terdapat di pinggir daun dengan kedalaman sekitar 3
sehingga daun mengeriting
karena bagian yang terserang mm. Jaringan yang busuk
tidak sama pertumbuhannya
dibanding bagian yang sehat. berwarna hitam kehijauan
Penyebab penyakit ini adalah sampai hitam kelam. Terkadang
jamur Cercospora carotae
(Pass). timbul pula kapang kehitaman
Penyebarannya dibantu oleh pada permukaan bagian yang
angin. Bagian tanaman yang
lebih dahulu terserang adalah busuk. Penyebab penyakit ini
daun muda. Pengendaliannya
dengan menanam biji yang adalah jamur Alternaria dauci
sehat, menjaga sanitasi,
tanaman yang telah terserang yang semula disebut
dicabut dan dipendam, serta
pergiliran tanaman. Macrosporium carotae.
Pengendaliannya dengan
pergiliran tanaman, sanitasi,
penanaman benih yang sehat,
dan membersihkan tanaman
yang telah terserang (dicabut
dan dipendam atau dibakar).
Dapat juga digunakan fungisida,
misalnya Velimex 80 WP
sebanyak 2-2,5 g/1 dengan
volume semprot 400-800 1/ha.
Cara pengendalian yang lain Panen dan Pasca Panen
adalah dengan menyemprotkan
fungisida yang mengandung Wortel dapat dipanen setelah
zineb dan maneb, yaitu Velimex 100 hari tergantung dari
80 WP sebanyak 2-2,5 g/1 jenisnya. Pemanenan tidak
dengan volume semprot 400-800 boleh terlambat karena umbi
1/ha. akan semakin mengeras
(berkayu) sehingga tidak disukai
Busuk hitam (hawar daun) konsumen.
Gejala penyakit ini ditandai
dengan bercak-bercak kecil Cara pemanenan dilakukan
berwarna cokelat tua sampai dengan jalan mencabut umbi
hitam bertepi kuning pada daun. beserta akarnya. Untuk
Bercak dapat membesar dan memudahkan pencabutan
bersatu sehingga mematikan sebaiknya tanah digemburkan
daun-daun (menghitam). dahulu. Pemanenan sebaiknya
Tangkai daun yang terinfeksi dilakukan pagi hari agar dapat
menyebabkan terjadinya bercak segera dipasarkan.
memanjang berwarna seperti
karat. Gejala pada akar baru
tampak setelah umbi akar
disimpan. Pada akar timbul
bercak berbentuk bulat dan tidak
teratur, agak mengendap
280
9.7 BUDIDAYA TANAMAN Meskipun adanya susunan
BUAH -BUAHAN anatomi buah-buahan beraneka
ragam, generalisasi mengenai
a. PENDAHULUAN sifat-sifat fisik, tekstur dan
anatominya masih mungkin
Susunan morfologi buah-buahan dilakukan. Beberapa dari sifat-
tropika sangat beraneka ragam. sifat itu sangat khas untuk
Didalamnya termasuk 16 suku daerah tropis seperti Indonesia,
untuk buah-buahan. Meskipn seperti pada Tabel 12 berikut
pada hakekatnya hanya ada dua
tipe dasar buah-buahan
berdaging, yaitu buah buni dan
buah batu, namun dalam
susunan anatominya menjadi
lebih sulit, bila yang dihadapi
adalah buah majemuk.
b. Klasifikasi Buah-buahan
Perkembangan buah-buahan
berasal dari segregasi daun
daun buah yang terpisah-pisah
menjadi satu unit.
Tanaman buah-buahan dapat
diklasifikasikan atas beberapa
cara.
Berdasarkan botaninya tanaman
buah-buahan diklasifikasikan
atas dua kelompok yaitu
kelompok herba dan kelompok
tanaman berkayu.
Klasifikasi lainnya tanaman buah
adalah pembagian berdasarkan
tekstur buahnya yang terdiri dari
buah sukulen dan tidak sukulen.
Ada juga yang membagi
tanaman buah-buahan atas dua
kelompok yaitu buah berair dan
buah kering.
281
Tabel 15 Klasifikasi buah-buahan menurut kedudukan sistematik, tipe
dan pemanfaatan
Suku Buah Nama Tipe deskripsi
Ilmiah
Anacardi Jambe mete Anacardi Buah Buah kurung berkayu
aceae um occi keras terdapat pada tangkai yang
dentale membengkak
Mangga L. Buah
batu Kulit luar seperti belulang,
Mangifer berda kulit tengah tebal
a indica. ging berdaging, kulit dalam
L keras seperti batu dengan
membran tipis seperti
Annonac Srikaya Annona Buah kertas di sebelah
eae squamo Ganda dalamnya.
sa L
Sirsat Buah Tiap penyusun berupa
Annon Ganda buah buni
a
muric Besar, berdaging dengan
ata L
kulit luar lunak berduri,
Buah ganda, tersusun atas
sejumlah buah buni yang
tergabung menjadi satu
disertai daun -daun
pelindung dan sumbu
bunganya
Bromelia Nenas Ananas Buah Kumpulan buah buni
ceae comosus
maje menjadi satu, buah
Bombaca Durian muk
ceae semu termasuk daun-daun
Carica Papaya pelindung dan daun-daun
ceae
tenda bunganya.
Durio Buah Besar, kulit tebal, berduri
keras, tajam. Pecah
zibethinu kotak dengan membelah ruang
s L sejati
Carica Buah Kulit luar tipis,
papa buni
ya L daging buah tebal
dengan rongga besar
di tengah, berasal dari
bakal buah yang
menumpang.
282
Cucurbita Semangka Citrullus Buah Modifikasi buah buni
ceae vulgaris menti yang bera s a l d a r i
Schra mun bakal buah yang
t e n g gelam dengan
d (pepo) dinding daun buah yang
tebal berdaging, termasuk
Guttife Blewah, Cucumis Buah sebagian jaringan dasar
rae garbis melo L buni buahnya.
Manggistan Garcinia
Luura mango Buah Kulit buah tebal namun
ceae Alpukat stana L. buni mudah dipecah, biji
Persea dengan salut berdaging
ameri yang rasanya manis
cans
Kulit luar agak tebal, kulit
Melta Langsat Lansium Buah tengah tebal berdaging
ceue domestic buni lunak dengan lapisan kulit
Sentul, um Corr. dalam tipis berbatasan
kecapi Sandoric Buah dengan kulit biji.
um buni
koetja Kulit luar seperti belulang,
biji lunak berair
Mora Fig Ficus Buah
ceae carica L semu Kulit luar bersatu dengan
kulit tengah, biji dengan
Maje salut berdaging dan
muk berserabut
Nangka Art ocar Buah Kulit luar dan tengah
pus maje menjadi satu dengan
Integra muk salut biji berserabut.
Buah berasal dari ibu
L tangkai bungs yang mem-
bengkok dan berbentuk
Musa Pisang Musa Buah periuk dengan biji-biji di
ceae paradisia buni dalamnya.
ca L.var Sangat besar, kulit luar
sapien berduri, kulit tengah
tum clan kulit dalam
menjadi satu lapisan
tebal, berbau tajam, kaya
akan getah.
Buah tersusun dalam
tandan
283
Myrta Duwet Syzigium Buah Buah berwarna ungu tua,
ceae jamblang cuminum buni
Skeels. berkelompok, dengan
kadar zat p e n y a m a k d a n
antosian yang tinggi.
Jambu biji Psidium Buah Kulit luar buah tidak
guajava buni n y a t a batasnya
Jambu kaget L
Passijlor Buah Buah berbentuk kcrucut
aceue Buah negri, Eugenia buni dengan kulit luar berpori
markisah javanica.
Ros Artie Lam Buah Kulit luar tebal,
aceae buni dengan tepi seperti
Passiflor cangkang yang rapuh
a edulis
Sims.
Fragraria Buah Kumpulan buah ,
vesca L. semu
ganda terutama ter diri alas
clasar bungs yang men-
jadi tebal berdaging,
dengan di b a g i a n l u a r
b a n y a k b u a h kurung
kecil-kecil
Rufaceae Jeruk manis Citrus Buah Modifikasi buah buni
sinensis jeruk dengan kulit dalam yang
Osb. tebal.
Sapindac Rambutan Nephe Buah Kulit buah seperti
eae buni belulang dengan duri -
Kenitu, sawo lium d u r i l u n a k , s a l u t buah
Sapola beludru lappa- Buah berair.
ceae Sawo ceum L. buni
manila Kulit dalam
Chrysop Buah b e r d a g i n g , b e r air, kaya
hyllum buni akan getah.
cainito.L
Achras Kulit tengah clan kulit
zapota dalam bersatu
L.
284
9.7.1. Teknik Budidaya Tumbuhan tropis ini memerlukan
Rambutan iklim lembab dengan curah hujan
tahunan paling sedikit 2000 mm.
a. Nama Lain Rambutan rambutan merupakan tanaman
dataran rendah hingga
- English: rambutan ketinggian 300-600 mdpl.
- Thai: ngoh, phruan
- Malaysian Aborigine: Biasanya tumbuhan ini tingginya
antara 15-25 m, bercabang-
nert, gente cabang, dan daunnya berwarna
- Indonesia dan Malaysia: hijau.
rambutan Buah bentuknya bulat lonjong,
- Cambodia: saaw maaw panjang 3-5 cm dengan duri
- Vietnam: chom chom, vai temple (rambut) lemas sampai
kaku.
tieu
- Chinese (Cantonese): Kulit buah berwarna hijau, dan
menjadi kuning atau merah
hooun mo daon; kalau sudah masak. Dinding
(putonghua): shau tsz buah tebal.
-
Nama Ilmiah Biji berbentuk elips, terbungkus
daging buah berwarna putih
Species: Nephelium lappaceum transparan yang dapat dimakan
L. var. lappaceum dan banyak mengandung air.
Famili: Sapindaceae (Soapberry)
Rasanya bervariasi dari masam
b. Mengenal Rambutan sampai manis. Kulit biji tipis
berkayu.
Rambutan (Nephelii lappacei)
banyak ditanam sebagai pohon Umumnya rambutan berbunga
buah, terkadang ditemukan pada akhir musim kemarau dan
sebagai tumbuhan liar,terutama membentuk buah pada musim
di luar Jawa. hujan, sekitar November sampai
Februari.
Rambutan juga mempunyai
banyak jenis di antaranya
Ropiah, Si Macan, Si Nyonya,
Lebak Bulus dan Binjei.
Perbanyakan melalui biji,
tempelan tunas, dan
mencangkok.
285
c. Jenis-jenis Rambutan kenyal, ngelotok dan
daging buahnya tebal,
Dari survey yang telah dilakukan dengan daya tahan dapat
terdapat 22 jenis rambutan baik mencapai 6 hari setelah
yang berasal dari galur murni dipetik.
maupun hasil okulasi atau
penggabungan dari dua jenis - Rambutan Aceh Lebak
dengan galur yang berbeda. bulus pohonnya tinggi
dan lebat buahnya
Ciri-ciri yang membedakan dengan hasil rata-rata
setiap jenis rambutan dilihat dari 160-170 ikat per pohon,
sifat buah (dari daging buah, kulit buah berwarna
kandungan air, bentuk, warna merah kuning, halus,
kulit, panjang rambut). rasanya segar manis-
asam banyak air dan
Gambar 103 Aneka jenis buah ngelotok daya simpan 4
rambutan berdasarkan hari setelah dipetik, buah
besar kecilnya biji ini tahan dalam
pengangkutan.
Dari sejumlah jenis rambutan
diatas hanya beberapa varietas - Rambutan Cimacan,
rambutan yang digemari orang
dan dibudidayakan dengan kurang lebat buahnya
memilih nilai ekonomis relatif
tinggi diantaranya: dengan rata-rata hasil 90-
- Rambutan Rapiah buah 170 ikat perpohon, kulit
tidak terlalu lebat tetapi
mutu buahnya tinggi, kulit berwarna merah
berwarna hijau-kuning-
merah tidak merata kekuningan sampai
dengan beramut agak
jarang, daging buah merah tua, rambut kasar
manis dan agak kering,
dan agak jarang, rasa
manis, sedikit berair
tetapi kurang tahan
dalam pengangkutan.
