The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tlogosadangmtsm, 2022-11-09 16:36:59

Teknik Budidaya Tanaman Jilid 2 SMK Kelas 11

Kelas11_Teknik_Budidaya_Tanaman_Jilid_2

Diharapkan dengan berhasilnya Lampung 350 kg urea/ha
petani menerapkan jagung + 150 kg SP 36/ha + 100
sukmaraga, peningkatan kg KCL/ha.
produksi jagung dapat
meningkat. Mengingat jagung 2. Pupuk diberikan 2 kali,
sukmaraga adalah jagung pertama 7-10 hst (200
komposit dapat ditanam ulang kg urea/ha + 150 kg SP
sampai 3 (tiga) kali tanam tidak 36/ha +100 kg KCL/ha)
seperti jagung Hibrida hanya 1 kedua:30-35 hst(250 kg
(satu) kali tanam sehingga harus urea/ha).
beli lagi, jadi cukup menghemat
input sarana produksi. 3. Pupuk diberikan dalam
lubang/ larikan + 10 cm
1Penyiapan lahan
4. Disamping tanaman
1. Tanah dibajak 15-20 cm, ditutup dengan tanah .
gemburkan dan ratakan,
atau tanpa olah tanah bagi 5.Penyiangan
tanah gembur/ringan.
1. Penyiangan pertama
2. Bersih dari sisa-sia pada umur 15 hst.
tanaman dan tumbuhan
pengganggu. 2. Penyiangan kedua pada
umur 28-30 hst,
2. Penanaman dilakukan sebelum
pemupukan kedua.
1. Buat lubang tanam
dengan tugal sedalam 5 6. Pengendalian hama penyakit
cm.
Pengendalian penyakit bulai
2. Jarak tanam 75 cm x 40 dapat dilakukan dengan: Benih
cm (2 tanaman /rumpun), jagung 1 kg dicampur 2 gr
atau 75 cm x 20 cm Ridomil atau Saromil yang
(1tanaman /rumpun) dilarutkan dalam 7,5 –10 ml air.

3. Masukkan benih dalam Sedangkan untuk pengendalian
lubang tanam dan tutup hama penggerek diberi
dengan tanah atau pupuk insektisida Furadan 3G melalui
kandang. pucuk tanaman (3-4 butir/
tanaman).
3 Pemupukan
181
1. Takaran pupuk: untuk
yang telah dika\ji di

7. Pemberian air (khususnya
musim kemarau)

Pada saat sebelum tanam 15
hari setelah tanam 30 hst , 45
hst, dan 75 hst (6 kali
pemberian).

Sumber air dapat dari irigasi
permukaan atau tanah dangkal
(sumur) pompa

Tabel 12. Analisa Ekonomi Usaha Tani Jagung Hybrida

No. Uraian Keterangan
1. Produksi per Ha 4.800/Kg
2. Harga Rp. 1000/Kg
3. Nilai Produksi Rp. 4.700.000,-
4. Total Biaya Produksi Rp. 2.304.000,-
5. Pendapatan Petani (3-4) Rp. 2.496.000,-

6. Biaya Pokok (4 : 1) Rp. 480,-/kg
7. R/C (3:4) 2,08

Sumber : Potensi Investasi Subsektor Tanaman Pangan dan Hortikultura di

Propinsi Kalimantan Barat, Disperta, 2000

182

8.Panen bagi usaha pengembangan
jagung hibrida.
Jagung siap dipanen jika klobot
sudah mengering dan berwarna Sebagian besar petani, masih
coklat muda, biji mengkilap, dan bergantung pada kemurahan
bila ditekan dengan kuku tidak alam.
membekas.
Belum akrab dengan teknologi,
g.Beberapa kendala budidaya seperti penggunaan pupuk dan
jagung hibrida obat-obatan.

Jagung adalah tanaman yang Padahal, tanpa perlakuan
sangat akrab dengan petani. khusus, benih jagung hibrida
Komoditas ini merupakan salah tidak bakal mencapai tingkat
satu bahan pangan andalan. produktivitas standar, yaitu 7 ton-
Beberapa daerah di Indonesia 8 ton per hektar.
masyarakatnya menjadikan
jagung sebagai bahan makanan Analisa biaya produksi jagung
pokok di samping beras dan hibrida dicantumkan pada Tabel
umbi-umbian. 10.

Tak heran, rencana Jagung juga mempunyai
mengembangkan jagung hibrida beberapa manfaat, dibawah ini
di Indonesia hingga mencapai adalah pohon industri dari pada
produksi lima juta ton pada tahun jagung
2010 merupakan peluang besar
bagi petani untuk meningkatkan
produksi dan pendapatan.

Harus dicatat bahwa komoditas
jagung yang dihasilkan petani.
selama ini bersumber dari benih
lokal yang ditanam secara
tradisional. Selain tingkat
produktivitas yang rendah,
jagung lokal itu tidak laku di
pasaran dalam negeri sebagai
bahan baku industri pakan.

Kondisi sosial petani jagung juga
merupakan tantangan tersendiri

183

.
Gambar 66 Pohon industri jagung

184

8.3 Teknik Budidaya Kedelai Organ generatif meliputi:
- bunga
a. Botani - buah
- biji
Kedudukan kedelai dalam
sisitematika tumbuhan Struktur akar tanaman kedelai
(taksonomi) diklasifikasikan terdiri atas akar lembaga
sebagai berikut: (radikula), akar tunggang (radix
primaria), dan akar cabang (radix
Kingdom : Plantae lateralis) berupa akar rambut.
Devisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae Akar kedele memiliki
Kelas : Dicotyledonae kemampuan membentuk bitil
Ordo : Polypetales akar (nodul). Bintil-bintil akar
Famili : Leguminosa bentuknya bulat atau tidak
Sub Famili : Papilionoideae beraturan yang merupakan
Genus : Glysin koloni dari bakteri Rhizobium
Species : Glycine max (L) japonicum. Bakteri ini
Merill. bersimbiosis dengan nitrogen
bebas dari udara.
Kedelai dikenal dengan
beberapa nama lokal diantarnya Jumlah nitrogen yang dapat
adalah kedele, kacang jepung, ditambat bakteri ini berkisar 40-
kacang bulu, gedela dan 70% dari seluruh nitrogen yang
demokam. Di jepang dikenal dibutuhkan tanaman.
adanya kedelai rebus
(edamame) atau kedelai manis, Hasil penelitian menunjukkan
dan kedelai hitam (koramame) bahwa tiap hektar lahan yang
sedangkan nama umum di dunia ditanaman kacang kedele dapat
disebut “soyabean”. menghasilkan 198 kg bintil akar
per tahun atau setara dengan
b. Morfologi 440 kg pupuk urea.

Susunan tubuh kedelai terdiri Pada tanah yang belum atau
atas dua macam alat organ telah lama tidak ditanami
utama yaitu vegetatif dan kacang-kacangan biasanya
generatif. populasimikrobia penambat N
sedikit.
Organ vegetatif meliputi:
- akar Oleh karenanya tanah yang
- batang belum pernah ditanamami
- daun kacangan maka perlu

185

dikembangkan teknik inokulasi - pembungaan berangsur-
rhizobium. angsur dimulai dari
bawah
Kedele berbatang semak yang
dapat mencapai ketinggian - pertumbuhan vegetatif
antara 30-100cm. terus menerus
berlangsung
Batang beruas-ruas dan memiliki
percabangan antara 3 -6 - Tinggi batang termasuk
cabang. kategori sedang sampai
tinggi
Tipe pertumbuhan kedele
dibedakan 3 macam, yaitu: - Ukuran daun paling atas
lebih kecil dibandingkan
- tipe determinate dengan daun bagian
tengah
- Tipe semi determinate
Tipe semi-determinate
- Tipe indeterminate mumpangai ciri antara dua tipe
diaras.
Tipe determinate, memiliki ciri Daun kedelai mempunyai ciri
antara lain: antara lain helai daun (lamina)
oval dan tata letaknya pada
- ujung batang tanaman tangkai daun bersifat majemuk
hampir sama besarnya berdaun tiga (trifoliatus).

- Pembungaan serentak Gambar 67 Daun kedele
Tanaman kedele memiliki bunga
- Tinggi tanaman termasuk sempurna (hermaphrodite), yakni
kategori pendek sampai pada tiap kuntum bunga terdapat
sedang

- Daun paling atas
ukurannya samabesar
dengan daun bagian
tengah

Tipe indeterminate, mempunyai
ciri antara lain:

- ujung tanaman lebih kecil
dari ujung tengah

- ruas batangnya panjang
panjang, dan agak melilit

186

alat kelamin betina (putik) dan Kriteria varietas unggul kedelai
alat kelamin jantan (benangsari). adalah:

Mekarnya bunga berlangsung - Berproduksi tinggi
pada pukul 08.00-09.00 dan
penyerbukannya bersifat - Berumur pendek
menyerbuk sendiri.
- Tahan (resisten)
Kuntum bunga tersusun dalam terhadap penyakit
rangkaian bunga, namun tidak berbahaya
semua bunga dapat menjadi
polong (buah), sekitar 60% - Mempunyai daya
bunga rontiok sebelum adaptasi luas terhadap
membentuk polong. berbagai keadaan
lingkungan tumbuh.
Umur keluarnya bunga kedelai
bergantung varietasnya. d. Pedoman teknis
Tanaman ini menghendaki
penyinaran pendek lebih kurang d.1Syarat Tumbuh
12 jam per hari.
d.1.1 Tanah
Buah kedelai disebut polong Tanaman kedele dapat
yang tersusun dalam rangkaian tumbuh pada berbagai jenis
buah. Tiap plong berisi antara 1- tanah dengan drainase dan
4 biji per polong. Jumlah polong aerasi tanah yang cukup baik
per tanaman bergantung pada serta air yang cukup selama
varietasnya. Kedelai yang pertumbuhan tanaman.
ditanaman pada tanah subur Tanaman kedele dapat
pada umumnya dapat tumbuh baik pada tanah
menghasilkan 100- alluvial, regosol, grumosol,
200polong/pohon. latosol atau andosol. Pada
tanah yang kurang subur
Biji kedelai umunya berbentuk (miskin unsur hara) dan jenis
bulat, atau pipih sampai bulat tanah podsolik merah-kuning,
lonjong, dengan warna bervariasi perlu diberi pupuk organik
kuning, hijau, cokllat atau hitam. dan pengapuran.

