c. Profesi merupakan pekerjaan praktikal artinya bukan melalui teori akademik,
tetapi dapat diterapkan dan dipraktikan
d. Profesi terorganisir secara sistematis
e. Ada standar cara melaksanakannya dan mempunyai tolak ukur hasilnya
f. Profesi merupakan pekerjaan altruisme yang berorientasi pada masyarakat
yang dilayaninya bukan kepada diri professional.
Profesi merupakan jenis pekerjaan tetap dan penuh. Artinya profesi merupakan
pekerjaan yang layananya diperlukan oleh masyarakat atau menyelesaikan
masalah yang mereka hadapi atau memenuhi kebutuhan mereka secara terus
menerus. Tanpa layanan tersebut anggota masyarakat akan terganggu
kehidupanya. Para ilmuwan sependapat bahwa suatu profesi merupakan
pekerjaan yang memenuhi persyaratan tertentu. Persyaratan profesi tersebut
antara lain sebagai berikut :
a. Pengetahuan dan keterampilan khusus
b. Adanya sebuah asosiasi atau organisasi keahlian
c. Pendidikan profesi
d. Adanya kode etik
e. Adanya tingkat kemadirian dan otoritas
b) Profesionalisme
Kata professional dan profesionalisme menjadi semacam istilah kunci bagi
kehidupan modern khususnya dunia bisnis.
Profesi adalah pekerjaan atau bidang pekerjaan yang menuntut pendidikan
keahlian intelektual tingkat tinggi dan tanggung jawab yang mandiri dalam
prakteknya.
Dalam profesi, kita harus membangun mentalitas tersebut dengan cara :
a. Melatih diri untuk menerima tanggung jawab apapun itu dengan tulus, ikhlas
dan semangat.
b. Belajar dengan anuitas untuk setiap pekerjaan baru sebagai bagian dari
pengembangan kompetensi dan pengetahuan
c. Bekerja dengan kualitas atau standar tinggi sama seperti jika kita bekerja
untuk bidang pekerjaan yang disukai
d. Selalu terbuka kepada kritik, memiliki motivasi untuk perbaikan diri dalam
rangka peningkatan kompetensi kerja
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 91
e. Mengabdi dengan penuh kerelaan dan kesungguhan sehingga
menghasilkan kinerja yang terbaik
2. Pengertian industri
Industri (dari bahasa latin industrius) adalah suatu usaha atau kegiatan
pengelolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang
memiliki nilai tambah untuk mendapat keuntungan.
Menurut undang-undang No 5 tahun 1985 tentang peindustrian yang dimaksud
dengan industri adalah suatu kegiatan ekonomi yang mengelolah bahan mentah,
bahan baku, bahan setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan
nilai yang lebih tinggi penggunaanya.
3. Klasifikasi industri
a. Klasifikasi industri berdasarkan hubungan vertical
1) Industri hulu
Industri hulu adalah perusahaan yang membuat produk yang dapat
digunakan sebagai bahan baku oleh perusahaan lain
Contoh :
- Perusahaan penggilingan gandrum yang menghasilkan tepung terigu
- Perusahaan yang membuat bata, genting, papan dan kayu balok
- Perusahan tambang besi, tembaga dan aluminium.
2) Industri hilir
Industri hilir adalah kelompok perusahaan yang mengunakan produk
perusahaan lain sebagai bahan baku untuk kemudian diproses menjadi
barang setengah jadi atau barang jadi. Contoh : perusahaan pembuat suku
cadang dan perusahaan assembling (perakitan)
b. Klasifikasi industri berdasarkan hubungan horizontal
Hubungan horizontal dalam suatu industri adalah hubungan sejajar antara
beberapa produk yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dalam kelompok
industry yang sama.
Contoh :
- Coca cola, indomilk, the botol dan aqua semua memiliki posisi sejajar
dalam industry makanan dan minuman
92 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
- Merpati airlines, Qantas, PANAM, perusahaan pelabuhan, Pelni dan PT
KAI semuanya memiliki posisi sejajar dalam industry jasa angkutan atau
pengangkutan.
c. Klasifikasi industri berdasarkan skala usahanya
1) Industri skala usaha kecil (small scale industry)
Industri usaha kecil adalah modal yang ditanamkan antara Rp 50 Juta
sampai dengan Rp 100 juta
2) Industri skala usaha menengah (medium scale industry)
Industri skala menengah adalah modal usaha antara Rp.100 juta samapai
dengan 500 juta
3) Industri skala usaha besar (large scale industry)
Industri skala besar adalah modal yang ditanamkan diatas Rp.500 Juta
d. Klasifikasi industri berdasarkan tingkatan jenis produksinya
1) Industri ringan
Industri ringan adalah kelompok perusahaan yang memproduksi barang-
barang konsumsi. Misalnya industri makanan ternak, industri tepung terigu,
industry minuman dalam botol, industri makanan dalam kemasan, industry
mainan anak, industri jasa angkutan darat dan sebagainya
2) Industri menengah
Yang merupakan industri menengah adalah industri ban mobil, industri
semen, industri kimia, industri farmasi, industri jasa angkutan api, industri
jasa angkutan udara, industri perikanan laut dan sebagainya.
3) Industri berat
Yang termasuk industri berat adalah pembuatan traktor, industri pembuatan
mesin-mesin mobil, industri pembuatan pesawat terbang, industri satelit,
industri ekspoitasi tambang dasar laut dan sebagainya.
e. Jenis industri berdasarkan produktivitas perorangan
1) Industri primer
Industri primer adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil
olahan langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu. Contoh industri primer
adalah hasil produksi pertanian, pertenakan, perkebunan, perikanan dan
sebagainya
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 93
2) Industri sekunder
Industri sekunder adalah industri yang mengelolah bahan mentah menjadi
barang-barang yang dapat diolah kembali (barang setengah jadi) misalnya
industri pemintalan benang sutra, industri komponen elektronik dan
sebagainya
3) Industri tersier
Industri tersier adalah industri yang menghasilkan produk berupa layanan
jasa. Contohnya telekomunikasi, transportasi, dan perawatan kesehatan.
4. Tanggung jawab industri
Tanggung jawab perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
umumnya di dasarkan atas nilai-nilai etis penghargaan perusahaan terhadap
keberadaan serta peran seluruh tenaga kerja, masyarakat, lingkungan sosial dan
lingkungan alam.
CSR adalah pengambilan keputusan bisnis yang dikaitkan secara langsung
dengan nilai-nilai etis , kepatuhan terhadap hokum dan peraturan perundang-
undangan serta penghargaan atas keberadaan dan peranan tenaga kerja,
masyarakat dan lingkungan.
Adapun wujud nyata dari tanggung jawab social perusahan berdasarkan ruang
lingkup adalah sebagai berikut :
1. Kualitas lingkungan
a. Penanggulangan populasi
b. Pemilihan lokasi
c. Keasrian lingkungan
2. Konsumenrisme
a. Tidak mejerumuskan
b. Jaminan dan layanan purna jual
c. Pemberian peringatan bagi produk yang membahayakan
3. Kepentingan masyarakat
a. Penyediaan fasilitas kesehatan, pendidikan dan lain-lain
b. Penyediaan sukarela
c. Pemberian beasiswa
d. Pemberian bantuan social
94 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
4. Pemerataan kesempatan
a. Kesempatan kerja
b. Kesempatan berkembang misalnya training
5. Hubungan tenaga kerja
a. Perbaikan kondisi kerja
b. Pengaturan jam kerja
c. Pengaturan jaminan/tunjangan
Tanggung jawab sosial adalah konsekuensi logis keberadaan perusahaan di
sebuah lingkungan masyakat. Hal ini dapat mendorong perusahaan untuk lebih
proaktif dalam mengambil inisiatif berkaitan dengan kepedulian terhadap
lingkungan dan masyarakat. Tanggung jawab akan memberikan manfaat jangka
panjang bagi semua pihak terkait, baik itu perusahaan , masyarakat maupun
pemerintah.
1. Manfaat bagi perusahaan
Manfaat yang jelas bagi perusahaan adalah munculnya citra positif di
masyarakat akan kehadiran perusahaan dilingkunganya. Kegiatan
perusahaan dalam jangka panjang akan akan dianggap sebagai kontribusi
positif bagi masyarakat. Selain membantu perekonomian masyarakat,
perusahaan juga dianggap membantu dalam mewujudkan keadaan yang lebih
baik pada masa mendatang. Perusahaan tidak sekedar menawarkan produk
untuk dibeli masyarakat, tetapi juga menawarkan sesuatu yang kan
menawarkan perbaikan bagi masyarakat.
2. Manfaat bagi masyarakat
Manfaat tanggung jawab sosial perusahaan bagi masyarakat sangatlah jelas.