- Rambutan Binjai yang
merupakan salah satu
rambutan yang terbaik di
Indonesia dengan buah
cukup besar, dengan kulit
berwarna merah darah
sampai merah tua rambut
buah agak kasar dan
jarang, rasanya manis
dengan asam sedikit,
hasil buah tidak selebat
aceh lebak bulus tetapi
daging buahnya ngelotok.
286
- Rambutan Sinyonya, Rambutan ini ditanam untuk
jenis rambutan ini lebat diambil buahnya yang dapat
buahnya dan banyak dikonsumsi dalam bentuk segar
disukai terutama orang atau dibuat sirop.
Tionghoa, dengan batang
yang kuat cocok untuk Daging buahnya mengandung
diokulasi, warnakulit buah saponin yang dapat digunakan
merah tua sampai merah sebagai obat demam, tunas
anggur, dengan rambut muda digunakan untuk
halus dan rapat, rasa menghasilkan suatu warna hijau
buah manis asam, pada sutera
banyak berair, lembek
dan tidak ngelotok. e. Asal usul rambutan
d. Kandungan dan Manfaat Tanaman ini diduga berasal dari
Buah ini mengandung daerah tropis mungkin Malaysia
karbohidrat, protein, lemak, atau Indonesia, yang kemudian
fosfor, besi, kalsium dan vitamin menyebar sampai ke China
C. (Yunnan dan Hainan).
Kulit buah mengandung tanin Asal kata rambutan
dan saponin. Biji mengandung Istilah rambutan diperoleh dari
lemak dan polifenol. bahasa Melayu kata " rambut",
yang artinya mengurai. Buahnya
Daun mengandung tannin dan beranekabentuk ada yang bulat,
saponin. oval dengan warna yang
menarik seperti, merah, oranye,
Kulit batang mengandung merah muda, atau kuning.
tannin, saponin, flavonida, pectic
substance, dan zat besi. f. Status Produksi
Bagian tumbuhan ini juga dapat Pada tahun 1987/88 luar areal
digunakan sebagai obat. Yang pertanaman rambutan mencapai
dapat digunakan sebagai obat 71,150 hektar di Thailand
adalah kulit buah digunakan (dengan produksi 448,500 ton);
untuk mengatasi disentri dan 43,000 hektar lebih di Indonesia
demam, kulit kayu digunakan (dengan produksi 199,200 ton);
untuk mengatasi sariawan, daun 20,000 hektar di Malaysia (
digunakan untuk mengatasi dengan produksi 57,000 ton) dan
diare dan menghitamkan rambut, 500 hektar di Filipina.
akar digunakan untuk mengatasi
demam, dan biji digunakan untuk Umumnya rambutan masa
mengatasi kencing manis
(diabetes mellitus). panennya pada bulan Februari
sampai September,dengan
panen rayanya (periode puncak)
antara bulan Mei dan Agustus.
287
Thailand telah mengekspor Iklim
rambutan segar dan rambutan
kalengan ke Asia dan Negara- Dalam budidaya rambutan angin
berperan dalam penyerbukan
Negara Eropah. Pada tahun bunga.
Intensitas curah hujan yang
1983 nilai ekspor buah ini sekitar dikehendaki oleh pohon
rambutan berkisar antara 1.500-
US$179,000 dibandingkan 2.500 mm/tahun dan merata
sepanjang tahun
dengan US$2,430,000 untuk
rambutan kalengan.
g. Komposisi buah rambutan
Kandungan 100 g daging Sinar matahari harus dapat
rambutan terdiri atas 82.1% air,
0.9% protein, 0.3% lemak, mengenai seluruh areal
0.3%serat kasar, 2.8 g glukosa,
3.0 g fructose, 9.9 g sucrose, penanaman sejak dia
2.8 g serat, 0.05% asam malat,
0.31% vitamin C, 0.5 mg niacin, terbitsampai tenggelam,
15 mg zat kapur, 0.1 per 2.5 mg
besi, 70 mg vitamin C, 0.01 mg intensitas pancaran sinar
thiamine, 0.07 mg riboflavin, 140
mg kalium, 2 mg natrium dan 10 matahari erat kaitannya dengan
mg magnesium.
suhu lingkungan. Tanaman
h. Syarat Tumbuh
rambutan akan dapat tumbuh
berkembang serta berbuah
dengan optimal pada suhu
sekitar 250C yang diukur pada
siang hari.
Ekologi Kekurangan sinar matahari
dapat menyebabkan penurunan
hasil atau kurang sempurna
(kempes).
Rambutan adalah suatu pohon Kelembaban udara yang
buah-buahan tropis yang dikehendaki cenderung rendah
tumbuh baik pada kisaran suhu karena kebanyakan tumbuh di
antara 22C ke 35C, dengan dataran rendah dan sedang.
curah hujan 2000 sampai 3000 Apabila udara mempunyai
mm. kelembaban yang rendah, berarti
udara kering karena miskin uap
Tanaman ini tidak teradaptasi air. Kondisi demikian cocok
dengan suhu rendah, pada suhu untuk pertumbuhan tanaman
4C tanaman ini menggugurkan rambutan.
daun . Jenis tanah yang disukai
adalah tanah liat dengan pH 5
sampai 6.5.
288
Media Tanam Teknik perbanyakan ini
dilakukan dengan menyemai
Rambutan dapat tumbuh baik terlebih dahulu benihnya yang
merupakan sumber batang
pada lahan yang subur dan bawah, kemudian setelah 2
bulan ditempelkan mata tunas.
gembur serta sedikit
mengandung pasir, juga dapat
tumbuh baik pada tanah yang
banyak mengandung bahan i. Pedoman Teknis Budidaya
organik ataui pada tanah yang
keadaan liat dan sedikit pasir. 1. Pembibitan
Pada dasarnya tingkat/derajat Persyaratan Benih
keasaman tanah (pH) tidak
terlalu jauh berbeda dengan Benih yang diambil biasanya
tanaman perkebunan lainnya di
Indonesia yaitu antara 6-6,7 dan dipilih dari benih-benih yang
kalau kurang dari 5,5 perlu
dilakukan pengapuran terlebih disukai oleh masyarakat
dahulu.
konsumen antara lain:
Rambutan Rapiah, Rambutan
Aceh, Lebak bulus, Rambutan
Cimacan, Rambutan, Rambutan
Kandungan air dalam tanah Sinyonya.
idealnya yang diperlukan untuk
penanaman pohon rambutan Penyiapan Benih
antara 100-150 cm dari
permukaan tanah. Persiapan benih biji yang
dipergunakan sebagai pohon
Pada dasarnya tanaman pangkal setelah buah dikupas
rambutan tidak tergantung pada dan diambil bijinya dengan jalan
letak dan kondisi tanah, karena fermentasi biasa (ditahan
keadaan tanah dapat dibentuk selama 1-2hari) sesudah itu di
sesuai dengan tata cara angin-anginkan selama 24 jam
penanaman yang benar (sehari semalam) dan biji siap
(dibuatkan bedengan) sesuai disemaikan.
dengan petunjuk yang ada.
Ketinggian Tempat Disamping itu dapat pula
direndam dengan larutan asam
Rambutan dapat tumbuh subur dengan perbandingan 1:2 dari
pada dataran rendah dengan air dan larutan asam yang terdiri
ketinggian antara 30-500 m dpl. dari asam chlorida (HCl)25%
atau Asam Sulfat (H2S04) BJ =
Pada ketinggian dibawah 30 m 1.84, caranya direndam selama
dpl rambutan dapat tumbuh 15 menit kemudian dicuci
namun tidak begitu baik dengan air tawar yang bersih
hasilnya. sebanyak 3 kali berulang dengan
air yang mengalir selama 10
289
menit dan dianginkan selama 24 - Untuk menambah
jam.
kesuburan dapat diberi
pupuk hijau,
Untuk menghidari jamur biji kompos/pupuk kandang
dapat dibalur dengan larutan
Dithane 45, Attracol 70 WP atau yang sudah matang.
fungisida lainnya.
Pemeliharaan
Teknik Penyemaian Benih Pembibitan/Penyemaian
Tempat penyemaian benih Setelah bibit berkecambah dan
dipilih lahan yang gembur dan telah berumur 1-1,5 bulan
mudah mendapat pengairan kecambah dipindah ke bedeng
serta mudah dikeringkan pembibitan.
disamping itu mudah diawasi.
Sebelum dilakukan penyemaian Pada saat ini penyiraman cukup
terlebih dahulu dilakukan 1 kali tiap pagi hari dengan
persiapan tempat persemaian menggunakan "gembor" supaya
seperti: merata dan tidak merusak
bedengan dan diusahakan air
- Mencangkul tanah dapat menembus sedalam 3-4
cm dari permukaan.
sedalam 20-30 cm sambil
dibersihkan dari rumput- Kemudian dilakukan
rumput, batu-batu dan pendangiran bedengan supaya
sisa pepohonan dan tetap gembur dan dilakukan
benda keras lainnya. setiap 2-3 minggu sekali, rumput
yang tumbuh disekitarnya
- Kemudian tanah supaya disiangi, hindarkan dari
dihaluskan sehingga serangan hama dan penyakit.
menjadi gembur dan
buatkan bedeng-bedeng Jika umur bibit telah berumur
kurang lebih 1 tahun setelah itu
yang berukuran 1-1,5 m dapat dilakukan pengokulasian
dengan sistem Fokkert yang
lebar dan tinggi sekitar 30 sudah disempurnakan.
cm, panjang disesuaikan
dengan luas
pekarangan/persawahan.
Letak bedengan Caranya adalah:
membujur dari Utara ke
Selatan, supaya - Daun-daun pada pohon
induk dirontokkan.
mendapatkan banyak
sinar matahari.
- Kemudian siapkan
- Bagian atas bedeng tempat untuk
diberi atap pelindung
penempelan mata kulit,
290
dengan menyayat kulit dipotong separuh serta
batang pohon induk
keping yang menempel
dibiarkan sebab berfungsi
- Tempelkan mata pada sebagai cadangan
pohon induk, ikat dengan
tali rafia, biarkan sampai makanan sebelum dapat
mata kulit itu tumbuh
tunas menerima makanan dari
tanah yang baru.
- Setelah tunas asli - Kemudian bibit ditanam
pada bedeng pembibitan
tumbuh dan sehat maka dengan jarak 30-40 cm
dan ditutupi dengan atap
pohon induk yang telah yang dipasang miring
lebih tinggi di Timur
ditempel dipangkas, dengan harapan dapat
lebih banyak kena sinar
kemudian rawat dengan mata hari pagi.
penyiraman 2 kali sehari
dan mendangir serta
membersihkan rumput-
rumput yang ada disiangi,
kemudian dapat juga 3. Pengolahan Media Tanam
diberi pupuk urea 10
gram untuk tiap 1 m² - Persiapan
untuk 25 tanaman
rambutan. Pilihlah tanah yang subur,
hindari tanah yang terlampau
2. Pemindahan Bibit liat dan tidak memiliki sirkulasi
yang baik, hendaknya
Cara pemindahan bibit yang topografinya rata. Akan tetapi
telah berkecambah atau di
cangkok maupun diokulasi dapat pada daerah perbukitan (miring)
dengan cara sebagai berikut:
jika tanahnya subur dapat
digunakan dengan cara
membuat sengkedan (teras)
- mencungkil/membuka pada bagian yang curam.
plastik yang melekat
pada media penanaman Kemudian untuk
dengan cara hati-hati
jangan sampai akar menggemburkan tanah perlu
menjadi rusak.
dibajak atau cukup dicangkul
dengan kedalaman sekitar 30
cm secara merata.
- agar pertumbuhan akar - Pembukaan Lahan
lebih banyak maka dalam
penanaman kembali akar Tanah yang akan dipergunakan
tunggangnya dipotong
sedikit untuk kebun rambutan
dibebaskan dari tanaman
- Untuk menjaga pengganggu seperti semak-
penguapan maka daun semak dan rerumputan dibuang
291
dan benda-benda keras kemudian diberikan pupuk
disingkirkan kemudian tanah kandang sebanyak 25 kg
dibajak/dicangkul. (kurang lebih 1 blek) dan setelah
1 minggu lahan baru siap untuk
Bila bibit berasal dari cangkokan ditanami bibit rambutan yang
pengolahan tanah tidak perlu telah jadi.
terlalu dalam tetapi kalau dari
hasil okulasi perlu pengolahan 4.Teknik Penanaman
yang cukup dalam.
