;\ai:f;YstJ4gib
" Maka tidnHah y ang merela tunggu-tunggu melainkan Hai Kiamat
(yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, knrena sesung-
guhnya tanda-tandanya telah datang." (Muhammad: 18)'
Tanda-tanda kiamat yang disebutkan oleh penulis (matan\
adalah:
1. Munculnya Dajial.
Dajiat dalam bahasa adalah bentuk mubalaghah dati ad-dail
d+iJi) yang berarti kebohongan dan kepalsuan'
Dalam istilah syArA',Dajjal adalah seorang laki-laki pembohong
yang akan muncul di akhir zaman dan mengaku sebagai tuhan.
Keluarnya Dajjal ditetapkan oleh as-sunnah dan ijma'. Nabi
s bersabda,
,, f'e:rt,-;,)r\u6;bjr +'t*ts,&.firt b +'.1111 ,?.1@i,,'ii
#. b *\*ts,dr,ii:r 6;r # b *'thls
"Llcaplunlah, 'Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung tcepadaMu
dari azab lahanam, aku berlindung kepadaMu dari aznb kubur, aku ber-
lindung kepadaMu dari fitnah al-Masih ad-Daijal, dan aku berlindung
kepaditvtu' dari fitnah kehidupan dan kematian'." Ditiwayatkan oleh
MusHm.l Dan Nabi ffi berlindung kepada Allah darinya di dalam
shalat. Muttafaq alaihi.2
Dan kaum Muslimin telah sepakat bahwa Dajjal akan muncul.
Kisahnya, Dajjal akan muncul dari sebuah jalan di antara
syam dan Irak. Dia akan mengajak manusia untuk menyembah-
nya, kebanyakan pengikutnya adalah orang-orang Yahudi, kaum
I Muslim, Kitab abMasaiid ua Mawadhi' asfu-shalah, Bab ma Yusta',adzu minhu
fi ash-Shalarr, 590 (134) dari hadits Ibnu Abbas cqr"
2 Al-Bukhari, Ki.tab al-Adzan, Bab ad'Du'a'Qabla as-Sala'n,r,o'832 dan Muslim'
XliOii-Ui*na wa Mawadhi' ash-Shalah, Bab Ma Yusta'adzu minhu ft ash-
S;;i";,589ii'29)' d".i tudit. Aisyah cla. Dalam masalah ini terdapat hadits
a*iAt, Uuiairatr 4b yang diriwayatkan oleh Muslim, 588/130'
6JS',.61d_-Cd.-
? rnan, Xe?ada, s0p, yary S atoaalla* 3."rrl,
wanita dan orang-orang pedalaman. Dan Dajjal akan diikuti oleh
70.000 orang Yahudi Asfahan. Dia berjalan di seluruh bagian bumi
seperti hujan yang tertiup angin kecuali Makkah dan Madinah. Di
dua kota ini Dajjal tidak kuasa untuk masuk. Dajjal akan hidup
selama empat puluh hari, satu hari seperti satu tahun, satu hari
seperti satu bulan, satu hari seperti seminggu dan hari-harinya
yang tersisa seperti hari-hari biasa. Dajjal mempunyai fitnah besar,
di antaranya adalah bahwa dia meminta langit untuk menurunkan
hujan ke bumi, dan hujan pun turun, maka muncullah kebun dan
api, kebunnya adalah api dan apinya adalah kebun. Nabi ffi telah
memperingatkan manusia darinya, beliau bersabda,
U.iisJt *:-, eti ,{tL}41 ^stti uS t*'W y, u
"Barangsiapa mendengarnya, maka hendaknya dia menjauh darinya
dan barangsiapa mendapatkannya, mala hendaknya dia membaca ayat-
ayat awal surat al-Kahfi."r
2. Turunnya Nabi Isa putra Maryam
Turunnya Nabi Isa putra Maryam ditetapkan oleh al-Qur'an,
as-Sunnah, dan ijma'kaum Muslimin. Allah dt5berfirman,
4 -o- S -*,"ii{ $Y' rs6:i F A bDy
"Tidak ada seorang pun dari ahli kitab kecuali dia akan beriman
kepada Isa sebelum kemat ianny a. " (An-Nisa' : 1 59).
Yakni, kematian Nabi Isa, dan hal ini pada saat beliau turun
sebagaimana ditafsirkan oleh Abu Hurairah.
(Dalam as-Sunnah) Nabi ffibersabda,
.iul t5., fry C.,*'lA,*uts
"Demi Allah, lsa putra Maryam benar-benar akan turun sebagai
hakim yang adil." Muttafaq alaihi.2
Dan kaum Muslimin telah berijma' bahwa Nabi Isa DW akan
I Silakan merujuk hadits an-Nawwas bin Sam'an dalam riwayat Muslim, KifaD
al-Fitan, Bab Dzikr ad-Dajial wa Shifatih,z937/LlLlll.
Al-Bukhari, Kitab al-Buyu,', Bab Qatlu al-Khinzir, no.2222; dan Kitab al-
Anbiya', Bab Nuzul Isa bin Maryam, no. 3448 dan Muslim, Kitab al-Iman, Bab
Nuzul Isa lbnu Maryam Hakimanbi Syai'a Nabiyyina Muhanmad,lSS(242).
wr#',.Grd.-.6trL
9 nun %epfo s0po rr."" 6 iLrilaL* qutl
turun. Beliau akan turun di menara putih di timur Damaskus de-
ngan meletakkan tangannya di sayap-sayaP dua malaikat. Setiap
oiur,g kafir yang mencium bau nafasnya pasti mati dan nafasnya
menj-angkauiarik pandangan matanya. Lalu beliau mencari Dajjal
dan meiemukannya di Bab Lud, maka beliau membunuhnya. Nabi
Isa 1lry juga akan menghancurkan salib, menghapus jizyah, sujud
menjadi rit, hur,ya untuk Allah, Rabb alam semesta, lalu beliau
akan berhaji dan berumrah. Semua itu diriwayatkan secara shahih
dalam Shatrih Muslim dan sebagian darinya di ash-Shahihain.l Imam
Ahmad dan Abu Dawud meriwayatkanbahwa Nabi Isa akan hidup
di bumi setelah membunuh Dajjal selama empat puluh tahun, ke-
mudian w af at,dan kaum Muslimin menshalatkannya"'2 Al-Bukhari
menyebutkan bahwa Nabi Isa akan dikubur bersama Nabi e!i.
1 Silakan merujuk hadits an-Nawwas bin sam'an dalam shahih Muslim, no.
2937, 11Gl11.
Adapun ucapannya,
b)dt +')bl+t3ii+sr aFS,x.dt elJ '4At F;"3
"Isd menghancurkan salib, m.enghafus iizyah, suiuQ mel.1adi.satu hanya y?tuP
Anoil.a3h4R48;bdbanalMamussliemm,,enstoa.i,t5^5u,2iu42ii. aAirir hadits Abu Hurairah di al-Bukhari,
Di al-Bukhari dan Muslim, \4v3v:tt'ut*iJ-,tlt iiult :r# p
"sehingga satu suiud lebih baik daribaila dunia dengan i'sinya'"
lotariiu"e disebutkan oleh Syaikh-dinisbatkan oleh al-Hafizh dalam Fath
al-Bari 6/402 kepada Ibnu Mardawaih'
Adapun ucapannya, F:i1:
:*1 #i|t"Isa berhaii dan berunrah." bahwa Nabi s bersabda,
Maka ia di Muslim dari hadits
Abu Hurairah,
3i t,r* :i qr; e, f-y'nt We*,i.-., q$ti
"Dern'iDzatyangiiwakuadadiTanganNya,Put'oUq'yg*a.kanberihlald'i
ir-Rauha' iensan niil atau umrai atai aian melakukan kedua-duanya"'
Kitob ol-Hoi, AiO tntat an-Nabi wa Hadyah,no.1252,216'
il2 Hadits shahih: diriwayatkan oleh Atrmad, no. 9259;Abu Dawud, no. 4334;
iu", [iuU"r," a t zz a-Hakrm, 2 / 595, dan dia menshahihkannya dan disehrjui
iiiiai-niahabi; tunu euu Syaibah,'15l158 dan Ibnu Jarir, 9/388: dari hadits
atu gurrirah.*,i,. syaikh Ahmad syakir menshahihkan sanadnya di catatan
kakinya atas al-Musnad. ffi
? ^an ?(zpdo 84po faa" 6 ileritalun, A?a&L
Wallahu A'lam.l
3. Ya'juj dan Ma'juj
Ini adalah dua nama ajam atau Arab y.ang berasal dari kata
nirliyur,g berarti gonc,rngan atau dari ,6t }ai yang berarti kobaran
aPi.
Keduanya adalah dua umat dari anak cucu Nabi Adam yang
sudah ada berdasarkan dalil al-Qur'an dan as-Sunnah.
Allah rJtF berfirman tentang kisah Dzul Qarnain,
@'t' $j3ftt'"ik-i C3 t:+i -j {) i}ai'6. ttty-vb
t;
q r,4itPe;:n ff;6 i;*tO|DG gA*6.'tr3tit:t,
{@':L'€'
"Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia
mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak
mengerti pembicaraan, mereka berkata,' Hai Dzullarnain, se sung guhny a
Ya' juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka
bumi, maka bolehkah Kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu
supaya kamu membuat dinding antara kami dengan mereka? " (Al-Kahfi:
e3-e4).