Selain beberapa kepentingan masyarakat yang diperhatikan oleh perusahaan,
masyarakat juga akan mendapatkan pandangan baru mengenai hubungan
perusahaan dan masyarakat, yang selama ini hanya sekedar hubungan
produsen dan konsumen atau hubungan antara penjual dan pembeli saja.
Masayarakat akan memiliki pandangan baru bahwa hubungan antara
masyarakat dan industri dapat diarahkan pada kerja sama yang
menguntungkan kedua belah pihak.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 95
3. Manfaat bagi pemerintah
Dengan adanya tanggung jawa sosial perusahaan , pemerintah pada akhirnya
tidak hanya berfungsi sebagai wasit yang menetapkan aturan main dan
memberikan sanksi bagi pihak yang melanggarnya. Akan tetapi pemerintah
sebagai pihak yang mendapat legistimasi untuk mengubah tatanan
masyarakat kea rah yang lebih baik, akan mendapatkan patner dalam
mewujudkan tatanan masyarakat tersebut.
5. Kawasan industri
Dengan perkembangan ekonomi demikian pesatnya, salah satu masalah yang
harus dihadapai sebuah industri adalah hal pemilihan lokasi industri. Masalah-
maslah yang dihadapi industry dalam memilih lokasi antara lain :
1. Dekat dengan pasar
2. Dekat dengan sumber material
3. Mudah mendapatkan tenaga kerja
4. Mudah memperoleh fasilitas transportasi
5. Sikap pemerintah dan masyarakat
Kawasan industri adalah daerah atau tempat berbagai jenis industri boleh
didirikan. Secara umum kawasan industri biasanya ditentukan oleh pemerintah.
Adapun produk yang dihasilkan kawasan induatri bisa langsung diekspor atau
didistribusikan di dalam negeri.
Di Indonesia terdapat beberapa kawasan industri, antara lain kawasan industri
Cakung di Jakarta, kawasan industri Batam di Riau, kawasan industri Cikarang di
Bekasi, kawasan indutri Cimanggis di Bogor, kawasan industri Rungkut di
Surabaya, kawasan indutri Cilegon dan lain-lain.
96 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
D.Aktivitas Pembelajaran
Kasus I
Isilah tabel tentang jenis-jenis industri berikut di bawah ini dengan benar !
No Nama Industri Penjelasan Contoh industri
1 Industri hulu
2 Industri hilir
3 Industri ringan
4 Industri menengah
5 Industri berat
6 Industri primer
7 Industri sekunder
8 Industri tersier
Kasus II
Carilah artikel di surat kabar atau internet tentang kawasan industri berikan
contohnya dan tarik kesimpulan dan tanggapan dari artikel tersebut ?
E. Latihan/Kasus/ Tugas
LK 01
Apa yang dimaksud dengan industri dan berikan contohnya ?
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 97
LK 02
Jelaskan klasifikasi industri berdasarkan skala usahanya ?
LK 03
Apa yang dimaksud dengan CSR (corporate social responsibility) ?
98 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
LK 04
Apa saja manfaat dari CSR bagi perusahaan, masyarakat dan pemerintah?
LK 05
Apa yang dimaksud dengan kawasan industri dan sebutkan beberapa kawasan
industri yang ada di Indonesia ?
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 99
F. Rangkuman
Salah satu sektor penting dalam pembangunan di bidang ekonomi adalah sector
industri. Peranan sector industri dalam pembangunan ekonomi di berbagai
Negara sangat penting karena sector industry memiliki beberapa keunggulan
dalam hal akselerasi pembangunan.
- Industri (dari bahasa latin industrius) adalah suatu usaha atau kegiatan
pengelolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi
yang memiliki nilai tambah untuk mendapat keuntungan. Usaha perakitan atau
assembling dan reparasi adalah bagian dari industry. Hasil indutri tidak hanya
berupa barang tetapi juga dalam bentuk jasa.
- Klasifikasi industri berdasarkan skala usahanya
1. Industri skala usaha kecil
2. Industri skala usaha menengah
3. Industri skala usaha besar
- Klasifikasi industri atas dasar tingkatan jenis produksinya
1. Industri ringan
2. Industri menengah
3. Industri berat
- Klasifikasi industri berdasarkan produktifitas perorangan
1. Industri primer
2. Industri sekunder
3. Industri tersier
- Tanggung jawab perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
umumnya di dasarkan atas nilai-nilai etis penghargaan perusahaan terhadap
keberadaan serta peran seluruh tenaga kerja, masyarakat, lingkungan social
dan lingkungan alam.
- CSR adalah pengambilan keputusan bisnis yang dikaitkan secara langsung
dengan nilai-nilai etis , kepatuhan terhadap hokum dan peraturan perundang-
undangan serta penghargaan atas keberadaan dan peranan tenaga kerja,
masyarakat dan lingkungan.
- Kawasan industri adalah daerah atau tempat berbagai jenis industri boleh
didirikan. Secara umum kawasan industri biasanya ditentukan oleh
pemerintah. Adapun produk yang dihasilkan kawasan induatri bisa langsung
diekspor atau didistribusikan di dalam negeri.
100 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
G.Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Tabel capaian Kompetensi
Perolehan CK Deskripsi Capaian Kompetensi
Sangat baik.Artinya anda telah
91 < CK<100 sangat kompeten pada kegiatan
pembelajaran tersebut
Baik.Artinya anda sudah kompeten
76<CK<91 pada kegiatan pembelajaran
tersebut
Cukup baik.Artinya anda sudah
50<CK<76 cukup kompeten,namun harus
diikuti dengan melakukan
pengayaan pada kegiatan
pembelajaran tersebut.
Kurang baik.Artinya anda belum
cukup kompeten dan hendaknya
CK<50 anda harus mengulangi kegiatan
tersebut dan jangan berpindah pada
kegiatan pembelajaran berikutnya
Dalam kegiatan pembelajaran 6 peserta diklat telah mampu dalam pengetahuan,
keterampilan dan sikapnya untuk dapat mengidentifikasikan luas, sector dan
tanggung jawab industri. Dan kegiatan pembelajaran 6 untuk indikator
pencapaian kompetensi tersebut dapat dijadikan bekal pengetahuan,
keterampilan dan sikap yang baik untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran
berikutnya. Untuk itu cobalah berlatih dari latihan soal yang ada dan cocokan
dengan jawaban yang disediakan.Jika hasilnya baik dapat melanjutkan pada
kegiatan berikutnya. Dan diharapkan jika anda belum menidentifikasikan luas,
sektor dan tanggung jawab industri hendaklah diulangi lagi kegiatan
pembelajaran 6 tersebut sampai tuntas.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 101
H.Kunci Jawaban
LK 01
Industri adalah suatu kegiatan ekonomi yang mengelolah bahan mentah, bahan
baku, bahan setengah jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai
yang lebih tinggi penggunaanya.
Contoh : industri makanan, industri tekstil , industri perakitan mobil, industry alat-
alat berat dan sebagainya
LK 02
Klasifikasi industri berdasarkan skala usahanya
a. Industri skala usaha kecil (small scale industry)
Industri usaha kecil adalah modal yang ditanamkan antara Rp 50 Juta
sampai dengan Rp 100 juta
b. Industri skala usaha menengah (medium scale industry)
Industri skala menengah adalah modal usaha antara Rp.100 juta samapai
dengan 500 juta
c. Industri skala usaha besar (large scale industry)
Industri skala besar adalah modal yang ditanamkan diatas Rp.500 Juta
LK 03
CSR adalah pengambilan keputusan bisnis yang dikaitkan secara langsung
dengan nilai-nilai etis, kepatuhan terhadap hokum dan peraturan perundang-
undangan serta penghargaan atas keberadaan dan peranan tenaga kerja,
masyarakat dan lingkungan.
LK 04
Manfaat CSR (corporate social responsibility) ?
a. Manfaat bagi perusahaan
- bagi perusahaan adalah munculnya citra positif di masyarakat akan
102 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
kehadiran perusahaan dilingkunganya. Kegiatan perusahaan dalam jangka
panjang akan akan dianggap sebagai kontribusi positif bagi masyarakat.
- membantu perekonomian masyarakat, perusahaan juga dianggap
membantu dalam mewujudkan keadaan yang lebih baik pada masa
mendatang.
- Perusahaan tidak sekedar menawarkan produk untuk dibeli masyarakat,
tetapi juga menawarkan sesuatu yang kan menawarkan perbaikan bagi
masyarakat.
b. Manfaat bagi masyarakat
- kepentingan masyarakat yang diperhatikan oleh perusahaan,
- mendapatkan pandangan baru mengenai hubungan perusahaan dan
masyarakat, yang selama ini hanya sekedar hubungan produsen dan
konsumen atau hubungan antara penjual dan pembeli saja.
