The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tugas kuliah semester 1 Praktikum IPA di SD

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by udeulijanna56, 2022-08-31 22:13:38

Praktikum IPA di SD

Tugas kuliah semester 1 Praktikum IPA di SD

Keywords: Hasil Praktikum IPA

LAPORAN KEGIATAN PRAKTIKUM

Di Susun Oleh :
Ude Ulijanna

NIM 858433874

UPBJJ SAMARINDA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS TERBUKA
TAHUN 2021

LEMBAR DATA
DATA MAHASISWA

Nama : UDE ULIJANNA
NIM/ID Lainnya : 858433874
Program Studi : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Nama Sekolah : SD Negeri 018 Penajam Paser Utara

DATA TUTOR (PGSD)/INSTRUKTUR (PGSM)

Nama(Gelar) : FITRI FIZRIYAH, M.Pd
Nip/Id Lainnya : 19900527 201903 2 008
Instansi Asal :

Nomor Hp : 085320705214
Alamat Email : [email protected]

ii

LEMBAR KESEDIAAN MELAKSANAKAN PRAKTIKUM
SECARA TATAP MUKA

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : Ude Ulijanna

NIM : 858433874

Program Studi : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Nama Sekolah : SD Negeri 018 Penajam Paser Utara

Judul-Judul Praktikum : 1. Gerak dan Gelombang

2. Sifat Cahaya, Cermin dan Lensa

Dengan ini meyatakan bahwa saya melaksanakan praktikum dengan tanpa paksaan dari pihak
manapun, telah melaksanakan protocol Covid 19 sesuai aturan yang berlaku dan tidak akan
menuntut pihak manapun dalam terjadi sesuatu yang tidak diinginkan sehubungan pelaksanaan
kegiatan praktikum dimaksud secara tatap muka.

Demikain lembar pernyataan kesediaan ini dibuat dengan sesungguhnya untuk dapat
dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mengetahui Yang membuat pernyataan
PJB BLBA UPBJJ-UT

……………………… UDE ULIJANNA
NIP : NIM. 858433874

iii

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama Mahasiswa : UDE ULIJANNA
NIM : 858430521
Program Studi : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Dengan ini menyatakan bahwa Laporan Kegiatan Praktikum ini merupakan hasil karya saya
sendiri dan saya tidak melakukan plagiarisme atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak
sesuai dengan etika yang berlaku dalam keilmuan. Atas pernyataan ini saya siap menerima
tindakan/sanksi yang diberikan kepada saya apabila dikemudian hari ditemukan pelanggaran
akademik dalam karya saya ini atau ada klaim atas karya saya ini.

Penajam, 10 Desember 2021
Yang membuat pernyataan

UDE ULIJANNA
NIM. 858433874

iv

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam dan segala isinya, Yang Maha
Pengasih dan Maha Penyayang. Shalawat dan salam senantiasa tercurah atas junjungan
Nabiyyullah Muhammad SAW. Berkat curahan rahmat dan kasih sayang Allah SWT jualah
sehingga dapat menyelesaikan laporan Mata Kuliah Praktikum IPA di SD ini meski jauh dari
kata sempurna. Dalam proses penyusunan hingga penyelesaian laporan ini, merupakan suatu
pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga bagi penulis. Walau diakui terasa sangat
melelahkan, namun berkat bantuan, bimbingan, dan dorongan dari berbagai pihak khususnya
kepada:

1. Kepada Ibu Fitri Fizriyah, M.Pd, sebagai tutor Mata Kuliah Praktikum IPA di SD.
2. Kepada seluruh keluarga yang selalu mendoakan agar laporan Mata Kuliah Praktikum

IPA di SD ini selesai tepat waktu. Terutama untuk suami yang selalu menjadi
photographer untuk kegiatan praktikum.
3. Dan seluruh teman-teman yang berkenan membantu hingga laporan Mata Kuliah
Praktikum IPA di SD ini dapat diselesaikan.
Demikian laporan Mata Kuliah Praktikum IPA di SD yang saya buat dengan sepenuh hati serta
tidak lupa kritik dan saran agar laporan ini dapat menjadi lebih baik lagi. Semoga laporan ini
bisa bermanfaat bagi semua dan bagi penulis.

Penajam, 10 Desember 2021

UDE ULIJANNA
NIM. 858433874

v

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ............................................................................................ i
LEMBAR DATA................................................................................................... ii
LEMBAR KESEDIAN MELAKSANAKAN PRAKTIKUM SECARA
TATAP MUKA .................................................................................................... iii
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................ iv
KATA PENGANTAR........................................................................................... v
DAFTAR ISI.......................................................................................................... vi

1. Ciri-Ciri Makhluk Hidup, Gerak Pada Tumbuhan ................................. 1
2. Simbiosis ............................................................................................... 22
3. Pertumbuhan dan Perkembangan tumbuhan kacang merah................... 36
4. Ekosistem .............................................................................................. 47
5. Pengaruh Deterjen terhadap Pertumbuhan Akar Bawang Merah .......... 60
6. Uji Makanan : Uji Karbohidrat, Uji Lemak, Uji Protein ....................... 67
7. Sistem Pencernaan Makanan ................................................................. 79
8. Gerak Lurus Beraturan (GLB) .............................................................. 83
9. Konduksi ............................................................................................... 88
10. Gelombang ............................................................................................ 92
11. Sifat cahaya ............................................................................................ 98
12. Lensa Cembung dan Cermin Cekung .................................................... 103
13. Muatan Listrik ....................................................................................... 110
14. Pembakaran Memerlukan Udara ........................................................... 120
15. Daftar Pustaka ......................................................................................... 128

vi

Modul 1: Makhluk Hidup
Kegiatan Praktikum 1: Ciri-ciri makhluk hidup

1. Ciri- ciri Makhluk Hidup
A. Tujuan
Mengamati ciri-ciri Makhluk hidup makhluk hidup yang ada di sekitar
tempat tinggal.
B. Alat dan Bahan
1. Alat-alat tulis,
2. Tabel pengamatan
3. Alam sekitar.
C. Landasan Teori
1. Bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan: makhluk hidup memberikan
tanggapan (respons) terhadap perubahan lingkungannya. Rangsangan dapat
berupa cahaya, panas, dingin, bau dari gas,dingin, sentuhan, gravitasi, rasa dan
lain-lain.
2. Bernapas: Semua makhluk hidup baik hewan maupun tumbuhan melakukan proses
bernapas baik baik siang dan malam selama makhluk tersebut hidup. Dalam
pernapasan pada umumnya makhluk hidup mengambil oksigen (O2) dan
mengeluarkan Karbondioksida (CO2) serta uap air kelingkungannya.
3. Perlu makan (nutrisi): tumbuhan dan hewan sama memerlukan makan, air dan
nutrisi hanya bentuk dan prosesnya berbeda. Hewan memakan makanan dalam
bentuk yang sudah jadi kemudian diolah oleh tubuhnya menjadi zat-zat makanan
(protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral). Sementara itu
4. tumbuhan mengambil bahan makanan dari lingkungan berupa unsur unsur dan
mineral yang belum berupa makanan. Kemudian mengolahnya melalui proses
fotosintesis.
5. Tumbuh merupakan suatu proses bertambah besarnya ukuran makhluk dan
penambahan ukuran ini tidak kembali ke ukuran semula
6. Berkembang yaitu suatu proses pencapaian kedewasaan, mulai dari bentuk atau
keadaan yang sederhana, seperti biji kebentuk atau keadaan yang makin kompleks,
misalnya pohon, lalu telur nyamuk yang tumbuh dan berkembang menjadi larva