1 Al-Bukhari dalam at-Tarikh al-Kabir, L/263; at-Tirmidzi, no. 3617 dan al-
Ajurri dalam asySyari'ah, dari Utsman bin adh-Dhahhak, dari Muhammad
bin Yusuf bin Abdullah bin Sallam, dari bapaknya, dari kakeknya, dia berkata,
"Tertulis dalam Taurat sifat Nabi Muhamm.ad dan sifut Nabi Isa putra Maryam,
dia d,ikubur b ersarnanya. "
Al-Bukhari berkata, "Ini menurutku tidak shahih dan tidak dijadikan sebagai
sandaran." At-Tirmidzi berkata, "Ini adalah hadits hasan gharib." Al-Haitsami
berkata dalam al-Majma' ,8/306, "Dalam sanadnya terdapat Utsman bin
adh-Dhahhak, Ibnu Hibban menyatakannya tsiqah namun Abu Dawud me
nyatakannya dhaif. Al-Hafizh berkata dalam Fath al-Bari, 7 /66: dari Aisyah
dalam sebuah hadits yang tidak shahih bahwa dia meminta izin kepada Nabi
& jika dia hidup setelah beliau agar dimakamkan di sisi beliau, maka Nabi
& bersabda kepadanya,
*Mana munghin kamu dimakamkan di sisiku, tempat i.tu hanya untukku, Abu
Bakar, Umar dan Isa putra Maryam."DalamAkhbar Madinah dalam sebuah
jalan periwayatan yang dhaif dari Sa'id bin al-Musayyib berkata,
"Sesungguhnya kuburan tiga orang (tercebut) di rumah Aisyah, dan di sana
ada tenfat akan dikuburkannya Isa putra Maryam."
9 nan TQplo sAp, yaaT 5 i,lenulan q,a&l,
Nabi ffibersabda,
q2t )\ ,t :t)ti^{ i4t, P ili U,r;gt i;t-il i*
" Allah berfirman di Hari Kiamat, 'Wahai Adam, bangkitlah dan
keluarkan rombongan neraka dari anak cttcttmu'."
Sampai Nabi itE bersabda,
.tii tr*:U urt'+13 &'t9$Hi
"Berbahngialah knlian, karena dari kalian hanya satu orang xdang-
kan dari Va'iii Ma' juj seribu orang." Diriwayatkan di dalam aslz-
Shahihain.l
Keluarnya mereka yang merupakan tanda kiamat belum
terjadi saat ini, namun tanda-tanda awalnya sudah terjgdi di zaman
Nabi M. Terdapat hadits yang tsabit dalam ash-Shahihain di mana
€beh.rNabi Mbersabda,
,,ri, ot
CF"" (Ht
.wdt:pb.yl *,L.,,;gS .e* ,P ..r7t,. ?: ,
,,Hari ini tembok penutup Ya'juj Ma' jui (berhasiD dibukn seperti
ini." Beliau melingknrknn ibu iarinya dengan iari teluniuknya'2
Akan keluarnya mereka ditetapkan oleh al-Qur'an dan as-
Sunnah. Allah tlW berfirman,
I *4 4:5'+qi"iiji4hAl-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab Qaututlahi Akh.nno.l..
6530; dan Muslim, Kitab al-Iman, Bab Qauluhu,''Yaqulullahu
li Adam
nl'tian an-Nar,,,z2z, (gzg'); dari hadits Abu Sa'id al-Khudri -&. Dan lafazhnya
diash-shahihain'
....,$t q i--A
"'Keluarkan rombongan neraka...." qr3b&qLir
Dalam lafazh al-Bukhari, no. 6529,
"Keluarkan rombongan jahanarn dari anak keturananmu"'
l-afazhini dekat dengan latazhyang disebutkan oleh Syaikh Muhammad al-
2 Utsaimin. 7135 dan Muslim, Kitab
Aitl--Biiuokhi,ariE,aKbitlaqbtiraalb-Fiatal-nF,itBaanb Ya'iui wa Ma'juj, no. wa Ma'juj, no' 2880' 2:
wa iath Radm Ya'iui
ffidari hadits Zainab binti JahsY.
9 nan Xzpdo eAp, yry 6 ilotlt lr*" ??a&L
5j+-".i b i f"cj,v; e;- Z* 6t& b
4l;rt".;56irii
"Hingga apabila dibululan tembokYa'iui dan Ma'iui, dan merekn
turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi dan telah dekatlah
lcedatangan j anji yang benar ;' (Al-Anbiya- : 9 6-97).
Nabi ffibersabda,
,ieitr ,f;[..."uj ,* W Vj -t ii,ttt @ l) WL,
E#JL.
"Kiamat tidak akan terjadi sebelum kalian menyaksikan sepuluh
tanda." Lalu Nabi M menyebutkan: (Munculnya) asap, Dajjal, binatang
melata, terbitnya matahari dari barat, turunnya Nabi lsa putra Maryam,
Ya' juj dan Ma' juj, terjadinya tiga kasus orang ditelan bumi, kasus di-
telan bumi di Masyriq, knsus ditelan bumi di Maghrib, dan knsus ditelan
bumi di lazirah Arab dan yang aWrir dari semua itu adalah api yang kelttar
dari Yaman yang menggiring manusia ke mahsyar mereka." Diriwayat-
kan oleh Muslim.l
Kisah mereka tertera dalam hadits an-Nawwas bin Sam'an
bahwa Nabi # bersabda tentang Nabi Isa putra Maryam setelah
beliau membunuh Dajjal,
; 4?i f ;i ;Ji .lfv f,W
:u,:-.e Jt rrr it $ w*
*\li&rlL*sit:Xtz,*ts":-u*€,rl,'Frt.'^r&y+jt*W)pi6t.tJ:L.rri1ii'tp|vJ,r3)lFi#i ,,e-g,;iTtUi,*f3bU*eLv3rx
I Kitab al-Fitan, Bab fi al-,|yat al-La.ti Takunu Qabla as-Sa'ah, no. 2901, 39: dari
hadits Hudzaifah bin Asid al-Ghifari S.
? nan Xtpfa, e$p' ryrry S i,L,rauln* q,a&l
j5 tts fr |r5\1i ,k ,as;At,F J|J&
,l;-!t JL e,6,, 'ii* 'rv'tl aiwp6iirs.
;L . q.At
U.l;*bl Pl A
-
ey Wlt"PGL
F;-5 Vt
+P,(Ht f+:r. e*\ *;\t'Pt(4l)I atttr.,W.tJ?, a-r<-
e,\ +t irt .y.;
itlr1t2/=.?. li).
*ilr it;Ls t$ il ,y* i)t JLut;*\3 *A $r
+&F.{rt ;u
"Ketika dalam kondisi demikian, Allah mewahyuknn kepada Nabi
lsa, 'sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hambaKu, tak se-
orang pun mampu memerlngi mereka, maka bawalah hamba-hambaKu
berliidung di at-Thur'. Lalu Allah mengeluarkan Ya'iuj dan Ma' jui,
dan merekn mengalir dari segala peniuru. Rombongan pertama melewati
danau Thabariyah dnn meminum airnya. Rombongan terakhir menyusul
sementara air danau telah mengering, makn mereka berkata, 'Dulu di sini
'pKehrnaamhr,ada air'. Kemudian merela berjalan sampai mereka tiba di Sunung
yaitu sebuah gunung di mereka berkata, 'Kita
Baitul Maqdis,
telah membunuh yang di bumi, marilah seknrang kita membunuh yang di
langit.' lalu merekn mengarahkan anak panah mereka ke langit dan Allah
mengembaliknnnya denganberlumuran darah. Nabi lsa dan teman-teman-
nyo dik pung sehingga kepala sapi bagi mereka lebih berharga daripada
100 dinar milik kalian pada hari ini. Lalu Nabi lsa dan kawan-kawan
berdoa kepada Allah, maka Allah mengirim ulat di leher mereka, maka
mereka mati bergelimpangan seperti matinya iiwa yang satu. Kemudian
Nabi lsa dan kawan-kawannya turun ke bumi, maka tidak ada sejengknl
tempat pun di bumi kecuali dipenuhi oleh bau busuk merekn. Lalu Nabi-
yullah lsa dan teman-temannya berdoa kepada Allah, kemudian Allah
mengirimkan burung-burung seperti punuk unta, burung-burung itu
*ribo*o mayat-mayat dan membuangnya di tempat yang Allah ilY$
.'.fGfi&6r!f\Haf
? nan %'epdo 84po faa" g il2rilalnn 3a&1,
kehendaki." Diriwayatkan oleh Muslim.l
4. Munculnya binatang melata 1lfJiy
i:tiJlberarti apa pun yang melata di muka bumi, dan yang
dimaksud dengannya di sini adalah binatang melata yang Allah
munculkan sebelum Hari Kiamat. Akan munculnya binatang ini
ditetapkan oleh al-Qur'an dan as-Sunnah.
rt#6ii'i'{6Allah elt5 berfirmary ? s; CuJgi es1b
tj'(;gi
{@lF;\Wg
"Dan apabila perkataan telah iatuh atas mereka, Kami keluarkan
sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan leepada mereka,
bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidakyakin k podn ayat-ayat Knmi."
(An-Naml: 82).
Dan Nabi ffi bersabda,
.i:rirr,W fi *..."u) W et3i,-? ebtJt t 4t
"Kiamat tidak akan teriadi sebelum kalian menyaksikan sepuluh
tanda." Inlu Nabi W,menyebutknn: Di antaranya (munculnya) binatang
melata." Diriwayatkan oleh Muslim.2
Di dalam al-Qur'an dan as-Sunnah tidak terdapat keterangan
yang shahih terkait dengan tempat keluarnya binatang ini dan
ciri-cirinya, akan tetapi ada beberapa hadits yang menjelaskannya
namun keshahihannya perlu dikaji. Zalir al-Qur'an menunjukkan
bahwa ia adalah binatang melata yang memberi peringatan kepada
manusia dekatnya siksa dan kehancuran. Wallahu a'lam.
5. Terbitnya matahari dari barat
Terbitnya matahari dari barat ditetapkan oleh al-Qur'an dan
as-Sunnah. Allah tltF berfirman,
Diriwayatlan oleh Muslim, Kitab al-Fitan, Bab Dzikr ad-Daiial wa Shifatih,
no.2837 (110).
Silakan merujuk catatan kaki milik an-Nawawi atas kata-kata sulit dalam
hadits dalam Riyadh ash-Shalihin, hadits no. 1817.
Takhriinyatelah lewat beberapa halaman sebelumnya.