- Masyarakat akan memiliki pandangan baru bahwa hubungan antara
masyarakat dan industri dapat diarahkan pada kerja sama yang
menguntungkan kedua belah pihak.
c. Manfaat bagi pemerintah
Pemerintah pada akhirnya tidak hanya berfungsi sebagai wasit yang menetapkan
aturan main dan memberikan sanksi bagi pihak yang melanggarnya. Akan tetapi
pemerintah sebagai pihak yang mendapat legistimasi untuk mengubah tatanan
masyarakat kearah yang lebih baik, akan mendapatkan patner dalam
mewujudkan tatanan masyarakat tersebut.
LK 05
Kawasan industri adalah daerah atau tempat berbagai jenis industri boleh
didirikan. Secara umum kawasan industri biasanya ditentukan oleh pemerintah.
Adapun produk yang dihasilkan kawasan industri bisa langsung diekspor atau
didistribusikan di dalam negeri.
Di Indonesia terdapat beberapa kawasan industri, antara lain kawasan industri
cakung di Jakarta, kawasn industri batam di Riau, kawasan industri Cikarang di
Bekasi, kawasan indutri Cimanggis di Bogor, kawasan industri Rungkut di
Surabaya, kawasan industri Cilegon dan lain-lain.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 103
A. Tujuan
1. Peserta diklat mampu menjelaskan Definisi perusahaan
2. Peserta diklat mampu menjelaskan bentuk kerja sama perusahaan
3. Peserta diklat mampu memahami pedoma kerja
4. Peserta diklat mampu menjelaskan prosedur kerja
5. Pesertaa didik mampu memahami aturan kerja
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
Dalam kegiatan ini yang menjadi indikator pencapaian kompetensi adalah
menerapkan pedoman, prosedur dan aturan kerja
C. Uraian Materi
1. Usaha perusahaan
Salah satu tujuan perusahaan adalah memenuhi kebutuhan konsumen, baik
kebutuhan akan barang maupun kebutuhan akan jasa. Perusahaan barang
memproses bahan baku menjadi barang jadi atau setengah jadi untuk digunakan
oleh perusahaan lain. Sebuah perusahaan dapat pula bergerak di bidang jasa
seperti bank dan asuransi atau berbentuk usaha yang bersifat professional
seperti pengacara, konsultan, notaris dan sebagainya. Banyaknya jenis
perusahaan akan semakin berkembang sejalan dengan perkembangan
masyarakat, hal ini kemudian memunculkan persaingan antara satu bisnis
dengan bisnis lainnya, persaingan yang sehat akan menimbulkan beberapa
keuntungan yaitu sebagai berikut :
104 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
1. Produsen akan bekerja lebih efisien dan berusaha menurunkan harga jual
2. Produsen akan berusaha meningkatkan pelayanan bagi konsumen
3. Produsen akan berusaha menciptakan barang baru dengan mutu yang baik
4. Bisnis yang tidak mampu bekerja secara efisien dan boros terhadap
sumber daya, dengan sendirinya akan menghilangkan atau berubah
menjadi lebih baik.
2. Definisi perusahaan
Perusahaan menurut Undang-Undang RI Nomor 13 tahun 2003 adalah :
1. Setiap bentuk usaha yang berbadan hokum atau tidak, milik orang
perorangan, milik persekutuan, atau milik badan hukum, baik milik swasta
maupun milik Negara yang memperkerjakan pekerja buruh dengan
membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.
2. Usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan
memperkerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam
bentuk lain.
3. Kerja sama perusahaan
Kerja sama antar perusahaan dilakukan dengan alas an untuk membatasi
persaingan. Kerja sama yang terjadi umumnya dilakukan dalam beragam bentuk
di bawah ini yaitu :
1. Kartel
Kartel adalah suatu bentuk kerja sama perusahaan sejenis dalam jangka
waktu tertentu yang masing-masingnya tetap berdiri sendiri dengan tujuan
menguasai pasar
2. Trust
Trust adalah pengabungan beberapa perusahaan yang tadinya berdiri
sendiri, menjadi satu visi, baik di pandang dari sudut ekonomi maupun dari
sudut hukum.
Penggabungan ini bisa dengan cara :
- Datar/horizontal misalnya beberapa industry sejenis digabungkan
menjadi satu industry besar
- Tegak/vertical misalnya perusahaan dalam kolom-kolom perusahaan
digabungkan menjadi satu
- Sejajar misalnya gabungan perdagangan beberapa jenis barang
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 105
3. Join venture
Join venture adalah suatu bentuk gabungan antara dua pihak atau lebih
yang mengumpulkan modal untuk mendirikan badan usaha dengan
perjanjian tertentu
4. Merger
Merger merupakan bentuk kerja sama antara dua/lebih perusahaan sejenis
karena adanya persamaan kepentingan dengan tujuan untuk memperkuat
kedudukan dan stabilitas perusahaan.
4. Pedoman kerja
Pedoman kerja merupakan tata cara melaksanakan pekerjaan dengan benar dan
berhasil guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal. Pedoman sikap, tingkah
laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas di dalam kehidupan bekerja
disebut kode etik profesi.
Kode etik dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam
melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan dari berperilaku.
Dalam kaitanya dengan profesi, kode etik merupakan tata cara atau aturan yang
menjadi standar kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik mengambarkan
nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan ke dalam strandar
perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk
memberikan pengabdian kepada masyarakat.
Nilai professional dapat disebut juga dengan istilah asa etis. Empat asas etis
antara lain :
a. Menghargai harkat dan martabat
b. Peduli dan tanggung jawab
c. Integritas dalam hubungan
d. Tanggung jawab terhadap masyarakat
1. Fungsi kode etik
Keberhasilan pelaksanaan kode etik tidak hanya bergantung pada badan atau
unit yang berwenang mengawasi tetapi juga ditentukan oleh faktor-faktor
seperti pengawasan melekat dan keteladanan dari atasan serta tanggung
jawab seluruh pegawai oleh karena itu pegawai di harapkan memiliki inisatif
106 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
untuk menjaga kode etik dapat dipatuhi antara lain , dengan saling
mengingatkan sesama pegawai, berkonsultasi dengan atasan atau
melaporkan apabila terjadi pelanggaran kode etik di lingkungan kerja masing-
masing.
Pada dasarnya kode etik memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai perlingdungan
dan pengembangan bagi profesi. Ada tiga fungsi kode etik yaitu :
a. Melindungi suatu profesi dari campur tangan pemerintah
b. Mencegah terjadinya pertentangan internal dalam profesi
c. Melindungi para praktisi dari kesalahan praktik suatu profesi
2. Sikap dalam bekerja
Agar terjalin suatu ketenangan serta kelancaran bekerja maka hal yang harus
diperhatikan adalah sikap kita dalam bekerja.
Ada beberapa syarat dan sikap yang harus kita lakukan dalam bekerja antara
lain yaitu :
a. Pengetahuan
b. Keterampilan
c. Loyalitas
d. Ketekunan dan kerajinan
e. Kesabaran dan kesopanan
f. Kerapihan
g. Dapat menyimpan rahasia.
5. Prosedur kerja
Prosedur kerja dalah rangkaian tata kerja yang berkaitan satu sama lin sehingga
menunjukan adanya suatu urutan bertahap yang harus ditempuh dalam
penyelesaian sesuatu bidang tugas.
Berdasarkan pengertian di atas maka manfaat yang dapat diperoleh dengan
adanya prosedur kerja antara lain sebagai berikut :
1. Prosedur kerja penting artinya suatu pola kerja yang menjabarkan tujuan,
sasaran, program kerja, fungsi-fungai dan kebijaksanaan perusahaan ke
dalam kegiatan-kegiatan pelaksanaan yang nyata.
2. Melalui prosedur kerja yang tepat dapat dilakukan standalisasi dan
pengendalian kerja dengan setepat-tepatnya.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 107
3. Prosedur kerja bermanfaat baik bagi para pelaksanaan, maupun bagi semua
pihak yang berkepentingan untuk dijadikan sebagai pedoman kerja
Dalam penyusunan prosedur kerja perlu diperhatikan beberapa asas antara lain
sebagai berikut :
1. Prosedur kerja harus dinyatakan secara tertulis, disusun secara sistematis,
serta dituangkan ke dalam bentuk manual atau pedoman kerja
pelaksanaannya
2. Prosedur kerja harus dikomunikasikan atau diinformasikan secara sistematis
kepada semua petugas atau pihak yang bersangkutan atau yang
berkepentingan
3. Prosedur kerja harus selaras dengan kebikajsanaan pimpinan, atau sesuai
dengan kebijaksanaan umum yang ditentukan pada tingkat yang lebih tinggi
4. Prosedur kerja harus dapat bisa mendorong pelaksanaan kegiatan secara
efisien serta menciptakan jaminan yang memadai bagi terjaganya sumber-
sumber yang berada di bawah pengendalian organisasi
5. Prosedur kerja harus ditinjau dan dievaluasi kembali secara periodic dan bila
perlu dapat revisi sesuai dengan keadaan.