1

kemudian menjadi pupa dan akhirnya menjadi nyamuk dewasa. Penambahan
ukuran dan kedewasaanini terjadi karena adanya proses pembentukan jaringan
baru yang diawali oleh penambahan jumlah dan ukuran ini hanya dapat terjadi jika
ada penambahan materi berupa zat-zat yang diperoleh dari makanan.

D. Prosedur Percobaan
1. Siapkan alat-alat tulis dan tabel pengamatan yang diperlukan (gunakan table 1.1
di bagian akhir modul ini.
2. Pergilah ke lingkungan yang ada di sekitar tempat tinggal Anda, seperti kebun,
sawah, hutan, atau lingkungan lainnya, sesuai tempat tinggal
Anda.
3. Temukan lebih kurang 10 makhluk hidup (5 hewan dan 5 tumbuhan) yang Anda
kenal nama jenisnya (minimal nama daerahnya).
4. Catatlah kesepuluh jenis makhluk hidup tersebut dalam lembar
pengamatan.
5. Amatilah ciri-ciri dari setiap makhluk hidup yang telah Anda catat
tersebut dengan cermat.
6. Bubuhkan tanda cek ( √) sesuai dengan ciri-ciri yang Anda amati, pada
Tabel 1.1

E. Pertanyaan
1. Apakah tumbuhan memenuhi ciri-ciri gerak dan bereaksi terhadap rangsang?
Jelaskan!
2. Jelaskan persamaan dan perbedaan ciri kehidupan pada hewan dan
tumbuhan!

2

Lampiran: LEMBAR KERJA (LAPORAN) PRAKTIKUM IPA SD
PDGK4107 MODUL 1
NAMA MAKHLUK HIDUP
NIM
UPBJ : UDE ULIJANNA
: 858433874
: 50/ SAMARINDA

KEGIATAN PRAKTIKUM 1
Judul Percobaan: Ciri-ciri makhluk hidup

a. Hasil pengamatan

Tabel 1.1

Hasil pengamatan ciri-ciri makhluk hidup

No Nama Makhluk Hidup Ciri-ciri Makhluk Hidup *)

1. Sapi 12345
2. Ayam √√√√√
3. Monyet √√√√√
4. Bangau √√√√√
5. Lalat √√√√√
6. Tanaman Kacang Hijau √√√√√
7. Putri Malu √√√√√
8. Bunga Sepatu √√√√√
9. Daun Sirih gading √√√√√
10. Kacang Panjang √√√√√
√√√√√

*) Keterangan:

1. Bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan 4. Tumbuh

3

2. Bernapas 5. Berkembang

3. Perlu makan (nutrisi)

b. Pembahasan
Makhluk hidup adalah makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan. Semua makhluk

hidup memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan benda mati seperti air, tanah, pasir

batu dan lainnya. Meskipun setiap makhluk hidup ini saling berhubungan, masing-masing

tetap memiliki cara hidupnya sendiri. Selain itu, masing-masing makhluk hidup juga

memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya satu sama lain. Makhluk hidup ini

diklasifikasikan berdasarkan taksonomi yang terbagi menjadi beberapa kelompok, seperti

hewan, tumbuhan. Meskipun semua jenis makhluk hidup ini berbeda. Namun, semua

jenis makhluk hidup ini mampu diantaranya bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan,

bernapas, perlu makan (nutrisi), tumbuh dan berkembang.

Ciri-ciri makhluk hidup diantaranya adalah bergerak dan bereaksi terhadap

rangsangan, bergerak bereaksi terhadap rangsangan bagi manusia dan hewan yaitu

melakukan perpindahan dari satu tempat ketempat lainnya sedangkan pada tumbuhan

hanya melakukan gerak terhadap rangsangan dan hanya melibatkan sebagian kecil bagian

dari tubuh tumbuhan. Bernapas pada tumbuhan dan hewan pun dilakukan dengan cara yang

berbeda misalnya alat pernapasan yang digunakan. Hewan dan tumbuhan juga tentunya

perlu makan,minum (nutrisi) untuk dapat melakukan aktifitas. Namun proses pembuatan

makanan antara hewan dan tumbuhan pun berbeda dimana hewan memperoleh ma kanan

dengan cara mengkonsumsi organisme lain sedangkan tumbuhan dapat membuat

makanannya sendiri. Selain itu ciri hewan dan tumbuhan juga melakukan proses tumbuh

dan berkembang dengan cara yang berbeda. Jika pada hewan proses tumbuh dan

berkembangnya terbatas, pada tumbuhan prosesnya terjadi sepanjang usia tumbuhan

tersebut selama nutrisinya masih tercukupi

c. Kesimpulan
Tumbuhan dan hewan memenuhi ciri-ciri sebagai makhluk hidup diantaranya

bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan, bernapas, perlu makan (nutrisi), tumbuh dan
berkembang. Akan tetapi banyak perbedaan dalam proses bergerak dan bereaksi terhadap
rangsangan, bernapas, perlu makan (nutrisi), tumbuh dan berkembang antara hewan dan
tumbuhan.

4

d. Jawab Pertanyaan
1. Ya, tumbuhan memenuhi ciri-ciri gerak dan bereaksi terhadap rangsangan Contohnya
saja pada tanaman putri malu yang akan menutupkan daunnya saat disentuh, bunga
kupu-kupu dan bunga sepatu yang bereaksi terhadap rangsangan sinar matahari,
dimana Bunga sepatu dan kupu kupu akan menutupkan bunganya atau menjadi kuncup
pada saat sore hari atau pada saat matahari mulai terbenam dan akan mulai terbuka
kembali saat mendapat rangsangan sinar matahari.
2. Persamaan
1. Sama sama bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan
2. Sama sama bernapas
3. Sama sama memerlukan makanan, minuman atau nutrisi
4. Sama sama mengalami pertumbuhan
5. Sama sama berkembang biak

Perbedaan

1. Pergerakan pada hewan dapat berpindah tempat sedangkan pada tumbuhan
tidak dapat berpindah tempat tetapi hanya sebatas menanggapi rangsangan dan
reaksinya lambat hanya sebagian kecil bagian tumbuhan yang melakukan gerak
(pergerakan pasif)

2. Pernapasan pada hewan dapat melalui paru, trakea ataupun insang serta
melakukan pernapasan secara aktif. Sedangkan tumbuhan melakukan
pernapasan secara pasif melalui stomata atau lentisel.