.'"r:G<^c63r-,8r.yGsv6E:l<,r..
g rrwt Xtpb 84po ran" 6 ilarilalurv A?astl
{rI{t k oe,:A('& i #tC{U;{ $*:;,A *-;;b
4Vv.{.vo
"Pada hari datangnya ayat dai Tulunmu, tidaklah bermanfaat lagi
iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu,
atau dia (belum) mengusahalun kebailun dalam masa imannya." (Al'
An'am: 158). Yang dimaksud dengannya adalah terbitnya matahari
dari barat.
Dan Nabi Sbersabda,
b ;;;l i,y'Ulr ut:i,AL ti1 ,W;;
,3a. b ;lir ii"
eLJ
i w:jt'Si u&(',K (L.tni&fylj-- A)it ..7
bAt
( [L v.{;vo,r,!{
"Kiamat tidak aknn terjadi sehingga matahari terbit dari barat, iikn
ia sudah terbit dan orang-orang melihatnya, maka orang-orang yang
masih di atas bumi pun beriman (seluruhnya), dan itu adalah tatkala
'Tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri
yang belum beiman sebelum itu, atau ilia (belum) mengusahakan
kebaikan dalam tnasa imannya'," Muttafaq alaihi.t
O ...,J, *t 4i,d5 {nttatr berfirman, fitnah kubur adalah
haq'"")
O Fltnah hubur
Fibmh dalam bahasa berarti ujian.
Fitnah kubur maksudnya adalah pertanyaan kepada mayit
tentang Tuhannya, agamanya dan nabinya.
Irri ditetapkan oleh a1-Qur'an dan as-Sunnah. Allah dlt5 ber-
firman,
$"-,t*ii Jrrll( r# o *9t )frti( oJt'ii ry. Y
1 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab at'Tafsir min Surah al-An'am, Bab La
Yanfa'u Nafsan Imanuha, no. 4636 dan Muslim, Kitab al-Iman, Bab az-Zaman
al-lndzi la Tuqbal fi,hi al-Iman, no. 157, 248: dari hadits Abu Hurairah &.
.'ffMfi"iTd/kffHn
? na* ?lepdo s$pa, yaa" 5 ilaitalua' ??2a.1,
" Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan
ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat;' (Ibra-
him:27).
Dan Nabi ffibersabda,
,int lir: tl.u-r'is irt.il ,t .i iOi i.ptiljpritqe_,Fy.;,rtjt;L, #i{;3ri
q'ai i;Ji c *9i )i\gi(
{'-'triii:
"lika seorang Muslim ditanya di dalam kuburnya lalu dia bersaksi
bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahan
Muhammad adalah utusan Allah, maka itulah (yang dimaksud oleh)
Firman Allah tl,g, 'Allah meneguhkan (iman) orang-orang yangber-
iman dengan ucapan yang teguh ifii ilalam kehidupan di ilunia ilan
ili akhirat'." Muttafaq alaihi.l
Yang akan bertanya (kepada si mayit) adalah dua malaikat
berdasarkan sabda Nabi *ffi,
"likn xorang hnmba telah diletakkan di dalam kuburnya dan kawan-
kawannya meninggalkannya, dia mendengar bunyi sandal mereka, dia
didatangi dua malaikat dan mendudukkannya." Diriwayatkan oleh
Muslim.2
Dua malaikat itu adalah Munkar dan Nakir sebagaimana yang
diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Abu Hurairah secara marfu' dan
at-Tirmidzi berkata, "Hasan gharib." Al-Albani berkata, "Sanadnya
Dirwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab al-tana'iz, Bab ma la'a fi Adzab al-Qabr,
no. 1369 dan Muslim, Kitab al-Jannah wa Shifatu Na'imiha, Bab Ardhu Maq'ad
al-Mayyit min al-lannah au an-Nar alaihi, no.287L(73) dari hadits al-Bara'
bin Azib -{u.
Diriwayatkan oleh al-Bukhan, Kitab al-Jana'iz, Bab al-Mayyit Yasrnau l{hafqa
an-N'i'al, no. 1338 dan Muslim, Kitab al-Jannah wa Shifatu Na'imiha, Bab
Ardhu Maq'ad al-Mayyit min al-Jannah au an-Nar alaihi, no.2670, (70): dari
hadits Anas "du.
.Grd--.6frl,
6JeW'
? nun %e@ e4p, yary 6 i,lo,tauln* a?arrrl
hasan berdasarkan syarat Muslim. " I
Pertanyaan ini berlaku umum untuk orang-orang yar.g mu-
kallaf dari orang-orang Mukmin dan orang-orang kafir dari umat
ini dan lainnya menurut pendapat yang shahih. Apakah yang
bukan mukallaf juga ditanya? Terdapat perbedaan pendapat. Zahit
perkataan Ibnul Qayyim dalam ar-Ruh merajihkan bahwa mereka
dikecualikan dari pertanyaan orang yang mati syahid
iuga ditanya, hadits yang diriwayatkan oleh an-Nasa'i2 dan orang
beidasarkan
yang meninggal dalam keadaan berlaga-iaga di jalan Allah berda-
sarkan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim.3
O Azab atau Nlhmat Kubur
siksa kubur dan nikmat kubur adalah haq adanya, ditetapkan
oleh zahir al-Qur'an dan as-sunnah yang jelas serta ijma' Ahlus
Sunnah.
Allah dJtS berfirman dalam surat al-Waqi'ah,
*5r{ @'aifi @'r;ru,;;trt{S }
"Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal
knmu ketila itu metihat " (Al-waqi'ah: 83-84) sampai kepada Firman
Allah e[$,
Hadits Hasan. Diriwayatkan oleh at:Tirmidzi, no. 1071;Ibnu Hibban, no.780;
(abMawariA dan lbnu Abu Ashim dalam as-Sunnah, no. 864.
At-Tirmidzi berkata, "Hasan ghartb." Dihasankan oleh al-Albani dalam Zhilal
al-lannah fi Takhrii as-suinah, no. 864. Dan beliau berkata dalam ash-
Siahihah, no. 1391, "sanadnya iayytd, rawi-rawinya adalah tsiqah rawi-ratvi,
Muslim."
Hadits shahih. Diriwayatkan oleh an-Nasa'i,l/279 dari seorang laki-laki
dari sahabat Nabi ffi batrwa seorang laki-laki berkata,
* 4 r.At y *, 6, j6 taslr iL e r*,i ir fi-'e#t iq u,ir.ui -.;y.lt-,
Ya Rasulullah, mengapa orangorang Mukmin ditanya d,i dalam kubur me'
reka selain orang yang- mati syahid?"
Nabi i* meniawab, "Cukuplah kilatan
pedang di atas kiialanya sebagai uiian." N-Nbani berkata dalam Ahkam al-
Jana'iz,hal. 36, "sanadnya shahih."
Diriwayatkan oleh Muslim, Kitab al-Imarah, Bab Fad,hl ar-Ribath ft. sabilillah
Jg, no. 1913(163): dari hadits Salman al-Farisi +*,'
? nan %tph, e{p, yry 6 i,tc*italrn* qa&L
{@# t:;,Ls56i@'+F 'uL{oity
" Adapun jika dia (orang yang mati itu) termasuk orang-orang
yang didekatkan (kepadn Allah) maka dia memperoleh ketenteraman dan
rizki serta surga kenikmatan " (Al-Waqi'ah: 88-89).
Nabi ffi memohon perlindungan kepada Allah daiazab kubur
dan memerintahkan umatnya untuk itu.l
Nabi ffi bersabda dalam hadits al-Bara' bin Azib tentang kisah
siksa kubur yang masyhur,beliaubersabda tentang orang Mukmin,
,4il ,i?it b t*ib 4* irb ci ,7t;3t u )ur, ,pq
fi: W s W b3') xV .alsJ,r iL uvn 6;;;13,Hru
.r.a. k g* e'a)
"Lalu seorang penyeru dari langit berseru, 'HambaKu telah benar,
maka hamparkanlah untuknya (permadani) dari surga, beri dia paluian
dari surga, dan bulakanlah untuknya pintu ke surga.' Maka aroma dan
wanginya surga datang lcepadanya,lalu kuburnya dilapangkan sejauh
matanya memandang."
Dan Nabi ffi bersabda tentang orang kafir,
il ry;a 6 )gt b tqlb ,5* oK.ri '71;3t .U 2V ,*q
rW -?tFri,r J*Z"rVWrvf bxV.$t JLu3.
"l,alu seorAng penyeru d,ari langit berseru, 'HambaKu trtot ir"r-
1 Diriwayatkan oleh Muslim, Kitab al-Masajid, Bab Ma Yusta'adzu Minhu ft
sash-Shalah, no. 590(134): dari hadits Ibnu Abbas dari Nabi bahwa beliau
mengajarkan doa ini sebagaimana beliau mengajarkan mereka safu surat
dari al-Qur'an,
&.pst -,t"'; b +t*ti itb b +liLI ,i-,tp.rr]i
'Ta Allah, saungguhnya aku berlindung hepadaMu dari sihsa Neraka Jaha-
nam dan aku berlindung hepadaMu dari azab kubur..."
Dalam bab ini terdapat hadits dari Aisyah di al-Bukhari, no. 1049; dan Muslim,
903, (8), dari Abu Hurairah.s di Muslim, no. 588 (130), dan Zudbin Tsabit
,&,2867 Gn.
,.Grd.-.6flu
ffiJew
? nu* %wlo 84Po yan" 6 ilcritalan' 7,.41'
dusta, makn hamparkanlah untuknya hlas) dari nerlklt, dan bukakanlah
untuknya pintu ke nerala.' Maka panas dan beracunnya neraka datang
kepadaiya, lalu kuburnya disempitknn sampai tulang-tulang rusuknya
bersilangan " Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud'l
As-Salaf dan Ahlus Sunnah sepakat menetapkan siksa kubur
dan nikmatnya, hal ini disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalarn ar-
Rulr. orang-oiu.,g ingkar menolak azab kubur dengan alasan bahwa
kalau kita membongkar kubur, maka kita mendapatkannya seperti
apa adanya.
