Setelah mengamati dan menyimak video tentang reklame dan ciri-ciri
reklame yang baik, siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri reklame dan dapat mem
mebedakan jenis reklame. Setelah semua video diputarkan, siswa secara mandiri
dapat mengerjakan LKPD yang diberikan guru. Guru memberikan kesempatan
kepada siswa yang belum jelas untuk bertanya.
Pada akhir pertemuan, guru beserta siswa merefleksi pembelajaran yang
telah dilaksanakan. Guru bersama siswa menyimpulkan kembali materi
pembelajaran yang sudah dilaksanakan. Guru memberi penguatan kepada siswa
terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Guru mengakhiri pembelajaran
dengan salam penutup.
Pada akhir siklus II dilakukan evaluasi untuk melihat hasil belajar siswa.
Pemberian soal-soal kepada siswa untuk mengetahui sejauh mana siswa
memahami pembelajaran (soal terdapat pada google form). Siswa mengerjakan
soal evaluasi secara individu.
Setelah hasil evaluasi dikumpulkan, peneliti bersama kolaborator
memeriksa jawaban siswa. Dari evaluasi yang telah dilaksanakan, peneliti
mendapatkan data berupa nilai yang diperoleh siswa pada Siklus II. Adapun nilai
yang diperoleh siswa pada siklus II dapat disajikan dalam tabel sebagai berikut.
Tabel 4.7. Analisis Hasil Nilai Sikap Siklus 2
FREKUENSI
NILAI SIKAP PERCAYA DIRI SIKAP JUJUR
Ind Ind Ind Ind Ind Ind Ind
1234 123
4 4 10 9 16 9 9 10
3 22 16 14 12 19 19 15
2 225 - - -3
1 ---- ---
Nilai : 4 (Sangat baik), 3 (Baik), 2 (cukup baik), 1 (perlu bimbingan)
50
Keterangan :
Sikap Percaya Diri
Indikator 1 : Berani menyampaikan ide ketika zoom
Indikator 2 : Berani berpendapat, bertanya atau menjawab pertanyaan
Indikator 3 : Berani melakukan kegiatan tanpa ragu
Indikator 4 : Tidak mudah putus asa ketika mengerjakan tugas
Sikap Jujur
Indikator 1 : Mengerjakan tugas/ulangan sendiri
Indikator 2 : Tidak menyalin hasil karya/pekerjaan orang lain
Indikator 3 : Mengakui kesalahan dan meminta maaf
Data dari tabel di atas dapat dilihat pada diagram berikut :
Sikap Percaya Diri
25
20
15
10
5
0
4321
SIKAP PERCAYA DIRI Ind 1 SIKAP PERCAYA DIRI Ind 2
SIKAP PERCAYA DIRI Ind 3 SIKAP PERCAYA DIRI Ind 4
Gambar 4.5. Diagram Hasil Belajar Sikap Percaya Diri Siklus 2
Sikap Jujur
20
15
10
5
0 4 3 2
FREKUENSI NILAI SIKAP JUJUR
Gambar 4.6 Diagram Hasil Belajar Sikap Jujur Siklus 2
51
Berdasarkan data penilaian sikap siklus II di atas diperoleh data siswa kelas
VIC selama pembelajaran daring melalui zoom untuk aspek sikap percaya diri adalah
sebagai sebagai berikut :
1) Pada Indikator 1 sebanyak 4 siswa sangat baik , 22 siswa baik ,dan 2 siswa
cukup baik dalam hal berani menyampaikan ide ketika zoom.
2) Pada Indikator 2 sebanyak 10 siswa sagat baik, 16 siswa baik, dan 2 siswa
cukup baik dalam berani berpendapat, bertanya atau menjawab pertanyaan
3) Pada Indikator 3 sebanyak 9 siswa sangat baik, 14 siswa baik, dan 5 siswa
cukup baik dalam berani melakukan kegiatan tanpa ragu.
4) Pada indiktor 4 sebanyak 16 siswa sangat baik dan 12 siswa baik dalam tidak
mudah putus asa ketika mengerjakan tugas.
Pada aspek sikap jujur menggunakan tiga indikator pengamatan didapatkan
data sebagai berikut :
1) Pada Indikator 1 sebanyak 9 siswa sangat baik, dan 19 siswa baik dalam
mengerjakan tugas/ulangan sendiri
2) Pada Indikator 2 sebanyak 9 siswa sangat baik, dan 19 siswa baik dalam tidak
menyalin hasil karya/pekerjaan orang lain
3) Pada Indikator 3 sebanyak 10 sisiwa sangat baik, 15 siswa baik, dan 3 siswa
cukup baik dalam mengakui kesalahan dan meminta maaf.
52
Adapaun hasil analisis terhadap hasil belajar siswa aspek pegetahuan
disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 4.8. Analisis Hasil Nilai Pengetahuan Siklus 2
CAPAIAN NILAI KETERANGAN PERSENTASE
NILAI JUMLAH
100 6 TUNTAS 21,43%
TUNTAS 35,72%
90 10 TUNTAS 42,85%
80 12
70 -
60 -
50 -
TOTAL 28 - 100%
Data di atas dapat dilihat juga dalam diagram berikut :
Hasil Belajar Aspek Pengetahuan 50
15
10
5
0
100 90 80 70 60
Gambar 4.7. Diagram Hasil Belajar Aspek Pengetahuan Siklus 2
Berdasarkan data tersebut diperoleh data siswa yang tuntas KKM adalah
sebanyak 28 siswa dengan persentase (100%). Siswa yang memperoleh nilai 100
sebanyak 6 siswa dengan persentase (21,43%) siswa memperoleh nilai 90 sebanyak
10 siswa dengan persentase (35,72%), dan siswa yang memperoleh nilai 80 sebanyak
12 siswa dengan persentase (42,85%).