- Penentuan Pola Tanaman
Kemudian dibuatkan saluran air Penyiapan pohon pangkal
selebar 1 meter dan kedalamnya
disesuaikan dengan kedalaman sebaiknya melalui proses
air tanah. Hal ini berguna untuk
mengatasi sistem pembuangan perkecambahan kemudian
air yang kurang lancar.
ditanam dengan jarak 10 x 10
cm setelah berkecambah dan
berumur 1-1,5 bulan atau telah
Tanah yang kurus dan kurang tumbuh daun sebanyak 3 helai
humus atau tanah cukup liat
diberikan pupuk organik. maka bibit/zaeling dapat
dipindahkan pada bedeng ke
dua dengan jarak 1-14 meter.
-Pengapuran Untuk menghindari sengatan
sinar matahari secara langsung
Pada dataran yang berasal dari dibuat atap yang berbentuk
tambak dan juga dataran yang miring lebih tinggi ke Timur
baru terbentuk tidak bisa dengan maksud supaya
ditanami, selain tanah masih mendapatkan sinar matahari
bersifat asam juga belum terlalu pagi hari secara penuh.
subur, setelah lobang-lobang itu
digali dengan ukuran Persiapan lahan
penanaman di pekarangan dan
dasarnya ditaburkan kapur Rambutan biasa ditanam di
pekarangan atau secara kebun.
sebanyak 0,5 liter untuk setiap Jarak tanam 10 - 14 m. Ukuran
lobang 60 x 60 x 60 cm. Waktu
lobang guna menetralkan pH membuat lobang tanah galian
bagian atas diangkat ke sebelah
tanah hingga mencapai 6-6,7 kanan lobang, tanah galian
bagian bawah ke sebelah kiri
sebagai syarat tumbuhnya lobang.
tanaman rambutan, setelah 1
minggu dari penaburan kapur
diberi pupuk kandang supaya
tanah menjadi subur.
Pemupukan Pembuatan Lubang Tanaman
Setelah jangka waktu 1 minggu Pembuatan lubang pada
dari pemberian kapur pada bedeng-bedeng yang telah siap
lubang-lubang yang ditentukan untuk tempat penanaman bibit
292
rambutan yang sudah jadi dibuat dari daun nipah,
dilakukan setelah tanah diolah kelapa/tebu.
secara matang kemudian dibuat
lobang-lobang dengan ukuran 1 Sebaiknya penanaman
x 1 x 0,5 m yang sebaiknya telah
dipersiapkan 3-4 pekan dilakukan pada awal musim
sebelumnya dan pada waktu
penggalian tanah yang diatas penghujan, agar kebutuhan air
dan yang dibawah dipisahkan
yang nantinya dipergunakan dapat dipenuhi secara alamiah.
untuk penutup kembali lubang
yang telah diberi tanaman, 5. Pemeliharaan Tanaman
sedangkan jarak antar lubang
sekitar 12-14 m. Penjarangan dan Penyulaman
Cara Penanaman Karena kondisi tanah telah
gembur dan mudah tanaman lain
Setelah berlangsung selama 2 akan tumbuh kembali terutama
pekan lubang ditutup dengan Gulma (tanaman pengganggu),
susunan tanah seperti sedia kala seperti rumput-rumputan dan
dan tanah yang bagian atas harus disiangi sampai radius 1-2
dikembalikan setelah dicampur m sekeliling tanaman rambutan.
dengan 3 blek (1 blek kurang
lebih 20 liter) pupuk kandang Apabila bibit tidak tumbuh
yang sudah matang, dan kira- dengan baik segera dilakukan
kira 4 pekan dan tanah yang penggantian dengan bibit
berada di lubang bekas galian cadangan.
tersebut sudah mulai menurun
baru rambutan ditanam dan tidak Perempalan Agar supaya
perlu terlalu dalam secukupnya,
maksudnya batas antara akar tanaman rambutan
dan batang rambutan
diusahakan setinggi permukaan mendapatkan tajuk yang rimbun,
tanah yang ada disekelilingnya.
setelah tanaman berumur 2
tahun segera dilakukan
perempelan/ pemangkasan pada
ujung cabang-cabangnya.
Perawatan Disamping untuk memperoleh
tajuk yang seimbang juga
Pada awal penanaman di kebun berguna memberi bentuk
tanaman, memperbanyak dan
perlu diberi perlindungan yang mengatur produksi agar
tanaman tetap terpelihara.
rangkanya dibuat dari
bambu/bahan lain dengan Pemangkasan juga perlu
dilakukan setelah masa panen
dipasang posisi agak tinggi buah berakhir dengan harapan
muncul tajuk-tajuk baru sebagai
disebelah Timur, agar tanaman tempat munculnya bunga baru
mendapatkan lebih banyak sinar
matahari pagi dari pada sore
hari, dan untuk atapnya dapat
293
pada musim berikutnya dan hasil Pengairan dan Penyiraman
berikutnya dapat meningkat.
Selama dua minggu pertama
Pemupukan setelah bibit yang berasal dari
cangkokan/okulasi ditanam,
- Untuk menjaga agar penyiraman dilakukan sebanyak
kesuburan lahan tanaman dua kali sehari, pagi dan sore.
rambutan tetap stabil perlu
diberikan pupuk secara Dan minggu-minggu berikutnya
penyiraman dapat dikurangi
berkala dengan aturan: a) menjadi satu kali sehari.
Pada tahun ke 2 setelah
penanaman bibit diberikan
pada setiap pohon dengan Apabila tanaman rambutan telah
tumbuh dan benar-benar kuat
campuran 30 kg pupuk frekuensi penyiraman bisa
dikurangi lagi yang dapat
kandang, 50 kg TSP, 100 dilakukan saat-saat diperlukan
saja.
gram Urea dan 20 germ ZK
dengan cara ditaburkan
disekeliling pohon/dengan
jalan menggali disekeliling
pohon sedalam 30 cm Dan bila hujan turun terlalu lebat
diusahakan agar sekeliling
selebar antara 40-50 cm, tanaman tidak tegenang air
dengan cara membuat lubang
kemudian masukkan saluran untuk mengalirkan air.
campuran tersebut dan
tutup kembali dengan
tanah galian sebelumnya.
- Tahun berikutnya perlu Pembentukan bentuk pohon:
dosis pemupukan perlu
ditambah dengan Setelah tanaman berumur 2
tahun ujung-ujung tanaman
komposisi 50 kg pupuk dipotong.
kandang, 60 kg TSP, 150
gr Urea dan 250 gr ZK
dengan cara pemupukan Pemotongan dimaksudkan untuk
menguatkan cabang yang akan
yang sama, apabila dijadikan batang pokok.
menggunakan pupuk NPK
maka perbandingannya
15:15:15 dengan ukuran Selanjutnya tunas tunas yang
tumbuh tidak beraturan, tumbuh
diantara 75-125 kg untuk ke dalam, harus dibuang.
setiap ha, dan bila ditabur
dalam musim hujan dan
dengan komposisi 250-350 Pemangkasan juga dilakukan
sesudah pemanenan buah.
kg apabila dilakukan saat
awal musim penghujan.
294
6) Pengendalian Hama menjadi kering, keriting
penyakit dan Gulma berwarna cokelat kuning.
Guna mencegah kemungkinan Penyakit
tumbuhnya penyakit/hama
karena kondisi cuaca/hewan- Penyakit tanaman rambutan
disebabkan organisme semacam
hewan perusak maka perlu ganggang (Cjhephaleusos sp)
yang diserang umumnya daun
dilakukan penyemprotan tua dan muncul pada musim
hujan dengan ciri-ciri adanya
pestisida umumnya dilakukan bercak-bercak kecil dibagian
atas daun disertai seratserat
antara 15-20 hari sebelum halus berwarna jingga yang
merupakan kumpulan sporanya.
panen dan juga apabila
kelembaban udara terlalu tinggi
akan tumbuh cendawan, apabila
musim penghujan mulai tiba
perlu disemprot fungisida
beberapa kali selama musim
hujan pestisida dan insektisida Ganggang Chaphaleuros
Ganggang ini hidup bersimbiose
Hama pada Daun dengan lumut kerak (lichen) dan
dapat dijumpai pada daun dan
Hama tanaman rambutan batang rambutan, yang nampak
berupa serangga seperti semut,
kutu, kepik, kalong dan bajing seperti panu sehingga ranting
serta hama lainya seperti,
keberadaan serangga ini yang diserang dapat mati.
dipengaruhi faktor lingkungan
baik lingkungan biotik maupun Penyakit akar putih yang
abiotik. Misal: ulat penggerek disebabkan oleh cendawan
buah (Dichocricic punetiferalis) (jamur) Rigidoporus Lignosus
warna kecoklat-coklatan dengan dengan tanda rizom berwarna
ciri-ciri buah menjadi putih yang menempel pada akar
kering dan berwarna hitam. dan apabila akar yang kena
dikupas akan nampak warna
kecoklatan.
Ulat penggerek batang 7.3. Gulma
(Indrabela sp) membuat kulit
kayu dan mampu membuat Segala macam tumbuhan
lobang sepanjang 30 cm.
pengganggu tanaman rambutan
yang berbentuk rerumputan
Ulat pemakan daun (Ploneta yang berada disekitar tanaman
diducta/ulat keket) memakan
daun-daun terutama pada rambutan akan mengganggu
musim kemarau.
pertumbuhan dan
perkembangan bibit rambutan
oleh sebab itu perlu dilakukan
Ulat Jengkal (Berta penyiangan secara rutin.
chrysolineate) pemakan daun
muda sehingga penggiran daun
295
6) Pemeliharaan Lain mendapatkan hasil yang
maksimal.
Untuk memacu munculnya
bunga rambutan diperlukan Setiap pohonnya dapat
mencapai hasil minimal 0,10
larutan KNO3 (Kalsium Nitrat) kuintal, dan maksimal dapat
yang akan mempercepat 10 hari mencapai 1,75 kuintal setiap
pohonnya
lebih awal dari pada tidak diberi
KNO3 dan juga mempunyai
keunggulan memperbanyak
"dompolan" bunga (tandan)
rambutan pada setiap stadium
(tahap perkembangan) serta
mempercepat pertumbuhan
buah rambutan.
7. Panen
Ciri dan Umur Panen
Buah rambutan yang telah Gambar 104. Rambutan
matang dapat diamati dengan mengkal (belum
melihat ciri-ciri warna buah yang masak sempurna)
disesuikan dengan jenis
rambutan yang ada juga dengan
mencium baunya serta yang
terakhir dengan merasakan
rambutan yang sudah masak
dibandingkan dengan rambutan
yang belum masak.
Dapat dipastikan bahwa
pemanenan dilakukan sekitar
bulan Nopember sampai
Februari, juga dapat dipengaruhi
musim kemarau atau musim
penghujan.
Prakiraan Produksi
Apabila penanganan dan
pemeliharaan semenjak
pembibitan hingga panen
dilakukan secara baik dan benar Gambar 105. Rambutan masak
serta memenuhi aturan yang ada
maka dapat diperkirakan
296
Cara Panen Dan dilakukan sesuai dengan
jenis rambutan, jangan dicampur
Cara pemanenan yang terbaik adukkan dengan jenis yang lain.
adalah dipetik beserta
tungkalnya yang sudah matang Penyimpanan
(hanya yang sudah masak)
sekaligus melakukan Penyimpanan yang terbaik untuk
pemangkasan pohon agar tidak mengawetkan buah rambutan
menjadi rusak. biasanya dilakukan
dengan jalan dibuat
Pemangkasan dilakukan asinan/manisan dan dimasukkan
sekaligus panen agar dapat dalam kaleng/botol atau dapat
bertunas kembali cepat berbuah juga dengan menggunakan
apabila pemetikan tidak kantong plastik.
terjangkau dapat dilakukan
dengan menggunakan galah Hal ini dapat menjaga kesterilan
dan ketahanan serta lama
untuk mengkait tangkai buah penyimpanannya.
rambutan secara benar.