Kita membantah PendaPat mereka dengan dua jawaban:
1.. Al-Qur'an, as-Sunnah dan ijma' telah menetapkannya'
2. Kehidupan manusia di akhirat tidak disamakan dengan
kehidupan manusia di dunia. Azab dan siksa kubur tidak sama
dengan apa yang terlihat di dunia.
Apakah azab kubur atau nikmatnya untuk ruh atau untuk
iasad?
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Madzhab as-Salaf
dan para imam berkata bahwa azab dan nikmat terjadi untuk ruh
dan lasad mayit dan bahwa ruh setelah meninggalkan jasad bisa
dalam keadaan mendapatkan nikmat atau sebaliknya mendapat-
kan azab,bahwa ia terkadang berhubungan dengan badan maka
badan ikut merasakan azab dan nikmatbersama ruh'"2
O flupan sanghahala
Tiupan sudah diketahui, sangkakala dari segi bahasa adalah
tanduk, secara syar'i adalah tanduk yangbesar yang telah dimasuk-
kan oleh Israfil ke dalam mulutnya seraya menunggu kapan dia
diperintahkan untuk meniupnya. Israfil adalah salah seorang
rr,uluikat yang mulia yang memikul Arasy. Tiupan tersebut akan
Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Musnad,4/287,288,
igS, ZgA; Abu Dawud 4753. Al-Albani telah menurunkan riwayat ini dalam
satu rangkaian dengan menggabungkan seluruh tambahan dan faidah yang
hadir dal-am jalan-jalan periwiiatannya yang shahih. Silakan merujuk (Ahkam
ii-l ono' iz hal. 1S0). Al-Hafi zh berkata dalam Fath al-Bari, 3 / 282, "Ia adalah
hadits yang paling sempurna pemaparannya."
Majmu' al-Fatawa lbnu Taimiyah, 4 / 282.
.',!r.KtM\ds-g--.og66Dvl,X-
9 nan %tAlo eap, yaaV S oluilalan qaeut
terjadi dua kali:
Pertama, tiupan ketakutan, di mana Israfil meniup sangkakala
lalu manusia terkejut dan jutuh mati kecuali siapa yang dikehen-
daki oleh Allah.
Kedua, tiupan kebangkitan kembali, di mana Israfil meniup-
nya, maka orang-orang akan bangkit dan berdiri dari kubur mereka.
Tiupan sangkakala ini ditetapkan oleh al-Qur'ary as-Sunnah
dan ijma' umat. Allah ult5 berfirman,
er\'"i"^iia O Jyotrt,2 6;,>'yiai A J &;i )Ai ,2
{@'oig!?q.itiy 6A*A
"Dan ditiuplah sanglalula, malw matilah siapa yang di langit dan
di bumi lcecuali siapa yang dilcehendaki Allah. Kemudian ditiup sanglalula
itu seknli lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya ma-
sing-masing)." (Az-Zumar: 68) dan
{ @ 6i* 4i tt+G'ti ad'Ir,- tAi c dy
"Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan
segera dari kuburnya (menuju) l<epada Tuhan mereka." (Yasin: 51).
Dan dari Abdullah bin Mas'ud, beliau berkata, Rasulullah;W
bersabda,
j+-n F q ifi q ;*i.it :;i '4i,;^3.
i-&:t9r ifr--Jbtr ,i jht irs tprar
"Kemudian sangkakala itu ditiup, maka tidak ada seorang pun
yang mendengarnya kecuali dia menoleh ilan menyimak, kemudian tidak
seorang pun yang tersisa kecuali dia mati, kemudian Allah menurunkan
hujan seperti gerimis atau seperti awan -rawi ragu- dan darinya jasad
manusia tumbuh, kemudian sangknkala itu ditiup kembali maka merelu
berdiri menunggu. " Diriwayatkan oleh Muslim dalam hadits yang
panjang.
Dan Umat Islam sepakat menetapkannya.
ffi
9 ^"n %,"ph, sap' yarrV 6 i,lultalr* ??ar.L
O ... tlii iy'er;it;;- ugil ff.,1\is! (Manusia dibangkitkan
di Hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpa-
kaian dan belum dikhitan dan tidak membawa apa pun ....)
O AI-Ba'ts (hebangkltan hemball) dan al'Ifasyr (dlhalau
he lttahsyar)
Al-Ba'ts menurut bahasa berarti mengutus dan membangkit-
kan. Menurut syara' berarti dihidupkannya kembali orang-orang
mati di Hari Kiamat.
Al-Hasyr menurut bahasa berarti mengumPulkan. Menurut
syara'berarti mengumpulkan seluruh makhluk di Hari Kiamat
untuk dihisab dan diberi keputusan.
Al-Ba'ts dan al-hasyr adalah haq adanya, dan ditetapkan oleh
al-Qur'an dan as-Sunnah serta ijma' kaum Muslimin. Allah clt$ ber-
firman,
4'#6.S$*
"Kntaknnlah, 'Tidnk demikian, demiTuhanku,knlian pasti akan di-
bangkitlan " (At-Taghabun: 7).
Allah tlt$berfirman,
&{@ i;. Jyf iEJ@ ;r-jii,n;'ii':,t"6 F
" Katakanlah,' S e sung guhny a oranS-orang y ang t er dahulu dan
orang-orang yang terkemudian, benar-benar akan dikumpulkan di waktu
tertentu pada hari yang dilcenal'." (Al-Waqi'ah: 49-50)'
Dan Nabi ffi bersabda,
,A 4t *F ^i;t,ti{ eJ * r;Wt iJ1 Jgt F;-
+r\. ?c w
"Manusit akan dikumpulkan di Hari Kiamat di atas tanah yang
putih lcemerah-merahan seperti tepung yang bersih tidak ada tanda (batas)
bagi siapa pttn." Muttafaq alaihi.l
1 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab Yaqbidhu Allah al-Ardha
Yaum al-Qiyarnah, no.6521 dan Muslim, Kitab Shifoh al-lannah wa an-Nar,
Bab ft al-Ba'ts wa an-Nus)rur, . .., no. 2790(28): dari hadits Sahal bin Sa'ad "&.
Kaum Muslimin telah berijma' atas dikumpulkannya manu-
sia di Hari Kiamat. Manusia dikumpulkan dalam keadaan tidak
memakai alas kaki, tidak bersandal, telanjang tidak berbaju dan
belum dikhitan, berdasarkan Firman Allah tltF,
{ @ <,^# KefWtG iiJ r;a itrG;1sy
"sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah
Kami akan mengulanginya. ltulah suatu janji yang pasti Knmi tepati, se-
sungguhnya Kami-lah yang akan melaksanalunnyl." (Al-Anbiya' : 1.04).
Dan berdasarkan sabda Nabi ffi,
.iy;tg'rr;; ;tly:*" #L
"Sesungguhnya lalian akan dikumpullan dalam keadann tidak ber-
alas luki, telanjang, danbelum dikhitan."
Kemudian Nabi {# membaca,
6i.q{ @ <A$ Kefu* $7'^,3 r;a d5
"sebagaimana Knmi telah memulai penciptaan pertama begitulah
Knmi akan mengulanginya. ltulah suatu janji yang pasti IGmi tepati, se-
sungguhnya Kami-lah yang alan melaksanalannyl." (Al-Anbiya': 104).
Orang pertama yang diberi baju adalah Nabi Ibrahim aiW
sebagaimana dalam hadits Muttafaq alaihi.l Dan dalam hadits
Abdullah bin Unais yang marfu' dalam Musnad lmam Ahmad,
ieW'jti rur4: u3 :t* W. n* ly *rflt & JUt F.t
"Manusit akan dikumpulknn di Hari Kiamat dalam leeadaan telan-
jang, tidak dikhitan, dan buhm." Kami bertanya, "Apa itu buhm?" Dia
menjazoab, "Tidak membawa apa pun."2
)tlb '.L;i',yakni, tidak putih dengan sangat, cenderung kemerah-merahan.
i-ifi sepotong roti. .g!li tepung yang bersih. Tidak ada batas bagi siapa pun,
yakni tidak ada tandd bangunan, tempat tinggal dan bekas tempat tinggal.
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab al-Anbiya', Bab Qaulullah M wa at-
Takhadza Allah lbrahima Khalila, no. 3349 dan Muslim, Kitab al-Jannah, Bab
Fana ad-Dunya ua Bayan Hasyr Yaum al-Qiyarnah, no. 2860(58).
Hadits Hasan. Takhri.jnya telah hadir sebelumnya.
',f.Gfi6J--.e6rrs:f.'
? nun %tpfu, eipo rr"n" g ilerilalaa' A?ar.l,
O lllsab
Hisab menurut bahasa berarti hitungan. Secara syar'i adalah
pengungkapan (dan penghitungan) amal perbuatan oleh Allah
terhadap hamba-hambaNYa.
Ia ditetapkan oleh al-Qur'an, as-Sunnah, dan ijma' kaum
Muslimin. Allah tlt$ berfirman,
{@ &qr+it?@frc-Y,r*,tltb
,,sesungguhnya tcepada lGmi-lah lcembali merela lcemudian lcewa-
jiban lQmi-tah yang alun menghisab merelu." (A1-Ghasyiyah: 25-26).
Dan Nabi #t mengucapkan di sebagian shalatnya,
,jt! t:;r+il ./url v-,W'qtb .,]lui J?l-u.4 *n Pi
,q a'k\r{
"Ya Allah, hisablah aku dengan hisab yang mudah." Malu Aisyah
@' bertanya, " Apa itu hisab yang mudah? " Nabi l$ menjawab, " Allah
melihat buku catatannya lalu memaaftannya." Diriwayatkan oleh
Ahmad dan al-Albani berkat a, " S anadny a i ayyi d." I
Dan kaum Muslimin sepakat menetapkan adanya hisab di
Hari Kiamat.