53
Hasil belajar siswa pada aspek keterampilan pembelajaran siklus 2 disajikan
dalam tabel berikut :
Tabel 4.9. Analisis Hasil belajar siswa aspek keterampilan siklus 2
CAPAIAN NILAI KETERANGAN
NILAI FREKUENSI
TUNTAS
90 7 TUNTAS
89 7 TUNTAS
88 8 TUNTAS
87 4 TUNTAS
86 2
Data di atas dapat disajikan dalam diagram berikut :
10 FREKUENSI 86
8
6 89 88 87
4
2
0
90
Gambar 4.8. Diagram Hasil Belajar Aspek Keterampilan Siklus 2
Berdasarkan data tersebut diperoleh rata – rata nilai siswa adalah 88,46, nilai
tertinggi 90 dan nilai terendah adalah 86.
54
c. Observasi (Pengamatan) Siklus 2
Observasi dilakukan selama proses pembelajaran. Observasi dilakukan
untuk mengamati aktivitas guru dan siswa pada Siklus 2. Dalam melakukan
observasi, peneliti dibantu oleh teman sejawat di sekolah dasar. Hasil pengamatan
terhadap aktivitas guru dan siswa dideskripsikan sebagai berikut.
Hasil observasi menunjukkan bahwa guru sudah menyiapkan model
Discovery Learning dengan media video yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran. Sebelum pembelajaran dimulai, guru pun mengkondisikan siswa
untuk siap mengikuti pembelajaran, terbukti dengan sikap siswa yang fokus
mengikuti penjelasan dari video dan tidak terdengar gaduh. Akan tetapi, masih
ada kendala sinyal dalam penayangan media sehingga tidak semua siswa langsung
menyimak video dengan jelas. Guru memulai pembelajaran dan menyampaikan
tujuan pembelajaran. Video yang ditampilkan sudah cukup jelas, dan siswa bisa
menyimak video dengan baik.
Hasil observasi terhadap aktivitas guru pada siklus II dapat dilihat dalam
tabel berikut:
Tabel 4.10. Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus II
No. Aktivitas Guru Skor Persentase (%)
1. Siklus 1 87 87
2. Siklus 2 94 94
(Data Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus II dapat dilihat pada lampiran)
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa aktivitas guru pada siklus II
mengalami kenaikan dari siklus I yaitu sebesar 7%. Data hasil aktivitas guru pada
siklus II dapat dilihat juga pada diagram berikut ini :
55
Aktivitas Guru Siklus II
96 94
94 SIKLUS 2
92
90
88 87
86
84
82
SIKLUS I
Gambar 4.9. Diagram Aktivitas Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Siklus II
Adapun hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada siklus 2 adalah
sebagai berikut :
Tabel 4.11. Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II
No. Aktivitas Siswa Skor Total Persentase (%)
1. Siklus 1 375 77
2. Siklus 2 379 84,5
(Data Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II dapat dilihat pada
lampiran)
Data di atas dapat dilihat pada diagram berikut :
Hasil Aktivitas Siswa Siklus II
86
84
82
80
78
76
74
72
1
Siklus I Siklus II
Gambar 4. 10 Diagram Aktivitas Siswa Siklus II
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa kenaikan aktivitas siswa
pada siklus II adalah sebesar 7,5%.
56
d. Refleksi
Berdasarkan pengamatan peneliti, pada dasarnya penggunaan model
Discovery Learning dengan media video dalam pembelajaran sudah efektif.
Dengan melalui model Discovery Learning dengan media video, siswa lebih
antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, di tengah-tengah
tayangan video ada yang masih belum terlihat langsung karena sinyal. Video yang
ditampilkan menjadi terjeda beberapa detik. Video yang digunakan dari youtube.
Pada siklus 2 kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model
Discovery Learning dengan media video sudah efektif, tetapi waktu untuk
menayangkan hanya singkat dan kadang terhambat sinyal sehingga menyebabkan
pemutaran video terjeda. Dilihat dari sisi siswa, sebagian siswa aktif dalam
pembelajaran, guru juga sudah memberi kesempatan kepada siswa lainnya untuk
menanggapi pertayaan temannya sendiri.
3. Deskripsi Siklus III
Penelitian siklus III dilaksanakan pada tanggal 4 - 9 November 2020. Materi
pembelajaran yang dilaksanakan adalah tema 4 Globalisasi Subtema 1 Globalisasi di
sekitarku pembelajaran 3. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada siklus III
adalah sebagai berikut.
a. Perencanaan Tindakan
Tahap perencanaan ini merupakan persiapan pembelajaran menggunakan
model Discovery Learning dengan media video. Peneliti menyusun rencana
perbaikan tindakan bersama kolaborator yaitu Ibu Siti Junaidati, S. Pd.
Kolaborator merupakan teman sejawat di SD Muhammadiyah PK Surakarta.
Rencana tindakan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
57
1) Menentukan waktu penelitian. Waktu penelitian ditentukan oleh peneliti dan
kolaborator. Waktu yang direncanakan untuk tindakan Siklus 3 adalah tanggal
9 November 2020.
2) Menyiapkan materi pembelajaran. Materi yang digunakan pada siklus ini adalah
materi kelas VI semester I, yaitu Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 3.
3) Menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) sesuai dengan indikator
yang ingin dicapai. RPP yang disusun digunakan untuk 1 (satu) kali pertemuan.
4) Menyusun LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dan instrumen evaluasi. LKPD
disusun untuk setiap pertemuan, sedangkan evaluasi digunakan untuk akhir
siklus. Instrumen soal meliputi kisi-kisi soal, soal, kunci jawaban, dan pedoman
penskoran.
5) Menyusun lembar observasi yang di dalamnya berisi lembar pengamatan
tentang aktivitas guru dan siswa saat proses pembelajaran dengan menggunakan
model Discovery Learning dengan media video.