Prinsip-prinsip penyusunan prosedur kerja yaitu :
a. Rasional
Setiap prosedur kerja hanya masuk akal dan nudah dipahami sehingga
semua orang yang sesuai dengan kualifikasinya akan dengan mudah untuk
dimengerti
b. Sistematis
Mengunakan urutan kerja yang teratur yaitu mengalir dari pihak pertama,
kedua dan seterusnya
c. Bersifat operasional
Menjelaskan tentang teknis pelaksanaan yang dapat dikerjakan dan bukan
bersifat teoritis
d. Mengunakan jarak terpendek
Setiap pekerjaan sedapat mungkin tidak melalui jalur atau jenjang yang
panjang
e. Menekankan kepada prinsip rangkaian kerja
Artinya semua pekerjaan yang saling berkaitan ditempatkan secara
108 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
berurutan
f. Menekankan kepaada efesiensi dan efektifitas dalam proses penyelesaian
pekerjaan
g. Terukur
Dalam setiap tahapan pekerjaan dapat diukur tentang sejauh mana tingkat
keberhasilan.
6. Aturan kerja
Aturan kerja adalah peraturan yang dibuat secara tertulis oleh perusahaan yang
memuat syrata-syarat kerja dan tata tertib perusahaan.
Aturan kerja perusahaan berlaku bagi semua pegawai dan seluruh unsur yang
terlibat Dalam perusahaan di antaranya sebagai berikut :
1. Pimpinan yaitu pejabat perusahaan yang mempunyai tugas dan wewenang
mempimpin perusahaan/bagian dari perusahaan atau daoat di samakan
dengan itu dan mempunyai wewenang mewakili perusahaan baik ke dalam
maupu ke luar.
2. Atasan langsung pegawai yaitu pejabat perusahaan yang berwenang
memberi perintah/petunjuk kepada pegawai dan meminta
pertanggungjawaban dari pegawai tersebut.
3. Pegawai yaitu semua orang secara formal terikat dalam suatu hubungan
kerja dengan perusahaan/instansi
Seorang yang professional dalam bekerja akan mempunyai nilai tersendiri di
mata atasan atau costumer. Setiap orang yang bekerja secara professional akan
terlihat hasil pekerjaannya akan berbeda dengan orang yang bekerja hanya
dasar job sheet yang akhirnya tidak menikmati pekerjaan yang dijalankan.
Kedisiplinan merupakan salah satu faktor penunjang profesionalisme dalam
bekerja.
Disiplin adalah arahan untuk melatih dan membentuk seseoraang melakukan
sesuatu menjadi lebih baik. Disiplin adalah suatu proses yang dapat
menumbuhkan perasaan seseorang untuk mempertahakan dan tujuan organisasi
secara objektif melalui kepatuhannya menjalankan peraturan organisasi.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 109
Prinsip-prinsip disiplin antara lain :
1. Pemimpin mempunyai perilaku positing
2. Penelitian yang cermat
3. Kesegaran
4. Lindungi kerahasiaan
5. Fokus terhadap masalah
6. Peraturan dijalankan secara konsisten
7. Fleksibel
8. Mengandung nasihat
9. Tindakan konstuktif
10. Follow up (evaluasi)
7. Prestasi kerja
Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam
melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya didasarkan atas
kecakapan,pengalaman dan kesungguhan dan waktu. Prestasi kerja merupakan
gabungan dari tiga factor penting yaitu kemampuan dan minat seorang pekerja,
kemampuan dan penerimaan delegasi tugas, serta peran dan tingkat motivasi
seorang pekerja.
Kriteria penilaian prestasi kerja antara lain yaitu :
1. Disiplin kerja (kehadiran) yaitu ketepatan pegawai untuk hadir ke kantor dari
kemungkinan dengan izin atau izin dari atasan
2. Kualitas kerja yaitu mutu dan ketepatan pegawai dalam melaksanakan
pekerjaan yang dibebankan kepadanya
3. Kemampuan (keterampilan) kerja yaitu kemampuan, , pengetahuan dan
penguasaan pegawai atas teknis pelaksanaan tugas yang diberikan
4. Potensi adalah kemampuan pekerja secara proaktif dan inovatif melalui
gagsan baru yang dapat meningkatkan kinerjanya
8. Insentif
Insentif adalah salah satu jenis penghargaan yang dikaitkan dengan prestasi
kerja. Insentif merupakan bagian dari upah, berdasarkan kerja (performance day)
yang diberikan dalam bentuk uang yang ditetapkan berdasarkan prestasi.
110 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
Semakin tinggi prestasi kerjanya, semakin besar pula insentif yang diberikan.
Jenis-jenis insentif antara lain :
a. Insentif individu
Insentif individu bertujuan untuk memberikan penghasilan tambahan selain
gaji pokok bagi individu yang dapat mencapai strandar prestasi tententu.
Insentif individu dapat diberikan berdasarkan kuantitas hasil kerja atau
berdasarkan waktu (timing)
b. Insentif kelompok
Insentif kelompok merupakan insentif yang diberikan karena menghasilkan
sebuah produk yang menbutuhkan kerja sama dengan orang lain. Terdapat
tiga cara pemberian insentif kelompok yaitu :
a. Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan pembayaran
yang diterima oleh mereka yang paling tinggi prestasinya
b. Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan pembayaran
yang diterima oleh mereka yang paling rendah prestasinya
c. Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan rata-rata
pembayaran yang diterima oleh kelompok. Insentif dapat berupa uang
yang meningkatkan produktifitas dengan teknik-tekniknya seperti
penetapan tujuan, partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan
dan pemerkayaan pekerjaan (job enrichment)
9. Ketidakhadiran
Ketidakhadiran (absenteism) adalah kegagalan untuk melaporkan pada waktu
kerja. Ketidakhadiran merupakan kegagalan seorang karyawan untuk hadir di
tempat kerja pada hari kerja.
Absensi dapat diklasifikasikan dalam empat kategori meliputi :
a. Absensi yang disebabkan penyakit (sakit)
b. Absensi karena seorang individu mengalami problem sendiri seperti depresi
atau kecanduan alcohol
c. Absensi Karena suatu sebab yang membutuhkan kesepakatan dengan
keluarga seperti anak sakit
d. Absensi tanpa alasan
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 111
10. Perjanjian kerja
Perjanjian kerja adalah suatu perjanjian dimana pihak yang satu (pekerja)
mengikat diri untuk bekerja pada pihak yang lain (pengusaha) selama waktu
tertentu dengan menerima upah . pembuatan perjanjian kerja biasanya didahului
dengan masa percobaan manun demikina apabila pengusaha atau manajer
menilai bahwa calon karyawan tidak perlu melalui masa percobaan, dapat pula
suatu perjanjian tanpa didahului dengan masa percobaan ini.
Perjanjian kerja harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
a. Adanya di bawah pimpinan orang lain
b. Penunaian kerja /pelaksanaan kerja
c. Jangka waktu
d. Ada upah
Jenis-jenis perjanjian kerja
a. Perjanjian kerja waktu tertentu
Menurut pasal 1603 huruf e ayat 1 KHU perdata perjanjian kerja waktu
tertentu yaitu hubungan kerja berakhir demi hokum jika habis waktu yang
ditetapkan dalam perjanjian atau peraturan perundang-undangan atau jika
semuanya tidak da, menurut kebiasaan yang berlaku.
Dari pengertian di atas perjanjian kerja waktu tertentu dapat dibedakan
menjadi tiga yaitu :
1. Perjanjian kerja waktu tertentu dimana waktu berlakunya ditentukan
menurut perjanjian, misalnya satu tahun.
2. Perjanjian kerja waktu tertentu dimana waktu berlakunya didasarkan atas
kebiasaan
3. Perjanjian kerja waktu tertentu dimana waktu berlakunya undang-undang.
b. Perjanjian menurut tidak tertentu
Menurut pasal 1603 huruf g ayat (1) KUH perdata, perjanjian kerja waktu
yang tidak tertentu adalah perjanjian kerja dimana waktu lamanya hubungan
kerja tidak ditentukan baik dalam perjanjian atau peraturan majikan, dalam
peraturan perundang-undangan ataupun menurut kebiasaan. Pada
umumnya perjanjian kerja waktu tidak tertentu ini diberlakukan untuk
karyawan tetap. Masa akhirnya perjanjian kerja adalah apabila terjadi PHK
baik karena meninggal, mengundurkan diri, pensiun atau pemecatan.