Sifat hisab bagi orang Mukmin, *y.ytt+ 13"* l. I oi
,li J;,ai {rr iti ,3k fi 'fiit -J;i- alt dl
I Hadib shahih. Diriwayatkan oleh Ahmad,6/48 dan Ibnu Abu Ashim dalam
as-sunnah, no. 885 dan lafazh ini adalah lafazhAhmad. Al-Albani berkata
dalam Takhij a s-Sunnah, 2 / 429, "Sanadnya shahih."
Asal hadits diash-shahi.harz di at-Bukhari, no. 103, 6536 dan 6537 dan Muslim,
no.2876(79): dari Aisyah +& dengan lafazh,
Li$--,4esfiY i1'i* d :i'Jj cri;'it vqr' U ?q :oi A
.$.41+t4t a, ly i.#:,,iyJt 43 L"j!,i6 {@
,Tidak ada seorang pun yang dihisab di Hari Kiamat kecuali dia d$ celaka."
Aisyah berkata, afii teianya, "Bukankah Allah telah beffirman,'Maka dia
akan dihisab tlengan hisab yang mudah.?' (Al-Insyiqaq:8). Maka Nabi x&
menjawab, "ku adalah penyodoran amal, akan tetapi siapa yang disidang
(hisabnyd maka dia celaka."
.'".!GG( 6Ms-g--.+V6dWDJX-
9 nt* ?(wdo dpo yaa" 95 ilattalaa, ??a&.L
"Bahrnasanya Allah M berdua dengannya lalu Dia menetapkan
Mdosa-dosanya, sehingga ketilu dia melihat dirinya celaka, Allah ber-
firman,'Aku telah menutupinya terhadapmu di dunia dan seknrang Aku
mengampunimu atasnya.' Mala buku lcebailcnnnya diserahlan kepadanya.
Adapun orang-orang kafir dan munaf*, maka diseruknn di hadapan se-
luruh maWtluk, 'Mereka itu adalah orang-orang yang berdusta atas nnma
Tuhan merelu,lcetahuilah bahwa lakrut Allah nunimpa orang-orang yang
zhalim itu'." Muttafaq alaihi dari hadits Ibnu Umar.l
Hisab ini berlaku runum untuk semua manusia kecualiorang-
orang yang dikecualikan oleh Nabi ffi, mereka adalah tuiuh puluh
ribu orang dari umat ini, salah satu dari mereka adalah Ukkasyah
bin Mihshan, mereka masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab.
Muttafaq alaihi.2 Ahmad meriwayatkan dari hadits Tsauban secara
marfu',
f.wi ;;tx, .t1 e'oi
"BAhutA setiap *tu orang dni merela diihtti oleh tujuh puluh ibu."
Ibnu Katsir berkata, "hri adalah hadits shahih", dan dia me-
nyebutkan hadits-hadits penguat rya.,
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab al-Mazhalim, Bab Qaulullah t)$ Ala
La'natullahi ala azh-Zhalinin, no. 2441dan Muslim, Kitab at-Taubah, Bab
Qabul Taubah al-Qatil wa in Katsura Qatluh, no.2768 (52) dari hadits
Abdullah bin Umar cibj.
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab Yadkhulu al-Jannah
Sab'una Alfon Bighaii Hisab, no. 6531 dan Muslim, Kitab al-bnan, Bab ad,-
Dalil ala Dukhuli Thawa'if min al-Muslimin al-Jannah bighairi Hisab wala
Adzab, no.220,374 dari hadits Ibnu Abbas 'l{8.
Dalam bab ini terdapat hadits dari Abu Hurairah 4u dalam riwayat al-Bukhari,
no. 5811 dan 6542 dan Muslim, no. 216(367) dan dari Imran bin Hushain +*r
dalam riwayat Muslim, no. 218 (371).
Hasan. HaditsTsauban diriwayatkan oleh ath:Thabrani dalam al-Mu'jam ab
Kabir, no. 1413; Ahmad, 5/28U28L: dari jalan Muhammad bin Ismail al-Himshi,
bapakku menyampaikan kepadaku, dari Dhamdham bin Zut'ah, dari Syuraih
? nan TQAto 84po yaa" 5 ileritalan 3r&1,
Umat ini adalah umat yang Pertama kali dihisab berdasarkan
sabda Nabi #,
5x
# qyl.q.i'ill .F 3,a'rlr yVi'r i-yalt.ttt FS
"Kita adalah umat terakltir, tetapikita mendahului di Hari Kiamat,
sebagai orang-orang yang diberi keputusan di antara mereka sebelum
manusia-manusia lainnya." Muttafaq alaihi.l
Ibnu Majah meriwayatkan dari Ibnu Abbas secara marfu',
.#w.3tiirif$r hi rs
bin Ubaid, dari Abu Asma' ar-Rahabi, dari Tsauban, beliau berkata Aku men-
Rasulullatr lff bersabda,
.tlji """" 41 e,i'y.tu;i'i
I b4qdengar tlii 'W ,#1 e A:"at
"sesungguhnya Rabbku & menianiikan kepadaku tuiuh puluh o1ang dgrl
umatki, meieha tidak ahan dihisab, setiap seribu dari mereka diikuti tuiuh
puluh ribu."
Al-Haitsami mendiamkannya dalam abMaima" L0/407 dan tidak mengomen-
tarinya apa pun, padahal di dalamnya terdapat Muhammad bin Ismail bin
Alryasy al-Himshi.
Abu Dawud berkata, '"Tidak begitu kuat." Abu Hatim berkata, "Tidak men-
dengar apa pun dari bapaknya." Silakan merujuk at-Tahdzib,9/51-52 d,an al-
M u Sh n i ft a dh -D hu' afa' karya adz'D zahabi, 2 / 555.
Hadits ini mempunyai pendukung-penduku ng (syahid-vahi| y ans disebut-
kan oleh Ibnu Katsir dalam an-Nihayah,hal.322-330, di antaranya hadits
Anas yang diriwayatkan oleh at-Bazzaa di datamnya terdapat Abu Ashim al-
Abadani, haditsnya lemah sebagaimana dalam at-Taqrib. Di antaranya hadits
Abu Umamah yang diriwayatkan oleh Ahmad, 5/268; at:Tirmidzi, no. 3437
dan Ibnu Majah, no. 4286, dishahihkan oleh lbnu Hibban, no.2642, (al-
Mawarid). Di antaranya hadits Abu Sa'id al-Iftudri yang diriwayatkan oleh
Ibnu Abu Ashim dalam as'Sunnah, no. 814, al-Albani mendhaifl<annya dalam
Takhrij as-Sunnah,2/385 dan haditshadits lain yang menguatkannya- Silakan
merujuk an-Nihayah, karya Ibnu Katsir.
Secara umum hadits ini minimal hasan dengan haditshadits lain yang me
1 nguatkannya. lafazh ini diriwayatkan oleh Muslim, Kitab al-Jumu'ah, Bab
Hadits dengan
Hidayah Hadzihi al-Ummah li. Yaum al-tumu'ah, no. 856 (22): d'ari hadits
Abu Hurairah dan Hudzaifah +i9. Sedangkanlalazhnya di al-Bukhari, no. 876
dan Muslim, no.855 (21) adalah,
w b. #tsJrtr:3i q"ywt (t-d3a.ttr t:y\r l*
"Kita adalah orang{rang terakhir narnun mendahului di. Hari Kiamat, sekali-
pun mereka diberi kitab 6uci) sebelum kita." dari hadits Abu Hurairah &.
.-.:rG<cAld3q-eJ-6-hgEdq<,-.
€mp €P
"Kita adalah umat terakhir namun yang pertama dihisab."r
Hak Allah pertama yang dihisab atas hamba adalah shalat,
berdasarkan sabda Nabi #,
j,v * eAb;:$,|;J*st i;uir ;\j.u./.v3:A6t * #w.v isi
,ii ol3 e'+
.M
"Perlura pertama yang dihisab atas seorflng hamba adalah shalat,
jikn shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya, iika shalatnya buruk,
makn buruklah seluruh amalnya." Diriwayatkan oleh ath-Thabrani
dalam al-Mu'jam al-Ausath dan sanadnya tidak mengaPa (dapat di-
terima) insya Allah, ini dikatakan oleh al-Mundziri dalam at-Targhib
wa at-Tarhib 1./246.2
Sedangkan perkara pertama yang diputuskan di antara ma-
nusia adalah perkara darah, berdasarkan sabda Nabi S,
.rvlt A *4t (i,e3t U. &.v U\
"Perlarapertamayang diputuslan di antara manusia adalah @alam
masalah) darah." Muttafaq alaihi.3
O ...iu,"$r ,y'o')i'ttqi qq u i:t;]l6 (Timbangan mempunyai
dua daun timbangan dan lidah timbangan, dengannya amal
manusia ditimbang)
O Tlmbangan-tlmbangan 4j;tpi>
U)tAi adalah jamak dari ";sty, menurut bahasa berarti sesuatu
yang digunakan untuk mengukur berat dan ringannya sesuatu.
Menurut istilah syara'adalah sesuatu yang Allah dlts letakkan di
Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, no. 4290; Ahmad, L/282,2/274,342: al'
Baihaqi dalam Dala'il an-Nubuwwah, 5/482: dari hadits Ibnu Abbas **,. Al-
Bushiri berkata dalam az-Zawa'id,3/317, "Ini adalah sanad yang shahih,
rawi-rawinya adalah orang-orang yang tsiqah." Syaikh al-Albani menshahih-
kannya.
Hadits Shahih. Diriwayatkan oleh at:T'rmidzi, no.413; an-Nasa'i, L/232 dan
Ibnu Majah, no. 1426: dari hadits Abu Hurairah 4u. Al-Albani menshahihkan-
nya dalam Shahih at-Targhib wa at-Tarhib,L/L85.
4DikriwLaya4tk$a,n4olre"h1a!l!-Bruk''.h$a,ri,noK.it6a8b64a;dd-DainyaMt,uBsalibmQ, Kauitlaubllaahl-QA(a$s,aJm3ah., 5iib
Brib
dt-tttujazan bi ad,-Dima'ft al-Akhirah,L678,28: dari hadits Ibnu Mas'ud i*1.