6) Menyiapkan media dan sumber belajar yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran. Peneliti membuat model Discovery Learning dengan media
video bersama kolaborator.
b. Pelaksanaan Tindakan Siklus III
Pada siklus III dilaksanakan satu kali pertemuan. Siklus III dilaksanakan
pada hari Senin tanggal 9 November 2020. Materi yang diajarkan pada pertemuan
pertama adalah Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 3. Guru memulai pelajaran
dengan salam pembuka, sapa, memberi motivasi, dan doa bersama. Guru
menyampaikan apersepsi materi yang akan dipelajari dan tujuan pembelajaran
Tema 4 subtema 1 Pembelajaran 3. Sebelum masuk ke materi, guru melakukan
apersepsi dengan memberikan pertanyaan materi lalu tentang proses penyaluran
58
listrik.
Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab. Salah satu siswa
mengemukakan jawaban tentang proses penyaluran listrik. Kemudian guru mengulang
kembali tentang bagian-bagian proses dihasilkanya listrik pada PLTA melalui
tayangan PPT. Siswa mengamati dan menyimak video tentang kosakata baku melalui
youtube. Dalam kegiatan tersebut, siswa fokus dalam menyimak cuplikan video
tentang proses dihasilkanya listrik dan proses penyaluran listrik. Guru menghentikan
penayangan video dan bertanya pada siswa “Bagaimana pemanfaatan proses
penyaluran listrik dari PLTA hingga sampai ke rumah – rumah warga? Beberapa
siswa kemudian menjawab pertanyaan guru. Melalui kegiatan mengamati dan
menyimak video ini, siswa dapat menemukan proses penyaluran listrik dan
menuliskan informasi.
Kegiatan yang dilakukan guru selanjutnya adalah menampilkan LKPD yang
berisi lembar pengamatan proses penyaluran listrik di rumah dan inormasi penting dari
teks penyaluran listrik. Guru menyampaikan penjelasan kepada siswa berkaitan LKPD
tersebut untuk dikerjakan melalui google form pada tugas kelas LKPD Daring 3.
Pada akhir pertemuan, guru beserta siswa merefleksi pembelajaran yang telah
dilaksanakan. Guru bersama siswa menyimpulkan kembali materi pembelajaran yang
sudah dilaksanakan. Guru memberi penguatan kepada siswa terhadap pembelajaran yang
telah dilaksanakan. Guru mengakhiri pembelajaran dengan salam penutup.
Pada akhir siklus III dilakukan evaluasi untuk melihat hasil belajar siswa.
Pemberian soal-soal kepada siswa untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami
pembelajaran (soal terdapat pada google form). Siswa mengerjakan soal evaluasi
secara individu. Setelah hasil evaluasi dikumpulkan, peneliti bersama kolaborator
memeriksa jawaban siswa. Dari evaluasi yang telah dilaksanakan, peneliti
59
mendapatkan data berupa nilai yang diperoleh siswa pada Siklus III.
Adapun nilai yang diperoleh siswa pada siklus III dapat disajikan dalam tabel
sebagai berikut.
Tabel 4.12 Hasil Belajar Aspek Sikap Siklus III
FREKUENSI
NILAI SIKAP PERCAYA DIRI SIKAP JUJUR
Ind Ind Ind Ind Ind Ind Ind
1234 123
4 6 14 9 18 12 14 10
3 20 14 19 10 16 14 18
22 -
1 ---- ---
Nilai : 4 (Sangat baik), 3 (Baik), 2 (cukup baik), 1 (perlu bimbingan)
Keterangan :
Sikap Percaya Diri
Indikator 1 : Berani menyampaikan ide ketika zoom
Indikator 2 : Berani berpendapat, bertanya atau menjawab pertanyaan
Indikator 3 : Berani melakukan kegiatan tanpa ragu
Indikator 4 : Tidak mudah putus asa ketika mengerjakan tugas
Sikap Jujur
Indikator 1 : Mengerjakan tugas/ulangan sendiri
Indikator 2 : Tidak menyalin hasil karya/pekerjaan orang lain
Indikator 3 : Mengakui kesalahan dan meminta maaf
Data dari tabel di atas dapat dilihat pada diagram berikut :
Aspek Sikap Siklus 3
25
20
15
10
5
0
4321
SIKAP PERCAYA DIRI Ind 1 SIKAP PERCAYA DIRI Ind 2
SIKAP PERCAYA DIRI Ind 3 SIKAP PERCAYA DIRI Ind 4
Gambar 4.13. Diagram Hasil Belajar Sikap Percaya Diri Siklus 3
60
Aspek Sikap Siklus 3
20 4 3 2
15 SIKAP JUJUR
10
5
0
FREKUENSI NILAI
Gambar 4.12 Diagram Hasil Belajar Sikap Jujur Siklus 3
Berdasarkan data penilaian sikap siklus III di atas diperoleh data siswa kelas
VIC selama pembelajaran daring melalui zoom untuk aspek sikap percaya diri adalah
sebagai sebagai berikut :
1) Pada Indikator 1 sebanyak 6 siswa sangat baik , 20 siswa baik ,dan 2 siswa
cukup baik dalam hal berani menyampaikan ide ketika zoom.
2) Pada Indikator 2 sebanyak 14 siswa sagat baik dan 14 siswa baik dalam berani
berpendapat, bertanya atau menjawab pertanyaan
3) Pada Indikator 3 sebanyak 9 siswa sangat baik dan 19 siswa baik dalam berani
melakukan kegiatan tanpa ragu.
4) Pada indiktor 4 sebanyak 18 siswa sangat baik dan 10 siswa baik dalam tidak
mudah putus asa ketika mengerjakan tugas.
Pada aspek sikap jujur menggunakan tiga indikator pengamatan didapatkan
data sebagai berikut :
1) Pada Indikator 1 sebanyak 12 siswa sangat baik dan 16 siswa baik dalam
mengerjakan tugas/ulangan sendiri
2) Pada Indikator 2 sebanyak 14 siswa sangat baik dan 14 siswa baik dalam tidak
menyalin hasil karya/pekerjaan orang lain
61
3) Pada Indikator 3 sebanyak 10 sisiwa sangat baik dan 18 siswa baik dalam
mengakui kesalahan dan meminta maaf.