c. Varietas d.1.2 Iklim

Varietas kedelai sudah ditanam Kedele dapat tumbuh subur
di Indonesia pada mulanya pada : curah hujan optimal 100-
berasal dari diantaranya jepang, 200 mm/bulan. Temperatur 25-
Taiwan, Amerika Serikat, dan 27 derajat Celcius dengan
sebagainya. penyinaran penuh minimal 10
jam/hari. Tinggi tempat dari
permukaan laut 0-900 m, dengan

187

ketinggian optimal sekitar 600 Gambar 68 Setelah penanaman
m. Air . Curah hujan yang cukup padi dapat dilakukan penanaman
selama pertumbuhan dan kedele
berkurang saat pembungaan dan
menjelang pemasakan biji akan Perlakuan benih Untuk
meningkatkan hasil kedele. mencegah serangan hama lalat
bibit, sebelum ditanam benih
d.2.Teknik Budidaya dicampur Marshall dengan dosis
100 gram/5 kg benih. Benih
d.2.1 Persiapan lahan dibasahi secukupnya lalu
dibubuhi Marshall dan diaduk
Pengolahan lahan dimulai rata.
sebelum jatuhnya hujan. Tanah
diolah dengan bajak dan d.2.2Penanaman
garu/cangkul hingga gembur. Dianjurkan menggunakan benih
Untuk pengaturan air hujan perlu bersertifikat dengan kebutuhan
dibuat saluran drainase pada benih sekitar 40 kg/ha.
setiap 4 m dan di sekeliling Penanaman benih dengan cara
petakan sedalam 30 cm dan ditugal, jarak tanam 40 x 10 cm
lebar 25 cm. Kedele sangat atau 40 x 15 cm sesuai
terganggu pertumbuhannya bila kesuburan tanah, setiap lubang
air tergenang. tanaman diisi 2 butir benih lalu
ditutup dengan tanah tipis-tipis.
Tanah bekas pertanaman padi
tidak perlu diolah (tanpa olah
tanah = TOT).

Jika digunakan lahan tegal
lakukan pengolahan tanah
secara intensif yakni dengan 2
kali dibajak dan sekali diratakan.

Buat saluran dengan kedalaman
25–30 cm dan lebar 30 cm
setiap 3–4 m, yang berfungsi
untuk mengurangi kelebihan air
sekaligus sebagai saluran irigasi
pada saat tidak ada hujan.

Gambar 69 Areal pertaanaman
kedele

188

d.2.3 Pengairan menggunakan cangkul.
Penyiangan II bila tanaman
Fase pertumbuhan tanaman sudah berbunga (kurang lebih
yang sangat peka terhadap umur 7 minggu), menggunakan
kekurangan air adalah awal arit atau gulma dicabut dengan
pertumbuhan vegetatif (15–21 tangan.
HST), saat berbunga (25–35
HST) dan saat pengisian polong d.2.7 Pengendalian hama
(55–70 HST). Dengan demikian
pada fase-fase tersebut tanaman Tidak kurang dari 100 jenis
harus diairi apabila hujan sudah serangga dapat menyerang
tidak turun lagi. kedele. Pengendalian di tingkat
petani terutama di daerah sentra
d.2.4 Pemupukan produksi sering menggunakan
insektisida secara berlebihan
Dianjurkan menggunakan pupuk tanpa memperdulikan populasi
Urea 50 kg, TSP 100 kg dan KCl hama.
50 kg/ha atau sesuai anjuran
setempat. Seluruh jenis pupuk Hal ini selain menambah biaya
diberikan pada waktu bersamaan juga merusak lingkungan dan
yaitu saat pengolahan tanah menimbulkan kematian serangga
terakhir. Mula-mula Urea dan berguna.
TSP dicampur lalu disebar
merata, disusul penyebaran KCl Untuk mengurangi frekuensi
kemudian diratakan dengan pemberian insektisida adalah
penggaruan. dengan aplikasi insektida
berdasarkan pemantauan hama.
d.2.5 Penyulaman Benih Insektisida hanya akan
digunakan bila kerusakan yang
Benih yang tidak tumbuh segera disebabkan oleh hama
disulam, sebaiknya memakai diperkirakan akan menimbulkan
bibit dari varietas dan kelas yang kerugian secara ekonomi, yaitu
sama. Penyulaman paling setelah tercapainya ambang
lambat pada saat tanaman kendali.
berumur 1 minggu.
189
d.2.6 Penyiangan

Penyiangan dilakukan paling
sedikit dua kali, karena di lahan
kering gulma tumbuh dengan
subur pada musim penghujan.
Penyiangan I pada saat tanaman
berumur 2 minggu,

Pengendalian hama dilakukan Beberapa jenis hama kedele
berdasarkan pemantauan. adalah:
Pengendalian hama secara
bercocok tanam (kultur teknis) Lalat Kacang atau lalat bibit
dan pengendalian secara hayati (Ophiomya phaseoli tryon).
(biologis) saat ini dilakukan untuk
menekan pencemaran Hama ini memiliki ciri-ciri:
lingkungan. - berukuran 1.5-2.0mm,
warna hitam mengkilat.
Pengendalian secara kultur Berkembang biak cepat
teknis antara lain: satu ekor betina dapat
menghasilkan telur 100-
- penggunaan mulsa 300 butir selama perode
jerami dua minggu.
- Bentuk telur lalat kacang
- pengolahan tanah adalah lonjong, panjang
0.28-0.36 lebar 0.12-
- pergiliran tanaman dan 0.20mm, berwarna putih
tanam serentak dalam mutiara. Telur menetas
satu hamparan setelah umur 2-4 hari.

- penggunaan tanaman Gejala serangan
perangkap jagung dan - Bercak-bercak tidak
kacang hijau. beraturan pada biji dan
daun
Pengendalian secara biologis - Lubang kecil bekas
antara lain: gigitan

- penggunaan parasitoid Pengendalian
Trichogrammatoidea - Pergiliran tanaman
bactrae-bactrae - Insektisida

- penggunaan Nuclear Ulat Grayak
Polyhidrosis Virus (NPV) (Spodotera litura F)
untuk ulat grayak Spo-
doptera litura (SlNPV) Ciri-ciri
dan untuk ulat buah - ngengat berwarna gelap
Helicoverpa armigera dengan garis putih pada
(HaNPV) sayap depan
- larva yang masih kecil
- Penggunaan feromonoid hidup berkelompok
seks yang mampu - pembentukan pupa
mengendalikan ulat diatas permukaan tanah
grayak. - daur hidup 30-61 hari

190

Gejala serangan Pengendalian

Ulat ini merusak seluruh bagian - Pengendalian non
tanaman kimiawi antara lain
dengan pergiliran (rotasi)
Pengendalian tanaman, mengatur
- rotasi tanaman dengan waktu tanam secara
memutus siklus hidupnya serempak pada areal
sehamparan,
Ulat jengkal (chrysodeixis pengumpulan larva untuk
chalcites Esp) dimusnahkan.

Ciri biologi - Penyemprotan insektisida
selektif apabila populasi
- Imago serangga dewasa hama mencapai 85 ekor
meletakkan telurnya di instar 1 atau 32 instar 2
permukaan bawah daun atau 17 ekor instar 3per
12 tanaman. Jenis
- Larva membentuk insektisida yang mangkus
kepompong dan dalam antara lain Dekasulfan
anyaman daun, 350 EC, folimat 500 SL,
kemudian berubah Gusadrin 150 WSC,
menjadi pupa. Hostathion 40 EC, atau
Matador 25 EC sesuai
- Daur ( siklus hidup) hama konsentrasi yang
ini berlangsung selama dianjurkan.
lebih kurang 30 hari.
Penggulung Daun
Gejala serangan (Lamprosema Indica F.)

- Hama ini bersifat Ciri Biologi
pemangsa segala jenis - Larva berwarna hijau
tanaman (polifag)dan terang dan hidup dalam
stadium yang gulungan daun muda.
membahayakan adalah - Pupa dibentuk dalam
larva. gulungan daun yang
direkatkan satu sama lain
- Larva menyerang seluruh dengan zat perekat dari
bagian tanaman, hama tersebut.
terutama daun-daunnya
sehingga menjadi rusak
tidak beraturan.

191

Gejala serangan - kimiawi dengan
insektisida misalnya
Hama ini merusak kedele pada durnban 20EC atu Dipel
umur tanaman 3-6 minggu WP pada konsentrasi
setelah tanam. Bagian daun yang dianjurkan.
digulung dan dimakan sampai
tulang daunnya, sehingga daun Penggerek polong
rusak. (Etiella zinckenella treit)

Pengendalian Ciri biologi hama
- ngengat warna abu-abu
- Pergiliran tanaman yang - sayap belakang ditutup
bukan sefamili ataupun sisik jarang warna agak
dengan mengumpulkan cerah
dan memusnahkannya - serangga betina mampu
bertelur 73-300 butir
- Pengendalian kimiawi diletakkan pada kelopak
dengan insektisida bunga kedelai
selektif. - telur berwarna lonjong
dengan ukuran panjang
Ulat polong atau buah 0.6mm.
(Heliothis armigera Hbn) - daur hidup hama 18-41
hari
Ciri biologi
- ngengat berwarna wawo Gejala serangan
matang kekuning- - larva menggerek polong
kuningan dan tinggal di dalamnya
- telur kecil-kecil - kerusakan pada bunga
- larva berwarna merah tua menyebabkan tanaman
- pupa dibentuk diatas tidak membentuk polong.
tanah
- daur hidup 62 hari Penyakit

Gejala serangan Penyakit utama pada kedelai
- larva melubangi polong adalah karat daun Phakopsora
kedelai sehingga rusak pachyrhizi, busuk batang, dan
akar Schlerotium rolfsii dan
Pengendalian berbagai penyakit yang
disebabkan virus.
- non kimiawi melalui
pergiliran tanaman bukan Pengendalian penyakit karat
sefamili, waktu ranam daun dengan fungisida
yang serentak, dan Mancozeb.
mekanis dengan cara
mengumpulkan dan
memusnahkannya

192

Penyakit busuk batang dan akar
dikendalikan menggunakan
jamur antagonis Thrichoderma
harzianum.

Pengendalian virus dilakukan
dengan mengendalikan
vektornya yaitu serangga hama
kutu dengan insektisida Decis.
Waktu pengendalian adalah
pada saat tanaman berumur 40,
50 dan 60 hari.

d.2.8.Panen

Kedele harus dipanen pada
tingkat kemasakan biji yang
tepat.

Panen terlalu awal
menyebabkan banyak biji
keriput, panen terlalu akhir
menyebabkan kehilangan hasil
karena biji rontok.

Ciri-ciri tanaman kedele siap
panen adalah :

- Daun telah menguning
dan mudah rontok

- Polong biji mengering
dan berwarna kecoklatan

Panen yang benar dilakukan
dengan cara menyabit batang
dengan menggunakan sabit
tajam dan tidak dianjurkan
dengan mencabut batang
bersama akar.