8. Pascapanen Pengemasan dan Pengangkutan
Pengumpulan Hasil jual dapat tinggi tidak
tergantung dari rasanya saja,
Setelah dilakukan pemanenan tetapi pada kenampakan dan
yang benar buah rambutan cara pengikatannya, apabila
harus diikat secara baik, akan dijual tidak jauh dari lokasi
biasanya dikumpulkan tidak jauh maka cukup diikat dan kemudian
dari lokasi pohon sehingga di angkut dengan
selesai pemanenan kendaraan/dimasukkan dalam
secara keseluruhan. karung.
Penyortiran dan Penggolongan Untuk pengiriman dengan jarak
yang agak jauh (antar pulau)
Tujuan penyortiran buah yang membutuhkan waktu
rambutan yang bagus agar hingga 2-3 hari lamanya
harga jualnya tinggi, biasanya perjalanan rambutan.
dipilih berdasarkan ukuran dan Caranya di pak dengan
mutunya, buah yang kecil tetapi menggunakan peti sebelum
baik mutunya dapat dicampur dipilih dan di pak sebaiknya
dengan buah yang besar dengan dicuci terlebih dahulu dengan air
sama mutunya, yang biasanya sabun dan dibilas kemudian
dijual dalam bentuk ikatan dan dikeringkan, setelah dipisah dari
perlu diingat bahwa dalam 1 tangkainya, apabila ada yang
ikatan diusahakan sama besar terkena jamur sebaiknya
dan sama baik mutunya. direndam dulu dengan larutan
soda 1,5% selama 3-5 menit
297
kemudian disikat dengan sikat
yang lunak.
Setelah itu disusun berderet
berbentuk sudut terhadap sisi
peti, yang sebelumnya dialasi
dengan lumut/ sabut kelapa,
setelah itu dilapisi dengan kertas
minyak.
Setelah penuh lapisan atas
dilapisi lagi dengan kertas
minyak dan dengan sabut kelapa
yang terakhir ditutup dengan
papan, sebaiknya kedua sisi
panjang dibentuk agak
gembung, biasanya penempatan
peti bagian yang pendek
ditempatkan dibawah didalam
perjalanan.
298
9.7.2. TEKNIK BUDIDAYA b. Syarat Tumbuh
JERUK
Iklim
a. Pendahuluan
Tanaman jeruk manis, juga jeruk
Jeruk merupakan komoditas lainnya, dapat ditanam di daerah
buah-buahan yang mempunyai anaara 400LS.
nilai ekonomi penting dan nilai
kesehatan yang berarti karena Namun, tanaman jeruk paling
mengandung nilai gizi yang banyak ditanam pada daerah 200
tinggi ( Vitamin C dan A ) . –400LU dan 200–400LS. Disekitar
Buah jeruk dapat dikonsumsi laut tengah, daerah 44 derajat
langsung sebagai buah segar LU, masih merupakan daerah
atau juice dan dapat pula diolah yang cocok untuk tanaman jeruk.
menjadi sirup.
Pada daerah subtropis, tanaman
Gambar 106 Kebun jeruk jeruk ditanam di dataran rendah
Berastagi sampai ketinggian 650 m dpl.
Produktivitas jeruk rata-rata di Sedangkan di daerah
Indonesia masih rendah, sekitar khatulistiwa sampai ketinggian
16 t/ha/thn, sementara potensi 2.000 m dpl.
hasil bisa lebih dari 25 t/tha/thn.
Didaerah subtropis, produksi
Lagi pula ada indikasi bahwa jeruk lebih tinggi dari daerah
tropis. Hal ini kemungkinan
setelah berumur 7 tahun disebabkan oleh iklim yang
berbeda atau karena faktor-
produktivitas jeruk cenderung faktor lain yang dilakukan lebih
insentif, seperti pemupukan,
menurun. Kemunduran pengairan, pengendalian hama
penyakit dan lain-lain.
produktivitas diduga karena
Produksi jeruk di daerah
kekurangan air, gangguan, subtropis bisa mencapai 36-40
ton per hektar, sedangkan di
perakaran karena kondisi tanah, daerah tropis hanya mencapai
13 – 22 ton per hektar.
hama, dan penyakit, dan lain-lain
Temperatur
Aktivitas pertumbuhan jeruk
akan sangat kurang bila
temperatur kurang dari 13
derajat celcius tetapi masih bisa
299
bertahan pada temperatur lebih Sinar matahari sangat
dari 380C.
dibutuhkan tanaman jeruk dalam
Temperatur optimal untuk
pertumbuhan jeruk 250C dan proses pembentukan zat-zat
300C.
organik dalam daun yang
biasanya kita sebut fotosintesa
atau asimilasi karbon. Tanaman
Diatas dan dibawah temperatur memerlukan tenaga matahari
optimal, pertumbuhannya akan untuk pertumbuhan normal,
berkurang. Apabila temperatur perkembangan buah dan
diatas 380C atau dibawah 130C
lainnya.
kemungkinan pertumbuhannya
Intensitas sinar matahari
akan terhenti. Namun, ada juga ditentukan oleh sinar langsung
tanaman jeruk yang masih bisa dan sinar pantulan dari
sekitarnya.
bertahan sampai temperatur
500C atau sedikit dibawah 00C.
Jumlah panas tidak merupakan Derajat intensitas sinar matahari
ukuran yang penting, kecuali
ditempat yang tinggi. Waktu tergantung pada:
yang diperlukan untuk pertum-
buhan dan masaknya buah di - Letak geografis
daerah tropis lebih pendek bila
dibandingkan dengan di daerah - Ketinggian dari
subtropis.
permukaan laut
- Ada atau tidak adanya
awan,
- Lamanya penyinaran.
Kultivar yang berumur genjah Sinar yang tersebar mempunyai
yang di daerah subtropis peranan penting dalam
buahnya masak dalam waktu 8 fotosintesa karena bekerjanya
bulan, di daerah tropis menjadi 6 bisa lebih lama daripada sinar
bulan, sedangkan kultivar langsung. Sinar yang tersebar
berumur panjang di daerah dapat masuk ke dalam tajuk
subtropis buahnya masak dalam tanaman dari segala penjuru
waktu 11 bulan, di daerah tropis sehingga tersedia bagi semua
menjadi 7 bulan. daun untuk fotosintesa.
Sinar Matahari
Tanaman jeruk memerlukan Bagian luar tajuk tanaman
mendapat sinar 5 – 14 kali lebih
sinar matahari yang penuh, bila banyak dibandingkan dengan
bagian dalam tajuk. Oleh karena
terlindung akan berkurang itu, cabang dalam seringkali ada
yang mati atau mudah terserang
produktivitasnya. Penurunan penyakit karena kekurangan
sinar matahari.
produksi akibat kekurangan sinar
matahari ini bisa mencapai
setengahnya dibandingkan
dengan jeruk yang tidak
ternaungi.
300
Semakin tinggi suatu tempat, Tawangmangu yang tingginya
maka makin bertambah pula lebih dari 1.000 m.
intensitas sinar. Oleh karena itu
tanaman jeruk yang ditanam di Curah Hujan, Air, dan
daerah pegunungan akan Kelembaban
mempunyai aroma yang baik,
warna lebih cerah, dan lebih Air merupakan salah satu faktor
banyak mengandung gula bila yang sangat penting untuk
dibandingkan dengan tanaman pertumbuhan tanaman jeruk
yang ditanam pada ketinggian manis, pembentukan buah,
lebih rendah, untuk varietas fotosintesa, dan lain-lain.
yang sama.
Jeruk yang ditanam terlalu rapat Air juga sebagai komponen
maka cabangnya tumbuh semua jaringan tanaman.
cenderung menuju ke atas. Kandungan air pada daun dan
tunas sekitar 50-75%, pada buah
Bila jeruk terlalu rimbun, perlu lebih kurang 85% dan pada akar
dilakukan pemangkasan cabang kira-kira 60-85%.
tanaman yang tak berguna.
Air berfungsi untuk melarutkan
Di daerah tropis, lamanya unsur hara dan membawanya ke
seluruh tubuh tanaman dan
penyinaran setiap bulan boleh aktivitas kehidupan sel-sel dalam
semua jaringan tanaman.
dikatakan hampir sama, yaitu 12
jam, atau antara 11 dan 13 jam.
Kemungkinan, dengan adanya Bila tidak ada irigasi (pengairan)
perbedaan lamanya penyinaran, maka sumber air berasal dari
menyebabkan perbedaan curah hujan. Masa kering
kualitas kecepatan pertumbuhan menstimulasi terbentuknya
dan lain-lain. Lamanya panjang kuncup bunga, kemudian pada
hari dari fajar sampai senja, musim hujan akan berbunga dan
mungkin banyak pengaruhnya berbuah.
terhadap pembungaan.
Didaerah subtropis, tanaman Tanaman jeruk memerlukan
cukup air, kerperluan air yang
jeruk manis pada umumnya terbanyak yaitu pada waktu
mulai berbunga, pembentukan
ditanam didaerah yang lebih dan pembesaran buah.
rendah. Sebagai contoh di
daerah California, jeruk ditanam
didaerah dengan ketinggian Pada kondisi kering kemudian
turun hujan, mengakibatkan
kurang dari 700 m, di Spanyol terjadinya fluktuasi suhu dan
kelembaban udara, hal ini
kurang dari 250 m, sedangkan di berakibat pada retaknya buah
jeruk.
Indonesia banyak ditanam di
daerah yang tinggi, misalnya di
Kabanjahe, Ngablak,
301
Curah hujan yang baik untuk Tanah yang baik untuk tanaman
pertumbuhan jeruk adalah jeruk yaitu tanah yang berasal
sekitar 700 mm setiap tahun. dari endapan yang subur, cukup
Walaupun curah hujan 1.250 – dalam dan tidak mengandung
1.850 mm tetapi kalau turunya salinitas yang tinggi.
tidak merata, maka perlu ada
tambahan pengairan. Walaupun tanaman jeruk bisa
ditanam ditanah berat, tetapi
Curah hujan yang terlalu tinggi lebih baik bila ditanam di tanah
juga berakibat buruk pada jeruk ringan sampai sedang, yang
karena akan timbul penyakit aerasi (peredaran udara) cukup
(misalnya jamur upas), atau baik, gembur, cukup dalam, air
dapat merusak akar jeruk. bisa merembes, dan cukup
bahan organik.
Air yang cukup turut
mempengaruhi warna buah. Tanaman jeruk tidak mempunyai
banyak akar rambut atau boleh
Sedangkan di daerah yang dikatakan tidak mempunyai akar
kelembabannya tinggi, akan rambut. Oleh karena itu, tanah
menyebabkan buah tetap tempat tumbuhnya harus cukup
berwarna hijau walaupun sudah humus atau bahan organik.
masak.
Struktur fisik tanah sangat
Curah hujan yang ideal untuk penting untuk tanaman ini, tanah
tanaman jeruk berkisar antara harus bisa mengikat dan
1.000 - 2.000 mm, dan jeruk merembeskan air, jangan
menghendaki curah hujan yang sampai tanah tergenang..
merata sepanjang tahun.
Tanaman jeruk manis yang
Tanah
Tanaman jeruk manis dapat ditanam pada tanah yang cukup
ditanam diberbagai jenis tanah,
dari tanah pasir kasar sampai bahan organik sampai lapisan
tanah liat berat dan tidak
menghendaki kondisi becek. dalam lebih dari 50 cm, akan
Pada tanah yang tergenang air, lebih cepat baik
harus dilakukan pengeringan
melalui pembuatan saluran pertumbuhannya.
drainase atau menanamnya
pada tanah yang ditinggikan. Tanaman jeruk sangat sensitif
bila tanah banyak mengandung
Drainase yang baik sangat garam. Di Indonesia tanaman
diperlukan untuk memperoleh jeruk bisa hidup baik pada pH 5-
hasil yang maksimal. 6. Bila pH terlalu rendah, tanah
dapat ditambah kapur atau
dolomit (dolomit yaitu campuran
karbonat dan magnesium
karbonat).