Adapaun hasil analisis terhadap hasil belajar siswa aspek pegetahuan
disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 4.13. Analisis Hasil Nilai Pengetahuan Siklus 3
CAPAIAN NILAI
SIKLUS 3 KETERANGAN PERSENTASE
NILAI JUMLAH
100 17 TUNTAS 60,7 %
90 -
80 11 TUNTAS 39,3 %
70 -
60 -
50 -
TOTAL 28 - 100%
Data di atas dapat dilihat juga dalam diagram berikut :
18 90 JUMLAH 60 50
16 17
14 11
12 80 70
10
8
6
4
2
0
100
Gambar 4.13. Diagram Hasil Belajar Aspek Pengetahuan Siklus 3
Berdasarkan data tersebut diperoleh data siswa yang tuntas KKM adalah
sebanyak 28 siswa dengan persentase (100%). Siswa yang memperoleh nilai 100
sebanyak 17 siswa dengan persentase (60,7 %) siswa memperoleh nilai dan siswa
yang memperoleh nilai 80 sebanyak 11 siswa dengan persentase (39,3 %).
62
Hasil belajar siswa pada aspek keterampilan pembelajaran siklus 2 disajikan
dalam tabel berikut :
Tabel 4.14. Analisis Hasil belajar siswa aspek keterampilan
CAPAIAN NILAI KETERANGAN
NILAI FREKUENSI
TUNTAS
90 7 TUNTAS
89 8 TUNTAS
88 8 TUNTAS
87 5
Data di atas dapat disajikan dalam diagram berikut :
10 CAPAIAN 87
8
6 89 88
4
2
0
90
Gambar 4.7. Diagram Hasil Belajar Aspek Keterampilan Siklus 3
Berdasarkan data tersebut diperoleh rata – rata nilai siswa adalah 88,61,
nilai tertinggi 90 dan nilai terendah adalah 87.
c. Observasi (Pengamatan) Siklus 3
Observasi dilakukan selama proses pembelajaran. Observasi dilakukan
untuk mengamati aktivitas guru dan siswa pada Siklus 3. Dalam melakukan
observasi, peneliti dibantu oleh teman sejawat di sekolah dasar. Hasil pengamatan
terhadap aktivitas guru dan siswa dideskripsikan sebagai berikut.
Hasil observasi menunjukkan bahwa guru sudah menyiapkan model
Discovery Learning dengan media video yang akan digunakan dalam proses
pembelajaran. Sebelum pembelajaran dimulai, guru pun mengkondisikan siswa
63
untuk siap mengikuti pembelajaran, terbukti dengan sikap siswa yang fokus
mengikuti penjelasan dari video dan tidak terdengar gaduh. Akan tetapi, masih
ada kendala sinyal dalam penayangan media sehingga tidak semua siswa langsung
menyimak video dengan jelas. Guru memulai pembelajaran dan menyampaikan
tujuan pembelajaran. Video yang ditampilkan sudah cukup jelas, dan siswa bisa
menyimak video dengan baik.
Hasil observasi terhadap aktivitas guru pada siklus III dapat dilihat dalam
tabel berikut:
Tabel 4.15. Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus III
No. Aktivitas Guru Skor Persentase (%)
1. Siklus 1 87 87
2. Siklus 2 94 94
3 Siklus 3 95 95
(Data Hasil Observasi Aktivitas Guru Siklus II dapat dilihat pada lampiran)
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa aktivitas guru pada siklus III
mengalami kenaikan dari siklus II yaitu sebesar 1%. Data hasil aktivitas guru pada
siklus III dapat dilihat juga pada diagram berikut ini :
Aktivitas Guru
96 SIKLUS 2 SIKLUS 3
94
92
90
88
86
84
82
SIKLUS I
Gambar 4.15. Diagram Aktivitas Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Siklus II
Adapun hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada siklus 2 adalah
sebagai berikut :
64
Tabel 4.16. Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus III
No. Aktivitas Siswa Skor Total Persentase (%)
1. Siklus 1 375 77
2. Siklus 2 379 84,5
3 Siklus 3 388 86,6
(Data Hasil Observasi Aktivitas Siswa Siklus II dapat dilihat pada
lampiran)
Data di atas dapat dilihat pada diagram berikut :
Aktivitas Siswa
88
86
84
82
80
78
76
74
72
1
Siklus I Siklus II Siklus III
Gambar 4. 16 Diagram Aktivitas Siswa Siklus II
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa kenaikan aktivitas siswa
pada siklus III dari siklus II adalah sebesar 2,1%.
d. Refleksi
Berdasarkan pengamatan peneliti, pada dasarnya penggunaan model
Discovery Learning dengan media video dalam pembelajaran sudah efektif.
Dengan melalui model Discovery Learning dengan media video, siswa lebih
antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, di tengah-tengah
tayangan video ada yang masih belum terlihat langsung karena sinyal. Video yang
ditampilkan menjadi terjeda beberapa detik. Video yang digunakan dari youtube.
Pada siklus 3 kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model
65
Discovery Learning dengan media video sudah efektif, tetapi waktu untuk
menayangkan hanya singkat dan kadang terhambat sinyal sehingga menyebabkan
pemutaran video terjeda. Dilihat dari sisi siswa, sebagian siswa aktif dalam
pembelajaran, guru juga sudah memberi kesempatan kepada siswa lainnya untuk
menanggapi pertayaan temannya sendiri.
C. Pembahasan Antarsiklus
Pembahasan berisi tentang uraian dan penjelasan mengenai hasil penelitian yang
telah dilakukan dari hasil kerja kolaborasi antara peneliti dan observer (rekan sejawat).
Hal-hal yang dibahas adalah pembahasan penelitian dan hipotesis tindakan. Hasil
tindakan kelas yang telah dilakukan dari sebelum diberi tindakan sampai akhir tindakan
siklus III yang dapat memberikan dampak positif untuk proses pembelajaran dan
mendorong guru untuk melakukan perbaikan hasil belajar siswa pada materi tema 4
subtema 1 dengan menggunakan model Discovery Learning dengan media video.
Aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan diamati dari penelitian
tindakan yang telah dilakukan, diperoleh bahwa:
1. Siswa semakin aktif mengikuti proses pembelajaran secara daring
2. Siswa memperhatikan penjelasan guru dan aktif bertanya jawab
3. Siswa fokus mengamati video dan dapat menemukan informasi penting dari video.
4. Siswa memiliki rasa ingin tahu tentang media yang akan ditampilkan.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti dalam tindakan siklus I
dengan jumlah 28 siswa. Aktivitas siswa dan hasil belajar siswa mengalami
peningkatan. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 77%, sedangkan hasil belajar
aspek pengetahuan siswa yang sudah tuntas dengan memeperoleh nilai di atas KKM ≥
75 sebanyak 23 siswa dari 28 siswa atau sebesar 82,5% dan rata – rata kelas adalah
66
82,86. Dengan adanya hasil pembelajaran pada siklus I belum tercapai sepenuhnya
sehingga dapat dijadikan acuan untuk melaksanakan tindakan siklus II.
Pada pelaksanaan siklus II telah mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari
capaian kriteria aktivitas siswa sebesar 84,5% atau meningkat 7,5% dari siklus I. Hasil
belajar pada aspek pengetahuan disiklus II juga mengalami peningkatan, yaitu siswa
yang mendapatkan nilai di atas KKM ≥ 75 sebanyak 28 siswa atau sebesar 100% dan
rata – rata kelas meningkat menjadi 87,86.
Pada pelaksanaan siklus III, capaian kriteria aktivitas siswa sebesar 86,6% atau
meningkat 2,1% dari siklus II. Hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan di siklus III
juga mengalami peningkatan pada rata – rata kelas, yaitu siswa yang mendapatkan nilai
di atas KKM ≥ 75 sebanyak 28 siswa atau sebesar 100% dan rata – rata kelas adalah
92,14.
Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa penelitian yang dilakukan
pada siswa kelas VIC SD Muhammadiyah PK Surakarta Tahun Pelajaran 2020/2021
dengan menggunakan model Discovery Learning dengan media video dapat
meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan
capaian kriteria pada aktivitas siswa dan hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari
Kriteria Ketuntasan Minimal ≥ 75 dan juga pada rata – rata nilai kelas. Sehingga dapat
dikatakan bahwa model Discovery Learning dengan media video dapat dijadikan salah
satu alternatif bagi guru untuk diterapkan dalam proses pembelajaran tematik.
67
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti selama tiga siklus
dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Penerapan model Discovery Learning dengan media video telah memberikan
peningkatkan terhadap hasil belajar daring siswa pada pembelajaran tema 4
subtema 1 di kelas VI SD Muhammadiyah PK Surakarta, hal itu terbukti dengan
adanya peningkatan dari siklus I tingkat ketuntasan adalah 82,15%, siklus II
100%, dan siklus III 100%.
2. Aktivitas siswa dalam melakukan penerapan model Discovery Learning dengan
media video pada pembelajaran tema 4 subtema 1 di kelas VI SD
Muhammadiyah PK Surakarta mengalami peningkatan, hal itu terbukti dari
observasi yang dilakukan guru selama melakukan penelitian. Pada siklus I
aktivitas siswa adalah 77%, pada siklus II 84,5%, dan pada siklus III 86,6%.
3. Pengelolaan pembelajaran yang dilakukan guru mengalami peningkatan dalam
menerapkan model Discovery Learning dengan media video pada pembelajaran
tema 4 subtema 1 di kelas VI SD Muhammadiyah PK Surakarta berdasarkan
observasi yang dilakukan oleh observer selama guru melakukan pembelajaran.
Pada siklus I 87%, pada siklus II 94%, dan pada siklus III 95%.
67
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian, serta dalam rangka ikut
menyumbangkan pemikiran bagi guru dalam meningkatkan kreativitas dan hasil
belajar siswa terhadap pembelajaran tematik di SD, maka peneliti menyampaikan
saran-saran sebagai berikut :
1. Bagi Kepala Sekolah
Kepala sekolah hendaknya memberikan pelatihan kepada guru tentang
model pembelajaran dan memantau pelaksanaan dari model pembelajaran
inovatif diantaranya :
a. Memberikan pelatihan penerapan model pembelajaran Discovery Learning,
Problem Based Learning, dan Projek Based Learning
b. Memantau pemaksimlan penggunaan fasilitas-fasilitas yang dapat
meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa.
c. Mendorong guru untuk senantiasa meningkatkan inovasi pembelajaran dan
inovasi media pembelajaran.
2. Bagi Guru
Sebagai bahan masukan bagi guru agar memilih model pembelajaran yang
tepat dalam proses pembelajaran. Adapun salah satunya yaitu :
a. Menerapan model pembelajaran Discovery Learning, Problem Based
Learning, dan Projek Based Learning karena model ini sangat cocok
digunakan di SD untuk meningkatkan hasil belajar.
b. Guru memberikan pendampingan, arahan, dan bimbingan untuk siswa yang
belum tuntas KKM melaui program remedial dan bagi siswa yang sudah
tuntas melalui program pengayaan.
68
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Peneliti selanjutnya diharapkan lebih kreatif dan inovatif. Adapun salah
satunya :
a. Mengembangkan idenya untuk melakukan inovasi dalam pendidikan,
khususnya inovasi dalam pembelajaran daring.
b. Menjadikan penelitian ini sebagai salah satu referensi agar penelitian yang
selanjutkan lebih baik dan sesuai.
c. Mengembangkan variabel lain yang mempengaruhi kreativitas dan hasil
belajar.
69
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, suharsimi, dkk. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Azhar Arsyad. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Perss.
Ichmarunto (2014). “Penerapan Model Discovery Untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Siswa Tentang Perubahan Kenampakan Bulan Di Kelas IV SDN 6
Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon”. [Online].