3. Hewan memperoleh makanan dengan cara mengkonsumsi organisme lain
seperti tumbuhan dan hewan atau sesuatu yang berbentuk padat ataupun cair.
Karena tak mampu memproduksi makanannya sendiri maka hewan (sama
seperti manusia) digolongkan ke dalam kelompok Heterotrof. Sedangkan
tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri dari zat-zat yang ada
disekitarnya.

4. Pertumbuhan pada tumbuhan dapat berjalan terus menerus atau selama
hidupnya, sepanjang ada faktor faktor pendukungnya. Sedangkan pada hewan
memiliki masa pertumbuhan sangat terbatas. Jika pada sampai waktunya maka
hewan tidak akan mengalami pertumbuhan lagi.

5

5. Hewan berkembangbiak dengan melahirkan, bertelur, bertelur melahirkan,
tunas, dan membelah diri. Sedangkan Tumbuhan berkembang biak dengan
menggunakan biji, tunas, stek, dan spora.

e. Saran dan kesulitan yang dialami
Saran dan masukan:
1. Carilah hewan-hewan yang berada disekitar anda, pada saat jalan menuju tempat
kerja misalnya bisa memotret hewan yang dilihat dijalan, atau lebih mudahnya kita
dapat memotret hewan disekitar kita misalnya ayam, kucing, semut, dll.
2. Jika memungkinkan sebaiknya carilah foto-foto tumbuhan yang memiliki ciri
khusus misalnya bunga pukul empat yang akan menutup pada pukul empat sore,
atau bunga matahari yang arahnya akan menghadap matahari.

f. Foto / Video Praktikum
Link video: https://youtu.be/XVm4GjZsWzM

No Nama Ciri-ciri Dokumentasi
Makhluk Makhluk
Hidup Hidup *)
12345

1. Sapi √√√√√

2. Ayam √ √ √ √ √

6

3. Monyet √ √ √ √ √
4. Bangau √ √ √ √ √

5. Lalat √√√√√

6. Tanaman √ √ √ √ √
kacang
hijau

7

7. Putri √√√√√
Malu

8. Bunga √√√√√
Sepatu

9. Bunga √√√√√
Kupu-
kupu

10. Tanaman √ √ √ √ √
sirih
gading

*) Keterangan:
1. Bergerak dan bereaksi terhadap rangsangan
2. Bernapas

8

3. Perlu makan (nutrisi
4. Tumbuh
5. Berkembang

9

Modul 1: Makhluk Hidup
Kegiatan Praktikum 1: Ciri-ciri makhluk hidup

2. Gerak Pada Tumbuhan
A. Tujuan
1) Mengamati gerak seismonasti
2) Mengamati gerak niktinasti
3) Mengamati gerak geotropism negative pada tumbuhan

B. Alat dan Bahan
1. Seismonasti dan Niktinasi
a) Tanam putri malu dalam pot 1 buah
b) Kardus 1 Buah
c) Jam tangan 1 Buah
d) Alat - alat tulis dan penggaris
2. Geotropisme
a) Pot berukuran kecil 2
b) Tanah yang subur secukupnya
c) Biji kacang hijau secukupnya
d) Air secukupnya

C. Landasan teori
Niktinasti (bahasa Yunani, nux, artinya 'malam') adalah salah satu jenis

gerakan nasti yaitu proses berirama yang dikenadilkan oleh interaksi antara lingkungan
dan waktu biologis. Niktinasti merupakan gerak tidur pada tunbuhan yang disebabkan
karena keadaan gelap. Proses niktinasti banyak terjadi pada tumbuhan berdaun majemuk.
Niktinasti terjadi karena sel-sel motor di persendian tangkai daun (anak-anak daun
majemuk) atau pulvinus memompa ion K+ dari satu bagian ke bagian lainnya sehingga
menyebabkan perubahan tekanan turgor. Contoh niktinasti adalah pada
daun lamtoro dan Cassia corymbosa yang melipat kebawah pada saat malam hari.

Seismonasti merupakan gerak tumbuhan yang disebabkan
adanya sentuhan atau getaran. Seismonasti disebut juga tigmonasti. Saat rangsangan
sentuhan datang, terjadi aliran air menjauhi bagian yang disentuh tersebut. Aliran air

10

tersebut menyebabkan kadar air sel-sel motor di daerah sentuhan berkurang dan tekanan
turgor mengecil.

Geotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh gravitasi bumi
(geo=bumi) bagian tumbuhan yang dapat menerima rangsangan gravitasi bumi ini adalah
tudung akar dan pucuk batang. Jika suatu kecambah yang tumbuh dalam keadaan cahaya
yang cukup diletakkan pada posisi mendatar, maka akar utama akan membengkok tegak
lurus kebawah dan batang utama membengkok tegak lurus keatas. Oleh karena itu arah
gerak akar yang menuju rangsangan gravitasi bumi disebut geotropism positif. Sedangkan
arah gerak batang yang menjauhi rangsangan gravitasi bumi disebut geotropime negative.

D. Prosedur Percobaan
1. Seismonasti
a) Sediakan alat dan bahan yang diperlukan seperti pot yang berisi tanaman putri
malu, lembar kerja, alat-alat tulis, dan penggaris.
b) Pot putri malu, sebaiknya Anda siapkan beberapa hari sebelumnya,
sehingga ketika akan dilakukan percobaan pot tersebut dalam keadaan segar.
Caranya carilah tanaman putri malu ukuran sedang selanjutnya Anda ambil
tanaman tersebut dengan menyodoknya dengan skop atau alat lainnya sehingga
tanaman tersebut dapat Anda pindahkan ke dalam pot tanpa mengganggu
bagian akarnya.
c) Letakkan pot putri malu yang telah Anda siapkan di atas meja, selanjutnya
lakukan sentuhan halus hingga sentuhan yang paling kasar terhadap daun-daun
putri malu tersebut dengan menggunakan penggaris.
d) Catatlah hasil pengamatan Anda pada Lembar Kerja (Tabel 1.2) di bagian akhir
modul ini.
2. Niktinasti
a) Sediakan dua buah pot putri malu
b) Berilah tanda A pada pot pertama dan tanda B pada pot kedua.
c) Letakkan pot A di tempat terang dan terbuka.
d) Simpanlah pot B di atas meja dan tutuplah dengan menggunakan kotak karton
atau kardus yang kedap cahaya dengan hati-hati agar tidak menyentuhnya.