302
c.Pedoman Teknis
4. Pada tanah yang letak air
Pengolahan Tanah tanahnya tinggi serta
sedang sebaiknya
Bila tempat tanam telah ditanam bibit okulasi,
ditetapkan dan syarat-syarat
yang diperlukan telah terpenuhi sedang pada areal yang
bisa dimulai mengadakan
persiapan sebagai berikut : air tanahnya tidak dalam
penggunaan bibit
cangkokan adalah sangat
tepat.
1. Tanah dibersihkan dari 5. Bila tanah tempat areal
tanaman-tanaman tanam tidak banyak
penggangu. mengandung humus,
kondisi tanah terlalu
2. Selanjutnya buatlah kurus dan liar, sebaiknya
ditanami dulu dengan
batasan-batasan dengan tanaman pupuk hijau
selama 1 – 2 tahun.
sebilah bambu (patok) Setelah itu batang dan
daun dibenamkan, agar
untuk menentukan tanah menjadi lebih
subur.
tempat tanam. Dalam
pembagian ini
diperhitungkan juga
pembagian jalan untuk
mengontrol tanaman
(bila luas areal tanah 1
ha dibagi menjadi 4). Bila 6. Setelah tanah selesai
pembuangan air tidak dikerjakan, mulailah
lancar, buatlah selokan- diajir. Pada tempat yang
selokan pembuangan air. akan ditanami pohon
Ini penting, terutama ditancapkan sebuah ajir.
untuk tempat-tempat Yang terpenting pada
yang cekung dan tahapan ini adalah jarak
keadaaan tanahnya liat. ajir yang satu dengan
yang lain harus sama dan
3. Bila bibit yang digunakan lurus. Aturannya ada dua
berakar panjang, macam, yaitu bujur
usahakan agar tanah sangkar atau segitiga.
digembur-gemburkan
lebih dalam. Tapi bila 7. Setelah jalan induk, jalan
bibit yang digunakan kontrol, dan tempat air
berakar dangkal rampung diatur,
(misalnya cangkokan, dimulailah pembuatan
atau stek), usahakan lubang-lubang tempat
agar tanah digemburkan penanaman. Lubang
secara meluas. dibuat 3 – 4 minggu
sebelum bibit ditanam.
303
Pembuatan lubang tanam semula. Sedangkan tanah
bagian atas, sebelum
Saat tanam yang baik untuk dimasukkan dalam lubang
menanam bibit jeruk adalah
pada permulaan musim hujan. dicampur dulu dengan 2 – 3
Bisa juga penanaman dilakukan
menjelang akhir musim hujan, kaleng pupuk kandang/kompos
tetapi resikonya kita harus rajin
menyirami bibit muda setiap hari ditambah 1,5 kg pupuk fosfat.
agar tidak mati kekurangan air
pada musim kemarau. Dalam keadaan serupa ini bibit
jeruk belum boleh ditanam.
Waktu terbaik untuk mulai Setelah tanah turun kembali,
mengerjakan tanah adalah pada hingga muka tanah diatas
bulan Juni – Agustus. Besarnya lubang sedikit lebih tinggi dari
lubang minimal 60 x 60 x 60 cm. pada tanah disekelilingnya,
Lebih besar lebih baik, barulah bibit pohon ditanam.
umpamanya 80 x 80 x 70 cm
atau 1 x 1 x 0,5 m. Penggalian Penanaman
lubang jangan terlalu dalam,
pengaruhnya kurang baik ( me- Saat tanam yang baik untuk
rugikan), karena akan tanaman menanam bibit jeruk adalah
akan mengumpul di lapisan yang pada permulaan musim hujan.
dalam dan lapisan atas kurang. Sebelum bibit ditanam, tanah
dalam lubang harus betul-betul
basah dari atas sampai
kebawah.
Selain itu lubang penanaman Bila bibit terletak dalam
yang terlalu dalam sering
menarik air dari tanah keranjang persemaian,
sekelilingnya, hal itu akan
merusak akar tanaman dan keranjangnya harus dilepas
menghambat pertumbuhannya.
terlebih dahulu, dan selain itu
perakarannya juga harus
diperiksa. Bibit yang akarnya
berbelit-belit dan melingkar-
Lubang tanaman dibuat dengan lingkar jangan dipakai, sebab
cara menggali lubang. Tanah akan menggangu pertumbuhan
bagian atas yang subur ( tanaman nantinya.
berwarna kehitam-hitaman)
dipisahkan dari tanah bawah. Atau kalau hendak dipakai juga,
letak akar dibenarkan dan
Tanah atas dibuang disebelah diluruskan terlebih dahulu arah
pertumbuhannya. Bila ada akar
kiri, tanah bawah ke sebelah yang panjangnya melebihi batas
lubang akar, sebaiknya dipotong
kanan. Selanjutnya lubang saja kelebihannya.
dibiarkan menganga terjemur
matahari 2 – 4 minggu lamanya.
Tanah bagian bawah
dimasukkan dalam lubang, Janganlah menanam terlalu
dalam, tapi jangan pula terlalu
letaknya tetap dibawah seperti
304
dangkal. Lebih-lebih untuk bibit terumbuk akan berfungsi
okulasi. Jangan sampai tanah sebagai penambahan
melampaui atau menutupi bahan organik.
batang okulasinya.
- Pembuatan parit drainase
Untuk menghindari adanya tambahan, kegiatan ini
rongga-rongga antar akar dan
tanah, siramlah tanah dengan air dilaksanakan pada
sebanyak mungkin. adanya
rongga dalam tanah akan tanaman berumur 2
mengakibatkan akar mengering.
Setelah itu tanah dipadatkan tahun.
dengan tangan.
- Pengairan, karena
tanaman jeruk banyak
membutuhkan air maka
pada kondisi kering
Setelah selesai menanam, penyiraman perlu
sekitar bibit tanaman diberi
jerami kering guna melindungi dilakukan terutama
tanah agar tidak kering oleh
panas sinar matahari atau menjelang tanaman
mengeras padat karena terkena
siraman air hujan. berbunga sampai
berbuah.
- Pemupukan pada
tanaman jeruk yang
Lebih bagus lagi kalau jauh belum berbuah dilakukan
sebelumnya telah disiapkan
bahan perlindungan yang terbuat dua kali setahun yakni
dari bumbu dengan atap alang-
alang, daun nipah atau kelapa. pada wal dan akhir
musim hujan masing-
masing setengah dosis
yang ditentukan.
Pemeliharaan Sedangkan pemberian
pupuk kandang diberikan
Tanaman belum menghasilkan pada awal musim
penghujan. Untuk
Langkah pemeliharaan yang tanaman yang telah
perlu dilakukan adalah:
berbuah dilakukan 3 kali
setahun, yakni sebelum
- pelebaran terumbuk, bunga muncul (2/5
kegiatan ini dilakukan 2-3 bagian) pada saat
kali setahun setelah pemasakan buah (1/5
penyiangan dan bagian), dan sisanya (2/5
pemupukan. Kegiatan ini bagian) setelah panen.
bertujuan untuk Tanaman jeruk juga
mencegah serangan memerlukan zat pengatur
jamur pada akar tumbuh yang diberikan
tanaman. Untuk jeruk sebelum tanaman
yang ditanam pada areal berbunga hingga pentil
pasang surut, pelebaran buah mulai terbentuk. Zat
305
pengatur tumbuh yang dapat menjadi sumber
dapat digunakan antara hama dan penyakit.
lain Atonik, Dekamon,
dan Dharmasri. Hama dan penyakit
- Penyiangan gulma dapat Hama
dilakukan sebulan sekali Hama yang biasa menyerang
tanaman jeruk adalah ulat
bersamaan dengan penggerek adaun, ulat bisul
buah jeruk, berbagai jenis kutu
waktu pemangkasan, yang menyerang daun, ranting,
batang dan buah jeruk, serta
penjarangan, atau lalat jeruk.
pemetikan buah yang Akibat yang ditimbulkannya:
tidak sehat - rontoknya daun
Tanaman menghasilkan - keringnya bagian yang
terserang dan kemudian
Tanaman jeruk mulai berbuah mati
pada umur 3 tahun. Dalam masa
ini pemeliharaan yang perlu Untuk mengatasinya:
dilakukan adalah sebagai Insektisida Azodrin, Novacron,
berikut: untuk lalat jeruk, Folidot-E 605
untuk berbagai serangan hama
- pemangkasan tunas air, kutu, dan Anthlo 33 EC, Azodrin
cabang balik, cabang dan 60 WSC, Sevin 85 untuk
ranting yang kering atau penyakit ulat bisul buah.
lapuk
Penyakit
- penjarangan buah,
Penyakit yang umum menyerang
sebaiknya buah disisakan jeruk adalam CVPD (citrus vein
phloem degeneration), penyakit
dipohon hanya sebanyak akar, embun tepung, antraks
buah, dan busuk buah.
40%. Tujuan penjarangan
Gejala yang timbul adalah:
adalah agar kita
- klorosis, atau daun
mendapatkan buah yang menjadi tebal dan kaku
besar dan bermutu baik. - tanaman kerdil
Pelaksanaan dilakukan
ketika buah masih pentil
atau sekitar dua bulan
setelah berbunga.
Jumlah yang paling baik
bagi pertumbuhan buah
jeruk adalah 10 buah
setiap dompol.
- Pembersihan pentil atau
buah masak yang jatu di
bawah pohon, karena
306
- Rusaknya floem tulang Cara pemanenan adalah dengan
daun tangan atau gunting.
Bila menggunakan tangan buah
Pengendalian penyakit yang dipegang kemudian diputar
dilakukan adalah dengan sedikit dan ditarik ke bawah
penyemprotan insektisida dan sehingga lepas dari tangkainya.
akarisida seperti Dimecron 50 Untuk buah yang terletak pada
WC, Bayrusil, Diazinon, Sandoz tangkai yang tinggi sebaiknya
6538 atau Tamaron. menggunakan tangga, dan tidak
melakukan pemanjatan pohon
Tanaman yang sudah terserang karena dapat merusak pohon.
penyakit harus di eradikasi, Waktu pemetikan yang baik
namun bila serangan masih adalah pada pukul 9 pagi atau
ringan atau baru menyerang pada sore hari.
pengendalian dapat dilakukan Gambar 107 sampai 109
dengan penginfusan tanaman dibawah ini merupakan
menggunakan terramycin 21.6 gambaran proses perubahan
SP dan Dithan M45-80WP. bentuk dan warna dari buah
jeruk Berastagi dari kecil sampai
Panen dan Pasca Panen jeruk siap untuk dipanen.
Panen Gambar 107 Buah jeruk yang
masih pentil
Cara panen dan waktu panen
buah jeruk sangat menentukan
kualitas buah yang dihasilkan.
Buah jeruk termasuk buah
nonklimatrik yaitu buah yang
tidak mengalami proses
pematangan setelah dipanen.
Adapaun tanda-tanda buah jeruk
yang mempunyai derajat
kematangan cukup antara lain:
- kulit buah kekuning-
kuningan (orange)
- Buah tidak terlampau
keras jika dipegang
- Bagian bawah buah agak
empuk.
307
Gambar 108 Buah jeruk yang Sortasi dan Klasifikasi
masih hijau
Buah jeruk yang sudah dipetik
Gambar 109 buah jeruk siap dibersihkan terlebih dahulu
panen sbelum dilakukan sortasi dan
klasifikasi.
Pascapanen
Setelah dicuci buah dikeringkan
Buah jeruk yang sudah dipetik dengan menggunakan lap,
dikumpulkan dalam keranjang kemudian buah yang baik dan
yang berkapasitas tidak lebih 10 sehat dipisahkan dari buah yang
Kg, agar mudah dibawa pada rusak atau berpenyakit.
waktu pemetikan.