Cara ini selain mengurangi
kesuburan tanah juga tanah
yang terbawa akan dapat
mengotori biji.

193

BAB IX Lebih lanjut dikatakan tanaman
TEKNIK BUDIDAYA holtikultura memiliki berbagai
fungsi dalam kehidupan
HORTIKULTURA manusia. Misalnya tanaman
hias berfungsi untuk memberi
9.1. Pendahuluan keindahan (aestetika), buah-
buahan sebagai makanan, dan
Hortikultura berasal dari lain-lain.
Bahasa Latin yang terdiri dari Holtikultura berinteraksi dengan
dua patah kata yaitu hortus disiplin ilmu lainnya seperti
(kebun) dan culture (bercocok kehutanan, agronomi, dan ilmu
tanam). terapan lainnya. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada
Makna hortikultura dalam Buku Gambar berikut ini.
Kamus Besar Bahasa
Indonesia adalah seluk beluk Gambar 70 Hubungan antara
kegiatan atau seni bercocok hortikultura dengan
tanam sayur-sayuran, buah- ilmu lainnya
buahan atau tanaman hias.

Ilmu pengetahuan modern
membagi hortikultura atas 3
bagian yaitu:

- Sayur-sayuran

- Buah-buahan

- Hias.

Ilmu hortikultura berhubungan
erat dengan ilmu pengetahuan
lainnya, seperti teknik budidaya
tanaman, mekanisasi, tanah
dan pemupukan, ilmu cuaca,
dan sebagainya.

Budidaya hortikultura pada
umumnya diusahakan lebih
intensif dibandingkan dengan
budidaya tanaman lainnya.

Hasil yang diperoleh dari
budidaya holtikultura ini per
unit areanya juga biasanya
lebih tinggi.

193

9.2. Pembagian Hortikultura Budidaya tanaman ini
dapat dilakukan pada
Hortikultura dapat ruang terbuka maupun
didalam ruangan.
dikelompokkan atas 4 kategori

yaitu:

- Lanskap arsitektur, lans

- Tanaman Buah-buahan, kap menggunakan

kelompok tanaman ini tanaman tertentu yang

memiliki dipadukan dengan

keanekaragaman elemen-elemen lainnya

morfologi, seperti ada untuk menghasilkan

yang berbentuk pohon pemandangan yang

(misalnya rambutan, indah. Aspek utama

mangga, durian, jeruk, dalam lanskap

dan sebagainya), arsitektur ini adalah

bentuk semak penutupan permukaan

(markisa). tanah yang umumnya

diwakili dengan rumput.

- Tanaman sayuran, Lanskap arsitektur

tanaman ini merupakan sedemikian pentingnya

tanaman hortikultura karena dapat

yang utama. Beberapa memuaskan masyarkat

jenis sayuran ada yang yang melihatnya dan

berasal dari buah berpengaruh terhadap

(tomat), daun (bayam), efek fisiologis manusia.

akar (wortel), biji Perkembangan dari

(buncis), bunga cabang hortikultura ini

(kembang kol) dan demikian pesatnya

sebagainya. Berbeda karena sangat

dengan tanaman buah- dibutuhkan dalam

buahan, sayuran pembangunan

memiliki umur yang supermal, taman

relatif singkat. bermain, parkir, dan

Tanaman ini umumnya sebagainya.

dikonsumsi dalam

bentuk segar, oleh 9.3. Fungsi Hortikultura

karenanya proses

penanganannya lebih Hortikurtura mempunyai

spesifik dibandingkan beberapa fungsi yakni:

dengan hortikultura

lainnya. - Sumber bahan
makanan

- Tanaman Hias, manfaat - Hiasan/keindahan
dari tanaman hias ini
adalah meningkatkan - Pekerjaan
aestetika lingkungan.

194

Berikut ini digambarkan Beberapa jenis tanaman
piramida kebutuhan bahan
makanan manusia. Kebutuhan mampu atau mudah
terbesar terdapat pada serealia
dan kebutuhan terkecil terdapat beradaptasi dengan lingkungan
pada lemak dan gula.
tumbuhnya, akan tetapi

sebagian ada yang tidak

mampu sehingga

membutuhkan modifikasi

lingkungan pertanamannya.

Untuk daerah tropis, yang
tersedia cukup matahari,
budidaya hortikutura dapat
dilakukan sepanjang tahun,
berbeda dengan daerah sub
tropis yang membutuhkan
kontrol lingkungan tumbuh
tertentu jika ingin tetap
melakukan budidaya pada
musim dingin.

Untuk tujuan tertentu juga kita
mengharuskan menggunakan
kondisi lingkungan terkontrol,
misalnya untuk mendapatkan
bunga jenis tertentu yang
berkualitas tinggi diluar musim
harus ditanam pada kondisi ini.

Gambar 71. Piramida makanan

9.4. Pengendalian lingkungan Kondisi lingkungan yang
untuk tanaman hortikultura terkontrol tersebut dapat
berupa bangunan :

Tujuan dari memodifikasi - Rumah kaca

lingkungan tumbuh tanaman

hortikultura adalah untuk

memberikan lingkungan

tumbuh yang sesuai dengan

keinginannya.

Tanaman hortikultura seperti
layaknya makhluk hidup
lainnya membutuhkan faktor
lingkungan yang sesuai untuk
pertumbuhannya.

Gambar 72. Bentuk rumah
kaca

195

- Rumah plastik (dapat

berupa plastik film,

polyetilen, polivinil

flourida, fiberglass.

Bangunan ini 30% lebih

murah dibandinngkan

dengan bangunan

rumah kaca. Saat ini

beberapa pengusaha

menggunakan ini untuk

tanaman ortikulturanya

karena lebih murah.

Hanya kelemahannya

bahan bangunannannya

lebih bagus digunakan

pada daerah bersuhu

rendah, pada daerah

panas dengan curah

hujan tinggi plastik ini - Pelindung dingin (Cold

mudah rusak. frames ). Bangunan ini

digunakan untuk

pembibitan untuk

memberikan suhu yang

sesuai dengan jenis

tanamannya. Umumnya

digunakan untuk

melindungi bibit

hortikultura dari suhu

rendah.

Gambar 73. Rumah plastik

196

Gambar 74. Pelindung bibit dari Gambar 75. Rumah kasa
suhu rendah

- Paranet, beberapa jenis 9.5.Perbanyakan tanaman
hortikultura
hortikultura sangat

disukai serangga, oleh Perbanyakan tanaman

karenanya paranet ini hortikultura dibagi atas dua

dibuat, untuk yaitu perbanyakan vegetatif

melindungi tanaman dan generatif.

dari serangannya.

- Rumah kasa Perbanyakan generatif adalah

perbanyakan yang

menggunakan biji sebagai

calon individu baru.

Biji merupakan hasil dari
petemuan dari sel kelamin
betina dan sel kelamin jantan,
terbentuk zygot yang kemudian
berkembang menjadi buah.

Biji tanaman hortikultura
memiliki berbagai bentuk dan
ukuran. Ada yang berbiji besar
seperti pada spesies kacang-
kacangan ada juga yang bijinya

197

kecil seperti pada spesies - Foundation seed,
serealia.
setelah dilakukan

pengujian terhadap

Baik tidaknya sumber tanaman kemurnian genetiknya
yang berasal dari biji sangat
tergantung pada sifat genetik dan identitasnya benih
dari kedua induknya (induk
jantan dan betina). ini dimasukkan ke

kategori benih dasar

- Registered seed,

Awal terbentuknya biji dimulai proses pendaftaran
dari fertilisasi yang merupakan
gabungan antara gamet betina untuk benih sertifikasi.
dan jantan, yang terjadi setelah
penyerbukan. - Certified seed, benih
yang sudah brsertifikasi.

Tahap berikutnya sesudah Pengujian Kualitas Benih

fertilisasi adalah

perkembangan ovul menjadi Pengujian kualitas benih untuk
mengetahui viabilitasnya, dapat
biji. Untuk meningkatkan mutu dilakukan pengujian benih
yaitu:
produk hortikultura pemuliaan

tanaman melakukan

persilangan, untuk

menghasilkan benih unggul. - Tes perkecambahan

Kriteria keunggulannya juga benih adalah tahapan

berbeda-beda, ada varietas pengujian yang melihat

yang tahan terhadap penyakit, berapa besar

cekaman abiotik, keindahan persentase kecambah

warna bunga, dan sebagainya dari suatu jenis benih.

tergantung pada permintaan Pengujian ini dapat

pasar. Sebelum benih hasil dilakukan pada bak

pemulia ini dilepas ke pasir, kecambah atau

masyarakat, maka harus menggunakan kertas

terlebih dahulu dilakukan merang.

sertifikasi.

- Uji dingin, uji ini

Pengelompokan benih memperlakukan benih

dengan perlakuan

Berdasarkan tahapan temperatur rendah
sekitar 100C, sebelum
sertifikasinya, maka benih

dikelompokkan atas: dikecambahkan pada

kondisi suhu normal.

- Breeder seed, adalah Hasil uji ini akan

benih yang dihasilkan menunjukkan benih-

oleh pemulia, yang Benih yang mampu

belum dilakukan beradaptasi pada suhu

pengujian lebih lanjut. rendah.

198

- Tes tetrazolium, benih Beberpa perlakuan yang
dilakukan untuk memecah
diuji dengan dormansi adalah:

menggunakan zat

kimiatetrazolium klorida.