11

e) Biarkan pot B tertutup selama lebih kurang setengah jam.
f) Setelah ditutup lebih kurang setengah jam, bukalah dengan hati-hati (tidak

menyentuh tanamannya).
g) Amati apa yang terjadi dengan daun putri malu tersebut danbandingkan dengan

daun putri malu pada pot A.
h) Catatlah hasil pengamatan Anda dan tuangkan hasilnya pada Lembar Kerja

(Tabel 1.3) di bagian akhir modul ini.
3. Gerak tropisme (Geotropisme Negatif)

a) Buatlah dua buah pot tanaman kacang hijau. Caranya tanamlah 3 biji kacang
hijau dalam setiap pot ukuran kecil (atau botol air kemasan yang dipotong dan
diberi lubang dibagian alasnya) 1-2 minggu sebelum percobaan dimulai.
Pembuatan pot tanaman kacang hijau ini sebaiknya dilakukan ditempat terbuka
sehingga tanaman yang dihasilkan berdiri dengan tegak.

b) Jika anda sudah mendapat dua pot tanaman kacang hijau yang cukup baik dan
berdiri tegak, selanjutnya beri label A untuk pot pertama dan label B untuk pot
yang lainnya.

c) Letakkan pot B secara horizontal (arah mendatar), sedangkan pot A dibiarkan
berdiri (Vertikal) dan simpanlah keduanya ditempat terbuka.

d) Lakukan pengamatan setiap pagi dan sore selama 1 minggu.
e) Tuangkan hasil pengamatan anda pada Lembar Kerja (Tabel 1.4)

E. Pertanyaan
1. Sebutkan dua jenis tanaman lain yang dapat melakukan niktinasti! Jelaskan alasan
Anda memilihnya!
2. Apa perbedaan antara niktinasti dengan seismonasti pada percobaan yang telah Anda
lakukan? Jelaskan!
3. Pada percobaan geotropisme yang telah Anda lakukan sebenarnya Anda juga
sekaligus telah membuktikan adanya gerak fototropisme. Mengapa? Jenis
fototropisme apakah yang terjadi? Jelaskan!

12

Lampiran: LEMBAR KERJA (LAPORAN) PRAKTIKUM IPA SD
PDGK4107 MODUL 1
NAMA MAKHLUK HIDUP
NIM
UPBJ : UDE ULIJANNA
: 858433874
: 50/ SAMARINDA

KEGIATAN PRAKTIKUM 1
Judul Percobaan: Gerak Pada Tumbuhan

a. Hasil pengamatan
Seismonasti dan Niktinasti

Tabel 1.2

Hasil pengamatan Seismonasti

No. Jenis sentuhan Reaksi daun putri malu Keterangan

pada Daun kembali
seperti semula
Daun putri malu setelah sekitar 2
menit
1 Halus Daun putri malu (Mimosa Daun akan
kembali terbuka
pudica) yang disentuh secara setelah ± 7 menit.

halus tidak ada daun yang Daun akan
kembali terbuka
menutup setelah ± 15 menit.

2 Sedang Daun putri malu ( Mimosa

pudica) yang disentuh secara

sedang hanya beberapa daun

yang tertutup atau hanya bagian

yang terkena sentuhan.

3 Kasar Daun putri malu ( Mimosa

pudica) yang disentuh secara

kasar hamper semua daunnya

menutup karena getaran dari

13

sentuhan yang dilakukan secara
kasar

Tabel 1.3

Hasil Pengamatan Niktinasti

No. Pot putri malu Reaksi daun putri malu
1.
Mula-mula ½ jam kemudian
2.
Disimpan di tempat terang Daun putri malu Daun putri malu

(Mimosa pudica) (Mimosa pudica)

terbuka terbuka

Ditutup dengan penutup yang Daun putri malu Daun putri malu

kedap cahaya (Mimosa pudica) (Mimosa pudica)

terbuka tertutup

b. Geotropisme

Tabel 1.4.

Hasil pengamatan Geotropisme Negatip

Jenis Pengamatan hari ke Keterangan

Pot 1 2 3 4 5 67

A 0cm 0,5cm 1cm 5cm 10,5cm 15cm 17cm Pot yang diletakkan

vertical tumbuhnya

tegak.

B 0cm 0,8cm 0,9cm 2cm 9cm 11cm 15,5cm Pot yang diletakkan

horizontal tumbuh

nya membengkok

membentuk huruf

L, ini mulai terlihat

pada hari ke empat

14

b. Pembahasan
Salah satu ciri dari tumbuhan sebagai makhluk hidup adalah bergerak. Gerakan

pada tumbuhan merupakan suatu resapan terhadap rangsangan (stimulus) baik yang berasal
dari dalam maupun dari luar individu. Gerakan yang dilakukan hanya dilakukan oleh
bagian tertentu, misalnya bagian ujung tunas, ujung akar, atau bagian lembar daun tertentu
kecuali tumbuhan bersel satu. Gerakan tumbuhan dapat diamati dengan adanya
pertumbuhan tanaman yang menuju atau ke arah tertentu. Sebagai contoh pergerakan
tumbuhan kacang hijau yang mengikuti arah datangnya cahaya. Jadi, gerakan tumbuhan
terjadi karena adanya proses pertumbuhan dan adanya kepekaan terhadap rangsang atau
iritabilita yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut.

Salah satu contoh pergerakan pada tunbuhan adalah gerak seismonasti. Gerak
seismonasti adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa
sentuhan atau getaran yang terjadi pada tumbuhan tersebut contohnya pada tanaman putri
malu yang dapat menutupkan daunnya pada saat terkena sentuhan. Selain itu gerak pada
tumbuhan ada juga yang disebut gerak niktinasti yaitu gerak pada tumbuhan yang
dipengaruhi suasana gelap contohnya juga dapat dilihat pada tanaman putri malu yang
tidak dapat membuka daunnya pada tempat yang gelap. Tumbuhan juga dapat
melakukan gerak geotropisme. Gerak geotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang
dipengaruhi oleh gravitasi bumi (jika arah pertumbuhan menjauhi titik pusat bumi
disebut geotropisme negative). Gerak geotropism juga sudah dibuktikan pada praktek
terhadap tumbuhan kacang hijau yang arah tumbuhnya ketika diletakkan horizontal maka
akan membengkok membentuk huruf L karena dipengaruhi gaya gravitasi bumi. Pada
percobaan yang saya lakukan, pembengkokan ini sangat jelas terlihat pada saat hari ke
empat.