Klasifikasi buah jeruk yang
Kemudian buah dapat umum dilakukan adalah sebagai
berikut:
dimasukkan ke dalam keranjang
- Kelas A: 6 buah per Kg,
bambu berkapasitas 50-60Kg diameter buah rata-rata
7.6cm.
yang diberi alas daun pisang
- Kelas AB : 8 buah per kg,
kering. diameter buah rata-rata
6.7cm
- Kelas C: 10 kg buah per
kg, diameter buah rata-
rata 5.9 cm
- Kelas D: 12-14 buah per
kg, diameter buah rata-
rata 5.8cm.
Sedangkan buah yang akan
diekspor, kelas dan mutu
klasifikasinya adalah sebagai
berikut:
- kelas A: beratnya lebih
besar atau sama dengan
151g/buah diameternya
7.1cm.
- kelas B: beratnya 101-
150g/buah, diameter 6.1-
7.0cm.
308
- kelas C: beratnya 51-
100g/buah, diameter 5.1 -
6.0cm
- KelasD: beratnya lebih
kecil atau sama dengan
ro g/buah, diameter 4.0 –
5.0cm.
Pengemasan
Sebelum buah jeruk dikemas
terlebih dahulu dilakukan proses
penguningan untuk memperoleh
warna kuning yang seragam.
Proses penguningan dilakukan
dengan menggunakan gas etilen
atau asetilen.
Kemudian buah diberi lapisan
lilin untuk memperpanjang umur
kesegaran buah jeruk.
Dari hasil beberapa penelitian
diketahui bahwa buah jeruk yang
dilapisi lilin dapat
memperpanjang kesegaran buah
sekitar 18 hari, dengan susut
berat maksimum 10%,
sedangkan yang tidak dilapisi
lilin hanya bertahan 5 hari.
Selain itu daya simpan jeruk
dapat diperpanjang jika ditaruh
pada suhu ruang 18-320C.
309
9.7.3.Teknik Budidaya mangga Kelebihan mangga ini terletak
a. Jenis mangga pada daging buahnya yang
Mangga Duren tebal, kenyal, dan rasanya yang
Deskripsi manis segar karena
Nama duren pada mangga ini mengandung cukup banyak air.
disebabkan oleh aroma buahnya
yang mirip durian. Mangga ini Daging buahnya berwarna
dapat ditemukan di kebun kuning jingga dan berserat.
koleksi mangga Cukurgondang,
Pasuruan, Jawa Timur. Ukuran buahnya termasuk
sedang, panjang antara 8 - 9 cm
Buahnya berbentuk bulat. Kulit dan berat rata-rata 300 g/buah.
buahnya tipis dan berwarna hijau Produksinya tergolong tinggi.
pada waktu masih muda, lalu
berubah menjadi kuning
kemerahan setelah buah
matang.
Gambar 110 Mangga Duren
310
Mangga arumanis Daging buahnya tebal, berwarna
Deskripsi kuning, lunak, tak berserat, dan
Mangga ini merupakan salah tidak begitu banyak
satu varietas unggul yang telah
dilepas oleh Menteri Pertanian mengandung air.
yang berasal dari daerah
Probolinggo, Jawa Timur. Rasanya manis segar, tetapi
Buahnya berbentuk jorong, pada bagian ujungnya
berparuh sedikit, dan ujungnya
meruncing. kadan:gkadang terasa asam.
Pangkal buah berwarna merah Bijinya kecil, lonjong pipih, dan
keunguan, sedangkan bagian
lainnya berwarna hijau kebiruan. panjangnya antara 13-14 cm.
Kulitnya tidak begitu tebal, Panjang buahnya dapat
berbintik-bintik kelenjar berwarna
keputihan, dan ditutupi lapisan mencapai 15 cm dengan berat
lilin.
rata-rata per buah 450 g.
Produktivitasnya cukup tinggi,
dapat mencapai 54 kg/pohon.
Gambar 111 Mangga Arumanis
311
b. Manfaat Mangga Penggunaan bibit dari biji tidak
dibenarkan, kecuali untuk batang
Sebagai buah meja atau sebagai bawah.
minuman.
Batang bawah yang tidak serasi
C. Syarat Tumbuh
(inkompatibel) berpengaruh
Tanaman mangga termasuk
tanaman dataran rendah. kurang baik terhadap
Tanaman ini dapat tumbuh dan pertumbuhan dan pembuahan
berkembang baik di daerah
dengan ketinggian antara 0-300 (produksi buah, bentuk buah,
m di atas permukaan laut.
dan rasa daging buah) batang
Meskipun demikian, tanaman ini
juga masih dapat tumbuh atas.
sampai ketinggian 1.300 m di
atas permukaan laut. Pembuatan bibit (semaian dan
okulasi) biasanya langsung
Daerah dengan curah hujan dilakukan di kebun. Kemudian,
antara 750-2.250 mm per tahun dipindahkan ke polibag setelah
dan temperatur 24-27° C tinggi tunas sekitar 20 cm.
merupakan tempat tumbuh yang
baik untuk tanaman buah ini. Budi daya tanaman
- Bibit ditanam dalam
Jenis tanah yang disukainya lubang tanam berukuran
adalah tanah yang gembur, 60 cm x 60 cm x 50 cm
berdrainase baik, ber-pH antara dengan jarak tanam 8-12
5,5-6, dan dengan kedalaman air m.
tanah antara 50-150 cm.
- Setiap lubang diberi
d. Pedoman Teknis Budidaya pupuk kandang yang
telah jadi sebanyak 1-2
Perbanyakan tanaman blek bekas minyak tanah
atau 20 kg.
Umumnya, tanaman mangga
diperbanyak dengan okulasi, - Bibit okulasi ditanam di
walaupun dapat pula dengan lahan setelah mencapai
sambung pucuk dan cangkok. ketinggian lebih dari 75
Sebagai batang bawah cm.
digunakan semai mangga madu,
cengkir (indramayu), dan Pemupukan
bapang.
Pupuk buatan yang diberikan
berupa campuran 200 kg urea,
500 kg TSP (667 kg SP-36), dan
150 kg KCl per hektar atau 200 g
urea, 500 g TSP, dan 150 g KCl
per tanaman.
312
Pemupukan dilakukan empat kali terhadap kumbang
dengan selang tiga bulan. penyerbuknya.
Dosisnya meningkat sesuai
dengan umur tanaman. Penyakit
Pemangkasan Penyakit yang sering
menyerang, terutama di daerah
Setelah mencapai tinggi 1 m, beriklim basah adalah penyakit
bibit dipangkas pada perbatasan
bidang pertumbuhan agar dapat blendok (lh'plodia sp.), mati
bercabang banyak.
pucuk (Gloeosporium sp.), dan
penyakit pascapanen
(Botryodiplodia sp) yang
Cabang ini dipelihara 2-3 tunas menyebabkan buah mangga
per cabang. Pemangkasan
diulang setelah cabang baru cepat membusuk pada bagian
mencapai panjang 1 m, demikian
seterusnya hingga diperoleh pangkalnya.
susunan 1-3-9 cabang.
Namun, penyakit ini juga dapat
Pemeliharaan menyerang batang sambungan
bibit mangga bila kondisi
lingkungan tanaman lembap dan
dingin.
Pengendalian Hama dan
Penyakit
Serangan Diplodia yang sangat
Hama merusak batang dapat diatasi
dengan mengoleskan larutan
Hama yang merisaukan adalah Benlate 0,3% atau lisol 20-50%
pada luka yang telah dibersihkan
penggerek batang lebih dulu.
(Cryptorrhynchus sp) dan
kumbang cicade (Idiocerus
niueosparsus). Panen dan Pasca Panen
Serangga hama pengisap Buah mangga dipanen setelah
Idiocerus sangat merusak bunga tua benar.
mangga hingga berguguran.
Jumlah bunga betina rendah Cirinya adalah sebagai berikut:
dengan pembuahan oleh tepung
sari yang lemah. - bagian pangkal buah
telah membengkak rata
Serangan serangga (wereng) - warnanya mulai
menyebabkan produksi mangga menguning.
rendah. Hama ini dapat diatasi
dengan semprotan insektisida Pemungutan buah yang belum
sistemik Tamaron 0,2%. tua benar menyebabkan rasanya
Pemberian insektisida melalui agak asam dan kelat (mutu
infus lebih dianjurkan untuk rendah).
menghindari pengaruh jelek
313
Umur buah dipanen kira-kira 4-5
bulan (110-150 hari) sejak bunga
mekar (anthesis).
Pemetikan harus hati-hati, tidak
boleh jatuh, dan getahnya tidak
boleh mengenai buah mangga
tersebut.
Umumnya, tanaman mangga
berbunga pada bulan Juli-
Agustus. Buah matang dapat
dipanen pada bulan September-
Desember.
Buah harus dibersihkan dari
kutu, jelaga, dan getah yang
menempel.
314
9.7.4. Teknik Budidaya Pepaya Deskripsi
a. Manfaat Warna kulit buah bagian ujung
biasanya kuning, sedangkan
Selain untuk konsumsi buah bagian lainnya tetap hijau.
segar, buah pepaya matang
dapat diolah menjadi saus Pepaya cibinong memiliki ciri
pepaya. tersendiri, yaitu buah yang
matang tampak pada warna kulit
Buah yang setengah matang buahnya. Bentuk buahnya
biasanya dibuat manisan, panjang dengan ukuran besar.
sedangkan buah muda disayur. Bobot setiap buah rata-rata 2,5
kg.
Daunnya yang masih muda serta
bunganya dibuat urap (lalap Pangkal buah kecil kemudian
masak) dan buntil.
membesar di bagian tengah dan
Tanaman yang masih berdaun
3-5 helai dan buah muda dapat melancip di bagian ujungnya.
diambil getahnya untuk papain.
Permukaan kulit buah agak
Papain digunakan untuk
penyamak kulit serta halus tetapi tidak rata. Daging
melunakkan daging dan bahan
kosmetik. buah berwarna merah
b. Jenis-jenis Pepaya kekuningan.
Pepaya Cibinong Keistimewaan lainnya pepaya ini
ialah rasanya manis segar,
teksturnya keras, dan tahan
selama pengangkutan
Gambar 112 Pepaya Cibinong
315
Pepaya Bangkok Selain ukuran, keunggulan
lainnya ialah rasa dan ketahanan
Deskripsi buah.
Pepaya bangkok bukan tanaman Daging buahnya berwarna jingga
asli Indonesia. Jenis pepaya ini
didatangkan dari Thailand kemerahan, rasanya manis
sekitar tahun 70-an.
segar dan teksturnya keras
Pepaya bangkok diunggulkan
karena ukurannya paling besar sehingga tahan dalam
dibanding jenis pepaya lainnya.
Beratnya dapat mencapai 3,5 kg pengangkutan.
per buahnya.
Rongga buahnya kecil sehingga
dagingnya tebal. Permukaan
kulit buah kasar dan tidak rata.
Gambar 113 Pepaya Bangkok
316
Pepaya Hawai Daging buahnya agak tebal,
berwarna kuning, dan rasanya
Deskripsi manis segar.
Pepaya yang berasal dari Pepaya jingga
Kepulauan Hawaii ini merupakan
suatu jenis pepaya "solo". Deskripsi
Pepaya "solo" artinya pepaya Daging buah pepaya ini
yang habis dimakan hanya untuk berwarna merah jingga
satu orang.
Oleh karena itu, dapat dipastikan
keistimewaan pepaya ini ialah
ukurannya yang kecil.
Gambar 115 Pepaya Jingga
Gambar 114 Pepaya hawai
Bobot buahnya hanya sekitar 0,5
kg. Bentuknya agak bulat atau
bulat panjang.
Kulit buah yang telah matang
berwarna kuning cerah.
317
Pepaya Mas Di daerah yang beriklim kering,
Deskripsi musim hujannya 2-5 bulan, dan
Pepaya ini berwarna kuning musim kemaraunya 6-8 bulan,
keemasan tanaman pepaya masih mampu
berbuah, asalkan kedalaman air
Gambar 116 Pepaya Mas tanahnya 50-150 cm.
c. Syarat Tumbuh Tanah yang subur dengan
Tanaman pepaya dapat tumbuh porositas baik, mengandung
di dataran rendah hingga kapur, dan ber-pH 6-7 paling
ketinggian 1.000 m dpl. disenangi oleh tanaman pepaya.