Kemampuan benih - Fisik (mekanis, suhu,

berkecambah setelah cahaya). Perlakuan

dilakukan perendaman mekanis dilakuan pada

dengan tetrazolium biji yang kulitnya keras

menunjukkan maka dilakukan

kemampuan benih skarifikasi. Proses

tersebut untuk tetap pengikisan dapat

berrespirasi. Uji ini dilakuan dengan

hanya memperlihatkan memasukkan biji ke

kemampuan benih dalam drum dicampur

berrepirasi tidak pasir kemudia diputar.

memperlihatkan Perlakuan skarifikasi

kemampuan pada biji harus

berkecambah. dilakukan secara hati-

hati karena terlalu keras

- Tes kemurnian benih, akan merusak embrio

melalui uji kemurnian biji. Perlakuan suhu

benih secara mekanis tinggi juga dapat

dapat diketauhi dengan membantu memecah

melihat berapa dormansi, pans yang

persentase kehadiran ditimbulkannya akan

benih lainnya menyebabkan retaknya

dibandingkan dengan kulit sehingga air dapat

benih tanaman utama. masuk dan benih dapat

berkecambah. Benih

Pemecahan dormansi benih selada (Lactuca sativa)

membutuhkan

Dormansi artinya terhambatnya perlakuan cahaya

pertumbuhan (perkembangan) (sekitar 660 nanometer)

untuk sementara meskipun agar dapat

keadaan lingkungannya berkecambah.

sebenarnya bersifat

menunjang. - Bahan kimia (perlakuan

asam, pencucian

Beberapa benih tanaman dengan air,

hortikultura tidak akan perendaman). Kulit biji

berkecambah pada kondisi yang keras dapat diberi

normal. Benih seperti ini perlakuan asam sulfat

memerlukan penanganan selama beberapa menit

khusus. untuk melunakkan kulit

bijinya. Pencucian

dengan air juga dapat

199

dilakukan pada kulit biji hormon. Proses metabolisma
ini didukung oleh energi yang
yang mengandung berasal dari embrio. Cadangan
makanan seperti protein,
senyawa kimia, lemak dan minyak di
metabolisma pada proses
Pencucian ini akan respirasi dan menghasilkan
energi.
menyebabkan

terjadinya proses

hidrolisa dan zat kimia

yang dikandung kulit

akan terurai dan biji

dapat berkecambah. Aktivitas persemaian ini

Perendaman dalam membutuhkan penanganan

larutan etil alkohol atau yang kelak akan menentukan

kalium florida juga hasil budidaya tanamannya.

dapat membantu Tempat persemaian dapat

memecah dormansi. menggunakan beberapa

Perendaman dengan alternatif bergantung pada jenis

larutan ini juga akan yang akan dibibitkan.

menghasilkan

perkecambahan yang Metoda persemaian dapat
dilakukan di lapangan terbuka
serentak. atau pada bak kecambah,
ataupun pot.

Beberapa faktor lingkungan
yang harus diperhatikan
selama proses perkecambahan
adalah:

- kelembababan udara

- Suhu udara

- Cahaya matahari

- Komposisi udara

- Bebas hama dan
penyakit

Perbanyakan generatif Gambar 76. Teknik penanaman
benih langsung di
Persemaian lapangan

Perkecambahan adalah proses 200
yang merupakan gabungan
proses respirasi dan kerja

Gambar 77 Bak kecambah Gambar 79 Pot pembibitan

yang dalam satu Teknik persemaian

tempat banyak Persemaian untuk benih- benih
yang berbiji besar dapat
tanaman dilakukan dengan menanam
langsung, akan tetapi untuk
benih yang kecil dapat dibantu
dengan mencampur terlebih
dahulu dengan pasir dan
meletakkannya pada kertas lalu
ditaburkan pada jalur yang
sudah ditentukan dalam bak
kecambah.

Gambar 78 Tipe bak
kecambah satu
lubang satu
tanaman

Gambar 80 Bak persemaian
yang telah diisi
dengan tanah

201

Gambar 81 Persemaian pada Gambar 83.Tanaman yang siap
bak kecambah untuk di lakukan pindah
benih yang berukuran tanam
besar
Jika tanaman berasal dari
pembibitan maka tanaman
muda dapat dicongkel dengan
menggunakan alat secara hati-
hati, kemudian memisahkannya
satu per satu lalu ditanam,
seperti Gambar 84 dibawah ini

Gambar 82 Persemaian pada
bak kecambah untuk
benih berukuran kecil

Pindah tanam

Pindah tanaman dilakukan
yang disesuaikan dengan umur
masing-masing jenis tanaman,
beberapa jenis tanaman ada
yang cepat akan tetapi ada
juga yang lambat.

Kriteria tanaman dapat

dilakukan pindah tanaman jika

tanaman muda tersebut telah Gambar 84. Teknik pindah
tanam dari bibit
memiliki dua daun yang telah yang ditanam pada
bak kecambah
membuka sempurna

sempurna.

202

Alternatif lainnya adalah Jaringan vegetatif yang
dengan mencabut bibit, digunakan dapat berupa
pegang tangkai daun dengan batang, akar, ataupun daun.
batangnya sekaligus dan tarik
hati-hati keatas, seperti Perbanyakan vegetatif
Gambar berikut.
dikelompokkan menjadi dua

kelompok, yaitu vegetatif alami

dan buatan. Pada

perkembangbiakan vegetatif

alami makhluk hidup baru

terbentuk tanpa bantuan

manusia, sedangkan vegetatif

buatan tanaman baru

terbentuk dengan bantuan

manusia.

Saat ini dikenal perbanyakan
vegetatif yang menggunakan
teknik kultur jaringan.

Perbanyakan dengan metode

ini menghasilkan calon invidu

Gambar 85 Teknik mencabut baru yang lebih banyak
bibit dari pot
dibandingkan dengan

perbanyakan vegetatif dengan

metode lainnya. Karena

Perbanyakan vegetatif metode ini dapat

memperbanyak satu sel

Perbanyakan cara ini adalah menjadi beratus-ratus individu

perbanyakan yang baru.

menggunakan material Beberapa keuntungan dan

tanaman selain biji. kerugian menggunakan

Perbanyakan secara vegetatif perbanyakan vegetatif, yaitu:

ini adalah cara perbanyakan

tanaman yang terjadi tanpa - Tanaman yang

melalui perkawinan. dihasilkan memiliki sifat

Perbanyakan ini hanya yang sama dengan
melibatkan satu induk saja,
calon individu baru (keturunan) induknya
berasal dari bagian tubuh
induknya. Karena hanya - Lebih Cepat
melibatkan satu induk, maka
makhluk hidup baru memiliki menghasilkan
sifat biologis yang sama
dengan induknya. - Sangat membantu bagi
tanaman yang tidak
menghasilkan biji

203

- umbi lapis,

- Terhindar dari serangan perbanyakan cara ini
penyakit benih
contohnya terjadi pada

bawang merah. Umbi

- Harga jual lebih tinggi bawang merah ini
- Tidak terjadi alterasi
berlapis-lapis dan
dari sifat induknya
ditengahnya tumbuh

tunas. Umbi lapis baru

Vegetatif alami yang berasal dari tunas

ketiak terluar tumbuh

Beberapa cara perbanyakan membentuk tunas yang

vegetatif alami adalah sebagai disebut siung.

berikut:

- Membelah diri, yaitu

perbanyakan diri

dengan cara membelah

diri. Perbanyakan ini

terjadi pada tumbuhan

tingkat rendah,

misalnya ganggang

hijau.

- Spora, tumbuhan yang

berkembang biak

dengan cara ini antara Gambar 86. Perbanyakan
dengan rizoma
lain adalah Paku

(misalnya suplir) , jamur

dan ganggang. - umbi batang,

perbanyakan tanaman

- Akar tinggal atau dengan cara ini

rizoma, merupakan contohnya terjadi pada

batang yang tertanam tanaman kentang dan

dan tumbuh di dalam ubu jalar. Umbi pada

tanah. Batang tersebut kentang ini

tumbuh mendatar dan sesungguhnya adalah

tampak seperti akar. batang yang tumbuh ke

Jika ujung rizoma dalam tanah. Ujung

tumbuh menjadi batang itu

tumbuhan baru maka menggembung

tumbuhan tersebut membentuk umbi untuk

tetap bergabung menyimpan cadangan

dengan tumbuhan induk makanan. Pada satu

dan membentuk lekukan di permukaan

rumpun, contohnya batang yang

jahe. menggembung (umbi)

tersebut terdapat tunas

204

yang disebut mata
tunas.

Gambar 88 Perbanyakan
dengan geragih

Gambar 87. Perbanyakan - Tunas, contoh tanaman
dengan umbi batang
hortikultura yang

berkembang biak

- umbi akar, perbanyakan dengan tunas adalah

cara ini terjadi pada pisang. Disekitar pohon

wortel. Akar berubah pisang yang sudah

fungsi untuk besar tumbuh tunas

menyimpan cadangan baru. Tunas tunas ini

makanan sehingga tumbuh berdekatan

disebut umbi akar. Jika dengan pohon induk

umbi akar ditanam dan membentuk

maka akan tumbuh rumpun.

tunas-tunas baru dari

bagian yang merupakan

sisa batang.

- geragih, batang yang

tumbuh menjalar diatas

atau dibawah

permukaan tanah

disebut geragih. Tunas

pada buku-buku batang

dapat tumbuh menjadi

tumbuhan baru. Ujung

geragih yang

menyentuh tanah akan

membelok keatas .

Pada bagaian bawah

geragih muncul akar

serabut. Gambar 89 Perbanyakan
dengan tunas

205

Perbanyakan vegetatif buatan - Setek batang, potongan

batang tumbuhan yang

Perbanyakan vegetatif buatan hendak di setek harus

terjadi dengan bantuan mempunyai sebuah

manusia. Beberapa mata sebagai bakal

perbanyakan vegetatif buatan tunas. Potongan batang

adalah: ini umumnya

merupakan batang yang

- Cangkok, jenis sudah cukup tua.

tumbuhan yang biasa Penanaman batang

dicangkok pohon buah- potongan batang ini

buahan misalnya dilakukan pada

mangga, jeruk, dan lain- tanahyang subur dan

lain.Umumnya jenis gembur

tumbuhan berkayu

mudah dicangkok

walaupun tidak

seluruhnya, misalnya

cemara. Mencangkok

tanaman dilakukan

dengan cara mengupas

kulit batang kemudian

dikuliti, bagian yang

dikuliti tersebut dilapisi

dengan tanah yang

subur kemudian

dibungkus dengan Gambar 91. Perbanyakan
dengan setek
sabut kelapa, ijuk atau batang

plastik. - Setek daun,
perkembangbiakan
Gambar 90 Teknik dengan setek daun
mencangkok umumnya diterapkan
tanaman pada tanaman hias
misalnya begunia. Daun
yang disetek ini harus
cukup tua, dan tanah
yang digunakn sebagai
media tumbuh harus
gembur dan lembab.
Perkembangbiakan
dengan setek daun ini
dilakukan dengan
meletakkan daun yang

206

sudah dipilih tadi diatas - Tempel (okulasi), cara
permukaan tanah. perbanyakkan ini
Beberapa hari dilakukan dengan
kemudian tumbuh tunas menempelkan tunas
baru yang kemudian dari satu tumbuhan ke
dapat dipindahkan batang tumbuhan lain.
ketempat lain. Setiap tumbuhan itu
Beberapa contoh setek mempunyai sifat yang
daun terlihat pada berbeda. Batang dan
Gambar 92 berikut. tunas yang diokulasi
berasal dari dua
tumbuhan. Batang yang
ditempel merupakan
tumbuhan yang
mempunyai akar dan
batang yang kuat.