c. Kesimpulan
Seismonasti adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang

berupa sentuhan. Niktinasti adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi suasana
gelap. Sedangkan geotropisme adalah gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh
gravitasi bumi (jika arah pertumbuhan menjauhi titik pusat bumi disebut geotropisme
negative)

15

d. Jawab Pertanyaan
1. Bunga sepatu alasannya bunga sepatu akan menguncupkan bunganya pada saat hari
mulai malam dan akan membuka kembali pada saat ada cahaya matahari atau pagi hari
dan daun tumbuhan polong-polongan akan menutupkan daunnya pada saat malam hari,
daun-daun tersebut akan membuka kembali pada pagi hari
2. Pada percobaan yang saya lakukan diatas terhadap tumbuhan putri malu yaitu pada
gerak niktinasti adalah pergerakan daun putri malu yang disebabkan oleh rangsangan
cahaya sedangkan percobaan pada tumbuhan putri malu yaitu pada gerak seismonasti
adalah pergerakan daun putri malu terhadap adanya sentuhan.
3. Karena pada saat melakukan percobaan geotropism kacang hijau tersebut diletakkan
pada tempat yang terkena sinar matahari, dan pada saat terkena sinar matahari itu
terbukti kedua pot walaupun peletakan potnya berbeda, namun keduanya tumbuh
mengikuti arah datangnya sinar matahari atau disebut juga fototropisme positif

e. Saran dan kesulitan yang dialami
1. Sebelum menanam kacang hijau sebaiknya kacang hijau direndam untuk mengetahui
kualitas kacang hijau. Jika kacang hijau mengapung menandakan kualitasnya jelek.
Jadi, gunakanlah kacang hijau yang tenggelam pada saat direndam.
2. Pada saat praktek kacang hijau pada gerak geotropism negative tidak terlalu sulit dalam
penanamannya, hanya saja pada saat penanaman saya terlalu dalam menimbunnya
kedalam tanah, sehingga pertumbuhannya agak lama pada hari pertama, setelah itu saya
keluarkan lagi bibit kacang hijaunya. Akhirnya terlihat kacang hijaunya tumbuh. Jadi
dalam penanaman tidak perlu ditimbun tanah.
3. Cara pengukuran kacang hijau bisa menggunakan rata-rata jika ingin mengukur semua
kacang hijau yang telah ditanam, atau bisa mengukur satu kacang hijau, dengan
memilih kacang hijau yang pertama kali tumbuh.
4. Pada tanaman putri malu kesulitannya adalah memindahkan putri malu ke pot, karena
beberapa kali saya mengambil tanaman putri malu selalu mati. Sarannya dalam
pemindahan putri malu kedalam pot harus menggunakan alat bantu, jangan sampai
akarnya dan tanahnya tidak terikut.

16

f. Foto / Video Praktikum
Link video gerak seismonasti dan niktinasti: https://youtu.be/zrzlMT6i91w
Link video gerak geotropism negative: https://youtu.be/Y2T1HEnUvHQ
a. Seismonasti dan niktinasti

Foto Persiapan Alat dan Bahan Praktikum gerak seismonasti dan niktinasti
Hasil Pengamatan seismonasti dengan sentuhan halus, sedang dan kasar

Gambar putri malu diberi sentuhan halus

Gambar putri malu diberi sentuhan sedang
17

Gambar putri malu diberi sentuhan kasar
Hasil Pengamatan Niktinasti

Putri malu yang diletakkan ditempat terang setelah
setengah jam

Putri malu yang diletakkan ditempat gelap (dalam
kardus) setelah setengah jam.

18

b. Geotropisme
Foto Persiapan Alat dan Bahan Praktikum gerak geotropisme negatif

Hari Pertama
19

Hari ke dua
Hari ketiga
Hari ke Empat

Hari ke Lima
20

Hari ke enam
Hari ke tujuh

21

Modul 1: Makhluk hidup

Kegiatan Praktikum 2: Simbiosis

1. Simbiosis Parasitisme, Simbiosis Komensalisme dan Simbiosis Mutualisme
A. Tujuan
Mengidentifikasi simbiosis parasitisme di lingkungan sekitar.
Mengidentifikasi simbiosis komensalisme di lingkungan sekitar.
Mengidentifikasi simbiosis mutualisme di lingkungan sekitar.

B. Alat dan Bahan
1. Alat-alat tulis,
2. Lembar pengamatan
3. Lingkungan sekitar

C. Landasan Teori
Di kehidupan, banyak sekali terjadi simbiosis-simbiosis baik pada manusia, hewan,

dan tumbuhan. Secara garis besar ada tiga jenis simbiosis yang sering ditemui di
kehidupan. Yaitu simbiosis simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan juga
simbiosis parasitisme.

Parasitisme adalah hubungan antarorganisme yang berbeda spesies, bila salah satu
organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanan dari hospes/inangnya
sementara inangnya dirugikan. Contoh: Plasmodium dengan manusia, cacing pita
dengan usus manusia, Taeniasaginata dengan sapi, dan benalu dengan pohon inang.

Komensalisme merupakan hubungan antara dua organisme yang berbeda spesies
dalam bentuk kehidupan bersama untuk berbagi sumber makanan; salah satu spesies
diuntungkan dan spesies lainnya tidak dirugikan. Contoh komensalisme yaitu anatara
kuntul kerbau dan kerbau air

Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang saling menguntungkan
kedua belah pihak. Contohnya kupu-kupu akan mendapatkan nektar sedangkan kupu-
kupu membantu bunga untuk melakukan penyerbukan.

22

D. Prosedur Percobaan
Simbiosis Parasitisme
1) Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2) Pergilah ke lingkungan sekitar tempat tinggal anda, jika ada pergilah ke kebun atau
hutan terdekat.
3) Cobalah identifikasi beberapa simbiosis parasitisme yang terjadi antara hewan dan
tumbuhan, antara hewan dengan hewan, atau antara tumbuhan dengan tumbuhan.
4) Temukan setidaknya 3 hubungan yang terjadi!
5) Tuliskan hasil identifikasi anda pada lembar kerja (table 1.7)
6) Cobalah analisis makhluk hidup mana yang dirugikan dan mana yang diuntungkan.
7) Jenis keuntungan dan kerugian apa yang terjadi pada hubungan simbiosis tersebut?
8) Tuangkan hasilnya dengan melengkapi table 1.7

Simbiosis Komesalisme

1) Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2) Pergilah ke lingkungan sekitar tempat tinggal anda, jika ada pergilah ke kebun atau

hutan terdekat.
3) Cobalah identifikasi beberapa simbiosis komensalisme yang terjadi antara hewan

dan tumbuhan, antara hewan dengan hewan, atau antara tumbuhan dengan
tumbuhan.
4) Temukan setidaknya 3-5 hubungan yang terjadi!
5) Tuliskan hasil identifikasi anda pada lembar kerja (table 1.8)
6) Cobalah analisis makhluk hidup mana yang diuntungkan dan mana yang
diuntungkan ataupun dirugikan.
7) Jenis keuntungan apa saja yang diperolehnya? Jelaskan!
8) Tuangkan hasilnya dengan melengkapi table 1.8

Simbiosis Mutualisme

1) Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2) Pergilah ke lingkungan sekitar tempat tinggal anda, jika ada pergilah ke kebun atau

hutan terdekat.