Tanaman ini lebih senang
tumbuh di lokasi yang banyak Tanaman pepaya lebih
hujan (cukup tersedia air), curah menyukai daerah terbuka (tidak
hujan 1000-2000 mm per tahun ternaungi) dan tidak tergenang
dan merata sepanjang tahun. air. Tanah yang berdrainase
Tanaman ini lebih senang tidak baik menyebabkan
tumbuh di lokasi yang banyak tanaman mudah terserang
hujan (cukup tersedia air), curah penyakit akar.
hujan 1000-2000 mm per tahun
dan merata sepanjang tahun. d. Pedoman Budidaya
1. Perbanyakan tanaman
Pepaya hanya diperbanyak
dengan bijinya yang berwarna
hitam. Biji yang berwarna putih
dibuang karena bersifat abortus,
yakni tidak mempunyai embrio
dan mati sejak buah pentil. Biji
diambil dari buah pepaya
sempurna yang telah matang
pohon.
Untuk menghasilkan tanaman
sempurna sebanyak banyaknya
maka biji yang akan dibiakkan
diambil dari bagian ujung buah
pepaya yang telah matang
pohon.
Biji-biji dari bagian ujung buah
akan menghasilkan tanaman
sempurna antara 70-80%,
sedangkan bagian pangkal
318
menghasilkan tanaman Setelah itu, dilakukan seleksi,
yaitu membuang tanaman
sempurna antara 50-65%. berbunga jantan. Tiap lubang
disisakan satu bibit yang tumbuh
2. Persemaian kekar, sehat, dan berbunga
sempurna. Bunga sempurna
Biji disemaikan dulu atau (dalam satu bunga ada putik dan
ditanam langsung. Budi daya benang sari fertill) -biasanya
tanaman baru muncul setelah bunga ke-4.
Pepaya ditanam dari biji terpilih. Bibit yang tidak terpilih dibuang
Biji disemai di polibag kecil dan atau dipindahkan untuk sulaman
ditanam di kebun setelah pada lubang lain yang bijinya
berumur tiga bulan. tidak tumbuh.
Seleksi dilakukan saat tanaman Pemindahan bibit harus hati hati,
mulai berbunga. Dalam seleksi
ini dipilih tanaman yang hanya disertai tanah yang
berbunga sempurna. Seleksi ini
dapat dilakukan di kebun atau membungkus akar bibit.
saat di pot.
Kerusakan akar bibit
mengakibatkan tanaman
layu/mati.
3. Penanaman
4. Pemeliharaan
Lubang tanam dibuat berukuran Pemupukan
60 cm x 60 cm x 40 cm,
kemudian diisi pupuk kandang Pupuk buatan yang diberikan
yang telah matang sebanyak 20 berupa NPK sebanyak 25----200
kg/lubang. Jarak tanam dibuat 3 g per tanaman, tergantung
m x 3 m atau 13,5 m x 2 m. umurnya: Dosis pemupukan
mulai dari 25 g, kemudian
Umumnya, tanaman mulai meningkat dengan interval 25 g
berbunga setelah berumur tiga per tanaman.
bulan. Bunga sempurna muncul
setelah bunga ke-4.
Cara penanaman lain yang biasa Pupuk diberikan 3-4 bulan
dilakukan petani adalah sekali. Tanaman mulai berbunga
menanam biji pepaya langsung terus-menerus (tidak musiman),
ke dalam lubang tanam, tiap tetapi perlu pemberian air
lubang ditanam 3-5 biji. sekurang-kurangnya seminggu
sekali bila kekeringan (musim
kemarau).
Setelah bibit berumur sekitar tiga
bulan, biasanya bunga jantan
mulai tumbuh.
319
Pengendalian gulma dengan menguningnya daun.
Buah yang masih muda tampak
Perawatan selanjutnya, pucat dan getahnya encer sekaii.
membersihkan gulma/alang-
alang. Biasanya, buah yang masih
muda berguguran. Penyakit
busuk akar dan layu dapat
Pembersihan kebun dengan dicegah dengan drainase kebun
cangkul atau traktor harus hati-
hati, jangan sampai merusak yang baik. Hama tungau merah
akar.
dan kutu daun dapat diatasi
dengan menyemprotkan
Kelthane 0,2%.
Hama dan Penyakit
Hama
Hama yang sering menyerang
tanaman pepaya pada musim
kemarau adalah tungau merah
Tetranychus kansawai dan kutu
daun yang berwarna kuning
Myzus persicae.
Kutu daun inilah yang menjadi
vektor dan penyebar virus
keriting (mosaik) yang ditakuti
petani pepaya karena sukar
diberantas.
Penyakit
Penyakit yang biasa menyerang
tanaman pada kondisi lembap
dan suhu malam dingin adalah
bercak buah Colletotrichum
gloeosporioides dan penyakit
busuk akar Phytophthora
palmivora.
Selain itu, penyakit lain yang
sering menyerang tanaman
pepaya adalah layu bakteri
Bacterium papayae.
Tanaman yang terserang bakteri
layu akan menunjukkan gejala
layu mendadak, tanpa ditandai
320
9.7.5. Teknik Budidaya Pisang Produksi buahnya tergolong
tinggi. Setiap pohon dapat
a.Pendahuluan menghasilkan 7-10 sisir dengan
jumlah buah 140-200.
Salah satu buah yang digemari
oleh sebagian besar penduduk Panjang buah 20-23 cm dengan
dunia adalah pisang (Musa diameter 4-5 cm. Bentuk buah
Paradisiaca L). memanjang dengan pangkal
buah membengkok.
Buah ini digemari karena
memiliki rasa yang enak, Kulit buahnya tipis. Daging buah
kandungan gizinya tinggi, mudah berwarna putih kekuningan
didapat, dan harganya relatif dengan rasa manis dan pulen.
murah.
Pisang ini termasuk genjah
Indonesia mempunyai prospek karena biarpun umurnya baru
yang baik untuk pengembangan setahun, sudah mampu
komoditas pisang kaena iklimnya menghasilkan buah.
cocok untuk tanaman pisang,
ketersediaan lahan, dan tenaga Pisang kapok Kuning
kerja yang melimpah.
Deskripsi
b. Jenis-jenis Pisang
Pisang yang berasal dari
Pisang Ambon Lumut Temanggung, Jawa Tengah ini
warna kulit buahnya tetap hijau
Deskripsi walaupun sudah matang.
Pisang yang berasal dari
Temanggung, Jawa Tengah ini
warna kulit buahnya tetap hijau
walaupun sudah matang.
Gambar 117 Pisang ambon Gambar 118 Pisang Kapok
lumut kuning
321
Produksi buahnya tergolong
tinggi. Setiap pohon dapat
menghasilkan 7-10 sisir dengan
jumlah buah 140-200.
Panjang buah 20-23 cm dengan
diameter 4-5 cm. Bentuk buah
memanjang dengan pangkal
buah membengkok. Kulit
buahnya tipis.
Daging buah berwarna putih
kekuningan dengan rasa manis
dan pulen.
Pisang ini termasuk genjah Gambar 119 Pisang Ambon
karena biarpun umurnya baru Kuning
setahun, sudah mampu
menghasilkan buah. Pisang Barangan Merah
Pisang Ambon Kuning Deskripsi
Deskripsi Pisang ini juga berasal dari
Medan. Sifatnya lebih baik
Pisang ini berkulit kuning dibanding barangan kuning.
Buahnya diunggulkan karena
keputihan. Keunggulannya memiliki rasa sangat manis,
beraroma harum, dan tidak
terletak pada rasa buah yang berbiji.
manis dan beraroma harum. Disebut barangan merah karena
daging buahnya berwarna
Tanaman ini pertama kali kuning kemerahan.
dikembangkan di daerah Produksi dan ukuran buahnya
tidak berbeda dengan pisang
Malang, Jawa Timur. barangan kuning.
Panjang buahnya antara 15-20 Bentuk buah melengkung
cm. Satu pohon dapat dengan ujung meruncing. Kulit
menghasilkan 7-10 sisir dengan buah tebal berwarna kuning
jumlah buah 100-150. kemerahan berbintik cokelat.
Bentuk buah melengkung
dengan pangkal meruncing.
Daging buah berwarna putih
kekuningan.
Umumnya buah pisang ini tidak
mengandung biji.
322
Pisang Nangka buahnya melengkung dengan
pangkal buah agak bulat.
Deskripsi Kulitnya tebal berwarna kuning
berbintik cokelat.
Pisang ini kulit buahnya tetap
berwarna hijau walaupun sudah
matang.
Kulit buah ini agak tebal.
Buahnya berukuran besar,
panjangnya dapat mencapai 28
cm. Bentuk buah melengkung.
Gambar 121 Pisang Raja Bulu
Daging buahnya sangat manis,
berwarna kuning kemerahan,
bertekstur lunak, dan tidak
berbiji. Panjang buah antara 12-
18 cm dengan bobot ratarata
110-120 g. Setiap pohon
biasanya dapat menghasilkan
rata-rata sekitar 90 buah.
Gambar 120 Pisang Nangka c. Manfaat
Walaupun berukuran agak Buahnya merupakan produk
besar, pisang yang berasal dari
Malang, Jawa Timur, ini hanya utama pisang. Pisang
berbobot 150-180 g per buah.
dimanfaatkan baik dalam
Daging buah berwarna kuning
kemerahan dengan rasa manis keadaan mentah, maupun
sedikit asam dan aroma harum.
dimasak, atau diolah menurut
Pisang Raja Bulu
cara-cara tertentu. Pisang dapat
Deskripsi
diproses menjadi tepung, kripik,
Pisang ini merupakan salah satu
jenis pisang raja yang ukurannya 'puree', bir (Afrika), cuka, atau
sedang dan gemuk. Bentuk
didehidrasi.
Daun pisang digunakan untuk
menggosok lantai, sebagai alas
'kastrol' tempat membuat nasi
'liwet', dan sebagai pembungkus
berbagai makanan.
323
Serat untuk membuat kain dapat Buah yang belum matang
diperoleh dari batang semunya.
merupakan sebagian dari diet
bagi orang yang menderita
Bagian-bagian vegetatif beserta penyakit batuk darah
buah-buah yang tidak (haemoptysis) dan kencing
termanfaatkan digunakan manis.
sebagai pakan ternak; bagian-
bagian vegetatif itu khusus Dalam keadaan kering, pisang
bersifat antisariawan usus. Buah
dimanfaatkan jika pakan ternak yang matang sempurna
merupakan makanan mewah jika
dan air sulit diperoleh (batang dimakan pagi-pagi sekali.
semu itu banyak mengandung
air).
Tanaman pisang (atau daun dan Tepung yang dibuat dari pisang
buahnya) juga memegang digunakan untuk gangguan
peranan dalam upacara-upacara pencernaan yang disertai perut
adat, misalnya di Indonesia, kembung dan kelebihan asam
untuk upacara pernikahan,
ketika mendirikan rumah, dan d. Syarat Tumbuh
upacara keagamaan setempat.
Dalam pengobatan, daun pisang Dengan pertumbuhannya yang
yang masih tergulung digunakan sangat cepat dan terus-menerus,
sebagai obat sakit dada dan yang akan mengakibatkan hasil
sebagai tapal dingin untuk kulit yang tinggi, pisang memerlukan
yang bengkak atau lecet. tempat tumbuh di iklim tropik
yang hangat dan lembap.
Air yang keluar dari pangkal Walaupun begitu, pisang ini
batang yang ditusuk digunakan sangat menarik sehingga orang
untuk disuntikkan ke dalam menanamnya juga persis di
saluran kencing untuk mengobati batas daerah ekologinya, yang di
penyakit raja singa, disentri, dan tempat itu kecepatan tumbuh
diare; air ini juga digunakan rata-ratanya hanya dapat
untuk menyetop rontoknya mendukung hasil yang minim
rambut dan merangsang saja.
pertumbuhan rambut. Cairan Suhu merupakan faktor utama
yang keluar dari akar bersifat untuk pertumbuhan.
anti-demam dan memiliki daya
pemulihan kembali. Di sentra-sentra produksi
utamanya suhu udara tidak
Dalam bentuk tepung, pisang pernah turun sampai di bawah
digunakan dalam kasus anemia 15°C dengan jangka - waktu
dan casa letih pada umumnya, yang cukup lama; suhu optimum
serta untuk yang kekurangan untuk pertumbuhannya adalah
gizi. sekitar 27°C, dan suhu
maksimumnya 38°C.