Penggunaan perjanjian kerja
112 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
Penggunaan perjanjian kerja waktu tertentui hanya dapat diadakan atau
digunakan untuk pekerjaan tertentu menurut sifat, jenis atau kegiatannya
akan selesai dalam waktu tertentu seperti :
1. Sekali selesai atau sifatnya sementara
2. Diperkirakan untuk jangka waktu yang terlalu lama akan selesai
3. Bersifat musiman atau yang berulang kembali
4. Bukan merupakan kegiatan pokok suatu perusahaan atau hanya
merupakan penunjang
5. Berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau tambahan yang
masih dalam percobaan atau penjagaan
Pelanggaran perjanjian kerja
Mengenai perjanjian kerja maka baik pengusaha maupun pekerja dapat
melakukan wansprestasi atau pelanggaran hokum terhadap isi perjanjian
yang telah disepakati bersama oleh karena itu pihak yang melakukan
wansprestasi ataupun pelanggaran hokum dapat diminta untuk membayar
ganti rugi. Hal ini diatur dalam dalam pasal 1601 KUH Perdata sebagai
berikut :
1. Pihak pengusaha tidak menepati ketentuan tentang pengupahan atau
tidak memberikan pekerjaan kepada pekerja sesuai dengan pekerjaan
yang telah disepakatinya, pekerja dapat menuntut ganti rugi kepada
pengusaha
2. Pihak pekerjaan melalaikan ketentuan-ketentuan kerja atau tidak mau
dipekerjakan pada bidang yang telah disepakati sehingga akibat
perbuatanya menimbulkan kerugian pada proses produksi yang tengah
dilangsungkan dan pengusaha dapat menuntut ganti rugi
3. Jika salah satu pihak (pekerja atau pengusaha) dengan sengaja atas
kesalahanya berbuat berlawanan dengan slah satu kewajibanya dan
kerugian yang diderita oleh pihak lainnya tidak dapat dinilaikan dengan
uang, pengadilan akan menetapkan sejumlah uang menurut keadilan
sebagai gantu rugi
Jika pengusaha telah menjanjikan suatu rugi dari pekerja, apabila pekerja
melakukan perbuatan yang bertentangan dengan perjanjian, pengadilan
berwenang menentukan ganti rugi yang sepantasnya.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 113
D. Aktivitas Pembelajaran
Kasus I
Carilah contoh aturan kerja dalam suatu perusahaan yang disesuaikan dengan
peraturan Departemen Tenaga Kerja Indonesia
Diminta
Tuliskan aturan kerja ditinjau dari waktu dan kehadiran kerja, penerimaan,
pengangkatan, pemindahan pegawai , pakaian seragam, kewajiban-kewajiban
pokok pegawai dan pelanggaran dan sanksi pegawai
Kasus II
Pelajarilah tentang bentuk kerja sama perusahaaan dan jelaskan apa saja
bentuk kerja sama perusahaan dan berikan contohnya?
E. Latihan/Kasus/Tugas
LK 01
Jelaskan definisi perusahaan menurut Undang-undang Republik Indonesia
Nomor 13 tahun 2003 ?
114 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
LK 02
Apa yang dimaksud dengan kartel, trust, dan joint venture ?
LK 03
Sebutkan asas-asas dalam penyusunan prosedur kerja !
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 115
LK 04
Jelaskan jenis-jenis insentif ?
LK 05
Sebutkan kriteria penilaian prestasi kerja karyawan !
116 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
F. Rangkuman
Perusahaan menurut Undang-Undang RI Nomor 13 tahun 2003 adalah
1. Setiap bentuk usaha yang berbadan hokum atau tidak, milik orang
perorangan, milik persekutuan, atau milik badan hokum, baik milik swasta
maupun milik Negara yang memperkerjakan pekerja buruh dengan
membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.
2. Usaha-usaha social dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan
memperkerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam
bentuk lain.
Bentuk kerja sama antarperusahaan antara lain :
- Kartel
- Join venture
- Trust
- Merger
Pedoman kerja merupakan tata cara melaksanakan pekerjaan dengan benar dan
berhasil guna mencapai tingkat efisiensi yang maksimal. Pedoman sikap, tingkah
laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas di dalam kehidupan bekerja
disebut kode etik profesi.
Kode etik dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam
melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan dari berperilaku.
Dalam kaitanya dengan profesi, kode etik merupakan tata cara atau aturan yang
menjadi standar kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik mengambarkan
nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan ke dalam strandar
perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk
memberikan pengabdian kepada masyarakat.
Prosedur kerja adalah rangkaian tata kerja yang berkaitan satu sama lain
sehingga menunjukan adanya suatu urutan tahapan demi tahap serta jalan yang
harus ditempuh dalam rangka penyelesaian ssesuatu bidang tugas.
Aturan kerja adalah peraturan yang dibuat secara tertulis oleh perusahaan, yang
memuat syarat-syarat kerja dan tata tertib perusahaan.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 117
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Tabel capaian Kompetensi
Perolehan CK Deskripsi Capaian Kompetensi
91 < CK<100
76<CK<91 Sangat baik.Artinya anda telah
50<CK<76
sangat kompeten pada kegiatan
CK<50
pembelajaran tersebut
Baik.Artinya anda sudah kompeten
pada kegiatan pembelajaran
tersebut
Cukup baik. Artinya anda sudah
cukup kompeten, namun harus
diikuti dengan melakukan
pengayaan pada kegiatan
pembelajaran tersebut.
Kurang baik.Artinya anda belum
cukup kompeten dan hendaknya
anda harus mengulangi kegiatan
tersebut dan jangan berpindah pada
kegiatan pembelajaran berikutnya
Dalam kegiatan pembelajaran 7 peserta diklat telah mampu dalam pengetahuan
,keterampilan dan sikapnya untuk dapat menerapkan pedoman, prosedur dan
aturan industri. Dan kegiatan pembelajaran 7 untuk indikator pencapaian
kompetensi tersebut dapat dijadikan bekal pengetahuan,keterampilan dan sikap
yang baik untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran berikutnya.Untuk itu cobalah
berlatih dari latihan soal yang ada dan cocokan dengan jawaban yang
disediakan.Jika hasilnya baik dapat melanjutkan pada kegiatan berikutnya. Dan
diharapkan jika anda belum menguasia tentang menidentifikasikan luas, sector
dan tanggung jawab industri. hendaklah di ulangi lagi kegiatan pembelajaran 7
tersebut sampai tuntas.
118 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
H. Kunci jawaban
LK 01
Perusahaan menurut Undang-Undang RI Nomor 13 tahun 2003 adalah
1. Setiap bentuk usaha yang berbadan hokum atau tidak, milik orang
perorangan, milik persekutuan, atau milik badan hokum, baik milik swasta
maupun milik Negara yang memperkerjakan pekerja buruh dengan
membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.
2. Usaha-usaha social dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan
memperkerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam
bentuk lain.
LK 02
1. Kartel adalah suatu bentuk kerja sama perusahaan sejenis dalam jangka
waktu tertentu yang masing-masingnya tetap berdiri sendiri dengan tujuan
menguasai pasar
2. Trust
Trust adalah pengabungan beberapa perusahaan yang tadinya berdiri
sendiri, menjadi satu visi, baik di pandang dari sudut ekonomi maupun dari
sudut hukum.
3. Join venture
Join venture adalah suatu bentuk gabungan antara dua pihak atau lebih
yang mengumpulkan modal untuk mendirikan badan usaha dengan
perjanjian tertentu
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 119
LK 03
Asas-asas dalam penyusunan prosedur kerja adalah sebagai berikut :
a. Prosedur kerja harus dinyatakan secara tertulis, disusun secara sistematis,
serta dituangkan ke dalam bentuk manual atau pedoman kerja
pelaksanaannya
b. Prosedur kerja harus dikomunikasikan atau diinformasikan secara sistematis
kepada semua petugas atau pihak yang bersangkutan atau yang
berkepentingan
c. Prosedur kerja harus selaras dengan kebikajsanaan pimpinan, atau sesuai
dengan kebijaksanaan umum yang ditentukan pada tingkat yang lebih tinggi
d. Prosedur kerja harus dapat bisa mendorong pelaksanaan kegiatan secara
efisien serta menciptakan jaminan yang memadai bagi terjaganya sumber-
sumber yang berada di bawah pengendalian organisasi
e. Prosedur kerja harus ditinjau dan dievaluasi kembali secara periodic dan bila
perlu dapat revisi sesuai dengan keadaan.
LK 04
Jenis-jenis insentif antara lain :
a. Insentif individu
Insentif individu bertujuan untuk memberikan penghasilan tambahan selain
gaji pokok bagi individu yang dapat mencapai strandar prestasi tententu.