."6t+Jd9-.T6dH-
? ^an %"pfu, 84pa, raa" 5 ileritalan q&1,
Hari Kiamat untuk menimbang amal Perbuatan manusia.
Timbangan amal (di Hari Kiamat) ini telah ditetapkan oleh
al-Qur'an, as-Sunnah, dan ijma' as-Salaf' Allah ults berfirman,
ap&,r.;i JiL -i, @{@silt6lttpiL,1-$''f,:*1;,)#i el#,$i5yi
"Barangsiapa yang berat timbangan (kebailan)nya, maka mereka
itulah orang-orang yang mendapat lceberuntungan. Dan barangsiapa yang
ringan timbangannya, maka merela itulah oranS-orang yang merugiknn
dirinya sendiri, mereka l@l(al di dalam Neraka lahannm." (A1-Mu'minun:
102-103).
Allah juga berfirman,
6i6e= 4i"t-.3 3.:i'iJ' ti, 1:4i AW r;.tIt'C b
( @ a"''l q 64 6,'G$i ):'7 u F';
"I(nmi akan memasang timbangan-timbangan yang tepat padn Hari
Kiamat, mala tiadalah dirugilun seseorang barang sedikit pun. Dan iika
(amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan pahn-
lanya. Dan cukuplah IQmi sebagai pembuat perhitungan." (Al-Anbiya':
47).
Nabi isibersabda,
,.rt;e3t A )W ,yu!t tb rui*i ,J:;91 JLIW )W
.*At+r iq; "-r;i,3+ur it*+,
"Duaknlimat yang dicintai oleh Allah yang Maha Pengasih, ringan
di lidah namun berat dalam timbangan: Mahasuci Allah dan dengan
memuj iN y a, Mahasuci Allah y ang Mahaagung " Muttafaq alaihi. 1 Dan
as-Salaf sepakat menetapkannya.
Ia adalah timbangan hakiki yang mempunyai dua daun tim-
bangan berdasarkan hadits Abdullah bin Amr bin al-Ash dari Nabi
1 4Dir'tiw-iai y1a1tk'Ja.3n5o'ule;ih\i, al-Bukhari, Kitab at-Tauhid, Bab Qaulullahi dv;, i$t*
no. 7563; dan Muslim , Kitab
adz-Dzikr ua ad-Du'al Bdb
Fadhi tii-Tahlil,'no.2694 (31) dari hadits Abu Hurairah .S. Dan hadits ini
adalah penutup Shahih al-Bukhari.
.',!r.KtMads-.-g.6gsre.H1I,i.
? rr-r, %rpd- dp Vrry 5 i,lontt"lr*, 7.4.1,
ffi tentang pemilik kartu, 'go t.
ezi Vrs # eo>lo;lr &F
"Makn buku-buku catatan itu diletaklun di satu daun timbangan
sedangkan kartu itu diletakkan di daun yang lainnya." Diriwayatkan
oleh at-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Al-Albani berkata, "Sanadnya
shahih."1
Para ulama berbeda pendapat, apakah timbangan itu satu
atau beberapa timbangan? Sebagian dari mereka berkata, berjum-
lah sesuai dengan umat-umat yang ada atau sesuai dengan jumlah
manusia atau jumlah amal perbuatan, karena yang tertera di dalam
al-Qur'an adalah dengan kata bentuk jamak. Adapun kehadiran-
nya dalam hadits dengan kata mufrad maka ia mempertimbangkan
jenis. Sebagian lainnya berkata, ia adalah satu timbangan, karena
yang tercantum di dalam hadits adalah mufrad. Adapun kehadiran-
nya dengan kata jamak di al-Qur'ary maka ia dengan mempertim-
bangkan apa yang ditimbang. Kedua pendapat ini memungkinkan.
Wallahu A'lam.
Zahir ayat di atas dan hadits menunjukkan bahwa yang di-
timbang adalah amal perbuatan. Ada yang berkata,yang ditimbang
adalah buku catatan amal perbuatan berdasarkan hadits pemilik
kartu. Ada yang berkata, yang ditimbang adalah pelaku amal per-
buatan itu sendiri berdasarkan hadits Abu Hurairah bahwa Nabi
ffi bersabda,
l;,i,yfr cq b, ry
i r+llr U- .;.:,;lt65jr ,h9t i..iq';L
{ @ (ii 4i i;.'l #*h t:r tv, iv t
"Di Hari Kiamat akan hadir seorang laki-laki besar lagi gemuk na-
mun di sisi Allah dia tidakbernilai satu sayap seekor nyamuk selalipun."
Nabi *& bersabda, "Bacalah (Firman Allah), 'Dan Kami tidak fienga-
I Hadits Shahih. Diriwayatkan oleh Atrmad,2/2L3; atfirmidzi, no. 2839; Ibnu
Majah, no. 4300 dan sanadnya shahih. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu
Hibban, no. 2524; al-Hakim, L/6, 529 dan disetujui oleh adz-Dzahabi, at-Tr-
midzi menghasankannya. al-Albani menshahihkannya dalam ash$hahihah,
no. 135, beliau berkata, "Haditshadits dalam hal ini berjumlah banyak sekali-
pun tidak mencapai derajat mutawat'ir."
',f.ftaidJ=e.6wa[
? nuv %oAlo sip,,1orr7 6 i,laanlh* A?asrl,
ilakan suaht penilaianbagi mueka di Hai Kiam*t'." (Al-Kahfi: 105).
Muttafaq alaihi.l
Sebagian ulama menggabungkan dalil-dalil di atas dengan
mengatakan bahwa semuanya ditimbang atau bahwa hakikatnya
timbangan itu untuk buku catatan amal perbuatan, karena tim-
bangan dalam kondisi ini bisa menjadi berat dan ringan menurut
amal perbuatan yang tercatat di dalamnya, maka timbangan ter-
sebut seolah-olah untuk amal perbuatan. Adapun ditimbangnya
pelaku amal perbuatan, maka yang dimaksud dengannya adalah
kedudukan dan kehormatannya. Dan ini adalah penggabungan
makna yang baik. Wallahu a' lam.
O Pembaglan buhu-buhu catatan amal qr;..15!$ 3!1
;-3i (pembagran) menurutbahasa berarti membuka buku atau
menyebarkan sesuatu. Menurut istilah syara' adalah, dibukanya
buku-buku catatan amal perbuatan di Hari Kiamat dan pembagian-
nya.
5i-tt3ilt adalah jamak dari'at;4i, menurut bahasa berarti buku
induk untuk mencatat pasukan dan yang sepertinya. Secara istilah
syara' adalah lembaran-lembaran yang menulis amal-amal perbuat-
an yang dicatat oleh malaikat bagi pelaku. Maka yang dimaksud
dengan pembagian buku catatan adalah ditampakkannya lembaran-
lembaran yang mencatat amal perbuatan di Hari Kiamat, yang akan
tersebar ke kanan atau ke kiri.
Perkara ini ditetapkan oleh al-Qur'an, as-Sunnah dan ijma'.
Allah r.lt$ berfirmary
dL #i@ 6; $4 u,6,,3# @ .r>;, |;53,i i fty
1.4-t@ # Vi-.1;@ -,# irr ";!,{:i.}'iftA{6@;; q4i,"\
"Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
maka dia aknn diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia aknn
I Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab at-TaIsir min Surah at-Kahf, nat.t$-ir*
4.;6j;' ,;aV;{t'.ii, no. 4729 dan Muslim, Kitab Shifah al-Qiyamah wit dl'
Ionnah wa al-Nar, no. 2785 (18).
'.ftfaid#-.ehds'
F
9 ^"* %opd- sfip, yry $ i,toritalhn qriul,
kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia
akan berteriak, 'Celakalah aku.' Dan dia akan masuk ke dalam api yang
meny ala-ny ala ( neraka) ." (Al-lrsyi qaq: 7 -12).
Allah juga berfirman/
i{ @ ;iir-.d ) *.3fr .th rK:ii eby
" Adapun orang-orang yang diberi buku catatan amalnya dengan
tangan kirinya, makn mereka berkata, 'Aduhai seandainya buku catatan-
ku tidak diberiknn kepadaku'. " (Al-Haqqah: 25).
Dari Aisyah wir, bahwa beliau bertanya kepada Nabi ffi,
)freeqt$dg?3ttY
"Apaknh knlian ingat keluarga kalian? " Nabi *, menjawab, "Pada
tiga keadaan, seseorang tidak akan mengingat siapa pun;pada saat amal-
nya ditimbang sampai dia mengetahui apa timbangannyaberat atau ringan,
pada saat pembagian buku catatan amalnya sehingga dia mengetahui
apakah buku itu jatuh di tangan kan"annya atau di tangan kirinya atau di
balik punggungnya, dan pada saat menyeberangi jembatan di atas Neraka
lahanam sampai dia melewatinya," Diriwayatkan oleh Abu Dawud
dan al-Hakim. Al-Hakim berkata, "Shahih berdasarkan syarat ke-
duanya (al-Bukhari dan Muslim)."t
1 Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 4755; al-Hakim dalam al-Mustadrak, 4/578
dan al-Ajurri dalam asySyari.'ah, no 385: dari beberapa jalan periwayatan,
dari al-Hasan, dari Aisyah. Syaikh al-Albani menyebutkannya dalam Dha'if
SunanAbu Dawud.
Sedangkan al-Hakim berkata, "Isnadnya shahih berdasarkan syarat asy-
Syaikhain seandainya tidak ada irsal antara al-Hasan dengan Aisyah." Dan
ini disetujui oleh adz-Dzahabi.
Hadits ini mempunyai jalan yang lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad,
6/ll0: dari jalan Ibnu l^ahi'ah, rlari Ktralid bin Abu Imran, dari al-Qasim bin
Muhammad, dariAisyah.
',f,Gfi6#.--ehdsJ
? nan Xopdo 84po ran" g ileritalan ??rstl
Kaum Muslimin sepakat untuk menetapkannya.