Tersedia: [Online]. Tersedia:
http://perpustakaan.upi.edu/index.php?option=com_content&view=article&i
d=112&Itemid=210. (21 Maret 2014)
Purwanti (2010). “Penerapan Guided Discovery Learning dalam Pembelajaran IPA
untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Bagian-bagian Tumbuhan pada
Siswa Kelas II SDN Pringo Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang”.
[Online]. Tersedia: http://karya-
ilmiah.um.ac.id/index.php/KSDP/article/view/6064. (21 Maret 2014)
Susanto, Ahmad. (2012). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:
Kencana
Silberman, Melvin L. 2007. Active Learning: 101 Strategi Pembelajaran Aktif.
Yogyakarta: YAPPENDIS.
Supardi. 2006. PTK Beserta Sistematika Proposal dan Laporannya. Jakarta: Bina
Aksara.
Sudjana, Nana. 2000. Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Bandung : Remaja Rosda
Karya.
Wilis Dahar, Ratna. (2006). Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Jakarta
Yunari, Naviah. (2012). “Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model
Discovery Learning Materi Pecahan Di Kelas III SDN 1 Wonorejo Kecamatan
Pagerwojo Kabupaten Tulungagung”. .[Online] Tersedia: http://karya-
ilmiah.um.ac.id/index.php/KSDP/article/view/19118. (21 Maret 2014)
REVISI RENCANA NON-ME
Nama : AGUS SUPARDI, S. Pd.
Kelas PPG : PGSD 2
Nomor Peserta : 20036102710121
Tempat PPL : SD Muhammadiyah Program Khusus
NO BENTUK WAKTU DAN TEMPAT
KEGIATAN
Minggu I (Rabu, 14 Oktober – Rabu, 21 Ok
1 MEMANTAU Pukul 07.15 – 08.00 WIB
HAFALAN Platform yang digunakan : Google meeting
SISWA JUZ 29 WA Grub
2 PERTEMUAN Jumat, 16 Oktober 2020
GURU Ruang Aula lantai 2 gedung selatan
(SUPERVISI (dilaksanakan secara luring)
MINGGUAN
ENGAJAR PPL MINGGU 1
Surakarta
T Peran dan Deskripsi PIHAK YANG
Kegiatan TERLIBAT
ktober 2020) Peran : Guru 1. Siswa kelas 6
Pembimbing sesuai
g, zoom meeting dan pembagian
Memantau setoran kelompok PA
haalan siswa juz 29 (pembimbing
melalui palform dal akademik)
link yang telah 2. Guru Agama
disediakan) kelas 6
Peran : sebagai 1. Kepala sekolah
peserta 2. Guru SD
Pertemuan rutin Muhammadiyah
bersama kepala PK
KEPALA
SEKOLAH)
3 KONSULTASI Sabtu, 17 Oktober 2020
ORANG TUA 08.30 – 09.30
SISWA Kelas VI C
(Dilaksanakan secara luring)
4 PEMBIMBINGAN Senin, 19 Oktober 2020
LOMBA Platform : Zoom meeting /google meeting
PERSIAPAN
PLASMIC SMP
MUH PK
sekolah membahas 1. Wali Kelas VI
perkembangan C (Saya)
pembelajaran PJJ
mingguan dan 2. Orang tua
evaluasi siswa kelas
Peran : Wali Kelas VI C
VIC
Kegiatan
pengambilan Modul
bahan belajar daring
sekaligus
pengumpulan bahan
belajar daring yang
dicetak. Selain itu
untuk menyampaikan
perkembanagn
belajar siswa
Peran : Pembimbing 1. Peserta
lomba maple IPA dan Lomba
IPS PLASMIC
(siswa kelas
5 dan 6 yang
5 PERSIAPAN Selasa, 20 Oktober 2020
PPDB DARING (dilaksanakan secara luring)
TAHUN
2021/2022
6 PERSIAPAN Rabu, 21 Oktober 2020
KEGIATAN Platorm : Channel Youtube sekolah SD Mu
JUMAT SENAM https://www.youtube.com/channel/UChKmVdC4Ngv
SEHAT
mengikuti
lomba)
2. Guru wali
kelas 5 dan 6
Peran : Panitia 1. Pantia PPDB
Bagian HUMAS (Guru yang
ditunjuk
Membantu menjadi
pembuatan flyer panitia inti)
persiapan PPDB 2. Kepala
daring untuk tahun Sekolah
ajaran 2021/2022 3. Tim IT
sekolah
Peran : Bidang Guru PJOK
uhammadiyah PK Humas Sekolah
vH7LkAyfawjPQ/featured Membantu
sosialaisasi
pelaksanaan
kegiatan Jumat sehat
dengan senam live
virtual melalui
Youtube sekolah
REKAP HASIL NILAI PENGETAHUAN SIKLUS 1
SD MUHAMMADIYAH PROGRAM KHUSUS SURAKARTA
KELAS : VI C KKM : 75
MAPEL : TEMA 4 (SUBTEMA 1 PB 1)
GURU : AGUS SUPARDI, S. Pd.
No Nama Nilai
1 Adara Engrasia Hadi 90
2 Adna Rangga 80
3 Ahmad Imam Semidang 80
4 Aisyah Syafira Putri Wibawa 80
5 Aji Muhammad Raihan 90
6 Akma Haidarasyad Arrauf Trisnantara 70
7 Ashfa Qanita Nisa 90
8 Azka Ahmad Fairuz 90
9 Carissa Ayla Salsabila 90
10 Danendra Nur R.R 100
11 Diva 50
12 Dmitry Ivanov 70
13 Guliannur Warsito 80
14 Kania Prima Anjani Raras 90
15 Keisha Kallista Dewi 80
16 Kevin Aurel Heriasa 90
17 Khadijah Subagyo 90
18 Malika Salim Nahdi 80
19 Maritza Fawnia 80
20 Mona Hanna Nur Velove 100
21 Najwa Namiera Putri Ramadhoni 90
22 Naufa Alifa Zarqa 100
23 Naufal Ar Rafif Istanto 90
24 Nazwa Alynesya Ganesh 60
25 Raissa Najwa Salsabilla 80
26 Rania Nabila Harfadh 100
27 Sabrina Nayla Lathifa 50
28 Talitha Elvina 80
RATA - RATA NILAI 82.86
NILAI TERTINGGI 100
NILAI TERENDAH 50
SISWA YANG TUNTAS KKM 23 SISWA
SISWA YANG TIDAK TUNTAS KKM 5 SISWA
REVISI
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP DARING)
PERTEMUAN 2 (SIKLUS 2)
Disusun Oleh :
Nama : AGUS SUPARDI, S. Pd.