23

3) Cobalah identifikasi beberapa simbiosis komensalisme yang terjadi antara hewan
dan tumbuhan, antara hewan dengan hewan, atau antara tumbuhan dengan
tumbuhan.

4) Temukan setidaknya 3-5 hubungan yang terjadi!
5) Tuliskan hasil identifikasi anda pada lembar kerja (table 1.9)
6) Jenis keuntungan apa saja yang diperoleh oleh setiap spesies anggota simbiosis

tersebut? Jelaskan!
7) Tuangkan hasilnya dengan melengkapi table 1.9
E. Pertanyaan.
1. Apakah hubungan antara kutu anjing dengan anjing merupakan hubungan

parasitisme? Jelaskan!
2. Diantara hubungan parasitisme yang anda temukan, adakah yang meyebabkan

kematian pada inangnya? Jelaskan!
3. Apakah hubungan komensalisme dalam kadar tertentu dapat menyebabkan

kerugian pada inangnya? Jelaskan dan berikan contohnya!
4. Didalam tubuh kita, sebenarnya banyak terjadi simbiosis, coba anda sebutkan

beberapa contoh simbiosis mutualisme yang ada ditubuh kita! Jelaskan
keuntungannya bagi organisme tersebut dan apa pula keuntungannya bagi tubuh
kita.

24

Lampiran: LEMBAR KERJA (LAPORAN) PRAKTIKUM IPA SD
PDGK4107 MODUL 1
NAMA MAKHLUK HIDUP
NIM
UPBJ : UDE ULIJANNA
: 858433874
: 50/ SAMARINDA

KEGIATAN PRAKTIKUM 2
Judul Percobaan: Simbiosis

a. Hasil pengamatan
Simbiosis Parasitisme

Tabel 1.7

Hasil pengamatan Simbiosis Parasitisme

No. Jenis Pihak yang dirugikan Pihak yang diuntungkan
hubungan
simbiosis Jenis Jenis kerugian Jenis Jenis

1 Simbiosis makhluk makhluk keuntungan
Parasitisme
hidup hidup
2 Simbiosis
Parasitisme Manusia Manusia Nyamuk Mendapatkan

merasakan gatal makanannya

saat digigit yaitu darah

nyamuk dan tidak manusia

menutup

kemungkinan

dapat

menyebabkan

penyakit DBD

Manusia Manusia dapat Kutu Mendapatkan
rambut makanannya
merasakan gatal, yaitu darah
manusia
jika dibiarkan

maka akan

25

menyebabkan

infeksi pada kulit

kepala

3 Simbiosis Manusia Manusia dapat Bed bug Mendapatkan
merasakan gatal (Kutu makanannya
Parasitisme

busuk) yaitu darah

manusia

4 Simbiosis Pohon Kerugian pada Alang Alang-alang
pohon pisang alang mendapatkan
Parasitisme Pisang

(tanaman adalah dengan air, mineral dan

produksinya) adanya alang- cahaya matahari

alang dapat

menjadi saingan

dalam memperoleh

mineral selain itu

alang-alang juga

dapat

menyebarkan

senyawa yang

mengandung racun

5 Simbiosis Pohon Makanannya Benalu benalu
diambil oleh diuntungkan
Parasitisme Rambutan

benalu dan dapat karena dapat

menyebabkan mengambil

pohonnya mati makanan dari

pohon rambutan

karena benalu

tidak memiliki

akar

26

Simbiosis Komensalisme

Tabel 1.8

Hasil pengamatan Simbiosis Komensalisme

No. Jenis hubungan Pihak yang diuntungkan Jenis makhluk hidup
yang tidak untung dan
simbiosis Jenis Jenis

makhluk keuntungan tidak rugi

hidup

1 Simbiosis Anggrek Mendapatkan Pohon mangga
tempat untuk
Komensalisme

tinggal/hidup

tanpa

mengganggu

inangnya

karena

anggrek

dapat

membuat

makanan

sendiri

2 Simbiosis Bunga berdoa Mendapatkan Pohon Kelapa

Komensalisme tempat untuk

tinggal/hidup

tanpa

mengganggu

inangnya

karena bunga

berdoa dapat

membuat

27

makanan

sendiri

3 Simbiosis Burung Mendapatkan Pohon Mangga
tempat untuk
Komensalisme

tinggal/hidup

dengan

membuat

sarang pada

pohon

4 Simbiosis Lumut daun Mendapatkan Pohon mangga

Komensalisme tempat untuk

tinggal/hidup

tanpa

mengganggu

inangnya

karena lumut

daun dapat

membuat

makanan

sendiri

5 Simbiosis Tanaman Mendapatkan Pohon mangga

Komensalisme sirih silver tempat untuk

(scindapsus tinggal/hidup

aceh) tanpa

mengganggu

inangnya

karena sirih

silver dapat

membuat

makanan

sendiri

28

Simbiosis mutualisme

Tabel 1.9

Hasil pengamatan Simbiosis Mutualisme

No. Jenis Pihak I Pihak II
hubungan
simbiosis yang diuntungkan yang diuntungkan

1 Simbiosis Jenis Jenis Jenis Jenis
Mutualisme
makhluk keuntungan makhluk keuntungan
2 Simbiosis
Mutualisme hidup hidup

3 Simbiosis Burung Mendapatkan Sapi Sapi tidak
Mutualisme
jalak makanan merasa gatal
4 Simbiosis
Mutualisme dengan lagi karena

5 Simbiosis memakan kutu kutunya
Mutualisme
pada sapi dimakan oleh

burung

Manusia Manusia Tumbuhan Tumbuhan
bernapas
Lebah menghirup memerlukan
oksigen dari
Kupu-kupu tumbuhan karbondioksida
Lebah
Semut mendapatkan yang berasal
rangrang/ ektar untuk
angkrang makanannya dari manusia
Kupu-kupu
mendapatkan Bunga Lebah terbantu
ektar untuk
makanannya proses
Semut
rangrang penyerbukannya
mendapatkan
Bunga Bunga terbantu
proses
penyerbukannya

Pohon Pohon rambutan
rambutan terbantu karena
hama perusak

29

makananberupa pohon rambutan
hama dari daun telah dimakan
pohon yang oleh semut
mereka tempati rangrang

b. Pembahasan

Di dalam kehidupan ini, tentunya kita tidak akan terlepas dari hubungan dengan
makhluk hidup lainnya. Sebagai makhluk hidup, kita akan mencoba untuk berinteraksi
dengan manusia lainnya, hewan, dan juga tumbuhan. Interaksi antara satu makhluk hidup
dengan makhluk hidup lainnya itu disebut simbiosis. Di kehidupan, banyak sekali terjadi
simbiosis-simbiosis baik pada manusia, hewan, dan tumbuhan.
Secara garis besar ada tiga jenis simbiosis yang sering ditemui di kehidupan. Yaitu
simbiosis simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan juga simbiosis parasitisme.

Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang berbeda
jenis namun saling menguntungkan satu sama lain. Hubungan ini sangat positif karena
kedua belah pihak diuntungkan. Contohnya hubungan antara sapi dengan burung jalak,
manusia dengan tumbuhan, kupu-kupu dengan bunga, manusia dan bakteri E-coli.

Simbiosis komensalisme adalah sebuah interaksi antara dua makhluk hidup yang
menguntungkan salah satu organisme, sementara organisme lain tidak dirugikan dan tidak
diuntungkan (netral). contohnya pada bunga anggrek dengan pohon manga, lumut dengan
pohon kelapa dan tanaman sirih dengan inangnya.

Simbiosis parasitisme adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang berbeda
jenis yang satu mendapat keuntungan namun merugikan pihak lainnya.Contohnya
hubungan antara manusia dengan nyamuk, pohon rambutan dengan inangnya dan ulat
dengan tanaman.

c. Kesimpulan
Hubungan interaksi antara makhluk hidup dimana pihak pertama diuntungkan dan

pihak kedua juga diuntungkan disebut simbiosis mutualisme. Hubungan interaksi antara
makhluk hidup dimana pihak pertama diuntungkan dan pihak kedua tidak mendapatkan
keuntungan ataupun kerugian dengan adanya pihak pertama disebut simbiosis

30

komensalisme. Hubungan interaksi antara makhluk hidup dimana pihak pertama
diuntungkan dan pihak kedua dirugikan dengan adanya pihak pertama disebut simbiosis
parasitisme.

d. Jawab Pertanyaan
1. Ya, hubungan anjing dengan kutu anjing merupakan parasitisme karena anjing
mendapatkan kerugian merasa gatal dan akan kekurangan darah, sedangkan kutu anjing
mendapatkan manfaat yaitu memperoleh makanan dari anjing.
2. Ya ada. Yang dapat menyebabkan kematian pada inangnya adalah pada tanaman benalu
dan inangnya. Karena benalu tidak akan berhenti untuk menghisap sari-sari makanan
yang terdapat pada inangnya sampai inangnya mati. Namun jika inangnya mati maka
lama kelamaan tanaman benalu akan mati.
3. Tidak karena pada simbiosis komensalisme makhluk hidup yang mendapatkan
keuntungan tidak menggaggu makhluk hidup lain.contohnya anggrek dan pohon
mangga.angrek hanya menumpang pada pohon mangga namun anggrek membuat
makanannya sendiri.
4. a. Tubuh manusia dengan bakteri bifidobacteria bifidum, keuntungan yang didapat
oleh bakteri bifidobacteria bifidum adalah mendapatkan tempat tinggal yaitu tubuh
manusia sedangkan manusia dengan adanya bakteri bifidobacteria bifidum dapat
membantu melawan bakteri jahat, serta meredakan gejala irritable bowel syndrome
(IBS), gangguan kronis pada usus besar.
b. Tubuh manusia dengan bakteri bifidobacteria brefe, keuntungan yang didapat oleh
bakteri bifidobacteria brefe adalah mendapatkan tempat tinggal yaitu tubuh manusia
sedangkan manusia dengan adanya bakteri bifidobacteria brefe dapat membantu
melawan bakteri dan jamur pada pencernaan dan vagina, bakteri ini juga membantu
tubuh menyerap nutrisi dengan mempermentasi gula dan memecah serat makanan
sehingga mudah dicerna.

e. Saran dan kesulitan yang dialami
Kesulitannya mencari simbiosis mutualisme karena susah mencari foto yang ada

disekitar kita karena terhalang waktu yang tidak ada untuk mencari bahan yang ingin
difoto.

Saran untuk dosen sebaiknya untuk simbiosis pada saat prasesi sebaiknya sudah
dapat meminta mahasiswa agar menyicil mencari fotonya.

31

f. Foto / Video Praktikum
Link Video Simbiosis: https://youtu.be/65kHxCkkXhE
Simbiosis parasitisme

Gambar nyamuk yang sedang menghisap darah manusia, nyamuk mendapatkan
makanannya sedangkan manusia mendapatkan rasa gatal akibat gigitan nyamuk.

Gambar kutu rambut yang sedang menghisap darah manusia,. Kutu rambut mendapatkan
makanannya, sedangkan manusia mendapatkan rasa gatal akibat gigitan kutu rambut.

Gambar alang-alang yang tumbuh disekitar pohon pisang, Alang-alang dapat merebut air
dan mineral serta cahaya matahari serta dapat menyebarkan zat racun ke pohon produksi.

Gambar benalu pada pohon rambutan yang dapat menghisap sari-sari makanan pohon
rambutan dan dapat membuat pohon rambutan mati.

32

Gambar bed bug atau kutu busuk, serangga yang hidup sebagai parasite.hidupnya memakan
darah manusia.
Simbiosis Komensalisme

Gambar anggrek yang menempel pada pohon mangga. Anggrek tidak membuat kerugian
untuk pohon mangga Karena anggrek dapat membuat makanannya sendiri.

Gambar bunga berdoa yang menempel pada pohon kelapa. bunga berdoa tidak membuat
kerugian untuk pohon kelapa Karena bunga berdoa dapat membuat makanannya sendiri.

Gambar rumah burung yang dibuat di pohon mangga. Keuntungan yang diperoleh burung
adalah mendapat tempat tinggal, sedangkan pohon mangga tidak mendapat kerugian

33

Gambar lumut daun yang menempel pada pohon mangga. Lumut daun tidak membuat
kerugian untuk pohon mangga Karena lumut daun dapat membuat makanannya sendiri.

Gambar sirih silver (scindapsus aceh) yang menempel pada pohon mangga. Sirih silver
(scindapsus aceh) tidak membuat kerugian untuk pohon mangga Karena sirih silver
(scindapsus aceh) dapat membuat makanannya sendiri.
Gambar simbiosis mutualisme

Gambar sapi dan burung jalak yang keduanya diuntungkan.

34

Gambar manusia dan tumbuhan yang keduanya diuntungkan.