Insentif individu dapat diberikan berdasarkan kuantitas hasil kerja atau
berdasarkan waktu (timing)
b. Insentif kelompok
Insentif kelompok merupakan insentif yang diberikan karena menghasilkan
sebuah produk yang menbutuhkan kerja sama dengan orang lain. Terdapat
tiga cara pemberian insentif kelompok yaitu :
1) Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan
pembayaran yang diterima oleh mereka yang paling tinggi prestasinya
2) Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan
pembayaran yang diterima oleh mereka yang paling rendah prestasinya
120 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
3) Seluruh anggota menerima pembayaran yang sama dengan rata-rata
pembayaran yang diterima oleh kelompok. Insentif dapat berupa uang
yang meningkatkan produktifitas dengan teknik-tekniknya seperti
penetapan tujuan, partisipasi karyawan dalam pengambilan keputusan
dan pemerkayaan pekerjaan (job enrichment)
LK 05
Kriteria penilaian prestasi kerja antara lain yaitu :
a. Disiplin kerja (kehadiran) yaitu ketepatan pegawai untuk hadir ke kantor dari
kemungkinan dengan izin atau izin dari atasan
b. Kualitas kerja yaitu mutu dan ketepatan pegawai dalam melaksanakan
pekerjaan yang dibebankan kepadanya
c. Kemampuan (keterampilan) kerja yaitu kemknik ampuan , pengetahuan dan
penguasaan pegawai atas teknis pelaksanaan tugas yang diberikan
d. Potensi adalah kemampuan pekerja secara proaktif dan inovatif melalui
gagasan baru yang dapat meningkatkan kinerjanya
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 121
A. Tujuan
Dengan mempelajari kegiatan pembelajaran 8 ini, peserta diklat diharapkan
mampu :
1. Menjelaskan pengertian informasi
2. Memahami sistem informasi.
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
Dalam kegiatan ini yang menjadi indikator pencapaian kompetensi adalah
mengelola informasi
C. Uraian Materi
A. Pengertian informasi
Kata informasi berasal dari kata prancis kuno informacion yang diambil dari
bahasa latin informationem yang berarti “garis besar , konsep, ide. “ Informasi
merupakan kata benda dari inforare yang berarti aktivitas dalam “ pengetahuan
yang dikomunikasikan “
Berikut ini beberapa pengertian informasi yaitu :
1. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki
arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat.
Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi = input-
proses-output
122 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
2. Informasi adalah pengetahuan yang didapat dari pembelajaran,
pengalaman atau intruksi
3. Dalam bidang ilmu komputer informasi adalah data yang disimpan,
diproses atau ditranmisikan.
Informasi merupakan salah satu sumber kekuatan atau faktor hidup bagi
organisasi manapun.
Informasi dalam lingkup system informasi memiliki beberapa karakteristik yaitu :
a. Benar dan salah
Informasi dapat berhubungan dengan realita atau tidak. Bila penerima
informasi salah mempercayai, akibatnya sama seperti yang benar
b. Baru
Informasi dapat sama sekali merupakan hal baru dan segar bagi
penerimanya
c. Tambahan
Informasi dapat menjadi suatu koreksi atas informasi sebelumnya yang salah
atau palsu
d. Penegasan
Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada. Hal ini dianggap
masih berguna kerena dapat meningkatkan persepsi penerima atas
kebenaran informasi tersebut.
Ada beberapa faktor yang menunjang efektivitas sistem informasi antara lain
sebagai berikut :
- organisasi harus mempunyai tujuan yang jelas
- harus memiliki pelimpahan wewenang yang jelas dalam proses
pengambilan keputusan
- harus memiliki jalur tanggung jawab yang jelas dari masing-masing pejabat
- baik petugas maupun pejabat, cukup memiliki pengetahuan dan
keterampilan sesuai dengan kebutuhan
- prosedur dibuat dalam bentuk sederhana sehingga mudah dimengerti
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 123
Langkah-langkah perancangan system informasi adalah sebagai berikut :
a. Tentukan dengan jelas informasi yang diperlukan dan untuk keperluan apa
informasi tersebut digunakan
b. Buat pengolongan informasi sehingga terwujud klasifikasi pokok informasi
c. Rumuskan maksud-maksud khusus atau manfaat sistem informasi yang
ingin dicapai
d. Tentukan pusat-pusat atau lokasi penting yang harus ada dalam jaringan lalu
lintas informasi
e. Rencanakan penyusunan pusat data yang bertugas menyimpan dan
memelihara informasi
f. Tetapkan informasi dimana harus diproses secara otomatis dan informasi
mana yang masih harus diproses secara manual
1. Pengertian data
Data merupakan kumpulan fakta belum teroganisasi tetapi dapat
diorganisasikan. Untuk memperoleh informasi yang berguna, tindakan yang
pertama adalah mengumpulkan data, kemuian mengelolanya sehingga
menjadi informasi. Informasi mempunyai tingkat kualitas yang ditentukan oleh
beberapa hal, antara lain yaitu :
a. Akurat
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau
menyesatkan harus jelas penyampaian maksudnya
b. Tepat pada waktunya, informasi yang datang tidak boleh terlambat pada
penerima.
c. Relevan, informasi harus mempunyai manfaat bagi pemakainya
d. Lengkap , informasi berisi informasi yang idbutuhkan
e. Jelas, isi informasi bertemu dengan keperluan pemakai
Bagus atau tidaknya informasi tergantung pada beberapa aspek antara lain
yaitu :
a. Tujuan penerima ketelitian penyampaian dan pengelolahan data
b. Waktu
c. Ruang dan tempat
d. Bentuk
124 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
2. Manajemen informasi
Manajer banyak mengunakan laporan atau tampilan informasi untuk
mencerminkan kondisi fisik perusahaan. Dapat dibayangkan bagaimana
perusahaan besar hamper sepenuhnya harus mengandalkan informasi.
Jenis-jenis sumber daya informasi antara lain :
- Manusia
- Material
- Mesin (termasuk fasilitas dan energy)
- Uang
- Informasi (termasuk data)
Menurut George Therry, pengolahan data adalah serangkaian operasional
atas informasi yang direncanakan guna mencapai tujuan atau hasil yang
dihasilkan.
Ada 8 macam operasional pokok dalam pengolahan data yaitu :
a. Pembacaan
b. Penulisan, pengetikan, dan pelubangan kartu atau pita kertas
c. Pencatatan atau percetakan
d. Pemilahan
e. Pengiriman
f. Penghitungan
g. Pembandingan
h. Penyimpanan
3. Informasi dikelola
Manajer bukan saja mengelola sumber daya fisik, tetapi juga sumber daya
konseptual. Manajer memastikan bahwa data mentah diperlukan terkumpul
lalu diproses menjadi informasi yang berguna.
Para manajer memberikan perhatian yang semakin besar para manajemen
informasi belakang ini karena dua alasan yaitu : kegiatan bisnis semakin
kompleks dan kemampuan komputer semakin baik.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 125
Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat, disebabkan oleh hal-hal
sebagai berikut :
a. Pengaruh ekonomi internasional
b. Persaingan dunia
c. Kompleksitas teknologi yang meningkat
d. Batas waktu yang singkat
e. Kendala-kendala sosial
Perkembangan kemampuan komputer yang semakin baik :
a. Pada tahun 1950 an sampai 1960 an ukuran komputer besar dan
kecepatan lambat hanya bisa disentuh oleh para spesialis
b. Sekarang pemakai mungkin hanya menggunakan terminal atau PC di
ruangan, ada jaringan, dan pemakai tahu cara penggunaanya
c. Pemakai memandang komputer sebagai peralatan kantor yang
dibutuhkan
4. Mencari informasi
Dalam pengolahan data menjadi sebuah informasi, langkah pertama yang
harus dilakukan adalah pengumpulan data itu sendiri. Disini butuh sebuah
kejelian untuk mendapat data-data tersebut. Pengumpulan data ini, dapat
dilakukan dengan berbagai cara, misal dengan observasi (pengamatan),
angket dan lainnya. Namun saat ini yang sering adalah mencari informasi
dengan melakukan searching dan browsing di internet. Misalnya dengan
memanfaatkan search engine.
a. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam perusahaan
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan para
usahawan, kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap
pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam
lingkungan kerja.
b. Penerapan teknologi infromasi dan komunikasi dalam bisnis
Dalam dunia bisnis teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan
untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal E-Commerce. E-
Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi
internet.
c. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam perbankan
Dalam dunia perbankan teknologi informasi dan komunikasi adalah
126 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
ditetapkanya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan
internet banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui
internet banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo,
pemindahbukuan, pembayaran tagihan dan informasi rekening.
B. Sistem informasi
Sistem informasi berbasis komputer mengandung arti bahwa computer
memainkan peranan penting dalam sebuah system informasi. secara teori,
penerapan sebuah system informasi memang tidak harus mengunakan
komputer. Kemajuan teknologi komunikasi sekarang mempunyai pengaruh pada
perkembangan pengelolahan data. Data dari satu lokasi dapat dikirim ke lokasi
lain dengan alat telekomunikasi.
Data perlu dikirim dari satu lokasi lain dengan alas an berikut :
1. Transaksi sering terjadi pada suatu lokasi yang berbeda dengan lokasi
pengelolahan datanya atau lokasi di mana data tersebut akan digunakan
sehingga data perlu dikirim ke lokasi pengelolahan data dan dikirim lagi ke
lokasi yang membutuhkan informasi dari data tersebut.