Angkatan PPG : PPGDALJAB ANGKATAN 1
Kelas PPG : PGSD 2
Nomor Peserta : 20036102710121
PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN (PPGDALJAB)
PROGRAM STUDI PPG
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2020
JARING – JARING TEMA
PEMETAAN KD TEMA 4
SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 2
Sumber : Buku Guru Kelas 6 Tema 4 (edisi revisi 2018) Subtema 1 Pembelajaran 2 halaman 12
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP DARING )
Satuan Pendidikan : SD Muhammadiyah Program Khusus Surakarta
Kelas / Semester : 6 /1
Tema : Globalisasi (Tema 4)
Sub Tema : Globalisasi di Sekitarku (Sub Tema 1)
Muatan Terpadu : PPkN, SBdP
Pembelajaran ke :2
Alokasi waktu : 2 x 35 menit
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan pengamatan reklame yang disajikan dalam PPT dan video pembelajaran youtube
sekolah, peserta didik mampu menganalisis ciri-ciri reklame dari contoh yang diberikan dengan
cermat. (Muatan SBdP KD 3.1)
2. Melalui kegiatan pengamatan reklame yang disajikan dalam PPT dan video pembelajaran youtube
sekolah, peserta didik mampu membedakan reklame komersial dan reklame nonkomersial dengan
benar. (Muatan SBdP KD 4.1)
3. Melalui kegiatan membaca teks dan mengamati video pembelajaran youtube sekolah, peserta didik
mampu mengidentifikasi contoh keberagamanan ekonomi dengan benar. (Muatan PPKn KD 3.3.)
4. Melalui diskusi dalam zoom meeting, peserta didik mampu menjelaskan sikap yang perlu
dikembangkan dalam hal keberagaman ekonomi dengan benar. (Muatan PPKn KD 4.3)
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Kegiatan 1. Guru mengirimkan link Zoom meeting dan link Youtube vidio
Pendahuluan pembelajaran melalui grub WA kelas 6 : 15
Link Zoom kelas 6 : http: //bit.ly/Pembelajaran2t4st1 menit
Kegiatan Link Youtube Sekolah SD Muhammadiyah Program Khusus
Inti Kottabarat Surakarta (Playlist Vidio kelas 6) : 40
menit
https://www.youtube.com/channel/UChKmVdC4NgvH7Lk
AyfawjPQ/playlists
2. Siswa masuk ke zoom meeting dan melakukan presensi melalui
chatt
3. Guru melakukan pembukaan dengan salam, menyapa siswa dan
dilanjutkan dengan mempersilakan salah satu peserta didik
memimpin doa melalui Zoom meeting.(Orientasi)
4. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang akan
dipelajari dan mengajak peserta didik untuk selalu menerapkan
protokol kesehatan. (Apersepsi)
5. Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari
pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
(Motivasi)
SINTAK MODEL DISCOVERY LEARNING
Sintak 1 Stimulation (Pemberi Rangsang)
1. Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran dan tujuan
pembelajaran hari ini.
2. Guru mengajukan pertanyaan tentang bagaimana tanggal 2
oktober diperingati sebagai hari batik. Kemudian dilanjtkan
dengan pertanyaan bagaimana batik dapat dikenal hingga
mendunia.
Sintak 2 Problem Statement (Identifikasi Masalah)
3. Guru memotivasi peserta didik untuk bangga terhadap
kebudayaan Indonesia.
4. Guru meminta siswa untuk slide PPT dan memperhatikan vidio
pembelajaran pada link youtube sekolah
Link Youtube Sekolah SD Muhammadiyah Program Khusus
Kottabarat Surakarta (Playlist Vidio kelas 6) :
https://www.youtube.com/channel/UChKmVdC4NgvH7Lk
AyfawjPQ/playlists
Kegiatan Sintak 3 Data Collection (Pengumpulan Data) 15
Penutup 5. Peserta didik mengamati tanyangan reklame yang ada di vidio menit
pembelajaran. Peserta didik menuliskan hal-hal yang ingin
mereka ketahui tentang reklame.
Sintak 4 Data Processing (Pengolahan Data)
6. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok dalam grub WA. Pada
kelompoknya peserta didik dibagikan contoh gambar brosur,
poster, tulisan biasa, dan artikel. Peserta didik mengelompokkan
reklame dan bukan reklame
(Critical Thinking and Problem Formulation)
Sintak 5 Verification (Pembuktian)
7. Setiap kelompok menyampaikan pendapatnya dalam bentuk
rekaman voice note dan mengisi LKPD
Sintak 6 Generalization (Menarik Kesimpulan)
8. Guru bersama siswa menyimpulkan dan memberikan penguatan
tentang reklame.
Sintak 1 Stimulation (Pemberi Rangsang)
9. Siswa membaca teks cerita dalam tayangan vidio pembelajaran
youtube tentang Sahabat Tak Terpisahkan.
Sintak 3 Data Collection (Pengumpulan Data)
10. Setelah membaca teks siswa berdiskusi tentang teks tersebut
berdasarkan pertanyaan dalam buku siswa.
11. Guru meminta siswa untuk bertemu dalam zoom meeting
kembali.
12. Guru meminta peserta didik untuk menuliskan pada tabel isian
pada LKPD google form. (Mandiri)
Kerja Sama dengan Orang Tua
Orang tua mendampingi peserta didik dalam diskusi dan pengisisan
google form (refleksi nilai sikap)
Sintak 6 Generalization (Menarik Kesimpulan)
1. Peserta didik membuat resume (CREATIVITY) dengan
bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi yang baru dilakukan.