Gambar 93. Perbanyakan
tanaman dengan
teknik menempel

Gambar 92 Beberapa jenis - Sambung pucuk
perbanyakan (enten), sambung pucuk
dengan setek daun merupakn penyatuan
pucuk dengan batang
bawah. Pucuk dan
batang bawah yang
disambung itu berasal
dua tumbuhan.
Sambung pucuk dapat
menghasilkan tanaman
yang lebih baik
mutunya. Bila
dibandingkan dengan
okulasi, ternyata

207

sambung pucuk lebih - Runduk, jenis tumbuhan
cepat menghasilkan. yang dapat
Cara sambung pucuk dikembangbiakan
dapat dilakukan dengan runduk sangat
terhadap tanaman hias, sedikit. Tumbuhan itu
buah-buahan, dan mempunyai batang
perkebunan. Sambung yang panjang dan
pucuk dilakukan secara lentur. Tumbuhan yang
sederhana. Batang dapat dikembangbiakan
bawah diperoleh dari dengan cara merunduk
semaian biji. Pucuk misalnya melati ,
diambil dari cabang alemanda, apel, dan
tumbuhan yang lain-lain.
mempunyai sifat- sifat Perkembangbiakan
baik seperti berbunga dengan cara ini sangat
indah dan berbuah sederhana. Batang
manis, atau lainnya. tanaman dikerat sedikit,
Pucuk kemudian batang itu kemudian
disambung dengan dilengkukkan atau
batang bawah . dirundukkan ketanah.
Penyambungan Kemudian batang yang
dilakukan dengan dikerat itu, ditimbun
menggunakan tali dengan tanah, seperti
plastik. Gambar 95 berikut ini.

Gambar 94 Teknik sambung Gambar 95 Teknik
pucuk perbanyakan tanaman
dengan runduk

208

9.6. Teknik Budidaya 2. Sayuran memerlukan
Sayuran penanganan khusus

a. Produsen Sayuran 3. Sayuran dengan nilai
ekonomi tinggi
Permintan akan sayuran terus
4. Persaingan internasional
meningkat, sejalan dengan

peningkatan kebutuhan karena

pertambahan jumlah penduduk, Produksi sayur dikonsumsi
dalam bentuk segar
juga disebabkan oleh

peningkatan kesadaran akan

manfaat mengkonsumsi Produsen sayuran dapat berupa

sayuran. pertanian besar, pada rumah

Keberhasilan industri sayuran kaca atau rumah plastik dengan
tergantung pada beberapa faktor
yaitu: kondisi lingkungan terkontrol,

pada sepetak lahan, ataupun

hanya pada beberapa

- Keahlian produsen sayur bedengan.
untuk memasarkan
produknya Dibandingkan dengan produk
pertanian lainnya seperti
- Ketersediaan benih leguminosa (kacang-kacangan),
unggul sebaran dan distribusi sayuran
lebih kecil, hal ini disebabkan
- Kualitas produk pengiriman ke daerah yang jauh
dibutuhkan penanganan khusus
- Ketepatan waktu antara dari produk ini.
panen dan sampainya
produk kepada Oleh karena produk sayuran ini
konsumen dikonsumsi dalam bentuk segar,
maka untuk mengatasinya
- Tengkulak, pengecer, biasanya pihak produsen
perantara membangun industrinya dekat
dengan kota.

b. Hal-hal yang perlu Faktor-faktor seperti fluktuasi
diperhatikan produksi sayuran setiap harinya,
alat transportasi, dan jarak
Beberapa hal perlu diperhatikan antara konsumen dengan
dalam melaksanakan budidaya produsen merupakan bagian
sayuran. penting yang perlu diperhatikan
oleh produsen sayur.
Hal-hal tersebut adalah :

1. Sayuran dikonsumsi

dalam bentuk segar

209

Disamping hal tersebut diatas, - Produknya tidak

kondisi lingkungan marupakan tergantung musim

faktor penentu dalam

menentukan keberhasilan - Kualitas sayur lebih
tinggi.
produk sayuran. Ketersedian air

yang cukup, suhu, kelembaban

udara dan angin, pada masa - Produsen dapat

pertumbuhan akan mengatur saat panen

mempengaruhi kualitas dari yang disesuaikan

sayuran. dengan nilai jual

tertinggi di pasar.

Bagaimana menangani Oleh karena pertanaman
sayuran sayuran pada rumah kaca
membutuhkan input energi yang
Pembekuan atau penyimpanan tinggi dibandingkan dengan
bertanam di lahan, maka
dalam ruangan pendingin, umumnya sayuran yang ditanam
pada rumah kaca ini adalah
pengalengan dan pengeringan sayuran yang memiliki nilai
ekonomi tinggi.
menjadi mekanisme yang utama

agar produk sayuran dapat

digunakan konsumen.

Produsen sayur yang melakukan

penanganan yang baik dari

mulai tanam sampai panen serta Persaingan pasar
internasional
pascapanennya, sehingga

sampai ke konsumen turut

menentukan tinggi rendahnya Kemampuan produk sayuran

harga pproduk sayur tersebut. untuk dapat bersaing pada

kompetisi internasional

Sayuran bernilai ditentukan oleh:
ekonomi tinggi

- Kemampuan produsen

Pertanaman sayuran pada sayur untuk
rumah kaca merupakan trend
baru untuk menghasilan produk menyediakan produk
sayuran bermutu.
sayuran yang bermutu

baik selama perjalanan

maupun setelah sayuran

Beberapa keuntungan dari sampai ke tangan
bertanam sayuran pada rumah
kaca adalah: konsumen.

- Harga dasar yang

- Kondisi lingkungan yang memadai dimana harga

terkontrol sehingga dasar ini ditentukan oleh

pertumbuhan tanaman biaya proses produksi

jadi lebih baik dan pasca panen, resiko

produksi, resiko

210

kebijakan politik, dan laju Berikut ini merupakan usaha
nilai tukar moneter. bagaimana meningkatkan mutu
dan nilai jual sayur yang perlu
Di beberapa negara luar seperti dilakukan, yaitu:
Amerika Serikat menerapkan
teknologi yang efektif dalam - Mekanisasi
memproduksi sayuran. Hal ini
dilakukan untuk menurunkan - Penanganan pasca
nilai jual serendah mungkin akan panen dan kualitas
tetapi masih menguntungkan bahan
produsen dan dapat bersaing
pada tingkat internasional. - Kultur teknis

Salah satu upaya yang dilakukan Mekanisasi
adalah penggunaan teknologi
atmosfir terkontrol pada Beberapa alat mekanisasi turut
kemasan sayuran, sehingga membantu agar proses produksi
sayuran dapat bertahan lebih sayuran lebih efisien dan efektif.
lama. Penggunaan teknologi ini
dinilai jauh lebih efisien dan Penggunaan traktor misalnya
efektif karena biaya yang relatif dalam pengolahan tanah dinilai
murah dan tidak merusak mutu lebih efisien dan efektif, karena
sayuran. disamping biayanya yang relatif
murah dibandingkan dengan
c. Tenaga Kerja Mekanisasi penggunaan tenaga manusia
dan Efisiensi Produksi juga luaran yang dihasilkannya
lebih besar.
Beberapa tahun terakhir ini
produk sayuran menjadi bahan Penggunaan sprayer dengan
perhatian masyarakat dunia.
Disamping untuk pemenuhan menggunakan mesin dalam
kebutuhan gizi manusia, produk
sayuran ini juga memberikan pengaplikasian pupuk dan
keuntungan yang menggiurkan.
pestisida juga membantu petani
Berbagai upaya yang dilakukan
untuk meningkatkan produksi sayur memudahkan
sayuran antara lain:
pekerjaannya.
- Penelitian di dalam dan
luar negeri. Pengunaan mulsa pada
pertanaman sayuran juga dapat
- Peningkatan efisiensi menghemat biaya pengendalian
produksi gulma dan penyakit tertentu
yang perantara pembiakannya
- Teknologi panen dan pada tanah.
pasca panen,

- Kebijakan pemerintah

211

Penanganan pasca panen dan Akibatnya terjadi kelambatan
kualitas bahan panen, dan buah terlalu masak
sehingga cepat rusak.

Mudah rusaknya produk sayuran Pekerjaan ini akan lebih mudah
ini membutuhkan perhatian dan jaminan terhadap mutu
khusus terhadap alat panen sayur tetap terjaga maka
yang digunakan. dilakukan pemanenan dengan
menggunakan mesin. Begitu
Kerusakan buah tomat pada juga yang terjadi pada panen
waktu pemanenan merupakan anggur, pemetikan dengan
salah satu contoh penanganan menggunakan mesin lebih
pasca panen yang tidak baik. efisien dibandingkan dengan
Misalnya kita harus menentukan menggunakan tangan.
varietas apa yang kita tanam,
waktu masak dan panen, Akan tetapi penggunaan alat
metode pemetikan, dan tinggi
tumpukan pada kontainer yang mekanisasi pertanian
dapat mempengaruhi kualitas
sayur. membutuhkan persyaratan

khusus pada kultur teknisnya

yang disesuaikan dengan

Tidak selamanya penggunaan spesifikasi dari mesin yang
traktor/mesin pada sayuran
berakibat baik, akan tetapi digunakan.
sangat tergantung pada jenis
sayurannya. Misalnya mesin ini Misalnya dalam pemanenan
tidak baik digunakan untuk anggur jarak tanam yang
pemanenan kentang, akan tetapi digunakan adalah jarak tanam
untuk pemanenan sayuran daun yang disesuaikan dengan lebar
seperti kangkung dinilai lebih mesin yang digunakan agar tidak
efisien. terhalang lalu lintas mesin pada
waktu panen.

Mekanisasi dan kultur teknis Sistem penanaman langsung

untuk beberapa jenis sayuran

Pengenalan mekanisasi tertentu dengan luasan tanam

menyebabkan perubahan yang yang besar penggunaan mesin

dramatis terhadap kultur teknis tanam jauh lebih efisien

sayuran. Salah stau contohnya dibandingkan dengan

adalah pada kasus mekanisasi penggunaan tenaga manusia.

tomat di Amerika Serikat. Sekitar

tahun 1962 pemanenan tomat

dilakukan dengan tenaga

manusia (memetik dengan

tangan), untuk lahan yang luas

pemanenan dengan sistem ini

akan menggunakan waktu yang

lama (sampai satu minggu).

212

Oleh karenanya penggunaan - Kondisi lingkungan

mekanisasi/alat mesin pada seperti cuaca (panas,

waktu pengolahan tanah, kering, curah hujan, sinar

penanaman, pemeliharaan, matahari yang terik)

panen dan pasca panen pada mempengaruh produksi

budidaya sayuran efisien dan sayur secara kuantitas

efektif tergantung pada: dan kualitas.