O Cara menerlma buhu catatan amal
Orang-orang Mukmin menerima buku catatan amalnya de-
ngan tangan kanan, maka dia berbahagia dan bersuka cita dan dia
berkata,
{ @ '45.1;:}ii3-6}
" Ambillah, bacalah oleh knlian buku catatan amalku ini." (Al-Haq-
qah: 19).
Adapun orang kafir, maka dia menerima buku catatan amal-
nya dengan tangan kirinya atau dari balik Punggungnya dan se-
lanjutnya dia berteriak,
{ @ Lt;(, )il );@'4i}' ) #r.3fi .th ris:ii 1 6Y
"Aduhai, celaknnya diriku." Dia berkata, "Alangkah baiknya iika
bukuku ini tidak diberikan kepadaku dan aku tidak mengetahui apa hisab
terhadap diriku ;' (Al-Haqqah: 25-26).
O irdt d ,iF *i:;-) tl#.i (Nabi kita Muhammad ffi mem-
punyai telaga haudh di Hari Kiamat,....)
O felaga Haudh
Haudh menurut bahasa berarti mengumPulkan. Dikatakan
'^;:X;l;Jt oiv yang berarti mengumPulkan air,lalu kata ,,;; digu-
nakan untuk tempat berkumpulnya air.
Yang dimaksud dengannya secara syar'i adalah telaga air
yang berasal dari telaga al-Kautsar di Arashat (Padang) Hari Kiamat
milik Nabi *8.
Sunnah yang mutawatir menetapkannya dan Ahlus Sunnah
sepakat menetapkannya.
Nabi #bersabda, .GFI e fLi aL
Al-Haitsami berkata dalam abMaima',10/359, "Di Abu Dawud terdapat se
bagran darinya diriwayatkan oleh Ahmad dan padanya terdapat Ibnu I:hi'ah,
dddhaif sekalipun ada yang menyatakannyatsiqah, dan sisa rawinya adalah
orang-orang y ang tsiqah."
',6,GJ6-e/h6G:L-'
r
I
? ^a- X"fdo sapo yaag $ i,loni,ulan ??""r1,
"Sesungguhnya aku mendahului kalian kepada telaga al-Haudh."
Muttafaq alaihi.t
As-Salaf ash-Shalih dan Ahlus Sunnah sepakat menetapkan-
nya. Sedangkan Mu'tazilah mengingkarinya. Kita membantah me-
reka dengan dua perkara:
1. Hadits-hadits mutawatir daiNabi ffi yang menetapkannya.
2.Ijma'Ahlus Sunnah atas itu.
O Slfat Telaga Haudh
Panjangnya adalah sejauh perjalanan satu bulan, lebarnya
perjalanan satu bulan, sudut-sudutnya sama, bejana-bejananya
seperti bintang-bintang langit, airnya lebih putih dari susu, lebih
manis daripada madu, lebih harum dari minyak wangi misik,
mempunyai dua saluran dari surga, satu dari emas dan satu lagi
dari perak. Orang-orang Mukmin dari umat Nabi Muhammad
akan mendatanginya, siapa yang minum darinya satu kali, maka dia
tidak akan haus setelah itu untuk selamanya. Semua keterangan
ini diriwayatkan secara shahih di ash-Shahihain atausalah satu dari
keduanya.2
Diriwaya&an oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab fi al-Haudh, no. 6583, 6584
dan Muslim, Kitab al-Fadha'il, Bab ltsbat Haudh Nabiyyina *ff, no. 2290(26)
dan229l(26): dari hadits Sahal bin Sa'ad dan Abu Sa'id al-Khudri qlu.
Ibnu Abi al-rzzberkata dalam syarah ath-Thahawi.yah, |/ITT, "Haditshadits
yang ada yang menetapkan telaga haudh mencapai derajat mutawatir, diri-
wayatkan oleh tiga puluh orang sahabat lebih, syaikh kami tmaduddin Ibnu
Katsir, semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepadanya, telah merinci
13Llan-jalan periwayatannya di akhir Tarikhnya yang besar yang bernama ar-
Bid.ayah wa an-Nihaya&." Silakan melihat juga Fath al-Bari,11/46&,469.
Ucapannya,- "Sesungguhnya aku mendahului kalian. .. " yakni datang pertama
sebelum kalian. An-Nihayah. Ibnul Atsir, 3/434.
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab fi al-Haudh, no. 6579 dan
Muslim, Kitab al-Fadha'il, Bab ltsbat Haudh Nabiyyina M wa Shifutuh, no.
2292(27): dari hadits Abdullah bin Amr bin al-Ash qirr,.
Diriwayatkan oleh al-Bukhart, Kitab ar-Riqaq, Bab ft al-Haudh, no. 65g0 dan
Muslim, Kitab al-Fadha'il, Bab ltsbat Haudh Nabiyyina M wa shifatuh, no.
2303(43) dari hadits Anas bin Malik.*,.
Serta diriwayatkan oleh pula Muslim dalam Kitab dan, Bab yang s;una, no.
nUQn dari Hadits Tsauban .&,.
? nan TQpfo 84po,rarr" g iLrital,a* A?,asL
Telaga Haudh ini sudah ada saat ini berdasarkan sabda Nabi ffi,
r.iYl ,f JL P:n ili +L'
"Dan sesungguhnya aku demi Allah, aku benar-benar melihnt telaga
haudhku seknr ang." Diriwayatkan oleh al-Bukhari. 1
Telaga Haudh ini berasal dari telaga al-Kautsar berdasarkan
sabda Nabi ffi,
.,-€r e k{r.it e* fi t$t qvbli
"Allah memberiku Knut*r, ia adalah sungai di surga yang mengalir
ke haudh." Diriwayatkan oleh Ahmad. Ibnu Katsir berkata, "sanad
danmatannya hasan."2
Setiap nabi mempunyai Telaga Haudh namun yang paling
besar, paling agung dan paling banyak pendatangnya adalah
Telaga Haudh Nabi S,berdasarkan sabda Nabi ffi,
;i $391 ';t1 ,iV,isr.t3 tfil of1. #l; ,v3; q ,F'ot
i5l|asrri
"sesungguhnya setiap nabi mempunyai telaga Haudh, mereka
saling membanggaknn siapa yang paling banyak penguniungnya, dan
sesuigguhnya aku berharap pengunjung telaga Haudhku adalah yang
palingbanyak." Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan beliau berkata,
l,Ghorib."Hal ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Ibnu Abi
ad-Dunya dari hadits Abu Sa'id, di dalamnya terdapat kelemahan,
namun sebagian ulama menshahihkannya, karena jalan periwa-
yatarurya yang banYak.3
Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab fi al-Haudh, no. 6590 dari
hadits Uqbah bin Amir &.
Di akhir al-Bidayah wa an-Nihayah,2/244, dalam sanadnya terdapat Ibnu
Lahi'ah, seorang rawi Yang dhaif'
Hadits shahih. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2443 darijalan al-Hasan
dari Samurah. At-Tirmidzi berkata, "Ini adalah haditsgharib"'
N-Hafizh berkata dalam Fath al-Bari tL/467, "At-Tirmidzi mengisyaratkan
ffi;J;dtt" iri aip.r.elisihkan apakah ia maushul atau mursal dan bahwa
yang kedua lebih shahih."
? naa, ?<e?ado slp, yaag 6 Alonuln* A?as.il
O ;t{.lir e iU ,3t,\1.')jiFi j; t"tgstl (Shirathadalah haq, orang-
orang yang baik akan melewatinya dan orang-orang duriana akan
terpeleset (jatuh) darinya)
O Shlrath
Shirath dalam bahasa berarti jalan. Dalam syara' adalah jem-
batan yang terbentang di atas ]ahanam dan orang-orang akan
melewatinya untuk sampai ke surga. Ia ditetapkan oleh al-Qur'an,
as-Sunnah, dan ijma' as-Salaf ash-Shalih.
Allah d.lt5berfirmary
}4 k:r5{ );<4o)i
"Dan tidak ada seorang pun dari lulian lcecuali dia (pasti) menda-
tanginya." (Maryam: 71).
Ibnu Mas'ud, Qatadah dan Zaidbin Aslam menafsirkannya
dengan "berjalan di atas shirath". Sementara beberapa ulama lain-
nya seperti Ibnu Abbas menafsirkannya dengan "masuk ke dalam
neraka, namun mereka kemudian selamat darinya".
Saya berkata, yang mursal diriwayatkan oleh Ibnu Abi ad-bDeurnsyaabddae,ng-an
*sanad yang_ shahih dari al-Hasan yang berkata, Rasulullah
i? t* ,*r.,r*:\ 6fdt it ,$\ b
:-i y.:i- wL .eaut#i 3l1wFa\ &i Jq :rL
q #fi'br;lii S*W.
"Swungguhnya setiap nabi mempunyai haudh, dia berdii di haudhnya dengan
tangan ,nenggenggam tongkat, dia memanggil umatnya yang dia kenal, hanya
saja mereka saling membanggakan siapa yang paling banyak pengikutnya.
Sesungguhnya a-ku berharap bahwa akulah yang paling banyak pengikutnya."
Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dari jalan lain dari Samurah setari mauihul
dan narfu'sepertinya, tetapi sanadnya dhaif.
Ibnu Abi ad-Dunya juga meriwayatkan dari Abu Sa'id dan diamemarfukannya,
"Setiap nabi memanggil urnatnya, setiap nabi mempunyai haudh, di antara
mereka ada yang haudhnya didatangi sekelompok orang, di antara mereka
eda yang haudhnya didatangi sebagian orang, di antara mereka ada yang
haudhnya di didatangi satu orang, di antara mereka ada yang didatangi dui
orang dan di antara mereka ada yang tidak didatangi seorang pun. sesungguh-
nya aku adalah nabi yang paling banyak pengikutnya di Hari Kiamat."Tetapi
dalam s_a_nldnya terdapat kelemahan. Jika ia shahih, maka yang khusus
*dengan Nabi ;E adalah telaga al-Kautsar yang mengalirkan airnya ke haudh
Nabi dan hal ini tidak dinukil untuk selain Nabi M. Al-Albani menshahih-
kannya dalam as-Silsilah ash-Shahiha&, no. 1589.