2. Biasanya lebih efisien atau lebih murah mengirim data lewat jalur
komunikasi, lebih-lebih bila data telah diorganisasikan melalui komputer,
dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.
3. Suatu organisasi mempunyai beberapa lokasi pengelolahan data, dapat
membagi tugasnya dengan mengirimkan data dari suatu lokasi pengelolahan
yang sibuk ke lokasi pengelolahan lain yang kurang atau sibuk.
4. Alat-alat yang mahal seperti alat pencetak grafis atau printer berkecapatan
tinggi cukup di satu lokasi saja sehingga lebih hemat.
Sistem pengelolahan data
Sistem pengelolahan data dimaksudkan sebagai tindakan-tindakan terorganisasi
yang melibatkan berbagai aspek seperti manusia, fasilitas, dana dan peralatan.
Secara umum ada tiga metode yang dapat digunakan dalam sistem
pengelolahan data.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 127
Metode Alat yang digunakan
Sistem manual (manual data Alat-alat tulis, seperti pensil dan kertas
processing) serta format-format
Sistem mekanikal (mechanical data Mesin jumlah, mesin ketik, mesin
processing) hitung, cash register dan accounting
machine
Sistem pengelolahan data elektronik Komputer, mesin tik elektronik, dan
(elektronic data processing) elektronik cash register.
Tabel 8. 1 Sistem pengelolahan data
Tahapan pengelolahan data
a. Pencatatan (recording)
Pencatatan (recording) yaitu kegiatan pencatatan data ke dalam suatu
format yang permanen misalnya dari faktur atau kuitansi ke dalam jurnal
harian.
b. Pengklasifikasian (classiflyng)
Kegiatan pengelompokan data yang serupa atau mempunyai sifat-sifat
sama. Pengelompokan ini sangat bergantung kepada informasi yang
diharapkan dari data tersebut.
c. Penyusunan (sorting)
Proses yang berhubungan dengan penyusunan atau pengurutan data
berdasarkan ciri-ciri umum. Biasanya data diurutkan berdasarkan nomor
atau alfabetis. Faktur-faktur misalnya dapat diurutkan berdasarkan tanggal
terjadinya penjualan dan wilayah penjualan.
d. Perhitungan (calculating)
Proses ini meliputi kegiatan (tambah, kurang, bagi, kali) yang dilakukan
terhadap suatu data menjadi yang diharapkan. Pada sekumpulan faktur
penjualan, misalnya harus dilakukan dengan jumlah penjualan untuk
mendapatkan informasi mengenai total penjualan suatu jenis barang.
e. Penyimpanan (storing)
Suatu proses penyimpanan data secara teratur agar dapat digunakan
apabila diperlukan di masa yang akan datang
128 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
f. Pengambilan data kembali ( reftriving)
Pengambilan kembali data dari tempat penyimpanan untuk tujuan
pengolahan.
g. Komunikasi (Communicating)
1) Proses penciptaan informasi berdasarkan kebutuhan pemakai informasi
tersebut
2) Komunikasi (communicating)
3) Penyampaian informasi berdasarkan kebutuhan pemakai informasi
tersebut.
D. Aktivitas Pembelajaran
Kasus I
1. Sumber informasi adalah data sehingga informasi sangat penting di dalam
sistem, jelaskan secara terminologi informasi dan apa yang menentukan
informasi tersebut mempunyai nilai yang berarti bagi si penerima
2. Sebutkan komponen dasar dari sistem informasi dan jelaskan secara rinci ?
3. Apa yang dimaksud dengan SIM sebagai teknik untuk mengambil keputusan
?
4. Bagaimana peranan sistem informasi manajemen (SIM) dalam pengambilan
keputusan ?
5. Bagaimana cara mengelola informasi yang benar ?
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 129
E. Latihan/Kasus/Tugas
LK 01
Apa yang anda ketahu tentang informasi ? jelaskan !
LK 02
Sebutkan langkah-langkah dalam perancangan sistem informasi ?
130 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
LK 03
Uraian pendapat George Therry mengenai pengolah data ?
LK 04
Sebutkan beberapa karakteristik informasi dalam lingkup sistem informasi ?
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 131
LK 05
Sebutkan beberapa faktor yang akan menunjang efektivitas sistem informasi ?
132 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
F. Rangkuman
Pesaing bisnis yang semakin kompleks memacu setiap perusahaan untuk dapat
mengembangkan strategis pemasaran yang efektif dan menciptakan inovasi-
inovasi produk baru yang sesuai dengan keinginan pasar. Sistem pemasaran
manual dan konvensional dirasakan kurang efektf lagi untuk dapat memperluas
target pasar karena selain adanya keterbatasan dalam ruang dan waktu. Juga
membutuhkan biaya yang tinggi dengan cakupan penetrasi pasar yang terpatas
secara territorial. Efisiensi waktu dan biaya yang ditawarkan oleh teknologi
informasi membuat para pengusaha merasa wajib untuk menerapkannya dalam
proses manajemen di perusahaan. Bagi mereka yang selalu fokus terhadap
kebutuhan pelanggan, tidak akan berfikir dua kali untuk menerapkan teknologi
informasi dalam proses kerjanya.
Globalisasi dunia bisnis menuntut perusahaan untuk dapat mengelola informasi
dengan baik sehingga kebutuhan informasi masing-masing pihak yang
berkepentingan (bukan hanya konsumen) dapat terpenuhi dengan cepat dan
tepat.
Kata informasi berasal dari kata prancis kuno “informacion” yang diambil dari
bahasa latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide” informare yang
berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”
Informasi mempunyai tingkat kualitas yang ditentukan oleh beberapa hal antara
lain yaitu:
a. Akurat
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau
menyesatkan harus jelas penyampaian maksudnya
b. Tepat pada waktunya, informasi yang dating tidak boleh terlambat pada
penerima.
c. Relevan, informasi harus mempunyai manfaat bagi pemakainya
d. Lengkap, informasi berisi informasi yang dibutuhkan
e. Jelas, isi informasi bertemu dengan keperluan pemakai
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 133
G. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Tabel capaian Kompetensi
Perolehan CK Deskripsi Capaian Kompetensi
91 < CK<100
76<CK<91 Sangat baik. Artinya anda telah
50<CK<76
sangat kompeten pada kegiatan
CK<50
pembelajaran tersebut
Baik. Artinya anda sudah kompeten
pada kegiatan pembelajaran
tersebut
Cukup baik. Artinya anda sudah
cukup kompeten, namun harus
diikuti dengan melakukan
pengayaan pada kegiatan
pembelajaran tersebut.
Kurang baik. Artinya anda belum
cukup kompeten dan hendaknya
anda harus mengulangi kegiatan
tersebut dan jangan berpindah pada
kegiatan pembelajaran berikutnya
Dalam kegiatan pembelajaran 8 peserta diklat telah mampu dalam pengetahuan,
keterampilan dan sikapnya untuk dapat mengelola informasi. Dan kegiatan
pembelajaran 8 untuk indikator pencapaian kompetensi tersebut dapat dijadikan
bekal pengetahuan,keterampilan dan sikap yang baik untuk melanjutkan kegiatan
pembelajaran berikutnya.Untuk itu cobalah berlatih dari latihan soal yang ada
dan cocokan dengan jawaban yang disediakan.Jika hasilnya baik dapat
melanjutkan pada kegiatan berikutnya. Diharapkan jika anda belum menguasai
materi pembelajaran mengelola informasi, hendaklah diulangi lagi kegiatan
pembelajaran 8 tersebut sampai tuntas.
134 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
H. Kunci Jawaban
LK 01
Informasi adalah data yang suadah diolah menjadi suatu bentuk yang penting
bagi penerima dan mempunyai nilai nyata atau dapat dirasakan dalam membuat
keputusan, baik untuk sekarang maupun yang akan datang.
LK 02
Langkah-langkah perancangan sistem informasi adalah sebagai berikut :
1. Tentukan dengan jelas informasi yang diperlukan dan untuk keperluan apa
informasi tersebut digunakan
2. Buat pengolongan informasi sehingga terwujud klasifikasi pokok informasi
3. Rumuskan maksud-maksud khusus atau manfaat system informasi yang
ingin dicapai
4. Tentukan pusat-pusat atau lokasi penting yang harus ada dalam jaringan lalu
lintas informasi
5. Rencanakan penyusunan pusat data yang bertugas menyimpan dan
memelihara informasi
6. Tetapkan informasi dimana harus diproses secara otomatis dan informasi
mana yang masih harus diproses secara manual
LK 03 135
Ada 8 macam operasional pokok dalam pengolahan data yaitu :
a. Pembacaan
b. Penulisan, pengetikan, dan pelubangan kartu atau pita kertas
c. Pencatatan atau percetakan
d. Pemilahan
e. Pengiriman
f. Penghitungan
g. Pembandingan
h. Penyimpanan
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
LK 04
Informasi dalam lingkup system informasi memiliki beberapa karakteristik yaitu :
a. Benar dan salah
Informasi dapat berhubungan dengan realita atau tidak. Bila penerima
informasi salah mempercayai, akibatnya sama seperti yang benar
b. Baru
Informasi dapat sama sekali merupakan hal baru dan segar bagi
penerimanya
c. Tambahan
Informasi dapat menjadi suatu koreksi atas informasi sebelumnya yang salah
atau palsu
d. Penegasan
Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada. Hal ini dianggap
masih berguna kerena dapat meningkatkan persepsi penerima atas
kebenaran informasi tersebut.