- jenis sayur yang ditanam Perencanaan budidaya sayuran
meliputi pertimbangan akan 3
- Luas areal pertanaman hal yaitu:

- Ketersediaan tenaga 1. Pemilihan kultivar dan
kerja varietas

Umumnya mekanisasi secara 2. Faktor pendukung dan
normal menjalankan fungsinya hambatan
untuk meningkatkan dua hal
yaitu: 3. Lokasi kebun

- Merupakan 4. Sistem pertanaman

pengembangan dan

modifikasi untuk

memudahkan pekerjaan Pemilihan Kultivar dan Varietas
sayur
tangan.
Sayur-mayur adalah tanaman
- Mesin dibutuhkan pada yang unik di dalam dan
pekerjaan yang tidak produknya amat berbeda
dapat dikerjakan oleh dengan kategori yang umum
tenaga manusia dilakukan pada tanaman lain.

d. Perencanaan Budidaya Hampir tiap bagian dari tanaman
Sayur dapat dimakan sebagai sayuran.

Pertama sekali yang perlu e. Pengelompokan Sayuran
mendapat pertimbangan jika
hendak memilih bertanam Sayuran dapat diklasifikasikan
sayuran adalah: atas:

- Serangga dan gulma 1. Klasifikasi botani (Tabel
merupakan hambatan 13)
yang selalu hadir dan
merusak setiap budidaya 2. Klasifikasi berdasarkan
sayur bagian yang dapat
dimakan

213

Klasifikasi sayuran atas bagian Umbi
yang dapat dimakan
Sayuran umbi dapat merupakan
Sayuran juga dapat modifikasi dari beberapa bagian
diklasifikasikan atas bagian apa tanaman, misalnya kentang,
dari sayuran tersebut yang dapat
digunakan. Bagian tanaman Akar
tersebut dapat berasal dari daun,
tangkai daun, umbi, batang, Beberapa akar sayuran dapat
akar, bunga, buah ataupun biji. dimanfaatkan sebagai sayur.

Daun Awalnya akar ini tumbuh seperti
akar pada umumnya, sejalan
Daun dari sayuran dapat dengan pertambahan waktu akar
dikonsumsi dalam bentuk segar membesar.
ataupun di masak. Yang
termasuk golongan ini adalah: Yang termasuk kelompok ini
bayam, kangkung, peleng, daun misalnya adalah wortel, bit, dan
singkong, kol, selada, dan ubi jalar
sebagainya.
Bunga
Tangkai daun
Yang termasuk ke dalam Contoh sayuran yang dimakan
golongan ini misalnya seledri. bunganya adalah: brokoli, dan
kembang kol.
Umbi lapis
Umbi lapis umumnya berada Buah
dibawah tanah dengan sedikit
daun berada di permukaan Tidak ada perbedaan yang pasti
tanah. antara buah dan sayuran buah.

Daun bawang juga dapat Akan tetapi umumnya buah-
digunakan sebagai sayuran buahan digunakan sebagai
disamping umbilapisnya. Yang hidangan penutup (dessert),
termasuk golongan ini adalah sedangkan buah sayuran
bawang merah, bawang putih, dimakan sebagai menu utama.
bawang bombay.
Yang termasuk kelompok
Batang sayuran buah adalah, mentimun,
labu, terong, tomat, lada, buncis
Batang adalah bagian tanaman dan sebagainya.
yang mendukung daun, bunga
dan buah tanaman. Salah satu
contoh yang tergolong sayuran
ini adalah asparagus.

214

Biji kandungan bahan
organik tanah.

Kacang ercis ataupun buncis - Kumpulkan data produksi
merupakan sayuran yang tanaman pada periode
berasal dari biji. lalu dari areal tersebut.

Ada beberapa jenis sayuran biji - Musim tanam.Kumpulkan
yang digunakan sebagai sayuran
ketika bijinya masih lunak, semua data perubahan
contohnya buncis dan sweet
corn, akan tetapi ada juga yang pola curah hujan dari
digunakan setelah bijinya
menjadi keras contohnya biji lokasi. Data ini
bunga matahari, kacang tanah.
dibutuhkan untuk

menentukan kapa waktu

tanam yang paling tepat.

Hambatan dan dukungan

Kumpulkan seluruh informasi Lokasi kebun
dari kebun yang akan ditanami.
Keberhasilan budidaya sayuran
Hal ini dibutuhkan untuk sangat tergantung apakah
melakukan pengananan khusus tanaman kita cukup mendapat
untuk lokasi-lokasi yang spesifik. sinar matahari atau tidak. Artinya
lokasi pertanaman tidak boleh
Data yang dibutuhkan terlindung dari sinar matahari.

Data yang perlu dikumpulkan Pemilihan areal pertanaman
adalah: yang terlindung dari cahaya
matahari akan menghasilkan
- Jenis sayuran apa yang produk sayuan yang tidak sehat.
akan ditanam
Lokasi yang dipilih adalah lokasi
- Kesuburan tanah yang yang mempunyai kesuburan
tanah yang relatif tinggi. Tanah
meliputi kesuburan fisik, tersebut cukup kandungan hara
dan bahan organiknya.
khemis dan biologi
Sistem pertanaman
tanah. Riwayat
Tidak ada satupun tanah yang
pemupukan yang telah dapat ditanami semua jenis
tanaman. Oleh karenanya
pernah dilakukan pada informasi kesuburan tanah dari
lokasi merupakan hal yang
lahan tersebut juga perlu penting diketahui sebelum
melakukan usaha penanaman
diketahui. Disamping itu sayuran.

karena tanaman sayuran

menyukai tanah yang

gembur dan kaya bahan

organik maka dibutuhkan

juga informasi mengenai

215

Ada beberapa pilihan sistem Dehidrasi dengan teknik
pertanaman pada budidaya blansing. Teknik ini dapat
sayur yaitu diaplikasikan untuk kubis dan
wortel. Kadar air setelah
- Intercroping, beberapa perlakuan adalah 12%.
Rehidrasi terhadap produk
jenis sayuran dapat kering akan menghasilkan
bentuk sayuran segar seperti
ditanam secara semula.

bersamaan pada satu Gambar 96. sayuran yang
dikeringkan
lokasi. Sistem tanam ini

juga dapat mengurangi

serangan hama,

disamping

mengefisienkan

pemanfatan lahan. Salah

satu contohnya adalah

budidaya kacang

panjang dengan

menggunakan ajir yang

berasal dari batang

jagung manis. Terlebih

dahulu kita menanam

jagung, baru setelah

sebulan dilakukan

penaman kacang

panjang.

- Monokultur, sistem ini
hanya menanam satu
jenis saur pada luasan
areal tertentu

Pengeringan Sayuran

Teknik ini dapat digunakan untuk
pengeringan bawang daun
dengan kadar air ideal sebesar
9,68%.

Dehidrasi dengan vacuum
dryer. Teknik ini dapat
digunakan untuk seledri, bawang
merah dan lobak. Kadar air
terbaik adalah 10,31% dengan
TSS sebesar 57,72%.

216

Tabel 13 Klasifikasi Botani beberapa jenis sayuran

Famili,genus,spesies Nama umum

Monocotyledons Bawang merah
Bawang putih
Amaryllidaceae (famili amarylis)
- Allium cepa Keladi/talas
- Allium sativum
Jagung popcorn
Araceae(famili arum) Jagung manis
- Colocasia esculenta
Asparagus
Gramineae (famili grass)
- Zea mays var praecox
- Zea may var rugosa

Liliaceae
- Asparagus officinalis

Dicotyledons Bit
peleng (Bahasa Karo)
Chenopodiaceae
- Beta vulgaris Bunga matahari
- Beta vulgaris , cicla group
- Spinacia oleracea Ubi jalar

Composite Kol
- Helianthus annus Sawi pak-choi
- Lactuca sativa Radish

Convulaceae Semangka
- Ipomea batatus Timun
labu
Crucefera
- Brassica oleraceae
- Brassica rapa
- Raphanus satvus

Cucurbitaceae
- Citrulus lanatus
- Cucumis sativus
- Cucurbita pepo

217

Leguminosae Kacang tanah
- Arachis hypogaea Kedele
- Gliycine max Kacang buncis
- Phaseolus vulgaris Kacang ercis
- Pisum sativum
- Vigna radiata Okra

Malvaceae Rhubarb
- Abelmoschus esculentus
Cabai besar
Polygonaceae Cabai rawit
- Rheum rhabarbarum Tomat
Terong
Solanaceae Kentang
- Capsicum annum
- Capsicum frutescens Bayam New Zeland
- Lycopersicum esculentum
- Solanum melongena Seledri
- Solanum tuberosum Wortel

Tetra goniaceae
- Tetragonia tetra gonioides

Umbelliferae
- Apium graveolens
- Daucus carota

218

9.6.1. Tenik Budidaya tetapi, warna batang ini juga
Kentang dipengaruhi oleh umur tanaman
dan keadaan lingkungan. Pada
BAB XII kesuburan tanah yang lebih baik
atau lebih kering, biasanya
a. Deskripsi warna batang tanaman yang
Kentang adalah tanaman dari lebih tua akan lebih menyolok.
keluarga Solanaceae yang
memiliki akar umbi yang dapat Bagian bawah batangnya bisa
dimakan. Kata kentang juga berkayu. Sedangkan batang
biasanya digunakan untuk tanaman muda tidak berkayu
menyebut akar ini. sehingga tidak terlalu kuat dan
Kentang adalah salah satu mudah roboh.
makanan pokok di Eropa
walaupun awalnya berasal dari b. Jenis Kentang
Amerika Selatan.
Tanaman kentang pertama kali Kentang (Solanum tuberosum L)
dibawa dan dikembangbiakkan
di Eropa pada abad XVI. termasuk jenis tanaman sayuran
Kentang merupakan tanaman
dikotil yang bersifat semusim semusim, berumur pendek dan
dan berbentuk semak/herba.
Batangnya yang berada di atas berbentuk perdu/semak.
permukaan tanah ada yang
berwarna hijau, kemerah- Kentang termasuk tanaman
merahan, atau ungu tua. Akan
semusim karena hanya satu kali

berproduksi, setelah itu mati.

Umur tanaman kentang antara

90-180 hari.

Dalam dunia tumbuhan, kentang
diklasifikasikan sebagai berikut:

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotiledónea
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Species : Solanun tuberosum

Dari tanaman ini dikenal pula
spesies-spesies lain yang
merupakan spesies liar, di
antaranya Solanum andigenum
L, Solanum anglgenum L,
Solanum demissum L dan lain-
lain.