2. Guru dan siswa bersama – sama merefleksikan dari
pembelajaran yang telah dilakukan.
3. Guru menyampaikan motivasi untuk senantiasa menjaga protokol
kesehatan dan selalu semangat belajar dari rumah
4. Guru menyampaikan persiapan dipertemuan selanjutnya.
5. Peserta didik dan guru mengakhiri kegiatan dengan membaca
doa dengan dipimpin salah satu peserta didik.
6. Guru menyampaikan salam penutup dan mempersilkan peserta
didik meninggalkan zoom meeting
C. PENILAIAN
1. Penilaian pengetahuan : Tes Soal Pilihan ganda dan uraian di google form
2. Penilaian keterampilan : Hasil pekerjaan peserta didik di LKPD google form
3. Penilaian SIkap : Rubrik penilaian sikap selama mengikuti pembelajaran
dan lembar penilaian sikap google form yang dikirim kepada wali siswa
*). Link LKPD
https://forms.gle/68MQCu637tP71Ecq8
Mengetahui Surakarta, 19 September 2020
Kepala Sekolah, Guru Kelas VI
Nursalam, M. Pd. Agus Supardi, S. Pd.
NIP. - NIP. -
PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR
A. Penilaian Sikap
Perubahan tingkah laku
No Nama Percaya Diri Jujur
K C B SB K C B SB
12341234
1 ...................
2 ...................
3 ……………..
4 ……………..
5 ……………..
Dst ……………..
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
Rubrik Penilaian Sikap
RUBRIK PENSKORAN
1. Aspek : Percaya diri
No. Indikator Kejujuran Penilaian Kejujuran
1. Berani menyampaikan ide ketika zoom Skor 1 jika 1 indikator muncul
2. Berani berpendapat, bertanya atau Skor 2 jika 2 indikator muncul
menjawab pertanyaan Skor 3 jika 3 indikator muncul
3. Berani melakukan kegiatan tanpa ragu Skor 4 jika 4 indikator muncul
4. Tidak mudah putus asa ketika mengerjakan
tugas
2. Aspek : Jujur
No. Indikator Kejujuran Penilaian Kejujuran
1. Mengerjakan tugas/ulangan sendiri Skor 1 jika 1 indikator muncul
2. Tidak menyalin hasil karya/pekerjaan Skor 2 jika 2 indikator muncul
orang lain Skor 3 jika 3 indikator muncul
3. Mengakui kesalahan dan meminta maaf Skor 4 jika 4 indikator muncul
4. Tidak mengambil hak orang lain
B. Penilaian Pengetahuan
1. Menjawab soal yang ada di link google form
https://forms.gle/hihZK9ekHQnW627x8
C. Penilaian Keterampilan
1. SBdP: Kemampuan siswa menjelaskan reklame yang baik ditulis dalam catatan anekdot.
(Mengisi lembar pengamatanLKPD dengan benar sesuai peritah)
2. PPKn: Diskusi saat membahas pertanyaan berdasarkan cerita berdasarkan cerita sahabat tak
Terpisahkan.
BAHAN BELAJAR DARING (BBD)
KELAS VI (TEMA 4 SUBTEMA 1 PB 2)
Disusun Oleh : Agus Supardi, S. Pd.
(20036102710121)
PPGDALJAB 1
UNIVERSITAS
PGRI SEMARANG
3.3 Menelaah 3.3.1Mengidentifikasi
keberagaman contoh
sosial, budaya,
dan ekonomi keberagamanan
masyarakat ekonomi dengan
benar
KOMPETEN PPKN 4.3.1
SI Menjelaskan
4.3 sikap yang perlu
DASAR Mengampanyekan dikembangkan
manfaat dalam hal
keanekaragaman keberagaman
sosial, budaya, dan ekonomi dengan
ekonomi benar
3.1 3.1.1Mengidentifikasi
Memahami ciri-ciri reklame dari
contoh yang diberikan
reklame
dengan cermat.
SBdP
4.1 4.1.1Membedakan
Membuat reklame komersial dan
reklame reklame nonkomersail
dengan benar.
AGUS SUPARDI (20036102710121) 1
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan pengamatan reklame yang disajikan dalam video pembelajaran
youtube sekolah, peserta didik mampu menganalisis ciri-ciri reklame dari contoh
yang diberikan dengan cermat.
2. Melalui kegiatan pengamatan reklame yang disajikan dalam video pembelajaran
youtube sekolah, peserta didik mampu membedakan reklame komersial dan
reklame nonkomersial dengan benar.
3. Melalui kegiatan membaca teks yang disajikan dalam video pembelajaran
youtube sekolah, peserta didik mampu mengidentifikasi contoh keberagamanan
ekonomi dengan benar.
4. Melalui diskusi dalam zoom meeting, peserta didik mampu menjelaskan sikap
yang perlu dikembangkan dalam hal keberagaman ekonomi dengan benar.
Bahan Belajar ini dapat diakses melalui link berikut :
1. Google Drive :
https://drive.google.com/file/d/1LPbzH4PuK5gPAyqJKfUaKzG6Ul1uqE5f/view
?usp=sharing
2. Anyflip : https://anyflip.com/lzxqv/ahzq/
3. Pindai QR kode :
AGUS SUPARDI (20036102710121) 2
Taukah kamu bahwa Pojok Informasi
batik Indonesia
sudah mendunia Batik adalah kain yang pembuatanya secara khusus
dengan menuliskan atau menerapkan malam pada
kain, kemudian pengolahanya diproses dengan cara
tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia
sebagai keseluruhan Teknik, teknologi, seerta
pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh
UNESCO telah ditetapkan sebagai warisan
kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi
(Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of
Humanity)sejak 2 Oktober 2009
(https://id.wikipedia.org/wiki/Batik)
AGUS SUPARDI (20036102710121) 3