Gambar Lebah/tawon dengan bunga yang keduanya diuntungkan
Gambar Kupu-kupu dengan bunga yang keduanya diuntungkan
Gambar semut angkrang dan pohon yang keduanya diuntungkan

35

Modul 1: Makhluk Hidup

Kegiatan Praktikum 3: Pertumbuhan, Perkembangan dan Perkembangbiakan Makhluk
Hidup

1. Pertumbuhan, Perkembangan dan Perkembangbiakan Makhluk Hidup

A. Tujuan
Mengamati pertumbuhan dan perkecambahan kacang merah.

B. Alat dan Bahan

1. Biji kacang merah 6 buah
2. Botol / gelas 2 buah
3. Kertas saring secukupnya
4. Kertas label secukupnya
5. Gunting 1 buah

C. Landasan Teori
Tahapan awal pada pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman adalah
1. Awal pertumbuhan
a. Mula-mula biji melakukan imbibisi atau penyerapan air sampai ukuran bijinya
bertambah dan menjadi lunak.
b. Saat air masuk kedalam biji, enzim-enzim mulai aktif sehingga menghasilkan
berbagai reaksi kimia.
c. Kerja enzim ini antara lain mengaktifkan metabolisme dalam biji dengan
mensintesis cadangan makanan pada saat perkecambahan berlangsung.
2. Perkecambahan
a. Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan
pertumbuhan plumula (calon batang).
b. Factor yang mempengaruhi perkecambahan adalah air, kelembapan, oksigen
dan suhu.
c. Perkecambahan biji

Selanjutnya terjadilah pertumbuhan. Pertumbuhan dibagi menjadi dua yaitu
pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder. Setelah terjadi pertumbuhan akan
terjadilah perkembangan yang ciri-cirinya sebagai berikut:
a. Terjadinya peningkatan kualitatif individu

36

b. Adanya proses pematangan organ-organ refroduksi
c. Tidak dapat dinyatakan dalam ukuran jumlah, panajng maupun berat/ tidak dapat

diukur
d. Bersifat sistematis, progresif, dan berkesinabungan. Artinya proses tersebut akan

terus terjadi sampai makhluk hidup tersebut mati.
e. Terdapat pada alat perkembang biakan/reproduksi.
f. Reproduksi secara meiosis.

D. Prosedur Percobaan
1. Rendamlah biji kacang merah dalam air semalaman.
2. Lipatlah kertas saring/ tissue sehingga lebarnya setinggi dasar leher gelas tersebut.
Bila perlu potonglah kelebihannya.
3. Gulunglah kertas tersebut dan masukan kedalam gelas sehingga menempel pada
dinding gelas bagian dalam ( lihat gambar 1.8) .
4. Sisipkan 6 biji kacang merah pada gelas. Tambahkan air secukupnya sehingga
kertas saring tetap basah ( kira-kira 1/10 nya ).
5. Simpanlah sediaan ditempat terang tapi tidak terkena sinar matahari langsung
selama 2 minggu. Jika air tampak berkurang (kertas saring mengering ) tambahkan
air secukupnya sehingga kertas saring tetap basah tetapi permukaan air tidak
merendam biji.
6. Amatilah perkecambahan dan pertumbuhan biji-biji tumbuhan dari sediaan
tersebut. Catatlah kapan biji kacang merah mulai berkecambah, amatilah
bagaimana akar, batang dan daun tumbuh.

E. Pertanyaan
1. Pada hari keberapa akar kecambah kacang merah mulai tumbuh?
2. Perhatikan arah pertumbuhan akar setiap kecambah tersebut. Adakah yang arah
pertumbuhannya keatas? Mengapa demikian?

37

Lampiran: LEMBAR KERJA (LAPORAN) PRAKTIKUM IPA SD
PDGK4107 MODUL 1
NAMA MAKHLUK HIDUP
NIM
UPBJ : UDE ULIJANNA
: 858433874
: 50/ SAMARINDA

KEGIATAN PRAKTIKUM 3
Judul Percobaan: Pertumbuhan, Perkembangan dan Perkembangbiakan Makhluk Hidup

a. Hasil pengamatan
Tabel 1.10

Hasil Pengamatan pertumbuhan dan perkecambahan biji kacang merah

Hari Gambar pertumbuhan kecambah Panjang (cm) Keterangan
ke kacang merah Akar Batang

Pada saat

penanaman
semua biji
0 0cm 0cm kacang merah
diletakkan
pada bagian
atas kapas

38

0cm 0cm Pada hari
pertama
belum terlihat
adanya batang
atau akar.

1

0cm 0cm Sama seperti
hari pertama

2

1cm 0cm Tampak satu
kacang hijau
mengeluarkan
akar.

3

39

2,5cm 2cm Akar sudah
bertambah
dan batang
juga sudah
tumbuh. Pada
hari ke empat
biji kacang
merah
dipindahkan
kesamping
agar terlihat

4 pertumbuhan
akarnya. Dari
tiga kacang
merah yang
ditanam
hanya satu
yang tumbuh
karena dua
yang lainnya
dimakan
semut.

4,5cm 3cm Tampak akar
tumbuh lebih
banyak dan
batang
tumbuh lebih
tinggi

5

40

6,5cm 5cm Batang
semakin
tinggi dan
akar juga

6 demikian

11cm 17cm Sangat
terlihat
pertumbuhan
yang
signifikan
pada

7 pertumbuhan
batang serta
daun yang
membuka
lebar.

12cm 22cm Batang
bertambah
tinggi dan
akar mulai
melingkar

8

41

15cm 25cm Batang
semakin
panjang
melampaui
panjang akar.

9

17cm 32cm Akar dan
batang
bertambah
panjangnya.

10

42

17cm 32cm Batang dan
akar tidak
bertambah
tinggi, namun
yang
bertambah

11 adalah jumlah
daun yang
mulai tumbuh

18cm 34cm Batang dan
akar
bertambah
sera daun
yang baru
tampak lebih
besar

12

43

18cm 34cm Batang dan
akar
bertambah
serta daun
semakin
besar.

13

18cm 37cm Batang
bertambah
tinggi

14

b. Pembahasan
Pertumbuhan kacang merah diawali dengan melunaknya biji yang kemudian

menjadi kecambah. Dalam proses perkecambahan terjadi beberapa perubahan biologis
yakni pecahnya berbagai komponen dari biji menjadi bebrapa bentuk senyawa yang lebih
sederhana, yang telah siap cerna bagi embrio atau kecambah yang tumbuh.
Prosesperkecambahan dipengaruhi oleh kondisi dan tempat. Factor-faktor yang
berpengaruh diantaranya adalah air, suhu dan cahaya matahari.

Pada percobaan yang saya lakukan,saya beberapa kali mengalami kegagalan dalam
menumbuhkan biji kacang merah dengan berbagai kesimpulan sebagai berikut:

44


Click to View FlipBook Version