219

Varitas kentang yang banyak beberapa daerah, ada yang
ditanam di Indonesia adalah menjadikannya makanan pokok.
kentang kuning varitas Granola,
Atlantis, Cipanas dan Segunung. Selain itu, kentang juga banyak
Belakangan ini Pusat Penelitian mengandung vitamin B, vitamin
dan Pengembangan Hortikultura C, dan sejumlah vitamin A.
melepas 2 jenis kentang yaitu: Sebagai sumber karbohidrat
Merbabu-17 yang penting, di Indonesia,
kentang masih dianggap sebagai
x Potensi hasil 30-40 sayuran yang mewah.
ton/ha
c.Syarat Tumbuh
x Khusus untuk sayur
x Tahan terhadap penyakit Iklim

busuk daun dan hama a. Daerah dengan curah
lalat pengorok daun hujan rata-rata 1500
mm/tahun sangat sesuai
Manohara untuk membudidayakan
x Potensi hasil 20-37 kentang. Daerah yang
ton/ha sering mengalami angin
x Tahan busuk daun kencang tidak cocok
x Cocok untuk prosesing untuk budidaya kentang.

Kentang sangat digemari hampir b. Lama penyinaran yang
semua orang. Bahkan di
diperlukan tanaman

kentang untuk kegiatan

fotosintesis adalah

sekitar 9-10 jam/hari.

Lama penyinaran juga

berpengaruh terhadap

waktu dan masa

perkembangan umbi.

c. Suhu optimal untuk

pertumbuhan adalah 18-
210C. Pertumbuhan umbi
akan terhambat apabila

suhu tanah kurang dari

10 derajat C dan lebih

dari 30 derajat C.

220

d. Kelembaban yang sesuai Ketinggian Tempat

untuk tanaman kentang

adalah 80-90%. Daerah yang cocok untuk

Kelembaban yang terlalu menanam kentang adalah pada

tinggi akan menyebabkan dataran tinggi/daerah

tanaman mudah pegunungan, dengan ketinggian

terserang hama dan antara 1.000-3.000 m dpl.

penyakit, terutama yang

disebabkan oleh Ketinggian idealnya berkisar
antara 1000-1300 m dpl.
cendawan. Beberapa varitas kentang dapat
ditanam di dataran menengah
Media Tanam (300-700 m dpl).

a. Secara fisik, tanah yang

baik untuk bercocok d. Pembibitan

tanaman kentang adalah

yang berstruktur remah, Bibit Tanaman kentang dapat
berasal dari:
gembur, banyak

mengandung bahan

organik, berdrainase baik - Umbi

dan memiliki lapisan olah

yang dalam. Sifat fisik - stek batang

tanah yang baik akan

menjamin ketersediaan - stek tunas daun.

oksigen di dalam tanah.

Umbi

b. Tanah yang memiliki sifat Umbi bibit berasal dari umbi
ini adalah tanah Andosol produksi berbobot 30-50 gram.
yang terbentuk di Pilih umbi yang cukup tua antara
pegunungan- 150-180 hari, umur tergantung
pegunungan. varietas, tidak cacat, umbi baik,
varitas unggul.
c. Keadaan pH tanah yang

sesuai untuk tanaman

kentang bervariasi antara Umbi disimpan di dalam rak/peti
di gudang dengan sirkulasi udara
5,0-7,0, ini tergantung yang baik (kelembaban 80-95%).

pada varietasnya. Untuk

produksi yang baik pH

yang rendah tidak cocok Lama penyimpanan 6-7 bulan

ditanami kentang. pada suhu rendah dan 5-6 bulan
pada suhu 250C.
Pengapuran mutlak

diberikan pada tanah

yang memiliki nilai pH

dibawah 7.

221

Pilih umbi dengan ukuran Pengambilan stek baru dapat
sedang, memiliki 3-5 mata tunas. dilakukan jika tanaman telah
berumur 1-1,5 bulan dengan
Gunakan umbi yang akan tinggi 25-30 cm.
digunakan sebagai bibit hanya
sampai generasi keempat saja. Stek disemaikan di persemaian.

Setelah bertunas sekitar 2 cm, Apabila bibit menggunakan hasil
umbi siap ditanam. stek batang atau tunas daun,
ambil dari tanaman yang sehat
Bila bibit diusahakan dengan dan baik pertumbuhannya.
membeli, (usahakan bibit yang
kita beli bersertifikat), berat e. Pedoman Teknis Budidaya
antara 30-45 gram dengan 3-5
mata tunas. Pengolahan Media Tanam

Penanaman dapat dilakukan Lahan dibajak sedalam 30-40 cm
tanpa dan dengan pembelahan. sampai gembur benar supaya
Pemotongan umbi dilakukan perkembangan akar dan
menjadi 2-4 potong menurut pembesaran umbi berlangsung
mata tunas yang ada. optimal.

Sebelum tanam umbi yang Kemudian tanah dibiarkan
dibelah harus direndam dulu di selama 2 minggu sebelum dibuat
dalam larutan Dithane M-45 bedengan.
selama 5-10 menit.
Pada lahan datar, sebaiknya
Walaupun pembelahan dibuat bedengan memanjang ke
arah Barat-Timur agar
menghemat bibit, tetapi bibit memperoleh sinar matahari
secara optimal, sedang pada
yang dibelah menghasilkan umbi lahan berbukit arah bedengan
dibuat tegak lurus kimiringan
yang lebih sedikit daripada yang tanah untuk mencegah erosi.

tidak dibelah. Hal tersebut harus Lebar bedengan 70 cm (1 jalur
tanaman)/140 cm (2 jalur
diperhitungkan secara ekonomis. tanaman), tinggi 30 cm dan jarak
antar bedengan 30 cm.
Stek Batang
dan stek tunas Lebar dan jarak antar bedengan
dapat diubah sesuai dengan
Cara ini tidak biasa dilakukan varietas kentang yang ditanam.
karena lebih rumit dan memakan Di sekeliling petak bedengan
waktu lebih lama.

Bahan tanaman yang akan
diambil stek batang/tunasnya
harus ditanam di dalam pot.

222

dibuat saluran pembuangan air Waktu tanam yang tepat adalah
sedalam 50 cm dan lebar 50 cm. diakhir musim hujan pada bulan
April-Juni, jika lahan memiliki
Teknik Penanaman irigasi yang baik/sumber air,
maka kentang dapat ditanam
Pemupukan Dasar dimusim kemarau.

- Pupuk dasar organik Sebaiknya tidak menanam
kentang pada musim hujan, dan
berupa kotoran ayam 10 penanaman yang baik jika
dilakukan dipagi/sore hari.
ton/ha, kotoran kambing
Pembuatan lubang tanam, dan
sebanyak 15 ton/ha atau mulsa

kotoran sapi 20 ton/ha Lubang tanam dibuat dengan
kedalaman 8-10 cm. Bibit
diberikan pada dimasukkan ke lubang tanam,
ditimbun dengan tanah dan
permukaan bedengan tekan tanah di sekitar umbi. Bibit
akan tumbuh sekitar 10-14 hst.
kurang lebih seminggu
Mulsa jerami perlu dihamparkan
sebelum tanam, di bedengan jika kentang
ditanam di dataran medium.
dicampur pada tanah
Pemeliharaan
bedengan atau diberikan
Penyulaman
pada lubang tanam.
Untuk mengganti tanaman yang
- Pupuk anorganik berupa kurang baik, maka dilakukan
SP-36=400kg/ha. penyulaman. Penyulaman dapat
dilakukan setelah tanaman
Cara Penanaman berumur 15 hari. Bibit sulaman
merupakan bibit cadangan yang
Penyedian bibit telah disiapkan bersamaan
dengan bibit produksi.
Bibit yang diperlukan jika Penyulaman dilakukan dengan
memakai jarak tanam 70 x 30 cm cara mencabut tanaman yang
adalah 1.300-1.700 kg/ha mati/kurang baik tumbuhnya dan
dengan anggapan umbi bibit ganti dengan tanaman baru pada
berbobot sekitar 30-45 gram. lubang yang sama.

Pengaturan jarak tanam dan
waktu tanam

Jarak tanam kentang tergantung
pada jenis varietasnya. Misalnya
varietas Dimanat dan LCB jarak
tanamnya 80 x 40 sedangkan
varietas lain 70 x 30 cm.

223

Penyiangan 1. Urea/ZA: 21 hari
setelah tanam
Lakukan penyiangan secara 165/350 kg dan
kontinyu dan sebaiknya 45 hari setelah
dilakukan 2-3 hari tanam 165/365
sebelum/bersamaan dengan kg.
pemupukan susulan dan
penggemburan. Jadi penyiangan 2. SP-36: saat
dilakukan minimal dua kali
selama masa penanaman. tanam 400 kg.
Penyiangan harus dilakukan
pada fase kritis yaitu vegetatif 3. KCl: 21 hari
awal dan pembentukan umbi. setelah tanam
100 kg dan 45
Pemangkasan Bunga hari setelah
tanam 100 kg.

Pada varietas kentang yang c. Pupuk cair: 7-10 hari
berbunga sebaiknya dipangkas sekali dengan dosis
untuk mencegah terganggunya sesuai anjuran.
proses pembentukan umbi,
karena terjadi perebutan unsur Pupuk anorganik diberikan ke
hara untuk pembentukan umbi dalam lubang pada jarak 10 cm
dan pembungaan. dari batang tanaman kentang.

Pemupukan

Pengairan

Selain pupuk organik, maka

pemberian pupuk anorganik juga Tanaman kentang sangat peka
terhadap kekurangan air.
sangat penting untuk Pengairan harus dilakukan
secara rutin tetapi tidak
pertumbuhan tanaman. berlebihan.

Pupuk yang biasa diberikan Urea Pemberian air yang cukup
dengan dosis 330 kg/ha, TSP
dengan dosis 400 kg/ha membantu menstabilkan
sedangkan KCl 200 kg/ha.
Secara keseluruhan pemberian kelembaban tanah sebagai
pupuk organik dan anorganik
adalah sebagai berikut: pelarut pupuk. Selang waktu 7

hari sekali secara rutin sudah

cukup untuk tanaman kentang.

a. Pupuk kandang: saat Pengairan dilakukan dengan
tanam 15.000-20.000 kg.
cara disiram dengan
b. Pupuk anorganik
gembor/ember/atau dengan

mengairi selokan sampai areal

224

tanaman lembab (sekitar 15-20 dicampur dengan pupuk
menit). kandang.