? nan ?Qpdo s4p, yatq S iite*itahn ??zul,
Nabi itiE bersabda,
t, iirJr ,rrfri,buhr ips,&+ e #t +A'i
't.i.
"Kemudian jembatan dibentangkan di atas lahanam, syafa'at diizin-
kan dan mereka berkata, 'Ya Allah, selamatknn, ya Allah selamatkan'."
Muttafaq alaihi.l
Dan Ahlus Sunnah sepakat menetapkan ash-Shirath irrj.
O Slfat shlrath
Nabi ffi pemah ditanya tentang shirath, maka beliau bersabda,
o-g*r q ,:z$sfuiK*;,4.J5, J*tLt t4; ,iy'e;;t;
.iris..rr aiG3"*,i*LW
"Licin dan membuat laki terpeleset, di atasnya terdapat pengait-
pengait besi dan duri yang besar yang ujungnya melengkung, di Naied
dikenal dengan nama duri as-Sa'dan." Diriwayatkan oleh al-Bukhari.2
Dalam riwayat al-Bukhari dari Abu Hurairah disebutkary
q*,ri,r .j1 'r;[ #.j tdi p ottatt |lt ,y 4Js y,t
&rwL, i$t , ';Li4
"Di atasnya terdapat pengait-pengait besi seperti duri pohon Sa'dan,
hanya saja besarnya hanya diketahui oleh Allah; ia akan menyambar ma-
nusia sesuai dengan amal perbuatan merelca."3
Ini adalah bagian dari hadits Abu Sa'id al-I(hudri & yang panjang yang diri.
wayatkan oleh al-Bukhari, Kitab at-Tauhid, Bab Qaulullahi M,{iU( Xi.',l.]'*,
no.7439 dan Muslim, Kitab al-Iman, Bab Marifah Thariq ar-Ru'yah, no. 183,
302.
,;+ji (dalam hadits ini) dengan jim dibaca fathah d.an kasrah, dua bahasa
iairg masyhur, berarti shirath. Syarah Muslim, milik an-Nawawi,3/29.
2 Ini adalah bagian dari hadits Abu Sa'id al-Khudri di atas yang diriwayatkan
oleh al-Bukhari dan Muslim.
3 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, Bab ash-Shirat tisrJahannarn,
no. 6573 dan Muslim, Kitab al-Iman, Bab Ma'rifah Thariq ar'Ru'yah, no. 182
(299): dari hadits Abu Hurairah i& secara panjang.
r
:
g rrrr* %tpdo e4p yanT S ittottalh- qlE*l,
Dalam Shahih Muslim dari hadits Abu Sa'id al-Khudri, beliau
berkata,
.. +iJr U k\, ;-ill b,3:J'8 e*
'Telah sampai kepadaku bahwa ia lebih lembut dari rambut dan
lebih tajam dari pedang."t
Hadits semakna diriwayatkan pula oleh Ahmad dari Aisyah
rt|", secara marfu'.
O Cara melewatl shlrath
Yang melewati shirath adalah orang-orang Mukmin sesuai
dengan amal perbuatan mereka berdasarkan hadits Abu Sa'id al-
Khudri, dari Nabi W,,yangdi dalamnya disebutkan,
*'*kS,#uO,e)Bi,49GS,,Sr 4F ohy;t'X
e *t J:3s;s ;"Y ;:Lut ?* c6,lB!\,)Al
"Orang-orang Mukmin akan berjalan di aiasnya seperti kedipan
mata, seperti kilat menyambar, srperti angin, seperti burung, seperti kuda
yang unggul dan kendaraan tunggangan, ada yang selamat dan ada juga
yang diselamatkan, ada yang selamat sekalipun tergores dan ada juga
yang terjatuh ke dalam Nerakn lahanarn."z
Dalam Shahih Muslim disebutkan,
,lV;;i#{!,r*f''ruW,J.i*urtb49t,t;*&e*u-,$* ttp&r,Swwi &i',;,qt r
"Mereka melewatinya sesuai dengan amal perbuatan mereka, nabi
kalian berdiri di atasnya sambil mengucapknn, 'Ya Rabbi, selamatkan, se-
lamatknn.' Sampai amal perbuatan manusia tidak mampu lagi (membuat
Disebutkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya setelah hadits Abu Sa'id al-
I(hudri .#, no. 183 (302) di atas, dia berkata, Abu Sa'id berkata, Aku mende-
ngar bahwa shirath itu lebih tajam dari Pedang dan lebih lembut dari rambut."
Silakan merujuk catatan al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari, 11/ 454
atas, perkataanrrTelah sampai kepadaku...rr dalam sebuah pembahasan yang
bagus.
Takhrijnya telah hadir di sebelumnya.
',6,6d#.-e.66G:L,'
9 nun %,eplo slp, rlorrV 6 iitottolto* qns.l,
berjalan) sehingga seorang laki-laki datang dan diahanyabisa merangkak."t
Dan dalam Shahih al-Bukhari disebutkan,
.t+3,3^y- e}'T 'y;- J;
"sehingga orang terakhir melewatinya dengan ditarik dengan kuat
(tertatih-tatih)."2
Orang pertama yang melewati shirath adalah Nabi Muhammad
M, dan umat pertama adalah umat beliau ffi berdasarkan sabda
Nabi ffi,
6?tr ,,.FgtSL*y- :rei3,t;* q isi,qlui L*'v
vv($r,#y.,ygl
"Aku dan umatku adalah orang pertama yang melewatinya, pada
hari itu tidak ada yang berbicara ktcuali para rasul, dan ucapan para rasul
padn hari itu adalah, 'Ya Allah, selamatlan, selamatkan'." Ditiwayatkan
oleh al-Bukhari.3
o t .t yi :y *i :t 18t )is U$ ffi$ y: (Nabi #memberi
syafa'ai kephda pelaku dosa besar ilari imatnya yang masuk
neraka...l
O Syafa'at
Syafa'at menurut bahasa berarti menjadikan yang ganjil genaP'
Secara istilah adalah meniadi perantara bagi orang lain untuk
mendatangkan manfaat atau menolak mudharat.
Di Hari Kiamat, syafa'at terbagi menjadi dua, khusus bagi
Nabi # dan umum bagi beliau dan selain beliau.
Yang khusus bagi Nabi # adalah syafa'at al-Uzhma (syafa'at
yur,g rgur,g) un6. manusia di padang mahsyar di hadapan Allah,
agar Allah eltF segera memutuskan perkara mereka pada saat me-
1 Diriwayatkan oleh Muslim, Kitab al-Iman, Bab Ailna Ahlul lannah Manzilah,
no. 195 (329): dari hadits Hudzaifah dan Abu Hurairah q{Y'.
2 Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Kitab at-Tauhid, Bab Qaulullahi ihi;, ;(i-il,j't.
4@ieq: &@?n(, no. 7439: dari hadits Abu Sa'id al-Ktrudri +&.
F;t;; at-Tauhid, Bab Qaututtahi Xi|:,:,'b,
dtr., 4@ tseq; $@|t(
^notY.74"3L7;;dta: ri hadits Abu Hurairah $.
r
I ? nu %z@, a{p, yary 96 i,toriulizn qz.ul
reka memikul kesulitan dan kecemasan yang tiada terkira, di mana
orang-orang pergi menemui Nabi Adam,lalu Nabi Nuh,lalu Nabi
Ibrahim, lalu Nabi Musa lalu Nabi Isa, dan mereka semuanya
menolak untuk melakukan, akhirnya mereka mendatangi Nabi S,
maka beliau membantu mereka kepada Allah, dan Allah ults pun
hadir untuk menetapkan keputusanNya di antara hamba-hamba-
Nya.
Sifat ini disebutkan dalam hadits sangkakala yang masyhur
namun sanadnya dhaif, diperbincangkan.l Dan ia dibuang dari
hadits-hadits shahih, maka yang disinggung hanyalah syafa'at
untuk para pelaku dosa besar.
Ibnu Katsir dan pensyarah Aqidah ath-Thahawiyah berkata,
"Maksud salaf dengan hanya menyebutkan syafa'at bagi para pe-
laku dosa besar adalah membantah Khawarij dan Mu'tazilah yartg
sependapat dengan mereka.
Syafa'at agung ini (syafa'at al-Uzhma) tidak diingkari oleh
Mu'tazilah dan Khawarij. Syarat syafa'at ini adalah adanya izin
dari Allah rlt5 berdasarkan Firman Allah tltF,
{ :4; r,q, f;,:i+'* "ii rI,i }
"Tidak ada yang dapat memberi syafa'at di sisiNya kecuali dengan
izinNya. " (Al-Baqarah: 255).
Syafa'at kedua adalah syafa'at umum, yaitu syafa'at untuk
orang-orang Mukmin pelaku dosa besar yang masuk neraka agar
mereka dikeluarkan darinya setelah mereka terbakar dan menjadi
arang, berdasarkan hadits Abu Sa'id al-Khudri & beliau berkata,
Rasulullah ;[E bersabda,
I Hadits Dhaif. Ia adalah hadits yang panjang sekali, dalam sanadnya ter-
dapat Ismail bin Rali', ia adalah rawi yang dhaif, Muhammad bin Yazid atau
bin Ziyad adalah rawi majhuL At-Hafizh Ibnu Katsir menyebutkannya dalam
Tafsirnya,2/l5GL47 dari ath-Thabrani dan dia berkata, "Ini adalah hadits
masyhur, tetapi ia Shari.b sekali, sebagian darinya mempunyai hadits-hadits
pendukung di sana-sini. Dalam sebagian lafazhnya terdapat nakarah, di
mana Ismail bin Rafi'tukang cerita Madinah meriwayatkannya sendiri, dia ini
diperselisihkan, ada yang menyatakannya tsiqah, ada yang mendhailkannya.
Tidak sedikit imam hadits yang menyatakan haditsnya munkar. Silakan
merujuk an-Nihayah milik Ibnu Katsir, l/253.