324
Kebanyakan pisang tumbuh baik e.Pedoman Budidaya
di lahan terbuka, tetapi kelebihan
penyinaran akan menyebabkan Bibit
terbakar-matahati (sunburn). 1. Bibit dari bonggol (bit)
Dalam keadaan cuaca berawan 2. Bibit dari anakan :
atau di bawah naungan ringan,
daur pertumbuhannya sedikit x Tunas rebung : belum
panjang dan tandannya lebih berdaun, tinggi 20-40 cm
kecil.
x Anakan muda : tunas
Pisang sangat sensitif terhadap daun telah keluar tetapi
masih menggulung, tinggi
angin kencang, yang akan 41-100 cm
merobek-robek daunnya, x Anakan sedang : tinggi
101-150 cm
menyebabkan distorsi tajuk dan
x Anakan dewasa : daun
dapat merobohkan pohonnya. mekar lebih dari dua
helai, tinggi 151-175 cm
Diperlukan pasokan air yang
3. Bibit dari kultur jaringan
ajek; untuk pertumbuhan
Untuk mendapatkan hasil yang
optimalnya curah hujan optimal, sebaiknya pisang
ditanam di dataran rendah,
hendaknya 200-220 mm, dan dengan ketinggian kurang dari
1.000 m dpl. Iklim yang cocok
kelembapan tanahnya jangan adalah iklim basah dengan curah
hujan merata sepanjang tahun,
kurang dari 60-70% dari maka pisang memberikan hasil
yang baik pada musim hujan dan
kapasitas lapangan, jadi kurang baik pada musim
kemarau.
sebagian besar lahan
Tanah yang cocok adalah tanah
memerlukan pengairan yang subur, tanah liat yang
mengandung kapur atau tanah
tambahan. alluvial dengan pH antara 4,5-
7,5.
Tanah yang paling baik untuk
Selain itu jenis pisang juga
pertumbuhan pisang adalah mempengaruhi keberhasilan
penanaman pisang.
tanah liat yang dalam dan
gembur, yang memiliki
pengeringan dan aerasi yang
baik.
Kesuburan yang tinggi akan
sangat menguntungkan dan
kandungan bahan organiknya.
hendaknya 3% atau lebih.
Tanaman pisang toleran
terhadap pH 4,5-7,5.
325
1. Pembibitan - Umur berbuah lebih
cepat 3-4 bulan
Pisang umumnya diperbanyak dibandingkan dengan
dengan anakan. Anakan yang cara lain
berdaun pedang-lah yang lebih
disenangi petani, sebab pohon - Tanaman lebih seragam
pisang yang berasal dari anakan dan sesuai dengan sifat
demikian akan menghasilkan induknya
tandan yang lebih besar pada
panen pertamanya (tanaman - Waktu panen serentak
induk). sehingga memudahkan
pemasaran
Bonggol atau potongan bonggol -
juga digunakan sebagai bahan 2. Penyiapan lahan
perbanyakan. Bonggol ini
biasanya dibelah dua dan Lahan untuk tanaman pisang
direndam dalam air panas (52° harus disiapkan dengan baik
C) atau dalam larutan pestisida agar dapat menjadi media
untuk membunuh nematoda dan pertumbuhan yang subur.
penggerek sebelum ditanamkan.
Kini telah dikembangkan kultur Pekerjaan pengolahan lahan
jaringan untuk perbanyakan untuk tanaman pisang tersebut
secara cepat, melalui ujung antara lain:
pucuk yang bebas-penyakit.
- Pembajakan tanah, untuk
Cara ini telah dilaksanakan membongkar tanah
dalam skala komersial, tetapi dengan kedalaman
adanya mutasi yang tidak kurang lebih 7rcm agar
dikehendaki menimbulkan menjadi media yang baik
kekhawatiran. untuk perakaran tanaman
Rekayasa bioteknologi pisang - Penggaruan, yakni
dengan kultur jaringan penghancuran
mempunyai keunggulan sebagai bongkahan-bongkahan
berikut: tanah dan meratakan
tanah. Penggaruan
- Bibit pisang bebas dari dilakukan setelah
infeksi penyakit seperti
virus dan nematoda pemotongan dan
sehingga secara ekonomi
lebih menguntungkan pembalikan tanah.
- Persentase hidup Penggalian lubang tanam,
umumnya lubang tanam pisang
tanaman relatif tinggi berukuran 60cm X 60cm X
60cm.
(95%).
326
3. Penanaman pisang dapat menaungi dan
menekan gulma.
Penanaman pada umumnya Gulma diberantas dengan cara-
dilakukan pada awal musim cara mekanik (dibabat, dibajak, -
hujan. dan sebagainya) atau dengan
tangan: Herbisida pratumbuh
Kebutuhan bibit pisang untuk cukup efektif, dan jika tanaman
luas penanaman satu hektar telah mencapai tinggi 1,5 m atau
tergantung pada jarak tanamnya. lebih, dapat digunakan herbisida
Untuk jarak tanam 6mX6m kontak.
dibutuhkan 1.700 bibit, jika jarak
tanam 5m x 5m dibutuhkan Pemupukan
2.000 bibit, sedangkan jarak
tanam 4m x 4m dibutuhkan Pisang memerlukan sejumlah
2.500 bibit. besar hara. Di pekarangan
pemakaian pupuk kandang dan
Bahan perbanyakan biasanya kompos dianjurkan, yang
ditanamkan sedalam 30 cm. dikombinasikan dengan 0,25 kg
urea dan kalium nitrat (muriate of
Pisang dapat dijadikan tanaman potash) setiap tiga bulan untuk
masing-masing rumpun.
utama atau tanaman pencampur
pada sistem tumpang sari.
Pisang biasanya ditanam
sebagai tanaman perawat (nurse Pengairan
drop) untuk tanaman muda
coklat, kopi, lada, dan Pengairan diperlukan di areal
yang memiliki musim kemarau
sebagainya. Juga dapat panjang, tetapi juga jika curah
hujannya kurang dari 200-220
digunakan sebagai tanaman sela mm bulan. Air dapat dialirkan
melalui parit atau disemprotkan;
pada perkebunan karet atau kini pengairan-tetesan (drip
irrigation) telah banyak diterima.
kelapa sawit yang baru Selama putaran pemangkasan
ringan, daun-daun yang layu
dibangun, atau ditanam di dipotong agar diperoleh mulsa
dan untuk menghindari sumber
bawah pohon-pohon kelapa infeksi melalui penyakit-penyakit
daun.
yang telah dewasa.
Jika ditanam sebagai tanaman
utama, pisang biasanya
ditumpangsarikan dengan
tanaman semusim.
3. Pemeliharaan
Pengurangan anakan
Penyiangan
DI perkebunan skala komersial
Penyiangan berulang-uiang beberapa tindakan lain dilakukan
diperlukan sampai pahon-pohon untuk mempertahankan
produktivitas yang tinggi dan
327
untuk menjamin buah berkualitas Jantung pisang hendaknya
baik untuk pasatan (ekspor). segera dibuang setelah 2 sisir
terakhir dari tandan itu muncul.
Tindakan-tindakan itu mencakup
pembuangan anakan, Pada waktu yang bersamaan,
pembuangan tunggui-tunggul, satu atau dua sisir terakhir
pemotongan jantung pisang, dan mungkin perlu dibuang untuk
pengurangan tandan buah. meningkatkan panjangnya
masing-masing buah pisang
Setiap 6-12 minggu tanaman yang tersisa, dan tandan itu
pisang dibuangi anakannya,
hanya ditinggalkan satu tanaman mungkin perlu dikarungi.
induk (yang sedang berbuah),
satu batang anakan (yang Karung itu dapat berupa kantung
tertua), dan dalam hal tanaman- plastik yang telah diberi
sirung (ratoons), satu tanaman insektisida, maksudnya untuk
cucu. menghindari kerusakan oleh
serangga, burung, debu, dan
Pada kepadatan yang rendah, sebagainya, dan untuk
setiap rumpun dapat berisi 2 menaikkan suhu tandan,
batang induk berikut 2 memajukan pertumbuhan buah,
anakannya. terutama untuk daerah beriklim
dingin.
Jadi, untuk menghindari Pengendalian Hama dan
berjejalnya batang, dan untuk Penyakit
mengatur panen yang berurutan
dalam setiap rumpun, satu Penyakit
anakan disisakan pada satu
pohon induk setiap 6-10 bulan 1.Sigatoka kuning atau bercak
(atau lebih untuk daerah beriklun daun merupakan salah satu
sejuk) untuk menghasilkan penyakit yang paling berbahaya.
tandan berikutnya. Hanya Penyakit ini disebabkan oleh
anakan yang sehat dan Mycosphaerella musicola (tahap
tertancap dalam yang boleh konidiumnya disebut Cercospora
disisakan. musae) yang endemik untuk
Asia Tenggara, dan hanya
Penyangga atau tali dapat dijumpai pada pisang.
memberikan dukungan
tambahan bagi tanaman yang
berisi tandan buah; topangan ini Bercak daun ini menyebabkan
kematian dini sejumlah besar
akan menghindarkan tanarnan daun pisang, menyebabkan
tandan buah mengecil dengan
dari patahnya batang karena sedikit sisiran, dan individu buah
pisang yang kurang penuh.
keberatan oleh tandan.
328
2. Penyakit layu Fusarium atau Fumigasi dan pengkarantinaan
penyakit Panama disebabkan , lahan yang terserang sangat
oleh Fusarium oxysporum f. dianjurkan. Penyakit ini umum,di
cubense. belahan bumi barat; di Asia
Tenggara hanya ada di Filipina
Penyakit ini berupa jamur tanah (Mindanao).
yang meriyerang akar kultivar-
kultivar pisang yang rentan, dan Penyakit-penyakit virus
menyumbat sistem pembuluh,
sehingga tanaman akan layu. mencakup penyakit pucuk
menjurai (bunchy top), mosaik,
dan mosaik braktea. Penyakit
Satu-satunya cara pucuk menjurai dan penyakit
pemberantasan ialah mosaik ditularkan oleh afid [afid
penghancuran fisik atau kimiawi pisang, (Pentalonia
(herbisida) pada tanaman yang nigronervosa), menyebabkan
terserang dan tetangga- pucuk pisang menjurai; afid
tetangganya; lahan hendaknya jagung (Rhopalosiphum maidis),
dikosongkan dan dipagari, serta dan afid kapas (Aphis gossypii),
dikucilkan dari penanaman dan kesemuanya itu adalah vektor-
aliran pengairan. vektor untuk penyakit mosaik].
Pernberantasan penyakit-
Penyakit layu bakteri atau penyakit ini mencakup tindakan
penyakit Moko
karantina, pemeriksaan secara
teratur dan penghancuran
Penyakit ini disebabkan oleh tanaman yang terserang,
Pseudomonas solanacearum,
dan dapat membunuh pohon penggunaan bahan perbanyakan
pisang yang terserang hanya
dalam jangka waktu satu-dua yang. bebas virus, pembuangan
minggu.
inang alternatifnya, dan
pemberantasan vektor-
vektornya.
Bakteri ini dapat ditularkan Hama
secara mekanik, tetapi biovar 1-
SFS adalah galur yang Serangga hama yang paling
ditularkan oleh serangga, dan berbahaya adalah kumbang
dianggap sebagai galur yang penggerek pisang (Cosmopolitis
paling berbahaya. sordidus).
Pengendaliannnya mencakup Hama ini berasal dari Asia
desinfeksi semua peralatan yang Tenggara, tetapi telah tersebar
digunakan dalam berbagai ke semua areal penanaman
pengolahan pertanian dan pisang. Yang paling merusak
penghancuran tanaman yang adalah Iarvanya: larva-larva itu
terserang, beserta tetangga- menggerek bonggol dan menjadi
tetangganya. pupa di lorong-lorong yang
dibuatnya. Sebagian besar
329