Hama dan Penyakit d. Hama penggerek umbi

(Phtorimae poerculella

Hama Zael)

Gejala: pada daun yang

a. Ulat grayak (Spodoptera berwarna merah tua dan
litura)
Gejala: ulat menyerang terlihat adanya jalinan
daun dengan memakan
bagian epidermis dan seperti benang yang
jaringan hingga habis
daunnya. Pengendalian: berwarna kelabu yang
(1) mekanis dengan
memangkas daun yang merupakan materi
telah ditempeli telur; (2)
kimia dengan Azordin, pembungkus ulat. Umbi
Diazinon 60 EC,
Sumithion 50 EC. yang terserang bila

dibelah, akan terlihat

adanya lubang-lubang

karena sebagian umbi

telah dimakan.

Pengendalian: secara

kimia menggunakan

Selecron 500 EC, Ekalux

b. Kutu daun (Aphis Sp) 25 EC, Orthene &5 SP,

Gejala: kutu daun Lammnate L.

menghisap cairan dan

menginfeksi tanaman, e. Hama trip (Thrips tabaci).

juga dapat menularkan Gejala: pada daun

virus bagi tanaman terdapat bercak-bercak

kedelai. Pengendalian: berwarna putih,

dengan cara memotong selanjutnya berubah

dan membakar daun menjadi abu-abu perak

yang terinfeksi, dan kemudian

menyemprotkan Roxion mengering. Serangan

40 EC, Dicarzol 25 SP. dimulai dari ujung-ujung

daun yang masih muda.

c. Orong-orong (Gryllotalpa Pengendalian: (1) secara

Sp) Gejala: menyerang mekanis dengan cara

umbi di kebun, akar, memangkas bagian daun

tunas muda dan tanaman yang terserang; (2)

muda. Akibatnya secara kimia

tanaman menjadi peka menggunakan Basudin

terhadap infeksi bakteri. 60 EC, Mitac 200 EC,

Pengendalian: Diazenon, Bayrusil 25 EC

menggunakan tepung atau Dicarzol 25 SP.

Sevin 85 S yang

225

Penyakit Colleotrichum coccodes.
Gejala: daun menguning
a. Penyakit busuk daun dan menggulung, lalu
layu dan kering. Pada
Penyebab: jamur bagian tanaman yang
berada dalam tanah
Phytopthora infestans. terdapat bercak-bercak
berwarna coklat. Infeksi
Gejala: timbul bercak- akan menyebabkan akar
dan umbi muda busuk.
bercak kecil berwarna Pengendalian: dengan
cara pergiliran tanaman ,
hijau kelabu dan agak sanitasi kebun dan
penggunaan bibit yang
basah, lalu bercak-bercak baik.

ini akan berkembang dan

warnanya berubah

menjadi coklat sampai

hitam dengan bagian tepi

berwarna putih yang

merupakan sporangium.

Selanjutnya daun akan

membusuk dan mati. d. Penyakit fusarium

Pengendalian: Penyebab: jamur

menggunakan Antracol Fusarium sp. Gejala:

70 WP, Dithane M-45, infeksi pada umbi

Brestan 60, Polyram 80 menyebabkan busuk

WP, Velimek 80 WP dan umbi yang menyebabkan

lain-lain. tanaman layu. Penyakit

ini juga menyerang

b. Penyakit layu bakteri kentang di gudang

Penyebab: bakteri penyimpanan. Infeksi

Pseudomonas masuk melalui luka-luka

solanacearum. Gejala: yang disebabkan

beberapa daun muda nematoda/faktor

pada pucuk tanaman layu mekanis. Pengendalian:

dan daun tua, daun dengan menghindari

bagian bawah terjadinya luka pada saat

menguning. penyiangan dan

Pengendalian: dengan pendangiran.

cara menjaga sanitasi Pengendalian kimia

kebun, pergiliran dengan Benlate.

tanaman.

Pemberantasan secara e. Penyakit bercak kering

kimia dapat menggunkan (Early Blight)

bakterisida, Agrimycin atu Penyebab: jamur

Agrept 25 WP. Alternaria solani. Jamur

hidup disisa tanaman

c. Penyakit busuk umbi sakit dan berkembang

Penyebab: jamur biak di daerah kering.

226

Gejala: daun terinfeksi Epilachna dan Coccinella

berbercak kecil yang dan nematoda.

tersebar tidak teratur, Pengendalian: tidak ada

berwarna coklat tua, lalu pestisida untuk

meluas ke daun muda. mengendalikan virus,

Permukaan kulit umbi pencegahan dan

berbercak gelap tidak pengendalian dilakukan

beraturan, kering, dengan menanam bibit

berkerut dan keras. bebas virus,

Pengendalian: dengan membersihkan peralatan,

pergiliran tanaman. memangkas dan

membakar tanaman

f. Penyakit karena virus sakit, memberantas

Virus yang menyerang vektor dan pergiliran

adalah: (1) Potato Leaf tanaman.

Roll Virus (PLRV)

menyebabkan daun f. Panen dan Pascapanen

menggulung; (2) Potato

Virus X (PVX) Panen

menyebabkan mosaik

laten pada daun; (3) Ciri dan Umur Panen

Potato Virus Y (PVY)

menyebabkan mosaik Umur panen pada tanaman
kentang berkisar antara 90-180
atau nekrosis lokal; (4) hari, tergantung varietas
tanaman.
Potato Virus A (PVA)

menyebabkan mosaik

lunak; (5) Potato Virus M

(PVM) menyebabkan Pada varietas kentang genjah,
umur panennya 90-120 hari;
mosaik menggulung; (6) varietas medium 120-150 hari;
dan varietas dalam 150-180 hari.
Potato Virus S (PVS)

menyebabkan mosaik

lemas. Gejala: akibat

serangan, tanaman Secara fisik tanaman kentang
sudah dapat dipanen apabila
tumbuh kerdil, lurus dan daunnya telah berwarna
kekuning-kuningan yang bukan
pucat dengan umbi kecil- disebabkan serangan penyakit;
batang tanaman telah berwarna
kecil/tidak menghasilkan kekuningan dan agak
mengering.
sama sekali; daun

menguning dan jaringan

mati. Penyebaran virus

dilakukan oleh peralatan

pertanian, kutu daun

Aphis spiraecola, A. Selain itu tanaman yang siap
panen kulit umbi akan lekat
gossypii dan Myzus sekali dengan daging umbi, kulit

persicae, kumbang

227

tidak cepat mengelupas bila segar, sesuai dengan SNI-01-
digosok dengan jari. 3175-1992
Cara Panen
Klasifikasi dan Standar Mutu
Waktu memanen sangat
dianjurkan dilakukan pada waktu Menurut ukuran berat, kentang
sore hari/pagi hari dan dilakukan segar digolongkan dalam:
pada saat hari cerah. Cara
memanen yang baik adalah a) Kecil: 50 gram kebawah.
sebagai berikut: cangkul tanah
disekitar umbi kemudian angkat b) Sedang: 51-100 gram.
umbi dengan hati hati dengan
menggunakan garpu tanah. c) Besar: 101-300 gram.

Setelah itu kumpulkan umbi d) Sangat besar: 301 gram ke
ditempat yang teduh. Hindari atas.
kerusakan mekanis waktu
panen. Menurut jenis mutunya kentang
segar digolongkan dalam 2 jenis
Prakiraan Produksi mutu, yaitu mutu I dan mutu II.

a. Granola/Atlantis: produksi a) Keseragaman warna dan
35-40 ton/ha. bentuk: mutu I=seragam;
mutu II=seragam.
b. Red Pontiac: produksi 15
ton/ha. b) Keseragaman ukuran: mutu

c. Desiree: produksi 18 I=seragam; mutu
ton/ha.
II=seragam.
d. DTO: produksi 20 ton/ha.
e. Klon no. 17: produksi 30- c) Kerataan permukaan

40 ton/ha. kentang: mutu I=rata; mutu

Standar Produksi II=tidak disyaratkan.

Standar ini meliputi klasifikasi d) Kadar kotor (bobot/bobot):
dan syarat mutu, cara mutu I=maksimum 2,5%;
pengambilan contoh, cara mutu II=maksimum 2,5%.
pengujian contoh, syarat
penandaan dan pengemasan. e) Kentang cacat (bobot/bobot):
mutu I=maksimum 5%; mutu
Kentang yang segar adalah umbi II=maksimum 10%.
batang dari tanaman kentang
dalam keadaan utuh bersih dan f) Ketuaan kentang: mutu
I=tua; mutu II=cukup tua.

228

Untuk mendapatkan hasil sebelumnya dan tuanglah
kentang yang sesuai dengan
standar maka dilakukan kedalalam sebuah bak
pengujian yang meliputi:
kayu yang disediakan

khusus untuk itu. Pilihlah

kotoran-kotoran dan

a. Penentuan keseragaman timbanglah berat masing-

ukuran kentang masing.

Timbang seluruh

cuplikan, kemudian d. Penentuan cacat pada

timbang tiap butir dalam kentang segar

cuplikan. Pisahkan butir- Timbang seluruh cuplikan

butir yang beratnya dan tentukan butir-butir

diatas/dibawah ukuran kentang yang cacat.

berat yang telah Pisahkan butir-butir yang

ditentukan dan cacat dan timbanglah

timbanglah semuanya. semuanya. Bila

Bila presentase berat presentase berat butir-

butir yang diatas/dibawah butir yang cacat

ukuran berat masing- sama/kurang dari 50%,

masing sama/kurang dari maka cuplikan dianggap

5% maka contoh Mutu I dan bila

dianggap seragam. sama/kurang dari 10%

maka cuplikan dianggap

b. Penentuan kerataan Mutu II.

permukaan kentang

Timbang seluruh cuplikan e. Penentuan ketuaan pada

dan ukur benjolan yang kentang segar

terdapat pada tiap butir Timbanglah seluruh

dalam cuplikan. Pisahkan cuplikan dan tentukan

butir-butir cuplikan yang butir contoh yang

mempunyai benjolan tua/cukup tua. Pisahkan

lebih dari 1 cm butir yang tua/cukup tua

sama/kurang dari 10% dan timbanglah

jumlah cuplikan maka semuanya. Bila

cuplikan dianggap presentase berat butir

mempunyai permukaan contoh yang kulitnya

rata. mengelupas beratnya

lebih dari ¼ bagian

c. Penentuan kadar kotoran permukaannya

Timbanglah sampai sama/kurang dari 5%,

mendekati 0,1 gram maka cuplikan dianggap

sebanyak lebih kurang tua dan bila sama/kurang

500 gram cuplikan dalam dari 10%, maka cuplikan

wadah yang telah ditera dianggap cukup tua.

229


Click to View FlipBook Version