LK 05
Ada beberapa faktor yang menunjang efektivitas sistem informasi antara lain
sebagai berikut :
a. organisasi harus mempunyai tujuan yang jelas
b. harus memiliki pelimpahan wewenang yang jelas dalam proses
pengambilan keputusan
c. harus memiliki jalur tanggung jawab yang jelas dari masing-masing pejabat
d. baik petugas maupun pejabat, cukup memiliki pengetahuan dan
keterampilan sesuai dengan kebutuhan
e. prosedur dibuat dalam bentuk sederhana sehingga mudah dimengerti
136 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
A. Tujuan
Dengan mempelajari kegiatan pembelajaran 9 ini, peserta diklat diharapkan
mampu :
1. Menjelaskan fungsi perencanan
2. Memahami prinsip-prinsip perencanaan
3. Menjelaskan langkah-langkah perencanaan
4. Memahami aspek-aspek perencanaan
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
Dalam kegiatan ini yang menjadi indikator pencapaian kompetensi adalah
merencanakan penyelesaikan pekerjaan dengan mempertimbangkan
keterbatasan waktu dan sumber daya
C. Uraian Materi
A. Fungsi Perencanaan
Sebelum sebuah perusahaan berdiri, biasanya masalah modal merupakan
kendala awal yang harus dipenuhi. Akan tetapi, tidak selamanya modal besar
memberikan keuntungan besar pula. Pengelolaan modal yang efektif dan efisien
akan memberikan keuntunagn yang maksimal. Untuk itu, diperlukan
perencanaan yang matang dan pengamanan anggaran jangka panjang,
sehingga perusahaan dapat bertahan bila mengalami kendala atau bencana
yang bersifatnya mendadak dan diperhitungkan sebelumnya.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 137
Dengan melakukan perencanaan secara matang, perusahaan akan siap
menghadapi berbagai kendala dan rintangan yang muncul karena telah
diperhitungkan sebelumnya. Sebagai contoh, ketika kita ingin membuat sebuah
produk, maka kita harus melakukan penelitian terlebih dahulu mengenai pasar,
konsumen, produk, pesaing dan kendala-kendala yang mungkin muncul ketika
produk tersebut diluncurkan. Jika hal ini dilakukan dengan benar, produk kita
akan tepat sasaran dan tidak akan kalah bersaing terhadap berbagai tekanan
dan kendala yang muncul. Fungsi perencanaan adalah sebagai berikut :
1. Interprestasi
Fungsi interprestasi dari suatu perencanaan berarti perencanaan yang
dibuat harus merupakan penjelasan, uraian, dan penjabaran dari kebijakan
umum serta penjelasan dari suatu bentuk kerja sama
2. Forecasting
Fungsi forecasting perencanan dimaksudkan agar sebuah perencanaan,
sebelum dibuat, hendaklah memperhitungkan keadaan pada masa yang
akan datang
3. Koordinasi
Perencanaan yang dibuat haruslah merupakan alat koordinasi dari seluruh
kegiatan, sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran dalam pelaksanaan
pencapaian tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
4. Pedoman
Pada dasarnya sebuah perencanaan haruslah dibuat sedemikian rupa
sehingga dapat dmenjadi pedoman dasar atau pegangan bagi para
pelaksana rencana tersebut
5. Pengawasan
Perencanaan juga harus dapat dijadikan sebagai alat pengontrol dan
penilaian dari seluruh kegiatan, sehingga tidak terjadi penyimpangan
B. Prinsip-prinsip perencanaan
Perencanaan dilakukan sebelum menjalankan program kerja apapun. Hal ini
harus dilakukan berdasarkan prediksi masa depan terhadap semua aspek
pekerjaan, produksi dan kondisi-kondisi eksternal. Perencanaan adalah proses
kegiatan untuk menentukan tindakan-tindakan (kebijakan) yang akan
138 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1
dilaksanakan dalam mencapai suatu tujuan. Agar perencanaan dapat berfungsi
sebagai alat untuk mencapai tujuan. Maka beberapa prinsip perencanaan antara
lain yaitu:
1. Kontinuitas
Kondisi lingkungan yang selalu berkembang baik kemajuan teknologi,
ekonomi maupun politik, menuntut sebuah perusahaan untuk
mempersiapkan diri menghadapi semua itu.
2. Fakta (data)
Perencanaan tanpa dukungan fakta (data) yang sesuai dengan
kebutuhan rencana , tentu saja sia-sia dengan kata lain perencanaan
yang disusun hanya bersifat khayalan belaka dan dalam pelaksanaan
nya akan mengalami kesulitan
3. Futuristik
Perencanaan selalu berkaitan dengan masa depan.
4. Fleksibilitas
Fleksibilitas adalah perencanaan harus mudah diakomodasi dengan
berbagai kondisi yang baru dan perubahan-perubahan masa depan
yang belum diketahui pada saat memulai perencanaan
5. Realistis
Perencanaan yang ada harus bersifat realistis dan mencapai target
yang ditentukan dengan mempertimbangkan berbagai srana
pendukung yang ada
C. Langkah – langkah Perencanaan
Langkah-langkah dalam membuat perencanaan adalah sebagai berikut :
1. Langkah pertama yang perlu dilakukan, yaitu menentukan kebutuhan dan
tujuan yang akan dicapai dari suatu kegiatan yang akan dilakukan.
2. Langkah selanjutnya adalah melakukan observasi dan penelitian terhadap
keterangan yang sudah dikumpulkan lalu melakukan analisis dari berbagai
keterangan dan hasil kerja masa lalu (kalau ada). Dari hasil analisis tersebut
tentukanlah perencanan alternative yang sesuai dengan tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya.
3. Identifikasikanlah kondisi lingkungan yang berkaitan dengan pekerjaan, baik
kondisi finansial maupun sumber daya manusia.
Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1 139
4. Buatlah hubungan diantara semuanya dan sinerginya sehingga menjadi satu
kesatuan yang utuh dan akan menjadi landasan operasional kerja
5. Berdasarkan perbandingan terhadap alternative yang dipilih tadi, lakukanlah
penilaian. Apakah sudah sesuai dengan tuntutan yang diinginkan? Jika
sudah sesuai, langkah berikutnya adalah melaksanakan perencanaan.
D. Aspek-aspek perencanaan
Perencanaan dilakukan untuk mencari kiat-kiat terbaik dalam pencapaian tujuan
perusahaan. Untuk itu, diperlukan berbagai informasi dan data-data lapangan
yang akurat,agar perencana dapat menyusun langkah strategis yang akan
dilaksanakan bersama.
Hendaknya perencanaan memperhatikan aspek-aspek berikut ini :
1. Tujuan perusahaan
Sebuah perusahaan tidak akan bisa berproduksi dan berkembang tanpa
memiliki tujuan yang jelas. Tujuan adalah dasar langkah kerja yang menjadi
inti dari maksud yang diingikan bersama pada masa mendatang.
Manfaat dari penentuan tujuan ini sangat banyak antara lain :
a. Memudahkan proses perencanaan jangka pendek dan jangka panjang
b. Memudahkan proses penentuan dan penempatan karyawan sehingga
bisa menghemat waktu dan biaya
c. Mengkoordinasikan semua jenis kegiatan perusahaan menjadi satu
kesatuan
d. Menumbuhkan semangat dan tanggung jawab dan disiplin di dalam diri
karyawan
e. Memudahkan penentuan tipikal perencanaan dan kebijakan praktis
Ciri-ciri tujuan yang efektif adalah
a. Jelas dalam hal hasil-hasil yang ingin diraih
b. Sebisa mungkin dibuat bersifat kuantitatif agar bisa di ukur
keefektifannya
c. Memiliki kerangka waktu yang jelas sehingga bisa diukur sejauh mana
peencapaianya dalam jangka waktu yang ditentukan.
d. Bersifat praktis dan fleksibel artinya memungkinkan untuk dilakukan
dengan berbagai sarana dan lingkungan pendukung
140 Modul Diklat PKB Guru SMK Paket Keahlian Perbankan Grade 1